26 C
Medan
Friday, February 6, 2026
Home Blog Page 2708

Kinerja Manajemen Makin Membaik, PTPN-2 Salurkan Lagi SHT Sebesar Rp. 23 M

DELI SERDANG, SUMUTPOS.CO – Kinerja perusahaan PT. Perkebunan Nusantara-2 (PTPN-2) terus saja membaik, berbagai terobosan-terobosan dilakukan guna mempercepat penyelesaian pembayaran Santuan Hari Tua (SHT) kepada para karyawan pensiuan maupun ahliwarisnya. Tercatat, mengawali tahun 2022, periode bulan Januari dan Februari, PTPN-2 kembali menggelontorkan dana SHT sebesar lebih kurang Rp. 23 Miliar, setelah sebelumnya pada tahun 2021, PTPN-2 membayar Rp.145 Miliar SHT tersebut.

“Kita tentu berharap pembayaran SHT hingga pada akhir 2022 ini akan terus meningkat dari tahun sebelumnya, yang mana target pembayaran SHT tahun 2022 berkisar Rp. 150 miliar “kata Direktur PTPN-2, Irwan Perangin-angin, didampingi Kepala Bagian Sekretariat Perusahaan Henny Mailena Siregar dan Kasubbag Humas Rahmat Kurniawan di ruang kerjanya, Senin (7/3) kemarin.

Irwan Perangin-angin menyampaikan, bahwa peningkatan pembayaran SHT ini menunjukkan adanya pencapaian positif dari perusahaan setiap tahunnya, baik peningkatan kinerja karyawan PTPN-2, maupun semakin baiknya hasil produksi, ditambah lagi dari sektor bisnis non-core PTPN-2 yang semakin beragam.

Menurutnya, pembayaran SHT ini diharapkan dapat terselesaikan dalam kurun waktu yang tidak terlalu lama. Jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya, dari tahun 2012 sampai 2020, selama kurun waktu sembilan tahun tersebut, PTPN-2 melakukan pembayaran SHT sebesar Rp. 164,8 miliar.

Alhamdulillah di tahun 2021 perusahaan mampu membayarkan SHT sebesar lebih kurang Rp. 145,8 miliar.” yang besarannya hampir sama dengan sembilan tahun pembayaran SHT dimasa yang lalu, ini angka yang luar biasa,” ungkap Irwan Perangin-Angin.

Perusahaan, menurut Irwan sangat menyadari kewajiban kepada para pensiunan, ” Kami akan berusaha sekuat tenaga untuk memberikan yang terbaik demi kesejahteraan para karyawan dan pensiunan,” tegasnya.

Sebelumnya, Pak Wagino pensiunan tahun 2009 kebun Gohor Lama mengatakan sangat berterimakasih kepada Direktur PTPN-2 yang sangat peduli kepada pensiunan PTPN-2, dimana SHT ini sudah lama diharapkan cair.

Nada yang sama juga disampaikan Warsio pensiunan tahun 2011 kebun Batang Serangan yang mengucapkan rasa berterimakasih kepada Direktur PTPN-2 yang sudah mengeluarkan SHT mereka, sehingga dananya bisa dimanfaatkan untuk kelangsungan hidup mereka.

“Kami mendoakan semoga SHT pensiunan PTPN-2 segera terselesaikan dan kedepannya PTPN-2 kembali jaya seperti dahulu sehingga karyawan sejahtera,” ungkap para mantan karyawan tersebut.

Sekretaris Pengurus Cabang P3RI PTPN-2, H AdyTaslim juga turut angkat bicara, ia sangat mengapresiasi kinerja Direktur PTPN-2 selama memimpin PTPN-2, dimana beliau sangat respek terhadap nasib pensiunan sehingga SHT yang menjadi penantian selama ini dapat dibayarkan.

Untuk itu kami Cabang P3RI PTPN-2 berharap kedepannya pembayaran SHT ini berjalan lebih lancar lagi sehingga tidak ada lagi SHT yang masih tertunda pembayarannya, dan PTPN-2 semakin maju dan jaya.(rel)

Pemkab Dairi Akan Perbaiki Jalan & Sekolah di Desa Pasir Mbelang

BERBINCANG. Bupati Dairi, Dr Eddy KA Berutu berbincang dengan tokoh masyarakat saat kunjungan kerja ke desa Pasir Mbelang, kecamatan Tanah Pinem.SUMUT POS.CO/Komimfo Dairi.

DAIRI, SUMUTPOS.CO – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Dairi, akan memperbaiki jalan dan sekolah di Desa Pasir Mbelang, Kecamatan Tanah Pinem. Hal itu disampaikan Bupati Dairi, Dr Eddy Keleng Ate Berutu saat kunjungan kerja di desa itu, Senin (7/3/2022).

Dalam kesempatan itu, Eddy KA Berutu menyampaikan, bahwa saat ini pemerintah memprioritaskan penanganan corona virus disiase 2019 (Covid-19), sehingga banyak anggaran di geser atau dipindah fungsikan untuk menangani kasus pencegahan virus ini.

