30 C
Medan
Tuesday, February 3, 2026
Home Blog Page 2753

Survei Ombudsman: 9 Polres Zona Hijau, 16 Kuning, 2 Merah

SERAHKAN: Kepala Ombudsman RI Perwakilan Sumut, Abyadi Siregar menyerahkan piagam penghargaan kepada 9 Kapolres di Sumut yang masuk dalam zona hijau.HUMAS POLDASU/sumut pos.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Ombudsman RI Perwakilan Provinsi Sumatera Utara (Sumut) menyerahkan hasil survei kepatuhan terhadap standar pelayanan publik. Dari hasil survei tersebut, sembilan Polres jajaran Polda Sumut masuk zona hijau (kepatuhan tinggi). Selebihnya, 16 Polres berada di zona kuning (kepatuhan sedang) dan 2 Polres dinilai zona merah (kepatuhan rendah).

KEPALA Ombudsman RI Perwakilan Provinsi Sumut, Abyadi Siregar menyebutkan, Polres yang masuk zona hijau diantaranya Polres Batubara, Polres Binjai, Polres Dairi, Polres Labuhanbatu, Polres Simalungun, Polres Tapanuli Selatan, Polrestabes Medan, Polres Pematangsiantar, dan Polresta Deliserdangn

Sedangkan zona kuning, Polres Sergai, Polres Tebingtinggi, Polres Karo, Polres Tapanuli Utara, Polres Padang Sidempuan, Polres Tanjungbalai, Polres Asahan, Polres Humbang Hasundutan, Polres Langkat, Polres Toba, Polres Nias Selatan, Polres Tapanuli Tengah, Polres Nias, Polres Samosir, Polres Pakpak Bharat, dan Polres Mandailing Natal. Sementara zona merah yakni, Polres Sibolga dan Polres Padang Lawas.

“Jika dibandingkan dengan pemerintah daerah, hasil survei di unit layanan kepolisian ini patut diapresiasi. Berdasarkan hasil survei, sembilan Polres jajaran Polda Sumut meraih predikat kepatuhan tinggi terhadap standar pelayanan publik. Meski masih ada yang meraih zona kuning dan merah, namun angka ini merupakan suatu capaian yang patut diapresiasi,” kata Abyadi saat acara penyerahan penghargaan hasil survei tersebut kepada Kapolda Sumut, Irjen Pol RZ Panca Putra Simanjuntak di Kantor Ombudsman Sumut, Rabu (9/2).

Menurut Abyadi, penilaian survei tertinggi diraih Polres Batubara dengan nilai 88,38. Bagi yang masih meraih zona kuning dan merah, diharapkan segera memperbaiki. “Kita juga siap memberikan pendampingan untuk perbaikan pelayanan publik. Bagi yang meraih predikat zona hijau atau kepatuhan tinggi terhadap standar pelayanan publik, kita sampaikan apresiasi. Namun demikian, bagi Polres yang meraih predikat zona hijau, Ombudsman mengharapkan dapat ditingkatkan lagi, terlebih kepada kualitas layanannya,” ungkap dia.

Sementara itu, Kapolda Sumut Irjen Pol RZ Panca Putra Simanjuntak mengucap terima kasih kepada Ombudsman RI Perwakilan Sumatera Utara yang telah memberikan penghargaan kepatuhan terhadap standar pelayanan publik sesuai Undang-undang nomor 25 tahun 2009, terhadap 9 Polres di jajaran Polda Sumatera Utara. “Saya langsung hadir untuk merespon undangan Ombudsman RI Perwakilan Sumut terkait dengan pemberian penghargaan atas hasil survei di unit-unit pelayanan di jajaran Polda Sumut, yaitu di 27 Polres yang ada di jajaran Polda Sumut. Sebagaimana disampaikan, saya mengucap terima kasih untuk hasil tersebut,” kata Panca.

Penghargaan dari Ombudsman RI Perwakilan Sumut ini, Panca mengaku, merupakan potret Polda Sumatera Utara untuk terus memperbaiki pelayanan. “Karena itu bagian dari potret kita untuk terus memperbaiki pelayanan kita,” ucapnya.

Panca berpesan, untuk Polres yang belum mendapatkan penghargaan zona hijau agar segera meningkatkan lagi pelayanan bagi masyarakat. “Sembilan Polres sudah mendapat predikat terbaik, kita harus turun ke Polres-Polres lain untuk terus meningkatkan pelayanan sebagaimana yang diharapkan oleh masyarakat dan diamanatkan undang-undang,” ujarnya.

Ia berharap, kerja sama dengan Ombudsman RI Perwakilan Sumatera Utara ini terus ditingkatkan untuk memperbaiki dan meningkatkan kinerja kepolisian di jajaran Polda Sumut. “Hal ini sangat positif bagi kami sebagai mitra. Kami menganggap Ombudsman sebagai mitra yang positif, untuk terus memperbaiki kinerja kepolisian di jajaran Polda Sumut sebagaimana diharapkan masyarakat,” tukasnya.

