31 C
Medan
Thursday, January 29, 2026
Home Blog Page 2829

Kapoldasu Klaim di Tahun 2021 Berhasil Tuntaskan Kejahatan Sebesar 76 Persen

Pemaparan: Kapolda Sumut Irjen Pol RZ Panca Putra Simanjuntak saat melakukan pemaparan keberhasilan Polda Sumut mengungkap penyalahgunaan Narkotika, di di Aula Tribrata Mapolda Sumut, Kamis (30/12) sore. Sumut Pos/ Dwi.

SUMUTPOS.CO – Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Kapolda Sumut) Irjen Pol RZ Panca Putra Simanjuntak mengklaim di Tahun 2021, Polda Sumut berhasil mengungkap dan menyelesaikan perkara untuk berbagai jenis kejahatan sebesar 76 persen, dibandingkan Tahun 2020.

Pemaparan: Kapolda Sumut Irjen Pol RZ Panca Putra Simanjuntak saat melakukan pemaparan keberhasilan Polda Sumut mengungkap penyalahgunaan Narkotika, di di Aula Tribrata Mapolda Sumut, Kamis (30/12) sore. Sumut Pos/ Dwi.

Hal itu dikatakannya, saat memimpin Konferensi Pers Akhir Tahun 2021 Polda Sumut, di Aula Tribrata Mapolda Sumut, Kamis (30/12) sore.

“Beberapa kasus menonjol seperti kasus perampokan Toko Emas di Simpang Limun Medan, kasus penembakan wartawan di Simalungun, serta kasus-kasus atensi masyarakat lainnya yang berhasil dituntaskan berkat kerja keras serta dukungan masyarakat dan rekan-rekan media,” ujarnya.

Turut hadir, Pangdam I/BB Mayjen TNI Hassanudin, Forkopimda Sumut, Wakapolda Sumut Brigjen Pol Dadang Hartanto, Irwasda Polda Sumut, PJU Polda Sumut dan sejumlah wartawan di Medan.

Selain itu, lanjutnya, penanganan kasus Narkotika pada Tahun 2021 mengalami peningkatan dibanding Tahun 2020, di mana Polda Sumut berhasil menuntaskan 6.098 kasus dengan 7.708 tersangka yang berhasil diamankan.

Kemudian, sambung Panca, Ditresnarkoba Polda Sumut juga melakukan pendekatan Restorative Justice, diberikan kepada 520 tersangka yang direhabilitasi atas 186 kasus.

“Sama-sama kita berantas permasalahan Narkotika, tidak ada tempat bagi para pelaku kejahatan tersebut. Saya minta rekan-rekan media bantu edukasi masyarakat tentang bahaya penyalahgunaan Narkotika agar jangan sampai lebih banyak generasi muda yang menjadi korban,” pintanya.

Panca juga menjelaskan terkait penanggulangan Covid-19, bahwa saat ini Jumlah masyarakat yang terkonfirmasi Covid-19 mengalami penurunan drastis, namun masyarakat tidak boleh lengah karena virus mematikan tersebut masih ada.

Saat ini, imbuhnya, untuk pencapaian vaksinasi di wilayah Sumut sudah mencapai target, yaitu 75,35 persen, namun masih ada empat kabupaten yang harus mengejar capaian vaksinasi diatas 70 persen, yakni Labuhanbatu Selatan (Labusel), Niasutara, Niasbarat dan Deliserdang.

“Harus bersama-sama bergandengan tangan mencegah penyebaran Covid-19. Saat ini seluruh wilayah Sumut masuk dalam Level PPKM 1 dan 2. Penentuan level ini selain dari jumlah masyarakat juga dari terkonfirmasi pencapaian vaksinasinya,” ungkapnya.

Lalu, paparnya, memasuki pergantian Tahun 2022, ada sembilan lokasi di Medan yang menjadi perhatian khusus, yaitu Lapangan Merdeka, Kampung Madras, Istana Maimun, Petronas, Cemara Asri, Komplek MMTC Pancing, Citraland, Komplek Johor J-City dan Ringroad.

“Kita akan batasi pergerakan masyarakat di sembilan lokasi tersebut. Mulai pukul 19.30 WIB, Polrestabes Medan didukung unsur TNI akan menerapkan sistem ring di daerah yang menjadi atensi. Tidak perlu merayakan pesta kembang api dan tidak ada kerumunan. Semua harus mematuhi protokol kesehatan (Prokes),” bebernya.

Kemudian, terang Panca lagi, Polri didukung TNI dan stakeholder terkait akan melakukan langkah-langkah, yakni dengan mengimbau masyarakat untuk tidak berpergian pada malam Tahun Baru di tengah pandemi Covid-19 ini, apalagi muncul varian baru virus Omicron yang semakin ramai di tengah masyarakat. “Kita harus sama-sama mewaspadainya,” tandasnya sembari menyampaikan ucapan terima kasih atas pelaksanaan pemilihan kepala desa di tujuh kabupaten/kota di Sumut yang terlaksana dengan aman, damai dan kondusif.

Dari amatan, usai memimpin Konferensi Pers Akhir Tahun 2021 Polda Sumut, Panca bersama Pangdam I/BB Mayjen TNI Hassanudin, Forkopimda Sumut, Wakapolda Sumut Brigjen Pol Dadang Hartanto, Irwasda Polda Sumut, PJU Polda Sumut, dengan disaksikan sejumlah wartawan melaksanakan pemusnahan barang bukti Narkotika dengan cara dibakar dan direbus, di depan Aula Tribrata Mapolda Sumut. (Dwi)

Kolaborasi IndiHome dan CXO Media, Suguhkan Program K-Pop untuk Milenial

DIABADIKAN: Direktur Consumer Service Telkom Venusiana, Vice President Marketing Management Telkom E. Kurniawan, CEO CXO Media, Putri Tanjung, Business Director Detik Network Agustina Sembiring, dan Executive General Manager Telkom Divisi TV Video Anak, Agung Gede Mayun Wirayuda diabadikan usai penandatanganan MoU CXO Media & IndiHome di Jakarta, Rabu (29/12/2021). ISTIMEWA

JAKARTA, SUMUTPOS.CO —IndiHome sebagai layanan fixed broadband unggulan milik PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) resmi menjalin kerjasama dan berkolaborasi dengan CXO Media, sebuah penyedia konten kreatif milenial.

