29 C
Medan
Tuesday, April 14, 2026
Home Blog Page 287

Bupati Langkat Dukung Pengembangan Pelabuhan Pangkalansusu

BERSAMA: Bupati Langkat, Syah Afandi foto bersama dengan jajaran Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas IV Pangkalansusu usai audiensi.(Diskominfo Langkat/Sumut Pos)
BERSAMA: Bupati Langkat, Syah Afandi foto bersama dengan jajaran Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas IV Pangkalansusu usai audiensi.(Diskominfo Langkat/Sumut Pos)

STABAT, SUMUTPOS.CO- Bupati Langkat, Syah Afandin mendukung penuh terhadap rencana pengembangan pelabuhan di Pangkalansusu. Hal ini disampaikan Syah Afandi yang karib disapa Ondim, saat menerima audiensi dari Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas IV Pangkalansusu, Merdiloi, di ruang kerjanya, belum lama ini.

Pertemuan membahas secara mendalam rencana teknis dan potensi manfaat dari pembangunan pelabuhan tersebut. Ondim menilai pelabuhan di Pangkalansusu memiliki peran strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi lokal, khususnya di sektor distribusi dan logistik.

“Pelabuhan ini sangat penting untuk mendukung pengembangan ekonomi lokal dan mempermudah akses distribusi barang. Saya mendukung penuh rencana ini karena akan membawa dampak signifikan bagi masyarakat,” ujarnya.

Bupati juga menyampaikan komitmennya untuk terus mengawal proses ini agar berjalan sesuai dengan rencana. Ia berharap pembangunan pelabuhan dapat segera terealisasi dan memberikan dampak positif terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat, khususnya di wilayah pesisir Langkat.

Sementara, Kepala KSOP Pangkalan Susu, Merdiloi, menjelaskan bahwa proses pengembangan pelabuhan saat ini tengah berjalan dan masih dalam tahap pengurusan teknis di Dinas PUPR Provinsi Sumatera Utara. Ia menambahkan, setelah pelabuhan beroperasi, akses transportasi laut akan semakin lancar dan terbuka peluang besar bagi peningkatan aktivitas ekonomi masyarakat.

“Dengan hadirnya pelabuhan, kami berharap konektivitas antar wilayah semakin kuat, sehingga distribusi barang maupun hasil pertanian dan perikanan masyarakat Langkat dapat lebih efisien,” ujarnya.

Pengembangan pelabuhan Pangkalansusu merupakan salah satu langkah strategis yang diharapkan mampu menciptakan lapangan kerja, mendorong pertumbuhan sektor maritim, serta memperkuat posisi Langkat sebagai wilayah dengan potensi ekonomi yang besar di kawasan pantai timur Sumatera. (ted)

Bertemu dengan Ketua DPRD Medan, Aswindy Harap Bonus Atlet Berprestasi Ditingkatkan

Ketua Umum KONI Medan Aswindy Fachrizal SE didampingi pengurus bersama Ketua DPRD Kota Medan Wong Chun Sen. (dok pribadi)
Ketua Umum KONI Medan Aswindy Fachrizal SE didampingi pengurus bersama Ketua DPRD Kota Medan Wong Chun Sen. (dok pribadi)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Ketua Umum KONI Kota Medan Aswindy Fachrizal SE berharap agar bonus bagi atlet yang meraih prestasi di Pekan Olahraga Nasional (PON) dapat ditingkatkan. Selain itu, diharapkan agar bonus bagi peraih medali pada PON 2024 dipercepat.

Hal itu dikatakan Aswindy saat audensi dengan Ketua DPRD Kota Medan, Wong Chun Sen di ruang kerja Ketua DPRD Medan, Lantai I, Gedung DPRD Kota Medan, Jalan Kapten Maulana Lubis Medan, Senin (14/4).

Aswindy datang didampingi Sekretaris Umum KONI Medan Helty Susilo SE, Wakil Bendahara Dr Fitriani Manurung, Kabib Hukum Gerald Partogi , Wakabid Roy Novan, dan Iqbal Inono.

