26 C
Medan
Friday, January 30, 2026
Home Blog Page 2813

Kembangkan 5 Unit Usaha, PUD Pembangunan Medan Gandeng Investor

DISKUSI: Direktur Utama PUD Pembangunan Kota Medan Gerald Partogi Siahaan berdiskusi bersama pegawainya.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Direksi Perusahaan Umum Daerah (PUD) Pembangunan Kota Medan mengaku sedang membenahi dan mengembangkan unit-unit usahanya yang terdiri dari Kebun Binatang Medan (Medan Zoo), Kolam Renang Deli, Gelanggang Remaja, Pergudangan di Tanjung Mulia Kayu Putih, dan Rumah Susun di Medan Amplas.

Sesuai permintaan Wali Kota Medan Bobby Nasution pasca melantik para direksi baru di PUD Pembangunan pada 22 September 2021 lalu, direksi PUD Pembangunan diminta harus bergerak cepat (gercep) dalam melakukan berbagai pembenahan.

“Setelah kita dilantik, Pak Wali minta kita gerak cepat, artinya PUD pembangunan harus segera berubah tanpa penyertaan modal. Jadi kita kebetulan berempat, tiga berlatar belakang swasta yaitu lowyer dan pengusaha, dan satu dari birokrat. Jadi inilah saatnya kita berkolaborasi untuk mengoptimalkan aset PUD pembangunan,” ucap Direktur Utama PUD Pembangunan Kota Medan Gerald Partogi Siahaan, Sabtu (8/1).

Dikatakan Gerald yang saat itu didampingi Direktur Umum dan Keuangan Bambang Hendarto, dari ke lima unit usaha yang dikelola PUD Pembangunan, pergudangan Tanjungmulia di kawasan Kayu Putih, merupakan unit usaha yang masih memberikan keuntungan. “Dari kelima unit bisnis ini, yang masih memberikan keuntungan adalah pergudangan Tanjungmulia di Kayu Putih,” ujarnya.

Menurut Gerald, pandemi Covid-19 memberikan imbas besar terhadap pemasukan PUD Pembangunan Kota Medan. Dari kelima unit usaha itu, unit bisnis Kolam Renang dan Medan Zoo adalah yang paling terkena imbas. Sebab pada masa PPKM level 4 lalu, kedua unit usaha tersebut sempat ditutup. Padahal untuk operasionalnya, kedua unit usaha itu banyak disubsidi dari perolehan tiket masuk.

“Dengan kondisi tutup sudah pasti kita tidak mampu memberikan apa yang menjadi hak karyawan dan termasuk juga menutupi biaya operasional tidak tercapai. Sehingga, akhirnya kemarin sempat kita dengar ada berbagai pemotongan,” katanya.

Namun, kata Gerald, setelah para direksi yang baru masuk dan didukung Wali Kota Medan Bobby Nasution, pihaknya mengklaim telah melakukan percepatan dan pembenahan. Dengan semangat yang sama, pihaknya mengaku bahwa unit-unit bisnis yang dikelolanya sudah mengalami peningkatan.

Begitu menjabat sebagai Direksi PUD Pembangunan Medan pada September 2021, Gerald mengklaim bila PUD Pembangunan Kota Medan berhasil meraih pendapatan Rp500 juta per bulan. Bahkan di Desember lalu, pendapatan yang diperoleh PUD Pembangunan mencapai Rp800 juta per bulan dari 5 unit bisnis yang dikelolanya.

Di kesempatan yang sama, Direktur Pengembangan Syafrizal Lubis menyatakan, pihaknya akan melakukan berbagai upaya agar PUD Pembangunan dapat bangkit dari kondisi pandemi. Salah satunya, dengan membangun kerjasama dengan pihak ketiga ataupun investor.”Ke depan karena kami tidak ada penyertaan modal, maka kami akan bekerjasama dengan pihak lain atau investor atau pendana yang lain,” ujarnya.

Khusus Medan zoo, sambung Rizal, jika dibandingkan dengan tempat wisata lain yang sejenis, sarana dan prasarananya memang cukup jauh di bawah yang lain. Akan tetapi, PUD Pembangunan akan mulai membuat konsep yang bertujuan membuat Medan zoo lebih menarik.

