JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Pemerintah memutuskan untuk kembali memperpanjang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) sebagai salah satu upaya untuk mengendalikan pandemi Covid-19, meskipun saat ini tren kasus positif terus mengalami penurunan.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam keterangannya di Kantor Presiden, Jakarta, seusai mengikuti rapat terbatas (ratas) bersama Presiden Joko Widodo pada Senin, 6 Desember 2021 mengatakan, PPKM di luar Jawa-Bali dilanjutkan hingga 23 Desember 2021.
Menurut Airlangga, kriteria penerapan PPKM di luar Jawa-Bali ditetapkan berdasarkan level asesmen situasi pandemi dan capaian vaksinasi. Daerah dengan capaian vaksinasi di bawah 50 persen maka levelnya dinaikan satu tingkat.
Dalam kesempatan tersebut, Airlangga juga memaparkan perkembangan situasi pandemi dan sejumlah indikator Covid-19 di Indonesia. Airlangga memerinci, kasus aktif per 5 Desember sebanyak 7.526 kasus atau 0,18 persen dari total kasus dan di bawah rata-rata global yang sebesar 7,91 persen. Sedangkan kasus konfirmasi harian per 5 Desember sebanyak 196 kasus dan rata-rata 7 hari (seven days moving average) sebesar 250 kasus.
Lebih lanjut, Menteri Koordinator bidang Perekonomian mengatakan bahwa pemerintah akan terus mengevaluasi dan memonitor perkembangan varian Omicron yang telah terdeteksi di 45 negara. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) juga telah meminta adanya genome sequencing, membatasi kegiatan masyarakat, dan menyegerakan pelaksanaan vaksin untuk masyarakat rentan.
Selain percepatan vaksinasi bagi anak-anak, Presiden juga meminta agar pelaksanaan vaksinasi booster terus dipersiapkan sehingga pada bulan Januari mendatang dapat dilakukan penyuntikan. Pelaksanaan vaksinasi booster tersebut akan diatur dalam peraturan Menteri Kesehatan.
Terkait dengan persiapan jelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru), Presiden meminta agar berbagai kegiatan diikuti maksimal 50 orang. Kebijakan pembatasan kegiatan saat Nataru akan disesuaikan dengan imbauan dari WHO dan dituangkan dalam instruksi Menteri Dalam Negeri.
Selain itu, Menko Perekonomian mengatakan bahwa dalam ratas juga dibahas mengenai persiapan rangkaian kegiatan Group of Twenty (G20) di Bali yang akan segera dimulai. Penerapan protokol kesehatan dengan sistem bubble akan dilakukan di tempat pertemuan dan lokasi lainnya.
Terakhir, Airlangga menjelaskan bahwa hingga 3 Desember 2021 realisasi anggaran program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) telah mencapai 68,6 persen dari total pagu yang dianggarkan. Menko Perekonomian menyebut realisasi ini meningkat jika dibandingkan dengan realisasi pada kuartal ketiga. (*)
DIANGKAT: Menteri BUMN Erick Thorir (kanan) menyerahkan dokumen hasil RUPS kepada Dirut PLN yang baru Darmawan Prasodjo.
JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) PLN tahun 2021 memutuskan mengangkat dan menetapkan Darmawan Prasodjo sebagai Direktur Utama PLN, menggantikan Zulkifli Zaini. Surat Keputusan RUPS disampaikan oleh Menteri BUMN di Kantor Pusat PT PLN (Persero) di Jakarta dan berlaku sejak 06 Desember 2021.
DIANGKAT: Menteri BUMN Erick Thorir (kanan) menyerahkan dokumen hasil RUPS kepada Dirut PLN yang baru Darmawan Prasodjo.
Acara ini dihadiri oleh Menteri dan Wakil Menteri 1 BUMN, Deputi Kementerian BUMN, jajaran Komisaris PLN, dan seluruh Direksi PLN.
Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menyampaikan dalam mengelola perusahaan terutama dalam BUMN, seorang pemimpin harus menyandarkan tanggung jawab yang diemban dengan hati dan keikhlasan.
“Karena bagaimanapun juga, jabatan yang diberikan kepada kita tak lain sebuah amanah. Amanah untuk memberikan kontribusi sebesar-besarnya kepada negara dan memiliki dampak sosial seluas-luasnya berupa peningkatan pelayanan kepada masyarakat,” ucap Erick.
Menurutnya, Zulkifli Zaini, yang sebelumnya menjabat sebagai Direktur Utama PLN sejak Desember 2019, dinilai telah memimpin perusahaan yang melayani kebutuhan hidup seluruh rakyat Indonesia ini dengan hati dan keikhlasan.
“Amanah dalam mengelola PLN untuk bertahan dan tetap melayani, serta meringankan beban masyarakat miskin dan tidak mampu saat pandemi COVID-19 mengisyaratkan beliau memahami komitmen yang diemban,” tutur Erick.
Dalam kurun dua tahun, PLN telah memperbaiki kinerja keuangan dan berhasil membukukan pendapatan usaha sebesar Rp 345,4 trilliun dan mencapai laba bersih Rp 5,99 Triliun pada tahun 2020. Laba ini naik 39,3% dibandingkan pada tahun 2019. PLN juga berhasil menurunkan jumlah rasio utang menjadi senilai Rp 452,4 Triliun
Erick menambahkan, dalam kepemimpinan Zulkifli, usaha transformatif juga dilakukan secara paralel sebagai salah satu garda dalam Program Pemulihan Ekonomi Nasional selama pandemi COVID-19. Kontribusi PLN melalui Diskon Listrik dengan target penerima 31,4 juta rumah tangga di tahun 2020 dan 32,6 juta rumah tangga di tahun 2021, telah membantu menjaga kestabilan ekonomi dan sosial di masyarakat.
“Saya menghaturkan terima kasih sebesar-besarnya atas komitmen yang sudah diberikan selama ini. Saya yakin rekam jejak terbaik yang ditorehkan menjadi legacy dan pondasi untuk pemimpin berikutnya,” kata Erick.
Erick pun berpesan kepada Darmawan Prasodjo selaku Direktur Utama PLN yang baru, untuk melanjutkan upaya transformasi yang telah dilakukan dapat terus ditingkatkan.
“Transisi energi yang dilakukan PLN perlu dilakukan terobosan sehingga tidak membebani negara dan masyarakat,” ungkap Erick.
Tantangan transformasi PLN ke depan tidak hanya terbatas pada perbaikan finansial PLN tetapi juga bagaimana menghadapi tantangan jaman dimana energi yang lebih hijau, digitalisasi, servis kepada masyarakat serta penerapan “Ecolifestyle” menjadi kebutuhan utama demi menciptakan lingkungan yang berkesinambungan untuk generasi masa kini dan generasi masa depan.