Eddy menyebutkan, meski disituasi pandemi, Pemkab Dairi tetap berupaya melaksanakan pembangunan. Khusus di Kecamatan Tanah Pinem, tahun 2021 lalu telah realisasikan pembangunan gedung sekolah SD negeri Pamah, penambahan ruang kelas baru SMP negeri 1 Tanah Pinem dan rehabilitasi SD negeri Sinar Pagi.

Pemeliharaan periodik jalan Loren menuju Kempawa, pengaspalan jalan Kampung Jawa – Lau Lubuk – Gunung Meriah, penambahan benih jagung varitas P32, pengadaan sarana cold chain dan vocaine carier, pembangunan tembok penahan Incenerator Puskesmas Kutabuluh, rehabilitasi Pustu Pasir Tengah, dan rehabilitasi Pustu Kutagamber.

Lanjut Eddy, tahun 2022 ini, ada pembangunan infrastruktur di kecamatan ini antaralain, pengaspalan (Hotmix) jalan Simpang Pamah ke Lau Paske, Simpang Lau Paske menuju Simpang Mangan Molih, pemeliharaan periodik jalan Namo Sanggar – Liang Jering – Siudang udang.

Pemeliharaan periodik jalan Hutaimbaru menuju Lau Primbon dan pembukaan jalan di Desa Harapan melalui karya bakti TNI. Eddy menambahkan, pemerintah berupaya meningkatkan pelayanan melalui program kartu tani serta KUR claster bekerja sama dengan PT Bank Sumut Cabang Sidikalang, ungkapnya.

Sementara itu, masyarakat Desa Pasir Mbelang menyampaikan terimakasih kepada Bupati dan rombongan sudah mengunjungi desa mereka.
Masyarakat mengaku, telah merasakan kehadiran pemerintah di desa mereka melalui pembangunan telah dilakuka baik infrastruktur, pertanian, kesehatan dan lainnya.

Dalam kunjunganya, Bupati Dairi Eddy KA Berutu, juga memberikan bantuan sembako kepada masyarakat lansia yang kurang mampu.

Hadir mendampingi Bupati, Camat Tanah Pinem Sion Sembiring, Kadis Pemdes, Bahagia Ginting, Kadis PUTR, Hotmaida Butar Butar, Kadis Pertanian, Robot Simanullang, Kadis Pendidikan, Fatimah Boangmanalu, Kadis Kesehatan, Henry Manik dan Kadis P3AP2KB, Nitawati Sitohang. (rud).

Melebihi Target Persentasi, BPK Perwakilan Sumut Apresiasi Pemko Medan

PIMPIN: Wali Kota Medan Bobby Nasution memimpin rapat bersama Tim Pemeriksa BPK RI Perwakilan Sumut terkait Exit Meeting di Ruang Rapat I Balai Kota Medan, Jumat (4/3).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Provinsi Sumut sangat mengapresiasi Pemko Medan yang berhasil memperoleh persentasi total pemantauan tindak lanjut rekomendasi hasil pemeriksaan sebelumnya dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Sumut sebesar 80,26% hingga 31 Desember 2021.

Persentasi tersebut meningkat dari hasil pemantauan pada Semester I TA 2021 sebesar 77,06%.

Hal ini terungkap saat Wali Kota Medan Bobby Nasution memimpin rapat bersama Tim Pemeriksa BPK RI Perwakilan Sumut terkait Exit Meeting di Ruang Rapat I Balai Kota Medan, Jumat (4/3). Dalam kesempatan tersebut, Bobby mengucapkan terima kasih kepada BPK RI Perwakilan Sumut yang telah melakukan pemeriksaan interim atas laporan keuangan Pemko Medan Tahun Anggaran (TA) 2021.

Kepala BPK RI Perwakilan Sumut, Eydu Oktain Panjaitan SE MM Ak CA CSFA mengatakan, persentasi Pemko Medan sudah melebihi target yang diberikan BPK RI Perwakilan Sumut sebesar 80%. “Jadi ini harus kita apresiasi meskipun lebihnya hanya sedikit. Saya berharap Pemko Medan dapat memperoleh capaian yang lebih tinggi lagi ke depannya,” kata Eydu.

Selanjutnya, Eydu menjelaskan, kegiatan exit meeting merupakan lanjutan dari pemeriksaan di awal terkait pemeriksaan interim keuangan Pemko Medan TA 2021. Dimana pemeriksaan tersebut, jelas Eydu, bertujuan untuk memantau tindak lanjut atas hasil pemeriksaan tahun sebelumnya yang berkaitan dengan TA 2022.

Ada 3 poin penting yang harus dilakukan hasil terkait pemeriksaan intern, kata Eydu, yakni pemantauan tindak lanjut hasil sebelumnya, hasil pengujian sistem pengendalian intern dan indikasi permasalahan pertanggungjawaban APBD TA 2021.

Sementara itu, menurut Bobby Nasution, review ini sangat penting bagi Pemko Medan untuk membuat laporan sesuai dengan standar pelaporan. Oleh karenanya Bobby menekankan kepada seluruh OPD di lingkungan Pemko Medan agar memperhatikan dan menindaklanjuti review ini sesuai dengan timeline yang telah ditetapkan BPK.

