25 C
Medan
Thursday, January 29, 2026
Home Blog Page 2841

Indonesia vs Singapura: Wajib Menang

ALL OUT: Witan Sulaiman dkk dituntut all out menghadapi Singapura di leg 2 semifinal Piala AFF 2021, Sabtu (25/12) malam.

SUMUTPOS.CO – LEG 2 semifinal Piala AFF 2021 antara Timnas Indonesia vs Singapura yang digelar Sabtu (25/12) malam, berpotensi berjalan ketat. Pasalnya, kedua tim wajib menang jika ingin lolos ke partai puncak Piala AFF 2021.

ALL OUT: Witan Sulaiman dkk dituntut all out menghadapi Singapura di leg 2 semifinal Piala AFF 2021, Sabtu (25/12) malam.

Berdasarkan aturan terbaru AFF Cup menyebutkan, aturan gol kandang-tandang tidak diberlakukan pada edisi kali ini. Hal itu sesuai dengan Regulasi terbaru AFF Cup 2021 Poin 15.3.1 yang menyebut “Jika tak ada pemenang pada akhir waktu normal leg kedua semifinal, lanjut ke extra time yang dimainkan dua babak masing-masing 15 menit. Peraturan gol tandang tidak digunakan pada turnamen terpusat saat ini.”

Merujuk sumber yang sama, jika masih tercipta skor imbang setelah extra time, maka pemenang akan ditentukan lewat adu tendangan penalti. Shin Tae-yong masih punya banyak pekerjaan jelang pertemuan kedua babak semifinal. Ia wajib memperbaiki mental bermain skuad Garuda, terlebih ketika mereka dalam posisi unggul.

Para pemain Timnas Indonesia justru menurunkan tempo dan cenderung kurang fokus. Hal itu bisa dilihat di sepanjang gelaran Piala AFF 2021 sejak babak penyisihan grup. Secara total 4 dari 5 gol yang bersarang ke gawang Indonesia, tercipta saat situasi skor sedang unggul.

Padahal dalam laga sebelumnya, ketika berjumpa Malaysia di pertandingan pemungkas fase grup, skuad Indonesia bisa tampil menawan. Meski sempat tertinggal 0-1 lebih dulu, Garuda mampu bangkit dan membalikkan keadaan lewat skor telak 4-1.

Timnas Indonesia juga wajib meningkatkan disiplin para pemainnya. Pasalnya dalam laga leg 1, timnas kerap kecolongan lewat umpan terobosan yang dilepaskan para gelandang The Lions. Beruntung saat itu pemain Singapura tidak memiliki penyelesaian akhir yang baik.

Dalam laga ini, Shin Tae-yong kemungkinan masih mempertahankan pola 4-1-4-1. Komposisi 4 pemain belakang yang diisi: Asnawi Mangkualam, Fachrudin Aryanto, Elkan Baggott, dan Pratama Arhan kemungkinan turun sejak menit pertama. Dan patut diingat, bahwa pada leg 2 nanti, Timnas Indonesia punya senjata andalan dalam diri Egy Maulana. Ia bisa turun sejak awal, atau sebagai pemain pengganti.

Di sisi lain, kubu Singapura kemungkinan besar tetap mengandalkan skuad terbaik mereka seperti halnya laga leg pertama. The Lions bisa menggunakan komposisi 3 penyerang, mengingat saat leg pertama terlihat pemain Indonesia cukup kesulitan mengantisipasi umpan terobosan. (bbs)

Menko Marves Resmikan Pembangunan TSTH2 Humbahas, Gubsu: Hutan Lestari, Masyarakat Sejahtera

BATU PERTAMA: Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan meletakkan batu pertama pembangunan TSTH2 di Desa Huta Nauli.

HUMBAHAS, SUMUTPOS.CO – Menteri Koordinator Maritim dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan menyambut baik pembangunan Taman Sains Teknologi Herbal dan Hortikultura (TSTH2) di Desa Huta Nauli, Kecamatan Pollung, Kabupaten Humbanghasundutan (Humbahas) seluas 15 Ha. Pemanfaatan kawasan hutan tersebut pun menjadi catatan bagi Gubernur Sumut Edy Rahmayadi yang menekankan kesejahteraan rakyat.

BATU PERTAMA: Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan meletakkan batu pertama pembangunan TSTH2 di Desa Huta Nauli.

Hal tersebut disampaikan Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan pada Peletakan batu pertama sekaligus penandatanganan Prasasti Pembangunan TSTH2 bersama Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin dan Gubernur Sumut serta sejumlah Wakil Menteri, Kamis (23/12). Turut hadir Direktur PLN Regional Sumatera Kalimantan, Adi Lumakso, dan jajaran Management PLN UIW Sumatera Utara. Turut mendampingi Bupati Humbahas Dosmar Banjarnahor dan Wakil Bupati Humbahas  Oloan Nababan.

Luhut menyebutkan, pembangunan TSTH2 tersebut tidak akan terlaksana tanpa kerja sama dari semua pihak terkait, yakni pemerintah pusat, provinsi, kabupaten, pihak swasta, lembaga pendidikan/penelitian, serta yang utama dukungan masyarakat khususnya pemangku adat setempat. “Sekali lagi, ini bukan kerja satu orang, tetapi kerja tim. Kalau kita bekerja tim, mudah-mudahan hasilnya akan baik. Jadi jangan pernah anda menjadi striker semua, tetapi ada peran masing-masing,” kata Luhut.

