25 C
Medan
Sunday, January 25, 2026
Home Blog Page 2908

Asahan Terima 40.000 Dosis Vaksin Covid

VAKSIN: Uji coba vaksin Covid-19 Sinovac di Indonesia dimulai sejak Agustus 2020. Indonesia membutuhkan 340 juta dosisi vaksin dalam setahun.
VAKSIN: Uji coba vaksin Covid-19 Sinovac di Indonesia dimulai sejak Agustus 2020. Indonesia membutuhkan 340 juta dosisi vaksin dalam setahun.

ASAHAN, SUMUTPOS.CO – Di Hari Ulang Tahun (HUT) ke-44 Pasar Modal Indonesia, Wakil Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin Siregar, S. Sos, M. Si menerima 40.000 dosis vaksin Covid-19 dan alat kesehatan dari Wakil Ketua Panitia HUT ke-44 Pasar Modal Indonesia Risa E. Rustam di Aula Melati Kantor Bupati Asahan, Jumat (26/11).

VAKSIN: Uji coba vaksin Covid-19 Sinovac di Indonesia dimulai sejak Agustus 2020. Indonesia membutuhkan 340 juta dosisi vaksin dalam setahun.
Ilustrasi.

Dalam kegiatan ini dihadiri juga oleh Deputi Direktur Manajemen Strategis, EPK dan Kemitraan Pemerintah Kantor OJK Regional 5 Sumatera Bagian Utara Andi Muhammad Yusuf, Direktur BEI merangkap Wakil Ketua Panitia HUT ke-44 pasar modal Indonesia Risa E. Rustam, Kepala Kantor Perwakilan BEI Sumatera Utara Pintor Nasution dan Sekjen Pertiwi Indonesia Darariza Wahid, Wakapolres Asahan, Mewakili Dandim 0208/Asahan, Mewakili Kajari Asahan, OPD dan tamu undangan lainnya.

Darariza Wahid Sekjen Pertiwi Indonesia mengatakan, Pertiwi Indonesia merupakan perkumpulan yang bergerak di bidang sosial, yang berupaya berperan serta membantu pemerintah dalam mempercepat herd immunity.

Darariza juga mengatakan, harus mendukung Bupati Asahan yang berkeinginan masyarakatnya 80% telah mendapatkan vaksin.

Sementara Direktur BEI merangkap Wakil Ketua Panitia HUT ke-44 Pasar Modal Indonesia, Risa E. Rustam menyampaikan dukungan pasar modal Indonesia untuk mempercepat vaksinasi di Sumatera Utara, terutama di Kabupaten Asahan.

“Kondisi yang kondusif saat ini harus kita manfaatkan dengan baik untuk percepatan vaksinasi. Dimana jumlah masyarakat Kabupaten Asahan yang telah divaksin dosis 1 adalah sebesar 48%, serta dosis 2 sebesar 24%,” ucap Risa.

Hal ini adalah salah satu faktor yang membuat kami, pasar modal Indonesia tergerak untuk mendukung pemerintah Kabupaten Asahan dalam mempercepat pemberian vaksin kepada masyarakat.

Selanjutnya Risa mengatakan, secara keseluruhan penyelenggaraan sentra vaksinasi dalam rangka 44 tahun diaktifkannya kembali pasar modal Indonesia telah dilaksanakan di 22 wilayah Kota dan Kabupaten. Dan penyelenggaraan di Kabupaten Asahan, Sumatera Utara merupakan pelaksanaan ke-23.

Ditempat yang sama Deputi Direktur Manajemen Strategis, EPK dan Kemitraan Pemerintah Daerah Andi Muhammad Yusuf mengatakan, Kegiatan vaksinasi tersebut juga sejalan dengan program 10 ribu vaksin OJK yang telah diselenggarakan sejak Juni 2021.

“Program vaksinasi merupakan salah satu prasyarat bagi lembaga keuangan untuk fungsi intermediasi jasa keuangan, karena sebagian besar konsumen tergantung pada percepatan program vaksin. Percepatan program vaksinasi merupakan momen yang baik untuk pemulihan perekonomian, karena diharapkan ekonomi dapat tumbuh secara nasional, yang turut dapat mendukung pertumbuhan regional,” ungkap Andi Muhammad Yusuf.

