25 C
Medan
Tuesday, January 27, 2026
Home Blog Page 2876

Meski Diguyur Hujan, Masyarakat Antusias Datangi Pasar Murah PT PHPO

ANTRE: Dibawah guyuran hujan, masyarakat memilih antre untuk membeli minyak goreng murah yang digelar PT Permata Hijau Palm Oleo.ILA/SUMUT POS.

DELISERDANG, SUMUTPOS.CO – Hujan yang mengguyur sejak pagi, tidak mengendorkan niat masyarakat untuk belanja minyak goreng di pasar murah yang dibuka PT Permata Hijau Palm Oleo (PHPO) di Kantor Desa Bandar Klipa, Kecamatan Percut Seituan, Kabupaten Deliserdang, Jumat (10/12).

ANTRE: Dibawah guyuran hujan, masyarakat memilih antre untuk membeli minyak goreng murah yang digelar PT Permata Hijau Palm Oleo.ILA/SUMUT POS.

Humas PT PHPO, Martua Muda Daulay, SH, MH mengatakan, pihaknya tidak menyangka antusias masyarakat membludak untuk membeli minyak goreng di pasar murah yang mereka buka, meskipun hujan terus mengguyur. “Kami dari perusahaan benar-benar tidak menyangka, masyarakat begitu banyak yang datang untuk belanja,” kata Martua Muda.

Dijelaskannya, pasar murah ini sudah mereka buka di beberapa daerah di kabupaten/kota di Provinsi Sumatera Utara dan Provinsi Riau sejak awal Desember untuk mengatasi lonjakan harga minyak goreng di pasaran. Selain itu, untuk membantu masyarakat yang kesulitan di masa pandemi dan menjelang Natal dan Tahun Baru 2022 (Nataru).

“Dengan pelaksanaan pasar murah ini dapat membantu masyarakat memperoleh minyak goreng dengan harga lebih murah di pasaran yang saat ini cukup tinggi harganya. Minyak goreng yang kita jual di pasar murah seharga Rp14.000/liter,” kata Martua Muda.

Pasar murah dapat dibuka berkat adanya kerja sama dengan pemerintah setempat. Dengan adanya kolaborasi yang dibangun perusahaan dengan pemerintah, sehingga dapat mewujudkan kegiatan untuk kemasyarakatan terhadap kebutuhan bahan pokok minyak goreng. “Semua ini bisa kami lakukan berkat adanya doa dan dukungan dari segala pihak khususnya pemerintah daerah. Pasar murah ini semata-mata hanya untuk mendukung pemerintah dalam mengatasi lonjakan harga minyak goreng di tengah pandemi Covid-19 dan menjelang Nataru,” ujar Martua Muda.

Terpisah, Kepala Desa Bandar Klipa, Suripno mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada perusahaa yang telah membantu masyarakat dalam membuka pasar murah. Kerja sama yang terjalin antara perusahaan dan pemerintah telah mendukung program-progam kemasyarakatan.

“Atas nama masyarakat dan pemerintah, kami mengucapkan terima kasih kepada perusahaan yang telah membuka pasar murah dalam mengatasi lonjakan harga bahan pokok minyak goreng. Kami doakan perusahaan tetap berjalan dengan baik dan terus berkembang dalam mengembangkan usaha, sehingga dapat terus peduli dengan masyarakat,” ujarnya. (ila)

69 Pejabat Eselon III dan IV Pemko Binjai Dilantik

MELANTIK: Wakil Wali Kota Binjai, H Rizky Yunanda Sitepu saat melantik pejabat eselon III dan IV di aula Balai Kota.TEDDY AKBARI/SUMUT POS.

BINJAI, SUMUTPOS.CO – Sebanyak 69 pejabat eselon III dan IV di lingkungan Pemerintah Kota Binjai dilantik Wakil Wali Kota, H Rizky Yunanda Sitepu, di aula Balai Kota, Jumat (10/12).

MELANTIK: Wakil Wali Kota Binjai, H Rizky Yunanda Sitepu saat melantik pejabat eselon III dan IV di aula Balai Kota.TEDDY AKBARI/SUMUT POS.

“Rabu lalu kita sudah melantik 52 orang pejabat, hari ini kita kembali melantik 69 orang pejabat,”katanya.

