25 C
Medan
Wednesday, February 4, 2026
Home Blog Page 2747

Rudi Hartono Bangun Bantu Warga Binjai Dapatkan Bansos dan PKH

JAKARTA, SUMUTPOS.CO– Anggota DPR RI, Rudi Hartono Bangun menerima laporan, masih banyak warga Binjai yang belum mendapatkan bantuan sosial (Bansos) sembako, dan Program Keluarga Harapan (PKH) di tahun 2021. Politisi Partai Nasdem ini pun langsung meresponnya dengan cepat.

“Setelah dicek datanya di Kota Binjai, Kecamatan Binjai Utara terdapat sekitar 1.800 masyarakat belum menerima. Saya langsung menyampaikannya ke Kementerian Sosial (Kemensos) dan meminta BNI sebagai bank penyalur untuk bergerak menyalurkannya segera,” kata Rudi Hartono Bangun dalam keterangannya kepada wartawan, Sabtu (12/2/2022).

Karena rata-rata yang belum menerima Bansos adalah keluarga prasejahtera dan lansia (lanjut usia), Rudi sebagai wakil rakyat dari Dapil Sumut III termasuk Kota Binjai, meminta langsung kepada Dirut BNI, Royke untuk mengarahkan staf BNI Kota Binjai agar bergerak cepat merealisasikan Bansos dari pemerintah tersebut kepada masyarakat kurang mampu, kemarin (12/2/2022) pagi.

Bahkan, untuk memastikan realisasi penyaluran Bansos untuk rakyat kecil tersebut, Rudi Hartono sudah terbang dari Jakarta ke Medan, Sabtu (12/2/2022) dini hari. Setiba di Bandara Kualanamu, Rudi langsung ke Binjai dan tiba di lokasi penyaluran Bansos pukul 08.00 WIB, dan bertemu dengan masyarakat Binjai, perwakilan Mensos, Pimpinan BNI Iqzal Anwar, Kadis Sosial Binjai, Camat dan Lurah.

Rudi menyampaikan kepada masyarakat di Dapilnya, jika ada kendala dan permasalahan dalam proses Bansos BNI ini agar bisa menginformasikan langsung kepada dirinya. Politisi Nasdem yang selalu dekat dengan konstituennya ini meminta agar Bansos yang diterima senilai Rp1,2 juta dapat dipergunakan sebaik mungkin untuk kebutuhan rumah tangga dan kebutuhan keluarga.

“Jangan dibelanjakan untuk kebutuhan yang tidak penting seperti membeli HP dan beli rokok. Ingat pemerintah dan DPR menganggarkan Bansos ini untuk memenuhi kebutuhan mendasar rakyat yakni sembako, terutama di masa pandemi ini,” kata Rudi kepada ratusan masyarakat yang hadir pada penyerahan Bansos itu. (adz)

Peringati HPN,PFI Medan Gelar Khitanan Massal di Kawasan Wisata Bukit Lawang.

LANGKAT, SUMUTPOS.CO- Pewarta Foto Indonesia (PFI) Medan bersama Sahabat Yatim Indonesia, Majelis Ta’lim XL Axiata (MTXL), MTS Negeri 4 Bahorok, Klinik Sahabat Indonesia, SAR Bukit Lawang menggelar khitanan massal dalam rangka memperingati Hari Pers Nasional (HPN) dan HUT Pewarta Foto Indonesia (PFI) Medan ke-8  di Rock Island, Bukit Lawang, Langkat,  Sabtu (12/2).

Khitanan massal kali ini sangat unik, karena dilaksanakan di lokasi terbuka di kawasan tebing-tebing batu.

Pada kesempatan ini  MTXL bersama MTS Negeri 4 menyerahkan  bingkisan kain sarung kepada anak-anak yang dikhitan.

Ketua PFI Medan, Rahmad Suryadi mengatakan, PFI Medan merasa memiliki tanggung jawab sosial membantu warga yang saat ini membutuhkan uluran tangan. Apalagi saat pandemi ini serba terbatas, tetapi semangat PFI Medan tetap selalu berusaha memberikan yang terbaik untuk masyarakat disekitarnya, bukan hanya melalui pemberitaan dan foto, tapi juga tanggung jawab sosial langsung ke masyarakat sebagai wujud kepedulian.