“Pada PON 2024 lalu, atlet Sumut meraih 79 emas. Sebagian besar penyumbang medali emas itu merupakan atlet Kota Medan. Namun, hingga saat ini atlet tersebut belum menerima bonus. Kami mendengar akan diberikan pada Hari Olahraga Nasional (Haornas). Ini memang terlalu lama,” ujar Aswindy.

Selain itu, Aswindy mengatakan, bahwa maksud dan tujuan kedatangan mereka ke DPRD Medan untuk melakukan koordinasi dan meminta saran serta masukan terkait rencana pelantikan pengurus KONI Kota Medan yang akan dilangsungkan pada 26 April 2025 mendatang.

“Kami juga mengharapkan bantuan dan masukan dari Ketua DPRD Medan Bapak Wong Chun Sen agar pelantikan berjalan sukses dan lancar. Kemudian masukan agar KONI Kota Medan semakin baik ke depannya,” ungkap Aswindy.

Mendengar tersebut, Ketua DPRD Kota Medan Wong Chun Sen sependapat agar bonus atlat Kota Medan ditingkatkan di tahun berikutnya. Untuk itu, Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Medan harus lebih ditingkatkan lagi.

Solusi lainnya, Wong Chun Sen meminta agar KONI Kota Medan juga harus mampu mencari sponsor untuk mendukung kegiatan kegiatan ke depan. “Selain anggaran dari pemerintah, KONI Medan harus mencari sponsor untuk mendukung kegiatan kegiatan KONI kedepan,” sarannya. (dek)

Penrad Siagian Tak Ingin Nias Gagal Ikut Arak-arakan Indonesia Emas 2045

NIAS, SUMUTPOS.CO – Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Republik Indonesia, Pendeta Penrad Siagian, melakukan kunjungan kerja selama sepekan penuh ke wilayah Kepulauan Nias, Provinsi Sumatra Utara (Sumut). Dalam kunjungan yang berlangsung sejak Jumat, 4 April 2025 hingga 11 April 2025 itu, Penrad mengunjungi Kota Gunungsitoli, Kabupaten Nias, Nias Selatan, Nias Barat, dan Nias Utara.

Selama kunjungan, Penrad menemui berbagai elemen masyarakat, mulai dari tokoh gereja, pimpinan sinode, organisasi masyarakat, hingga pejabat pemerintahan. Ia secara langsung menyerap berbagai aspirasi dan masukan yang disampaikan oleh masyarakat setempat. Beberapa kantor pemerintahan yang turut disambangi antara lain Kantor Bupati Nias, Nias Utara, dan Nias Selatan.

Dalam sejumlah dialog yang dilakukan, Penrad menyampaikan kegelisahannya atas berbagai tantangan pembangunan yang dihadapi Kepulauan Nias. Senator asal Sumut ini juga menyinggung sejumlah data yang menjadi dasar keprihatinannya.

“Ada kekhawatiran kami bahwa Nias tidak ikut dalam arak-arakan Indonesia Emas 2045. Hal ini kami sampaikan berdasarkan berbagai data yang kami terima, termasuk data BPS. Data anak putus sekolah, tingkat kemiskinan, nikah dini, dan lain-lain,” ujar Penrad dalam keterangannya, Selasa, 15 April 2025.

Ia mengungkapkan, fakta-fakta yang tertuang dalam data tersebut membuatnya prihatin sehingga menggugah hatinya untuk melakukan kunjungan ke Kepulauan Nias. “Data-data itulah yang membuat kami sedikit galau ketika ingin berkunjung ke Kepulauan Nias,” katanya.

Oleh sebab itu, ia menegaskan, kunjungannya bertujuan untuk mengajak seluruh pihak agar bangkit dan bersatu mengejar ketertinggalan yang ada. “Oleh sebab itu, kehadiran kami ke Nias ingin meminta kepada seluruh stakeholder terkait untuk ikut berkontribusi dalam mengejar ketertinggalan ini. Kita ingin pada tahun 2045 mendatang, masyarakat Nias ikut menjadi bagian dalam arak-arakan Indonesia Emas itu,” ucapnya.

