28 C
Medan
Friday, January 30, 2026
Home Blog Page 2817

HUT ke 46, INALUM Tatap 2022 dengan Semangat Bersinergi, Tumbuh dan Tangguh

KUALA TANJUNG, SUMUT POS.CO – PT Indonesia Asahan Aluminium (Persero) atau yang dikenal dengan INALUM rayakan hari jadinya yang ke-46 dengan membawa semangat “Bersinergi, Tumbuh, dan Tangguh”. Hal tersebut disampaikan dalam Resepsi HUT ke-46 INALUM yang dilaksanakan di Kuala Tanjung Sumatera Utara.

INALUM optimis, bisa memberikan kontribusi yang lebih baik kepada seluruh pemangku kepentingan sekaligus memberikan manfaat yang lebih berkelanjutan di Indonesia.

Direktur Operasi dan Portofolio PT INALUM (Persero) Danny Praditya menyebut keberadaan INALUM kini menjadi bagian dari perjalanan baru ekonomi nasional dan kemajuan bangsa tidak hanya untuk ini hari ini, tapi esok dan di masa yang akan datang, untuk generasi selanjutnya.

“INALUM harus siap untuk mengenjot pertumbuhan bisnis yang fokus pada pertumbuhan hilirisasi industri pertambangan nasional, juga siap untuk menjadi perusahaan yang fokus pada sustainability development goals, dimana pelestarian lingkungan dan pemberdayaan masyarakat melalui program TJSL menjadi bagian yang tak terpisahkan dari operasional perusahaan. Maka Bersinergi, Tumbuh, dan Tangguh menjadi jawaban INALUM dalam menghadapi tantangan yang semakin dinamis”, ujar Danny dalam sambutannya.

INALUM hadir di Indonesia pada tahun 1976 dalam bentuk PMA atau perusahaan patungan antara Jepang dan Indonesia dengan visi besar menjadi big player dalam pengolahan aluminium di Indonesia dan Asia Tenggara. Status PMA diemban oleh INALUM hingga tahun 2013.

Pada tahun 2013 menjadi INALUM menjadi perusahaan BUMN dan berstatus Persero sehingga fokus INALUM dalam beroperasi tidak hanya untuk keuntungan perusahaan semata tetapi juga untuk memberikan kebermanfaatan yang berkelanjutan bagi seluruh pemangku kepentingan dan masyarakat Indonesia.

Bertempat di Ballroom Gedung INALUM di Kuala Tanjung, kegiatan Resepsi HUT Ke-46 INALUM sendiri dilaksanakan secara hybrid (kehadiran fisik dan virtual) dengan menerapkan protokol kesehatan dan pembatasan tamu undangan. Kegiatan dihadiri oleh pemangku kepentingan setempat yaitu Bupati Batu Bara Ir. H. Zahir, M.AP.; Wakil Bupati Batu Bara H Oky Iqbal Frima, S.E.; Ketua DPRD Batu Bara M. Safi’i, S.H.; Kapolres Batu Bara AKBP Ikhwan Lubis; Kajari Batu Bara Amru E Siregar SH. MH; Ketua MUI Batu Bara M.H. Hidayat, L.C., M.A.; Dandim 0208 Asahan Letkol Inf Sri Marantika Beruh; Danlanal Tanjung Balai Asahan Letkol Laut (P) Robinson Hendrik Etwiory; serta dihadiri pula oleh Camat dan Kepala Desa setempat serta pemangku kepentingan lain yang memiliki keterkaitan penting dalam setiap lini usaha INALUM.

Sebelumnya, selama satu bulan INALUM melaksanakan juga Rangkaian Kegiatan HUT ke-46 INALUM. Dalam rangkaian tersebut, INALUM menyelenggarakan berbagai macam lomba untuk masyarakat luas seperti lomba fotografi, lomba videografi, dan lomba jurnalistik; kegiatan donor darah di dua lokasi perusahaan (Komplek Karyawan di Kawasan PLTA dan Perumahan Karyawan di Tanjung Gading); kegiatan santunan untuk 146 anak yatim dari 3 wilayah sekitar kawasan operasional; serta kegiatan internal seperti lomba kebersihan lingkungan dan e-sport. INALUM juga menyelenggarakan INALUM Virtual Charity Run dengan melibatkan karyawan dan masyarakat luas.