Terpisah, Kapolres Dairi AKBP Wahyudi Rahman melalui Kasi Humas Polres, Iptu Donny Saleh berterima kasih kepada Ombudsman Sumut atas apresiasi yang diberikan kepada Polres dairi terkait kepatuhan tinggi terhadap standar pelayanan publik. Disebut Donny, Polres Dairi menduduki posisi ketiga dalam pemberian apresiasi peraih kepatuhan tinggi pelayanan publik dari Ombudsman Sumut. “Semoga ini menjadi pemicu bagi Polres Dairi untuk terus meningkatkan pelayanan sebagaimana yang diharapkan oleh masyarakat dan amanat undang-undang,” pungkasnya. (ris/rud)

 

 

Diusul jadi Pahlawan Nasional, Sabam Sirait Sosok Antitesa Politik Identitas

Para narasumber bersama panitia usai Seminar Nasional ‘Pengusulan Sabam Sirait Menjadi Pahlawam Nasional’ di aula FK Universitas HKBP Nommensen, Selasa (8/2/2022).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Sabam Sirait adalah pejuang keadilan dan humanisme dalam proses demokrasi yang tumbuh dan berkembang di Indonesia. Dia menjadi bagian dari segelintir tokoh politik yang teguh memperjuangkan hak-hak asasi manusia dan memperjuangkan penegakan demokrasi.

“Tahun 1971 pada kasus pembangunan Taman Mini dia ditahan, pada tahun 1972 pada masa pembatasan masa jabatan Presiden 2 kali, pada tahun 1980 yang menggagas UU Anti Monopoli, pada tahun 1984 saat berempati terhadap Kasus A.M. Fatwa, dan Sabam Sirait adalah juga pionir penggunaan hak interpelasi pada 1993,” ungkap penggiat media dan jurnalis peminat masalah-masalah sejarah, J Anto.

Di depan Seminar Nasional ‘Pengusulan Sabam Sirait Menjadi Pahlawam Nasional’ di aula FK Universitas HKBP Nommensen, Selasa (8/2/2022), Anto mengatakan, cukup banyak warisan politik (legacy) yang diturunkan kepada generasi-generasi berikutnya tentang makna berpolitik yang sesungguhnya.

“Perjuangan menegakkan integritas diri adalah bagian dari konsistensi berpolitik dari Sabam Sirait. Selain bergeming melawan teror dan intimidasi, Sabam Sirait juga teguh mempertahankan kritisme untuk melayani kepentingan rakyat,” kata Anto dalam seminar yang dihadiri Direktur Kepahlawanan, Keperintisan, Kesetiakawanan dan Restorasi Sosial Kementerian Sosial RI, Nurharjani, dan Gubernur Sumut yang diwakili oleh Kaban Kesbanglinmas Provsu Safruddin.

Hadir pula Wali Kota Medan Bobby Nasution via zoom, Ketua MUI Medan Prof M. Hatta yang juga penasehat panitia, Sejarahwan Prof Suprayitno, DR Abdul Syukur, Akademisi Prof DR Robert Sibarani, dan lainnya.

Anto mengungkapkan banyak argumentasi yang dapat disampaikan untuk meyakinkan pemerintah bahwa Sabam Sirait layak diangkat menjadi pahlawan nasional.

Sabam Sirait, menurut dia, adalah politisi yang berjuang mengubah sistem politik yang tidak demokratis untuk kepentingan rakyat. Bahkan dia bergeming terhadap godaan bujukan kekuasaan dan kelimpahan duniawi. “Sabam Sirait juga dikenang sebagai politisi yang menjauhi politik rente dan menjaga jarak dengan kekuasaan,” katanya.

Anto mengaku kagum dengan sosok Sabam Sirait yang konsisten menjaga pikiran sketisme, dimana dia melihat harta bukanlah sesuatu yang luar biasa. Begitu pula pemikiran politiknya yang inklusif dan keluar dari ekslusivisme agama.

“Sabam Sirait adalah sedikit politik yang tumbuh dalam budaya inklusif. Beliau adalah antitesa politik identitas. Bisa kita lihat jejak rekam beliau yang ternyata ikut bersama A.M. Fatwa untuk demo bersama massa PKS untuk menentang penjajahan bangsa Palestina,” tukasnya. (adz)

Sabam Sirait Bukan Politisi Biasa, Layak Dianugerahi Pahlawan Nasional

Pengamat Politik dari Universitas Sumatera Utara (USU), Dr Warjio (tengah) saat Seminar Nasional ‘Pengusulan Sabam Sirait Menjadi Pahlawan Nasional’ di aula FK Universitas HKBP Nommensen, Selasa (8/2/2022).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Sabam Sirait memiliki karakter yang kuat dalam proses demokrasi yang tumbuh dan diperjuangkan di Indonesia. Dia adalah salah satu dari banyak tokoh Indonesia yang berjuang dalam proses demokrasi yang tidak mudah dengan karakternya itu.

Demikian paparan Pengamat Politik dari Universitas Sumatera Utara (USU), Dr Warjio saat bicara tentang sosok politisi nasional asal Sumatera Utara, Sabam Sirait.

