Home Blog Page 2849

Airlangga : Momentum Pemulihan Ekonomi Perlu Kita Jaga dan Tingkatkan Bersama

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Kerja keras bersama dalam pengendalian Covid-19 telah berhasil memulihkan kepercayaan masyarakat dalam melakukan aktivitas ekonomi. Kondisi ini membuat ekonomi Indonesia mampu tumbuh 3,51% (yoy) di Triwulan III-2021. Berbagai indikator utama juga menunjukkan kinerja yang positif. Di 2022, Pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi Indonesia mencapai 5,2% (yoy).

Selain menjalankan strategi pengendalian pandemi Covid-19 yang efektif untuk meminimalkan penyebaran virus transmisi lokal maupun kasus impor dari luar negeri, Pemerintah juga akan terus melanjutkan Program PEN di 2022 dengan anggaran sebesar Rp455,6 triliun, dan akan didorong untuk front-loading pada awal 2022. Kebijakan front-loading ini akan membantu mengamankan momentum pemulihan ekonomi nasional.

“Momentum pemulihan ekonomi ini perlu kita jaga dan tingkatkan bersama, sehingga kita dapat tumbuh tinggi dan keluar dari middle income trap dalam jangka menengah panjang. Reformasi struktural menjadi kuncinya, terutama dalam peningkatan kualitas SDM,” ungkap Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam acara Opening Ceremony Gramedia 52th Anniversary, secara virtual di Jakarta, Rabu (2/02) kemarin.

Langkah awal peningkatan kualitas SDM salah satunya dengan mendorong kebiasaan membaca buku, terutama untuk memperoleh informasi dan pengetahuan yang berkualitas. Berdasarkan survei yang dilakukan Program for International Student Assessment (PISA) yang dirilis Organization for Economic Co-operation and Development (OECD), tingkat literasi Indonesia perlu terus ditingkatkan karena saat ini masih menempati peringkat ke-62 dari 70 negara.

“Kondisi ini merupakan tantangan kita bersama dan salah satu strategi yang dapat dilakukan adalah dengan peningkatan akses terhadap sumber bacaan berkualitas. Harapan kami, Gramedia sebagai salah satu korporasi terbesar di bidang literasi, khususnya ritel buku, dapat semakin berkembang sehingga mampu memberikan inklusivitas akses literasi kepada seluruh masyarakat Indonesia, khususnya generasi penerus bangsa,” jelas Menko Airlangga.

Dengan akses informasi yang berkualitas, baik melalui sumber bacaan buku maupun sumber literasi lainnya, produktivitas bangsa dapat ditingkatkan. Salah satunya dengan meningkatnya inovasi dan kreativitas untuk mendorong aktivitas kewirausahaan. Saat ini, rasio kewirausahaan di Indonesia masih rendah, yakni sebesar 3,47% dari total populasi dan didominasi oleh pelaku usaha generasi muda dengan rentang usia 25-34 tahun. Generasi muda yang berkualitas tinggi memang mempunyai peran penting dalam kemajuan kewirausahaan dan ekonomi bangsa.

Cerminan kinerja kewirausahaan Indonesia juga dapat dilihat dari kinerja UMKM terhadap pertumbuhan ekonomi. Pelaku UMKM merupakan pendorong utama bagi perekonomian, mengingat kontribusi UMKM terhadap PDB telah mencapai 61% dengan kemampuan penyerapan tenaga kerja mencapai 97% dari total penyerapan tenaga kerja nasional. Bahkan, total investasi di sektor UMKM telah mencapai 60% dari total investasi nasional, dan kontribusinya terhadap ekspor nonmigas juga cukup signifkan yakni mencapai 16% dari total ekspor.

“Pemerintah telah memberikan dukungan pembiayaan bagi wirausaha maupun UMKM melalui program Kredit Usaha Rakyat (KUR). Segmentasi KUR yang telah terbagi menjadi KUR Super Mikro, Mikro, dan Kecil dapat dimanfaatkan seluruh masyarakat yang membutuhkan sumber permodalan. Sepanjang 2021, pembiayaan KUR telah disalurkan sebesar Rp280,17 triliun dan diberikan kepada 7,38 juta debitur,” kata Menko Airlangga.

Program PEN yang telah dilaksanakan selama masa pandemi juga memberi perhatian khusus kepada sektor UMKM. Berbagai program telah diberikan untuk mendukung keberlangsungan usaha UMKM antara lain Subsidi Bunga, Penempatan Dana Pemerintah pada Bank Umum Mitra untuk mendukung perluasan kredit modal kerja dan restrukturisasi kredit UMKM, Penjaminan Kredit Modal Kerja UMKM, Banpres Produktif Usaha Mikro (BPUM), Bantuan Tunai untuk PKL, Warung, dan Nelayan (BTPKLWN), dan insentif PPh Final UMKM Ditanggung Pemerintah (DTP).

Pengalaman dan pengetahuan Pemerintah dalam mendukung kemajuan UMKM tersebut juga menjadi dasar motivasi dan pemikiran awal dalam menginspirasi terbitnya buku “Pembiayaan UMKM”. Buku yang diinisiasi oleh Menko Airlangga tersebut berisi berbagai informasi terkait pengembangan UMKM melalui strategi pembiayaan khusus. “Pentingnya peran UMKM juga tergambarkan dari warna emas pada sampul buku yang menjelaskan bahwa Pemerintah berkomitmen terus mendorong pemberdayaan UMKM agar dapat naik kelas dan berkontribusi lebih besar lagi terhadap perekonomian,” ucap Menko Airlangga.

Menko Airlangga berharap bahwa segala hal yang dituangkan dalam buku tersebut dapat berkontribusi positif dalam membantu pengembangan UMKM yang merupakan motor utama penggerak ekonomi.

“Akhir kata, saya ingin mengucapkan selamat kepada Gramedia yang berulang tahun ke-52. Semoga dapat terus menjadi sumber literasi berkualitas untuk masyarakat luas yang merupakan prasyarat utama kemajuan ekonomi bangsa, agar generasi penerus mudah mengakses hal itu. Gemar membaca dapat didorong sebagai langkah awal kemajuan bangsa,” tutup Menko Airlangga. (rep/fsr/*)

Terima Penghargaan Inisiator Olahraga, Bobby Siap Hadir di Rakernas SIWO

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Wali Kota Medan M Bobby Afif Nasution SE MM siap hadir menerima penghargaan sebagai inisiator olahraga tingkat nasional yang akan diserahkan Menteri Pemuda dan Olahraga RI Zainuddin Amali pada Rakernas SIWO PWI di Kendari Sulawesi Tenggara 8 Februari 2022.

