Home Blog Page 2830

Cemari Danau Toba, Gubsu Diminta Tegas Larang KJA

MEDAN, SUMUTPOS.CO- Anggota Komisi B DPRD Sumut, Sugianto Makmur meminta Gubsu Edy Rahmayadi bertindak tegas melarang keberadaan Keramba Jaring Apung (KJA) di perairan Danau Toba. Pasalnya, keberadaan KJA tersebut sudah sangat mencemari perairan danau vulkanik terbesar tersebut.

“Dulu sebelum ada KJA, perairan Danau Toba itu bersih dan tidak bau amis. Bahkan kalau kita mandi, airnya sangat segar dan baunya sangat natural. Kini setelah ada KJA, air danau itu bau amis,” kata Sugianto dalam perbincangan podcats Chanel Youtube TV Moncong Putih yang ditayangkan, Rabu (16/2/2022).

Dijelaskan Sugianto, bau amis bersumber dari kotoran ikan yang memakan makanan dari pelet dan mengeras dan tidak bisa diurai oleh air. “Kalau kita lihat air di akuarium yang kotoran ikannya tidak dibersihkan, maka air di akuarium itu akan menjadi hitam dan berbau. Kotoran ikan itu harus diangkat dari akuarium dan dibersihkan baru air di akuarium itu akan bersih kembali,” kata Anggota Fraksi PDI Perjuangan Sumut itu.

Sugianto mengungkapkan bagaimana dengan kondisi Danau Toba dengan kedalaman yang sangat dalam tentu kotoran ikan akan jatuh ke dalam perairan dan tidak terurai dengan baik, apalagi tidak tertembus oleh sinar matahari karena airnya terlalu dalam sehingga mengakibatkan air Danau Toba menjadi berbau dan tercemar. “Bayangkan sudah berapa ton kotoran ikan yang tak terurai jatuh ke dalam air Danau Toba yang mengakibatkan air Danau Toba bau amis seperti saat ini,” sebut Sugianto.

Di acara yang dipandu oleh host Aswan Jaya itu, Sugianto mengingatkan kembali agar Gubsu segera dengan tegas melaksanakan aturan pelarangan keberadaan KJA di wilayah perairan Danau Toba tersebut. (adz)

Tanggapi Aduan Nasabah, Asuransi Generali Tetap Menghormati Proses Hukum

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Terkait dengan pemberitaan  “3 Tahun Lebih, Asuransi Generali Belum Bayarkan Klaim Nasabah”  di SumutPos.co pada 14 Februari 2022, manajeman PT Asuransi Jiwa Generali Indonesia menyampaikan tanggapan atas pemberitaan tersebut. PT Asuransi Jiwa Gerenali menyampaikan  sangat berempati dengan kondisi yang dialami oleh nasabah dan segera melakukan proses penanganan klaim pada saat klaim diajukan.

Windra Krismansyah Head of Corporate Communications PT Asuransi Jiwa Generali Indonesia menyampaikan, terkait dengan pengajuan klaim Nasabah AN pada bulan Oktober 2018, Generali Indonesia sudah memberikan keputusan pembayaran klaim dan sudah melalui proses yang sesuai dengan prosedur dan ketentuan yang berlaku, sebagaimana tercantum di dalam Polis.

Setelah mempelajari pengajuan klaim Nasabah yang diajukan setelah 5 (lima) bulan menjadi Pemegang Polis, Generali Indonesia menemukan adanya ketidaksesuaian informasi yang diberikan oleh Nasabah dengan fakta sebenarnya. Hal ini tentu bertentangan dengan prinsip asuransi utmost good faith, dimana Nasabah berkewajiban memberitahukan sejelas-jelasnya dan sejujur-jujurnya mengenai segala fakta-fakta penting yang berkaitan dengan dirinya. Dan pihak asuransi berkewajiban membayarkan manfaat kepada Nasabah sesuai haknya apabila Nasabah telah menyampaikan informasi dan data yang sesuai dengan kondisi sebenarnya.

Ditambahkan Windra, pihaknya menghargai hak-hak nasabah dalam menempuh upaya hukum. Pihak Nasabah telah menempuh upaya hukum secara perdata di Pengadilan Agama Jakarta Selatan dan telah mendapat keputusan hakim pada tanggal 29 September 2021 dimana isinya tidak mengabulkan tuntutan Nasabah atas pembayaran klaim. Putusan tersebut dikuatkan kembali dalam proses Banding yang diajukan Nasabah di Pengadilan Tinggi Agama DKI Jakarta pada tanggal 30 November 2021. Generali Indonesia tetap menghormati proses hukum yang berjalan saat ini hingga berkekuatan hukum tetap.

Dikatakan Windra, dalam penanganan klaim maupun keluhan Nasabah, Generali Indonesia selalu berupaya mempermudah akses kepada Nasabah untuk mengajukan klaim secara online. ‘’Apalagi pada saat harus menerapkan physical distancing, kami membuka akses seluas-luasnya agar Nasabah merasa aman dan nyaman dalam berinteraksi. Nasabah bisa mengajukan klaim dan komplain dari Internal mana saja, bahkan tidak harus datang ke kantor Generali Indonesia. Semua diproses secepatnya sesuai dengan prosedur yang kami miliki. Generali Indonesia memiliki standar prosedur dalam menangani dan menyelesaikan Pengaduan Nasabah yang senantiasa mengacu kepada peraturan serta ketentuan yang berlaku,’’ujar Windra melalui surat tanggapan yang diterima redaksi SumutPos.co.

