JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Untuk memberikan ketenangan dan kenyamanan kepada konsumen, PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI), tetap siap sedia memberikan pelayanan kepada konsumen dengan menyelenggarakan program Bengkel Siaga pada periode libur akhir tahun dan juga menyambut tahun baru.
Mitsubishi Xpander
Program Layanan Bengkel Siaga diselenggarakan pada tanggal 31 Desember 2021, hingga 2 Januari 2022 di 41 lokasi strategis dealer resmi Mitsubishi Motors di Indonesia, dengan jam operasional pukul 08.00 – 17.00. di luar jam operasional tersebut konsumen tetap dapat menghubungi call center Mitsubishi Motors Customer Care di nomer telepon 0804-1-300-300 yang beroperasi 24 jam untuk mendapatkan bantuan, termasuk Layanan Darurat 24 Jam, yang dapat dimanfaatkan konsumen pada saat mengalami kondisi darurat dengan kendaraannya.
“Libur akhir tahun merupakan salah satu momen spesial yang ditunggu oleh masyarakat Indonesia untuk menghabiskan waktu dan berkumpul bersama keluarga. Dengan pelaksanaan program Layanan Bengkel Siaga, kami ingin memastikan rasa aman dan ketenangan kepada konsumen kami di berbagai daerah di Indonesia, dengan tetap memberikan layanan terbaik terutama terkait dengan perawatan kendaraan dan juga layanan purna jual Mitsubishi Motors secara umum. Kami berharap konsumen dapat menikmati momen spesial dan berbagi kebahagiaan dengan keluarga di suasana libur ini,” ungkap Eiichiro Hamazaki, Director of After Sales Division PT MMKSI.
Berikut merupakan daftar diler yang siap melayani konsumen dengan layanan Bengkel Siaga pada periode akhir tahun 2021 dan tahun baru 2022:
Untuk merencanakan jadwal kunjungan Anda ke diler dan bengkel resmi Mitsubishi, pertanyaan dan informasi lain, Anda dapat menghubungi Mitsubishi Motors Customer Care di nomer telepon 0804-1-300-300 atau mengakses aplikasi “My Mitsubishi Motors ID” yang tersedia untuk smartphone dengan sistem operasi Android yang tersedia di Play Store, dan untuk sistem operasi iOS di Applestore.
General Manager Operations PTAR Rahmat Lubis saat memberikan sambutan pada acara E-Coaching Jam yang digelar PTAR berkolaborasi dengan UMTS Tapanuli Selatan, Rabu (29/12).
BATANGTORU, SUMUTPOS.CO – PT Agincourt Resources (PTAR), pengelola Tambang Emas Martabe, kembali menyelenggarakan E-Coaching Jam (ECJ) 2021 dengan mengusung tema “Menjadi Adaptif Berpikir Kreatif” (Be Adaptive Think Creative). Kegiatan ini dilaksanakan bersama Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan (UMTS) yang digelar secara virtual dan diikuti sekitar 200 mahasiswa UMTS, Rabu (29/12).
General Manager Operations PTAR, Rahmat Lubis dalam sambutannya menyatakan ini merupakan kolaborasi pertama dengan UMTS, dan sebuah kehormatan bagi PTAR dapat menyelenggarakan kegiatan E-Coaching Jam bekerjasama UMTS. “ECJ adalah program rutin PTAR yang bertujuan membangun semangat dan kepercayaan diri mahasiswa dalam menghadapi era pembangunan dengan membekali pengetahuan praktis baru bagi mahasiswa. Untuk ECJ kali ini ada beberapa aspek materi yang diberikan untuk mahasiswa diantaranya seperti keterampilan berbicara, komunikasi digital, kesehatan dan keselamatan di tempat kerja serta kewirausahaan,” papar Rahmat. Selain itu, lanjut Rahmat kegiatan ini diharapkan dapat semakin mempererat tali silaturahmi antara UMTS dengan PTAR.
Pada ECJ virtual yang ketiga kalinya digelar sepanjang tahun 2021 ini, PTAR menghadirkan pembicara dari profesional internal. Empat perwakilan dari PTAR adalah Reni Nugrahika Radhan, Public Relations Manager yang berbagi pengetahuan tentang public speaking (komunikasi publik), Haris Juan Sihaloho, Occupational Safety and Health (OH&S) and Training Development Manager yang membawakan materi terkait keselamatan & kesehatan di tempat kerja, Ifan Farianda, Local Economic Development Superintendent yang berbagi tentang kewirausahaan dan Teresia Prahesti, Communications & Outreach Strategy Superintendent yang membawakan materi tentang digital media sosial.
Wakil Rektor II UMTS, Putoro Dongoran, MH, mewakili Rektor UMTS Dra. Muhsana Pasaribu, MA menyatakan terima kasih kepada PTAR atas kegiatan ECJ yang kali ini melibatkan UMTS. “Kegiatan ECJ ini bisa membawa pencerahan kepada para mahasiswa UMTS, khususnya untuk meningkatkan bakat atau kreativitas mahasiswa dalam rangka masa depan mereka,” kata Putoro. Putoro berharap kegiatan E-CJ kolaborasi PTAR dengan UMTS ini bisa dilaksanakan tidak hanya kali ini saja tetapi bisa berkelanjutan. “Karena acara seperti ini tentunya sangat bermanfaat bagi para mahasiswa kami,” ungkapnya.
E-Coaching Jam virtual yang digelar PTAR bersama UMTS Tapanuli Selatan diikuti ratusan mahasiswa UMTS, Rabu (29/12).
Rivaldi Ilhami, salah seorang mahasiwa Semester 3 Jurusan Hukum di UMTS mengaku sangat antusias dengan acara ECJ ini. “Saya bisa belajar lebih jauh lagi tentang materi public speaking,” kata Rivaldi. Sementara Yuni Sarah Harahap, mahasiswi semester 5 Jurusan Pendidikan Ekonomi mengaku materi yang disampaikan para narasumber sangat menambah motivasinya dan menjadikannya lebih semangat menyongsong masa depan.
Senior Manager Corporate Communications PTAR, Katarina Siburian Hardono menyatakan meski masih di masa pandemic Covid-19, PTAR tetap berkomitmen untuk menggelar program ECJ di tahun 2021 ini. Katarina menjelaskan ECJ sebagai sebuah inisiatif program edukasi dan kolaborasi dari PTAR yang dilaksanakan online maupun tatap muka antara para mahasiswa dengan banyak praktisi/ahli pertambangan dari Tambang Emas Martabe dengan beragam bidang.
Sejak pertama kali dilaksanakan pada tahun 2014, ECJ telah berhasil menjembatani diskusi lebih dari 45 ahli pertambangan serta lebih dari 3.500 orang mahasiswa di seluruh Indonesia, di antaranya dari ITB Bandung, ITM Medan, UGM, UNDIP, UPN Yogyakarta, UNSOED, USU Medan, UNSYIAH ACEH, UNISBA Bandung, UNSRI Palembang, dll.