DIABADIKAN: Direktur Consumer Service Telkom Venusiana, Vice President Marketing Management Telkom E. Kurniawan, CEO CXO Media, Putri Tanjung, Business Director Detik Network Agustina Sembiring, dan Executive General Manager Telkom Divisi TV Video Anak, Agung Gede Mayun Wirayuda diabadikan usai penandatanganan MoU CXO Media & IndiHome di Jakarta, Rabu (29/12/2021). ISTIMEWA

Kolaborasi ini ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding) oleh E Kurniawan selaku Vice President Marketing Management Telkom dan Putri Tanjung selaku CEO CXO Media di Jakarta, Rabu (29/12/2021).

“IndiHome sebagai internetnya Indonesia sangat antusias bekerjasama dan berkolaborasi dengan CXO Media dalam menyediakan beragam program dan konten menarik spesial untuk generasi muda Indonesia, salah satunya yaitu program K-Pop,” kata Kurniawan.

Dengan adanya kolaborasi ini, IndiHome dan CXO Media juga akan menyediakan beragam program dan konten talkshow, konser dan lain sebagainya.

“IndiHome berkomitmen akan selalu memberikan layanan dan hiburan digital berkualitas demi memberikan pengalaman digital terbaik bagi pelanggan sehingga masyarakat dapat beraktivitas tanpa batas,” pungkas Kurniawan.

Putri Tanjung mengungkapkan, sebagai media yang berfokus kepada generasi muda dengan memberikan experience lebih, CXO sangat senang untuk berkolaborasi dengan IndiHome dalam menyediakan beragam konten dan aktivitas menarik untuk generasi muda Indonesia. (rel/prn)

Deklarasi Relawan Erick Thohir, The ETeam Siap Berkiprah di Sumut

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Di masa kini, anak milenial Indonesia terus berkiprah menunjukkan sepak terjangnya dalam berkarya. Oleh karena itu The ETeam yang dimotori anak-anak muda di Sumatera Utara (Sumut) mendeklarasikan diri sebagai relawan Menteri BUMN Erick Thohir, di The Coffee Kedan, Jalan Sei Galang, Merdeka, Medan Baru, Kamis (30/12).

“Hal ini bertujuan, menginisiasi wadah atau komunitas milenial di Sumut, dengan salah satu programnya yang dapat menyentuh aspirasi dan kebutuhan milenal serta masyarakat, yakni pelatihan barista pada Januari 2022. Dan ini menjadi program jangka pendek kita,” ujar Direktur Eksekutif The ETeam Sumut, Pemiga Orba Yusra didampingi Ketua Dewan Pembina The ETeam, Andhi Satria kepada sejumlah wartawan yang hadir.

Dia menyebutkan, jumlah relawan The ETeam sudah mencapai ratusan orang yang tersebar di sejumlah kabupaten/ kota di Sumut. Pemiga optimis dapat menyentuh di angka ribuan orang.

Menurutnya, relawan ini dibentuk atas keresahan dan keinginan anak muda atau kaum milenial untuk mengisi perubahan di Indonesia. Harapan anak muda tersebut, lanjutnya, dinilai ada pada sosok Erick Thohir yang selama ini punya keberpihakan kepada kaum milenial.

“Pak Erick Thohir telah menunjukkan keberpihakannya kepada kaum muda, terlihat dari beberapa direksi di perusahaan dibawah BUMN, masih tergolong kategori anak muda,” ungkapnya.

Pemiga menambahkan, semangat kaum milenial terdorong oleh prediksi yang menyebut kepemimpinan Indonesia akan lahir dari generasi enterpreneur. Prediksi tersebut, terangnya, sudah terlihat dari sosok Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang saat ini sukses memimpin Indonesia.

“Oleh sebab itu kami yakin bahwa dengan kepemimpinan Bapak Erick Thohir, akan membawa Indonesia lebih maju,” tegasnya.

Dikatakannya, Relawan Erick Thohir The ETeam akan mengajak kaum milenial untuk menyatukan visi menyongsong Indonesia di hari depan. ETeam selanjutnya tidak hanya mengumpulkan anak muda, lebih jauh akan mendorong potensi dan kreativitas setiap anak muda di Sumut.

“Kami memulai focal pointnya dari milenial. Milenial adalah subjek dan objek, sebagai agen dan pelaku. Pelaku dalam artian mereka akan menjadi agen perubahan untuk program kita di masyarakat. Tapi selain itu, kami melihat ‘women’, kaum perempuan menjadi salah satu yang akan kita sentuh. Jadi tidak hanya milenial tapi seluruh unsur masyarakat,” ungkapnya.

Selain itu, sambung Pemiga, untuk Sumut saat ini, The ETeam telah terbentuk di 10 chapter, yakni ada di Tabagsel (Tapanuli bagian selatan), Asahan, Tanjungbalai, Batubara, Simalungun-Siantar dan Medan-Deliserdang-Langkat.

Disinggung terkait dukungan kepada Erick Thohir sebagai calon presiden 2024, Pemiga menjelaskan, meski relawan ini berangkat dari dorongan memperjuangkan kaum milenial, dia tak menampik bahwa tim nya akan siap memenangkan Erick Thohir jika maju sebagai calon presiden di Pemilu 2024 mendatang.

“Kami selalu mendorong agar pak Erick Thohir bisa menjadi pemimpin Nasional, meski gerakan ETeam bukan politik praktis, tapi kami siap memperjuangkan pak Erick,” tandasnya.

Sementara itu, Dewan Pembina The ETeam, Adhi Satria menambahkan, terkait pembentukan relawan tersebut telah disetujui oleh Erick Thohir.

