25 C
Medan
Friday, February 6, 2026
Home Blog Page 2705

Penjualan Daihatsu Hingga Februari 2022 Naik 70,7%

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Daihatsu awali penjualan tahun 2022 dengan raihan yang baik. Secara total penjualan unit pada 2 bulanan (Januari – Februari 2022), Daihatsu catatkan capaian sebanyak 30.628 unit atau naik 70,7% dibandingkan periode yang sama tahun 2021 lalu sebanyak 17.942 unit. Secara berturut-turut, penjualan Daihatsu selama 2 bulanan ini didominasi oleh top 3 model, yaitu Sigra sebanyak 8.545 unit, atau berkontribusi 27,9%; disusul Gran Max PU (Pick Up) sebanyak 6.838 unit (22,3%); dan Ayla 3.855 unit (12,6%).

Bila dibandingkan penjualan permodel antara selama YTD Februari 2022 VS YTD Februari 2021, top 3 kenaikan penjualan tertinggi secara berturut-turut ada pada Xenia yang
naik sebesar 312 %, atau lebih dari 3 kali lipat menjadi 3.688 unit dari sebelumnya 1.183 unit; disusul Sigra naik 198% menjadi 8.545 unit; dan Ayla 168% menjadi 3.855 unit.

“Daihatsu bersyukur, penjualan hingga Februari 2022 mencatat raihan positif. Hal ini tak lepas dari dukungan pemerintah lewat program insentif pajak yang diberikan. Semoga capaian baik ini dapat terus berlangsung,” ujar Hendrayadi Lastiyoso, Marketing & Customer Relations Division Head PT Astra International Daihatsu Sales Operation (AI-DSO). (rel/sih)

Tolak Cabut HET, Mendag Ingin Harga Minyak Goreng Terjangkau

Menteri Perdagangan, Muhammad Lutfi menggelar konferensi pers terkait ketersediaan minyak goreng yang dilaksanakan secara virtual, Jakarta, Rabu (9/3/2022).

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Menteri  Perdagangan (Mendag) Muhammad  Lutfi menegaskan tak akan mencabut aturan  Harga  Eceran  Tertinggi  (HET)  minyak  goreng di tengah masyarakat. Kemendag berkomitmen untuk terus mengawasi tingkat harga minyak goreng yang terjangkau di masyarakat, mengingat  Indonesia  sebagai  produsen  CPO.

Hal tersebut disampaikan Mendag Lutfi dalam konferensi pers terkait minyak goreng hari ini, Rabu (9/3) secara virtual.

Mendag Lutfi menyampaikan, stok minyak gorengsudah melebihi kebutuhan nasional. Hingga 8 Maret 2022, telah  ada  sebanyak  415.787 ton  minyak  goreng  dari  skema domestic  market  obligation(DMO) yang didistribusikan ke pasar. Volume tersebut setara dengan 72,4 persen dari total DMO yang telah terkumpul sejak 14 Februari 2022.

“Sebanyak 415.787 ton atau sekitar 72,4 persen dari DMO yang terkumpul sudah didistribusikan ke pasar  dalam  bentuk  curah  maupun  kemasan  hingga  8  Maret  2022.  Distribusi  DMO  tersebut  sudah melebihi  perkiraan  kebutuhan  konsumsi  minyak  goreng  satu  bulan  yang  mencapai  327.321  ton. Pasokan minyak kita melimpah,”ungkap Mendag Lutfi.

Menurut Mendag Lutfi, per 8 Maret 2022 volume DMO yang telah terkumpul adalah sebanyak 573.890 ton  atau  20,7  persen  dari  volume  Persetujuan Ekspor  (PE)produk  sawit  dan  turunannya yang diterbitkan. Volume DMO tersebut terdiri atas 463.886 ton untuk DMO refined, bleached, deodorized (RBD)palm oleindan 110.004 ton untuk DMO CPO.

Dalam  kurun  waktu  14  Februari  sampai  8  Maret  2022,  Kemendag  telah  menerbitkan  126 PEproduk sawit dan turunannya kepada 54 eksportir dengan volume total 2.771.294 ton. Volume total tersebut terdiri atas 1.240.248 ton untuk RBDpalm olein, 385.907 ton untuk RBD palm oil, 153.411 ton untuk RBD palm stearin, dan 109.843 ton untuk CPO.

Mendag Lutfi menegaskan,kebijakan DMOsebesar 20 persen dari volume ekspor, kemudian domestic price   obligation(DPO)untuk CPO   sebesar   Rp9.300/kg   serta untuk olein   sebesar   Rp10.300/kg. Ketentuan  DMO  dan  DPO dituangkan dalam ‘Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 8 Tahun 2022 tentang  Perubahan  Kedua  atas  Peraturan  Menteri  Perdagangan  Nomor  19  Tahun  2021  tentang Kebijakan  dan Pengaturan Ekspor’.Besaran  DMOdan  harga  DPOdiatur  melalui ‘Keputusan  Menteri Perdagangan No. 129 Tahun 2022 Tentang Penetapan Jumlah untuk Distribusi Kebutuhan Dalam Negeri(Domestic Market Obligation) dan Harga Penjualan di DalamNegeri (Domestic PriceObligation)’.