“Program E-Coaching Jam bahkan ini telah mendapatkan penghargaan CSR Indonesia Awards pada 2019 dan tahun 2021,” ungkap Katarina.
Katarina menambahkan, program ECJ kali ini diharapkan dapat menambah wawasan para mahasiswa khususnya di bidang komunikasi, kesehatan dan keselamatan, kewirausahaan serta dunia digital. “Harapan kami, materi yang disampaikan, mampu melengkapi ilmu pengetahuan yang sudah adik-adik mahasiswa UMTS dapatkan di dunia pendidikan dan memberikan inspirasi serta semangat baru untuk para mahasiswa,” tandas Katarina. (Rel)
BINJAI, SUMUTPOS.CO – Terjadi kecelakaan maut di Jalan Tengku Amir Hamzah, Dusun I, Desa Tandam Hilir I, Hamparan Perak, Deliserdang atau persisnya depan Mapolsek Binjai, Rabu (29/12). Akibat peristiwa nahas ini, pengendara sepeda motor tanpa nomor polisi, Memo Aventus Zai (25) warga Desa Botolakha, Kecamatan Tuhemberua, Nias Utara tewas usai mendapat perawatan medis di Klinik Asia Medika.
Korban yang bekerja di Kantor BCA Finance Cabang Binjai, Jalan Sultan Hasanuddin, Kelurahan Setia, Binjai Kota ini mengalami lecet pada lutut kaki dan tangan kanan hingga pendarahan yang keluar dari telinga. “Selain itu, juga ada 6 lainnya mengalami luka berat dan ringan,” ujar Kanit Laka Polres Binjai, Ipda Abdul Sani ketika dikonfirmasi, Kamis (30/12) siang.
Adapun 6 korban lainnya yakni, sopir Mobil Penumpang Umum Murni, Fauzi Anwar (19) warga Kelurahan Beras Basah, Pangkalan Susu, Langkat yang mengalami luka lecet pada bagian kepala, lutut sebelah kiri dan kanan memar serta dilarikan berobat secara alternatif. Lalu, penumpangnya masing-masing, Sri Yanti (21) warga Desa Pulau Kampai, Pangkalan Susu, Langkat mengalami lecet pada lutut kaki kanan dan kiri, pergelangan kaki kiri sakit hingga terkilir serta dilarikan ke Klinik Asia Medika; Jufri Samosir (33) warga Kecamatan Onan Runggu, Samosir mengalami luka lecet pada lutut kanan dan kening serta dibawa ke Klinik Asia Medika; Sertana Br Tarigan (60) warga Jalan Jelutung Pasar III Cina, Kecamatan Hamparan Perak, Deliserdang mengalami memar pada pelipis mata kiri dan lecet di kaki kanan serta dilarikan ke Klinik Asia Medika; Mawarida (46) warga Desa Baja Kuning, Tanjung Pura, Langkat mengalami sakit pada bagian kepala, lecet di lutut kaki kanan dan luka robek di siku tangan kanan serta dilarikan ke Klinik Asia Media dan terakhir, pengendara sepeda motor jenis metik BK 6939 PAM, Agus Septian (30) warga Dusun II Sukobeno, Desa Kwala Begumit, Kecamatan Binjai, Langkat mengakami patah paha kanan, robek punggung kaki kanan dan lecet di pipi kanan serta kening, dilarikan ke Klinik Asia Medika.
Kanit menjelaskan, kejadian bermula dari MPU Murni BK 7182 LD yang diduga melaju dengan kecepatan tinggi ingin mendahului mobil di depannya dan berjalan pada ruas Binjai menuju Stabat. Sesampai di tempat kejadian perkara, bersamaan datang Honda Vario BK 6939 PAM yang dikendarai Agus dari arah Stabat menuju Binjai.
“Saat akan mau mendahului, mobil Murni masuk ke jalur yang berlawanan,” kata Kanit.
Singkat cerita, mobil penumpang Murni kemudian menghantam 2 sepeda motor sekaligus secara bersamaan. Keduanya sepmor jenis metik.
“Kendaraan yang terlibat kecelakaan mengalami rusak dan sudah dibawa ke Kantor Unit Laka Polres Binjai,” tandasnya. (ted)
Pojok Baca di depan kelas yang dihiasi rumput dan bunga yang dilengkapi bangku dan meja itu ramai oleh anak-anak yang duduk sambil membaca dan berdiskusi, di Madrasah Tsanawiyah Negeri di Kota Kisaran Kabupaten Asahan.
Pojok Baca di depan kelas yang dihiasi rumput dan bunga yang dilengkapi bangku dan meja itu ramai oleh anak-anak yang duduk sambil membaca dan berdiskusi, di Madrasah Tsanawiyah Negeri di Kota Kisaran Kabupaten Asahan.
KISARAN, SUMUTPOS.CO – Pulang dari mengikuti Diklat TOT yang diselenggarakan Tanoto Fondation akhir tahun 2019 lalu, Rismawati Ramadhani, langsung berminat menerapkan Budaya Baca di kelasnya. Rismawati adalah guru IPA di Madrasah Tsanawiyah Negeri di Kota Kisaran Kabupaten Asahan.
“Mengapa saya memilih menggalakkan Budaya Baca di Madrasah tempat saya mengajar? Karena materi Budaya Baca adalah salahsatu topic yang dibahas secara tuntas saat pelatihan. Saat itu, saya merasa kegiatannya begitu menyenangkan dan begitu berkesan,” kata Risma kepada Sumut Pos, kemarin.
Minggu ketiga bulan Januari tahun 2020, merupakah hari pertama sekolahnya melaksanakan Baca Senyap saat apel pagi. “Saat itu, kegiatannya begitu berkesan. Bahkan anak-anak senang dan dapat menceritakan kembali apa yang dibaca mereka setelah selesai kegiatan,” kata salahsatu Fasilitator Daerah (Fasda) Asahan Program Pintar Tanoto Foundation ini, bersemangat.
Saat menerapkan Baca Senyap itu, Risma selaku wali kelas 7B, bersama wali kelas lainnya, sepakat untuk membuat pojok baca di kelas masing-masing. Risma bahkan mulai merencanakan untuk membuat Pojok Baca di halaman kelas. “Mengapa di halaman? Karena ruang kelas saya adalah ruang serbaguna, yang sering dibuka tutup untuk aula/kegiatan umum,” ungkapnya.
Namun apa daya, masih sebatas rencana dan persiapan, madrasah dan sekolah ditutup per April 2020, karena pandemi Covid-19. Kegiatan pembelajaran tatap muka digantikan dengan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ). Rencana itu pun tertunda.
“Selama 1,5 tahun kami melakukan pembelajaran secara daring, selama itu pula mimpi membuat Pojok Baca terhenti. Meski demikian, saya tetap berusaha melakukan pembelajaran aktif dari rumah, agar peserta didik tetap menikmati pembelajaran,” katanya.
