Atasi Genangan Seputaran Lapangan Merdeka, Bobby Minta Sub Drain Jalan Balai Kota – Jalan Putri Hijau Dibongkar
Ketua DPD AMPI Sumut Buka Musda DPD AMPI Kota Medan

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI) Sumatera Utara dr David Luther Lubis membuka Musyawarah Daerah (Musda) IX AMPI Kota Medan periode 2022-2026 dengan ditandai pemukulan Gondang, di Medan Club, Jalan Kartini Medan, Kamis (3/3/2022).
Turut hadir dalam kegiatan ini, Penasehat AMPI Manahan Lubis, Ketua Golkar Kota Medan HM Syaf Lubis, Wali Kota Medan Bobby Afif Nasution, Sultan Deli Mahmud Arya Lamanjiji.
Dalam kata sambutannya, dr David Luther Lubis mengatakan, dalam sebuah organisasi sudah terbiasa terjadi pasang surut.
“Saya berharap pimpinan yang terpilih nantinya mengusung program kerja yang baik, yang dapat mendukung pembangunan pemerintah, khususnya Pemko Medan,” imbuh David Luther Lubis.
Dia menambahkan, berkembangnya dinamika kehidupan biasanya selalu diikuti oleh semakin meningkatnya tantangan yang akan dihadapi oleh setiap organisasi. Oleh karena itu diperlukan suatu forum bagi berlangsungnya suatu proses evaluasi atas pelaksanaan program kerja, serta dirumuskannya langkah penyempurnaan yang diperlukan untuk mengimbangi pesatnya perkembangan zaman.
Sebuah organisasi perlu mengkaji kembali terhadap program-program yang sudah dan yang belum dilakukan. Kelemahan dan masalah apa saja yang dihadapi, serta merumuskan langkah-langkah penyempurnaan bagaimana yang harus dilakukan untuk masa mendatang.
Seiring dengan itu, organisasipun dituntut pula untuk selalu berupaya meningkatkan karya serta kemampuannya guna mengimbangi pesatnya perkembangan yang terjadi di dalam kehidupan masyarakat.
Seperti halnya dengan organisasi lainnya, Musyawarah Daerah ini merupakan agenda tertinggi dalam sebuah organisasi.
“Oleh karenanya Saya memandang Musyawarah Daerah Ke 9 DPD AMPI Kota Medan ini merupakan momentum yang sangat tepat dalam upaya menggairahkan dan menghidupkan serta membawa organisasi ini ke arah perubahan yang lebih baik,” ucapnya.
Dalam membahas program kerja, diperlukan kesungguhan dan keaktifan peserta musyawarah untuk melahirkan program-program yang akan dilaksanakan oleh pengurus periode mendatang, serta mampu memotivasi pemberdayaan anggota dalam kehidupan masyarakat di berbagai bidang, baik agama, ekonomi, pendidikan, politik, dan lain sebagainya.
“Karena itu, Saya berharap program kerja yang akan disusun nantinya dan kelengkapan struktur organisasi kepengurusan DPD AMPI Kota Medan juga harus kuat, serta mempunyai perencanaan yang matang,” terangnya.
Pengurus DPD AMPI Kota Medan nantinya, harus bisa berkolaborasi dengan agenda Bapak Wali Kota dalam mempercepat pencapaian Pembangunan Kota Medan. “Jangan kalah dengan Spirit Bapak Bobby yang Bermandikan Hujan meninjau titik2 banjir. Pemimpin Kota Medan punya Spirit Muda, Pengurus AMPI Kota Medan harus tau itu, dan harus bisa mengimbangi semangat beliau,” bebernya.
AMPI Sumut saat ini sudah memiliki lembaga Pendidikan Yakni : AMPI Sumut Academy, ditambah dengan hadirnya bidang usaha koperasi Energi Muda AMPI Sumut (Emas), Kartu Tanda Anggota (KTA) berbasis e-money. Hal tersebut sudah membuat kita maju beberapa langkah sebagai cikal bakal pemimpin dimasa mendatang.
“Saya berharap nantinya program tersebut dapat terlaksana juga di DPD AMPI Kabupaten/Kota lainnya,” katanya.
Dalam kesempatan itu, Wali Kota Medan Bobby Nasution mengajak seluruh Anggota AMPI Kota Medan untuk mengikuti vaksinasi. Ini adalah upaya dalam memutus mata rantai penyebaran Covid 19.
“Kota Medan merupakan kota majemuk yang terdiri dari berbagai etnis dan budaya, serta organisasi kepemudaan. Dengan keberagaman yang dimiliki Kota Medan, harapan kami semua pihak dapat berkolaborasi dalam membangun Kota Medan,” urai Bobby.
Lebih lanjut disebutkannya, saat ini 40 persen masyarakat Kota Medan diisi oleh kaum millenial.
“Kami berharap, kalau boleh nanti AMPI menjadi organisasi kepemudaan yang mengajak kaum milenial untuk mengikuti perkembangan yang ada, khususnya di bidang teknologi atau restorasi teknologi,” ucap Bobby.