“Sudah saya tanya kepada beliau, pak Erick mengatakan silahkan pak Adhi lanjutkan. Makanya kita mulai mengonsolidasikan kaum milenial di seluruh Indonesia,” katanya. (dwi)

NB: Teks Foto: Bersama: Direktur Eksekutif The ETeam Sumut, Pemiga Orba Yusra bersama Ketua Dewan Pembina The ETeam, Andhi Satria dan Relawan The ETeam Relawan Erick Thohir, di The Coffee Kedan, Jalan Sei Galang, Merdeka, Medan Baru, Kamis (30/12).  Sumut Pos/ Dwi

Akdemisi Sosial dari Unimed: Tidak Ada Konflik Antara Gubernur dan Khoiruddin Aritonang

SANTAI: Bahrul Khair Amal saat duduk santa

MEDAN, SUMUTPOS.CO- Kejadian pemberian tali asih bagi atlet berprestasi di Aula Teuku Rizal Nurdin pada Senin (24/12) lalu dan sempat viral bukanlah sebuah konflik. Kejadian tersebut hanyalah sebuah momen yang menunjukkan rasa kasih sayang antara sesama sesama manusia.

Menurut Akademisi dari Universitas Negeri Medan, Bahrul Khair Amal, dari berbagai video yang beredar di dunia Maya, menunjukkan keakraban antara Gubsu dan sang pelatih.

“Kejadian tersebut terjadi saat momen yang membahagiakan, yaitu pemberian tali asih untuk atlet berprestasi. Jadi, seharusnya semua bahagia. Nah, kalau kita mengurut ke belakang, momen tersebut hanyalah momen di mana Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi sebagai pelindung di KONI Sumut menyapa pelatih yang merupakan bagian dari KONI Sumut. Jadi, bisa dibilang seperti orangtua menegur anak,” ujarnya saat ditemui, Kamis (30/12).

Dijelaskan Dosen Fakutas Ilmu Sosial Unimed ini, melihat video yang beredar akan menimbulkan berbagai persepsi. Dan hal itu tidak disalahkan, karena setiap manusia memiliki hak berpendapat. Tetapi, sebagai warga negara, pendapat yang diberikan seharusnya tidak memihak atau yang dapat menimbulkan perpecahan.

“Pasti akan ada berbagai argumen. Jadi, seharusnya kita dalam menanggapi kejadian ini, semua pihak harus menahan diri. Karena Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi dan Pelatih Billiar, Khoiruddin Aritonang saat ini memiliki tanggungjawab masing-masing. Apalagi sebentar lagi PON 2024, dan Sumut-Aceh menjadi tuan rumah,” jelasnya.

Seperti diketahui, tahun 2024 mendatang, Sumatera Utara dan Aceh akan menjadi tuan rumah PON XXI. Keberhasilan Penyelenggaraan pekan olahraga tersebut akan sukses bila semua stakeholder saling mendukung. Nah, jadi jangan karena sebuah perlakuan membuat konsentrasi terpecah, sehingga melupakan target yang ingin dicapai.

Bahrul Khair Amal mengatakan Sumatera Utara dikenal sebagai provinsi yang memiliki keberagaman. Dan keberagaman tersebutlah menjadi daya tarik. Nah, begitu pula dengan kejadian di Aula Teuku Rizal Nurdin kemarin, menunjukkan betapa beragamnya warga di Sumut. Di mana, saat berkomunikasi latar belakang budaya dan sosial menjadi bagian dari hal tersebut.

“Oleh karena itu, tahan diri dan jangan memberikan komentar yang akhirnya dapat menimbulkan pertikaian. Ingat, kita satu tanah air, yang terdiri dari berbagai suku, bangsa, dan agama,” tambahnya.

Bahrul Khair Amal mengatakan saat ini yang dibutuhkan adalah solusi, bukan hanya sekadar memberikan komentar yang membuat panas telinga dan membuat emosi. Dan salah satu solusi yang ditawarkan adalah saling bertemu dan memberikan klarifikasi.

“Dan jangan jadikan ini menjadi ajang politik. Ini murni komunikasi dalam olahraga,” tutupnya. (ram)

Menko Airlangga: Di 2021, Dominasi Investor Domestik, Perkuat Fundamental Pasar Modal terhadap Risiko Eksternal

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Sepanjang 2021, perekonomian global dihadapkan pada berbagai tantangan seperti kenaikan harga energi, disrupsi supply chain, krisis Evergrande Tiongkok, serta risiko yang mempengaruhi arus modal Indonesia seperti tapering off The FED dan potensi kenaikan suku bunga acuan AS, serta lonjakan kasus aktif varian Delta di awal Triwulan III-2021.

“Pemerintahan di masing-masing negara merespon cepat untuk memitigasi risiko varian Delta dan berhasil menjaga optimisme hingga akhir tahun. Arus modal asing kembali masuk ke negara berkembang sehingga mendorong perbaikan indeks saham dunia di tahun ini. Pada saat bersamaan, aktivitas manufaktur global juga meningkat bahkan konsisten berada di level ekspansif untuk negara maju dan negara berkembang,” ungkap Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, dalam acara Penutupan Perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI) Tahun 2021, di Jakarta, Kamis (30/12).

Optimisme juga terlihat di Indonesia, dengan respon cepat Pemerintah dan seluruh stakeholders berhasil memitigasi dampak lonjakan varian Delta. Upaya ini juga telah menjaga tren penurunan kasus harian Covid-19 Indonesia di tengah kembali meningkatnya kasus harian global.

Pulihnya kepercayaan masyarakat dalam melakukan aktivitas ekonomi telah mendorong ekonomi untuk tetap tumbuh positif di Triwulan III-2021, yakni sebesar 3,51% (yoy). Hal tersebut meningkatkan demand yang juga mendorong peningkatan aktivitas manufaktur hingga berada di zona ekspansif pada level 53,9 pada November 2021.

Sementara itu, harga barang dan jasa secara umum rendah dan stabil, baik secara nasional dan spasial. Secara tahunan, inflasi November 2021 terjadi di 1,75% (yoy) dan 0,37% (mtm). Perkembangan tersebut didorong oleh peningkatan inflasi pada seluruh komponen yang menandakan mulai pulihnya aktivitas dan konsumsi masyarakat. Kinerja perbankan juga menunjukan perkembangan baik. Penyaluran kredit perbankan pada November 2021 tumbuh sebesar 4,82% (yoy) atau 4,17% (ytd).