Dua bulan belakangan, pemerintah kembali mengizinkan sekolah/madrasah buka. Pembelajaran tatap muka sudah dapat dilakukan meski terbatas. “Kembalinya PTM di sekolah menggelitikku untuk kembali bermimpi. Meski kini murid-muridku sudah kelas IX, tak ada kata terlambat untuk anak-anak untuk berteman akrab dengan buku-buku. Aku ingin mereka dapat beliterasi. Karena dengan begitu mereka akan lebih mudah menjalani proses belajar dan dapat lebih mudah melihat dunia,” katanya.
Risma bertekad mewujudkan mimpi membuat pojok baca di halaman kelas, sebuah taman, dan bangku-bangku untuk duduk anak-anak saat membaca dan berdiskusi.
Awalnya, ia meminta tanggapan anak-anak tentang halaman kelas yang saat itu terendam air karena baru hujan. Ternyata tanggapan anak-anak sangat di luar dugaan. Para murid ternyata mereka sudah berencana membuat taman di halaman itu. “Bahkan mereka sudah bicarakan tentang sumber dananya,” kata Risma.
Anak-anak sepakat mengutip dana setiap hari sebesar Rp1.000 bagi siswa yang hadir melakukan PTM Terbatas di madrasah. Antara senang, terharu dan lucu perasaan Risma saat itu. Senang karena ternyata murid-muridnya memiliki ide yang sama, terharu sekaligus lucu karena mereka ingin mewujudkan impian gurunya meski dengan dana yang terbatas. “Saya hargai kesepakatan mereka dan mendukung penuh rencana itu,” cetusnya.
Sebagai langkah awal, Risma bertukar pikiran dengan salahsatu orang tua siswa yang pernah bekerja sebagai pembuat taman. Dari pembicaraan itu terungkap ternyata di kelasnya ada orangtua siswa yang suka berinfak, apalagi untuk kepentingan umum/sekolah. Juga tentang kisaran dana untuk pembuatan taman tersebut. “Bahkan bapak tersebut ikhlas menawarkan diri untuk menyumbangkan tenaga membuat taman, karena tak mampu menyumbang dana. Saya sangat terharu,” kata Risma.
Selanjutnya, Risma menjumpai Kepala Madrasah untuk minta meizin dan dukungan. Kepala Madrasah menyambut positif. “Saya sangat mengapresiasi niat baik ibu merancang dan mengaktifkan kembali Pojok Baca di kelas IX-B. Semoga ini dapat menginspirasi kelas-kelas lainnya,” kata Kepala Madrsah mendukung sambil member beberapa masukan.
Mendapat restu, Risma segera bergerak menghubungi langsung dua orang tua murid yang suka berinfak. Saat itu bahan utama yang dibutuhkan adalah semen, rumput, dan tanah. “Alhamdulillah, kedua orang tua itu memberi respon positif dan menyanggupi bahan-bahan yang diminta,” sebutnya.
Pekerjaan membuat taman serta Pojok Baca pun dimulai. Anak-anak juga mulai mengumpulkan infak dari teman-teman dan orangtua.
Perkembangan pembuatan taman dan pojok baca juga dibagikan di group atau japri ke orang tua murid. Alhamdulillah, sejumlah orangtua merespon positif dan menitipkan infaknya melalui anak. “Akhirnya, setelah dua bulan, pembuatan taman/pojok baca selesai,” kata Risma semringah.
“Kami senang Umi mau melibatkan para orang tua dalam kegiatan-kegiatan anak. Apalagi untuk berpartisipasi dalam membuat Pojok Baca yang tentunya sangat mendukung proses kegiatan belajar anak-anak. Juga sebagai kenang-kenangan dan amal ibadah bagi kita bersama,” kata orangtua siswa. Ibu Maziya, kepada Risma.
Saat ini, taman di depan kelas yang dihiasi rumput dan bunga yang dilengkapi bangku dan meja itu kerap ramai oleh anak-anak yang duduk sambil membaca dan berdiskusi, di saat belajar atau hanya bercengkrama saat istirahat. “Mimpi itu kini menjadi nyata, berkat paguyuban orang tua bersama anak-anak. di tempat itu,” kata Risma.
Dirinya makin semangat, karena suksesnya Pojok Baca itu memotivasi kelas-kelas lain ikut berbuat. “Beberapa teman wali kelas sudah mulai merencanakan pembuatan Pojok Baca di halaman kelas masing-masing. Kepala Madrasah mendukung penuh, sambil mengingatkan agar pembuatan pojok baca tetap memperhatikan tata letak, kenyamanan dan keselamatan anak-anak,” katanya ceria.
Belakangan, Pojok Baca tak hanya dinikmati anak-anak kelasnya, namun juga anak kelas lain, bahkan guru dan tenaga kependidikan. “Semoga Pojok Baca hasil paguyuban orang tua dan anak-anak ini dapat meningkatkan mutu pembelajaran di MTs. Negeri 2 Asahan,” pungkasnya. (ris/mea)
Direktur PTPN-2 Irwan Perangin-angin didampingi SEVP Manajemen Aset Pulung Rinandoro, SEVP Operation RM Mulianta Sitepu dan SEVP Business Support Syahriadi Siregar.
MEDAN, SUMUTPOS.CO – Seiring semakin membaiknya kinerja perusahaan, PT Perkebunan Nusantara 2 (PTPN-2) terusmelakukan terobosan-terobosan guna mempercepat penyelesaian pembayaran Santuan Hari Tua (SHT) kepada para karyawan pensiuan maupun ahli warisnya.
Direktur PTPN-2 Irwan Perangin-angin didampingi SEVP Manajemen Aset Pulung Rinandoro, SEVP Operation RM Mulianta Sitepu dan SEVP Business Support Syahriadi Siregar.
Hingga penghujung tahun 2021 ini, PTPN -2 telah menggelontorkan dana SHT kepada pensiunan sebesar Rp145 miliar.
Direktur PTPN-2 Irwan Perangin-angin didampingi Kepala Bagian Sekretariat Perusahaan, Henny Mailena Siregar di ruang kerjanya mengatakan, peningkatan pembayaran SHT ini menunjukkan adanya pencapaian-pencapaian positif dari perusahaan setiap tahunnya. Baik peningkatan kinerja karyawan PTPN -2, maupun semakin baiknya hasil produksi, ditambah lagi dari sektor bisnis non-core PTPN -2 yang semakin beragam.
Irwan Perangin-angin menambahkan, pembayaran SHT ini diharapkan dapat terselesaikan dalam kurun waktu yang tidak terlalu lama. Jika dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, dari tahun 2012 sampai 2020, selama kurun waktu sembilan tahun PTPN-2 melakukan pembayaran SHT berkisar Rp164,8 miliar. ”Alhamdulillah di tahun 2021 ini perusahaan mampu membayarkan SHT sebesar lebih kurang Rp145,8 miliar yang besarannya hampir sama dengan sembilan tahun pembayaran SHT di masa yang lalu. Ini angka yang luar biasa,” ujar Irwan.
Perusahaan, menurut Irwan, sangat menyadari kewajiban kepada para pensiunan. “Kami akan berusaha sekuat tenaga untuk memberikan yang terbaik demi kesejahteraan para karyawan dan pensiunan,” tegas Irwan.