Sepanjang tahun 2021, Generali Indonesia telah membayarkan klaim jiwa dan kesehatan selama lebih dari Rp 1 Trilliun kepada lebih dari 202 ribu keluarga Indonesia, termasuk klaim kesehatan, penyakit kritis dan meninggal dunia. Nilai klaim tersebut juga mencakup klaim terkait COVID sebanyak lebih 7000 kasus senilai Rp253 miliar atau sebesar 25% dari keseluruhan klaim di tahun 2021. Hal ini menjadi bukti nyata, bahwa Generali Indonesia senantiasa berkomitmen kuat untuk memenuhi kewajibannya untuk membayarkan klaim nasabah, sesuai dengan syarat, ketentuan dan aturan yang berlaku. (rel/sih)

41 Warga Dairi Terkonfirmasi Covid-19

DAIRI, SUMUTPOS.CO – Sebanyak 41 orang warga di Kabupaten Dairi terkonfirmasi Covid-19. Belakangan sebanyak 5 orang pegawai di Sekretariat Pemkab Dairi juga terkonfirmasi positif Covid-19.

PASCA diketahuinya 5 ASN pemkab Dairi terkonfirmasi positif Covid-19, sebanyak 82 orang termasuk siswa PKL mengikuti rapid test antigen. Kepala Puskesmas Batangberuh, dr Eva Sinulingga mengatakan dari 82 orang yang menjalani rapid test antigen, sebanyak 5 orang positif/ terkonfirmasi Covid-19.

Sementara sebanyak 77 orang berstatus kontak erat. Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Jonny Hutasoit, membenarkan ada ASN di Sekretariat terkonfirmasi Covid-19. Terpisah, Kepala Bidang (Kabid) Pencegahan dan Pengendalian Pengendalian (P2P) pada Dinas Kesehatan kabupaten Dairi, dr Hardi Gurning dikonfirmasi, Selasa (15/2) membenarkan jumlah terkonfirmasi Covid-19 di Dairi mengalami peningkatan.

Hardi Gurning menerangkan, data hingga Senin (14/2), jumlah warga Dairi terkonfirmasi Covid-19 sebanyak 41 orang, dan kontak erat sebanyak 170 orang. Diketahui ke-41 orang terkonfirmasi positif tersebut sebanyak 24 orang di Kecamatan Sidikalang, Gunung
Sitember 6 orang, Sumbul 4 orang, Sitinjo 3 orang, Tanah Pinem 2 orang serta Pegagan Hilir dan Siempat Nempu masing-masing 1 orang.

Hardi mengatakan, seluruh pasien terkonfirmasi maupun kontak erat, kini menjalani isolasi mandiri di rumah, serta sebagian dirawat di RSU Sidikalang. (rud/han)

Perubahan Kondisi Kesehatan Saat Pra-Menopause, Menopause dan Pasca-Menopause

MEDAN, SUMUTPOS.CO – DOSEN Institut Kesehatan Helvetia melaksanakan pengabdian masyarakat di Klinik Bidan Risa di Pasar Tengah LK IV Kota Tebingtinggi.

Penyuluhan bertema tentang perubahan kondisi kesehatan saat fase pra-menopause, menopause dan pasca-menopause. Kegiatan ini untuk mengedukasi masyarakat terutama wanita yang sudah berusia >45 tahun agar mengetahui kondisi kesehatan saat pra-menopause.

Manfaat dari kegiatan ini diharapkan ibu-ibu yang sudah mengalami pra-menopause, menopause dan pasca-menopause dapat menyikapi perubahan kesehatan dengan baik. Tidak dengan rasa sedih sehingga mengeluarkan amarah yang berlebihan.

Kegiatan ini didasarkan pada hasil-hasil (pengajaran) pada mata kuliah Kesehatan Reproduksi. Kegiatan ini berupaya melakukan promosi kesehatan yang menjadi aktor utamanya adalah ibu pra-menopause, menopause dan pasca-menopause.

Kegiatan pengabdian fokus pada penyuluhan perubahan kesehatan pada ibu-ibu yang akan mengalami pra-menopause, menopause dan pasca-menopause.

Penyuluhan ini dilakukan Dosen Kebidanan Institut Kesehatan Helvetia Medan yaitu Riska M, SST., MKM. ”Penelitian mengenai menopause telah banyak dilakukan. Namun dikalangan perempuan Indonesia, permasalahan seputar seksualitas saat ini masih belum banyak terungkap,” jelasnya di Medan, Selasa (15/2).

Seksualitas bagaimanapun sangat berkaitan dengan latar belakang budaya yang menganggap tabu untuk dibicarakan dan belum tereksplorasi secara mendalam terutama ungkapan langsung dari para perempuan menopause.

Penyuluhan ini, sebutnya, bertujuan mengeksplorasi makna dan arti pengalaman seksual perempuan menopause di Indonesia lebih mendalam. Bukan hanya pada dimensi fisiologis, tetapi juga pada dimensi psikologis dan sosial budaya.

Setiap perempuan akan mengalami masa menopause. Sebelumnya, akan mengalami masa pra-menopause ditandai dengan menstruasi tidak teratur.

Berdasarkan buku tentang kesehatan reproduksi usia lanjut yang diterbitkan oleh UWAIS Inspirasi Indonesia ditegaskan bahwa peran suami dalam siklus kehidupan wanita sangat penting.

Diantaranya sebagai pendukung lancarnya siklus kesehatan khususnya pada fase menopause dan kondisi kesehatan organ reproduksi menurun sehingga tidak dapat melayani suami dalam bidang kebutuhan seksual. Penerimaan dan dukungan suami sangat besar artinya bagi wanita menopause agar ketegangan yang muncul dapat dicegah.

Badan Kesehatan Dunia (WHO) memperkirakan usia harapan hidup orang Indonesia 75 tahun. Seiring meningkatnya harapan hidup manusia maka akan meningkat jumlah wanita usia lanjut. Sindrom menopause dialami oleh banyak wanita hampir diseluruh dunia. Sekitar 70-80 persen di Eropa, 60 persen di Amerika dan 10 persen di Indonesia.

”Dampak menopause yang sering terjadi di masyarakat adalah gangguan emosi, rasa takut menjadi tua, tidak tertarik, sukar tidur atau cepat bangun, sakit punggung dan mudah marah, sangat emosional dan spontan,” imbuhnya.