Perbaikan di sektor riil ini juga didukung dengan perbaikan di sektor keuangan di mana Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) meningkat hingga mencapai level 6.500 menjelang akhir tahun ini. Sebelumnya pada 22 November 2021, pertumbuhan IHSG sempat menembus rekor baru yakni di level 6.723,39. Untuk return di pasar modal Indonesia juga bisa mencapai 10% (ytd). Seiring naiknya IHSG, nilai tukar rupiah juga terapresiasi kembali mendekati level pra pandemi.

“Perbaikan kinerja sektor keuangan juga didukung oleh strategi pendalaman pasar modal yang berjalan baik. Jumlah investor pasar modal telah meningkat signifikan menjadi 7,38 juta atau naik 90,32% dibandingkan 2020. Kinerja positif juga terlihat dari sisi peningkatan jumlah Initial Public Offering (IPO) yakni sebanyak 54 perusahaan baru melakukan IPO di 2021,” ujar Menko Airlangga.

Saat ini, porsi kepemilikan aset pasar modal Indonesia lebih di dominasi oleh investor domestik. “Kondisi ini telah memperkuat fundamental pasar modal kita terhadap risiko eksternal yang muncul sepanjang 2021. Porsi yang besar di sisi domestik ini turut berkontribusi dalam meredam taper tantrum yang telah terjadi di Semester II-2021,” lanjut Menko Airlangga.

Mayoritas investor pasar modal juga didominasi oleh penduduk dengan kategori usia di bawah 30 tahun. Kategori ini memiliki literasi keuangan dan digital yang relatif tinggi sehingga lebih cepat menyerap informasi baru di pasar modal.

Untuk menjaga daya beli masyarakat dan keberlangsungan dunia usaha, Pemerintah juga telah memberikan dukungan melalui berbagai stimulus fiskal. Pokok-pokok instrumen utama yang digunakan telah tercantum pada Program Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PC-PEN). Program ini tetap akan berlanjut di 2022 dengan alokasi anggaran sebesar Rp414 triliun yang terbagi untuk Klaster Kesehatan, Perlindungan Sosial, dan Dukungan Korporasi/Usaha.

Dalam rangka mendukung pengembangan pasar modal, tarif PPh Badan telah diturunkan menjadi sebesar 22% sepanjang tahun 2021. Selain itu, Pemerintah juga telah memberikan insentif tarif PPh Badan yang lebih rendah, yakni sebesar 19% bagi Wajib Pajak Badan dalam negeri yang berbentuk Perseroan Terbuka. Hal ini dilakukan untuk mendorong peningkatan jumlah IPO di pasar modal Indonesia.

Pemerintah juga terus berkomitmen untuk memperbaiki iklim investasi Indonesia, salah satunya melalui implementasi UU Cipta Kerja. “Selain itu, dalam sejarah Indonesia, kita akhirnya punya engineuntuk long term investment yaitu Indonesia Investment Authority (INA), yang akan bisa mulai kerja di 2022,” ucap Menko Airlangga.

Menko Airlangga menegaskan, pengendalian pandemi tetap menjadi kunci utama dalam mendorong pemulihan ekonomi tahun depan untuk berbagai sektor, termasuk di pasar modal. Ekspektasi investor akan pemulihan ekonomi telah tercermin di perkembangan pasar modal sepanjang 2021.

“Koordinasi dan sinergi antara Pemerintah dengan seluruh stakeholders perlu diperkuat dalam menjaga optimisme pelaku pasar di 2022. Semoga seluruh strategi yang telah kita lakukan bersama selama tahun ini dapat menjadi bekal untuk menghadapi tahun depan,” tutup Menko Airlangga. (rep/fsr/*)

Menjaga Momentum Pemulihan Ekonomi 2022, Menko Airlangga: Teruslah Berinovasi, Optimis, dan Kita akan Maju

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Perekonomian Indonesia diprediksi akan tumbuh di atas 5% pada Triwulan IV-2021 dan 3,7% sampai dengan 4.0% secara tahun penuh 2021. Prediksi tersebut diperkirakan akan tercapai karena berbagai indikator utama dalam perekonomian nasional telah menunjukkan perbaikan.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menjelaskan beberapa hal yang akan mewujudkan prediksi pertumbuhan ekonomi di akhir 2021 tersebut, dalam acara Indonesia Business Forum TV One, Selasa (29/12) malam. Melandainya kasus positif Covid-19 mendorong mobilitas masyarakat dan berpotensi meningkatkan sektor-sektor strategis seperti industri manufaktur dan perdagangan.

Selain itu, sektor lain yang mendukung pertumbuhan ekonomi yakni sektor jasa kesehatan dan kegiatan sosial karena semakin efektifnya penanganan Covid-19 dan meluasnya pelaksanaan vaksinasi, kemudian sektor informasi dan komunikasi akibat adaptasi kebiasaan baru yang membutuhkan koneksi internet, serta sektor pertambangan dan penggalian yang disebabkan tingginya permintaan ekspor dan penguatan harga komoditas.

Terkait pencapaian penerimaan perpajakan, tercatat sampai 26 Desember 2021 jumlah neto penerimaan pajak mencapai Rp1.231,87 triliun atau menembus 100,19% dari target yang diamanatkan dalam APBN sebesar Rp1.229,6 triliun. “Jadi dari sisi penerimaan aman dan dari segi Indeks Keyakinan Konsumen juga kami berharap akan naik lagi di Triwulan IV,” tutur Menko Airlangga.

Kinerja investasi di 2021 juga tergolong sangat baik dan menjadi salah satu penopang pertumbuhan. Realisasi investasi pada Triwulan III-21 telah mencapai Rp216,7 triliun atau meningkat sebesar 3,7% (yoy), yang terdiri atas PMA sebesar Rp103,2 triliun (47,6%) dan PMDN sebesar Rp113,5 triliun (52,4%). Sepanjang Triwulan I-III 2021, realisasi investasi telah mencapai Rp659,4 triliun atau 73,3% dari target realisasi investasi tahun ini sebesar Rp900 triliun.