Pada sambutannya, Bupati Asahan diwakili Wakil Bupati Taufik Zainal Abidin Siregar, S. Sos, M. Si mengatakan, bantuan vaksin covid-19 dan alat kesehatan ini sangat bermanfaat serta dibutuhkan saat ini dalam mempercepat penanganan covid-19 .

Lebih lanjut Wakil Bupati Asahan mengatakan pelaksanaan dan pencegahan Covid-19 serta pelaksanaan vaksinasi di Kabupaten Asahan sampai saat ini terus dilakukan, baik secara devensive maupun offensive.

“Kami terus berusaha membangun sinergi dan kolaborasi dengan berbagai pihak, baik TNI, POLRI, BUMN, Dunia Usaha, serta para relawan covid-19, untuk saling bahu membahu, bergandengan tangan melaksanakan berbagai macam kebijakan serta strategi agar covid-19 dapat segera berakhir,” tutur Wakil Bupati Asahan. (dat)

Garda Pemuda Nasdem Binjai Vaksinasi 500 warga

VAKSINASI: Ketua DPD Garda Pemuda Nasdem Binjai, Wan Isfan Zulfahmi (tengah) saat melihat proses vaksinasi di Jalan Danau Tempe, Binjai Timur.Teddy Akbari/Sumut Pos.

BINJAI, SUMUTPOS.CO – DPD Garda Pemuda Nasdem Kota Binjai menggelar vaksinasi dosis pertama kepada masyarakat di Jalan Danau Tempe Km 18, Kelurahan Sumberkarya, Binjai Timur, Sabtu (27/11). Pada kesempatan ini, masyarakat akan mendapat bingkisan berisi gula atau minyak makan dari DPD Garda Pemuda Nasdem Binjai usai divaksin.

VAKSINASI: Ketua DPD Garda Pemuda Nasdem Binjai, Wan Isfan Zulfahmi (tengah) saat melihat proses vaksinasi di Jalan Danau Tempe, Binjai Timur.Teddy Akbari/Sumut Pos.

Sekretaris DPD Partai Nasdem Kota Binjai, Tengku Matsyah hadir pada kesempatan tersebut. Dia mengapresiasi, semangat anak-anak muda dari DPD Garda Pemuda Nasdem Binjai yang melakukan vaksinasi kepada masyarakat.

“Terima kasih kepada Garda Pemuda Nasdem yang telah melakukan vaksinasi kepada masyarakat di Kota Binjai. Saya mengapresiasi dan mengingatkan mengenai vaksinasi dosis keduanya jangan sampai tidak terakomodir,” ujar Matsyah yang juga Anggota DPRD Binjai ini.

Peserta yang datang mengikuti vaksinasi dengan tetap mengikuti protokol kesehatan. Selain unsur DPD Partai Nasdem, juga hadir perwakilan DPW Garda Pemuda Nasdem Sumut.

Ketua Bidang Organisasi dan Kaderisasi DPW Garda Pemuda Nasdem Sumut, Mustarum juga mengapresiasi langkah vaksinasi yang dilakukan DPD Garda Pemuda Nasdem Kota Binjai. “Hari ini pemerintah lagi memperjuangkan bagaimana rakyat Indonesia bisa tervaksinasi sampai ke 60 persen untuk menciptakan herd immunity. Jadi Garda Pemuda Nasdem seluruh Indonesia utamanya di Sumatera Utara dan Binjai pada hari ini melaksanakan vaksinasi kepada masyarakat sebagai bentuk endukung program pemerintah,” ujar dia didampingi Ketua DPD Garda Pemuda Nasdem Binjai, Wan Isfan Zulfahmi.

Dia menjelaskan, vaksinasi yang dilakukan DPD Garda Pemuda Nasdem menyediakan 200 sampai 509 dosis. Masyarakat yang datang ingin vaksinasi, melakukan pendaftaran di tempat dan diperiksa kesehatannya.

Setelah memenuhi syarat, masyarakat kemudian disuntik vaksin dan pulang membawa bingkisan yang disediakan oleh DPD Garda Pemuda Nasdem Kota Binjai. “Posisi Garda Pemuda Nasdem bahwa kita sebagai organisasi pemuda berada bersama pemerintah satu komando untuk melaksanakan vaksin di seluruh indonesia agar tercipta herd immunity dan pandemi agar segera hilang,” tandas Wan Isfan. (ted)

Pemko Binjai Anggarkan Rp20 Miliar untuk Perbaikan Jalan Rusak di Binjai Barat

BERLUBANG: Lubang yang ditanami pohon pisang di Jalan Letnan Umar Baki, Kelurahan Payaroba, Binjai Barat.Teddy Akbari/Sumut Pos.