“Saat ini sudah ada calon investor untuk pengembangan Medan Zoo, dan bahkan dalam waktu dekat investor tersebut akan turun untuk melihat Medan Zoo. Syarat dari kita yang tidak boleh ditinggalkan adalah, meski dikelola oleh pihak ketiga, menjaga kebersihan tetap menjadi yang utama,” bilangnya.

Nantinya di dalam Medan Zoo, PUD Pembangunan akan membuat food court di dalam Medan Zoo. Bahkan, program yang brrtujuan untuk memberikan rasa nyaman kepada pengunjung ini akan mulai dilakukan pada Januari ini.

Sedangkan untuk unit pergudangan, lanjut Rizal, PUD Pembangunan sudah memiliki konsep yang menarik dan investor yang akan mengembangkannya. Termasuk juga Kolam Renang Deli, PUD Pembangunan Kota Medan akan membuat konsep yang menarik dengan diramaikan oleh para pelaku UMKM.

“Sesuai permintaan Wali Kota, Medan Zoo dan Kolam Renang Deli harus diramaikan oleh UMKM, konsepnya menyentuh langsung ke masyarakat sehingga Food court dan UMKM dikelola oleh masyarakat,” kata dia.

Sementara itu, rumah susun yang dihuni oleh masyarakat kurang mampu nantinya akan bersifat sosial. Sehingga, pembenahan rumah susun akan diupayakan bekerjasama dengan pihak-pihak yang memiliki CSR.

“Ini rencana kami ke depan, sehingga nanti kita lakukan yang lebih baik dari direksi sebelumnya dan harapan Wali Kota Medan bisa kami wujudkan. Saat ini biaya pengembangan unit usaha Medan Zoo dan Kolam Renang bersumber dari tiket masuk. Untuk itu, kepada masyarakat Kota Medan, ayo ramai-ramai berkunjung ke Medan Zoo dan Kolam Deli,” ajaknya. (map/ila)

 

 

 

Medan Belawan Terapkan Bank Sampah Digital, Seluruh Kecamatan Diminta Meniru

LUNCURKAN: Camat Medan Belawan Subhan Fajri Harahap saat meluncurkan Bank Sampah Digital, baru-baru ini.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kota Medan bersama seluruh Kecamatan di Kota Medan diminta untuk mengembangkan sosialisasi terkait program Bank Sampah Digital dan membangun program tersebut di seluruh kecamatan di Kota Medan. Pasalnya, program Bank Sampah Digital dinilai dapat membantu pemerintah dalam menangani masalah persampahan di Kota Medan.

Setiap kecamatan di Kota Medan pun diminta untuk mengikuti jejak yang telah diambil Kecamatan Medan Belawan yang telah lebih dulu menerapkan Bank Sampah Digital lewat aplikasi Bank Sampah Belawan yang disingkat Abank Sambel serta baru dilaunching pada Jumat (7/1) lalu.

“Program Bank Sampah Digital sangat bagus diterapkan di seluruh Kecamatan di Kota Medan. Untuk memaksimalkan program itu, Camat harus mampu berinovasi dan mendukung penuh program Bank Sampah Digital,” ucap Ketua Komisi IV DPRD Medan, Paul Mei Anton Simanjuntak, Minggu (9/1).

Menurut Paul, pengadaan Bank Sampah dapat membantu penanganan kebersihan, khususnya masalah sampah di Kota Medan. Untuk itu, Paul berharap agar para petugas kebersihan di Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Medan bersama Camat, Lurah serta Kepling di Kota Medan dapat segera memahami dan membuat Bank Sampah Digital di wilayahnya masing-masing.

“Bila perlu mereka semua mendapatkan pelatihan khusus terlebih dahulu. Kepling juga harus paham, sehingga mampu mengajari warganya. Sudah seharusnya seluruh kecamatan menerapkan hal yang sama dengan Kecamatan Medan Belawan. Kita berharap program Bank Sampah Digital dapat diterapkan di setiap Kecamatan di Kota Medan. Jadi bukan hanya di Belawan saja, tetapi seluruh Kecamatan dapat menerapkan Bank Sampah Digital ini,” pungkasnya.

