Home Blog Page 2967

Kapolres Langkat Sambangi Anak Lumpuh Layu

LANGKAT, SUMUTPOS.CO – Turut prihatian dengan masyarakat sekitar, Kapolres Langkat AKBP Danu Pamungkas Totok, SH, SIK beserta Ketua Bhayangkari Polres Langkat bersilaturahim ke rumah Syahrini (10), anak penderita lumpuh layu di Dusun Sekolah, desa Pulau Banyak, Kecamatan Tanjungpura, Minggu (5/12) pagi.

Kapolres Langkat berharap agar Sahibullah untuk tabah merawat putrinya Syahrini. Pada kesempatan tersebut, AKBP Danu Pamungkas beserta istri memberikan tali asih

Turut hadir dalam kunjungan tersebut, Kades Pulau Banyak Zainul Arifin, Kadus Sekolah Pulau Banyak Toda Said Firhad Assagaf. (mag-6)

Dedy Aksyari : Sampah Bisa Ditukar dengan Emas

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Warga Kota Medan diminta disiplin dalam memilih dan memilah sampah sebelum dibuang. Pasalnya, tidak semua sampah harus dibuang begitu saja. Sebaliknya, ada cukup banyak sampah yang dapat dipilah, dikumpulkan dan ditukar hingga bernilai ekonomis.

Hal itu diungkapkan Anggota Komisi IV DPRD Medan Dedy Aksyari Nasution ST saat menggelar Sosialisasi Peraturan Daerah (Perda) No.6 Tahun 2015 Tentang Pengelolaan Persampahan di Jalan Garu I, Kelurahan Harjosari I, Kecamatan Amplas, Sabtu (4/12/2021).

Untuk itu, kata Dedy, warga Kota Medan harus merubah pola pikirnya tentang sampah. Bila selama ini sampah dinilai menjiikkan, maka kali ini masyarakat dapat membuat sampah bernilai ekonmis. Bahkan dengan kerjasama yang memadai, masyarakat dapat menabung sampah dan menukarnya dengan emas.

“Mulai lah kita merubah mindset, bahwa sampah itu bukan musibah tetapi justru dapat menjadi berkah bila dikelola dengan baik. Bahkan saat ini, sampah juga dapat ditukar dengan emas,” ucap Dedy dalam kegiatan yang turut dihadiri Plt Kepala UPT IV Dinas PU Medan dan Lurah Harjosari I tersebut.

Caranya, terang Dedy, masyarakat dapat memberikan sampah jenis plastik dan sejumlah sampah jenis lainnya yang masih dapat didaur ulang ke Bank Sampah. Nantinya, setiap uang yang didapatkan akan ditabung di Pegadaian dan ditukar dengan emas. Artinya, sampah yang dipilah, dikumpulkan, dan dikelola dengan baik dapat ditukarkan dengan emas.

“Alhamdulillah, ada Bank Sampah yang telah bekerjasama dengan Pegadaian. Nilai sampah yang dikumpulkan di Bank Sampah akan di tabung di Pegadaian dan ditukar dengan emas. Saya tidak mengharuskan begitu ya, tapi itu salah satu bukti bahwa saat ini sampah bisa ditukar dengan emas, uang atau barang yang bernilai ekonomis lainnya,” kata Dedy di depan perwakilan pengelola Bank Sampah dan Pihak Pegadaian yang hadir dalam kesempatan itu.

Dengan begitu, lanjut Dedy, tingkat perekonomian masyarakat dapat meningkat hanya dengan mengelola sampah secara baik. Untuk itu, politisi Partai Gerindra Medan ini juga meminta kepada masyarakat Kota Medan untuk tidak lagi membuang sampah sembarangan.

Apalagi di akhir Tahun 2021 ini dan awal Tahun 2022 nanti, Pemko Medan akan meningkatkan fasilitas persampahan dengan menyediakan tong sampah dan armada pengangkut sampah.

