26 C
Medan
Tuesday, February 3, 2026
Home Blog Page 2748

500.000 Stok Vaksin Tertahan di Gudang

KAWAL: Personel Poldasu saat mengawal vaksinasi yang tiba di Bandara Kualanamu, beberapa waktu lalu. Saat ini ada 500.000 dosis vaksin untuk warga Sumut tertahan di gudang.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi, menyampaikan perkembangan terkini terkait program vaksinasi covid-19 di wilayah Sumut. Ia menyebut saat ini ada 500.000 dosis vaksin tertahan di gudang. Penyebabnya karena masyarakat semakin lama semakin sulit diajak untuk mengikuti vaksinasi.

“Ini masih ada 500 ribu sekarang di gudang. Semakin hari semakin sulit untuk melakukan vaksinasi,” ujar Gubernur Edy kepada wartawan usai bertemu dengan lintas tokoh di Medan, Jumat (11/2).

Mengapa sulit? Menurut Edy Rahmayadi yang didampingi Sekretaris Satgas Covid Sumut, Arsyad Lubis, dr Restuti Saragih, dr Inke Lubis dari Bidang Penanganan Kesehatan dan sejumlah tokoh itu, adalah karena masyarakat semakin tak mau mengikuti vaksinasi. “Semakin jauh-jauh semakin jauh. Saya berharap rakyat saya tak begitu, nurutlah karena dengan divaksinasi imun akan naik dan insyallah akan terlindungi dari virus ini,” ujar Edy.

Gubsu meminta masyarakat Sumut agar melengkapi vaksinasi hingga ketiga atau booster. Dengan melengkapi dosis vaksin hingga booster, dapat mencegah gejala berat bahkan kematian akibat Covid-19. “Kita kejar vaksinasi ini, yang rata-rata terkena parah sampai meninggal itu orang-orang yang belum divaksin,” kata Edy.

Hingga saat ini, capaian vaksinasi di Sumut untuk dosis pertama sudah berada pada angka 90%, dosis kedua 59,70%, dan dosis ketiga baru 2,80%. Saat ini baru 12 kabupaten/kota yang capaian dosis kedua sudah di atas 70%. Yaitu Kota Medan, Binjai, Gunung Sitoli, Pematangsiantar, Sibolga, Kabupaten Dairi, Toba, Karo, Tapanuli Utara, Pakpak Bharat, Samosir, dan Humbang Hasundutan.

Sementara itu, Anggota Satgas Penanganan Covid-19 Sumut Restuti Saragih membantah anggapan bahwa apabila sudah divaksin, maka boleh melonggarkan protokol kesehatan seperti menggunakan masker, menjaga jarak dan lain sebagainya.

Vaksinasi tidak membuat orang kebal terhadap Covid-19. Virus tersebut tetap masuk ke dalam tubuh meski divaksin. Namun dengan vaksinasi, gejala akibat infeksi virus jadi lebih ringan bahkan tidak bergejala.

Restuti juga mengatakan vaksin merek apapun tetap mampu meningkatkan imunitas tubuh. Dikatakannya, masih banyak masyarakat yang pilih-pilih merek vaksin. Hal itu tentunya akan menghambat capaian vaksinasi.

“Vaksin merek apapun, kemampuannya kalau kita tertular kena Covid, maka perlindungan vaksin akan menjadi membuat kita tak bergejala. Akibatnya akan tercegah dari sakit berat akan terhindar dari kematian,” kata Restuti.

Selain itu, vaksin Covid-19 yang beredar saat ini sudah mendapat status halal dari Majelis Ulama Indonesia (MUI). Vaksin juga dijamin aman. Efek samping paska vaksin sebagian besar ringan dan dapat diatasi.

“Biaya penanganan kejadian ikutan paska imunisasi ditanggung pemerintah, dan lebih besar risiko yang dihadapi jika tidak vaksinasi, sakit dan meninggal, serta menularkan pada orang-orang tercinta,” kata Restuti.(gus)

Bupati Asahan Lepas Peserta Pelatihan Boarding

ASAHAN, SUMUTPOS.CO – Bupati Asahan H. Surya, BSc didampingi Kepala Dinas Tenaga Kerja Dra. Meilina Siregar, MSi, Kepala Dinas Kominfo Syamsuddin, SH, MM melepas sebanyak 6 orang peserta Pelatihan Boarding ke Balai Besar Pengembangan Latihan Kerja (BBPLK) Semarang, Kamis (10/2).