Sebelumnya diberitakan, Kecamatan Medan Belawan meluncurkan aplikasi Bank Sampah Belawan atau disingkat Abank Sambel. Aplikasi digital ini ditujukan untuk mempermudah warga Belawan menabung sampah ke Bank Sampah terdekat setiap harinya.

Camat Medan Belawan, Subhan Fajri Harahap mengatakan, dengan adanya aplikasi Abank Sambel ini, semua transaksi, pencatatan dan pembukuan bank sampah konvensional dapat dilakukan secara digital. “Kita berinovasi dengan mendigitalisasikan bank sampah menggunakan aplikasi berbasis web dan android. Aplikasi ini sudah dibangun dan Alhamdulillah berhasil disimulasikan,” kata Subhan, Jumat (7/1) lalu.

Subhan mengatakan, saat ini managemen Bank Sampah di Belawan sudah mulai melakukan pendaftaran, pencatatan transaksi, pemilahan sampah dan penimbangan. Semua itu dapat tercatat dalam aplikasi Abank Sambel.”Selain dari aplikasi, masyarakat juga dapat mengakses website bank sampah digital yakni abanksambel.epizy.com,” tuturnya.

Subhan menjelaskan, sejak diresmikannya Bank sampah digital, jumlah sampah yang masuk terus mengalami peningkatan. Di awal, sampah yang disetor hanya 5 kg sampai 10 kg per hari. Namun saat ini, sampah yang disetor sudah diatas 25 kg bahkan 30 kg per harinya.

“Kita berharap Bank sampah digital ini sebagai bentuk percepatan penanganan kebersihan di wilayah Kecamatan Medan Belawan dengan memanfaatkan teknologi informasi. Selain itu juga, untuk mewujudkan lingkungan bersih dan bebas dari sampah sebagaimana program prioritas Kota Medan,” jelasnya.

Diterangkan Subhan, bank sampah digital ini baru terbentuk di bulan Oktober 2021 dan mulai efektif di bulan Desember 2021. Selama sebulan, nasabah yang sudah mendaftar secara online pada aplikasi tersebut mencapai 96 orang. Nasabah terbagi menjadi dua klasifikasi, yakni nasabah wajib yang merupakan petugas kebersihan Kecamatan Medan Belawan dan nasabah umum yang merupakan masyarakat Belawan.”Untuk saat ini nasabah umum belum ada dikarenakan aplikasi ini masih baru, sehingga kita lakukan percobaan terlebih dahulu guna melihat kendala pada aplikasi tersebut,” terangnya.

Subhan menuturkan, pihaknya akan terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat terkait keberadaan bank sampah digital ini. Harapannya, akan banyak nasabah umum yang bergabung dalam bank sampah digital tersebut.”Apalagi nasabah dalam bank sampah ini baru 96 nasabah, sedangkan jumlah kouta database dapat menampung mencapai 500 user/nasabah,” tuturnya.

Lantas, apa saja syarat untuk menjadi nasabah bank sampah digital ini? Subhan mengatakan bahwa masyarakat cukup memiliki e- KTP dan diutamakan bagi warga yang berdomisili di Kecamatan Medan Belawan. Calon nasabah pun dapat mendownload Aplikasi Abank Sambel dan langsung mendaftar.

Bagi calon nasabah yang tidak memahami aplikasi di Android, maka nasabah dapat datang langsung ke bank sampah digital yang berada di samping Kantor Camat Medan Belawan. Nantinya, akan ada petugas yang mendaftarkan secara online.

Menurut Subhan, tujuan berdirinya Bank sampah digital adalah untuk mengurangi jumlah sampah di wilayah. Artinya, sampah yang dapat dimanfaatkan untuk dijadikan uang dapat dibawa ke bank sampah digital. Dengan begitu, dapat mengurangi jumlah sampah yang akan dibuang ke tempat Pembuangan Sementara (TPS) maupun ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA).

