MEDAN, SUMUTPOS.CO – Angka penyebaran Covid-19 di tanah air, termasuk di Kota Medan terus melandai. Namun begitu, warga Kota Medan tetap diimbau untuk terus mematuhi prokotol kesehatan (prokes) guna mencegah terjadinya peningkatan angka penyebaran Covid-19. Apalagi saat ini, dunia kembali diancam dengan Covid-19 varian baru yang disebut Omicron.
Pasalnya, varian Omicron asal Afrika Selatan yang disebut-sebut 500 kali lebih menular dari Covid-19 yang pertama kali ditemukan di China. Tak cuma itu, varian Omicron tersebut juga telah ditemukan di negara-negara tetangga seperti di Malaysia dan Singapura.
Hal itu diungkapkan Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Medan, M Afri Rizki Lubis SM M.IP saat menggelar Sosialisasi Peraturan Daerah (Perda) No.4 Tahun 2012 Tentang Sistem Kesehatan Kota Medan di Jalan Kanal Titi Kuning, Kelurahan Titi Kuning Lingkungan 15, Kecamatan Medan Johor, Senin (6/12).
“Alhamdulillah angka penyebaran Covid-19 di Medan terus menurun, tapi kami memohon agar kita semua tetap mematuhi prokes. Saat ini varian Omicron yang jauh lebih cepat penularannya sudah ditemukan di Malaysia dan Singapura, artinya sudah semakin dekat dengan kita, kita tetap harus waspada. Tetap prokes, itu kuncinya,” ucap Rizki dihadapan Kasi Trantib Medan Johor Rustam Harahap dan Lurah Titi Kuning Sri Ayu yang turut hadir dalam kegiatan itu.
Dikatakan Ketua Komisi III DPRD Medan itu, selain harus tetap mengedepankan prokes 5M secara ketat, masyarakat Kota Medan juga harus mendukung program vaksinasi Covid-19 yang terus gencar dilakukan pemerintah.
“Khususnya vaksinasi lansia, saya harapkan bapak/ibu agar mau membawa orangtuanya agar divaksin. Ini untuk keselamatan orangtua kita, untuk keselamatan kita bersama. Kalau pandemi Covid-19 ini segera berakhir, maka kita juga yang akan diuntungkan, ekonomi kembali berjalan,” ujarnya.
Rizki juga menjelaskan, di dalam Perda No.4 Tahun 2012 Tentang Sistem Kesehatan Kota Medan itu, masyarakat memiliki hak untuk mendapatkan pengobatan secara gratis, apalagi bagi masyarakat yang tidak mampu.
“Makanya saat ini Pemerintah Kota Medan dibawah kepemimpinan Pak Bobby Nasution sedang mengejar target UHC (Universal Health Coverage). Salah satu caranya, Pemko Medan akan menambah 100 ribu peserta BPJS PBI di tahun 2022 dari APBD yang baru saja kami sahkan di DPRD Medan,” pungkasnya.
Pantau Sumut Pos, guna mencegah terjadinya kerumunan, Rizki Lubis menggelar Sosialisasi Perda No.4/2012 di Kecamatan Medan Johor pada Hari Senin (6/12) kemarin dalam dua sesi dan di dua tempat yang berbeda.
Selain di Jalan Kanal Titi Kuning, Kelurahan Titi Kuning Lingkungan 15 pada pagi hari, Rizki Lubis juga menggelar kegiatan yang sama di Jalan M Basir Kelurahan Pangkalan Masyhur, Kecamatan Medan Johor pada siang hari. (map)
MEDAN, SUMUTPOS.CO- Kejuaraan Danau Toba Rally 2021 di Hutan Tanaman Industri (HTI) PT. Toba Pulp Lestari Tbk (TPL) kawasan Aek Nauli, Kabupaten Simalungun Sumatera Utara tinggal menghitung hari.
Ikatan Motor Indonesia (IMI) Sumut selaku penyelenggaran event nasional ini, berupaya maksimal dalam memberikan yang terbaik, demi suksesnya kegiatan Rally Nasional pada 11-12 Desember 2021.
Ketua Pengprov IMI Sumut H. Harun Mustafa Nasution mengatakan kegiatan Danau Toba Rally tahun ini sangat spesial dan penuh semangat.
Karena selain akan menjadi cikal bakal kembali bergulirnya Kejuaran Rally Tingkat Dunia di Sumut, kegiatan ini juga didukung oleh pemerintah dan pihak swasta.
“Alhamdulillah sampai saat ini persiapan terus dilakukan untuk hasil yang terbaik. Kita juga bersyukur event kali ini banyak didukung sejumlah pihak, salah satunya pihak TPL yang sangat antusias memberikan dukungan dalam acara ini,” ungkap Harun.
Lebih lanjut Harun mengatakan Danau Toba Rally 2021 dengan lokasi SS (Special Stages/trayek khusus) di kawasan HTI TPL memiliki sejarah yang sangat berarti bagi para perally.
Event terakhir kali berlangsung pada tahun 1997 WRC (World Rally Championship) .
“Kawasan HTI Aek Nauli TPL memiliki lokasi rute terbaik di dunia dan sudah diakui para atlit rally papan atas dunia.
Sehingga kita sebagai masyarakat Indonesia dan khususnya Sumatera Utara harus bangga dengan daerah ini,” sebut Harun, Minggu sore (5/12/2021) pasca rapat kordinasi antara IMI dan TPL di Medan.
Danau Toba Rally 2021 juga diharapkan mampu memberikan nilai positif bagi perekonomian masyarakat Sumatera Utara, sekaligus sebagai semangat baru bagi kebangkitan Destinasi Pariwisata pasca pandemic Covid-19.
Ketua Panitia Danau Toba Rally 2021 Mahyudanil mengatakan sampai saat ini panitia telah menerima 56 atlet rally di Indonesia, berikut dengan para crew dan mekanik mesin.
Para peserta kejuaraan mengikuti putaran 1 kejurnas pada hari pertama, dan putaran ke- 2.
“Hari 1 memperlombakan 6 SS dengan jarak tempuh total 79,46 km, dan hari kedua juga 6 SS dengan jarak tempuh 78,90 km. Danau Toba Rally 2021 menentukan siapa pereli terbaik tahun ini, karena ada banyak poin kejurnas diperebutkan,” tutur Mahyudanil di dampingi Sekretaris Panitia Edwin Nasution.
