25 C
Medan
Sunday, January 25, 2026
Home Blog Page 2909

PLN Serahkan Bantuan Untuk Korban Bencana Longsor di Deliserdang

SIBOLANGIT, SUMUTPOS.CO – Bencana alam yang melanda sejumlah Kota/Kabupaten di Sumatera Utara menjadi perhatian khusus bagi seluruh masyarakat. Kondisi cuaca yang tidak menentu disertai hujan yang intensitasnya sangat tinggi juga menjadi kekhawatiran bagi seluruh pihak, begitu juga PLN.

Untuk memastikan kehandalan pasokan listrik dibeberapa wilayah Sumatera Utara dan khususnya pasokan listrik untuk daerah yang terkena bencana di Kabupaten Deli Serdang, General Manager (GM) PLN UIW Sumatera Utara, Pandapotan Manurung, turun langsung ke lokasi dan meninjau kesiap siagaan petugas PLN di wilayah kerja ULP Pancur Batu dan PLN ULP Berastagi.
Turut mendampingi Senior Manager Distribusi, Didik Wicaksono, dan Senior Manager Niaga dan Managemen Pelanggan, Chairuddin. Kunjungan tersebut diawali di kantor PLN ULP Pancur Batu dan dengan didampingi Manajer PLN ULP Pancur Batu, Donrikus Sipangkar, dilakukan gelar peralatan untuk memastikan kelengkapan peralatan kerja serta kondisi alat yang digunakan, guna memastikan para pekerja dapat bekerja dengan aman dan nyaman.
“Kondisi cuaca saat ini sedang ekstrim kita semua harus tetap waspada dan hati-hati. Rekan – rekan sekalian saya minta untuk menjaga kesehatannya agar tetap dapat menjaga pasokan listrik. Ingat selalu bekerjalah dengan AKHLAK (Amanah, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaftif, dan Kolaboratif) dan pastikan bekerja dengan aman, patuhi prosedur K3,” pesan Pandapotan.

Peninjauan Pandapotan beserta rombongan dilanjutkan ke kantor PLN ULP Berastagi untuk meninjau langsung lokasi longsor di daerah Sibolangit. Rombongan yang didampingi oleh Manager ULP Berastagi, Anita Febrianti, disambut baik oleh Kadus Sentosa Bukit, Permandin dan Kadus Tangguren, Sridayani br Tarigan, di desa Rumah Kinangkong.
Pandapotan menyampaikan turut prihatin atas bencana tanah longsor yang menimpa warga desa Rumah Kinangkong kecamatan Sibolangit. Dalam tinjauannya Pandapotan juga menyerahkan bantuan berupa sembako kepada masyarakat yang terkena bencana.

“PLN hadir kemari untuk memberikan perhatian, dukungan dan semangat buat warga disini. Semoga kondisi ini cepat berlalu dan juga bantuan dari pemerintah cepat terealisasi. Buat bapak ibu apabila ada kendala-kendala atau gangguan dengan listriknya jangan segan-segan menyampaikan keluhannya bisa langsung ke PLN bisa juga melalui aplikasi PLN Mobile,” ucap Pandapotan

Di tempat yang sama Kadus Permadin dan Kadus Sridayani sebagai pewakilan warga desa Rumah Kinangkong mengucapkan banyak terima kasih atas perhatian dan bantuan dari PLN. (ila)

Peduli Pemanasan Global, Partai Gelora Sumut Sukseskan Program Tanam 10 Juta Pohon

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Sumatera Utara melaksanakan peluncuran program tanam 10 juta pohon di Desa Palo Merbau, Desa Tanjung Rejo, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deliserdang, Sumatera Utara, Minggu (28/11/2021).

Dalam peluncuran program Tanam 10 Juta Pohon ini, Gelora Sumut menanam 350 Pohon di awal dan akan menanam 500 ribu lagi secara bertahap selama 2 tahun ke depan di setiap kecamatan-kecamatan yang ada di Sumatera Utara.

Program ini diluncurkan, karena kesadaran akan kondisi dunia yang terancam perubahan Iklim akibat pemanasan global. Tentunya, kondisi ini memberikan dampak buruk pada kehidupan manusia.

Kegiatan tanam pohon ini dilakukan serentak 34 DPW Gelora seluruh Indonesia yang dikomandoi oleh ketua Umum Gelora Anis Matta, dimana setiap pengurus wilayah disapa satu-persatu melalui zoom meeting. Kegiatan ini juga diikuti oleh para pengurus Gelora Sumatera Utara dan unsur Pemerintah Desa Tanjung Rejo.

Ketua DPW Partai Gelora Sumatera Utara, Heriansyah mengatakan, kondisi lingkungan global sudah sangat mengkhawatirkan, setiap 1 Menit Indonesia kehilangan Hutan seluas 3,5 kali lapangan Sepak Bola atau setara dengan 2,21 juta hektar setiap tahun.

“Hal ini tentu sangat mengkhawatirkan bagi keberlangsungan hidup kita sebagai makhluk hidup. Dan ini menjadi PR kita bersama untuk mencegahnya dengan memulai dari hal yang kecil seperti menanam pohon ini,” ucap Heriansyah.

