30 C
Medan
Wednesday, January 28, 2026
Home Blog Page 2852

Menko Airlangga : Fasilitas Pembiayaan UMKM Perlu Didorong

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Dalam perjalanannya sejak tahun 1999, pembiayaan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) dilakukan Pemerintah antara lain melalui Imbal Jasa Penjaminan, subsidi bunga, dan berbagai kegiatan jaminan lembaga keuangan mikro, serta jaminan melalui asuransi.

Pemerintah juga terus mendorong pembiayaan melalui Kredit Usaha Rakyat (KUR) dalam meningkatkan akses pembiayaan bagi UMKM. Melalui skema subsidi bunga, suku bunga KUR dapat diturunkan hingga mencapai titik terendah yaitu 6 persen efektif per tahun.

Bahkan di masa pandemi Covid-19, Pemerintah memberikan tambahan subsidi bunga 6% pada tahun 2020 sehingga suku bunga KUR menjadi 0% serta tambahan subsidi sebesar 3% pada 2021 sehingga suku bunga KUR menjadi hanya 3% sampai dengan akhir 2021. Kelanjutan subsidi bunga ini sedang dalam pembahasan untuk kembali diterapkan pada tahun 2022.

“Terkendalinya kasus pandemi Covid-19 yang secara konsisten mendorong peningkatan mobilitas masyarakat, tentunya akan memicu peningkatan aktivitas bisnis UMKM. Menggeliatnya UMKM menjadi salah satu faktor kunci untuk mempertahankan momentum pemulihan ekonomi dan mencapai pertumbuhan ekonomi yang lebih baik,” ujar Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto saat menyampaikan opening speech secara virtual pada acara Kajian Buku Pembiayaan UMKM di Medan, Sumatera Utara, Rabu (15/12).

Menko Airlangga menekankan bahwa UMKM merupakan sektor penting dalam perekonomian dengan kontribusi terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) sebesar 61% terhadap tenaga kerja sebesar 97%, investasi sebesar 60%, dan ekspor non migas mencapai 16%. Kolaborasi menjadi salah satu faktor kunci dalam peningkatan kinerja UMKM. Belajar dari pengalaman Jepang  yang menjadikan UMKM menjadi kunci pertumbuhan industri, perlu digalakkan standarisasi, pelatihan, serta kerjasama UMKM dengan perusahaan besar dapat dilakukan melalui sistem anak angkat (offtaker).

Dengan demikian, UMKM dapat menjadi bagian dari produksi massal sehingga tercapai skala ekonomi yang dapat menekan harga menjadi lebih murah. Selain itu, perluasan pasar UMKM pada di tingkat global juga perlu dilakukan untuk menambah permintaan.

Menko Airlangga juga mengatakan bahwa fasilitas pembiayaan UMKM perlu didorong yaitu melalui peningkatan penyaluran kredit. “Pemerintah melihat porsi kredit UMKM masih flat di kisaran 18%, dan Bapak Presiden mencanangkan agar porsi kredit UMKM terhadap kredit perbankan dapat ditingkatkan menjadi 30% di tahun 2024”, tegas Menko Airlangga.

Pencapaian target 30% tersebut diharapkan agar mempercepat penciptaan usaha baru di sektor UMKM untuk mengurangi tingkat kemiskinan dan pengangguran.

Di akhir sambutan, Menko Airlangga menekankan pentingnya peran berbagai stakeholder dalam mengembangkan UMKM “Akademisi maupun pembuat kebijakan diharapkan dapat bersama-sama melakukan monitoring dan evaluasi atas berbagai kebijakan yang diupayakan Pemerintah untuk membangun ekosistem UMKM yang lebih baik”, pungkas Menko Airlangga.

Dalam acara kajian buku tersebut hadir secara luring maupun daring, Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Makro dan Keuangan Iskandar Simorangkir, Asisten Deputi Moneter dan Sektor Eksternal Kemenko Perekonomian Ferry Irawan, Asisten Deputi Pasar Modal dan Lembaga Keuangan Gede Edy Prasetya, dan Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Medan Area Ahmad Rafiqi, Ph.D, Rektor Universitas Negeri Medan Dr. Syamsul  Gultom, Wakil Rektor 1 Universitas Islam Sumatera Utara Dr. Lisna mewakili rektor, Wakil Rektor 1 Universitas Sumatera Utara Dr. Poppy Hasibuan, Wakil Rektor 1 Universitas Medan Area Dr. Ir. Siti Mardiana, Direktur Politeknik Negeri Medan Rikwan Manik, Wakil Rektor UIN Sumatera Utara Asmaul, serta perwakilan Universitas Panca Budi, Universitas Muslim Nusantara, dan Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara, Kementerian/Lembaga, Otoritas, Perbankan, Mahasiswa, dan masyarakat umum. (dep1/frh/fsr/*)

DPD Partai Demokrat Sumut Gelar Bakti Sosial Natal 2021

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Sumut menggelar Bakti Sosial Natal 2021 dengan berbagi kasih ke beberapa panti asuhan di Medan dan Deliserdang, Senin (20/12/2021). Adapun panti asuhan yang dikunjungi yakni Aleysia Cemerlang Indonesia Indah Jalan Sempurna Medan, Karya Murni Jalan HM Jhoni Medan, Bait Allah Jalan Puskesmas Medan Sunggal, serta Sahabat Anak Indonesia Jalan Ulayat Raya Kecamatan Hamparan Perak Deliserdang.