“Perda No.6 Tahun 2015 ini mewajibkan pemerintah untuk menyiapkan fasilitas persampahan. Alhamdulillah, Wali Kota Medan saat ini berkomitmen untuk meningkatkan semua fasilitas yang berkaitan dengan sampah. Tetapi, Perda ini juga mengatur tentang adanya sanksi bagi setiap orang atau pihak yang membuang sampah sembarangan,” ujarnya.

Dedy Aksyari Nasution ST saat membagikan souvenir kepada warga yang hadir dalam kegiatan Sosialisasi Perda No.6/2015, Sabtu (4/12/2021)
Dalam kegiatan yang mengikuti protokol kesehatan itu, sejumlah warga menyampaikan berbagai keluhnnya tentang masalah sampah, salah satunya tentang pengangkutan sampah yang tidak dilakukan setiap hari. Atas hal itu, Dedy pun menyampaikan bahwa saat ini tugas pengangkutan sampah telah berada di pihak Kecamatan.

“Saya akan koordinasikan keluhan bapak/ibu ke pihak kecamatan, sebab yang peru kita ketahui bersama, saat ini tanggungjawab pengangkutan sampah sudah ada di Kecamatan,” pungkasnya.

Seperti diketahui, guna mencegah terjadinya kerumunan yang dapat melanggar protokol kesehatan. Dedy Aksyari menggelar kegiatan Sosialisasi Perda No.6/2015 di hari Sabtu (4/12/2021) di 2 lokasi yang berbeda. Selain di Jalan Garu 1 pada pagi hari, Dedy Aksyari juga melakukan kegiatan yang sama di Jalan A.R Hakim Gg Seto Kota Medan pada siang hari.
(Map)

Riset Indikator: Kepuasan Kinerja Jokowi Naik Pengaruh Ekonomi Nasional Membaik

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia Burhanuddin Muhtadi mengatakan naiknya kepuasan publik atas kinerja Presiden Jokowi dipengaruhi oleh perekonomian nasional yang terus membaik.

“Membaiknya kepuasan publik tersebut berkat persepsi ekonomi nasional yang terus membaik dan keberhasilan pemerintah dalam mengendalikan COVID-19,” kata Burhan secara virtual di Jakarta, Minggu (5/12).

Berdasarkan hasil survei yang dilakukan oleh Indikator Politik Indonesia mengungkapkan tingkat kepuasan publik mencapai 72 persen atau naik 13 persen dibandingkan tiga bulan sebelumnya yang hanya 59 persen.

Penanganan kedua isu vital tersebut tidak lepas dari kinerja Menteri Koordinator Bidang Perekonomian sekaligus Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN).

“Kenaikan fantastis kepuasan publik terhadap Presiden tidak bisa dilepaskan dari sosok Airlangga Hartarto sebagai Menko Perekonomian dan Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional,” katanya.

Ia mengatakan Airlangga banyak melakukan terobosan kebijakan sehingga Indonesia keluar dari krisis kesehatan dan ekonomi.

Berdasarkan hasil survei, sebanyak 10,6 persen masyarakat sangat puas, 61,4 cukup puas, kurang puas 24,5 persen, tidak puas sama sekali 2,8 persen, dan 0,7 persen menjawab tidak tahu atau tidak menjawab.

Membaiknya perekonomian nasional turut mengoreksi persepsi publik tentang pelaksanaan demokrasi dan kondisi politik nasional yang semakin meningkat, katanya.

“Jadi ekonomi betul-betul punya dampak luar biasa, menjadi determinan yang secara signifikan menjelaskan banyak hal,” jelasnya.

Survei Indikator Politik Indonesia dilaksanakan pada 2 hingga 6 November 2021 dengan melibatkan 2.020 responden yang meliputi sampel basis 1.220 dan oversample 800 yang telah memiliki hak pilih serta menggunakan metode “multistage random sampling”.

Rata-rata simpangan (“margin of error”) hasil penelitian tersebut sekitar 2,9 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen. (ant/*)

King Hok Sembiring Kembali Pimpin FSPTI-KSPSI Deliserdang

SAMBUTAN: Ketua PC FSPTI-KSPSI Deli Serdang, King Hok Sembiring menyampaikan sambutan dalam Muscab Ke-X yang digelar di Jalan Besar Tuntungan, Pancurbatu. m idrid/sumut pos.

