TEWAS: Pengendara motor korban tabrak lari meninggal dunia di Pasar IX Desa Tanjungbaru, Kecamatan Tanjungmorawa,
Deliserdang, Sabtu (18/12).
TANJUNGMORAWA, SUMUTPOS.CO – Kecelakaan maut terjadi di Pasar IX Desa Tanjungbaru, Kecamatan Tanjungmorawa, Deliserdang, Sabtu (18/12). Seorang pengendara motor tewas setelah ditabrak mobil.
TEWAS: Pengendara motor korban tabrak lari meninggal dunia di Pasar IX Desa Tanjungbaru, Kecamatan Tanjungmorawa,
Deliserdang, Sabtu (18/12).
Sementara mobil yang menabrak melarikan diri dan hingga kini belum diketahui pelakunya.
Kanit Laka Lantas Polresta Deliserdang Iptu Rasidin menjelaskan, korban adalah Artalena Boru Nababan (21), warga Kecamatan Lubukpakam, Deliserdang.”Korba meninggal dunia di lokasi kejadian,” kata Rasidin, Minggu (19/12).
Kecelakaan bermula mobil belum diketahui datang dari arah Tebingtinggi menuju ke Medan. Tiba di lokasi, pengemudi mobil diduga tidak memperhatikan motor yang dikendarai korban di depannya. Tabrakan pun tak terhindarkan.”Pengendara motor merenggang nyawa. Hal itu didapatkan dari keterangan warga sekitar. Karena personel Unit Laka Lantas yang tiba di lokasi kejadian mobil sudah kabur,” jelasnya.
Kendaraan korban yang mengalami kecelakaan sudah dibawa guna pemeriksaan lebih lanjut. “Kami sedang melakukan penyelidikan mobil yang menabrak korban,” pungkasnya. (ssc/azw)
RUSAK: Kunci pagar rumah Sekcam Batangkuis dirusak pelaku pencurian di kediamannya di Dusun V Desa Bintangmeriah, Kamis (16/12).
DELISERDANG, SUMUTPOS.CO – Rumah milik Seketaris Camat (Sekcam) Batangkuis Junaidi SE Msi disatroni malung di Dusun V Desa Bintangmeriah, Kamis (16/12). Tiga unit sepeda motor dibawa kabur pelaku yang belum diketahui indentitasnya.
RUSAK: Kunci pagar rumah Sekcam Batangkuis dirusak pelaku pencurian di kediamannya di Dusun V Desa Bintangmeriah, Kamis (16/12).
Sekertaris Camat Batangkuis Junaidi SE Msi dikonfirmasi awak media membenarkan bahwa kediamannya dimasuki maling. “Honda Beat, Supra 125, dan Honda CB 150 telah hilang dicuri,” ujar Junaidi ditemui di rumahnya, Jumat (17/12).
Junaidi menerangkan, maling yang membawa kabur sejumlah kendaraan itu diperkirakan berjumlah enam orang. Hal itu diketahui dari rekaman CCTV atau kamera pemantau milik Masjid Al-Fajar yang bersebelahan dengan rumahnya.
“Dalam rekaman video, enam pria mengendarai sepeda motor berboncengan masuk ke area masjid lalu memarkirkan kendaraan mereka. Kemudian tiga orang mantau situasi, sementara yang lainnya melancarkan aksi dengan lebih dulu merusak gembok terpasang di pagar. Selanjutnya masuk mengendap-endap dan mencuri motor,” terangnya.
Setelah berhasil merusak kunci kontak tiga motor, para maling kabur membawa hasil curian.
“Aksi yang dilakukan para pelaku ini tergolong andal. Mereka beraksi sangat rapi,” kata Junaidi.
Junaidi mengaku, pencurian motor di lingkungannya bukan pertama terjadi, namun sudah beberapa kali.
“Dari keterangan warga, enam kali terjadi. Hal ini membuat masyarakat sekitar was-was jika meninggalkan rumah karena terbilang rawan kejahatan,” akunya. Kasus pencurian tersebut, kata Junaidi dirinya sudah resmi membuat pengaduan dengan nomor STPL/187/XI/2021/SPKT.SEK.BT.KUIS/RESTA DS/POLDA SUMUT. “Saya berharap kepolisian segera mengungkap kasus pencurian yang sudah meresahkan warga Dusun V, Desa Bintangmeriah. Diharapkan juga dapat menciptakan situasi ketertiban dan keamanan masyarakat (Kamtibmas),” ujarnya.
Sementara Kapolsek Batangkuis AKP Simon Pasaribu SH mengatakan pihaknya telah menerima laporan pencurian di rumah Sekcam Batangkuis tersebut. “Kami tengah melakukan penyelidikan,” kata Simon dihubungi wartawan melalui ponsel.(mag-1/azw)
BINGKISAN: Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Medan, Burhanuddin Sitepu menyerahkan bingkisan kepada peserta reses di Jalan STM Medan.
, Lingkungan 9, Kelurahan Suka Maju, Medan Johor, Minggu (19/12).ade zulfi/sumutpos.
MEDAN, SUMUTPOS.CO – Persoalan genangan air atau banjir masih menghantui warga Kota Medan, khususnya warga yang berada di daerah pemilihan (Dapil) 5 DPRD Medan meliputi Medan Sunggal, Medan Tuntungan, Medan Selayang, Medan Maimun, Medan Johor, dan Medan Polonia. Apalagi, dalam beberapa hari ini, Kota Medan terus diguyur hujan dengan intensitas sedang hingga lebat.