Situasi demikian dapat terjadi bila individu belum siap untuk menghadapi menopause. Upaya-upaya yang bisa dilakukan wanita pada masa menopause adalah untuk mengurangi berbagai keluhan yang sedang dialaminya yaitu dengan meningkatkan cara berpikir positif bahwa terjadinya menopause merupakan suatu proses alamiah yang harus diterima sebagai alur perjalanan hidup manusia. (dmp)

Sinergi Untuk Akselerasi Pembangunan Jaringan Gas Bumi Jawa Bagian Selatan

YOGYAKARTA, SUMUTPOS.CO – PT PGN Tbk sebagai Subholding Gas Pertamina melaksanakan audiensi dengan dengan beberapa Kepala Daerah di Jawa Tengah bagian selatan dan Daerah Istimewa Yogyakarta untuk mengakselerasi pembangunan jaringan gas bumi di wilayah tersebut. Adapun audiensi dilakukan dengan Walikota Yogyakarta, Bupati Kebumen, Bupati Kulonprogo, Bupati Sleman, Bupati Bantul, Bupati Purworejo dan Bupati Gunung Kidul.

“Kami perlu bersinergi bersama pemerintah daerah TK II maupun pemerintah kota dalam rangka percepatan pembangunan jaringan gas bumi (jargas). Sinergi tersebut meliputi penyelarasan program jargas dengan pengembangan fasilitas dan infrastruktur daerah yang ada. Selain itu, dukungan terkait kebijakan dan fasilitas pendukung infrastruktur jargas untuk menyukseskan program bauran energi daerah dan nasional. Target pemerintah, 4 juta sambungan jargas rumah tangga pada tahun 2024-2025 harus tercapai,” jelas Direktur Utama PGN M. Haryo Yunianto, (15/2/2022).

Sinergi lain dengan pemerintah daerah juga diperlukan agar dapat mensosialasikan pemanfaatan gas bumi kepada masyarakat setempat agar lebih familiar dengan gas bumi. Pemanfaatan gas bumi memiliki keunggulan lebih praktis, lebih aman, lebih ramah lingkungan, dan ketersediaannya lebih terjamin.

“Kami tidak bisa berjalan sendiri dalam kesuksesan program jargas ini. Kami membutuhkan sinergi, termasuk dengan BUMN, BUMD atau Perusda dalam pengoperasian dan pemeliharaan jargas,” imbuh Haryo.

Pembangunan 1 juta rumah tangga per tahun berpotensi menyerap ribuan tenaga kerja, mengurangi impor LPG per tahun, pemanfaatan TKDN hingga 70%, dan mendukung pertumbuhan ekonomi.

Jawa Tengah Bagian Selatan belum dilalui oleh jalur pipa distribusi gas bumi. Meskipun begitu, potensi pemanfaatannya cukup baik dimana wilayah Selatan Jawa juga terdapat beberapa potensi sumber gas yang apabila dimanfaatkan optimal dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan multiplier effectnya bagi wilayah tersebut. Oleh karena itu, PGN memerlukan skema transportasi logistik untuk membawa sumber gas yang akan diutilisasi untuk masyarakat setempat, yang salah satunya dengan menggunakan kereta api.

“Untuk skema pembangunan infrastruktur jargas akan dikombinasikan, baik secara pipeline dan beyond pipeline menggunakan Liquified Natural Gas (LNG) maupun Compressed Natural Gas (CNG) sehingga mempermudah transportasi dan rantai suplai gas bumi. Kami bekerjasama dengan KAI untuk membawa kargo LNG dengan kereta api,” jelas Haryo.

Pembangunan jargas rumah tangga juga berpotensi menyerap mitra dan tenaga kerja lokal. Benefitnya yaitu perputaran ekonomi bisa berjalan dan dapat membantu meningkatkan pendapatan asli daerah.

Pengembangan jargas rumah tangga di daerah diharapkan bisa menciptakan beberapa value creation untuk wilayah sekitarnya dan menjadi daya tarik bagi investor untuk membangun kawasan industri. (rel/ram)

Perindo Advokasi dan Dampingi Bocah 12 Tahun yang Diperkosa

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Partai Persatuan Indonesia (Perindo) berkomitmen terus membela dan melindungi perempuan dan anak demi masa depan Indonesia Sejahtera.

Ketua Relawan Perempuan dan Anak Partai Perindo Jeannie Latumahina mengatakan komitmen Partai Perindo itu diwujudkan dengan penguatan pendampingan korban dan dorongan penuh atas penindakan hukum para pelaku kekerasan serta pelecehan terhadap perempuan dan anak.

“Partai Perindo akan terus menerus mempelopori gerakan untuk pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak. Membela sepenuhnya serta bekerja sama baik dengan kementerian terkait maupun aparat penegakan hukum,” kata Jeannie, Selasa (15/2/2022).

Sebagai contoh, Partai Perindo membela dan menegakkan hak perempuan korban pelecehan seksual atas kasus pemerkosaan anak di bawah umur di Kediri, Jawa Timur.

Mirisnya, korban yang berusia 12 tahun itu diperkosa oleh 9 orang pelaku, 4 orang di antaranya adalah teman ayah korban. “Empat orang adalah teman bapak korban, dan kelima orang sisanya merupakan orang lain yang dilakukan di tiga tempat yang berbeda,” kata Jeannie.

Dia menegaskan, Partai Perindo bekerja sama dengan Lembaga Pengawasan Kebijakan Pemerintah dan Keadilan (LPKPK) Kediri akan mengawal korban sampai kejadian tersebut diusut tuntas pihak kepolisian. “Siapa pun yang menangani kasus ini harus berpihak terhadap UU terkait perlindungan perempuan dan anak Indonesia,” ujar Jeannie.

Pendampingan itu dilakukan sebagai salah satu bentuk wujud kepedulian dan keberpihakan Partai Perindo terhadap perempuan dan anak guna menjaga generasi penerus bagi masa depan Indonesia sejahtera. “Partai Perindo akan terus bersama rakyat bahu membahu untuk mewujudkan cita-cita menuju Indonesia Sejahtera,” ujarnya.

