Home Blog Page 2741

Calon Kades dan Pendukung Harus Siap Menang Maupun Kalah

PIMPIN: Asisten I Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setdakab Deliserdang, Citra Effendi Capah, saat memimpin Apel Kesiapan dan Tactical Floor Game di Aula Terbuka Polresta Deliserdang, Senin (11/4).

LUBUKPAKAM, SUMUTPOS.CO – Asisten I Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setdakab Deliserdang, Citra Effendi Capah, mengapresiasi Polresta Deliserdang, dan satuan kerja (satker) di daerah lainnya, dalam upaya pengamanan pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak 2022 di Kabupaten Deliserdang.

“Kami atas nama Pemkab Deliserdang, sangat mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih atas diselenggarakannya Operasi Mantab Huta Toba 2022, sebagai pengamanan pelaksanaan Pilkades Serentak Gelombang Pertama 2022 di 304 desa Deliserdang. Semoga, pelaksanaan Pilkades ini berjalan lancar, aman, dan terkendali,” ungkap Effendi pada acara Apel Kesiapan dan Tactical Floor Game (TFG) di Aula Terbuka Polresta Deliserdang, Senin (11/4).

Effendi juga menjelaskan, tahapan Pilkades sudah dijalankan sejak awal 2021 lalu.

“Mulai tahapan, dan terakhir Deklarasi Damai. Nanti pelaksanaan masa kampanye, kemudian minggu tenang, dan 18 April dilaksanakan Pilkades Serentak yang ada beberapa wilayah hukum (wilkum) Polresta Deliserdang, Polrestabes Medan, Polres Binjai, dan Polres Pelabuhan Belawan. Deklarasi Damai menyatakan sikap para calon kepala desa siap kalah, dan siap menang. Yang sudah menang, yang kalah akan menerima secara legowo,” jelasnya.

Namun, lanjutnya, kesepakatan dalam Deklarasi Damai terkadang tidak sesuai dengan apa yang terjadi di lapangan.

“Tapi kenyataan yang terjadi di lapangan, hal ini tidak sering terlaksana sesuai komitmen. Kadang kala simpatisannya yang tidak siap kalah dan siap menang, dan itu mengakibatkan hal-hal yang tidak diinginkan. Mari bekerja sama dan sama-sama bekerja, sesuai tugas pokok dan fungsi (tupoksi) masing-masing. Jajaran Pemkab harus bersikap netral, tidak ada pilih kasih atau dukung yang mana,” tegas Effendi.

Sebelumnya, Kapolresta Deliserdang, Kombes Pol Irsan Sinuhaji menjelaskan, TFG Ini dilaksanakan untuk mematangkan rencana ataupun strategi pengamanan Pilkades Serentak Gelombang Pertama 2022 di Kabupaten Deliserdang.

Selain itu, untuk mengetahui cara bertindak pada saat pelaksanaan pengamanan nanti, sehingga para personel yang terlibat dalam pengamanan Pilkades, dapat memahami tupoksi sekaligus peran masing-masing.

Begitu juga dengan Kepala Biro Operasi (Karo Ops) Polda Sumut, Kombes Pol Desman Sujaya Tarigan, mengajak seluruh personel, baik stakeholder terkait dalam pengamanan Pilkades ini, untuk dapat bersinergi dan bekerja sama menyukseskan Operasi Mantap Huta Toba 2022. (btr/saz)

Tunggu Keputusan dari Pusat, 28 Calon Haji Dairi Belum Pasti Berangkat

KANTOR AGAMA: Aktivitas Kantor Kementerian Agama Kabupaten Dairi, beberapa waktu lalu. 

SIDIKALANG, SUMUTPOS.CO – Penyelenggara Haji dan Umrah (PHU) Kabupaten Dairi menyebutkan bahwa saat ini ada 28 calon jamaah haji asal Kabupaten Dairi yang belum bisa berangkat ke Tanah Suci Makkah karena beberapa alasan.

Menurut Staf PHU Kabupaten Dairi, Marfuah Hutagalung, alasan utama kenapa calon jamaah haji asal Kabupaten Dairi belum bisa berangkat lantaran berbenturan dengan regulasi dari Kementrian Agama Pusat.

“Belum pasti berangkat, karena belum mendapatkan regulasi dari pusat,” ujar Marfuah, Senin (11/4).

Dikatakannya, 28 orang yang rencananya akan berangkat tahun ini merupakan antrean yang seharusnya berangkat pada Tahun 2020.

Kata Marfuah lagi, seharusnya terdapat 29 calon jamaah haji yang akan berangkat tahun ini.

Namun satu jamaah meninggal dunia, dan pihak ahli waris memutuskan untuk tidak melanjutkan ibadah haji. “Suami dari calon jamaah haji yang menjadi ahli waris memutuskan untuk menarik uang yang sudah disetor almarhumah. Mungkin karena suaminya sudah pernah naik haji, jadi enggak diteruskannya,” terangnya.