Turut hadir dalam kegiatan ini, Penasehat AMPI Manahan Lubis, Ketua Golkar Kota Medan HM Syaf Lubis, Wali Kota Medan Bobby Afif Nasution, Sultan Deli Mahmud Arya Lamanjiji.
Sementara itu, Ketua DPD AMPI Kota Medan terpilih, M Rizki Nugraha mengatakan dirinya siap berkolaborasi dan mendukung program-program yang digagas Pemko Medan.
“Program kerja kita ke depan adalah, ikut menyukseskan program-program AMPI Sumatera Utara, yaitu KTA berbasis e-money. Kedua membesarkan UMKM yang ada di sekitar kita dan pendidikan politik,” ungkapnya.
Dikatakan, kehadiran AMPI tidak terlepas dari Partai Golkar itu sendiri. Oleh karenanya, ia memiliki tanggung jawab untuk membesarkan nama partai sehingga bisa meraih kejayaan di 2024 mendatang.
“Seperti kata pak Wali Kota Medan, ini masanya berkolaborasi. AMPI siap berkolaborasi dengan Pemko Medan, dengan memonitoring kinerja OPD yang ada di Kota Medan,” ujarnya seraya menyebut akan menyusun pengurus dan dilantik pasca Idul Fitri.
Pada kesempatan itu, M Rizki Nugraha mengajak seluruh kader untuk merapatkan barisan membesarkan Partai Golkar.
“Organisasi ini terbuka kepada siapapun yang ingin membesarkan Partai Golkar. Siapkan segala sesuatunya, kita akan sama-sama berjuang sampai akhir masa periode,” pungkasnya. (rel/tri)
Bobby Dorong Kemudahan Berinvestasi, DPMPTSP Kembangkan Sistem Informasi & Targetkan Penyelesaian Proses Perizinan
MEDAN, SUMUTPOS.CO – Pemko Medan dibawah kepemimpinan Wali Kota Medan Bobby Nasution terus mendorong kemudahan berusaha melalui pelayanan perizinan dan penanaman modal. Oleh karena itu melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Bobby Nasution meminta agar meningkatkan akselerasinya dan memetakan kendala yang ada guna memberikan kemudahan investasi di Kota Medan.
Selain itu Bobby Nasution juga meminta agar DPMPTSP mengikuti dan mengimplementasikan regulasi Pemerintah Pusat terkait dengan penanaman modal dan perizinan seperti Sistem Online Single Submission (OSS) Berbasis Risiko dan kebijakan perubahan Izin Mendirikan Bangunan (IMB) menjadi Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) sebagaimana diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 16 Tahun 2021 tentang Peraturan Pelaksanaan Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2002 tentang Bangunan Gedung.
Permintaan Bobby Nasution langsung ditindaklanjuti DPMPTSP. Kepala Dinas DPMPTSP Ferry Ichsan mengungkapkan perizinan merupakan hal yang penting untuk kita bisa menggerakkan sektor perekonomian. Artinya tanpa ada legalisasi tentunya dunia usaha ataupun masyarakat ingin berinvestasi dan membangun akan menjadi kendala.
Menurut Ferry Ichsan salah satu kendala di Perizinan yang mungkin dirasakan sebagian masyarakat masih belum begitu cepat dan begitu mudah. Oleh karenanya Pak Wali Kota meminta kami untuk lebih meningkatkan akselerasi dan memetakan kendala guna kemudahan investasi di ibu kota Provinsi Sumut.
“Salah satu strategi kita kedepannya, saat ini sedang dikembangkan sistem informasi yang lebih baik dan terpadu. Melalui sistem ini nantinya semua data perizinan ini bisa digunakan untuk menterpadukan beberapa izin yang ada. Artinya dengan data yang sudah ada di izin yang telah ada, kita bisa pergunakan data tersebut untuk izin yang lain, sehingga dengan seperti itu mungkin berkas – berkas persyaratan administrasi itu tidak bolak-balik diminta. Sebab datanya sudah ada, sehingga tidak perlu lagi diminta berkas yang sama, apalagi data tersebut sudah tervalidasi,” Kata Kadis PMPTSP.
Dijelaskan Ferry Ichsan, saat ini pihaknya sedang menyusun SOP, dimana standar pelayanan sesuai dengan undang-undang Cipta Kerja yang ada di beberapa sektor. Artinya kurang lebih terdapat 1.000 klasifikasi baku lapangan usaha Indonesia yang menjadi kewenangan kota untuk menerbitkan perizinannya. Mudah-mudahan dalam waktu dekat ini dapat regulasi ini dapat menjadi Peraturan Wali Kota (Perwal). Dengan adanya Perwal ini nantinya akan dilakukan kemudahan tanpa melanggar peraturan yang berlaku.
“Apalagi sistem perizinan saat ini sudah menggunakan Sistem Online Single Submission (OSS) Berbasis Risiko yang dibangun Pemerintah Pusat. Di dalam sistem tersebut terdapat aturan yang harus dipedomani dan kemudahan perizinan yang ada nantinya juga akan dituangkan dalam suatu Perwal. Selain itu kami juga sedang menyusun program kajian untuk kemudahan pelayanan perizinan dan penanaman modal,”jelas Ferry Ichsan.
