PENGHARGAAN:Kakanwil Kemenkumham Sumut, Imam Suyudi memberikan penghargaan kepada 29 Satker atas prestasi layanan ramah HAM, Kamis (23/12). agusman/sumutpos.
MEDAN, SUMUTPOS.CO – Sebanyak 29 satuan kerja (satker) dijajaran lingkungan Kementerian Hukum dan HAM Sumatera Utara (Kemenkumham Sumut) menerima penghargaan atas prestasi pelayanan publik ramah HAM dari Kemenkumham RI. Ke- 29 Satker itu di antaranya, 23 Satker Pemasyarakatan dan 6 Satker Imigrasi, Kamis (23/12).
PENGHARGAAN:Kakanwil Kemenkumham Sumut, Imam Suyudi memberikan penghargaan kepada 29 Satker atas prestasi layanan ramah HAM, Kamis (23/12). agusman/sumutpos.
Kepala Kantor wilayah Kemenkumham Sumut, Imam Suyudi mengatakan, pemberian penghargaan tersebut sebagai bentuk apresiasi dari Kemenkumham kepada jajaran satuan kerja yang melakukan pelayanan publik berbasis HAM.
“Secara umum ini penghargaan atas pelayanan publik dari Kemenkumham kepada jajaran satkernya dalam rangka memperingati hari HAM sedunia tanggal 10 Desember lalu. Di mana, mereka menciptakan lingkungan, sarana prasarana, dan kesiapan petugas yang baik,” ujarnya, usai Apel Kesiapsiagaan Jelang Natal dan Tahun Baru 2022 di Lapas Kelas I Medan.
Atas prestasi itu, ia mengatensikan kepada seluruh satker jajaran Kemenkumham Sumut, agar lebih meningkatkan pelayanan publik di tahun 2022. “Menjadi insan yang lebih mengayomi adalah resolusi akhir tahun 2021 menghadapi tahun 2022 di jajaran Kanwil Kemenkumham. Hal ini tentu merupakan atensi bagi kita yang nantinya akan di implementasikan dalam upaya meningkatkan pelayanan publik,” katanya.
Imam Suyudi menambahkan, agenda tugas pada perayaan Natal 2021 dan tahun baru 2022 masih dilaksanakan dalam situasi pandemi. Karena itu menurutnya, sangat membutuhkan kesiapsiagaan serta energi dari setiap personil di jajaran satker Kanwil Kemenkumham Sumut.
“Pelayanan publik khususnya di satker jajaran Lapas, Rutan dan Keimigrasian harus lebih ditingkatkan. Proses pelayanan publik kepada masyarakat sipil seperti Lapas dan Rutan yang tidak memerlukan biaya jangan dibuat berbiaya, lain hal proses pelayanan yang memang berbiaya seperti Keimigrasian,” tegasnya.
Pelaksanaan Apel Kesiapsiagaan tersebut bertujuan agar petugas siap dan siaga melaksanakan pengamanan dan ketertiban umum agar terciptanya kondisi aman dan tertib di satuan kerja masing-masing khususnya di Lapas dan Rutan. (man/ila)
DEMO: Petugas keamanan Gedung The Reiz Condo menggelar demo.prans hasibuan/sumutpos.
MEDAN, SUMUTPOS.CO – Aksi damai kembali terjadi di Gedung The Reiz Condo (TRC), Jalan Putri Hijau Medan, Setelah sebelumnya dilakukan para penghuni dan mahasiswa, kali ini aksi dari petugas keamanan yang bekerja di depan gedung apartemen TRC, Rabu (22/12). Para sekuriti ini meminta agar pengelola TRC segera memberikan hak-hak mereka, seperti pembayaran gaji dan BPJS Kesehatan yang sesuai dengan aturan.
DEMO: Petugas keamanan Gedung The Reiz Condo menggelar demo.prans hasibuan/sumutpos.
“Pembayaran gaji kami selalu terlambat, begitu juga pembayaran ke BPJS Kesehatan dan tenaga kerja, tolong supaya dipenuhi perusahaan sehingga kami tidak terkendala berobat,” ucap salah seorang pengunjuk rasa saat berorasi.
Usai unjuk rasa, Chief Security, Robi kepada wartawan menyampaikan, pihaknya berharap agar PT Waskita Karya Realty (WKR) selaku pengelola gedung The Reiz Condo dan Perhimpunan Pemilik dan Penghuni Rumah Susun (P3SRS) dapat memfasilitasi keluhan mereka ke pihak PT Andakara Jaga Buana (AJB) selaku pengelola jasa keamanan (sekuriti) di gedung TRC.
Disampaikan Robi, keterlambatan pembayaran gaji seringkali terjadi. Termasuk hingga 23 Desember 2021, pihaknya belum juga mendapatkan gaji untuk November lalu. Total, ada 24 orang sekuriti yang belum menerima gaji selama November hingga bulan ini. Begitu pula dengan masalah BPJS Kesehatan dan Ketenagakerjaan yang sering kali terlambat dibayarkan iurannya. Akibatnya, petugas sekuriti tidak dapat berobat menggunakan fasilitas tersebut.
“Padahal sudah dipotong dari gaji kami. Buktinya, salah satu anggota sekuriti M Iqbal Khadari saat berobat 26 November itu tidak dilayani klinik. Alasannya, kartu BPJS tidak aktif karena pihak PT AJB masih belum membayar kewajibannya,” beber Robi.
Bukan itu saja, aksi ini sebagai bentuk protes atas pemotongan gaji mereka secara sewenang-wenang. Saat sekuriti sakit, kendati ada surat sakit dari dokter, gaji mereka tetap dipotong sebesar Rp250 ribu. Bahkan ketika cuti sekali pun, gaji mereka tetap dipotong Rp250 ribu. Pun bila ada anggota yang mendapatkan surat peringatan, yang bersangkutan bakal dikenakan biaya Rp250 ribu
“Sebenarnya kami berharap, ke depannya masalah seperti ini tidak lagi terulang. Kami berharap, pihak PT WKR dapat memfasilitasi agar pengelola keamanan yang bekerja bisa lebih baik lagi,” katanya.