Dampak dari kerusakan hutan, kata Heriansyah, adalah hilangnya sejumlah keanekaragaman hayati, terganggunya siklus air, banjir dan erosi tanah. Daftar dari musnahnya hutan ini bisa lebih panjang bila dituliskan, hingga bermuara pada perubahan iklim yang membuat Indonesia mengalami kenaikan suhu hingga 0.9 derajat celcius pada tahun 2020.

Meskipun sering dianggap remeh, kata Heriansyah, menanam pohon memberikan banyak manfaat, mulai dari manfaat sosial, manfaat lingkungan, hingga manfaat ekonomi. Tanpa perlu disebut panjang lebar, pohon secara alami menarik karbon dan mengeluarkan produk sampingan yang sangat berguna bagi manusia, yakni oksigen.

Tetapi hal yang lebih penting, bahwa pohon menyerap karbon. Dan salah satu aspek terbesar dari pemanasan global adalah meningkatnya jumlah karbon dioksida yang terperangkap di atmosfer. Karbondioksida adalah salah satu dari beberapa gas rumah kaca yang berkontribusi terhadap perubahan iklim.

“Lebih dari 11.000 ilmuwan telah menyatakan bahwa planet kita saat ini sedang menghadapi darurat iklim. Jika kita menanam lebih banyak pohon hari ini, itu berarti akan ada lebih sedikit karbon dan lebih sedikit gas rumah kaca di atmosfer kita. Kita bisa mengalahkan Perubahan Iklim,” ujarnya.

Sementara itu, ketua Umum Partai Gelora Indonesia Anis Matta mengungkapkan, Gerakan menanam 10 Juta Pohon merupakan perlawanan terhadap perubahan iklim, karena Indonesia bersama masyarakat Dunia sedang mengalami darurat perubahan Iklim. Akibat perubahan iklim ini, terjadi kenaikan suhu, banjir, longsor dan cuaca ekstrim sehingga bumi semakin tidak nyaman untuk dihuni.

Isu perubahan iklim ini, lanjut Anis, tidak ada hubungannya dengan kelompok kanan dan kelompok kiri. Isu perubahan iklim ini juga merupakan ancaman keamanan nasional terbesar, lebih besar dari ancaman perang dalam waktu dekat.

“Menanamam pohon ini hanya 1 langkah kecil, tapi kita mulai langkah kecil karena kita percaya, jika kita punya cita-cita besar mulailah dengan sebuah langkah kecil. Kita mulai hari ini menanam pohon, kita bangun kolaborasi, kita pecahkan tembok perbedaan, mari berkolaborasi untuk menyelesaikan persoalan utama di negeri kita, menyatukan seluruh rakyat Indonesia dalam 1 cita-cita bersama”. Ungkap Anis Matta.

Kepala Desa Tanjung Rejo, Selamet mengucapkan terimakasih kepada Partai Gelora karena telah melakukan penanaman pohon di wilayahnya.

“Terimakasih buat partai Gelora karena telah menanam disini. Mudah-mudahan kegiatan ini bisa menginspirasi pemerintah, masyarakat dan juga sektor swasta untuk bersama-sama melakukan kegiatan serupa,” pungkasnya.
(map)

Airlangga Hartarto Berharap Semua Pondok Pesantren Dapat Menjadi Motor Penggerak Ekonomi Nasional

GARUT, SUMUTPOS.CO – SUMUTPOS.CO- Indonesia memiliki peran besar dalam keuangan syariah global. Potensi ekonomi ini dapat dilihat dari jumlah Pondok Pesantren di Indonesia yang pada tahun 2020 tercatat sebanyak 28.194 Pondok Pesantren dengan 44,2% diantaranya memiliki sumber daya ekonomi.

Besarnya potensi ekonomi dalam ekosistem Pondok Pesantren dinilai Pemerintah dapat mendukung salah satu upaya Pemerintah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi melalui inklusi keuangan. Hal ini dikarenakan inklusi keuangan memegang peranan penting dalam mempercepat pertumbuhan ekonomi, menurunkan kemiskinan, dan mengurangi kesenjangan antar individu dan antar daerah.

Sehubungan dengan strategisnya peranan inklusi keuangan, Presiden Joko Widodo selaku Ketua Dewan Nasional Keuangan Inklusif menetapkan target tingkat inklusi keuangan sebesar 90% pada tahun 2024. Target tersebut didukung dengan penerbitan Peraturan Presiden Nomor 114 tahun 2020 tentang Strategi Nasional Keuangan Inklusif.

Sebagai salah satu upaya untuk mencapai target inklusi keuangan tersebut, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto yang diwakili oleh Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Makro dan Keuangan Iskandar Simorangkir hadir dalam kegiatan Sinergi dan Kolaborasi Program Mendukung Inklusi Keuangan Bagi Pondok Pesantren di Pondok Pesantren Persis Rancabango dan Pondok Pesantren Fauzan di Kabupaten Garut, Provinsi Jawa Barat, Jumat (26/11).

