Home Blog Page 2742

Ade Armando Dikeroyok saat Demo Mukanya Berdarah, Celananya Dilucuti

DIEVAKUASI: Petugas Kepolisian mengevakuasi Dosen Fisip UI, Ade Armando yang dianiaya massa saat saat mengikuti aksi di depan gedung DPR RI, Senin (11/4). Pegiat media sosial ini mengalami luka serius di bagian kepala akibat dianiaya massa.

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – PEGIAT media sosial sekaligus Dosen Universitas Indonesia, Ade Armando diduga menjadi korban penganiayaan saat unjuk rasa mahasiswa di komplek DPR/MPR RI, Senin (11/4). Dalam foto yang beredar, Ade terlihat digandeng dua polisi.

Kondisi Ade sudah cukup parahn Mukanya penuh lebam dan darah. Sedangkan celananya sudah dilucuti, menyisakan celana dalam saja.

Dalam video lainnya yang beredar, terlihat detik-detik Ade dikeroyok massa. Tampak Ade datang dengan menggunakan kaus berwarna hitam. Sebelumnya, dia mengaku hadir untuk mendukung aksi yang dilakukan mahasiswa di gedung DPR RI.

Dia mendukung aksi mahasiswa jika yang dituntut, penolakan perpanjangan masa jabatan Presiden Jokowi 3 periode. “Saya tidak ikut demo. Tetapi saya mantau dan saya ingin menyatakan mendukung,” kata Ade di lokasi.

Lebih lanjut Dosen Fisip Universitas Indonesia itu mengungkapkan alasannya mendukung demo mahasiswa kali ini. Ade mendukung ihwal gugatan mahasiswa tersebut agar tidak ada perpanjangan masa jabatan presiden. “Mau dukung kalau gugatannya adalah agar tidak diperpanjang supaya dihentikan tiga periode saya setuju,” ujarnya.

Ade menambahkan, amendemen UUD 1945 untuk memperpanjang masa jabatan presiden tidak pantas dilakukan. Terlebih, adanya demonstrasi mahasiswa pada hari ini seharusnya menjadi pesan penting bagi partai politik yang mendukung penundaan Pemilu 2024.

Ade Armando meyakini jika wacana penundaan Pemilu 2024 dan perpanjangan masa jabatan presiden terus digaungkan, bukan tak mungkin gelombang penolakan akan semakin besar. “(Alasannya) enggak pantes. Artinya sekarang sudah ramai, padahal baru 2022. Kalau harus diubah amandemen kan butuh waktu,” kata Ade.

Di tengah obrolan tersebut, Ade Armando didatangi sekelompok orang, di antaranya adalah ibu-ibu.

Ibu-ibu tersebut lalu meneriaki Ade Armando sebagai munafik, buzzer, dan lain-lain. Ade Armando yang tidak terima dengan tudingan-tudingan tersebut mempertanyakan alasan “serangan” itu.

Situasi memanas, Ade Armando mulai dikerubuti sejumlah orang.

Beberapa orang di sekitar mencoba menyelamatkan Ade Armando dan menjauh dari kerumunan tersebut. Namun, upayanya gagal, setelah massa tersulut emosi dan tetap melakukan pengeroyokan.

Ade dianiayai hingga tersungkur ke aspal, bahkan celana panjang yang dikenakannya hilang. Ade juga mencoba melindungi kepala dan badan sambil tersungkur ke tanah ketika dia menerima amukan massa.

Saat mengevakuasi, polisi tampak saling berpegangan tangan. Namun, massa sempat melempari polisi dengan botol minuman hingga benda-benda lainnya. Massa terus mengejar rombongan polisi yang mengevakuasi Ade Armando hingga hilang dari kerumunan massa.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Endra Zulpan membenarkan adanya peristiwa penganiayaan ini. Saat itu Ade ditemukan petugas dikeroyok di tengah kerumunan massa.

“Bukan dilakukan oleh petugas, tetapi dilakukan oleh massa aksi, kita belum tahu persoalannya. Karena (Ade) ada di dalam kerumunan massa saat dipukuli, bahkan celananya dilepaskan,” kata Zulpan saat ditemui di lokasi unjuk rasa.

Zulpan mengatakan, Ade mengalami luka cukup parah. Saat ini sudah diamankan kepolisian untuk mendapat penanganan lebih lanjut. Meski demikian, polisi belum bisa menyampaikan penyebab Ade Armando dipukuli di tengah massa aksi itu. “Kita belum tahu kondisinya, tapi yang jelas dia mengalami luka-luka dan pemukulan, nah motifnya belum tahu kenapa,” jelas Zulpan.

Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol. Dedi Prasetyo memastikan, mengusut pelaku pemukulan terhadap pegiat Ade Armando. Siapa saja yang terlibat akan diproses hukum.

Ia mengatakan, kasus tersebut akan ditangani Polda Metro Jaya sebagai kepolisian wilayah yang mengamankan jalannya aksi unjuk rasa. “Akan ditangani Polda Metro Jaya. Siapapun yang terbukti melakukan perbuatan pidana akan diproses,” kata Dedi.