Menurut Mahyudanil saat ini para peserta dan crew pembalap, telah tersebar disejumlah hotel di kawasan Prapat Simalungun sampai akhir balapan berlangsung. Sehingga diharapkan dapat mendongkrak prekonomian di kawasan tersebut.
“Kegiatan reli di Danau Toba ini juga diharapkan mampu menghadirkan multiplayer efek dalam peningkatan ekonomi masyarakat sekitar. Dengan program sport tourisme dari Dinas Pariwisata Sumut, diharapkan dapat meningkatkan kunjungan wisatawan ke Danau Toba yang merupakan destinasi wisata prioritas nasional,” katanya.
Sementara itu Direktur TPL Jandres Silalahi menyambut dengan hormat dan mendukung penuh terlaksananya event nasional Danau Toba Rally 2021. Hutan Tanaman Industri dalam PT Toba Pulp Lestari di kawasan Danau Toba dengan potensi rute rally di dalamnya, merupakan kebanggaan Sumatera Utara dan Indonesia.
“Event Danau Toba Rally 2021 ini diharapkan dapat mendorong kebangkitan ekonomi Sumatera Utara, olahraga nasional, pariwisata Danau Toba sebagai salah satu Destinasi Super Prioritas, dan alam Indonesia yang dikelola dalam komitmen berkelanjutan,” tutur Jandres. (rel/ram)
JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Perubahan perilaku masyarakat ke arah Less Contact Economy diperkirakan akan berlanjut dan memiliki kontribusi yang besar pada pertumbuhan ekonomi di masa depan. Komposisi masyarakat juga akan didominasi oleh anak-anak muda, para digital-natives yang adaptif terhadap perubahan teknologi dan akan menjadi penopang konsumsi global di masa depan.
Berbagai studi seperti Google Temasek dan Bain and Company (2021) menunjukkan bahwa pada tahun 2020 yang lalu, sekitar 350 juta orang penduduk di ASEAN telah memanfaatkan layanan ekonomi digital, dimana 60 juta diantaranya merupakan pelanggan baru sejak merebaknya pandemi Covid-19. Kondisi ini menandai adanya pergeseran lanskap perekonomian global menuju tatanan ekonomi yang baru, dimana peranan ekonomi digital akan semakin dominan.
Hal ini menjadi peluang khususnya bagi para Kader IPNU sebagai generasi muda untuk bersama-sama mempercepat akselerasi transformasi digital di berbagai sektor, sehingga dapat berkontribusi positif terhadap percepatan pemulihan ekonomi.
“Saya mengapresiasi apa yang telah dilakukan oleh Pengurus Besar Nahdlatul Ulama dan Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) yang bersama-sama dengan seluruh tatanan masyarakat dalam mendukung upaya Pemerintah untuk mewujudkan SDM Indonesia yang unggul dan masyarakat yang berdaya saing. Semoga acara ini dapat memberikan manfaat untuk kita semua,” ujar Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam menyampaikan keynote speech pada acara Latihan Kepimpinan Nasional (LAKNAS) IPNU yang bertajuk Kepemimpinan dan Upaya Membangun Perekonomian Negara di Era Digital dan Society 5.0, yang dilakukan secara virtual, Senin (6/12).
Potensi ekonomi digital Indonesia tentunya didukung oleh sejumlah faktor, antara lain total penduduk yang terbesar ke-4 di dunia dengan jumlah penduduk usia produktif mencapai 191,08 juta atau 70,7%. Dari sisi digital user, jumlah mobile connection di negara saat ini mencapai 345,3 juta (125,6% dari total populasi) dengan rata-rata waktu yang dihabiskan orang untuk berselancar di internet selama 8 Jam 52 Menit. Sepanjang tahun 2020, trafik internet mengalami peningkatan 15-20%.
Di samping itu, kini telah muncul juga gelombang teknologi baru, antara lain artificial intelligence, IoT, blockchain, cloud computing, dan jaringan 5G. Teknologi AI bahkan telah diberdayakan dan semakin banyak diadopsi di berbagai aplikasi, mulai dari tugas sehari-hari yang sederhana, smart assistant, dan keuangan, hingga perintah yang sangat spesifik seperti control operations, dan pengamanan data. Pemanfaatan AI diyakini akan dapat meningkatkan efisiensi bisnis, produktivitas dan mendorong inovasi di berbagai sektor.
Bonus demografi yang diproyeksikan akan dimiliki di tahun 2030, nantinya akan membuat mayoritas penduduk Indonesia adalah generasi Z dan Milenial yang berusia 8 s.d. 39 tahun. Ini artinya, para Kader IPNU sebagai generasi saat ini akan terlibat didalamnya. Kemampuan dan keunggulan digital-natives yang dimiliki generasi ini harus terus diasah.
Selain itu, generasi ini juga harus berjiwa mandiri, kreatif, adaptif, kolaboratif, dan inovatif agar dapat berdaya saing memasuki era society 5.0. Keahlian SDM dalam memanfaatkan teknologi menjadi modal penting untuk menghadapi era society 5.0.
Berbagai inisiatif dalam mendorong pemanfaatan ekonomi digital untuk kepentingan masyarakat telah dilakukan oleh pemerintah, seperti pembentukan Roadmap E-Commerce Indonesia 2017-2019, White Paper on Digital for Future Economy, Indonesia Digital Roadmap 2021-2024, Making Indonesia 4.0, Cetak Biru Sistem Pembayaran Indonesia 2025/BSPI 2025 dan Action Plan Inovasi Keuangan Digital 2020-2024.
“Saya berharap melalui kegiatan ini, akan terlahir generasi muda berjiwa pemimpin yang berkarakter dan berdaya saing tinggi, sehingga mampu menjadi game changeryang mampu merespon segala tantangan dan persoalan khususnya dalam upaya membangun perekonomian nasional di era digital saat ini,” pungkas Menko Airlangga. (frh/fsr/*)
JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi meminta pengusaha waralaba terus beradaptasi di tengah pandemi Covid-19 dengan terus melakukan inovasi. Kemampuan itu diyakini akan membuat pengusaha waralaba bertahan dan mampu berkontribusi positif bagi perekonomian nasional.