Subhan juga mengatakan, keberadaan Bank sampah digital juga diharapkan dapat menimbulkan kesadaran masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan, terutama sampah plastik yang diketahui memerlukan waktu yang lama untuk terurai. (map/ila)

 

 

 

Rencana Pembangunan Tanggul Rob Belawan Menunggu DED dari Kementerian PUPR

BERMAIN: Anak-anak yang tinggal di Belawan asyik bermain di genangan banjir Rob, beberapa waktu lalu. Tahun ini Pemko Medan berencana membangun tanggul rob untuk mengatasi banjir rob Belawan.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Di tahun ini, Pemko Medan mengaku telah bekerjasama dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mempunyai beberapa program penanganan banjir di Kota Medan. Selain normalisasi sungai Bedera dan perbaikan pintu kanal, Pemko Medan juga akan mulai berfokus terhadap penanggulangan banjir rob Belawan, yakni dengan membangun tanggul rob.

“Salah satu program Kementerian PUPR yang merupakan hasil kolaborasi yang diterapkan Pak Wali di tahun ini adalah penanggulangan banjir Rob di Medan Utara,” ucap Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Medan, Benny Iskandar ST MT, Sabtu (8/1).

ikatakan Benny, berbagai pihak telah turut mengkaji masalah banjir rob di Me-dan Utara. Di antaranya, Universitas Sumatera Utara (USU), Badan Wilayah Sungai Sumatera (BWSS) II, Kementerian PUPR, hingga Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Medan.

Hasil kajian itu menunjukkan, mendirikan tanggul rob merupakan solusi yang dapat diambil dalam menanggulangi banjir rob di Medan Utara. Nantinya, tanggul rob akan dibangun di dua ruas jalan di kawasan Belawan, yakni Belawan I dan Belawan II. “Dan usulan dari Kementerian PUPR yang dijadikan tanggul ini adalah jalan di beberapa wilayah, di antaranya di Belawan I dan Belawan II,” ujar mantan Kepala Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Penataan Ruang (PKPPR) Kota Medan itu.

Namun hingga saat ini, kata Benny, Pemko Medan masih menunggu Detail Engineering Design (DED) penanganan banjir rob tersebut dari pihak Kementerian PUPR. Berdasarkan kesepakatan atau kontak, penyelesaian DED ini direncanakan selesai pada Maret 2022. Namun begitu, Bobby Nasution telah meminta agar DED itu selesai akhir Desember atau selambat-lambatnya Januari 2022. “Pak Wali minta DED nya selesai paling lambat Desember lalu sampai Januari 2022 ini. Untuk kita periksa kembali, apakah sudah sesuai dengan kondisi lapangan apa belum,” katanya.

Dijelaskan Benny, bila nanti DED -nya telah selesai serta sesuai dengan kondisi lapangan, maka Pemko Medan akan mengawali pekerjaan itu dengan melakukan sosialisasi kepada masyarakat. Sebab dari DED itu, dapat diketahui tentang dampak maupun manfaat dari pekerjaan yang dilakukan.

“Misalnya, jalannya mau dinaikkan satu meter, dampaknya apa, konstruksinya bagaimana, beda ketinggian dengan bawahnya seperti apa. Yang pasti kita masih menunggu DED-nya, dan permintaan Pak Wali pada tahun 2022 ini pekerjaannya sudah bisa dimulai,” jelasnya.

Diterangkan Benny, berdasarkan data yang diperoleh dari BWSS II, Kementerian PUPR telah membuat konsep dan desain penanggulangan Rob Belawan. Konsep itu menunjukkan, penanggulangan prioritas penanganan banjir akibat rob ada pada kawasan, bukan bangunan di atas air.

Konsep desain ini juga menjadikan jalan sebagai alternatif rencana tanggul rob untuk melindungi kawasan tersebut. “Selain itu, Kementerian PUPR juga membuat desain penataan air kawasan saat hujan lokal dengan menata sistem drainase utama sebagai saluran pembuang dengan dilengkapi pintu-pintu klep,” pungkasnya.

Seperti diketahui, di penghujung Desember 2021 lalu, Direktur Sungai dan Pantai Direktorat Jenderal Sumber Daya Air Kementerian PUPR, Bob Arthur Lombogia menyampaikan, selain pengendalian banjir Sungai Bedera dan perbaikan pintu kanal Sungai Deli di Medan Johor, pada 2022 ini juga menanganan banjir Rob Belawan. (map/ila)

Rumah Milik Arjun Ludes Terbakar, Saat Pemilik Masak Air

AMANKAN: Polsek Dolok Merawan mengamankan barang bukti dari lokasi kebakaran rumah milik Arjun Sinaga.