“Ke depannya, kita harapkan Indonesia Investment Authority bisa bergerak karena Pemerintah sudah memberikan modal Rp30 triliun, sehingga tinggal realisasi proyek-proyek mana yang akan dibiayai. Kita juga mendorong berbagai Proyek Strategis Nasional yang hingga 2024 nilainya bisa mendekati Rp5.000 triliun,” tutur Menko Airlangga.

Membaiknya kondisi perekonomian tentu saja tak lepas dari sokongan Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) yang telah digulirkan sejak 2020. “Klaster Insentif Usaha dan Perlinsos menjadi klaster yang mencatatkan realisasi tertinggi. Misalnya PPh Pasal 25 dan pajak UMKM yang ditanggung Pemerintah, PPNBM, dan PPn yang ditanggung Pemerintah untuk properti. Ini semua mendorong perekonomian bergerak, dan menunjukkan komitmen serta keseriusan Pemerintah mendukung masyarakat menghadapi pandemi,” jelas Menko Airlangga.

Pertumbuhan ekonomi pada tahun 2022 ditargetkan dapat mencapai 5,2%. Target ini sejalan dengan proyeksi dari sejumlah lembaga internasional seperti IMF (5,9%), OECD (5,2%), dan World Bank (5,2%). “Proyeksi itu akan bisa dicapai dengan catatan kondisi kesehatan stabil, dan nilai ekspor naiknya besar karena harga komoditas juga sedang tinggi. Tapi momentum ini harus dilihat dalam 6 bulan pertama dulu untuk bisa memutuskan kebijakan selanjutnya,” kata Menko Airlangga.

Pertumbuhan ekonomi di tahun depan tetap akan bergantung pada keberhasilan pengendalian pandemi yang didukung kedisiplinan masyarakat melaksanakan protokol kesehatan, menjalankan vaksinasi, dan membatasi kerumunan, kemudian respon kebijakan ekonomi yang tepat dari sisi fiskal dan moneter serta penciptaan lapangan kerja dan kesiapan bertransformasi.

“Kalau dari APBN capaiannya maksimal, kemudian dari segi investasi sudah memenuhi target, juga dari konsumen dan sektor industri yang pulih, maka inilah empat engine yang membuat ekonomi kita bergerak. Kemudian, engine yang juga penting adalah digitalisasi, yang di 2020 valuasinya mencapai US$40 miliar, di 2021 loncat ke US$70 miliar, dan di 2025 akan naik lagi ke US$130 miliar. Transformasi digital harus didorong karena ini dijalankan oleh anak-anak muda kita yang menjadi backbone perekonomian ke depan,” ujar Menko Airlangga.

Di sisi lain, sejumlah risiko tetap harus diwaspadai agar tidak menganggu momentum pemulihan ekonomi ke depan. Risiko tersebut diantaranya kenaikan harga energi dan inflasi, disrupsi, krisis Evergrande di Tiongkok, dan normalisasi kebijakan moneter negara maju.

“Tahun 2021 adalah tahun yang berat, tetapi solusinya adalah inovasi dan optimisme. Jadi, bekal untuk 2022 adalah teruslah berinovasi, optimis, jadi kita akan maju. Jangan lupa prokes menjadi kunci, juga lakukan booster vaksin,” tutup Menko Airlangga. (rep/fsr/*)

Pemko Tebingtinggi melaksanakan Launching dan Penandatanganan Kesepakatan dengan Peserta Mall Pelayanan Publik

LOUNCHING: Wali Kota Tebingtinggi Umar Zunaidi Hasibuan bersama Asisten Deputi Koordinasi pelaksanaan, kebijakan dan evaluasi pelayanan publik wilayah 1 Kementrian Pan - RB, Jeffrey Erlan Muller, Direktur Fasilitas Promosi Daerah Kementrian Investasi BKPM RI Gatot Subyargo Wijayadi, Gubernur Sumut, diwakili oleh Staf Ahli Bidang Ekonomi, Keuangan, Pembangunan Agus Tripriyono menyaksikan lounching dan penandatangan dalam Mal Pelayanan Publik.

TEBINGTINGGI, SUMUTPOS.CO – Pemerintah Kota Tebingtinggi melaksanakan kegiatan lounching dan penandatangan kesepakatan dengan peserta Mall Pelayanan Publik yang saksikan oleh Wali Kota Tebingtinggi Umar Zunaidi Hasibuan, Asisten Deputi Koordinasi pelaksanaan, kebijakan dan evaluasi pelayanan publik wilayah 1 Kementrian Pan – RB, Jeffrey Erlan Muller, Direktur Fasilitas Promosi Daerah Kementrian Investasi/ BKPM RI Gatot Subyargo Wijayadi, Gubernur Sumut, diwakili oleh Staf Ahli Bidang Ekonomi, Keuangan, Pembangunan Agus Tripriyono, Bupati Asahan, diwakili oleh Sekda Kabupaten Asahan, Jhon Hardi Nasution, Direktur Utama PT. Bank Sumut, Rahmad Fadillah Pohan dan Forkompinda Kota Tebingtinggi di Gedung Balai Kartini Jalan Gunung Lauser Kecamatan Rambutan Kota Tebingtinggi, Kamis (30/12).

LOUNCHING: Wali Kota Tebingtinggi Umar Zunaidi Hasibuan bersama Asisten Deputi Koordinasi pelaksanaan, kebijakan dan evaluasi pelayanan publik wilayah 1 Kementrian Pan – RB, Jeffrey Erlan Muller, Direktur Fasilitas Promosi Daerah Kementrian Investasi BKPM RI Gatot Subyargo Wijayadi, Gubernur Sumut, diwakili oleh Staf Ahli Bidang Ekonomi, Keuangan, Pembangunan Agus Tripriyono menyaksikan lounching dan penandatangan dalam Mal Pelayanan Publik.

