Home Blog Page 2876

Awas, Jeratan Tali Membahayakan Pengendara di Jalan Megawati

JERATAN TALI: Tali yang melintang di badan Jalan Megawati, tak jauh dari pintu keluar Jalan Tol Medan-Binjai.

BINJAI, SUMUTPOS.CO – Sebuah video berdurasi 37 detik menampilkan adanya tali yang membentang di Jalan Megawati, tak jauh dari pintu keluar Jalan Tol Medan-Binjai.

Pengendara yang mendokumentasikan video tersebut juga sempat bertanya kepada seseorang yang melihat tali tersebut. “Apa itu bang?” kata seorang pria dalam rekaman video.

Tak lama berselang, datang seorang warga baju putih yang memutuskan tali tersebut. Tujuannya agar pengendara dapat melintas.

Parahnya tali yang melintang itu dapat membahayakan pengendara yang melintas pada malam hari.

Belum diketahui apa motif tali yang membentang dan menghalangi pengguna jalan.

Apalagi jalan tersebut minim akan penerangan, sehingga dapat membahayakan pengendara yang melintas. Menanggapi hal ini, Kapolres Kota Binjai AKBP Ferio Sano Ginting memerintahkan jajaranya untuk mengecek lokasi tersebut.

Setelah dilakukan pengecekan, kata Kapolres, lokasi berada pada wilayah hukum Polsek Sunggal. “Ini wilayah hukum Polrestabes Medan,” jelasnya.

Menurutnya, tali yang membentang di kedua sisi itu dikarenakan Jalan Megawati sering digunakan untuk balapan liar anak -anak muda. Bahkan pihaknya juga sudah sering melakukan razia balapan liar tersebut.

“Sepertinya balapan liar. Sudah sering razia tapi masih ada saja aksinya,” ungkapnya.

Untuk mengantisipasi terjadi kecelakaan di lokasi itu, Ferio mengaku sudah berkoodinasi dengan Polsek Sunggal.

“Sudah dihubungi Polsek Sunggal untuk mengantisipasi terjadinya kecelakaan dan hal yang tidak diinginkan,” pungkasnya. (ted/han)

Prokontra Vaksinasi Anak, Kadisdik DS: Murid Belum Divaksin Boleh Sekolah

TINJAU: Kapolres Labuhanbatu AKBP Anhar Arlia Rangkuti bersama para PJU Polres Labuhanbatu melakukan peninjauan langsung vaksinasi terhadap anak-anak.

LUBUKPAKAM, SUMUTPOS.CO – Program vaksinasi anak usia 5-11 tahun di Kabupaten Deliserdang, sudah dilaksanakan sejak, Kamis lalu (13/1). Meski sudah berjalan, program pemerintah tersebut masih menuai prokontra di masyarakat, khususnya para orangtua murid.

Terkait pro kontra ini, Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Deliserdang, merasa perlu untuk memberi penjelasan, terlebih de-ngan banyaknya berita-berita miring yang beredar di masyarakat akhir-akhir ini.

Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Deliserdang, Yudy Hilmawan SE MM, menjelaskan, pihaknya mengapresiasi semua pemberitaan yang disampaikan berbagai elemen masyarakat soal pelaksanaan vaksinasi anak usia 6-11 tahun di sekolah dasar (SD), baik negeri maupun swasta di Kabupaten Deliserdang.

“Semua pendapat yang disampaikan, dihargai sebagai bentuk kepedulian dan tanggung jawab kita bersama, mencegah masyarakat tertular Covid-19 dan melindungi anak dari virus tersebut. Pendapat, kritik dan dukungan terhadap kebijakan ini dipahami sebagai kebebasan berpendapat dan berekspresi yang dimiliki masyarakat,” katanya.

Pelaksanaan kebijakan vaksinasi anak usia 6-11 tahun, Yudy menegaskan dilakukan setelah terlebih dahulu dibahas dalam rapat koordinasi antara Bupati Deliserdang, Kapolresta, Kapolrestabes Medan, Dandim 0204/Deliserdang, dan Dandim 0201/Medan.

Tidak hanya itu, vaksinasi anak juga didasari adanya surat Direktur Jenderal (Dirjen) Kementerian Kesehatan RI tanggal 13 Desember 2021, tentang Penyampaian Keputusan Kementerian Kesehatan tentang Pelaksanaan Vaksinasi Covid-19 pada anak usia enam sampai 11 tahun.