Plt Ketua DPD Partai Demokrat Sumut Drs Herri Zulkarnain Hutajulu SH MSi dan Sekretaris Hj Meilizar Latif SE MM menyebut, kegiatan itu mereka gelar menyahuti arahan Ketua Umum DPP Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), agar kader Partai Demokrat selalu peduli dan berbagi kasih kepada sesama, termasuk dalam perayaan hari besar keagamaan.

Bakti Sosial Natal DPD Partai Demokrat Sumut 2021 juga bertujuan untuk meningkatkan keimanan, rasa syukur kepada Tuhan dan rasa sosial terhadap sesama. “Jangan lihat dari nilai sembako dan kebutuhan lainnya yang kami bawa saat ini. Tapi, kami Keluarga Besar Partai Demokrat ingin berbagi kasih kepada saudara-saudara kami yang ada di panti asuhan. Semoga dengan kehadiran kami menambah semangat dan kegembiraan kita dalam merayakan Natal dan menjelang Tahun Baru 2020,” kata Herri Zulkarnain saat menyerahkan bantuan di Panti Asuhan Sahabat Anak Indonesia, Kecamatan Hamparan Perak.

Herri menambahkan, pengurus DPD Partai Demokrat Sumut berharap, apa yang telah mereka lakukan, dapat memberikan kebahagiaan bagi sesama. Terkhusus bagi mereka yang berada di panti tersebut, agar tetap semangat dalam menambah ilmu. Dan semoga silaturahmi yang terbentuk bisa terjalin terus dan membawa keberkahan. “Doakan kami Partai Demokrat. Semoga di hari-hari mendatang, kami masih bisa berkunjung dan menyapa anak-anak kami di panti asuhan ini,” ujar Herri.

Kordinator Bakti Sosial Natal 2021 DPD Partai Demokrat Sumut, Ir Bangun Tampubolon MSi menambahkan, sudah menjadi program partai untuk saling berbagi kasih pada perayaan hari besar keagamaan. Baik Agama Kristen, Islam, Budha, dan Hindu.

Bangun Tampubolon yang didampingi panitia lainya, Rudolf Hutajulu, Jesayas Tarigan, Marudut Tampubolon, Arif Suroso, Halasson Aritonang, Ilham, dan Akbar menyebutkan, Panitia Bakti Sosial Natal 2021 memberikan kebutuhan sesuai yang diinginkan panti asuhan yakni sembako.

Pimpinan Panti Asuhan Sahabat Anak Indonesia, Talizomboi Laia didampingi sejumlah stafnya yang menerima kunjungan Panitia Bakti Sosial Natal 2021 DPD Partai Demokrat Sumut, mengaku terharu dan berterima kasih kepada Keluarga Besar Partai Demokrat, karena sudah mau berbagi kasih kepada anak-anak panti asuhan dalam suasana Natal dan menjelang Tahun Baru 2022.

Laia menyebut, sebanyak puluhan anak di panti tersebut, saat ini mendapat pelatihan berbagai hal yang berguna bagi masa depan mereka. Sehingga dengan kehadiran Partai Demokrat, telah menambah semangat mereka untuk mendidik para anak asuhan tersebut.

Pengasuh Panti Asuhan Bait Allah, Boru Sitompul, juga menyampaikan hal serupa. Menurutnya, anak yatim yang menjalani pendidikan pada panti asuhan tersebut berasal dari berbagai suku. Karenanya, mereka berdoa semoga Partai Demokrat semakin maju, agar di hari mendatang tetap berbagi kasih dengan memberikan bantuan.

Sementara perwakilan Panti Karya Murni Jalan HM Jhoni Medan, Suster Octa mengaku sangat bangga dan berterima kasih atas kehadiran Tim Bakti Natal Partai Demokrat. Sebab menurutnya, baru Partai Demokrat yang sering mendatangi dan memberi bantuan ke panti yang mengelola para tuna rungu, tuna netra yang penghuninya berasal dari berbagai agama dan suku tersebut. “Menjadi kebanggaan bagi para anak-anak yang tinggal di panti ini atas kehadiran Partai Demokrat. Apalagi dengan kehadiran Partai Demokrat yang peduli dan berbagi kasih saat ini,” ujar Suster Octa.

Demikian juga Pimpinan Panti Asuhan Aleysia Cemerlang Indonesia, Laia mengaku sangat berterimakasih atas kehadiran Partai Demokrat. “Kami berdoa semoga Partai Demokrat tetap berjaya dan pak SBY dan AHY tetap dilindungi Tuhan Yang Maha Kuasa”, ujarnya. (adz)

Partai Golkar Launching Buku Airlangga Hartarto “Kerja Untuk Indonesia”

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Partai Golkar meluncurkan buku Kerja Untuk Indonesia Airlangga Hartarto sekaligus menutup acara Rakornas Media dan Penggalangan Opini (MPO) Partai Golkar tahun 2021.
Ketua Umum DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto mengapresiasi peluncuran buku Kerja Untuk Indonesia, Ia menilai dengan adanya buku tersebut maka prestasi dan kerja-kerja pemerintah bisa diketahui masyarakat lebih luas.