Adapun makna dari Bersinergi, Tumbuh, dan Tangguh juga dijelaskan oleh Danny dalam sambutannya. Ia menyebut, bahwa ketiga kata tersebut merupakan manifesto INALUM dalam memperkuat eksistensi bertepatan dengan momen bersejarah dimana presidensi G20 atau tampuk kepemimpinan G20 ada di tangan bangsa Indonesia dan dalam amanah kepemimpinan tersebut, Indonesia mendorong sinergitas dan ketangguhan dalam membangun dunia pasca pandemi

“Sebagai bagian dari keluarga besar BUMN yang mengemban noble purpose untuk memajukan Bangsa dan Negara, adalah suatu keharusan bagi inalum untuk mendukung apa yang menjadi tema presidensi indonesia di G20 tersebut, yakni recover together, recover stronger atau bersama-sama kita pulih dan lebih kuat dari sebelumnya”, ujar Danny.

Bersinergi menyatakan bahwa INALUM sebagai perusahaan pengolahan aluminium terbesar di Indonesia siap untuk bersinergi dan berkolaborasi dengan seluruh pihak baik BUMN, instansi swasta, regulator, maupun shareholders dalam rangka meningkatkan kebermanfaatan untuk masyarakat.

Tumbuh menyatakan bahwa INALUM akan terus tumbuh seiring dengan berbagai aksi korporasi strategis dalam rangka membantu Indonesia dalam mendorong hilirisasi industri pertambangan nasional, menumbuhkan ekosistem industrialisasi klaster aluminium yang modern dan inovatif sekaligus sebagai perusahaan yang mendukung pengelolaan dan penggunaan energi terbarukan di Indonesia.

Tangguh menyatakan bahwa INALUM telah membuktikan daya tahan yang baik dalam menghadapi kondisi krisis selama dua tahun terakhir karena pandemi global dan kini siap untuk terus menghadapi setiap tantangan yang hadir di masa depan sekaligus menjadi wajah industri dari semangat bangsa Indonesia yang Tangguh.

Selama beroperasi, INALUM memiliki kepedulian untuk menjaga keberlangsungan Lingkungan, kami senantiasa melakukan upaya-upaya pelestarian dan konservasi lingkungan di sekitar wilayah operasional kami termasuk Danau Toba. Melangkah ke tahun 2022, PT INALUM (Persero) akan melanjutkan beberapa aksi korporasi strategis yang sudah dimulai pada tahun 2021 seperti Proyek Upgrading Teknologi Tungku Reduksi yang akan selesai pada tahun 2023, Optimalisasi Smelter Kuala Tanjung yang ditargetkan akan meningkatkan kapasitas produksi di tahun 2024-2025, Pembangunan Smelter Grade Alumina Refinery di Mempawah, dan Proyek Diversifikasi melalui Pembangunan Aluminium Remelt IAA yang akan selesai pada akhir 2022. Langkah-langkah tersebut merupakan bukti komitmen INALUM dalam menciptakan klaster industri aluminium, meningkatkan kapasitas produksi dan memastikan kualitas produk aluminium Indonesia yang kuat dan kompetitif di pasar dunia. (rel)

Bangkitkan UMKM Terdampak Pandemi Covid-19, Pemko Medan Bentuk Tim

BINCANG: Wali Kota Medan berbincang dengan Rektor Universitas Pembangunan Panca Budi. istimewa/sumu tpos.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Pertumbuhan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) merupakan salah satu bagian dari prioritas Kota Medan. Hal ini dilakukan agar UMKM naik kelas dan Go Nasional. Dukungan untuk menumbuhkan pelaku UMKM juga terus berdata-ngan dari seluruh unsur stakeholder, dukungan ini diharapkan pertumbuhan UMKM akan semakin meningkat.

BINCANG: Wali Kota Medan berbincang dengan Rektor Universitas Pembangunan Panca Budi. istimewa/sumu tpos.

“Kerja sama dengan berbagai pihak untuk menumbuhkan UMKM saat ini sudah banyak terjalin dan terus dikembangkan. Saya optimis dan berharap ini dapat bermanfaat untuk UMKM naik kelas dan Go Nasional,” kata Bobby Nasution ketika menerima audiensi Rektor Universitas Pembangunan Panca Budi di Balik Kota, Selasa (4/5).

Bobby Nasution mengungkapkan, dalam membina dan membangkitkan UMKM yang terdampak pandemi Covid-19, Pemko Medan saat ini tengah membentuk tim yang bertujuan untuk menyatukan langkah sehingga dapat lebih menggiatkan dan memaksimalkan pencapaian pembinaan UMKM. Tim ini terdiri Pemko Medan dan stakeholder.