BINGKISAN: Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Medan, Burhanuddin Sitepu menyerahkan bingkisan kepada peserta reses di Jalan STM Medan.
, Lingkungan 9, Kelurahan Suka Maju, Medan Johor, Minggu (19/12).ade zulfi/sumutpos.
Keresahan warga ini terungkap dalam Reses Masa Sidang I Tahun III Tahun Anggaran 2021 yang digelar Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Medan, Burhanuddin Sitepu di dua lokasi berbeda, yakni di Jalan Setia Budi Nomor 173-D Lingkungan 8, Kelurahan Tanjungrejo, Medan Sunggal, pada Sabtu (18/12), dan di Jalan STM Gang Suka Rindu, Lingkungan 9, Kelurahan Suka Maju, Medan Johor, Minggu (19/12).
Meski hujan mengguyur sejak pagi, namun antusias masyarakat menghadiri reses tersebut cukup tinggi. Ini terlihat dari ratusan peserta yang hadir. Mereka ingin menyampaikan aspirasi mereka secara langsung kepada wakil mereka di DPRD Medan, Burhanuddin Sitepu yang juga Ketua DPC Partai Demokrat Kota Medan.
Khairul Hanafi, Kepala Lingkungan (Kepling) 7 Kelurahan Tanjungrejo, Kecamatan Medan Sunggal, menyampaikan, selama ini warga Kelurahan Tanjungrejo selalu menjadi langganan banjir. Apalagi, ada dua sungai yang membelah Kelurahan Tanjungrejo, yakni Sungai Batuan dan Sungai Selayang.
Jika sungai meluap, sebutnya, warga hampir di semua lingkungan khususnya di Lingkungan 4, 7, 8, 9, 11, 13, 14, 17, dan 19, selalu kebanjiran. “Kalau sudah banjir, kami sebagai kepala lingkungan yang selalu diprotes warga. Jadi, kami mohon kedua sungai itu segera dinormalisasi. Melalui reses ini kami meminta kepada Bapak Burhanuddin Sitepu agar ini disuarakan melalui paripurna DPRD Medan,” harapnya.
Sementara Susilawati, warga Medan Johor dari komunitas Warga Peduli Sekitar (Wapesek) yang terdiri dari kaum ibu, pernah melakukan penimbunan jalan yang berlubang di sekitar Jalan Karya Jaya. “Ini kami lakukan atas rasa kepedulian kami. Karena banyak pengendara khususny sepeda motor yang terjatuh akibat jalan rusak tersebut. Atas inisiatif kami, kami melakukan penimbunan. Atas kondisi ini, kami berharap perhatian dari Pemko Medan,” harapnya.
Lilik Kasturi, Warga Gang Perbatasan, Kelurahan Titi Kuning, Medan Johor. Dia mengeluhkan soal sampah yang tidak diangkut oleh pihak kecamatan. “Karena sampah tak diangkut, warga banyak membuang ke sungai yang mengakibatkan sungai menjadi tercemar dan terjadi pendangakalan. Mohon kiranya ini menjadi perhatian,” pintanya.
Menyikapi hal ini, Burhanuddin Sitepu mengungkapkan, persoalan banjir atau genangan air memang seperti tidak ada selesainya di Kota Medan. Dia pun menyayangkan ketidakhadiran Dinas Pekerjaan Umum Kota Medan dalam reses tersebut. Padahal, persoalan banjir pasti selalu muncul dalam setiap reses. “Kalau saya menilai, masalah genangan air ini karena salah urus. Orang-orang yang menangani persoalan banjir ini bukan ahlinya. Karena sampai sekarang masih meraba, belum ada solusinya. Makanya, serahkan pada ahlinya,” kata Burhanuddin yang juga Sekretaris Komisi IV DPRD Medan membidangi pembangunan.
Menurutnya, penyebab banjir ini bukan cuma satu. Karenanya, normalisasi sungai saja tidak cukup kalau drainase tidak diperbaiki. Debit air tidak sebanding dengan drainase yang ada, sehingga ketika hujan deras air meluap ke jalan dan terjadi genangan air.
Burhanuddin juga mengungkapkan, dari pemetaan Pemko Medan, saat ini ada 1.500 titik genangan air di Kota Medan, dari sebelumnya hanya 500 titik. “Tahun 2022, pemko juga sudah mengalokasikan Rp1 triliun untuk mengatasi banjir ini. Jadi, dari segi anggaran tidak ada masalah lagi. Kita lihat saja nanti seperti apa hasilnya. Mudah-mudahan dengan adanya kedekatan emosional Wali Kota Medan dengan Kementerian PUPR, persoalan banjir ini bisa segera diatasi,” harapnya.
Sementara soal pembetonan jalan dan drainase di Jalan Mawar, Lingkungan 8, Kelurahan Tanjungrejo, dan perbaikan jalan di Jalan Karya Jaya, Burhanuddin meminta agar kepala lingkungan atau warga untuk membuatkan denah jalan yang ingin diperbaiki, agar segera diusulkan ke Pemko Medan. “Realisasinya akan saya sampaikan kepada Pak Kepling,” pungkasnya. (adz/ila)
MEDAN, SUMUTPOS.CO – Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Medan kembali menggelar Blood Donation yang dipusatkan di Sun Plaza, Jalan H Zainul Arifin Medan, sebagai upaya memastikan ketersediaan kantong darah, Minggu (19/12) Ketua PMI Kota Medan, Musa Rajekshah (Ijeck) mengapresiasi pelaksana kegiatan tersebut seperti PT Abbott, Yayasan HOPE dan SUN Plaza.
ilustrasi
“Saya juga berterimakasih kepada seluruh pendonor karena telah meluangkan waktunya untuk berbagi kepada saudara-saudara kita yang membutuhkan donasi darah. Semoga niat baik ini membuat kita lebih sehat juga membantu orang lain,” katanya.