Pada kesempatan tersebut, implementasi strategi keuangan inklusif bagi Pondok Pesantren dilakukan melalui sinergi dan kolaborasi program serta dukungan dari berbagai stakeholder antara lain Program Pelatihan Santripreneur oleh Kementerian Perindustrian, Penyerahan Fasilitasi Pengembangan Kewirausahaan Pemuda di Kalangan Pesantren oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga, Penyerahan Program Kita Jaga Kyai yang merupakan Program Satgasnas Covid-19 Badan Amil Zakat Nasional, Program Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Terpadu (PESAT) dan Penyaluran KUR oleh Bank Jawa Barat, Pemanfaatan Produk Pegadaian Syariah, serta Kerjasama Pertashop oleh Pertamina.

“Program ini ditujukan untuk mendukung pemberdayaan Pondok Pesantren agar bisa mandiri sekaligus memberdayakan masyarakat di sekitarnya. Ini merupakan awal dalam mengakselerasi inklusi keuangan dengan memfungsikan Pondok Pesantren selain sebagai lembaga dakwah, tetapi juga bisa memberdayakan ekonomi para santrinya, para kyai dan masyarakat di sekitar Pondok Pesantren. Diharapkan ini bisa meningkatkan kesejahteraan para santri, para kyai, dan masyarakat di sekitar pondok pensantren,” kata Deputi Iskandar.

Sebagai informasi, inklusi keuangan di Indonesia pada masa pandemi terus mengalami peningkatan. Pada tahun 2020 kepemilikan akun sebanyak 61,7% dan penggunaan akun sebesar 81,4%. Hal ini sejalan dengan penggunaan uang elektronik berbasis seluler yang meningkat hampir 2,5 kali lipat menjadi 11,7% pada tahun 2020 dibandingkan tahun 2018 yang hanya 4,7%.

“Inklusi keuangan itu berarti semua masyarakat harus tersentuh dengan pelayanan keuangan. Masyarakat kelompok atas dan kelompok bawah tidak dibedakan dalam pelayanan keuangan, semua sama. Dengan ini,
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto berharap bahwa semua Pondok Pesantren dapat menjadi motor penggerak ekonomi nasional,” ujar Iskandar.

Mengingat pandemi Covid-19 belum berakhir, Deputi Iskandar Simorangkir menutup sambutannya dengan  menegaskan bahwa sektor ekonomi dan kesehatan adalah dua hal yang tak terpisahkan dalam penanganan Covid-19 dan pemulihan ekonomi nasional.  Pemerintah terus menangani pandemi ini dari hulu hingga ke hilir.

“Pada kesempatan ini, atas nama Bapak Menko Perekonomian, menghimbau agar kita semua tetap menerapkan 3M dan protokol kesehatan yang ketat. Karena aspek kesehatan ini juga penting sekali,” pungkas Deputi Iskandar.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut Anggota DPR RI Ferdiansyah, Pimpinan Pondok Pesantren, Pimpinan Baznas, Pimpinan Bank Jawa Barat, Pimpinan Pertamina, Askrindo, dan Jamkrindo. (ltg/fsr”/*)

Vaksinasi Garda Pemuda Nasdem Binjai Dapat Bingkisan

BINJAI, SUMUTPOS.CO – DPD Garda Pemuda Nasdem Kota Binjai menggelar vaksinasi dosis pertama kepada masyarakat di Jalan Danau Tempe Km 18, Kelurahan Sumberkarya, Binjai Timur, Sabtu (27/11). Pada kesempatan ini, masyarakat akan mendapat bingkisan berisi gula atau minyak makan dari DPD Garda Pemuda Nasdem Binjai usai divaksin.

Sekretaris DPD Partai Nasdem Kota Binjai, Tengku Matsyah hadir pada kesempatan tersebut. Dia mengapresiasi, semangat anak-anak muda dari DPD Garda Pemuda Nasdem Binjai yang melakukan vaksinasi kepada masyarakat.

“Terima kasih kepada Garda Pemuda Nasdem yang telah melakukan vaksinasi kepada masyarakat di Kota Binjai. Saya mengapresiasi dan mengingatkan mengenai vaksinasi dosis keduanya jangan sampai tidak terakomodir,” ujar Matsyah yang juga Anggota DPRD Binjai ini.

Peserta yang datang mengikuti vaksinasi dengan tetap mengikuti protokol kesehatan. Selain unsur DPD Partai Nasdem, juga hadir perwakilan DPW Garda Pemuda Nasdem Sumut.

Ketua Bidang Organisasi dan Kaderisasi DPW Garda Pemuda Nasdem Sumut, Mustarum juga mengapresiasi langkah vaksinasi yang dilakukan DPD Garda Pemuda Nasdem Kota Binjai. “Hari ini pemerintah lagi memperjuangkan bagaimana rakyat Indonesia bisa tervaksinasi sampai ke 60 persen untuk menciptakan herd immunity. Jadi Garda Pemuda Nasdem seluruh Indonesia utamanya di Sumatera Utara dan Binjai pada hari ini melaksanakan vaksinasi kepada masyarakat sebagai bentuk endukung program pemerintah,” ujar dia didampingi Ketua DPD Garda Pemuda Nasdem Binjai, Wan Isfan Zulfahmi.