“Terima kasih kepada Bapak Ketua BPK RI Perwakilan Sumut yang sudah hadir dalam rapat terkait exit meeting ini dan menjelaskan secara terperinci dari hasil pemeriksaan interim yang telah dilakukan mulai akhir Januari hingga tanggal 1 Maret ini,” kata Bobby.

Dari pemaparan yang disampaikan Kepala BPK RI perwakilan Provinsi Sumut, Bobby mencatat ada 3 poin penting, di antaranya pemantauan tindak lanjut hasil pemeriksaan selanjutnya, hasil pengujian sistem pengendalian intern dan indikasi permasalahan pertanggungjawaban APBD TA 2021.

“Sekali lagi, saya mengucapkan terima kasih atas pemeriksaan interim yang telah dilakukan BPK. Pemeriksaan ini sangat berarti, semoga informasi yang disampaikan manjadi bahan masukan bagi kami dalam menjalankan pemerintahan di Kota Medan,” ucapBobby.(map/ila)

Tagih Janji Kampanye Bobby, Mahasiswa Orasi dan Panjat Pagar Balai Kota Medan

DEMO: Mahasiswa yang tergabung dalam Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Kota Medan, menggelar demo ke kantor Wali Kota Medan di Jalan Kapten Maulana Lubis No.2 Medan, Senin (7/3) siang.istimewa/sumu tpos.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Kota Medan, menggeruduk kantor Wali Kota Medan di Jalan Kapten Maulana Lubis No.2 Medan, Senin (7/3) siang. Para pendemo kecewa karena aspirasi mereka tidak disahuti sehingga mereka teriak-teriak dan memanjat pagar Balai Kota.

Dengan menggunakan pengeras suara, massa menagih janji kampanye Wali Kota Medan Bobby Nasution dan Wakil Wali Kota Medan Aulia Rachman terkait penanganan banjir, infrastruktur, pemberantasan aksi kriminalitas, hingga janji pemberian beasiswa untuk 1000 mahasiswa di Kota Medan.

“Assalamualikum Bapak Wali Kota yang terhormat, KAMMI datang, jumpain KAMMI. Hari ini kami turun ke sini untuk mengingatkan Wali Kota Medan yang dulu banyak mengeluarkan janji-janji politik saat menjadi calon, tapi tidak merealisasikannya sampai saat ini,” ucap Koordinator Aksi, M Amin Siregar.

Dikatakan Amin, selama setahun lebih bekerja sebagai Wali Kota Medan, Bobby Nasution belum juga menunjukkan progres yang signifikan dalam penanganan banjir di Kota Medan. “Saat ini ada 1.514 titik banjir di Kota Medan. Bahkan 26 Februari 2022 lalu, hampir semua titik di Kota Medan kembali tergenang banjir. Mana janji-janji kampanye saat Pilkada lalu? Segera lakukan normalisasi sungai,” teriaknya.

Untuk itu, pihaknya (KAMMI Medan) mendesak Wali Kota untuk mempercepat perbaikan drainase dan jalan di Kota Medan agar penyerapan anggaran senilai Rp1 Triliun dapat segera terserap dengan maksimal. “Selain itu, kami juga menuntut Wali Kota untuk segera memberantas narkoba, pelaku perjudian dan aksi kriminalitas seperti begal, premanisme dan pencurian yang sampai saat ini justru meskipun merajalela di Kota Medan,” katanya.

Sementara itu, Ketua Umum KAMMI Medan Putra Rajanami, meminta Wali Kota Medan untuk segera merealisasikan janji-janji kampanyenya, terutama terkait isu lingkungan, korupsi, transportasi, ekonomi, kesenjangan sosial dan pendidikan.

“Kami juga menagih janji kampanye Bobby Nasution yang akan memberikan beasiswa pada seribu mahasiswa, tapi saat ini baru 300 mahasiswa yang mendapatkan beasiswa tersebut. Kami minta di dua tahun sisa masa kepemimpinan Bobby Nasution, janji tersebut harus segera terealisasi,” ujarnya.

Panjat Pagar dan Berteriak

Pantauan Sumut Pos di lokasi, mahasiswa terus meminta Wali Kota Medan Bobby Nasution untuk keluar dan menemui mereka yang berpanas-panasan saat melakukan aksi di depan pagar kantor Wali Kota Medan. Saat itu, terlihat petugas dari Sat Sabhara Polrestabes Medan dan Polsek Medan Baru serta personel SatPol PP Kota Medan turun ke lokasi untuk melakukan pengamanan.

Namun sayang, permintaan massa tak digubris, Bobby Nasution tak kunjung keluar untuk menemui massa. Alhasil, massa pun memanjat pagar sembari mengibarkan spanduk yang mereka bawa sembari terus berteriak agar Wali Kota Medan berkenan untuk menemui mereka secara langsung.”Kami ingin menagih janji bapak saat bapak belum terpilih sebagai Wali Kota Medan, kami bawa aspirasi masyarakat kepada bapak, keluar pak Bobby,” teriak mereka sembari memanjat pagar.

Massa pun mengaku kecewa, karena Wali Kota Medan tak kunjung berkenan untuk menemui mereka. Sikap Bobby yang tak berkenan menemui mereka dinilai Mahasiswa sebagai sikap seorang pemimpin yang tidak baik.