Ia berharap kegiatan berjalan lancar dan memenuhi ekspektasi dari target kantong darah yang direncanakan. “Dan untuk target sebanyak 600 kantong ini bisa menjadi rekor di tengah situasi pandemi Covid-19 ini,” kata wakil gubernur Sumatera Utara itu.
Turut hadir Ketua Harian PMI Medan, John Ismadi Lubis, Bendahara Syahruddin Siregar, Direktur UDD PMI Kota Medan, dr Harry Butarbutar, Kabid Anggota dan Relawan Esti Pibrianto, Kepala Markas PMI Medan Zulhamsyah serta sejumlah pengurus PMI kecamatan.
Pria yang akrab disapa Ijeck ini menambahkan, PMI hadir di tengah masyarakat tidak hanya sebatas donor darah. PMI juga harus siap kalau terjadi bencana. Di mana, berdasarkan laporan BPBD Sumut, di Kabupaten Mandailing Natal hampir 70 persen terendam banjir. Begitu juga di Kabupaten Nias, terkhusus Gunungsitoli. “Harapan kita, para relawan PMI dapat memberikan sumbangsih tenaga, pikiran dan waktunya. Dengan demikian seluruh relawan PMI di Sumut dapat memberikan manfaat kepada masyarakat,” katanya.
Ijeck pun mengajak seluruh masyarakat agar menyukseskan vaksinasi untuk menghentikan penyebaran virus Corona di Sumut. Kemudian di kesempatan itu, ketua Golkar Sumut ini turut menyerahkan plakat penghargaan kepada Ketua Yayasan HOPE, Direktur SUN Plaza, Yohana, PT Abbott dan perwakilan relawan.
Adapun Strategic Account Manager PT Abbott, Zulfikar Nasution menjelaskan, Blood Donation ini sudah berlangsung di sejumlah provinsi seperti Makassar, Tangerang, Banda Aceh, Semarang, dan Medan. Tujuan kegiatan untuk menjaring pendonor pemula dalam upaya PMI memenuhi kebutuhan darah. Tak tanggung, pihaknya menunjuk Cristiano Ronaldo sebagai ambasador kegiatan donor darah.
Untuk menyemarakkan suasana, Blood Donation dirangkai talk show yang membahas keberadaan relawan PMI dengan pemateri Kabid Anggota dan Relawan PMI Medan, Esti Pibrianto SPd dan lucky draw dengan hadiah yang menarik.
Pantauan di lokasi, calon pendonor terlebih dahulu menjalani pemeriksaan kesehatan oleh tim medis UDD PMI Medan. Setelah dinyatakan memenuhi persyaratan, pendonor diarahkan ke ruangan untuk melakukan transfusi darah. Setelah itu pendonor mendapat sejumlah cendramata dari pelaksana kegiatan. (prn/ila)
SEMBAKO: T Edriansyah Rendy memberikan sembako saat reses di Kelurahan Tanah Enam Ratus, Medan Marelan, Sabtu (19/12).markus/sumut pos.
MEDAN, SUMUTPOS.CO – Sekretaris Fraksi Partai NasDem, T Edriansyah Rendy SH, menggelar Reses Masa Sidang I, Tahun Ketiga T.A 2021 di Kelurahan Tanah Enam Ratus, Kecamatan Medan Marelan, Sabtu (19/12).
SEMBAKO: T Edriansyah Rendy memberikan sembako saat reses di Kelurahan Tanah Enam Ratus, Medan Marelan, Sabtu (19/12).markus/sumut pos.
politisi muda yang kerap disapa Rendy ini memiliki cara yang berbeda dalam kegiatan yang bertujuan untuk menjemput aspirasi masyarakat tersebut. Bukan dengan mengumpulkan warga, namun Rendy mendatangi konstituennya dari pintu ke pintu atau secara Door to Door. Hal itu dilakukannya, untuk menghindari kerumunan massa di masa pandemi Covid-19.
Seorang warga Lingkungan 1, Kelurahan Tanah Enam Ratus, Kecamatan Medan Marelan mengeluhkan drainase yang tidak layak atau tidak berfungsi dengan baik di wilayahnya. Akibatnya setiap kali turun hujan, kawasan tersebut kerap kali tergenang air. Mirisnya, air tak hanya menggenangi jalan, tetapi juga kerap kali masuk ke rumah-rumah warga.
“Kalau hujan sedikit saja, pasti langsung banjir. Paritnya ini kecil kali, terus tersumbat juga, jadi gak bisa menampung air hujan itu. Akhirnya meluap, masuk ke rumah, sampai ke kamar-kamar,” ucap salah seorang warga, Ibu Jumiati saat dikunjungi Rendy di ke rumahnya yang terletak di Gg Persatuan Tengah, Kelurahan Tanah Enam Ratus, Medan Marelan.
Jumiati mengaku, masalah itu telah terjadi dalam waktu yang cukup lama, bahkan menahun. Namun hingga saat ini, belum ada solusi atau perbaikan yang dilakukan untuk drainase yang ada di lingkungannya.”Kami mohon supaya ada solusi untuk masalah ini. Kalau bisa diperbesar lah drainasenya ini, supaya bisa lancar air mengalir, jadi gak banjir lagi,” ujarnya.