“Sebagai dosen ilmu politik, Sabam Sirait bukanlah ‘orang biasa’ dalam pemahaman saya. Sepak terjangnya dalam politik menjadi salah satu bahan saya untuk menganalisis perilaku politiknya baik sebagai individu maupun dalam partainya, Partai Demokrasi (PD) yang kemudian menjadi PDIP. Dalam praktik politiknya, ia bukan individu biasa,” katanya di depan Seminar Nasional ‘Pengusulan Sabam Sirait Menjadi Pahlawan Nasional’ di aula FK Universitas HKBP Nommensen, Selasa (8/2/2022).

Hadir dalam seminar itu Direktur Kepahlawanan, Keperintisan, Kesetiakawanan dan Restorasi Sosial Kementerian Sosial RI, Nurharjani, Gubernur Sumut yang diwakili oleh Kaban Kesbanglinmas Provsu Safruddin.

Hadir pula Wali Kota Medan Bobby Nasution via zoom, Ketua MUI Medan Prof M Hatta yang juga penasehat panitia, Sejarahwan Prof Suprayitno, DR Abdul Syukur, Akademisi Prof DR Robert Sibarani, pengamat media J. Anto, dan lainnya.

Mengutip ucapan Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Megawati Sukarnoputri, Warjio mengatakan intisari perjuangan Sabam Sirait di partai politik merupakan gerakan mengorganisir kekuatan rakyat. Kesabarannya untuk terus bergerak dan berjuang di tengah berbagai tekanan baik oleh rezim penguasa atau penilaian masyarakat.

Bagi Sabam Sirait, kata Warjio, perjuangan kerakyatan hanya bisa berjalan dengan ideologi. “Tanpa ideologi, tanpa Pancasila, maka mustahil bangsa ini berdiri kokoh dalam lautan keanekaragaman Indonesia yang begitu luar biasa,” tukasnya.

Warjio mengingatkan perjuangan politik Sabam Sirait tidak terlepas dari perspektif politik kelas yang mempengaruhi pemikiran dan aktivitas politiknya sehari-hari. “Tentu saya memahami sebuah perjuangan politik kelas, tidak terjadi dengan sendirinya. Ia ada karena latar belakang, sejarah yang mengitarinya. Itu yang membuat Sabam Sirait punya karakter dalam perjuangan,” katanya .

Dalam perjalanan politiknya yang panjang hingga 7 Presiden RI, Warjio mencermati sepak terjang Sabam Sirait di parlemen sangat konsisten. “Maka layaklah politisi ulung dan pejuang politik dari Sumatera Utara ini dianugerahkan pemerintah gelar pahlawan nasional,“ pungkasnya. (adz)

Tak Mau Diam, Ketua PDIP Sumut Turun Langsung Bagikan Minyak Goreng ke UMKM

MEDAN, SUMUTPOS.CO- Ketua DPD PDI Perjuangan Sumatera Utara, Rapidin Simbolon didampingi Wakil Ketua Darsen Song dan Ketua Panitia Imlek DPD PDI Perjuangan Sumut Iwan Hartono, turun langsung membagikan bantuan paket minyak goreng dan gula pasir di Kecamatan Medan Barat dan Medan Area, Rabu (9/2/2022). Turut hadir Pula Ketua DPC PDI Perjuangan yang juga Ketua DPRD Kota Medan Hasyim SE dan Sekretaris DPC yang juga Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Medan Roby Barus.

“PDI Perjuangan mengamati betul kondisi di tengah-tengah masyarakat terutama soal kenaikan harga minyak goreng ini, karena sangat memukul para pelaku ekonomi kecil yang sangat tergantung pada komoditas ini,” kata Rapidin Simbolon di sela-sela kegiatan.

Menurut Rapidin, kehadiran dirinya dalam kegiatan pembagian paket bantuan itu, untuk memastikan kegiatan tersebut berjalan dengan lancar dan juga menyampaikan salam dari Ketua Umum PDI Perjuangan Hj Megawati Sukarnoputri kepada para pelaku ekonomi kecil. “UMKM adalah tulang punggung perekonomian masyarakat, baik di kota maupun desa. Karenanya, keberadaan UMKM harus mendapat dukungan dari semua pihak. Dengan kuatnya UMKM, maka perekonomian sebuah daerah akan kuat pula. Maka dari itu, dengan kita turun langsung menunjukkan rasa kepedulian kita kepada pedagang kecil dan UMKM sehingga mereka tetap kuat dan tegar dalam mengahadapi situasi saat ini,” paparnya..

Rapidin kembali mengingatkan pemerintah agar segera mencari solusi atau jalan untuk mengakhiri penceklik minyak goreng ini. “Saya harap pemerintah daerah maupun pusat memiliki solusi yang tepat untuk mengakhiri kondisi ini, dan gerakan kita hari ini merupakan bentuk protes kita kepada pemerintah atas naiknya harga dan langkanya minyak goreng, dan pemerintah harus mencari persoalan yang mendasar dalam masalah ini,” pungkasnya.

