27 C
Medan
Sunday, January 25, 2026
Home Blog Page 2896

Lebih 20 Negara Temukan Kasus Omicron, Satgas: Masyarakat Jangan Panik

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito meminta masyarakat tetap tenang dan berhati-hati terakit varian baru Omicron. Meskipun bukti awal penelitian menyatakan kemungkinan varian baru ini dapat menularkan penyintas Covid-19.

“Namun sampai saat ini Technical Advisory Group on Virus Evolution (TAG – VE) dari WHO menyatakan, terkait efek transmisibilitas dan keparahan gejala yang ditimbulkannya, masih belum pasti dan perlu diperdalam dengan studi lanjutan,” kata Wiku dalam keterangannya, Rabu (1/12).

Sedangkan berdasarkan bukti awalan para peneliti mensinyalir varian ini dapat menimbulkan reinfeksi pada penyintas Covid-19. Walaupun demikian, masyarakat diminta menunggu hasil studi lanjutannya.

Dari sisi pemerintah sendiri, berdasarkan Surat Edaran Satgas Nomor 23 Tahun 2021 melakukan penundaan sementara kedatangan Warga Negara Asing (WNA) dari beberapa negara. Ditetapkannya kebijakam ini dilatarbelakangi atas terjadinya transmisi komunitas kasus bervarian Omicron.

Meski terjadinya kondisi penularan antar penduduk dalam satu negara atau wilayah yang sumber penularannya berasal dari dalam negara atau wilayah itu sendiri. “Pemerintah akan terus memantau penyesuaian daftar negara yang tercantum jika diperlukan,” ucap Wiku.

Sementara, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menyebut, virus Corona varian Omicron diduga memiliki tingkat penularan yang lebih tinggi daripada varian Delta. Tapi, hingga kini belum ada bukti bahwa varian Omicron dapat meningkatkan efek keparahan terhadap orang yang terpaparnya.

“Terutama pada individu yang telah divaksinasi dan deteksi virus yang kita lakukan melalui pemeriksaan laboratorium saat ini masih sangat efektif,” kata Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kementerian Kesehatan, Siti Nadia Tarmizi dalam konferensi pers yang disiarkan di YouTube Sekretariat Presiden, Rabu (1/12).

Siti mengatakan, hingga kemarin telah lebih dari 20 negara melaporkan adanya varian Omicron. Rata-rata negara yang melaporkan varian tersebut ada di Eropa. “Saat ini, per 1 Desember sudah lebih dari 20 negara yang melaporkan adanya varian Omicron ini, seperti Inggris, Austria, Italia, Jerman, Australia, dan lain sebagainya. Hari ini ditambah negara Jepang yang melaporkan tambahan kasus Omicron,” ucapnya.

Menurut Nadia, tentu kondisi tersebut akan terus berubah dan negara-negara yang melaporkan temuan varian Omicron pun mungkin akan bertambah. “Kita melihat terjadi peningkatan kasus konfirmasi dari 161 kasus menjadi 249,” ujarnya.

Meski demikian, Nadia meminta masyarakat di Tanah Air tidak perlu panik. Nadia mengungkap beberapa upaya yang bisa dilakukan bersama-sama untuk menanganinya. “Ada beberapa upaya yang dapat kita sama-sama lakukan di antaranya adalah memastikan protokol kesehatan selalu ditetapkan meskipun kita sudah divaksinasi, upaya penemuan kasus yang dilanjutkan dengan pemeriksaan jenis varian, tetap perkuat pelacakan kontak dan investigasi kasus-kasus klaster dan tentu kita terus berupaya meningkatkan serta percepatan vaksinasi kita,” jelasnya.

Adapun negara-negara yang melaporkan varian Omicron hingga 30 November 2021 yakni, Afrika Selatan, Botswana, Belanda, Inggris, Israel, Kanada, Hong Kong, Australia, Denmark, Austria, Italia, Belgia, Republik Ceko, Jerman, Perancis, Swiss, Portugal, Brasil, Jepang, Reunion (France), Swedia, Spanyol, dan Finlandia. (jpc/dtc)

Jelang Libur Natal dan Tahun Baru, 19,9 Juta Masyarakat Ingin Mudik

IMBAUAN: Personel Polantas mengangkat plang imbauan kepada pengemudi untuk menyiapkan dokumen perjalanan.

SUMUTPOS.CO – Pemerintah memutuskan akan menerapkan Pembatasan Pembelakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 3 di seluruh Indonesia pada saat libur Natal dan Tahun Baru 2022. Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mengungkapkan, pihaknya telah melakukan survei kepada masyarakat yang dilakukan pada Oktober dan November 2021 terkait dengan mobilitas masyarakat di tengah libur Natal dan Tahun Baru.