Kepada para peserta, Bupati Asahan H. Surya, BSc menyampaikan agar peserta yang mengikuti pelatihan mengikuti semua tahapan dengan sungguh sungguh, agar hasil yang diperoleh sesuai dengan yang diharapkan.

“Tetap jaga nama baik Kabupaten Asahan, karena kalian merupakan orang orang yang dipercaya untuk mewakili Kabupaten Asahan dalam mengikuti pelatihan di BBPLK Semarang”pintanya.

Lebih lanjut, Bupati juga berpesan kepada peserta agar memanfaatkan kesempatan dengan sebaik-baiknya. “Diharapkan semua peserta pelatihan agar sekembalinya nanti dapat mengembangkan ilmu dan keterampilan yang diperoleh selama pelatihan, sehingga peserta pelatihan dapat membuka lapangan usaha baru di Kabupaten Asahan,”tandasnya.

Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Asahan Dra. Meilina Siregar, MSi mengatakan bahwa Peserta yang mengikuti Pelatihan berbasis kompetensi (PBK) tahan II di BBPLK semarang tahun 2022 sebanyak 6 orang yang terdiri dari Teknisi Akuntansi Yunior sebanyak 2 orang, dan Pramuniaga sebanyak 4 orang.

Meilina juga menjelaskan, rekrutmen calon peserta dilakukan secara online yang dilaksanakan tanggal 24 Januari 2022 sampai dengan tanggal 31 Januari 2022 dengan jumlah pendaftar sebanyak 21 orang, selanjutnya ujian tertulis dan wawancara dilaksanakan oleh BBPLK Semarang yang difasilitasi oleh Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Asahan pada tanggal 2 Februari 2022.

Menurut meilina peserta pelatihan akan berangkat dari Kisaran pada tanggal 16 Pebruari 2021, dan akan mengikuti pelatihan dari tanggal 17 Pebruari sampai 31 Maret 2022. (dat/han)

Rizky Aryetta Dilantik Menjadi Anggota DPRD PAW

istimewa DILANTIK: Rizky Aryetta Dilantik jadi Anggota DPRD PAW

BATUBARA, SUMUTPOS.CO – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Batubara melantik Rizky Aryetta sebagai anggota DPRD Penggawanti Antar Waktu (PAW) masa bakti 2019-2024 pada rapat paripurna, Kamis (10/2).

Pelantikan Rizky Aryetta menggantikan almarhum Ali Hatta S.Sos (Fraksi Golkar). Rapat paripurna PAW ini juga dihadiri Ketua DPRD Batubara M. Safi’i, SH, Wakil Bupati Batubara, Oky Iqbal Prima, SE, Anggota DPRD Kab. Batubara, Angota DPRD Provinsi Sumut Ir. H. Yahdi Khoir Harahap dan unsur Forkopimda Kabupaten Batubara. (aci/han)

Pokja Bunda PAUD Labuhanbatu Dikukuhkan

fajar/sumut pos DIABADIKAN: Bupati Labuhanbatu diabadikan bersama Pokja Bunda PAUD Labuhanbatu.

LABUHANBATU, SUMUTPOS.CO – Bupati Labuhanbatu Erik Adtrada Ritonga menilai Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) pencetak generasi emas di masa depan sehingga perlu untuk diperhatikan.

“Berikan fasilitas terbaik kepada PAUD, karena PAUD-lah yang akan mencetak generasi emas,” kata Bupati Erik usai pengukuhan Kelompok Kerja Bunda PAUD dan Sosialisasi Bunda PAUD se- Kabupaten Labuhanbatu, di Rantauprapat, Kamis (10/2).

PAUD, katanya adalah tempat belajar sambil bermain, tentu fasilitasnya harus memadai. Agar anak-anak tidak hanya belajar saja atau bermain saja.