Dirinya pun berterima kasih kepada pemerintah daerah serta TNI/Polri yang turut membantu terlaksananya rencana pengembangan kawasan hutan dengan tujuan khusus ini.  “Secara khusus kami sampaikan kepada pihak (kerja sama) yang akan membangun ini, harus bekerja dengan baik. Karena nanti peneliti kita dan juga dari luar akan datang kemari. Apalagi ada Institut Teknologi Del yang bisa mendorong untuk penelitian di sini. Jadi fasilitas di sini harus bagus,” jelasnya.

Begitu juga dengan pemuka adat dan agama di daerah tersebut, kata Luhut, diharapkan dapat membantu menyosialisasikan bahwa TSTH2 serta pemanfaatan kawasan hutan bisa bermanfaat bagi masyarakat. Mengingat tanahnya digunakan untuk kepentingan rakyat.

 ”Bagi masyarakat yang bertani, akan kita bantu dengan infrastruktur dan bibit juga. Kalau sudah berjalan, harus menghasilan sendiri. Sekali lagi kita doakan supaya bagus,” pungkasnya.

Sementara Gubernur Sumut Edy Rahmayadi didampingi Kepala Dinas Kehutanan Sumut Herianto menekankan, betapa pentingnya melestarikan kawasan hutan. Namun juga bagaimana bisa memberikan manfaat bagi kesejahteraan rakyat. Terlebih lagi, di lokasi tersebut ada juga manfaat pendidikan dalam upaya pengambangan sains dan teknologi hortikultura maupun tanaman herbal. “Kawasan hutan dengan tujuan khusus seperti ini perlu didukung, begitu juga dengan daerah lain. Untuk provinsi sendiri, ada hutan seluas 3 juta Ha lebih, 115 titik perhutanan sosial dan 68 ribu Ha yang sudah mendapat izin perhutanan sosial,” ujarnya.

Senada dengan itu, Herianto juga menyampaikan pesan bahwa Gubernur sangat menekankan upaya pelestarian serta pemanfaatan hutan. Karena antara hutan dan masyarakat harus bisa saling memberikan manfaat. “Masyarakat itu merupakan bagian yang perlu diperhatikan. Tetapi kawasan hutan jangan sampai dirusak. Jadi hutan lestari, masyarakat sejahtera,” pungkasnya.

PLN Sukseskan Peresmian Taman Sains dan Teknologi Herbal dan Hortikultura (TSTH2)*

PLN Siagakan Genset Kapasitas 2 x 50 kVA

Direktur Regional Sumatera Kalimantan, Adi Lumakso mengatakan, PLN mendukung sekaligus penyedia pasokan listrik yang andal dan terjaga selama 24 jam untuk memenuhi program PLN, Electrifying Agriculture.”PLN berkomitmen siap mendukung segala kebutuhan listrik yang dibutuhkan kawasan tersebut dalam melakukan penelitian dan kegiatan pengembangan bibit herbal di Sumatera Utara,” ujar Adi Lumakso.

Pada kawasan tersebut juga akan dibangun fasilitas pendukung TSTH2 seperti laboratorium, taman koleksi, pembenihan dan penelitian, silvopastura, wisata alam, wisata buatan, kantor, mess bagi peneliti, serta guest house.

Seperti diketahui, taman ini nantinya sebagai tempat dilakukannya penelitian pengembangan bibit-bibit hortikultura yang berkualitas tinggi. Kawasan tersebut akan menjadi pusat bibit  herbal dan hortikultura yang hasilnya dapat dinikmati oleh masyarakat Indonesia.

Dengan diresmikannya Taman Sains dan Teknologi Herbal dan Hortikultura (TSTH2) pemerintah berharap petani dapat menghasilkan bibit bagus dan unggul, sehingga hasil tersebut dapat dipergunakan oleh seluruh masyarakat Indonesia, khususnya masyarakat di Sumatera Utara. (prn/ila)

Dosen Kehutanan USU Berikan Gadget untuk Dukung Promosi Wisata di Desa Ria-ria

HUMBAHAS, SUMUTPOS.CO – Tim Dosen Fakultas Kehutanan USU melaksanakan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) di Desa Ria-ria Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas), Sumatera Utara sejak 20 November hingga akhir Desember 2021. Dalam kegiatan ini, tim PKM yang diketuai Dr Agus Purwoko SHut MSi dengan anggota Ir Siti Latifah SHut MSi PhD IPU, dan Dr Ir Bejo Slamet SHut MSi IPM, melakukan pengembangan fasilitas promosi wisata alam berbasis online.

Pada kesempatan tersebut, Dr Agus Purwoko menyampaikan kepada pimpinan desa, tokoh masyarakat, terutama kepada para pemuda penggerak wisata desa, bahwa Desa Ria-ria juga memiliki banyak potensi alam yang bisa dikelola dan dikembangkan menjadi obyek wisata alam. Terlebih saat ini di desa ini menjadi pilot project program nasional Food Estate, yang akan menjadi salah satu atensi dan mengundang kunjungan dari berbagai kalangan secara nasional maupun internasional. “Adanya kunjungan dari berbagai kalangan ini merupakan salah satu bentuk potensi, apabila dimanfaatkan dengan baik dengan mengelola sumberdaya alamnya, menjadi atraksi yang menarik akan menjadi obyek wisata alam yang potensial,” ujar Dr Agus.