“Mutasi dan rotasi adalah hal yang mutlak dalam organisasi. Tujuannya tidak lain adalah untuk efektivitas laju roda birokrasi. Saya akan terus melakukan evaluasi terhadap kinerja seluruh pejabat,” jelasnya.

Dia mengucapkan selamat kepada para pejabat yang dilantik. “Saudara terpilih untuk mengemban tanggung jawab berat di saat situasi pandemi belum berakhir, tentu ini bukan hal yang mudah,” ujarnya.

Rizky berpesan agar para pejabat yang baru dilantik tidak melupakan amanah yang diberikan, dan tetap memperkuat kinerja dan tatanan birokrasi Pemerintah Kota Binjai.

Beberapa pejabat yang dilantik di antaranya, Muhammad Zurqani sebagai Kepala Bagian Umum pada Sekretariat DPRD Kota Binjai, Ade Idris sebagai Kepala Bagian Keuangan RSUD Djoelham, Akmal Fakhruddin Kahar sebagai Kasubbag Protokol, Fortuna Panca Suriyanti Putri sebagai Kasubbid Akuntansi Pendapatan dan Belanja, Mansur Elias Manurung sebagai Kasi Sarpras Jaringan Diskominfo, Mayana Srimita Ginting sebagai Kasubbid Logistik Medis RSUD Djoelham Binjai dan lainnya. (ted/han)

Dugaan Korupsi Pengadaan CCTV: Kejari Tahan Kadishub Binjai

PERIKSA: Kadishub Binjai, Syahrial ogah berkomentar usai diperiksa dan ditahan oleh penyidik di Lapas Binjai.Teddy Akbari/Sumut Pos.

BINJAI, SUMUTPOS.CO – Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kota Binjai Syahrial langsung ditahan oleh penyidik Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Negeri (Kejari) Binjai atas dugaan kasus korupsi pengadaan CCTV. Penahanan dilakukan setelah Syahrial dicecar dengan 54 pertanyaan, Kamis (9/12) sore.

PERIKSA: Kadishub Binjai, Syahrial ogah berkomentar usai diperiksa dan ditahan oleh penyidik di Lapas Binjai.Teddy Akbari/Sumut Pos.

Dimana sebelumnya, penyidik Pidsus Kejari Binjai menetapkan 3 tersangka yang salah satunya adalah Syahrial selaku pengguna anggaran (PA).

“Tersangka menjalani pemeriksaan sejak pukul 10.00 WIB sampai jam 5 sore tadi. Ada 54 pertanyaan yang dicecar oleh penyidik,”ungkap Kepala Seksi Intelijen Kejari Binjai, Muhammad Harris didampingi Kasi Pidsus, Ibrahim Ali.

Usai menjalani pemeriksaan, Syharial dilakukan pemeriksaan Swab. Setelah dinyatakan negatif, penyidik menitip Syahrial ke Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Binjai.

“Selama 20 hari ke depan tersangka akan ditahan di Lapas Binjai, karena terbukti ikut melakukan penyelewengan uang negara pada pengadaan CCTV,”terang Harris.

Penyidik menilai, Syahrial selaku Pengguna Anggaran tidak melakukan pengawasan terhadap pengadaan pada 4 kegiatan dengan anggaran total senilai Rp776.941.000 tahun 2019. “Namun, dia tetap tandatangani berkas pengadaan langsung itu,” ungkapnya.

Pertanyaan yang dicecar terkait dugaan korupsi dalam proses pengadaan pada 4 kegiatan tersebut. “Pasti ada pertanyaan ke dia (Juanda Prastowo), tidak mungkin enggak ada pertanyaan mengenai itu dari 54 pertanyaan yang ada,” jawab Harris saat disinggung soal pertanyaan yang mengarah kepada Juanda, buronan Kejari Binjai tersebut.

Sementara, Kadishub Binjai, Syahrial ogah berkomentar terkait pemeriksaannya kepada penyidik. “Saya no komen, tanya sama kuasa hukum saja,” tukas Syahrial dengan mengenakan kemeja batik hijau sembari membakar rokok dan berjalan meninggalkan wartawan.

Diketahui, Kejari Binjai menetapkan tiga tersangka dalam dugaan korupsi di tubuh Dishub. Adapun ketiga tersangka yakni, Juanda Prastowo yang berstatus Aparatur Sipil Negara selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), Kadishub Binjai Syahrial selaku Pengguna Anggaran (PA) dan Direktur CV Agata Inti Mulia berinisial CSA.