BINJAI, SUMUTPOS.CO – Aksi protes masyarakat yang mendesak perbaikan pada ruas Jalan Letnan Umar Baki di Kelurahan Payaroba, Binjai Barat, mendapat respon dari Pemko Binjai. Untuk perbaikan jalan tersebut, telah menganggarkan Rp20 Miliar dan telah mendapat persetujuan dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Binjai melalui rapat paripurna dengan agenda pengesahan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah tahun 2022.

BERLUBANG: Lubang yang ditanami pohon pisang di Jalan Letnan Umar Baki, Kelurahan Payaroba, Binjai Barat.Teddy Akbari/Sumut Pos.

Ketua DPRD Binjai, H Noor Sri Syah Alam Putra membenarkan hal tersebut. Soal aksi protes masyarakat, dia berharap, untuk bersabar.

“Ya, sudah disetujui anggaran perbaikannya. Kondisi jalan tersebut makin parah karena cuaca buruk yang terjadi pada seminggu belakangan,” ujar politisi Partai Golkar yang akrab disapa Haji Kires ini, Minggu (28/11).

Dia menjelaskan, menggunakan uang negara tentunya butuh proses. Karenanya, dia menyerukan agar masyarakat bersabar terkait perbaikan ruas jalan tersebut.

“Persoalan anggaran ini ada prosesnya. Itu sudah dianggarkan Rp20 miliar (untuk perbaikan), anggaran multiyears pada 2022 dan 2023,” ujar Ketua DPD Partai Golkar Kota Binjai ini.

Menurut dia, perbaikan jalan tersebut akan melanjutkan redemik atau beton. Artinya, kata dia, Pemko Binjai pernah melakukan perbaikan pada tahun sebelumnya dengan beton di ruas jalan yang rusak tersebut.

“Namun, untuk teknis lebih lanjut coba ke Dinas PUPR ya. Untuk saat ini, sudah dilakukan penimbunan pada badan jalan yang rusak sebagai tahap awal perbaikan,” pungkasnya.

Diketahui, kondisi ruas Jalan Letnan Umar Baki, Kelurahan Payaroba, Binjai Barat, terpantau rusak parah. Akibatnya, masyarakat sekitar yang resah melihat kondisi bak kubangan ketika hujan deras mengguyur, turun ke jalan melakukan aksi protes, Jum’at (26/11).

Massa protes dengan menutup akses jalan yang acap kali dilintasi oleh truk diduga melebihi muatan. Tak ayal, aksi protes masyarakat berdampak kepada truk tidak dapat melintas.

Lubang yang menganga ditanami pohon pisang oleh massa. Ini dilakukan mereka sebagai bentuk kekecewaan terhadap Pemerintah Kota Binjai lantaran belum melakukan perbaikan.

Perwakilan massa, Marlan mengatakan, aksi dilakukan secara spontanitas. “Mungkin warga sudah kesal dengan pemerintah Kota Binjai yang hingga saat ini belum melakukan perbaikan jalan,” ujarnya.

Kondisi jalan rusak ini, lanjut Marlan, telah dirasakan warga hingga sepuluh tahun lebih. “Sudah sepuluh tahun jalan ini rusak, tapi tidak ada juga tindakan dari pemerintah untuk memperbaikinya,” ungkapnya didampingi warga lainnya.

Bahkan, lanjut dia, banyak pengendara yang mengalami kecelakaan tunggal akibat lubang jalan yang menganga. Belum lagi jika hujan turun, lubang besar di tengah badan jalan tak terlihat karena tertutup genangan air.

“Banyak pengendara jatuh disini. Kalau hujan kan lubangnya enggak kelihata. Jadi diterobos saja dan saat itu juga pengendara jatuh. Sebab lubang jalan ini sudah cukup dalam,” bebernya.

Akibat aksi protes massa, terjadi kemacetan mengular panjang. Puluhan truk pun berhenti lajunya karena akses ditutup oleh massa.