Dalam kegiatan tersebut, Dr Agus Purwoko yang sekaligus juga Wakil Dekan III Fakultas Kehutanan USU menyampaikan contoh-contoh desa di berbagai daerah di Indonesia yang maju pesat dengan mengembangkan potensi desanya melalui sektor pariwisata. Contoh-contoh tersebut dikemas oleh Tim USU dengan materi dan video yang mudah dipahami oleh masyarakat desa.

Tren baru dunia pariwisata dengan memanfaatkan segenap ilmu pengetahuan dan sumber daya, bekerja sama dan menggunakan teknologi untuk mentransformasikan layanan menjadi upaya bangkitnya sektor pariwisata. Adapun poin keahlian penting yang harus dimiliki para penggiat wisata di desa lokasi Food Estate adalah menampilkan berbagai potensi dan atraksi wisata dalam bentuk-bentuk media masa dan media sosial online agar mudah dikenal oleh dunia luar tanpa batas teritori.

“Teknologi promosi berbasis online dapat membantu wisatawan untuk mengakses, mengenali dan berkomunikasi terkait daya tarik wisata yang dimiliki suatu desa. Dengan media promosi online, wisatawan juga dapat berbagi informasi, seperti pilihan wisata yang menarik, unik dan ekonomis kepada sesama pengguna jasa wisata. Pengalaman yang mengesankan selama berwisata menjadi impian setiap wisatawan,” ungkapnya.

Dr Agus Purwoko juga menyebutkan, sebagai destinasi wisata, Desa Ria-ria sudah memenuhi kriteria. Ini karena desa tersebut sudah memiliki something to see, berbagai potensi obyek wisata alam serta budaya termasuk keberadaan lokasi program Food Estate.

Selain pelatihan in door, pemuda sadar wisata Desa Ria-ria juga didampingi Tim USU untuk menggali, mengabadikan melalui fotografi dan menyajikan potensi keindahan alamnya melalui media sosial yang sudah dibuat. Pendampingan lapangan tersebut menghasilkan video identifikasi Potensi Wisata Desa yang sudah dilakukanan analisis secara bersama-sama.

Pada kegiatan tersebut teridentifikasi berbagai potensi wisata lokal yang dimiliki Desa Ria-ria, di antaranya pemandangan alam di sekitar desa, potensi sungai yang digunakan sebagai sumber pengairan pada kegiatan food esate, Tugu Siregar, landskap pertanian/persawahan dengan pola terasering yang eksotis, lokasi camping ground dan keberadaan rumah adat Batak Toba yang masih terpelihara.

Tim PKM USU juga menyerahkan satu set peralatan (gadget) kepada Kepala Desa Ria-ria, Jon Perdianus Lumbangaol yang didampingi Sekretaris Desa, Sariaman Lumbangaol. “Kami berharap peralatan gadget ini dapat dipergunakan untuk mendokumentasikan potensi desa dan pengelolaan promosi wisata alam berbasis media online. Semoga Desa wisata yang akan dibangun ini akan memberdayakan banyak masyarakat dan berdampak pada berbagai komponen. Tidak hanya ekonomi juga ekologi serta sosial budaya masyarakat,” pungkas Dosen Ekonomi Sumberdaya Hutan Fakultas Kehutanan ini kepada masyarakat Desa Ria-ria. (rel/adz)

Terpilihnya KH Yahya Cholil Staquf sebagai Ketua Umum PBNU, Airlangga : Semoga NU dapat Mengawal Transformasi di Era Digital

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto memberikan ucapan selamat atas terpilihnya KH Yahya Cholil Staquf sebagai Ketua Umum PBNU periode 2021-2026 pada Muktamar NU ke-34 di Lampung.

Airlangga menyampaikan terima kasihnya kepada KH Said Agil Siradj yang telah memimpin PBNU selama 2 periode.

“Selamat kepada KH Yahya Staquf, terima kasih kepada KH Said Agil Siradj yang telah memimpin NU selama 2 periode. Saya sudah berbicara dengan KH Yahya Staquf sebelum sholat Jum’at,” tambah Airlangga,” ujar Airlangga, Jumat (24/12).

Ketua Umum Partai Golkar ini pun mengapresiasi penyelenggaraan Muktamar NU ke-34 yang berjalan lancar penuh hikmat dan sangat demokratis.

“Saya mengapresiasi Muktamar berjalan lancar penuh hikmat dan demokratis,” tegas Airlangga.

Airlangga berharap, NU dapat mengawal transformasi pengembangan kehidupan masyarakat di era digital dan transisi normal baru dari pandemi menuju endemi.

“Ke depan kepemimpinan NU juga akan mengawal transformasi perkembangan kehidupan masyarakat di era digital dan transisi normal baru, pindah dari pandemi ke endemi,” tandas Airlangga.

Penyelenggaraan Muktamar NU ke 34 di Provinsi Lampung tidak bisa dilepaskan dari peran Airlangga Hartarto, Menko Perekonomian yang juga Ketua Umum Partai Golkar.

Pada awalnya terjadi perdebatan maju mundur di kalangan internal Nahdliyin akibat kondisi pandemi Covid-19 yang saat ini masih berlangsung.