“Pemko Medan menyambut baik dukungan yang diberikan Universitas Pembangunan Panca Budi untuk mengembangkan pelaku UMKM dengan memberikan pendampingan,” kata Bobby Nasution sembari mengungkapkan Pemko Medan telah meminta kelonggaran MUI untuk pelaku UMKM agar dipermudah mendapatkan sertifikat halal.

Sebelumnya, Rektor Universitas Pembangunan Panca Budi Dr Isa Indrawan mengungkapkan kehadirannya bertujuan selain mengundang Wali Kota Medan dalam acara wisuda yang akan digelar Rabu (5/1), juga menyampaikan rencana penandatanganan MOU antara Pemko Medan dan Universitas Pembangunan. MoU ini sangat dibutuhkan sebagai dasar untuk terus bergerak dalam mendukung pembangunan Kota Medan.”Salah satu kerjasama yang sudah dijalankan saat ini adalah melakukan pendampingan terhadap pelaku UMKM, mulai dari awal sampai dengan perizinan maupun Serifikat halal,” jelasnya.

Menurutnya, kerjasama lainnya ke depannya adalah Universitas Pembangunan Panca Budi akan mengirimkan mahasiswa untuk melakukan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di setiap kelurahan yang ada di Kota Medan. Hal ini nantinya akan berdampak baik bagi output data base bagi Balitbang.

“Peran kami Akademisi untuk pembangunan Kota Medan adalah  bergerak di pembelajaran, pengkajian dan penelitian. Kami juga saat ini telah melakukan survei wisata kota dan akan memberikan 100 beasiswa bagi warga kota Medan,” ujarnya sembari berharap kehadiran Wali Kota Medan dalam acara Wisuda Mahasiswa Universitas Pembangunan Panca Budi. (rel/map)

Modernisasi Industri Lifestyle, Harus Pertahankan Nilai Budaya dan Adat Istiadat

SAMBUTAN: Ketua Dekranasda Sumut Nawal Lubis memberikan kata sambutan saat Grand Launching Hafitaini Hijab.co di Ballroom Kartini Hotel Le Polonia.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Modernisasi industri lifestyle merupakan suatu keharusan, namun harus tetap mempertahankan nilai-nilai norma keagamaan, adat istiadat dan budaya daerah. Sehingga industri fashion berperan penting untuk menjaga nilai-nilai budaya tersebut.

SAMBUTAN: Ketua Dekranasda Sumut Nawal Lubis memberikan kata sambutan saat Grand Launching Hafitaini Hijab.co di Ballroom Kartini Hotel Le Polonia.

Hal ini disampaikan Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Sumatera Utara (Sumut) Nawal Lubis saat menghadiri Grand Launching Hafitaini Hijab.co di Ballroom Kartini Hotel Le Polonia, Jalan Jenderal Sudirman Medan, Senin (3/1) malam. “Industri lifestyle tetap harus menjaga nilai-nilai norma keagamaann

adat istiadat dan budaya daerah,” ujarnya.

Menurut Nawal, Indonesia salah satu negara muslim terbesar, secara tidak langsung sebagai penyumbang produk busana muslim yang berpotensi dikembangkan ke ranah global. Sehingga kreasi para desainer yang mengikuti tampilan kekinian dan selera global, akan mampu mendorong pemulihan ekonomi masyarakat.

Sumut juga kaya dengan berbagai jenis wastra atau kain tradisional, yang bisa dijadikan sebagai bahan fashion muslim. “Kita harus kenalkan Wastra Sumut yang selama ini hanya digunakan untuk acara adat, bahwai saat ini bisa menjadi kain tradisional yang siap pakai (ready to wear),” jelasnya.

Disampaikannya, berbagai event busana muslim telah banyak dilaksanakan di antarnya Fashion Muslim Festival (Mufest) Indonesia yang diminati masyarakat, baik nasional maupun internasional. “Sehingga hal ini bisa menjadi motivasi pelaku-pelaku fashion muslim terus berinovasi untuk memperoleh hasil yang lebih baik,” kata Nawal.

Nawal berharap, Hafitaini Hijab.co terus berinovasi dan memperkenalkan Wastra Sumut, sehingga mendapat perhatian dari konsumen dalam negeri maupun pasar global. “Selamat atas launching produknya hari ini, terus berkreasi dan terus perkenalkan Wastra Sumut,” ucap Nawal.

Sementara, Owner Hafitaini Hijab.co Cut Hafitatul’aini mengatakan, sebagai muslimah wajib menggunakan hijab. “Hal ini merupakan perintah Allah, untuk itu berkat dukungan keluarga dan sahabat saya melaunching produk ini,” katanya.