Hal itu juga dilatarbelakangi keprihatinan Partai Perindo atas semakin maraknya kasus kekerasan pada perempuan, khususnya anak di bawah umur. “Ini agar perempuan dan anak lebih memiliki kekuatan dalam kehidupannya, baik dalam setiap aktivitas keseharian di dalam rumah, ruang publik, dunia pendidikan maupun lingkungan kerja,” papar Jeannie Latumahina. (rel/ram)

Foto dan Video di Malam Hari Jadi Epic Pakai Smartphone Paling Pintar

Galaxy S22 5G | S22+ 5G dengan hasil foto tetap terang walaupun saat low light.

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Galaxy S22 5G dan S22+ 5G hadir dengan berbagai inovasi terdepan di industri. Satu di antaranya yang paling menarik adalah Nightography yang mendobrak standar kemampuan kamera smartphone. Dengan berbagai lompatan besar terhadap pro-grade camera di kedua perangkat, seperti Nightography Photo, Nightography Video, Cinematic Video, Super Clear Glass, hingga Adaptive Pixel, Galaxy S22 5G dan S22+ 5G benar-benar menjadi smartphone flagship andal untuk mendapat kualitas foto dan video terbaik kapan pun dan di mana pun, termasuk di kondisi cahaya yang begitu minim sekalipun.

“Samsung memahami bahwa kamera telah menjadi fitur yang begitu digemari pengguna pada Galaxy S Series, terutama untuk para social expressers dalam mengekspresikan dirinya melalui video. Galaxy S22 5G dan S22+ 5G dengan kamera terpintar memiliki kemampuan Nightography yang membantu penggunanya memiliki konten pemandangan dan momen di malam hari yang paling epic.  Pengguna pun bisa mengekspresikan diri dengan lebih spontan, tak peduli bagaimana kondisi cahaya di sekitar mereka, untuk menghasilkan konten yang lebih unik namun tetap berkualitas tinggi,” ujar Verry Octavianus, Product Marketing Manager Mobile Experience, Samsung Electronics Indonesia.

Simak bagaimana kamu bisa menghidupkan tiap momen yang kamu jalani di kondisi low light dengan Nightography di Galaxy S22 5G dan S22+ 5G:

Ambil foto di rooftop saat malam hari jadi paling epic dengan satu klik

Bosan dengan foto portrait siang hari yang biasa? Dengan Galaxy S22 5G dan S22+ 5G, kamu bisa mendapat foto portrait yang lebih epic saat kondisi low light, baik itu dengan kamera depan maupun belakang. Jadi, kamu bisa berfoto di low light dengan lebih seru, baik itu saat hunting dan berpose di sudut-sudut kota di bawah cahaya lampu warna-warni, foto di kafe favorit kamu saat kulineran malam hari, atau bahkan mengambil foto hewan peliharaanmu di rumah. Lantas, bagaimana Galaxy S22 5G dan S22+ 5G melakukannya?

Galaxy S22 5G | S22+ 5G dengan hasil foto tetap terang walaupun saat low light.

Sistem kamera pada Galaxy S22 5G dan S22+ 5G telah dibekali dengan Nightography Photo yang memiliki kemampuan untuk menangkap cahaya di kondisi redup dengan lebih baik. Hal ini menjadi mungkin berkat kehadiran pixel sensor yang 23% lebih besar dibanding S21 5G dan S21+ 5G, teknologi Adaptive Pixel, serta wide aperture hingga F/1.8. Dengan begitu, perangkat bisa menangkap lebih banyak cahaya dan membuat foto lebih cerah.

Kemampuan tersebut juga dilengkapi dengan pemrosesan gambar yang begitu cerdas, termasuk dalam mengurangi noise yang kerap muncul saat kondisi low light. Dalam hal ini, teknologi Nona-Binning, didukung dengan Image Signal Processor (ISP) berbasis AI terdepan dari Samsung, mampu menghadirkan resolusi gambar tertinggi untuk menghasilkan foto yang lebih jernih, tajam, dan detail. Hasilnya? Tentunya foto yang makin bening dan siap di-post di media sosial tanpa edit.

Menariknya lagi, Galaxy S22 5G dan S22+ 5G juga punya fitur Object Eraser. Jadi, kamu bisa menghapus orang atau benda yang kamu rasa mengganggu di foto kamu secara instan tanpa bantuan aplikasi tambahan. Foto yang kamu tangkap pun akan benar-benar sesuai dengan apa yang kamu bayangkan.

Abadikan aktivitas kamu di malam hari jadi lebih epic dengan video yang lebih pro

Selain foto malam hari yang lebih jernih, Galaxy S22 5G dan S22+ 5G juga hadir dengan Nightography Video yang memastikan rekaman video kamu di kondisi low light tampil begitu terang dan detail. Jadi, kamu bisa mengabadikan keseruan malam kamu, mulai dari nongkrong di tempat favorit, sleepover di rumah teman, hingga merekam pemandangan malam yang unik di tempat kamu staycation.

Bidikan kamera dalam mode normal maupun mode portrait di malam hari tetap tajam dan detail.

Nightography Video hadir berkat pengembangan teknologi video terbesar yang pernah dilakukan Samsung. Salah satunya adalah peningkatan pada Auto Framerate yang mampu menyesuaikan fps dan shutter speed terhadap kondisi cahaya. Jadi, kamu bisa mendapatkan tingkat kecerahan dan detail yang lebih baik di tiap video yang kamu rekam di kondisi low light. Lalu, pengembangan juga dilakukan pada teknologi Super Night Resolution yang memberikan kejernihan lebih di tiap video yang direkam kondisi low light dengan menggabungkan berbagai frame untuk mendapatkan resolusi yang lebih baik.

Galaxy S22 5G dan S22+ 5G juga mengusung teknologi Super HDR yang telah dikembangkan. Samsung membekali kedua perangkat tersebut dengan prosesor 4nm yang mampu menjalankan algoritma AI yang lebih maksimal untuk menciptakan hasil rekaman yang lebih realistis dengan mengoptimalkan kontras warna pada tiap-tiap titik gelap dan terang. Algoritma AI yang lebih cerdas ini juga mampu menganalisis tiap frame dan menciptakan detail dan warna yang lebih jernih dengan menyerap cahaya yang ditangkap dari kamera.