“Khitanan massal ini dilaksanakan bertujuan agar anak-anak di Bukit Lawang dan sekitarnya lebih sehat karena sudah dikhitan. Terima kasih kami ucapkan kepada Majelis Ta’lim XL Axiata, Sahabat Yatim Indonesia, Klinik Sahabat Indonesia, MTS Negeri 4 Bahorok, masyarakat dan pengelola Rock Island, Bukit Lawang yang telah mendukung kegiatan ini”. ucapnya

Sebelumnya PFI Medan melaksanakan kegiatan pelatihan fotografi dasar dan ponsel untuk anak-anak di Rock Island, Bukit Lawang, Langkat.

“PFI Medan ingin kelak ada fotografer muda berbakat yang berasal dari desa wisata Bukit Lawang. Harapannya, para generasi muda tersebut dapat mengembangkan pariwisata melalui visual fotografi”, lanjut Rahmad

Bukit Lawang merupakan salah satu destinasi wisata unik di Sumatera Utara yang berada di kawasan Taman Nasional Gunung Leuser yang didalamnya terdapat empat satwa kunci, yakni, orangutan, gajah, badak dan harimau yang terancam punah.

Kepala Sekolah MTS N 4 Bahorok, Ahmad Saidi menilai kegiatan khitanan massal tersebut sangat membantu masyarakat, terutama untuk keluarga kurang mampu.

“Aksi sosial yang diselenggarakan para pewarta foto yang didukung petugas medis dari Sahabat Yatim Indonesia sangat bermanfaat dan penuh makna, Semoga gerakan sosial ini terus berlanjut agar masyarakat dapat terbantu”, ujarnya.

Ketua MTXL Axiata West Region, Maf’ul Taufiq mengucapkan Selamat Hari Pers Nasional dan HUT PFI Medan ke-8. Semoga PFI Medan semakin sukses dan terus menebar kebaikan untuk orang-orang disekitar.

“MTXL Axiata berupaya terus sebar kebaikan untuk menjalin silaturahmi dengan kelompok masyarakat dari berbagai kalangan. Kami sangat mengapresiasi kegiatan dari PFI Medan ini, yang jelas menunjukkan keperdulian sosial yang tinggi kepada masyarakat sekitar. Kami berharap PFI Medan semakin maju dan bisa menjadi mitra terpercaya masyarakat Medan dan Sumatera Utara”, ucapnya di sela sela acara.

Sementara itu, Komandan SAR Bukit Lawang, Alex Alzuhri mengungkapkan, kegiatan khitanan massal yang dilaksanakan di Rock Island Bukit Lawang menjadi suatu fenomena di Indonesia, karena baru kali ini dilaksanakan di tebing-tebing alam.

“Kegiatan tersebut merupakan misi sosial dan kemanusiaan, ita sangat mendukung misi sosial untuk kepentingan masyarakat banyak”, ungkap Alex.

Sementara itu, Ketua Sahabat Yatim Indonesia, Cabang Medan, Syafii, mengatakan bantuan medis berupa khitanan massal yang didukung Sahabat Yatim Indonesia adalah salah satu program dalam  melakukan penyaluran kebaikan untuk kepentingan masyarakat, salah satunya adalah khitanan massal.

“Kita ada juga program pengobatan gratis, santunan anak yatim, kaum dhuafa dan santunan utk para janda.Kedepannya kita akan menyelenggarakan pengobatan gratis bagi warga Bukit Lawang”, tuturnya.

Khitanan massal yang berlangsung khidmat tersebut diikuti 45 anak yang berdomisili di Bukit Lawang.(rel)

Bank Mandiri menyasar Ekosistem Urban Lifestyle

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Bank Mandiri Region I/Sumatera 1 menunjukkan dukungannya kepada UMKM dan pengusaha muda lewat event 061 Streetwear Fest 2022. 061 Streetwear Fest 2022 merupakan pameran berbagai macam jenis dan merk barang fashion seperti sepatu, tas, dan baju yang diusung oleh Depatu. Pameran yang dilaksanakan di Sun Plaza Medan dibuka oleh Regional Transaction and Consumer Head Bank Mandiri Region I/Sumatera 1, Bapak Andrea Rivelino dan Chief Operation Officer Depatu, Bapak Ferdinan Leonardi.