“Hari ini Pak Bobby tidak mau menemui kita, itu bukan pemimpin yang bagus kawan-kawan. Itu bukan sosok pemimpin yang bisa kita contoh,” sebutnya.

Dalam aksinya, massa tetap tidak ditemui Bobby Nasution, massa hanya ditemui Asisten Pemerintahan dan Sosial Kota Medan, Muhammad Sofyan. Massa pun dengan tegas menyatakan jika mereka hanya ingin bertemu dengan Wali Kota Medan Bobby Nasution atau Wakil Wali Kota Medan Aulia Rachman.

“Kami tunggu hampir dua jam, tapi tak ada keluar satu pun Bobby atau Aulia. Kami datang dengan baik-baik, akan tetapi tak ada iktikad baik dari Wali Kota Medan Bobby Nasution,” cetusnya.

Alhasil massa pun sempat berencana membakar sebuah ban bekas yang telah mereka bawa sebelumnya kedepan pagar kantor Wali Kota Medan, namun rencana itu dihalangi pihak kepolisian yang berjaga.

Akibatnya sempat ada ketegangan antara massa aksi dengan pihak keamanan, aksi saling dorong. Namun situasi ini dapat terkendali dan massa pun akhirnya membubarkan diri dengan tertib. (map/ila)

Terima Retribusi Parkir secara Tunai, Dishub Medan Amankan 11 Jukir e-Parking

AMANKAN: Petugas Dishub Kota Medan mengamankan jurir e-Parking yang kedapatan menerima uang parkir secara tunai.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Medan menjaring 11 juru parkir (jukir) nakal yang bertugas sebagai Jukir Non Tunai atau Parkir Elektronik (e-Parking) di sejumlah ruas jalan yang telah menerapkan sistem e-Parking, Senin (7/3). Saat melakukan razia ke lapangan bersama pihak kepolisian, Dishub Medan menemukan kesebelas jukir tersebut masih kedapatan menerima retribusi parkir secara tunai.

“Dari hasil kegiatan yang kami laksanakan bersama petugas kepolisian, khususnya Satuan Reskrim dan Intelijen Polrestabes Medan, kita telah mengamankan 11 jukir nakal yang masih mengutip parkir dengan uang tunai. Praktik ini kami tegaskan sebagai pungli (pungutan liar),” ucap Kepala Dinas (Kadis) Perhubungan Kota Medan Iswar Lubis didampingi Kepala Bidang (Kabid) Parkir Dishub Medan Nikmal Fauzi Lubis.

Dikatakan Iswar, para jukir nakal itu sementara hanya diberi peringatan dan pembinaan. Namun kedepannya, para jukir yang masih kedepatan melakukan pungli pada lokasi-lokasi e-Parking di Kota Medan akan diproses secara hukum.

“Yang kedapatan hari ini kita beri peringatan dan pembinaan. Tapi mulai besok (hari ini), jukir nakal akan kami bawa ke Polrestabes Medan untuk diproses secara hukum. Karena sekali lagi, ini jelas sebagai perbuatan pungli,” ujarnya.

Iswar juga memastikan, saat ini e-Parking yang diterapkan di 65 titik di Kota Medan telah berjalan secara maksimal.

“Namun tetap saja butuh pengawasan yang ketat, kita tidak mau ada kebocoran dari e-Parking ini, khususnya dari petugas yang ada di lapangan. Secanggih apapun alat (e-Parking), operator atau jukir itu tetap manusia. Manusia yang sudah lama berkecimpung di perparkiran dengan sistem manual. Operasi ini untuk memastikan para jukir mempunyai itikad baik dalam menjalankan tugasnya,” katanya.

Iswar menekankan, butuh peran serta dan kesadaran semua pihak, termasuk jukir dan masyarakat pengguna jasa parkir untuk menyukseskan program e-Parking di Kota Medan.

Dishub Medan pun terus menghina agar para petugas parkir atau jukir e-Parking wajib memberikan pemahaman kepada masyarakat yang hendak parkir akan sistem e-Parking itu sendiri. Utamanya, memberikan edukasi bahwa pembayaran parkir tidak lagi dibenarkan dengan menggunakan uang cash.

“Jika tidak memiliki aplikasi e-Money, kartu ATM, atau sistem pembayaran non tunai yang lain, maka pengendara tidak bisa memarkirkan kendaraannya di lokasi tersebut. Sebaliknya jika ada petugas yang beralasan alat e-Parkingnya rusak dan mengarahkan untuk pembayaran tunai, maka pengendara wajib menolaknya. Jangan mau bayar. Jika ada pemaksaan untuk membayar secara tunai, maka laporkan kepada kami,” tegasnya.

Dijelaskan Iswar, penerapan e-Parking pada 65 titik di Kota Medan telah menunjukkan perkembangan positif. Hingga saat ini, dari 65 titik tersebut, Pemko Medan telah menghasilkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar dua kali lipat dari retribusi parkir bila dibandingkan dengan pendapatan retribusi parkir saat masih menggunakan sistem manual.

Dalam kesempatan itu, Iswar juga menuturkan bahwa Pemko Medan akan segera menggelar Gebyar Ramadan bagi para pengguna parkir Non Tunai yang taat dengan sistem e-Parking di Kota Medan.