Ferry mengungkapkan berdasarkan instruksi Pak Wali Kota Medan terkait dengan mempercepat waktu pengurusan perizinan pihaknya memiliki metode. Selain menggunakan sistem informasi, kualitas SDM juga akan ditingkatkan. Nantinya komitmen ini dibangun bersama-sama guna memenuhi standar pelayanan sesuai dengan SOP.
“Dengan metode ini nantinya setiap SDM bisa diukur kinerjanya masing-masing secara individu dalam menyelesaikan proses perizinan. Artinya dalam menyelesaikan proses perizinan SDM harus memiliki target,
Tentunya jika melebihi waktu maka akan menjadi ukuran kinerja mereka. Selain itu kendala yang dihadapi termasuk tunggakan perizinan tahun-tahun sebelumnya, dan setiap harinya permohonan terus masuk. Oleh karenanya saya sudah meminta berkas yang lama diprioritaskan, jangan sampai masyarakat merasa digantung pengurusannya,” Sebut Kadis PMPTSP.
Guna meningkatkan pelayanan dan meningkatkan SDM, Ferry Ichsan menjelaskan pihaknya telah berkolaborasi dengan Politeknik Negeri Medan melalui program Kampus Merdeka dimana nantinya mahasiswa dapat magang di DPMPTSP sehingga dapat membantu pelayanan kepada masyarakat.
“Kita sudah komunikasikan dan tengah mempersiapkan Infrastruktur pendukungnya, dalam waktu dekat kerjasama ini dapat berlangsung guna menambah SDM kita dalam melayani perizinan,” ujar Ferry.
Ferry menambahkan untuk meminimalisir pungli, pihaknya meminta kepada masyarakat untuk dapat mengurus sendiri pemberkasan perizinannya, jika ada kendala DPMPTSP telah memiliki dan menyiapkan layanan online. Sehingga jika masyarakat memiliki kendala saat mengupload berkasnya dapat menghubungi layanan yang telah disediakan.
“Kanalisasi layanan untuk membantu masyarakat dalam pemberkasan perizinan juga sudah diperbanyak agar lebih mempermudah dan direspon denga cepat. Jangan sampai kendala yang ada di masyarakat membuka celah untuk praktik pungli,” jelasnya. (rel)
AHY Tetapkan Anak Pedagang Pusat Pasar Medan Jadi Ketua Demokrat Sumut

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Pasca Musyawarah Daerah (Musda) IV Sumatera Utara, Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrat menetapkan M Lokot Nasution sebagai Ketua DPD Partai Demokrat Sumut. Penetapan ini sesuai dengan pencapaian perolehan dukungan terbanyak kepada Lokot Nasution.
Penetapan M Lokot Nasution sebagai Ketua DPD Partai Demokrat Sumut diakui oleh Ketua Badan Pembinaan Organisasi, Keanggotaan dan Kaderisasi (BPOKK) DPP Partai Demokrat, DR Ir HE Herman Khaeron MSi kepada wartawan via WhatsApp, Kamis (3/3/2022).
Musda IV DPD Partai Demokrat Sumut pada 10 Januari 2022 diikuti sebanyak tiga kandidat, M Lokot Nasution, Armyn Simatupang, dan Tondi Roni Tua. Dalam kontestasi Musda IV tersebut, Lokot Nasution memperoleh 14 dukungan, Armyn Simatupang memperoleh 11 dukungan serta Tondi Roni Tua mendapatkan 9 dukungan.
Berdasarkan perolehan tersebut, ketiga nama dibawa ke DPP untuk mengikuti Fit & Propertest pada 3 Februari 2022. “Akhirnya, DPP Partai Demokrat menetapkan Lokot Nasution sebagai Ketua DPD Partai Demokrat Sumut untuk lima tahun ke depan,” kata Herman Khaeron yang juga Anggota DPR RI dari Daerah Pemilihan Jawa Barat VIII.
Dia menambahkan, setelah ditetapkan menjadi Ketua DPD Partai Demokrat, Lokot Nasution ditugaskan untuk menyatukan berbagai potensi untuk memenangkan Partai Demokrat 2024. “Pesan kami, rangkul seluruh pihak dan kader, yang selama ini berbeda pilihan,” pesannya.
Di hubungi terpisah, Lokot Nasution mengatakan, rangkaian pemilihan Musda DPD Partai Demokrat Sumut berjalan sangat demokratis, dan sesuai dengan AD ART Serta Peraturan Organisasi (PO) Partai Demokrat. “Secara pribadi, saya ucapkan terima kasih kepada Ketua Umum DPP Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono, Sekjend Teuku Riefky Harsya, Bendum Renville Antonio serta Ketua BPOKK Herman Khaeron. Segala perintah untuk memenangkan Partai Demokrat di Sumut akan segera saya laksanakan bersama segenap pengurus di Sumut,” katanya.