Bobby juga mengucapkan terima kasih kepada Seksi Wartawan Olahraga Persatuan Wartawan Indonesia (SIWO PWI) Sumut yang telah mengusulkan orang nomor satu di Kota Medan tersebut sebagai penerima penghargaan yang baru pertama kali diberikan kepada Walikota Medan.

Kesiapan hadir dan ucapan terimakasih tersebut disampaikan Bobby saat menerima audiensi Sekretaris PWI Sumut SR Hamonangan Panggabean SSos dan Pengurus SIWO, diantaranya Ketua Johny Ramadhan Silalahi SH, Wakil Ketua Pujianto SSos, Sekretaris Ir Halomoan Samosir dan Bendahara Ilham Ridwan, Kamis (3/2) di Balai Kota Medan.

“Saya secara pribadi mengucapkan terima kasih kepada SIWO PWI Sumut yang telah mengusulkan saya dan usulan tersebut telah direspon baik Tim seleksi dari SIWO PWI pusat,” ucap Wali Kota.

Lebih lanjut Wali Kota menjelaskan, Kota Medan harus memiliki fasilitas olahraga. Dirinya berkomitmen melengkapi fasilitas sarana dan prasarana olahraga di kota Medan hal ini dilakukan untuk menunjang kota Medan sebagai kota atlet sehingga ke depannya setiap cabang olahraga memiliki tempat untuk berlatih.

“Pemko Medan saat ini memiliki 7 ruang terbuka /lapangan yang masih terbengkalai, nantinya mungkin diharapkan dapat menjadi arena untuk berolah raga. Saya juga berharap agar di setiap kecamatan memiliki tempat seperti sport center,” kata wali kota.

Bobby menjelaskan melalui ruang terbuka tersebut, selain dapat diisi dengan kegiatan olahraga massal tentunya juga dapat mencari calon atlet potensial kedepannya.

Pada kesempatan itu Wali Kota juga menyambut baik jika tahun depan Kota Medan terpilih menjadi tuan rumah Hari Pers Nasional (HPN) dan Rakernas SIWO.

Sebelumnya, Sekjen PWI Sumut Monang Panggabean menjelaskan bahwa SIWO PWI Sumut mengusulkan Wali Kota Medan sebagai salah satu calon penerima penghargaan Inisiator Olahraga kepada SIWO PWI pusat.

Selain Wali Kota Medan, SIWO PWI Sumut juga mengusulkan Ketua KONI Medan Drs Eddy H Sibarani dalam penerima penghargaan tersebut. Penghargaan tersebut akan diberikan pada saat Rakernas SIWO PWI yang merupakan rangkaian dari puncak Peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2022 di Kendari, Sulawesi Tenggara.

Penghargaan tersebut nantinya akan diberikan langsung Menteri Pemuda dan Olahraga kepada Gubernur, Walikota dan Bupati serta Ketua KONI yang terpilih di seluruh Indonesia.

“Penghargaan tersebut kami usulkan karena Pak Wali setelah dilantik pada Februari 2021 sangat memperhatikan dunia olah raga berkolaborasi dengan KONI Medan seperti dengan menggelar kejuaraan untuk sembilan cabang olahraga Piala Walikota Medan,” ujarnya.

Selain itu kata Monang, Bobby terjun langsung melihat kondisi atlet saat latihan dan juga saat bertanding. Itulah yang menjadi parameter yang SIWO lihat begitu besarnya perhatian Wali Kota Medan terhadap olahraga.

Kemudian kata Monang lagi, keinginan dan terobosan yang akan dilakukan Wali Kota Medan dalam bidang pembangunan sarana dan prasarana olahraga seperti pembangunan sport center di beberapa kecamatan dengan tujuan memassalkan olahraga dinilai sangat tepat.

Dengan begitu kata Monang, keperdulian dan terobosan yang dilakukan Wali Kota Medan tersebut akan menjadi harapan kemajuan olahraga di kota Medan di masa yang akan datang.

Selanjutnya Monang mengatakan sinergitas dan kolaborasi yang begitu apik antara pemko Medan dan KONI Medan juga sebagai parameter keberhasilan pembangunan olahraga di kota Medan.

“KONI Medan di bawah komando Drs Eddy H Sibarani selama ini kami lihat berjalan dengan sangat baik dengan program unggulan Porkot kota Medan yang digelar hampir setiap tahun.Selain itu ada Porwil Medan dan even tunggal setiap cabor,” kata Monang.

Monang juga menyampaikan dukungan penuh dari SIWO terhadap semua program dan terobosan yang akan dilakukan Wali Kota Medan dan KONI Medan dalam mengembangkan dan meningkatkan prestasi olahraga khususnya di Kota Medan.

Pada kesempatan itu Monang juga berharap Kota Medan sebagai ibukota Provinsi Sumatera Utara dapat terpilih menjadi tuan rumah HPN dan Rakernas SIWO tahun 2023 mendatang.(rel/dek)

Sudah Tiga Bulan Dokumen Kependudukan di Kota Gunungsitoli Terkendala

DEPAN : Kantor Wali Kota Gunungsitoli di Jalan Pancasila Mudik-Gunungsitoli.

GUNUNGSITOLI, SUMUTPOS.CO – Sudah tiga bulan lebih pengurusan dokumen warga di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Gunungsitoli tak bisa diproses. Penyebabnya, tanda tangan elektronik pada dokumen kependudukan pejabat yang berwenang belum ada rekomendasi Dirjen Kependudukan Kementerian Dalam Negeri RI.

Persoalan ini berawal pada bulan November 2021, saat itu Wali Kota Gunungsitoli melakukan mutasi jabatan Kepala Dinas Dukcapil Kota Gunungsitoli dari pejabat lama Bernardine Telaumbanua yang dimutasi sebagai Asisten.

Lalu Tema’aro Telaumbanua yang sebelumnya menjabat sebagai Sekretaris Disdukcapil Kota Gunungsitoli diangkat menggantikan posisi Bernardine Telaumbanua. Meski rekomendasi dari Dirjend Kependudukan Kementerian Dalam Negeri belum turun, namun pergantian pejabat dimaksud tetap dilaksanakan.