Kolaborasi antara Bank Mandiri dan Depatu sudah terjalin sejak beberapa tahun yang lalu di mana sebelumnya Depatu juga terlibat dalam program Ramadhan Bank Mandiri Region I/Sumatera 1 di tahun 2021 yang bertempat di Menara Mandiri dan dihadiri oleh nasabah serta pegawai Bank Mandiri di wilayah kota Medan. Belum lama ini, Depatu juga turut berpartisipasi dalam Kick Off program Chinese New Year Bank Mandiri – MACAN 2022.

Regional Transaction and Consumer Head Bank Mandiri Region I/Sumatera 1, Andrea Rivelino, mengemukakan bahwa Bank Mandiri hadir sebagai exclusive partner sebagai wujud dukungan Bank Mandiri terhadap pertumbuhan UMKM dan juga pengusaha muda kreatif, khususnya di Region I/Sumatera 1 yang mencakup Provinsi Sumatera Utara, Provinsi Riau, dan Provinsi Kepulauan Riau. Sampai dengan saat ini, Bank Mandiri telah menyalurkan modal usaha segmen mikro kepada 148.417 debitur dengan total penyaluran sebesar 17.5 Triliun Rupiah. Khusus di kota Medan, terdapat 9.789 debitur dengan total penyaluran sebesar 969 Miliar Rupiah.

Depatu mengawali bisnisnya sebagai legit checker sepatu-sepatu merk internasional untuk kemudian di jual dalam negeri. Hingga kini, Depatu bisa memiliki platform sendiri dalam bentuk aplikasi yang bisa digunakan tidak hanya oleh seller namun juga buyer.

Dalam sambutannya, Ferdinan Leonardi selaku Chief Operation Officer Depatu mengungkapkan bahwa tujuan hadirnya Depatu dan event 061 Streetwear Fest 2022 ialah untuk membawa dampak positif untuk masyarakat dan juga membantu UMKM di Indonesia agar bisa semakin berkembang hingga suatu hari nanti bisa go international.

Kolaborasi antara Bank Mandiri dan Depatu ini diharapkan dapat terus terjalin dan juga bisa menginspirasi anak muda di kota Medan agar dapat berkarya. (rel)

Teks Foto :
DIABADIKAN : Regional Transaction and Consumer Head Bank Mandiri Region I/Sumatera 1 Andrea Rivelino diabadikan bersama Chief Operation Officer Depatu Ferdinan Leonardi saat pameran Sun Plaza Medan.

Perbankan Syariah Miliki Prinsip Keadilan yang Tinggi

MEDAN, SUMUTOS.CO- Bank syariah memiliki prinsip keadilan yang tinggi, di mana keuntungan dan risiko dibagi bersama. Selain prinsip keadilan, dalam perbankan Syariah juga terdapat prinsip kebermanfaatan atau kemaslahatan. Artinya, seluruh kegiatan ekonomi harus mampu memberikan manfaat bagi kehidupan masyarakat banyak serta tercapainya peningkatan taraf hidup bersama.

Hal ini disampaikan Anggota DPR RI dari Fraksi PKS, H Hidayatullah SE dalam seminar keuangan syariah bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dengan tema “Peran Keuangan Syariah dalam Pemulihan Ekonomi Nasional Indonesia” yang dihadiri para pelaku UMKM di Asrama Haji Medan, Jalan Jenderal Besar AH Nasution, Jumat (11/2/2022). Seminar ini berlangsung dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat, seperti memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan memakai sabun.

Menurut Hidayatullah, perbankan syariah sudah ada di Indonesia sejak tahun 1990. Lalu diikuti dengan lahirnya Bank Muamalat pada tahun 1992. “Meskipun perbankan syariah sudah ada lebih dari 30 tahun, tapi faktanya tingkat literasi atau pemahaman masyarakat terhadap perbankan syariah masih rendah, di bawah 10%. Begitupun juga dengan tingkat inklusi atau penggunaan perbankan syariah, masih di bawah 10%,” ungkapnya.