“PLN perlu mempersiapkan diri untuk melakukan akselerasi bisnis dalam menghadapi trend baru seperti ekosistem kendaraan listrik dan berkolaborasi terkait electrifying lifestyle dengan pihak-pihak lain.,” tutup Erick.
Zulkifli Zaini dalam sambutannya menyampaikan ucapan terima kasih atas dukungan yang telah diberikan seluruh pihak selama menjabat sebagai Direktur Utama PLN.
“Terima kasih atas amanahnya kepada saya menjadi Dirut PLN, BUMN dengan aset 1600 triliun rupiah. Dukungan dari Menteri dan Wamen BUMN, Dewan Komisaris, dan stakeholder lain yang luar biasa untuk mengatasi tantangan dalam menerangi negeri dari Sabang hingga Merauke, dari Miangas sampai Pulau Rote,” ucap Zulkifli.
Dengan perubahan di atas maka susunan Direksi PLN yang baru adalah sebagai berikut:
Susunan Direksi PLN
Direktur Utama: Darmawan Prasodjo
Direktur Perencanaan Korporat: Evy Haryadi
Direktur Niaga dan Manajemen Pelanggan: Bob Saril
Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko: Sinthya Roesly
Direktur Manajemen Sumber Daya Manusia: Syofvi Felienty Roekman
Direktur Energi Primer: Rudy Hendra Prastowo
Direktur Mega Proyek dan EBT: Wiluyo Kusdwiharto
Direktur Bisnis Regional Sumatera Kalimantan: Muhammad Ikbal Nur
Direktur Bisnis Regional Jawa Madura dan Bali: Haryanto WS
Direktur Bisnis Regional Sulawesi, Maluku, Papua dan Nusa Tenggara: Syamsul Huda. (ila)
MEDAN, SUMUTPOS.CO – Pemko Medan mengklaim, dibukanya kembali Kesawan City Walk (KCW) setiap malam akhir pekan telah berjalan dengan lancar. Bahkan sejak beroperasinya kembali KCW pada 19 November 2021 lalu, Pemko Medan melalui Satgas Covid-19, tidak ada menemukan klaster baru Covid-19. Pasalnya, Pemko Medan memastikan, protokol kesehatan (prokes) sebagaimana instruksi Wali Kota Medan Bobby Nasution terus diterapkan secara ketat.
Kepada Sumut Pos, Sekretaris Satgas Covid-19 Kota Medan, Muhammad Husni mengatakan, seluruh petugas Satgas Covid-19 Kota Medan dari lintas OPD terus berkolaborasi agar operasional KCW yang bertujuan menggerakkan perekonomian masyarakat, tetap mengedepankan kewaspadaan terhadap penularan Covid-19.
“Dengan demikian, pengunjung merasa aman dan nyaman saat berkunjung ke KCW, para pedagang dan pelaku UMKM disana pun senang,” ungkap Husni, Minggu (5/12).
Dikatakan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Medan itu, berdasarkan data di Satgas Covid-19 Kota Medan yang bersumber dari Dinas Kesehatan Medan, sejak KCW dibuka kembali, trend kasus baru terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Medan cenderung stabil, yakni 1 digit, bahkan nihil.
Data dari Dinas Kesehatan menunjukkan, jumlah kasus baru terkonfirmasi positif Covid-19 selama 2 pekan atau tepatnya 14 hari sejak KCW kembali dibuka hanya bertambah 21 kasus. Bila di rata-ratakan selama 14 hari itu, angka penyebaran kasus Covid-19 per hari di Kota Medan tidak sampai 2 kasus.
“Penambahannya, 20 November sebanyak 3 kasus, 21 November nihil, 22 November nihil, 23 November 3 kasus, 24 November 1 kasus, 25 November 3 kasus, 26 November 3 kasus, 27 November 3 kasus, 28 November 1 kasus, 29 November 3 kasus, 30 November nihil, 1 Desember nihil, 2 Desember 1 kasus, dan 3 Desember nihil. Total hanya 21 kasus. Artinya, KCW tidak berdampak kepada penyebaran Covid-19,” tutur Husni.
Husni juga menjelaskan, Bobby selalu dengan tegas meminta Satgas Covid-19 untuk menerapkan prokes secara ketat dalam operasional KCW. Di antaranya, setiap pengunjung yang masuk ke KCW harus sudah divaksinasi dan membuktikannya lewat aplikasi PeduliLindungi. Selain itu, Pemko Medan juga memberlakukan pembatasan jumlah pengunjung. Hal ini dilakukan untuk mencegah terjadinya kerumunan, sekaligus memberikan rasa aman dan nyaman kepada pengunjung.
Terpisah, Pelaksana tugas (Plt) KasatPol PP Kota Medan, Rakhmat Adi Syahputra Harahap, menegaskan, pihaknya terus bertindak maksimal untuk memastikan pelaksanaan prokes terus diterapkan dengan ketat di KCW. “Petugas Satpol PP berjaga di gerbang-gerbang KCW untuk memastikan agar setiap orang yang masuk telah divaksin. Pembuktiannya dilakukan scan barcode melalui aplikasi PeduliLindungi,” katanya.
Rakhmat juga mengatakan, petugas di gerbang KCW juga akan melakukan pengukuran suhu tubuh pada setiap orang yang masuk. Di samping itu, petugas juga melakukan patroli guna memastikan dan mengingatkan pengunjung maupun pelaku UMKM agar tetap menerapkan prokes, diantaranya memakai masker dan menjaga jarak.
“Intinya, semua prokes 5M itu kita terapkan secara maksimal di sana. Pak Wali menegaskan, pelaksanaan KCW harus dengan proeks yang ketat, jumlah pengunjung yang masuk kita batasi,” imbuhnya.
Bahkan guna mencegah terjadinya penumpukan di salah satu gerai, KCW telah menerapkan konsep food court di KCW. Dengan konsep ini, setiap pengunjung tidak harus duduk di dekat gerai tenant, tapi dapat duduk di tempat-tempat yang masih kosong.
“Sebelumnya masyarakat yang ingin makan dan minum hanya bisa duduk di dekat tenant tempat dia membeli, sehingga kita khawatirkan terjadi penumpukan. Untuk itu diubah menjadi konsep food court, semua meja kita letak berada di pelataran jalan, jadi masyarakat bebas memilih meja, tidak harus berdekatan dengan tenant tempat dia membeli makanan,” jelas Rakhmat.