Di samping itu juga, mempertimbangkan pernyataan Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), World Health Organization (WHO) atau organisasi kesehatan dunia, dan Majelis Ulama Indonesia (MUI), yang menyatakan vaksin aman bagi anak-anak dan halal.

Yudy juga menjelaskan, tentang adanya pernyataan pada Surat Edaran (SE) Dinas Pendidikan, No. 800/270.S.K.R/2022, tanggal 14 Januari 2022, yang berbunyi “Vaksinasi Covid-19 bagi siswa, akan dijadikan sebagai salah satu persyaratan kesiapan sekolah untuk melaksanakan pembelajaran tatap muka”, bukan dimaksudkan siswa yang belum vaksin tidak boleh mengikuti pembelajaran tatap muka.

“Tetapi, untuk memetakan kesiapan sekolah melaksanakan pembelajaran tatap muka, seandainya Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbud Ristek), menjadikan persyaratan vaksin warga sekolah, sebagai salah satu indikator sekolah diizinkan melaksanakan pembelajaran tatap muka,” jelasnya.

Yudy kembali menegaskan, pihaknya (Dinas Pendidikan Deliserdang), berkomitmen untuk memedomani kebijakan Kemdikbud Ristek dan Tim Gugus Tugas Covid-19 Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) dan Kabupaten Deli Serdang, terkait dengan pembukaan pembelajaran tatap muka.

“Dinas Pendidikan berkoordinasi dengan orangtua dan mewajibkan vaksin bagi siswa usia enam sampai 11 tahun, dengan tetap mendapatkan persetujuan orangtua untuk mencegah penularan Covid-19. Terkait dengan dampak yang ditimbulkan pada anak yang sudah divaksin, Pemerintah Kabupaten Deli Serdang bertanggung jawab melalui Dinas Kesehatan,” pungkasnya. (btr/han)

Bripka Rikardo Sampaikan Permintaan Maaf Kepada Kapolrestabes Medan

Kapolrestabes Medan, Kombes Pol. Riko Sunarko.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Bripka Rikardo Siahaan terdakwa kasus penggelapan uang sebesar Rp 650 juta milik terduga bandar narkoba Jusuf alias Jus meminta maaf kepada Kapolrestabes Medan, Kombes Pol. Riko Sunarko atas namanya disebut-sebut dalam persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Medan.

“Untuk Pak Kapolres, pak Kasat. Kalau terseret-seret namanya intinya aku pribadi minta maaf,” sebut Rikardo melalui video teleconference diterima wartawan di Medan, Kamis 20 Januari 2022.

Rikardo membeberkan dugaan penggunaan sebesar Rp 75 juta yang diinstruksikan oleh Riko berdasarkan mendengarkan keterangan dari AKP Paul Simamora, saat sidang kode etik Propam Polda Sumut.

“Fakta kebenarannya aku gak tahu, Aku cuma dengar keterangan dia waktu sidang kode etik Propam. Cuma dengar aja pas sidang, ya keterangan pak Paul ya itulah yang ku sebutkan,” jelas Rikardo.

Rikardo bersama 4 terdakwa lainnya, yakni Iptu Toto Hartono, Aiptu Matredy Naibaho, Aiptu Dudi Efni dan Aipda Marjuki Ritonga menjalani kurungan penjara di Rutan Kelas IA Tanjung Gusta, Kota Medan.

Di Rutan tersebut, kelima mantan anggota Polri dan sudah dipecat itu, dikabarkan mendapatkan perlakuan tidak menyenangkan dari Wargabinaan yang pernah mereka tangkap.

Rikardo membantahnya, mereka masih dalam keadaan aman.”Sejauh ini aman,” sebut mantan anggota Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Medan itu.

Terpisah, Kepala Pelayanan Tahanan, Kesehatan, Rehabilitasi Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sumatera Utara, Kriston Napitupulu mengatakan memberikan keamanan dan hak dari tahanan maupun Wargabinaan.

“Semua warga binaan saya pastikan mendapatkan haknya (perlindungan), saya pastikan mereka aman di Rutan Klas I Medan,” sebut Kriston kepada wartawan di Medan, Kamis sore, 20 Januari 2022.

Kriston menjelaskan bahwa kelima tahanan itu, merupakan mantan anggota Polri untuk memprioritaskan pengaman bagi mereka selama di Rutan Tanjung Gusta, Kota Medan.