“Jika  merujuk  DPO  tersebut,  penerapan  harga  eceran  tertinggi  minyak  goreng  curah  sebesar Rp11.500/liter,   kemasan   sederhana   Rp13.500/liter,   dan   kemasan   premium   Rp14.000/kg   sangat mungkin dilakukan,”kata Mendag Lutfi.

Tindak Tegas Penyelewengan

Mendag Lutfi menegaskan akan menempuh jalur hukum jika terbukti ada penyelewengan di kalangan pelaku tata niaga minyak goreng. Mendag Lutfi memperkirakan, gangguan distribusi minyak goreng di tengah   terjaminnya   pasokan   minyak   kelapa   sawit   dalam   negeri   bisa   terjadi   lantaran   ada penyelewengan  dalam  distribusi  bahan  baku  minyak  goreng.  Untuk  itu,  Mendag  Lutfi  menggandeng Kepolisian  Republik  Indonesia  dan  Badan  Pangan  Nasional  (Bapanas)  untuk  bersinergi menjamin kelancaran distribusi.

“Kami memperkirakan bahan  baku  minyak  goreng  rembes  ke  industri  yang  tidak  berhak  atau  ada tindakan  melawan  hukum  berupa  ekspor  tanpa  izin.  Kedua  hal  ini  masih  harus  diselidiki  lebih  lanjut untuk  memastikan  faktanya.  Tetapi  yang  kami  dapat  pastikan  saat  ini,  tidak  boleh  ada  yang berspekulasi   menyimpan   minyak   goreng   untuk   keuntungan   pribadi.   Kami   memiliki   data   yang terverifikasi, informasi tangki penyimpanan, dan jalur distribusi minyak goreng. Data tersebut siap kami bagikan ke Polri,”kata Mendag Lutfi.

Sebelum  menggelar  konferensi  pers,  Mendag  Lutfi  terlebih  dahulu  meninjau  Pasar  Kebayoran  Lama, Jakarta Selatan pada Rabu pagi (9/3). Mendag Lutfi memastikan bahwa minyak goreng yang beredar di masyarakat  saat  ini  bersumber  dari  distribusi  DMO.  Sementara  itu  dari  pantauan  tersebut,  Mendag Lutfi  menemukan  bahwa  para  pedagang  pasar  menjual  minyak  goreng di atas  harga  eceran tertinggi (HET). Mendag Lutfi memastikan kebijakan HET tidak akan diubah atau dicabut.

“Saya tegaskan bahwa pemerintah tidak berencana mencabut HET minyak goreng. Kebijakan ini akan terus kami tegakkan. Tindakan spekulasi mendisrupsi rantai logistik karena ingin mendapat keuntungan yang besar. Jika ditemukan ada tindakan-tindakan melawan hukum, kami pastikan akan tuntut,”tegas Mendag Lutfi. (*/rel)

Minimalisir Banjir di Marelan, Bobby Minta Normalisasi Parit AMD Maksimal

Walikota Medan Bobby Nasution meninjau pembersihan parit AMD di Kelurahan Terjun, Marelan. kominfo medan.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Dengan mengendarai motor ATV, Wali Kota Medan Bobby Nasution meninjau pembersihan parit AMD di Jalan Speksi, Kelurahan Terjun, Kecamatan Medan Marelan, Rabu (9/3/2022). Pembersihan yang dilakukan personel Petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (P3SU) Kecamatan Medan Marelan berkolaborasi dengan Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Medan sebagai upaya untuk meminimalisir terjadinya banjir maupun genangan air di sejumlah titik di kawasan Medan Marelan.

Orang nomor satu di Pemko Medan ini harus mengendarai motor beroda empat itu karena lokasinya tidak dapat ditempuh dengan mengendarai mobil. Selain lokasinya persis di sebelah Sungai Bedera, jalannya pun tidak beraspal dengan dasar tanah yang berlubang-lubang. Pembersihan ini dilakukan karena parit AMD yang selama ini menampung buangan dari drainase maupun parit. Namun sudah lama tidak dinormalisasi sehingga tak mampu menampung debit air hujan sehingga terjadi back water dan menggenangi rumah warga.

Ahmad, salah seorang warga menjelaskan kepada Bobby Nasution, pemicu terjadinya banjir di kawasan Medan Marelan karena parit AMD tidak berfungsi untuk mengalirkan air dari drainase maupun parit yang ada di kawasan Medan Marelan ke Sungai Bedera akibat mengalami pendangkalan lantaran  tidak pernah dilakukan normalisasi.