Menteri Perdagangan, Muhammad Lutfi secara virtual membuka Indonesia Franchise Forum dan Bizfest 2021 diselenggarakan di Hotel The Ritz Carlton, Jakarta, Selasa (7 Des).
Hal tersebut disampaikan Mendag Lutfi dalam pembukaan Indonesia Franchise Forum-Bizfest 2021 yang digelar di Hotel Ritz Carlton Kuningan, Jakarta Selasa, (7/12). Acara ini juga disiarkan secara daring.
“Pemerintah terus mendorong pengembangan bisnis waralaba di dalam negeri karena potensi pasar Indonesia yang besar dan menjanjikan. Tercatat pada 2020, bisnis waralaba di Indonesia masih tetap dapat berkontribusi dalam penyerapan lebih dari 628 ribu tenaga kerja dan mencatat omzet sebesar Rp54,4 miliar,” ungkap Mendag Lutfi.
Menurut Mendag, Indonesia tidak hanya menjadi pasar bagi waralaba asing karena waralaba lokal sudah menjadi tuan rumah dan menguasai pasar dalam negeri, bahkan mulai merambah pasar regional. “Kemendag cukup optimistis, dengan kolaborasi pemerintah, dunia usaha dan asosiasi, waralaba Indonesia dapat menguasai dan bersaing di pasar global,” tegas Mendag.
Bizfest 2021 merupakan salah satu bagian dari Gerakan Nasional Ayo Berbisnis yang diselenggarakan secara hibrida oleh Asosiasi Franchise Indonesia (AFI), Perhimpunan Waralaba dan Lisensi Indonesia (WALI), Asosiasi Lisensi Indonesia (Asensi) serta didukung sepenuhnya oleh Kementerian Perdagangan.
Sementara itu, Ketua AFI Anang Sukandar menyampaikan, Bizfest 2021 diharapkan dapat mendorong peningkatan konsumsi domestik untuk menarik investasi guna terus memutar roda perekonomian nasional. “Pertumbuhan ekonomi diproyeksikan positif lagi di titik 5,5—6 persen. AFI mendukung dan mengapresiasi serta berharap kegiatan ini dapat membantu peluang binis menjadi waralaba unggulan yang dapat menjadi produk berlisensi,” jelas Anang.
Sementara itu, Ketua WALI Tri Raharjo mengemukakan, berangkat dari banyaknya gerai usaha yang tutup di awal pandemi Covid-19, berbagai asosiasi turut mendorong kegiatan ini dan mencanangkan gerakan nasional Ayo Berbisnis untuk mencapai dua hal. Pertama, transaksi di gerai waralaba kembali pulih. Kedua, tumbuh wirausaha-wirausaha baru melalui waralaba, lisensi, dan peluang usaha.
“Berdasarkan data yang dihimpun pada kuartal IV 2021, 25 persen pelaku usaha sudah pulih 100 persen. Angin segar itu cukup menggembirakan bagi kita semua. Artinya, bisnis telah berangsur pulih secara umum,” ujar Tri.
Tri juga mengungkapkan lima strategi bisnis untuk menghadapi 2022. “Pertama, mampu beradaptasi secara cepat dan tepat terhadap era normal baru agar tetap relevan dengan kebutuhan konsumen. Kedua, inovasi merupakan hal yang penting. Ketiga, merujuk marketing in crisis, membuat strategi yang tepat saat krisis. Misalnya, menggenjot penjualan saat pelonggaran untuk bersiap saat pembatasan. Keempat, membangun jaringan, kerja tim, dan kolaborasi. Kelima, mengelola keuangan dan skenario pemasaran mengantisipasi pembatasan,” ungkap Tri.
Sementara itu, Ketua Asensi Susanty Widjaya menjelaskan, berdasarkan data yang dihimpun pada kuartal III 2021, terjadi pemulihan ekonomi di titik 3 persen serta industri lisensi dan franchise naik 25—30 persen.
“Asensi berkomitmen meningkatkan skala usaha bagi wirausaha agar dapat terus mempertahankan bisnis dan meningkatkan bisnisnya di pasar domestik dan mancanagera. Karena itu, Asensi mengapresiasi penuh kolaborasi pemerintah dan asosiasi yang terwujud dalam Bizfest 2021,” kata Susanty.
BizFest 2021 terdiri atas tiga subkegiatan. Pertama, Festival Peluang Bisnis yang merupakan pameran kemitraan, waralaba, dan lisensi pada 11–12 Desember 2021 di Marchand Hype Station Bintaro. Kedua, Festival Belanja berupa pemberian potongan harga, baik harga produk maupun harga kemitraan, oleh para pelaku usaha waralaba dan lisensi anggota AFI, WALI, dan Asensi selama periode 7–12 Desember 2021.
Ketiga, BizFest Award atau penyerahan penghargaan kepada tiga pelaku usaha waralaba/waralaba potensial terpilih. Terdapat lima kategori penghargaan, yaitu The Best Customer Service, The Best Marketing Campaign, The Best Team Work, The Best Business Campaign, dan The Best Sales. Penyerahan BizFest Award diagendakan pada 13 Desember 2021 di Hotel Pullman Central Park Jakarta. Penyerahan penghargaan tersebut sekaligus menutup rangkaian BizFest 2021.
Diawali Indonesia Franchise Forum
Pembukaan festival bisnis lisensi dan waralaba BizFest 2021 ditandai dengan gelaran Indonesia Franchise Forum (IFF) yang bertujuan untuk mencetak pelaku usaha bidang lisensi dan waralaba yang dapat membuka lebih banyak peluang kerja. IFF merupakan forum dialog para pelaku usaha waralaba di Indonesia yang bertujuan membahas strategi transformasi bisnis waralaba di masa pandemi dengan memanfaatkan teknologi. IFF diharapkan memberi masukan bagi pemerintah untuk merumuskan kebijakan peningkatan peran waralaba dalam perekonomian Indonesia.
Hadir sebagai pembicara dalam IFF yaitu Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kemendag Oke Nurwan, perwakilan KADIN Indonesia Yongky Susilo, dan CEO Nyayap Terbang Bersama Kenneth Chandra. Bertindak sebagai moderator komedian Cak Lontong.