Menurut Cut, motif hijabnya tersebut mengangkat wastra etnik Sumut dan Aceh. Untuk Sumut sendiri mengangkat motif Gorga, yang merupakan ciri khas masyarakat Batak Toba. Juga diproduksi motif songket pucuk rebung, sebagai lambang harapan baru, karena pohon bambu tidak mudah rebah oleh tiupan angin kencang. Penggunaan motif pucuk rebung ini bermaksud memberi keberuntungan dan harapan baru bagi penggunanya.

Sementara motif Pintu Aceh sendiri terinspirasi dari perhiasan Pinto Aceh yang dikerjakan seorang pengrajin perhiasan emas bernama Utoh Mud pada zjaman penjajahan Belanda sekitar tahun 1935. Pembangunan Pinto Aceh terilhami dari desain monumen peninggalan Sultan Iskandar Muda yaitu Pinto Khop, Pintu Taman Ghairah yang merupakan Taman Kesultanan Aceh. “Kami berharap, hijab motif etnik daerah ini bisa diterima dengan baik oleh masyarakat masyrakat luas, tidak hanya Sumut,” sebutnya.

Turut hadir Wakil Ketua Dekranasda Sumut Sri Ayu Mihari, Ketua Bhayangkari Sumut Rita Panca Putra, Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Sumut Suherman, Kepala Perindustrian dan Perdagangan Sumut Aspan Sofian, dan Ketua Ikatan Pengusaha Muslimah Indonesia (IPEMI) Sumut Yulidar Bugis.(gus/ila)

teks foto: Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah Sumatera Utara, Nawal Lubis.(ist)

Pengaruh Budaya Organisasi Terhadap Kinerja Karyawan pada UMKM Bika Ambon Mojopahit

Oleh : Aja Nur’aini Surbakti dan Vanny Natalie Pasaribu

BIKA Ambon merupakan kuliner khas Medan dengan rasa mendunia. Bika Ambon adalah salah satu kue tradisional asal kota Medan.

Bika Ambon Mojopahit

Bika diambil dari istilah bahasa Portugis yaitu bobenka. Kata itu kemudian dikembangkan dalam berbagai ejaan. Ciri khas utama kue Bika Ambon Medan adalah serat atau lubang-lubang yang menyerupai jeruji halus memenuhi seluruh bagian dari bagian bawah hingga atas kue. Dan, jika kue ini dipotong akan menampakkan jalur vertikal lubang dari bagian bawah kue hingga bagian permukaan kue.

Bika Ambon Mojopahit, yang terletak di Jalan Mojopahit, Petisah Tengah, Kecamatan Medan Petisah, Kota Medan, Sumatera Utara, merupakan salah satu UMKM yang berada di Medan.

Toko ini sudah berdiri sejak 1990 oleh kedua orang tua, Pak Hardi Khu selaku pemilik dan yang menjalankan usaha ini sekarang.

Bagaimana dengan produknya? Produk Bika Ambon Mojopahit ini sudah terjamin kualitasnya dan juga sudah bersertifikasi halal. Bika Ambon Mojopahit juga salah satu UMKM yang tetap berjalan dan bertahan di masa pandemi dengan memasarkan produknya melalui Go-food dan Grab Food.

Apa yang membuat usaha ini tetap berjalan sejak 1990 mungkin menjadi pertanyaan kebanyakan orang. Dalam wawancara dengan pemilik UMKM, budaya organisasi yang dijalankan oleh pemilik secara turun-temurun yang membantu dalam menciptakan rasa identitas bagi UMKM itu sendiri.

Contoh, karyawan diberi akses tempat tinggal di tempat berjualan dan para karyawan diharapkan tidak meninggalkan tempat lewat dari pukul 22:00 WIB. Mereka memiliki peraturan untuk menjaga protokol kesehatan sejak dahulu karena mereka memproduksi bika ambon secara langsung dari tempat pemasaran itu sendiri.

Dan budaya yang tentunya tidak pernah ditinggalkan adalah karyawan harus ramah kepada setiap konsumen, selalu tersenyum kepada konsumen dan sabar dalam melayani konsumen.