Menurut Penrad, jika pendekatan pembangunan dilakukan secara konvensional, Nias akan tertinggal semakin jauh dan gagal menjadi bagian dari kemajuan nasional di masa depan. “Melihat data-data itu, kalau kita melakukan proses evolusi atau biasa-biasa saja, saya yakin Nias tidak akan ikut (Indonesia Emas 2045). Maka harus ada langkah revolusioner yang harus dilakukan untuk mengejar ketertinggalan ini,” tegasnya.

Selain soal pembangunan, Penrad juga menyoroti permasalahan mendasar yang masih dihadapi warga Nias, yakni banyaknya warga yang tidak memiliki identitas kependudukan. Ia menyebutkan bahwa dalam berbagai kunjungan ke daerah lain, ia kerap bertemu dengan warga Nias yang hidup tanpa KTP.

“Di beberapa kesempatan, saya acap kali bertemu dengan warga Nias yang tidak memiliki identitas atau kartu kependudukan. Mereka bertemu di luar Kepulauan Nias, seperti Sibolga, Tapanuli Selatan, dan lain-lain,” ujarnya.

Masalah tersebut, menurut Penrad, harus segera ditangani. Ia pun telah mengajak para pimpinan gereja untuk turut mengambil peran dalam membantu masyarakat. “Saya meminta pendeta-pendeta yang ada di daerah tersebut untuk membantu mereka (masyarakat Nias) untuk mendapatkan hak kewargaannya, terutama yang menjadi buruh-buruh perkebunan di berbagai daerah di Sumut” jelasnya.

Dengan latar belakangnya sebagai pendeta, Penrad menekankan bahwa perjuangannya bukan dilandasi kepentingan politik, melainkan tanggung jawab moral yang ia emban. “Saya ‘kan seorang pendeta, bukan politisi. Maka dari itu, ini menjadi beban moral bagi saya yang diperkenankan untuk ada di tempat ini dengan keterbatasan wewenangnya. Situasi dan kondisi itu membuat saya punya utang moral bagi saya,” tuturnya.

“Dan itu kenapa kunjungan saya ke Pulau Nias mengunjungi semua kepala daerah dan semua pimpinan gereja-gereja, hanya ingin mengajak ‘ayo bersama-sama melakukan langkah revolusioner agar Nias ikut dalam arak-arakan Indonesia Emas 2045’,” sambung Penrad.

Penrad mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bergerak bersama, melampaui keterbatasan yang ada, demi masa depan yang lebih baik bagi Kepulauan Nias. “Bapak ibu semua, saya meminta, apa yang bisa saya lakukan ke depan sehingga gerak progresif revolusioner ini bisa berjalan. Saya mempunyai ruang gerak yang terbatas, tapi saya ingin maksimal untuk berbuat bagi Pulau Nias,” tegasnya.

Penrad menutup dengan harapan bahwa suara keprihatinan ini tidak berhenti sebagai wacana, tetapi menjadi panggilan bersama bagi seluruh masyarakat Nias. “Mungkin sudah ditangkap apa yang menjadi keprihatinan kami seperti apa yang saya sampaikan, dan kita harus bersama-sama berjalan karena kami anggap ini sebuah panggilan moral,” ucap Penrad Siagian. (adz)

Rayakan Semangat Kartini di The Reiz Suites, Artotel Curated Hadirkan Promo Kamar dan Perawatan Eksklusif untuk Wanita

MEDAN, SUMUTPOS CO- Dalam rangka memperingati Hari Kartini yang jatuh pada tanggal 21 April, The Reiz Suites Artotel Curated menghadirkan promo spesial dan rangkaian kegiatan istimewa yang ditujukan untuk para wanita.