Sementara, mekanisme pergantian Kepala Dinas Dukcapil telah diatur melalui Permendagri Nomor 76 tahun 2015 tentang pengangkatan dan pemberhentian pejabat pada unit kerja yang menangani urusan administrasi kependudukan di Provinsi dan Kabupaten/Kota.

Akibat kelalaian ini ratusan warga yang sudah mengajukan pengurusan dokumen kependudukan di Disdukcapil Kota Gunungsitoli dari bulan Oktober 2021 hingga saat ini belum bisa diproses.

Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Gunungsitoli Tema’aro Telaumbanua mengakui bahwa persetujuan peralihan wewenang dari pejabat yang lama ke pejabat yang baru hingga saat ini belum turun. Akibatnya dokumen kependudukan di Disdukcapil Kota Gunungsitoli tidak dapat di proses.

“Jadi begini karena sudah ada perubahan kepala Dinas Ducapil , jadi tidak serta merta tandatangan elektronik itu langsung beralih ke pejabat yang baru. Karena itu harus melalui mekanisme persetujuan dari Kemendagri, jadi kita menunggu itu,” ungakap Tema’aro kepada Sumut Pos, melalui telfon selularnya Rabu (2/2).

“Nah untuk sementara dokumen-dokumen kependudukan itu belum bisa ditandatangani oleh pejabat yang baru, karena menunggu persetujuan dari Kemendagri. Mudah-mudahan pada bulan Februari ini sudah tuntas,” sambungnya.

Hal yang sama juga diakui oleh Inspektur Kota Gunungsitoli Motani Telaumbanua SH bahwa rekomendasi dari Kemendagri dalam hal ini Dirjend Kependudukan kepada pejabat yang baru hingga saat ini belum turun.

“Kondisi saat ini, rekomendasi dari Kemendagri belum turun. Kemarin pak Kepala BKD sudah berangkat ke Jakarta menyusul, kita harapkan dalam waktu yang tidak terlalu lama sudah bisa terperoses,”ungkap Motani Telaumbanua, yang juga ketua Tim Panitia Seleksi (Pansel) Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama Pemko Gunungsitoli tahun 2021 kepada Sumut Pos, Rabu (2/2).

Motani menjelaskan mekanisme pergantian Kepala Disdukcapil itu diusulkan oleh Wali Kota Gunungsitoli melalui Gubernur Sumatera Utara untuk selanjutnya diteruskan kepada Mendagri dalam hal ini Dirjend Kependudukan. Ia mengatakan pelantikan pejabat yang baru tidak bisa dilakukan sebelum rekomendasi turun.

“Memang kalau situasinya normal pelantikan kepada pejabat baru tidak bisa dilakukan sebelum turun rekomendasi. Tapi kadang kala kebutuhan daerah juga harus dipertimbangkan,” katanya. (adl/ram)

Dikunjungi Jokowi, Masyarakat Dairi Kembali jadi Anak Kandung di Negeri Ini

DAIRI, SUMUTPOS.CO – Kehadiran Presiden Joko Widodo atau Jokowi di Kabupaten Dairi, Sumatera Utara, menyedot perhatian warga setempat, termasuk Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Provinsi Sumut, Anwar Sani Tarigan. Menurut Anwar, kunjungan Jokowi Ke Dairi untuk pertama kalinya menjadi pengobat rasa rindu masyarakat Dairi.

“Masyarakat Dairi sangat mencintai sosok Presiden Jokowi, maka wajar mereka sangat antusias termasuk saya. Apalagi, Jokowi merupakan presiden pertama yang mengunjungi Kabupaten Dairi,” ujar Anwar Sani, Kamis (3/2/2022).

Anwar juga memberikan apresiasi kepada Jokowi yang telah meringankan langkah mengunjungi Kabupaten Dairi, agar masyarakat di sana tidak merasa dianaktirikan. “Bayangkan saja, Presiden Indonesia selalu berkunjung ke Sumut akan tetapi selalu melewatkan Kabupaten Dairi. Dan hari ini, nasyarakat Dairi kembali menjadi anak kandung di republik ini. Terima kasih Pak Jokowi,” ungkap Anwar dengan haru.

Apalagi kata Anwar, Jokowi dalam kunjungannya membagikan sertifikat tanah, yang menurutnya merupakan langkah strategis bagi penyelesaian masalah-masalah agraria. “Sumut sebagai daerah yang penuh dengan persoalan agraria harus menjadi perhatian pemerintah pusat, agar masalah-masalah agraria di Sumut bisa diselesaikan termasuk di Kabupaten Dair,i” harapnya.

Dan kehadiran Jokowi ke Dairi yang membagikan sertifikat tanah harus menjadi tamparan bagi Gubsu yang tidak memiliki progam dan visi yang jelas dalam menuntaskan masalah-masalah agraria. “Saya pikir ini kode atau simbol bagi Gubsu untuk fokus menyelesaikan soal-soal agraria, jangan sampai berlarut-larut. Kalau pemerintah pusat bisa, kenapa pemerintah daerah tidak bisa?” ketusnya.

Terakhir, Anwar Sani berharap, kunjungan Jokowi bisa membawa dampak positif bagi Dairi, baik dalam hal pembangunan Infrastruktur maupun dalam pengembangan ekonomi Dairi. “Melihat kondisi infrastruktur Dairi yang babak belur, saya berharap kunjungan Jokowi bisa berdampak pada perbaikan Infrastruktur di Dairi,” pungkasnya.

Sebagaimana diketahui Kehadiran Presiden Joko Widodo atau Jokowi di Kabupaten Dairi, Sumatera Utara, menyedot perhatian warga setempat. Bahkan Jokowi mengaku mobil yang ditumpanginya sampai tidak bisa jalan karena tingginya antusias masyarakat. Hal tersebut ia ungkapkan dalam pembukaan pidato pada acara penyerahan sertifikat tanah untuk rakyat di Lapangan Sudirman, Kabupaten Dairi, Kamis (3/2/2022).

“Tadi ramai banget pak, dari turun helikopter sampai ke sini, mobilnya enggak bisa jalan,” kata Jokowi dikutip melalui video yang ditayangkan saluran YouTube Sekretariat Presiden.