Sementara di tempat terpisah, Tumino, pensiunan tahun 2009 kebun Gohor Lama, sangat berterima kasih kepada Direktur PTPN-2 yang sangat peduli kepada mereka pensiunan. “SHT ini sudah lama kami tunggu-tunggu dan menjadi pengharapan bagi kami,” ujarnya.
Hal senada disampaikan Barjo, pensiunan tahun 2012 Kebun Batang Serangan. “Kami mengucapkan rasa berterima kasih kepada Direktur PTPN-2 yang sudah mengeluarkan SHT kami, sehingga bisa kami pergunakan untuk kelangsungan hidup kami dalam berusaha. Dan kami juga mendoakan semoga SHT pensiunan PTPN-2 segera terselesaikan dan ke depannya PTPN-2 kembali jaya seperti dahulu sehingga karyawan sejahtera,” harapnya.
Sekretaris Pengurus Cabang P3RI PTPN-2 H Ady Taslim, juga mengatakan P3RI PTPN 2 sangat mengapreasiasi Direktur PTPN 2 atas kinerjanya selama memimpin PTPN 2. Selama Irwan Perangin-angin memimpin, dia sangat respek terhadap nasib pensiunan sehingga SHT yang menjadi penantian selama ini dapat dibayarkan. “Untuk itu kami Cabang P3RI PTPN-2 berharap ke depannya pembayaran SHT ini berjalan lebih lancar lagi sehingga tidak ada lagi SHT yang masih tertunda pembayarannya, dan PTPN-2 semakin Jaya,” pungkasnya. (*/sih)
JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin menyatakan, kasus Covid-19 varian Omicron di Tanah Air bertambah 21 orang. Dengan begitu, saat ini kasus Omicron di Indonesia mencapai 68 orang.
“Tadi pagi kita temukan ada 21 orang. Jadi totalnya ada 68,” kata Budi Gunawan di Kantor Kemenko PMK, Jakarta, Rabu (29/12).
Ia menuturkan, 21 kasus baru varian Omicron tersebut merupakan pelaku perjalanan luar negeri. Mayoritas pasien tersebut baru tiba dari Arab Saudi, Turki, dan Uni Emirate Arabn
“Dari luar negeri, paling banyak dari Arab Saudi, Turki, Uni Arab Emirate” ungkap dia.
Kepada masyarakat, Budi pun mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan perjalanan ke luar negeri terlebih dahulu. Ini dilakukan untuk mencegah penyebaran varian Omicron di Indonesia semakin meluas. “Tolong liburan di dalam saja, luar negeri resiko tinggi,” tandas Budi.
Sementara, Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Siti Nadia Tarmizi mengungkapkan, dari 21 kasus baru Omicron tersebut, 16 orang di antaranya merupakan warga negara Indonesia (WNI) dan lima orang warga negara asing (WNA). Sebanyak sembilan dari 21 orang tersebut mengalami gejala ringan, sedangkan 12 lainnya tidak memiliki gejala.
“Didapatkan sembilan kasus yang bergejala ringan dan 12 lainnya ini tidak memiliki gejala. Saat ini lima orang dirawat di Rumah Sakit Sulianti Saroso, dan 16 orang lainnya berada di Wisma Atlet,” kata Nadia dalam keterangan tertulis melalui laman resmi Kemenkes RI, Rabu (29/12).
Nadia menuturkan, Arab Saudi dan Turki menjadi negara kedatangan yang paling banyak dari kasus tersebut. “Adanya kasus Omicron Indonesia karena adanya perjalanan dari beberapa negara seperti Arab Saudi dan Turki, sehingga masyarakat diimbau untuk mempertimbangkan berlibur ke sana,” kata Nadia.
Nadia mengatakan, hingga saat ini, kasus Omicron di Indonesia paling banyak berasal dari pelaku perjalanan luar negeri. Oleh sebab itu, kata dia, pengetatan di pintu masuk negara terus dilakukan, terutama di perbatasan laut dan darat. “Positivity rate di pintu masuk laut dan darat 10 kali lebih tinggi daripada di udara,” ujarnya.
Nadia mengimbau masyarakat untuk mengurangi mobilitas dan tetap disiplin melaksanakan protokol kesehatan. “Kesadaran diri dan menahan keinginan berpergian harus dilakukan. Saya meminta masyarakat untuk bekerja sama mencegah penularan virus Covid-19-19 dengan menahan diri tidak bepergian,” ucap dia.
Menanggapi hal itu, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy mengimbau masyarakat tidak ke luar negeri. “Marilah kita manfaatkan kekayaan Indonesia ini, kekayaan lokal, kekayaan tradisi kita untuk dijadikan kunjungan wisata, nggak usahlah ke luar negeri, Indonesia saja belum dijelajahi semua, sudah mau ke luar negeri,” kata Muhadjir di gedung Kemenko PMK, Rabu (29/12).
Muhadjir mengatakan Indonesia memiliki banyak tempat wisata yang dapat dijadikan tujuan berlibur, yang tidak kalah dengan tempat wisata di luar negeri. “Kalau kita Indonesia ini, 3 bulan putar Indonesia, belum habis loh, banyak yang indah,” ujarnya.
Lebih lanjut Muhadjir mengatakan, terkait peningkatan kasus omicron, pemerintah bakal melakukan pengawalan ketat di beberapa pintu masuk, baik darat, laut maupun udara. Dia berharap meski ada kenaikan tapi tidak sampai terjadi gelombang Covid-19. “Mudah-mudahan bisa kita kendalikan, seandainya ada kenaikan itu ya tidak akan sampai menciptakan gelombang berikutnya, sehingga saat Nataru akan kita awasi saja di tempat-tempat kerumunan dan pintu-pintu masuk yang kemungkinan ada celah akan kita siasati lebih ketat lagi,” ujarnya.
Mengenai transmisi lokal, Muhadjir menyampaikan, kasus tersebut masih dapat dikontrol. “Artinya belum sampai berkembang biak. Mudah-mudahan sepanjang penjelasan pak Menkes, InsyaAllah semua masih terkendali,” tuturnya.
Sementara itu, untuk penularan yang berasal dari luar negeri, antara lain dari negara Arab Saudi, Turki dan Uni Emirat Arab, kata dia, hal itu belum bisa dicegah. Pasalnya, pelarangan perjalanan luar negeri masih berupa himbauan. “Kalo kehadiran yang dari luar kan tidak bisa dicegah. Mari kita manfaatkan kekayaan indonesia ini untuk menjadikan kunjungan wisata,” ujar dia.
Oleh karenanya, ia meminta agar masyarakat sadar diri untuk tidak melakukan perjalanan ke luar negeri. Sebaiknya momen Nataru ini dilakukan untuk bepergian ke dalam negeri saja. “Tidak usah keluar negeri. Indonesia aja belum dijelajahi kok mau keluar negeri. Kita putar (jalan-jalan) 3 bulan belum habis loh dan banyak yang indah,” papar Muhadjir.