Tak ketinggalan, ada teknologi 12-bit HDR yang mampu mengulkan 64x data warna yang lebih banyak dari 10-bit HDR yang ditemukan di generasi smartphone Galaxy sebelumnya. Jadi, warna rekaman yang dihasilkan bisa lebih vivid. Bahkan, kondisi backlight pun tidak akan mengganggu hasil video karena teknologi ini mampu menggabungkan dua exposure yang berbeda, yaitu exposure tinggi dan rendah, untuk menghasilkan gambar yang tetap terang ketika kamu merekam dengan melawan sumber cahaya.

Merekam tanpa gemetar, hasil video stabil tanpa gimbal

Galaxy S22 5G dan S22+ 5G juga membawa kemampuan videografi di smartphone ke level yang lebih tinggi berkat kemampuan Cinematic Video. Dengan Super Steady System yang dikembangkan, pengguna bisa menangkap pergerakan objek dalam video menjadi lebih smooth dan lebih minim getaran. Jadi, kamu bisa merekam momen keliling kota saat malam hari hingga aktivitas lari kamu di tempat seperti Stadion Utama Gelora Bung Karno jadi lebih stabil dan makin Instagrammable.

Merekam suasana malam di tengah kota dengan lebih terang dan minim getaran walau sambil bergerak

Hal tersebut tidak terlepas dari Artificial Intelligence Video Digital Image Stabilization (AI VDIS) yang 4x lebih cepat dalam menganalisis pergerakan perangkat dan kondisi penggunanya, misalnya ketika berjalan atau berlari. Dengan begitu, stabilisasi yang dihasilkan menjadi lebih optimal, memungkinkan pengguna menciptakan video yang makin stabil layaknya menggunakan kamera profesional. Selain itu, Optical Image Stabilization (OIS) yang 58% lebih luas untuk menangkap lebih banyak variasi arah datangnya cahaya juga membuat hasil rekaman jadi lebih jernih, termasuk di malam hari.

Tidak hanya mampu menghasilkan video di kondisi low-light yang super stabil, kedua perangkat ini juga mampu fokus pada subjek yang direkam dengan lebih baik. Berkat teknologi Multi Object Tracking yang didukung auto frame rate yang lebih besar, Galaxy S22 5G dan S22+ 5G mampu mendeteksi hingga 10 orang dalam frame dengan fokus yang lebih cepat dalam kondisi low-light. Hal tersebut juga didukung dengan digantinya sensor Laser AutoFocus (AF) dengan AI terbarukan untuk hasil fokus yang lebih pintar.

 Kini, kamu bisa bikin konten epic siang dan malam pakai S22 5G & S22+ 5G dengan pre-order sekarang!

Bagi kamu yang tidak sabar untuk punya cara baru membuat konten dalam gelap yang game-changing dengan Galaxy S22 5G dan S22+ 5G, pre-order telah dibuka sampai 3 Maret 2022 di www.samsung.com/id. Berikut detail harga untuk Galaxy S22 5G dan S22+ 5G:

  • Galaxy S22 5G: Rp11.999.000 (8GB/128GB) dan Rp12.999.000 (8GB/256GB) dengan pilihan warna Phantom White, Phantom Black, Green, dan Pink Gold
  • Galaxy S22+ 5G: Rp14.999.000 (8GB/128GB) dan Rp15.999.000 (8GB/256GB) dengan pilihan warna Phantom White, Phantom Black, Green, dan Pink Gold

Selama periode pre-order, konsumen bisa mendapatkan berbagai penawaran yang sangat epic senilai Rp4.847.000 dengan rincian berikut ini:

  • E-Voucher Samsung.com hingga Rp1.500.000
  • Samsung Care+ selama 1 tahun
  • Phone case eksklusif
  • Cashback bank hingga Rp1.000.000
  • Cicilan 0% hingga 24 bulan

Informasi lebih lanjut tentang Galaxy S22 Series 5G bisa dilihat di www.samsung.com/id.

Airlangga : Pariwisata Berkonsep Infrastruktur Digital

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Berdasarkan data World Economic Outlook (WEO) International Monetary Fund (IMF), ekonomi global diperkirakan tumbuh 5,9% pada tahun 2021 setelah sempat mengalami pertumbuhan negatif 3,3% di tahun 2020.

Di tahun ketiga pandemi Covid-19 ini, kompleksitas semakin tinggi dengan kondisi global yang sebelumnya mulai pulih perlahan, menurun lagi oleh gelombang baru Omicron. Dampak krisis kesehatan terhadap sektor ekonomi dan sosial sangat nyata, terutama yang dialami oleh sektor pariwisata,.

Berdasarkan data UN World Tourism Organization (UNWTO), pandemi berdampak pada penurunan pendapatan global sekitar USD 2 triliun dari sektor pariwisata. Sementara itu, penurunan traffic pelancong mancanegara juga sangat signifikan, yakni sebesar 80%. Dampaknya, lebih dari 100 juta orang yang bekerja secara langsung atau tidak langsung di industri ini menjadi sangat terdampak.

“Oleh karena itu, dibutuhkan intervensi yang kuat dan konsisten dari Pemerintah. Di tingkat nasional, Pemerintah telah mengalokasikan sekitar Rp13 triliun dari dana Pemulihan Ekonomi Nasional tahun ini untuk mempercepat pembangunan infrastruktur digital, termasuk di sejumlah destinasi prioritas. Ini merupakan kebijakan antisipatif terhadap perubahan konsep pariwisata di masa mendatang,” ujar Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam acara Kick-Off Tourism Working Group (TWG) G20 Presidensi G20 Indonesia secara virtual, Senin (14/02).