Ternyata antusiasme dari masyarakat tersebut dikarenakan Jokowi menjadi Presiden RI pertama yang meninjau daerah tersebut. “Ternyata saya baru tahu, Kabupaten Dairi belum pernah dikunjungi presiden. Baru hari ini, jadi ramai banget,” ujarnya. (adz)

Bank Mandiri dan Pemerintah Kota Medan Tandatangani MoU dan Penyerahan CSR

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Bank Mandiri Region I/Sumatera 1 dan Pemerintah Kota Medan sepakat untuk dan memperdalam kerjasamanya lewat penandatanganan memorandum of understanding (MoU) di Menara Mandiri, Medan, Kamis (03/02/2022).

MoU tersebut ditandatangani oleh Lourentius Aris Budiyanto selaku Regional CEO Bank Mandiri Region I/Sumatera 1 dan Muhammad Bobby Afif Nasution selaku Walikota Medan. Prosesi penandatanganan ini juga turut disaksikan oleh Agus Dwi Handaya selaku Direktur Kepatuhan dan SDM Bank Mandiri, Yusup Ansori selaku Kepala OJK Regional 5 Sumbagut, dan Doddy Zulferdi selaku Kepala Perwakilan BI Provinsi Sumatera Utara.

MoU ini berfokus pada penggunaan produk dan layanan perbankan untuk mengoptimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) sehingga diharapkan kerjasama antara Bank Mandiri dan Pemerintah Kota Medan dapat mempermudah pemerintah kota dalam memenuhi dan melayani kebutuhan masyarakat kota Medan.

Regional CEO Bank Mandiri Region I/Sumatera 1, Lourentius Aris Budiyanto, mengemukakan bahwa kerjasama ini akan didukung dengan hadirnya KOPRA sebagai Wholesale Digital Super Platform by Bank Mandiri dengan digital single access yang akan memudahkan nasabah, dalam hal ini Pemerintah Kota Medan, untuk melakukan berbagai transaksi perbankan.

KOPRA hadir untuk memberikan kemudahan dalam pembayaran pajak daerah seperti PBB, BPHTB, Pajak Reklame dan pajak lainnya. Selain itu, KOPRA Host to Host hadir dengan teknologi yang memberi kemudahan bagi Pemerintah Kota Medan dalam melakukan inisiasi, otorisasi dan kontrol transaksi melalui sistem Pemerintah Kota Medan yang terhubung langsung dengan sistem bank.

Direktur Kepatuhan dan SDM PT Bank Mandiri (Persero) Tbk., Agus Dwi Handaya dalam sambutannya mengungkapkan kehadiran Bank Mandiri untuk mendukung penyediaan dan pemanfaatan layanan jasa perbankan bagi Pemerintah Kota Medan salah satunya dengan digitalisasi. “Dengan pengembangan yang dilakukan, kami berharap Pemerintah Kota Medan bisa mendapatkan benefit dari sisi efisiensi waktu, keamanan data, serta berbagai kemudahan lainnya”, ujar Agus.

Bank Mandiri sebagai Agent of Development juga terus berupaya untuk dapat berperan aktif dalam pembangunan berkelanjutan guna meningkatkan kualitas kehidupan dan kesejahteraan masyarakat. Pada kesempatan hari ini, Bank Mandiri juga akan melakukan penyerahan program Corporate Social Responsibility berupa 2 unit dump truck untuk pengelolaan sampah di Kota Medan.

Pemberian CSR ini diharapkan dapat mendukung Visi dan Misi Walikota Medan untuk mewujudkan masyarakat kota Medan yang berkah, maju, dan kondusif.

Penandatanganan MoU in juga disambut baik oleh Walikota Medan, Muhammad Bobby Afif Nasution yang berharap bahwa kerjasama pemerintah kota Medan dan Bank Mandiri ini dapat membantu untuk bisa melayani masyarakat dengan aman dan nyaman.

Bobby juga dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada pihak Bank Mandiri yang membantu pemerintah kota untuk melaksanakan tugas
menjaga lingkungan lewat pemberian CSR berupa 2 unit mini dump truck kepada pemerintah kota Medan.

Kerjasama dan penyaluran CSR ini diharapkan dapat memperkuat relasi antara Pemerintah Kota Medan dan Bank Mandiri, terutama untuk memenuhi kebutuhan masyarakat kota Medan. Tentang PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.

Bank Mandiri merupakan salah satu bank terkemuka di Indonesia dengan layanan finansial kepada nasabah yang meliputi segmen usaha Corporate, Commercial, Micro & SME, Consumer Banking, Treasury dan International Banking.

Bank Mandiri pada saat ini bersinergi dengan beberapa perusahaan anak untuk mendukung bisnis utamanya yaitu: Mandiri Sekuritas dan Mandiri Management Investasi (jasa dan layanan pasar modal), Bank Syariah Indonesia (perbankan syariah), Bank Mandiri Taspen/Mantap (Kredit UMKM), AXA-Mandiri Financial Services (asuransi jiwa), Mandiri InHealth (asuransi kesehatan), Mandiri
AXA General Insurance (asuransi umum),Mandiri Tunas Finance (jasa pembiayaan), Mandiri Utama Finance (jasa pembiayaan), Mandiri International Remittance (remitansi), Mandiri Europe (treasury & financial institution) dan Mandiri Capital Indonesia (Pembiayaan modal ventura).

Saat ini, Bank Mandiri telah mengembangkan layanan dan produk perbankan terbaik melalui Mandiri Digital yang mampu memenuhi berbagai kebutuhan nasabah korporasi dan retail. Layanan Mandiri Digital bagi nasabah korporasi termasuk Mandiri Cash Management (MCM), Mandiri Internet Bisnis (MIB), Mandiri Global Trade, Mandiri Financial Supply Chain Management (FSCM) dan Mandiri Application Programming Interface (API). Sedangkan layanan digital retail meliputi buka rekening online, aplikasi Mandiri Online, kartu prabayar Mandiri e-money, serta layanan informasi berbasis kecerdasan buatan Mandiri Intelligent Assistant (MITA) pada akun resmi WhatsApp Bank Mandiri di +628118414000.