Untuk diketahui, Lokot Nasution merupakan putra kelahiran Kota Medan di Jalan Prof HM Yamin, dari mulai tingkat Sekolah Dasar hingga Sekolah Menengah Atas dituntaskannya di Kota Medan. Selanjutnya, melanjutkan pendidikan di Pulau Jawa dan sempat berkarier di Ibukota.
Lokot dikenal warga di Jalan Prof HM Yamin merupakan anak seorang pedagang di Pusat Pasar Kota Medan. Di masa kecilnya, Pusat Pasar menjadi tempatnya bermain dan membantu orangtuanya berdagang Ambal di Pusat Pasar. (adz)
Airlangga: Pengeloaan SDA Terpadu Diharapkan untuk Mendukung Mata Pencaharian
JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Pengelolaan Sumber Daya Air (SDA) Terpadu perlu dilaksanakan secara menyeluruh, berwawasan lingkungan dan berkelanjutan. Hal itu akan mendorong terciptanya Ketahanan Air Nasional dan menjamin ketersediaan sumber air baku untuk memenuhi kebutuhan air nasional, termasuk kebutuhan air masyarakat yang digunakan untuk kebutuhan sehari-hari maupun untuk mendukung mata pencaharian.
Pemerintah melalui Dewan Sumber Daya Air Nasional mengadakan Sidang Pleno pertama di tahun ini yaitu pada Selasa (01/03), dan dipimpin oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto selaku Ketua Dewan SDA Nasional. Pelaksanaan Sidang Pleno sebelumnya telah dilakukan pada 9 Juni 2021.
Dalam Sidang Pleno Dewan SDA Nasional Tahun 2022 tersebut, dihasilkan beberapa ketetapan yakni mengenai Pengesahan 4 Rekomendasi Dewan SDA Nasional terhadap Isu Strategis yang terdiri dari (1) Penanganan masalah pesisir/pantai, khususnya pantai utara pulau jawa, (2) Strategi Pengelolaan SDA dalam mendukung peningkatan produksi pangan berkelanjutan, (3) Dukungan SDA untuk Program Pengembangan Food Estate, dan (4) Pembangunan prasarana SDA di tengah pandemi Covid-19.
Selanjutnya, dilakukan Penetapan Usulan Rencana Kerja Dewan SDA Nasional Tahun 2022, serta Penetapan Usulan Pembentukan Panitia Pelaksana Rencana Kerja Dewan SDA Nasional Tahun 2022.
Panitia Pelaksana Dewan SDA Nasional terdiri dari Pengarah yang terdiri dari unsur Kemenko Perekonomian, Kemenko Kemaritiman dan Investasi, dan Kementerian PUPR, serta Panitia Khusus yang terdiri dari anggota Dewan SDA Nasional yang bertugas membidangi Konservasi SDA, Pendayagunaan SDA, dan Pengendalian Daya Rusak Air.
“Harapan kita bersama tentunya adalah materi substansi yang telah disepakati dan sudah diputuskan dalam Sidang Pleno ini dapat menjadi bahan pertimbangan bagi Bapak Presiden, sehingga dapat segera ditindaklanjuti pelaksanaannya oleh seluruh stakeholders sesuai tugas dan fungsinya masing-masing,” tutur Menko Airlangga.
Lebih lanjut, para pihak terkait diharapkan dapat saling bersinergi dalam penyelenggaraan kegiatan atau program pengelolaan SDA, sehingga hasilnya dapat segera dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. “Dalam Sidang Kabinet Paripurna, Bapak Presiden mengarahkan agar pengelolaan SDA ini juga bisa dihubungkan dengan pengentasan kemiskinan ekstrem, misalnya dengan membangun sumur-sumur,” ujar Menko Airlangga.
Sebagaimana amanat dari Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) Tahun 2020-2024, perlu segera diwujudkan Ketahanan Air Nasional, dan menetapkan Indeks Ketahanan Air Nasional. Selain itu, mengingat mendesaknya kebutuhan akan dasar hukum untuk implementasi pengelolaan SDA terpadu dan berkelanjutan, tentunya perlu didorong percepatan penerbitan peraturan turunan dari Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2019 tentang Sumber Daya Air.
Terkait transisi energi, Indonesia memiliki potensi energi terbarukan cukup besar. Dapat lihat dari banyaknya sungai, bendungan, serta tampungan-tampungan air lainnya, yang dapat dimanfaatkan untuk penyediaan air baku dan menjadi sumber energi terbarukan dalam rangka mendukung ekonomi hijau dan biru.
Selain itu, guna mewujudkan ketahanan air nasional dan regional, serta menyelesaikan isu-isu sektoral di tingkat regional, Pemerintah Provinsi didorong untuk segera mengaktifkan kembali dan/atau membentuk Dewan SDA Provinsi, sebagai wadah koordinasi pengelolaan SDA.