Dia menjelaskan, vaksinasi yang dilakukan DPD Garda Pemuda Nasdem menyediakan 200 sampai 509 dosis. Masyarakat yang datang ingin vaksinasi, melakukan pendaftaran di tempat dan diperiksa kesehatannya.

Setelah memenuhi syarat, masyarakat kemudian disuntik vaksin dan pulang membawa bingkisan yang disediakan oleh DPD Garda Pemuda Nasdem Kota Binjai. “Posisi Garda Pemuda Nasdem bahwa kita sebagai organisasi pemuda berada bersama pemerintah satu komando untuk melaksanakan vaksin di seluruh indonesia agar tercipta herd immunity dan pandemi agar segera hilang,” tandas Wan Isfan. (ted)

Teddy Akbari/Sumut Pos
Ketua DPD Garda Pemuda Nasdem Binjai, Wan Isfan Zulfahmi (tengah) didampingi Sekretaris DPD Partai Nasdem Binjai, Tengku Matsyah (kanan) saat melihat proses vaksinasi di Jalan Danau Tempe Km 18, Kelurahan Sumberkarya, Binjai Timur

Meski Pilpres Dilakukan Tahun 2024, Ratusan Ibu-ibu di Sumut Sudah Deklarasikan Dukungan untuk Anies Baswedan

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Meskipun Pemilihan Presiden (Pilpres) RI masih akan dilakukan kurang lebih 3 tahun lagi, tepatnya di Tahun 2024, namun ratusan ibu-ibu di Sumatera Utara yang tergabung dalam Aliansi Wanita Pendukung Anies (AWPA) RI-1 Sumut sudah mendeklarasilan dukungannya kepada Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan untuk maju di Pilpres 2024 dan menjadi Presiden RI periode 2024-2029.

Deklarasi tersebut digelar secara langsung pengurus AWPA Sumut yang hadir di Gedung Anjungan Melayu, Jalan Setiabudi No.39-B, Kelurahan Tanjungrejo, Kecamatan Medan Sunggal, Sabtu (27/11).

Tak cuma di Gedung Anjungan Melayu, dukungan juga dideklarasikan melalui virtual zoom dari para pengurus AWPA di sejumlah Kabupaten/Kota di Sumatra Utara seperti dari Deliserdang, Siantar, Karo, Tebingtinggi dan sejumlah wilayah lainnya.

Kepada Sumut Pos, ketua Umum AWPA Bebby Kartika Subandi mengatakan, dibentuknya AWPA RI-1 berangkat dari keluhan kaum ibu di Indonesia, khususnya di Sumatera Utara. Rata-rata, para ibu mengeluhkan sulitnya perekonomian dan banyaknya masalah sosial yang belum juga terselesaikan.

“Banyak ibu-ibu yang merasa kesulitan ekonomi dan masalah sosial lainnya. Berharap kondisi yang sekarang bisa berubah, pemerintah kedepan diharapkan dapat memenuhi keinginan masyarakat. Dan kami yakin, sosok Anies Baswedan dapat memberikan perubahan bagi Indonesia. Anies Baswedan adalah sosok yang layak jadi Presiden RI tahun 2024-2029 dan kami mendukung Anies Baswedan untuk menjadi Presiden RI periode berikutnya,” ucap Bebby.

Didampingi Sekretaris Ayu Dinda dan Bendahara Sri Wahyuni serta Dewan Penasehat AWPA Andy Jaya Matondang, Bebby mengatakan bahwa AWPA akan terus bergerak dan berkembang di Sumatera Utara. Tujuannya, agar para pendukung Anies Baswedan di Sumut terus bergerak untuk mendukung dan memenangkan Anies Baswedan sebagai Presiden RI periode 2024-2029.

Sebab menurut Bebby, pada rezim pemerintahan saat ini, ada begitu banyak kebijakan pemerintah yang kurang berpihak kepada rakyat. Selain perekonomian yang terpuruk, ia juga menilai jika penegakan supremasi hukum tergolong lemah, serta pemerintah yang dinilai berpihak kepada kelompok tertentu yang terkesan tebang pilih.

“Jadi memang betul-betul para ibu saat ini merasa sedih. Kita ingin menyampaikan aspirasi mereka, agar di kepemimpinan Pak Anies bisa mendapat perubahan yang lebih baik, lebih sejahtera dan tentunya kita menginginkan perubahan, karena ibu-ibu rata-rata sudah lelah,” ujarnya.

Sementara itu, Dewan Penasehat AWPA Andy Jaya Matondang, menuturkan bahwa saat ini mereka sedang memproses pembentukan anggota di setiap daerah.

“Dan Insya Allah mungkin bisa dibantu oleh bapak pembina kami yang akan memproses di tiap kabupaten dan kota,” tuturnya.