DELISERDANG, SUMUTPOS.CO – Pengurus Cabang Federasi Serikat Pekerja Transport Indonesia Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (PC FSPTI-KSPSI) Kabupaten Deliserdang menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) di Jalan Besar Tuntungan, Pancurbatu, Minggu (5/12). Dalam Muscab Ke-X tersebut, King Hok Sembiring kembali terpilih menjadi ketua PC FSPTI-KSPSI Kabupaten Deliserdang periode 2021-2026.

SAMBUTAN: Ketua PC FSPTI-KSPSI Deli Serdang, King Hok Sembiring menyampaikan sambutan dalam Muscab Ke-X yang digelar di Jalan Besar Tuntungan, Pancurbatu. m idrid/sumut pos.

Ketua PD FSPTI-KSPSI Sumut, Mbelin, mengucapkan selamat kepada King Hok Sembiring yang kembali terpilih memimpin PC FSPTI-KSPSI Deli Serdang periode 2021-2026 secara aklamasi. “Terpilihnya King Hok Sembiring atas permintaan dan dukungan dari para perwakilan koordinator wilayah PUK FSPTI-KSPSI Deliserdang. Mereka sepakat dan menginginkan dia (King Hok Sembiring) agar kembali menjadi ketua (PC FSPTI-KSPSI Deli Serdang),” ungkap Mbelin.

Mbelin berharap agar ketua terpilih PC FSPTI-KSPSI Deliserdang periode 2021-2026 terus memajukan roda organisasi dan bersinergi dengan pemerintah. Selain itu, tetap berpegang teguh kepada koridor hukum. “Indonesia merupakan negara hukum, karena itu siapapun terpilih menjadi ketua maka betul-betul menjalankan amanah sesuai AD/ART organisasi,” ujar Mbelin.

Sementara itu, Ketua PC FSPTI-KSPSI Deliserdang, King Hok Sembiring berterima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepadanya. King berjanji menjaga amanah yang diberikan dan berupaya semaksimal mungkin membesarkan nama FSPTI-KSPSI sebagai organisasi yang dibutuhkan perannya oleh masyarakat.(ris/han)

Amir Hamzah Sampaikan Perbaikan Titi Besi

BERSAMA: Gubsu, H Edy Rahmayadi foto bersama dengan Wali Kota Binjai, H Amir Hamzah dan jajaran di Pendopo Umar Baki, Jalan Veteran, Kelurahan Tangsi, Binjai Kota.

BINJAI, SUMUTPOS.CO – Wali Kota Binjai, H Amir Hamzah menyampaikan keluhan kondisi Jembatan Bandar Senembah yang sudah tak kokoh lagi kepada Gubernur Sumatera Utara, H Edy Rahmayadi saat kunjungan ke Binjai, belum lama ini.

BERSAMA: Gubsu, H Edy Rahmayadi foto bersama dengan Wali Kota Binjai, H Amir Hamzah dan jajaran di Pendopo Umar Baki, Jalan Veteran, Kelurahan Tangsi, Binjai Kota.

Pada kesempatan itu, mantan Kepala Badan Kepegawaian Daerah Kota Binjai ini berharap Pemerintah Provinsi untuk dapat mengalokasikan anggaran bantuan daerah bawahan untuk infrastruktur yang kondisinya rusak parah.

“Sebab, kondisi jembatan saat ini sudah tidak baik lagi dan dapat membahayakan pengguna jalan,”kata Amir Hamzah.

Selain itu, Amir menyampaikan agar Pemprov Sumut melakukan pengaspalan Jalan Jenderal Gatot Subroto sepanjang kurang lebih 2 km. Jalan tersebut merupakan akses utama penghubung Kota Binjai dengan Kabupaten Langkat.