“Mulai hari ini, Senin (7/3), masyarakat yang menerapkan e-Parking akan berpeluang mendapat hadiah satu unit sepeda motor. Simpan struk atau bukti pembayaran e-Parking yang dimiliki, pertengahan Ramadan nanti akan kami undi untuk memperebutkan satu unit sepeda motor,” tutur Iswar.

Tak cuma memberikan hadiah kepada para pengendara, Iswar juga memastikan bahwa hadiah yang sama juga akan diberikan kepada satu orang jukir e-Parking yang dibilang punya kinerja terbaik dalam menerapkan dan menyosialisasikan sistem e-Parking kepada masyarakat pengguna jasa parkir.

“Hadiah yang sama juga akan disiapkan bagi petugas parkir atau jukir terbaik. Jadi bukan hanya bisa memberikan punishment kepada jukir yang nakal, tapi kita juga bisa memberikan reward bagi jukir yang baik,” sebutnya.

Terakhir, sambung Iswar, kegiatan Gebyar Ramadan tersebut sudah dilaporkan kepada Wali Kota Medan Bobby Nasution dan telah mendapatkan telah persetujuan.”Namun untuk waktu pasti pengudiannya belum dapat kita pastikan, kemungkinan besar dipertengahan Bulan Ramadan nanti,” pungkasnya. (map/ila)

 

 

Sumut Masih Diguyur Hujan, BMKG: Waspadai Cuaca Ekstrem

HUJAN: Pengendara menerobos hujan yang turun di Kota Medan. Hingga beberapa hari ke depan,Kota Medan diprediksi akan diguyur hujan.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi untuk tiga hari ke depan, Sumatera Utara (Sumut) masih dilanda cuaca ekstrem. Hal itu dikatakan Prakirawan BBMKG Wilayah 1 Medan, Utami Al Khairiyah kepada Sumut Pos di Medan, Minggu (6/3).

“BMKG masih berikan peringatan dini, untuk wilayah Sumut masih terjadi hujan sedang-lebat yang dapat disertai kilat/ petir dan angin kencang,” ujarnya.

Adapun wilayah tersebut, yakni Kabupaten Tapanulitengah (Tapteng), Tapanuliutara (Taput), Tapanuliselatan (Tapsel), Nias, Langkat, Karo, Deliserdang, Simalungun, Asahan, Dairi, Toba Samosir, Mandailingnatal, Nias Selatan (Nisel), Pakpakbharat.

Kemudian, lanjut Utami, Humbanghasundutan (Humbahas), Samosir, Serdangbedagai (Sergai), Padanglawas Utara (Paluta), Padanglawas (Palas), Labuhanbatu Utara (Labura), Kota Pematangsiantar, Tanjungbalai, Gunungsitoli.

Cuaca ekstrem ini, lanjutnya, juga dapat meluas ke wilayah Kota Medan, Medan Kota, Medan Denai, Medan Barat, Medan Deli, Medan Tuntungan, Medan Belawan, Medan Amplas, Medan Area, Medan Johor, Medan Marelan, Medan Labuhan, Medan Tembung, Medan Maimun, Medan Polonia, Medan Baru, Medan Perjuangan, Medan Petisah, dan Medan Timur. “Selain itu, juga dapat meluas ke Kota Tanjungbalai, Binjai dan Tebingtinggi,” pungkasnya. (dwi)

Komitmen Agincourt Resources untuk Kemajuan Teknologi Informasi Desa

SAMBUTAN: Masdar Muda, Manajer Community Relations PTAR tengah memberikan sambutan dalam kegiatan pelatihan jurnalistik dan fotograpi sebagai bagian dari program Digitalisasi Desa.

BATANGTORU, SUMUTPOS.CO – PT Agincourt Resources (PTAR), pengelola Tambang Emas Martabe mengembangkan akses pada kemajuan Teknologi Informasi (TI) di desa-desa lingkar tambang melalui Program Digitalisasi Desa.

Tahun 2022 ini progam mencakup mentoring dan pendampingan untuk memperkuat kapasitas perangkat desa di empat desa pilot yang telah terbangun website desa, pengembangan website baru untuk dua desa, Aek Pining dan Desa Sumuran, termasuk di dalamnya penguatan teknik pengoperasian, perawatan, dan pelatihan jurnalistik serta reportase desa.

Tahun ini adalah tahun kedua pelaksanaan program Digitalisasi Desa. Di tahap pertama tahun 2021, program ini telah berhasil melakukan pelatihan dan pengembangan website desa di 4 desa lingkar tambang (DAV) yaitu: Desa Napa, Telo, Batuhula dan Muara Hutaraja.

General Manager Operations PTAR, Rahmat Lubis menyatakan, digitalisasi menjadi kunci percepatan pembangunan desa. Program Digitalisasi Desa merupakan salah satu program prioritas berupa konsep pengembangan pembangunan desa yang lebih terarah dalam meningkatkan kapasitas dan kualitas pemerintahan desa dengan memanfaatkan teknologi dan informasi.