Marfuah juga menuturkan bahwasannya para jemaah sudah melengkapi beberapa persyaratan seperti paspor, visa, dan manasik haji.

“Persiapan jamaah sudah siap semuanya, paling tinggal melaksanakan suntik meningitis sebagai syarat pergi haji, karena kan suntik itu kedaluarsanya 2 tahun, sehingga harus disuntik kembali,” ungkapnya. Dirinya mengimbau kepada para jamaah yang nantinya dapat berangkat ke Tanah Suci Makkah untuk dapat menjaga pola kesehatan, sehingga ketika berangkat dalam kondisi yang prima.

“Namun bagi jamaah yang belum bisa berangkat, jangan berkecil hati karena masih ada waktu berikutnya. Yakinlah Allah punya rencana yang terbaik untuk kita,” pungkasnya. (tri/azw)

Dairi Sudah Gelar PTM 100 Persen, Fatimah: Ramadan Pengurangan Jam Pelajaran

Kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Dairi di jalan Pandu, Kelurahan Bintang Hulu, Kecamatan Sidikalang.RUDY SITANGGANG/SUMUT POS.

DAIRI, SUMUTPOS.CO – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Dairi, melalui Dinas Pendidikan (Disdik) sudah memutuskan semua sekolah disetiap tingkatan telah menggelar pembelajaran tatap muka (PTM) dimasa pandemi Corona Virus Desiase 2019 (Covid-19).

Kepala Dinas Pendidikan Dairi, Fatimah Boangmanalu ditemui wartawan di kantornya, Senin (11/4) membenarkan semua sekolah di Kabupaten Dairi, telah melaksanakan PTM 100 persen.

“Penetapan PTM 100 persen di semua satuan pendidikan, setelah Kabupaten Dairi masuk status pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 1,” ujar Fatimah.

Katanya, pelaksanaan PTM tetap menerapkan protokol kesehatan (Prokes) secara ketat. Hasil monitoring kesekolah tidak ada kendala, sarana prasarana prokes seperti tempat cucitangan, masker, thermogun dan lainya semua tersedia.

Fatimah melanjutkan, khusus di bulan Ramadan ini, ada pengurangan durasi pembelajaran 5 menit setiap jam pelajaran.

“Kita sudah memberikan imbauan kesemua sekolah baik negeri maupun swasta, supaya dapat mengurasi durasi 5 menit per jam pelajaran selama bulan puasa,” pungkasnya. (rud/azw).

Airlangga: Alhamdulillah, Pekan Pertama Ramadhan Pandemi Konsisten Membaik

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) Airlangga Hartarto mengaku kondisi pandemi Covid-19 konsisten membaik memasuki pekan pertama Ramadhan 2022. Ia mengatakan, hasil asesmen level PPKM berbagai wilayah di Indonesia terus mengalami perbaikan.

Wilayah PPKM Level 1 terus meningkat hingga mencapai 84 dari sebelumnya hanya 26 kabupaten/kota. Pada PPKM Level 2, jumlahnya sebanyak 259 dari 250 kabupaten/kota.

Daerah dengan PPKM Level 3 juga terus membaik dari sebelumnya 110 menjadi hanya 43 kabupaten/kota. Airlangga menuturkan, meskipun konsisten membaik, pemerintah tetap waspada terhadap potensi lonjakan kasus Covid-19 di Tanah Air.

“Pemerintah memutuskan memperpanjang PPKM selama dua pekan ke depan dari tanggal 12 hingga 25 April 2022. Penerapan Level PPKM di luar Jawa-Bali mengalami perbaikan yang signifikan dimana Level 3 turun (membaik) dari 110 menjadi 43 kabupaten/kota dan Level 1 naik (membaik) dari 26 menjadi 84 kab/kota,” ujar Airlangga dalam keterangan, Selasa (12/4).

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian ini menambahkan, dalam dua pekan terakhir, Angka Reproduksi Efektif (Rt) Indonesia tetap berada di level 1,00. Hal tersebut menandakan bahwa laju penularan (transmisi) Covid-19 terkendali di semua pulau. Termasuk di Pulau Maluku yang sebesar 1,02.

“Secara umum di luar Jawa-Bali, kasus aktif di sebagian besar provinsi sudah cukup rendah, dan terus mengalami tren penurunan kasus. BOR Covid-19 dan isolasi tertinggi di luar Jawa-Bali berada di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) yang menunjukkan tingkat yang masih cukup rendah yaitu 9 persen,” tutur Menko Perekonomian.

Ketua Umum Partai Golkar ini mengatakan, BOR secara nasional per 11 April di angka 4,09 persen, Sedangkan jumlah rawat inap di RS per 11 April sebanyak 3.558 orang, dengan rincian 3.469 dirawat di TT Isolasi dan 644 di TT Intensif.