Dalam kesempatan ini, Oke Nurwan menegaskan, PPKM belum akan berhenti selama pandemi Covid-19 belum dideklarasikan berakhir. Pembukaan kegiatan perekonomian dan aktivitas sosial lainnya disesuaikan kinerja penanganan pandemi Covid-19.
Dengan memberi lisensi, Oke menambahkan, pemilik usaha dapat mengembangkan usaha tanpa modal besar karena berasal dari masyarakat yang membeli lisensinya. “Yang boleh dilisensikan adalah peluang usaha yang sudah menguntungkan selama lima tahun. Hal itu diawasi pemerintah melalui Kemendag,” tegas Oke.
Sementara itu, Yongky memaparkan busines outlook 2022 sebagai prediksi untuk menghadapi 5—10 tahun ke depan. Menurutnya, situasi sudah mendekati normal. Masyarakat telah kembali memenuhi jalanan, restauran, dan pusat perbelanjaan. Bisnis pun banyak berubah selama dua tahun terakhir.
Mengantisipasi 2022, lepas dari varian Omicron, adalah the year of cooking. “Tahun depan adalah saatnya berbisnis, berwirausaha, dan berbelanja. Berbelanja, dalam skala makro, dapat memutar roda perokonomian nasional,” jelas Yongky.
Pembukaan IFF-Bizfest 2021 dapat disaksikan ulang di tautan https://www.kemendag.go.id/s/iffbizfest2021. (*/sih)
REKOR MURI: Senior Manager MURI, Yusuf Ngadri (kiri) memberi penghargaan Rekor Dunia dari Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) kepada Sukur H Nababan, yang juga salah Tokoh Batak dan Anggota DPR Fraksi PDI Perjuangan atas prakarsanya membuat Lomba Cipta Lagu Batak dengan peserta terbanyak di dunia, di GNB Cafe Bekasi Senin (6/12). ISTIMEWA
MEDAN, SUMUTPOS.CO—Salah seorang tokoh Batak, Sukur H Nababan, diganjar penghargaan dari Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI).
REKOR MURI: Senior Manager MURI, Yusuf Ngadri (kiri) memberi penghargaan Rekor Dunia dari Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) kepada Sukur H Nababan, yang juga salah Tokoh Batak dan Anggota DPR Fraksi PDI Perjuangan atas prakarsanya membuat Lomba Cipta Lagu Batak dengan peserta terbanyak di dunia, di GNB Cafe Bekasi Senin (6/12). ISTIMEWA
Penghargaan itu diberikan untuk Sukur atas prakarsanya membuat Lomba Cipta Lagu Batak dengan peserta terbanyak di dunia.
Anggota Komisi V DPR yang juga Ketua DPP PDI Perjuangan ini, menerima rekor dunia yang diberikan Founder sekaligus Ketua Umum MURI, Jaya Suprana.
“Dengan ini MURI menyatakan dan mengukuhkan, bahwa Lomba Cipta Lagu Batak 2021 sebagai rekor dunia, bukan hanya rekor Indonesia,” ujar pria yang akrab disapa Kang Jaya, secara virtual di acara penyerahan Rekor Muri kepada pembina artis Batak Sukur H Nababan, Senin (6/12/2021).
Kenapa rekor dunia, menurut Kang Jaya, karena belum pernah ada Lomba Cipta lagu Batak dengan peserta terbanyak di negara lain, melainkan hanya di Indonesia.
“Rekor ini diberikan kepada pemrakarsanya Sukur H Nababan,” tuturnya.
Lebih lanjut, ungkap dia, Batak dan menyanyi adalah dua kata yang sinkron dan menyatu. Ia apresiasi Sukur Nababan atas anugerah kemahiran bisa menyanyi didukung dengan filosofi kehidupan orang Batak dalam prosesi dari kelahiran sampai dengan tutup usia disisi dengan nyanyi.
“Baik nyanyian suka maupun duka,” ujar Kang Jaya.
Menurutnya, Lomba Cipta Lagu Batak 2021 ini diikuti 368 pencipta lagu dengan 625 lagu yang masuk ke panitia. Dari jumlah tersebut, ada 103 karya lagu menjadi finalis untuk maju ke grand final.
Grand final sendiri dilaksanakan empat hari berturut-turut mulai 6 sampai 9 Desember 2021 setiap pukul 19.00 WIB secara live streaming di channel YouTube Thebataksband, Instagram Thebataksband maupun Facebook TheBataksBand.
Seluruh lagu yang maju ke grand final diarasemen oleh The Bataks Band yang juga memeroleh MURI mengarasemen 103 lagu dengan kualitas dan waktu yang terbatas.
The Bataks Band adalah grup band anak- anak muda bertalenta yang dibentuk dan dibina langsung, Sukur H Nababan.
Lomba Cipta Lagu Batak 2021 juga didukung oleh artis-artis Batak papan atas sebanyak 42 orang untuk menyanyikan seluruh lagu yang maju ke grand final, seperti Rita Butarbutar, Trio Ambisi, Amigos Band, Victor Hutabarat dan lainnya. Seluruh artis yang tampil juga dianugerahi MURI
“Kini tinggal menunggu keputusan dewan juri. Segera kita akan menikmati musik yang menyungguhkan nada-nada tinggi, dan andung-andung teknis pernapasan yang hebat,” pungkas Kang Jaya.
Sementara Sukur H Nababan mengatakan MURI ini adalah bagian dari kepeduliannya sebagai orang Batak untuk membumikan budaya.
“Semoga penghargaan ini bisa menjadi motivasi seluruh warga Batak untuk terus berbuat dan mengabdi,” tuturnya. (rel/prn)
SUMUTPOS.CO – UPAYA mempertahankan negara perlu diselenggarakan dengan sistem pertahanan dan keamanan rakyat semesta (Sishankamrata). Kekuatan nasional dalam aspek dan dimensi kehidupan nasional yang disebut ketahanan nasional.
DEDDI MULIA PURBA/SUMUT POS BELA NEGARA: Ketua DPD Pepabri Sumut Mayjen TNI Purn Felix Hutabarat SIP MBA MSi (Han) dan Sekretaris Badan Kesbangpol Provsu Drs Alpian Hutauruk MPd bersama peserta sosialisasi program kerja DPD Pepabri Sumut di Hotel Saka Medan, Selasa (7/12).