“Program ini diharapkan akan mempermudah masyarakat untuk mendapatkan pelayanan prima dari pemerintahan,” kata Rahmat.Rahmat menambahkan, Program Digitalisasi Desa sejalan dengan komitmen dan semangat PTAR dalam membangun desa-desa lingkar Tambang Emas Martabe untuk mempercepat pembangunan dan menuju kemandirian (Self Reliant Village).

“Ini adalah tuntutan zaman, tuntutan perkembangan, serta tuntutan situasi untuk terus bergerak maju menuju era digital,” kata Rahmat.

Terlebih di masa pandemi Covid-19 ini, digitalisasi ekonomi dapat membantu memasarkan berbagai potensi dan produk yang dihasilkan oleh desa dengan lebih mudah. Saat ini digitalisasi merupakan sebuah keniscayaan, termasuk bagi masyarakat desa. Melalui Program Digitalisasi Desa tahun ke dua, PTAR juga memperkuat kerjasama dengan Konsultan Bantu Desa, Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) dan Dinas Komunikasi dan Informasi (KOMINFO) Kabupaten Tapanuli Selatan.

Senior Manager Community Relations PTAR, Christine Pepah menjelaskan, pelaksanaan Program Digitalisasi Desa tahap pertama di empat desa pilot telah dilaksanakan sejak 14-25 September 2021, dan dilanjutkan dengan pendampingan oleh tim Bantu Desa yang telah menunjukkan hasil memuaskan. “Dengan terlaksananya pelatihan Sistem Informasi Desa secara digital kepada perangkat desa di 4 desa pilot, kini website desa di empat desa tersebut telah beroperasi baik serta terupdate secara berkala, dan tercatat sudah lebih dari 30 ribu pengunjung website per awal Maret 2022 ini,” kata Christine.

Selain itu lanjut Christine, sebanyak delapan perangkat desa dari keempat desa binaan PTAR tersebut telah mengikuti magang selama lima hari di Yogyakarta. “Program magang ini termasuk studi banding ke beberapa desa-desa digital di Yogyakarta untuk mempelajari dan berbagi pengetahuan secara langsung,” papar Christine sembari menambahkan bahwa Program Digitalisasi Desa turut didukung, mendapatkan masukan, serta evaluasi oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa, Kabupaten Tapanuli Selatan.

“Program Digitalisasi Desa tahap kedua di tahun 2022 ini diawali dengan Pelatihan Jurnalistik Warga dan Fotografi 27 peserta dari enam desa dan dari organisasi Perkumpulan Sahabat Cerdas (Persada) serta staf departemen Community PTAR,” kata Christine. Sementara itu, untuk Konsultan Bantu Desa terus memberikan pelayanan teknis kepada para operator desa agar bisa mandiri dalam mengoperasikan website desa. Website desa ini memuat aplikasi-aplikasi yang dibutuhkan untuk kelancaran pelayanan informasi dan sebagai market place di mana pelaku Usaha mikro kecil menengah (UMKM) di desa dapat mempromosikan produk-produk usahanya. Website 6 desa tersebut terintegrasi dalam akses www.batangtoru.id.

Senior Manager Corporate Communications PTAR Katarina Siburian Hardono menyatakan, Program Digitalisasi Desa adalah langkah strategis dalam meningkatkan pelayanan publik dan penyelenggaraan pemerintahan desa secara cepat dan tepat serta pengembangan potensi desa-desa melalui pemanfaatan teknologi informasi. “Melalui program ini diharapkan desa-desa di lingkar Tambang Emas Martabe dapat mengimplementasi pengembangan sistem digital dan mendorong desa makin mandiri dan berdaya,” kata Katarina.

Lurah Aek Pining, Hendra Sakti Siregar, menyatakan Pemerintahan Kelurahan Aek Pining sangat merasakan banyak manfaat dari program ini, antara lain dapat menyimpan dan memperbaharui informasi serta data terkait kependudukan secara digital.

Hal senada disampaikan Camat Batangtoru, Mara Tinggi Siregar. Mara mengucapkan terima kasih banyak kepada PTAR yang sudah memfasilitasi pelatihan dan pendampingan desa–desa lingkar. (rel/han)

Sekda Labuhanbatu: Sinkronkan Program dengan Hasil Musrenbang

LABUHANBATU, SUMUTPOS.CO – Sekdakab Labuhanbatu Muhammad Yusuf Siagian, membuka Forum Perangkat Daerah Rancangan RKPD Tahun 2023 Kabupaten Labuhanbatu Pokja Infrastruktur dan Kewilayahan di ruang data dan karya Kantor Bupati, Jalan Sisingamaraja, Kecamatan Rantau Selatan, Senin (7/3).

Pada kesempatan itu, Sekdakab Labuhanbatu didampingi Asisten III Zaid Harahap dan Kaban BAPPEDA Hobbol Z Rangkuti menyebutkan, forum yang dilaksanakan ini berpedoman pada peraturan Menteri Dalam Negeri nomor 86 tahun 2017 tentang tata cara Perencanaan, Pengendalian dan Evaluasi pembangunan Daerah, tata cara evaluasi Rancangan peraturan daerah tentang rencana pembangunan jangka panjang daerah dan rencana pembangunan jangka menengah daerah, serta tata cara perubahan rencana pembangunan jangka panjang daerah, rencana pembangunan jangka menengah daerah dan rencana kerja pemerintah daerah. Dan dalam rangka melaksanakan amanat undang-undang nomor 25 tahun 2004 tentang sistem perencanaan pembangunan nasional.