Polsek Binjai Barat pun turun ke lokasi aksi massa untuk meredam emosi massa. Namun tetap saja, tak terbendung kekecewaan massa melihat sikap Pemko Binjai.

Terpisah, Sekretaris Daerah Kota Binjai, H Irwansyah Nasution langsung ke lokasi usai mengikuti rapat paripurna di Gedung DPRD, Jalan T Amir Hamzah, Binjai Utara. Dia berjanji akan memperbaiki Jalan Letnan Umar Baki pada tahun 2022.

“Ini sudah kita anggarkan untuk biaya perbaikannya. Namun terealisasi nanti di tahun 2022,” ujar dia kepada massa aksi.

Dia bilang, perbaikan Jalan Letnan Umar Baki akan diperbaiki dengan beton. “Supaya kuat dan tahan lama, akan kita lakukan pembetonan,” tukasnya.

Setelah mendengar keterangan Sekda, massa akhirnya membuka kembali blokir jalan tersebut. (ted)

Airlangga Hartarto Pastikan Program Kemitraan Closed Loop Telah Memberikan Banyak Manfaat

GARUT, SUMUTPOS.CO – Closed Loop merupakan model kemitraan agribisnis hulu sampai hilir yang dikembangkan dalam ekosistem yang berbasis digital, teknik budi daya Good Agricultural Practices, sistem logistik yang baik, serta jaminan pasar dan harga yang bersaing oleh off taker. Program kemitraan tersebut bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan petani melalui pendampingan proses budi daya dan kepastian akses pasar.

Untuk memastikan Program Kemitraan Closed Loop telah berjalan dengan baik dan membawa manfaat bagi petani, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto yang diwakili oleh Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Digital, Ketenagakerjaan, dan UMKM Mohammad Rudy Salahuddin mengunjungi Kebun Edukasi Eptilu di Kabupaten Garut, Provinsi Jawa Barat, Jumat (26/11).

Lokasi tersebut merupakan lokasi pilot project pertama dalam pengembangan Program Kemitraan Closed Loop Agribisnis Hortikultura yang diinisiasi oleh Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian. Pada kesempatan tersebut, dilakukan panen cabai rawit, kunjungan ke booth pameran produk petani Closed Loopyang menampilkan produk segar maupun produk olahan, dan diskusi dengan Kelompok Tani Eptilu.

Deputi Bidang Koordinasi Pangan dan Agribisnis Musdhalifah Machmud yang diwakili oleh Asisten Deputi Pengembangan Agribisnis Hortikultura Yuli Sri Wilanti melaporkan bahwa sebanyak 22 petani sudah tergabung dalam program kemitraan ini dengan total luas lahan 13 hektare. Setelah menjalani kemitraan selama kurang lebih satu tahun, pendapatan petani meningkat rata-rata sebesar 10% hingga 15%.

Selanjutnya, Wakil Bupati Garut Helmi Budiman yang turut hadir dalam kesempatan tersebut berterima kasih kepada Pemerintah Pusat yang menjadikan Kabupaten Garut sebagai lokasi pilot project pertama pengembangan Program Kemitraan Closed Loop. Sektor pertanian merupakan sektor unggulan dan memberikan kontribusi terbesar dalam PDRB Kabupaten Garut dan diharapkan dapat semakin mendorong perekonomian daerah dan menciptakan petani-petani milenial.

Dalam sesi dialog, salah satu petani menyampaikan bahwa Program Kemitraan Closed Loop telah memberikan banyak manfaat. Dengan bergabungnya petani dalam kemitraan ini, sudah ada kepastian harga dengan off taker, sehingga petani bisa fokus kepada budidaya.

Pada kunjungan tersebut juga dilakukan penyaluran KUR secara imbolis kepada tiga orang petani oleh Bank Rakyat Indonesia (BRI). Selain itu, Pemerintah Daerah Kabupaten Garut juga turut menyerahkan bantuan berupa satu unit mobil truk untuk pengiriman hasil panen petani Closed Loop Garut ke off taker dan antar daerah.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut, Anggota Komisi DPR RI Ferdiansyah serta stakeholders Program Kemitraan Closed Loop Agribisnis Hortikultura Kabupaten Garut yaitu perwakilan dari Kementerian Pertanian, PT BRI (Persero) Tbk, PT Pupuk Kujang, PT Kereta Api Logistik, PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk, PT Paskomnas Indonesia, PT East West Seed Indonesia, Mercy Corps Indonesia, dan PT Eden Pangan Indonesia. (dep2/ltg/fsr/*)