Hingga Maret 2020, jaringan Bank Mandiri telah tersebar di seluruh Indonesia yang meliputi 1.578 kantor cabang dan 904 jaringan mikro yang terdiri dari unit dan kios mikro. Layanan distribusi Bank Mandiri juga dilengkapi dengan 13.076 unit ATM yang terhubung ke lebih dari 40.000 jaringan ATM Link, ATM Bersama, ATM Prima dan Visa/Plus, Electronic Data Capture (EDC) serta jaringan e-banking yang meliputi Mandiri Online, SMS Banking dan Call Center14000.(rel)

bank bjb Genjot Beragam Inovasi Digital Jelang Right Issue

BANDUNG, SUMUTPOS.CO – PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (bank bjb) siap melakukan aksi korporasi di kuartal pertama 2022 berupa rights issue atau Penambahan Modal dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD I).

Direktur Utama bank bjb Yuddy Renaldi mengatakan, aksi korporasi tersebut dimaksudkan untuk mendukung ekspansi kredit perseroan di tahun ini. Disampaikan Yuddy, rights issue merupakan langkah tepat untuk memperkuat permodalan perusahaan sehingga dapat meningkatkan kemampuan penetrasi kredit perusahaan di tahun ini. Skema right issue dilakukan dengan harga yang akan ditentukan kemudian, dengan mempertimbangkan penilaian harga wajar Perusahaan,.

Rencananya, saham baru yang akan dilepas dalam rights issue bank bjb adalah sebanyak-banyaknya 925 juta lembar saham seri B atau setara dengan sebanyak-banyaknya 9,40 persen dari modal ditempatkan dan disetor penuh dalam perseroan.  Rencana rights issue ini telah disetujui dalam RUPS Tahunan pada 6 April 2021.

“Seluruh dana right issue setelah dikurangi dengan biaya emisi, akan digunakan seluruhnya untuk memperkuat struktur permodalan dalam rangka ekspansi kredit perseroan,” ujar Yuddy, dalam Siaran Pers.

Sejatinya, sebelum melaksanakan right issue, bank bjb telah melakukan berbagai langkah inovasi, antara lain new digital payments. Yaitu fitur new DIGI dan DigiCash by bank bjb. Lalu  softlaunching kolaborasi bank bjb dengan financial technology (fintech) e-commerce dengan nama E-Pays.  Peluncuran new digital payments ini untuk mengoptimalkan layanan digital bank bjb kepada masyarakat serta pemerintah daerah.

Bank bjb juga bekerja sama dengan lembaga fintech berkomitmen membangun ekosistem digital yang lebih masif. Menurut Yuddy, inovasi dan kolaborasi merupakan kunci dalam memenangkan persaingan ke depan. Oleh karenanya dukungan layanan digital yang selama ini telah dilakukan perlu dioptimalkan.

Selain itu terdapat kemudahan pembayaran melalui layanan digital bank bjb. Yakni berupa mobile banking, QRIS, uang elektronik, virtual account, internet banking corporate, Agen Laku Pandai, serta produk-produk lainnya.

“Semuanya ini diharapkan mendukung program inklusi keuangan serta pembentukan ekosistem digital,” tegas Yuddy.

New digital payments ini memberikan kemudahan dalam bertransaksi. bank bjb melalui uang elektronik bjb DigiCash. Dan dapat digunakan untuk memenuhi berbagai kebutuhan transaksi digital. Ke depan, bank bjb juga akan terus melakukan berbagai inovasi teknologi sesuai dengan kapasitas bank bjb sebagai lembaga jasa keuangan. Dengan bertransformasi dan berinovasi untuk menjadi penggerak dalam berkontribusi menghadirkan kemajuan di seluruh penjuru negeri.

Menurut Yuddy, bank digital merupakan masa depan dari industri keuangan, sehingga bank bjb perlu melakukan inovasi dan bertransformasi agar bisa bersaing di industri perbankan.  Di era digital, ditegaskan Yuddy, kolaborasi diyakini menjadi satu hal yang harus dilakukan dalam mencapai visi dan misi perusahaan. Perbedaan lokasi, jarak, dan waktu bukan menjadi penghambat aktivitas untuk berkolaborasi dan Cross Collaboration adalah momentumnya.

Ia mengatakan, bank bjb di tahun 2021 telah melakukan berbagai inovasi dan pengembangan digitalisasi. Hal tersebut berdampak pada pendapatan fee based income yang naik signifikan. Tak terkecuali dari kanal-kanal atau layanan digital yang semakin digandrungi. Hal ini, sambung Yuddy, tidak terlepas dari semakin luasnya ekosistem digital bank bjb yang tumbuh sepanjang tahun 2021. Bahkan, pengguna aplikasi mobile bjb DIGI tumbuh eksponensial.

Selain itu, QRIS merchant bank bjb juga terus tumbuh positif. Pun pengembangan terhadap pemberian fasilitas kredit berbasis digital melalui aplikasi Loan on Boarding, seperti aplikasi bjb Laku untuk segmen UMKM dan Kredit Mesra dan Kredit Usaha Rakyat (KUR), bjb Koin untuk pembiayaan segmen konsumer ASN, serta pengembangan aplikasi pada segmen lainnya. Hal tersebut mendorong percepatan pertumbuhan ekspansi bisnis bank. Inovasi yang dikembangkan sejalan dengan cita-cita bank bjb untuk menjadi Elite Bank pada 2025 sebagaimana tertuang dalam corporate plan yang telah disusun

“InsyaAllah ke depannya seluruh aplikasi ini akan menjadi satu kesatuan dalam suatu Super Apps untuk memenuhi seluruh kebutuhan nasabah dalam satu aplikasi saja,” tegas Yuddy.(rel).

Ketua DPRD Sumut Janji Tak Teken Penetapan 7 Nama Komisioner KPID Sumut

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Pertemuan calon anggota Komisi Penyiaran Daerah (KPID) Sumut periode 2021-2024 dengan Ketua DPRD Sumut Drs Baskami Ginting membuka informasi terbaru mengenai perkembangan seleksi yang mereka ikuti pascapengetokan 7 nama terpilih pada 22 Januari 2022, dini hari lalu.

Secara tegas, politisi PDI Perjuangan tersebut berjanji tidak akan meneken surat pengantar penetapan 7 nama anggota KPID Sumut terpilih kepada Gubernur Sumatera Utara untuk disahkan. Selain alasan belum sampainya surat keputusan yang dimaksud, saat ini Baskami mendapati surat penolakan atas penetapan 7 nama terpilih dari Fraksi PDI Perjuangan tertanggal 27 Januari 2022 dengan Nomor: 117/F.PDI-P/DPRD-SU/1/2022. Ditambah dengan kehadiran calon anggota KPID Sumut yang mengadukan perihal kecurangan mekanisme pemilihan.