Andy menjelaskan, AWPA RI-1 ini sudah terbentuk dalam beberapa bulan yang lalu, di mana mereka membentuk jaringan disetiap daerah yang ada di Sumatera Utara. Bahkan, para pelaku UMKM juga kita ikutkan dalam AWPA ini.

Tak cuma pelaku UMKM, kata Andy, AWPA juga menggandeng aliansi tenaga kerja Indonesia yang berada di Malaysia. Oleh sebab itu dalam waktu dekat, mereka akan membentuk cabang-cabang di seluruh Kabupaten/Kota di Sumut.

“Dan kami berharap, AWPA RI ini merupakan bahagian dari seluruh wanita-wanita yang ada di Indonesia untuk bergabung dalam aliansi ini agar mereka bersama-sama memenangkan dan mendukung Anies Baswedan menjadi presiden Indonesia di 2024 nantinya,” pungkasnya.

Usai mendeklarasikan dukungan mereka, para ibu-ibu yang tergabung dalam Aliansi Wanita Pendukung Anies (AWPA) di Sumatera Utara juga membubuhkan tandatangan sebagai bentuk dukungan mereka kepada Anies Baswedan menjadi presiden Indonesia di 2024 pada spanduk bergambarkan Anies Baswedan.
(Map)

Alfa Scorpii Pameran di Irian Supermarket, Ada Promo Spesial Yamaha Gear

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Main Dealer PT Alfa Scorpii rutin melaksanakan pameran di mal. Saat ini pameran digelar di Irian Supermarket Marelan dan Irian Supermaket Jalan Karya, Medan dan akan berlangsung hingga Selasa (30/11/2021).

PAMERAN: Suasana pameran Yamaha yang digelar Alfa Scorpii di Irian Supermarket, Jalan Karya. (IST)

Pameran yang bertemakan “Nomat” atau November Hemat ini memberikan promo spesial untuk setiap pembelian Yamaha Gear. Kali inii konsumen bisa membeli Yamaha Gear 125 secara kredit dengan lebih hemat 1 juta rupiah. Penghematan menjadi semakin hemat karena PT Alfa Scorpii juga memberikan diskon angsuran sebanyak 3 bulan.

Tim Promosi PT Alfa Scorpii, Jordan dalam pers rilisnya yang diterima Jumat (26/11/2021) mengatakan, bagi para pengunjung yang sedang berbelanja kebutuhan sehari-hari di Irian Supermarket Marelan dan Irian Supermaket Jalan Karya, Medan , kami undang untuk melihat-lihat stand pameran Yamaha dan manfaatkan promo spesial Yamaha GEAR,” katanya.

Sebagai informasi, Yamaha Gear 125 mengusung mesin 124,96 cc SOHC silinder tunggal 4-tak. Meski dengan cc 125, Yamaha Gear 125 memiliki ketahanan untuk melintasi rute perkotaan maunpun rute ekstrim kawasan persawahan.

Mesin tersebut mampu menghasilkan tenaga hingga 9,3 dk pada 8.000 rpm dan torsi mencapai 9,5 Nm pada 5.500 rpm. Selain itu, pada bagian kaki-kaki, Yamaha Gear 125 menggunakan suspensi depan teleskopik, dan monoshock di belakang.

Yamaha GEAR 125 adalah keluarga baru generasi 125 yang mengusung desain modern dengan berbagai fitur kekinian yang memberikan efisiensi berkendara saat melakukan perjalanan. Diperkenalkan dengan mesin BlueCore berkapasitas 125 cc, Yamaha Gear 125 dijamin irit bahan bakar dan mampu melintasi jalan perkotaan yang padat.

Build quality Gear 125 juga mendapat pujian dari konsumen ketika disentuh, sangat kokoh dan bermacam pijakan disediakan untuk memberi kenyamanan ketika membonceng anak ataupun membawa barang. Desain body Gear 125 yang ramping sangat menarik perhatian konsumen di perkotaan karena cocok untuk menembus kemacetan.

Salah satu konsumen Yamaha Alfa Scorpii Medan, Ditho, menceritakan alasannya membeli Yamaha GEAR 125. Menurut dia, bodynya yang agronomis, fiturnya lengkap dan mesin BluCore 125 cc mampu menunjang aktivitas sehari-hari dengan maksimal. Ditambah dengan aksesoris pijakan di depan dan belakang untuk memberi kenyamanan ketika membawa barang di dek kaki, menjadi kelebihan fungsi motor Yamaha GEAR 125 yang belum diadopsi oleh brand lainnya.

Gear 125 diciptakan demi kenyamanan mobilitas kaum millenials. Desain futuristik yang elegan didukung fitur multiguna ini menjadi rekomendasi para muda mudi yang ingin mengekspresikan gaya hidup aktif. Jadi, ini saatnya untuk “Let’s Gear Up!” bersama GEAR 125 jalani hari-harimu. (rel/dek)

Dilantik Sebagai Ketua DPD Walubi Sumut Periode 2021-2026, Brilian Moktar : Walubi Siap Bekerjasama dengan Pemerintah

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Perwakilan Umat Budha Indonesia (Walubi) Sumatera Utara, melakukan regenerasi pengurusan di jajarannya. Tokoh Umat Budha Sumatera Utara, Brilian Moktar SE MM MH, resmi dilantik sebagai Ketua DPD Walubi Sumut periode 2021 – 2026 menggantikan ketua sebelumnya, Indra Wahidin.