Dirut PT AJB Hendrik saat dikonfirmasi berpendapat bahwa aksi damai yang dilakukan para sekuriti sah-sah saja. Namun diakuinya terkait gaji sekuriti untuk November, sudah dibayar pada 21 di bulan itu juga. Sedangkan untuk Desember ini, belum dibayar karena belum tutup buku. Adapun terkait BPJS Kesehatan, pihaknya sudah membayarkannya hingga Desember ini. Sedangkan untuk BPJS Ketenagakerjaan, pihaknya berencana untuk membayarnya akhir tahun ini juga.
Marketing Communication The Reiz Condo, Hario menambahkan, aksi damai tersebut dilakukan karena adanya masalah antara sekuriti dengan pihak outsourcing yang mempekerjakan mereka. (prn/ila)
istimewa/sumutpos
TINJAU SEMBAKO: Wali Kota Medan Bobby Nasution saat meninjau sembako di Pasar Seikambing.
MEDAN, SUMUTPOS.CO – Wali Kota Medan, Bobby Nasution melakukan peninjauan bahan kebutuhan pokok di pasar tradisional Sei Sikambing dijalan Gatot Subroto, Rabu (22/12).
TINJAU SEMBAKO: Wali Kota Medan Bobby Nasution saat meninjau sembako di Pasar Seikambing.
Peninjauan ini dilakukan Bobby Nasution untuk memastikan ketersediaan dan kestabilitas harga bahan kebutuhan pokok menjelang Hari Natal dan Tahun Baru 2022 di Kota Medan.
Dari hasil peninjauan yang dilakukan Bobby Nasution bersama dengan unsur Forkopimda kota Medanm, di antaranya Dandim 0201/Medan, Kolonel Inf Hindratno Devidanto, dan Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Riko Sunarko, ditemukan harga cabai cabai rawit mengalami kenaikan paling tinggi. Dimana harga semula hanya Rp30.000-an/kg, namun kini melambung tinggi menjadi Rp50.000/kg.
Para pedagang pun menyampaikan keluhan tersebut kepada Wali Kota Medan. Berdasarkan pengakuan para pedagang, salah satu faktor penyebab kenaikan harga cabai rawit karena jumlah panen yang berkurang. Sebab, curah hujan di hulu semakin tinggi sehingga kualitas hasil panen kurang baik. “Tadi saya dengar dari pedagang hasil panen cabai rawit berkurang sehingga harga naik tinggi. Untuk menyikapinya, kita akan berkoordinasi dengan para penyuplai yang ada di Tanah Karo sehingga suplai masuk ke Kota Medan dapat kita perbaiki lagi,” kata Bobby Nasution.
Dalam peninjauan yang turut dihadiri oleh sejumlah pimpinan OPD terkait di lingkungan Pemko Medan tersebut, Bobby Nasution mengungkapkan, bahan kebutuhan pokok yang dimiliki Bulog tidak mengalami kenaikan harga. Kalapun mengalami kenaikan harganya tidak signifikan. ”Untuk harga daging sapi masih normal dan tidak ada kenaikan,” jelasnya.
Selain melakukan operasi pasar untuk mencegah terjadinya kenaikan harga, Bobby Nasution juga menjelaskan, Pemko Medan telah membuka 53 titik pasar murah yang tersebar di 21 kecamatan di Kota Medan. Di samping itu, Pemko Medan menggelar operasi pasar dengan menjual minyak goreng murah bekerjasama dengan salah satu produsen minyak goreng.
Tidak hanya mengecek ketersediaan bahan kebutuhan pokok dan stabilitas harga saja, Bobby Nasution dalam peninjauan tersebut juga turut melihat kondisi Pasar Tradisional Sei Sikambing. Diungkapkannya, kondisi pasar masih dalam masa perbaikan. Sejumlah pedagang juga menyampaikan keluhan terkait kondisi pasar, termasuk ada yang bocor sehingga mengganggu kenyamanan dan ketenagan pedagang maupun pembeli.
“Soal ada bagian bocor, kita tadi sama-sama lihat ada pekerja yang sedang berada di atas atap pasar untuk melakukan perbaikan. Kemudian kita juga ada menerima pengaduan beberapa pedagang terkait ada pembangunan kios yang dilakukan di bagian dilarang, kita minta segera ditertibkan. Kita tidak mau ke depannya ada pembangunan-pembangunan kios di tempat yang tidak seharusnya. Kalau itu dilakukan, yang kasihan pedagangnya nanti,” tegasnya. (map/ila)
CEK PASUKAN: Gubsu Edy Rahmayadi bersama Kapolda Sumut Irjen Pol RZ Panca Putra Simanjuntak mengecek kesiapan pasukan saat gelar apel pasukan Operasi Lilin Toba 2021 di Lapangan Lanud Soewondo, Kamis (23/12).sumutpos.
MEDAN, SUMUTPOS.CO – Warga luar yang ingin masuk ke Kota Medan saat libur Natal dan Tahun Baru (Nataru), diimbau agar mengunduh aplikasi PeduliLindungi dan mengisi data dirinya. Jika tidak, maka siap-siap akan diminta kembali ke daerah asalnya.
CEK PASUKAN: Gubsu Edy Rahmayadi bersama Kapolda Sumut Irjen Pol RZ Panca Putra Simanjuntak mengecek kesiapan pasukan saat gelar apel pasukan Operasi Lilin Toba 2021 di Lapangan Lanud Soewondo, Kamis (23/12).sumutpos.