Apalagi peran Titi Besi Bandar Senembah juga sebagai akses masyarakat Kota Medan menuju objek wisata Bukit Lawang di Bahorok, Langkat.

Menanggapi hal ini, Gubsu berjanji segera memperbaiki infrastruktur tersebut. Dia juga mengajak pemimpin dan masyarakat Kota Binjai harus menjaga bersama infrastruktur yang setelah diperbaiki.

Usai kunjungan kerja sekaligus silaturahim, Gubsu dan Wali Kota Binjai beserta jajaran menghadiri peresmian Pondok Pesantren Tahfizul Quran Yatim dan Duafa Salma Alfarisi Binjai, sekaligus peletakan batu pertama bangunan baru santri penghafal Al-Quran di Gedung H Edy Rahmayadi, Jalan Gugus Depan, Kelurahan Berngam, Binjai Kota. (ted/han)

Warga Kirim Jeruk ke Jokowi, Pukulan Telak untuk Pemkab Karo

BERANGKATKAN: Warga Desa Liang Melas Dates, Dataran Tinggi Karo, memberangkatkan truk yang mengangkut 3 ton jeruk ke Presiden RI Jokowi.

KARO, SUMUTPOS.CO – Warga Karo mengirim 3 ton jeruk ke Presiden RI Joko Widodo, dengan harapan jalan di desa mereka yang rusak bertahun-tahun segera diperbaiki, dinilai sebuah ‘pukulan telak’ bagi Pemerintah Kabupaten Karo.

BERANGKATKAN: Warga Desa Liang Melas Dates, Dataran Tinggi Karo, memberangkatkan truk yang mengangkut 3 ton jeruk ke Presiden RI Jokowi.

“Inikan pukulan buat Pemkab Karo secara terbuka yang dilakukan masyarakat desa tersebut,”ujar Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Sumut, Mangapul Purba kepada Sumut Pos, Minggu (5/12).

Artinya, terang dia, kiriman jeruk sekitar tiga ton dari masyarakat Desa Liang Melas Datas ke istana negara tersebut, sebagai sikap terhadap aspirasi yang tak kunjung ditanggapi oleh Pemkab Karo.

“Dan jeruk tersebut menyiratkan bahwa perekonomian mereka sangat terganggu dengan kondisi infrastruktur yang ada,” katanya.

Karenanya ia meminta kepada Pemkab Karo harus menanggapi aspirasi tersebut dengan baik dan sesegera mungkin. “Kalau tidak kan malu, karena sudah menjadi isu nasional,” ujar anggota Komisi D itu.

Terlebih hal ini, imbuh dia, sudah menjadi tanggungjawab pemerintah untuk mencarikan solusi terhadap persoalan rakyat sesuai dengan tingkatannya.

Hal senada disampaikan Wakil Ketua Fraksi PKS DPRD Sumut, Hendro Susanto. Ia menilai hal itu merupakan usaha warga agar aspirasi didengar.

“Ini bentuk suasana hati mereka yang belum bisa menikmati jalan bagus di desa-desanya, padahal mereka membayar pajak ke negara,” katanya.

Pengiriman jeruk ke Jokowi itu, hemat dia, juga sebagai tamparan keras bagi Bupati Karo, Cory Sebayang. Menurutnya, bupati Karo harus lebih tanggap terhadap masalah yang dialami warga.

“Harusnya ini menjadi ‘tamparan’ keras bagi bupati setempat. Karena setelah dicek aspirasi mereka, masuk dalam APBD Kabupaten Karo,” katanya.

Ia menyebut jeruk disimbolkan hasil pertanian, bahwa itulah cara rakyat mengetuk hati pada pemimpinnya untuk memerhatikan infrastruktur di tempat tinggal mereka. Dalam memperbaiki jalan, katanya, pendekatannya bisa bervariasi yakni dengan APBD karena jalan tersebut masuk dalam jalan kabupaten.

“Kita berharap pesan dari masyarakat di sana bisa ditangkap oleh pemimpin kita baik di pusat, di provinsi dan kabupaten,” pungkasnya.