“Sejak dibangun tahun 2005, parit AMD tidak pernah dikeruk, Pak. Itu sebabnya banjir selalu terjadi karena buangan air drainase maupun parit tidak dapat disalurkan ke Sungai Bedera. Sebab, parit AMD yang berfungsi untuk menghubungkan dengan Sungai Bedera tersumbat. Jika parit AMD dinormalisasi, insya Allah dapat meminimalisir terjadinya banjir maupun genangan air,” ungkap Ahmad yang pernah menjabat sebagai Camat Medan Belawan tersebut.

Bobby Nasution pun selanjutnya melihat peta lokasi Kawasan tersebut. Apa yang disampaikan Ahmad benar. Sebab, drainase maupun parit yang ada di kawasan itu terkoneksi dengan parit AMD. Serta saluran akhir dari parit AMD adalah Sungai Bedera. Oleh karenanya orang nomor satu di Pemko Medan minta pembersihan paritAMD yang dilakukan benar-benar maksimal sehingga mampu meminimalisir banjir maupun genangan air yang selama ini terjadi.

Didampingi Kadis PU Kota Medan Topan OP Ginting, Kadis Kebersihan dan Pertamanan Kota Medan SI Dongoran, Kadis Kominfo Arrahman Pane serta Camat Medan Marelan M Yunus, Bobby Nasution selanjutnya menindaklanjuti keluhan warga terkait Sungai Bedera yang kini mengalami penyempitan dan pendangkalan sehingga ikut memicu terjadinya banjir.

Apa yang dikeluhkan warga terbukti, Sungai Bedera mengalami penyempitan dan pendangkalan. “Untuk mengatasinya, kita akan berkolaborasi dengan Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera II untuk menormalisasi Sungai Bedera. Saya juga berharap warga sekitar ikut membantu,” kata Bobby Nasution seraya menambahkan tanah hasil pengorekan sungai, termasuk parit AMD akan digunakan untuk membangun benteng Sungai Bedera di dekat Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Terjun.

Setelah itu menantu Presiden Joko Widodo itu menyusuri parit AMD hingga TPA Terjun. Dari penyusuran yang dilakukan, Bobby Nasution juga mendapati pintu air yang rusak. Ditengarai pintu air yang rusak itu menyebabkan aliran air terhambat sehingga ikut memicu terjadinya banjir. Bobby Nasution langsung minta Kadis PU segera memperbaiki pintu air yang rusak tersebut.

“Segera perbaiki pintu air yang rusak itu, sebab menghalangi air yang mengalir. Saat terjadinya hujan deras, aliran air menjadi terhambat. Tentunya ini menjadi salah satu penyebab terjadinya banjir,” ungkapnya sembari mengingatkan agar normalisasi parit AMD yang dilakukan, selain melakukan   pendalaman, juga melebarkan alur yang telah mengalami penyempitan.

Pembersihan parit AMD berjalan lancar. Selain personel P3SU Kecamatan Medan Marelan dan Dinas PU, pembersihan parit AMD juga didukung dua unit alat berat milik Dinas PU. Bobby Nasution sempat memberikan sejumlah instruksi sehingga pembersihan yang dilakukan memberikan hasil maksimal sekaligus meminimalisir terjadinya banjir dan genangan air. (rel)

Bupati Dairi Pasang Patok Pembangunan Jalan Simpang Lau Paske – Pasir Tengah

DAIRI, SUMUTPOS.CO – Bupati Dairi, Dr Eddy Keleng Ate Berutu pasang patok untuk pembangunan jalan Simpang Lau Paske-Pasir Tengan di desa Pasir Tengah, kecamatan Tanah Pinem, Selasa (8/3/2022).

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Aryanto Tinambunan melalui Kepala Bidang (Kabid) Komunikasi Informasi Publik, Iswan Togatorop mengatakan, pemasangan patok saat Bupati dan rombongan melakukan kunjungan kerja ke Desa Pasir Tengah, Selasa (8/3/2022).

Di hari pertama, Bupati telah berkunjung di Desa Pasir Mbelang dan Desa Pamah. Iswan mengatakan, dalam kunjungan hari kedua itu, Eddy KA Berutu meninjau pelayanan vaksinasi booster, layanan keluarga berencana, bertemu dengan masyarakat, jemput bola administrasi kependudukan dan memasang patok proyek hotmix di Simpang Lau Paske – Simpang Pasir Tengah – Mangan Molih.

Pemasangan patok disaksikan tokoh masyarakat dan kepala desa. “Hari ini saya memasang patok tanda dimulainya pembangunan jalan hotmix ini, tahun ini jalan ini sudah bagus,” kata Eddy.

Eddy mengatakan, pembangunan jalan itu sudah lama dinantikan masyarakat, namun belum terlaksana karena keterbatasan anggaran dan kondisi pandemi Covid-19.

Bupati berharap, jika jalan sudah diperbaiki, masyarakat mari sama-sama menjaga supaya bisa tahan lama. Bupati menambahkan, proses pembangunan akan dimulai bulan Juni – Juli 2022 ini karena masih proses lelang. Saya minta dinas PUTR, segera melakukan proses pekerjaan, katanya.