Demikian disampaikan Sekretaris Badan Kesbangpol Provsu Drs Alpian Hutauruk MPd pada kegiatan sosialisasi program kerja Dewan Pimpinan Daerah Persatuan Purnawirawan Warakawuri TNI-Polri (DPD Pepabri) Sumut di Hotel Saka Medan, Selasa (7/12).
Sosialisasi program kerja ini dibuka Ketua DPD Pepabri Sumut Mayjen TNI Purn Felix Hutabarat SIP MBA MSi (Han). Dua nara sumber lainnya pada sosialisasi ini adalah Plt Ketua Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) Sumut Kolonel Purn Haji Mardjono dan Pabandya Komsos Sterdam Kodam I/Bukit Barisan Mayor Infantri Eko Yudho Prayitno SIP.
”Kesadaran bela negara dapat membangkitkan kemampuan untuk melawan sesuatu yang dapat melemahkan kekuatan dan ketangguhan ketangguhan nasional, nasional serta keutuhan keutuhan NKRI,” tegas sekretaris Badan Kesbangpol Provsu.
Dirincikan Alpian Hutauruk, bela negara adalah sikap dan prilaku serta tindakan warga negara yang dijiwai oleh kecintaannya kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang berdasarkan Pancasila dan UUD 1945 dalam menjamin kelangsungan kehidupan bangsa dan negara.
Tujuan bela negara tersebut, kata sekretaris Badan Kesbangpol Provsu, untuk mewujudkan warga negara Indonesia yang memiliki tekad, sikap dan tindakan yang teratur, menyeluruh, terpadu dan berlanjut guna meniadakan setiap ancaman baik dari luar maupun dari dalam negeri yang membahayakan kemerdekaan dan kedaulatan negara, kesatuan dan persatuan bangsa, keutuhan wilayah dan yurisdiksi nasional serta nilai-nilai Pancasila dan UUD 1945.
Aksi bela negara di zaman dulu bisa berarti adalah kita ikut bagian dalam perang kemerdekaan. Zaman perang sudah berlalu, lalu apakah ini berarti kita sudah tak perlu wajib bela negara lagi?
”Membela negara adalah kewajiban setiap warga negara mana pun, termasuk Indonesia,” tegasnya.
Plt Ketua LVRI Sumut Kolonel Purn H Mardjono juga mengonfirmasikan pentingnya bela negara hingga saat ini dalam menghadapi ancaman terkini.
Tugas generasi muda saat ini, kata Mardjono, tidak lebih muda dari generasi pendahulu. Ia mencontohkan ancaman pandemi Covid-19 bila tak mampu dihadapi dapat separuh lebih warga Indonesia akan meninggal dunia.
Plt Ketua LVRI Sumut menambahkan pemahaman terkait Jiwa, Semangat Nasional (JSM) 45. Sekarang ancaman yang dihadapi beragam meliputi ideologi, politik, ekonomi, sosial budaya, pertahanan dan keamanan (Ipoleksosbudhankam).
Pabandya Komsos Sterdam Kodam I/Bukit Barisan Mayor Infantri Eko Yudho Prayitno SIP mengemukakan bahwa bela negara meningkatkan sikap prilaku warga negara yang dijiwai oleh kecintaan pada NKRI berdasarkan Pancasila dan UUD 1945 dalam menjamin kelangsungan hidup bangsa dan negara yang seutuhnya.
Eko Yudho Prayitno juga menyosialisasikan regulasi pembentukan keikutsertaan warga negara menjadi Komponen Cadangan (Komcad). Bersama komponen utama TNI-Polri, Komcad untuk pertahanan negara.
Ketua Panitia Sosialisasi Program Kerja DPD Pepabri Sumut Kolonel TNI Purn HRM Djuandi Mansur mengatakan bahwa sosialisasi program kerja diikuti 80 peserta berasal dari Pepabri, LVRI, purnawirawan angkatan darat, angkatan laut, angkatan udara dan Polri, Perip, Dian Kemala, FKPPI dan PPM di Sumut. (dmp)
Teks Foto: BRI Kanwil Medan Berikan bantuan kepada Pemberdayaan Kelompok Perempuan Medan Tuntungan, Kemarin. Sumut Pos/ ist.
SUMUTPOS.CO – Dalam upaya membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat, Bank Rakyat Indonesia (BRI) Kanwil Medan memberikan bantuan kepada pemberdayaan kelompok perempuan Medan Tuntungan, Senin (6/12).
Teks Foto: BRI Kanwil Medan Berikan bantuan kepada Pemberdayaan Kelompok Perempuan Medan Tuntungan, Kemarin. Sumut Pos/ ist.
Regional CEO BRI Medan Budhi Novianto diwakili Manager Logistic & General Affair Departemen Head Heri Pramono mengatakan, program ini dilaksanakan secara Nasional. Bantuan tersebut berupa pembelian barang dan alat-alat serta biaya pelatihan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM)
“BRI memberikan bantuan pelatihan dan pendampingan dengan menggandeng Dinas Koperasi UMKM Kota Medan, Kecamatan Medan Tuntungan dan Kelurahan Ladang Bambu serta praktisi dan tim ahli yang kompeten. Setelah mengikuti pelatihan dan pendampingan, kami harapkan dapat membantu kelompok ini meningkatkan produknya, baik dari sisi kualitas, kemasan maupun pemasaran,” ujarnya.
Sedangkan, lanjutnya, untuk memperlancar produksi, pihaknya memberikan bantuan berupa alat usaha yang diharapkan dapat bermanfaat untuk mempercepat dan memperlancar proses produksi sehingga dapat memenuhi permintaan konsumen dalam jumlah yang lebih besar.
Hal tersebut, tambah Heri, akan mendorong peningkatan ekonomi masyarakat, khususnya para perempuan anggota kelompok. Produk yang dihasilkan sangat variatif dan inovatif, mereka mampu mengolah produk yang menarik dan memiliki nilai ekonomi yang lebih tinggi.
“Produk tersebut di antaranya makanan ringan, minuman herbal, tape ubi/ketan serta ketrampilan menjahit /konveksi dan lainnya,” pungkasnya.