“Kami tetapkan Rencana Kerja Dewan SDA Nasional Tahun 2022 dan Panitia Pelaksana Rencana Kerja Dewan SDA Nasional Tahun 2022, agar dapat dilaksanakan dengan sebaik-baiknya oleh seluruh Anggota Dewan SDA Nasional baik dari unsur Kementerian/Lembaga, Pemerintah Daerah, serta Non-Pemerintah. Kami juga berharap Dewan SDA Nasional dapat terus meningkatkan kinerjanya sehingga rekomendasi yang dihasilkan dapat dirasakan manfaatnya oleh seluruh masyarakat Indonesia,” tutup Menko Airlangga.
Sidang Pleno kali juga dihadiri oleh antara lain Menteri PUPR selaku Ketua Harian Dewan SDA Nasional, Menteri Perindustrian, Menteri Perhubungan, Menteri ESDM, Menteri Pertanian, Direktur Kehutanan dan Konservasi Sumber Daya Air Kementerian PPN/Bappenas, Direktur Jenderal Pengendalian Daerah Aliran Sungai dan Hutan Lindung Kementerian LHK, serta anggota Dewan SDA Nasional dari unsur Pemerintah maupun Non-Pemerintah. (rep/fsr)
Kejuaran Tenis Meja HUT ke-1 PTM Garuda Nabontar Sukses
MEDAN, SUMUTPOS.CO – Pengurus PTM Garuda Nabontar menggelar kejuaraan tenis meja tingkat Sumut dalam rangka merayakan HUT Ke-1 di sekretariat PTM Garuda Nabontar, Jl. Mekar Sari, Kec. Deli Tua, Minggu (27/2).
Kegiatan diikuti 146 peserta dari sejumlah kabupaten/kota se Sumut, di antaranya Asahan, Tebing Tinggi, Serdang bedagai, Binjai, Langkat, serta lainnya dan dipertandingkan pula dua nomor dalam ajang ini, yakni kategori U-14 dan Voor n Voor.
Untuk katgeori U-14 dimenangkan Daffa Khair (MD 79) diikuti Rozi (Langkat), dan Ikmal Akbar (Asahan). Sementara kategori Voor n Voor disabet Norman (Angsapura) diikuti Nyak An dan Helmi (Angsapura).
Ketua Pelaksana Erwin didampingi Ketua PTM Garuda Nabontar Sarmadi Goliong dan Koordinator Acara Malong Sp serta Pelatih M Ridwan alias Pak Ang mengatakan jika turnamen ini memang digelar untuk menjaring para petenis muda Sumut. Selain memang untuk memeriahkan HUT ke-1 PTM Garuda Nabontar.
“Kita ketahui jika pada tahun 2024 mendatang, Aceh bersama Sumut akan menjadi tuan rumah PON. Maka perlu rasanya dijaring para petenis muda untuk mampu berprestasi di PON nanti,” katanya.
Dirinya juga berterimakasih kepada para peserta atas partisipasinya. “Saya dan pengurus lainnya berupaya agar event ini akan menjadi agenda rutin setiap tahunnya,” kata Sarmadi.
Panitia sangat mengapresiasi dan juga berterima kasih kepada para sponsor yakni Sumut Pos, FKP LPP RRI Medan, Mediagramindo, PnE Community, Sahabat Ambulance Gojek, Ichitan, Philips, Hydrococo, Nestle, Extra Joss, Cap Panda, Hi C 1000, MOM Clean, Health & Happiness, Instance, Kopi Bg_Bay, Kios Unggas, Indosat, Antangin Junior, Teh Pucuk, Leminerale, MD 79, Excellent, PT. Panca Arya Sadananda Land, Great Bear Bowl,REXI The Best Assesories Hand Phone. (rel/dek)
Kemendikbudristek Perpanjang Pendaftaran SMK PK bagi Industri
JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) memperpanjang batas pendaftaran program SMK Pusat Keunggulan (SMK PK) Skema Pemadanan Dukungan bagi industri, yakni dari semula tanggal 19 Februari 2022 menjadi tanggal 4 Maret 2022. Perpanjangan ini dilakukan dengan pertimbangan, tingginya antusiasme industri potensial untuk dalam program SMK PK.
Berdasarkan data per 1 Maret 2022, lebih dari 300 industri telah melakukan pendaftaran melalui laman https://smk.kemdikbud.go.id/smkpk. Jumlah ini diprediksi akan terus meningkat jelang penutupan pendaftaran. Sementara itu, pendaftaran program SMK PK bagi SMK telah ditutup sejak tanggal 6 Februari 2022. Saat ini, sekolah-sekolah yang telah mendaftar tersebut sedang diseleksi oleh tim Direktorat SMK Kemendikbudristek. Hanya SMK yang memenuhi kriteria yang dapat mengikuti skema pemadanan dukungan ini.
Pada program SMK PK Skema Pemadanan Dukungan, industri akan melakukan investasi sebagai bentuk kemitraan secara terukur dengan SMK. Nilai investasi industri yang berjumlah minimal Rp1 miliar ini, dapat berupa tunai (in cash) atau berupa fasilitas (in kind), seperti pelatihan, bantuan alat, dan hibah ruangan. Kemendikbudristek kemudian akan memadankan nilai investasi tersebut, baik untuk penguatan pembelajaran maupun sarana dan prasarana SMK yang perbandingannya akan disesuaikan dengan kebutuhan rencana bisnis.