Dugaan korupsi ini pada 4 kegiatan masing-masing Pengadaan CCTV PTZ senilai Rp199.100.000 dengan rekanan CV Agata Inti Mulia, pemeliharaan video kontroler senilai Rp199.221.000 oleh CV Tunas Asli Mulia, persiapan lahan pool bus Rp179.000.000 oleh CV Tunas Asli Mulia, pemeliharaan perangkat pengaman bus Rp47.575.000 dengan rekanan CV Agata Inti Mulia serta adanya kegiatan serupa yang dimasukan dalam item perangkat pengaman bus yakni pembelian 50 unit ban dalam, ban luar dan selendang ban untuk Bus Trans Binjai.

Akibat ulah para tersangka, negara dirugikan Rp388.978.739. Ini berdasarkan penghitungan audit dari Badan Pemeriksa Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Sumut.

Saat ini, Juanda tengah diburon penyidik dan statusnya sudah masuk dalam daftar pencarian orang (DPO). Bahkan, Juanda akan disidangkan ke Pengadilan Negeri Tipikor Medan secara inabsensial atau tanpa kehadiran terdakwa. Sedangkan Direktur CV Agata Inti Mulia berinisial CSA akan dilakukan pemeriksaan dalam waktu dekat. (ted/han)

Bupati Asahan Berencana Bangun Mal Pelayanan Publik, Dapat Diakses Melalui Smartphone

KUNJUNGAN: Bupati Asahan H Surya BSc bersama dengan Sekda Kabupaten Asahan, Drs John Hardi Nasution MSi melakukan kunjungan ke Kementerian PANRB melalui Unit Kerja Deputi Bidang Pelayanan Publik, di Kantor Kementerian PANRB Jakarta, Kamis (9/12).FAJAR DAME/SUMUT POS.

ASAHAN, SUMUTPOS.CO – Bupati Asahan H Surya BSc bersama dengan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Asahan, Drs John Hardi Nasution MSi melakukan kunjungan ke Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) melalui Unit Kerja Deputi Bidang Pelayanan Publik, di Kantor Kementerian PANRB Jakarta, Kamis (9/12). Maksud audensi tersebut untuk berkonsultasi mengenai rencana membangun Mal Pelayanan Publik (MPP) di Kabupaten Asahan.

KUNJUNGAN: Bupati Asahan H Surya BSc bersama dengan Sekda Kabupaten Asahan, Drs John Hardi Nasution MSi melakukan kunjungan ke Kementerian PANRB melalui Unit Kerja Deputi Bidang Pelayanan Publik, di Kantor Kementerian PANRB Jakarta, Kamis (9/12).FAJAR DAME/SUMUT POS.

Asisten Deputi Koordinasi Pelaksanaan, Kebijakan, dan Evaluasi Pelayanan Publik Wilayah I Kementerian PANRB Jeffrey Erlan Muller saat menerima rombongan Bupati Asahan menyampaikan agar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Asahan dapat segera merampungkan pembangunan Mal Pelayanan Publik (MPP) yang ada di Kabupaten Asahan agar masyarakat bisa menikmati pelayanan secara prima.

Usai melakukan audensi Bupati Asahan dengan tegas menyampaikan bahwa perlunya partisipasi dan kolaborasi yang baik agar inovasi dapat diciptakan dan kualitas pelayanan publik dapat meningkat. Hal yang diperlukan adalah komitmen kuat dari semua unsur serta transformasi sistem, tata kelola pemerintahan, serta perubahan pola pikir dan budaya kerja.

Transformasi mengharuskan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) diharuskan berubah dengan cepat. Utamanya dengan pemanfaatan teknologi informasi dalam rangka memangkas tahapan-tahapan urusan masyarakat.

“Transformasi digital menuntut setiap orang mempunyai digital skil antara lain kemampuan menggunakan teknologi, kemampuan komunikasi, dan kolaborasi dengan berbagai sektor, kemampuan untuk mengembangkan diri sendiri, dan mengajar orang lain,” jelas H Surya. Kata Surya lagi, wujud pengintegrasian adalah berdirinya MPP, serta Sistem Informasi Pelayanan Publik (SIPP).

“MPP tidak sekadar gedung berisi banyak pelayanan, tapi juga sistem yang terintegrasi. Sebab, ke depannya seluruh pelayanan bisa diakses melalui smartphone,” paparnya.