Masyarakat sekitar diwakili, Kumaini Kaban, mengaku senang dan mengucapkan terima kasih kepada bupati Dairi karena menganggarkan pembangunan jalan hotmix di Simpang Pamah – Lae Paske – Pasir Tengah. (rud).

Tingkatkan Transaksi e-Parking, Dishub Medan Siapkan Hadiah Sepeda Motor

PETUGAS E-PARKING: Wali Kota Medan Bobby Nasution memberikan arahan kepada petugas E-Parking. Pengembangan E-Parking akan diperluas di 65 titik parkir di Kota Medan.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Pemerintah Kota (Pemko) Medan melalui Dinas Perhubungan (Dishub), meminta masyarakat yang beraktivitas di Kota Medan untuk menyukseskan penerapan parkir nontunai atau parkir elektronik (e-Parking) dengan meningkatkan transaksi pembayaran retribusi e-Parking di Kota Medan.

Sebab, Dishub Kota Medan memiliki program berhadiah bertajuk Gebyar Ramadan kepada masyarakat pengguna jasa e-Parking di Kota Medan. Sebagai hadiah utama, Dishub Medan telah menyediakan satu unit sepeda motor kepada masyarakat penguna jasa e-Parking yang beruntung.

“Tahun ini Dishub Medan memiliki program Gebyar Ramadan. Kita mengajak masyarakat untuk menyukseskan program e-Parking di Kota Medan dengan meningkatkan transaksi pembayaran parkir nontunai. Sebagai hadiah utama, satu unit sepeda motor telah kita siapkan untuk pengguna jasa e-Parking yang beruntung,” ucap Kepala Dinas Perhubungan Kota Medan, Iswar Lubis S.SiT MT kepada Sumut Pos, Selasa (8/3).

Dikatakan Iswar, nantinya dalam setiap transaksi pembayaran parkir nontunai pada setiap titik e-Parking di Kota Medan, para pengguna jasa e-Parking akan mendapatkan bukti struk pembayaran dari juru parkir (jukir). Pada bukti pembayaran tersebut, terdapat nomor pembayaran yang akan menjadi nomor undian. “Setiap struk bukti pembayaran harap disimpan, karena nomor bukti pembayaran akan menjadi nomor undian. Bila beruntung, pemenang utama akan mendapatkan satu unit sepeda motor,” ujarnya.

Sesuai tema Gebyar Ramadan, kata Iswar, pengundian akan dilakukan tepat di bulan Ramadan. Program ini telah dimulai sejak Senin (7/3) kemarin dan akan berlangsung sampai hari pengundian.”Pengundiannya akan dilakukan pada pertengahan bulan Ramadan nanti,” katanya.

Untuk itu, Iswar meminta masyarakat untuk turut menyukseskan program e-Parking di Kota Medan dengan tidak melakukan pembayaran parkir secara tunai pada titik-titik parkir di Kota Medan yang telah menetapkan sistem e-Parking.

“Bila ada jukir e-Parking yang mengarahkan untuk membayar retribusi secara tunai, jangan mau, langsung tolak saja. Dengan membayar secara tunai, pengguna jasa e-Parking tidak akan mendapatkan struk pembayaran. Artinya, pengguna jasa e-Parking kehilangan satu nomor undian,” tuturnya.

Dan yang paling penting, sambung Iswar, dengan membayar parkir secara nontunai, pengguna jasa e-Parking telah membantu pemerintah dalam mencegah terjadinya praktik pungutan liar (pungli) dan membantu pemerintah dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor retribusi parkir tepi jalan.”Untuk itu, mari kita tingkatkan transaksi e-Parking di Kota Medan,” ajaknya.

Untuk program berhadiah Gebyar Ramadan ini, Iswar juga mengaku telah melaporkannya kepada Wali Kota Medan Bobby Nasution dan telah mendapatkan persetujuan. “InsyaAllah, nanti Pak Wali yang akan langsung mengundinya. Terkait kapan tanggal pengundiannya, itu nanti akan kita sesuaikan dengan jadwal Pak Wali. Tapi yang pasti, pengundian akan dilakukan di pertengahan bulan Ramadan,” tuturnya.

Tak cuma sepeda motor, Iswar juga memastikan akan ada hadiah hiburan lainnya bagi para pengguna jasa e-Parking yang beruntung. “Sepeda motor itu hadiah utamanya. Nantinya kita masih punya banyak hadiah hiburan lainnya,” ungkapnya.

Tak cuma untuk pengguna jasa e-Parking, Dishub Medan juga mengaku telah menyiapkan hadiah utama yang sama, yakni satu unit sepeda motor bagi jukir e-Parking terbaik. “Jadi nanti hadiah sepeda motornya ada dua. Satu untuk pengguna jasa parkir, dan satunya lagi untuk jukir e-Parking terbaik. Nantinya kita akan melakukan penilaian untuk jukir terbaik ini,” jelasnya.