IMBAUAN: Personel Polantas mengangkat plang imbauan kepada pengemudi untuk menyiapkan dokumen perjalanan.

Ia menuturkan, berdasarkan hasil survei di Bulan Oktober, terdaapat 12,8 persen secara nasional atau 19,9 juta orang Indonesia ingin melakukan perjalanan mudik di Natal dan Tahun Baru 2022.

“Masih ada terjadi pergerakan secara 12,8 persen atau kalau di Jabodetabek sebanyak 13,5 persen. Kalau secara nasional ada 19,9 juta, dan Jabodetabek ada 4,4 juta yang ingin mudik,” ujar Budi dalam rapat kerja dengan Komisi V DPR, Jakarta, Rabu (1/12).

Kemudian survei kedua yang dilakukan pada November 2021 yang menyebutkan, masyarakat yang ingin melakukan pergerakan juka diperketat sebanyak 10 persen atau 16 juta. Kemudian, jika ditetapkan PPKM menjadi level 3 atau 4 jumlah yang ingin mobilisasi menurun menjadi 9 persen atau 15 juta. “Tapi kalau kita melakukan pelarangan mobilitas makan turun lagi menjadi 10 juta atau 7 persen,” katanya.

Karena itu, Budi menjelaskan, hasil survei ini menunjukan ada kesadaran masyarakat ingin bergerak saat hari libur Natal dan Tahun Baru. Sehingga ini akan mengakibatkan lonjakan Covid-19. “Jumlah itu cukup signifikan mengakibatkan satu lonjakan Covid-19 di daerah atau di Jakarta,” ungkapnya.

Terapkan Ganjil-Genap 

Budi juga mengatakan, untuk mendukung PPKM level 3 di libur Natal dan Tahun Baru, maka pemerintah bakal menerapkan ganjil-ganjil genap di wilayah aglomerasi, jalan tol dan jalan perbatasan provinsi. Budi Karya mentatakan, penerapan ganjil-genap tersebut akan dilakukan mulai 20 Desember 2021 hingga 2 Januari 2022.

Diharapkan ini dapat mencegah lonjakan mobilitas masyarakat. “Strategi pengaturan lalu lintas perseorangan akan dilakukan sistem ganjil-genap di wilayah aglomerasi, jalan tol, ibu kota provinsi, area tempat wisata, dan wilayah peningkatan mobilitas,” ujar Budi.

Budi menjelaskan, ada empat ruas jalan tol yang akan diberlakukan ganjil-genap oleh pemerintah. Sehingga hal ini menjadi opsi untuk menghindari kenaikan angka kasus positif Covid-19 usai libur Natal dan Tahun Baru. “Sistem ganjil-genap diterapkan di ruas jalan tol Tangerang-Merak, ruas tol Bogor-Ciawi Cigombong, ruas tol Cikampek-Palimanan-Kanci, ruas tol Cikampek-Padalarang-Cileunyi,” katanya.

Budi menjelaskan, untuk pengaturan kendaraan di jalan tol dilakukan skema ganjil-genap, buka-tutup rest area, dan one way, dan contraflow. “Selain itu juga melaksanakan random sampling di rest area atau di tempat-tempat yang ditetapkan,” ungkapnya.

Budi menuturkan, kebijakan ganjil-genap juga akan diterapkan di kawasan wisata dengan diimbangi pembatasan kapasitas masyarakat yang berkunjung. “Pada kawasan wisata akan diterapkan skema ganjil genap, pembatasan kapasitas, penggunaan PeduliLindungi,” tuturnya.

Budi menegaskan, tempat wisata yang tidak memiliki pengelolanya, maka pemerintah akan melakukan penutupan sementara. Pasalnya tempat wisata yang tidak memiliki pengelola tidak bisa menjamin penerapan protokol kesehatan. “Serta penutupan sementara wisata yang tanpa pengelola. Jadi yang diizinkan untuk beroperasi hanyalah wisata yang berpengelola, kita bisa me-manage jumlah dan protokol kesehatan yang berlaku di sana,” pungkasnya.

Diketahui, Menteri Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy mengatakan pemerintah RI memutuskan menetapkan seluruh wilayah di Indonesia berstatus PPKM Level 3 saat momen libur Natal dan Tahun Baru.