Airlangga juga mengatakan, capaian vaksinasi di sejumlah provinsi untuk dosis ketiga sudah melebih 10 persen. Total ada 18 provinsi yang sudah mencapai lebih dari 10 persen vaksinasi dosis ketiga.

“Jika dilihat secara nasional per 11 April 2022, persentase capaian vaksinasi dosis-1 adalah 94,81 persen, dan dosis-2 mencapai 77,55 persen, sedangkan dosis-3 baru mencapai 13,26 persen,” tegas Airlangga. (adv/*)

Masyarakat Humbahas Diminta Waspada Cuaca Ekstrem

EVAKUASI: Alat excavator Milik BPBD Humbahas mengevakuasi pohon tumbang yang menimpa rumah warga, Senin (11/4).

HUMBAHAS, SUMUTPOS.CO – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas) menurunkan alat berat backhoeloader, excavator dan chainsaw untuk mengevakuasi pohon tumbang yang menimpa 2 unit rumah warga di Dusun Sirogos Desa Hutaraja Kecamatan Dolok Sanggul akibat hujan deras dan petir, Minggu (11/4) kemarin.

Pelaksana Tugas (PLT) Kepala BPBD Kabupaten Humbahas Rommel Silaban, Senin (11/4) mengatakan, hujan deras dan angin kencang itu menumbangkan pohon besar, sehingga pohon langsung menimpa rumah yang ada disekitarnya.

“Peristiwa pohon tumbang itu, Minggu (10/4) sekitar pukul 13.00 WIB di Dusun Siregos Desa Hutaraja yang menimpa 2 unit rumah warga. Untung, tidak ada korban jiwa,” kata Rommel dalam keterangan persnya yang diterima wartawan.

Untuk mengevakuasi pohon itu, pihaknya menurunkan alat berat backhoeloader, dan alat berat excavator, serta chainsaw dalam melakukan pembersihan lokasi kejadian pohon tumbang. “Material pohon tumbang telah kita bersihkan pada Minggu (10/4) dan Senin (11/4),” katanya.

Rommel mengimbau masyarakat Humbahas untuk meningkatkan kewaspadaan dalam cuaca ekstrem. Dan, kepada masyarakat ia meminta agar melaporkan setiap ada kejadian kepada pihaknya.

“Sesuai arahan Bupati Humbang Hasundutan, waspada terhadap potensi hujan disertai petir dan angin kencang yang terjadi akhir akhir ini. Dan, BPBD siap siaga dalam mengantisipasi bencana yang terjadi seperti pohon tumbang tersebut,” katanya. (des/azw)

Kanim TBA Hadiri Rapat Rencana Pembukaan Pelabuhan Teluk Nibung

Rapat antisipasi rencana pengoperasian kembali Pelabuhan Internasional Teluk Nibung.(ist).

SUMUTPOS.CO – Kantor Imigrasi Kelas II TPI Tanjungbalai Asahan Kanwil Kemenkumham Sumut menghadiri rapat antisipasi rencana pengoperasian kembali Pelabuhan Internasional Teluk Nibung di Kantor Sekretaris Daerah Kota Tanjungbalai, Senin (11/4) kemarin.

Acara ini dihadiri oleh perangkat daerah, pihak pelabuhan, jajaran CIQ (Bea Cukai, Imigrasi, Karantina), dan pemangku kepentingan lain dengan agenda mengumpulkan bahan kajian untuk rapat pembahasan Pembukaan Pelabuhan Internasional Teluk Nibung Kota, Tanjungbalai.

Dalam pembahasan tersebut, pihak pelabuhan berharap dapat mulai membuka pelabuhan internasional di bulan Mei tahun ini dengan memperhatikan sejumlah regulasi dan perkembangan pandemi. Namun, ditemukan sejumlah kendala fasilitas terkait pengendalian Covid-19.

Kepala Kantor Imigrasi TBA Panogu HD Sitanggang dalam kesempatan itu menerangkan, Imigrasi TBA saat ini telah siap atas pembukaan Pelabuhan Teluk Nibung. “Kita siap (Teluk Nibung) dibuka kembali. Bahkan beberapa hari kemarin, Bapak Kadivim telah datang dan memeriksa kesiapan TPI Teluk Nibung bilamana harus dibuka,” terangnya.