KEPALA Dinas Kesehatan Kota Medan dr Mardohar Tambunan mengatakan, bagi pendatang yang masuk ke Medan diwajibkan melakukan scan aplikasi PeduliLindungi. Ada tujuh check poin yang akan dipasang barcode PeduliLindungi di setiap pintu masuk Kota Medan. Ini berlaku mulai 24 Desember sampai 2 Januari 2022 mendatang.
“Akan ada check poin sebanyak 7 titik. Di situ akan dipasang papan untuk scan Pedulilindungi, terutama untuk warga berdomisili di luar Mebidangro (Medan, Binjai, Deli Serdang, Karo). Kendaraannya akan dicek, kalau yang di dalam kendaraan itu tidak terdata di aplikasi Pedulilindungi, maka petugas gabungan akan meminta putar balik,” katanya kepada wartawan, Kamis (23/12).
Mardohar menyebut, pihaknya berkolaborasi dengan instansi terkait untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19, termasuk varian baru Omicron. Karena itu, petugas Dinkes Kota Medan disiapkan di sejumlah titik yang menjadi Posko Nataru.
“Kita kolaborasi bersama semua pihak di Posko Nataru. Kita juga sudah menerima surat edaran untuk persiapan Nataru dalam mengantisipasi varian baru Omicron. Intinya, kita mengikuti dari pemerintah pusat, baik itu skala PPKM dan kebijakan lainnya,” sebutnya.
Ia mengaku, pihaknya siap memberikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat di Kota Medan saat libur Nataru. “Pemerintah sudah mengimbau agar masyarakat tidak berpergian ketika libur Nataru, apalagi sampai berlibur keluar negeri. Tidak ada melakukan kegiatan kumpul masa. Artinya, masyarakat diminta untuk melaksanakan perayaan Nataru di rumah saja,” ucapnya.
Mardohar juga mengaku, kesiapan pihaknya bukan hanya terkait rumah sakit di Medan saja. Melainkan, siap juga jika ada masyarakat yang membutuhkan pelayanan kesehatan. “Kita imbau masyarakat yang merayakan Nataru tetap menjaga protokol kesehatan saat melaksanakan ibadah. Gunakan masker, jaga jarak, cuci tangan pakai sabun atau hand sanitizer dan jangan berkerumun,” pungkasnya.
Terpisah, terkait pengamanan perayaan Nataru, Polrestabes Medan akan menurunkan 1.168 personil untuk Operasi Lilin Toba. “Dari total 2.014 personel, nanti yang turun ada 1.168 personel untuk operasi,” kata Kasubag Humas Polrestabes Medan Kompol Riama.
Ia menyatakan, ada 12 Pos Pengamanan dan Pos Pelayanan yang dibangun sementara pada momen Nataru. Antara lain, di Jalan Stasiun Kereta Api, Jalan Gatot Subroto kawasan Medan Helvetia, Jalan Gatot Subroto – Jembatan Kampung Lalang dan Pintu Tol Helvetia. Kemudian, di Jalan Gatot Subroto – Carefour, Jalan Jamin Ginting – Simpang Tuntungan, Jalan Ginting – Green Hill, Pintu Tol Cemara dan Pintu Tol Bandar Selamat.
Selanjutnya, di Jalan Krakatau Simpang Cemara, Jalan Thamrin depan Thamrin Plaza, Jalan MT Haryono depan Medan Mall, Jalan Sisingamangaraja – Perumahan Rivera dan Pintu Tol Amplas serta di bawah Fly Over Jamin Ginting.
11 Juta Orang Lakukan Mobilitas
Tim gabungan dari Polri, TNI, bersama instansi terkait menggelar Apel Pasukan Operasi Lilin Toba 2021 dalam rangka pengamanan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2022 di Lanud Soewondo, Kamis (23/12). Apel gelar pasukan itu dipimpin langsung Gubernur Sumut Edy Rahmayadi. Turut hadir Kapolda Sumut Irjen Pol RZ Panca Putra Simanjuntak, Pangdam I/BB Mayjen TNI Hasanuddin, serta pejabat lainnya.
Dalam apel itu, Edy terlihat melakukan pengecekan petugas gabungan dengan berkeliling menaiki mobil komando. Setelah itu, Edy menyampaikan amanat dari Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.
“Pada perayaan Nataru 2022 tentunya tetap memerhatikan protokol kesehatan,” kata Edy membacakan arahan Kapolri.
Ia kemudian menyampaikan pengalamannya saat perayaan Nataru tahun lalu. Edy mengatakan, saat itu terjadi peningkatan kasus penyebaran virus Corona yang signifikan. Bahwa dampak peningkatan mobilitas masyarakat menyebabkan kasus konfirmasi sebesar 125 persen yaitu dari 6.437 kasus perhari pada 26 Desember 2020 menjadi 14.518 kasus perhari. ”Lonjakan kasus perlu kita jadikan pelajaran dalam rangka menghadapi Nataru tahun 2021 ini,” ucapnya.
Edy juga mengatakan, apel gelar pasukan Operasi Lilin Toba 2021 disiagakan sebanyak 11.456 personel gabungan untuk pengamanan Nataru 2022 di Sumatera Utara. “Diperkirakan 11 juta masyarakat akan melaksanakan mobilitas. Maka untuk menekan penyebaran covid-19, akan dilakukan pemantauan di pos pemantauan,” katanya.
Lebih lanjut, Edy mengungkapkan, dalam pengamanan Natal dan Tahun Baru 2021 sebanyak 121 pos pemantauan dan 42 pos pelayanan telah didirikan di Sumatera Utara. “Semua akan dijaga, semua akan pantau. Seperti pengunjung yang tiba di Sumut akan dilakukan pemeriksaan dengan Aplikasi Pedulilindungi lalu akan diswab dalam menekan penyebaran Covid-19,” ungkapnya.
Gubsu menambahkan, untuk pengamanan di tingkat daerah langsung ditangani Kapolres masing-masing. Sehingga diharapkan Perayaan Natal dan Tahun Baru 2021 di Sumut kondusif dan angka penyebaran Covid-19 tetap terkendali.