Sebagai bentuk apresiasi kepada para perempuan, The Reiz Suites memberikan diskon spesial sebesar 21% untuk tipe kamar favorit Two Bedroom Suite, menjadikan harga hanya Rp790.000 nett/malam. Dengan harga spesial ini, tamu sudah dapat menikmati kenyamanan unit dengan dua kamar tidur lengkap dengan fasilitas premium, cocok untuk staycation bersama keluarga atau sahabat. Promo ini hanya berlaku untuk periode menginap di tanggal 21 April 2025.

Selain itu, The Reiz Suites juga memberikan ekstra benefit berupa potongan harga 30% + 21% untuk layanan spa dan massage, yang bisa dinikmati khusus pada 21 April 2025.
Penawaran ini dirancang untuk memberikan relaksasi dan perawatan diri yang menyeluruh bagi para tamu wanita dalam suasana yang tenang dan elegan.

Tak hanya menghadirkan penawaran menarik, The Reiz Suites juga menghadirkan Free Skin
Treatment yang bekerja sama dengan Kimi Beauty Clinic, anak perusahaan dari Glanz Clinic, yang telah dikenal dengan pelayanan estetika berkualitas tinggi. Acara ini akan digelar di area lobby The Reiz Suites mulai pukul 11.00 hingga 17.00 WIB, dan terbuka bagi para tamu maupun publik yang ingin merasakan langsung perawatan kulit profesional secara gratis.

“Kami ingin menjadikan Hari Kartini sebagai momen istimewa untuk merayakan kecantikan, kekuatan, dan semangat perempuan Indonesia. Melalui penawaran dan kegiatan ini, kami berharap bisa memberikan pengalaman menginap yang tidak hanya nyaman tetapi juga berkesan dan penuh makna,” kata Anton Subiyakto, Cluster General Manager The Reiz Suites, Artotel Curated – Medan.

Pemesanan kamar sudah dapat dilakukan mulai sekarang melalui website resmi artotelwanderlust.com atau Untuk informasi lebih lanjut dapat menghubungi The Reiz Suites, Artotel Curated – Medan di Whatsapp Official 061-50300603. (adz)

Pemkab Labusel Gelar Musrenbang RKPD Tahun Anggaran 2026

MUSRENBANG: Pemerintah kabupaten Labuhanbatu Selatan menggelar Musyawarah Rencana pembangunan Daerah(Musrenbang) Renacana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Labusel tahun anggaran tahun 2026 ISTIMEWA/SUMUT POS
MUSRENBANG: Pemerintah kabupaten Labuhanbatu Selatan menggelar Musyawarah Rencana pembangunan Daerah(Musrenbang) Renacana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Labusel tahun anggaran tahun 2026 ISTIMEWA/SUMUT POS

LABUSEL, SUMUTPOS.CO – Pemerintah kabupaten Labuhanbatu Selatan menggelar Musyawarah Rencana pembangunan Daerah(Musrenbang) Renacana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Labusel tahun anggaran tahun 2026 di Convention Hall hotel Grandsuma blok Songo Desa Sisumut Kecamatan Kotapinang, Kabupaten Labuhanbatu Selatan Sumatera Utara Rabu (16/4/2025).

Acara diawali dengan lagu Kebangsaan dan pembacaan Do’a oleh Ketua majelis Ulama Indonesia (MUI) H.Makmur Ismail Hrp,Laporan Panitia oleh Kepala Bappeda Litbang Labuhanbatu Selatan Kamaluddin Siregar S.Pd .,M.Si.

Acara dhadiri Bupati Labuhanbatu Selatan Fery Syahputra Simatupang S.H.,Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Labuhanbatu Selatan Ari Winata, Gubernur Sumatera Utara Diwakili Kadisnaker Sumatera Utara DR M. Ismail.Sinaga .M.Si.,Kapolres Labuhanbatu Selatan AKBP Aditya S.P.Sembiring S.I.K.,kejari Labuhanbatu Selatan Dr Bayu Satyo Pratomo S.H.,M.H.,OKP, Opd selingkungan pemkab Labauhanbatu Selatan,Camat dan Kepala Desa juga lurah se Kabupaten Labuhanbatu Selatan serta para undangan lainnya.