Selain ke rumah Ibu Jumiati, putra mantan Wali Kota Medan T Dzulmi Eldin itu juga melakukan kunjungan ke rumah-rumah warga lainnya, salah satunya ke rumah Ibu Mardiani.
Kepada politisi muda Partai NasDem itu, Ibu Mardiani mengaku jika warga di lingkungannya juga mengeluhkan tentang tidak adanya penerangan lampu jalan di Gg Persatuan Tengah tersebut.
Menanggapi keluhan Ibu Jumiati, Rendy pun langsung melihat kondisi drainase yang dimaksud. Rendy pun mengakui, jika drainase tersebut terlalu kecil sehingga tidak mampu untuk menampung air dalam debit yang tinggi.
Ia pun mengatakan akan berkoordinasi dengan Kelurahan Tanah Enam Ratus, termasuk untuk mempertanyakan mengapa drainase tersebut tidak diperbaiki dari Dana Kelurahan yang sudah dianggarkan sebesar Rp1,7 miliar di tahun 2021 ini. “Harusnya Dana Kelurahan bisa dipergunakan untuk memperbaiki drainase ini, nanti saya tanyakan apa kendalanya. Nanti saya minta supaya ini bisa diperbaiki paling lama di tahun 2022. Saya juga nanti akan koordinasi juga dengan Dinas PU,” jawabnya di lokasi.
Sedangkan untuk Ibu Mardiani, Rendy mengaku akan segera berkoordinasi dengan Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Medan. “Soal lampu jalan, saya akan koordinasikan ke Dinas Pertamanan. Memang tadi saya lihat tidak ada lampu jalan di gang ini dan itu cukup rawan, nanti akan kita minta agar dipasangkan lampu jalan,” tuturnya.
Selain menampung aspirasi warga, dalam kesempatan itu Rendy juga tampak memberikan bantuan kepada warga berupa bahan pangan pokok. Ia berharap, pertemuan tersebut dan apa yang ia berikan dapat bermanfaat kepada masyarakat. “Semua aspirasi ini saya tampung dan InsyaAllah akan saya sampaikan dalam rapat Paripurna di DPRD Medan nanti untuk dapat ditindaklanjuti oleh Pemko Medan,” pungkasnya. (map/ila)
MEDAN, SUMUTPOS.CO – Sumatera Utara mendapat ranking pertama sebagai daerah pengguna narkotika di Indonesia. Hal ini terkuak dalam acara Sosialisasi Bahaya Narkoba yang diselenggarakan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Sumut, di Medan, Sabtu (18/12).
Ilustrasi.
Kepala Badan Kesbangpol Sumut melalui Kepala Bidang Ketahanan Ekonomi dan Budaya Organisasi Masyarakat, Zulham Siregar menyampaikan, persoalan banyaknya anak yang menjadi pengguna narkoba di Sumut sudah pada tingkat yang sangat mengkhawatirkan. Bahkan Sumatera Utara mendapat teguran keras dari pemerintah pusat terkait pengguna narkoba saat ini.
Dari data ini, kata Zulham, membuat Pemerintah Sumatera Utara bergerak maju untuk memerangi narkoba ini. Hal ini juga dikaitkan dengan koordinasi antara Kesbangpol dan BNNP Sumut. Bukan itu saja, dari sosialisasi sebelumnya BNN menyebut ada 300 ribu anak-anak di Medan yang menjadi pengguna narkoba. “Berdasarkan data BNN Sumatera Utara, di Kota Medan, menurut perkiraan, 200-300 ribu anak-anak ini pengguna narkoba,” paparnya.
Jumlah pengguna narkoba di Sumut, diperkirakan mencapai 1,5 juta orang. Hal itulah yang menyebabkan Sumut menjadi peringkat pertama pengguna narkoba di Indonesia.
”Sumatera Utara saat ini adalah peringkat pertama prevelensi pengguna narkoba. Berdasarkan penelitian 1,5 juta masyarakat Sumatera Utara menggunakan narkoba,” katanya.
Ia meminta masyarakat saling melindungi anggota keluarganya agar tak menjadi penyalahguna narkoba. Zulham mengatakan, berkurangnya penyalahgunaan narkoba bakal membuat pengedar narkoba berkurang.”Dengan harapan terbangun satu sikap di masyarakat untuk tidak menggunakan narkoba,” jelasnya.
Sementara, anggota Komisi I DPRD Sumut Subandi yang turut hadir menjadi narasumber mengatakan, persoalan pengguna narkoba di Sumut sudah pada tingkat mengkhawatirkan. Apalagi dari 14 juta penduduk Sumatera Utara, terdapat 1,7 juta pengguna narkoba.
Menurutnya, pemerintah sudah lama memberikan intruksi aksi pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika (P4GN), dengan menerbitkan Permendagri, Inpres No 2 tahun 2020. Sementara Provsu baru sekali lahir Perda No 1 tahun 2019.
“Yang terbaru lahir Pergub No 19 tahun 2021. Melalui DPRD sudah dilaksanakan sosialisai perda, melihat kondisi Sumut hari ini sangat meperihatinkan. Untuk itu, Provsu memberikan dukungan dana kepada BNNP Rp2 miliar. Selama ini belum pernah dan selama ini dananya sangat terbatas,” jelasnya.
Dengan melihat angka ini, Subandi berharap, agar semua pihak harus perduli dengan kondisi ini. Apalagi sudah ada peraturan daerah yang mengatur tentang keterkaitan sosialisasi narkoba ini.”Ke depan, Pemprov Sumut harus memiliki panti rehabilitasi bagi pengguna narkoba,” harapnya.