Iswar juga menginstruksikan kepada setiap jukir e-Parking di Kota Medan untuk bekerja sesuai SOP yang berlaku. Utamanya, seorang jukir e-Parking dilarang menerima retribusi parkir secara tunai. Bila itu masih terjadi, maka Dishub Medan akan menindak tegas para jukir dengan menyerahkan jukir nakal yang dimaksud kepada pihak kepolisian untuk di proses secara hukum.

“Namun sekali lagi, Pemko Medan tidak hanya memberikan sanksi bagi jukir yang melanggar aturan, tetapi juga akan memberikan hadiah bagi jukir terbaik. Maka bekerja lah sesuai SOP dan jadilah yang terbaik,” pungkasnya. (map/ila)

Pemuda Medan Harus Kreatif dan Inovatif

BERSAMA: Kadispora Medan Pulungan Harahap didampingi Kabid Layanan Kepemudaan Irwan Karimuddin Pane bersama peserta pelatihan.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Ditinjau dari aspek mana pun, kebutuhan kreativitas sangatlah penting. Untuk itu, generasi muda Kota Medan diharapkan mampu melahirkan kreasi dan inovasi yang tidak kalah saing. Hal itu dikatakan Kadispora Medan, Pulungan Harahap saat membuka Peningkatan Kapasitas dan Daya Saing Wirausaha Pemuda Pemuda Kota Medan 2022 di Depari Hotel, Minggu (7/3).

Dijelaskannya, sudah selayaknya pemuda sebagai harapan bangsa menjadi tulang punggung pembangunan. Apabila mereka dilibatkan sepenuhnya tentu akan menghasilan keuntungan yang tidak hanya berguna bagi pembangunan dirinya sebagai pribadi yang kreatif dan inovatif, namun di luar itu tenaga dan kecakapan mereka akan sangat berguna dalam implementasi kebijakan bangsa secar maksimal.

“Hal itu didasarkan kerena pemuda merupakan pengganti yang akan melanjutkan usaha generasi saat ini. Selain itu pemuda memiliki tenaga yang lebih kuat, didukung kekuatan fisik dan psikis yang masih fresh. Jadi optimalisasi peran pemuda sangat dibutuhkan bangsa ini,” ujar Kadispora.

Menurutnya, di luar optimalisasi peran, juga dibutuhkan kreativitas, kecakapan hidup (life skill), dan hasil pemikiran terkini agar mendapat pengakuan secara umum. Apabila semua aspek ini dikolaborasikan, maka keberlangsungan masa depan bangsa tidak perlu diragukan lagi. “Semua itu tentu harus didukung oleh kebijakan yang mendorong semangat untuk berprestasi dan mengasah kemampuan tanpa mengesampingkan nilai-nilai Pancasila di antaranya mengikuti pengembangan kreativitas ini,” ujarnya.

Sebagai generasi penerus pemuda memiliki tanggungjawab yang besar untuk menjaga dan melanjutkan cita-cita bangsa sesuai dengan kemampuan dan keahlian yang memiliki, kemulian akhlak dan kebaikan moral merupakan aspek penunjang untuk mewujudkan cita-cita. “Melalui kegiatan ini, pemuda diharapkan mampu melahirkan kreasi dan inovasi yang tidak kalah saing. Seluruh peserta baik jelas photografi dan kelas vidio akan kita perlombakan sebagai motivasi kepada peserta,” tandasnya.

Ketua Panitia, Irwan Karimuddin Pane Ssos MSP mengatakan, kegiatan ini merupakan salah satu upaya mewujudkan pelaksanaan program Medan Inovatif. Kemudian memajukan penggiat UMKM dan ekonomi kreatif Kota Medan dalam memasarkan dan mengembangkan bisnis yang berbasis digital.

Pelatihan ini terbagi dua kelas yaitu kelas photography dan kelas video content. Untuk mendukung suksesnya pelatihan ini, Dispora Medan mendatangkan narasumber, yakni Syahrul Komara (motivator), Anggara Prasetya (content creator), dan Ika Zulia Sapta (photography). “Pelatihan ini berlangsung seminggu. Kita berharap peserta mengikutinya dengan baik dan mendapat ilmu yang akan diterapkan di tengah-tengah masyarakat,” pungkasnya. (dek/ila)

Maju di Pilkada Sumut 2024, Gubsu Tak Mau Dicocokan dengan Bobby

BERSAMA: Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi dan Wali Kota Medan Bobby Nasution di Kantor Gubernur Sumut.BAGUS SYAHPUTRA/Sumut Pos.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Keakraban antara Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi dan Wali Kota Medan Muhammad Bobby Afif Nasution selalu dinampaknya kedua kepala daerah tersebut. Apakah Edy dan Bobby akan berpasangan maju di Pilkada Sumut 2024?.

Terakhir, terlihat mantan Pangkostrad itu, dan menantu Presiden Joko Widodo baru Slat Zuhur bersama di Masjid Agung, Kota Medan, tepat disamping Kantor Gubernur Sumut di Jalan Dipenogoro, Kota Medan.

Di hadapan wartawan, Edy Rahmayadi blak-blakan menyampaikan kedekatannya dengan Bobby Nasution. Namun, ia tidak mau untuk dicocok-cocokan diri bersama Bobby Nasution bila mau maju di Pilkada Sumut 2024.