Direktur Jenderal Pendidikan Vokasi Kemendikbudristek, Wikan Sakarinto mengatakan bahwa program SMK PK Skema Pemadanan Dukungan merupakan upaya mewujudkan transformasi pendidikan vokasi agar selaras dengan kebutuhan dunia kerja. Melalui program ini, industri harus melakukan minimal tiga intervensi yang meliputi penyelarasan kurikulum, menghadirkan praktisi industri untuk mengajar di SMK, serta bantuan sarana dan prasarana untuk penguatan teaching factory.
“Prinsip program SMK PK Skema Pemadanan Dukungan (matching effort) ini adalah gotong royong menyiapkan lulusan SMK yang benar-benar siap bagi dunia industri,” tutur Wikan pada Selasa (1/3).
Kemendikbudristek telah menggandeng asosiasi industri strategis, seperti Kamar Dagang Indonesia (Kadin), Forum Human Capital Indonesia (FHCI), dan Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo), untuk menggerakkan industri di bawahnya agar terlibat dalam SMK PK Skema Pemadanan Dukungan. Program ini juga menjangkau industri-industri di daerah, yakni melalui peran akselerator daerah yang tersebar di wilayah Sumatera Utara, Riau, Kalimantan Selatan, Sulawesi Tenggara, NTT, Bali, Sulawesi Utara, dan Kepulauan Riau (Batam).
“Optimalisasi keterlibatan industri dalam penyelenggaraan pendidikan vokasi adalah kunci terwujudnya link and match. Kami mengapresiasi industri-industri yang selama ini telah bermitra dengan SMK, dan pada momen ini kami mengajak industri untuk melanjutkan kemitraan tersebut dalam program SMK PK Skema Pemadanan Dukungan,” ujar Wikan.
Menurutnya, program SMK PK Skema Pemadanan Dukungan akan memberikan manfaat yang besar bagi industri yang akan bergabung. Pertama, industri akan mendapatkan talenta dengan kompetensi yang mumpuni dan relevan dengan kebutuhannya. “Melalui kegiatan pelatihan, coaching, dan pendampingan dengan SMK inilah industri dapat mengefisienkan biaya pelatihan calon pegawai,” jelas dia.
Kedua, mendukung rantai pasok (supply chain) industri di mana SMK sebagai bentuk dari pendidikan vokasi diarahkan menjadi bagian serta pendukung lini produksi industri yang dilaksanakan pada pembelajaran berbasis industri (teaching factory). Model ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi industri dalam pengeluaran operasional (operating expenditure) dan pengeluaran modal (capital expenditure).
Ketiga, yaitu menjadi agenda industri dalam tanggung jawab sosial melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (corporate social responsibility atau CSR) guna meningkatkan kualitas dan pemerataan pelaksanaan pendidikan.
“Tidak hanya dari sisi kemitraan, manfaat lain yang akan dirasakan industri adalah pada peningkatan branding dan marketing lantaran ikut menjadi bagian dalam program prioritas pembangunan SDM nasional. Sedangkan dari sisi finansial, industri yang bekerja sama dengan SMK akan mendapat insentif pajak melalui tax deduction atau supertax deduction,” pungkas Dirjen Wikan.
Sejak tahun 2020, tercatat 901 SMK telah dibina melalui Program SMK PK. Dari jumlah tersebut, berdasarkan hasil kurasi kinerja SMK PK, 80 persen di antaranya sudah berada dalam tingkatan menengah dan baik, dan 52 persen sudah melakukan pembelajaran berbasis projek (project based learning) dalam bentuk pembelajaran berbasis industri (teaching factory).
Biro Kerja Sama dan Hubungan Masyarakat
Sekretariat Jenderal
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi
Laman: kemdikbud.go.id
Twitter: twitter.com/Kemdikbud_RI
Instagram: instagram.com/kemdikbud.ri
Facebook: facebook.com/kemdikbud.ri
Youtube: KEMENDIKBUD RI
Pertanyaan dan Pengaduan: ult.kemdikbud.go.id
#MerdekaBelajar
#VokasiKuatMenguatkanIndonesia
#BersamaHadapiCorona
#DemiKemajuan
Pacu Pertumbuhan Ekspor, Kemendag Sosialisasi Program GDI di Yogyakarta

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Kementerian Perdagangan terus memacu peningkatkan ekspor barang-barang yang diproduksi di dalam negeri sehingga bisa meningkatkan penerimaan devisa negara. Berbagai upaya dilakukan guna menjaga momentum pertumbuhan ekspor yang naik signifikan. Salah satunya, dilakukan lewat Program Good Design Indonesia (GDI) , yang diharapkan menjadi salah satu andalan menjaga momentum peningkatan ekspor dan mampu mentransformasi produk ekspor Indonesia.
Demikian ditegaskan Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kementerian Perdagangan Didi Sumedi dalam sosialisaai Program Good Design Indonesia (GDI) ke-6 dengan tema “Gateway towards Global Markets”, secara hibrida, Selasa (1/3) di Yogyakarta.