Petugas Razia Empat Lokasi Keramaian

OPERASI YUSTISI: Tim gabungan Asahan menggelar operasi yustisi penegakan protokol kesehatan di wilayah hukum Polres Asahan, Sabtu (27/11)

ASAHAN, SUMUTPOS.CO – Personel Polres Asahan bersama Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Pemerintah Kabupaten Asahan menggelar operasi yustisi penegakan protokol kesehatan (Prokes) di wilayah hukum Polres Asahan, Sabtu (27/11).

OPERASI YUSTISI: Tim gabungan Asahan menggelar operasi yustisi penegakan protokol kesehatan di wilayah hukum Polres Asahan, Sabtu (27/11)

Sebelum merazia, personel gabungan terlebih dahulu menggelar apel yang dipimpin oleh Perwira Pengawas (Pawas) AKP Ilham Harahap SH MH, didampingi Kasat Sabhara Polres Asahan dan Perwira Pengendali (Padal) Iptu fajar Setiawan serta Ipda Dian P Simangunsong SH MH dan Kanit I Sat Reskrim Polres Asahan serta diikuti 44 orang personel.

Pawas Polres Asahan AKP Ilham Harahap SH MH, mengatakan, pelaksanaan operasi yustisi yang dimulai sekira pukul 21.00 WIB itu, personel berpatroli secara mobile untuk memberikan edukasi, sosialisasi, dan imbauan kepada masyarakat di lokasi kerumunan masyarakat. Petugas meminta tetap mematuhi prokes

dalam menjalankan segala aktivitas. Baik itu aptasi kebiasaan baru (AKB) dengan menerapkan pola hidup sehat dan bersih, serta memberikan hukuman / tindakan terhadap masyarakat yang tidak mematuhi protokol kesehatan.

“Kegiatan ini dilakukan dalam rangka antisipasi gangguan kamtibmas, penerapan disiplin, dan penegakan hukum protokol kesehatan dalam pencegahan dan pengendalian Covid 19 dan pemulihan ekonomi nasional (PEN) di wilayah hukum Polres Asahan,” papar AKP Ilham Harahap SH MH.

AKP Ilham menyebutkan terdapat 4 lokasi yang disambangi petugas pada pelaksanaan operasi yustisi. Di antaranya, Cafe Brosis Jalan Cokroaminoto Kisaran Asahan, Gentong Cafe Jalan Cokroaminoto Kisaran, Warnet TRI-M Jalan Imam Bonjol Kisaran, dan Latador Cafe Jalan Kartini Kisaran.

Terpisah, Kapolres Asahan AKBP Putu Yudha Prawira SIK MH mengatakan Polres Asahan bersama Satgas Covid-19 Pemerintah Kabupaten Asahan akan terus melakukan operasi yustisi penegakan Protokol Kesehatan.

Sejalan dengan Kapolres Asahan, Ketua Satgas Covid-19 Asahan, Surya BSc melalui Juru Bicara Satgas Covid-19, Rahmad Hidayat Siregar kepada awak media mengatakan tak bosan-bosannya terus menyampaikan imbauan kepada masyarakat asahan agar tetap menerapkan Protokol Kesehatan.

“Mari kita jaga dan tetap mempertahankan Prokes dengan tetap memakai masker, mencuci tangan menggunakan sabun, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan mengurangi mobilitas,” pungkasnya. (dat/azw)

106 Kades Terpilih di Dairi Dilantik Desember

Kadis Pemdes Dairi, Junihardi Siregar. RUDY SITANGGANG/SUMUT POS.

DAIRI, SUMUTPOS.CO – Sebanyak 106 kepala desa (Kades) terpilih hasil pemilihan kepala desa serentak, 25 November 2021, akan dilantik bulan Desember 2021 mendatang. Karena periode kades yang ikut pemilihan kemaren, berakhir 18 Desember 2021.

Kadis Pemdes Dairi, Junihardi Siregar. RUDY SITANGGANG/SUMUT POS.

Demikian disampaikan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dispemdes) Dairi, Junihardi Siregar dikonfirmasi, Minggu (28/11). Junihardi menjelaskan, tanggal pelantikan belum bisa pastikan.

