Home Blog Page 2755

Polres Tebingtinggi Gelar Vaksinasi di Masjid

VAKSINASI: Polres Tebingtinggi melakukan vaksinasi Covid-19 di halaman rumah ibadah usai salat tarawih, Rabu (5/4).sopian/sumut pos.

TEBINGTINGGI, SUMUTPOS.CO – Polres Tebingtinggi dalam mengejar target vaksinasi Covid-19, baik tahap II dan tahap II serta Boster. Dengan memanfaatkan momen Ramadan , Polres Tebingtinggi menggelar vaksinasi di rumah ibadah. Seperti di masjid usai Salat Tarawih di wilayah hukum Polres Tebingtinggi, malam Rabu (5/4).

Kasi Humas Polres Tebingtinggi AKP Agus Arianto mengatakan bahwa pelaksanaan vaksinasi yang diperuntukan bagi masyarakat khususnya lansia, pelajar, dan remaja tidak mengganggu khusuknya masyarakat saat menjalankan Ibadah Salat Tarawih. Karena pelaksanaan vaksinasi dilakukan dalam masa tenggang menjelang salat Isya dan habis Salat Tarawih.

“Sasaran kita masyarakat yang belum vaksinasi, baik tahap II dan tahap III, vaksinasi dilakukan malam hari dengan kerja sama dan melibatkan pihak kelurahan, kepling dan tokoh masyarakat setempat, karena vaksinasi ini untuk memberikan kekebalan masyarakat berkumpul di masjid dalam menjalankan ibadah,” tutur AKP Agus Arianto.

Menurutnya, saat ini pandemi Covid-19 masih ada ditemukan di Tebingtinggi. Jadi, kepada masyarakat yang belum melakukan vaksinasi baik tahap I, tahap II dan tahap III untuk mendatangi gerai-gerai vaksin yang disediakan oleh Polres Tebingtinggi disetiap kelurahan dan kecamatan yang ada di Kota Tebingtinggi.

“Dalam pelaksanaan vaksinasi di Masjid Al Hasanah Jalan Karya, kita berhasil menjaring 12 orang masyarakat untuk vaksin, dalam pelaksanaan vaksin kita jadwalkan usai Salat Tarawih dan masa tenggang sebelum masyarakat melakukan ibadah salat fardu dan Salat Tarawih,” jelasnya.

AKP Agis Arianto juga meminta kepada masyarakat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan, seperti ketika melaksanakan ibadah pada malam Ramadan di masjid-masjid selalu menggunakan masker, tetap menjaga jarak dan selalu mencuci tangan menggunakan air mengalir. (ian/azw)

Bobby Nasution Jadikan Safari Ramadan Wadah Aspirasi Masyarakat

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Safari Ramadhan merupakan program rutin yang digelar Pemko Medan selama bula suci Ramadhan. Melalui kegiatan safari ramadhan ini juga Wali Kota Medan Bobby Nasution memanfaatkanya untuk mendengarkan langsung aspirasi dan keluhan yang disampaikan oleh masyarakat. Seperti Safari Ramadhan yang diadakan di Masjid Silaturahmi jalan Tangguk Damai Raya Block 3 Griya Martubung, Kecamatan Medan Labuhan, Kamis (7/4).

Bobby Nasution mendengarkan langsung berbagai aspirasi dan keluhan yang disampaikan masyarakat salah satunya yaitu masyarakat meminta kepada Bobby Nasution agar membantu pembangunan Masjid Silaturahmi karena hingga saat ini belum memiliki kubah Masjid. Mendengar keluhan dari masyarakat tersebut, Bobby Nasution secara pribadi akan membantu pembelian kubah Masjid yang di inginkan masyarakat.

“Untuk kubah Masjid secara pribadi akan saya bantu, nanti tinggal pilih saja kubah seperti apa yang di inginkan,” kata Bobby Nasution yang langsung disambut tempuk tangan gembira oleh masyarakat yang hadir di acara safari ramadhan tersebut.

Selain permintaan kubah masjid, masyarakat juga meminta adanya perbaikan jalan, perbaikan drainase yang tersumbat dan peningkatan keamanan diwilayah tersebut mengingat sering terjadinya aksi pencurian.