Ketua Tim Mal Pelayanan Publik (MPP), Sekdako Tebingtinggi, Mhd. Dimiyathi mengatakan dalam upaya mewujudkan peningkatan pelayanan publik diperlukan pengolahan secara terpadu dan terintegrasi antara pemerintah daerah dengan Kementerian, badan usaha milik negara dalam satu tempat berupa Mal Pelayanan Publik (MPP)

“Melalui keputusan menteri pendayagunaan aparatur negara dan Reformasi birokrasi bagaimana diubah dengan keputusan Menteri pendayagunaan aparatur negara dan Reformasi birokrasi nomor 42 tahun 2020. Untuk integrasikan pelayanan pelayanan ke dalam Mal Pelayanan Publik maka sesuai ketentuan dilakukan terlebih dahulu dengan penandatanganan kesepakatan bersama antara Pemerintah Kota Tebingtinggi dengan organisasi penyelenggara pelayanan,” bilangnya.

Perlu disampaikan, papar Muhamnad Dimiyathi, Mal Pelayanan Publik Kota Tebingtinggi mengintegrasikan pelayanan dari 40 organisasi penyelenggara pelayanan publik

Wali Kota Tebingtinggi Umar Zunaidi Hasibuan mengatakan bahwa kebulatan tekad untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat kota Tebingginggi yakni dengan memberikan layanan layanan yang selama ini diberikan di kantor masing-masing, tapi sejak hari ini layanan tersebut sudah berada ditempat ini

“Penandatanganan kesepakatan ini menjadi tanda diawalinya operasionalisasi yang terdapat 40 organisasi penyelenggaraan pelayanan yang bergabung dalam MPP ini. Diberikan kemudahan perizinan berusaha melalui OSS akan bersinergi dan berkolaborasi dengan kehadiran MPP,” jelasnya.

Direktur Fasilitas Promosi Daerah Kementrian Investasi BKPM RI Gatot Subyargo Wijayadi mengataka Mal Pelayanan Publik ini merupakan suatu bentuk inisiatif dari Bapak Wali Kota Tebingtinggi dalam memajukan Kota Tebingtinggi.

Bahwa berdasarkan rencana tata ruang pantauan yang kita lihat wilayah nasional Kota Tebingtinggi sebagai pusat kegiatan wilayah dengan posisi strategis. “Mal Pelayanan Publik juga dapat memberikan kemudahan, kecepatan, keterjangkauan, keamanan dan kenyamanan kepada masyarakat dalam mendapatkan pelayanan,” jelasnya. (ian)

Viral di Medsos Marah-marah di Toko Sepatu, Pelaku Minta Maaf dan Ternyata Bukan Istri Kajari Tebingtinggi

MINTA MAAF: Sempat viral di media sosial, Tri Penny Restuningtyas akhirnya meminta maaf dan mengaku bukan istri Kajari Tebingtinggi.

TEBINGTINGGI, SUMUTPOS.CO – Belakangan ini viral video dimedia sosial seorang ibu mengaku istri Kepala Kejaksaan Negeri Tebingtinggi yang sedang marah-marah didalam sebuah toko sepatu di Jalan Sudirman Tebingtinggi.

MINTA MAAF: Sempat viral di media sosial, Tri Penny Restuningtyas akhirnya meminta maaf dan mengaku bukan istri Kajari Tebingtinggi.

Identitas pelaku yang mengaku Istri Kajari Tebingtinggi itu akhirnya terungkap, setelah dilakukan klarifikasi oleh pihak Kejaksaan Negeri Tebingtinggi kepada yang bersangkutan dan di saksikan oleh pihak Kepolisian Tebingtinggi, Dinas Kominfo Tebingtinggi dan Pemilik Toko, Kamis (30/12/2021) di Kantor Kejaksaan Negeri Tebingtinggi.

Kasi Intel Kejari Tebingtinggi Fahmi Djalil menjelaskan, pelaku ternyata bernama Tri Penny Restuningtyas (44) warga Jalan Pulau Sumatera Lingkungan III Kota Tebingtinggi dan bukan istri Kajari Tebingtinggi.

Kasi Intel Fahmi menjelaskan, Tri Penny Restuningtyas telah meminta maaf atas ucapan dan sikapnya yang mengaku sebagai Isteri Kepala Kejaksaan Negeri Tebingtinggi. Padahal sebenarnya yang bersangkutan bukan isteri Kepala Kejaksaan Negeri Tebingtinggi, bahkan yang bersangkutan tidak mengenal Kepala Kejaksaan Negeri Tebingtinggi. “Atas perbuatannya yang bersangkutan berjanji tidak akan mengulangi,” ucap Kasi Intel Fahmi Djalil.

Dalam video permintaan maaf, pelaku Tri Penny Restuningtyas meminta maaf yang sebesar-besarnya kepada Kajari Tebingtinggi beserta Ibu Kajari, karena dalam video viral di Facebook karena telah mengaku sebagai istri Kajari Tebingtinggi.

Dalam video permintaan maaf tersebut Tri Penny Restuningtyas mengaku tidak mengenal Kajari Tebingtinggi, dan mengaku tidak akan mengulangi kesalahan yang sama. Apabila mengulangi kesalahan yang sama, pelaku Tri Penny Restuningtyas bersedia diproses secara hukum yang berlaku.

Sebelumnya viral video di Facebook seorang wanita berpakaian daster di Kota Tebingtinggi marah-marah di sebuah toko sepatu. Dalam video berdurasi 9.45 menit itu, wanita tersebut mengaku sebagai istri Kajari Tebingtinggi.

Dalam video viral itu terlihat wanita tersebut sedang ribut dengan pegawai toko sepatu dan dihadapan pegawai toko wanita itu mengaku sebagai istri Kajari Tebingtinggi. (ian)

Refleksi Akhir Tahun 2021 Disdukcapil Kota Medan, Pelayanan Online Sistem Kian Diminati Masyarakat dan Warga Medan Sadar Adminduk di 2022

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Berbagai terobosan telah dilakukan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Medan di sepanjang Tahun 2021. Dari sekian banyak terobosan, penerapan dan peningkatan pelayanan kepengurusan administrasi kependudukan (adminduk) secara daring atau online sistem merupakan terobosan yang paling diminati dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat banyak.

Pasalnya, dengan layanan kepengurusan adminduk secara online, masyarakat tidak lagi harus datang ke kantor Disdukcapil atau kantor Kecamatan terdekat untuk mengurus dokumen-dokumen kependudukan yang dibutuhkannya. Akan tetapi, masyarakat dapat mengurus dokumen kependudukannya lewat layanan sibisa.pemkomedan.co.id kapan saja dan dimana saja.

