26 C
Medan
Friday, January 30, 2026
Home Blog Page 2818

Vaksinasi Lansia Belum Capai Target, Edukasi Dinkes Medan Lemah

VAKSIN LANSIA: Wali Kota Medan Bobby Nasution meninjau vaksinasi lansia, beberapa waktu lalu.istimewa/sumutpos.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Target vaksinasi lansia yang belum mencapai target 60 persen, diduga menjadi salah satu penyebab naiknya kembali status Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Kota Medan dari level 1 ke Level 2 mulai 4 hingga 17 Januari 2022. Hal ini sangat disayangkan pimpinan DPRD Medan, Rajuddin Sagala.

VAKSIN LANSIA: Wali Kota Medan Bobby Nasution meninjau vaksinasi lansia, beberapa waktu lalu.istimewa/sumutpos.

“Terlepas apakah karena vaksinasi lansia atau tidak yang menjadi penyebab Kota Medan naik ke Level 2, Dinkes harusnya bisa mengejar target 60 persen itu. Tetapi yang kita lihat tidak begitu, vaksinasi lansia di Medan justru sangat lambat bahkan terkesan jalan di tempat,” ucap Rajuddin Sagala kepada Sumut Pos, Rabu (5/1).

Menurut politisi PKS itu, sudah seharusnya Dinkes Medan bertindak lebih aktif dan lebih gencar dalam memberikan sosialisasi dan edukasi tentang penting dan vitalnya pemberian vaksin Covid-19 kepada warga lansia untuk melindungi dirinya dari ancaman bahaya Covid-19. “Ini bukti lemahnya edukasi dinas kesehatan kepada masyarakat lansia. Kita benar-benar meminta, agar edukasi itu dapat lebih serius dilakukan. Pemerintah tidak boleh kalah dari berita-berita hoax yang mempengaruhi mindset para lansia,” ujarnya.

Rajuddin mengakui, memang ada banyak kendala yang menjadi penyebab lambatnya tercapai vaksinasi lansia di Kota Medan, khususnya tentang cukup banyaknya para lansia yang memiliki penyakit bawaan (komorbid). Namu begitu, jumlah lansia yang tidak memiliki komorbid dan memilih tidak divaksin juga cukup besar. “Faktanya, sudah banyak kabupaten/kota lain yang bisa mencapai target vaksinasi Lansia. Padahal kita sama-sama tahu, masalah komorbid itu bukan hanya masalah di Kota Medan tetapi di semua wilayah. Kalau mereka bisa, kenapa kita tidak,” ketusnya.

Terkait rencana Pemko Medan bekerjasama dengan BIN untuk menyisir dan memberikan bantuan sembako kepada para lansia agar mau divaksinasi, Rajuddin menilai, hal itu sah-sah saja untuk dilakukan. Namun ia berharap, hadiah sembako itu tidak menjadi tolok ukur meningkatkan vaksinasi lansia di Kota Medan.

Ditambah lagi, tidak semua lansia di Kota Medan berstatus sebagai warga kurang mampu yang tergiur dengan hadiah sembako lalu bersedia untuk divaksinasi. “Kita bukan tidak mendukung, tapi jangan juga pemberian sembako itu menjadi polemik baru. Makanya saya sampaikan, yang paling penting itu bukan hadiah kepada lansia yang akan divaksin, tetapi edukasi. Kalau mereka paham betul manfaat vaksinasi itu demi keselamatan, maka tanpa diberikan hadiah pun, mereka akanbersedia divaksin. Bahkan mereka yang akan minta divaksin,” tambahnya.

Oleh karena itu, Rajuddin berharap, dengan dilantiknya dr Taufik Ririansyah sebagai Kadis Kesehatan Kota Medan yang baru, Dinkes dapat berbenah lebih cepat. Khususnya dapat berfokus dalam mengejar target Vaksinasi, termasuk vaksinasi Lansia di Kota Medan. “Kita yakin Pak Wali Kota memilih dr Taufik karena dinilai mampu dalam menjalankan tugas sebagai Kadis Kesehatan. Harapan kita, ditangan beliau Dinas Kesehatan Kota Medan bisa cepat berbenah, khususnya dalam hal penanganan Covid-19,” pungkasnya.

Sementara, Anggota Komisi II DPRD Medan Afif Abdillah, meminta Pemko Medan untuk bertanya atau berkoordinasi dengan pemerintah pusat terkait alasan atau penyebab naiknya kembali status PPKM Kota Medan ke Level 2. Sebab sampai saat ini, kata Afif, masih belum jelas apa yang menjadi penyebab naiknya kembali status PPKM Kota Medan ke Level 2.