Menko Perekonmian ini menyebut seorang key opinion leader (KOL) menjadi salah satu faktor penting dalam menggaet para pemilih pada kontestasi pilpres 2024 mendatang.
Airlangga menuturkan, seorang key opinion leader nantinya akan bertanggung jawab dalam mempengaruhi opini publik. Terlebih, kata dia, saat ini mayoritas pemilih merupakan pemilih kelompok milenial dan pemilih baru.
“Kedepan pemilihan sebagian besar adalah milenial dan sangat tergantung kepada key opinion leader di daerah-daerah, kemudian juga terkait dengan tanggung jawab untuk mencerdaskan bangsa dan juga tanggung jawab untuk membuat public opinion” ucap Airlangga, di Hotel Dharmawangsa Jakarta, Minggu (19/12/2021) malam.

Airlangga menginstruksikan kepada pengurus di tingkat DPP, DPD Provinsi, dan DPD kabupaten/kota hingga Fraksi-fraksi Partai Golkar agar melibatkan Bidang MPO dalam kerja partainya.
“Rekomendasi ini perlu ditindaklanjuti oleh DPP, DPD Provinsi dan DPD kabupaten/kota sampai Fraksi-fraksi Partai Golkar diseluruh daerah. Nanti Pak Sekjen akan membuatkan juklaknya sehingga setiap acara MPO dilibatkan di seluruh tingkatan,” Tegas Airlangga.

Dia mengharapkan agar pihaknya memiliki key opinion leader yang lahir dari kader-kader partainya. Khususnya, berasal dari MPO Golkar.

“Saya berharap bahwa kita key opinion leadernya adalah dari kader-kader Partai Golkar yang dicetak oleh MPO. Jadi sesudah diikutsertakan medianya apa saja yang terus dimonitor oleh pusat ” tutur Airlangga.
Hadir dalam peluncuran buku tersebut, Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla (JK), Ketua Umum Ikatan Istri Partai Golkar (IIPG) Yanti Airlangga. Ketua Dewan Pembina Aburizal Bakrie, Ketua Dewan Kehormatan Akbar Tandjung, Ketua Dewan Pakar Agung Laksono dan Imam besar masjid Istiqlal Jakarta Prof. KH. Nasarudin Umar.
(*)

Danone-AQUA Terima Apresiasi Perusahaan Terbaik Obsession Award 2021

VP General Secretary Danone Indonesia Vera Galuh Sugijanto menerima penghargaan Best Companies pada Obsessions Award 2021.

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Danone-AQUA berhasil mendapatkan meraih sebagai Best Companies pada Obsessions Award 2021 yang diselenggarakan oleh Obsessions Media Group (OMG). Obsession Awards 2021 diberikan kepada personal, korporasi serta institusi di berbagai bidang yang sukses mengukir prestasi membanggakan sekaligus memberikan kontribusi besar serta berupaya kuat dalam memutus mata rantai pandemi COVID-19 dan memulihkan kondisi kesehatan dan perekonomian di Indonesia. 

Penetapan peraih ‘Obsession Awards 2021’ untuk masing-masing kategori dilakukan oleh Editors Club OMG, yang bekerja sama dengan Indonesia Research and Survey (IreS). 

VP General Secretary Danone Indonesia, Vera Galuh Sugijanto mengatakan, “Kami mengucapkan apresiasi yang sebesar-besarnya atas penghargaan ini. Adanya pandemik Covid-19, semakin memperkuat peran Danone-AQUA dalam menggunakan bisnisnya as a force for good. Hal ini merupakan refleksi dari misi Danone ‘One Planet One Health’. Kami memandang seluruh elemen masyarakat saat ini memang harus terus berjuang bersama untuk mengatasi pandemi. Danone-AQUA sebagai bagian dari Danone Indonesia berkomitmen untuk dapat terus hadir dan memberikan dampak positif kepada masyarakat Indonesia di berbagai keadaan dan kesempatan. Komitmen ini sejalan dengan tujuan kami untuk dapat terus menyebarkan kebaikan dan kesehatan kepada masyarakat Indonesia.”

Sebelumnya, sejak awal pandemi COVID-19 melanda Indonesia, Danone Indonesia telah mendukung pemerintah dan masyarakat untuk melawan pandemi dengan memberikan donasi sebesar total Rp56 miliar dalam bentuk donasi produk/tunai, dukungan nutrisi, APD, alat kesehatan, kerjasama vaksinasi, dan dukungan lainnya. Kampanye bantuan pandemi di bawah #KitaSalingJaga ini bertujuan untuk mewujudkan semangat bahwa kita bersama-sama dapat melewati pandemi ini melalui komitmen untuk saling menjaga dan membantu satu sama lain.