Secara keseluruhan, lanjutnya, untuk mewujudkan transformasi menuju pelayanan prima terdapat tantangan besar yang harus dihadapi. Kondisi saat ini, katanya, merupakan proses transformasi, sebelumnya berada pada posisi zona nyaman dan kemudian beralih dalam bentuk digital. (dat/azw)

“Setiap dari kita harus siap melangkah keluar dari zona nyaman dan memulai perjuangan menuju apa yang ingin dicapai,” pungkas Surya. (dat/azw)

Bupati Dairi Bantu Penyandang Disabilitas

BANTUAN: Bupati Dairi, Eddy KA Berutu serahkan tongkat kepada salahsatu penyandang disabilitas, di Kecamatan Sumbul dan Silahisabungan, Senin (6/12).

DAIRI, SUMUTPOS.CO – Bupati Dairi, Eddy Keleng Ate Berutu memberikan bantuan berupa kursin roda dan tongkat kepada warga penyandang disabilitas serta bantuan sembako bagi wanita rawan sosial ekonomi (WRSE) di Kecamatan Sumbul dan Silahisabungan, Senin (6/12).

BANTUAN: Bupati Dairi, Eddy KA Berutu serahkan tongkat kepada salahsatu penyandang disabilitas, di Kecamatan Sumbul dan Silahisabungan, Senin (6/12).

Kepala Bidang (Kabid) pada Dinas Komunikasindan Informatika Dairi, Iswan Togatorop mengatakan, penyerahan bantuan merupakan upaya serta perhatian khusus Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Dairi terhadap warga berkebutuhan khusus.

Dalam kesempatan itu, lanjut Iswan, Bupati Eddy Berutu mengatakan, bahw penyerahan bantuan kursi roda serta tongkat bagi warga disabilitas sebagai motivasi agar tetap bersabar dan bisa melaksanakan aktivitas. “Semoga bantuan diberikan memberi manfaat,” ujar Eddy.

Eddy juga mengatakan, penerima bantuan ini berdasarkan respon kasus dan assesment yang dilakukan oleh tim. Bupati Eddy, mengajak semua pihak terkait saling bahu membahu mengatasi persoalan disabilitas di Dairi.

Iswan memgatakan, untuk tahun 2021 ini, Pemkab Dairi melalui Dinas Sosial memberikan bantuan kursi roda 30 unit, tongkat 25 unit kepada penyandang disabilitas.

Selanjutnya, bantuan sosial untuk WRSE berupa paket bantuan beras ukuran 15 kg, susu ukuran 800 gram dan telur 30 butir untuk masing-masing penerima dengan total penerima sebanyak 100 orang se Dairi.

Warga yang menerima bantuan berterima kasih kepada Pemkab Dairi, karena sudah diperhatikan. “Bantuan ini sangat berarti bagi kami,” ujar warga.(rud/azw)

Sidang Korupsi Peningkatan Ruang Jalan Lingkar Kota Tanjungbalai, Dua Rekanan Divonis 7 Tahun Penjara

VONIS: Tiga terdakwa kasus korupsi Peningkatan jalan Tanjungbalai, menjalani sidang tuntutan secara virtual di PN Medan, Jumat (10/12).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Direktur PT Fella Ufaina Endang Hasmi dan Direktur Citra Mulia Perkasa, Anwar Dedek Silitonga dihukum masing-masing selama 7 tahun penjara. Kedua rekanan ini, terbukti bersalah melakukan korupsi pekerjaan peningkatan Ruas Jalan Lingkar Kota Tanjungbalai dengan pagu anggaran senilai Rp25,7 miliar Tahun Anggaran (TA) 2018.

VONIS: Tiga terdakwa kasus korupsi Peningkatan jalan Tanjungbalai, menjalani sidang tuntutan secara virtual di PN Medan, Jumat (10/12).

Majelis hakim diketuai Immanuel Tarigan dalam amar putusannya menyatakan, kedua terdakwa terbukti melanggar Pasal 2 ayat (1) junto (jo) pasal 18 UU No 31 tahun 1999 yang diubah dengan UU No 20 tahun 2001 tentang Perubahan atas UU No 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat (1) ke 1 Jo Pasal 64 ayat (1) KUHPidana.