Belum Putuskan Tunda Umrah
Terkait adanya penularan Omicron yang berasal dari Arab Suadi, Muhadjir mengaku belum ada niatan untuk menunda pemberangkatan calon jamaah umrah. “Itukan tergantung dari pemerintah Arab Saudi,” jelas Muhadjir.
Kata dia, pihaknya akan segera melakukan koordinasi terkait hal ini bersama dengan Kementerian Agama (Kemenag). Antara lain apakah akan ditunda apa tetap dilanjutkan meskipun terbukti ada transmisi dari Arab Saudi. “Kita akan segera koordinasi dengan Dirjen Haji untuk menyelesaikan masalah umrah ini,” tutur dia.
Muhadjir juga menyampaikan bahwa Indonesia sejak dulu sudah siap untuk memberangkatkan calon jamaah umrah. Jadi, sangat sayang jika dilakukan penundaan umrah. “Sejak dulu kan siap kita, begitu dibuka ya kita siapkan untuk memanfaatkan semua. Kita tidak akan menyia-nyiakan kesempatan yang diberikan Arab Saudi,” ungkapnya.
“Karena ini berkaitan dengan masalah ibadah dan karena kita mayoritas orang yang membutuhkan kesempatan itu,” pungkasnya.
Perketat Jalur Masuk
Sementara, Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) akan memperketat akses masuk warga negara asing ke Indonesia. Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly mengatakan, pengetatan itu akan dilakukan melalui Direktorat Jenderal Imigrasi guna mewaspadai virus Covid-19 varian Omicron masuk ke Tanah Air.
“Keimigrasian akan terus memperketat, khusunya pada masa Covid-19 ini, dalam penanganan orang asing ada Omicron yang sekarang,” ujar Yasonna di Gedung Pengayoman Kemenkumham, Jakarta, Rabu, (29/12).
Ia mengatakan, imigrasi akan memperketat dengan melakukan pemantauan bagi semua orang yang masuk ke Indonesia. Apalagi, orang-orang yang baru bepergian dari negara yang terdeteksi adanya virus Covid-19 varian omicron. “Kita akan memperketat ya, masuknya orang-orang asing terutama dari daerah-daerah yang negara itu ada Omicronnya,” ujar Menkumham.
Yasonna menyebut, Imigrasi juga akan memperketat jalur keluar masuk perbatasan antar negara. “Perbatasan juga kita jaga, seperti di Malaysia juga akan kita tingkatkan,” imbuhnya.
Kendati pemantauan dan pemeriksaan akses keluar masuk Tanah Air diperketat, Menkumham minta masyarakat Indonesia untuk tidak ke luar negeri jika bukan urusan mendesak. Dalam kondisi pandemi Covid-19 ini, Yasonna berharap masyarakat dapat berlibur di Indonesia hingga akhir tahun. “Seperti arahan Bapak Presiden, warga negara Indonesia juga kalau boleh, tolong, kalau enggak urgent, mengurangi bepergian ke luar negeri supaya jangan terekspose lah,” ujar Yasonna.
“Lebih baik kita berlibur ke Tanah Air yang sekarang tingkat Covid-19-nya cukup rendah, itu juga tetap dengan protokol kesehatan dan mencegah kerumunan,” tutur dia.
Jangan Cuma Andalkan Vaksinasi
Epidemiolog Griffith University Australia Dicky Budiman mengingatkan pemerintah untuk tidak hanya mengandalkan vaksinasi Covid-19 sebagai satu-satunya jurus untuk menghadapi penyebaran virus corona varian Omicron. Ia mengatakan, vaksinasi memang penting guna mengurangi kemungkinan gejala berat dan perawatan di rumah sakit apabila terpapar Covid-19.
Namun, jika hanya mengandalkan vaksinasi tanpa berupaya untuk mencegah penyebarannya dinilai berpotensi lebih berbahaya secara jangka panjang. “Bicara Omicron ini harus direpsons dengan membatasi atau mencegah infeksi. Karena, kalau kita biarkan leluasa dengan varian Delta, ini akhirnya tidak terkendali,” kata Dicky kepada Kompas.com, Rabu (29/12).
“Walau gejalanya ringan, orang tidak perlu masuk rumah sakit, nanti bisa muncul rekombinan varian. (Varian Omicron dan Delta) kawin setelah menginfeksi satu orang yang sama, menghasilkan rekombinan baru, dan bahaya,” jelasnya.
Menurutnya, kekhawatiran ini cukup masuk akal. Ia memberi contoh, di Brasil, muncul rekombinan baru hasil kombinasi virus SARS-CoV-2 varian Delta dan Gamma. Beberapa hari terakhir, muncul kabar burung soal adanya varian “Delmicron”, kabar yang telah dinyatakan sebagai hoaks.
Namun, Dicky meyakini, kemungkinan munculnya “Delmicron” atau nama apa pun sebagai rekombinan varian Delta dan Omicron, bukan tidak mungkin terjadi jika penyebaran Omicron tidak dicegah. “Tidak mesti lama-lama. Dalam hitungan 1-3 bulan pun bisa terjadi,” kata dia.
“Delmicron itu hoaks, tapi kekhawatirannya nyata. Kemungkinan Delta dan Omicron kawin itu ya nyata, satu hal yang sangat realistis. Dan itu berbahaya kalau terjadi,” jelas Dicky.
Hingga saat ini, Kementerian Kesehatan telah mengonfirmasi 68 temuan kasus Covid-19 akibat varian Omicron. Mayoritas kasus disebut berasal dari mancanegara, meski sejumlah ahli menduga bahwa transmisi lokal sudah terjadi sejak bulan lalu.
Pemerintah saat ini memberlakukan sistem karantina selama 10 hari bagi pendatang dari mancanegara. Namun, secara khusus, hanya 13 negara yang warganya dilarang masuk ke Indonesia, yakni Afrika Selatan, Botswana, Namibia, Zimbabwe, Lesotho, Mozambik, Eswatini, Malawi, Angola, Zambia, Britania Raya, Denmark, dan Norwegia. Padahal, dari 47 kasus Omicron yang sejauh ini ditemukan pemerintah, banyak di antaranya terbukti berasal dari negara-negara selain 13 negara tadi, di antaranya Malaysia, Kenya, Uni Emirat Arab, Arab Saudi, Mesir, Malawi, Spanyol, Inggris, dan Turki. (kps/jpc/dth)
SEKAT: Pemko Medan dan Polrestabes Medan akan melakukan penyekatan di 109 persimpangan jalan di Kota Medan pada malam pergantian tahun nanti.
MEDAN, SMUTPOS.CO – Sebagai upaya dan langkah tegas dalam mencegah terjadinya kerumunan, pawai dan mobilitas tinggi di malam pergantian tahun, Pemerintah Kota (Pemko) Medan memastikan akan menutup 109 titik ruas jalan dan persimpangan di Kota Medan selama malam perayaan pergantian tahun.