Sementara, Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran mengungkapkan, kondisi Ade Armando sangat memprihatinkan usai babak belur dihajar massa. Menurut Fadil, Ade Armando terluka parah di bagian kepala.

“Kondisi Ade Armando memprihatinkan. Beliau terluka di bagian kepala. Sekarang tim Polda sudah membawa beliau ke rumah sakit dan sudah mendapat pertolongan tim rumah sakit,” kata Fadil ditemui di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (11/4).

Polisi jenderal bintang dua ini memastikan, pihaknya telah mengetahui para pelaku pengeroyokan terhadap pegiat media sosial Ade Armando. Dia mengaskan, akan segera menangkap para pelaku pengeroyokan. “Untuk para pelaku, kami sudah mengidentifikasi kelompoknya sekaligus orang-orangnya,” ucap Fadil.

Fadil mengultimatum para pelaku pengeroyokan untuk menyerahkan diri. “Besok mungkin kami akan melakukan upaya penegakan hukum, mengumumkan identitas pelaku. Jika tak menyerahkan diri, kami akan tangkap,” tegas Fadil.

Meski demikian, Fadil enggan menjelaskan secara rinci dimana Ade Armando menjalani perawatan. Terpenting, kata Fadil, saat ini Ade sudah menjalani perawatan tim medis.

Pemukulan terhadap Ade Armando terjadi usai massa aksi dari Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) membubarkan diri. Dalam aksi unjuk rasa ini, mahasiswa meminta DPR menjadi penyambung lidah masyarakat. Mereka membawa beberapa tuntutan, di antaranya penolakan penundaan pemilu dan perpanjangan masa jabatan presiden.

 

Sejumlah Orang Diamankan

Polisi akhirnya menangkap sejumlah orang terkait pemukulan Ade Armando. Saat ini polisi masih memeriksa sejumlah orang tersebut. “Iya, ada sejumlah orang yang diamankan, tapi masih kita pilah-pilah dahulu,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Zulpan.

Zulpan belum merinci berapa banyak peserta demo yang ditangkap polisi. Namun, ia mengatakan, tidak semuanya yang ditangkap adalah pelaku pengeroyokan terhadap Ade Armando. “Masih kita pilah-pilah, yang melempar, yang melakukan pemukulan. Tidak semua (terkait Ade Armando), tetapi juga ada provokator,” imbuh Zulpan.

Saat ini sejumlah orang tersebut diamankan di Polda Metro Jaya. Polisi masih melakukan pemeriksaan terhadap para terduga pelaku. (jpc/dtc)

Bupati Dairi Buka Pelatihan DEA Bagi 100 Pelaku UMKM di Silahisabungan

ARAHAN: Bupati Dairi, Eddy KA Berutu didampingi Kabid Infrastruktur Sarana Komunikasi dan Informatika, Hotmajaya Nainggolan dan mewakili Kepala BBPSDMP Komimfo Medan, Matalina Sitanggang berikan arahan saat buka pelatihan DEA bagi pelaku UMKM di kecamatan Silahisabungan.SUMUTPOS.CO/Komimfo Dairi.

DAIRI, SUMUTPOS.CO – Bupati Dairi, Eddy Keleng Ate Berutu, buka pelatihan Digital Entrepreneurship Academy (DEA) bagi 100 orang pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) Kabupaten Dairi.

Pelatihan ke-5 DEA bagi pelaku UMKM dari berbagai sektor usaha di kecamatan Silahisabungan diselenggarakan Pemkab Dairi kerjasama dengan Besar Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Penelitian (BBPSDMP) Kominfo Medan.

Kegiatan berlangsung selama 2 hari di hotel Law Raja, Senin -Selasa (11-12/4/2022). Demikian diterangkan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Aryanto Tinambunan melalui Kepala Bidang Komunikasi Informasi Publik, Iswan Togatorop, Selasa (12/4/2022).

Iswan mengatakan, kepada peserta, Bupati Dairi, Eddy KA Berutu menyampaikan, pelatihan DEA ini bentuk dukungan Pemkab Dairi meningkatkan kemampuan, keterampilan serta pengetahuan guna mengembangkan ekonomi UMKM berbasis teknologi digital.

Menurut Eddy, UMKM salah satu sektor penting bagi ekonomi saat ini. Tetapi, masih sedikit UMKM masuk sistem ekonomi digital. Lanjut Eddy, pelatihan bertujuan supaya pelaku UMKM siap menghadapi era baru, yaitu era digital.

“Kekuatan kita ada di UMKM. UMKM menjadi fokus kita menghadapi era baru dan memastikan seluruh masyarakat terkoneksi baik lewat suara atau data digital. Saya berharap talenta ini lahir dari Silalahi,” jelas Eddy.

“Kita harapkan, para pelaku UMKM dapat menarik lokomotif ekonomi bangsa ini dari bawah. Apa yang kita lakukan sekarang, fokus dan tekuni dan mamfaatkan sebaik mungkin”, ungkapnya.