“Sebenarnya sampai saat ini kita belum tahu pasti kenapa Kota Medan naik lagi ke Level 2. Kalau dulu kan jelas, naik kasus maka naik level. Tapi saat ini kasus kita kan tidak naik, bahkan relatif menurun. Jadi apa sebenarnya yang menjadi penyebab naiknya status PPKM Kota Medan ke Level 2? Ini perlu ditanyakan Pemko Medan ke Pemerintah Pusat. Mengingat, pusat lah yang menentukan status PPKM itu,” katanya.

Afif meminta, Dinas Kesehatan Kota Medan tidak hanya sekadar menduga-duga apa yang menjadi alasan atau penyebab naiknya kembali angka Covid-19 di Kota Medan, seperti alasan belum tercapainya target Vaksinasi Lansia hingga sebagai antisipasi atau langkah pencegahan penyebaran Covid-19 varian Omicron di Kota Medan.

“Harus ditanya, supaya jelas apa sebabnya, jangan menduga-duga. Dengan kita tahu apa penyebabnya, maka kita juga akan tahu dan bisa menetapkan langkah atau strategi apa yang akan dilakukan agar Kota Medan bisa segera kembali ke Level 1,” tegasnya.

Afif juga meminta Pemko Medan untuk mendata kembali jumlah warga lansia di Kota Medan dengan baik. Termasuk, jumlah lantai yanh dapat divaksin dan jumlah lansia yang tidak dapat divaksin karena adanya komorbid. “Dinkes harus tahu siapa targetnya, jadi tahu juga apa yang akan dilakukan untuk mereka yang bisa divaksin karena tidak memiliki komorbid dan memang layak divaksin,” pungkasnya.

Tingkatkan Kesiagaan

Sekretaris Satgas Covid-19 Kota Medan, Muhammad Husni mengatakan, dengan naiknya kembali status PPKM di Kota Medan ke level 2, membuat Pemko Medan bersiap dan siaga, khususnya dalam memperketat jalannya protokol kesehatan (Prokes) di tengah masyarakat. “Akan ada peningkatan penerapan dan pengawasan prokes secara lebih ketat, menyesuaikan dengan kondisi kita yang ada di level 2,” kata Husni yang juga Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Medan kepada Sumut Pos, Rabu (5/1).

Menurut Husni, pengetatan prokes sangat perlu dilakukan agar status PPKM Kota Medan bisa kembali turun ke Level 1. Namun, Husni tidak menerangkan secara rinci, apa-apa saja pengetatan prokes ataupun aturan yang akan ditetapkan selama PPKM Level 2 berlangsung. “Itu teknisnya akan lebih rinci di Surat Edaran (SE) Wali Kota. Kita tunggu ya, sedang dipersiapkan Surat Edarannya,” sebutnya.

Pun begitu, Husni mengaku, Wali Kota Medan telah memerintahkan Satgas Covid-19 Kota Medan untuk melakukan sejumlah hal yang penting dilakukan dalam masa PPKM Level 2. “Salah satunya tentang peningkatan vaksinasi Covid-19, termasuk untuk kategori lansia. Ini akan kita kejar terus agar mencapai target,” katanya.

Terpisah, kepada Sumut Pos, Kepala Dinas Kesehatan Kota Medan dr Taufik Ririansyah mengatakan, hingga saat ini pihaknya terus berupaya agar Vaksinasi Covid-19 di Kota Medan dapat terus ditingkatkan. “Ini sedang terus kita tingkatkan, kita terus berusaha dan bekerjasama dengan pihak-pihak terkait,” jawabnya.

Untuk rencana vaksinasi anak, Taufik mengatakan, pihaknya belum dapat memastikan kapan akan mulai dilakukan di Kota Medan. Pasalnya hingga saat ini, belum ada arahan ataupun instruksi dari Pemerintah Pusat, dalam hal ini Kementerian Kesehatan untuk melakukan vaksinasi anak di Kota Medan. “Untuk vaksinasi anak belum bisa dipastikan waktunya, kita masih menunggu arahan dari pusat,” jelasnya.