DOLOK MERAWAN, SUMUTPOS.CO – Rumah semi permanen milik Arjun Sinaga (35) warga Dusun IV Kampung Rebah Desa Dolok Merawan Kecamatan Dolok Merawan Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), Senin (10/1) ludes terbakar.

Dugaan penyebab kebakaran disebabkan akibat kurang hati hatinya istri korban saat memasak air menggunakan kayur bakar, ada dugaan api dari kayu bakar menyambar bagian dinding rumah yang terbuat dari bahas tepas.

“Dugaan kebakaran akibat kayu bakar yang untuk memasak air menyambar bagian dinding rumah. Tidak ada korban jiwa tetapi kerugian ditaksir mencapai Rp 20 juta,” bilang Kapolsek Dolok Merawan AKP Asmon Bufitra.

Sedangkan Arjun Sinaga menerangkan bahwa kejadiaan kebakaran itu terjadi ketika dirinya sedang bekerja. Arjun mengaku dirinya mengaku mendapat kabar dari pekerja, Riswan (44) warga Dusun V Desa Bagun Rejo Kecamatan Dolok Merawan Kabupaten Sergai.

“Menurut informasi dari istri dan warga pekerja, rumah saya terbakar. Tidak ada korban luka bakar, hanya saja seluruh perabotan dan isi rumah hangus jadi abu,” bilangnya. (ian)

Menko Airlangga: Program Prioritas PEN Digenjot Sejak Awal Tahun

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Menteri Koordinator bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan bahwa pemerintah mendorong agar beberapa program prioritas pada Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) 2022 dapat direalisasikan sejak awal tahun.

“Untuk mendorong optimalisasi Program PEN 2022, pemerintah mendorong agar sejak di awal tahun, beberapa program prioritas yang berdampak langsung terhadap ekonomi dan masyarakat harus sudah bisa mulai untuk direalisasikan,” kata Airlangga di Jakarta, Minggu (9/1).

Untuk itu, Airlangga memaparkan bahwa pada awal 2022, pemerintah akan melakukan front loading beberapa Program PEN 2022 atau akselerasi belanja di kuartal I dan II tahun ini. Walaupun dalam pelaksanaannya nanti masih dapat berubah mengikuti dinamika dan situasi di lapangan.

Program tersebut pertama yaitu subsidi bunga Kredit Usaha Rakyat (KUR) sebesar 3 persen pada Januari hingga Juni 2022. Prioritas dilakukan dengan mempertimbangkan tingginya permintaan dan realisasi KUR yang pada 2021 mencapai Rp23,2 triliun per bulan, sehingga perlu dilanjutkan pada 2022.

“Diberikan perpanjangan tambahan subsidi bunga KUR selama 6 Bulan (Januari-Juni 2022), yang memerlukan anggaran sebesar Rp5,64 triliun,” kata Airlangga.

Program kedua yaitu perluasan Bantuan Tunai Pedagang Kaki Lima & Warung (BT-PKLW) dan percepatan penyalurannya. Program ini untuk 1 juta PKL dan warung yang masing-masing disalurkan Rp1,2 juta. Pada 2021 berhasil disalurkan 100 persen dalam waktu relatif singkat.

Perluasan target sasaran dilakukan dengan menambahkan nelayan atau Penduduk Miskin Ekstrim (PME) di wilayah pPesisir pada 212 kabupaten/kota, dengan jumlah sekitar 1,76 juta orang.

Selanjutnya, yang ketiga insentif fiskal berupa PPN Ditanggung Pemerintah (DTP) untuk perumahan. Insentif fiskal berupa PPN DTP untuk perumahan pada 2021 dialokasikan sebesar Rp0,96 triliun dan realisasinya sebesar 100 persen.

“Perpanjangan PPN DTP untuk Januari sampai Juni 2022, namun besarannya dikurangi sebesar 50 persen dari sebelumnya,” tukas Menko Perekonomian.

Kemudian, insentif fiskal berupa PPnBM DTP untuk otomotif, di mana insentif fiskal PPnBM DTP untuk otomotif pada 2021 alokasi awal Rp3,46 triliun, dinaikkan menjadi Rp6,58 triliun, dan realisasi 100 persen.