“Secara bertahap saya bersama OPD Pemko Medan akan menyelesaikan segala permasalahan yang disampaikan masyarakat, dan saya minta tolong kepada Bapak Kapolres agar dapat meningkatkan keamanan diwilayah ini,” ujar Bobby Nasution.

Disamping mendengarkan segala keluhan yang disampaikan masyarakat, dalam kesempatan itu Bobby Nasution juga mengingatkan kepada masyarakat untuk tetap menjaga protokol kesehatan (prokes) selama menjalankan ibadah di bulan suci ramadhan.

Bobby Nasution mengatakan meskipun Ramadan tahun ini sudah mulai dirasakan seperti ramadhan sebelum adanya covid-19 artinya pembatasan mulai dilonggarkan namun masyarakat harus tetap menjaga prokes.

“Pembatasan dalam beribadah mulai dilonggarkan oleh Pemerintah. Hal ini tidak terlepas dari kita sebagai masyarakat yang senantiasa menerapkan prokes. Namun meskipun begitu masyarakat jangan jumawa harus tetap mematuhi prokes. Kita boleh bersenang hati dengan kondisi saat ini karena itu mari kita manfaatkan momentum baik ini untuk meningkatkan ibadah,” kata Bobby.

Dalam Safari Ramadhan yang juga dihadiri oleh Ketua DPRD Medan, Unsur Forkopimda Kota Medan, Pimpinan OPD di lingkungan Pemko Medan, Camat Medan Labuhan beserta Lurah se-Kecamatan Medan Labuhan ini, Wali Kota Medan Bobby Nasution juga turut menyerahkan bantuan pembangunan Masjid sebebar Rp50 juta kepada Ketua BKM Masjid Silaturahmi beserta paket sembako dan uang tali asih kepada anak yatim piatu.

Sebelumnya, Ketua BKM Masjid Silaturahmi Syarifuddin merasa sangat bersyukur karena untuk kali pertama Masjid Silaturahmi dikunjungi oleh pejabat Pemerintahan.

“Saya mengucapkan selamat datang kepada Bapak Wali Kota Medan, saya berharap kepada Bapak Wali Kota Medan berkenan menyelesaikan pembangunan Masjid ini yang baru mencapai 30%,” ungkapnya.

Safari Ramadhan ini kemudian ditutup dengan taushiah singkat sekaligus doa yang disampaikan oleh Al-Ustad Hasan Matsum. (rel)

P2KB Sumut Kunjungi Siempat Nempu Hulu, Gelar Penguatan Mitra Kerja Penurunan Stunting

SEREMONI: Kabid KB Dinas P2KB Dairi Tony Ismail Siregar, didampingi Kepala Dinas P3AP2KB Dairi Nitawati Sitohang, serta Camat Siempat Nempu Hulu Koko Mulianto Angkat, saat mengikuti kegiatan di Kantor Kecamatan Siempat Nempu Hulu, belum lama ini.

DAIRI, SUMUTPOS.CO – Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P2KB) Sumut, menggelar kegiatan Penguatan Mitra Kerja Program Keluarga Berencana (KB) dan Percepatan Penurunan Stunting di Kampung KB Kecamatan Siempat Nempu Hulu, Kabupaten Dairi, baru-baru ini.

Kegiatan ini dipimpin Kepala Bidang KB Dinas P2KB Sumut Tony Ismail Siregar, yang didampingi Kepala Dinas P3AP2KB Dairi Nitawati Sitohang, serta Camat Siempat Nempu Hulu Koko Mulianto Angkat.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Dairi Aryanto Tinambunan, melalui Kepala Bidang Komunikasi Informasi Publik, Iswan Togatorop mengatakan, dalam paparannya, Tony menyampaikan, masalah stunting harus diselesaikan karena berhubungan dengan sumber daya manusia (SDM).

Penurunan stunting butuh peran multisektoral seperti kader PKK dan kader KB. Untuk nasional, preferensi stuntinng 2024 ditargetkan sebesar 14 persen. Keberhasilan program KB merupakan satu indikator percepatan penurunan stunting.

Tony juga menyebutkan, kegiatan stunting dengan ber-KB terkait dengan program Bangga Kencana.

“Melalui penguatan ini, diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan tentang KB, sehingga kita dapat menyiapkan generasi emas di 2045,” ungkap Iswan.