Dengan berbagai cara mereka lakukan agar tetap bisa memproduksi dan memasarkan produk mereka kepada masyarakat. Bika Ambon Mojopahit ini selalu dicari oleh setiap masyarakat karena memang setelah di lihat dengan teliti masyarakat tidak hanya membeli bika ambon sebagai oleh-oleh saja, tapi juga sebagai cemilan keluarga dirumah. Maka dari itu Bika Ambon Mojopahit ini tetap buka walaupun masa pandemi dari Senin-Jumat pada pukul 7:30 WIB sampai dengan 22:30 WIB.

Budaya organisasi mewakili sebuah persepsi yang sama dari para anggota organisasi atau dengan kata lain, budaya yang Bika Ambon Mojopahit terapkan ini telah menjadi sebuah sistem atau makna bersama.

Karena itu, harapan yang dibangun dari sini adalah bahwa individu-individu yang memiliki latar belakang yang berbeda atau berada di tingkatan yang tidak sama dalam organisasi akan memahami budaya organisasi dengan pengertian yang serupa. (*)

*Penulis adalah mahasiswa Universitas Sumatera Utara

WNA Diduga Omicron Dirawat di Medan

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Seorang warga negara Irlandia Utara (Inggris Raya), terkonfirmasi positif Covid-19 dan menjalani perawatan di RSU Royal Prima Kota Medan, Rabu (5/1). Warga negara asing berinisial JIA berusia 60 tahun itu diduga tertular Covid-19 varian Omicron.

Sekretaris Dinas Kesehatan Sumut, Aris Yudhariansyah mengakui, pasien berkebangsaan Irlandia Utara itu memang terkonfirmasi positif Corona. Akan tetapi, yang bersangkutan belum pasti terinfeksi Omicron. “Dia (JIA) masih terkonfirmasi positif (corona), belum pasti Omicron,” kata Aris melalui sambungan seluler.

Menurut Aris, untuk memastikan seorang pasien terkonfirmasi Omicron harus melalui pemeriksaan lebih lanjut, salah satunya WGS (Whole Genom Sequencing). “Belum dilakukan WGS. Kita belum bisa memastikan dia (tertular) Omicron, karena harus ada pemeriksaan lagi. Pasien masuk rumah sakit tadi (Rabu) pagi,” ujarnya.

Aris menjelaskan, pasien tersebut terkonfirmasi positif Corona saat di Singapura pada Selasa (4/1). Selanjutnya, ke Medan setelah dari Jakarta. “Dia dari Belgia, lalu ke Singapura, Jakarta, dan Medan. Saat tiba di Medan dan diperiksa petugas KKP (Kantor Kesehatan Pelabuhan), ternyata positif (corona) juga. Selanjutnya, dikarantina di rumah sakit (RSU Royal Prima),” terangnya.

Dia melanjutkan, sampel pasien telah diambil pihak KKP Bandara Kualanamu dan dikirim ke Balitbangkes Kemenkes untuk diperiksa lebih lanjut. “Kita masih menunggu hasil pemeriksaan sampel yang dilakukan itu. Untuk mengantisipasi penularan kasus baru, makanya pasien diisolasi di rumah sakit,” sambungnya. Disinggung jika nantinya WN Irlandia Utara itu terkonfirmasi Omicron, Aris menyatakan, tentunya dilakukan perawatan. “Kita tangani, rawat dia dengan standar penanganan Covid-19. Selain itu, kita lakukan tracing yang di Indonesia terutama di Medan, siapa yang menjadi kontak erat dia. Tapi, yang pasti sekarang ini belum Omicron dan jangan panik,” tandasnya.

Tracing dan Testing

Adanya Warga Negara Asing (WNA) asal Irlandia Utara yang diduga terpapar Covid-19 varian Omicron di Kota Medan, membuat Pemko Medan melakukan langkah-langkah serius dalam menelusuri kontak erat (tracing) dengan WNA yang bekerja sebagai kru pesawat kargo tersebut. Kepada wartawan, Wali Kota Medan Bobby Nasution memastikan, pihaknya telah melakukan tracing dan testing usai warga negara Inggris tersebut ditemukan positif Covid-19.

Saat ini, spesimen pasien tersebut tengah diperiksa di Balai Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Kesehatan di Jakarta untuk mengetahui secara detil varian virus yang menjangkitinya. “Kontak eratnya tentunya yang paling bisa kita lakukan adalah karena ini pesawat kargo, maka kontak eratnya pasti kru yang lain. Tapi kemarin tes PCR hanya dia saja yang positif. Kemudian di Hotel Horison juga sudah ditracing, hasilnya negatif semua,” ucap Bobby, Rabu (5/1).