Sebelumnya Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kota Medan Roby Barus mengatakan, pemberian batuan ini dilaksanakan serentak di seluruh Kota Medan yang melibatkan seluruh unsur PAC. “Penyalurannya lewat PAC, dan penerimanya adalah pedagang kecil dan kader partai di tingkat anak rumput yaitu ranting dan anak ranting. Sejauh ini, laporan yang kita terima seluruh PAC serentak melakukan pembagian,” ungkap Roby Barus. (adz)

Airlangga : Mari Kita Perkuat Pemulihan Sektor Pariwisata dan Ekonomi Kreatif

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Seluruh upaya dalam melanjutkan pemulihan ekonomi dari pandemi Covid-19 masih terus dilakukan, tak terkecuali oleh pelaku ekonomi di sektor pariwisata. Peningkatan kolaborasi antar pemangku kepentingan di sektor yang terdampak paling berat akibat pandemi ini juga terus dilakukan, agar sektor pariwisata dapat segera bangkit dan pulih.

“Saya mengajak kita semua untuk memperkuat kerja sama lintas sektor guna mengakselerasi pemulihan ekonomi nasional, terutama pada sektor pariwisata dan ekonomi kreatif,” ujar Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto saat menyampaikan keynote speech secara daring pada acara Rapat Kerja Nasional II Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Tahun 2022 yang mengangkat tema Pulih dan Bangkit Pariwisata Indonesia, Rabu (9/02).

Dalam upaya pemulihan sektor pariwisata, Indonesia menghadapi berbagai tantangan diantaranya masih perlunya peningkatan konsistensi penerapan standar kesehatan, keamanan, dan keberlanjutan lingkungan oleh seluruh kalangan masyarakat, serta terbatasnya aktivitas dunia pariwisata.

Dalam rangka mendukung pemulihan industri pariwisata pada tahun 2022 ini, Pemerintah telah menyiapkan sejumlah kebijakan dan program diantaranya dengan pemberian insentif. Anggaran untuk menunjang pemulihan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif juga telah disiapkan Pemerintah yakni sebesar Rp4,55 triliun. Selanjutnya, dukungan prioritas yang menunjang sektor pariwisata seperti dukungan terhadap G-20, Mandalika International Circuit, dan lainnya juga telah dialokasikan sebesar Rp3,39 triliun.

Lebih lanjut, pengembangan travel bubble baik secara bilateral maupun regional juga telah diupayakan Pemerintah. Pada bulan Januari yang lalu, Pemerintah telah meluncurkan kebijakan Travel Bubble Batam-Bintan-Singapura dan telah diuji cobakan pada tanggal 24 Januari 2022. Diharapkan melalui kebijakan ini, pemulihan ekonomi terutama sektor pariwisata di Batam dan Bintan dapat diakselerasi.

Upaya berikutnya yakni penguatan protokol kesehatan di seluruh destinasi wisata.  Penegakan Protokol Kesehatan merupakan kata kunci kesuksesan pencegahan penyebaran Covid-19. Pengelola kawasan diwajibkan membentuk Satgas Covid-19 Kawasan serta setiap destinasi dan industri pariwisata juga wajib memenuhi standar Cleanliness, Health, Safety and Environmental Sustainability (CHSE).

“Dengan kolaborasi yang efektif, saya percaya bahwa kita bersama-sama dapat melaluinya dengan baik serta mampu membangun perekonomian kita kembali,” tutup Menko Airlangga. (ag/fsr/adv/*)

Dinilai Cacat Hukum, SK Perpanjangan KPID Sumut Bakal Digugat ke PTUN

Penasehat Hukum “Gerakan Penolakan Penetapan 7 Komisioner KPID Sumut 2021-2024”, Ranto Sibarani.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Kisruh pemilihan Komisioner KPID Sumut 2021-2024 kian meruncing. Apalagi, terungkapnya soal SK perpanjangan komisioner KPID Sumut periode 2016-2019 yang dinilai cacat hukum. Dimana dua diantara komisioner tersebut ikut dalam seleksi Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Sumut.

Penasehat Hukum “Gerakan Penolakan Penetapan 7 Komisioner KPID Sumut 2021-2024”, Ranto Sibarani menegaskan, pihaknya akan mendaftarkan gugatan ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Medan untuk menguji secara hukum keabsahan SK perpanjangan tersebut.

Dugaan bahwa SK perpanjangan itu ‘abal-abal’ mengindikasikan dua komisioner KPID Sumut periode 2016-2019 yakni Muhammad Syahrir dan Ramses Simanullang tak punya hak legal-formal disebut calon petahana. “Pakar Hukum Tata Negara USU Dr Mirza sudah menjelaskan dasar hukumnya. Jika bukan incumbent, mereka harus berjuang seperti 19 calon komisioner lain, lolos berkas administrasi dan ikut tahapan seleksi. Kami akan gugat ke PTUN,” katanya, Rabu (9/2/2022).

Ranto menyebutkan, pihaknya sudah mempelajari salinan SK perpanjangan komisioner KPID Sumut 2016-2019 yang diteken Sekda Provsu Dr Ir Hj Sabrina. Faktanya, memang berpotensi melanggar hukum administrasi negara. “Jika SK perpanjangan itu terbukti melanggar hukum, maka ada potensi kerugian negara karena menggunakan anggaran negara. Hal tersebut akan berisiko adanya dugaan tindakan pidana korupsi. Kami akan adukan dugaan kerugian negara tersebut,” ujarnya.