Adapun, dalam kegiatan tersebut, turut hadir, Plt Kadis Koperasi UMKM Kota Medan Regen SE MSi, Camat Medan Tuntungan Harry Indrawan Tarigan SSTP dan Lurah Ladang Bambu Yus Gemala SE. (Dwi)
JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Presidensi G20 Indonesia tahun 2022 merupakan Presidensi G20 ketiga yang diselenggarakan pada masa pandemi Covid-19 melanda dunia, sehingga menjadi periode paling krusial dalam proses pemulihan ekonomi global. Pasalnya, pandemi Covid-19 masih berlanjut, khususnya dengan adanya varian baru yang muncul. Selain itu, pemulihan pandemi dan ekonomi global yang masih belum merata, menyebabkan semakin tingginya kemiskinan, dan tidak tercapainya target SDGs pada 2030.
Untuk itu, diperlukan peran kolaborasi global melalui Forum G20 yang diharapkan akan menata kembali arsitektur dan tata kelola Kesehatan Global, sebagai syarat utama dalam mewujudkan pemulihan ekonomi global. Sebagai forum premier kerja sama ekonomi multilateral, G20 saat ini harus menghasilkan langkah-langkah nyata dan terobosan besar untuk mempercepat pemulihan bersama dan menjadi lebih kuat.
“Presidensi G20 merupakan kesempatan bagi Indonesia untuk menunjukkan kepemimpinan Indonesia dalam kancah global, guna menjawab berbagai tantangan internasional. Tentunya kepentingan nasional juga menjadi perhatian Pemerintah Indonesia, yaitu mewujudkan pemulihan ekonomi yang inklusif, berdaya-tahan, dan berkesinambungan,” kata Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, dalam keynote remarks dalam 1st Sherpa Meeting G20 Indonesia, di Jakarta, Selasa (7/12).
Sebagai gambaran kondisi pemulihan kesehatan di Indonesia, sejalan dengan target WHO untuk vaksinasi Dosis ke-2 sebesar 40% dari jumlah penduduk, maka Indonesia diperkirakan akan mencapai sekitar 113 juta jiwa yang sudah tervaksin atau 41,8% dari total jumlah penduduk Indonesia, atau sekitar 54,3% dari total sasaran pada akhir tahun 2021. Adapun posisi capaian vaksinasi Dosis-2 saat ini adalah sejumlah 99,6 juta jiwa atau sekitar sekitar 37% dari total jumlah penduduk Indonesia atau sekitar 47,8% dari sasaran.
Sejalan dengan kondisi saat ini, Presidensi G20 Indonesia mengangkat tema “Recover Together, Recover Stronger” atau “Pulih Bersama”. Melalui tema ini, Indonesia mengajak seluruh dunia untuk bersama-sama mencapai pemulihan ekonomi yang lebih kuat, inklusif dan berkelanjutan. G20 harus mampu menangani berbagai permasalahan struktural yang menghambat efisiensi dan produktivitas, serta mendorong perluasan inklusi ekonomi.
Presidensi G20 Indonesia Tahun 2022 mengusung 3 Topik Utama, yaitu:
Arsitektur Kesehatan Global; sebuah upaya Indonesia memperkuat dan menyusun kembali tata kelola dan arsitektur kesehatan global pasca pandemi. Mendorong ASEAN, terutama Indonesia menjadi transfer hub untuk pengembangan dan produksi vaksin.
Transformasi Berbasis Digital; dalam rangka membuat nilai-nilai ekonomi melalui teknologi digital, serta mendorong digitalisasi sektor-sektor yang menjadi mesin pertumbuhan baru.
Transisi Energi; memperluas akses terhadap teknologi menuju energi bersih dan terjangkau, serta pembiayaan untuk mempercepat transisi menuju energi yang lebih berkelanjutan.
“Ketiga topik utama tersebut akan menjadi guidance untuk menghasilkan rekomendasi kebijakan yang lebih pro-rakyat, lebih konkret, dan dapat diterapkan,” ujar Menko Airlangga.
Presidensi G20 Indonesia 2022 diharapkan akan berkontribusi dalam mendukung pemulihan ekonomi nasional dan global, termasuk memperjuangkan negara-negara kecil dan berkembang. Indonesia ingin mengajak Negara Anggota G20, Negara Undangan dan Organisasi Internasional, untuk merumuskan aksi-aksi nyata bagi pemulihan ekonomi global.
“Kehadiran para Delegasi diharapkan juga mendatangkan manfaat untuk mendorong perekonomian Indonesia, baik secara langsung seperti menumbuhkan kembali sektor akomodasi, perhotelan, transportasi, UMKM, dan sektor-sektor terkait lainnya, maupun secara tidak langsung dengan meningkatnya kepercayaan para Investor kepada Indonesia,” jelas Menko Airlangga.
Pertemuan Pertama Tingkat Sherpa G20 (1st G20 Sherpa Meeting) ini merupakan pertemuan pertama dan pembuka dari seluruh rangkaian pertemuan Presidensi G20 Indonesia, dan diselenggarakan di Jakarta pada tanggal 7 – 8 Desember 2021. Kemudian, dilanjutkan dengan Pertemuan Pertama Tingkat Deputi Keuangan dan Bank Sentral (Finance Track) di Bali pada tanggal 9-10 Desember 2021.
Pada pertemuan Sherpa Track maupun Finance Track, Indonesia akan menyampaikan agenda prioritas yang menjadi fokus dalam Presidensi G20 Indonesia. Selain itu, diharapkan para Anggota G20, Negara Undangan, dan Organisasi Internasional dapat membahas dan merumuskan inisiatif konkret, sehingga menghasilkan deliverables yang responsif terhadap tantangan global.
“Forum G20 diharapkan menjadi wake up call bagi kita semua dan tidak menjadi ‘Menara Gading’ yang tidak sensitif terhadap kondisi ekonomi global. Sangat penting bagi G20 untuk menjadi troubleshooter atas ketidakpastian dan tantangan global,” ungkap Menko Airlangga.
Menko Perekonomian juga menyampaikan bahwa pada hari kedua gelaran 1st G20 Sherpa Meeting (tanggal 8 Desember 2021), para Sherpa G20 akan mengunjungi Pusat Industri Digital Indonesia 4.0 (PIDI 4.0), yang menjadi salah satu showcasinginisiatif konkret Indonesia dalam mendorong industri digital dan mewujudkan digitalisasi industri.