SEKAT: Pemko Medan dan Polrestabes Medan akan melakukan penyekatan di 109 persimpangan jalan di Kota Medan pada malam pergantian tahun nanti.
Kepada Sumut Pos, Kepala Dinas Perhubungan Kota Medan Iswar Lubis SSiT MT bersama Kasatlantas Polrestabes Medan AKBP Sonny Siregar mengatakan, pihaknya akan menutup 109 titik persimpangan mulai Jumat (31/12) malam pukul 19.00 WIB hingga 1 Januari 2022 pukul 06.00 WIB. “Guna mencegah terjadinya kerumunan, pawai dan mobilitas tinggi masyarakat di malam pergantian tahun, Pemko Medan bersama TNI/Polri akan menutup 109 titik ruas jalan dan persimpangan di Kota Medan,” kata Iswar di kantor Satlanras Polrestabes Lapangan Merdeka Medan, Rabu (29/12).
Dikatakan Iswar, langkah penutupan jalan yang akan dilakukan Dishub Medan dan Satlantas Polrestabes bersama TNI dan Satpol PP Kota Medan itu, memang harus diambil sebagai upaya mencegah penyebaran Covid-19 di Kota Medan. “Pada prinsipnya Pemko Medan dan TNI/Polri mendukung penuh sukacita masyarakat untuk merayakan tahun baru. Tapi kita tidak mau, moment pergantian Tahun baru ini mengakibatkan terjadinya peningkatan kasus Covid-19 di Kota Medan,” ujarnya.
Menurut Iswar, selama 109 titik itu ditutup, akan ada lebih dari 1.000 personel gabungan yang berjaga. Personel yang dimaksud terdiri dari personel Dishub Medan, Satpol PP Kota Medan, serta pihak TNI/Polri.
Dijelaskannya, 109 titik yang ditutup tersebut menyebar di seluruh wilayah Kota Medan, mulai dari perbatasan-perbatasan atau pintu masuk Kota Medan hingga jalan-jalan yang menjadi akses menuju inti kota. “Untuk itu, Pemko Medan mengimbau kepada seluruh masyarakat Kota Medan untuk tidak ke mana-mana saat malam pergantian tahun. Tetaplah di rumah, berkumpul bersama keluarga, tidak perlu melakukan perjalanan apalagi pawai, konvoi, pesta kembang api dan sejenisnya. Kami mohon maaf, tapi ini untuk kebaikan kita semua. Dengan harapan, kita semua khusyuk berdoa agar segalanya di tahun 2022 bisa lebih baik,” imbaunya.
Sementara itu, Kasat Lantas Polrestabes Medan, AKBP Sonny Siregar mengingatkan kepada masyarakat, agar tidak ada lagi yang melakukan konvoi dan pesta kembang api selama malam pergantian tahun.
“Kami imbau untuk tidak ada konvoi, tidak ada pawai dan berkerumun, termasuk pesta kembang api agar tidak ada peningkatan covid dan gangguan kamtibmas. Kami harap kerjasama dari masyarakat, agar bisa melewati malam tahun baru ini dengan lancar,” kata AKBP Sonny.
AKBP Sonny menegaskan, polisi akan menindak tegas masyarakat yang nekat dan menembus titik-titik penutupan arus lalu lintas. “Kita akan tindak tegas, akan langsung kita minta untuk putar balik. Kita juga sudah antisipasi jalur-jalur alternatif yang mungkin dilalui,” tegasnya.
Berdasarkan paparan Dishub Medan dan Satlantas Polrestebas Medan, adapun 109 jalan atau persimpangan yang akan ditutup dari tanggal 31 Desember 2021 Pukul 19.00 WIB hingga 01 Januari 2022 Pukul 06.00 WIB yakni, di wilayah hukum Polsek Medan Area: Jalan Thamrin simpang Jalan Asia, Jalan Thamrin simpang Jalan Sutrisno, Jalan AR Hakim simpang Jalan Megawati, Jalan AR Hakim simpang Jalan Bromo, Jalan AR Hakim simpang Jalan Sutrisno, Jalan AR Hakim simpang Jalan Timah Putih, Jalan Asia simpang Jalan Kapt Jumhana, Jalan HM Jhoni simpang Jalan AR Hakim, dan Jalan Mandala By Pass simpang Jalan Denai.
Untuk wilayah hukum Polsek Medan Kota: Jalan Sisingamangaraja simpang Jalan Sakti Lubis, Jalan Brigjen Katamso simpang Jalan Sakti Lubis, Jalan Sisingamangaraja simpang Jalan Halat, Jalan Sisingamangaraja simpang Jalan Masjid Raya, Jalan Sisingamangaraja simpang Jalan HM Jhoni, Jalan Sisingamangaraja simpang Jalan Pandu, Jalan Sisingamangaraja simpang Jalan Pelangi, Jalan Brigjen Katamso simpang Jalan Pelangi, Jalan Brigjen Katamso simpang Jalan Juanda, Jalan Brigjen Katamso simpang Jalan Masjid Raya, Jalan GM Panggabean simpang Jalan Teladan (belakang tugu) , Jalan Pandu simpang Jalan Pemuda, Jalan Pemuda simpang Jalan Palang Merah, Jalan Palang Merah simpang Jalan Perniagaan, Jalan Palang Merah simpang Jalan Masjid, Jalan Palang Merah simpang Jalan Ampel, Jalan Palang Merah simpang Jalan Arab, dan Jalan Mahkamah simpang Jalan Pandu Baru
Di wilayah hukum Polsek Medan Timur: Jalan MT Hariyono simpang Jalan Irian Barat, Jalan Sutomo simpang Jalan Veteran, Jalan Sutomo simpang Jalan HM Yamin, Jalan Perintis simpang Jalan Gaharu, Jalan Perintis simpang Jalan Timor, Jalan Sutomo simpang Jalan Perintis Kemerdekaan.
Wilayah hukum Polsek Medan Barat: Jalan KL Yos Sudarso simpang Jalan Putri Hijau, Jalan H Adam Malik simpang Jalan T Amir Hamzah (tugu Adipura), Jalan KL Yos Sudarso simpang Jalan Kuda Mas (Brayan), Jalan KL Yos Sudarso simpang Jalan Karantina (Glugur Kota) , Jalan KL Yos Sudarso simpang Jalan Pertempuran, Jalan T Amir Hamzah simpang Jalan Karya, Jalan Yos Sudarso simpang Jalan Cilincing, Jalan Karya-Cilincing, Jalan Putri Hijau- Jalan Guru Patimpus, Jalan HM Yamin simpang Jalan Kereta Api (Tugu 66), Jalan Pemuda simpang Jalan Palang Merah, Jalan Palang Merah simpang Jalan Perniagaan, dan Jalan Putri Hijau simpang Jalan HM Yamin.