Selain memudahkan masyarakat, layanan online sistem juga terbukti dapat menekan praktik-praktik jasa perantara atau calo kepengurusan dokumen kependudukan secara signifikan. Sebab, online sistem juga terbukti dapat mengurangi volume tatap muka antara pengurus dokumen dan para pegawai di Disdukcapil Medan.

“Sepanjang tahun 2021 layanan online sistem sangat diminati dan terbukti sangat membantu masyarakat dalam kepengurusan dokumen kependudukannya. Dan Alhamdulillah, pelayanan daring SIBISA juga berhasil membawa Pemko Medan meraih penghargaan Smart Governance,” ucap Plt Kadisdukcapil Kota Medan, Dr Drs Zulkarnain kepada Sumut Pos, Kamis (30/12) terkait Refleksi Akhir Tahun 2021.

Atas kerjasama semua pihak, sambung Zulkarnain, di tahun 2021 Disdukcapil Kota Medan juga telah berhasil meraih Sertifikat ISO 9001 : Manajemen Mutu, Sertifikat ISO 27001 : Security System, dan Sertifikat ISO 37001 : Anti Penyuapan.

“Kit berharap, capaian ini dapat dipertahankan bahkan ditingkatkan di tahun 2022 mendatang,” ujarnya.

Dijelaskan Zulkarnain, dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan administrasi kependudukan (adminduk) yang cepat, mudah, sederhana dan pasti, melalui Perwal No. 58/2021 Tentang Petunjuk Pelaksanaan Perda No. 3/2021 Tentang Penyelenggaraan Adminduk, maka mulai 3 Januari 2022 mendatang, Disdukcapil Medan telah menetapkan bajwa berbagai denda administrasi yang selama ini masih diberlakukan untuk pengurusan yang terlambat, seperti pengurusan akta kelahiran (Rp10.000), akta kematian (Rp5000), akta perkawinan (Rp30.000) dan lain-lain, dinyatakan tidak lagi dipungut alias denda Rp0.

“Hal ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat untuk memiliki seluruh dokumen kependudukan yang ditetapkan. Tidak ada lagi beban biaya yang harus dipikul oleh masyarakat, sehingga dapat memberatkan masyarakat,” jelas Zul.

Sebagai kebijakan lain terkait hal itu, terang Zulkarnain, Disdukcapil Medan akan melakukan pengadaan sarana pelayanan adminduk berupa kenderaan roda dua pelayanan keliling adminduk kepada 21
kecamatan, sehingga petugas pelayanan kecamatan bisa lebih responsif dalam melakukan layanan kepengurusan adminduk dengan cara ‘menjemput bola’ secara berkelanjutan.

“Petugas Disdukcapil akan ‘door to door’ untuk keluarga-keluarga yang karena keterbatasan tidak bisa datang langsung sekaligus melakukan sosialisasi,” terang Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Medan itu.

Zul menambahkan, Disdukcapil Kota Medan juga akan segera membuka pelayanan adminduk di kelurahan-kelurahan. Guna meningkatkan akses masyarakat untuk mendapatkan pelayanan adminduk, di tahap awal, pihaknya akan membuka layanan Adminduk pada 40 kelurahan. Dengan begitu, masyarakat cukup datang ke kelurahan untuk mengurus dokumen adminduknya.

“Yang paling pokok, ke depan adalah menjaga integritas petugas pelayanan, yakni jangan melakukan pungli,” tambah Zul seraya menyebutkan bahwa tema Pelayanan Publik Disdukcapil Kota Medan di tahun 2022 adalah Dukcapil Digital.

Zul juga mengungkapkan, mulai 3 Januari 2022, Disdukcapil Kota Medan akan membuka jam pelayanan tambahan di Kantor Disdukcapil Kota Medan hingga pukul 20.00 Wib.

“Tujuannya agar masyarakat yang pulang kerja sore, masih bisa mengurus kebutuhan dokumen kependudukannya ketika pulang kerja, sebelum pulang ke rumah,” ungkapnya.

Sasarannya, agar pemanfaatan pelayanan daring/online dapat lebih luas dirasakan masyarakat tanpa perlu tatap muka. Saat ini, sarana dan prasarana pelayanan daring juga dinilai sudah baik tanpa hambatan yang berarti.

Untuk memperkuat sistem pengendalian manajemen, Disdukcapil Medan juga sudah mulai menerapkan pemberian tanda terima secara elektronik. Dimana setiap pendaftaran adminduk oleh pemohon, langsung masuk ke data center pimpinan, sehingga secara langsung dapat diminitor proses penyelesaiannya secara tepat waktu

Selain itu, Disdukcapil Medan juga sudah mencanangkan kawasan Zona Integriras (ZI) menuju WBK dan WBBM. “Jadi sasaran Disdukcapil di tahun 2022 adalah Medan Sadar Adminduk 2022,” ungkapnya.

Disamping itu, imbuh Zulkarnain, kerjasama pemanfaatan data dengan berbagai OPD (organisasi perangkat daerah) dan lembaga pelayanan publik lainnya, juga terus diperluas, sehingga dapat dimanfaatkan untuk validasi/ferifikasi data penduduk berbasis individu.

“Sehingga sangat berguna mendukung program-program pelayanan publik lainnya, seperti vaksinasi Covid-19, program subsidi sosial, dan lain-lainnya,” pungkasnya.(map)

Nutrafor CHOL, Suplemen Herbal dengan Pengolahan Modern dan Uji Klinik

Nutrafor CHOL.(ist).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Pemanfaatan obat herbal sebagai obat alternatif atau obat komplementer masih menjadi primadona khususnya bagi masyarakat Indonesia. Secara umum ada dua proses pengolahan obat herbal yaitu pengolahan tradisional dan modern.

Nutrafor CHOL.(ist).

Pengolahan tradisional dimulai melalui proses pembuatan yang sederhana dengan ditumbuk, digiling, dan direbus, kemudian hasil olahan langsung dikemas dan digunakan, pembuktian khasiat dan keamanannya berdasarkan pengetahuan tradisional atau turun temurun.