Sementara itu, Bupati Karo Cory Sriwaty Sebayang mengaku pembangunan jalan ke Liang Melas Dates sudah dianggarkan pada APBD Tahun 2022 sebesar Rp 6.029.000.000.

Penganggaran ini kata Cory sesuai dengan janji Pemkab Karo ke warga.

“Saya sebagai pemimpin daerah memikirkan seluruh masyarakat Kabupaten Karo, dimana saat ini Desa Liang Melas menjadi salah satu prioritas utama kami untuk pembangunan jalan dimana yang akan kami bangun untuk pertama kali adalah sistem drainase untuk mencegah genangan air di badan jalan yang selama ini mempercepat kerusakan jalan, setelah itu akan dilanjutkan dengan pembangunan jalan,” ungkap Bupati Karo.

Fokus pembangunan di wilayah Liang Melas sudah lama dilakukan pemerintah terutama dibidang pendidikan dan kesehatan , dimulai dari pembangunan SMP Negeri 2 Lau Baleng yang menjadi solusi atas keluhan masyarakat Liang Melas terhadap layanan pendidikan dan saat ini sedang memasuki pembangunan sekolah tahap kedua.

Sedangkan untuk pembangunan Puskesmas, pemerintah sudah meminta bantuan masyarakat untuk menyediakan lahan. Bupati Karo menegaskan, Pemkab karo fokus untuk pembangunan daerah yang merata, tidak hanya di daerah tertentu. Sekedar mengingatkan, Warga Desa Liang Melas Dates, Dataran Tinggi Karo, Jimmy Peranginangin mengatakan pengiriman jeruk sengaja dikirim ingin mengadukan nasib mereka ke Presiden Jokowi yang mereka cintai. “Kunjungan ke Presiden RI ini bermaksud memperkenalkan secara langsung kepada Presiden potensi pertanian, lingkungan alam/ geografis, kondisi kesejahteraan masyarakat, dan keadaan infrastruktur di Liang Melas Dates,” ujar Jimmy.

Persoalan utama warga Liang Melas adalah jalan yang menghubungkan wilayah ini dengan dunia luar rusak parah. Dulunya warga menggunakan kuda sebagai transportasi yang menghubungakan wilayah mereka dengan dunia luar. Sejak dibuka jalan untuk kendaraan roda empat di tahun 1980 an, hingga sekarang tak pernah diaspal. (prn/deo/han)

45 Orang Terjaring Razia Prokes Polres Asahan

RAZIA PROKES: Polres Asahan melaksanakan patroli operasi yustisi di dua lokasi di Asahan, Sabtu (4/12). darul/SUMUT POS.

ASAHAN, SUMUTPOS.CO – Polres Asahan melaksanakan patroli operasi yustisi di dua lokasi di Asahan, Sabtu (4/12). Sebanyak 45 orang terjaring dalam razia pencegahan dan pengendalian Covid 19 ini.

RAZIA PROKES: Polres Asahan melaksanakan patroli operasi yustisi di dua lokasi di Asahan, Sabtu (4/12). darul/SUMUT POS.

Sebelum berlangsungnya kegiatan, personel melaksanakan kegiatan apel yang dipimpin Kasat Lantas Polres Asahan AKP Jodi Indrawan SIK selaku perwira pengawas didampingi Kanit II Sat Intelkam Polres Asahan Iptu M Panjaitan, dan Reskrim Polres Asahan Ipda Ahmadi beserta 15 personel Polres Asahan.

Kapolres Asahan AKBP Putu Yudha Prawira SIK MH menyebutkan, pelaksanaan operasi ini petugas mendatangi dua lokasi berbeda. Di antaranya di Jalan Sutomo depan Pajak Diponegoro Kisaran Asahan, dan di Jalan Cipto Kisaran Asahan.