Hadir mewakili Kadis Komimfo Dairi, Kepala Bidang Infrastruktur Sarana Komunikasi dan Informatika, Hotmajaya Nainggolan dan Metalina Sitanggang mewakili Kepala Balai Besar Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Penelitian (BBPSDMP) Kominfo Medan. (rud).

Puskowapi Sumut Sukses Gelar Bazar Paket Sembako Murah

DELISERDANG, SUMUTPOS.CO – Di tengah melonjaknya harga kebutuhan pokok saat ini, Pusat Koperasi Wanita Pengusaha Indonesia (Puskowapi) Sumut menggelar Bazar Paket Sembako Murah di pelataran parkir Koperasi Konsumen Syariah Kaum Ibu (Kopsyaki) Al-Ikhlas, Jalan Kemiri No 71, Desa Tanjunggusta, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deliserdang, Sabtu (9/4/2022). Kegiatan ini diharapkan dapat membantu masyarakat pada Bulan Ramadan 1443 Hijriah dalam mendapatkan sembako murah dan berkualitas.

Menurut Ketua Puskowapi Sumut, Indana Saramita Rachman SSi MM, dalam kegiatan ini mereka bekerjasama dengan mitra Induk Koperasi Wanita Pengusaha Indonesia (Inkowapi) yang merupakan induk dari Puskowapi seluruh Indonesia yang berkedudukan di Jakarta, dan Sahara (Sahabat Usaha Rakyat) yang membantu mensuplai sembako yang dijual dalam kegiatan ini.

Selain itu, Puskowapi Sumut juga menggandeng Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Sumatera Utara dalam menyebarluaskan informasi pelaksanaan bazar ini ke berbagai elemen masyarakat. Adapun teknis dari bazar ini, para peserta memesan paket yang diinginkan terlebih dahulu, sehingga saat bazar digelar, tidak terjadi kerumunan dan menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

Dijelaskan Indana, mereka menyediakan dua paket sembako yang dapat dipilih oleh pemesan, yaitu Paket 1 seharga Rp65 ribu berupa 2,5 kg beras, 1 liter minyak goreng dan 1 kg gula pasir. Sedangkan Paket 2 seharga Rp100.000 berupa beras 5 kg, 1 liter minyak goreng, 1 kg gula pasir, dan 1 kg tepung terigu.

“Alhamdulillah, kami sukses memasarkan 1.000 paket sembako murah kepada para pelaku UKM, instansi atau lembaga baik pemerintah maupun swasta, dan perorangan. Dalam sehari, kami meraih omset sebesar Rp42 juta,” kata Indana.

Menurutnya, capaian ini sangat mengejutkan mereka, mengingat kegiatan ini merupakan kegiatan perdana dan hanya digelar selama sehari. “Malah kami agak kewalahan menerima pesanan yang masuk pada hari H dan setelah pelaksanaan bazaar selesai,” ujarnya.

Selaku Ketua Puskowapi Sumut, Indana mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada berbagai pihak baik yang telah melakukan pemesanan paket sembako, juga terkhusus kepada seluruh panitia penyelenggara dan Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Sumatera Utara yang telah banyak membantu mensukseskan kegiatan ini. “Kita berharap dengan kegiatan perdana ini Puskowapi Sumut dapat lebih dikenal oleh masyarakat sehingga Puskowapi Sumut dapat membantu para perempuan-perempuan baik di gerakan koperasi maupun UKM-UKM perempuan yang ada dan tersebar di wilayah Sumatera Utara,” pungkasnya.

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Sumatera Utara, Ir Suherman MSi didampingi istri, Yuni Karyati Fulfie Suherman, menyambut baik kegiatan ini. Menurut Suherman, gelaran ini merupakan langkah awal yang sangat positif dari Puskowapi Sumut yang baru berdiri sejak Desember 2021 lalu. “Dan semoga Puskowapi Sumut dapat membantu memberdayakan dan meningkatkan perekonomian perempuan melalui gerakan koperasi khususnya di wilayah Provinsi Sumatera Utara,” harapnya.

Sementara itu, Yuni Karyati Fulfie Suherman yang juga salah satu Dewan Penasehat Puskowapi Sumut berharap, kegiatan ini dapat terus dilaksanakan secara berkesinambungan, agar kehadiran Puskowapi Sumut yang memiliki visi memajukan dan memberdayakan ekonomi di kalangan perempuan pengusaha berbasis koperasi untuk meningkatkan taraf hidup dan esejahteraan dapat terwujud.

Puskowapi Sumut merupakan koperasi sekunder berkedudukan di wilayah Provinsi Sumatera Utara, yang mewadahi dan menaungi koperasi-koperasi primer di wilayah Provinsi Sumatera Utara (Kota atau Kabupaten), yang beranggotakan wanita dan yang memiliki tujuan memberikan pemberdayaan kepada masyarakat dan juga UMKM, khususnya di lingkup wanita, agar mendapatkan kesejahteraan dalam menjalani usaha. (adz)

Menko Airlangga: Ekonomi Digital di Indonesia Tertinggi di Asia Tenggara

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Pengembangan ekonomi digital menjadi salah satu strategi utama transformasi ekonomi Indonesia dan ditujukan untuk mempercepat pemulihan ekonomi pasca pandemi Covid-19. Pengembangan ekonomi digital ini juga didorong oleh adanya pergeseran perilaku masyarakat yang cenderung menggunakan platform digital di berbagai sektor.