Hingga saat ini, Danone Indonesia juga telah mendukung total 92 sentra vaksinasi di 27 kota dimana telah memfasilitasi lebih dari 2 juta dosis di seluruh Indonesia. Hal ini dilakukan melalui berbagai kolaborasi bersama pemerintah, rumah sakit, universitas, telemedicine, masyarakat, dan sektor swasta lainnya. Di setiap sentra vaksinasi, Danone Indonesia juga memberikan dukungan berupa produk hidrasi dan nutrisi sehat bagi para peserta dan tenaga kesehatan, tercatat lebih dari 3 juta botol AQUA berbagai kemasan telah di distribusikan.

Selain itu, bersama dengan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, Danone Indonesia juga telah mencetak dan mendistribusikan 33.560 modul pembelajaran, serta memberikan beasiswa dan infrastruktur pendidikan offline lainnya untuk anak-anak di wilayah rentan yang kurang terjangkau pendidikan online selama masa pandemi. 

“Namun yang tidak kalah penting, dampak positif dan peningkatan kesehatan masyarakat juga telah menjadi fokus utama kami yang di implementasikan pada setiap produk kami. Kami terus menjaga layanan dan kualitas terbaik yang kami berikan kepada konsumen kami di seluruh Indonesia untuk memastikan bahwa setiap keluarga di Indonesia tetap sehat dan terhidrasi,” tutup Vera. (Rel)

Usung Konsep Internasional, Sinar Utama Buka Cabang Kedua di Medan

KETERANGAN: Founder Sinar Utama, Januardy Wijaya memberikan keterangan pers saat membuka cabang kedua di SPBU Sudirman Jalan Imam Bonjol, Medan, Sabtu (19/12).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Sinar Utama, salah satu tempat kuliner dengan menu andalan mie ayam, membuka cabang kedua di SPBU Sudirman Jalan Imam Bonjol, Medan, Sabtu (19/12). Mengusung konsep internasional, Sinar Utama tetap mengangkat pesan diversity (keanekaragaman) untuk para pelanggan.

KETERANGAN: Founder Sinar Utama, Januardy Wijaya memberikan keterangan pers saat membuka cabang kedua di SPBU Sudirman Jalan Imam Bonjol, Medan, Sabtu (19/12).

Founder Sinar Utama, Januardy Wijaya, mengatakan, terinspirasi dari keberagaman suku dan budaya di Kota Medan, Sinar Utama selalu mengangkat pesan diversity dalam penampilan outletnya. “Jika cabang pertama di Jalan Sriwijaya Medan menggunakan konsep oriental, Sinar Utama Cabang SPBU Sudirman mengusung konsep internasional,” katanya disela-sela kegiatan, Sabtu, (18/12).

Diungkapkan Januardy, cabang kedua ini menyediakan area rooftop outdoor dan menghadap langsung ke air mancur. Menurutnya, Sinar Utama yang memiliki slogan Mie Ayam Setiap Hari, masyarakat Kota Medan dapat menikmati makanan sederhana khas Indonesia dengan pemandangan kota yang berkelas, setiap harinya.

“Untuk Mie Ayam Sinar Utama ini, semenjak dibuka tidak menyangka respon masyarakat yang sangat bagus. Pelanggan kami mulai dari anak kecil hingga orang tua. Meskipun awalnya target market kami adalah kalangan milenial yang punya mobilitas tinggi, tapi ternyata hits juga di kalangan keluarga muda apalagi yang bawa anak-anak atau balita,” ungkapnya.

Januardy mengklaim, Mie Ayam Sinar Utama mempunyai kelebihan tersendiri dari yang lainnya yakni mengandung aroma cita rasa dengan rempah-rempah nusantara. “100 persen halal. Kita selalu menggunakan rempah-rempah untuk cita rasa kuliner ini,” bilangnya.

Membuka cabang kedua di masa pandemi Covid-19, ternyata tidak mempengaruhi kekhawatiran Januardy. Sebab, ia telah bangkit sejak cabang pertama pernah dihantam pandemi Covid-19. “Sebenarnya tentang pandemi sudah kami alami sejak outlet yang pertama. Dua bulan outlet pertama buka, kami sudah diterjang pandemi. Jujur itu babak belur sekali. Empat bulan pertama kita rugi besar. Tapi, bagaimana pun juga kami tidak ada memecat karyawan sama sekali. Rezekinya juga datang dari situ, kami tetap buka, dengan setengah hari,” sebutnya

Bertahan selama empat bulan, akhirnya Sinar Utama bangkit kembali pada Juli 2019. Meskipun masih diberlakukan PPKM, ternyata pesanan meningkat melalui online. “Pada Juli-Agustus 2019 sangat bagus, pesanan meningkat. Melihat pasar ini, kami percaya diri dengan menambah outlet kedua dan bisa bisa menggapai pasar yang lebih luas lagi,” lanjutnya.