Arahan Airlangga Hartarto sebagai Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional, akhirnya diputuskan bahwa Muktamar digelar tanggal 22-24 Desember 2021 dengan protokol kesehatan yang ketat.

KH Yahya Cholil Staquf sendiri resmi terpilih menjadi Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama periode 2021-2026.

Terpilihnya Yahya Cholil merupakan hasil dalam pemilihan yang dilakukan dalam Muktamar NU ke-34, yang digelar di Lampung, Jumat, 24 Desember 2021.

Dalam pemilihan tersebut, Yahya berhasil mengantongi 337 suara, unggul dari calon inkumben yakni Said Aqil Siradj yang hanya mendapatkan 210 suara.(adv/*)

Sambut Natal dan Tahun Baru, Asian Agri Bagikan Sembako Natal di 22 Desa


Manager PT SMA-Kebun Tanah Datar, Hendrik Fransiskus Ambarita, (kiri) berfoto bersama warga penerima bantuan, pada hari Jumat, 24 Desember 2021.

BATU BARA, SUMUTPOS.CO – Asian Agri bagikan ratusan sembako untuk masyarakat sekitar perusahaan dalam rangka menyambut Hari Raya Natal 2021 dan Tahun Baru 2022. Pembagian sembako untuk kaum duafa ini disalurkan melalui unit perusahaan Asian Agri yang berada di 6 Kabupaten di Sumatera Utara.

Salah satu unit perusahaan yang ikut membagikan paket sembako ini adalah PT Supra Matra Abadi-Kebun Tanah Datar. Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis pada hari Jumat, 24 Desember 2021. Manager PT SMA-Kebun Tanah Datar, Hendrik Fransiskus Ambarita menyatakan pandemi covid-19 yang telah hampir 2 tahun melanda bukan dirasakan di sektor kesehatan tapi juga sektor ekonomi dan sosial masyarakat.

“Pandemi covid-19 berdampak kepada seluruh masyarakat baik kesehatan, sosial, maupun ekonomi. Hal ini membuat masyarakat yang kurang mampu membutuhkan uluran tangan baik materil maupun moril dari kita. Ini juga yang mendasari perusahaan untuk selalu memberikan CSR paket sembako kepada masyarakat yang kurang mampu terutama dalam menyambut Natal 2021 dan Tahun Baru 2022. Saya mewakili perusahaan mengucapkan selamat Hari Raya Natal 2021 dan Tahun Baru 2022, semoga kita dapat bercermin dari tahun ini untuk tahun depan yang lebih baik dan kita dapat lebih saling bekerjasama dalam membangun masyarakat yang lebih sejahtera”, kata Henrik.

Menyambut pemberian dari PT SMA, Kepala desa Sei Muka, Juliani mengucapkan terima kasih dan harapannya kepada perusahaan dan masyarakat.

“Terima kasih kami ucapkan kepada Asian Agri khususnya PT SMA yang setiap tahun memberikan santunan berupa paket sembako untuk masyarakat nasrani yang kurang mampu dalam menyambut Hari Raya Natal dan Tahun baru. Semoga segala kebaikan ini akan dibalas oleh Yang Maha Kuasa dan memberikan manfaat untuk masyarakat kami yang merayakan. Untuk menjaga protokol kesehatan nanti pihak Desa akan membagikan paket sembako ini langsung ke rumah-rumah  penerima manfaat,“ jelas Juliani

Ikut hadir dalam pembagian paket ini, KTU PT SMA Alpen Astiyasa, Tokoh Agama dan beberapa perangkat Desa Sei Muka.

Koordinator CSR AA Sumut, Aris Yuneidi menambahkan bahwa pembagian paket sembako ini dilaksanakan di 22 desa sekitar operasional perusahaan yang berisikan berbagai jenis makanan.

“Pembagian sembako untuk kaum duafa dalam menyambut natal dan tahun baru meliputi 22 Desa yang ada di sekitar perusahaan. Asian Agri membagikan sebanyak 990 paket sembako. Diharapkan dapat membantu masyarakat yang kurang mampu dalam menyambut natal dan tahun baru,” tambah Aris Yuneidi. (rel)

Pisah Sambut Kapolresta Deli Serdang, Awak Media di Usir

SUASANA : Gerbang pintu utama Polresta Deli Serdang ditutup dan dijaga ketat petugas saat pisah sambut Kapolresta, Kamis (23/12/2021).

LUBUKPAKAM, SUMUTPOS.CO – Pisah sambut jabatan Kapolresta Deli Serdang yang baru dari dari Kombes Pol Yemi Mandagi kepada AKBP Irsan Sinuhaji digelar di Halaman Mako Polresta Deli Serdang Jalan Sudirman Lubukpakam, Kamis (23/12/2021) kemarin.

SUASANA : Gerbang pintu utama Polresta Deli Serdang ditutup dan dijaga ketat petugas saat pisah sambut Kapolresta, Kamis (23/12/2021).

Beberapa orang awak media yang tergabung dalam wadah Wartawan Unit Polresta Deli Serdang (WUPDS G-17) hendak masuk ke dalam Mako Polresta Deli Serdang dicegat dan tidak diperbolehkan masuk oleh petugas penjagaan di pos utama.