“Menjatuhkan terdakwa Anwar Dedek Silitonga dan Endang Hasmi oleh karenanya dengan pidana penjara selama 7 tahun, denda Rp200 juta, subsider 3 bulan kurungan,” ujar Immanuel, dalam sidang virtual di Ruang Cakra 8 Pengadilan Tipikor Medan, Jumat (10/12).

Selain itu, terdakwa Amwar Dedek diharuskan membayarkan uang pengganti kerugian negara sebesar Rp1,1 miliar. Sedangkan terdakwa Endang Hasmi, diharuskan membayar uang pengganti sebesar Rp1,8 miliar, dengan ketentuan apabila dalam waktu satu bulan setelah putusan terdakwa tidak mampu membayar, maka harta bendanya disita dan dilelang untuk negara. “Apabila tidak mencukupi maka diganti dengan pidana penjara masing-masing selama 2 tahun,” sebut Immanuel.

Sedangkan untuk terdakwa Abdul Khair Gultom, diganjar hukuman selama 2 tahun penjara, denda Rp50 juta subsider 1 bulan kurungan.

Terdakwa Abdul Khair dinilai terbukti bersalah melanggar Pasal 3 ayat (1) jo Pasal 18 UU No 31 tahun 1999 yang diubah dengan UU No 20 tahun 2001 tentang Perubahan atas UU No 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat (1) ke 1 Jo Pasal 64 ayat (1) KUHPidana.

Menurut majelis hakim, perbuatan ketiga terdakwa tidak mendukung program pemerintah dalam memberantas tindak pidana korupsi. “Sedangkan hal yang meringankan, ketiga terdakwa belum pernah dipidana dan bersikap sopan di persidangan,” kata hakim.

Atas putusan tersebut, majelis hakim memberikan waktu seminggu kepada penasihat hukum terdakwa untuk menyatakan terima atau mengajukan banding. “Hal yang sama juga berlaku kepada penuntut umum,” pungkas hakim.

Vonis hakim lebih ringan dari tuntutan Tim JPU dari Kejari Tanjungbalai, yang semula menuntut Anwar Dedek Silitonga dan Endang Hasmi masing-masing selama 8 tahun penjara, denda Rp300 juta subsider 3 bulan kurungan. Kemudian membayar uang pengganti sebesar Rp1,1 miliar dan Rp1,8 miliar, dengan subsider masing-masing selama 4 tahun penjara.

Kemudian, terdakwa Abdul Khair sebelumnya dituntut selama 4 tahun penjara, denda Rp200 juta subsider 3 bulan kurungan. (man/azw)

Jelang Libur Natal dan Tahun Baru, Wali Kota Tebingtinggi Imbau Masyarakat Jangan Berpergian

TINJAU PARIT: Wali Kota Tebingtinggi Umar Zunaidi Hasibuan didampingi OPD dan Forkompinda ketika melihat kondisi parit selokan yang tersumbat di Jalan Sisingamangaraja Kota Tebingtinggi, Jumat (10/12).sopian/sumut pos.

TEBINGTINGGI, SUMUTPOS.CO – Wali Kota Tebingtinggi Umar Zunaidi Hasibuan berharap kepada seluruh kader Karang Taruna se Kota Tebingtinggi untuk bisa bersinergi mendukung program pemerintah dalam hal percepatan vaksinasi pandemi Covid-19 dan penanganan bencana alam.

TINJAU PARIT: Wali Kota Tebingtinggi Umar Zunaidi Hasibuan didampingi OPD dan Forkompinda ketika melihat kondisi parit selokan yang tersumbat di Jalan Sisingamangaraja Kota Tebingtinggi, Jumat (10/12).sopian/sumut pos.

“Sehat itu mahal, karena dengan saat ini yang masih kondisi pandemi Covid-19, masyarakat dan kader karang taruna diharapkan untuk tetap menjaga protokol kesehatan. Saat ini di Tebingtinggi selama empat belas hari masih kosong laporan terkonfirmasi positif Covid-19,” sebut Umar Zunaidi Hasibuan ketika membuka kegiatan gotong royong masal Bulan Bhakti ke 61 Karang Taruna di Halaman Masjid Al Mutaqin di Jalan Sisingamangaraja Kelurahan Deblod Sundoro Kota Tebingtinggi, Jumat (10/12).