Menurut Bobby, saat ini kondisi pasien tersebut tidak memiliki gejala apapun dan tengah dirawat di Rumah Sakit Royal Prima Medan. Terkait pencegahan masuknya varian virus Omicron di Medan, Bobby menuturkan, pihaknya masih akan melakukan pengawasan di pintu masuk Kota Medan dan melakukan tes swab antigen untuk pendatang maupun warga Medan yang berasal dari luar daerah.

“Pengawasan dan pemantauan akan kita ketatkan lagi. Seperti antisipasi varian Delta kemarin, kita mengeluarkan kebijakan bagi seluruh warga yang masuk ke Medan harus di swab terlebih dahulu. Tapi masih saya pastikan dulu, apakah itu masih berjalan atau tidak,” ujarnya.

Sebelumnya, Bobby Nasution memastikan jika pasien yang diduga terpapar Omicron bukanlah warga Medan, melainkan warga negara asing. Kata Bobby, WNA asal Irlandia tersebut memang telah dinyatakan positif Covid-19. Hanya saja, belum diketahui secara rinci apa varian virus Corona yang ada di dalam tubuhnya. “Betul ada pasien Covid-19 asal Inggris Raya yang diduga positif Omicron. Namun saat ini kami masih menunggu hasil dari pemeriksaan spesimen di Balitbangkes Jakarta, kami masih menunggu hasil apakah warga negara Inggris ini terjangkit Omicron atau tidak,” katanya.

Menurut Bobby, kecurigaan pasien tersebut positif varian Omicron timbul karena saat ini Inggris merupakan negara dengan jumlah kasus Omicron yang cukup tinggi. “Mengapa diduga Omicron, karena saat ini Inggris memang negara yang tinggi kasus Omicronnya,” sebutnya.

Bobby menuturkan, pasien tersebut merupakan kru pesawat kargo yang terbang dari Inggris menuju Belgia. Sepanjang rute, pesawat mereka sempat singgah di Bandara Kualanamu untuk melakukan transit selama satu malam. “Ini bukan perjalanan wisata ataupun perjalanan liburan, ini dia kru pesawat kargo yang terbang dari Inggris ke Belgia lalu around ke Kualanamu satu malam, namun karena surat PCR-nya sudah expired, maka harus PCR. Rupanya hasilnya positif,” tuturnya.

Dijelaskan Bobby, saat singgah di Bandara Kualanamu, pesawat kargo tempat kru tersebut bertugas hendak menuju ke Singapura. “Di sana (Bandara Kualanamu) dia di Hotel Horison, satu hari saja karena tujuannya ke Singapura, hanya around saja di Kualanamu. Semua krunya sudah ke Singapura, tinggal dia saja,” jelasnya.

Bobby pun memastikan, meskipun nanti hasilnya negatif Omicron, pihaknya akan tetap memberlakukan karantina selama 10 hari untuk kru pesawat tersebut.

Diprediksi Tembus 300 Ribu Kasus

Lembaga penelitian kesehatan global independen asal Washington University, Amerika Serikat, Institute for Health Metrics and Evaluation (IHME) memprediksi, tren kasus Covid-19 varian Omicron di Indonesia bakal meledak hingga 387 ribu per April 2022. Dalam sebuah grafik, IHME memproyeksikan, jumlah kasus Covid-19 akan meningkat tajam di akhir Januari 2022 dengan menembus di atas 20 ribu kasus per hari. Bahkan mulai awal Februari, angka infeksi Covid-19 harian bisa berada di 59 ribu kasus.

Walaupun vaksinasi booster sudah dimulai, angka harian disebut diprediksi masih tetap tinggi di kisaran 53 ribu kasus per Februari 2022. Peningkatan ini diperkirakan terus terjadi hingga April 2022, IHME memperkirakan kasus COVID-19 di April bahkan menyentuh 387 ribu kasus, sementara skenario usai vaksinasi booster berjalan, angka infeksi COVID-19 harian berada di 289 ribu kasus per April 2022, masih terbilang tinggi.

Jika ditambah dengan kedisiplinan 80 persen dari populasi memakai masker, proyeksi infeksi Covid-19 harian mungkin bisa lebih rendah lagi, tetapi angkanya tetap di ratusan ribu, yakni 266 ribu kasus per hari. Artinya, kecepatan penularan varian Omicron diprediksikan sangat pesat.

Kabar baiknya, prediksi IHME menunjukkan, peningkatan kasus Covid-19 yang sangat tinggi tak berpengaruh pada total kematian yang dilaporkan. Misalnya di akhir Januari hingga Februari, angka kematian konsisten di dua hingga kurang dari 10 orang yang meninggal karena Covid-19.