Tren positif perkembangan ekonomi digital juga sejalan dengan perkembangan investasi. Hasil studi Google, Temasek, Bain & Company (2021) menunjukan bahwa nilai investasi ekonomi digital Indonesia sepanjang Q1-2021 sebesar 4,7 miliar USD dan telah melampaui nilai tertinggi selama empat tahun terakhir. Capaian tersebut menjadikan Indonesia sebagai tujuan investasi terpopuler di Asia Tenggara, melampaui Singapura.

Selain investasi, Indonesia juga memiliki berbagai potensi yang dapat memperkuat peluang akselerasi perkembangan ekonomi digital. Pada tahun 2021 nilai transaksi e-commerce Indonesia berhasil mencapai Rp401,25 Triliun, dengan volume transaksi sebesar 1,73 milliar.

“Ekonomi digital di Indonesia tertinggi di Asia Tenggara, nilai ekonominya di tahun 2021 tercatat sekitar USD 70 Miliar, dan diperkirakan mampu mencapai USD 146 Miliar pada tahun 2025,” ungkap Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam acara Penawaran Umum Perdana Saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (11/04).

Presiden RI Joko Widodo yang memberi sambutan secara daring berharap agar IPO saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk ini dapat memotivasi anak-anak muda Indonesia untuk memberikan energi baru bagi lompatan kemajuan ekonomi Indonesia. Presiden Joko Widodo pun mengapresiasi program saham gotong royong yang di inisiasi oleh PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk, yaitu sebuah program saham inklusif yang membuka akses bagi ratusan ribu mitra driver, UMKM dan konsumen.

PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk merupakan perusahaan ke-15 yang tercatat di Bursa Efek Indonesia pada tahun 2022, perusahaan dengan kode saham GOTO ini bergerak di bidang usaha penyedia platform digital yang mengintegrasikan on-demand services, secara langsung maupun tidak langsung melalui entitas-entitas di dalam Perusahaan. Adapun jumlah saham yang dicatatkan yaitu sebesar 1.184.363.929.502 saham dengan harga perdana Rp338,00 per saham.

GoTo sebagai salah satu start-up Indonesia, telah tumbuh menjadi decacorn pertama Indonesia. Initial Public Offering (IPO) merupakan langkah awal yang baik bagi GoTo untuk meningkatkan kontribusi dan melanjutkan transformasi menjadi perusahaan teknologi terdepan yang mampu bersaing dengan perusahaan raksasa teknologi asing.

Dengan adanya IPO GoTo diharapkan lebih banyak investor terpengaruh dengan perkembangan industri digital Indonesia, sehingga menarik investasi masuk ke perusahaan-perusahaan rintisan Indonesia. IPO GoTo juga diharapkan dapat mendorong lebih banyak investor ritel baru, terutama di kalangan anak muda untuk berinvestasi di pasar modal dan menjadi bagian dari pertumbuhan pesat industri digital.

Pemerintah pun berkomitmen untuk terus menciptakan ekosistem yang mendukung pengembangan ekonomi digital di Indonesia. Dalam rangka ini, Pemerintah telah mempersiapkan kerangka pengembangan ekonomi digital 2021-2030. Kerangka ini akan menjadi guideline dalam mewujudkan visi menjadi kekuatan ekonomi digital yang mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif, terhubung, dan berkelanjutan.

Selain itu, Pemerintah juga turut mendukung kemajuan industri digital agar dapat menciptakan iklim usaha yang kondusif. Peraturan tentang saham dengan hak suara multipel (multiple voting shares) yang diterbitkan OJK pada tahun lalu membuka peluang bagi GoTo dan startup lainnya untuk melakukan IPO di Indonesia sehingga tetap bisa mendanai pertumbuhan kedepannya dan turut menumbuhkan pasar modal Indonesia.

Hadir dalam acara Penawaran Umum Perdana Saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk diantaranya beberapa Menteri dari Kabinet Indonesia Maju seperti Menteri Koperasi dan UMKM, Menteri Perhubungan, Menteri Kominfo, Menteri Perdagangan, Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, Ketua OJK, Direktur Utama BEI, serta jajaran komisaris dan direksi PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk. (ag/fsr/adv/*)

SHARP Sabet 6 Penghargaan Bidang Lingkungan

Perwakilan Sharp Indonesia pada ajang Top CSR Awards 2022.

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Pada bulan Maret 2022 lalu, Sharp Indonesia berhasil menyabet 6 penghargaan bergengsi. Dimulai dari Indonesia CSR Excellence Awards 2022 yang diperoleh pada awal Maret, secara berturut-turut Sharp dianugerahi  Digital Popular Brand Awards 2022, Solo Best Brand & Innovation Awards 2022, Indonesia Green Awards 2022, Top CSR Awards, dan ditutup oleh penganugerahan Brand Choice Awards 2022 pada (31/3) lalu.