Kepala Dinas P3AP2KB Dairi, Nitawati mengatakan, keluarga yang sehat berasal dari perencanaan yang baik.

“Saat ini pemerintah telah hadir memberikan KB secara gratis. Tinggal bagaimana peran masyarakat bisa melahirkan generasi yang sehat,” katanya.

Dia pun mengatakan, pencegahan stunting bagi anak melalui pemenuhan gizi. Menurutnya, gizi itu sebenarnya tidak mahal, itu datangnya dari diri kita sendiri.

“Terima kasih kepada Dinas P2KB Sumut telah hadir di Siempat Nempu Hulu, untuk percepatan penurunan stunting. Semoga di kecamatan ini, stunting cepat menurun. Sehingga bisa melahrikan generasi yang unggul untuk pemimpin di masa mendatang,” kata Nitawati.

Sementara itu, Camat Siempat Nempu Hulu, Koko Mulianto Angkat menyampaikan, pada 2022 ada 7 desa menjadi fokus stunting di kecamatan itu. Dia pun menyampaikan terima kasih kepada Pemkab Dairi dan Pemprov Sumut, karena wilayahnya dijadikan pencegahan kasus stunting. (rud/saz)

Karang Taruna Audiensi ke Wali Kota Binjai

Pengurus Karang Taruna Audiensi ke Wali Kota.teddy akbari/sumut pos.

BINJAI, SUMUTPOS.CO – Pengurus Karang Taruna Kota Binjai melakukan audiensi ke Wali Kota Binjai H Amir Hamzah, di Rumah Dinas Wali Kota Binjai, Rabu (6/4). Pada kesempatan ini, Amir didampingi Kabag Umum Hilman Anggana, Kaban Kesbangpol HT Syarifuddin, dan Kepala Dinas Sosial Amransyah.

Perwakilan dari Karang Taruna Kota Binjai, Sofyan Siregar menjelaskan, tujuan mereka beraudiensi satu di antaranya, untuk mengajukan kesempatan membina Pasar Bundar yang selama ini tidak efektif.

Sofyan menjelaskan, pembinaan ini diharap dapat meningkatkan produktivitas Pasar Bundar bagi masyarakat.

“Rencana pelantikan kepengurusan Karang Taruna Binjai juga akan dilaksanakan pada Mei 2022 mendatang,” ungkap Sofyan.

Menanggapi hal ini, Amir menyampaikan dukungannya pada kegiatan sosial yang dilaksanakan Karang Taruna Kota Binjai. Dia berpesan, agar Karang Taruna Kota Binjai dapat bersinergi dengan Pemko Binjai demi memajukan Kota Rambutan.

“Pemko Binjai siap mendukung terobosan baru yang diberikan oleh pengurusan yang akan dilantik,” pungkasnya. (ted/saz)

Wali Kota Binjai Sampaikan LKPj 2021

Diskominfo Binjai SERAHKAN: Wali Kota Binjai H Amir Hamzah (kiri), saat menyerahkan LPKj TA 2021 kepada DPRD Binjai, yang diterima Ketua DPRD Binjai, H Noor Sri Syah Alam Putra, Selasa (5/4).

BINJAI, SUMUTPOS.CO – Wali Kota Binjai, H Amir Hamzah menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Akhir Tahun Anggaran (TA) 2021 di Ruang Rapat Paripurna DPRD Binjai, Jalan Veteran Nomor 9 Binjai, Selasa (5/4) lalu. Dalam rapat ini, Amir menyampaikan, kebijakan pendapatan daerah dalam memperkuat struktur penerimaan daerah, diarahkan pada pendayagunaan sumber-sumber keuangan daerah secara optimal untuk meningkatkan penerimaan daerah.

Amir juga menyatakan, pandemi Covid-19 sangat memengaruhi kondisi perekonomian nasional, termasuk Kota Binjai. Hal ini pula yang menjadi satu dasar pertimbangan perubahan kebijakan belanja daerah TA 2021, baik belanja langsung maupun tidak langsung. Penyesuaian belanja ini diarahkan pada refocusing dan realokasi belanja untuk pendanaan belanja penanganan Covid-19 dan dampaknya, yang meliputi belanja kesehatan penanganan, perlindungan sosial, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.