Politisi senior PKS ini mengatakan, seharusnya bank Syariah tidak menjadi beban pemerintah, karena prinsip keadilan yang tinggi didalamnya; keuntungan dan risiko dibagi bersama.
“Saya optimis jika ekonomi syariah banyak diminati masyarakat, maka otomatis peningkatan taraf hidup masyarakat akan tercapai,” ujarnya.

Hidayatullah berharap, setelah seminar ini masyarakat bisa menyeimbangkan dua konsep yang berbeda, perbankan konvensional dan perbankan syariah, untuk pemulihan ekonomi Indonesia.

Direktur Pengawas Jasa Keuangan Sumatera Bagian Utara, Untung Santoso yang hadir dalam seminar itu mengatakan, total aset ekonomi syariah naik dari Rp634 triliun menjadi Rp677 triliun pada Desember 2021. Untung pun berharap, perbankan syariah ke depannya dapat memberikan kontribusi yang lebih signifikan terhadap pemulihan ekonomi Indonesia.

Para peserta yang hadir tampak antusias mengikuti seminar ini. Budi, seorang peserta dari Medan Amplas, mengaku menjadi terbuka wawasannya tentang perbankan syariah setelah mendengarkan paparan yang disampaikan. “Saya pikir perbankan syariah hanya soal riba saja, ternyata masih banyak ilmu lainnya yang belum saya ketahui,” katanya. (rel/adz)

Terkait Kisruh Seleksi KPID, Ketua Komisi A DPRD Sumut Diperiksa Ombudsman

MEDAN, SUMUTPOS.CO- Ketua Komisi A DPRD Sumut, Hendro Susanto menghadiri panggilan Ombudsman RI Perwakilan Sumut, Jumat (11/2/2022) pagi. Kehadiran politisi PKS itu di Kantor Ombudsman RI Perwakilan Sumut, Jalan Sei Besitang, Kota Medan, tanpa didampingi anggota Komisi A lainnya.

Sayangnya, pemeriksaan terhadap Hendro Susanto terkait kisruh seleksi Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Sumut yang diduga maladministrasi itu, dilakukan secara tertutup. Sehingga para wartawan tidak mendapatkan informasi secara jelas tentang pertanyaan yang diajukan saat pemeriksaan oleh Ombudsan RI Perwakilan Sumut.

Bahkan hingga saat ini, Abyadi Siregar selaku pimpinan lembaga pengawasan pelayanan publik tersebut, belum memberikan keterangan mengenai hasil pemeriksaan yang mereka lakukan. “Benar, Komisi A DPRD Sumut Hendro Susanto sudah memenuhi undangan untuk dimintai klarifikasi persoalan konflik seleksi calon KPID Sumut, dan yang periksa tim, James Panggabean,” ungkap Abyadi saat dihubungi wartawan, Sabtu (12/2/2022) siang.

Diketahui, dugaan maladminisitrasi yang paling santer diperbincangkan beberapa minggu ini adalah persoalan SK petahana bernama Drs Muhammad Syahrir M.I.Kom, dan Ramses Simanullang, SE, MSi dianggap tidak sah.

Fakta ini harusnya melarang keduanya untuk ikut proses seleksi hanya pada fit and proper test. Berdasarkan regulasi yang ada, kedua nama tersebut mesti mengikuti tes akademik, psikotes, dan wawancara sebagaimana ketetapan panitia seleksi. (adz)

Meriahkan HPN, PLN Medan dan IWO Sumut Gelar Baksos

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Dalam rangka menyemarakkan Hari Pers Nasional (HPN) yang jatuh pada 9 Februari 2022, Yayasan Baitul Mal (YBM) PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Medan, berkolaborasi dengan Pengurus Wilayah Ikatan Wartawan Online (PW IWO) Sumatera Utara, lewat kegiatan bakti sosial (baksos).

Wujud dari baksos tersebut berupa penyaluran sembako bagi jurnalis yang tergabung di IWO dan masyarakat sekitar kantor PLN UP3 Medan di Jalan Listrik, Jum’at (11/2).

Manager PLN UP3 Medan Hariadi Fitrianto menuturkan, kegiatan ini merupakan wujud kepedulian dan apresiasi pihaknya melalui YBM terhadap para jurnalis yang selama ini sangat berperan aktif dalam membantu kinerja BUMN tersebut.