Sementara, Kapolda Sumut, Irjen Pol RZ Panca Putra Simanjuntak mengatakan, digelarnya Apel Pasukan Ops Lilin Toba 2021 bertujuan memberikan rasa aman kepada masyarakat saat Perayaan Nataru 2022 di Sumatera Utara. “Tentunya Ops Lilin Toba 2021 yang digelar untuk meningkatkan ketaatan masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan,” katanya.
Panca mengungkapkan, dalam pengamanan Nataru 2022 telah didirikan sebanyak 82 Pos Pengamanan, 42 Pos Pelayanan serta 6 Pos Terpadu. “Pos-pos yang didirikan itu akan memantau mobilisasi masyarakat selama Perayaan Natal dan Tahun Baru 2021,” ungkapnya.
Kapolda sumut mengimbau, kepada masyarakat tidak terlalu eforia selama Nataru. Kalau tidak ada kepentingan sebaiknya di rumah. “Yang paling penting sama-sama menjaga agar angka penularan Covid-19 tidak tinggi saat Nataru,” imbaunya.
Untuk pengamanan di rumah ibadah (gereja), Panca mengaku akan menggandeng organisasi agama lain dan menjadi prioritas TNI/Polri. “Tempat ibadah akan dilaksanakan secara terpadu. Bila perlu organisasi keagamaan lain bersama melakukan pengamanan gereja. Jadi tidak ada gereja yang prioritas. Semua diprioritaskan dan dilakukan pengamanan,” pungkasnya.
Setelah pelaksanaan apel, Dirlantas Polda Sumut Kombes Valentino Tatareda menyampaikan personel yang akan diterjunkan untuk mengamankan pelaksanaan Nataru, sebanyak 11.403 orang. ”Dari Polda 452 personel, Polres 7.010 personel, 3.941 dari instansi terkait,” sebutnya.
Ia menyebut akan ada 130 pos yang disiagakan se Sumut. Dari jumlah itu, 104 pos akan dipasangi alat untuk scan aplikasi peduli lindungi. “Di pusat-pusat potensi kerumunan warga, seperti pusat perbelanjaan. Tujuan operasi untuk menekan penyebaran virus Corona,” tutupnya. (ris/prn)
JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Kementerian Kesehatan kembali mendeteksi 3 kasus terkonfirmasi Omicron di Indonesia. Temuan ini didapati dari hasil pemeriksaan Whole Genome Sequencing (WGS) yang keluar pada Rabu (21/12). Dengan tambahan ini, maka jumlah kasus Omicron di Indonesia menjadi 8 orang.
Sama seperti 5 kasus sebelumnya, 3 kasus terkonfirmasi ini merupakan imported case, berasal dari pelaku perjalanan internasional yang baru kembali dari Kongo dan Malaysia. Ketiganya merupakan Pekerja Migran Indonesia (PMI) dan kini telah menjalani karantina di RSDC Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta.
“Semua kasus Omicron di Indonesia berasal dari luar negeri (imported case). Temuan ini menunjukkan, semua kasus terjadi di karantina, jadi bisa kita kita tangkal di karantina dan sampai saat ini belum ada yang menyebar keluar,” kata Juru Bicara Vaksinasi Kementerian Kesehatan, Siti Nadia Tarmidzi dalam keterangan resmi Kemenkes, Kamis (23/12).
Hal ini juga menunjukkan, sistem pertahanan Indonesia menangkal kehadiran varian Omicron sudah cukup baik. Namun demikian, masih diperlukan penguatan-penguatan di pintu masuk negara baik darat, laut maupun udara guna menutup celah masuknya Omicron.
Kemenkes akan memperkuat kegiatan surveilans dan peningkatan pemeriksaan WGS terutama bagi pasien dari pelaku perjalanan internasional yang terkonfirmasi positif. Langkah ini untuk menemukan kasus terkonfirmasi sejak dini, sehingga bisa segera dilakukan karantina maupun penanganan medis bagi kasus yang bergejala.
Dengan semakin meluasnya penyebaran Omicron, Nadia meminta masyarakat untuk tidak atau menunda melakukan perjalanan ke luar negeri, jika tidak ada keperluan yang mendesak. Pihaknya juga mengajak masyarakat untuk selalu waspada terhadap potensi penularan Covid-19, terutama Omicron. “Sebab varian ini diduga jauh lebih cepat menyebar dibandingkan varian yang ada. Lindungi diri dengan disiplin menerapkan protokol kesehatan dan segera mengikuti vaksinasi Covid-19,” katanya.
Sementara untuk gejalanya, dr Nadia mengatakan, delapan kasus tersebut tak ada yang bergejala. “Tidak ada gejala,” sebutnya.
Malaysia menjadi salah satu negara di Asia Tenggara yang sudah melaporkan kasus varian Omicron. Sejauh ini, kasus Omicron di Malaysia disebut imported cases. Jumlah pelaku perjalanan internasional yang masuk ke wilayah Indonesia meningkat menjelang libur Natal dan Tahun Baru 2022. Kondisi ini tentunya mendapatkan perhatian lebih dari pemerintah mengingat saat ini penyebaran Covid-19 sedang meningkat karena varian Omicron.
Terkait temuan varian Omicron, pemerintah bergegas melakukan pengetatan pemeriksaan di seluruh pintu masuk negara baik darat, laut maupun udara. Pengetatan dilakukan dengan pengetesan PCR dengan S Gene Target Failure (SGTF) serta Whole Genome Sequencing (WGS) bagi seluruh kasus PCR dengan hasil positif.
Mendagri Teken SE
Sementara, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) mengeluarkan Surat Edaran Nomor 440/7183/SJ tertanggal 21 Desember 2021. Edaran ini terkait pemcegahan dan penanggulangan Covid-19 varian Omicron. Di dalamnya terdapat sejumlah instruksi kepada Gubernur, Wali Kota, dan Bupati. Di huruf A tertuang arahan terkait pencegahan dan penanggulangan Omicron.