Menurut Muhadjir kebijakan ini untuk mengantisipasi gelombang ketiga lonjakan kasus positif Covid-19. Kebijakan ini akan berlangsung mulai tanggal 24 Desember 2021 hingga 2 Januari 2022. Keputusan itu dikeluarkan guna memperketat pergerakan masyarakat dan mencegah lonjakan kasus Covid-19 pasca libur Natal dan Tahun Baru. Dengan demikian, seluruh wilayah Indonesia, baik yang saat ini berstatus PPKM Level 1 dan 2 juga akan menerapkan aturan PPKM Level 3. (jpc)

Launching Program Gerakan Anak Panti Asuhan Mengaji, Ashari: Majukan Kesejahteraan Hidup

SERAHKAN: Bupati Deliserdang Ashari Tambunan saat menyerahkan bantuan.

DELISERDANG, SUMUTPOS.CO – Bupati Deliserdang Ashari Tambunan meresmikan dimulainya program gerakan ‘Anak Panti Asuhan Mengaji’. Program tersebut merupakan pengembangan inovasi baru dari Dinas Pendidikan Kabupaten Deliserdang. Bertempat di Panti Asuhan Yayasan Amal Sosial Al Jam’iyatul Washliyah, Jalan T Raja Muda Kelurahan Lubukpakam, Kecamatan Lubukpakam, Selasa (30/11) lalu.

SERAHKAN: Bupati Deliserdang Ashari Tambunan saat menyerahkan bantuan.

Peresmian dimulainya program ‘Anak Panti Asuhan Mengaji’ tersebut ditandai dengan penyerahan bantuan secara simbolis kepada anak panti asuhan, yakni Panti Asuhan Yayasan Amal Sosial Al Jam’iyatul Washliyah Lubukpakam, dan Panti Asuhan Umar Bin Khattab Cabang Muhammadiyah Lubuk Pakam.

Pada kesempatan tersebut, Ashari menjelaskan, program ‘Anak Panti Asuhan Mengaji’ merupakan program yang disusun oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Deliserdang.

“Saya menyampaikan penghargaan dan terima kasih atas inovasi yang dilakukan. Program ini merupakan perluasan dari program yang sudah dilaksanakan sebelumnya oleh Dinas Pendidikan dan dianggap sebagai satu inovasi terbaik sehingga mendapat penghargaan, dan masuk dalam 99 inovasi terbaik se-Indonesia, yakni program bagaimana anak-anak yang selama ini tidak bersekolah di kawasan pesisir, mereka yang berada dalam pembinaan karena tersangkut masalah narkoba, dan anak-anak marjinal lainnya, dapat disekolahkan,” ungkap Ashari. Program itulah, pada saat ini diperluas dengan mengajak anak-anak yang ada di panti asuhan untuk memastikan mereka dapat membaca dan memahami isi Alquran. Kegiatan ini dilaksanakan dan sangat relevan dengan apa yang menjadi tujuan bersama , yakni bercita-cita agar Kabupaten Deliserdang menjadi wilayah dan masyarakat yang maju, sejahtera, religius dan rukun dalam kebhinekaan.

Bupati berharap, program yang diresmikan ini, bias diperluas. “Insya Allah nantinya seluruh panti asuhan harus mendapatkan fasilitas yang sama. Dan lebih luas lagi, bagaimana memastikan, seluruh anak-anak marjinal terutama mereka yang sesungguhnya berhak mendapatkan pendidikan dan kita pastikan mereka bisa dapatkan. Sehingga nanti pada saatnya hidup mereka berarti,” katanya.

“Mereka tidak hanya mampu hidup untuk kesejahteraan dirinya, tapi bahkan lebih jauh dari itu mereka mampu memajukan dan mensejahterakan orang lain. Mari bersama-sama kita doakan semoga program ini berjalan dengan baik dan mendapat rida dari Allah Subhanahu wa Taala,” harap Ashari.

Sebelumnya, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Deliserdang, Yudi Hilmawan menjelaskan, program ‘Anak Panti Asuhan Mengaji’ merupakan pengembangan dari Inovasi Pemerintah Kabupaten Deliserdang yang sudah meraih Penghargaan TOP 99 Inovasi Pelayanan Publik 2021 oleh MenPAN-RB, yakni Inovasi Anak Kasir, Anak Pelorena, Anak Lapas: Kembali bersekolah, Kawasan Pesisir, Anak Penghuni Lokasi Rehabilitasi Narkoba, Anak Penghuni Lembaga Pemasyarakatan (Sebuah Model Pemberdayaan Masyarakat Marginal di Bidang Pendidikan).