“Kepada OPD terkait, saya ingatkan, fasilitasnya segera diberikan untuk mencetak generasi emas yang akan menggantikan kita 20 tahun atau 30 tahun kedepan,”jelas Bupati.

Bupati berharap Pokja Bunda PAUD nantinya dapat menciptakan generasi dengan karakteristik yang baik, bertaqwa, dan mencintai apa yang dikerjakannya. Pokja Bunda PAUD Kabupaten Labuhanbatu juga diharapkan bisa bekerjasama dengan tingkat pedesaan sehingga bisa membangun Kabupaten Labuhanbatu.

Ketua TP PKK sekaligus Bunda PAUD Labuhanbatu Maya Hasmita mengucapkan selamat dan sukses kepada Pokja Bunda Paud Kabupten Labuhanbatu. “Saya berharap kepada pengurus memiliki dedikasi yang tinggi dan menjadi pelopor pelayanan yang berkualitas,” ucap Maya.

Maya juga mengatakan dirinya sebagai Bunda Paud labuhanbatu, siap melahirkan generasi emas yang sehat cerdas dan ceria. “Bunda paud dan Pokja Bunda Paud adalah mitra dari pemerintah, oleh sebab itu anak anak harus dididik dengan baik, agar dapat menghasilkan pemimpin peminpin yang berkualitas di kabupaten Labuhanbatu,” tutup Maya. (fdh/han)

Polres Tebingtinggi Siapkan Ruangan Isoman Covid-19

RUANG ISOMAN: Kapolres Tebingtinggi AKBP M Kunto Wibisono bersama jajarannya melakukan pengecekan ruang isoman bagi anggota dan keluarga Polri terpapar Covid-19.sopian/sumut pos.

TEBINGTINGGI, SUMUTPOS.CO – Kapores Tebingtinggi AKBP M Kunto Wibisono didampingi Waka Polres Kompol Asrul Robert Sembiring melakukan pengecekan kesiapan ruang isoman dalam menghadapi gelombang 3 Covid-19 Omicron. Ruang isoman bagi anggota Polri terkonfirmasi positif Covid akan isoman di Lantai 3 Gedung Tunggal Panaluan Sat Samapta, Jalan Pahlawan Kota Tebingtinggi.

“Ruangan isoman ini dipersiapkan dan diperuntukkan dalam rangka kesiapan dan mengantisipasi apabila terdapat personEl Polres Tebingtinggi maupun keluarganya yang terpapar Covid-19,”ujar Kapolres Tebingtinggi, AKBP M Kunto Wibisono, Jumat (11/2).

Adapun kelengkapan yang ada di ruangan isoman berupa tempat tidur atau spring bed sebanyak 10 unit lengkap dengan bantal, guling, seprei dan selimut serta dispenser tempat minum sebanyak 1 unit.

Tambahannya, kompor 2 tungku, Tabung Gas sebanyak 1 unit, Televisi 21 unchi sebanyak 1 unit, tabung Oksigen sebanyak 1 unit, tempat sampah sebanyak 2 buah, Sapu dan kain pel.

“Dengan adanya persiapan tempat isoman tersebut, kami sudah tidak ragu dan bingung anggota yang terpapar Covid-19 nantinya akan di isoman di mana. Apabila isoman di rumah, dikwatirkan akan menimbulkan masalah,” kata AKBP M Kunto Wibisono.

Kapolres Tebingtinggi AKBP M Kunto Wibisono berharap kepada seluruh personel yang bertugas di lapangan ataupun di kantor untuk tetap menjaga protokol kesehatan, seperti memakai masker, menjaga jarak, menjauhi kerumunan dan rajin mencuci tangan. (ian/han)

Humbahas Penghasil Bawang Merah Terbanyak di Sumut

SEMANGATI: Bupati Dosmar bersama petani di Desa Hutagurgur memberikan semangat kepada petani disela-sela kunjungannya di Desa Hutagurgur, Kecamatan Dolok Sanggul.

HUMBAHAS, SUMUTPOS.CO – Bupati Humbang Hasundutan (Humbahas) Dosmar Banjarnahor mengaku puas dengan hasil pertanian bawang merah di Desa Hutagurgur, Kecamatan Dolok Sanggul, yang bisa berproduktifitas 11.000 ton per tahun dan menjadi penyumbang bawang terbanyak di Sumut.