Sebelumnya, Wali Kota Medan, Bobby Nasution menegaskan, dibukanya kembali KCW bertujuan untuk meningkatkan perekonomian dengan pemberdayaan pelaku UMKM secara maksimal. Namun begitu, dia memastikan, operasional KCW akan berjalan dengan mematuhi prokes secara maksimal.
“Prokes harus kita jaga untuk mencegah dan mengendalikan penyebaran Covid-19. Namun perekonomian Medan juga harus terus berjalan, khususnya sektor UMKM. Selain percepatan pemulihan ekonomi, upaya ini dilakukan sebagai bentuk dukungan kepada pelaku UMKM agar mereka dapat naik kelas,” pungkasnya. (map/saz)
MEDAN, SUMUTPOS.CO – Ikatan Keluarga Alumni Lemhanas Program Pendidikan Singkat Angkatan (IKAL PPSA) bekerja sama dengan Rumah Umum (RSU) Sari Mutiara Lubukpakam menggelar operasi bibir sumbing bagi 20 pasien secara gratis.
BAKTI SOSIAL: Wakil Ketua KPK RI Dr Nurul Ghufron MH, Wakil Bupati Deliserdang HM Ali Yusuf Siregar dan Ketua Yayasan Sari Mutiara Dr Parlindungan Purba MM berdialog dengan keluarga peserta operasi bibir sumbing di RSU Sari Mutiara Lubukpakam.DEDDI MULIA PURBA/SUMUT POS.
OPERASI bibir sumbing oleh IKAL PPSA 23 bersama RSU Sari Mutiara Lubukpakam yang telah berusia 30 pada Jumat (3/12) merupakan bakti sosial untuk negeri. Sebanyak 20 warga kurang nampu jadi peserta operasi bibir sumbing tersebut.
Bakti sosial dihadiri alumni Lemhanas diantaranya Dr Nurul Ghufron MH (wakil ketua KPK RI), Gunawan Suswantoro (Sekjen Bawaslu RI), Dr Parlindungan Purba MM (ketua Yayasan Sari Mutiara), Prof Dr Agus Surono MH (guru besar Universitas Pancasila), Aris Darmansyah (staf ahli Menko Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan) dan Dr Ivan Elizabeth Purba MKes (rektor USM Indonesia).
Turut hadir dalam kegiatan ini Wakil Bupati Deliserdang HM Ali Yusuf Siregar, Kadis Kesehatan Provsu drg Ismail Lubis, Anggota DPRD Sumut dr Tuahman Fransiscus Purba MKes SpAn, Direktur Utama RSU Sari Mutiara Lubukpakam dr Arifin P Sitompul MHA dan sejumlah undangan.
Mewakili Ketua IKAL PPSA 23 Komjen Pol Purwadi Arianto MSi (sekretaris utama Lemhanas), Nurul Ghufron mengatakan bahwa bakti sosial ini adalah bagian dari bakti IKAL PPSA 23 untuk negeri.
Lembaga Ketahanan Nasional mengayomi nusantara diantaranya melalui bakti sosial IKAL PPSA 23 bersama tim dokter dan perawat Fakultas Kedokteran Universitas Jember dipimpin dr Ulfa di RSU Sari Mutiara Lubukpakam.
Ia menambahkan Lemhanas berkaitan dengan ketahanan nasional menghadapi serangan dari dalam dan luar negeri. Termasuk tahan dari perkembangan teknologi. Demikian ketahanan terhadap Narkoba, radikalisme dan intoleransi.
Musuh yang lebih sulit dari Covid-19 adalah korupsi. Korupsi terkadang tak terlihat, sulit didekteksi, bersifat laten dan kadang jadi penyakit kita semua. ”Bangsa kita luntur kesejatian, pengabdian untuk negeri dan kemanfaatan bagi orang lain,” papar Nurul Ghufron.
Bupat Deliserdang diwakili Wakil Bupati Deliserdang HM Ali Yusuf Siregar mengatakan kegiatan ini merupakan wujud kepedulian IKAL PPSA 23 bersama RSU Sari Mutiara Lubukpakam bersama yang diisi dengan kegiatan bermanfaat yang membawa peningkatan kesehatan masyarakat. Ia pun mengucapkan selamat ulang tahun Sari Mutiara Lubukpakam.
Ketua Yayasan Sari Mutiara Dr Parlindungan Purba MM mengungkapkan 30 tahun RSU Mutiara yang didirikan Bidan S Sitanggang dan Washington Purba (orangtuanya).
Ia bersama enam adiknya terus berusaha agar RSU Sari Mutiara dan Universitas Sari Mutiara (USM) Indonesia dapat terlaksana dengan baik dan memberi manfaat pada masyarakat. ”Ibu kami berpesan jadilah mutiara-mutiara,” kata Parlindungan Purba yang pernah menjadi Anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) selama tiga periode tersebut.
Ketua Yayasan Sari Mutiara menambahkan bahwa selama enam bulan mengikuti Lemhanas untuk menjaga persatuan dan kesatuan bangsa, berinteraksi dengan serta menjaga persaudaraan.
Kadis Kesehatan Provsu Ismail mengatakan Gubsu mengapresiasi bakti sosial IKAL PPSA 23 dan RSU Sari Mutiara Lubukpakam. Ia pun mengingatkan pentingnya memakai masker dan vaksinasi di masa pandemi Covid-19. (dmp)
MEDAN, SUMUTPOS.CO – Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang juga alumni Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhanas) Dr Nurul Ghufron MH menegaskan bahwa penyebab seseorang melakukan korupsi, yakni ada kesempatan dan niat.
TERIMA ULOS: Wakil Ketua KPK RI Dr Nurul Ghufron MH bersama alumni Lemhanas menerima ulos dari Ketua Yayasan Sari Mutiara Dr Parlindungan Purba MM dan Rektor USM Indonesia Dr Ivan Elizabeth Purba MKes pada seminar nasional, Sabtu (4/12).
Untuk mengurangi kesempatan maka harus memperbaiki dari tata kelola pemerintahan. Sedangkan untuk meningkatkan niat agar tidak korupsi dengan meningkatkan integritas.
Nurul Ghufron berbicara pada seminar nasional yang diadakan Ikatan Keluarga Alumni Lemhanas Program Pendidikan Singkat Angkatan (IKAL PPSA) 23 bersama KPK, Kemenkum Sumut di USM Indonesia Sabtu (4/12).
Wakil Ketua KPK RI pun mengajak civitas akademika USM Indonesia bersatu padu melawan korupsi. USM Indonesia, lanjutnya, harus jadi bagian dari kawan dan sahabat memberantas korupsi.