“Sesuai Surat Menperin kepada Menkeu, untuk mobil dengan harga di bawah Rp250 juta, PPnBM sama dengan Rp0, yang saat ini masih dikaji lebih lanjut oleh Kemenkeu,” kata Airlangga.

Diketahui, pada tahun anggaran 2022 telah disiapkan alokasi anggaran sebesar Rp414,1 triliun untuk Program PEN 2022, yang fokus pada tiga klaster yaitu bidang kesehatan sebesar Rp117,9 triliun; bidang perlindungan masyarakat sebesar Rp154,8 triliun; dan pemulihan ekonomi sebesar Rp141,4 triliun.

“Untuk bidang kesehatan dan bidang perlindungan masyarakat, besaran alokasi anggaran akan menyesuaikan dengan perkembangan kasus COVID-19 di lapangan,” pungkas Airlangga.

Adira Finance Area Sumbagut Berikan Reward Kepada AXI Terbaik

REWARD: Regional Sales Manager Sumbagut, Nova Febrina didampingi Branch Manager SSD Cabang 3 Titi Kuning, Muslihuddin bersama para AXI usai menyerahkan reward Bussines Trip ke Malaysia beberapa waktu lalu. (IST).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Adira Finance Area Sumbagut memberikan reward Bussines Trip AXI Semester 1 Tahun 2021 kepada para AXI (agen MAXI) untuk berlibur ke Rusia dan Malaysia baru-baru ini.

Mereka yang beruntung antara lain adalah, Muhammad Jafar, Syamsul Bahri, dan Muhammad Rizki dari Kantor Adira Finance Cabang Langsa. Kemudian Rudi Januari Batubara dan Syahrizal Jufri dari Adira Finance Cabang Medan 3 Titi Kuning dan Cabang Tebingtinggi.

Pemberian reward tersebut langsung diserahkan oleh Regional Sales Manager Sumbagut Nova Febrina, Branch Manager SSD Cabang Langsa Irwansyah, Branch Manager SSD Cabang 3 Titi Kuning Muslihuddin dan Branch Manager SSD Cabang Tebingtinggi Agus Riyadi.

Head of Regional SSD Sumatera 1 Adira Finance, Agus Hartanto mengemukakan, penerimaan reward Bussines Trip AXI Semester 1 Tahun 2021 untuk seluruh Indonesia, tercatat sebanyak 199 orang. Rinciannya 58 orang terpilih untuk berlibur ke Rusia dan 141 terpilih pergi berlibur ke Malaysia.

“Untuk AXI di area Sumbagut termasuk wilayah Riau Daratan dan Riau Kepulauan, terpilih sebanyak 11 orang yang berangkat ke Malaysia dan ke Rusia sebanyak 5 orang. Mereka terdiri dari 3 orang couple dan 2 orang single,” papar Agus Hartanto.

Pemberiaan reward ini merupakan bentuk apresiasi Adira Finance terhadap usaha para AXI dalam meningkatkan penjualan produk-produk pembiayaan dari Adira Finance. “Selamat dan sukses kepada para AXI yang mendapatkan reward tahun ini, semoga tahun mendatang lebih giat lagi dan bisa mencapai target yang dibutuhkan,” ucap Agus Hartanto.

INTERAXI adalah sistem marketing yang terintegrasi dan terpadu. Tujuannya adalah guna meningkatkan penjualan berbagai produk Adira Finance yang berasal dari non dealer.

Karena itu, Adira Finance membutuhkan tenaga-tenaga marketing melibatkan masyarakat sebagai pekerja lepas secara pribadi atau badan hukum. Fungsi dan tugasnya adalah sebagai perpanjangan tangan dari Adira Finance untuk menawarkan produk-produk Adira Finance kepada calon konsumen.

“Tentunya kerjasama ini sangat menguntungkan bagi masyarakat. Selain meningkatkan pendapatan juga berpeluang mendapatkan reward liburan ke luar negeri,” tambah Agus Hartanto.