“Tidak pernah terbayangkan sebelumnya, Humbahas mampu menjadi daerah penghasil bawang terbanyak di Sumut. Ini tidak terlepas berkat kerja keras petani,” kata Dosmar didampingi Kadis Pertanian Junter Marbun di sela-sela berkunjung, dan melihat hasil pertanian dari salah seorang warga Hutagurgur, Nipson Lumbangaol, Kamis (10/2).

Ditambahkan Dosmar, terlebih dalam masa pandemi Covid-19, pertanian salah satu upaya untuk peningkatan ekonomi khususnya petani. “Sekitar dua tahun lebih pandemi Covid sudah mengganggu kehidupan sosial ekonomi masyarakat. Tentu Covid-19 sudah merusak sendi kehidupan tak terkecuali ekonomi. Nah, dengan pertanian kita harus optimis pemulihan ekonomi dapat meningkat,” ujarnya.

Dia mengatakan, sejak adanya wabah pandemi Covid-19, pemerintah pusat dan daerah telah berupaya maksimal menjaga stabilitas ekonomi melalui pemberian bantuan bibit pertanian hingga alat mesin pertanian (alsintan) serta upaya lainnya untuk mencegah penyebaran Covid.

“Jadi, optimisme kita sudah mulai terjawab. Sebab melalui bantuan bibit (bawang merah, kentang) produktivitas pertanian semakin meningkat,” ujar Dosmar.

Untuk itu, Dosmar mengajak para petani agar tidak menyiakan lahan pertaniannya. Sebab, pemerintah selalu hadir, baik sekaitan bibit, maupun alat mesin pertanian. “ Yang penting ada niat bertani, kita siap membantu,” ajak Dosmar.

Sementara petani bawang merah, Nipson Lumban Gaol mengaku optimis bisa meningkatkan produktivitas bawang merah. Sebab daerah tersebut berpotensi untuk komoditas bawang merah dan tanaman hortikultura lainnya.

Pemilik lahan pertanian seluas lima hektare itu menambahkan, untuk merawat tanaman bawang merah, dirinya bekerjasama dengan petani yang sudah paham dengan pertanian dengan manajemen bagi hasil.

Selain tanaman bawang merah, kata Nipson, dirinya juga membuat kebun jeruk dan tumpang sari dengan tanaman hortikultura (bawang merah). Khusus tanaman bawang merah, saat ini ada seluas 2 hektar dengan benih sebanyak satu ton dengan target produktivitas sebanyak 20 ton.

“Kami optimis, karena kita bekerjasama dengan petani yang paham di bidangnya, khususnya dalam pemilihan benih, pestisida dan perawatan komoditas pertanian,” tandasnya. (des/han)

Deliserdang Punya Perpustakaan Baru

PERESMIAN: Bupati Deli Serdang, H Ashari Tambunan dalam acara Peningkatan Indeks Literasi Masyarakat untuk Kesejahteraan, dan Peresmian Gedung Fasilitas Layanan Perpustakaan Umum Kabupaten Deliserdang serta Penandatanganan Nota Kesepakatan bersama di Gedung Perpustakaan Umum Baru Kabupaten Deliserdang, Lubukpakam, Jumat (11/2).

DELISERDANG, SUMUTPOS.CO – Budaya literasi merupakan pondasi pembangunan peradaban. Sebab, literasi menjadi dasar bagi manusia dalam mempelajari ilmu pengetahuan.

Untuk itu, perpustakaan yang berkualitas mampu berkontribusi nyata dalam meningkatkan produktivitas dan taraf hidup masyarakat, mendorong komunitas penggunaannya untuk berpikir kritis, berwawasan luas dan tanggap terhadap permasalahan sosial, serta menjadi pusat informasi, pendidikan, penelitian, pelestarian dan rekreasi bagi masyarakat,” ungkap Bupati Deliserdang, H Ashari Tambunan dalam sambutannya di acara Peningkatan Indeks Literasi Masyarakat untuk Kesejahteraan, dan Peresmian Gedung Fasilitas Layanan Perpustakaan Umum Kabupaten Deliserdang, serta pengukuhan Bunda Literasi Kabupaten Deliserdang serta Penandatanganan Nota Kesepakatan bersama di Gedung Perpustakaan Umum Baru Kabupaten Deliserdang, Lubukpakam, Jumat (11/2).