“Kenapa kami nggak diperbolehkan masuk meliput acara pisah sambut? Adanya masyarakat umum yang diundang, tapi dibilang acara internal saja sama personil yang dipintu pos. Disuruh menghubungi Humas dulu kalau mau masuk,”ucap Hulman Situmorang salah satu wartawan.

Ada sekitar 8 orang wartawan lain sempat menuju aula terbuka Polresta Deli Serdang. Begitu tampak kehadiran wartawan, personil Propam pun langsung bangkit dari tempat duduknya.

Ketika itu Kasi. Propam Polresta, Iptu Elkana langsung mendekati wartawan sementara satu orang anggotanya langsung menuju ke barisan Bagian Humas Polresta untuk melaporkan kehadiran wartawan.

Elkana saat itu bahkan sampai memohon-mohon agar wartawan tidak masuk. Ia sampai menyembah dan jongkok meminta agar wartawan tidak masuk.

“Aduh….nggak boleh masuk, minta tolong lah. Ini perintah pimpinan. Tolong lah bang, kami tugasnya,”ucap Elkana.

Saat ditanyai apa yang menjadi alasan, Elkana pun tidak bisa menjawab selain karena perintah pimpinan.

Ia tidak bersedia menyebutkan siapa pimpinan yang menyuruh dan melarang wartawan masuk.

” Nanti sama Humas saja kalau berita-berita. Tolong kalilah bang, minta tolong kali lah ya,”kata Elkana.

Karena mendapat kabar wartawan sudah datang dan menuju lokasi acara Humas Polresta Deliserdang, Ipda Gabe J Napitupulu sempat menemui awak media.

Pada saat itu momennya Kombes Pol Yemi Mandagi sedang menyampaikan kata sambutan didampingi istrinya di depan tamu undangan termasuk para personil.

” Orang Kominfo pun nggak diperbolehkan moto-moto. Nanti berita dari kami saja. Nggak usah berdebatlah kita bang kenapa nggak boleh,”ucap Ipda Gabe J Napitupulu.

Dari amatan awak media ada lebih dari seratus orang yang hadir mengikuti acara pisah sambut Kapolresta di aula terbuka Polresta Deli Serdang.

Saat itu selain tokoh agama dan tokoh masyarakat hadir juga beberapa pejabat mulai dari Wakil Bupati Deliserdang, M Ali Yusuf Siregar, Ketua DPRD Deliserdang, Zakky Shahri, Kajari, Dandim dan Kadis. Para tamu undangan duduk dibagian depan sementara personil Polri duduk dibagian belakang.

Sidang Dugaan Penelantaran Anak, Mantan Istri Terdakwa Kelimpungan Cari Kerja

SAKSI: Diana Amelia, mantan istri terdakwa (kanan), Rina Sofyana (dua dari kanan), Syafruddin (dua dari kiri) dan Farida Wati (kiri) diambil sumpahnya sebelum memberi kesaksian kepada majelis hakim di Ruang Sidang Cakra PN Binjai. Teddy Akbari/Sumut Pos.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Mantan istri terdakwa, Diana Amelia kelimpungan mencari kerja setelah dinyatakan resmi bercerai berdasarkan putusan Pengadilan Agama Binjai. Hal tersebut dilakukan wanita yang akrab disapa Lia ini untuk memberi nafkah kepada sepasang anaknya. 

SAKSI: Diana Amelia, mantan istri terdakwa (kanan), Rina Sofyana (dua dari kanan), Syafruddin (dua dari kiri) dan Farida Wati (kiri) diambil sumpahnya sebelum memberi kesaksian kepada majelis hakim di Ruang Sidang Cakra PN Binjai. Teddy Akbari/Sumut Pos.

Ini terungkap dalam sidang lanjutan terdakwa Muhammad Nirwansyah Putra alias Putra dalam kasus penelantaran anak di Ruang Cakra Pengadilan Negeri Binjai, Kamis (23/12). Sidang yang dipimpin Ketua Majelis Hakim, Yusmadi didampingi anggota Wira Indra Bangsa dan Diana Gultom, beragenda mendengar keterangan saksi.  ”Sidang dinyatakan terbuka untuk umum,” kata Yusmadi membuka sidang.

Ada 6 saksi hadir dalam persidangan. Mereka turut diambil sumpah sebelum bersaksi di hadapan majelis hakim. Rina Sofyana yang membeberkan kalau mantan istri terdakwa kelimpungan mencari kerja untuk menafkahi anaknya. “Dia bertanya kepada saya, ada kerjaan atau tidak? Lalu saya tawari kerja make-up mau?” ujar Rina dalam sidang. 

Saksi menjelaskan, kalau anak-anak tidak diberi nafkah oleh terdakwa. Pernyataan ini disampaikan saksi setelah mendengar penjelasan dari Lia karena meminta kerja.  Karenanya, Lia berujar kepada saksi agar dibantu mencari kerja.

“Gajinya dari komisi pembelian make-up, dari situ honornya. Sama saya kerja dua kali (make-up),” beber saksi. 