“Pencanangan gerakan ‘Anak Panti Asuhan Mengaji’ sebagai sebuah gerakan yang akan dijadikan sebagai momentum meningkatkan literasi membaca , menghafal dan mendalami Alquran di panti asuhan, di tengah keluarga, dan di lembaga pendidikan yang ada di Deliserdang,” kata Yudi.

Pada kegiatan ini diberikan bantuan kepada 100 anak panti asuhan sebagai bagian dari gerakan ‘Anak Panti Asuhan Mengaji’ dalam bentuk tas sekolah, buku, alat tulis dan penghapus, penggaris, sepatu dan kaos kaki, baju kaos, kain sarung, sajadah, beasiswa bagi 100 anak sebanyak Rp 200.000 selama 3 bulan, dan pemberian honor kepada 4 guru tahfiz sebesar Rp1.000.000 selama 3 bulan. (btr/saz)

DPRD Sahkan APBD Deliserdang TA 2022

DIABADIKAN: Bupati Deliserdang Ashari Tambunan diabadikan bersama Ketua DPRD Deliserdang Zakky Shahri, usai menandatangani APBD Deliserdang TA 2022.

LUBUKPAKAM, SUMUTPOS.CO – Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Deliserdang Tahun Anggaran 2022 disahkan dalam Rapat Paripurna DPRD Deliserdang , di Ruang Sidang Paripurna DPRD Deliserdang, Selasa (30/11). Hal itu ditandai dengan penandatanganan persetujuan bersama oleh Bupati Deliserdang Ashari Tambunan dan Ketua DPRD Deliserdang Zakky Shahri, beserta Wakil DPRD Deliserdang, Amit Damanik, T Achmad Tala’a, dan Nusantara Tarigan Silangit.

DIABADIKAN: Bupati Deliserdang Ashari Tambunan diabadikan bersama Ketua DPRD Deliserdang Zakky Shahri, usai menandatangani APBD Deliserdang TA 2022.

Dalam kata sambutannya, Bupati Deliserdang, Ashari Tambunan, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada pimpinan dan seluruh anggota dewan yang memberikan dukungan dan kerja sama yang baik dalam seluruh proses dan tahapan penyusunan APBD TA 2022 yang dimulai dari pembahasan hingga disetujuinya Ranperda APBD TA 2022.

Adapun hasil Rancangan APBD TA 2022 yang telah disepakati, yakni Pendapatan Daerah Kabupaten Deliserdang pada APBD Tahun Anggaran 2022 sebesar Rp4.202.535.350.834 yang terdiri dari komponen Pendapatan Asli Daerah (PAD), pendapatan transfer dan lain-lain, pendapatan daerah yang sah, belanja daerah sebesar Rp4.229.535.350.834, yang terdiri dari belanja operasi, belanja modal, belanja tidak terduga dan belanja transfer, penerimaan pembiayaan daerah sebesar Rp45.000.000.000. Sedangkan pengeluaran pembiayaan daerah Rp18.000.000.000, sehingga pembiayaan netto sebesar Rp27.000.000.000,”jelas Ashari.

Lebih lanjut Ashari mengatakan, pandemi Covid-19 yang belum diketahui kapan akan berakhir ini, tentunya masih memberikan dampak bagi proses pembangunan terutama di sektor perekonomian. Namun harus tetap optimis situasi ini akan semakin membaik.

“Bank Indonesia meyakini perekonomian Sumatera Utara pada 2021 diperkirakan tumbuh positif dan optimis akan meningkat pada 2022 mendatang. Akselerasi ini didukung oleh perbaikan permintaan domestik dan pertumbuhan ekonomi global yang menguat. Selain itu, optimisme pencapaian herd immunity pada Maret 2022 seiring akselerasi vaksinasi mendorong perbaikan ekonomi. Meskipun begitu tantangan akan tetap ada dan harus menjadi perhatian bagi seluruh stakeholder,“ jelasnya.

“Semua tantangan tersebut dapat kita atasi jika kita saling bahu membahu untuk dapat memecahkan berbagai persoalan pembangunan yang akan kita hadapi. Hal ini merupakan tanggungjawab kita bersama yang harus dilakukan secara bersinergi, guna mewujudkan Deliserdang, yang menjadi tempat pengabdian kita bersama, menjadi kabupaten yang lebih maju, mandiri, dan sejahtera,” pungkas Ashari.

Hadir pada rapat paripurna tersebut, Wakil Bupati Deliserdang M Ali Yusuf Siregar, anggota DPRD Deliserdang, Kasdim 0204/DS Mayor Inf Toto Triyanto, unsur Forkopimda, Sekda Darwin Zein, bersama para staf ahli, asisten, kepala OPD, dan kabag. (mag-1/saz)

PWRI Langkat 2021-2026 Dilantik

SAMBUT: Waki Bupati Langkat Syah Afandin disambut pada acara pelantikan PWRI Langkat.