Begitu juga dengan Vaksinasi ketiga atau booster, Taufik mengaku masih menunggu arahan dari Pemerintah Pusat. (map)

Bahas Pembangunan, Tim Kemendagri Kunker ke Karo

KARO, SUMUTPOS.CO – Tim Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) melakukan kunjungan kerja (kunker) ke Kabupaten Karo. Kehadiran Staf Khusus Bidang Politik dan Media Kemendagri Kastorius Sinaga, dan Direktur Sinkronisasi Urusan Pemerintah Daerah Satu (SUPD 1) Edison Siagian ini, disambut oleh Wakil Bupati Karo Theopilus Ginting, Kepala Bapedda Kabupaten Karo, Nasib Sianturi, beserta para kepala OPD. Pertemuan dilaksanakan di Aula Kantor Bupati Karo, Rabu (5/1).

Pada kunjungan kali ini, agenda yang dibahas mengenai penanganan dalam penyediaan infrastruktur untuk dukung pertanian di Kabupaten Karo. Selain itu, membahas progres tindak lanjut peralihan Izin Mendirikan Bangunan (IMB) ke Persetujuan Bangunan Gedung (PBG), dan persiapan Kabupaten Karo dalam pelaksanaan Rapat Koordinasi Teknis Perencanaan Pembangunan Daerah 2022.

Dalam kesempatan ini, Theopilus menyampaikan, Pemkab Karo sangat membutuhkan dukungan dan bantuan Pemerintah Provinsi Sumut dan Pemerintah Pusat, melalui kolaborasi penyediaan infrastruktur untuk mendukung pariwisata dan pertanian Kabupaten Karo, dan diharapkan dapat meningkat secara signifikan.

Dia juga menyampaikan, dukungan Pemerintah Pusat dan Pemerintah Provinsi Sumut untuk Kabupaten Karo, sebenarnya sudah banyak. Pada 2020, Kementerian PUPR melaksanakan pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Merek, untuk mendukung Kawasan Strategi Pariwisata Nasional (KSPN) Danau Toba, dan optimalisasi SPAM Kabanjahe, serta mulai 2015 mengenai penanganan erupsi Gunung Sinabung.

Kemudian di 2022 ini, rencana Kementerian PUPR melaksanakan pembangunan SPAM Tigabinanga dan SPAM Kutabuluh, serta pelebaran jalan Kabanjahe-Berastagi, serta pelebaran jalan Tigapanah juga rencananya akan dilaksanakan. Selain itu, Pemerintah Provinsi Sumut juga akan melaksanakan pembangunan Sport Center di Siosar, dan penataan wisata kuliner di Berastagi.

Meskipun usulan Pemkab Karo beberapa sudah dilaksanakan Pemerintah Pusat dan Pemerintah Provinsi Sumut, ada beberapa usulan lagi yang sangat mendesak. Seperti pembangunan jalan ke wilayah Liang Melas Datas, pembangunan jalan alternatif Medan-Berastagi yang sering disebut dengan Berastagi bypass, peningkatan jalan simpang Situnggaling Tongging, penanganan bencana erupsi Gunung Sinabung melalui hibah RR, dan pembangunan sarana prasarana pendukung pariwisata.

Pada kesempatan ini, Kastorius Sinaga selaku Staf Khusus Bidang Politik dan Media Kemendagri, menyampaikan, untuk memetakan masalah yang ada di daerah, perlu sinkronisasi pusat dan daerah yang berprioritasi pada problem solving, yang artinya menyelesaikan segala masalah dan mengambil keputusan serta tujuan pembangunan itu sendiri.

Dan berharap ke depannya mempererat hubungan bersama-sama dengan Pemerintah Provinsi Sumut dan Pemkab Karo, baik dalam komunikasi maupun dalam perencanaan, seluruh proses pembangunan, anggaran dan evaluasi agar cepat tanggap terhadap masalah-masalah yang muncul di masyarakat. (deo/saz)

Pimpin Apel Gabungan Perdana 2022, Rizky: Tak Ada Alasan ASN Lengah di Awal Tahun

PIMPIN: Wakil Wali Kota Binjai H Rizky Yunanda Sitepu saat memimpin apel gabungan perdana 2022.TEDDY AKBARI/SUMUT POS.

BINJAI, SUMUTPOS.CO – Wakil Wali Kota Binjai, H Rizky Yunanda Sitepu memimpin apel gabungan perdana 2022 di Lapangan Apel Balai Kota Binjai, Senin (3/1) lalu. Apel perdana awal tahun ini, dihadiri Sekretaris Daerah dan jajaran staf ahli, asisten, kepala dinas, kepala badan, kepala bagian, camat, hingga lurah, serta lainnya.

PIMPIN: Wakil Wali Kota Binjai H Rizky Yunanda Sitepu saat memimpin apel gabungan perdana 2022.TEDDY AKBARI/SUMUT POS.