Januardy menceritakan strateginya bersama tim hingga akhirnya bangkit. Pertama, dengan branding strategy. Berbekal ilmu pengetahuan dari tempat perusahaan terdahulu, ia mengaplikasikan ke Sinar Utama. “Secara spesifik yang harus diperhatikan adalah bagaimana kita komunikasi di media sosial dengan baik dan benar di masa pandemi. Jadi, di awal pandemi, bagaimana kita membangun kepercayaan kepada pelanggan bahwa makan di Sinar Utama itu aman. Semua karyawan wajib protokol kesehatan, swab dan kini sudah divaksin. Itu yang kita push terus di media sosial kita,” jelasnya.

Dia menambahkan, peranan media sosial di tengah pandemi sangat penting. Akan tetapi, tidak lepas juga perlunya penjualan offline dilakukan untuk memberikan pelayanan yang baik dan nyaman secara langsung para pelanggan. “Peran media sosial juga penting untuk menarik pelanggan secara offline,” ungkapnya. (ris)

Upaya Pengurangan Emisi Gas Karbon, Driver Grab Bisa Nikmati Pertamax Seharga Pertalite

HADIR: Pertamina hadirkan program khusus bagi driver Grab Car dan Grab Bike.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – upaya pengurangan emisi gas karbon dan menciptakan BBM ramah lingkungan, PT Pertamina Patra Niaga Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) terus mendorong masyarakat untuk menggunakan Bahan Bakar Minyak (BBM) Berkualitas.

HADIR: Pertamina hadirkan program khusus bagi driver Grab Car dan Grab Bike.

Oleh karena itu, Pertamina meluncurkan program khusus yakni Pertamax seharga Pertalite bagi pengemudi Grab Car dan Grab Bike mulai tanggal 15 sampai 31 Desember 2021. Kemudian, program ini mendorong penggunaan transaksi non tunai di Sumatera Utara (Sumut).

Area Manager Communication Relation & CSR Sumbagut PT Pertamina Patra Niaga, Taufikurachman mengungkapkan program ini, Pertamina berkolaborasi dengan Grab untuk mendukung para pengemudi Grab Car dan Grab Bike.

“Saat ini kita sedang mengadakan program unggulan yakni Pertamax seharga Pertalite dan nantinya semua transaksi menggunakan Aplikasi MyPertamina,” ucap Taufikurachman dalam launching MyPertamina X Grab, Sabtu (18/12) kemarin.

Taufikurachman mengatakan program ini, dapat dirasakan oleh driver Grab Car dan Grab Bike dengan berkesempatan mendapat promo Pertamax seharga Pertalite dengan pembelian tiga liter.

“Kemudian, untuk pengemudi Grab Car berkesempatan mendapat promo Pertamax seharga Pertalite dengan pembelian sebanyak 15 liter,” sebut Taufikurachman.

Sementara itu, Pjs Sales Area Manager (SAM) Retail Medan PT Pertamina Patra Niaga, M. Ali Akbar Felayati menambahkan, program khusus bagi para pengemudi Grab ini berlaku di lima SPBU yakni SPBU Putri Merak Jingga, SPBU Gatot Subroto Km 5,2, SPBU Yos Sudarso, SPBU Brigjen Katamso dan SPBU Sisingamangaraja.

Menurutnya, untuk pelanggan setia Grab, berkesempatan mendapat voucher Grabfood senilai Rp25 ribu (bagi new user) atau voucher Grabfood senilai Rp10 ribu (bagi user existing) dengan transaksi minimum senilai Rp16.400 pada periode 22 Desember 2021 hingga 22 Januari 2022 mendatang.

“Program Pertamax seharga Pertalite ini tersedia di lima SPBU dan untuk promo bagi pengguna setia ada di 30 SPBU antara lain 20 SPBU di Medan dan 10 SPBU di Deliserdang,” ucap Ali Akbar.

Pada kesempatan yang sama, Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut juga menggelar Gowes Bareng Jurnalis. Kegiatan ini bertujuan untuk mempererat keakraban dengan insan pers. Kegiatan bersepeda dan launching MyPertamina X Grab ini tetap menerapkan protokol kesehatan.

“Kegiatan Gowes Bareng Jurnalis ini sangat menyenangkan, dengan silaturahmi ini kami berharap kerjasama Pertamina Patra Niaga dan jurnalis bertambah akrab. Selain itu, kami juga berharap masyarakat bisa semakin sadar untuk menggunakan BBM ramah lingkungan,” tandas Taufikurachman. (gus)

PT RFB Medan Rayakan Natal Bersama Anak Panti Asuhan

BINGKISAN: Branch Manager PT RFB Medan, Sonya Kadarmanik menyerahkan bingkisan kepada anak panti asuhan, saat menggelar perayaan Natal di Hotel Grand Mercure, Medan, Jumat (17/12).ist/Sumut Pos.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – PT Rifan Financindo Berjangka (RFB) cabang Medan menggelar ibadah perayaan Natal bersama anak-anak panti asuhan dari Sahabat Anak Indonesia, di Hotel Grand Mercure, Medan, Jumat (17/12). Kegiatan yang berlangsung dengan penuh hikmat dan sukacita tersebut tetap mengikuti protokol kesehatan (prokes) dengan disiplin ketat, yang diikuti para karyawan serta para undangan dari Mezbah Pemulihan Indonesia.