“Menjadi suatu kebanggaan bagi kami merayakan hari jadi yang ke-52 tahun dengan meraih beragam prestasi. Pencapaian ini jadi penyemangat kami untuk selalu mempersembahkan versi terbaik dari Sharp Indonesia, terimakasih atas kepercayaannya konsumen Indonesia!”, seru Andry Adi Utomo selaku National Sales Sr. General Manager PT Sharp Electronics Indonesia.

Dianugerahkan pada acara terpisah, raihan Indonesia Digital Popular Brand Awards 2022, Brand Choice Awards 2022 dan Solo Best Brand Awards 2022 secara umum dinilai berdasarkan hasil survey index atau tingkat kepopuleran, baik secara digital maupun di benak konsumen (Top of Mind). Sementara Top CSR Indonesia 2022, Indonesia CSR Excellence Awards 2022 dan Indonesia Green Awards 2022 dinilai berdasarkan aspek konsep dan dampak program pada proses pemaparan program CSR di depan tim dewan juri.

Penghargaan pada bidang CSR didapatkan dari pengembangkan program – program CSR yang berfokus pada peningkatan kesejahteraan masyarakat dan pelestarian lingkungan di

Bawah konsep CARES (Creativity, Attention, Recovery, Earth & Sincerity) yang berfungsi sebagai payung dari seluruh kegiatan CSR yang dilaksanakan oleh Sharp Indonesia. CARES telah menghasilkan banyak program unggulan seperti pendampingan petani melalui Sharp Mapan, pengembangan UMKM melalui Sharp Berdikari, serta mengusung pembangunan pabrik ramah lingkungan berkonsep ‘Super Green Factory’.

“Syukur alhamdulillah, apa yang kami lakukan mendapatkan apresiasi dari publik. Namun yang terpenting bagi kami adalah jika semua program CSR yang kami jalankan dapat memberikan dampak dan juga manfaat yang besar bagi masyarakat. Kami ingin mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya atas apresiasi ini,”ungkap Pandu Setio, Sr. PR & Brand Communication Manager PT Sharp Electronics Indonesia.

Lebih lanjut menurutnya, melalui capaian prestasi tersebut dapat memberikan dampak positif bagi merek, terutama dalam memperkuat posisi perusahaan. Selain melalui upaya massif perusahaan dengan melakukan konversi komunikasi ke digital, capaian ini turut meningkatkan traffic di berbagai platform digital perusahaan.

“Secara konsisten Sharp Indonesia telah mengkonversikan komunikasi pemasarannya melalui platform digital semenjak pandemi di tahun 2020 lalu. Raihan Digital Popular Brand 2022, Brand Choice Awards 2022, dan Solo Best Brand & Innovation Awards 2022 menjadi oase dari jerih payah kami yang focus membangun platform digital perusahaan,” lanjut Pandu. (rel/sih)

Pansus LKPj Desak Dispora Medan Fokus Benahi Sarana Olahraga

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Anggota DPRD Medan yang tergabung dalam Panitia khusus (Pansus) Pembahasan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Wali Kota Medan Tahun 2021, sepakat meminta kepada Pemerintah Kota (Pemko) Medan, dalam hal ini Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) agar lebih fokus dalam pembenahan sarana dan prasarana seluruh cabang olahraga di Kota Medan.

Pasalnya hingga saat ini, prestasi olahraga dari para atlet di Kota Medan dinilai masih sangat minim. Disinyalir, minimnta prestasi itu dikarenakan sarana dan prasarana yang tidak memadai. Kesepakatan itu diambil saat pembahasan LKPj Wali Kota Medan Tahun 2021 oleh Pansus bersama Dispora di ruang banggar gedung DPRD Medan, Minggu (10/4) sore.

Rapat dipimpin Ketua Pansus Haris Kelana Damanik ST didampingi Wakil Ketua Pansus Wong Cun Sen, Erwin Siahaan dan Syaiful Ramadhan. Dalam rapat itu, turut hadir Kepala Dispora Kota Medan Pulungan Harahap.

Seperti yang disampaikan Haris Kelana, guna peningkatan prestasi berbagai cabang olahraga, Dispora Medan harus melakukan perbaikan dan penyediaan fasilitas sarana dan prasarana. Untuk itu diharapkan ada perhatian khusus dari Dispora, salah satunya agar dilakukan penambahan anggaran untuk meningkatkan sarana olahraga ditengah masyarakat. “Sarana olahraga ditengah masyarakat sangat penting. Bantuan anggaran untuk peningkatan sarana olahraga harus dialokasikan,” ucap Haris.

Selain itu, Haris juga mempertanyakan sejauhmana persiapan Dispora Medan terkait PON XXI Tahun 2024 di Sumut-Aceh. Politisi Partai Gerindra itu berharap, Dispora dapat memperhatikan seluruh cabang olahraga sejak dini.”Medan harus lebih banyak dari daerah lain soal cabang olah raga,” sebut Haris.