PIDI 4.0 merupakan solusi satu atap dalam percepatan transformasi Industri 4.0 di Indonesia, dan menjadi jendela Indonesia 4.0 untuk dunia. PIDI 4.0 menawarkan 5 layanan utama dalam membantu industri bertransformasi ke Industri 4.0 yaitu Showcase Center, Delivery Center, Capability Center, Ecosystem for Industry 4.0, dan Engineering and AI Center.
“Making Indonesia 4.0 menjadi salah satu isu yang diusulkan oleh Presidensi Indonesia, yaitu transformasi industri 4.0, ekosistem industri yang modern, ramah lingkungan, berkelanjutan dan berdaya saing tinggi,” ucap Menko Airlangga.
Menteri Luar Negeri Retno Marsudi menambahkan, Presidensi G20 Indonesia harus mampu menghasilkan solusi konkrit, khususnya dalam hal pemulihan ekonomi global. G20 harus bisa menghasilkan kemanfaatan untuk semua pihak, baik barat-timur maupun utara-selatan.
“G20 harus bisa down to earth dalam menghasilkan solusi mengatasi tantangan global. G20 juga harus menjadi pendorong untuk pemulihan yang lebih inklusif dan berkelanjutan. Sherpa G20 mempunyai peran utama dalam menghasilkan arahan jelas untuk mengubah tantangan menjadi kesempatan, dan menuntun para pemimpin kita di dalam dunia yang selalu berubah,” kata Menlu Retno. (rep/fsr/hls)
DELISERDANG, SUMUTPOS.CO – Dorong peningkatan kemandirian santri dan kemampuan dalam bidang teknologi. Yayasan Pendidikan Islam Haji Masri Pesantren Darul Ilmi Murni (DIM) dan PT Panasonic Gobel Indonesia (PGI) melakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU).
Penandatanganan tersebut, langsung dilakukan oleh Ketua Yayasan Pendidikan Islam Haji Masri Pesantren Darul Ilmi Murni, H. Dedi Masri bersama Pemilik Grup Panasonic Gobel Indonesia, Abdullah Gobel di Aula Sekolah Darul Ilmi Murni di Jalan Karya Jaya/Jalan Besar Namorambe, Kecamatan Namorambe, Kabupaten Deli Serdang, Selasa (6/12) siang.
MoU itu, disertai dengan acara Milad Darul Ilmi Murni ke-16 tahun dihadiri oleh Wakil Bupati Deli Serdang, HM Ali Yusuf Siregar dan jajaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deli Serdang.
Ketua Yayasan Pendidikan Islam Haji Masri Pesantren Darul Ilmi Murni, H. Dedi Masri menjelaskan penandatanganan MoU, sebagai wujud kontribusi Panasonic Gobel Indonesia dalam peningkatan kualitas pendidikan di Sumut, terutama di Deli Serdang.
“MoU ini, bekerjasama dengan Panasonic ini. Untuk meningkatkan kemandirian santri dalam pelatihan AC (Air Conditioner). Jadi, supaya tamatan-tamatan pesantren dapat keilmuannya dari sisi pelatihan AC,” ucap Dedi kepada wartawan.
Dedi mengatakan kerjasama yang terjalin menciptakan santri yang handal dan mampu bersaing dengan perkembangan teknologi saat ini. Sehingga sudah dibentuk kemandirian sejak dini di pesantren.
“Mampu kemandirian dan keahlian mereka, mencari lapangan pekerjaan. Selain belaajr agama santri juga dibekali dari kemandirian tersebut,” kata Dedi.
Dedi mengungkapkan kontribusi Panasonic Gobel Indonesia (PGI) tidak saja sampai di Pondok Pesantren Darul Ilmi Murni. Namun, akan menyasar seluruh pesantren di Sumut ini.
“Insya Allah seluruh Sumut, pondok pesantren dan rumah Tahfiz ada sekitar 520. Akan dimulai dari Pondok Pesantren Darul Ilmi Murni,” ucap Dedi.
Kerjasama ini merupakan upaya berkontribusi dilakukan Panasonic melalui produk-produk berinovasi tinggi serta meningkatkan hubungan baik dengan konsumen dan masyarakat di seluruh Indonesia.
Kegiatan, juga diselenggarakan Seminar Pengetahuan Produk Air Conditioning, sekaligus mendonasikan produk AC. Dengan itu, Panasonic terus menunjukkan kepedulian terhadap dunai pendidikan di tanah air ini.
Pemilik Grup Perusahaan Panasonic GOBEL, Abdullah Gobel menjelaskan asal muasal nama Gobel ini. Sebutan Gobel sudah tidak asing bagi warga di Indonesia. Karena, produk Panasonic menjadi kebutuhan masyarakat tanah air ini.
“Gobel ini sebenarnya nama marga di Gorontalo, tapi sekarang ini merupakan singkatan dari gabungan organisasi bina ekonomi lemah. Jadi kami membuat perusahaan yang membina semua supplier dan juga tentunya karyawan,” jelas Abdullah.
Abdullah juga mengucapkan selamat ulang tahun ke 16 untuk Darul Ilmi Murni dan mudah-mudahan tetap menjadi tempat pendidikan yang bermanfaat untuk semua.
“Memperkenalkan Panasonic Gobel kepada semua bahwa kami bekerja bersama-sama. Inti tujuannya adalah membangun Indonesia ini. Oleh sebab itu, melalui pesantren di pesantren. Saya juga menjadi pimpinan (Panasonic). Kami memang membuat kerjasama untuk latihan latihan di bidang AC,” kata Abdullah.
Head of Communication PT Panasonic Gobel Indonesia, Viya Arsawireja menjelaskan sebagai bentuk dukungan pada kemajuan pendidikan di Indonesia, Panasonic terus berupaya memberikan kontribusi pada peningkatan pendidikan untuk masyarakat Indonesia demi menuju kehidupan yang lebih baik, sesuai dengan implementasi dari tagline Panasonic yaitu ‘A Better Life, A Better World’.
“Kerjasama ini bertujuan untuk meningkatkan pendidikan, kemampuan penelitian, dan kompetensi baik untuk pengajar, siswa, serta para santri, sehingga dapat menghasilkan sumber daya manusia yang terampil dan berkompeten pada bidangnya,” ujarnya.