Terkait pemeriksaan keimigrasian dalam kondisi pandemi, bahwa Imigrasi memiliki standar sesuai Keputusan Menkumham RI No.M.HH-02.GR.02.02 Tahun 2021 tentang TPI Tertentu Sebagai Tempat Masuk dalam Masa Penanganan Penyebaran Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional, Surat Edaran Sekjen Kemenkumham No. SEK-14.OT.02.02 Tahun 2022 Tentang Perpanjangan ke-32 PPKM di Lingkungan Kemenkumham, Surat Edaran Dirjenim No. IMI-0549.GR.01.01 Tahun 2022 Tentang Kemudahan Keimigrasian dalam Rangka Mendukung TENTANG Pariwisata Berkelanjutan KEMUDAHAN pada Masa Pandemi Covid-19.(gus)

Hendriyanto Beri Tali Asih ke Guru Ngaji, Bilal Mayit, dan Nazir

Bupati Labura Hendriyanto Sitorus.

LABURA, SUMUTPOS.CO – Bupati Labuhanbatu Utara (Labura) Hendriyanto Sitorus bersama Wakil Bupati Labuhanbatu Utara H Samsul Tanjung, menyerahkan bantuan tali asih kepada 450 orang guru mengaji, bilal mayit dan nazir masjid di Kecamatan Kualuh Hulu, dan Kecamatan Kualuh Selatan.

Penyerahan tali asih tersebut dilaksanakan di Aula Ahmad Dewi Syukur, Komplek Kantor Bupati, Aek Kanopan, Sabtu (9/4).

Bupati Hendriyanto dalam sambutannya menyampaikan, penyerahan tali asih kepada guru mengaji, bilal mayit, dan nazir masjid ini merupakan kegiatan rutin Pemerintah Labuhanbatu Utara setiap tahunnya sebagai bentuk perhatian Pemkab Labura terhadap masyarakat yang sudah mengabdikan dirinya menjadi bilal mayit, kenaziran masjid dan guru mengaji di Kabupaten Labuhanbatu Utara.

“Insya Allah ke depan tali asih ini akan kita tambah lagi jumlah dan nilainya, serta bantuan ini akan kita berikan dalam bentuk non-tunai, jadi setiap tahunnya bantuan ini masuk ke rekening bapak/ibu, dan tinggal menarik di ATM, atau kalau bapak/ibu susah menariknya, nanti kita hadirkan pihak bank ke lokasi penyaluran,” ujarnya.

Menurut Bupati, walau di masa pandemi saat ini dengan segala keterbatasan anggaran, Kabupaten Labuhanbatu Utara terus berupaya memberikan kesejahteraan bagi masyarakatnya. Ke depan Pemkab Labura akan mendaftarkan para guru mengaji, bilal mayit, dan nazir masjid sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan sebagai jaminan kerja dan jaminan hari tua peserta.

Turut hadiri dalam penyerahkan tali asih tersebut yakni, Sekda H. Muhammad Suib, S.Pd, MM, jajaran Kepala OPD, Camat Kualuh Hulu, Camat Kualuh Selatan, para kepala desa, dan lurah, serta tokoh masyarakat. (aku/azw)

Polres Dairi Turunkan Personel Monitoring Minyak Goreng

CEK HARGA: Personel Polres Dairi melakukan pengecekan harga dan stok minyak goreng selama Ramadan.

SIDIKALANG, SUMUTPOS.CO – Kapolres Dairi AKBP Wahyudi Rahman mengarahkan setiap personel baik Polres maupun Polsek jajaran untuk terus melakukan monitoring harga dan ketersediaan minyak goreng di wilayah hukum masing-masing. “Kita mengarahkan kepada setiap personel untuk mendatangi grosir UD Abang Adik milik Muler yang berada di Jalan Sudirman Kecamatan Sidikalang Kabupaten Dairi,” kata perwira melati dua dipundaknya ini, Senin (11/4).

Dari situ, katanya, terpantau stok minyak goreng curah masih ada. Di mana saat ini Usaha Dagang Abang Adik milik Muler memiliki Stok Minyak Goreng Curah sebanyak 1 Drum yang berisikan 180 Kg dibeli dengan harga Rp16.000 per Kg dari penyalur dan menjual dengan harga Rp17.000 per kilogram (kg). “Personel Binmas Polres Dairi akan terus monitor dan melakukan pengecekan ketersedian minyak goreng di Wilayah Hukum Polres Dairi pada setiap harinya menghindari terjadinya penimbunan minyak goreng,” tegasnya.

Ia mengaku saat ini minyak goreng kemasan di Kabupaten Dairi selama Ramadan 1443 H ini masih relatif belum ada ditemukan kelangkaan. “Maka itu Satuan Binmas Polres Dairi akan terus melakukan Monitoring dan melakukan pengecekan ketersediaan minyak goreng di Kabupaten Dairi sehingga tidak terjadi kelangkaan Minyak Goreng menjelang Hari Raya Idul Fitri,” ujarnya. Di akhir pelaksanaan kegiatan personel juga selalu mengimbau kepada masyarakat pembeli dan pedagang agar selalu tetap mematuhi protokol kesehatan dan terutama tetap menggunakan masker. (tri/azw)