Sedangkan dr Nania Lubis dari Badan Narkotika Nasional Sumut mengatakan, bahwa peredaran narkoba masuk melalui jalur laut ke Sumut. Menurutnya, pengguna narkoba mulai dari usia 19-59 tahun ini, sangat luar biasa. Mulai dari tingkat pelajar, mahasiswa, orang tua, pekerja maupun pengangguran.
Dari data yang ada, pihak BNN bekerjasama dengan LIPI pada tahun 2019 mendeteksi kalau Sumut ranking satu pengguna narkoba dari 34 provinsi se-Indonesia. Hal yang sama untuk tahun 2021, Sumut juga menjadi pengguna narkoba peringkat satu.
Sedang untuk saat ini, isu penggunaan Narkoba Gorilla juga sudah merasuki anak anak pelajar dan mahasiswa. Melihat angka peredaran narkoba ini, maka BNN dan wakil rakyat dari Sumut sepakat mengharapkan agar Pemprov Sumut bisa membangun panti rehabilitasi bagi pengguna narkoba.
Narasumber lainnya, AKBP Hendri Rikson Sibarani, Kasubdit I Ditres Narkoba Polda Sumut juga mengungkapkan hal serupa. Ia menyebut kejahatan narkoba merupakan kejahatan trans nasional, yang sebanding dengan kejahatan terorisme dan korupsi. Bahkan sejak tahun 2020 hingga 2021, terjadi peningkatan kasus narkotika di Sumut secara signifikan.
“Pengungkapan 6 ribuan kasus dengan tersangka 7 ribuan lebih. Jumlah barang bukti jenis sabu tahun 2020, 500-600 kg. Selama tahun 2021 sampai November, sudah 1 ton lebih,” ungkapnya. (man/ila)
RESES: Anggota DPRD Medan M Afri Rizki saat reses di Jalan Cinta Karya, Sari Rejo, Medan Polonia, Sabtu (18/12).
MEDAN, SUMUTPOS.CO – Sejak Pandemi Covid-19 melanda Kota Medan, ada banyak sektor usaha yang terpukul. Akibatnya, banyak warga Kota Medan yang terpaksa kehilangan pekerjaan karena dirumahkan perusahaan tempatnya bekerja. Secara otomatis, warga tersebut juga kehilangan jaminan kesehatan berupa BPJS Kesehatan yang selama ini iurannya ditanggung oleh perusahaan.
RESES: Anggota DPRD Medan M Afri Rizki saat reses di Jalan Cinta Karya, Sari Rejo, Medan Polonia, Sabtu (18/12).
Hal itu terungkap dalam kegiatan Reses Masa Sidang I Tahun Ketiga T.A 2021 Anggota DPRD Medan M Afri Rizki Lubis SM M.IP yang digelar di Jalan Cinta Karya, Kelurahan Sari Rejo, Kecamatan Medan Polonia, Sabtu (18/12) siang.
“Dulunya kepala keluarga kami kerja, dapat BPJS Kesehatan dari kantor. Tapi karena Covid jadi kena PHK, sekarang tak ada lagi BPJS Kesehatan kami, karena tak ada lagi yang bayarkan iuran BPJS Kesehatan kami itu,” ucap Ibu Sia mewakili warga lainnya pada kegiatan Reses yang digelar Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Medan itu.
Dalam kesempatan itu, wanita paruh baya tersebut juga meminta agar Pemko Medan dan pihak BPJS Kesehatan dapat memberikan jaminan kesehatan kepada pihaknya secara gratis atau BPJS Kesehatan dengan kategori Penerima Bantuan Iuran (PBI).
“Tolong supaya kami dibantu, bagaimana caranya supaya kami bisa dapat BPJS Kesehatan yang gratis itu. Kalau mau pakek BPJS Kesehatan yang mandiri, mana lah ada uang kami. Jangankan bayar iuran BPJS sekeluarga, untuk makan sehari-hari saja sudah berat kali kami rasa. Namanya sudah kena PHK, dari mana lagi penghasilan kami,” ujarnya.
Sementara warga lainnya, Ibu Deni juga mengeluhkan masalah fasilitas persampahan di Kelurahan Sari Rejo. Ia menyebutkan, tidak ada tempat pembuangan sampah di lingkungan tempat tinggalnya, bahkan di beberapa lingkungan lainnya di Kelurahan Sari Rejo.
“Tak ada fasilitas pembuangan sampah di daerah ini. Masyarakat tahu kalau harus buang sampah ditempatnya, tapi gak ada tempat sampahnya. Karena tak ada fasilitasnya, jadi gak tahu mau dibuang kemana. Tolong diperhatikan hal ini,” katanya.
Menanggapi hal ini, Rizki Lubis meminta OPD-OPD terkait, mulai dari Dinas Sosial hingga Dinas Kesehatan agar dapat mendata dan membantu para warga yang kehilangan pekerjaan dan jaminan kesehatannya supaya bisa mendapatkan jaminan kesehatan berupa BPJS PBI yang dianggarkan dari APBD Kota Medan. Selain itu, OPD terkait juga diminta untuk berkolaborasi dengan BPJS Kesehatan.
Pasalnya, kata Ketua Komisi III DPRD Medan itu, pihaknya di DPRD Medan telah mengesahkan APBD Kota Medan Tahun 2022. Dalam APBD Kota Medan Tahun 2022 itu, turut dianggarkan penambahan peserta BPJS Kesehatan PBI untuk 100 ribu warga Kota Medan.