Poin pertama, mengintensifkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro dengan mengoptimalkan fungsi Satuan Tugas Penanganan Covid-19 di masing-masing lingkungan. PPKM Mikro harus meliputi pencegahan, penanganan, pembinaan, dan dukungan pelaksanaan penanganan Covid-19. “Kedua mengintensifkan tes dan pelacakan kontak erat Covid-19 untuk menemukan kasus Covid-19 dan mencegah penularan lebih cepat di dalam komunitas,” tulis Mendagri Tito Karnavian dalam surat edaran tersebut.
Ketiga, menerapkan protokol kesehatan yang lebih ketat dengan pendekatan 5M (memakai masker, mencuci tangan pakai sabun/hand sanitizer, menjaga jarak, mengurangi mobilitas, dan menghindari kerumunan). Juga 3T (testing, tracing, treatment) serta mempertimbangkan faktor ventilasi, udara, durasi dan jarak interaksi untuk mengurangi risiko penularan Covid-19 varian Omicron.
Keempat, melakukan koordinasi dengan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan pemangku kepentingan lainnya diantaranya Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Organisasi Kemasyarakatan, Pengurus Tempat Ibadah, Pengelola Hotel, Pengelola Tempat Wisata, Pengelola Pusat Perbelanjaan/Mall dan Pelaku Usaha serta pihak lain yang dianggap perlu sesuait dengan karakteristik masing-masing daerah.
Kelima, Memperkuat kapasitas rumah sakit rujukan khusus Covid-19 untuk mengantisipasi ljonjakan jumlah kasus yang meliputi ruang perawatan isolasi dan Ruang ICU (intensive Care Unit) beserta logistik pendukung seperti obat dan oksigen.
Keenam, melakukan percepatan pencapaian target vaksinasi di wilayah masing-masing sesuai target yang sudah ditetapkan, yaitu 70 persen untuk dosis pertama dan khusus lansia target capaian 60 persen untuk dosis pertama dengan menggunakan semua jenis vaksin. Jangan hanya menggunakan Sinovac namun juga mengoptimalkan vaksin AstraZeneca, Pfizer, Modema, Johnson&Johnson. Selain itu peru juga dilakukan percepatan vaksinasi dosis 2 sehingga mengurangi perbedaan capaian dosis pertama dan dosis kedua.
Ketujuh, melakukan vaksinasi anak usia 6 tahun sampai dengan 11 tahun jika sudah memenuhi capaian 70 persen untuk dosis pertama, dan lansia 60 untuk dosis pertama dengan menggunakan vaksin Sinovac.
Kedelapan, Dalam rangka deteksi dini varian Omicron, berkoordinasi bersama Kementerian Kesehatan guna melengkapi laboratorium daerah masing-masing dengan fasilitas tes Polymerase Chain Reaction (PCR) – S Gene Target Failure (SGTF) serta memastikan sampel probabel Omicron dilakukan sekuensing genomik.
Selanjutnya pada poin B diperintah terkait mengoptimalkan penggunaan Aplikasi PeduliLindungi berupa, pengetatan dan pengawasan Protokol Kesehatan ditempat-tempat yang berpotensi kerumunan dan tempat kegiatan publik dengan memanfaatkan scan optimal Aplikasi PeduliLindungi.
“Kedua tempat publik yang wajib memasang aplikasi PeduliLindungi diantaranya Fasilitas Umum, Fasilitas Hiburan, Pusat Perbelanjaan, Restoran dan Tempat Wisata serta Pusat Keramaian lainnya,” tulis Tito.
Ketiga, melakukan penegakan penggunaan Aplikasi PeduliLindungi secara konsisten dan menerbitkan Peraturan Kepala Daerah yang mengatur tentang kewajiban penggunaan aplikasi tersebut dengan memberikan sanksi tegas bagi penyelenggara tempat kegiatan publik yang melanggar disiplin penggunaan Aplikasi PeduliLindungi. Pemberian sanksi di antaranya pencabutan sementara atau tetap terhadap izin operasional tempat usaha tersebut.(jpc)
ALL OUT: Witan Sulaiman dkk dituntut all out menghadapi Singapura di leg 2 semifinal Piala AFF 2021, Sabtu (25/12) malam.
SUMUTPOS.CO – LEG 2 semifinal Piala AFF 2021 antara Timnas Indonesia vs Singapura yang digelar Sabtu (25/12) malam, berpotensi berjalan ketat. Pasalnya, kedua tim wajib menang jika ingin lolos ke partai puncak Piala AFF 2021.
ALL OUT: Witan Sulaiman dkk dituntut all out menghadapi Singapura di leg 2 semifinal Piala AFF 2021, Sabtu (25/12) malam.
Berdasarkan aturan terbaru AFF Cup menyebutkan, aturan gol kandang-tandang tidak diberlakukan pada edisi kali ini. Hal itu sesuai dengan Regulasi terbaru AFF Cup 2021 Poin 15.3.1 yang menyebut “Jika tak ada pemenang pada akhir waktu normal leg kedua semifinal, lanjut ke extra time yang dimainkan dua babak masing-masing 15 menit. Peraturan gol tandang tidak digunakan pada turnamen terpusat saat ini.”
Merujuk sumber yang sama, jika masih tercipta skor imbang setelah extra time, maka pemenang akan ditentukan lewat adu tendangan penalti. Shin Tae-yong masih punya banyak pekerjaan jelang pertemuan kedua babak semifinal. Ia wajib memperbaiki mental bermain skuad Garuda, terlebih ketika mereka dalam posisi unggul.
Para pemain Timnas Indonesia justru menurunkan tempo dan cenderung kurang fokus. Hal itu bisa dilihat di sepanjang gelaran Piala AFF 2021 sejak babak penyisihan grup. Secara total 4 dari 5 gol yang bersarang ke gawang Indonesia, tercipta saat situasi skor sedang unggul.