Pelantikan digelar di Restoran Ria, Jalan MT Haryono Medan, Sabtu (27/11) dan dihadiri langsung Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi.

Tak cuma Brilian Moktar selaku ketua, pelantikan juga dilakukan kepada pengurus DPD Walubi Sumut lainnya, yakni Albert Masli sebagai Sekretaris, Pdt Solihin Chandra sebagai Bendahara, dan Arman Chandra sebagai Ketua Pelaksana Harian serta sejumlah nama lainnya di posisi dewan kehormatan.

Dalam sambutannya, Ketua DPD Walubi Sumut, Brilian Moktar mengucapkan terimakasih kepada DPP Walubi yang telah mempercayakan jabatan Ketua Walubi Sumut kepada dirinya.

“Terimakasih dan saya minta dukungan dari semua pihak agar Walubi Sumut dapat lebih baik dan lebih bermanfaat kedepannya,” ucap Brilian.

Brilian juga berkomitmen, akan menjalankan Buddha Dharma sebagai tujuan utama didirikannya Walubi. Selain itu, selaku ketua yang baru saja dilantik, mantan Anggota DPRD Sumut dari PDI Perjuangan itu juga mengaku siap untuk bekerjasama dengan pemerintah.

Ia mengaku, Walubi juga akan menjadi pelekat pemerintah, sebab di dalam AD/ART, Walubi tunduk kepada UUD 1945. Dengan demikian, Walubi juga akan tunduk kepada eksekutif, legislatif maupun yudikatif.

“Sejak awal dibentuk, Walubi berkomitmen untuk siap bekerjasama dengan pemerintah. Dengan demikian, Walubi Sumut juga siap bekerjasama dengan pemerintah,” kata Brilian.

Tak cuma itu, lanjut Brilian, Walubi Sumut juga mengaku akan bekerjasama dengan seluruh organisasi masyarakat lintas agama, termasuk Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) demi terciptanya kerukunan umat beragama di Sumatera Utara.

“Saya berharap dukungan masyarakat dan alim ulama, kita siap bekerjasama dibidang apapun, sosial dan apapun. Kemarin saya diundang bicara toleransi, kita butuh kerja konkret mengenai hal itu. Kita mau, Walubi Sumut bukan hanya bermanfaat bagi umat Budha tetapi juga bermanfaat bagi seluruh umat manusia dan masyarakat Sumatera Utara,” ungkapnya.

Sementara itu, dalam sambutannya, Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi yang menghadiri pelantikan DPD Walubi Sumut mengucapkan selamat atas dilantiknya para pengurus yang baru. Namun Edy mengingatkan, bahwa para pengurus yang baru saja dilantik memiliki tugas yang lebih berat ketimbang tugasnya sebagai Gubernur Sumut.

“Sedikit saya tahu tentang job deskripsinya walubi. Pertama, itu melakukan bimbingan kepada umat Budha. Itu ketua (Brilian Moktar) yang dilantik tadi, seluruh yang beragama Budha di Sumatera Utara adalah tanggungjawabnya. Begitu berat jabatan anda, lebih berat dari jabatan gubernur,” ucap Edy yang disambut tepuk tangan tamu undangan yang hadir.

Alasannya, kata Edy, memberikan bimbingan dan menjadi pengayom umat beragama bukanlah tugas yang mudah. Edy mengatakan, Ketua Walubi Sumut Brilian Moktar harus bisa menjadi ‘payung’ yang melindungi orang lain, khususnya umat Budha di Sumut dari panas maupun hujan.

Edy juga berpesan, agar Walubi Sumut dapat turut serta menjaga kerukunan umat beragama di Sumatera Utara yang selama ini sudah terjaga dengan baik agar menjadi lebih baik kedepannya. Ia berharap, Walubi juga dapat sebagai ‘jembatan’ silaturahmi kegiatan sosial secara konkret di Sumatera Utara.

Terakhir Edy menjelaskan, jika kehadirannya dalam acara pelantikan pengurus DPD Walubi Sumut merupakan bentuk dukungan dirinya terhadap keberadaan Walubi ditengah-tengah masyarakat.

“Apapun agama kita, kalau kita tidak bisa bermanfaat untuk orang lain, percuma kita beragama. Sebaik-baiknya orang beragama, sebaik-baiknya orang hidup di dunia ini, adalah orang yang bermanfaat untuk orang lain,” pungkasnya.
(map)

Beredar Isu Premium Bakal Dihapus, Edy Rahmayadi: Gantinya Harus Lebih Baik dan Harganya Sama

MEDAN, SUMUTPOS.CO—Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi menegaskan, isu Premium bakal dihapus tidak menjadi masalah asalkan baik bahan bakar minyak penggantinya maupun harganya sepadan. Ia tidak mau jika PT Pertamina tak mampu menyanggupi hal tersebut.