“Perhelatan GDI tahun 2022 digelar untuk menjaga momentum peningkatan ekspor Indonesia yang telah berkinerja memuaskan pada 2021 lalu. GDI juga menjadi upaya Kemendag untuk menggerakkan sektor ekonomi dan perdagangan di masa pandemi Covid-19,” tegas Didi Sumedi.
Pada pembukaan acara sosialisasi GDI, Didi menyampaikan banyak tantangan dihadapi agar sektor ekonomi dan perdagangan terus tumbuh. “GDI menjadi bentuk apresiasi kepada desainer dan pelaku usaha berpotensi ekspor, sekaligus inisiatif mengkurasi barang dan jasa bernilai tambah yang kami yakin memiliki nilai komersial di pasar lokal maupun global,” ungkap Didi.
Sebagai upaya membuka peluang pasar global yang semakin besar bagi pelaku industri manufaktur bernilai tambah, ajang GDI 2022 membuka pendaftaran bagi 17 kategori produk dan jasa yang memiliki nilai komersial tinggi di pasar domestik dan internasional. Upaya ini dilakukan melalui pengembangan desain kreatif dan inovatif, serta berdampak positif terhadap lingkungan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Di antara kategori tersebut adalah produk elektronik, perlengkapan rumah tangga, serta peralatan berkebun dan kendaraan (mobility), baik kendaraan berpenumpang atau pun kendaraan yang berfungsi sebagai alat kerja. Hal ini sejalan dengan permintaan pasar dunia yang mayoritas berupa produk-produk manufaktur berteknologi tinggi termasuk produk elektronik (HS 85) dengan pangsa pasar sebesar 16,7 persen. Sementara itu, produk mesin/peralatan (HS 84) dan otomotif (HS 87) masing-masing memperoleh pangsa 12,2 dan 7,3 persen.
GDI diselenggarakan pertama kali pada 2017 dan menjadi salah satu program kerja prioritas Direktorat Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kemendag dalam mendukung upaya peningkatan ekspor nonmigas nasional berbasis desain dan teknologi canggih. “Ajang GDI diharapkan memotivasi desainer dan pelaku usaha untuk terus berinovasi menciptakan produk dan jasa kreatif dan solutif, khususnya bagi masyarakat urban,” kata Didi.
Didi mengungkapkan bahwa struktur pasar ekspor Indonesia yang selama ini didominasi komoditas primer berupa barang mentah dan setengah jadi kini telah bertransformasi. Hal tersebut ditandai oleh meningkatnya pangsa pasar produk manufaktur bernilai tambah sebesar USD 110,74 miliar.
Pada 2021, katanya, Indonesia tidak hanya berhasil meraup nilai transaksi ekspor tertinggi sepanjang sejarah ekonomi Indonesia. Nilai ekspor nonmigas 2021 sendiri tercatat sebesar USD 231,54 miliar. Struktur pasar ekspor yang semula didominasi komoditas primer juga bertransformasi dengan bertambahnya pangsa bagi produk-produk olahan bernilai tambah hingga 47,83 persen dari total ekspor.
“Dengan transformasi struktur pasar ekspor yang lebih seimbang antara produk komoditas dan produk manufaktur, Indonesia akan mendapatkan manfaat dari ekspor barang bernilai tambah serta tidak lagi sebatas mengekspor barang mentah dan barang setengah jadi. Transformasi tersebut tercermin pada produk ekspor utama Indonesia tahun 2021 seperti besi dan baja, mesin dan produk elektronik dan elektronika, serta kendaraan bermotor dan suku cadangnya,” kata Didi.
Secara komprehensif, Kemendag berupaya mempertahankan momentum peningkatan ekspor tahun 2021. Sejumlah langkah strategis pun ditempuh, seperti memfokuskan kembali ekspor dari produk primer ke produk industri atau olahan bernilai tambah, mendiversifikasi produk ekspor, dan menjalin perjanjian perdagangan dengan negara mitra dagang baru.
Sosialisasi GDI di Yogyakarta digelar secara hibrida dengan protokol kesehatan ketat. Sosialisasi diikuti kalangan akademisi serta para pelaku usaha dari daerah Yogyakarta dan kota sekitar. Sebelumnya, sosialisasi GDI 2022 juga telah diadakan di Surabaya, Jawa Timur pada 22 Februari 2022 dan Bandung, Jawa Barat pada 17 Februari 2022.
Pendaftaran Masih Dibuka
Pendaftaran GDI masih dibuka secara daring hingga akhir bulan Maret 2022 melalui tautan iddc.kemendag.go.id/gdi. Pendaftaran dapat dilakukan baik sebagai individu, tim desainer, maupun mengatasnamakan perusahaan. Dalam hal ini, pendaftar wajib berstatus WNI. Pada formulir pendaftaran daring, pendaftar diminta mengunggah tiga buah foto produk dari tiga sudut yang berbeda.