LANGKAT, SUMUTPOS.CO – Bupati Langkat Terbit Rencana Perangin-angin, melalui Wakil Bupati Langkat Syah Afandin, menghadiri pelantikan pengurus Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI) Kabupaten Langkat masa bakti 2021- 2026.

SAMBUT: Waki Bupati Langkat Syah Afandin disambut pada acara pelantikan PWRI Langkat.

Pelantikan ditandai dengan pembacaan SK Pengurus Wredatama Republik Indonesia Sumatera Utara No. 023/PWRI-SU/X/2021 di Gedung PKK Stabat, Selasa (30/11) lalu.

Ketua PWRI Kabupaten Langkat, Aswin Zukhrah, pada sambutanya menyampaikan, tujuan PWRI meningkatkan keekonomian para pensiunan, turut serta membangun daerahnya dan bersinergi dengan pemerintah.

Azwin juga menyampaikan, para pensiunan yang merupakan para ahli dalam bidangnya sewaktu masa tugasnya, siap membantu pemerintah desa khususnya dalam menyusun program pembangunan, menata keuangan, kesehatan, kepemudaan serta program lainnya sebagai upaya memajukan desa dan daerahnya.

Sementara itu Hasban Ritonga, Ketua PWRI Sumut, meminta pengurus cabang Kabupaten Langkat membangun kebersamaan dengan pemerintah daerah, jajaran kedinasan dan lintas sektoral yang ada untuk bersama membangun daerahnya.

Hasban meyakini, melalui semangat optimisme kepengurusan PWRI Langkat, organisasi ini akan besar kiprah dan kemanfaatannya untuk masyarakat dan pemerintah daerah.

Wakil Bupati Langkat, Syah Afandin, memberikan selamat atas pelantikan pengurus persatuan Wredatama Republik Indonesia cabang Langkat masa bakti 2021- 2026. Secara umum pengurus dan anggota PWRI merupakan pribadi-pribadi yang memiliki pengalaman bidang tugas, baik sebagai birokrat maupun sebagai guru dan tenaga ahli lainnya.

“Keberadaan organisasi ini sangat memberikan hal positif bagi pembangunan di Langkat,“ tuturnya.

Wabup juga berharap PWRI dapat memberikan masukan dan saran dalam membangun pemerintah demi kemakmuran masyarakat, serta terwujudnya visi misi pemerintah daerah.

Wabup mengajak peran serta semua pihak untuk senantiasa mendengarkan aspirasi warganya, untuk mencapai terwujudnya pembangunan yang hasilnya dapat di rasakan oleh seluruh komponen masyarakat.

Turut hadir Plt Kepala BNN Rusmiati, mewakili Ketua IPHI Syahrizal, mewakili Ketua MUI Ustad Ismail, Bank Syariah Indonesia cabang Stabat M Fahrizal, dan tamu lainnya. (mag-6/saz)

TNI-Polri Gerebek Barak Narkoba dan Judi, Diduga Milik Oknum Ketua OKP

Judi Online - Ilustrasi

BINJAI, SUMUTPOS.CO – Aparat gabungan dari Satuan Reserse Kriminal, Satuan Reserse Narkoba, Polres Binjai bersama Unit Intelijen Batalyon Raider 100/Prajurit Setia menggerebek barak narkoba dan judi yang diduga milik oknum ketua organisasi kepemudaan (OKP) di Dusun 1, Desa Namu Ukur Utara, Sei Bingai, Langkat, Rabu (1/12). Hasilnya, cukup memuaskan.

Judi Online – Ilustrasi

Penggerebekan yang dilakukan TNI-Polri mendapat sambutan positif dari masyarakat setempat. Mereka yang resah, mengucapkan terima kasih atas penindakan dan penggerebekan yang dilakukan oleh TNI-Polri.

“Terima kasih kepada Polres Binjai dan jajaran, serta Raider, yang telah melakukan penggerebekan di tempat kami,” ungkap Kepala Desa Namu Ukur Utara, Abdul.

Dalam penggerebekan ini, aparat gabungan mengamankan 26 unit mesin judi jekpot, 6 unit mesin tembak ikan, puluhan alat isap sabu (bong), senjata tajam, satu bungkus narkoba jenis ganja, hingga sepeda motor.