Sementara itu, anggota Pansus Erwin Siahaan mengatakan, kedepannya Dispora Kota Medan harus mempopulerkan olahraga E-Sport dengan demikian, potensi anak millenial di Kota Medan dapat diberdayakan.”Untuk itu perbanyak event olahraga. Sumut gudangnya atlet berprestasi,” tandas Erwin.

Senada dengan anggota Pansus lainnya, Syaiful Ramadhan mengatakan, pihaknya menilai tidak ada yang bisa dibanggakan dari kinerja Dispora Kota Medan saat ini. Mengingat, tidak banyak prestasi

Pada kesempatan itu, Kepala Dispora Pulungan Harahap menyampaikan, Dispora Kota Medsn memiliki anggaran belanja Tahun 2021 sebesar Rp35 Miliar. Namun sayang, dari Rp35 Miliar itu hanya terealisasi Rp29 Miliar.

Terkait persiapan PON XXI, Pulungan mengatakan pihaknya sudah mempersiapkan 3 cabang olahraga yakni di Stadion Teladan, Gelanggang Remaja, dan Bina Guna di Medan Deli. Sedangkan saat ini Dispora telah mengelola 9 lapangan sepakbola, sehingga Dispora dapat memaksimalkan pemakaian lapangan untuk membina anak-anak di bidang olahraga. (rel)

Jasa Tambal Ban Jadi Solusi Sari Menjadi Sarjana

SUMUTPOS.CO – Pendidikan sekarang sudah menjadi kebutuhan utama bagi anak bangsa demi menggapai cita-cita. Pendidikan juga memegang peranan yang sangat penting di dalam meningkatkan sumber daya manusia yang handal untuk bisa bersaing demi harapan memperoleh penghidupan yang layak.

Untuk mendapatkan pendidikan yang layak, tak semua orang beruntung. Ada sebagian dari saudara kita yang mengalami kesulitan ekonomi mengakibatkan terhambatnya seseorang memperoleh pendidikan tersebut. Seperti yang dialami oleh Evi Kumala Sari (23) warga Lingkungan IV, Kelurahan Sidodadi, Kecamatan Kota Kisaran, Kabupaten Asahan, Provinsi Sumatera Utara.

Sari memenuhi kebutuhan akan pendidikannya dengan menjadi jasa tambal ban kendaraan roda dua. Jasa tempel ban adalah usaha pemberi jasa menambal ban kendaraan yang mengalami kebocoran ban, akibatnya pengendara tidak dapat melanjutkan perjalanannya dan harus menambal ban.

Tentunya jasa tambal ban sangat diperlukan kepada siapapun pengendara kendaraan bermotor. Usahanya ia rintis di Kabupaten Asahan tepatnya di Jalan Ir. Sutami Simpang Perda Sidodadi.

Uniknya, anak kedua dari tiga bersaudara pasangan suami istri Selamet Riadi dan Maini Anita Sari br Sitorus itu adalah seorang sarjana muda, lulusan Akper (Akademi Keperawatan) tahun 2019 lalu di salah satu Perguruan Tinggi yang ada di kota Kisaran Kabupaten Asahan.

Seorang gadis berwajah manis yang berprofesi sebagai jasa penambal ban saat ditemui awak media (11/4) mengaku senang melakukan usaha ini. Selain berpenghasilan lumayan, ia merasa bukan lagi menjadi pesuruh pimpinan suatu instansi.

Sari menjelaskan bahwa dirinya juga pernah bekerja menjadi seorang perawat yang ada di Kota Kisaran. Namun tak panjang kerja karena aturan kerja menggunakan pembagian jam kerja Shift dan gaji yang pernah diterimanya yang terlalu rendah.

“Saya pernah kerja menjadi perawat, tapi gak enak kerjanya karena pakai shift dan gajinya pun kecil kali. Jadi perawat gajinya hanya Rp 400 ribu perbulan, sementara jadi tukang tempel ban rata-rata bisa dapat Rp 80 ribu perhari,” kata Sari tersenyum.

Sari mengaku sering diolok oleh teman bahkan kerabatnya juga, namun gadis berperawakan wanis tersebut membulatkan tekat dan memilih melanjutkan usahanya.

“Selalu bang, selalu diejek sama keluarga dan kawan-kawan juga. Mereka selalu bilang Evi seperti tidak punya pendidikan karena kerja jadi tukan tempel ban. Kalau aku menanggapinya sih biasa aja. Yang penting halal dan gak merugikan orang,” ungkapnya.

Saat berbincang, ketika ia mendengar ada beberapa lowongan kerja serta bekal pendidikan melalui training di Balai Latihan Kerja yang difasilitasi oleh Dinas Tenaga Kerja Asahan, terlihat ia sangat antusias mendengarnya.