Ranto menyatakan, dasar hukum paling kuat atas dugaan pelanggaran itu adalah Peraturan Komisi Penyiaran Indonesia (PKPI) Nomor 01/P/KPI/07/2014 tentang Kelembagaan Komisi Penyiaran Indonesia.

Pada BAB V tentang ‘Masa Jabatan Anggota KPI’ di Pasal 27 ayat 4 berbunyi; ‘Apabila proses pemilihan dan penetapan Anggota KPI Pusat di DPR RI atau Anggota KPI Daerah di DPRD Provinsi tidak selesai pada waktunya, maka untuk menghindari kekosongan Anggota KPI masa jabatan berikutnya, KPI Pusat meminta kepada Presiden dengan tembusan kepada DPR RI dan KPI Daerah meminta Gubernur dengan tembusan kepada DPRD Provinsi untuk memperpanjang masa jabatan’. “Jelas disebutkan harus tekenan gubernur,” tegasnya.

Kata Ranto, SK perpanjangan KPID periode 2016-2019 itu pernah disoal Komisi A DPRD Sumut pada Rapat Dengar Pendapat (RDP) setahun lalu. Bahkan, Ketua Komisi A Hendro Susanto mempertanyakan kenapa SK perpanjangan yang harusnya diteken gubernur malah berformat surat dinas bernomor. “Di media dia bilang perpanjangan komisioner yang 2016-2019 itu tidak sah karena yang menandatangani Sekda. Sebab mengacu peraturan perundang-undangan, perpanjangan itu harusnya SK gubernur. Itu langsung ucapan Hendro,” ungkapnya.

Ranto menyebutkan pihaknya akan menyusun argumentasi hukum yang cukup meyakinkan dan dikuatkan dengan pendapat para ahli antara lain Pakar Hukum Tata Negara USU Dr Mirza, SH., M.Hum. “Kawan-kawan calon komisioner kan rata-rata orang media, banyak kenal pakar hukum. Kita yakin banyak yang bantu perjuangan ini,” pungkasnya.

Diketahui, periode komisioner KPID 2016-2019 sebetulnya sudah berakhir pada 2019 lalu, namun proses seleksi tak kunjung dilakukan. Selama perpanjangan itu mereka sudah menghabiskan dana hibah hingga Rp3,6 miliar, yang sekitar Rp400 juta diantaranya akan dialokasikan untuk dana Timsel KPID periode berikutnya. Namun karena proses tak juga dilaksanakan, anggaran itu dikembalikan ke negara.(adz)

Hyundai CRETA, Berikan Pengalaman Berkendara Terbaik, Aman dan Nyaman

Pameran Hyundai CRETA di Deli Park Mall.(BAGUS SYAHPUTRA/Sumut Pos)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – PT Hyundai Motors Indonesia (HMID) memperkenalkan Hyundai CRETA dengan performa dan fitur-fitur mengikuti perkembangan teknologi dengan inovasi yang dipadukan untuk memberikan kenyamanan dan keamanan saat mengendarai SUV terbaru dari Hyundai ini.

Untuk memperkenalkan Hyundai CRETA, PT HMID menggelar pameran di Deli Park Mall, Medan tersebut berlangsung mulai tanggal 9 hingga 20 Februari 2022. Melalui kegiatan ini, masyarakat kota Medan dapat melakukan test drive untuk merasakan secara langsung performa dan fitur-fitur yang disematkan pada CRETA.

Makmur, Chief Operating Officer PT Hyundai Motors Indonesia, mengatakan Hyundai
berkomitmen untuk selalu memberikan yang terbaik dan menjadikan pelanggan fokus utama dalam menghadirkan setiap produk maupun layanan terbaik.

“Hari ini (kemarin,red), kami sangat senang melihat antusiasme masyarakat Kota Medan yang telah menantikan CRETA sejak diperkenalkan pada GIIAS 2021 lalu. Semoga pameran ini dapat menjawab keingintahuan dan rasa penasaran pelanggan,” ucap Makmur dalam jumpa pers di Deli Park, Rabu (9/2).

Selain itu, Makmur mengatakan Hyundai juga memperkenalkan inovasi Connected Car Service yang hadir bersama dengan Hyundai CRETA, yaitu Hyundai Bluelink, sebuah teknologi yang dapat menghubungkan pemilik dengan Hyundai CRETA miliknya hanya melalui smartphone.

“SUV yang dibuat di Indonesia untuk masyarakat Indonesia ini dapat memberikan pengalaman berkendara terbaik dan menjadi pilihan yang tepat untuk warga Kota Medan,” sebut Makmur.

Ada pula My Own CRETA yang memberikan kesempatan kepada pelanggan untuk mendesain unit CRETA mereka sendiri sesuai dengan karakteristiknya masing-masing. Bagi pengunjung menghadiri pameran, Hyundai juga menyediakan unit test drive CRETA di area parkir Deli Park Mall Medan.