“Penggerebekan ini dilakukan atas informasi dari masyarakat kepada Bapak Kapolres dan langsung memerintahkan melakukan penyelidikan serta menutup tempat tersebut. Kami sudah pasang garis polisi di lokasi dan mengamankan mesin jekpot, tembak ikan, alat isap, plastik klip berisi sabu-sabu, sampai sepeda motor,” ungkap Kasatres Narkoba Polres Binjai, AKP Firman Immanuel, didampingi Kasat Reskrim AKP M Rian Permana.

Menurut Firman, perjudian dan narkoba adalah musuh negara. Untuk itu, semua pihak diharapkan dapat melaporkan bilamana di lingkungannya marak peredaran narkoba.

“Jelas ini adalah penyakit masyarakat dan musuh bagi negara,” katanya.

Firman juga menjelaskan, saat penggerebekan orang-orang yang berada di dalam langsung melarikan diri ketika melihat polisi datang. Alhasil, pemain hingga pemilik tempat maupun mesin berhamburan kabur meninggalkan lokasi.

“Orang yang diamankan tidak ada, karena begitu masuk langsung lari,” bebernya.

Setelah di lokasi, petugas juga tidak melihat pengelola tempat perjudian sekaligus sarang narkoba itu. Firman melanjugkan, pihaknya akan melakukan penyelidikan terhadap tempat-tempat perjudian dan sarang narkoba di Kota Binjai.

“Akan didalami siapa pemilik tempat ini,” tutur Firman.

Dia berharap, warga untuk selalu aktif melaporkan ke Polisi jika tempat tinggalnya dijadikan sarang narkoba. “Masyarakat diharap menyampaikan informasi adanya peredaran narkotika dan perjudian,” tukasnya.

Saat di Polres Binjai, puluhan dingdong dan mesin tembak ikan tersebut diangkut dengan menggunakan truk colt diesel. Petugas yang ikut melakukan penggerebekan langsung menurunkan barang bukti itu, ke gudang penyimpanan barang bukti. (ted/saz)

HUT ke-91 Al Jam’iyatul Washliyah di Asahan Santuni Anak Yatim dan Duafa

SANTUNAN: Pengurus Al jam’iyatul Wasliyah santuni anak yatim dalam rangka menyambut HUT ke-91 Al Jam’iyatul Washliyah, Selasa (30/11).

ASAHAN, SUMUTPOS.CO – Pengurus Aljam’iyatul Wasliyah Kabupaten Asahan menggelar peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke 91, Selasa (30/11). Kegiatan ini dirangkai dengan pemotongan tumpeng serta pemberian santunan kepada anak yatim dan kaum duafa sekaligus memberikan hadiah perlombaan, tahtil, tilawah, mujawat.

SANTUNAN: Pengurus Al jam’iyatul Wasliyah santuni anak yatim dalam rangka menyambut HUT ke-91 Al Jam’iyatul Washliyah, Selasa (30/11).

Kapolres Asahan AKBP Putu Yudha Prawira SIK MH yang diwakili oleh Satuan Intelkam Polres Asahan Iptu SRT Siburian SH menyampaikan selamat dan sukses atas rangkaian kegiatan bakti sosial yang telah dilaksanakan. “Semoga Al Jam’iyatul Washliyah Kabupaten. Asahan semakin jaya dan dapat terus berkarya untuk membina generasi muda yang Islami demi mewujudkan Asahan yang Cerdas dan Religius,” terangnya.

Ketua Aljam’iatul Wasliyah, Sahrul Nasution SHI MA menyampaikan, peran Alwasliyah sebagai perekat kesatuan dan persatuan bangsa, dalam kegiatan ini sekaligus memberikan sembako berupa beras, gula, minyak makan dan ada juga amplop.

Penutupan acara ini insya Allah akan dilaksanakan zikir Akbar di Masjid Raya. “Kami selaku panita sangat merasa bangga bisa kepada anak-anak didik kami bisa mengikuti perlombaan ini, semoga tahun depan pelaksana inindapat lebih meriah lagi dan banyak peserta yang mengikuti perlombaan, tahtil, tilawah, mujawat. Baik tingat putra maupun butri” pungkas ketua panitia Efrianto Rany.(dat/azw)

Wali Kota Tebingtinggi Ikut Rapat Percepatan Realisasi APBD dan Evaluasi PPKM Sumut

RAPAT: Wali Kota Tebingtinggi dan Forkompinda Tebingtinggi mengikuti rapat kegiatan Rapat Percepatan Realisasi APBD dan Evaluasi PPKM Kabupaten Kota se-Sumut, Senin (29/11).sopian/SUMUT POS.