Padahal dalam laga sebelumnya, ketika berjumpa Malaysia di pertandingan pemungkas fase grup, skuad Indonesia bisa tampil menawan. Meski sempat tertinggal 0-1 lebih dulu, Garuda mampu bangkit dan membalikkan keadaan lewat skor telak 4-1.
Timnas Indonesia juga wajib meningkatkan disiplin para pemainnya. Pasalnya dalam laga leg 1, timnas kerap kecolongan lewat umpan terobosan yang dilepaskan para gelandang The Lions. Beruntung saat itu pemain Singapura tidak memiliki penyelesaian akhir yang baik.
Dalam laga ini, Shin Tae-yong kemungkinan masih mempertahankan pola 4-1-4-1. Komposisi 4 pemain belakang yang diisi: Asnawi Mangkualam, Fachrudin Aryanto, Elkan Baggott, dan Pratama Arhan kemungkinan turun sejak menit pertama. Dan patut diingat, bahwa pada leg 2 nanti, Timnas Indonesia punya senjata andalan dalam diri Egy Maulana. Ia bisa turun sejak awal, atau sebagai pemain pengganti.
Di sisi lain, kubu Singapura kemungkinan besar tetap mengandalkan skuad terbaik mereka seperti halnya laga leg pertama. The Lions bisa menggunakan komposisi 3 penyerang, mengingat saat leg pertama terlihat pemain Indonesia cukup kesulitan mengantisipasi umpan terobosan. (bbs)
BATU PERTAMA: Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan meletakkan batu pertama pembangunan TSTH2 di Desa Huta Nauli.
HUMBAHAS, SUMUTPOS.CO – Menteri Koordinator Maritim dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan menyambut baik pembangunan Taman Sains Teknologi Herbal dan Hortikultura (TSTH2) di Desa Huta Nauli, Kecamatan Pollung, Kabupaten Humbanghasundutan (Humbahas) seluas 15 Ha. Pemanfaatan kawasan hutan tersebut pun menjadi catatan bagi Gubernur Sumut Edy Rahmayadi yang menekankan kesejahteraan rakyat.
BATU PERTAMA: Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan meletakkan batu pertama pembangunan TSTH2 di Desa Huta Nauli.
Hal tersebut disampaikan Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan pada Peletakan batu pertama sekaligus penandatanganan Prasasti Pembangunan TSTH2 bersama Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin dan Gubernur Sumut serta sejumlah Wakil Menteri, Kamis (23/12). Turut hadir Direktur PLN Regional Sumatera Kalimantan, Adi Lumakso, dan jajaran Management PLN UIW Sumatera Utara. Turut mendampingi Bupati Humbahas Dosmar Banjarnahor dan Wakil Bupati Humbahas Oloan Nababan.
Luhut menyebutkan, pembangunan TSTH2 tersebut tidak akan terlaksana tanpa kerja sama dari semua pihak terkait, yakni pemerintah pusat, provinsi, kabupaten, pihak swasta, lembaga pendidikan/penelitian, serta yang utama dukungan masyarakat khususnya pemangku adat setempat. “Sekali lagi, ini bukan kerja satu orang, tetapi kerja tim. Kalau kita bekerja tim, mudah-mudahan hasilnya akan baik. Jadi jangan pernah anda menjadi striker semua, tetapi ada peran masing-masing,” kata Luhut.
Dirinya pun berterima kasih kepada pemerintah daerah serta TNI/Polri yang turut membantu terlaksananya rencana pengembangan kawasan hutan dengan tujuan khusus ini. “Secara khusus kami sampaikan kepada pihak (kerja sama) yang akan membangun ini, harus bekerja dengan baik. Karena nanti peneliti kita dan juga dari luar akan datang kemari. Apalagi ada Institut Teknologi Del yang bisa mendorong untuk penelitian di sini. Jadi fasilitas di sini harus bagus,” jelasnya.
Begitu juga dengan pemuka adat dan agama di daerah tersebut, kata Luhut, diharapkan dapat membantu menyosialisasikan bahwa TSTH2 serta pemanfaatan kawasan hutan bisa bermanfaat bagi masyarakat. Mengingat tanahnya digunakan untuk kepentingan rakyat.
”Bagi masyarakat yang bertani, akan kita bantu dengan infrastruktur dan bibit juga. Kalau sudah berjalan, harus menghasilan sendiri. Sekali lagi kita doakan supaya bagus,” pungkasnya.
Sementara Gubernur Sumut Edy Rahmayadi didampingi Kepala Dinas Kehutanan Sumut Herianto menekankan, betapa pentingnya melestarikan kawasan hutan. Namun juga bagaimana bisa memberikan manfaat bagi kesejahteraan rakyat. Terlebih lagi, di lokasi tersebut ada juga manfaat pendidikan dalam upaya pengambangan sains dan teknologi hortikultura maupun tanaman herbal. “Kawasan hutan dengan tujuan khusus seperti ini perlu didukung, begitu juga dengan daerah lain. Untuk provinsi sendiri, ada hutan seluas 3 juta Ha lebih, 115 titik perhutanan sosial dan 68 ribu Ha yang sudah mendapat izin perhutanan sosial,” ujarnya.
Senada dengan itu, Herianto juga menyampaikan pesan bahwa Gubernur sangat menekankan upaya pelestarian serta pemanfaatan hutan. Karena antara hutan dan masyarakat harus bisa saling memberikan manfaat. “Masyarakat itu merupakan bagian yang perlu diperhatikan. Tetapi kawasan hutan jangan sampai dirusak. Jadi hutan lestari, masyarakat sejahtera,” pungkasnya.