“Diprioritaskan lah, dikhawatirkan ada Wargabinaan yang menyerang. Pihak Rutan juga sudah siapkan antisipasi kericuhan dan Keributan. Saya pastikan (kelima mantan anggota Polri) aman di dalam Rutan,” kata Kriston.

Berdasarkan dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) menyebutkan kelima personil kepolisian awalnya berniat untuk melakukan penggrebekan terduga bandar narkoba bernama Jusuf alias Jus di rumahnya di Jalan Menteng VII Gang Duku Kelurahan Medan Tenggara Kecamatan Medan Denai Kota Medan, Kamis sore, 3 Juni 2022, sekitar pukul 15.00 WIB.

Namun, saat dilakukan penggeledahan kelima terdakwa tidak menemukan narkoba. Melainkan uang senilai Rp 1,5 miliar di dalam tas. Uang itu, di bawa ke Mako Polrestabes Medan.

Dalam kasus ini, terjadi penggelapan uang tersebut dilakukan kelima terdakwa. Sembari dalam proses penyelidikan karena bukti permulaan dalam penyelidikan terhadap Jusuf tidak ditemukan. Satuan Narkoba Polrestabes Medan menghentikan penyelidikan.

Kemudian, penyeledikan Satuan Narkoba Polrestabes Medan mengembalikan uang kepada Imayanti merupakan istri Jus hanya Rp 850 juta. Namun, sisanya sebesar Rp 650 Juta dibagi-bagi.

Merasa dirugikan, Imayanti didampingi kuasa hukumnya membuat laporan ke Divisi Propam Mabes Polri. Kemudian, dilakukan penyelidikan dan pihak propam melakukan penangkapan terhadap kelima oknum polisi yang sudah dipecat itu.(gus)

Para Gen Z Bisa Nonton, Bikin Konten, Gaming Lebih Mulus Berkat Exynos 2100

JAKARTA, SUMUTPOS .CO – Untuk memenuhi kebutuhan Gen Z yang serba instan dan dinamis, kinerja smartphone juga harus didukung dengan prosesor paling canggih dan efisien. Karenanya, Samsung menghadirkan Exynos 2100 di Galaxy S21 FE 5G dengan berbagai peningkatan sebesar 25% untuk CPU, 35% untuk GPU, serta 55% untuk NPU dari generasi sebelumnya.

Berbagai fitur baru juga muncul berkat penggunaan prosesor Exynos 2100. System On Chip Exynos 2100 dibangun dari fabrikasi 5nm dengan teknologi UEV, yang lebih hemat daya dan tetap menghadirkan performa terbaik bagi Galaxy Fan yang sarat akan kebutuhan multi-tasking, editing, serta gaming. Versi terbaru Exynos 2100 ini disaat bersamaan dapat menghemat konsumsi daya 20% lebih rendah sekaligus meningkatkan kinerja 10% lebih baik dibanding generasi sebelumnya.

CPU Exynos 2100 punya delapan inti yang hadir dalam struktur tiga klaster yang terdiri dari satu inti Arm Cortex-X1 yang berjalan hingga 2.9GHz, tiga inti Cortex-A78 dengan performa tinggi, dan empat inti Cortex-A55 yang lebih hemat daya. Dibandingkan pendahulunya, CPU Exynos 2100 membawa peningkatan lebih dari 25% dalam performa multi-core.

Adapun untuk pengolahan grafis, GPU Exynos 2100 menggunakan Arm Mali-G78 yang mendukung API terbaru, seperti Vulkan dan OpenCL, yang mengalami peningkatan kinerja 35% lebih baik dari pendahulunya. Hasilnya, kamu bisa menikmati grafis yang lebih mulus dan memanjakan mata. Exynos 2100 juga mendukung RAM LPDDR5 serta teknologi storage UFS v3.1 Exynos 2100 juga membenamkan NPU tiga inti yang 55% lebih baik dari pendahulunya, sehingga mampu meningkatkan tugas-tugas terkait fungsi AI secara signifikan.