Wilayah hukum Polsek Medan Baru: Jalan Jamin Ginting simpang Jalan DR Mansyur, Jalan Patimura simpang Jalan Monginsidi, Jalan Gatot Subroto simpang Jalan Pasundan, Jalan Gajah Mada simpang Jalan Wahid Hasyim, Jalan S Parman simpang Jalan Patimura, Jalan Abdullah Lubis simpang Jalan Iskandar Muda, Jalan S Parman simpang Jalan Kejaksaan, Jalan Imam Bonjol simpang Jalan Juanda, Jalan Adam Malik simpang Jalan Gatot Subroto, Jalan Diponegoro simpang Jalan H Zainul Arifin, Jalan Sudirman simpang Jalan Juanda, Jalan Juanda simpang Jalan Wali Kota, Jalan Raden Saleh simpang Jalan Imam Bonjol, dan Jalan Imam Bonjol simpang Jalan Perdana.
Wilayah hukum Polsek Percut Sei tuan: Jalan Aksara simpang Jalan Wahidin, Jalan Wiliam Iskandar simpang Jalan Letda Sudjono, Jalan Wiliam Iskandar simpang Jalan Tuasan, Jalan Wiliam Iskandar simpang Jalan Bhayangkara, Jalan Wiliam Iskandar simpang Jalan Cemara, Jalan Wiliam Iskandar simpang Jalan Perjuangan, Jalan Aksara simpang Jalan Sejati, Jalan Wiliam Iskandar simpang Jalan Tuamang, Jalan Wiliam Iskandar simpang Jalan Durung, Jalan Wiliam Iskandar simpang Jalan Gurila, Jalan Wiliam Iskandar simpang Jalan Pimpinan, Jalan Wiliam Iskandar simpang Jalan Rela.
Untuk wilayah hukum Polsek Patumbak: Jalan Sisingamangaraja Rivera, Jalan Sisingamangaraja simpang Jalan AH Nasution, Jalan Sisingamangaraja simpang Jalan Alfalah, Jalan AH Nasution simpang Jalan Bajak II, Jalan Sisingamangaraja putaran SDN 100, dan Jalan Panglima Denai simpang Jalan Seksama.
Untuk wilayah hukum Polsek Delitua: Jalan Tritura simpang Jalan STM, Jalan Brigjen Katamso simpang Alfalah, Jalan AH Nasution simpang Jalan Karya Wisata, Jalan Jamin Ginting simpang Jalan Ngumban Surbakti. Sedangkan wilayah hukum Polsek Medan Tuntungan: Jalan Jamin Ginting simpang Jalan Setia Budi, Jalan Jamin Ginting simpang Simalingkar.
Di wilayah hukum Polsek Sunggal: Jalan Gagak Hitam depan Hotel Saka, Jalan Gagak Hitam depan MICC, Jalan Ringroad simpang Sunggal, Jalan Ringroad depan Mie Sop Kampung, Jalan Ringroad depan Bentoel, Jalan Ringroad simpang Asoka, Jalan Ngumban Surbakti simpang Jalan Setia Budi, Jalan Setia Budi simpang Pasar 1, Jalan Setia Budi simpang Pasar 3, Jalan Setia Budi simpang Roti Mawar, Jalan Setia Budi simpang Jalan DR Mansyur, dan Jalan TB Simatupang simpang Gatot Subroto.
Di wilayah hukum Polsek Helvetia: Jalan Gatot Subroto simpang Jalan Kapten Muslim, Jalan Gatot Subroto simpang Jalan Asrama, Jalan Amal Luhur simpang Jalan Asrama, Jalan Bakti Luhur simpang Jalan Asrama, Jalan Setia Luhur simpang Jalan Asrama, Jalan Gaperta simpang Jalan Asrama, Matahari Raya Simpang Asrama, Jalan Mawar simpang Jalan Kapten Sumarsono, Jalan Kapten Muslim simpang Jalan Sumarsono, Jalan Masjid simpang Jalan Sumarsono, Jalan Masjid Istiqomah simpang Jalan Sumarsono, Jalan Pembangunan simpang Jalan Sumarsono, dan Jalan Dahlia Raya simpang Jalan Sumarsono. (map)
MEDAN, SUMUTPOS.CO- Para founding father negara ini membangun Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dengan semangat persatuan dan kesatuan. Maka dari itu, sudah sepatutnya semua elemen anak bangsa menjaga keutuhan NKRI baik dari rongrongan dalam dan luar negeri.
Hal ini disampaikan Anggota DPR RI dari Fraksi PKS Ir H Tifatul Sembiring dalam sosialisasi 4 pilar yang digelar di Hotel Grand Antares, Jalan Sisingamangaraja Nomor 328 Medan, pada 26 November 2021. Tifatul yang juga Ketua Fraksi PKS MPR RI mengatakan, kemajemukan negara Republik Indonesia yang terdiri dari multi agama dan multi suku, jangan dipandang sebagai kelemahan, justru harus dilihat sebagai rahmat dari Tuhan yang Maha Esa. “Kemajemukan harus menjadikan bangsa ini lebih dewasa,” tandas mantan Menkominfo era Presiden SBY ini.
Sosialisasi 4 Pilar MPR RI ini meliputi Pancasila sebagai dasar dan ideologi negara, UUD Negara RI tahun 1945 sebagai konstitusi negara serta ketetapan MPR, Negara Kesatuan Republik Indonesia sebagai bentuk negara dan Bhineka Tunggal Ika sebagai semboyan negara. Soisalisai ini diikuti para pengurus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Medan. Tampak hadir Ustad H Kasman Lubis, Ustad Rudiawan Sitorus, Hj Sri Rezeki, Ustad H Rajudin Sagala, Ustad Rudiyanto Simangunsong, dan pengurus lainnya.
Sosialisasi 4 Pilar MPR RI kali ini digelar dengan tetap menerapkan protokol kesehatan secara ketat, seperti mencuci tangan memakai sabun, memakai masker dan menjaga jarak. (rel/adz)
RAKOR: Polres Asahan melaksanakan kegiatan Fucus Group Discussion (FGD) di Aula Kantor Desa Bunut Sebrang Kecamatan Pulau Bandring, Rabu (29/12). Kegiatan FGD dilaksanakan Kasat Binmas AKP FR. Saragi SH, KBO Sat Binmas Iptu P. Pane, Kaurmintu Iptu Fajar Setiawan, Kanit Bin Polmas Ipda. Devi Endah Susanti, Kanit Bintibsos Aiptu Ono Taryono, Brigadir Sat Binmas Aiptu R. Sinaga, Brigadir Sat Binmas Aiptu R. Purba, Banum Sat Binmas R. Simanjuntak, dan lainnya.SOPIAN/SUMUT POS.
ASAHAN, SUMUTPOS.CO – Polres Asahan melaksanakan kegiatan Fucus Group Discussion (FGD) di Aula Kantor Desa Bunut Sebrang Kecamatan Pulau Bandring, Rabu (29/12) pukul 09.00 WIB hingga 12.00 WIB.