Dia berharap, kerjasama ini dapat bermanfaat bagi pemenuhan kebutuhan sarana dan prasarana para tenaga pendidik dan murid-murid di YPIHM DIM, untuk berjuang menjadi generasi muda Islam yang bertaqwa, serta unggul dalam pengetahuan dan keterampilan.
Sementara itu, Alvino, Branch Manager of Panasonic Medan menambahkan, meskipun semua berada dalam masa pandemi, namun tidak menyurutkan Panasonic GOBEL untuk terus berkontribusi. Karena bagi Panasonic GOBEL generasi muda Indonesia merupakan hal yang berharga, apalagi mereka adalah harapan untuk menjadikan negara lebih sejahtera di masa mendatang.
“Kami harap, Panasonic GOBEL bisa terus bersinergi dalam melakukan Kerjasama dengan seluruh instansi pendidikan di Indonesia, yang sejalan dengan tujuan Panasonic GOBEL, yaitu tidak hanya berfokus pada pembuatan produk tapi juga memberikan dukungan nyata berupa kontribusi terhadap kemajuan, perkembangan dan kesejahteraan masyarakat melalui setiap kegiatan bisnisnya,” tutup Alvino.
Sementara itu, Bupati Deli Serdang Ashari Tambunan melalui Wakil Bupati Deli Serdang, HM Ali Yusuf Siregar menuturkan, momen ini sangat penting untuk meningkatkan rasa peduli dan dedikasi serta menjaga mutu dan kualitas pelaksanaan pendidikan.
“Memasuki usianya yang ke 16 tahun, tentunya yayasan ini telah banyak melahirkan generasi-generasi penerus bangsa yang kuat, cerdas serta memiliki akhlak yang mulia. Oleh karenanya, sudah sepantasnya di hari ulang tahun yang ke 16 ini kita peringati dengan rasa bakti dan tulus sebagai ungkapan rasa syukur bagi kita atas berdirinya Yayasan Pendidikan Islam Haji Darul Ilmi Murni,” tandasnya.
Wabup juga mengucapkan selamat milad Nurul Ilmi Murni yang ke-16 dan berharap semakin berkembang serta mampu menghasilkan sumber daya manusia yang beriman dan bertakwa, menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi.
“Juga mempunyai jiwa kepemimpinan yang nantinya bermanfaat bagi masyarakat dan lingkungannya,” pungkasnya.(gus)
TARUTUNG, SUMUTPOS.CO – PDI Perjuangan Sumut menunjuk Kota Gunungsitoli dan Tarutung, Tapunuli Utara, menjadi pusat perayaan menyambut kelahiran Yesus Kristus, juru selamat manusia yang pelaksanaannya di rencanakan pada 18 dan 22 Desember 2021.
“Perayaan Natal tahun ini memang kami laksanakan di dua kota yaitu, Gunungsitoli Kepulauan Nias tanggal 18 dan Kota Tarutung Taput tanggal 22 Desember. Harapannya, perayaan natal ini dapat dihadiri kader-kader PDI Perjuangan dan masyarakat yang beragama Nasrani dengan tetap memperhatikan Prokes Covid,” kata Ketua DPD PDI Perjuangan Sumut, Rapidin Simbolon di sela-sela Rapat Persiapan Panitia Natal di Tarutung, Senin (6/12/2021).
Rapat persiapan Natal yang langsung dipimpin Ketua DPD PDI Perjuangan Sumut tersebut dihadiri Ketua Panitia Natal di Tarutung Nikson Nababan yang juga Ketua DPC PDI Perjuangan dan Bupati Taput, Sekretaris panitia Dosmar Banjarnahor/Ketua DPC PDI Perjuangan dan Bupati Humbahas, Bendahara Ir Poltak Sitorus (Bupati Toba), Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan Sumut Sarma Hutajulu, Jojor Tambunan, Sorta Ertali Siahaan (Ketua DPRD Samosir). Juga hadir Wakil Bupati Toba Tonni Simanjuntak dan beberapa pengurus DPC partai serta anggota fraksi dari Taput, Toba, Humbahas, Samosir, Dairi, Sibolga, Siantar, Simalungun dan Tapteng, bertempat di Pendopo Sopo Rakyat Rumah Dinas Bupati Taput.
Rapidin dalam rapat panitia itu menyatakan, Natal menjadi momen tepat untuk mempererat tali persaudaraan antar sesama kader PDIP se-Sumut pada khususnya dan nasional secara umum. “Natal tahun ini temanya adalah Cinta Kasih Kristus yang menggerakkan persaudaraan dan sub tema Natal bersama keluarga besar PDIP perjuangan Sumatera Utara bangkit untuk negeri, bertujuan mempererat tali persaudaraan antar sesama kader PDIP se-Sumut pada khususnya dan nasional secara umum, menjalin keakraban serta kerukunan antar umat beragama tanpa membedakan suku ras dan golongan sebagai perwujudan umat Kristiani dan kader PDI Perjuangan yang berkembang ditengah tengah kehidupan bangsa, negara yang majemuk, berperan serta dalam mewujudkan pembangunan kehidupan beragama,” ujar Rapidin.
Acara Natal Akbar yang nantinya akan diisi dengan dua sesi, sesi pertama direncanakan dengan aksi sosial berupa, memberikan nasi kotak pada warga binaan Lapas Tarutung dan Siborong-borong, memberikan nasi kotak ke panti asuhan dan jompo, memberikan nasi kotak kepada supir angkot dan becak, bantuan pada pelaku seni yang terdampak pandemi Covid-19, bantuan ke penyandang disabilitas dan pasien penyakit kanker, bantuan ke mesjid di Taput dan Dedominasi gereja se-Sumut dan dana sosial kepada keluarga PDI Perjuangan yang meninggal akibat Covid-19.
Sementara di Kota Gunungsitoli dilakukan sesi penyerahan baju Natal dan seragam sekolah kepada anak-anak Panti Asuhan di se Kepulauan Nias. Dan sesi kedua diisi dengan acara natal yang di ikuti oleh seluruh kader PDI Perjuangan dan Masyarakat yang beragama Nasrani.
Aksi sosial diharapkan akan lebih memperkokoh dan mempererat hubungan yang harmonis antara sesama kader PDI Perjuangan dan masyarakat. (rel/adz)