“Yang pasti Premium hilang gantinya harus ada, yang harus lebih baik, harganya sama. Kalau tak sama aku tak mau itu,” katanya menjawab wartawan, Sabtu (27/11/2021).

Diakui Edy, ihwal ini telah membahasnya dengan perusahaan plat merah tersebut. Ia kembali menekankan, tidak masalah jika ada jenis BBM lebih baik ketimbang Premium di pasaran.

“Kalau sama dengan Premium kenapa tak kita pakai itu. Makanya saya kejar itu Pertamina,” ujarnya.

Sisi lain, mantan Pangkostrad berbicara soal Program Langit Biru (PLB) yang turut dibahasnya bersama Pertamina. Edy mengatakan sudah bersepakat dengan Pertamina mengenai hal dimaksud.

“Yakinkan kalian aku tak akan merugikan rakyatku. Aku kan bosnya rakyat-rakyat ini, bukan urusan Pertamina,” tegas Edy.

Seperti diketahui, beberapa waktu lalu masyarakat di Sumut mengeluhkan langkanya BBM jenis Premium. Soal kelangkaan ini juga diutarakan oleh anggota DPRD Deli Serdang dari Fraksi PKS, Cece Moh Romli.

Cece menyebut dirinya mendengar kabar akan hilangnya peredaran BBM jenis Premium di Deli Serdang. Untuk itu, dia meminta Pemkab Deli Serdang ikut menjelaskan hal itu.

“Jika benar informasi yang berkembang tersebut, maka saya mengusulkan agar pemerintahan daerah membuat protes secara resmi kepada pihak produsen (Pertamina),” ucap Cece, Kamis (11/11/2021) lalu.

TEKS FOTO
MENJAWAB: Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi menjawab wartawan di Rumah Dinas Gubernur, Jalan Jenderal Sudirman Medan. IST

MK Putuskan UU Cipta Kerja Inkonstitusional Bersyarat, Ketua K-SPSI Sumut Kenang Memori Dukungan Partai Demokrat

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang menyatakan UU Cipta Kerja inkonstitusional bersyarat, disambut gembira kalangan organisasi buruh. Meski begitu, kaum buruh masih menunggu perubahan bersyarat yang akan dilakukan pemerintah.

“Tentu yang dinantikan kaum buruh atau pekerja itu adalah implikasinya dengan kehidupan buruh, baik soal upah dan hak-haknya. Untuk itu, kami masih sangat membutuhkan dukungan politis dari Partai Demokrat agar revisi yang dilakukan pemerintah selaras dengan amanat putusan MK tersebut,” kata Ketua Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (K-SPSI) Sumatera Utara, CP Nainggolan saat bertemu dengan Ketua DPC PD Medan Burhanuddin Sitepu, BPOKK DPD Sumut Jonni Naibaho, Ketua FKKGD Sumut Borkat Hasibuan, dan Bappilu DPC Partai Demokrat Medan Suwandi Purba, Sabtu (26/11).

Meski putusan MK tersebut belum sepenuhnya seperti yang diharapkan buruh, namun menurut CP Nainggolan, ada harapan besar untuk jaminan perlindungan terhadap hak-hak buruh. Dalam hal ini pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten/kota harus memiliki dasar kebijakan yang pro buruh. “Itulah maka masih sangat diperlukan dukungan politis dari para legislator Demokrat, baik di DPR RI, DPRD Sumut, dan DPRD Medan untuk mengawasi revisi tersebut,” ucapnya.

Dalam pertemuan itu, CP Nainggolan terkenang memori dukungan Partai Demokrat yang sejak pembahasan RUU Cipta Kerja selalu mendampingi buruh, khususnya di Kota Medan dan Sumatera Utara yang saat itu bersama-sama menyuarakan penolakan. Dia juga menyebut, Partai Demokrat secara khusus memiliki kedekatan dengan buruh setelah berjuang bersama menolak RUU Cipta Kerja.

Hal itu berlanjut dengan bergabungnya sejumlah aktivis organisasi buruh ke Partai Demokrat Kota Medan. “Partai Demokrat di Sumut ini memang tidak asing bagi organisasi pekerja, karena cukup banyak kadernya yang duduk di kepengurusan. Salah satunya Pak Armyn Simatupang anggota Fraksi Partai Demokrat DPRD Sumut yang tercatat sebagai Wakil Ketua Federasi Pariwisata di Kabupaten Asahan. Dan beliau menjadi tokoh buruh yang kita harapkan ikut nantinya di kepengurusan K-SPSI Sumut,” tegasnya.