Ia mengapresiasi USM Indonesia yang memiliki nilai-nilai dasar (core values) yakni profesionalisme, intelektualisme, spiritualisme, nasionalisme dan globalisme agar terhindar dari korupsi.
Nurul Ghufron mengajak civitas akademika USM untuk melakukan riset terhadap jenis hukuman koruptor agar mereka jera. Demikian pula dipelukan riset terkait tata kelola pola pemerintah.
Presiden Soekarno pernah menyebut bahwa musuh bangsa nantinya adalah saudara sendiri. Beda saat berjuang mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) musuhnya lebih jelas. ”Korupsi musuh kita bersama,” katanya.
Nurul Ghufron berharap USM Indonesia menjadi bagian perguruan tinggi membebaskan Indonesia dari korupsi. Pendidikan anti-Korupsi di kampus dilakukan dengan dua alternatif yakni mata kuliah khusus dan insersi pada mata kuliah tertentu seperti Pancasila dan agama. Selain pemberantasan korupsi, KPK RI juga melakukan upaya pencegahan.
Guru Besar Universitas Pancasila yang alumni Lemhanas Prof Dr Agus Surono MH memaparkan penanganan anti-korupsi melalui pendidikan. Ia pun mengapresiasi core value USM Indonesia sehingga kampus ini bisa membudayakan anti-korupsi di tanah air.
Purwanto SH MH dari Kemenkum HAM Sumut mengatakan membedah sejumlah kebijakan Kementerian Hukum dan HAM guna menghindari praktik perbuatan curang dan korupsi serta membentuk zona integritas.
Ketua Yayasan Sari Mutiara Dr Parlindungan Purba MM yang juga alumni IKAL PPSA 23 seminar nasional diikuti 1.360 peserta daring youtube dan zoom meeting serta peserta peserta luring yang hadir dikampus.
IKAL PPSA 23, tegas Parlindungan Purba, diharapkan dapat menjadi contoh dalam menciptakan insan Pancasila.
Rektor USM Indonesia Dr Ivan Elisabeth Purba MKes mengutarakan bahwa seminar nasional yang dilaksanakan melalui luring dan daring dengan tema ‘Peranan Perguruan Tinggi dalam Menumbuhkan Budaya anti-Korupsi di Indonesia.
Seminar ini juga memperingati Hari anti-Korupsi Sedunia pada 9 Desember. Korupsi harus dihadapi ekstra hati-hati. Karenanya budaya anti-Korupsi harus dikembangkan dan dikuatkan pada semua lapisan masyarakat.
Perguruan tinggi, tegas rektor, berperan berkomitmen kuat menanamkan budaya anti-korupsi dan mengawal bangsa dan negara. Di USM Indonesia, lanjut rektor, ada mata kuliah anti-korupsi sejak tahun 2020 antara lain menanamkan nilai-nilai integritas. (dmp)
JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan belum ada korban meninggal akibat varian baru virus Corona , Omicron . Meski begitu, varian ini telah tersebar di 38 negara. Amerika Serikat (AS) dan Australia menjadi negara terbaru yang mengonfirmasi kasus varian yang ditularkan secara lokal, karena infeksi Omicron mendorong total kasus Afrika Selatan melewati tiga juta. Sedangkan India mengkonfirmasi infeksi Omicron ketiganya hari ini, dengan kasus-kasus sekarang juga terlihat di Sri Lanka, Korea Selatan (Korsel) dan Malaysia.
WHO memperingatkan perlu waktu berminggu-minggu untuk menentukan seberapa menular varian itu apakah itu menyebabkan penyakit yang lebih parah dan seberapa efektif perawatan dan vaksin untuk melawannya. “Kami akan mendapatkan jawaban yang dibutuhkan semua orang di luar sana,” kata direktur kedaruratan WHO Michael Ryan seperti dikutip dari Daily Mail, Minggu (5/12).
WHO mengatakan, kemarin masih belum melihat laporan kematian terkait Omicron, tetapi penyebaran varian baru telah memicu peringatan bahwa varian itu dapat menyebabkan lebih dari setengah kasus COVID di Eropa dalam beberapa bulan ke depan.
Sementara itu enam negara bagian AS mengkonfirmasi infeksi varian Omicron kemarin tetapi strain Delta kemungkinan tetap menjadi ancaman yang lebih besar saat musim dingin tiba dan warga Amerika berkumpul untuk liburan, kata para ahli. New Jersey, Maryland, Missouri, Nebraska, Pennsylvania, dan Utah masing-masing melaporkan kasus pertama varian Omicron pada hari Jumat.
Sementara itu, varian Omicron belum ditemukan di Kota Medan. Meski begitu, masyarakat diminta jangan lengah dan tetap mematuhi protokol kesehatan. Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Medan dr Mardohar Tambunan mengatakan, varian baru virus Corona ini memang dikabarkan sudah ada di beberapa negara.
Hal ini secara tidak langsung menandakan bahwa virus itu terus bermutasi. Karena itu, protokol kesehatan menjadi keharusan bagi siapapun sebagai upaya pencegahan penularan Covid-19. Apalagi, pemerintah juga akan menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3 pada 24 Desember hingga 3 Januari 2022 mendatang untuk mengantisipasi lonjakan kasus baru pada libur Natal dan Tahun Baru (Nataru). “Kita ketahui saat ini Kota Medan masih berada di level 2. Maka itu, kita harus terus memperkuat prokes. Masyarakat jangan lengah karena virus Covid-19 terus bermutasi, seperti varian Delta, Omicron,” kata Mardohar kepada wartawan akhir pekan lalu.
Dia menyatakan, Omicron yang merupakan varian terbaru virus Corona belum ditemukan kasusnya di Medan.Walau demikian, masyarakat tetap menjaga prokes dalam aktivitas kehidupan sehari-hari. “Jika varian baru Covid-19 itu masuk ke Indonesia, berarti itu masuknya dari luar. Jadi kami imbau bagi masyarakat yang melakukan perjalanan luar negeri nanti benar-benar mengikuti isolasi bila pulang dari luar negeri,” ucapnya.
Lebih lanjut Mardohar mengatakan, dalam penerapan PPKM Level 3 menjelang Nataru, setiap orang yang pulang dari luar negeri akan diisolasi selama 7 hari sampai terdeteksi adanya terpapar Covid-19 atau tidak. Namun, untuk pelaksanaan teknisnya memang belum ada menerima perintah dan masih menunggu dari pemerintah pusat. “Yang pasti penerapan PPKM Level 3 itu salah satu strategi untuk mengantisipasi jangan sampai terjadi ledakan kasus baru yang selama ini kita khawatirkan,” ujarnya.