PLN Sukseskan Peresmian Taman Sains dan Teknologi Herbal dan Hortikultura (TSTH2)*
PLN Siagakan Genset Kapasitas 2 x 50 kVA
Direktur Regional Sumatera Kalimantan, Adi Lumakso mengatakan, PLN mendukung sekaligus penyedia pasokan listrik yang andal dan terjaga selama 24 jam untuk memenuhi program PLN, Electrifying Agriculture.”PLN berkomitmen siap mendukung segala kebutuhan listrik yang dibutuhkan kawasan tersebut dalam melakukan penelitian dan kegiatan pengembangan bibit herbal di Sumatera Utara,” ujar Adi Lumakso.
Pada kawasan tersebut juga akan dibangun fasilitas pendukung TSTH2 seperti laboratorium, taman koleksi, pembenihan dan penelitian, silvopastura, wisata alam, wisata buatan, kantor, mess bagi peneliti, serta guest house.
Seperti diketahui, taman ini nantinya sebagai tempat dilakukannya penelitian pengembangan bibit-bibit hortikultura yang berkualitas tinggi. Kawasan tersebut akan menjadi pusat bibit herbal dan hortikultura yang hasilnya dapat dinikmati oleh masyarakat Indonesia.
Dengan diresmikannya Taman Sains dan Teknologi Herbal dan Hortikultura (TSTH2) pemerintah berharap petani dapat menghasilkan bibit bagus dan unggul, sehingga hasil tersebut dapat dipergunakan oleh seluruh masyarakat Indonesia, khususnya masyarakat di Sumatera Utara. (prn/ila)
HUMBAHAS, SUMUTPOS.CO – Tim Dosen Fakultas Kehutanan USU melaksanakan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) di Desa Ria-ria Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas), Sumatera Utara sejak 20 November hingga akhir Desember 2021. Dalam kegiatan ini, tim PKM yang diketuai Dr Agus Purwoko SHut MSi dengan anggota Ir Siti Latifah SHut MSi PhD IPU, dan Dr Ir Bejo Slamet SHut MSi IPM, melakukan pengembangan fasilitas promosi wisata alam berbasis online.
Pada kesempatan tersebut, Dr Agus Purwoko menyampaikan kepada pimpinan desa, tokoh masyarakat, terutama kepada para pemuda penggerak wisata desa, bahwa Desa Ria-ria juga memiliki banyak potensi alam yang bisa dikelola dan dikembangkan menjadi obyek wisata alam. Terlebih saat ini di desa ini menjadi pilot project program nasional Food Estate, yang akan menjadi salah satu atensi dan mengundang kunjungan dari berbagai kalangan secara nasional maupun internasional. “Adanya kunjungan dari berbagai kalangan ini merupakan salah satu bentuk potensi, apabila dimanfaatkan dengan baik dengan mengelola sumberdaya alamnya, menjadi atraksi yang menarik akan menjadi obyek wisata alam yang potensial,” ujar Dr Agus.
Dalam kegiatan tersebut, Dr Agus Purwoko yang sekaligus juga Wakil Dekan III Fakultas Kehutanan USU menyampaikan contoh-contoh desa di berbagai daerah di Indonesia yang maju pesat dengan mengembangkan potensi desanya melalui sektor pariwisata. Contoh-contoh tersebut dikemas oleh Tim USU dengan materi dan video yang mudah dipahami oleh masyarakat desa.
Tren baru dunia pariwisata dengan memanfaatkan segenap ilmu pengetahuan dan sumber daya, bekerja sama dan menggunakan teknologi untuk mentransformasikan layanan menjadi upaya bangkitnya sektor pariwisata. Adapun poin keahlian penting yang harus dimiliki para penggiat wisata di desa lokasi Food Estate adalah menampilkan berbagai potensi dan atraksi wisata dalam bentuk-bentuk media masa dan media sosial online agar mudah dikenal oleh dunia luar tanpa batas teritori.
“Teknologi promosi berbasis online dapat membantu wisatawan untuk mengakses, mengenali dan berkomunikasi terkait daya tarik wisata yang dimiliki suatu desa. Dengan media promosi online, wisatawan juga dapat berbagi informasi, seperti pilihan wisata yang menarik, unik dan ekonomis kepada sesama pengguna jasa wisata. Pengalaman yang mengesankan selama berwisata menjadi impian setiap wisatawan,” ungkapnya.
Dr Agus Purwoko juga menyebutkan, sebagai destinasi wisata, Desa Ria-ria sudah memenuhi kriteria. Ini karena desa tersebut sudah memiliki something to see, berbagai potensi obyek wisata alam serta budaya termasuk keberadaan lokasi program Food Estate.
Selain pelatihan in door, pemuda sadar wisata Desa Ria-ria juga didampingi Tim USU untuk menggali, mengabadikan melalui fotografi dan menyajikan potensi keindahan alamnya melalui media sosial yang sudah dibuat. Pendampingan lapangan tersebut menghasilkan video identifikasi Potensi Wisata Desa yang sudah dilakukanan analisis secara bersama-sama.
Pada kegiatan tersebut teridentifikasi berbagai potensi wisata lokal yang dimiliki Desa Ria-ria, di antaranya pemandangan alam di sekitar desa, potensi sungai yang digunakan sebagai sumber pengairan pada kegiatan food esate, Tugu Siregar, landskap pertanian/persawahan dengan pola terasering yang eksotis, lokasi camping ground dan keberadaan rumah adat Batak Toba yang masih terpelihara.
Tim PKM USU juga menyerahkan satu set peralatan (gadget) kepada Kepala Desa Ria-ria, Jon Perdianus Lumbangaol yang didampingi Sekretaris Desa, Sariaman Lumbangaol. “Kami berharap peralatan gadget ini dapat dipergunakan untuk mendokumentasikan potensi desa dan pengelolaan promosi wisata alam berbasis media online. Semoga Desa wisata yang akan dibangun ini akan memberdayakan banyak masyarakat dan berdampak pada berbagai komponen. Tidak hanya ekonomi juga ekologi serta sosial budaya masyarakat,” pungkas Dosen Ekonomi Sumberdaya Hutan Fakultas Kehutanan ini kepada masyarakat Desa Ria-ria. (rel/adz)
JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto memberikan ucapan selamat atas terpilihnya KH Yahya Cholil Staquf sebagai Ketua Umum PBNU periode 2021-2026 pada Muktamar NU ke-34 di Lampung.