Seketika Ia berceriga dan mengaku pernah mendaftar menjadi Polisi Wanita, tetapi tidak lulus karena postur tubuhnya yang dirasa kurang tinggi. Sari juga ingin mencari kerja tetapi masih belum mendapatkannya.

“Kalau ada kerjaan yang lebih bagus dan lebih besar gajinya ya pasti mau lah bg. Tapi jaman sekarang susah cari kerja bang,” jelasnya.

Saat dikonfirmasi, Kepala Dinas Kabupaten Asahan, Meilina Siregar mengatakan sudah berupaya maksimal untuk memfasilitasi calon pekerja melalui program pelatihan keterampilan.

“Sudah berjalan dan sudah terlaksana beberapa program pelatihan bagi calon pekerja diantaranya pelatikan bidang Otomotif, Akuntan, Programer, Elektronika, dan program lainnya,” jelasnya.

Tak hanya sampai disitu, awak media juga meminta pendapat pengamat pendidikan. Indra yang juga sebagai Dosen di Universitas Asahan memberikan pendapat bahwa sekarang ini yang paling dibutuhkan adalah skill beserta kemauan.

Menurutnya sudah tepat terhadap upaya yang dilakukan pemerintah. Namun jika dianalisa memang kurangnya serapan tenaga kerja di Asahan mengakibatkan calon pekerja susah mendapatkan pekerjaan. (Dat)

Keterangan gambar : Wanita asal Asahan berprofesi sebagai jasa tambal ban

Peletakan Batu Pertama Kantor PDIP Humbahas, Simbol Eksistensi dan Perjuangan

BATU PERTAMA : Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Humbahas Dosmar melakukan peletakan batu pertama pembangunan kantor baru Sekretariat DPC PDI Perjuangan, Jalan Sisingamangaraja Desa Pasaribu Kecamatan Dolok Sanggul, Sabtu (9/4).

HUMBAHAS, SUMUTPOS.CO – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas) membangun gedung baru berlantai dua di lahan seluas 476 meter. Gedung baru dibangun di Jalan Sisingamangaraja Desa Pasaribu Kecamatan Dolok Sanggul dengan anggaran yang bersumber gotong royong.

Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Humbahas Dosmar Banjarnahor mengatakan, kantor Sekretariat DPC PDI Perjuangan Kabupaten Humbahas yang tengah dibangun adalah simbol perjuangan untuk mengurus masyarakat Humbahas.

Selain itu, dibangunnya kantor ini juga merupakan amanat kongres kelima di Bali Tahun 2019 lalu bahwa mewajibkan semua DPC harus membangun kantor agar menjadi simbol eksistensi dan simbol perjuangan. ” Artinya, hadirnya dan dibangunnya kantor perjuangan memberikan keyakinan bahwa PDI Perjuaangan selalu ada,” kata Dosmar, dalam acara peletakan batu pertama pembangunan kantor Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kabupaten Humbahas, Sabtu (9/4).

Peletakan batu pertama ini dihadiri anggota DPR RI Sihar Sitorus, pengurus DPD PDI Perjuangan Provinsi Sumut, diwakili Wakil Ketua Bidang Organisasi Sarma Hutajulu, dan anggota DPRD Provinsi Sumut Pantur Banjarnahor.

Disamping itu, Dosmar menyampaikan, bahwa lahan kantor Sekretariat PDI Perjuangan ini sudah atas nama Partai PDI Perjuangan. Dan, siapapun kedepannya nanti menjadi Ketua DPC PDI Perjuangan sudah ada kantor untuk menampung aspirasi masyarakat yang menjadi program Ketum Megawati. “Tanah ini kita beli tanggal 2 Juli 2019 lalu dan sudah aman. Karena, sudah kita buat atas nama Partai PDI Perjuangan,” terang Dosmar.

Dosmar menambahkan bahwa bangunan kantor ini merupakan dana yang dikumpul berkat gotong royong semua pihak. Dosmar berharap, proses pembangunan dapat berjalan dengan lancar. Dan, pihaknya menargetkan kantor sekretariat DPC PDI Perjuangan Kabupaten Humbahas ini dapat selesai hingga akhir tahun 2022.

Ditambahkan Dosmar, dengan adanya keberadaan kantor yang baru ini ia optimis akan menargetkan suara di tahun 2024 mendatang untuk Pilcaleg mencapai 16 kursi yang diantaranya ada kaum perempuan. Jika memiliki 16 kursi di parlemen, maka akan memberikan kontribusi Kabupaten Humbahas bangkit. “Target kita 2024 harus mendapat 16 kursi, paling meleset 13 kursi, dan itu target kita. Musti dapat diatas 40 ribu,” kata Dosmar.

“Sekali lagi, mohon maaf kalau kantor ini terlambat dibangun bukan faktor lain, tetapi menentukan lokasi yang paling strategis,” tambah Dosmar.

Sementara, anggota DPR RI Sihar Sitorus menyampaikan , dengan berdirinya kantor Sekretariat PDI Perjuangan ini akan menjadi tempat dimana pembentukan kader PDI Perjuangan yang militan dalam berpolitik dan mengembangkan PDI Perjuangan di Kabupaten Humbahas.