“Saya janji tidak akan teken sebelum nanti saya mengadakan rapat dengan pimpinan dewan dan komisi A,” janji Baskami dalam audiensi bersama calon Anggota KPID Sumut di Ruang Rapat Lantai II Gedung DPRD Sumut, Jalan Imam Bonjol Medan, Kamis (3/2/2022) siang.

Sementara itu, sebanyak 5 orang mewakili calon KPID Sumut hadir dalam audiensi yakni Muhammad Lutfan SSos, T Prasetiyo MIKom, Dr Topan Bilardo Marpaung, Valdesz Junianto Nainggolan SSos MSP, dan Robinson Simbolon. Melalui pertemuan itu, berbagai kecurangan yang dirasakan diungkap secara jelas.

Seperti persoalan pernyataan absurd dan menciderai perasaan para peserta dari Hendro Susanto di media massa dengan menyebut bahwa mereka yang terpilih adalah mereka yang memiliki semangat memperbaiki dunia penyiaran. “Saya jauh dari Mandailing Natal, kita berjuang di sini dari awal. Mengikuti setiap tahapan. Darimana pula kita dinilainya tidak semangat,” kesal Muhammad Lutfan S.Sos, .

Lalu, terkait sistem penilaian yang tidak jelas dan hanya dilakukan oleh beberapa anggota dewan saja, hingga tersebarluasnya hasil fit and proper test milik peserta ke publik melalui media sosial. “Mekanisme pemilihan dengan cara musyawarah mufakat sebagian anggota dan model skoring yang dijadikan dasar penetapan tujuh nama Komisioner KPID Sumut periode 2021-2024 berpotensi melanggar hukum karena dalam Tata Tertib DPRD yang berpayung pada UU No 17 Tahun 2014 tentang MPR, DPR, DPD, dan DPRD hanya dikenal dua cara pengambilan keputusan, yaitu musyawarah mufakat oleh seluruh anggota atau pemungutan suara,” paparnya.

Terakhir, Robinson berterima kasih kepada Ketua DPRD Sumut, Drs Baskami Ginting telah menerima kehadiran dan keluhan dari teman-teman calon KPID Sumut. Ia percaya bahwa Baskami merupakan sosok yang arif dan mampu mengambil langkah yang tepat dalam menyelesaikan kericuhan seleksi KPID Sumut. “Terimakasih Pak Baskami telah menerima kami. Kami yakin Pak Baskami mampu mengambil langkah yang tepat agar permasalahan dalam seleksi KPID Sumut ini dapat selesai,” tutup Robinson. (adz)

Dituding Sediakan Obat Terlarang, Manager Karaoke Hip Hop: Kami Anti-Narkoba

LUBUKPAKAM, SUMUTPOS.CO- Manager Karaoke Hip Hop, Yanto, membantah tudingan, tempat usahanya di Jalan Ahmad Yani, Lubuk Pakam, Kabupaten Deliserdang, menjadi tempat penyedia wanita penghibur serta peredaran obat-obatan. Kepada sejumlah wartawan, Yanto menyebut kalau tudingan tersebut adalah fitnah.

Menurutnya, sampai saat ini di lokasi Karaoke Hip Hop tidak pernah menyediakan wanita penghibur serta peredaran obat-obatan. “Itu berita fitnah. Kita anti obat-obatan terlarang atau narkoba. Bohong yang bilang di tempat kita ada narkoba,” tegas Yanto, Kamis (3/2/2022), siang..

Begitu juga soal pemberitaan penjualan minuman keras. Menurut Yanto, Karaoke Hip Hop telah memiliki izin menjual minuman keras sesuai surat yang dikeluarkan Kepala Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean B Medan yang diteken Dadan Farid tanggal 12 Maret 2021. “Jadi semua tuduhan seperti dalam  pemberitaan salah satu media online itu adalah berita bohong dan fitnah,” ujarnya.

Dia menduga, sumber dari pemberitaan itu berasal dari saingan bisnis yang merasa kalah bersaing. Apalagi, ada lokasi tempat hiburan malam lain yang beroperasi hingga pukul 04.00 WIB tidak diberitakan. “Kita akan buat laporan pencemaran nama baik karena sudah difitnah,” pungkas Yanto. (btr)

Inflasi dan PMI Manufaktur di Awal Tahun Memberikan Prospek Positif

JAKARTA.SUMUTPOS.CO – Meningkatnya mobilitas dan aktivitas ekonomi masyarakat telah mendorong sisi permintaan. Memasuki awal tahun 2022, inflasi di Januari 2022 yang tercatat sebesar 2,18% (yoy) masih terkendali dalam kisaran sasaran target inflasi tahun 2022 sebesar 3%±1% (yoy). Secara bulanan, inflasi Januari 2022 sebesar 0,56% (mtm) sedikit menurun dibanding inflasi bulan Desember 2021. Namun, inflasi Januari 2022 merupakan tertinggi pada periode yang sama sejak tahun 2019.

Capaian Inflasi Januari dipengaruhi oleh pergerakan pada seluruh komponen inflasi dengan komponen inti menjadi penyumbang andil tertinggi terhadap inflasi Indeks Harga Konsumen (IHK) Januari yakni sebesar 0,27%. Inflasi inti sebesar 0,42% (mtm) dan merupakan tertinggi sejak Agustus 2019. Sementara secara tahunan, inflasi inti tercatat sebesar 1,84% dan juga tertinggi sejak September 2020. Peningkatan inflasi inti pada Januari 2022 terutama disebabkan adanya peningkatan harga komoditas ikan segar, mobil, tarif kontrak rumah dan sewa rumah.

Inflasi Volatile Food (VF) tercatat sebesar 1,30% (mtm), lebih rendah dibandingkan dengan inflasi VF bulan sebelumnya sebesar 2,32% (mtm) maupun rerata historis bulan Januari empat tahun terakhir sebesar 1,66% (mtm). Beberapa komoditas VF yang dominan menyumbang terhadap inflasi Januari antara lain kenaikan harga daging ayam, beras, telur ayam ras dan tomat. Sementara komoditas yang mengalami penurunan harga adalah cabai merah.