“Ini merupakan wujud apresiasi kami terhadap rekan-rekan jurnalis di Hari Pers Nasional ini karena dengan dukungan media kinerja dan segala aktivitas kami sangat terbantu,” ungkapnya.

Hariadi juga berharap, HPN ini juga menjadi momentum agar kolaborasi dengan media ke depan semakin solid sehingga apa yang menjadi cita-cita PLN menerangi seluruh pelosok negeri bisa segera terealisasi.

Sementara, Ketua PW IWO Sumut Yudhistira mengucapkan terima kasih atas atensi dan apresiasi PLN terhadap jurnalis di HPN yang diwujudkan lewat kolaborasi menggelar baksos bersama.

“Tentu ini patut diapresiasi. Artinya PLN dalam hal ini UP3 Medan juga turut peduli kepada jurnalis khususnya di HPN tahun ini. Kami berharap kolaborasi positif yang sudah terjalin ini ke depan bisa terus ditingkatkan. Tidak hanya sebatas kegiatan sosial, namun kegiatan apapun antara PLN dengan wartawan bisa disinergikan sesuai bidang masing-masing dengan tujuan bersama untuk membangun negeri ini dan masyarakat luas, ” pungkas Yudis.(gus)

Airlangga : Pemerintah Komitmen Menjaga Keterjangkauan Kebutuhan Panganat

LAMPUNG, SUMUTPOS.CO – Pemerintah Pusat dan Daerah terus berkolaborasi untuk menjaga stabilitas harga serta menjaga ketersediaan bahan pangan bagi masyarakat. Dalam upaya menjamin ketersediaan pasokan dan keterjangkauan harga bahan pangan tersebut, Pemerintah juga telah menetapkan kebijakan terkait dan menjadi salah satu prioritas di awal tahun 2022 ini.

Dalam rangkaian kunjungan kerja ke Provinsi Lampung, Sabtu (12/02), Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto berkesempatan untuk meninjau sekaligus meresmikan Pasar Pulung Kencana di Kabupaten Tulang Bawang Barat yang baru dibuka kembali setelah selesai renovasi. Tampilan pasar tersebut telah berubah menjadi lebih modern, yang terlihat dari bangunan yang sudah lebih baik dengan tata ruang rapi serta memiliki pencahayaan matahari dan sirkulasi udara baik. Pasar Pulung Kencana direncanakan menjadi sentra ekonomi utama bagi masyarakat lokal, dan diharapkan dapat menjadi destinasi wisata belanja atau wisata pasar.

Bangunan anyar Pasar Pulung Kencana didirikan di atas lahan seluas 2,3 hektare, dengan luas bangunan 1,5 hektare atau tiga kali lebih besar daripada sebelumnya. Perluasan tiga kali lipat ini dimaksudkan sebagai antisipasi selama 30 tahun ke depan yang dapat menarik para investor dari luar daerah.

Setelah berkeliling untuk melihat secara langsung kondisi kios para pedagang yang ada di pasar, Menko Airlangga juga secara simbolis menyerahkan Kredit Usaha Rakyat dari bank penyalur yakni BNI, BRI, dan Bank Lampung kepada beberapa perwakilan dari pedagang.

Selanjutnya, Menko Airlangga melakukan peninjauan pelaksanaan operasi pasar di Pasar Kangkung, Kecamatan Teluk Betung Selatan, Bandar Lampung. Operasi pasar kali ini terlaksana atas kerja sama Pemerintah dengah beberapa stakeholder seperti Bulog, PT Tunas Baru Lampung, Pinsar Petelur Nasional (PPN), PINTAR/Ciomas, dan Toko Tani Indonesia.

“Kunjungan kali ini juga untuk melihat ketersediaan barang-barang kebutuhan pangan di pasar. Supaya masyarakat bisa menikmati kebijakan harga yang ditetapkan Pemerintah. Minyak goreng di harga Rp14 ribu, kemudian beras, gula, dan daging juga tersedia dengan harga baik,” jelasnya.

Komoditas bahan pangan yang dijual pada saat itu antara lain adalah beras, minyak goreng, gula pasir, tepung terigu, daging ayam beku, bawang merah, bawang putih, cabe merah keriting, cabe rawit merah, dan daging sapi.