RAKOR: Polres Asahan melaksanakan kegiatan Fucus Group Discussion (FGD) di Aula Kantor Desa Bunut Sebrang Kecamatan Pulau Bandring, Rabu (29/12). Kegiatan FGD dilaksanakan Kasat Binmas AKP FR. Saragi SH, KBO Sat Binmas Iptu P. Pane, Kaurmintu Iptu Fajar Setiawan, Kanit Bin Polmas Ipda. Devi Endah Susanti, Kanit Bintibsos Aiptu Ono Taryono, Brigadir Sat Binmas Aiptu R. Sinaga, Brigadir Sat Binmas Aiptu R. Purba, Banum Sat Binmas R. Simanjuntak, dan lainnya.SOPIAN/SUMUT POS.
Kegiatan FGD dilaksanakan Kasat Binmas AKP FR. Saragi SH, KBO Sat Binmas Iptu P. Pane, Kaurmintu Iptu Fajar Setiawan, Kanit Bin Polmas Ipda. Devi Endah Susanti, Kanit Bintibsos Aiptu Ono Taryono, Brigadir Sat Binmas Aiptu R. Sinaga, Brigadir Sat Binmas Aiptu R. Purba, Banum Sat Binmas R. Simanjuntak, Banum Sat Binmas L. Tumanggor.
Mewakili Kapolres Asahan AKBP Putu Yudha Prawira SIK MH, Kasat Binmas Polres Asahan AKP FR. Saragi SH dalam sambutannya membuka FGD dengan dilanjutkan Sosialisasi 5 Inovasi Kapolres dan 6 Pesan Kapolres. “Diharapkan kepada petugas FKPM dapat memahami tugas dan tanggungjawabnya dalam melaksanakan tugas untuk mencegah ganguan Kamtibmas serta terjalinnya Silaturahmi dan kerjasama yang baik antara Polri dengan Masyarakat,”kata AKP FR. Saragi SH.
Kasat Binmas menilai peran serta masyarakat sangat diharapkan dalam rangka memelihara situasi Kamtibmas yang kondusif di lingkunganya.”Masyarakat memiliki daya tangkal serta daya cegah terhadap segala bentuk gangguan Kamtibmas yang terjadi di Wilayah Hukum Polres Asahan khususnya didesa Bonut sebrang Kec. PuloBandring,” pungkasnya.
Di tempat berbeda, Ketua Satgas Covid-19 Asahan, Surya B.Sc melalui Juru Bicara Satgas Covid-19, Rahmad Hidayat Siregar kepada awak media mengatakan tak bosan-bosannya terus menyampaikan imbauan kepada masyarakat asahan agar tetap menerapkan Protokol Kesehatan (Prokes). (dat/ila)
SERAHKAN BUKU: Asisten Perekonomian dan Pembangunan menyerahkan secara simbolis Buku GDPK kepada tamu undangan provinsi.
ASAHAN, SUMUTPOS.CO – Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Drs Muhilli Lubis membuka seminar dan lounching Grand Design Pembangunan Kependudukan (GDPK) Kabupaten Asahan Tahun 2021-2045 di Aula Hotel Marina Kisaran, Rabu (29/12).
SERAHKAN BUKU: Asisten Perekonomian dan Pembangunan menyerahkan secara simbolis Buku GDPK kepada tamu undangan provinsi.
Bupati Asahan, H. Surya B.Sc pada bimbingan dan arahannya yang disampaikan oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Drs. Muhilli Lubis mengatakan dalam penyusunan GDPK Kabupaten Asahan dilaksanakan 4 tahap pertemuan yakni pembentukan Pokja GDPK Kabupaten Asahan, Penyusunan Road-Maps Pembangunan Kependudukan Kabupaten Asahan, Penyusunan Dokumen GDPK Kabupaten Asahan dan Seminar GDPK Kabupaten Asahan.
Muhilli juga mengatakan melalui proses 4 tahapan penyusunan tersebut akhirnya dokumen GDPK Kabupaten Asahan dapat diselesaikan dengan baik. Selanjutnya Muhilli mengucapkan terima kasih kepada semua pihak dan khususnya tim penyusunan koordinasi GDPK Kabupaten Asahan yang telah berkontribusi secara aktif dan menyelesaikan dokumen GDPK Kabupaten Asahan Tahun 2021-2045.
“Semoga dokumen ini bermanfaat dalam rangka pencapaian visi dan misi Kabupaten Asahan Terwujudnya Masyarakat Asahan Sejahtera, Religius dan Berkarakter,” ucap Muhilli mengakhiri bimbingan dan arahan Bupati Asahan.
Di kesempatan ini, Sekretaris Bappeda Kabupaten Asahan menyerahkan Buku GDPK secara simbolis kepada Asisten Perekonomian dan Pembangunan selanjutnya Asisten Perekonomian dan Pembangunan menyerahkannya kepada Badan Koalisi Kependudukan Sumatera Utara Drs. H. Hamzah, AR, Koordinator Bidang Pengendalian Penduduk Perwakilan BKKBN Sumatera Utara dan perwakilan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Asahan.
Kepala Perwakilan BKKBN Sumatera Utara yang diwakili oleh Koordinator Bidang Pengendalian Penduduk Perwakilan BKKBN Sumatera Utara Syamsul Rizal Lubis, SH, S. Sos, MH mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya, kepada Bupati, Kepala Bappeda, Kepala Dinas P2KBP3A serta seluruh tim yang terlibat sebagai penyusun GDPK Asahan yang telah bekerja keras, bersinergi dan bergotong-royong untuk menyelesaikan pekerjaan rumah yaitu melakukan penyesuaian GDPK Asahan hingga membuahkan hasil sebagaimana kita saksikan pada launching GDPK Asahan Tahun 2021-2045 pada hari ini.(dat/ila)
“Ke depannya diharapkan, kita semua dapat selalu bergandengan tangan meningkatkan capaian kinerja untuk mensukseskan RPJMD 2020-2024, serta dapat mewujudkan kerja nyata kita semua bagi kemajuan Indonesia menuju Indonesia emas 2045,” pungkasnya.
Kepala Dinas P2KBP3A Kabupaten Asahan dr. Elfina Br. Tarigan, MKT melaporkan, bahwa pelaksanaan ini berdasarkan Surat Meteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 470/3375/SJ Tanggal 5 Juni 2020 perihal Evaluasi GDPK di daerah dan Surat Gubernur Sumatera Utara Nomor 470/4059/2021 Tanggal 04 Mei 2021 Perihak Evaluasi Penyusunan GDPK Kabupaten/Kota Provinsi Sumatera Utara.
Mengakhiri laporannya Elfina mengatakan tujuan dari pelaksanaan seminar ini adalah untuk tercapainya Penduduk Tumbuh Seimbang (PTS), Penduduk Tanpa Pertumbuhan (PTP), serta Keluarga Berkualitas demi terwujudnya Visi Pemerintah Kabupaten Asahan mewujudkan masyarakat sejahtera yang religius dan berkarakter.
Dalam kegiatan ini tampak hadir juga Badan Koalisi Kependudukan Sumatera Utara, BKKBN Perwakilan Bidang Dalduk Provsu, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P2KBP3A) Kabupaten Asahan, Kepala Bappeda Kabupaten Asahan dan perwakilan OPD.(dat/ila)