“2024 masih panjang benar, bisa mencocok-cocokan dulu (sama Bobby Nasution). Tidak lah, tidak begitu lah,” kata Gubernur Edy di Loby Kantor Gubernur Sumut, Selasa (8/2) siang.

Meski belum terbuka keduanya akan maju di Pilkada Sumut 2024, mantan Ketua Umum PSSI itu mengatakan bahwa pertemuan dan kerap bersama antara Gubernur dan Wali Kota itu, hal biasa saja. “Wali Kota menghadap Gubernur sah-sah saja, banyak hal tidak bisa dikerjakan Wali Kota, yang harus ada support dari Gubernur. Yang kedua, Kalau gubernur nyari-nyari Wali Kota Gubernur perlu support,” ucap Gubernur Edy.

Gubernur Edy menjelaskan banyak hal yang akan dibahas antara dia bersama Bobby. Terutama dalam penataan Kota Medan untuk mengatasi banjir dan infrastruktur. “Salah satunya, banjir, ketertiban, ada rumah-rumah yang harus diserahkan, banyak hal. Karena ini, ibu kota,” ucap Gubernur Edy.

Saat wartawan kembali menyinggung soal Pilkada Sumut 2024, Edy secara terbuka ada wacana ingin menggandeng Bobby Nasution. “Kalau sama Bobby (maju di Pilkada Sumut), ayo siapa lawan ku?” ucap mantan Pangdam I Bukit Barisan itu, sembari masuk ke dalam lift.

Sementara itu, Wali Kota Medan, Muhammad Bobby Afif Nasution saat ditanyakan soal duet dirinya bersama Edy Rahmayadi di Pilkada Sumut 2024, hanya mengatakan lihat situasi dan kondisi nantinya.”Ada pasangan lah, kita lihat nanti,” kata Bobby sembari tertawa ikut masuk ke dalam lift bersama Gubernur Edy.

Untuk maju di Pilkada Sumut 2024, Edy Rahmayadi secara terang-terangan sudah meminta dukungan kepada NasDem dan PKS. (gus/ila)

Apresiasi Pelanggan, Telkomsel Serahkan Hadiah Mobil di Program Poin Festival

Telkomsel serahkan hadiah mobil Honda Citi Hatchback RS kepada pelanggan di kota Pekanbaru. Secara special Manajemen Telkomsel di area Sumatera yang dihadiri oleh Vice President Consumer Sales Area Sumatera Mulya Budiman menyerahkan langsung hadiah tersebut kepada pelanggan (9/3). Melalui program Poin Festival 2021 yang special dihadirkan Telkomsel untuk seluruh pelanggan setia di akhir tahun lalu, Telkomsel ingin memberi apresiasi dan nilai tambah bagi masyarakat yang menggunakan produk serta layanannya.

PEKANBARU, SUMUTPOS.CO – Telkomsel serahkan hadiah mobil Honda Citi Hatchback RS kepada pelanggan di kota Pekanbaru. Secara special Manajemen Telkomsel di area Sumatera hadir menyerahkan langsung hadiah tersebut kepada pelanggan (9/3). Melalui program Poin Festival 2021 yang special dihadirkan Telkomsel untuk seluruh pelanggan setia di akhir tahun lalu, Telkomsel ingin memberi apresiasi dan nilai tambah bagi masyarakat yang menggunakan produk serta layanannya.

Vice President Consumer Sales Area Sumatera Telkomsel Mulya Budiman mengatakan, “Kami ucapkan selamat kepada pemenang program Poin Festival 2021, dimana kali ini salah satu pelanggan Telkomsel di Pekanbaru yang telah mendapatkan hadiah 1 unit Mobil Honda Citi Hatchback RS. Hadirnya program Telkomsel Poin ini merupakan wujud nyata komitmen Telkomsel dalam memberikan apresiasi serta pelayanan terbaik secara berkelanjutan kepada seluruh pelanggan.”

Sebelumnya, Poin Festival 2021 dibuka dengan program Lucky Draw yang berlangsung pada 1 November – 31 Desember 2021. Dengan menukarkan Telkomsel Poin, pelanggan berkesempatan memenangkan hadiah utama berupa 1 unit Mercedes-Benz, 4 unit Honda City Hatchback, 7 unit Yamaha NMAX, 13 unit iPhone 13, dan 1996 voucher pulsa. Saat ini Telkomsel telah mengundi dan mengumumankan para pemanang program tersebut dan dapat diakses melalui halaman web telkomsel.com/lucky-draw-winner.

“Telkomsel mengucapkan terimakasih kepada seluruh pelanggan setia yang telah menggunakan produk dan layanan terdepan kami. Sebagai digital telecommunication company terdepan di Indonesia, Telkomsel akan senantiasa hadir dengan mengedepankan prinsip customer-centricity dalam memberikan kemudahan serta mengakselerasikan gaya hidup digital masyarakat,” Pungkas Mulya Budiman.