Rizky pun mengucapkan selamat tahun baru kepada seluruh pegawai lingkup Pemko Binjai. Dia berharap, ke depannya seluruh ASN di lingkungan Pemko Binjai dapat mengemban tugas dan tanggung jawab dengan lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya.

“Tidak ada alasan bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk lengah karena masih di awal tahun. Tapi, harus menyiapkan segala sesuatunya, termasuk pelaksanaan berbagai program yang telah disusun bersama, agar lebih tepat waktu,” imabu Rizky.

Rizky mengingatkan kepada pimpinan perangkat daerah, agar segera mendata program-program yang akan dilaksanakan untuk kegiatan Tahun Anggaran 2022 ini. Pada kesempatan itu, dia juga mengajak seluruh pegawai untuk dapat berinovasi, guna peningkatan kinerja, dan merefleksikan diri akan kinerja yang telah dilakukan.

“Sebagai ASN, apabila ada pelayanan kita yang kurang baik kepada masyarakat, disiplin kita dalam bekerja kurang optimal, mari sama-sama kita tingkatkan disiplin, etos kerja, kinerja yang efektif dan efisien,” harapnya.

Dia pun mengatakan, hal tersebut dilakukan untuk menciptakan pelayanan yang prima dan dapat menjadikan Kota Binjai jadi kota yang lebih maju, berbudaya, dan religius. Menurut Rizky, perlu sinergi yang kuat antara pemerintah dan masyarakat dalam membangun Kota Binjai ke depan.

“Mari kita layani masyarakat dengan tulus ikhlas. Pemerintah harus tahu apa yang menjadi kebutuhan masyarakat dan harus ada di tengah-tengah masyarakat apabila mereka membutuhkan,” tegasnya.

Dia mengingatkan kepada pejabat fungsional lingkup Pemko Binjai yang baru dilantik, agar tidak hanya terpaku pada tugas dan fungsi yang ada. Namun juga harus dapat berkreasi sesuai dengan keahlian yang dimiliki. Hal ini menurut Rizky, untuk menciptakan ASN yang lebih mandiri, profesional di bidangnya, serta terus meningkatkan keahlian dan pengetahuan yang ada, sehingga dapat memberikan manfaat kepada masyarakat. (ted/saz)

Target 70 Persen di Deliserdang: Pemkab Gelar Rapat Koordinasi Percepatan Vaksinasi

SAMBUTAN: Bupati Deliserdang H Ashari Tambunan, sampaikan sambutan pada Rapat Koordinasi Percepatan Vaksinasi Covid-19, Selasa (4/1).istimewa/sumut pos.

DELISERDANG, SUMUTPOS.CO – Bupati Deliserdang H Ashari Tambunan, memimpin Rapat Koordinasi Percepatan Vaksinasi Covid-19 di Aula Polresta Deliserdang, Selasa (4/1) lalu.

SAMBUTAN: Bupati Deliserdang H Ashari Tambunan, sampaikan sambutan pada Rapat Koordinasi Percepatan Vaksinasi Covid-19, Selasa (4/1).istimewa/sumut pos.

Dalam kesempatan itu, Ashari mengatakan, pelaksanaan vaksinasi adalah tanggung jawab pemerintah daerah, tapi TNI dan Polri sangat membantu, dan berperan aktif untuk percepatan vaksinasi di Kabupaten Deliserdang.

“Pemkab Deliserdang berterima kasih, serta berharap dukungan dan peran serta TNI-Polri untuk membantu dalam percepatan target vaksinasi di wilayah ini. Dan saya minta seluruh perangkat OPD, kecamatan, dan desa, turut membantu dalam percepatan vaksinasi tersebut. Prioritas pemerintah daerah bersama instansi terkait hingga saat ini, yakni pencapaian target vaksinasi Covid 19,” ungkap Ashari.

Sebelumnya, Kapolresta Deliserdang Kombes Pol Irsan Sinuhaji, dalam paparannya menjelaskan, jumlah masyarakat Kabupaten Deliserdang yang sudah divaksinasi berdasarkan data manual capaian vaksinasi Kabupaten Deliserdang sudah mencapai 74,83 persen. Berdasarkan data Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) melalui Kartu Tanda Penduduk (KTP) sudah 70,26 persen. Sedangkan data Program Sistem Monitoring Imunisasi dan Logistik Elektronik (SMILE) baru 62,69 persen. Dia pun berharap sinergitas semua pihak, agar pada 8 hari ke depan target masyarakat Kabupaten Deliserdang divaksin mencapai 70 persen, atau 13.596 jiwa.