Mardohar menambahkan, bagi masyarakat yang belum divaksin Covid-19 agar melakukan vaksinasi. Hal itu juga sebagai upaya pencegahan penularan virus corona. “Selain prokes, vaksinasi juga menjadi hal penting untuk mencegah penyebaran Covid-19,” pungkasnya. (cnn/ris)
KECELAKAAN: Warga berkerumun menyaksikan kecelakaan kereta api yang menabrak angkot di perlintasan kereta api di Jalan Sekip Medan Barat, Sabtu (4/12) sore sekitar pukul 15.00 WIB. Akibat kecelakaan tersebut, 4 penumpang angkot tewas di lokasi kejadian, 6 penumpang lainnya luka-luka.istimewa/sumutpos.
MEDAN, SUMUTPOS.CO – Kecelakaan maut angkutan kota (angkot) trayek 123 yang ditabrak kereta api di perlintasan Jalan Sekip, Medan Barat, Sabtu (4/12) sore sekitar pukul 15.00 WIB, menyebabkan 4 orang tewas dan 6 orang luka-luka. Para korban tewas dan luka merupakan penumpang angkot tersebut. Sedangkan sopir angkot adalah Harto Manalu, warga Jalan Batangkuis, Kecamatan Tanjungmorawa, Deliserdang sudah diamankan polisi. Dari hasil pemeriksaan polisi, diketahui sopir tersebut mengonsumsi narkoba.
KECELAKAAN: Warga berkerumun menyaksikan kecelakaan kereta api yang menabrak angkot di perlintasan kereta api di Jalan Sekip Medan Barat, Sabtu (4/12) sore sekitar pukul 15.00 WIB. Akibat kecelakaan tersebut, 4 penumpang angkot tewas di lokasi kejadian, 6 penumpang lainnya luka-luka.istimewa/sumutpos.
Penyebab kecelakaan tersebut lantaran sopir angkot nekat menerobos palang pintu perlintasan. Dari 4 korban tewasn
2 orang diketahui merupakan ibu dan anak. Keduanya adalah Asmanur Tanjung (42) dan Naila Harahap (7), warga Jalan Karya, Gang Karanganyar yang telah dimakamkan. Korban tewas selanjutnya adalah Batara Arengga Nasution (38), warga Jalan Kayu putih, Rusunawa, Medan Marelan. Sedangkan satu lagi korban tewas belum teridentifikasi.
Sementara itu, 6 orang korban luka di antaranya, Bayu Sulaiman (24) warga Jalan Pasar Pipa, Medan, Eni Sureni Br Tarigan (18) warga, Putri Sefyan (19) warga Jalan Karya Lingkungan II Gang Karang Sari, Medan, Novita Elisabeth Aruan (22) warga Jalan Kuali, Sei Putih Tengah, Medan Petisah, Farida Ratnawaty (62) warga Jalan Jenderal Ahmad Yani, Medan, dan Lindawati (38) warga Jalan Gereja Gang Aman, Medan Barat.
Kasat Lantas Polrestabes Medan AKBP Sonny Siregar mengatakan, hingga pukul 01.00 WIB, tim Inafis telah mengungkap 3 identitas korban yang meninggal dunia akibat kecelakan tersebut. Ketiga korban meninggal dunia itu, jasadnya telah dibawa oleh pihak keluarga masing-masing.
Disebutkan Sonny, ada 1 korban tewas yang belum teridentifikasi. “Satu korban meninggal dunia masih Mr X (belum teridentifikasi) dan telah dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Medan. Jika belum diketahui identitasnya akan disebar ke publik fotonya,” kata Sonny, Minggu (5/12).
Wakasat Lantas Polrestabes Medan Kompol Edward Nauman Saragih mengatakan, pihaknya masih mengamankan sopir angkot 123 yang menyebabkan kecelakaan terjadi. Sopir tersebut adalah Harto Manalu, warga Jalan Batangkuis, Kecamatan Tanjungmorawa, Deliserdang. Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan, diketahui sopir tersebut mengonsumsi narkoba. “Hasil tes urinenya positif narkoba,” ujarnya.
Edward menyatakan, status hukum sopir angkot tersebut kemungkinan besar akan ditetapkan sebagai tersangka. Sebab yang bersangkutan lalai mengemudikan angkotnya hingga menyebabkan orang meninggal dunia. “Kasusnya masih didalami lebih lanjut, sejauh ini sudah tiga orang lebih saksi yang kami periksa,” pungkasnya.
Sementara itu, Manager Humas PT KAI Divre I Sumut, Mahendro Trang Bawono, saat dikonfirmasi, Minggu (5/12) mengatakan, KA yang mengalami kecelakaan tersebut adalah KA Srilelawangsa, dengan nomor lokomotif KA U85, yang melaju dari Kota Binjai menuju Stasiun Besar Kota Medan.
Mahendro menyebutkan, lokomotif tersebut tak mengalami kerusakan terlalu parah. Dan kerusakannya langsung diperbaiki, agar tidak mengganggu perjalanan dan pelayanan kepada masyarakat, sebagai pengguna moda transportasi massal itu. “Kondisi lokomotif tak sampai hancur. Terdapat kerusakan pada bagian pegangan tangan, pengait lokomotif, serta lampu lokomotif,” ungkap Mahendro.
Dia pun menyesalkan sikap yang diduga merupakan kelalaian yang dilakukan sopir angkot, dengan nomor trayek 123 itu. Dia dinilai tidak waspada dalam mengendarai angkot yang menyebabkan terjadi kecelakaan maut itu.
“Kami sangat menyesalkan kejadian tersebut. Hal ini sebenarnya dapat dihindari dengan selalu meningkatkan kewaspadaan ketika akan melintasi perlintasan sebidang,” jelas Mahendro.
PT KAI Sumut, hingga awal Desember 2021 ini, tercatat sudah mengalami 8 kecelakaan maut di perlintasan kereta api. Diduga keseluruhan, merupakan kelalaian dari pengemudi kendaraan bermotor. Namun, Mahendro tidak merincikan 8 kasus kecelakaan di perlintasan kereta api di Sumut tersebut. Tapi, pihaknya bersama dengan Pemerintah Kabupaten Kota, terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat, terkait keamanan saat melalui perlintasan kereta api.
“Kami harap pengendara kendaraan bermotor, yang hendak melintasi perlintasan selalu berhati hati, dan mengutamakan atau mendahulukan perjalanan kereta api, sesuai amanat UU No 23 Tahun 2007, sehingga kejadian seperti ini tidak terulang lagi,” imbaunya.