Gubsu: Forkopimda Sumut Harus Saling Mengingatkan

hadiri: Gubsu Edy Rahmayadi dan Wagubsu saa menghadiri acara pisah sambut Panglima Komando Daerah Militer (Kodam) I Bukit Barisan.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi berharap pada seluruh Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sumut untuk dapat saling mengingatkan antara satu dengan yang lainnya. Hal ini sebagai introspeksi agar terhindar dari segala kesalahan yang dilakukan dan bukan untuk mencari kesalahan.

Hal tersebut disampaikan Gubernur Edy pada acara pisah sambut Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) I/Bukit Barisan (BB) dari Mayjen TNI Hassanudin kepada Mayjen TNI Achmad Daniel Chardin yang digelar di Aula Makodam I/BB Jalan Gatot Subroto Medan, Senin (7/3) malam.

“Saya minta kita semua untuk saling mengingatkan, agar kita terhindar dari kesalahan dan semua kerja kita untuk bangsa dan negara dapat diridhoi oleh Tuhan Yang Maha Esa,” ucap Edy Rahmayadi.

Hadir dalam acara itu Wakil Gubernur Sumut Musa Rajekshah, Ketua DPRD Sumut Baskami Ginting, Walikota Medan Bobby Afif Nasution, alim ulama dan undangan lainnya.

Kepada Pangdam I/BB yang baru Mayjen TNI Achmad Daniel Chardin, Edy Rahmayadi mengucapkan selamat datang dan bergabung di Sumut. Sebagai putra daerah yang dibesarkan di Sumut, Edy Rahmayadi meyakini Achmad Daniel Chardin akan memberikan pelayanan terbaik untuk kemajuan Sumut.

“Beliau ini sebenarnya pulang kampung, di mana Sumut merupakan tempat beliau dibesarkan tepatnya di Kota Binjai. Saya yakin beliau akan berbuat yang terbaik untuk bangsa dan negara ini,” katanya.

Sementara pada Mayjen TNI Hassanudin, Edy Rahmayadi mengucapkan selamat bertugas pada jabatan yang baru sebagai Wairjenad. “Terima kasih Pak atas kerja samanya selama ini di Sumut, selamat jalan dan selamat bertugas,” katanya.

Hassanudin bersama istri Desi Hassanudin yang memberikan kata sambutan meminta maaf bila selama menjabat Pangdam I/BB ada kesilapan dan kekurangan selama memimpin.

“Kami juga memohon doa restu dalam mengemban tugas baru selanjutnya, dan mengucapkan selamat pada Panglima Kodam yang baru. Saya berharap Panglima Kodam yang baru dapat menjalankan kerja sama dengan unsur lainnya yang selama ini telah terjalin,” katanya.

Sementara Achmad Daniel Chardin bersama istri Intan Achmad Daniel Chardin kesempatan itu mengucapkan terima kasih pada seluruh pihak yang telah mempercayakannya dalam memimpin Pangdam I/BB. Kedepan ia berharap, kehadirannya di Kodam I/BB dapat memberikan kontribusi yang terbaik untuk tugas-tugas TNI dan bangsa. “Kepada Pemerintah Provinsi saya berharap dapat bekerja sama seperti halnya yang telah terjalin selama ini,” katanya.

Sebagai anak prajurit yang berpindah tugas, Daniel mengatakan, ia dibesarkan di Sumut, tepatnya di Kota Binjai, sejak mulai duduk di bangku SD dan sempat mengecap kuliah di USU selama dua tahun.

Achmad Daniel Chardin merupakan Jenderal TNI bintang dua kelahiran Ujung Pandang, Sulawesi Selatan, 4 Maret 1967. Dia sebelumnya mengemban amanat sebagai Wakil Komandan Pusat Kesenjataan Infanteri TNI Angkatan Darat.

Perwira Tinggi TNI lulusan Akmil 1990 ini berpengalaman di bidang Infanteri. Jejak karier militernya mengantarkan dia sebagai salah satu petinggi Kopassus. Dia pernah menjabat sebagai Wadanyon 23 Grup 2 dan Danyon 33 Grup 3 Kopassus.(gus/ila)

Normalisasi Sungai Tak Kunjung Dilakukan, BWSS Dinilai Tak Serius Bantu Pemko

BERSIHKAN SUNGAI: Wali Kota Medan Bobby Nasution memantau pembersihan sungai di Sunggal. Banjir yang melanda Kota Medan baru-baru ini juga akibat pendangkalan sungai.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Badan Wilayah Sungai Sumatera (BWSS) dinilai tak serius membantu Pemerintah Kota (Pemko) Medan dalam mengatasi banjir. Sebab, hingga saat ini tak kunjung dilakukan normalisasi sungai-sungai yang ada di Kota Medan.

Padahal untuk menormalisasi sungai, mulai dari mengatasi sedimentasi sungai, penyempitan sungai, pembenahan dan penertiban bantaran sungai dari bangunan liar dan lain-lain, merupakan tugas dan tanggungjawab BWSS.