Ketua DPRD Labuhanbatu Selatan, Ari Winata dalam sambutannya, mengatakan, “Musrenbang ini merupakan aspirasi dari masyarakat untuk pembangunan daerah masing mulai dari pedesaan hingga Kabupaten, semoga Musrenbang ini dapat menghasilkan musyawarah yang sempurna demi pembangunan Kabupaten Labuhanbatu Selatan,” ujar nya.

Mewakili Gubernur Sumatera DR Ismail M.Ismail Sinaga.,M.Si.,dalam sambutannya, menyampaikan terimakasih atas dukungan dan kerja keras panitia Musrenbang hingga terlaksananya Musrenbang dengan baik.

‘Musrenbang ini merupakan rencana tentang pembangunan yang disampaikan masyarakat Labuhanbatu Selatan untuk dibahas di Rencana Kerja Pemerintah Daerah Labusel,sehingga untuk kedepannya semoga pembangunan kedepan di bawah pimpinan Bupati Fery Simatupang S.H, “ujarnya.

Acara Musrenbang dibuka langsung oleh Bupati Labuhanbatu Selatan Fery Syahputra Simatupang S.H.,dengan melakukan pemukulan gong pertanda acara Musrenbang RKPD tahun anggaran 2026 di mulai.

Bupati Labusel Fery dalam sambutannya, menyampaikan,menguatkan rekomendasi yang kuat dalam pembangunan daerah,saya mengajak seluruh masyarakat untuk membangun Labusel, mari kita kawan pelaksanaan pembangunan, kita bangun kita jaga,kita rawat,ujar nya

Kepala Bappeda Litbang Sumatera Utara, menyampaikan keyakinan bahwa dibawa pimpinan Bupati Labuhanbatu Selatan Fery Simatupang, pembangunan di Labusel lebih baik dari berbagai aspek.
(mag4/han)

Dua Pengedar Sabu Ditangkap di Tanjung Beringin

DIAMANKAN: Kedua pelaku pengedar sabu diamankan di Polres Sergai.(FADLY/SUMUT POS )
DIAMANKAN: Kedua pelaku pengedar sabu diamankan di Polres Sergai.(FADLY/SUMUT POS )

TANJUNG BERINGIN, SUMUTPOS.CO – Dua orang tersangka pengedar narkotika jenis sabu berhasil diamankan oleh Satuan Narkoba Polres Serdang Bedagai dalam sebuah operasi undercover buy di Tanjung Beringin, Sabtu (12/04/2025).

Kedua pelaku yang diamankan yakni Muhammad Hafi Manurung (32), warga Dusun I Dungun, Desa Tebing Tinggi, Kecamatan Tanjung Beringin, yang diketahui merupakan residivis kasus serupa, serta Fajar Mulia Manurung (20), warga Dusun I, Jalan Perintis Kemerdekaan, Desa Pekan Tanjung Beringin.

Dari tangan pelaku, petugas berhasil menyita barang bukti berupa sabu seberat bruto 9,92 gram, dua unit handphone android, uang tunai Rp300.000, dan satu unit sepeda motor Honda Beat BK 2892 XBK.

Kasat Narkoba Polres Sergai melalui IPTU Zulfan Ahmadi, SH, MH, selaku Kasi Humas, menjelaskan bahwa penangkapan berawal dari informasi masyarakat mengenai aktivitas peredaran narkoba di wilayah tersebut.

“Setelah dilakukan penyelidikan dan strategi undercover buy disusun, petugas berhasil melakukan penangkapan terhadap kedua tersangka tanpa perlawanan,” ujarnya.

Dari interogasi awal, sabu tersebut diperoleh dari seorang pria berinisial A alias Arul, warga Desa Pekan Tanjung Beringin. Namun saat dilakukan pengembangan, Arul sudah melarikan diri dan kini ditetapkan sebagai DPO.