Paling tinggi tercatat di April dengan kemungkinan 21 orang meninggal akibat Covid-19. Jika vaksinasi booster berjalan dan 80 persen orang disiplin memakai masker, lagi-lagi angka prediksi kematian COVID-19 tercatat rendah, yakni berada di rentang 4 orang. Menyikapi prediksi IHME ini, Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung (P2PML) Kemenkes RI dr Siti Nadia Tarmizi tak bisa memastikan kemungkinan besar potensi Indonesia menembus 387 ribu kasus per hari di April 2022 mendatang.

Namun, jika melihat tingkat penularan Covid-19 varian Omicron saat ini, varian baru yang diidentifikasi pertama kali di Afrika Selatan benar-benar memicu peningkatan infeksi dua kali lipat di Indonesia. Meski banyak dari mereka adalah pelaku perjalanan luar negeri, transmisi lokal juga terus ditemukan. “Kalau varian Omicron bisa saja karena doubling time dan penularan yang cepat,” ungkap dr Nadia saat dihubungi detikcom Selasa (5/1/2022).

“Tetapi tidak ada prediksi yang tepat sampai saat ini,” sambungnya, meragukan akurasi prediksi kasus Covid-19 dari lembaga penelitian kesehatan global independen asal Washington University.

Di luar prediksi tersebut, dr Nadia kembali menekankan hal yang terpenting adalah menjaga protokol kesehatan tak kendor. Menurut dia, perlu disiplin menggunakan aplikasi PeduliLindungi demi menjaga tren kasus COVID-19 dan risiko penularan tetap rendah di ruang publik.

Terakhir, bagi mereka yang belum menerima vaksin COVID-19, agar segera divaksinasi sehingga terhindar dari kemungkinan kondisi parah saat terpapar COVID-19. “Yang penting cegah dengan protokol kesehatan dan disiplin pakai protokol kesehatan PeduliLindungi dan patuh, tidak lupa vaksinasi,” pungkasnya. (ris/map/dth)

1.626 Kendaraan Padati Jalur Wisata Selama Nataru

SCAN: Pengendara sepeda motor diminta menscan barcode PeduliLindungi di Pos Simpang Doulu, Berastagi.istimewa/sumutpos.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Direktorat Lalu Lintas Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Ditlantas Polda Sumut) mendata, selama liburan Natal 2021 dan Tahun Baru 2022, arus balik jalur wisata meningkat. Hal ini termonitor pada Minggu (2/1) lalu. Hal itu dikatakan Kasi STNK Ditlantas Polda Sumut Kompol Anggun Adhika Putra kepada Sumut Pos di Medan, Rabu (5/1).

SCAN: Pengendara sepeda motor diminta menscan barcode PeduliLindungi di Pos Simpang Doulu, Berastagi.istimewa/sumutpos.

“Arus balik (kendaraan turun) ini, terpantau di malam harinya, pada 2 Januari petang, yakni dari Pukul 18.30 WIB hingga 19.30 WIB, sebanyak 1.041 kendaraan. Namun pada Pukul 19.30 WIB hingga 20.30 WIB, sebanyak 1.206. Jadi meningkat 165 kendaraan,” ujarnya.

Sedangkan kendaraan yang menuju jalur wisata (kendaraan naik), yakni Pukul 18.30-19.30 WIB, sebanyak 458 kendaraan dan pada Pukul 19.30-20.30 WIB, sebanyak 420 kendaraan. Mengalami penurunan sekitar 38 kendaraan. “Total kendaraan yang melakukan perjalanan ke daerah wisata hingga pulangnya mencapai 1.626 kendaraan,” imbuhnya.

Sampai saat ini, terang Anggun, untuk arus balik termonitor di pos pantau landai tidak mengalami kenaikan arus, karena personel Ops Lilin Toba 2021 menyebar di sejumlah Pospam yang didirikan untuk melakukan pengecekan persyaratan bagi pelaku perjalanan dalam negeri, dengan menggunakan Aplikasi Peduli Lindungi, yang hasil scan barcodenya termonitor sudah menjalani vaksin dan tes Swab.

“Ini terbukti imbauan Pemerintah terkait kurangi mobilisasi dan ‘stay at home’ dapat dilaksanakan dengan baik. Tetapi, personel tergelar dan juga Kapolda Sumut beserta PJU turun langsung mengecek pelaksanaan dan melakukan evaluasi,” tandasnya.