Menykapi hal itu, Ketua DPC Partai Demokrat Kota Medan, Burhanuddin Sitepu menyatakan kesiapan anggota Fraksi Partai Demokrat DPRD Medan sesuai harapan K-SPSI untuk ikut mengawasi revisi dan implikasinya di Kota Medan. “Saya juga terharu mengingat memori perjuangan kawan-kawan buruh kala menolak RUU Cipta Kerja bersama-sama Partai Demokrat. Walau belum optimal hasilnya sesuai putusan MK, tetapi terasa ada hasilnya perjuangan kita dulu, yang kadang siang dan malam duduk bersama menyuarakan penolakan,” pungkas Burhanuddin. (adz)

Gojek Berikan Beasiswa Kepada Putra-Putri Mitranya

MEDAN, SUMUTPOA.CO – Sejak Tahun 2020, PT Gojek Indonesia telah memberikan beasiswa kepada putra-putri driver Gojek di Indonesia, termasuk di Medan, agar dapat melanjutkan sekolah ke jenjang yang lebih tinggi lagi.

Mitra Gojek Regional Sumatera Muslim bersama Putrinya yang juga Mahasiswa polmed Adinda Fatimah Zamzam yang mendapatkan beasiswa dari Gojek, di Fave Hotel Medan, Jalan S Parman Medan, Jumat (26/11). Sumut Pos/ Dwi.

Program pemberian beasiswa ini bersumber dari dana swadaya PT Gojek Indonesia bekerja sama dengan Kampus Politeknik negeri di tujuh kota di Indonesia. Sedangkan di Medan bekerja sama dengan Politeknik Negeri Medan (Polmed).

Demikian dikatakan Head of Regional Corporate Affairs Sumatera-Gojek, Aji Wihardandi kepada Sumut Pos di Medan, usai acara Bincang Santai dengan Penerima Beasiswa Gojek 2021, di Fave Hotel Medan, Jalan S Parman Medan, Jumat (26/11).

“Beasiswa Gojek adalah salah satu dari bagian pengabdian masyarakat yang diselenggarakan setiap tahun, sejak 2020,” ujar Aji.

Dijelaskannya, di Tahun 2021 merupakan beasiswa yang kedua. Pada tahun lalu sebanyak 10 orang diberikan beasiswa dan 1 orang berasal dari Medan. Sedangkan tahun ini, sebanyak 14 orang diberikan beasiswa dan 3 orang dari Medan.

“Total 4 orang, yang merupakan putra-putri driver Gojek berasal dari Medan penerima beasiswa Gojek yang melanjutkan sekolah ke Polmed. Mereka dibiayai hingga selesai kuliahnya, tetapi hanya biaya pendidikan saja,” ungkapnya.

Dalam hal ini, lanjutnya, kategori penerima beasiswa Gojek adalah orang tuanya merupakan driver Gojek yang memiliki catatan baik selama menjadi mitra, selain itu juga sudah menjadi mitra minimal 3 tahun.

“Ini kolaborasi menarik antara orang tua dan anak. Selain mampu menafkahi juga memberikan masa depan yang baik bagi anaknya. Jika sudah lolos dua kategori tersebut, barulah lolos di seleksi lainnya. Standar nilai si anak selama bersekolah juga harus baik,” imbuhnya.

Sementara itu, salah seorang Mitra Gojek Regional Sumatera, Muslim (53), warga Perumnas Putri Deli Namorambe, Deliserdang mengapresiasi program swadaya Gojek. Dengan adanya beasiswa ini, anaknya mampu melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

“Saya bersyukur dapat beasiswa ini untuk anak saya. Saya sudah menjadi mitra Gojek selama 4 tahun. Sangat bangga anak saya dapat beasiswa ini,” ujarnya.

Dia menuturkan dapat dua berkah selama menjadi mitra Gojek, yakni setelah istrinya meninggal pada Tahun 2020, dia mendapatkan istri baru, yang merupakan customernya sendiri, yakni Masdalipah Nasution. Dia akhirnya menikah di tahun yang sama dan menjadi ibu sambung putrinya.

Lalu, lanjutnya, setahun kemudian putrinya mendapatkan beasiswa dari Gojek. “Alhamdulillah dapat dua berkah saya. Saya menikah lagi di Tahun 2020 juga dan setahun kemudian anak saya dapat beasiswa,” ungkap Muslim sumringah.

Sementara Putrinya, Adinda Fatimah Zamzam (18) mennceritakan dirinya mendapatkan beasiswa. Diceritakannya, pada saat tamat sekolah, ayahnya mengabarkan ada beasiswa Gojek. Waktu itu belum keluar ijazah dari sekolahnya. Akhirnya saya terus belajar dan melihat di website Gojek, lalu mengikuti langkahnya. “Akhirnya saya lulus semua seleksi dan berhasil mendapatkan beasiswa di Polmed,” tuturnya.

Adinda menambahkan, awalnya, dirinya merasa tidak mampu melanjutkan sekolah ke jenjang yang lebih tinggi, apalagi karena Pandemi Covid-19, ayah hanya dapat penghasilan sedikit. “Mungkin karena berkat doa mamak, saya bisa melanjutkan sekolah dari beasiswa Gojek. Saya sangat bersyukur dan jadi bangga dengan ayah. Saya gak pernah malu punya ayah saya yang seorang driver Gojek,” ungkap Adinda. (Dwi)