“Kedua pelaku kini ditahan dan dijerat Pasal 112 ayat (2) UU No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman 5 hingga 20 tahun penjara,” tegas Zulfan. Ia juga mengimbau masyarakat agar terus proaktif melaporkan segala bentuk penyalahgunaan narkoba. (fad/han)

FSDA Harus Miliki Inovasi, Wak Genk Apresiasi Kadis PUPR Sumut

FOTO: Aktivis Sosial Masyarakat, Muhammad Abdi Siahaan alias Wak Geng
FOTO: Aktivis Sosial Masyarakat, Muhammad Abdi Siahaan alias Wak Geng

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Penyampaian Kepala Dinas Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (Kadis PUPR) Provinsi Sumatera Utara (Sumut), Topan Obaja Ginting mengharuskan Forum Sumber Daya Air (FSDA) Sumut menyukseskan program kerja Gubernur Sumut Bobby Afif Nasution khususnya di bidang pengelolaan Sumber Daya Air (SDA) mendapat apresiasi dari Aktivis Sosial Masyarakat, Muhammad Abdi Siahaan. Menurut Abdi Siahaan, selama ini keberadaan SDA kurang menyentuh keinginan masyarakat Sunut.

“Sumatera Utara memiliki banyak sungai dan mata air, tidak seharusnya masyarakatnya kekurangan air, baik untuk kebutuhan sehari-harinya maupun untuk keperluan irigasi,” ujar Muhammad Abdi Siahaan yang akrab dipanggil Wak Geng di Medan, Selasa (15/4).
Kata Wak Geng, Bila FSDA menyadari hal itu, akan ada upaya memanfaatkan kekayaan Sumut membantu pemerintah mengatasi keluhan masyarakatnya.

Dengan dibentuknya FSDA, kata Wak Genk, harus bermanfaat dalam mendukung program pemerintah. Jangan menjadi beban tetapi harus bisa mendatangkan pendapatan asli daerah (PAD) Sumut.

Aktivis yang juga pengamat kebijakan pemerintah itu yakin, di tangan dingin Topan Obaja Ginting, Dinas PUPR Sumut akan berubah total menjadi lebih baik. Apalagi dedikasi yang tinggi dari Gubernur Sumut Bobby Nasution.

Sebagai langkah awal gebrakan yang diperlihatkan Topan Obaja Ginting, sambungnya, ketika sidak ke gudang peralatan beberapa waktu lalu. Di mana tidak ada ditemukannya alat-alat berat.
“Ini menjadi salah satu koreksi yang tepat sehingga tidak terjadi lagi adanya sewa alat berat kepada pihak swasta,” terangnya.

Selain memberdayakan SDA yang ada, sebut Wak Genk, yang tidak kalah penting yang harus dilakukan Kadis PUPR Sumut adalah tidak terjadi lagi sewa alat berat ke pihak ketiga dan monopoli proyek oleh Kepala UPT dan kabag.

“Kita pasti mendukung kinerja pak Topan Obaja Ginting menjadikan PUPR Sumut melangkah lebih maju untuk membangun Sumut agar mendukung penuh pembersihan pejabat-pejabat yang tidak mampu bekerja tapi memperkaya diri sendiri,” tegas Wak Geng

Sebelumnya, Kadis PUPR Sumut Topan Obaja Ginting pada silaturahim dan perkenalan FSDA Sumut, Sabtu (12/4) mengatakan, FSDA harus mampu menunjukkan inovasi implementatif bagi pengelolaan sumber daya air di Sumut.

Dia juga menegaskan, jika FSDA hadir untuk berperan membantu program pemerintah. Itu merupakan hal yang sangat menarik.
“Jika niatnya membantu kami, saya memiliki keinginan menjadi bagian dari FSDA Sumut,” ujar Topan.