Pemutihan Pajak

Disinggung terkait Program Pemutihan atau Relaksasi PKB dan BBNKB 2021, Anggun menjelaskan, sebanyak 442.329 kendaraan yang mengikuti program tersebut. Pihak Ditlantas Polda Sumut mengucapkan terima kasih atas antusiasme warga yang ikut program pemutihan.

Dijelaskannya, meski di masa pandemi Covid-19, masyarakat tetap tertib membayar pajak dan tetap taat sebagai warga Negara Indonesia. Selama digelarnya Program Relaksasi PKB dan BBNKB, terang Anggun, yang digelar selama 2 bulan, mulai dari 25 Oktober-23 Desember 2021 berjalan dengan lancar, sebab pihak Ditlantas tetap memperhatikan protokol kesehatan (Prokes) serta antrean yang tertib, sehingga tidak berdesak-desakan.

“Pada awal pembukaan Relaksasi Pemutihan PKB dan BBNKB di awal, warga masih belum terlihat ramai, posko pelayanan terlihat sepi, namun di akhir pelayanan pada 23 Desember 2021, terlihat warga mulai memadati posko-posko pelayanan. Nampak sekali antusias warga. Terima kasih,” pungkas Anggun. (Dwi)

Musda IV Demokrat Sumut Digelar 10 Januari, Herri: Pilih Kader Terbaik Sesuai Pesan AHY

MEDAN, SUMUTPOS.CO -Musyawarah Daerah (Musda) IV Partai Demokrat Sumatera Utara (Sumut) akan digelar di Four Points, Jalan Gatot Subroto, Medan, Senin (10/1/2022). Musda yang akan diikuti 33 pimpinan DPC se-Sumut itu, merupakan pelaksanaan Musda terakhir di Indonesia.

Plt Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Sumut, Herri Zulkarnain Hutajulu mengatakan, panitia Musda tidak mengundang pejabat atau lainnnya selain peserta Musda, mengingat saat ini masih dalam masa pandemi. “Hal itu sesuai petunjuk DPP Partai Demokrat dan peserta/ panitia akan dilakukan sweb antigen sebelum memasuki ruangan,” kata Herri kepada wartawan usai menggelar Rapat Panitia Musda di Kantor DPD Partai Demokrat Sumut, kemarin.

Herri yang didampingi Ketua Panitia Musda, Masdar Limbong dan Ketua Pengarah, Saut P Gurning mengatakan, Musda IV Partai Demokrat Sumut yang berlangsung satu hari itu akan dihadiri Ketua BPOKK DPP Partai Demokrat beserta rombongan dan akan dibuka Ketua Umum DPP Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan Sekretaris Jenderal Teuku Riefky Harsyah secara virtual.

Terkait figur atau calon Ketua DPD Partai Demokrat Sumut nantinya, Herri menyebut hal itu merupakan keputusan mutlak Tim 3 yang terdiri dari Ketua Umum, Sekjen dan Ketua BPOKK. “Dalam Musda ini juga akan membahas program-program partai ke depan dan menghantarkan maksimal 3 calon ketua untuk disampaikan kepada Tim 3 DPP Partai Demokrat,” ungkap Herri.

Ditanya, apakah dirinya akan ikut mencalonkan diri sebagai Ketua DPD, Herri dengan tegas mengatakan, dirinya akan menghantarkan kader terbaik untuk memimpin Partai Demokrat Sumut ke depan, agar partai berlambang mercy ini terus  berjaya dan lebih baik lagi. “Saya ingin ada regenerasi berkelanjutan, bagaimana agar Demokrat di Sumut lebih baik lagi dalam menghadapi Pemilu, baik Pileg, Pilpres serta Pilkada di 2024 mendatang,” tegas mantan Ketua Fraksi Demokrat DPRD Medan dua periode itu.

Namun Herri sangat menginginkan Ketua  Partai Demokrat Sumut mendatang harus energik, punya masa depan yang cerah, dan punya integritas untuk memimpin DPD Partai Demokrat Sumut agar kejayaan Partai Demokrat kembali di Sumut dan di Indonesia pada 2024.

“Saya berharap kepada DPC, tentukan pilihan pada salah satu kandidat ketua terbaik diantara yang sudah bermunculan. Yang tak kalah penting, harus berpengalaman dalam politik, khususnya di internal partai, karena hal itu juga menjadi salah satu pesan Ketum AHY kepada saya. Saya mungkin akan kembali menjadi Pengurus DPP Partai Demokrat dan tetap membesarkan Partai Demokrat di Sumut,” pungkasnya. (adz)