“Pertumbuhan ekonomi di tengah wabah Covid-19 mengalami penurunan. Meskipun begitu, Pemko Binjai akan terus berupaya dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi Binjai,” ungkap Amir.

Anggota DPRD Binjai Fraksi PAN Ardiansyah Putra, dan Anggota DPRD Binjai Fraksi PKS Hairil Anwar, menyampaikan pandangan umumnya, terkait LKPj yang disampaikan Wali Kota Binjai.

Adapun pandangan umum tersebut, terkait prioritas pembangunan yang dilakukan Pemko Binjai, dan bagaimana Pemko Binjai berperan aktif dalam memerangi peredaran narkoba yang turut memengaruhi kesejahteraan masyarakat. (ted/saz)

Ibu dan 2 Anak Kembarnya Tewas Diduga Bunuh Diri di Lubukpakam

BUNUH DIRI: Seorang ibu beserta 2 anak kembarnya ditemukan tewas diduga bunuh diri di Jalan Antara, Pasar 4 Setengah, Lubukpakam, Rabu (6/4).Batara Tampubolon/Sumut Pos.

LUBUKPAKAM, SUMUTPOS.CO – Rista Dame Sari Saragih (38), seorang guru pada satu SMA negeri di Lubukpakam, ditemukan tewas diduga bunuh diri bersama 2 anak kembarnya, Shilo L Sharapova Purba (perempuan) dan Shakel Al Ludwing Purba (laki-laki) yang masih berusia 4 tahun di Jalan Antara, Pasar 4 Setengah, Lubukpakam, Deliserdang, Rabu (6/4).

Mereka ditemukan telah terbujur kaku di dalam kamar belakang rumahnya. Kejadian ini, diketahui pertama kali oleh orangtua kandung korban, dan para tetangganya, Rabu sekira pukul 17.30 WIB.

Menurut Kepala Lingkungan 8, Kelurahan Lubukpakam 3, Kecamatan Lubukpakam, Kabupaten Deliserdang, Lina mengatakan, pihaknya pertama sekali diberitahu tetangga, ada hal yang mencurigakan di rumah korban.

“Kami diberitahu, tadi para tetangga dan kedua orang tuanya datang ke rumah ini, di Jalan antara, Pasar 4 Setengah, Lubukpakam ini. Gerbang terbuka, dan pintu rumahnya terkunci,” ungkap Lina.

Sementara itu, Siti, yang merupakan tetangga korban, menyebutkan, dia ikut mendobrak pintu rumah bersama warga lain.

“Iya, saya ikut mendobrak. Kami menggunakan linggis, martil, dan besi. Pintu kamarnya pun kami dobrak, karena curiga. Kami panggil-panggil tak keluar,” katanya.

Dia pun menyebutkan, warga dan orangtuanya terkejut saat melihat kondisi ketiga korban sudah tergeletak dengan kondisi mengeluarkan buih dari mulut, dan darah dari hidung.

“Menjeritlah semuanya melihat mereka bertiga sudah meninggal,” tutur Siti.

Siti menjelaskan, suami korban kerja di BRI, dan saat kejadian itu, tak berada di rumah.

“Nama suami korban Bahensa Palar Purba,” sebut sejumlah warga.

Pihak kepolisian dari Polsek Lubukpakam dan Satreskrim Polresta Deliserdang, yang mengetahui kejadian ini, langsung menuju dan melakukan olah TKP.

Terlihat Kapolsek Lubukpakam AKP Hendry, dan Kasatreskrim Kompol I Kadek Cahyadi, dan Lurah Pakam 3 Yosie Ginting, berada di rumah korban. Pihak kepolisian pun memasang police line di sekitar kamar belakang tempat lokasi ketiga korban diduga bunuh diri tersebut.

Kapolresta Deliserdang Kombes Pol Irsan Sinuhaji, didampingi Kasat Reskrim Kompol I Kadek Cahyadi, menyebutkan, pihaknya masih melakukan penyelidikan dalam kasus tewasnya 3 orang tersebut.

“Kami masih melakukan penyelidikan dan ketiga korban akan dibawah ke Rumah Sakit Bayangkara,” tutur Irsan, yang terlihat baru tiba ke rumah korban. (btr/saz)

Anggaran Kebersihan RSUD Dolok Sanggul Rp1,4 Miliar

RSUD Dolok sanggul.