“Warga yang kehilangan pekerjaan sekaligus jaminan kesehatan itu yang kita maksud untuk diprioritaskan masuk ke dalam 100 ribu penerima BPJS PBI di tahun 2022. Ini tolong di data dengan sebaik-baiknya, mulai dari Kecamatan, Kelurahan hingga Lingkungan,” jawab Rizki.
Di dalam reses yang turut dihadiri perwakilan Dinas Koperasi dan UMKM Budi Sahri, perwakilan Dinas Kebersihan dan Pertamanan M Shobirin, perwakilan Dinas Sosial Suprida, perwakilan Dinas PU Gunawan Siahaan, dan perwakilan BPJS Kesehatan Kota Medan Elvisa Bangun serta Tamara Siregar itu, Rizki juga turut menyinggung masalah fasilitas persampahan.
“Mulai tahun depan, itu anggarannya sudah ada di Kecamatan. Jadi tahun depan, setiap kecamatan akan fokus untuk menyediakan fasilitas persampahan di wilayahnya masing-masing. Kalau masalah pengangkutan sampah, sudah sejak awal Pak Bobby jadi wali kota, beliau sudah limpahkan tanggungjawab itu ke kecamatan. Kecamatan tolong perhatikan hal ini,” tegasnya.
Rizki juga mengingatkan Dinas Koperasi dan UMKM yang merupakan counterpartnya di Komisi III untuk menyosialisasikan program Sakasanwira yang merupakan singkatan dari satu kelurahan satu sentra kewirausahaan.
“Program Sakasanwira dari Pak Wali ini sangat baik, tolong Dinas Koperasi sosialisasikan program ini. Kelurahan juga harus jemput bola, data warganya yang merupakan pelaku UMKM agar dapat dilakukan pembinaan, pemberdayaan, dan bantuan lainnya seperti fasilitas pemasaran di market place oleh Pemko Medan. Manfaatkan program ini dengan sebaik-baiknya,” pungkasnya. (map/ila)
SEMBAKO:
Para Pengurus Angsapura dipimpin Ketua Membidangi Sosial Tok Tong Che SE dan petugas lainnya diabadikan bersama pengurus dan anak Panti Asuhan William Booth Putra Jalan KL Yos Sudarso.
, Sabtu (18/12).
MEDAN, SUMUTPOS.CO – Keluarga Besar Yayasan Sosial Angsapura (Yasora) Medan, kembali berbagai kebahagiaan dengan sesama warga kurang mampu. Di masa pandemi Covid-19 Sumatera Utara utamanya Kota Medan, Yasora menyambangi 8 panti asuhan untuk memberikan bantuan sembako Natal dan Tahun Baru 2021/2022.
SEMBAKO:
Para Pengurus Angsapura dipimpin Ketua Membidangi Sosial Tok Tong Che SE dan petugas lainnya diabadikan bersama pengurus dan anak Panti Asuhan William Booth Putra Jalan KL Yos Sudarso.
, Sabtu (18/12).
Penyaluran paket sembako berupa 100 kilogram beras, 50 kilogram gula pasir dan 50 kilogram kacang ijo yang dilaksanakan, Sabtu (18/12/2021) tersebut dilakukan Ketua Membidangi Sosial Tok Tong Che SE bersama sejumlah Pengurus dan Anggota Yasora lainnya dan diterima para perwakilan pengurus masing-masing panti asuhan.
Adapun ke delapan panti asuhan yang mendapat bantuan sembako tersebut yakni, Panti Asuhan William Booth (Putra) Jalan KL Yos Sudarso, Panti Asuhan Evangeline Booth (Putri) Jalan Samanhudi, Panti Asuhan Bait Allah Jalan Binjai KM 7.5n
Panti Asuhan Karya Murni Jalan Karya Wisata, Panti Asuhan Dorema Jalan LP Tanjung Gusta Helvetia/Jalan Abdul Kadir Harun Nuh, Panti Asuhan Terima Kasih Abadi Jalan Danau Semayang, Panti Asuhan Yapentra Jalan Raya Tamora-Lubuk Pakam dan Panti Asuhan Anak Bangsa Mulia Jalan AR Hakim Medan.
Pemberian paket sembako yang tidak kenal lelah Tim Petugas Angsapura meski hujan turun seharian tersebut turut disaksikan, Kepala Membidangi (Kabid) Balai Persemayaman Angsapura (BPA) Suhardi Rusman, Kabid Taman Damai Sejahtera (TDS) Tjendana Kusuma, Kabid dan Anggota Organisasi dan Hubungan Masyarakat Han Jau dan Sie Tjin/Husin Wakabid BPA Kasan Tasman dan Jandi Salim, serta Anggota BPA Halim Surianto dan Bun Han.
Tok Tong Che, atas nama Ketua Umum Yasora Drs Ronald Tok di sela penyerahan paket sembako tersebut mengatakan, aktivitas sosial dengan menyambangi dan merayakan Hari Raya Natal bersama anak-anak di 8 panti asuhan di kawasan Kota Medan dan Tanjung Morawa, sudah rutin setiap tahunnya dilakoni Keluarga Besar Yasora Medan.
“Apalagi di masa pandemi Covid-19 saat ini, kegiatan berbagi kasih di moment Natal dan Tahun Baru sangat dirasakan manfaatnya oleh para penghuni di masing-masing tempat tersebut. Dan kegiatan ini masih merupakan bagian dari program sosial Yasora yang telah dilakukan setiap tahunnya dan menjadi agenda rutin sebagai bentuk kepedulian para pengurus yang menerima bantuan dari masyarakat dan dikembalikan kepada masyarakat yang dianggap lebih membutuhkan,” ujar Tong Che.