Pada rangkaian acara peresmian Gedung Layanan Perpustakaan Kabupaten Deliserdang, Ketua TP PKK Kabupaten Deliserdang Ny Hj Yunita Ashari Tambunan dikukuhkan menjadi Bunda Literasi Kabupaten Deliserdang oleh Kepala Perpustakaan Nasional RI Drs Muhammad Syarif Bando MM dilakukan penandatanganan Nota Kesepakatan Bersama antara Perpustakaan RI dengan Kabupaten Deliserdang, Simalungun , Pakpak Bharat, Universitas Nahdlatul Ulama Sumatera Utara dan Institut Kesehatan Medistra Lubuk Pakam dan dilaksanakan Talkshow bertemakan Peningkatan Indeks Literasi Masyarakat (PILM).

Lanjut Bupati, sesuai Undang-Undang (UU) No.43 tahun 2007 tentang Perpustakaan, dan Perka Perpustakaan Nasional RI No 8 tahun 2017 tentang Standar Nasional Perpustakaan kabupaten/kota. Bahwa setiap daerah kabupaten/kota harus ada gedung fasilitas layanan perpustakaan umum yang sesuai dengan standar nasional perpustakaan daerah kabupaten/kota

“Alhamdulillah dan bersyukur, pada hari ini bersama Kepala Perpustakaan Nasional (Perpusnas) RI Drs Muhammad Syarif Bando MM dan anggota Komisi X DPR RI, dr Sofyan Tan meresmikan Gedung Layanan Perpustakaan Daerah Kabupaten Deliserdang yang baru. Pembangunan Gedung ini dimulai pada tahun 2021, pendanaannya bersumber dari APBN atas upaya dari berbagai pihak termasuk Bapak dr Sofyan Tan,“ kata Bupati

Keberadaan perpustakaan, kata Bupati lagi, diharapkan bisa menjadi sarana dalam menghadapi tantangan era globalisasi saat ini. Karena, kedepan dibutuhkan manusia yang memiliki kreativitas dan inovasi.

“Untuk itu, mari kita wujudkan perpustakaan Deliserdang yang berkualitas dengan mengembangkan beragam program inovatif melalui produk-produk digital,” harap Bupati.

“Saya ingin menyampaikan penghargaan kepada semua pihak, khususnya Bapak Presiden RI, tidak hanya karena bangunan yang dibiayai oleh APBN tapi lebih dari itu karena pokok-pokok pikiran beliau, keinginan beliau untuk mewujudkan manusia yang cerdas. Yang salah satu upayanya dilakukan melalui ketersediaan berbagai fasilitas. Dan perpustakaan merupakan salah satu fasilitas yang paling penting,” jelas Bupati.

Tidak hanya masyarakat dalam usia pendidikan formal yang bisa mendapatkan akses berbagai informasi melalui perpustakaan. “Semua pihak, bahkan ibu rumah tangga, anak-anak, atau bahkan pekerja-pekerja yang punya waktu luang untuk belajar dan membaca bisa memanfaatkan ini,” pungkasnya.

Kepala Perpusnas RI, Drs Muhammad Syarif Bando MM mengatakan dengan diresmikannya gedung layanan perpustakaan ini merupakan awal kebijakan Pemerintah Deliserdang untuk mengundang seluruh masyarakat menjadikan perpustakaan sebagai ruang belajar terbuka.

Kepala Perpusnas RI menghimbau agar perpustakaan daerah dapat menyiapkan buku-buku ilmu terapan dan life skill serta buku digital agar masyarakat mendapatkan akses untuk meningkatkan taraf hidupnya. Perpustakaan tidak boleh lagi eksklusif namun inklusif sehingga dapat menjangkau masyarakat marginal yang jumlahnya sangat besar.