Dijelaskannya, dalam undang-undang nomor 25 tahun 2004 diamanatkan bahwa pemerintah daerah wajib menyusun rencana kerja pemerintah daerah sebagai pelaksanaan dan penjabaran rencana pembangunan jangka menengah.

“Selain itu, setiap perangkat daerah wajib menyusun rencana kerjanya sebagai penjabaran dari rencana strategis, dan bahan masukan untuk finalisasi RKPD penyusunan berbagai dokumen dilakukan melalui proses koordinasi antara instansi pemerintah dengan partisipasi pelaku pembangunan dalam forum musyawarah perencanaan pembangunan daerah,”terang Muhammad Yusuf Siagian.

Forum perangkat daerah ini dilaksanakan untuk mensinkronkan program dan kegiatan perangkat Kabupaten Labuhanbatu dengan usulan program dan kegiatan hasil musrenbang rkpd Kabupaten Kecamatan, mempertajam indikator serta target program dan kegiatan perangkat daerah kabupaten sesuai dengan tugas dan fungsi perangkat daerah, kemudian menyelaraskan program dan kegiatan antar perangkat daerah kabupaten dengan perangkat daerah lainnya dalam rangka optimalisasi pencapaian sasaran sesuai dengan wewenang untuk sinergi pelaksanaan prioritas pembangunan daerah.

“Forum ini juga bertujuan untuk menyesuaikan pendanaan program dan kegiatan prioritas berdasarkan pagu indikatif untuk masing-masing perangkat daerah,”ijarnya.

Kegiatan forum lintas perangkat daerah ini meliputi diskusi kelompok kerja diisi dengan pemaparan rancangan awal renja daerah tahun 2023. (fdh/han)

Uang Lelah Penanganan Covid-19, Satpol PP Dairi Habiskan Anggaran Rp507 Juta

DAIRI, SUMUTPOS.CO – Dalam rangka penanganan Covid-19 untuk penegakan peraturan daerah (Perda), peraturan bupati (Perbup) dan peraturan daerah lainya, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Dairi menghabiskan anggaran sebesar Rp507 juta dari pagu anggaran sebesar Rp804 juta.

Dari dana sebesar Rp804 juta lebih itu, sebesar Rp507 juta lebih dihabiskan untuk uang lelah tim/petugas penanganan Covid-19 terdiri dari anggota TNI-Polri, Dinas Perhubungan serta anggota Satpol PP.

Dana penegakan Perda, Perbup dan peraturan daerah lainya yang diplot pada Satpol PP itu, bersumber dari dana refocusing anggaran tahun 2021. Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) yang juga sebagai Kepala Bidang (Kabid) Penegakan Perda Dairi pada Satpol PP Dairi, Windra Lingga dikonfirmasi, Senin (7/3) menerangkan, pada tahun 2021, Satpol PP mengelola anggaran sebesar Rp836 juta lebih untuk penegakan Perda, Perbup dan peraturan daerah lainnya terkait penanganan Covid-19.

“Tetapi, dari pagu anggaran sebesar Rp836 juta lebih itu, yang realisasi hanya sebesar Rp804 juta. Windra menjelaskan, dana itu dipergunakan untuk uang lelah petugas sebesar Rp507 juta lebih, biaya makan minum serta snack petugas Rp172 juta, alat tulis kantor (ATK) Rp10 juta lebih.

Selanjutnya, cetak stiker dan spanduk sebesar Rp19 juta lebih, beli bahan bakar minyak (BBM) sebesar Rp30 juta lebih, belanja suku cadang lampu rotari Rp16 juta lebih, belanja kertas Rp3,6 juta, beli alat kebersihan pelanggar protokol kesehatan (Prokes) Rp24 juta lebih, serta biaya makan minum rapat Rp7,7 juta,”beber Windra.

Windra didampingi seorang stafnya mengatakan, jumlah petugas dilibatkan dalam kegiatan itu yakni dari personil TNI sebanyak 4 orang, anggota Polri 4 orang, dari Dishub Dairi 2 orang serta anggota Satpol PP sebanyak 16 orang. Ia menyebut, tim bekerja rata-rata 20 hari setiap bulan.

Dan kegiatan penegakan Perda, Perbup dan peraturan lainya dalam rangka penanganan Covid-19 di Dairi berlangsung sejak bulan Juni-Desember 2021. Sementara untuk penetapan besaran uang lelah petugas berdasarkan zonasi.

Dan besaran uang lelah untuk zona 1 yakni Kecamatan Sidikalang, Sitinjo, Berampu dan Lae Parira sebesar Rp110 ribu/orang per hari. Untuk zona 2 yakni kecamatan Parbuluan, Sumbul, Pegagan Hilir, Siempat Nempu, Silima Pungga-Pungga, Tigalingga, Siempat Nempu Hulu dan Gunung Sitember yakni sebesar Rp150 ribu/orang per hari.