Adapun kronologi kejadiannya kecelakaan tersebut bermula saat angkot yang dikemudikan Harto Manalu melaju dari Jalan Sekip menuju Jalan Gereja pada Sabtu (4/12) sore. Dalam video viral yang beredar di media sosial itu, terlihat angkot tersebut melaju dengan kencang dengan memotong jalur kanan atau berlawanan arah, saat kendaraan lain mengantre ketika kereta api akan melintas.
Meski palang pintu kereta api sudah menutup jalan di perlintasan, namun angkot yang membawa penumpang tersebut tetap menerobos palang pintu. Naas, kereta api dari Kota Binjai menuju Stasiun Besar Kereta Api Medan pun menabrak angkot tersebut.
Dengan dentuman kuat, suara kereta api menabrak angkot itu. Kemudian, para penumpang langsung terlempar keluar, angkot pun ringsek, dan dilaporkan 4 penumpang meninggal di tempat, dan 6 sisanya mengalami luka-luka. Seluruh korban meninggal dan luka-luka dievakuasi ke Rumah Sakit Royal Prima Medan, yang tak jauh dari lokasi kejadian.
Dalam kecelakaan maut itu, sopir Harto Manalu berhasil menyelamatkan diri dari tabrakan maut itu. Harto Manalu pun langsung diamankan warga sekitar. Dia menjadi bulan-bulanan masyarakat yang geram melihat caranya mengemudikan angkotnya dengan ugal-ugalan.
Meski sudah diamankan petugas, Harto Manalu terus dihakimi massa. Petugas kepolisian yang membawa Harto Manalu ke kantor polisi sempat kewalahan. Sebab, ratusan orang yang berkumpul di lokasi kejadian terus memukuli sang sopir tersebut. Dengan gerak cepat, petugas kepolisian langsung membawa Harto Manalu menggunakan mobil patroli polisi ke Mako Polsek Medan Barat, untuk menjalani pemeriksaan atas kasus tabrakan maut yang menewaskan 4 orang tersebut.
Kapolsek Medan Barat, Kompol Ruzi Gusman mengungkapkan, pihaknya sudah mengamankan sopir bernama Harto Manalu.
“Sudah dilakukan olah TKP (tempat kejadian perkara),” ujarnya.
Ruzi mengungkapkan, pihaknya masih mendalami atas dugaan kelalaian yang dilakukan sopir yang nekat menerobos pintu palang kereta api saat melintas.
“Kecelakaan ini antara kereta api dari Binjai menuju Medan, dengan angkot dari Jalan Sekip menuju Jalan Gereja,” jelasnya.
Sementara Fredy, warga sekitar, mengatakan, awalnya angkot tersebut sempat berhenti saat palang pintu akan turun. Namun, tidak lama kemudian nekat menerobos.”Petugas palang pintu dan para pengendara sudah mengingatkan sopir angkot itu untuk tidak menerobos,” ujarnya.
Wakil Ketua DPRD Medan, Rajuddin Sagala meminta agar ke depannya Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Medan dapat memberlakukan peraturan yang mewajibkan seluruh sopir angkutan umum di Kota Medan melakukan tes narkoba setiap bulannya.
“Minimal sebulan sekali harus ada tes urine, supaya diketahui siapa sopir angkutan umum yang bebas narkoba dan yang mengkonsumsi narkoba. Ini dilakukan untuk menghindari terulangnya peristiwa tragis seperti kemarin. Akibat sopir yang tak sehat akal dan pikirannya karena narkoba, nyawa orang lain melayang. Dalam hal ini harus dilakukan evaluasi, kami tidak mau ada penumpang lainnya yang menjadi korban,” tegas Rajuddin, Minggu (5/12).
Sebab, berdasarkan info yang dia terima, sopir angkot tersebut positif narkoba. “Info yang terakhir didapat, sopir angkot itu positif narkoba. Sangat memprihatinkan dan menyedihkan, sopir angkot yang pakai narkoba, orang lain atau penumpangnya yang jadi korban,” kata Rajuddin Sagala, Minggu (5/12).
Rajuddin pun menceritakan, selain 4 nyawa melayang, sejumlah penumpang lainnya pun dikabarkan mengalami luka-luka, termasuk penumpang anak-anak. Satu di antaranya seorang gadis bernama Putri Sefyrawan (19). Putri pun turut menjadi korban luka-luka akibat kelalaian sopir angkot.
Dijelaskan Rajuddin, Putri merupakan anak dari keluarga kurang mampu, berdomisili di Jalan Karya Ujung, Gang Karang Sari, Kelurahan Karang Berombak, Kecamatan Medan Barat. Kabar itu, pun sampai kepada Rajudin, dan dengan cepat dia mengarahkan korban untuk segera dibawa dan dirawat ke Rumah Sakit (RS) Royal Prima, Jalan Ayahanda Medan.
“Kakinya patah, kepala dan matanya kena serpihan kaca. Butuh penanganan medis secepat mungkin. Saya menyarankan agar korban dirawat secara gratis di RS Royal Prima dan sudah dilakukan,” ujarnya. (ris/gus/map)
EVAKUASI:
TIM Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) bersama warga mengevakuasi jenazah korban erupsi gunung Semeru di Desa Kajar Kuning dan Curah Kobokan, Kecamatan Candipuro, Lumajang, Minggu (5/12).
SUMUTPOS.CO – Gunung Semeru kembali mengalami erupsi pada Sabtu sore (4/12). Gunung tertinggi di Pulau Jawa itu menyemburkan material vulkanik. Guguran awan panas dan lahar menyelimuti dan menimbun desa-desa di sekitarnya, bahkan akses jalan terputus. Sedangkan belasan orang meninggal dunia dan puluhan warga mengalami luka bakar. Jumlah korban diperkirakan bertambah. Sebab, hingga pukul 20.30 tadi malam, pendataan masih berlangsung.
EVAKUASI:
TIM Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) bersama warga mengevakuasi jenazah korban erupsi gunung Semeru di Desa Kajar Kuning dan Curah Kobokan, Kecamatan Candipuro, Lumajang, Minggu (5/12).
Wakil Bupati Lumajang Indah Amperawati Masdar dalam konferensi pers virtual bersama BNPB, Minggu (5/12)menerangkan, kondisi terparah berada di kawasan Curah Kobokan.
Sebab, endapan lumpur yang tinggi membuat kendaraan sulit mengevakuasi korban. ’’Lumpurnya setinggi lutut. Tadi ada 10 orang yang belum bisa dievakuasi. Kami meminta bantuan komunitas jip,’’ terangnya.
Dia juga meminta BNPB mengirim helikopter untuk mengevakuasi para korban yang terjebak lahar panas. ’’Tolong Pak Kepala BNPB, ini keluarga korban menangis semua, tolong segera kirim helikopter,’’ pinta Indah.