Sementara, pengolahan modern melalui prosedur yang lebih ilmiah dengan cara memahami tempat kerja obat sehingga dapat dipahami interaksi obat dengan reseptornya. Penemuan dengan cara ini biasanya dapat menjelaskan bagaimana mekanisme efek terapi dan efek samping dari obat tersebut.

Sebenarnya kedua cara pengolahan tersebut memerlukan metode pembuktian yang dapat dipercaya dan memiliki nilai secara ilmiah. Metode yang sudah disepakati dan telah ditetapkan dengan peraturan dari BPOM saat ini adalah metode uji klinik.

Uji klinik adalah suatu usaha untuk memastikan efektivitas, keamanan dan gambaran efek samping yang sering timbul pada manusia akibat pemberian suatu obat. Seperti halnya Nutrafor CHOL suplemen herbal yang diproduksi oleh PT. Novell Pharmaceutical Laboratories dengan proses pengolahan modern dan sudah melalui uji klinik tahap tiga yang dilakukan oleh PT. Clinisindo Laboratories.

Salah satu tim investigator PT. Clinisindo Laboratories, Budi Prasaja S.Si, Apt., M.M mengatakan bahwa tujuan dari penelitian ini adalah untuk memverifikasi kemanjuran dan keamanan kombinasi dalam Nutrafor CHOL yang mengandung ragi beras merah (Red Yeast Rice), guggulipid dan chromium picolinate sebagai suplemen herbal guna menjaga kadar kolesterol pada subjek dengan riwayat dislipidemia dalam rangkaian pengobatan dan diet yang sehat.

Sebanyak delapan puluh subjek mengikuti penelitian ini yang secara acak ditugaskan untuk menjalani delapan minggu pengobatan setelah menyelesaikan empat minggu periode run-in.

“Selama masa pengobatan, setiap subjek menerima Nutrafor CHOL atau plasebo, dua kapsul setelah makan di sore hari dan dua kapsul setelah makan di malam hari selama 8 minggu. Berdasarkan penelitian sebelumnya, masa pengobatan selama delapan minggu cukup untuk mengevaluasi efikasi dan keamanan Nutrafor CHOL,” sebut Budi dalam keterangan tertulis, Kamis (30/12).

Budi mengatakan subjek merupakan penduduk Indonesia berdasarkan inklusi dan eksklusi kriteria sebagaimana tercantum dalam protokol penelitian. Kriteria tersebut berupa pria dan wanita berusia 18-65 tahun dengan riwayat dislipidemia, sudah melalui pemeriksaan fisik dan riwayat medis bersama dengan data tes laboratorium dan Hasil EKG dalam Case Report Form (CRF) yang memiliki kadar TC 200-239 mg/dL dan kadar kolesterol LDL 100-159 mg/dL.

“Subjek menerapkan pola makan sehat dan aktivitas fisik yang baik (didapat dari mempertanyakan subjek), memiliki nilai hematologi yang normal, meliputi: hemoglobin, hematocrit, erythrocyte, leukocyte, mean corpuscular (MC) values, leukocyte differential, platelets count and erythrocyte sedimentation rate (ESR), dan lain-lain,” jelasnya.

Subjek secara acak dibagi ke dalam dua kelompok untuk menerima baik Nutrafor CHOL atau plasebo, kemudian produk investigasi dikonsumsi setiap dua minggu selama dua hari dengan jumlah 2×2 kapsul perhari, jadi total produk investigasi yang dikonsumsi subjek selama penelitian sebanyak 64 kapsul.

Semua subjek diharuskan mengunjungi lokasi penelitian setiap dua minggu selama kurang lebih dua hari untuk diperiksa kepatuhan mereka dalam pengambilan produk, kemudian dilakukan peninjauan rutin terhadap tanda vital subjek dan mencatat setiap kemungkinan efek samping agar tidak ada yang terlewat.

“Dari penelitian ini didapatkan hasil Nutrafor CHOL dengan kandungan Red Yeast Rice, guggulipid dan chromium picolinate dapat meningkatkan secara signifikan profil lipid sehingga mampu menurunkan kadar kolesterol total sebesar 14,2% dan kolesterol LDL 15,4% dengan spesifikasi kolesterol total menurun sebanyak 33,2 mg/dL dan konsentrasi LDL menurun 28,3 mg/dL. Hasil uji klinik menunjukkan bahwa Nutrafor CHOL mampu berkontribusi untuk menurunkan dan menjaga kadar kolesterol sehat di dalam tubuh diiringi dengan diet seimbang dan aktivitas fisik yang baik,” tambah salah satu tim investigator PT. Clinisindo Laboratories, Budi Prasaja S.Si, Apt., M.M

Product Manager Nutrafor CHOL, R. Bagus Arigunanto menjelaskan bahwa Nutrafor CHOL sudah melakukan uji klinik sebanyak dua kali sebelumnya dengan instansi yang berbeda untuk membuktikan keefektifan khasiat Nutrafor CHOL dan keamanannya dalam penggunaan jangka panjang.

Dari hasil uji klinik yang sudah dilakukan sebanyak tiga kali suplemen herbal Nutrafor CHOL terbukti mampu menurunkan dan menjaga kadar kolesterol serta memiliki khasiat sama seperti obat penurun kolesterol golongan statin. Setelah melakukan uji klinik tahap III ini, Nurafor CHOL hadir di tengah masyarakat Indonesia dengan mengantongi izin dari BPOM karena telah teruji secara klinis dari segi khasiat dan keamanannya.

“Obat herbal meskipun terbuat dari bahan alami tetap harus menjalani uji klinik untuk memastikan keefektifan dan khasiat dari obat tersebut. Selain itu, uji klinik juga akan menunjukan efek samping obat terhadap tubuh terlebih pada organ hati dan liver dalam penggunaan jangka panjang agar dapat menentukan dosis obat yang tepat, dan mengetahui interaksi obat. Oleh karena itu, pilihlah produk herbal yang sudah teruji secara klinis khasiat dan keamanannya seperti Nutrafor CHOL,” tandas Dokter Herbal Medik, dr. Rianti Maharani M.Si,.(gus)