Kenaikan harga beras pada Januari disebabkan oleh rendahnya panen pada bulan November-Desember 2021 disertai dengan terjadinya hidrometeorologi pada awal tahun 2022. Harga beras ditingkat penggilingan meningkat sebesar 2,23% (mtm) dan ditingkat eceran sebesar 0,94% (mtm). Kondisi ini diperkirakan masih berlangsung pada Februari meski tidak setinggi Januari dan kembali stabil mulai Maret karena mulai masuknya musim panen.

Sementara itu, minyak goreng yang menjadi komoditas paling dominan menyumbang inflasi tahun 2021 dengan andil sebesar 0,31%, saat ini kondisinya relatif terkendali dengan andil inflasi mencapai 0,01% di Januari 2022. “Pemerintah telah melakukan upaya untuk melakukan stabilisasi harga minyak goreng. Sebelumnya telah dikeluarkan kebijakan untuk memastikan agar masyarakat dapat memperoleh harga minyak goreng kemasan dengan harga terjangkau Rp14.000,00 per liter yang di mulai pada tanggal 19 Januari 2022. Kemudian, untuk mengantisipasi kenaikan harga migor, Pemerintah telah menetapkan Harga Eceran Tertinggi (HET) untuk minyak goreng.  Kebijakan HET ini berlaku mulai 1 Februari 2022,” ujar Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto di Jakarta, Rabu (2/02).

Berdasarkan data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS), harga minyak goreng menunjukkan tren penurunan pada akhir Januari meskipun secara rata-rata bulanan masih tercatat meningkat dibanding Desember 2021.

Peningkatan harga beberapa komoditas pangan juga tercermin pada peningkatan Nilai Tukar Petani (NTP) Januari 2022. NTP nasional Januari 2022 sebesar 108,67 atau naik 0,30% dibanding NTP bulan sebelumnya. Kenaikan NTP menunjukkan bahwa petani bisa menikmati keuntungan dari hasil produksi mereka.

Subsektor yang mengalami peningkatan tertinggi yakni NTP Subsektor Tanaman Pangan sebesar 0,98% terutama disebabkan dari peningkatan harga gabah. Harga gabah petani meningkat sebesar 4,96% (mtm) yang mendorong peningkatan harga beras ditingkat penggilingan maupun eceran. Kemudian diikuti oleh NTP Subsektor Peternakan yang meningkat sebesar 0,43% dan berada pada level 100,19.

Peningkatan NTP Subsektor Peternakan didorong utamanya dari peningkatan harga ayam ras pedaging. NTP Subsektor Tanaman Perkebunan Rakyat (NTPR) juga mengalami peningkatan dan tercatat sebesar 131,81. NTPR tercatat terus mengalami peningkatan sejak Juli 2020 yang utamanya masih didorong dari kenaikan harga kelapa sawit.

Komponen inflasi administered prices (AP) tecatat sebesar 0,38% (mtm), menurun dibanding bulan Desember 2021 sebesar 0,45% (mtm). Bahan Bakar Rumah Tangga (BBRT) menjadi komoditas dengan andil penyumbang tertinggi sebesar 0,06%. Peningkatan tersebut disebabkan karena adanya penyesuaian harga LPG nonsubsidi yang berkisar antara Rp1.600 s.d Rp2.600 per kilogram dan telah berlaku sejak 25 Desember 2021.

Selain BBRT, rokok kretek filter mencatatkan sumbangan terhadap inflasi Januari sebesar 0,01%. Kenaikan harga aneka jenis disebabkan naiknya tarif cukai hasil tembakau (CHT) sebagaimana diatur dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 192/PMK.010/2021 tentang Tarif Cukai Hasil Tembakau yang berlaku sejak 1 Januari 2022. Peningkatan inflasi AP masih tertahan oleh penurunan tarif angkutan udara sesuai dengan pola musimannya, dengan andil -0,03%.

Lebih lanjut, sebagai pembuka awal tahun, sinyal optimisme pemulihan ekonomi terus bertambah khususnya terlihat dari sektor manufaktur yang semakin menggeliat. Terbukti, pada Laporan Purchasing Managers’ Index (PMI) yang diterbitkan IHS Markit, output sektor manufaktur Indonesia kembali di posisi ekspansif sebesar 53,7 pada Januari 2022, lebih tinggi dari bulan Desember 2021 yang mencapai 53,5. Dengan demikian, sektor manufaktur melanjutkan level ekspansi selama lima bulan berturut-turut dan masih mengungguli beberapa negara ASEAN seperti Thailand (51,7), Filipina (50,0), dan Myanmar (48,5).

“Kinerja sektor manufaktur yang terus terekspansif perlu diapresiasi. Pemerintah juga akan terus bekerja keras menciptakan iklim usaha yang kondusif sehingga performa positif ini dapat terus ditingkatkan,” lanjut Menko Airlangga.

Prospek dan Risiko Ke Depan

“Dalam rangka menjaga tren pemulihan ekonomi nasional, Pemerintah akan terus mencermati berbagai risiko pencapaian inflasi tahun 2022, termasuk yang berasal dari imported inflation,” ungkap Menko Airlangga Hartarto.

Sebagaimana diketahui, sejalan dengan meningkatnya aktivitas ekonomi dunia, permintaan yang tinggi telah mendorong naiknya harga-harga komoditas esensial dan berdampak terhadap kenaikan inflasi global. IMF dalam publikasi terbaru World Economic Forum, yang dirilis Januari 2022 juga menyampaikan bahwa kenaikan inflasi merupakan salah satu faktor risiko pemulihan ekonomi di tahun 2022. Berlanjutnya harga energi yang tinggi disertai gangguan rantai pasok telah mendorong peningkatkan inflasi, terutama di Amerika Serikat dan banyak negara Emerging Market and Developing Economies (EMDE). Amerika Serikat sendiri menutup tahun 2021 dengan tingkat inflasi menembus 7% dan merupakan tertinggi sejak Juni 1982.

“Pemerintah akan terus berkoordinasi dengan Bank Indonesia maupun Pemerintah Daerah melalui Tim Pengendalian Inflasi Pusat dan Tim Pengendalian Inflasi Daerah untuk memitigasi berbagai tantangan pencapaian inflasi tahun 2022 baik yang berasal dari global maupun domestik. Penguatan program kerja dan strategi kebijakan pengendalian inflasi di level daerah menjadi strategis dalam mendukung pencapaian inflasi nasional tetap terkendali di tengah risiko-risiko yang dihadapi,” ujar Menko Airlangga.