BINGKISAN: Branch Manager PT RFB Medan, Sonya Kadarmanik menyerahkan bingkisan kepada anak panti asuhan, saat menggelar perayaan Natal di Hotel Grand Mercure, Medan, Jumat (17/12).ist/Sumut Pos.

Branch Manager PT RFB Medan, Sonya Kadarmanik, mengatakan, pihaknya sangat berbahagia dapat kembali merayakan Natal bersama tersebut. “Tahun sebelumnya kita tidak mengadakan kegiatan seperti ini karena situasi pandemi Covid-19 masih berisiko tinggi. Puji Tuhan, kondisi pandemi semakin melandai sehingga kita kembali membuat kegiatan ini dengan mengikuti aturan yang ditetapkan pemerintah serta menerapkan protokol kesehatan dengan disiplin,” kata Sonya.

Ia mengungkapkan, tahun ini perayaan Natal yang dilakukan PT Rifan Financindo Berjangka cabang Medan mengambil tema ‘One In Love Of God’ dengan sub tema: Karena itu sempurnakanlah sukacitaku dengan ini: “Hendaklah Kamu Sehati Sepikir Dalam Satu Kasih, Satu Jiwa, Satu Tujuan” yang diambil dari Filipi 2:2.

Sonya menuturkan, Yesus Kristus datang ke dunia untuk menebus dosa manusia dan membawa sukacita. “Dan sukacita itu kita wujudkan dengan mengembalikan sebagian dari yang sudah Tuhan berikan kepada kita untuk disalurkan kepada orang-orang yang membutuhkan, “ tuturnya.

Disebutkan Sonya, dalam acara ini PT Rifan Financindo Berjangka cabang Medan menyerahkan bantuan kepada Panti Asuhan Sahabat Anak Indonesia yang berada di Jalan Klambir. Sebelumnya, pada awal Desember 2021 juga telah menyalurkan bantuan kepada beberapa panti asuhan. Di samping itu, secara rutin juga menyalurkan bantuan kepada panti asuhan dan warga yang membutuhkan.

“Kami memiliki grup bernama Bless to Be Blessing, yang artinya diberkati untuk memberkati. Setiap bulannya kami menyisihkan sebagian dari pendapatan yang diperoleh untuk digunakan membantu panti asuhan dan warga yang membutuhkan. Ini merupakan ungkapan terima kasih kami atas berkat yang sudah diberikan Tuhan,” sebutnya.

Sementara Pdt Jan Patar Simanjuntak dalam kotbahnya mengatakan, kelahiran Yesus Kristus membawa sukacita dan mengajarkan kita selalu mengasihi sesama. Jan Patar juga meminta kita untuk selalu bersatu hati, satu pikiran, satu kasih dan satu tujuan.

Dalam kesempatan itu, Jan Patar mengajak para pegawai Rifan Financindo Berjangka cabang Medan untuk mendoakan perusahaan tersebut agar dapat menghadapi pandemi COVID-19 ini dan terus bertumbuh menjadi perusahaan yang terdepan.

Ketua Panitia, Roy Jhon Piter Simanjuntak, mengucapkan terima kasih atas kehadiran para pegawai dan undangan dalam perayaan Natal ini. “Semoga Natal mendatangkan sukacita dan kebahagiaan. Apabila ada kekurangan kami mohon dimaafkan karena persiapan yang sangat singkat. Apapun yang sudah kita persiapkan dan lalui adalah untuk kemuliaan Tuhan,” ujarnya sembari bersyukur karena pada tahun ini Rifan Financindo Berjangka cabang Medan dapat menyelenggarakan ibadah perayaan Natal, setelah tahun sebelumnya vakum karena situasi pandemi Covid-19 yang masih berisiko tinggi. (ris)

Tanoto Foundation latih Pengukuran Penjaminan Mutu Pengajaran Dosen

Pelaksanaan pengajaran dosen di Le Polonia Hotel Medan.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Bagaimana guru mengajar di ruang kelas berhubungan erat dengan perkuliahan calon guru yang memiliki kompetensi dan sangat dipengaruhi oleh kualitas pengajaran dosen yang meliputi perencanaan pembelajaran, pelaksanaan perkuliahan dan evaluasi pembelajaran. 

Pelaksanaan pengajaran dosen di Le Polonia Hotel Medan.

Hal ini terungkap pada pelaksanaan acara peluncuran program pengukuran mutu pengajaran dosen pada Selasa, (14/12) lalu di Le Polonia Hotel Medan oleh Tanoto Foundation yang bekerja sama dengan 10 Lembaga Pendidikan dan Tenaga Kependidikan (LPTK) di 5 provinsi UINSU dan UMSU dari Sumatera Utara, UIN STS dan UNJA dari Jambi, UIN SUSKA dan UNRI dari Riau, UIN SI dan UNMUL dari Kalimantan Timur serta UIN WS dari Jawa Tengan dan UNY dari Jogja. 

Arvina Dwi Wahyuni Deputy Head of TTI Development Program Tanoto Foundation, mengungkapkan kegiatan ini serangkaian dengan pembekalan terhadap evaluator yang akan melaksanakan evaluasi di LPTK masing-masing secara tatap muka dan online dalam waktu yang bersamaan. 