Kabid Kedaruratan Rehabilitasi dan Rekonstruksi BPBD Lumajang Joko Sambang mengatakan, Dusun Kampung Renteng, Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro, menjadi salah satu desa yang terdampak paling parah. Sebab, abu vulkanis menutupi hampir semua kawasan tersebut. Dusun yang berjarak sekitar 2 kilometer dari Sungai Rejali tersebut tertimbun abu vulkanis. Ketebalan abu vulkanis di dusun tersebut bahkan mencapai 2 meter. Akses ke dusun lain terputus. “Sementara ini belum terdeteksi berapa jumlah warga yang terluka. Tetapi, ada tiga warga yang kulitnya terkena lahar panas. Mereka sopir dari luar desa,’’ ujar Sekretaris Desa Sumberwuluh Samsul Arifin.
Sementara itu, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat, total korban meninggal dunia akibat erupsi Gunung Semeru di Lumajang, Jawa Timur menjadi 14 orang per Minggu (5/12) pukul 17.30 WIB.
Plt. Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari mengatakan jumlah korban tersebut mengalami penambahan satu orang dari sebelumnya. “Jumlah korban bertambah 1 orang dari rilis sebelumnya. di posisi 13 orang dan saat ini di posisi 14 orang,” kata Abdul dalam konferensi pers, Minggu (5/12).
Abdul merinci dari 14 orang itu terdiri dari dua warga Desa Supiturang, lima warga Desa Curah Kobokan, dan dua warga Desa Sumber Wuluh. Sementara itu, lima orang lainnya belum teridentifikasi identitasnya.”Lima jasad ada di RS Bhayangkara belum teridentifikasi indentitasnya,” ucapnya.
Sementara itu, korban luka berat berjumlah 35 orang. Saat ini, kata dia, delapan orang sudah dilarikan ke RS Haryoto, 16 orang ke RSUD Pasuruan dan delapan orang ke Puskesmas Penanggal. Kemudian, erupsi Gunung Semeru juga menyebabkan 21 orang luka ringan. Sehingga jika ditotalkan, korban keseluruhan yang luka-luka berjumlah 56 orang.
“Angka ini berkurang dari rilis tadi siang sejumlah 69 orang. artinya 56 orang ini adalah hasil dari informasi langsung dari olah BNPB Suharyanto yang saat ini sedang di lapangan,” ucapnya.
Muhari menyampaikan, mengenai sebaran awas panas guguran juga berdampak pada dua kecamatan, antara lain Kecamatan Pronojiwo pada Desa Pronojiwo, Oro-oro Ombo, Sumberurip, serta Dusun Curah Kobokan di Desa Supiturang serta Kecamatan Candipuro pada Dusun Kamarkajang di Desa Sumberwuluh dan Desa Sumbermujur.
Selain itu terdapat delapan kecamatan dan beberapa desa yang terdampak abu vulkanik, meliputi Kecamatan Ampelgading pada Desa Argoyuwono; Kecamatan Tirtoyudo pada Desa Purwodadi dan Desa Gadungsari; Kecamatan Pagelaran pada Desam Clumprit; Kecamatan Wajak pada Desa Bambang; Kecamatan Kepanjen pada Desa Panggungrejo dan Mojosari;
Kecamatan Dampit pada Kelurahan Dampit; Kecamatan Bantur pada Desa Bantur dan Rejosari; Kecamatan Turen pada Desa Talok. “BPBD Kabupaten Lumajang juga melaporkan terdapat 902 warga mengungsi yang tersebar di beberapa titik kecamatan,” ucap Muhari.
Kejadian sebaran awan panas guguran Gunung Semeru juga menyebabkan beberapa rumah warga tertutup material vulkanik, serta jembatan Gladak Perak di Curah Kobokan yang menjadi akses penghubung Lumajang dan Malang terputus. BPBD Kabupaten Lumajang menggunakan alat berat wheel loader untuk membuka akses jalan curah kobokan, serta melakukan pendataan lanjutan terkait kerugian materil lainnya akibat peristiwa ini.
Berdasarkan pemantauan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), lanjut Muhari, saat ini Gunung Semeru masih dalam status level II atau waspada. Berdasarkan pemantauan kondisi udara melalui radar Accuweather Udara, mencapai tingkat polusi tinggi dan berdampak negatif terhadap kelompok yang masuk dalam kategori rentan, yaitu lansia, ibu hamil, disabilitas serta anak-anak. “Pantauan secara visual juga menunjukkan awas panas guguran telah berhenti dikarenakan kondisi hujan di sekitar puncak kubah lava Gunung Semeru,” ungkap Muhari.
Oleh karena itu, BPBD terus melakukan koordinasi bersama perangkat desa setempat dan Pos Pengamat Gunung Api (PPGA) terkait pemutakhiran aktivitas Gunung Semeru “BPBD Kabupaten Lumajang mengimbau masyarakat setempat untuk tidak melakukan aktivitas di Daerah Aliras Sungai (DAS) Mujur di Curah Kobokan dan DAS lainnya maupun beberapa tempat yang dimungkinkan menjadi tempat aliran guguran awan panas,” pungkasnya.
Sementara itu, Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto mengungkapkan, tim pertama dari BNPB bersama Kementerian Kesehatan (Kemenkes) telah berangkat menuju Lumajang via darat. Mereka membawa logistik-logistik serta kebutuhan peralatan seperti tenda, matras, dan selimut.
Berdasar data yang dihimpun tim Pusat Krisis Kemenkes, sebagian korban menderita luka bakar. Karena itulah, Kemenkes memaksimalkan pengiriman kebutuhan obat-obatan untuk luka bakar serta masker dan sarung tangan. “K ami juga pada kesempatan pertama ke Lumajang untuk memastikan tahap-tahap penanganan pengungsi,” jelas Suharyanto.
BPNB pun telah berkoordinasi dengan panglima TNI untuk menurunkan personel bantuan serta peralatan untuk kebutuhan pengungsian.Permintaan Wakil Bupati Lumajang Indah Amperawati Masdar agar BNPB mengirim helikopter juga disanggupi. “Kami siapkan dua helikopter kalau jalur darat tidak bisa. Keselamatan warga adalah prioritas utama,” tegasnya.
Sebanyak 46 prajurit Lapangan Udara Abdulrachman Saleh, diturunkan ke lokasi bencana alam erupsi Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang dan Malang Jawa Timur, Minggu (5/12). TNI AU langsung bergerak cepat membantu warga yang terdampak erupsi gunung Semeru.