Menyikapi terkait masuknya libur Natal dan Tahun Baru 2022, Wali Kota Umar Zunaidi meminta kepada seluruh masyarakat Kota Tebingtinggi untuk tidak melakukan perjalanan ke luar kota atau menerima keluarga dari luar kota, mengapa, ungkap Umar, karena bukan jaminan ke depan, libur natal dan tahun baru tidak terpapar Covid-19. Apalagi masyarakat yang belum vaksin pasti kekebalan tubuhnya tidak ada.

“Jangan ada datang membawa penyakit dan pergi juga membawa penyakit, banyak daerah yang menerpkan PPKM dan tidak menerapkannya, tapi gelombang tiga ini harus kita cegah agar tidak ada korban lagi yang terpapar, ayok vaksinasi agar kita mendapat kekebalan tubuh,” jelasnya.

Dalam kegiatan bulan Bhakti Karang Taruna ini, karang taruna diharapkan bisa berperan aktif, karena di bulan akhir terjadi berbagai bencana alam. Terutama banjir yang menjadi langganan di Kota Tebingtinggi. Maka dengan kondisi seperti saat ini kita harus tetap waspada.

“Dengan adanya gotong royong massal ini, nantinya gorong gorong parit akan dibersihkan dari tumpukan sampah yang menyumbat, apabila datang banjir, maka dengan mudah akan surut dan tidak timbul genangan air,” jelasnya.

Ke depan, pinta Umar, pihaknya menghimbau kepada masyarakat untuk membuat sumur resapan, karena apabila datang musim kemarau, tidak akan kesulitan mendapatkan air bersih.

“Kepada warga juga diimbau untuk halaman rumah agar tidak seluruhnya ditutup menggunakan semen atau keramik, sehingga tidak ada resapan air,” pungkasnya. (ian/azw)

Kemenko Marves Tinjau Wisata Mangrove Asahan

TINJAU: Kemenko Marves, Sahar Manaor Pangabean beserta rombongan meninjau Wisata Tracking Cinta Mangrove Desa Silobaru Kecamatan Silaulaut, Jumat (10/12).darul/SUMUT POS.

ASAHAN, SUMUTPOS.CO – Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenko Marves), Sahar Manaor Pangabean beserta rombongan meninjau Wisata Tracking Cinta Mangrove Desa Silobaru Kecamatan Silaulaut Kabupaten Asahan, Jumat (10/12). Kunjungan tersebut untuk pengembangan destinasi wisata di Kabupaten Asahan.

TINJAU: Kemenko Marves, Sahar Manaor Pangabean beserta rombongan meninjau Wisata Tracking Cinta Mangrove Desa Silobaru Kecamatan Silaulaut, Jumat (10/12).darul/SUMUT POS.

Dalam kunjungan itu, Sahar Manaor Pangabean meminta kepada organsiasi perangkat daerah (OPD) terkait dan Kepala Desa (Kades) Silobaru untuk melengkapi fasilitas pengunjung Tracking Cinta Mangrove, sehingga pengunjung merasa nyaman saat menikmati wisata di tempat ini. Dalam kunjungan Kemenko Marves tersebut, turut mendampingi OPD Asahan, Camat Silaulaut, dan Kades Silobaru.

Di lokasi wisata, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Asahan Buwono Prawana SIP MSi mengatakan, bahwa Pemerintah Kabupaten Asahan mengucapkan terima kasih atas kunjungan Kemenko Marves beserta rombongan di Kabupaten Asahan untuk meninjau Wisata Tracking Cinta Mangrove di Desa Silobaru Kecamatan Silaulaut.

“Kami juga berharap kepada Kemenko Marves membantu Pemerintah Kabupaten Asahan dalam mengembangkan Wisata Tracking Cinta Mangrove,” pungkas Buwono. (dat/azw)

Ketua YPAC Medan, Hj Revita Resmi Dilantik, Tingkatkan Pelayanan dan Pendidikan Anak Berkebutuhan Khusus

Ketua YPAC Medan, Hj Revita Evitika Lubis resmi dilantik.(ist).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Hj Revita Evitika Lubis, dilantik dan dikukuhkan sebagai Ketua Yayasan Pembinaan Anak Cacat (YPAC) Medan periode 2021-2026, Kamis (9/12) kemarin. Penyerahan pataka kepemimpinan YPAC Medan berlangsung di Aula YPAC jalan Adinegoro Medan.

Ketua YPAC Medan, Hj Revita Evitika Lubis resmi dilantik.(ist).