Kegiatan tatapmuka dilakukan di masing-masing provinsi agar ada wujud dinamika tim di masing-masing LPTK dan untuk kegiatan online diperlukan untuk proses instruksi kegiatan yang dipandu konsultan dari kota Medan.

“Tanoto Foundation tetap berkomitmen melalui program Teaching Quality Measurement (TQM) yaitu program pengembangan dan implementasi instrumen pengukuran dan penjaminan mutu pengajaran dosen di 10 LPTK mitra Se-Indonesia” ungkap Arvina.

“Rangkaian Program ini merupakan suatu proses bersama dalam rangka pengembangan dan perbaikan instrumen melalui kegiatan menentukan standar mutu pengajaran dosen yang tepat dengan menemukan dan memilih indikator-indikator yang sesuai dengan konteks instansi atau Lembaga dan sejalan dengan pengembangan Pendidikan yang diterapkan oleh pemerintah.” Jelasnya.

“Sangatlah penting bagi setiap Lembaga atau Instansi yang ingin mencapai peningkatan mutu dengan memperhatikan standar yang digunakan, standar ini seharusnya tidak menjadi kaku namun haruslah flexible yaitu menentukan standar yang tepat dan berfokus pada pengembangan Pendidikan”, tutup Arvina. 

Sementara itu Drs. Parapat Gultom, MSIE, Ph.D selaku konsultan TQM Program Lead mengungkapkan kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman kepada evaluator akan instrumen yang digunakan beserta mekanisme pelaksanaan evaluasi serta pemberian rekomendasi terhadap dosen yang di evaluasi. 

“Setelah pelaksanaan pelatihan para evaluator akan melakukan ujicoba pengukuran mutu pengajaran dosen di LPTK masing-masing. Untuk mengukur mutu pengajaran dosen tersebut diperlukan instrumen, dimana dalam pelaksanaannya, pada setiap LPTK telah dibentuk tim yang disebut Tim Pengembang Pengukuran Mutu Pengajaran Dosen yang disingkat dengan TP2MPD.

Tim ini terdiri dari 3 orang dari Tim Penjaminan Mutu Fakultas, 1 orang Fasilitator Dosen tingkat SMP, dan 2 orang Fasilitator Dosen tingkat SD. Tim inilah yang akan menjalankan rangkaian dari TQM mulai dari proses identifikasi, perumusan, mengujicobakan instrumen.” Jelasnya.

“Harapan dari Program ini tak lain adalah agar instrumen yang sudah terproduksi dari prosesnya dapat disepakati bersama dan dijalankan secara konsisten di masing-masing LPTK.” Tutupnya.(rel)

Sudah Dilaporkan ke Polrestabes Medan, Polisi Diminta Tangkap Ortu Diduga Cabuli Anak Kandung

USAI MELAPOR: Korban didampingi keluarga dan LBH Medan usai membuat laporan ke Polrestabes Medan, Jumat (19/12).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Medan meminta Polrestabes Medan menangkap ayah terduga pelaku pencabulan terhadap anak kandungnya, berinisial RE (14). Perbuatan tersebut telah dilaporkan ke Polrestabes Medan dengan Nomor: STTLP/2615/XII/2021/SPKT Polrestabes Medan/Polda Sumut.

USAI MELAPOR: Korban didampingi keluarga dan LBH Medan usai membuat laporan ke Polrestabes Medan, Jumat (19/12).

Wakil Direktur LBH Medan Irvan Saputra mengatakan, korban RE yang masih sekolah menangah pertama (SMP) menjadi korban dugaan pencabulan oleh ayahnya JPS. Kejadian itu diketahui pada September 2020 lalu.

LBH Medan selaku kuasa hukum RE, yang konsern terhadap penegakan hukum serta perlindungan hak asasi manusia khususnya terhadap perempuan, secara tegas meminta kepada Kapolrestabes Medan untuk segera menangkap JPS.

“Kita juga meminta kepada Kepala Dinas Perempuan dan Anak Sumatera Utara untuk membantu memulihkan psikologis RE dan memperhatikan kebutuhannya,” ujarnya dalam keterangannya, Sabtu (18/12).

Pascadugaan perbuatan cabul tersebut, lanjutnya, telah mengakibatkan RE trauma berat dan tidak lagi mau pulang ke rumah karena takut akan perbuatan JPS.

“Ironisnya November 2021, JPS kembali mencoba untuk mencabuli RE, namun perbuatan bejat itu tidak berhasil karena saat itu ada orang lain yang mengetahui serta juga ketahuan oleh MM, ibu kandung RE,” jelasnya.

Dikatakannya, perbuatan JPS, membuat MM selaku ibu korban, sangat kecewa dan tidak bisa membayangkan teganya JPS melakuan perbuatan bejatnya kepada RE. Sehingga melaporkannya ke Polrestabes Medan.

LBH Medan menilai dugaan pencabulan tersebut telah memberikan dampak yang sangat buruk terhadap tumbuh kembang RE dan sangat berbahaya terhadap anak-anak lain jika JPS masih berkeliaran. Karena tidak menutup kemungkinan JPS melakukan perbuatan yang sama.