HUMBAHAS, SUMUTPOS.CO – Manajemen Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dolok Sanggul Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas), menganggarkan dana kebersihan sebesar Rp1,4 miliar yang bersumber dari Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) Tahun Anggaran (TA) 2022.

Dan kini tender jasa Cleaning Service (Kebersihan) rumah sakit tersebut telah diumumkan secara online melalui sistem Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE), dan dimenangkan PT Graha Gresik yang berkantor di Komplek Ruko Griya Prima Blok A1 no 8 Kelurahan Buliang, Kecamatan Batuaji, Batam.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) RSUD Dolok Sanggul Robert Silaban dikonfirmasi mengatakan, ada beberapa item nantinya jenis pengerjaan yang dilaksanakan pihak ketiga tersebut. Di antaranya, pembayaran gaji sesuai UMK Kabupaten Humbahas senilai Rp2.538.344,79, BPJS Tenaga Kerja, BPJS Kesehatan, THR, dan pembelian alat-alat perlengkapan lainnya.

Menurut Robert, anggaran jasa Cleaning Service itu sepenuhnya terhadap kebersihan di rumah sakit. Dengan anggota kebersihan sebanyak 35 orang, dimana sebelumnya hanya 30 orang. “Direncanakan akan direkrut 35 orang, karena sebelumnya hanya 30 orang,” katan Robert.

Ketika disinggung perihal pengalaman PT Graha Gresik dalam pengadaan jasa Cleaning Servis? “Dari keabsahan UKPBJ itu sudah sah,”tandasnya.(des/han)

Dinkes Dairi Dapat DAK Rp8 Miliar untuk Pembangunan Sarpras Poned

Kantor Dinas Kesehatan Dairi di jalan Pandu, Kelurahan Bintang Hulu, Kecamatan Sidikalang.

DAIRI, SUMUTPOS.CO – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Dairi, tahun anggaran 2022 mendapat dana alokasi khusus (DAK) dari Kementerian Kesehatan RI sebesar Rp8 miliar. Dana tersebut akan diperuntukkan dalam pembangunan sarana prasarana (Sarpas) pelayanan obstetri neonatal emergensi dasar (Poned).

Kepala Dinas Kesehatan, Henry Manik didampingi Sekretaris, Frisda Turnip, Rabu (6/4) menerangkan, dana DAK tersebut akan digunakan untuk pembangunan Sarpras Poned di lima Puskesmas yang ada di Kabupaten Dairi.

Kelima Puskesma itu adalah Puskesmas Sigalingging, Sumbul, Parongil, Kutabuluh dan Tigalingga, kata Henry. Lanjut Henry, Poned adalah pelayanan untuk menanggulangi kasus kegawat daruratan kebidanan dan bayi baru lahir.

Henry menyebut, Poned itu untuk menekan angka kematian ibu hamil dan bayi baru lahir. “Selama ini Poned dimaksud memang sudah ada di Puskesmas. Tetapi karena fasilitas belum memadai terpaksa harus rujuk kerumah sakit,” ucap Henry.

Untuk itu, lanjut Henry, dana tersebut digunakan untuk melengkapi sarana prasarana penanganan emergensi ibu melahirkan menunggu rujukan tindakan operasi ke rumah sakit.

Disinggung soal kasus kematian ibu melahirkan di Dairi, Henry mengatakan, angka kematian ibu melahirkan di Dairi memang masih tergolong tinggi yang seharusnya bisa nol. Namun sampai sekarang belum bisa. Seharusnya, semua kejadian itu harus dirumah sakit, tidak terjadi di Puskesmas atau di rumah.

Henry menambahkan, tahun 2021, dari 6.000 kelahiran, ada 7 kasus kematian ibu melahirkan. Sementara untuk tahun 2022, telah terjadi 1 kasus baru kematian ibu melahirkan yang terjadi Puskesmas Sopobutar pada bulan Februari lalu. “Diharapkan, hal demikian tidak terjadi lagi kedepannya,”tandasnya. (rud/han)

20 Guru di Humbahas Ikuti Pembelajaran Gasing

Dedini Sihombing SPd, guru SD Negeri 173418 Pollung.