Farida Wati, saksi lain mengakui kalau terdakwa menelantarkan sepasang anaknya. Menurut Farida yang akrab disapa Linda ini bilang, mantan istri terdakwa dan anak-anaknya tinggal di rumah Syafruddin, ayah Lia. ”Saya tetangga dengan Pak Syafruddin. Dia (mantan istri terdakwa) sebelumnya tinggal di rumah orang tuanya dan sekarang tinggal di Pasar 2 (Kelurahan Tanah Merah),” ujar saksi seraya bilang kalau sepatu anak terdakwa yang perempuan terlihat oleh saksi mengalami robek. 

Saksi-saksi lainnya juga berujar kalau terdakwa telah menelantarkan sepasang anaknya. Bahkan, orang tua Lia, Syaruddin mengamini, buah hati dari mantan istri dan terdakwa tidur di rumahnya. ”Saya tahu (mereka cerai) dari anak saya, enggak tahan (mantan istri) karena dia (terdakwa) nikah lagi. Ya bersama saya dua anaknya sejak ketika proses perceraian,” ujar saksi. 

“Selama dua tahun, tidak ada memberi nafkah. Saya tanya juga ke cucu saya, iya mereka jawab. Saya tidak ada melarang, silahkan saja kalau cucu mau main ke rumah bapaknya,” tambah Syafruddin.

Usai mendengar keterangan sejumlah saksi, majelis hakim menutup sidang. “Senin (27/12) sidang kembali dibuka,” ujar Yusmadi seraya mengetuk palu tiga kali. 

Sementara, sidang sempat menjadi tertutup karena yang bersaksi kedua anak terdakwa. Dalam persidangan, sepasang anak terdakwa yang bersaksi didampingi Amanda. 

Sebagai pekerja sosial dari Kementerian Sosial, Amanda menjelaskan, setiap anak yang berhadapan dengan hukum baik itu korban maupun saksi, wajib hukumnya didampingi. Ini sesuai dengan amanah Undang-Undang dalam sistem Peradilan Anak Nomor 11 Tahun 2012.

“Di sini posisinya anak sebagai saksi, makanya didampingi, sesuai dengan permintaan orang tua juga saya diminta mendampingi anaknya untuk bersaksi. Nah kalau saya lihat dari awal pertemuan dengan anak tadi, ya mungkin tertekan. Bisa dibilang karena shock ya karena kan mungkin dia tahu ini pengadilan,” kata Amanda. 

“Tadi kita sudah menenangkan juga sebelum masuk ke ruang sidang. Ya kita bilang kepada anak supaya untuk menjawab yang sejujurnya sesuai dengan kondisi ril (nyata) yang dialami,” pungkasnya. 

Diketahui, terdakwa berstatus tahanan kota sejak 21 Oktober 2021 hingga 9 November 2021. Kasus ini sampai ke meja hijau persidangan karena laporan mantan istri terdakwa, Diana Amelia. Laporan korban berlandaskan amar putusan Pengadilan Agama Binjai. Artinya, putusan PA Binjai tidak ditunaikan oleh terdakwa dan berbuntut panjang hingga dilaporkan ke Polres Binjai. 

Oleh penyidik kepolisian, menetapkan Putra sebagai tersangka. Namun, tidak dilakukan penahanan atau berstatus tahanan kota hingga saat ini. (ted) 

Demi Pertumbuhan Ekonomi Humbahas, Bupati Genjot Pembangunan Fisik

KETERANGAN: Kepala Dinas PUPR Humbahas Mangoloi Tua Purba, saat menyampaikan keterangan, Kamis (23/12).DEDDY EFFENDY SIMBOLON/SUMUT POS.

HUMBAHAS, SUMUTPOS.CO – Pemkab Humbanghasundutan (Humbahas), terus bergerak untuk menggeliatkan pertumbuhan ekonomi hingga ke pelosok wilayahnya. Kali ini, Bupati Humbahas Dosmar Banjarnahor, kembali berhasil menggiring anggaran dari Kementerian PUPR sebanyak Rp34 miliar Tahun Anggaran 2022 ke Humbahas.

KETERANGAN: Kepala Dinas PUPR Humbahas Mangoloi Tua Purba, saat menyampaikan keterangan, Kamis (23/12).DEDDY EFFENDY SIMBOLON/SUMUT POS.

Antara lain, Program Hibah Jalan Daerah (PHJD) dan Integrated Participatory Development and Manajemen of Irigation Program (IPDMIP) DAK APBN.

Kepala Dinas PUPR Humbahas Mangoloi Tua Purba, didampingi Pelaksana Kabid Binamarga Benni Marbun, dan Pelaksana Kabid SDA Misael Simamora, mengatakan, diterimanya anggaran dari Kementerian PUPR tersebut, merupakan upaya Bupati Humbahas demi pertumbuhan ekonomi.

Kepada sejumlah wartawan, Kamis (23/12) di ruang kerjanya membenarkan anggaran tersebut. 

“Dana tersebut akan dimanfaatkan untuk peningkatan sejumlah ruas jalan dan irigasi,” ungkap Mangoloi, Kamis (23/12).

Mangoloi juga menguraikan, PHJD akan membangun peningkatan ruas jalan tematik food estate dan sentra porduksi pangan, yakni Matiti Kecamatan Dolok Sanggul-Marade, Kecamatan Pollung. Peningkatan ruas jalan Sibuntuoan-Panoguan Solu-Batas Taput. Pangungkitan-Pusuk I, Kecamatan Parlilitan. Selanjutnya, peningkatan jalan Parbotihan-Pulo Godang–Temba. Peningkatan jalan Pusuk I-Parlilitan, dan peningkatan jalan Pargaulan-Lobutua-Batas Taput.