TEBINGTINGGI, SUMUTPOS.CO – Wali Kota Tebingtinggi Umar Zunaidi Hasibuan bersama Kapolres AKBP M Kunto Wibisono, Kajari Tebingtinggi Sundoro Adi, Kadis Kominfo Dedi Parulian Siagian menghadiri Rapat Percepatan Realisasi Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) dan Evaluasi PPKM Kabupaten Kota se-Sumut, di Santika Premiere Dyandra Hotel dan Convention Medan, Senin (29/11).

RAPAT: Wali Kota Tebingtinggi dan Forkompinda Tebingtinggi mengikuti rapat kegiatan Rapat Percepatan Realisasi APBD dan Evaluasi PPKM Kabupaten Kota se-Sumut, Senin (29/11).sopian/SUMUT POS.

Menjelang akhir Tahun 2021 serapan anggaran Provinsi Sumatera Utara (Sumut) meningkat ke angka 72,9 persen. Angka ini berhasil dicapai usai Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut mendorong Kabupaten Kota menggenjot serapan anggarannya.

Menurut keterangan Gubernur Sumut Edy Rahmayadi saat acara Asistensi Pengelolaan Keuangan Terkait Percepatan Penyerapan Anggaran dan Evaluasi PPKM di Santika Premiere Dyandra Hotel, tahun lalu serapan anggaran Provinsi Sumut sekitar 50 persen. Ada peningkatan sekitar 22 persen, namun Pemprov Sumut akan terus mendorong Pemerintah Kabupaten Kota untuk mendongkrak serapan anggarannya.

“Tahun lalu kita diposisi 20-an diakhir tahun, dengan serapan 50 persen. Sekarang kita meningkat keposisi delapan dengan 72,9 persen. Ini sisa 1 bulan lagi, karena itu kita berkumpul disini bersama Forkopimda dan kepala daerah, membahas bagaimana cara mempercepat serapan anggaran,” kata Edy Rahmayadi.

Dari data Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Pemprov Sumut, ada beberapa daerah yang serapan anggarannya masih di angka sekitar 50 persen. Rata-rata serapan anggaran di 33 Pemerintah Kabupaten/Kota di Sumut sebesar 62,12 persen.

“Masih ada yang kepala 50 perse), yang 70 persen itu masih dua. Targetnya Tahun Anggaran (TA) ini bisa tercapai 90 persen, kalau bisa 100 persen. Dari acara ini harus ada peningkatan yang signifikan agar pemulihan ekonomi kita lebih cepat lagi,” kata Edy Rahmayadi.

Kapolda Sumut Irjen Pol RZ Panca Putra Simanjuntak mengatakan penyerapan anggaran pemda tetap harus sesuai dengan aturan yang berlaku. Untuk itu, perlu memperkuat peran Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Ekonomi Nasional (PEN) yang terdiri dari Inspektorat, APH, dan BPKP untuk akselerasi penyerapan anggaran serta mencegah terjadinya penyimpangan.

“Bupati dan wali kota perlu berperan aktif dalam akselerasi anggaran, kita akan dorong itu karena TA 2021 tinggal satu bulan lagi. Dengan begitu kita harapkan tidak terjadi penyimpangan karena kita mengerjakannya bersama-sama,” katanya.

Menurut keterangan Kepala BI Perwakilan Provinsi Sumut Soekowardojo serapan anggaran akan membantu pertumbuhan ekonomi Sumut. Triwulan III 2021 ekonomi Sumut tumbuh 3,67 persen (yoy), lebih tinggi dari nasional yang sebesar 3,51 persen, tetapi lebih rendah dari Pulau Sumatera (3,78 persen).

“Ekonomi kita tumbuh cukup baik, serapan anggaran akan mendorong pertumbuhan ekonomi, karena itu penting kiranya pemda terus mengakselerasi percepatan anggarannya,” kata Soekowardojo. (ian/azw)

Oki Buka Forum Dialog FKUB

BUKA: Wakil Wali Kota Tebingtinggi Oki Doni Siregar membuka kegiatan forum dialog kerukunan antarumat beragama.sopian/sumut pos.

TEBINGTINGGI, SUMUTPOS.CO – Wakil Wali Kota Tebingtinggi Oki Doni Siregar membuka kegiatan Forum Dialog Antar-umat Beragama bersama Kepala Lingkungan dan masyarakat di gedung Hj Syawiyah Nasution Jalan Sutomo Kota Tebingtinggi, Rabu (1/12).

BUKA: Wakil Wali Kota Tebingtinggi Oki Doni Siregar membuka kegiatan forum dialog kerukunan antarumat beragama.sopian/sumut pos.