ISP Exynos 2100 juga mendukung resolusi hingga 200MP, serta dapat menghubungkan hingga 6 sensor individu dan memproses 4 sensor secara bersamaan. ISP Exynos 2100 juga dapat menggabungkan sumber data beberapa kamera untuk meningkatkan kinerja dan hasil akhir terbaik dengan MCFP. Hasilnya adalah sistem AI pada kamera Galaxy S21 FE 5G jadi semakin cerdas, salah satunya yaitu mampu mengolah hasil Night Photography pada Night Mode menjadi minim noise, menghadirkan fitur Dual Recording yang dapat merekam objek dengan penggunaan kamera belakang dan kamera depan sekaligus, perekaman video Super Steady dengan resolusi Full HD dalam 60 fps, menghapus objek yang tidak diinginkan dengan Object Eraser, serta buat berbagai foto-foto lama jadi semakin epic dengan AI Photo Remastered, serta tidak ketinggalan buat pengalaman selfie jadi lebih immersive dengan AI Face Restoration. Exynos 2100 juga hadirkan pengalaman streaming jadi smooth dengan adanya dukungan refresh rate 120Hz pada layar DYNAMIC AMOLED 2X Samsung Galaxy S21 FE 5G.

Untuk temani aktivitas penuh passion Gen Z seharian, Exynos 2100 juga lebih hemat serta rendah daya hingga bisa hadirkan fitur All Day Battery Life, bikin kamu jadi less worry dan gak perlu cari power outlet. Adanya dukungan konektivitas 5G buat aktivitas upload konten ke media sosial, streaming tayangan favorit, atau download berbagai data penting jadi makin cepat, dan buat kamu selalu terhubung 24/7 dengan dunia.

Selain koneksi 5G, Exynos 2100 juga mendukung spektrum frekuensi dari 2G GSM, 3G WCDMA, 4G LTE FDD, 4G LTE TDD, 4G 4×4 MIMO band, 5G Sub6 FDD, 5G Sub6 TDD, dan 5G 4×4 MIMO band. Galaxy S21 FE 5G juga hadir dengan design yang compact dan ringan juga nyaman digenggam dengan waktu yang lama, apalagi dengan adanya 4 pilihan warna baru yaitu Olive, Lavender, Graphite serta White bikin style kamu jadi epic.

Jadi nggak ada alasan kan untuk gak pake Galaxy S21 FE 5G, smartphone yang memang dirancang untuk jadi daily driver Galaxy Fan. Untuk buat hidup kamu makin epic, Samsung Galaxy S21 FE 5G sudah bisa didapatkan melalui berbagai retailer resmi atau secara online di :
https://www.samsung.com/id/smartphones/galaxy-s21-5g/galaxy-s21-fe-5g/buy/ .(rel/adz)

Polsek Rambutan Ungkap Pelaku Pencurian Mesin Molen

AMANKAN: Pelaku pencurian satu unit mesin molen, Septian Arisandi Lubis ditahan di Mapolsek Rambutan.

TEBINGTINGGI, SUMUTPOS – Akhirnya Septian Arisandi Lubis (34) warga Jalan Dr Hamka Kelurahan Bulian Kecamatan Bajenis berhasil diringkus Unti Reskrim Polsek Rambutan Resor Tebingtinggi setelah melakukan pencurian satu unit mesin molen dari dalam gudang di Jalan KF Tandean Kota Tebingtinggi.

Kapolsek Rambutan AKP H Samosir, Jumat (21/1/2022) membenarkan bahwa satu pelaku pencurian mesin molen berhasil diringkus oleh Unit Reskrim Polsek Rambutan setelah adanya pengaduan kehilangan oleh korban, Wahyudi Lubis (52) warga Jalan KF Tandean Kota Tebingtinggi.

Korban pencurian, Wahyudi menuturkan sesuai di LP/02/1/2022/TT tinggal 19 Januari 2022 menuturkan dirinya melakukan pengecekan didalam gudang miliknya telah hilang satu unit mesin molen, sebelumnya melakukan pelaporan, merasa curiga dengan pekerja yang meminta izin masuk gudang.

“Merasa curiga dengan hilangnya molen tersebut saya membuat pengaduan ke Mapolsek Rambutan. Setelah dilakukan penyelidikan, rupanya anggota kerja kita sendiri yang mencuri,” papar Wahyudi.

Menindaklanjuti kasus pencurian mesin molen dan pelaku sudah ditangkap, tersangka di persangkakan pasal 363 Ayat (1) ke 3 e Kuhp dengan ancaman 7 tahun penjara. (ian)

Fraksi PDIP DPRD Sumut akan Kawal Setiap Jengkal Pembangunan Jalan di Sumut

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Dari total 3.000,65 km panjang jalan provinsi, terdapat 750 km yang rusak berat dan rusak ringan di Sumatera Utara (Sumut). Panjangnya jalan provinsi yang rusak ini menjadi persoalan utama dan sudah meresahkan masyarakat Sumut.