“Target yang harus dicapai selama 8 hari untuk capaian 70 persen, ada sebanyak 13.596 orang. Jika kita sama-sama berbuat, untuk 22 kecamatan per harinya hanya 618 orang. Karena itu, kita harus bekerja sama untuk kenaikan capaian vaksinasi di atas 70 persen,” imbaunya.

Dia pun mengimbau, agar membuat group WhatsApp (WA), yang bertujuan agar bisa mengontrol pekerjaan selama 8 hari dalam mengejar pencapaian 70 persen vaksinasi.

“Membuat kreasi pelaksanaan vaksinasi, tidak ada hari off, juga memahami situasi daerah untuk menentukan waktu vaksinasi kepada masyarakat di waktu pagi, siang, atau malam,” jelas Irsan lagi.

Selain itu, lanjut Irsan, harus melakukan pengawasan yang sinergi dalam pelaksanaannya, dan melaksanakan vaksinasi door to door berdasarkan data.

“Lakukan pendekatan dengan kearifan lokal kepada masyarakat dalam pelaksanaan vaksinasi. Gelar kegiatan yustisi dengan membagikan masker, pemeriksaan aplikasi PeduliLindungi, serta menginput data pelaporan yang dikendalikan dengan baik,” harapnya.

Hadir dalam kegiatan ini, Wakil Bupati Deliserdang HM Ali Yusuf Siregar, Kabag SDM Polrestabes Medan AKBP Syamsidar Tambunan, Dandim 0201/Kota Medan Kol Inf Hindratno Devidanto, Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Faisal Rahmat Husein Simatupang, Kajari Deliserdang Jabal Nur, Kasdim 0204/DS Mayor Inf Toto Trianto, Sekretaris Daerah (Sekda) Darwin Zein, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Citra Effendi Capah, Kepala Dinas Kesehatan dr Ade Budi Krista, para kepala OPD terkait, camat, dan Muspika se-Kabupaten Deliserdang, kepala desa, dan lurah se-Kabupaten Deliserdang. (mag-1/saz)

Pemkab Batubara Luncurkan Bus Dapur Umum, Menyediakan Makanan saat Bencana Alam

DISKOMINFO SUMUT PELUNCURAN: Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi didampingi Bupati Batubara Zahir saat peluncuran Bus Dapur Umum yang diperuntukkan membantu menyediakan makanan saat bencana alam.

BATUBARA, SUMUTPOS.CO – Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi mengapresiasi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Batubara yang menyediakan bus dapur umum yang difungsikan untuk menyediakan makanan pada saat bencana alam.

PELUNCURAN: Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi didampingi Bupati Batubara Zahir saat peluncuran Bus Dapur Umum yang diperuntukkan membantu menyediakan makanan saat bencana alam. DISKOMINFO SUMUT.

Melihat letak geografis Kabupaten Batubara yang rawan bencana alam, terutama banjir, Pemkab Batubara berinisiatif membuat bus dapur umum. Usai melepas secara resmi bus tersebut, Edy Rahmayadi mengapresiasi langkah Pemkab Batubara yang berinisiatif memberikan pelayanan saat bencana.

“Saya apresiasi kreatifitas ini, kita butuh fasilitas seperti ini karena hampir semua daerah kita rawan bencana dan tidak sedikit tempat yang sulit dijangkau,” kata Edy Rahmayadi, di Jalan Medan-Kisaran Km 100, Sei Suka, Batubara, Rabu (5/1).

Selain bus dapur umum, Edy Rahmayadi juga melepas mobil vaksin dan menyerahkan satu unit ambulans ke Kodim 0208 Asahan. Dia berharap fasilitas ini dimanfaatkan sebesar-besarnya untuk kepentingan masyarakat.

“Mudah-mudahan fasilitas ini bisa membantu masyarakat yang membutuhkan dan Batubara bisa mencapai target vaksinasi,” kata Edy didampingi Ketua TP PKK Sumut Nawal Lubis.

Sementara itu Bupati Batubara Zahir mengatakan, posisi geografis Batubara yang cukup rendah dibanding daerah sekelilingnya berisiko terkena banjir. Karena itu kesiapan Batubara pada bencana alam sangat penting.

“Kita paling rendah daerahnya, jadi rawan banjir, karena itu perlu bus dapur ini. Sekarang kita sedang mengejar 20% vaksinasi agar mencapai 100%,” kata Zahir.