“Apakah harus masuk lagi S2-S3 bagi orang yang sudah berkeluarga? Tidak mungkin. Tapi ada buku-buku ilmu terapan. Yang paling relevan itu. Dan inilah yang menjadi pekerjaan besar. Pesan saya, adakan buku-buku ilmu terapan untuk masyarakat dengan dibantu para pegiat literasi,” tegasnya.

Anggota Komisi X DPR RI Sofyan Tan yang juga turut hadir mengatakan merasa bangga atas peresmian gedung perpustakaan Deliserdang.

Menurutnya Deliserdang memiliki potensi sumber daya alam yang melimpah dan perlu membangun sumber daya manusia. Dengan begitu sumber daya alam yang ada itu dapat dijadikan produk-produk yang mampu memberikan dampak sosial kesejahteraan bagi masyarakatnya.

“Saya akui Bapak Syarif Bando dan seluruh jajarannya itu cepat dan gesit untuk beradaptasi. Saya harap perpustakaan Deli Serdang juga betul-betul bisa melahirkan inovasi sehingga menjadikan perpustakaan sebagai tempat orang untuk menggali ilmu. Harus mampu melahirkan berbagai kegiatan yang membuat gedung ini sebagai sarana untuk rekreasi sambil belajar,” tuturnya.

Anggota Komisi X DPR RI juga berkomitmen untuk terus mendukung Perpusnas melakukan kegiatan yang sama di berbagai daerah lain. “Saya akan terus berjuang supaya tahun 2023 nanti anggaran Perpusnas harus Rp1 triliun,” imbuhnya

Hadir pada kegiatan ini, Wakil Bupati Pakpak Bharat H Mutsyuhito Solin, Wakil Bupati Simalungun H Zonny Waldi, Ketua TP PKK Deliserdang Ny Hj Yunita Ashari Tambunan bersama Wakil Ketua TP PKK Deliserdang Ny Hj Sri Pepeni Yusuf Siregar, Sekda Darwin Zein SSos bersama Ketua Dharma Wanita Persatuan Ny Herawati Darwin Zein, Kasdim 0204/DS Mayor Inf Toto Triyanto, Kepala Pusat Analisis Perpustakaan dan Pengembangan Budaya Baca Dr Adin Bondar MSi, Rektor UNUSU Dr Ibnu Affan SH MHum, Rektor Institut Kesehatan Medistra Lubukpakam Rahmad Gurusinga SKep Ns MKep, para Asisten, Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Deliserdang Drs H Misran Sihaloho MSi bersama para OPD lainnya, para penggiat literasi. Dan kegiatan ini juga dihadiri secara virtual oleh perwakilan kabupaten/kota seluruh Indonesia. (btr/azw)

 

 

Sarana Olahraga Segera Dibangun di Siosar

istimewa RAPAT: Wakil Bupati Karo Theopilus Ginting saat menghadiri rapat kordinasi terkait pembangunan sarana olahraga di Siosar Karo, Selasa (8/2).

KARO, SUMUTPOS.CO – Wakil Bupati Karo, Theopilus Ginting menghadiri rapat kordinasi pembangunan Kawasan Olahraga Siosar di Kantor Dinas Pemuda dan Olahraga Sumatera Utara, Selasa (8/2). Dalam rapat ini kita membahas untuk menjadwalkan peletakan batu pertama (groundbreaking) pembangunan Kawasan Olahraga Siosar yang akan dilalukan oleh Gubernur Sumatera Utara, Edy Ramayadi.

“Seperti kita sampaikan sebelumnya, di kawasan Siosar ini akan dibangun dua lapangan sepak bola, yakni satu lapangan tanding dan satu lapangan latihan bisa juga wisma atlet,” ungkap Wakil Bupati (Wabup) Karo, Theopilus Ginting.

Dikatakannya, kita berharap semua persiapan, dan nantinya proses pembangunan kawasan olahraga di Siosar ini dapat berjalan lancar, dan tidak ada kendala.

“Saya mewakili Pemkab Karo mengucapakan terima kasih sebesar -besarnya kepada Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, yang telah mengakomodir pembangunan Kawasan Olahraga Siosar ini,” pungkasnya. (deo/azw)