Untuk itu, Pemerintah Provinsi Sumut akan melakukan perbaikan infrastruktur jalan provinsi dengan menggelontorkan dana dengan skema multi years sebesar Rp2,7 triliun yang berasal dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2022, 2023 dan 2024. Perbaikan jalan tersebut akan dikerjakan oleh Dinas Bina Marga dan Bina Kontruksi (BMBK) Pemprov Sumut mulai tahun ini, dengan pelaksanaan perbaikan infrastruktur jalan, jembatan dan drainase.

Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Sumut, Mangapul Purba mengakui, persoalan kerusakan infrastruktur jalan di Sumut sudah menjadi momok. Buruknya kondisi jalan, juga telah menyengsarakan rakyat dan merusak citra provinsi Sumut di mata nasional dan internasional.

“Kita harapkan kalau nanti ini dikerjakan Dinas BMBK Pemprov Sumut dan seluruh jajarannya yang terlibat di dalamnya, kami Fraksi PDI Perjuangan meminta agar seluruh proses pengerjaannya dikerjakan sebaik mungkin. Karena menyangkut kepentingan masyarakat banyak. Jangan nanti asal jadi saja kemudian di tahun ke tiga sudah rusak lagi jalannya,” ungkap Mangapul, kemarin.

Dijelaskannya, selama ini pihaknya juga telah mendesak Pemprov Sumut untuk melakukan perbaikan dan penanganan jalan yang rusak tersebut. Dengan adanya wacana perbaikan infrastruktur ini dan adanya perbaikan jalan sepanjang 450 km yang rusak dengan dana lebih kurang Rp2,7 triliun disambut baik oleh Fraksi PDI Perjuangan bila sesuai dengan konsep dan perencanaan.

“Seperti proses pelaksanan pengerjaan dan sumber dananya juga jelas dan memiliki payung hukum yang pasti. Kita dari Fraksi PDI Perjuangan mendukung sepenuhnya Pemprov Sumut untuk melakukan perbaikan terhadap infrastruktur yang rusak dimaksud. Masak kita tidak mendukung Pemprov Sumut dalam memperbaiki jalan rusak tersebut,” ungkapnya.

Mangapul juga berharap dari aspek yuridis, ketersedian anggaran, serta proses pelaksanaannya diharapkan sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku. Maka, kepada pihak-pihak yang ikut di dalam pelaksanaan/pengerjaan ini diharapkan harus memiliki kesadaran bahwa persoalan ini merupakan persoalan yang cukup mendasar bagi rakyat dan Pemprov Sumut.

“Dalam melakukan percepatan pembangunan infrastruktur jalan ini harus hati-hati dan harus sesuai dengan peraturan dan perundang-undangan yang berlaku. Jangan sampai menyalahi aturan hanya demi mencapai target pekerjaan”, tegas anggota DPRD Sumut dari Dapil X Siantar-Simalungun ini. (adz)

PUD Pasar Medan Terima CSR dari BNI

CSR: Dirut PUD Pasar Medan Suwarno saat menerima CSR dari pihak BNI.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Perusahaan Umum Daerah (PUD) Medan memberikan apreasiasi kepada Bank Negara Indonesia (BNI) yang telah memberikan Corporate Social Responsibility (CSR) atau tanggung jawab sosial perusahaan kepada PUD Pasar Kota Medan. Adapun CSR yang diberikan, yakni berupa bantuan cat berjumlah 60 pail/61 tong ukuran 18 liter.

Bantuan CSR tersebut, diserahkan Wakil Pimpinan Cabang BNI Medan Talenta Lya NBA, didampingi Supervisor BNI Medan Denada Vadli. Bantua diterima langsung Dirut PUD Pasar Medan Suwarno didampingi Dirkeu/Adm Fernando Napitupulu, Kabag Umum Sugiono, dan Kabag Hukum/Humas Hafiz Ibrahim Siregar, Rabu (19/1) sore di Kantor PUD Pasar Medan, Jalan Razak Baru, Medan Petisah.

Dikatakan Talenta Lya, bantuan CSR tersebut merupakan realisasi dari program digitalisasi yang dihadiri Wali Kota Medan Bobby Nasution beberapa waktu lalu.

“CSR dari BNI ini merupakan kelanjutan dari sebuah MoU program kerja sama digitalisasi yang belum lama ini dilaksanakan,” ucapnya.