Selain itu, pendaftar wajib melampirkan NIB atau NPWP, serta data produk dan perusahaan. Formulir pendaftaran ini masih bisa diakses dan diedit oleh pemilik akun hingga akhir penutupan pendaftaran. Jika ada data atau dokumen yang belum dilengkapi saat pertama kali mengisi formulir, pendaftar dimungkinkan untuk memperbarui data sampai pendaftaran ditutup. Jika terdapat pertanyaan terkait proses pendaftaran, dapat disampaikan kepada panitia di Direktorat Pengembangan Produk Ekspor Kemendag melalui surat elektronik ke direktoratp2e@kemendag.go.id.
Direktur Pengembangan Produk Ekspor Kemendag Miftah Farid mengatakan, Kemendag membuka kesempatan seluas-luasnya bagi pegiat dan profesional di sektor desain untuk bergabung di ajang GDI keenam di tahun 2022 ini. “Jadilah pemenang GDI sekaligus mitra Kemendag dalam memajukan sektor desain industri nasional dan meningkatkan kinerja ekspor nonmigas demi kemajuan ekonomi Indonesia,” ujar Miftah. (*/rel)
Pasca Banjir Medan, Warga Bajak III Membersihkan Rumah Dari Lumpur
MEDAN, SUMUTPOS.CO – Pasca dilanda banjir, warga disibukan dengan membersihkan lumpur kotoran sisa air banjir di Jalan Bajak III, Kelurahan Harjosari II, Kecamatan Medan Amplas, Sumatera Utara, Selasa (01/03/2022).
Banjir yang merendam sedikitnya 9 kecamatan kota Medan terjadi pada Minggu malam, (27/02) Kemarin.
Warga bernama Iwan mengatakan Sebelumnya, rumah yang dihuninya terendam banjir mencapai sepingang orang dewasa atau 1 Meter lebih.
” Hari ini kami sudah bisa membersihkan rumah dan menyusun perabotan rumah kembali setelah berantakan kena banjir bang”, katanya.
Sementara itu, dilokasi yang berbeda, di Kelurahan Pulo Brayan Kota, Kecamatan Medan Barat, warga terlihat mengepel lantai rumah yang kotor terendam air banjir.
Warga Lorong 20, Lingkungan 15, Kelurahan Pulo Brayan Kota, Bella, menuturkan air banjir mulai surut total Selasa Pagi.
” Ini sudah mulai bisa kami membersikan perabotan yang terkena banjir bang. Baru tadi pagi surut banjirnya bang”, ungkapnya.
Bela menerangkan, akibat banjir merendam rumah yang dihuninya, dirinya harus mengiklaskan barang perabotan rumah terendam banjir.
” Springbad aja yang terendam bang, soalnya besar, gak tau mau dipindahkan kemana. Perabotan lainya yang kecil-kecil bisa diatas meja”, terangnya.
Ia merasa berayukur, rumah yang dihuninya berlantai 2. Saat banjir merendam rumahnya, ia bersama keluarganya mengungsi ke langai 2.
” Untung rumahnya tingkat, bisa mengungsi keatas bang. Ketinggian air mencapai hampir 1 meter bang”, jelasnya.
Bela menyebutkan, lorong 20 pernah terjadi banjir, namun banjir yang terjadi pada tahun ini lebih besar dari tahun sebelumnya.
” Ini udah yang kedua kalinya bang. Ini banjir yang paling besar. Tidak biasanya air sampai ke tangga rumah bang”, bebernya.(tri)
SMP An-Nizam Gelar Peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Besar Muhammad SAW
MEDAN, SUMUTPOS.CO – SMP Swasta An-Nizam menggelar peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Besar Muhammad SAW pada 1 Maret 2022 di Aula Perguruan Islam An-Nizam. Peringatan digelar secara ofline untuk guru dan pegawai sedangkan seluruh siswa melalui livestreaming youtube SMP Annizam.
Kepala Sekolah SMP An-Nizam Robin Ginting, M.Pd menyampaikan bahwa tema Isra Mi’raj kali ini adalah Keajaiban Sholat lima waktu untuk membentuk profil pelajar Pancasila, dimana dimensi pertama adalah bertaqwa kepada Allah dan berakhlak Mulia. ” “Hal ini terus kami dengungkan sebagai sekolah penggerak yang lulus angkatan 1,” tambahnya.
Dalam tausiahnya, Prof, Dr. H. Usman Ja’far, Lc., MA menyampaikan proses Isra Mi’raj yang dialami Rosul dan pentingnya menyempurnakan ibadah sholat sehingga memberikan dampak yang positif dalam kehidupan. Sebagaimana Firman Allah : Sesungguhnya Sholat dapat mencegah perbuatan keji dan mungkar.
Kemudian ia juga menyampaikan bahwa perintah sholat langsung diterima Rosul dari Allah di langit ke 7, berbeda dengan ibadah yang lainnya yang diterima Rosul di bumi Allah.
Para siswa dengan antusias mengikuti kegiatan Isra Mi’raj tersebut walau via daring. Hal ini dapat di lihat dari banyak yang bertanya saat sesi diskusi. Kegiatan ini ditutup dengan foto bersama. (rel)