Pemerintah berkomitmen untuk memperkuat ketahanan sektor pariwisata sebagai salah satu pilar pemulihan pasca pandemi. Dengan dukungan mitra internasional dan sesama anggota G20, Indonesia ingin mewujudkan Panduan terkait Penguatan Peran Masyarakat dan UMKM sebagai Agen Perubahan Pariwisata (Guidelines for Strengthening Communities and MSME as Tourism Transformation Agents).

Selain itu, Indonesia juga ingin menjadi pelopor untuk inovasi bersama di G20 guna memulihkan pariwisata melalui metode seamless travelling.

Bagi Indonesia, pembangunan infrastruktur pariwisata dan peningkatan kemampuan SDM sektor ini adalah keniscayaan. Karena di masa depan, tantangan pariwisata dihadapkan pada cepat atau tidaknya kita beradaptasi dengan teknologi digital.

Selaku ketua ASEAN tahun depan, Indonesia juga mendukung langkah negara-negara di kawasan yang telah mengidentifikasi berbagai program untuk memulihkan pariwisata melalui penguatan digital, mulai dari capacity building for tourism professionals hingga strategi pemasaran via digital platform yang tercantum dalam ASEAN Comprehensive Recovery Framework (ACRF) Implementation Plan.

Selain itu, di tataran global perlu adanya penyamaan persepsi terhadap perhatian dalam memastikan keselamatan wisatawan di satu sisi dan meningkatkan devisa pariwisata di sisi lain. Karena itu, G20 menjadi forum yang sangat relevan dan penting bagi dunia untuk bekerja sama memastikan adanya progress inovasi dan keselarasan mekanisme yang mendukung mobilitas wisatawan secara aman, berstandar, dan sehat.

“Pengakuan vaksin global tanpa diskriminatif dan harmonisasi standar protokol kesehatan global melalui, antara lain, interoperabilitas sistem informasi kesehatan at the point of entry merupakan salah satu upaya yang dapat dan patut didukung oleh seluruh anggota G20,” pungkas Menko Airlangga. (frh/fsr/advt/*)

Airlangga: Kendalikan Omicron, Perpanjang PPKM, dan Gencarkan Vaksinasi

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Pemerintah terus melakukan evaluasi perkembangan kasus Covid-19 dan berbagai upaya untuk pengendalian pandemi. Apalagi dalam minggu terakhir ini, terjadi kenaikan Kasus Aktif di seluruh wilayah/pulau di Indonesia. Pemerintah akan selalu menjalankan langkah-langkah untuk mengantisipasi lonjakan kasus, dan meminta agar masyarakat untuk tetap tenang dan tidak panik.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan bahwa Angka Reproduksi Kasus Efektif (Rt) Indonesia terus mengalami kenaikan, yang menunjukkan laju penularan semakin tinggi. “Pada sepekan terakhir ini, Rt naik lebih tinggi menjadi 1,13 dan terjadi kenaikan di seluruh Pulau. Pemerintah akan terus memantau dan menyiapkan langkah-langkah mitigasi agar hal ini dapat diantisipasi lebih lanjut,” tuturnya dalam Keterangan Pers usai Ratas Evaluasi PPKM, secara virtual, Senin (14/02).

Untuk proporsi Kasus Aktif di luar Jawa Bali masih relatif rendah yaitu 13,9% dari kasus aktif nasional (49.166 kasus dari 352.839 kasus), namun sejak 24 Januari 2022 mengalami lonjakan signifikan. Tren Kasus Harian dan Perawatan Rumah Sakit (RS) di 10 Provinsi dengan kasus tertinggi, menunjukkan walau terjadi peningkatan kasus yang cukup tajam, namun perawatan di RS masih relatif rendah.

Sedangkan di 15 Kabupaten/Kota luar Jawa Bali dengan kasus tertinggi juga menunjukkan hal yang sama, meskipun lonjakan kasus cukup tinggi (bahkan 4 Kabupaten/Kota sudah lebih tinggi dibandingkan saat periode Delta), namun perawatan di RS masih relatif lebih rendah dan terkendali.

Rasio Keterisian Tempat Tidur (BOR) Nasional masih berada di angka 30,52%. Untuk BOR seluruh Provinsi di Luar Jawa Bali < 20%, kecuali di Sumatera Selatan (30%), Papua Barat (25%), Kalimantan Selatan (23%), Sulawesi Utara (23%), dan Bengkulu (21%). Untuk mengantisipasi penambahan kasus yang lebih tinggi di Luar Jawa Bali, akan dilakukan aktivasi fasilitas Isolasi Terpusat (Isoter).

Saat ini kapasitas Isoter di luar Jawa Bali sebanyak 30.547 TT (Tempat Tidur) dan terisi hanya 879 TT atau BOR sebesar 2,88%. “Pemerintah Daerah diminta menyiapkan Isoter, dengan antisipasi kapasitas sejumlah 2-3 kali lipat dibandingkan saat lonjakan Delta, yaitu sekitar 61.094 hingga 91.641 TT, sebagai langkah mitigasi ke depannya di luar Jawa-Bali,” jelasnya.

Perpanjangan PPKM Luar Jawa-Bali

Berdasarkan hasil evaluasi selama dua minggu terakhir ini, Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang periode pelaksanaan PPKM di luar Jawa Bali selama 14 hari ke depan, yaitu tanggal 15 – 28 Februari 2022 pada 386 Kabupaten/ Kota di luar Jawa-Bali.

Penerapan Level PPKM di luar Jawa-Bali mendasarkan pada “Level Asesmen” Situasi Pandemi yang berdasarkan dua kriteria, yakni Transmisi Komunitas (jumlah kasus, kematian, dan rawat inap) dan Kapasitas Respon (testing, tracing, treatment/BOR). Lalu, juga mendasarkan pada tingkat vaksinasi Dosis-2 (capaian minimal 45%), dan vaksinasi Lansia Dosis-1 (Capaian minimal 60%). Kabupaten/Kota yang tidak memenuhi batas minimal tersebut akan dinaikkan satu Level PPKM, dengan pengecualian tertentu.