Hyundai CRETA memiliki tampilan stylish yang menarik perhatian dan cocok untuk gaya hidup urban masyarakat Indonesia. Sisi depan mobil ini menonjolkan keunikan CRETA dengan adanya lampu Parametric Jewel Hidden-Type DRL.

“Karakteristik tersebut juga terdapat pada High Mounted Stop Lamp (HMSL) di sisi belakang, sehingga melengkapi kombinasi yang memberikan kesan kendaraan berteknologi tinggi. Tampilan luar mobil yang sporty juga dilengkapi dengan 17-inch Diamond Cut Alloy Wheels,” jelas Makmur.

Hyundai menawarkan berbagai fitur canggih yang menjadikan CRETA sebagai produk unggulan dan terdepan di kelasnya. Beberapa di antaranya adalah Cooled Glove Box. Dimana laci dashboard dapat digunakan sebagai tempat untuk menjaga kesegaran makanan dan minuman; Ambient Mood Lamp dan Panoramic Sunroof yang menciptakan kesan dan suasana mewah selama berada di dalam CRETA dan Ventilated Seat kursi yang dapat diatur suhunya untuk memberikan kesejukan dan meningkatkan kenyamanan bagi penumpang dan pengemudi.

Kepuasan memiliki CRETA akan semakin bertambah dengan hadirnya Full TFT LCD Meter Cluster berukuran 10,25 inci dengan tampilan digital sebagai akses ke berbagai pengaturan fitur kenyamanan, termasuk pengaturan warna tampilan pada panel instrument cluster, yang juga dapat berubah saat menyesuaikan mode berkendara atau driving mode. Dari sisi infotainment, CRETA juga dilengkapi dengan layar Display Audio berukuran 8 Inci dengan berbagai fitur dan dapat terhubung ke smartphone. Perangkat ini terhubung ke 8 (delapan) unit speaker BOSE Premium Sound System yang memberikan suara jernih dan kenyamanan yang sempurna.

Lebih lanjut, Hyundai Motors Indonesia juga menghadirkan teknologi inovatif terbarunya, Hyundai Bluelink, sebuah inovasi Connected Car Service dari Hyundai yang memungkinkan pelanggan untuk selalu terhubung dengan mobil mereka melalui smartphone.

“Hyundai Bluelink memberikan akses penuh kepada pemilik CRETA untuk fitur-fitur penting, seperti mengetahui kondisi kendaraan saat ini, menghidupkan atau mematikan mesin, mengatur suhu kabin, mengunci atau membuka kunci pintu, menyalakan klakson, menyalakan atau mematikan lampu, untuk mengetahui di mana kendaraan diparkir,” ucapnya.

Teknologi ini juga akan menyediakan keamanan dan kenyamanan, karena melalui Hyundai Bluelink, pelanggan dapat memperoleh akses ke berbagai fitur canggih, seperti Stolen Vehicle Notification & Stolen Vehicle Tracking yang akan beroperasi saat upaya pencurian kendaraan sedang terjadi dengan cara mengirimkan notifikasi ke smartphone pelanggan dan memungkinkan.

Hyundai Bluelink untuk mengidentifikasi posisi terkini dari mobil mereka. Fitur-fitur tersebut kemudian juga didukung oleh Stolen Vehicle Immobilization, yaitu layanan yang tersedia di Hyundai Bluelink agar pengguna dapat menghubungi Call Center dan meminta mobil yang dicuri untuk segera diberhentikan pengoperasiannya sementara waktu. Selain itu, ada juga ACN (Auto Collision Notification), tombol SOS/Emergency Assistance, dan Roadside Assistance (RSA) yang dapat digunakan oleh pemilik mobil di situasi darurat lainnya, seperti saat membutuhkan bantuan medis atau saat mobil mengalami kerusakan.

Melalui Hyundai Bluelink, pemilik mobil dapat selalu memastikan bahwa kendaraanya selalu berada dalam kondisi prima, karena teknologi ini telah dilengkapi dengan: Manual/Automatic Diagnostic Report yang secara otomatis akan melakukan diagnosa jika terjadi kejanggalan pada mobil, di mana fungsi yang sama juga dapat diterapkan secara manual; Driving Information and Vehicle Health Report yang akan menyediakan laporan bulanan atas berbagai aktivitas yang telah dilakukan mobil; dan Vehicle Status Check/Notification yang membantu menginformasikan kondisi perawatan mobil dalam bentuk notifikasi pada aplikasi.

Ada lebih banyak lagi fitur pada Hyundai Bluelink yang secara terus-menerus akan menjaga keamanan mobil, yaitu mencakup: Geo-Fence Notification untuk mengatur perimeter atau batasan digital pada mobil dan akan menginformasikan kepada pemilik mobil apabila batasan tersebut dilewati; Speed Notification untuk mengatur batas kecepatan mobil; Time-Fence Notification untuk mengatur batas waktu operasional mobil; Valet Mode untuk melindungi mobil saat sedang menerima layanan parkir valet; dan Idling Time Notification untuk memberi peringatan apabila mesin mobil menyala melebihi batas waktu yang ditetapkan.