Dalam operasi pasar tersebut, Bulog menyediakan beras premium dengan volume 1 ton dengan harga Rp47 ribu/5 kg, kemudian gula pasir sebanyak 500 kg dengan harga 10 ribu/kg, bawang merah 250 kg dengan harga Rp30 ribu/kg, dan bawang putih sebanyak 250 kg dengan harga Rp20 ribu/kg. Selanjutnya, minyak goreng disediakan sebanyak 5.000 liter dengan harga Rp14 ribu/liter oleh PT Tunas Baru Lampung.

Menko Airlangga selain berkeliling meninjau bazaar murah yang diadakan stakeholders serta ke beberapa warung yang menjual bahan pokok, juga menanyakan tentang perkembangan penjualan minyak goreng seharga Rp14 ribu/liter.

“Ke depannya, kita tetap akan dorong harga minyak goreng tetap normal di Rp14 ribu/liter. Kita juga akan usahakan ketersediaan minyak curah untuk para pedagang di sini, sedangkan kalau minyak non curah sudah ada,” kata Menko Airlangga.

Mengingat pandemi Covid-19 belum berakhir di Indonesia, pelaksanaan operasi pasar tersebut tetap memberlakukan Protokol Kesehatan yang ketat, seperti penggunaan masker, baik bagi masyarakat pembeli maupun pedagang sebagai penjual.

Masih dalam rangkaian acara operasi pasar di Pasar Kangkung ini juga diadakan Kampanye Makan Telur yang difasilitasi oleh PPN. Setiap pengunjung yang hadir diberikan maksimal dua butir telur. Hal ini salah satunya untuk membantu meningkatkan imunitas masyarakat karena gizinya tercukupkan. (rep/fsr/adv/*)

Gubsu Dukung Pembangunan Monumen Bung Karno di Parapat

MEDAN, SUMUTPOS.CO – DPD PDI Perjuangan Sumut menyampaikan usulan kepada Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi untuk membangun Monumen Bung Karno di Rumah Pengasingan Soekarno di Parapat, Kabupaten Simalungun. Usulan tersebut disampaikan langsung Ketua DPD Perjuangan Sumut Drs Rapidin Simbolon, didampingi Sekretaris DPD Dr Sutarto, Ketua DPRD Sumut Baskami Ginting dan beberapa pengurus lainnya seperti Aswan Jaya, Yamitema Louly, Darsen Song dan Ketua Panitia Imlek Iwan Hartono saat bertemu Gubsu di Rumah dinasnya, Jumat (11/2/2022).

“iya, kita tadi sudah sampaikan usulan ke Gubsu, dan beliau menyambut baik usulan tersebut. Apalagi yang dibangun adalah monumen tokoh proklamator yang merupakan founding father bangsa ini yaitu Bung Karno,” kata Rapidin Simbolon.

Rapidin juga mengatakan, Gubsu berjanji akan memberikan dukungan sepenuhnya, terhadap rencana DPD PDI Perjuangan Sumut untuk membangun dan merealisasikan monument tersebut dalam waktu dekat ini. “Kita tunggu saja, semoga secepatnya dapat terealisasi, dan DPD PDI Perjuangan Sumut berterimakasih atas dukungan dari Gubsu tersebut,” ungkap mantan Bupati Samosir ini.

Sejarah mencatat, Bapak Proklamator RI Soekarno atau Bung Karno pernah menjalani pengasingan di Parapat, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, mulai 4 Januari 1949. Bung Karno, bersama dua rekan seperjuangannya, Sutan Sjahrir (Perdana Menteri RI) dan Haji Agus Salim, lebih dulu dibuang ke Berastagi, Kabupaten Karo. Di sana, mereka ditahan sekitar 10 hari.