Menurut Tong Che, Natal merupakan momen yang tepat untuk Yasora berbagi kebahagiaan kepada sesama, melalui kegiatan sosial. Pihaknya berharap, bantuan sembako yang disalurkan dapat memberikan banyak manfaat bagi anak-anak panti asuhan yang tentunya sangat membutuhkan. “Melalui semangat Natal ini, semoga mampu meningkatkan rasa saling mengasihi dan juga menghargai antar sesama manusia,” tambah Tong Che.
Tong Che tak lupa mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat yang telah mempercayakan Yasora untuk menyalurkan bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan, khususnya anak-anak penghuni panti asuhan di 8 panti yang tersebar di kawasan Medan dan Tamora.
Sebelumnya, para pengurus panti asuhan yang menerima bantuan tersebut mengucapkan terima kasih atas kebahagiaan Natal dan Tahun Baru yang dibagikan oleh Keluarga Besar Yayasan Sosial Angsapura Medan. (ila)
Khusus untuk multimedia, ASUS menyediakan speaker berkualitas dengan chamber berukuran lega di dalam laptop ini.
Khusus untuk multimedia, ASUS menyediakan speaker berkualitas dengan chamber berukuran lega.
SUMUTPOS.CO – Laptop adalah salah satu alat elektronik yang menjadi kebutuhan paling wajib dimiliki. Dibanding komputer, laptop sudah menjadi alat elektronik yang praktis karena bisa dengan mudah dibawa kemana-mana. Laptop memiliki berbagai jenis sesuai dengan kebutuhan anda. Misal subnotebook,gaming laptop, business laptop, dan yang lainnya.
Saat ini, banyak sekali tersedia laptop dengan spesifikasi yang bagus dan harga juga murah. Selain memilih laptop dengan spesifikasi yang bagus dan harga yang murah, anda juga perlu memperhatikan bagaimana tips membeli laptop yang baik dan benar. Lalu, apa saja merk laptop yang bagus dan murah? Dan bagaimana tips membelinya? Semua akan diulas di artikel ini, simak selengkapnya!
1. Asus Vivobook X441MA
Laptop dari Asus Vivobook tipe X441MA ini adalah salah satu jenis laptop tipis, memiliki ukuran 14 inci. Harga dan spesifikasi yang diberikan Asus Vivobook X441MA ini sudah sebanding dengan processor yang digunakan. Laptop yang satu ini memiliki processorIntel® Core™ i5-1135G7 Processor 2.4 GHz (8M Cache, up to 4.2 GHz, 4 cores). Harga yang ditawarkan untuk laptop ini sekitar Rp. 10.599.000,-
2. Lenovo IdeaPad Slim 3i
Laptop dengan body yang tipis memang sedang disukai oleh para pengguna laptop. Tak kalah dari merk laptop yang lain, Lenovo juga mengeluarkan laptop berbody tipis yaitu Lenovo IdeaPad Slim 3i dan punya ukuran layar 14 inci. Yang pasti spesifikasinya sangatlah sebanding dengan harganya. Lenovo IdeaPad Slim 3i sudah dilengkapi dengan OS Microsoft Windows 10 Home x6, selain itu juga Microsoft Office Home and Student 2019 original pre-installed sudah tersedia di laptop ini. Harga yang ditawarkan untuk laptop ini sekitar Rp. 6.500.000,-
3. Lenovo IdeaPad 1
Salah satu spesifikasi dari Lenovo IdeaPad 1 adalah memiliki spesifikasi menarik seperti Anti Glare Technology. Anti Glare ini akan berfungsi untuk membantu mengurangi cahaya pantul yang masuk ke dalam layar laptop. Lenovo IdeaPad 1 ini Laptop ini menggunakan processor Intel Celeron N4020 dan juga dibekali sistem operasi Windows 10 Home. Laptop ini sangat cocok untuk para pelajar karena harganya yang terjangkau, hanya sekitar Rp. 4.000.000,-
4. Asus A407UA
Yang satu ini adalah gaming laptop atau laptop yang bisa digunakan untuk anda para gamers. Agar bermain game semakin maksimal, Asus A407UA dibekali dengan layar LED yang tipis sekitar 14 inci, dan memiliki kapasitas penyimpanan hingga 1000 GB. Kelebihan utama di laptop merk Asus tipe A407UA adalah memiliki fingerprint sensor. Dengan spesifikasi yang bagus, Asus A407UA memiliki harga yang terjangkau. Anda bisa memiliki laptop ini dengan harga sekitar Rp. 5.700.000,-
5. Infinix INbook X1
Infinix INBook X1 ini hadir dengan processor Intel core i3. Memiliki desain yang tipis, dan body yang ramping, Infinix INBoox X1 ini terlihat sangat elegan. Dengan daya tahan baterai 13 jam dengan fast charger 65W Tipe C & PD3.0 akan memperlengkap spesifikasi pada laptop merk Infinix INBoox X1 ini. Harganya cukup terjangkau, sekitar Rp. 6.990.000,-
Tips membeli laptop yang bagus dan murah
Laptop sudah menjadi barang yang wajib dibawa seperti halnya handphone dan tablet. Memiliki laptop adalah hal yang penting, dan saat ini banyak sekali model laptop yang bisa anda pilih sesuai dengan kebutuhan anda. Lalu, bagaimana cara memilih laptop yang bagus dan murah?