Mendasarkan pada kriteria penetapan Level PPKM tersebut, maka rincian Kabupaten/ Kota berdasarkan Level PPKM adalah sebagai berikut:

Level PPKM 1 menurun dari 164 menjadi 63 Kabupaten/Kota

Level PPKM 2 menurun dari 208 menjadi 205 Kabupaten/Kota

Level PPKM 3 meningkat dari 14 menjadi 118 Kabupaten/Kota.

“Hal ini untuk mempersiapkan dan mengantisipasi kenaikan kasus karena varian Omicron dalam beberapa minggu ke depan,” ujar Menko Airlangga.

Perkembangan Capaian Vaksinasi

Per 13 Februari 2022, secara nasional vaksinasi Dosis-1 telah mencapai 90,41% (188,3 juta dosis) dan Dosis-2 telah mencapai 65,19% (135,8 juta dosis). Sementara itu, capaian vaksinasi booster atau dosis ketiga telah mencapai 7,0 juta dosis.

Untuk vaksinasi Dosis-1, masih ada tiga Provinsi di luar Jawa Bali dengan capaian di bawah 70%, yakni Maluku, Papua Barat, dan Papua. Sedangkan untuk vaksinasi Dosis-2, masih terdapat 10 Provinsi dengan capaian di bawah 50% yaitu Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Selatan, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Maluku Utara, Aceh, Papua Barat, Maluku, dan Papua.

“Sesuai arahan Presiden, Pemerintah akan terus mengakselerasi vaksinasi, terutama untuk vaksinasi Dosis-2 maupun vaksinasi booster, khususnya pada daerah-daerah di Luar Jawa Bali yang masih memerlukan percepatan vaksinasi,” ungkap Menko Airlangga.

Persiapan MotoGP Mandalika

Tes Pra-Musim MotoGP (Mandalika MotoGP Official Test) telah diselenggarakan pada 11-13 Februari 2022 di Sirkuit  Mandalika. Kegiatan ini dihadiri oleh 24 Pembalap, 12 Tim, dan ±600 orang Officials. Official Test terselenggara dengan mengedepankan penerapan Prokes sesuai SE KaSatgas Covid-19 Nomor 5 Tahun 2022 terkait dengan Prokes Sistem Bubble selama MotoGP 2022. Penerapan Prokes Sistem Bubble dan pelaksanaan Official Test di lapangan mendapat dukungan penuh dari Kemenkes, Dinkes, RSUP NTB, Satgas Covid-19, Satgas Travel Bubble, BNPB, Basarnas, hotel-hotel, dan masyarakat NTB.

“Progres vaksinasi di Pulau Lombok akan terus ditingkatkan, menuju pelaksanaan event Moto GP di Maret nanti,” ucap Menko Airlangga.

Perlindungan Pekerja dengan JHT dan JKP

Masih dalam kesempatan yang sama, Menko Airlangga menegaskan bahwa Pemerintah akan selalu melindungi para pekerja dan masyarakat yang bekerja di berbagai sektor, agar mereka dapat mempunyai penghidupan yang layak sebagaimana diamanatkan oleh konstitusi Indonesia. Pada 2 Februari 2022 lalu, Pemerintah telah mengeluarkan Peraturan Menteri Tenaga Kerja (Permenaker) Nomor 2 Tahun 2022 tentang Tata Cara dan Persyaratan Pembayaran Manfaat Jaminan Hari Tua (JHT).

Seperti kita ketahui, saat ini terdapat dua Program Perlindungan Pekerja, dan Jaminan Hari Tua berbeda dengan Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP). JHT merupakan perlindungan pekerja atau buruh untuk jangka panjang, sedangkan JKP adalah perlindungan pekerja atau buruh untuk jangka pendek. Program JHT dirancang sebagai program jangka panjang yang memberikan kepastian tersedianya sejumlah dana bagi pekerja ketika yang bersangkutan tidak produktif lagi, akibat memasuki usia pensiun, mengalami cacat total tetap, atau meninggal dunia.

Adapun beberapa manfaat Program JHT terdiri dari (1) Akumulasi Iuran dan Pengembangan; (2) Mempunyai manfaat lain yang dapat dicairkan sebelum masa pensiun dengan persyaratan tertentu, yaitu telah memenuhi masa kepesertaan minimal 10 tahun, dan nilai yang dapat diklaim paling banyak 30% dari jumlah JHT untuk perumahan, atau paling banyak 10% untuk kebutuhan lainnya; dan (3) Dengan adanya Permenaker Nomor 2/2022, akumulasi iuran dan manfaat yang akan diterima tersebut dapat lebih besar jika pekerja atau buruh mencapai usia 56 tahun (pensiun).

Berdasarkan yang tercantum dalam Permenaker Nomor 2/2022 dan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 37/2021, Pemerintah tidak mengabaikan perlindungan bila pekerja atau buruh terkena pemutusan hubungan kerja (PHK) sebelum usia 56 tahun, karena tetap akan memberikan perlindungan berupa JKP, Uang Pesangon, Uang Penghargaan Masa Kerja, dan Uang Penggantian Hak.

Mengenai JKP, hal ini merupakan program jaminan sosial baru yang diatur dalam Undang-Undang (UU) Cipta Kerja untuk melindungi Pekerja atau Buruh yang terkena PHK agar tetap dapat mempertahankan derajat hidupnya sebelum masuk kembali ke pasar kerja (PP Nomor 37/2021).

“Klaim Program JKP tersebut efektif per tanggal 1 Februari 2022. Jadi, JKP adalah bentuk perlindungan jangka pendek bagi pekerja atau buruh, karena langsung mendapatkan manfaat seketika berhenti kerja,” jelas Menko Airlangga.

Penambahan program JKP tidak akan mengurangi manfaat program jaminan sosial yang sudah ada. Selain itu, iuran program JKP tidak akan membebani pekerja dan pemberi kerja, karena besaran iuran JKP sebesar 0,46% dari upah yang berasal dari Pemerintah Pusat.