LBH Medan menduga, JPS telah melanggar UUD 1945 Pasal 28D, UU No 39 Tahun 1999 tentang HAM Pasal 2, Pasal 3 ayat (2), Pasal 17, UU No 17 Tahun 2016 tentang Penetapan Perppu No 1 Tahun 2016 tentang Revisi Kedua UU Perlindungan Anak.

“Pemerintah melalui Presiden Joko Widodo secara tegas telah menyatakan jika perbuatan cabul adalah kejahatan luar biasa. Oleh karena itu penangananya harus luar biasa dan menitikberatkan hukuman yang berat kepada pelaku. Maka dari itu Kapolrestabes Medan harus segera melakukan penangkapan tehadap JPS yang saat ini masih berkeliaran,” harapnya.

Irvan menguraikan peristiwa itu, terjadi pada September tahun 2020 lalu. RE, yang masih duduk di sekolah SMP menjadi korban kebiadaban JPS saat berada di rumahnya sewaktu sedang bermain handphone.

Lalu, ayah korban yang diketahui sebagai penjualan ikan pulang ke rumah dan memaksa RE dengan cara menarik tanganya, kemudian membawa RE ke kamar mandi dan saat dikamar mandi perbuatan biadab tersebut dilakukan. (man/azw)

Pengadilan Tinggi Medan Ubah Putusan Dua Terdakwa Perzinahan, Dihukum 4 Bulan Penjara

SIDANG: Dua terdakwa kasus perzinahan, saat menjalani sidang di PN Medan beberapa waktu lalu.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Pengadilan Tinggi (PT) Medan mengubah putusan perkara perzinahan dengan terdakwa Julianna Phan dan Putra Martono. Keduanya dijatuhi hukuman masing-masing pidana penjara selama 4 bulan.

SIDANG: Dua terdakwa kasus perzinahan, saat menjalani sidang di PN Medan beberapa waktu lalu.

Sebelumnya, majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Medan yang diketuai Jarihat Simarmata menghukum kedua terdakwa dengan pidana penjara selama 4 bulan dengan masa percobaan 8 bulan.

Dalam amar putusannya, majelis hakim PT Medan menerima permintaan banding dari Penuntut Umum. Mengubah putusan Pengadilan Negeri Medan Nomor 671/Pid/2020/PN Mdn tanggal 15 Juni 2021.

“Menyatakan kedua terdakwa telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana perzinahan. Menjatuhkan pidana terhadap kedua terdakwa tersebut oleh karena itu dengan pidana penjara selama 4 bulan,” ujar Majelis hakim banding diketuai John Diamond Tambunan SH, sebagaimana dikutip dari website PN Medan, Minggu (19/12).

Majelis hakim PT Medan sependapat dengan Jaksa Penuntut Umum (JPU) yang menilai perbuatan kedua terdakwa terbukti bersalah melanggar Pasal 284 ayat (1) ke-1 huruf a KUHPidana. Putusan majelis hakim PT Medan sama (Conform) dengan tuntutan JPU, yang sebelumnya meminta agar majelis hakim PN Medan menjatuhkan hukuman 4 bulan penjara.

Namun, pada tanggal 15 Juni 2021, majelis hakim PN Medan yang diketuai Jarihat Simarmata malah menjatuhkan vonis 4 bulan penjara dengan masa percobaan 8 bulan. Tak terima dengan putusan majelis hakim PN Medan tersebut, JPU langsung menyatakan banding.

Diketahui, pada Mei 2017 terdakwa Putra Martono yang masih berstatus suami korban dan Julianna Phan yang masih berstatus istri orang berkenalan hingga bertemu di Vista Gym Medan. Keduanya pun saling bertukar nomor hape hingga akhirnya melakukan perselingkuhan.

Pada Oktober 2017, keduanya pergi ke Malaysia dan tidur bersama dalam satu kamar. Di kamar itu, Putra Martono dan Julianna Phan melakukan hubungan badan layaknya suami istri.

Puncaknya, pada 11 September 2020, kedua terdakwa menginap di Hotel Deli dan melakukan hubungan suami istri, lalu disambung pada 19 September 2020, ketika kedua terdakwa berada di Cambridge City, korban datang ke lokasi sehingga terjadi keributan yang membuat Julianna Phan pergi.

Putra Martono yang merasa khawatir langsung pergi menemui Julianna Phan dan mengajaknya menginap di Hotel Deli. Pada Minggu, 20 September 2020 subuh, pintu kamar hotel yang ditempati kedua terdakwa diketuk oleh room boy atas permintaan korban.

Saat pintu dibuka, terdakwa Julianna Phan terkejut dan berusaha menutup wajahnya dengan rambut. Di mana, posisi Putra Martono berada di atas tempat tidur dengan memakai celana dalam dan baju kaos.

Sedangkan terdakwa Julianna Phan memakai baju tidur serta celana dalam dan BH-nya terletak di rak. Melihat perbuatan itu, korban langsung melaporkannya ke Polrestabes Medan. (man/azw)