Oki Doni Siregar menyampaikan bahwa Kota Tebingtinggi secara khusus dihuni warga dari berbagai macam suku, agama dan ras yang serba majemuk. Namun di tengah kemajemukan tersebut warga Kota Tebingtinggi tetap hidup penuh dengan kedamaian dan keindahan, meskipun berbeda tidak menjadikan perpecahan.

“Semua itu terjadi karena kita sesama umat saling memahami, menghormati dan menghargai, dan tidak mudah terprovokasi oleh hal-hal yang negatif,” ujar Oki.

Dikatakan Oki, disisi lain, tentunya peran Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) dan Kementerian Agama di Tebingtinggi dalam memberikan sosialisasi sangatlah bermanfaat, untuk itu Pemkot Tebingtinggi memberikan apresiasi.

Oki juga berharap peran dan semangat persatuan dan kesatuan dikalangan umat beragama tidak pernah kendor di Tebingtinggi.

“Kepada kepala lingkungan sebagai ujung tombak yang berhubungan langsung dengan masyarakat diharapkan peka terhadap lingkunganya. Jangan biarkan api yang masih kecil menjadi besar, bertindaklah resposif terhadap lingkungan apalagi berkaitan dengan suku, agama dan ras,” tegasnya

Forum dialog diikuti para tokoh lintas agama dari Islam, Kristen Protestan Khatolik, Hindu dan Budha, seluruh Lurah se Kota Tebingtinggi dan Kepling se Kota Tebingtinggi dengan para nara sumber dari FKUB dan Kementerian Agama. (ian/azw)

Bupati Asahan Hadiri Pencanangan ZI WBK dan WBBM

BERSAMA: Bupati Asahan H Surya BSc (tengah) menghadiri acara Revitalisasi Pencanangan Pembangunan ZI WBK dan WBBM di Aula Kantor KPKNL Jalan Prof HM Yamin No 47 Kisaran, Selasa (30/11).darul/SUMUT POS.

ASAHAN, SUMUTPOS.CO – Bupati Asahan H Surya BSc menghadiri acara Revitalisasi Pencanangan Pembangunan Zona Integritas (ZI) Menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM) di lingkungan Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Kisaran, di Aula Kantor KPKNL Jalan Prof HM Yamin No 47 Kisaran, Selasa (30/11).

BERSAMA: Bupati Asahan H Surya BSc (tengah) menghadiri acara Revitalisasi Pencanangan Pembangunan ZI WBK dan WBBM di Aula Kantor KPKNL Jalan Prof HM Yamin No 47 Kisaran, Selasa (30/11).darul/SUMUT POS.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati H Surya mengucapkan selamat sekaligus mendukung atas diselenggarakannya revitalisasi pencanangan pembangunan zona integritas menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM) di lingkungan Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Kisaran.

“Saya atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Asahan mengucapkan selamat atas pencanangan WBK dan WBBM di lingkungan Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang Kisaran pada hari ini. Ini merupakan momen yang sangat penting serta menjadi semangat bersama untuk mewujudkan kelembagaan KPKNL semakin professional, berintegritas, bekerja keras, berkomitmen dan bekerja sehingga mampu menjadi pilar reformasi birokrasi yang saat ini menjadi tuntutan publik,” kata Bupati.

Bupati menjelaskan, pembentukan Zona Integritas (ZI) menuju Wilayah Bersih dan Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Malayani (WBBM) merupakan program Kementerian PANRB yang memiliki tujuan untuk mengajak seluruh badan atau lembaga pemberi layanan publik untuk turut serta menciptakan kepercayaan publik yang tinggi dengan kinerja bersih dan terbebas dari korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN).

Karena itu, lanjut Bupati, Pembentukan zona integritas menjadi indikator penting bagi tercapainya tujuan pembangunan berkelanjutan yaitu mengembangkan lembaga pemerintahan yang efektif, akuntabel dan transparan pada semua tingkatan.

“Kami juga telah berkomitmen membangun zona integritas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Asahan untuk mendukung reformasi birokrasi, ASN yang melayani dan professional serta bebas dari KKN. Saya juga berharap momentum hari ini akan semakin menguatkan komitmen kita dalam membangun zona integritas,” jelasnya.

Mengakhiri sambutannya Surya menyampaikan harapannya agar dalam melakukan pelayanan, lebih taat aturan, transparan, akuntabel dan lebih banyak memperhatikan kebutuhan masyarakat apalagi di tengah pandemi Covid 19 yang tengah melanda. (dat/azw)