Pekerja atau Buruh yang mengalami PHK berhak memperoleh manfaat JKP berupa:

Uang tunai sebesar 45% upah di bulan ke-1 s.d. ke-3; kemudian 25% upah di bulan ke-4 s.d ke-6*. (*Atas upah yang didaftarkan ke BPJS Ketenagakerjaan)

Akses informasi pasar kerja dan/atau bimbingan jabatan.

Pelatihan kompetensi kerja melalui lembaga pelatihan milik pemerintah, swasta, maupun perusahaan.

Dengan skema baru yang diatur dalam PP Nomor 37/2021 dan Permenaker Nomor 2/2022, manfaat yang diterima pekerja akan lebih besar. Sebagai contoh, pekerja dengan masa kerja dua tahun dan penghasilan Rp5.000.000, dalam skema baru dapat menerima manfaat JKP hingga Rp10.500.000, sementara jika menggunakan skema yang diatur dalam Permenaker Nomor 19/2015, manfaat yang diterima pekerja hanya sebesar Rp7.190.000.

Selain itu, untuk memperolah manfaat Pinjaman Uang Muka Perumahan (PUMP) peserta JHT juga diberikan pinjaman hingga Rp150 juta dan besaran KPR paling banyak sebesar Rp500 juta. Besaran manfaat PUMP dan KPR dituangkan dalam perjanjian Kerjasama antara Bank Penyalur dengan BPJS Ketenagakerjaan (Pasal 4 Permenaker Nomor 17/2021 tentang Tata Cara Pemberian, Persyaratan, dan Jenis Manfaat Layanan Tambahan Dalam Program Jaminan Hari Tua).

Selain kebijakan di atas, Pemerintah juga memberikan perlindungan sosial bagi pekerja informal yaitu melalui Kartu Prakerja. Manfaat yang diberikan berupa bantuan biaya pelatihan untuk pengembangan kompetensi kerja meliputi Skilling, Upskilling dan Reskilling, serta Kewirausahaan.

Total besaran bantuan yang diberikan adalah sebesar Rp3.550.000, yang terdiri dari (i) Pelatihan Rp1 juta; (ii) Insentif Pasca Pelatihan Rp2,4 juta (Rp600 ribu x 4); (iii) Insentif Survei Rp150 ribu (Rp50 ribu x 3 kali).

“Pemerintah akan mengintensifkan sosialisasi (JHT dan JKP) selama tiga bulan ke depan, dan akan dimulai hari ini. Selanjutnya, secara lebih teknis Menteri Ketenagakerjaan juga akan mensosialisasikan kebijakan ini,” tutup Menko Airlangga.

Turut hadir dalam Konferensi Pers tersebut yakni Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan, serta Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin. (rep/dep4/fsr/hls/advt/*)

Demokrat Desak Pemko Medan Realisaikan Program Sertifikasi Lahan Rumah Ibadah

MEDAN, SUMUTPOS.CO- Partai Demokrat mendesak Pemko Medan segera membuat program sertifikasi untuk rumah ibadah. Hal ini dimaksudkan untuk mengurangi atau menjadi solusi, ketika muncul sengketa kepemilikan tanah rumah ibadah.

Hal ini disampaikan Sekretaris DPC Partai Demokrat Kota Medan Parlindungan Sipahutar, saat bersilaturahim ke MUI Kota Medan, Senin (14/2/2022). Dalam silaturahim itu, turut hadir Ketua DPC Partai Demokrat Kota Medan Burhanuddin Sitepu dan unsur pengurus lainnya seperti Bendahara DPC Ishaq Abrar Mustafa Tarigan, Ketua BPOKK Deny Kurniawan, Ketua Bappilu Subanto, Sekretaris Bappilu Haris Ricardo Sipahutar, dan Balitbang Arifin Siregar. Sedangkan Ketua Ketua MUI Medan Dr Hasan Matsum MAg saat itu didampingi Wakil Ketua Umum MUI Medan Burhanuddin Damanik, dan Ketua Komisi Siyasah Syar’iah dan Kerjasama Antar Lembaga MUI Kota Medan Drs Pamonoran Siregar MpdI.

Menurut Parlindungan, sertifikasi tanah rumah ibadah sangat penting mengingat tingginya potensi konflik atas kepemilikan lahan yang didirikan untuk rumah ibadah. Karena saat ini, cukup banyak status tanah yang dijadikan rumah ibadah tidak jelas alas haknya sehingga berpotensi menimbulkan sengketa. “Potensi sengketa kepemilikan tanah rumah ibadah cukup tinggi, sehingga kita mendesak Pemko Medan segera membuat program sertifikasi tanah rumah ibadah ini,” ujarnya.

Ketua DPC Partai Demokrat Kota Medan, Burhanuddin Sitepu mengamini hal itu. Dia juga mendesak Wali Kota Medan Bobby Nasution bersama jajarannya segera merealisasikan program tersebut. Apalagi, ini juga sudah menjadi perhatian Presiden Joko Widodo dalam kegiatan Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) yakni sertifikasi tanah-tanah tempat peribadatan.

Bahkan, Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional telah mengeluarkan instruksi Nomor: 1/INS/II/2018 tentang Percepatan Pensertifikatan Tanah Tempat Peribadatan di Seluruh Indonesia agar memberikan kepastian hukum bagi harta benda wakaf. “Untuk itu kita mendesak Pemko Medan segera merealisasikan program sertifikasi tanah rumah ibadah ini. Ini akan menjadi fokus Fraksi Partai Demokrat di DPRD Kota Medan untuk terus mendorong program ini,” tegasnya.

Menyahuti hal ini, Ketua MUI Kota Medan Dr Hasan Matsum, mengaku sangat mendukung program sertifikasi tanah rumah ibadah di Kota Medan. Menurut Hasan, hal ini sangat penting untuk menyelamatkan rumah-rumah ibadah yang ada di Kota Medan dari konflik sengketa di kemudian hari. “Kita sangat mendukung, semoga apa yang menjadi fokus perhatian Partai Demokrat ini dapat segera direalisasikan Pemko Medan. MUI berharap, masjid-masjid di Kota Medan harus beres status tanahnya,” pungkasnya. (adz)