Dari sisi sektor riil, peningkatan demand global juga harus menjadi peluang yang bisa kita tangkap. Dengan output manufaktur Indonesia ke depan yang diperkirakan semakin bertumbuh, diharapkan prospek permintaan barang ekspor juga akan terus meningkat. Terlebih, IHS Markit mencatat bahwa pesanan barang ekspor Indonesia di Januari 2022 merupakan rekor kenaikan tertinggi jika dibandingkan dengan periode bulan Januari sejak survei PMI dijalankan.

“Untuk mengakselerasi kinerja ekspor dan memanfaatkan momentum yang ada, Pemerintah akan terus mendorong program hilirisasi komoditas unggulan, seperti CPO, nikel, bauksit, tembaga, hingga timah. Di samping itu, investasi pada industri 4.0 juga akan terus ditingkatkan sehingga produk-produk ekspor Indonesia ke depan semakin berdaya saing dan bernilai tambah tinggi,” pungkas Menko Airlangga. (dep1/ag/fsr/*)

Rumah Dua Lantai Terbakar di Jalan Seroja Medan Sunggal, 1 Orang Tewas

BERKERUMUN: Warga tampak berkerumun melihat sebuah rumah di Jalan Seroja, Medan Sunggal, hangus terbakar pada Rabu (2/2) pagi. Peristiwa ini menyebabkan seorang penghuni rumah tewas.markus/sumu tpos.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Sebuah rumah dua lantai di Jalan Seroja, Kecamatan Medan Sunggal, hangus terbakar pada Rabu (2/2) pagi. Naas, seorang pemilik rumah tidak bisa melarikan diri dari kobaran api. Alhasil, korban laki-laki yang disebut berusia 19 tahun tersebut ditemukan meninggal dunia di lantai 2 rumahnya saat dievakuasi.

Kepala Dinas Pencegah dan Pemadam Kebakaran (P2K) Kota Medan Albon Sidauruk mengatakan, peristiwa tersebut terjadi sekitar Pukul 08.30 WIB.

“Begitu kita dengar ada laporan rumah yang terbakar di Jalan Seroja, mobil unit pemadam kita langsung ke lokasi. 10 menit dari laporan yang kita terima, armada pemadam kebakaran kita sudah sampai di lokasi dan langsung melakukan pemadaman,” ucap Albon kepada Sumut Pos, Rabu (2/2).

Dikatakan Albon, total ada 6 unit armada mobil pemadam yang diturunkan ke lokasi. Untuk memadamkan api dan melakukan proses pendinginan, setidaknya Dinas P2K Kota Medan membutuhkan waktu kurang lebih 1 jam.”Sekitar jam 09.30 apinya sudah padam, total ada 6 unit pemadam yang turun kesana,” ujarnya.

Diterangkan Albon, dalam proses pemadaman api pihaknya memang tidak mendapatkan kesulitan yang berarti. Namun sayang, ketika ingin mengevakuasi satu korban yang ada saat itu berada di lantai dua, pihaknya mengaku memgalami kesulitan karena warga sekitar yang memadati lokasi kejadian.

Alhasil, petugas Dinas P2K Kota Medan memiliki ruang gerak yang terbatas dan terhambat serta tidak leluasa untuk melakukan evakuasi. Meskipun begitu, warga justru ikut turun dalam membantu proses pemadaman api dengan menyiramkan air ke titik api yang membesar.

Dijelaskan Albon, korban yang ingin diselamatkan merupakan seorang laki-laki. Menurut informasi dari warga, korban bahkan sempat berteriak dan meminta tolong sebelum petugas damkar datang, korban sempat berteriak kepada warga yang menyaksikan kebakaran.”Warga sempat bilang supaya korban melompat saja dari lantai dua, tapi korban tidak mau,” jelasnya.

Korban pun akhirnya terjebak di lantai dua dan tidak bisa keluar, sementara api terus membesar. Usai memadamkan api, korban pun ditemukan tewas di lantai dua.

Ditanya apa yang menjadi penyebab terbakarnya rumah tersebut, Albon mengaku pihaknya belum bisa memastikannya. Namun menurut masyarakat sekitar, api justru muncul dari lantai satu rumah tersebut. “Apinya dari lantai satu. Jadi lantai satu itu tempat usaha seperti warung atau kedai, lantai dua jsdi rumah tempat tinggal. Di lantai satu itu, korban menjual gas dan minyak eceran, kemungkinan dari situ (penyebanya),” terangnya.

Melihat api di lantai satu semakin membesar, lanjut Albon, korban yang saat itu sedang sendiri di rumah pun langsung lari ke lantai dua. Saat disuruh warga untuk melompat dari lantai dua, korban justru memilih untuk bersembunyi di kamar mandi di lantai dua rumahnya. “Kemungkinan besar korban meninggal karena keracunan asap. Kalau korban luka-luka tidak ada, karena korban saat kejadian cuma sendirian di rumah,” pungkasnya.

Sebelumnya, warga sekitar yang menjadi saksi mata mengaku melihat kobaran api dari rumah korban sekitar Pukul 08.30 WIB. Saat itu kondisi rumah lantai satu terbuka, namun kondisi di lantai dua tertutup. Saat itu, warga ingin menyelamatkan korban yang ada di dalam rumah karena ada korban yang berada di lantai dua dan berteriak minta tolong. “Kami sempat bilang loncat aja. Tapi sepertinya tidak bisa karena pintu dan jendelanya tak bisa dibuka,” sebut warga.

Karena api terlalu besar, warga pun menunggu petugas pemadam sembari membatu memadamkan api di lantai satu dengan menyiramkan air. Sekitar 10 menit kemudian pihak damkar datang ke lokasi, beberapa warga turut membantu melakukan evakuasi. Sejumlah warga pun mengaku sempat ke lantai dua rah korban dan melihat ada satu korban meninggal dunia.

“Itu anak sulung dari keluarga yang tinggal di rumah itu, saya lihat tadi sudah dalam posisi telungkup dan tidak bernyawa. Ibunya di kampung, ayahnya baru saja kerja, sedangkan adeknya baru pergi ke sekolah. Mereka di rumah itu ada 4 orang,” jelas warga.

Belakangan diketahui, korban bernama Alfin Farel dan berusia 19 tahun. Alfin pun langsung dibawa petugas ke rumah sakit Bina Kasih, namun Alfin memang sudah meninggal dunia. (map/ila)