HUMBAHAS, SUMUTPOS.CO – Sejumlah guru di Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas) mengikuti pembelajaran gasing yang dibawakan oleh Profesor Yohannes Surya dan tim. Setelah mengikuti metode pembelajaran Gasing, para guru mengaku mendapat ilmu yang akan diterapkan kepada murid-muridnya.

“Program pembelajaran yang dicanangkan bapak Bupati sangat bermanfaat bagi kami para guru. Kami akhirnya lebih mudah akan mengajari murid-murid karena gampang dan menyenangkan,” ujar marga Purba, salah seorang guru SD Negeri 173477 Tukka kepada Bupati Humbahas saat meninjau pelaksanaan pembelajaran Gasing matematika di SD Negeri 173403 Sirisirisi Kecamatan Dolok Sanggul, Sabtu(2/4).

Dikatakannya, apa yang dipelajari dari program ini akan diterapkan di sekolah tempatnya mengajar. ” Nantinya kalau anak didik sudah cerdas, metode ini akan saya terapkan lagi di sekolah-sekolah lain khususnya di SD se-kecamatan Pakkat. Sebab,

Matematika yang diajarkan oleh bapak Prof Yohannes Surya ini lebih simple, gampang, asik, dan menyenangkan dari pada pelajaran matematika sebelumnya, pak Bupati,”katanya.

Senada diungkapkan guru lain, dari SD Negeri 173418 Pollung. Dedini Sihombing SPd menyampaikan terima kasih kepada Bupati Dosmar.

“Saya benar-benar berterimakasih kepada pak Bupati yang menjalin kerja sama yang baik dengan Profesor Yohannes untuk berbagi ilmu kepada guru-guru di Humbahas bagaimana caranya kami (para guru) mengajarkan matematika dengan metode gasing yang gampang, asik dan menyenangkan,” katanya.

Selain bangga, guru matematika ini mengungkapkan rasa harunya telah ketemu dengan Profesor Yohannes. Dan ia tak menyangka bisa ketemu langsung, sebab sebelumnya buku-buku Profesor Yohanes yang sering dibaca.

“Saya bagaikan bermimpi bisa ketemu langsung sama Prof Yohannes Surya. Dari dulu saya telah koleksi buku bapak Professor yang matematika itu asyik, jadi memang materinya disitu dibuat sudah gampang kita dibuat,” ungkapnya dengan tersipu riuh.

Dikatakannya, setelah ikut belajar dengan Profesor Yohanes selama 28 Maret hingga 14 April mendatang, materi pembelajarannya sangat konkrit, abstrak dan mencongak (berhitung diluar kepala-red).

Sementara, kata dia, selama pembelajaran yang dilakukannya kepada anak didiknya 1×2,2×3 hingga memakai kertas sele-sele.

” Sekarang, kami merasa jadi guru yang hebat setelah bertemu dengan Prof.Yohannes Surya dan timnya,” ungkapnya bangga.

Ke depannya, tambah dia, agar juga diberi kesempatan kepada guru lainnya untuk mengikuti metode pembelajaran gasing ini.

“Harapan kita, mudah-mudahan kedepannya ada juga kesempatan buat guru yang lain seperti yang sudah disampaikan ada tahapan selanjutnya. Karena, bagaimana nanti penyebaran kami guru sebagai Duta dari Humbahas ini dan bisa juga membuat rekan yang lain khususnya dari rekan satu unit sekolah dulu,satu gugus kemudian satu kecamatan,” harapnya.

Sebelumnya, Bupati Dosmar Banjarnahor didampingi Kadis Pendidikan Jonny Gultom meninjau pelaksanaan pembelajaran gasing matematika yang ditempatkan di SD Negeri 173403 Sirisirisi Kecamatan Dolok Sanggul.

Pembelajaran ini dilaksanakan untuk 60 orang siswa dan 20 guru, mulai tanggal 28 Maret hingga 14 April mendatang.

Pada kesempatan itu, Dosmar menyampaikan , hadapannya anak- anak Humbang Hasundutan dapat belajar matematika dengan mudah gampang dan asyik.

Langkah ini dilakukan, agar semua anak SD boleh mendapat metode pembelajaran ini kedepan.