“Dalam pelaksanaan operasi yustisi ini dilakukan dengan cara mobile serta mengedepankan senyum, sapa, dan salam dalam memberikan edukasi, sosialisasi dan imbauan kepada masyarakat pada tempat-tempat berkumpul/kerumunan masyarakat untuk tetap mematuhi protokoler kesehatan (prokes) dalam menjalankan segala aktivitas yaitu Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) dengan menerapkan pola hidup sehat dan bersih,”ujar Kapolres Asahan.

Selain memberikan sosialisasi dan imbauan, petugas juga memberikan hukuman atau tindakan terhadap masyarakat yang tidak mematuhi protokol kesehatan.

“Untuk pelanggar, diberi hukuman secara lisan terdapat 45 orang, tiga di antaranya 3 pelaku usaha,”papar perwira pangkat dua melati ini.

Kapolres menegaskan pihaknya bersama dengan TNI dan unsur pemerintahan Kabupaten Asahan akan melakukan penindakan terhadap warga masyarakat Asahan yang tidak menggunakan masker.

“Dengan terlaksananya operasi yustisi ini diharapkan pemulihan ekonomi nasional (PEN) di wilayah hukum Polres Asahan dapat kembali normal,”tandasnya.

Di tempat berbeda, Ketua Satgas Covid-19 Asahan, Surya BSc melalui Juru Bicara Satgas Covid-19, Rahmad Hidayat Siregar mengaku tak bosan-bosannya terus menyampaikan imbauan kepada intansi pemerintahan, ormas serta seluruh lapisan masyarakat asahan agar tetap menerapkan prokes.

“Mari kita jaga dan tetap mempertahankan prokes dengan tetap memakai masker, mencuci tangan menggunakan sabun, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan mengurangi mobilitas. Hal tersebut demi upaya kita bersama agar Virus Covid-19 teratasi di Tanah Rambate Rata Raya ini,” pungkasnya. (dat/azw)

Menolak Kehadiran Investor, Almas Lintang Minta Pemerintah Tindak LSM

UNJUK RASA: Ratusan masyarakat dari aliansi masyarakat lingkar tambang saat menggelar aksi unjuk rasa ke Kantor Camat Silima Punggapungga dan kantor LSM YDPK di Parongil belum lama ini. RUDY SITANGGANG/SUMUT POS.

DAIRI, SUMUTPOS.CO – Aliansi Masyarakat Lingkar Tambang (Almas Lintang) PT Dairi Prima Mineral di Dusun Sopokomil, Desa Longkotan, Kecamatan Silima Punggapungga, Kabupaten Dairi meminta pemerintah memberi tindakan kepada ke sejumlah lembaga swadaya masyarakat (LSM) yang gencar menolak kehadiran investor di Indonesia khususnya di Kabupaten Dairi.

UNJUK RASA: Ratusan masyarakat dari aliansi masyarakat lingkar tambang saat menggelar aksi unjuk rasa ke Kantor Camat Silima Punggapungga dan kantor LSM YDPK di Parongil belum lama ini. RUDY SITANGGANG/SUMUT POS.

Koordinator Almas Lintang, Sahbin Cibro kepada wartawan, Jumat (3/12) menegaskan, masyarakat lingkar tambang sangat keberatan aksi penolakan kehadiran perusahaan tambang PT DPM seperti dilakukan LSM Yayasan Diakonis Pelangi Kasih (YDPK) Parongil.

Menurut Sahbin Cibro, yang juga Bendahara Umum Pemangku Hak Ulayat (PHU) Marga Cibro, Dairi khususnya masyarakat lingkar tambang PT DPM, berhak makmur dan sejahtera. Sehingga, LSM YDPK tidak berhak melarang investor seperti PT DPM masuk ke daerah kami.

Sahbin mengatakan, beberapa hari lalu ribuan masyarakat lingkar tambang PT DPM menggelar aksi unjuk rasa ke kantor Camat Silima Punggapungga dan mendatangi kantor YDPK di Parongil.

Kedatangan mereka, untuk mendesak pemerintah menyelidiki legalitas LSM YDPK di Dairi. Hal itu dilatarbelakangi aksi povokasi dilakukan YDPK dan LSM lainnya untuk menolak tambang PT DPM dengan mengatasnamakan masyarakat lingkar tambang.