Pelepasan bus dapur umum dan mobil vaksin disaksikan Kapolres Batubara AKBP Ikhwan Lubis dan Dandim 0208/Asahan Letkol Inf Sri Marantika Beruh. Hadir juga OPD terkait Pemprov Sumut . (gus/han)

Polsek Patumbak Gerebek Lapak Judi Dadu Putar

GEREBEK: Petugas Polsek Patumbak sedang menggerebek lokasi judi di Jalan Banyu Emas, Desa Marendal I, Kecamatan Patumbak, Kabupaten Deliserdang, Senin (3/1).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Kepolisian Sektor (Polsek) Patumbak menggerebek lokasi judi dadu putar yang berlokasi di Jalan Banyu Emas, Desa Marendal I, Kecamatan Patumbak, Kabupaten Deliserdang, Senin (3/1) pukul 20.00 WIB.

GEREBEK: Petugas Polsek Patumbak sedang menggerebek lokasi judi di Jalan Banyu Emas, Desa Marendal I, Kecamatan Patumbak, Kabupaten Deliserdang, Senin (3/1).

Namun sayang, penggerebekan yang dipimpin Kanit Reskrim AKP Ridwan bersama tim, tidak menemukan aksi perjudian. Diduga sebelum polisi tiba, para pelaku mendapat informasi jika ada penggeberekan. Di lokasi, petugas hanya menemukan sejumlah pria yang sedang nongkrong.

“Saat dilakukan penggerebekan, tidak ada aksi perjudian seperti yang diinformasikan masyarakat. Terhadap sekelompok pria tadi langsung dibubarkan demi kepentingan keamanan dan kenyamanan masyarakat,”ujar AKP Ridwan.

Di lokasi, lanjut Ridwan, pihaknya juga melakukan imbauan agar tidak melakukan aksi tindak pidana judi maupun lainnya. (dwi/han)

Polsek Sei Kepayang Monitoring Vaksinasi Dosis I dan II

MONITORING:Personel Polsek Sei Kepayang dan Bhabinsa melakukan monitoring pada pelaksanaan vaksinasi tahap 1 dan 2 kepada masyarakat.DERMAWAN/SUMUT POS.

ASAHAN, SUMUTPOS.CO – Polsek Sei Kepayang Polres Asahan melaksanakan monitoring dan memobilisasi masyarakat terhadap penyuntikan vaksin Dosis I dan II di Dusun II Desa Sei Tualang Pandau, Kecamatan Sei Kepayang Barat, Kabupaten Asahan, Selasa (4/1) pagi.

MONITORING:Personel Polsek Sei Kepayang dan Bhabinsa melakukan monitoring pada pelaksanaan vaksinasi tahap 1 dan 2 kepada masyarakat.DERMAWAN/SUMUT POS.

Mewakili Kapolres Asahan AKBP Putu Yudha Prawira SIK MH, Kapolsek Sei Kepayang AKP Sabran MP SH menyampaikan, kegiatan vaksinasi Covid-19 dosis I dan II melibatkan tenaga vaksinator dari UPTD Puskesmas Sei Kepayang Barat. Dan pelaksanaan tetap mengikuti Protokol Kesehatan.

“Dari hasil kegiatan vaksinasi ini sebanyak 58 dosis diberikan kepada masyarakat yang belum tervaksin dengan rincian dosis I sebanyak 7 dosis, dan dosis II sebanyak 51 dosis,”kata Kapolsek Seu Kepayang, AKP Sabran MP SH.

Kapolsek menambahkan, kegiatan vaksinasi Covid-19 personel Polsek Sei Kepayang bersama Babinsa selalu melekat melaksanakan pengamanan mulai dari pendistribusian sampai pada saat kegiatan penyuntikan.

“Alhamdulilah pelaksanaan vaksinasi Covid-19 yang dilaksanakan di UPTD Puskesmas Sei Kepayang Barat sesuai dengan sasaran terhadap masyarakat serta berjalan lancar tanpa ada hambatan sedikitpun,”terangnya.

Kapolsek berharap dengan terlaksananya kegiatan ini dapat mendukung program Pemerintah dalam percepatan vaksinasi guna memutus mata rantai penyebaran virus Covid-19.

Hadir dalam pelaksanaan kegiatan vaksinasi tersebut dari Camat Sei Kepayang Barat Amiruddin MRP SH, Kapolsek Sei Kepayang AKP Sabran MP SH, Kanit Provos Polsek Sei Kepayang, Kades Sei Tualang Pandau,

Personel Bhabinkamtibmas terdiri dari Aipda E. Manurung, Bripka Faisal. A, para Personel Babinsa, Para kadus Desa Sei Tualang Pandau, serta Petugas Vaksinator UPTD Puskesmas Sei Kepayang Barat.