Kegiatan pelantikan ini, dihadiri oleh Pengawas YPAC Medan Dr. T. Kemala Intan, M.PD, M.Biomed, Branch Manager Panasonic Medan Alvino, Kepala Sekolah SLB C dan SLB D serta jajaran guru, terapis dan orangtua siswa YPAC Medan dan undangan lainnya.

Ketua YPAC Medan, Hj Revita Evitika Lubis dalam sambutannya mengungkapkan terima kasih dan apresiasi terhadap kepengurusan sebelumnya yang diketuai oleh Rose Rahmat Shah, yang telah membuat banyak perubahan positif dan mengembangkan YPAC Medan hingga dalam kondisinya saat ini.

“Saya berharap, dari hasil kerja tersebut, pengurus YPAC Medan yang baru ini, mampu menjadikan seluruh pencapaian yang telah didapatkan menjadi pijakan untuk menjalankan program kerja hingga 5 tahun mendatang,” ucap Hj Revita.

Hj Revita juga mengucapkan selamat bekerja kepada seluruh pengurus YPAC Medan yang baru dilantik. Ia menekankan bahwa di hadapan mereka saat ini telah terbentang ladang pengabdian yang sangat luas untuk ditangani dengan baik, sehingga dapat mengembangkan dan meningkatkan kualitas layanan dan pemberdayaan anak-anak berkebutuhan khusus binaan YPAC Medan.

“Saya yakin dan percaya, dengan peran serta dan sinergi seluruh pengurus Yayasan, YPAC Medan akan dapat berkembang lebih baik dengan mengoptimalkan seluruh potensi dan karakteristik yang ada,” kata Revita.

Untuk itu, imbuhnya, ia berharap agar dukungan yang diberikan oleh berbagai pihak, baik dari internal jajaran pendidik dan terapis, orangtua siswa serta ekternal dari berbagai lembaga yang memberi perhatian terhadap pembinaan anak-anak berkebutuhan khusus, dapat terus berlanjut dalam semangat kebersamaan dan kepedulian sesama.

“Atas dukungan yang selama ini diberikan para donatur kepada YPAC Medan. Saya mengucapkan terima kasih dan harapan untuk terus bergandengan tangan dan bahu-membahu membangun dunia yang lebih baik dan lebih bersahabat kepada anak-anak berkebutuhan khusus,” sebutnya.

Kemudian, Hj Revita Lubis mengungkapkan, bahwa kepengurusannya akan berkonsentrasi dalam mengembangkan layanan-layanan baru dan menyempurnakan sarana prasarana belajar dan terapi bagi para anak didik YPAC Medan, yang memenuhi standar nasional dan internasional.

Ia juga memaparkan bahwa pihaknya akan menggagas pendirian kelas autis yang kehadirannya sangat diharapkan oleh warga Medan dan sekitarnya yang memiliki anggota keluarga dengan kebutuhan tersebut.

Mereka akan mempelajari kurikulum dan pedoman teknis terkait pendirian kelas baru tersebut dengan lembaga pendidikan lain yang telah lebih dulu menyelenggarakannya. Taman bermain juga akan dipugar sehingga memenuhi standar ramah anak dan nyaman untuk sekaligus melakukan terapis.

“Kita juga akan mempelajari beberapa regulasi terkait wacana pengajuan undang-undang perlindungan terhadap anak-anak berkebutuhan khusus, terutama bagi mereka yang terlibat dalam konflik hukum. Ini masih wacana, tapi kita pelajari dengan cermat dan serius,” tandasnya.

Sementara itu, Pengawas YPAC Medan Dr. T. Kemala Intan, M.PD, M.Biomed, dalam sambutannya mengucapkan terima kasih atas kesediaan para pengurus baru dalam mengemban amanah berat untuk mengembangkan YPAC Medan.

Secara singkat, ia memaparkan sejarah dan kondisi terkini anak-anak didik YPAC Medan sebagai pengetahuan awal bagi para pengurus baru, yang diharapkan dapat menjadi pedoman kerja untuk mewujudkan visi dan misi YPAC Medan.

“Anak-anak berkebutuhan khusus ini adalah anak-anak surga yang dititipkan kepada kita, yang semoga dapat menjadi penambah pahala bagi kita semua atas dedikasi dan pengabdian tulus yang kita berikan kepada mereka,” kata Dr Kemala Intan.