Karena, belum semua berkas kades yang terpilih kita terima, kata Junihardi. Namun yang jelas masa periode kades sekarang berakhir, 18 Desember 2021, katanya. Lanjut Junihardi, dari 277 calon kades pada Pilkades serentak, ada 65 kades incumben. Dan pada Pilkades lalu, mayoritas kades incumbent kades tidak terpilih kembali. Misalnya, di kecamatan Silahisabungan 3 kades incumbent yang kembali maju tidak terpilih/kalah.

Selanjutnya di kecamatan Siempat Nempu ada 4 incumbent kalah yakni Kades Sosorlontung, Budi Manullang, Kades Jumantuang Jeweller Nainggolan, Kades Bunturaja, Robinson Silaban serta Kades Adian Nangka, Josua Sinaga, dan lainya. (rud/azw)

Sindikat Pemalsu STNK Motor Ditangkap

TERSANGKA: Para tersangka dipaparkan Polrestabes Meedan., Minggu (28/11).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Tiga sindikat pemalsuan surat tanda nomor kendaraan (STNK) sepeda motor diringkus petugas Satuan Reskrim Polrestabes Medan. Ketiganya ditangkap secara terpisah dari tempat dan waktu yang berbeda.

TERSANGKA: Para tersangka dipaparkan Polrestabes Meedan., Minggu (28/11).

Adapun ketiga sindikat pemalsuan surat kendaraan bermotor tersebut, SL, MR alias Aldi dan FR alias Rozi. Kasat Reskrim Polrestabes Medan, Kompol M Firdaus mengatakan, awalnya ditangkap tersangka SL dari kawasan Jalan Sisingamangaraja, Medan, Rabu (10/11) sekira pukul 18.00 WIB.

“Penangkapan tersangka SL berdasarkan informasi yang diterima personel dan dikembangkan. Selanjutnya, personel melakukan undercover buy (menyamar sebagai pembeli). Saat melakukan transaksi jual beli sepeda motor Yamaha RX King, ternyata tidak dilengkapi dengan dokumen kepemilikan yang sah berupa BPKB,” kata Firdaus, Minggu (28/11).

Firdaus menyatakan, tersangka SL lalu diamankan. Kemudian, diinterogasi dan diminta untuk menunjukkan dokumen kepemilikan sepeda motor. “Tersangka SL hanya dapat memperlihatkan STNK, tanpa BPKB. Setelah dilakukan pengecekan, ternyata STNK sepeda motor tersebut palsu,” bebernya.

Dari hasil interogasi tersangka SL, lanjut Firdaus, petugas melakukan pengembangan terhadap pembuat STNK palsu. Pengembangan membuahkan hasil hingga meringkus tersangka MR alias Aldi dan FR alias Rozi sebagai penyedia sepeda motor yang akan dipalsukan.

“Barang bukti yang diamankan dari para tersangka, 8 lembar STNK, 8 lembar surat keterangan pajak kendaraan, sepeda motor Yamaha Mio BK 2613 XB, RX King warna biru BK 5656 CB, dan Yamaha Xeon BK 4887 ABF serta sejumlah handphone dan printer,” sebut Firdaus.

Dia menambahkan, kasus tersebut akan terus dikembangkan. Sedangkan terhadap ketiga tersangka sudah ditahan dan dikenakan Pasal 263 junto Pasal 264 KUHP, dengan ancaman hukuman maksimal 6 (enam) tahun kurungan penjara. (ris/azw)

Maling di Rumah Warga Ditangkap

DIGIRING: Tersangka saat digiring petugas ke Polsek Lubukpakam, Sabtu (27/11).

LUBUKPAKAM, SUMUTPOS.CO – Pembobol sebuah rumah, Hendra Wijaya (23) warga Gang Biliar, Kecamatan Lubukpakam, Kabupaten Deliserdang, ditangkap petugas kepolisian, Sabtu (27/11). “Pelaku diamankan saat bersembunyi di rumah korban Lidya Wati di jalan Serdang, Lingkungan VI,” ujar Kapolsek Lubukpakam AKP Hendri Yanto SH kepada wartawan, Minggu (28/11).

DIGIRING: Tersangka saat digiring petugas ke Polsek Lubukpakam, Sabtu (27/11).