Di tempat berbeda, Ketua Satgas Covid-19 Asahan, Surya B.Sc melalui Juru Bicara Satgas Covid-19, Rahmad Hidayat Siregar kepada awak media mengatakan tak bosan-bosannya terus menyampaikan imbauan kepada masyarakat asahan agar tetap menerapkan Protokol Kesehatan (Prokes). “Mari kita jaga dan tetap mempertahankan Prokes dengan tetap memakai masker, mencuci tangan menggunakan sabun, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan mengurangi mobilitas,” ujarnya. (dat/han)

700 Anak Usia 6-11 Tahun di Karo Divaksin

TINJAU: Kapoldasu dan Kasdam saat meninjau vaksinisasi anak di Karo.SOLIDEO/SUMUT POS.

KARO, SUMUTPOS.CO – Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol Drs Panca Putra Simanjuntak MSi didampingi Kasdam I/BB Brigjen TNI Porwito memantau vaksinasi anak usia 6-11 di Kabanjahe, Kabupaten Karo, Rabu (5/1) siang.

TINJAU: Kapoldasu dan Kasdam saat meninjau vaksinisasi anak di Karo.SOLIDEO/SUMUT POS.

Sebelum meninjau langsung kegiatan vaksinasi, Kapolda bersama rombongan mengikuti kegiatan zoom meeting vaksinasi serentak Indonesia terhadap anak yang dipimpin Kapolri Jenderal Pol Drs Listyo Sigit Prabowo MSi, yang diikuti oleh rombongan Kapolda Sumut dan Forkopimda Karo.

Dalam Pelaksanaan Zoom Meeting, Kapolda Sumut melaksanakan Dialog Interaktif Langsung dengan Kapolri tentang pelaksanaan vaksinasi serentak di wilayah Provinsi Sumatra Utara khususnya di Kabupaten Karo.

Selanjutnya rombongan Kapolda Sumut didampingi Bupati Karo Cory S Sebayang, Ketua DPRD Karo Iriani Tarigan, Kapolres Tanah Karo AKBP Ronny Nicolas Sidabutar SH SIK MH, Kabid TIK Polda Sumut Kombes Pol R Sinambela, Dandim 0205/TK Letkol Kav Yuli Eko Hadiyanto SSos,.Danyonif 125 Si, Mbisa Budianto Damanik dan Kajari Karo Fajar Syah Putra SH, MH itu melaksanakan peninjauan kegiatan vaksinasi anak di SD Bertingkat Kabanjahe.

Dalam peninjauan tersebut, Kapolda Sumut menekankan kepada Stake Holder supaya tetap bersinergi dalam upaya percepatan vaksinasi kepada anak. Untuk dijadwalkan pelaksanaan vaksinasi dilaksanakan di sekolah-sekolah, sasaran sudah jelas agar benar-benar dilaksanakan dengan baik, agar menyertakan orang tua tiap anak, dalam pelaksanaan vaksinasi dan lakukan pendekatan kepada anak, sehingga mengurangi ketakutan anak untuk.

Percepatan vaksinasi terhadap anak harus dilaksanakan untuk melindungi anak-anak dari pandemi. Kepada jajaran Kabupaten diminta tetap semangat dan ikhlas dalam tugas untuk kepentingan bersama.

Anak usia 6-11 tahun yang mendapat vaksinasi ada sebanyak 700 orang dengan jumlah vaksinator 4 tim dari Dinas Kesehatan Karo dan Polres Tanah Karo dan sumber Vaksin dari Dinas Kesehatan Karo. (deo/han)

tiket.com Resmi Menjual Tiket MotoGP Indonesia Grand Prix 2022 di Mandalika

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Pionir Online Travel Agent (OTA) Indonesia, tiket.com secara resmi ditunjuk oleh Mandalika Grand Prix Association (MGPA) dan Dorna Sports, selaku promotor atau penyelenggara MotoGP, sebagai mitra tiket dan travel app resmi ajang MotoGP yang akan berlangsung di Pertamina Mandalika International Street Circuit, Mandalika, Lombok Selatan, Indonesia, pada 18 hingga 20 Maret 2022.