Tidak hanya itu, Hyundai juga menghadirkan My Own CRETA, sebuah layanan yang akan memberikan keleluasaan kepada pelanggan untuk memilih fitur dan tampilan CRETA sesuai dengan kebutuhan, preferensi, dan minat mereka. Layanan spesial ini khusus disediakan untuk varian Trend dari CRETA. My Own CRETA tersedia di platform Click-to-Buy yang dapat diakses melalui website resmi HMID, www.hyundai.com/id/id.(gus)

Gojek Bersama Polda Sumut dan Poltekpar Medan Gelar Vaksinasi Booster

Gojek hari ini mengikutsertakan ratusan Mitra Driver Gojek bersama masyarakat umum di kota Medan dalam program vaksinasi booster atau vaksinasi ketiga bersama Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) dan Politeknik Pariwisata Negeri (Poltekpar) Medan.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Gojek, super-app terbesar di Asia Tenggara terus menjadi yang terdepan untuk melakukan pencegahan penyebaran Covid-19, sekaligus menghadirkan standar keamanan dan kebersihan tertinggi bagi warga kota Medan.  Gojek hari ini mengikutsertakan ratusan Mitra Driver Gojek bersama masyarakat umum di kota Medan dalam program vaksinasi booster atau vaksinasi ketiga bersama Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) dan Politeknik Pariwisata Negeri (Poltekpar) Medan.

Kapolda Sumatera Utara, Irjen Pol. Panca Putra Simanjuntak menyampaikan apresiasinya atas kolaborasi ketiga pihak untuk menekan penyebaran Covid-19 di kota Medan.

“Penanganan Covid-19 yang muncul dengan berbagai varian ini membutuhkan penanganan yang cepat, tepat dan terarah. Tentu saja ini membutuhkan keterlibatan berbagai pihak untuk bisa menekan penyebaran varian omicron yang baru ini dengan cepat. Saya menyampaikan apresiasi kepada Gojek dan Poltekpar atas inisiatifnya dan kerjasamanya untuk segera bergerak memberikan vaksinasi booster kepada warga di kota Medan. Hal ini menjadi penting, mengingat Medan memiliki peran ekonomi yang penting, tidak hanya bagi Sumatera, namun juga Indonesia,” jelas Panca.

Kegiatan vaksinasi tahap ketiga yang menyediakan 2000 dosis vaksinasi ini digelar hari ini tanggal 9 Februari 2022 di Kampus Poltekpar Medan Kecamatan Percut Sei Tuan, Deli Serdang, Sumatera Utara mulai pukul 09.00 hingga pukul 16.00 sore. Peserta vaksinasi cukup menunjukkan undangan vaksinasi yang ada di dalam aplikasi Peduli Lindungi, sudah menerima dua vaksinasi awal sejak enam bulan silam dan membawa KTP dan memberikan nomor HP aktif yang bisa dihubungi.

Direktur Poltekpar Medan, Dr. Anwari Masatip S.Sos, MM.Par menyatakan,”Kolaborasi antara berbagai pihak ini membuktikan bahwa pengentasan pandemi Covid-19, terutama yang mendukung proses belajar mengajar ini sangat penting untuk dilakukan. Terutama mengingat para mahasiswa sudah sekian lama menjalani proses belajar daring atau jarak jauh, hal ini tentu memberikan hasil yang berbeda dengan tatap muka. Harapannya penanganan yang komprehensif dari berbagai pihak ini akan memberikan kesempatan kepada para mahasiswa untuk bisa kembali bertatap muka, dan tentu saja mendorong perekonomian kota Medan kembali ke kondisi yang lebih baik di masa mendatang,”

Kerjasama dengan Poltekpar Medan dalam vaksinasi tahap ketiga ini adalah kerjasama lanjutan setelah sebelumnya pada bulan Maret 2021 silam kedua belah pihak menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) terkait kerjasama di bidang pendidikan, penelitian dan kesempatan magang.

Sementara Head of Public Policy and Government Relations Gojek Sumatera, Muhammad Ruslan menyampaikan, pihaknya memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada pihak Polda Sumatera Utara dan Poltekpar Medan, atas kolaborasi strategis yang telah dibangun bersama Gojek, dalam upaya pengentasan pandemi COVID-19 di kota Medan melalui vaksinasi booster tahap ketiga ini.

“Hal ini menjadi momentum #BangkitBersama, kami berharap dengan pemberian vaksin ini, mitra driver Gojek bisa memberikan pelayanan lebih optimal kepada para pelanggan dengan tetap mengedepankan protokol keamanan dan kebersihan terbaik. Sehingga pelanggan mendapatkan nilai lebih atau value for money dalam setiap layanan yang kami berikan,” katanya.

Ratusan ribu mitra driver Gojek di 130 kabupaten/kota telah divaksin. Angka ini akan terus bertambah untuk menjangkau lebih banyak lagi mitra driver yang menerima vaksinasi. Status vaksinasi mitra driver dapat dilihat oleh pelanggan di aplikasi Gojek sehingga dapat memberikan keamanan dan kenyamanan bagi pelanggan.