Ketiganya kemudian diasingkan lagi ke kawasan tepi Danau Toba, tepatnya di Parapat. Rumah pengasingan itu dibangun Belanda pada tahun 1820. Rumah berukuran 10 x 20 meter dengan arsitektur bergaya Eropa tersebut berdiri kokoh di atas lahan seluas dua hektare.
Sekarang eks tempat pengasingan dari Bapak Proklamator tersebut menjadi hertage yang menjadi aset Provinsi Sumatera Utara. (adz)

Menko Airlangga Panen Padi Gogo di Provinsi Lampung

LAMPUNG, SUMUTPOS.CO – Pemerintah terus berkomitmen untuk memberikan perhatian pada ketahanan pangan nasional, karena sektor pangan mempunyai peran yang vital bagi kehidupan suatu bangsa. Keseriusan Pemerintah dalam memperhatikan ketahanan pangan ini terbukti sektor pertanian ini tetap mampu resilience di masa pandemi. Sektor pertanian juga menjadi sektor berperan besar dalam menopang ketahanan pangan nasional, sektor pertanian juga berhasil tumbuh positif 2,08% (yoy) pada triwulan IV tahun 2021.

Dalam Agenda Pembangunan Nasional tahun 2022-2024, Pemerintah juga tengah memprioritaskan program peningkatan ketersediaan, akses, serta kualitas konsumsi pangan. Sebagai salah satu wujud upaya meningkatkan ketersediaan konsumsi pangan, Pemerintah mendorong pengoptimalan budidaya Padi Gogo di berbagai daerah. Padi Gogo dipilih karena merupakan jenis padi yang dapat ditanam pada areal lahan kering atau biasa disebut dengan padi tegalan. Budidaya Padi Gogo juga menjadi solusi dalam pemanfaatan eks lahan perkebunan dan dapat diaplikasikan di daerah bercurah hujan rendah.

Berbagai provinsi di Indonesia telah melakukan budidaya Padi Gogo, salah satunya adalah Provinsi Lampung. Sebagai Provinsi yang termasuk dalam urutan ke lima produsen padi nasional, adanya budidaya Padi Gogo mendorong peningkatan jumlah produksi padi dan ketersediaan pangan di wilayah tersebut.

Dalam rangkaian kunjungan kerjanya di Provinsi Lampung, Sabtu (12/02), Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyaksikan langsung panen perdana Padi Gogo pada Proyek Penelitian Padi Gogo milik PT Huma Indah Mekar (HIM) di Kabupaten Tulang Bawang Barat, Provinsi Lampung. Panen Padi Gogo perdana ini mampu menghasilkan sebanyak 5,3 ton per hektar dengan lahan seluas 84 hektar.

“Kami mengapresiasi panen perdana Padi Gogo ini yang tentunya menggunakan sentuhan teknologi dan uji coba. Padi Gogo ini diharapkan dapat terus memberikan hasil yang positif dan dapat terus didorong, terutama di lumbung pangan yang airnya terbatas,” kata Menko Airlangga.

Berdasarkan rilis data dari Badan Pusat Statistik, produksi padi Provinsi Lampung pada tahun 2021 tercatat sebesar 2.472.587 ton Gabah Kering Giling (GKG) dan mempunyai share sebesar 4,47 % terhadap produksi nasional yang mencapai 55.269.619 ton GKG dengan produktivitas 50,40 kw/ha. Khusus Kabupaten Tulang Bawang Barat, produksi padi pada pada tahun 2020 mencapai sebanyak 30 ribu ton GKG.

Menko Airlangga pada kesempatan tersebut mendorong Pemerintah Daerah dan seluruh lapisan masyarakat untuk membangun pertanian dari hulu hingga hilir yang lebih berdaya saing dengan produktivitas tinggi. Selain itu juga dengan menggunakan benih unggul dan pengaplikasian mekanisasi pertanian sehingga mampu swasembada pangan dan berkontribusi positif bagi perekonomian nasional.

“Indonesia sebetulnya dalam 3 tahun terakhir kita tidak pernah impor beras, jadi sebenarnya kita dalam 3 tahun terakhir swasembada beras. Dan bahkan sekarang beras kita relatif aman, kita akan masuk musim panen yang bisa mendapatkan 14 sampai 15 juta ton. Kita juga sudah mendapat permintaan negara lain untuk impor beras dari Indonesia,” pungkas Menko Airlangga.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut Gubernur Lampung, Anggota DPR RI, Bapak Aburizal Bakrie, Deputi Bidang Koordinasi Pangan dan Agribisnis Kemenko Perekonomian, Ketua DPRD Kabupaten Tulangbawang Barat, Bupati Tulang Bawang Barat, dan jajaran Forkopimda Kabupaten Tulang Bawang Barat. (ltg/fsr/advt/*)