Mangoloi juga mengatakan, DAK dan PHJD dari Kemeterian PUPR untuk peningkatan/pembangunan sarana infrastruktur jalan mencapai Rp30 miliar lebih. Sementara DAU, pihaknya mengalokasikan Rp30 miliar untuk Dinas Binamarga. Sehingga total untuk pembangunan sarana infrastruktur jalan sebesar Rp60 miliar.

“Pembangunan jalan dari DAU ini, akan memprioritaskan pembangunan jalan di Pakkat, Parlilitan, dan Tarabintang (Papatar),” bebernya.

Sementara itu, Misael, Pelaksana Kabid SDA, mengatakan, melalui IPDMIP TA 2022, pihaknya juga akan melakukan peningkatan saluran irigasi di 11 titik daerah tersebut. Masing-masing titik dialokasikan anggaran Rp200 juta, sehingga jumlah total anggaran pembangunan dan peningkatan saluran irigasi sebesar Rp2,2 miliar.

Mangoloi menimpali, dengan adanya DAK, PHJD, IPDMIP, serta DAU dari pemerintah pusat, sudah membantu pembangunan sarana infrastruktur jalan di Humbahas.

“Kalau setiap tahun anggaran tersebut diturunkan dari pemerintah pusat, permasalahan infrastruktur jalan di Humbahas akan dapat teratasi,” akunya.

Dia juga menyampaikan terima kasih, kepada Bupati Dairi, atas usulan-usulan yang dilakukan ke pemerintah pusat.

“Mudahan-mudahan, tahun berikutnya DAK-nya lebih besar lagi, sehingga pembangunan sarana infrastruktur dapat merata di Humbahas,” pungkas Mangoloi. (des/saz)

Bupati dan Ketua TP PKK Dairi Kunjungi Pasien RSUD Sidikalang

GENDONG: Bupati Dairi Eddy Keleng Ate Berutu didampingi Ketua TP PKK Dairi Romy Mariani Simarmata, saat menggendong seorang bayi di RSUD Sidikalang, Rabu (22/12).

DAIRI, SUMUTPOS.CO – Bupati Dairi Eddy Keleng Ate Berutu, didampingi Ketua TP PKK Dairi Romy Mariani Simarmata, mengunjungi pasien di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sidikalang, Rabu (22/12) lalu.

GENDONG: Bupati Dairi Eddy Keleng Ate Berutu didampingi Ketua TP PKK Dairi Romy Mariani Simarmata, saat menggendong seorang bayi di RSUD Sidikalang, Rabu (22/12).

Kunjungan ini, untuk memberikan semangat serta penguatan kepada pasien yang sedang menjalani perawatan di rumah sakit pelat merah tersebut.

Kepala Bidang (Kabid) Informasi dan Komunikasi pada Dinas Komunikasi dan Informatika (Komimfo), Iswan Togatorop menyampaikan, kunjungan Bupati dan Ketua TP PKK Dairi itu, dalam rangkaian perayaan Hari Ibu ke-93 yang diselengarakan Pemkab Dairi.

Didampingi Direktur RSUD Sidikalang, Pesalmen Saragih, Eddy dan Mariani mengunjungi ruang perawatan, untuk menyapa pasien serta keluarga, guna memberikan penghiburan dan penguatan semangat bagi pasien, agar lekas sembuh.

Eddy bersama Mariani pun membagi-bagikan bunga kepada para pasien dan kepada para tenaga medis, sembari mengucapkan Selamat Hari Ibu. Selain ke ruang perawatan, Eddy bersama Mariani, juga berkunjung ke ruang perawatan bersalin. Di sana, mereka menggendong seorang bayi yang lahir bertepatan peringatan Hari Ibu. Eddy pun mendoakan bayi tersebut, kelak agar jadi seorang pemimpin di masa mendatang.

“Bunga yang kami serahkan kepada para tenaga kesehatan di RSUD Sidikalang ini, diikuti harapan kami, agar mereka tetap semangat menjalankan tugas untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” pungkas Eddy, yang diamini Mariani. (rud/saz)

Gelar Pasukan Operasi Lilin Toba 2021, Antisipasi Ancaman Terorisme hingga Bencana Alam

SEMATKAN : Wali Kota Tebingtinggi Umar Zunaidi Hasibuan ketika menyematkan pita kepada personel dalam gelar pasukan Operasi Lilin Toba 2021.SOPIAN/SUMUT POS.

TEBINGTINGGI, SUMUTPOS.CO – Gelar Pasukan Operasi Lilin Toba 2021 diselenggarakan di sejumlah daerah, Kamis (23/12). Operasi Lilin Toba 2021 ini, bakal dilaksanakan mulai hari ini (24/12), hingga 2 Januari 2022 mendatang.

SEMATKAN : Wali Kota Tebingtinggi Umar Zunaidi Hasibuan ketika menyematkan pita kepada personel dalam gelar pasukan Operasi Lilin Toba 2021.SOPIAN/SUMUT POS.