“Yang saya tahu, sudah berkali-kali Pemko Medan mengundang BWSS untuk rapat, di dalam rapat itu BWSS berjanji akan segera berkolaborasi dengan Pemko Medan dalam menormalisasi sungai. Tapi faktanya sampai saat ini, BWSS tidak melakukan apapun. n

Bahkan sekedar untuk mengorek sungai yang dangkal saja tidak juga dilakukan. Akibatnya Sungai Deli yang meluap di akhir Bulan Februari kemarin menyebabkan Kota Medan kebanjiran,” ujar Ketua Fraksi PDIP DPRD Medan Robi Barus kepada Sumut Pos, Selasa (8/3).

Menurut Anggota Komisi DPRD Medan ini, berbeda dengan Pemko Medan yang telah melakukan berbagai upaya mengatasi banjir, sedangkan BWSS justru dinilai tidak melakukan apapun, khususnya dalam melakukan tugasnya untuk menormalisasi sungai.

Ditegaskan Sekretaris DPC PDI Perjuangan Medan itu, sebagaimana pun Pemko Medan menormalisasi dan membangun drainase di Kota Medan dengan sebaik mungkin, masalah banjir di Kota Medan tidak akan pernah selesai apabila BWSS tak kunjung menormalisasi sungai. Sebab setiap air yang mengalir dari drainase akan mengalir ke sungai, sedangkan sungai yang tak kunjung di normalisasi tidak akan mampu menampung debit air dalam jumlah besar ketika hujan turun.

Diterangkan Robi, selain menormalisasi sungai, BWSS juga tidak kunjung memotong pintu kanal. Akibatnya setiap kali banjir, air tetap tak kunjung mengalir ke dalam kanal sehingga tetap menggenangi Kota Medan.

“Padahal kemarin, rencananya ketinggian pintu kanal itu akan dipotong. Tapi tidak tahu kenapa, sampai saat ini BWSS tidak juga memotongnya. Ini juga sebenarnya membingungkan bagi kita,” terangnya.

Untuk itu, Ketua Badan Kehormatan Dewan (BKD) DPRD Medan ini mengajak masyarakat untuk tidak buru-buru menyalahkan Pemko Medan setiap kali banjir terjadi. Sebaliknya, masyarakat diminta untuk mendukung Pemko Medan yang saat ini sedang bekerja keras dalam menuntaskan masalah banjir.

Masyarakat diminta untuk mendukung pemerintah dengan tidak lagi membuang sampah secara sembarangan ke drainase-drainase maupun sungai yang membuat kondisi banjir akan semakin parah.

“Sabtu kemarin, saya lihat Pemko Medan bersama jajarannya dan Forkopimda justru turun untuk membersihkan Sungai Selayang. Bahkan saat banjir terjadi, Wali Kota juga tidak diam, sampai dinihari beliau bersama jajarannya meninjau banjir untuk mencari solusi, hal ini patut kita hargai dan kita dukung. Saya berharap, apa yang dilakukan Wali Kota Medan juga dapat menumbuhkan rasa tanggungjawab bagi BWSS,” pungkasnya.

Berkolaborasi dengan Pemkab Deliserdang

Gubenur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi dan Wali Kota Medan, Muhammad Bobby Afif Nasution melakukan pertemuan dan rapat soal penanganan banjir di Kota Medan di Kantor Gubernur Sumut di Jalan Dipenogoro, Kota Medan, Selasa (8/3).

Gubernur Edy mengatakan, penanganan banjir di Kota Medan terkendala dengan anggaran yang terbatas yang dimiliki oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut dan Pemerintah Kota (Pemkot). Sehingga belum dikerjakan secara maksimal. “Ini rencanakan dari tahun 2019 lalu, kita tagline kan 2021 Kota Medan bebas banjir. Banyak hambatan-hambatan bersangkutan dengan finansial. Ini finansial sudah kita mulai,” kata Gubernur Edy didampingi Wali Kota Medan, Bobby Nasution.

Mantan Ketua Umum PSSI it mengatakan, untuk penanganan banjir di Kota Medan, Pemprov Sumut akan melibatkan Pemko Medan dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deliserdang. Karena, sejumlah sungai yang kerap meluap airnya berada di dua daerah tersebut. “Kemarin, baru saya tandatangani Penlok (penetapan lokasi) nanti ada pekerjaan antara Kabupaten Deliserdang dan Kota Medan. Dia harus kolaborasi kita,” ucap Gubernur Edy.

Mantan Pangkostrad ini menjelaskan, pihak Pemprov Sumut dan Pemko Medan akan melakukan pembenahan infrastruktur di Kota Medan untuk mengatasi banjir di kota terbesar nomor tiga di Indonesia. “Saya tandatangani penlok dan belum mulai dikerjai, hujannya datang pula besar. Seharusnya, hujannya dilarang dulu datang besar. Setelah dikerjakan, setelah dikerjakan kalian lihat lah,” ujarnya.