Sementara faktanya, mayoritas masyarakat lingkar tambang mendukung keberadaan PT DPM karena mereka telah merasakan manfaatnya. (rud/azw)

Dua Pengedar Sabu Divonis 10 Tahun Penjara

SIDANG: Dua terdakwa pengedar sabu menjalani sidang putusan, Jumat (3/12).agusman/sumut pos.

MEDAN, SUMUTPOS.Co – Dua terdakwa Fahmi Ilhamsyan dan Alamsyah alias Alam dihukum masing-masing selama 10 tahun penjara. Kedua warga Rengas Pulau, Medan Barat ini, terbukti bersalah mengedarkan puluhan paket sabu, dalam sidang virtual di Ruang Cakra 5 Pengadilan Negeri (PN) Medan, Jumat (3/12).

SIDANG: Dua terdakwa pengedar sabu menjalani sidang putusan, Jumat (3/12).agusman/sumut pos.

Majelis Hakim diketuai Arfan Yani menilai perbuatan kedua terdakwa melanggar Pasal 114 Ayat (2) Jo 132 ayat (1) UU RI No 35 Tahun 2009, tentang Narkotika.

“Menjatuhkan para terdakwa oleh karenanya dengan pidana penjara masing-masing selama 10 tahun dan denda Rp1 miliar, subsidar 6 bulan penjara,” ujarnya dalam amar putusannya.

Adapun hal yang memberatkan, menurut hakim, perbuatan terdakwa tidak mendukung program pemerintah memberantas tindak pidana narkotika, sementara yang meringankan para terdakwa bersikap sopan di persidangan. Vonis tersebut sama dengan tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Fuad Farhan.

Diketahui, pada 19 April 2021 petugas dari Polsek Medan Labuhan, mengamankan kedua terdakwa di Jalan Ileng Medan Marelan. Pada saat diamankan para terdakwa sedang membagi-bagi narkotika jenis sabu menjadi paket kecil, untuk kemudian dijual.

Pada saat mengamankan kedua twrdakwa dari lokasi, saksi kepolisian menemukan barang bukti berupa 20 paket sabu dibungkus dalam plastik tembus pandang klip merah.

Hasil penimbangan 20 paket plastik bening berisi kristal berwarna putih dengan berat kotor 38,68 gram mengandung Metamfetamina jenis sabu. (man/azw)

Polisi Tangkap Pengedar Narkoba di Pangkalansusu

DIAMANKAN: Tersangka pengedar narkoba, IM alias si Kerbo saat diamankan bersama barang bukti oleh Polsek Pangkalansusu, Sabtu (4/12).

LANGKAT, SUMUTPOS.CO – Polsek Pangkalansusu menangkap pengedar narkoba, IM alias si Kerbo (36) di kediamannya di dusun VII Seibuluh Desa Pulaukampai, Kecamatan Pangkalansusu, Kabupaten Langkat, Sabtu (4/12) sekira pukul 20.30 WIB. Dalam penangkapan tersangka, petugas menyita barang bukti, tiga bungkus plastik besar berisi sabu-sabu dan 10 bungkus kemasan kecil, sebungkus ganja kering, timbangan dan lainnya.

DIAMANKAN: Tersangka pengedar narkoba, IM alias si Kerbo saat diamankan bersama barang bukti oleh Polsek Pangkalansusu, Sabtu (4/12).

Kasubag Humas Polres Langkat Iptu Joko Sumpeno menjelaskan, penangkapan tersangka berkat informasi mayarakat yang menyebutnya sebagai pengedar narkoba.

Mendapat informasi tersebut, Kapolsek Pangkalansusu AKP V Simanjuntak memerintahkan anggota bergerak melakukan penyelidikan.

“Kemudian tersangka ditangkap Sabtu (4/12) sekitar 20.30 WIB, beserta barang bukti, kepala dusun juga turut mendamping petugas saat melakukan penangkapan tersangka,” terang Joko. (mag-6/azw)