Hendri menjelaskan, pelaku sebelum ditangkap, ia bersama temannya berinisial I dan D melakukan pencurian di rumah milik korban yang dalam keadaan kosong.

Aksi yang bersangkutan bersama dua orang temannya diketahui masyarakat yang kemudian memberitahu kepada Kepling, Rosi Nurjanah.

Kepala lingkungan kemudian menghubungi Polsek Lubukpakam.”Tim Unit Reskrim dipimpin oleh Kanit Reskrim Iptu Masagus Zailani, SIK, MH menerima informasi tersebut langsung menuju ke lokasi dan mengamankan Hendra Wijaya. Sementara dua orang temannya sewaktu penangkapan berhasil melarikan diri,” jelasnya.

Dari pelaku yang ditangkap, kata Hendri pihaknya mengamankan barang bukti 32 lembar seng, tangga, 12 kusen pintu dan lain sebagainya.

“Pelaku sudah dijebloskan ke dalam penjara. Terhadap dua rekannya dalam pengejaran tim Unit Reskrim,” pungkasnya. (ant/azw)

Tim Gabungan Tangkap Penjual Organ Satwa dan Sita 36.7 Kg Sisik Trenggiling dan Satu Paruh Rangkong

Biro Humas KLHK PAPARKAN: Tim gabungan memaparkan hasil tangkapan penjualan organ satwa yang dilindungi, kemarin.

DELISERDANG, SUMUTPOS.CO – Penjualan 36,7 kilogram (kg) sisik trenggiling dan satu buah paruh Burung Rangkong digagalkan Tim Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), yang terdiri atas Satuan Polisi Reaksi Cepat (SPORC) Brigade Macan Tutul Seksi Wilayah I, Balai Penegakan Hukum (Gakkum) Wilayah Sumatra dan Kepolisian Daerah (Polda) Sumatra Utara (Sumut).

Biro Humas KLHK PAPARKAN: Tim gabungan memaparkan hasil tangkapan penjualan organ satwa yang dilindungi, kemarin.

Kepala Balai Gakum KLHK Wilayah Sumatera, Subhan, mengatakan, dalam operasi tersebut pihaknya menangkap dua orang penjual sisik trenggiling yaitu SP (42 tahun) dan M (26 tahun) di Tanjungmorawa, Kabupaten Deliserdang, Provinsi Sumut dan satu orang penjual paruh rangkong yaitu MB (41 tahun) di Kota Medan.

“Penangkapan ini berawal dari kegiatan operasi peredaran tumbuhan satwa liar (TSL) Tim Balai Gakkum KLHK Wilayah Sumatera. Pada tanggal 24 November 2021, tim memperoleh informasi dari masyarakat mengenai adanya warga Kecamatan Tanjungmorawa, Deliserdang yang menawarkan 40 kg sisik trenggiling dan 17 buah paruh rangkong,” ujar Kepala Balai Gakkum KLHK Wilayah Sumatera dalam terangan resmi yang diterima wartawan, Minggu (28/11).

Lebih lanjut Kepala Balai Gakkum KLHK Wilayah Sumatera menjelaskan, ketiga pelaku telah ditetapkan sebagai tersangka oleh penyidik dan mereka telah dititipkan di rumah tahanan (rutan) Polda Sumatra Utara (Polda Sumut).

Sedangkan barang bukti yang diamankan berupa 36,7 kg sisik trenggiling di dalam satu kardus warna coklat, dua unit telepon selular (ponsel) dan satu buah paruh Burung Rangkong di dalam plastik biru,

“Satu buah HP (handphone) dan satu sepeda motor tanpa nomor polisi diamankan di Kantor Balai Gakkum Seksi Wilayah I, di Medan,” imbuh dia.

Menurut Kepala Balai Gakkum KLHK Wilayah Sumatera, ketiga tersangka akan diancam dengan hukuman pidana Pasal 21 Ayat 2 Huruf d Jo. Pasal 40 Ayat 2 Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya dengan ancaman pidana penjara maksimal lima tahun dan denda maksimal Rp100 juta.

Saat ini, lanjut dia, penyidik Balai Gakkum KLHK Wilayah Sumatra masih mendalami kemungkinan keterlibatan pihak-pihak lain terutama aktor intelektual dan jaringannya.