Adapun pengurus yang dilantik yaitu : Sekretaris : Sri Wati, Yunizar, Bendahara : Hj Marlina R Nasution, Bidang Humas : Henny Pandiangan, SP, Connie Erfina Fransiska M, Renny Julia, Bidang Sosial : Henni Fahrina Lubis, Sondasari Batubara, Ummi Salamah Lubis, Bidang Kesehatan : Beby Syofiani Hasibuan, Sp.A, Sisca Silvana, Sp.A, Adhayani Lubis, Bidang Usaha dan Pengembangan : Pheny Stepen, Made Tirta Kusuma Dewi, Elsa Malona Romeity Silitonga, Bidang Pelayanan : Sri Winarni, Novita Sari SH, Liza Marina Nainggolan dan Rini Noviani, SE.(gus)

Asian Agri Bantu Warga Terdampak Banjir di Kelurahan Tualang

Asian Agri melalui PT Nusa Pusaka Kencana (NPK) diwakili oleh Asisten Kepala Jaimin, KTU Sukamto, dan asisten kebun Hasudungan Silalahi memberikan bantuan 40 karung beras untuk 40 KK terdampak banjir di Lingkungan VI Kelurahan Tualang pada Rabu, 8 Des 2021.

TEBINGTINGGI, SUMUTPOS.CO – Hujan yang terjadi hampir merata di Sumatera Utara mengakibatkan meluapnya sungai Bahilang yang melintasi Kota Tebingtinggi. Hal ini menyebabkan banjir terutama di pemukiman yang terletak di sekitar aliran sungai, salahsatunya adalah Lingkungan VI Kelurahan Tualang.

“Hujan deras yang terjadi beberapa hari yang lalu menyebabkan meluapnya air sungai ke pemukiman masyarakat. Hal ini mengakibatkan terhentinya aktivitas masyarakat. Meskipun air cepat surut, namun aktivitas ekonomi masyarakat sempat terhenti karena sibuk membersihkan rumah dan perabotan pasca banjir. Sehingga ada beberapa hari masyarakat tidak produktif,” ujar Muhammad Zein, Kepala Lingkungan VI Kelurahan Tualang.

Menanggapi keadaan yang terjadi di masyarakat, Asian Agri melalui PT Nusa Pusaka Kencana (NPK) diwakili oleh Asisten Kepala Jaimin, KTU Sukamto, dan asisten kebun Hasudungan Silalahi memberikan bantuan 40 karung beras untuk 40 KK terdampak banjir di Lingkungan VI Kelurahan Tualang pada Rabu, 8 Des 2021.

“Kami melihat adanya aktivitas ekonomi di masyarakat yang terhenti pada saat banjir dan pasca banjir. Masyarakat sangat membutuhkan bantuan dari segala pihak, baik moril maupun materil. Untuk itu, melalui program CSR (Corporate Social Responsibility) yang berupa bantuan beras untuk masyarakat terdampak banjir di Lingkungan VI Kelurahan Tualang oleh PT NPK, dapat meringankan beban masyarakat dalam menghadapi kondisi ini,” ujar Jaimin.

“Banjir ini merupakan banjir yang terjadi setiap tahunnya. Sebelumnya PT NPK bersinergi dengan Dinas PUPR Kota Tebingtinggi, Kodim 0204/Deli Serdang, pemerintah Kecamatan Padang Hulu, dan masyarakat Kelurahan Tualang mengadakan kegiatan gotong royong membersihkan parit kelurahan Tualang, dalam upaya antisipasi musim hujan. Sehingga memperlancar aliran air menuju sungai khususnya saat hujan deras,” tambah Jaimin.

Masyarakat Kelurahan Tualang khususnya Lingkungan VI sangat terbantu dengan bantuan yang diberikan oleh PT NPK, salahsatunya adalah Ibu Rodiah.

“Terima kasih atas kepedulian PT NPK kepada kami juga kepada Bapak Lurah, dan Bapak Kepling, saat banjir kemarin kami tidak bisa melakukan aktivitas seperti biasanya, sehingga pemasukan tidak ada. Semoga bantuan bapak-bapak dibalas dengan yang lebih baik oleh Yang Maha Kuasa,” ujar Rodiah.

Pemberian bantuan ini langsung diserahkan dari rumah-ke rumah oleh manajemen PT NPK didampingi Kepling Lingkungan VI Kelurahan Tualang. (rel)