Memilih sistem operasi, ada dua sistem operasi untuk laptop yang menawarkan keunggulannya masing-masing. Yaitu windows, dan Mac Os. Kebanyakan laptop menggunakan sistem operasi Windows, sedangkan Mac Os hanya ditemukan di Macbook saja.
Memilih processor, ini adalah layaknya sebuah kunci dari laptop itu sendiri. semakin tinggi processor yang ada di laptop, semakin cepat laptop merespon. Biasanya, laptop khusus untuk gaming lebih memiliki processor yang lebih tinggi dibanding yang lain.
Kapasitas RAM, apakah anda pernah memiliki gadget yang seringkali hang karena penuh memorinya? Hal ini akan membuat kinerja laptop anda pun melambat. Lebih besar kapasitas RAM pada laptop anda, lebih bagus kinerja yang akan diberikan laptop tersebut.
Itu dia rekomendasi laptop yang bagus dan murah yang bisa menjadi alternatif pilihan anda. Jika anda tertarik untuk memiliki salah satu laptop bagus dan murah tersebut, jangan lupa untuk membelinya di Shopee. Saat ini sedang berlangsung Shopee New Year Sale yang akan berlangsung pada 20 Desember 2021 mendatang.
Anda juga bisa mendapatkan beragam promo menarik lainnya pada promo Shopee New Year Sale. Shopee New Year Sale adalah kampanye belanja Shopee yang berlangsung saat ini sampai dengan 30 Desember untuk memenuhi kebutuhan pengguna. Adapun berbagai promo menarik dari Shopee adalah Cuci Gudang Diskon s/d 90%, Gratis Ongkir Xtra, Extra Diskon 10RB dan masih banyak lainnya. (Rel)
ALL OUT: Kapten PSMS Syaiful Ramadhan siap tampil all out melawan PSIM, Senin (20/12) malam ini.
SUMUTPOS.CO – PSMS Medan wajib meraih kemenangan saat menghadapi PSIM Yogyakarta pada laga kedua Grup Y Babak Delapan Besar Liga 2 di Stadion Wibawa Mukti, Senin (20/12) malam ini. Jika kalah, maka peluang Ayam Kinantan untuk lolos ke semifinal dipastikan tertutup.
ALL OUT: Kapten PSMS Syaiful Ramadhan siap tampil all out melawan PSIM, Senin (20/12) malam ini.
Kekalahan dari Sulut United pada pertandingan perdana membuat PSMS berada di dasar klasemen sementara Grup Y. Untuk menjaga peluang, maka Ayam Kinantan wajib mengalahkan PSIM.
Langkah PSMS tidak akan mudah. Sebab PSIM juga dipastikan membidik kemenangan. Pada laga perdana, tim yang dijuluki Laskar Mataram tersebut bermain imbang dengan Dewa United.
Pelatih PSMS, Ansyari Lubis mengakui pertandingan melawan PSIM merupakan final bagi timnya. “Pertandingan besok (hari ini, red) final buat kita. Mudah-mydahan dengan izin Allah, kita bisa menang,” ujar Ansyari Lubis pada konferensi pers virtual, Minggu (19/12).
Ansyari mengakui timnya siap melakoni pertandingan ini. Begitu juga dengan persiapan dinilai cukup bagus, meski recovery kurang. “Sebenarnya recovery kurang, tapi harus kita jalani,” ungkapnya.
Mental dan moral pemain PSMS disebutkan sudah dalam posisi bagus. Mereka sudah melupakan kekalahan dari Sulut United. “Ini berkat pembina dan manajer tim yang konsern dan berikan motivasi ke pemain sehingga mental mereka balik lagi,” paparnya.
Pelatih yang akrab disapa Uwak ini mengakui PSIM merupakan tim bagus. Ini terlihat dari hasil pada pertandingan pertama lawan Dewa United. Mereka mampu menyamakan kedudukan setelah tertinggal.
“PSIM memiliki pemain dan pelatih bagus. Mereka mampu menyamakan kedudukan setelah tertinggal dari Dewa United. Tapi kita juga siap meladeni. Saya sudah memberikan teknik dan taktikal kepada pemain,” jelasnya.
Pria yang akrab disapa Uwak ini menyatakan pihaknya sudah memberikan teknik dan taktikal untuk pertandingan menghadapi PSIM Yogyakarta. “Tidak ada yang tidak mungkin dalam pertandingan. Asal dibarengi kerja keras, kita bisa menang,” tegasnya.
Sementara Pelatih PSIM Seto Nurdiyantoro menegaskan akan berjuang mati-matian untuk meraih kemenangan dari PSMS. Sebab, laga ini juga sangat menentukan bagi mereka. “PSMS pasti mati-matian dan kami juga sama. Pertandingan besok (hari ini, red) sangat menentukan,” tegas Seto Nurdiyantoro pada konfrensi pers virtual, Minggu (19/12).
Seto mengaku kenal dengan Ansyari Lubis. Menurutnya permainan PSMS tidak jauh beda dengan gaya Ansyari Lubis ketika masih bermain. “PSMS bermain cantik seperti gaya Ansyari Lubis. Ditambah Rap-Rap. Tapi kita siap mengantisipasi,” ungkapnya.
Persiapan PSIM tidak ada masalah. Meski ada beberapa pemain dalam pantauan dokter, tapi tidak terlalu parah. Sedangkan PSMS dipastikan tanpa stopper Joko Susilo. Sebagai gantinya, Ansyari Lubis kemungkinan akan menurunkan M Fisabillah sebagai starter. (dek)