Airlangga menyampaikan terima kasihnya kepada KH Said Agil Siradj yang telah memimpin PBNU selama 2 periode.
“Selamat kepada KH Yahya Staquf, terima kasih kepada KH Said Agil Siradj yang telah memimpin NU selama 2 periode. Saya sudah berbicara dengan KH Yahya Staquf sebelum sholat Jum’at,” tambah Airlangga,” ujar Airlangga, Jumat (24/12).
Ketua Umum Partai Golkar ini pun mengapresiasi penyelenggaraan Muktamar NU ke-34 yang berjalan lancar penuh hikmat dan sangat demokratis.
“Saya mengapresiasi Muktamar berjalan lancar penuh hikmat dan demokratis,” tegas Airlangga.
Airlangga berharap, NU dapat mengawal transformasi pengembangan kehidupan masyarakat di era digital dan transisi normal baru dari pandemi menuju endemi.
“Ke depan kepemimpinan NU juga akan mengawal transformasi perkembangan kehidupan masyarakat di era digital dan transisi normal baru, pindah dari pandemi ke endemi,” tandas Airlangga.
Penyelenggaraan Muktamar NU ke 34 di Provinsi Lampung tidak bisa dilepaskan dari peran Airlangga Hartarto, Menko Perekonomian yang juga Ketua Umum Partai Golkar.
Pada awalnya terjadi perdebatan maju mundur di kalangan internal Nahdliyin akibat kondisi pandemi Covid-19 yang saat ini masih berlangsung.
Arahan Airlangga Hartarto sebagai Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional, akhirnya diputuskan bahwa Muktamar digelar tanggal 22-24 Desember 2021 dengan protokol kesehatan yang ketat.
KH Yahya Cholil Staquf sendiri resmi terpilih menjadi Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama periode 2021-2026.
Terpilihnya Yahya Cholil merupakan hasil dalam pemilihan yang dilakukan dalam Muktamar NU ke-34, yang digelar di Lampung, Jumat, 24 Desember 2021.
Dalam pemilihan tersebut, Yahya berhasil mengantongi 337 suara, unggul dari calon inkumben yakni Said Aqil Siradj yang hanya mendapatkan 210 suara.(adv/*)
Manager PT SMA-Kebun Tanah Datar, Hendrik Fransiskus Ambarita, (kiri) berfoto bersama warga penerima bantuan, pada hari Jumat, 24 Desember 2021.
BATU BARA, SUMUTPOS.CO – Asian Agri bagikan ratusan sembako untuk masyarakat sekitar perusahaan dalam rangka menyambut Hari Raya Natal 2021 dan Tahun Baru 2022. Pembagian sembako untuk kaum duafa ini disalurkan melalui unit perusahaan Asian Agri yang berada di 6 Kabupaten di Sumatera Utara.
Salah satu unit perusahaan yang ikut membagikan paket sembako ini adalah PT Supra Matra Abadi-Kebun Tanah Datar. Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis pada hari Jumat, 24 Desember 2021. Manager PT SMA-Kebun Tanah Datar, Hendrik Fransiskus Ambarita menyatakan pandemi covid-19 yang telah hampir 2 tahun melanda bukan dirasakan di sektor kesehatan tapi juga sektor ekonomi dan sosial masyarakat.
“Pandemi covid-19 berdampak kepada seluruh masyarakat baik kesehatan, sosial, maupun ekonomi. Hal ini membuat masyarakat yang kurang mampu membutuhkan uluran tangan baik materil maupun moril dari kita. Ini juga yang mendasari perusahaan untuk selalu memberikan CSR paket sembako kepada masyarakat yang kurang mampu terutama dalam menyambut Natal 2021 dan Tahun Baru 2022. Saya mewakili perusahaan mengucapkan selamat Hari Raya Natal 2021 dan Tahun Baru 2022, semoga kita dapat bercermin dari tahun ini untuk tahun depan yang lebih baik dan kita dapat lebih saling bekerjasama dalam membangun masyarakat yang lebih sejahtera”, kata Henrik.
Menyambut pemberian dari PT SMA, Kepala desa Sei Muka, Juliani mengucapkan terima kasih dan harapannya kepada perusahaan dan masyarakat.
“Terima kasih kami ucapkan kepada Asian Agri khususnya PT SMA yang setiap tahun memberikan santunan berupa paket sembako untuk masyarakat nasrani yang kurang mampu dalam menyambut Hari Raya Natal dan Tahun baru. Semoga segala kebaikan ini akan dibalas oleh Yang Maha Kuasa dan memberikan manfaat untuk masyarakat kami yang merayakan. Untuk menjaga protokol kesehatan nanti pihak Desa akan membagikan paket sembako ini langsung ke rumah-rumah penerima manfaat,“ jelas Juliani
Ikut hadir dalam pembagian paket ini, KTU PT SMA Alpen Astiyasa, Tokoh Agama dan beberapa perangkat Desa Sei Muka.
Koordinator CSR AA Sumut, Aris Yuneidi menambahkan bahwa pembagian paket sembako ini dilaksanakan di 22 desa sekitar operasional perusahaan yang berisikan berbagai jenis makanan.
“Pembagian sembako untuk kaum duafa dalam menyambut natal dan tahun baru meliputi 22 Desa yang ada di sekitar perusahaan. Asian Agri membagikan sebanyak 990 paket sembako. Diharapkan dapat membantu masyarakat yang kurang mampu dalam menyambut natal dan tahun baru,” tambah Aris Yuneidi. (rel)