Sihar berpesan agar Partai PDI Perjuangan Kabupaten Humbahas untuk mengembangkan kearifan lokal di Humbahas yakni mengembangkan ternak babi. Karena itu merupakan salah satu ekonomi kerakyatan yang bisa mengembangkan kearifan di Kabupaten Humbahas.

“Sekali lagi, sukses bagi Humbahas. Kiranya, Tuhan memberkati seluruh rencana baik dan visi mis dari pada PDI Perjuangan Humbahas yang didukung juga DPRD tingkat satu, tingkat dua , dan juga tentunya oleh DPR RI,” kata Sihar sembari menyuarakan salam perjuangan PDI Perjuangan, Merdeka.

Wakil Ketua Bidang Organisasi DPD PDIP Sumut Sarma Hutajulu, menambahkan, bahwa yang mempunyai kantor PDI Perjuangan di Sumatera Utara baru sembilan, termasuk kantor DPD PDIP Sumut.

Sementara, sedang proses pembangunan ada empat, yaitu Siantar, Nias Barat, Nias Selatan, Batubara, dan Humbahas.

Dan itu, lanjut dia, sebuah kebanggan partai karena memang menjadi pesan Ketua Umum beserta DPP yang selalu menekankan setiap DPC harus ada kantornya. Pasalnya, Partai tidak bisa melakukan apapun kalau kantornya setiap tahun selalu pindah.

Untuk itu, ia berharap, kantor Sekretaria PDI Perjuangan Kabupaten Humbahas menjadi rumah rakyat bukan hanya rumah PDIP. ” Tetapi rumah tempat kita mendikusikan masalah rakyat apalagi di Humbahas,” imbuhnya.

Sarma berpesan, agar PDIP Perjuangan Kabupaten Humbahas juga untuk melakukan target di tahun 2024. Apa yang menjadi target Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Humbahas Dosmar Banjarnahor, harus didukung semua pihak.

“Jadi target Ibu Ketua Umum juga , PDI Perjuangan kembali menang. Dan kita wajib memenangkan 2024,” ucapnya.(des/ram)

Andalkan Tuhan Jika Mau Jadi Pemimpin

HUMBAHAS, SUMUTPOS.CO – Bupati Humbang Hasundutan (Humbahas) Dosmar Banjarnahor meminta pemuda-pemudi katolik andalkan Tuhan, jika ingin menjadi pemimpin. Hal tersebut disampaikan Dosmar saat membuka kegiatan pelatihan kepemimpinan kristiani orang muda Katolik, didampingi Pastor Yanuarius, SVD, dan Chandra Mahulae selaku moderator Kepemudaan, Minggu (10/4) bertempat di Aula Paroki St Fidelis Dolok Sanggul.

Diikuti 100 orang peserta yang merupakan perwakilan dari 28 Gereja Katolik Stasi se-Paroki St Fidelis Dolok Sanggul. Sebelumnya Bupati menyampaikan, apresiasi atas kegiatan ini sebagai tonggak awal pembinaan generasi muda untuk menjadi pemimpin bangsa yang akan datang.

Untuk itu, ia mengharapkan kepada kaum pemuda Katolik untuk menjadi pemimpin harus ditempa dalam dunia kerohanian dengan sering membaca kitab suci. Karena, dari kerohanian akan tumbuh prinsip mengandalkan Tuhan.

Pada kesempatan teresebut, seorang pemuda Katolik memberikan pertanyaan kepada Bupati Dosmar, soal menjadi seorang pemimpin itu apakah harus dipersiapkan ?atau sudah ada sejak lahir?

“Saya dulu tidak terpikirkan menjadi Bupati. Karena masa sekolah biasa-biasa saja , tidak menonjol tidak pernah rangking kelas. Kehidupan orang tua miskin,” kenangnya.

Dikatakanya, tidak ada pemimpin yang tiba-tiba muncul. Tetapi, jika mau sukses harus belajar , dan belajar. Serta, mengandalkan Tuhan dalam proses hidup. Dia menambahkan, seorang pemimpin dimulai dari menghargai hal hal yang sederhana hingga hal hal yang besar dan memulainya dari diri sendiri dengan mengandalkan Tuhan.

“Kalau mau jadi seorang pemimpin itu, ya harus yakin . Jangan dulu dengan hal-hal yang besar , minimal bisa jadi pemimpin untuk diri sendiri. Kalau kita bisa mengendalikan diri untuk mengatur hidup dan langkah langkah kita dengan baik , itulah bibit sebagai calon seorang pemimpin,” ujar Dosmar.

Disisi lain, ia menyebutkan permasalahan yang banyak dialami sebagai calon pemimpin selain soal percaya diri. Yaitu, soal ketidakpahaman seseorang dengan apa yang harus dilakukan dan dipersiapkan untuk mencapai keinginan.

Ia menyebutkan bahwa orang yang tidak punya kemampuan cenderung lebih memilih menyalahkan orang lain menutupi kekurangannya dari pada cari solusi. (des/ram)