Gaery Undarsa, Co-Founder dan Chief Marketing Officer, tiket.com, mengatakan, bagi masyarakat Indonesia yang sudah menunggu informasi tiket, penjualan tiket MotoGP Mandalika, sekaligus hotel dan akomodasi, serta tiket perjalanan, sudah mulai dapat dipesan segera di aplikasi dan situs tiket.com, mulai 6 Januari 2022.

“Ini merupakan sebuah kebanggaan bagi kami di tiket.com menjadi bagian dari sejarah penting Indonesia di mana ini adalah pertama kalinya Indonesia menjadi tuan rumah pagelaran MotoGP yang berlokasi di Mandalika – 1 dari 5 Destinasi Super Prioritas yang tengah dikembangkan potensinya oleh Pemerintah Republik Indonesia sehingga dapat menjadi kawasan adidaya pariwisata pasca pandemi,” ujarnya dalam siaran pwrs yang diterima wartawan di Medan, Kamis (6/1).

Dikatakannya, sebagai mitra resmi untuk ticket & travel app MotoGP, pihaknya siap untuk menyediakan akses bagi masyarakat untuk menyaksikan langsung ajang MotoGP sekaligus menikmati keindahan Mandalika dan sekitarnya di kawasan Lombok.

“Ajang balap MotoGP ini tentunya turut membantu mendorong promosi pariwisata Mandalika, terutama di masa pandemi yang masih belum usai ini,” ucap Gaery.

Dijelaskannya, tiket resmi MotoGP Mandalika tersedia di aplikasi dan situs tiket.com mulai dari 6 Januari 2022. Sebagai informasi, pilihan tiket ajang MotoGP Mandalika tersedia dalam berbagai pilihan harga untuk daily pass, mulai dari Rp115 ribu hingga Rp10 juta untuk paket rangkaian 3 hari di kelas Hospitality Class (Royal Box, deluxe).

Caranya, unduh aplikasi tiket.com di AppStore dan Android PlayStore. Tiket resmi MotoGP Mandalika juga tersedia langsung di laman muka aplikasi tiket.com atau via klik https://www.tiket.com/promo/to-do/moto-gp-mandalika.

Ia juga menjelaskan langkah membeli tiket MotoGP di aplikasi tiket.com, yakni cukup membuka aplikasi tiket.com dan memilih kategori MotoGP dengan mengklik “Beli Tiket” dan pilih menu yang diinginkan, pilih tanggal dan tidak lupa juga jumlah tiketnya. Lalu, cek sekali lagi dan segera lakukan pembayaran. Serta tetap Mask ON, tiket ON.

Dilanjutkannya, sebagai OTA dengan fokus customer-centric, tiket.com tidak hanya menjual tiket MotoGP saja, tetapi juga menyediakan berbagai pilihan paket perjalanan menuju ke Lombok dan destinasi di Mandalika.

Termasuk pilihan hotel dan akomodasi, ditambah dengan tiket masuk ke berbagai destinasi wisata, sewa kendaraan untuk perjalanan, sewa pemandu wisata selama perjalanan, hingga keperluan untuk swab test yang menjadi kewajiban bagi setiap pelaku perjalanan antar kota.

“Saya mengundang masyarakat Indonesia untuk bersama-sama menyaksikan langsung sejarah penting bagi Indonesia sebagai tuan rumah ajang MotoGP. Kita akan merasakan keseruan kompetisi para pebalap kelas dunia MotoGP secara langsung serta keindahan kawasan Mandalika, Lombok Selatan. Tidak lupa kami terus mengingatkan untuk menerapkan protokol kesehatan baik selama perjalanan maupun ketika berada di lokasi tujuan,” lanjutnya.

Sementara itu, Vice President of Commercial, Mandalika Grand Prix Association (MGPA), Aji Aditra Perdana mengatakan, pihaknya percaya akan keunggulan performa tiket.com sebagai pionir OTA Indonesia.

“tiket.com pionir OTA Indonesia dalam memberikan banyak kemudahan bagi masyarakat dengan menyediakan metode pembayaran dan solusi perjalanan yang lengkap untuk menyaksikan langsung ajang balap motor paling bergengsi di dunia ini,” katanya.

Ia menuturkan, bahwa ajang balap di Pertamina Mandalika International Street Circuit ini merupakan bagian dari seri pembuka MotoGP 2022. Sebelumnya, para pembalap akan berkompetisi di Qatar.

“Kami yakin, momen ini akan menjadi momen yang tak terlupakan bagi seluruh pecinta MotoGP sekaligus seluruh tim dan para pebalap yang ikut serta, karena ini pertama kalinya dalam sejarah, balap MotoGP digelar di Indonesia,” pungkasnya. (map)