Ia mengatakan, hal ini merupakan sinergi yang baik. Untuk itu diharapkan, bantuan program CSR tersebut akan dapat berkelanjutan ke depannya.

Sementara itu, Dirut PUD Pasar Medan Suwarno mengucapkan terimakasih atas realisasi CSR dari BNI. Dirinya berharap kolaborasi yang sudah ada bisa terbangun dengan lebib erat lagi, sehingga pembenahan pasar-pasar di Kota Medan bisa menjadi lebih baik dan cepat terealisasi. Masih di tempat yang sama, Fernando menilai pemberian CSR dapat dilakukan untuk program berikutnya.

Seperti diketahui, Pemko Medan melakukan soft launching penerapan monitoring dan digitalisasi pembayaran pajak daerah Kota Medan yang langsung dihadiri Wali Kota Bobby Nasution. Dalam pertemuan ini, Bobby Nasution menyaksikan penandatanganan kerjasama antara PUD Pasar dan BNI. (map/ila)

 

 

Wujudkan Medan Medical Tourism, Wali Kota Minta Dukungan PDGI

AUDIENSI: Wali Kota Medan Bobby Nasution saat menerima audiensi PDGI Kota Medan.istimewa/sumutpos.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Wali Kota Medan Bobby Nasution mengajak dokter gigi yang tergabung dalam Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) Kota Medan, mendukung Pemko Medan untuk mewujudkan ibukota Sumatera Utara menjadi wisata kesehatan (Medan Medical Tourism).

Selain mendorong bangkitnya sektor pariwisata, juga dapat mencegah warga yang selama ini cenderung berobat ke luar negeri.

“Saya mengajak PDGI Kota Medan berkolaborasi untuk mewujudkan Medan Medical Tourism,” kata Bobby Nasution ketika menerima audiensi Pengurus Cabang PDGI Kota Medan di Balai Kota Medan, Selasa (18/1).

Diungkapkan Bobby, keberhasilan penanganan Covid-19 yang dilakukan selama ini sehingga berhasil membawa Kota Medan ke Level 1 Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), merupakan salah satu bukti penanganan kesehatan yang dilakukan di Kota Medan tidak kalah dengan negara lain.

Selain itu, lanjutnya, Medan juga memiliki faktor pendukung lainnya seperti jumlah penduduk, aklomasi, aksesibilitas maupun peralatan rumah sakit yang dimiliki. Dengan dukungan yang diberikan semua pihak, termasuk PDGI, orang nomor satu di Pemko Medan optimis Medan Medical Tourism dapat terwujud.

Dalam pertemuan tersebut, Bobby Nasution juga mengungkapkan, dokter gigi paling terdampak dengan pandemi Covid-19. Kondisi itu, jelasnya, membuat dokter gigi tidak bisa berbuat apa-apa. Sebab, masyarakat takut berobat gigi karena penyebaran virus Corona diketahui melalui hidung dan mulut.

“Alhamdulillah, kondisi di Kota Medan semakin membaik. Kegiatan yang dilakukan juga sudah seperti sebelum pandemi Covid-19 terjadi. Meski demikian kita tidak boleh abai dan tetap disiplin melaksanakan protokol kesehatan (prokes),” ungkapnya seraya berharap agar kegiatan dokter gigi dapat normal kembali.

Sebelumnya, Ketua PDGI Kota Medan Drg Meriah Ukur Sembiring didampingi Drg Ranu Putra selaku Sekjen dan Drg Adi Wika Prasetya selaku Ketua Panitia menjelaskan, kedatangan mereka untuk mengundang Wali Kota hadir dalam acara memperkenalkan Kepengurusan PDGI Medan sekaligus seminar yang akan digelar 4-5 Februari di Tiara Convention Hall.

Meriah menjelaskan, kepengurusan mereka sebenarnya sudah habis namun akibat pandemi Covid-19, pelantikan kepengurusan baru ditunda. Setelah mendapat informasi kegiatan tatap muka sudah diizinkan, makanya PDGI Kota Medan akan memperkenalkan Kepengurusan yang baru sekaligus menggelar seminar.

“Kami berharap agar Bapak Wali Kota dapat hadir. Selain memberikan semangat, kami juga berharap kehadiran Pak Wali dapat meningkatkan trust di tengah masyarakat agar tidak takut berobat gigi. Ditambah lagi PDGI telah menyiapkan prokes yang ketat dalam melayani masyarakat yang berobat gigi,” ungkap Meriah.