Di Kota Tebingtinggi, kegiatan ini dipimpin langsung Wali Kota Tebingtinggi Umar Zunaidi Hasibuan di Lapangan Merdeka Sri Mersing, Jalan Sutomo Kota Tebingtinggi. Dalam amanahnya, Umar mengatakan, Operasi Lilin Toba dilaksanakan, selain untuk menjaga kekondusifan dan khamtibmas, juga pengendalian protokol kesehatan (prokes) di wilayah hukum Polres Tebingtinggi.

“Apel gelar pasukan ini dilaksanakan sebagai bentuk pengecekan akhir terkait kesiapan pelaksanaan Operasi Lilin Toba 2021, dalam rangka pengamanan perayaan Natal 2021 dan Tahun Baru 2022 (Nataru), baik pada aspek personal maupun sarana dan prasarana, serta keterlibatan unsur, seperti TNI, pemerintahan daerah, dan mitra Khamtibmas lainnya,” ungkap Umar.

Umar juga menjelaskan, Tahun Baru 2022 secara universal dirayakan masyarakat melalui kegiatan ibadah dan perayaan pergantian tahun di tempat-tempat wisata, yang akan meningkatkan aktivitas pada pusat-pusat keramaian. Peningkatan aktivitas masyarakat ini, menurutnya, sangat berpotensi menimbulkan gangguan kamtibmas, kamseltibcarlantas, dan pelanggaran prokes Covid-19.

“Karena itu Polri menyelenggarakan Operasi Lilin Toba 2021, yang akan dilaksanakan selama 10 hari mulai 24 Desember 2021 sampai 2 Januari 2022, dengan mengedepankan kegiatan preemtif dan preventif, secara hukum, serta penegakan hukum tegas serta profesional, dengan tetap menerapkan prokes guna mencegah penyebaran Covid-19,” jelasnya.

Dia juga mengatakan, masyarakat dapat merayakan Nataru dengan rasa aman dan nyaman, dalam pelaksanaan pengamanan oleh Polri yang telah mempersiapkan 83.917 personel, 15.842 personel TNI, serta 55.086 personel instansi terkait lainnya.

“Personel-personel ini akan ditempatkan pada 1.607 pospam, untuk melaksanakan pengamanan terkait gangguan dan kamseltibcarlantas. Dan 675 pos pelayanan untuk melaksanakan pengamanan di pusat-pusat keramaian, perbelanjaan, stasiun, terminal, bandara, pelabuhan, dan tempat lainnya,” tutur Umar.

Sementara itu, Wakil Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin Siregar, yang memimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Lilin Toba 2021 di Halaman Polres Asahan, Kamis (23/12). Apel ini diikuti juga oleh Kapolres Asahan, Dandim 0208/Asahan, Ketua PN Kisaran, mewakili Danlanal Tanjungbalai Asahan, mewakili Kajari Asahan, OPD, jajaran Polres Asahan, dan tokoh agama.

Dalam kesempatan itu, Taufik mengatakan, berdasarkan mapping kerawanan yang telah dilakukan, ada beberapa prediksi gangguan kamtibmas yang harus diantisipasi. Antara lain, ancaman terorisme dan radikalisme, sabotase, penyalahgunaan narkoba, pesta miras, aksi perusakan fasilitas umum, aksi kriminalitas seperti curat, curas, curanmor, tawuran antar kelompok pemuda atau antar kampung, balap liar, kemacetan dan kecelakaan lalu lintas, maupun ancaman bencana alam, seperti banjir dan tanah longsor sebagai dampak dari musim penghujan.

“Untuk itu, saya harapkan seluruh Kasatwil mampu menentukan langkah antisipasi yang proaktif dan aplikatif. Serta bertindak yang tepat, efektif, dan efisien dalam mengatasi berbagai potensi gangguan yang ada, sesuai dengan karakteristik kerawanan pada masing-masing daerah,” imbaunya.

Di Dairi, Bupati Eddy Keleng Ate Berutu, memimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Lilin Toba 2021 di Halaman Polres Dairi, Kamis (23/12). Dalam kesempatan itu, Kapolres Dairi AKBP Wahyudi Rahman, melalui Kasi Humas Polres Dairi, Iptu Donny Saleh mengatakan, Bupati Dairi membacakan amanat Kapolri.

Dalam amanatnya, disampaikan, pada pelaksanaan Operasi Lilin Toba 2021, Polri menempatkan personelnya, TNI, Satpol PP, instansi terkait di 1.792 titik pos pengamanan, 745 titik pos pelayanan, dan 45 titik pos terpadu di seluruh Indonesia, dengan mengedepankan tindakan preemtif dan preventif.

Berdasar prediksi intelijen, terdapat potensi kerawanan yang harus diantisipasi, yakni aksi terorisme, kejahatan konvensional, kemacetan lalu lintas, kecelakaan transformasi, sweeping ormas, dan aksi tolak peribadatan.

Usai apel, Kapolres Dairi, AKBP Wahyudi Rahman mengatakan, dalam pelaksanaan Operasi Lilin Toba 2021, pihaknya membentuk satu pos pengamanan di Taman Wisata Iman (TWI) Sitinjo, dan satu pos pelayanan di Pusat Pasar Sidikalang.

Dalam hal kesiapan, Wahyudi mengaku, sudah menyiapkan ambulance, alat berat, mobil pemadam kebakaran, mobil BPBD, serta personel yang bertugas selama 24 jam penuh. (ian/dat/rud/saz)