“Apresiasi yang tinggi disampaikan kepada Kepolisian Daerah Sumatera Utara, masyarakat sipil dan pihak-pihak terkait lainnya yang telah membantu dan berkontribusi nyata dalam pengungkapan kasus ini,” kata dia. (ipd/net/azw)

2 Bocah Tewas Tenggelam di Kolam Galian

DISEMAYAMKAN: Korban disemayamkan di rumah duka di Desa Sigaragara, Kecamatan Patumbak Kabupaten Deliserdang, Kemarin.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Dua bocah laki-laki ditemukan tewas tenggelam di kolam bekas galian mirip danau, di area proyek pembangunan perumahan PT Putra Pratama, Desa Sigaragara, Kecamatan Patumbak Kabupaten Deliserdang, Jumat (26/11) malam.

DISEMAYAMKAN: Korban disemayamkan di rumah duka di Desa Sigaragara, Kecamatan Patumbak Kabupaten Deliserdang, Kemarin.

Diduga, kedua anak itu tewas karena tidak bisa berenang saat bermain di area tersebut. “Jadi, tempat itu sebenarnya air yang terbentuk secara alami, kubangan bekas galian yang akan ditimbun untuk pembangunan perumahan,” ujar Warga Desa Sigaragara, Patumbak, Misno.

Dia menuturkan, awalnya sekitar pukul 16.00 WIB, ketika kedua korban, masing-masing bernama Adit Abusar Ishak (9) warga Jalan Pelajar Ujung Gang Sepakat Dusun V, Desa Sigaragara, Kecamatan Patumbak dan temannya Maulana Ridwan (9) warga Jalan Pelajar ujung Gang Satu Dusun X, Desa Marindal I, Kecamatan Patumbak pergi dan mandi di kubangan bekas galian tersebut. Namun sekira Pukul 18.30 WIB, Ibu Adit, Kartika Dewi dan Ibu Maulana, Suriatik mencari kedua korban karena sudah hampir malam.

Dalam pencarian itu, orangtua kedua korban bertemu seorang bocah bernama Iyan (9), teman bermain kedua korban. Saat ditanya Iyan mengatakan, kalau kedua korban lagi mandi-mandi di kubangan bekas galian itu, yang dalamnya sekira mencapai 170 cm dan luasnya 15 Meter.

Mengetahui informasi dari Iyan, orangtua korban melaporkan kepada warga kampung sekitar karena takut kalau kedua anak itu tenggelam.

Lalu warga beramai-ramai masuk mencari kedua bocah malang tersebut ke dalam kubangan galian, untuk menyelamatkan kedua bocah tersebut, hanya saja saat warga menemukan keduanya. Namun nahas, korban sudah dalam keadaan meninggal dunia.

Kedua bocah yang masih duduk di bangku SD kelas 4 itu, saat berhasil ditemukan berdekatan tepat dipinggir bekas galian itu, hanya saja telah meninggal dunia. “Kubangan bekas galian memang sudah ada airnya dan ditambah lagi beberapa hari ini hujan, jadi air lebih banyak dari hari biasanya,” ungkap Misno.

Adapun, lanjut Misno, lokasi kubangan bekas galian relatif jauh dari pemukiman warga, sekira 15 menit perjalanan. Setelah kedua korban ditemukan tak bernyawa, orang tua korban sangat syok, sedangkan kedua jenazah korban langsung dibawa pulang ke rumah masing-masing untuk disemayamkan.

“Korban sudah disemayamkan pada Sabtu (27/11), sebelum salat zuhur,” tambah Kadus Dusun V Desa Marindal I, Kecamatan Patumbak, Kabupaten Deliserdang, Jus Priadi

Sementara, pihak Kepolisian Sektor (Polsek) Patumbak bersama Tim Inafis Polrestabes Medan mendatangi rumah kediaman kedua korban, untuk melakukan pemeriksaan terhadap jenazah kedua korban (Sabtu).

Setelah itu, Polisi Sektor Patumbak

bersama Tim Inafis Polrestabes Medan dan perangkat Desa Kecamatan Patumbak mendatangi tempat kejadian perkara (TKP), yakni di lokasi kubangan bekas galian mirip danau yang akan dibangun perumahan PT Putra Pratama, tempat kedua korban tenggelam. Selanjutnya petugas memasang garis polisi (police line). (dwi/azw)