Tak hanya mitra driver, Gojek juga mengikutsertakan Mitra Usaha GoFood dalam program vaksinasi bersama pemerintah dan mitra pelaksana vaksinasi di beberapa kota di Indonesia. Diharapkan upaya vaksinasi ini dapat memperkuat keamanan seluruh anggota ekosistem Gojek di masa pandemi yang masih berlangsung. (rel)

Telkomsel Hadirkan Program Scan Berhadiah #CepatAntiRibet

Telkomsel menghadirkan program Scan Berhadiah #CepatAntiRibet bagi seluruh pelanggan prabayar untuk melengkapi pengalaman kemudahan bertransaksi via Omni Channel. Hadirnya program ini merupakan wujud nyata komitmen Telkomsel dalam memberikan apresiasi serta pelayanan terbaik secara berkelanjutan kepada seluruh pelanggan. Program Scan Berhadiah #CepatAntiRibet ini menghadirkan sejumlah hadiah menarik yang dibagikan setiap bulannya, serta grand prize 1 unit Mobil Toyota Raize.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Telkomsel menghadirkan program Scan Berhadiah #CepatAntiRibet bagi seluruh pelanggan prabayar untuk melengkapi pengalaman kemudahan bertransaksi via Omni Channel. Hadirnya program ini merupakan wujud nyata komitmen Telkomsel dalam memberikan apresiasi serta pelayanan terbaik secara berkelanjutan kepada seluruh pelanggan. Program Scan Berhadiah #CepatAntiRibet ini menghadirkan sejumlah hadiah menarik yang dibagikan setiap bulannya, serta grand prize 1 unit Mobil Toyota Raize.

Vice President Consumer Sales Telkomsel Sumatera, Mulya Budiman mengatakan “Telkomsel secara khusus menghadirkan program Scan Berhadiah #CepatAntiRibet sebagai wujud terima kasih kami atas antusiasme pelanggan dalam memanfaatkan saluran pembelian ragam paket data atau internet melalui Omni Channel. Program apresiasi ini merupakan wujud komitmen Telkomsel yang selalu ada untuk memberikan kemudahan dan kebahagiaan di setiap fase kehidupan masyarakat melalui beragam produk dan layanan yang mengedepankan prinsip customer-centricity.”

Program Scan Berhadiah #CepatAntiRibet berlangsung dari 1 Februari 2022 – 30 April 2022. Nantinya setiap pelanggan yang bertransaksi melalui saluran Omni Channel (Scan QR Code) dan melakukan pembayaran secara langsung di berbagai mitra outlet atau penjual pulsa dan mitra modern trade, akan mendapatkan kupon undian untuk setiap transaksinya. Semakin besar nilai transaksi maka semakin banyak kupon yang di dapat. Untuk setiap transaksi dibawah 59 ribu akan mendapatkan 1 kupon, transaksi diatas 59 ribu hingga 100 ribu akan mendapatkan 2 kupon, dan untuk transaksi diatas 100 ribu akan mendapatkan 3 kupon. Pelanggan bisa melihat info jumlah kupon undian yang telah dikumpulkan melalui UMB *363*369#.

Program ini menyediakan beberapa hadiah yang bisa di menangkan para pelanggan setiap bulannya serta hadiah grand prize yang diundi di akhir periode program. Hadiah bulanan yang bisa dimenangkan pelanggan diantaranya 3 Emas Batangan 20gr, 24 smartphone Samsung A52s, 24 Telkomsel Orbit Pro serta 300 paket Saldo LinkAja sebesar 200 ribu. Sementara itu, hadiah grand prize yang bisa di menangkan di akhir program diantaranya 27 paket Saldo LinkAja sebesar 270 ribu, 5 Iphone 13, 3 Emas Batangan 27gr, serta hadian grand prize 1 unit Mobil Toyota Raize.

 Pelanggan yang mengakses saluran omni channel ini bisa mendapatkan jenis paket kuota yang beragam dan #PastiMurah. Jenis paket kuota yang ditawarkan juga akan terus berkembang seiring dengan kebutuhan pelanggan yang semakin dinamis. Saat ini, pelanggan Telkomsel Prabayar bisa mendapatkan penawaran paket data mulai dari harga eceran terendah Rp9 ribu dengan pilihan masa aktif harian yang beragam, serta berbagai paket kuota data unggulan Telkomsel lainnya yang disesuaikan dengan kebutuhan pelanggan, seperti Combo Sakti, Internet Sakti, UnlimitedMAX, hingga paket Surprise Deal yang merupakan paket yang paling ditunggu oleh pelanggan.

 “Semua layanan dan program apresiasi ini kami hadirkan semata-mata untuk dapat memenuhi kebutuhan pelanggan. Kami berharap dapat terus menghadirkan inovasi solusi layanan yang lengkap, termasuk program loyalty bagi pelanggan yang dapat membuka lebih banyak potensi kemajuan seluruh elemen masyarakat secara umum, melalui pemanfaatan teknologi digital yang tepat guna” tutup Mulya.