Sementara itu, Regional Sales Manager Sumbagut, Nova Febrina menjelaskan, pekerjaan utama agen Adira Finance adalah mencari nasabah yang akan mengajukan pinjaman dengan jaminan BPKB kendaraan atau pembelian kendaraan second tidak melalui dealer. Ini bisa dilakukan secara online maupun secara offline dengan bimbingan dari Mentor.

“Kita dapat menawarkan produk Adira di mana saja dan kapan saja kepada setiap orang yang dikenal melalui smartphone, media sosial, ataupun secara langsung,” jelas Nova.

Menurut Nova, menjadi AXI ini sangat mudah tapi benefit yang diterima bisa seperti pemilik showroom ataupun dealer. Tanpa harus membutuhkan sewa toko/kios, tidak perlu ada stok unit bahkan tidak perlu menggaji karyawan.

Sedangkan keuntungan lainnya yakni mendapatkan insentif, point reward yang bisa ditukar dengan hadiah barang-barang elektronik, Business Trip (tur kemanca negara dua kali setahun), penjualan bisa diseluruh Indonesia, dan Interaxi atau para agen, bisa merekrut atau menambah jaringan bisnis (ke samping) sebanyak-banyaknya namun dibatasi untuk jumlah layer (kebawah), hanya dari layer RB 1 RB 10 saja.

Untuk syarat menjadi AXI adalah memiliki dokumen seperti KTP, KK, NPWP dan data pribadi. Sementara reward trip yang telah dipersiapakan untuk semester 2 tahun 2021, para AXI dibekali target harus mencapai tingkatan point yang dibutuhkan diantaranya, Singapore sebanyak 350 poin, Turki Single sebanyak 600 poin, Turki Couple sebanyak 870 poin, Umroh Single sebanyak 720 poin, dan Umrah Couple sebanyak 970 poin.

“Setiap aplikasi yang masuk tercatat sebagai poin hadiah jalan-jalan ke luar negeri. Poin ini akan dihitung per semester. Yang mau bergabung silahkan datang ke seluruh kantor Cabang dan Satelite Adira Finance di seluruh Indonesia,” pungka Nova. (rel/dek)

PTPN 2 Raih Penghargaan Taat Pajak

PENGHARGAAN: Direktur PTPN 2 Irwan Perangin-angin didampingj SEVP BS PTPN 2 Syahriadi Siregar menerima Penghargaan atas pemenuhan kewajiban Perpajakan dari Kepala KPP Pratama Binjai Amir Fauzi.istimewa/sumu tpos.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – PTPN 2 terus berkomitmen mendukung program Pemerintah dalam hal taat pajak.

Sampai tahun 2021, kewajiban perpajakan PBB maupun PPh 21 PTPN 2 sudah terselesaikan. Untuk KPP Pratama Tebingtinggi pembayaran PBB tahun pajak 2021 telah dilunasi pada akhir Oktober 2021, sehingga tidak ada timbul sanksi dan denda keterlambatan atas pemenuhan kewajiban perpajakan dimaksud.

Atas pencapaian tersebut , pada 26 November 2021 lalu, PTPN 2 menerima penghargaan atas pemenuhan kewajiban pembayaran PBB dari KPP Pratama Tebingtinggi Kanwil Sumut II. Penghargaan tersebut diberikann

langsung oleh Kepala Kantor Pajak Pratama Tebingtinggi Daniel Zebua kepada Direktur PTPN 2 Irwan Perangin-angin di Kantor Pusat PTPN 2 Tanjung Morawa.

Direktur PTPN 2 Irwan Perangin-angin mengatakan, penghargaan ini menjadi motivasi bagi PTPN 2 untuk terus berkomitmen mendukung program Pemerintah dalam hal taat pajak. ‘’Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami dalam pemenuhan kewajiban pajak,’’ujar Irwan didampingi SEVP BS Syahriadi Siregar, Kepala Bagian Sekretariat Perusahaan Henny Mailena Siregar, Kasubbag Anggaran Bagian Keuangan dan Akuntansi Nofri Jekson.

Dari KPP Pratama Tebingtinggi hadir Kepala Kantor Pajak Pratama Tebing Tinggi Bapak Daniel Zebua, Kepala Seksi Pemeriksaan, Penagihan dan Penilaian Bapak Jeffry Sianturi, Juru Sita Pajak Negara Bapak Bona Parlindungan Manurung. (*/sih)