Dan untuk zona 3 yakni kecamatan Silahisabungan, Siempat Nempu Hilir serta Tanah Pinem dengan besaran uang lelah sesuai harga satuan pokok kegiatan (HSPK) yakni sebesar Rp175 ribu per orang setiap hari.

Windra mengatakan, semua dana digunakan untuk kegiatan penegakan Perda, Perbup dan peraturan lainya dalam penanganan Covid-19 khususnya untuk penindakan bagi masyarakat pelanggar prokes di 15 kecamatan di Dairi. (rud/han)

Hadiri Dakwah & Zikir Ar-Ridha Al Jam’iyatul Washliyah

DAKWAH DAN ZIKIR: Kegiatan Dakwah dan Zikir Ar-Ridha Al Jam’iyatul Washliyah di Masjid Agung H. Achmad Bakrie, Kabupaten Asahan.

Aplikasi Wujudkan Masyarakat Sejahtera, Religius dan Berkarakter

ASAHAN, SUMUTPOS.CO – Majelis Zikir Ar – Ridha Al Jam’iyatul Washliyah Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh melaksanaka Dakwah dan Zikir, di Masjid Agung H. Achmad Bakrie Kisaran.

Pelaksanaan Dakwah dan Zikir ini dihadiri oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Ketua Umum PB Al Jam’iyatul Washliyah, Ketua PD Al Jam’iyatul Washliyah Kabupaten Asahan beserta pengurus, Ketua PD Al Jam’iyatul Washliyah Kabupaten Aceh Tamiang beserta pengurus, Warga Al Jam’iyatul Washliyah Kabupaten Aceh Tamiang dan Kabupaten Asahan serta para siswa Al Jam’iyatul Washliyah Kabupaten Asahan.

Ketua PD Al Jam’iyatul Washliyah Kabupaten Asahan, Syahrul Nasution, MA mengucapkan selamat datang kepada Ketua Umum PB Al Jam’iyatul Washliyah dan Ketua PD Al Jam’iyatul Washliyah Kabupaten Aceh Tamiang, beserta segenap jama’ah majelis zikir.

“Kami juga mengucapkan terima kasih kepada Asisten Perekonomian dan Pembangunan yang hadir mewakili Bupati Asahan. Kehadiran beliau merupakan kehormatan bagi kami warga Al Jam’iyatul Washliyah,”ujar Syahrul menutup sambutannya.

Sementara Ketua PD Al Jam’iyatul Washliyah Kabupaten Aceh Tamiang Drs. H. Buyung Arifin MBA, MM juga mengugapkan terima kasih atas sambutan yang diberikan oleh Al Jam’iyatul Washliyah Kabupaten Asahan. “Kegiatan dakwah dan zikir ini merupakan wujud silaturahmi kami dengan warga Al Jam’iyatul Washliyah Kabupaten Asahan,”ujar Buyung.

Masih dalam kesempatan yang sama, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Drs. Muhilli Lubis mengatakan, dakwah dan zikir yang dilaksanakan oleh Majelis Zikir Arridha merupakan salah satu aplikasi dari visi dan misi Kabupaten Asahan yaitu terwujudnya masyarakat Asahan Sejahtera yang Religius dan Berkarakter.

Muhilli berharap agar zikir yang diberikan kekuatan iman untuk selalu mendekatkan diri kepada Allah SWT dengan doa kita senantiasa dapat mempertahankan dan meningkatkan iman dan amal soleh. “Mari sama-sama kita mengajak diri dan keluarga untuk menjadi muslim dan muslimah sejati,”ujarnya.

Mengakhiri sambutannya, Muhilli juga memgimbau warga untuk selalu menjaga Prokes, sehingga ke depannya Covid-19 yang masih menghantui masyarakat dapat berangsur hilang dan sirna.

Ketua Umum PB Al Jam’iyatul Washliyah Dr. H. Masyhuril Khamis, SH, MM berharap kepada seluruh PD Al Jam’iyatul Washliyah se-Indonesia dapat menjalin silaturahmi, dan saling berkomunikasi dalam membesarkan Al Jam’iyatul Washliyah di wilayahnya.

Selain itu, Masyhuril berpesan kepada warga Al Jam’iyatul Washliyah dapat menjaga anak-anaknya dari pergaulan bebas dan narkoba, karena anak-anak merupakan generasi penerus bangsa ini.

Masyhuril juga berharap warga Al Jam’iyatul Washliyah selalu menghidupkan Alquran, karena Alquran ini pedoman hidup kita.

“Selain pedoman hidup Alquran ini juga merupakan zikir terbaik dan penyembuh bagi diri kita dari segala penyakit baik penyakit jasmani dan rohani. Maka dari itu mari kita mengamalkan membaca Al-Qur’an satu hari satu juz,” ucap Masyhuril.

Dikesempatan ini para jamaah diberikan tausiyah agama oleh Al-Ustadz Dr. H. Azhar Sitompul dari UIN Sumatera Utara yang mengajak seluruh jama’ah untuk dapat menjadi lebih baik lagi kedepannya dan terus meningkatkan ketaqwaan kepada Allah SWT.

Di sela-sela kegiatan, Asisten Perekonomian dan Pembangunan memberikan Plakat kepada Ketua PD Al Jam’iyatul Washliyah Kabupaten Aceh Tamiang. (dat/han)