Selanjutnya, Meriah juga menyambut baik ajakan kolaborasi Wali Kota untuk mewujudkan Kota Medan menjadi Medical Tourism. “PDGI siap berkolaborasi mendukung Medan menjadi Medical Tourism. Untuk mewujudkan hal itu, kita akan terus meningkatkan pelayanan,” paparnya. (rel/map/ila)

Operasi Pasar Minyak Goreng Murah, Warga Senang karena Sangat Terbantu

OPERASI PASAR: Ratusan warga Medan terlihat antusias membeli minyak goreng yang dijual seharga Rp14 ribu per liter pada operasi pasar yang digelar Pemko Medan Perdagangan di Pasar Petisah, Selasa (18/1).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Ratusan warga Medan terlihat antusias membeli minyak goreng yang dijual seharga Rp14 ribu per liter pada operasi pasar yang digelar Pemko Medan melalui Dinas Perdagangan di Pasar Petisah, Selasa (18/1). Warga yang rela mengantre mengaku, adanya operasi pasar minyak goreng murah ini sangat terbantu.

Menurut pria yang berprofesi sebagai pengemudi Becak Bermotor (Betor), adanya pasar murah ini membantu dirinya dan para pengemudi Betor karena saat ini harga di pasaran minyak goreng sangat mahal. “Kami sangat bersyukur adanya operasi pasar minyak goreng murah ini, kami doakan Pak Bobby sehat dan operasi pasar ini terus berlanjut untuk membantu kami,” Ujar Indro sembari mengungkapkan dirinya sering mangkal di seputaran Pasar Petisah.

Ungkapan syukur juga disampaikan Raffda, warga yang tinggal di Jalan Sei Deli Medan Petisah. Dirinya tidak nyangka ada operasi pasar minyak goreng murah, sebab awalnya datang ke pasar Petisah untuk berbelanja namun melihat keramaian menggunggah hati untuk bertanya ternyata ada jual minyak goreng murah.

“Saya memang mau belanja kebutuhan, lihat keramaian saya bertanya, katanya minyak goreng murah. Alhamdulillah ada operasi pasar minyak goreng murah, karena di rumah pun kehabisan minyak goreng,” ujar wanita paru baya yang mengaku saat ini sudah tidak lagi bekerja.

Tidak hanya warga, operasi pasar minyak goreng murah yang digelar atas kerjasama Pemko Medan dan distributor minyak goreng, juga mendapatkan sambutan positif dari pedagang yang berjualan di Pasar Petisah.

Sedagkan Eli, seorang pedagang usai membeli minyak goreng murah mengaku, operasi pasar ini sangat membantu pedagang, karena saat ini harga minyak goreng mencapai Rp43 ribu per dua liter. Namun di operasi pasar minyak goreng 4 liter hanya Rp 56 ribu. “Kami (Pedagang) sangat lumayan terbantu adanya operasi pasar minyak goreng murah. Semoga program ini terus berlanjut sehingga kami dapat untung sedikit dari produksi hasil yang kami jual,” ujarnya.

Kepala Dinas Perdagangan Damikrot yang hadir memantau pelaksanaan operasi pasar minyak goreng murah mengungkapkan, operasi pasar minyak goreng murah tahap kedua ini digelar mulai tanggal 18 sampai 20 Januari 2022 di 5 titik, yakni Pasar Petisah, Pasar Bakti, Pasar Titi Kuning, Pasar Jawa dan Pasar Tuntungan.

“Minyak Goreng per liternya kita jual Rp 14 ribu. Tiap titik kita akan menjual minyak goreng sebanyak 5.000 Liter. Diharapkan adanya operasi pasar minyak goreng murah ini dapat membantu masyarakat kota Medan yang membutuhkan dan menstabilkan harga minyak goreng yang saat ini melonjak naik,” kata Damikrot sembari mengucapkan terima kasih kepada Distributor minyak goreng yang turut berpartisipasi pada Operasi pasar tersebut.

Sementara itu Dirut PUD Pasar Suwarno yang hadir dalam pembukaan Operasi pasar minyak goreng murah mengungkapkan, pihaknya siap berkolaborasi khususnya dalam hal menyediakan tempat untuk digelarnya operasi pasar minyak goreng murah di setiap pasar tradisional. (rel/map/ila)