Lebih lanjut Topan Obaja Ginting menyebut, kita memiliki sungai yang cukup panjang dan merupakan aset jika terkelola dengan baik sangat bermanfaat bagi kehidupan masyarakat.

Dia mencontohkan keberadaan sungai-sungai yang cukup besar di Kepulauan Nias, tapi kebutuhan air mandi dan minum warga masih menunggu tampungan air hujan.

“Sangat miris, bagaimana mungkin dengan air hujan yang asamnya tinggi, mampu memenuhi kebutuhan kesehatan masyarakat,” ujar Topan.

Karenanya, kepada FSDA Sumut, Topan berharap perlunya gebrakan program yang inovatif dan segera diimplementasikan. “Program jangka pendek segera tentukan kabupaten mana yang menjadi percontohan program. Jadi, nggak perlu muluk-muluk,” katanya.

Pada acara silaturahim itu hadir pengurus FSDA antara lain, Hamdan Noor Manik, Ketua Konservasi, Pangan dan Holtikultura, Penasihat Ir Mandalasah Turnip SH, Malik Assalih Harahap, Ketua Pendayagunaan dan Daya Rusak Air

Kemudian, Ketua Infrastruktur dan Modernisasi Irigasi Ir Makmur Ginting MSc dan Ketua Hilirisasi dan Pertambangan Yosi Sukmono.(azw)

Pimpinan DPRD Medan Dorong Pemko Percepat Aktifkan Pos Siskamling

Wakil Ketua DPRD Medan, H Zulkarnaen, SKM.
Wakil Ketua DPRD Medan, H Zulkarnaen, SKM.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Wakil Ketua DPRD Medan, H Zulkarnaen SKM, mendorong Wali Kota Medan Rico Wass untuk melakukan percepatan pengaktifan kembali Pos Sistem Keamanan Lingkungan (Pos Siskamling) di seluruh Kota Medan. Sebab, keberadaan Pos Siskamling dinilai sangat penting guna meminimalisir tindak kejahatan yang kian marak akhir-akhir ini.

“Kita mendukung penuh program pengaktifan kembali Pos Siskamling di setiap lingkungan. Baik itu soal pengalokasian anggaran maupun fasilitas lainnya, akan kita dukung di DPRD Medan sehingga terbentuk secara permanen,” ucap Zulkarnaen, Senin (14/4/2025).

Dikatakan Zulkarnaen, keberadaan Pos Siskamling dinilai akan mampu mencegah kriminalitas di tingkat lingkungan, khususnya aksi-aksi pencurian, begal dan hingga tawuran.

“Kita tahu saat ini marak tindak kejahatan mulai dari pencurian, begal, tawuran, geng motor, dan tindak kriminal lainnya. Dengan keberadaan Pos Siskamling ini, dipastikan hal tersebut dapat diminimalisir sehingga masyarakat nyaman beraktifitas,” ujarnya.

Nantinya, kata Zulkarnaen, petugas di Pos Siskamling akan memiliki akses langsung ke pihak keamanan untuk melaporkan atau menindak pelaku kejahatan. “Bila perlu kita dorong akan dibentuk satgas yang melibatkan pihak Kepolisian, TNI/Babinsa dan tokoh masyarakat serta tokoh pemuda,” katanya.

Untuk itu, kata Zulkarnaen, Kepling di seluruh Kota Medan selaku ujung tombak pelayanan program pemerintah di tengah masyarakat harus proaktif.

“Mulai saat ini, kita harap setiap kepling di Kota Medan bisa segera melakukan persiapan untuk segala sesuatunya agar pembentukan Pos Siskamling bisa segera terealisasi,” ujarnya.

Terakhir, Zulkarnaen juga meminta dukungan serta partisipasi dari seluruh masyarakat Kota Medan. Dengan begitu, pembentukan Pos Siskamling bisa segera terwujud.

“Kita harapkan dukungan dari masyarakat. Sebab keamanan dan kondusifitas harus tetap terjaga di tengah-tengah masyarakat,” pungkasnya. (map/ila)