” Memang matematika tidak segalanya, tapi anak-anak yang mampu matematika bisa dengan mudah belajar mata pelajaran lainnya, karena matematika, adalah akar semua ilmu,” kata Dosmar.

Lebih lanjut ia mengatakan, kedepannya Pemerintah Humbahas juga akan melakukan pelatihan yang serupa.

Sebanyak, 26.544 siswa Humbang Hasundutan melalui guru- guru yang sudah terlatih dengan metoda pembelajaran Gasing, akan mengikuti metode pembelajaran tersebut.(des/han)

Juara Selekda, Putri Septia Makin Termotivasi ke PON 2024

PUTRI SEPTIA.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Putri Septia berhasil menjadi juara kelas 55 kg gaya bebas putrid pada Seleksi Daerah (Selekda) Gulat Sumatera Utara 2022 di GOR Binjai, beberapa waktu lalu. Keberhasilan itu membuat pegulat berusia 19 tahun itu semakin termotivasi menatap Pekan Olahraga Nasional (PON) 2024.

Putri menjadi juara setelah di final mengalahkan atlet asal Dairi. Keberhasilan ini membuat putri pasangan Almarhum Sarifuddin dan Aisyah tersebut masuk Pelatda Jang Panjang PGSI Sumut menuju PON 2024.

“Saya bersyukur dan senang bisa juara di selekda itu. Selekda ini merupakan salah satu target yang sudah lama saya tunggu,” ujar Putri Septia, kemarin.

Gelar juara itu membuat Putri semakin termotivasi untuk latihan. Meski sedang menjalani puasa, mahasiswa Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK) Unimed ini tetap latihan. Hanya saja latihannya tidak seperti biasa.

“Meski sedang menjalani puasa, saya tetap latihan. Pelatih memang tidak memaksa, tapi saya tetap bertekad untuk latihan. Hanya saja program latihan lebih ringan, tidak seperti hari biasa,” ungkapnya.

Putri masih memiliki sejumlah target yang harus dicapai. Target utama adalah meraih prestasi di PON 2024. “Target utama saya sekarang adalah meraih medali di PON 2024. Kebetulan Sumut menjadi tuan rumah, jadi saya semakin termotivasi,” paparnya.

Putri ingin membayar semua perjuangannya selama ini, termasuk perjuangan menjadi atlet gulat. Ya, anak kedua dari dua bersaudara ini sempat dilarang orang tua, karena menilai gulat itu adalah olahraga laki-laki.

“Awalnya tidak diizinkan orang tua. Namun karena melihat keseriusan dan juga prestasi yang saya torehkan, orang tua akhirnya mengizinkan. Kini malah mendukung penuh,” tandasnya.

Putri berkisah, mulai berlatih gulat saat duduk di kelas 3 SMP. Saat itu dia menimba ilmu di SPM nerei 4 Medan. “Kebetulan salah satu ekskul SMPN 4 adalag gulat, jadi tertarik untuk bergabung,” ungkap atlet kelahiran 10 September 2002 tersebut.

Keputusan Putri untuk memilih gulat tidak salah. Tidak lama berselang, dia langsung meraih prestasi dengan merebut emas pada Pekan Olahraga Wilayah (Porwil) Medan 2017.

“Porwil Medan 2017 merupakan even resmi pertama saya. Saya langsung meraih medali emas. Hasil itu membuat saya semakin termotivasi,” sebut alumni SMA Negeri 10 Medan tersebut.

Tidak lama berselang, prestasi Putri terus meningkat. Dia meraih medali emas pada Pekan Olahraga Kota (Porkot) Medan 2017. Raihan ini membuat sang ibu mulai memberikan dukungan penuh. “Setelah meraih medali di Porwil dan Porkot Medan, ibu mulai memberikan dukungan,” tandasnya.

Dukungan dari orang tua membuat mahasiswa Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK) Unimed ini semakin bersemangat. Dia selalu mempertahankan medali emas pada Porwil dan Porkot Medan, hingga tahun 2019.

Bahkan pada tahun 2019, dia berhasil menjadi juara Kejuaraan Daerah (Kejurda) Gulat Piala Wali Kota Padangsidempuan. Itu merupakan prestasi terakhirnya sebelum Pandemi Covid-19 melanda Indonesia. (dek)