Kepala Dinas Penerangan TNI AU (Kadispenau) Marsma TNI Indan Gilang Buldansyah mengatakan, TNI AU mengirimkan puluhan prajurit yang terdiri dari unsur Paskhas untuk SAR, Kesehatan, Potdirga, Intel dan penerangan ke lokasi bencana.
“Misi prajurit TNI AU yang dipimpin Kadispotdirga Lanud Abdulrachman Saleh adalah menyerahkan bantuan sembako ke posko utama yang ada di pendopo Bupati Lumajang dan mendirikan tenda posko tanggap darurat di desa terdampak Sumber Wuluh, Lumajang,” kata Gilang dalam keterangannya, Minggu (5/12).
Gilang menambahkan, pergerakan prajurit di darat juga didukung kendaraan truk logistik dan peralatan SAR, Ambulance kesehatan dan motor kawal. Saat ini beberapa Alusista TNI AU juga sudah bergerak ke Lanud Abdulrachman Saleh Malang.
Satu pesawat helikopter EC-120 Colibri yang langsung dipimpin Komandan Lanud Abdulrachman Saleh Malang Marsma TNI Zulfahmi melaksanakan assesment pemantauan lokasi terdampak erupsi dari udara.
Sementara satu Helikopter AS-332 Super Puma bergerak dari Lanud Iswahjudi menuju Lanud Abdulrachman Saleh, Malang. Selain itu juga disiagakan helikopter di Lanud Atang Sendjaja Bogor dan satu pesawat C-130 Hercules di Lanud Halim Perdanakusuma Jakarta.
Jokowi Minta Jajarannya Gerak Cepat
Presiden Joko Widodo (Jokowi) memerintahkan jajarannya bergerak cepat melakukan langkah-langkah tanggap darurat dalam bencana alam erupsi Gunung Semeru yang terjadi pada Sabtu, 4 Desember 2021. Sampai saat ini, Jokowi terus memonitor situasi penanganan erupsi tersebut. Hal ini disampaikan Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno yang memberikan keterangan mewakili Presiden Joko Widodo, Minggu (5/12).
“Bapak Presiden sudah memerintahkan kepada Kepala BNPB, kepada Kepala Basarnas, Menteri Sosial, Menteri Kesehatan, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, dan juga kepada Panglima TNI, Kapolri, Gubernur, dan Bupati untuk segera melakukan tindakan secepat mungkin, melakukan langkah-langkah tanggap darurat, mencari dan menemukan korban, memberikan perawatan kepada korban yang luka-luka, dan melakukan penanganan dampak bencana,” kata Pratikno dalam keterangannya.
Di samping itu, Presiden juga memerintahkan agar bantuan pelayanan kesehatan, penyediaan logistik kebutuhan dasar pengungsi, serta perbaikan infrastruktur dapat diselesaikan dalam waktu yang sangat singkat.
Pemerintah juga mengimbau kepada masyarakat untuk mengikuti arahan petugas di lapangan dan selalu meningkatkan kewaspadaan. Apalagi Indonesia memang berada di wilayah cincin api atau ring of fire yang rawan terhadap aktivitas alam seperti erupsi gunung berapi semacam ini.
“Kepada kepala daerah dan pejabat pemerintah untuk selalu waspada dan mengajak masyarakat untuk selalu siaga dan waspada, saling bekerja sama untuk mengantisipasi datangnya bencana semacam ini,” ungkapnya
Atas nama Presiden, Wakil Presiden, pemerintah, dan seluruh rakyat Indonesia, Pratikno juga menyampaikan duka yang sangat mendalam atas korban yang meninggal dan korban luka-luka.”Semoga Tuhan Yang Maha Kuasa, Allah Swt, selalu memberikan pertolongan dan perlindungan kepada para korban dan juga kepada kita semuanya, serta memudahkan kita dalam menghadapi setiap tantangan,” pungkasnya. (jpg)
EVAKUASI:
TIM Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) bersama warga mengevakuasi jenazah korban erupsi gunung Semeru di Desa Kajar Kuning dan Curah Kobokan, Kecamatan Candipuro, Lumajang, Minggu (5/12).
MEDAN, SUMUTPOS.CO – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan pemerintah dan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi peningkatan curah hujan di atas normal yang membawa bencana hidrometeorologi. BMKG memprediksi, cuaca ekstrem masih akan menghantam sebagian besar wilayah Indonesia hingga 9 Desember mendatang, termasuk Sumatera Utara. Wilayah Sumut juga diwarning untuk waspada bencana hidrometeorologi.
EVAKUASI:
TIM Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) bersama warga mengevakuasi jenazah korban erupsi gunung Semeru di Desa Kajar Kuning dan Curah Kobokan, Kecamatan Candipuro, Lumajang, Minggu (5/12).
Bencana hidrometeorologi adalah terjadi oleh parameter meteorologi seperti curah hujan, kelembapan, temperatur, dan angin. Potensi bencana hidrometeorologi adalah tak hanya pada musim hujan, tetapi pada musim kemarau juga. Perubahan iklim yang menjadi penyebab bencana hidrometeorologi adalah terjadi pada iklim, curah hujan, dan suhu udara pengaruh peningkatan gas karbon dioksida dan gas-gas lain. Tak hanya perubahan iklim yang ektrem, penyebab utama bencana hidrometeorologi adalah terjadinya kerusakan lingkungan yang semakin masif.
“Sebagian besar wilayah Indonesia telah memasuki periode musim hujan. Dengan indikasi aktifnya fenomena La Nina pada periode musim hujan ini, maka kewaspadaan terhadap potensi peningkatan curah hujan di atas normal harus lebih ditingkatkan,” kata Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati dalam keterangannya, Minggu (5/12).
Dwikorita memaparkan, berdasarkan hasil analisis terkini, dalam sepekan ke depan diidentifikasi terjadi peningkatan aktivitas dinamika atmosfer. Aktivitas ini dapat berdampak pada peningkatan potensi cuaca ekstrem secara umum di sebagian besar wilayah Indonesia.
Dia menyebut, saat ini Siklon Tropis Nyatoh masih berada di wilayah Samudera Pasifik Barat sebelah timur Filipina dengan intensitas yang masih menguat hingga 24 jam ke depan dengan pergerakan sistem ke arah utara-barat laut.
Sedangkan bibit Siklon 94W yang berada di sekitar Teluk Benggala dalam periode 24 jam ke depan masih bergerak ke arah barat laut. Hal ini berpotensi mengakibatkan dampak terhadap kondisi cuaca di wilayah Indonesia menjadi tidak signifikan.”Meskipun begitu, dampak terhadap potensi gelombang tinggi 2.5 – 4.0 meter (Rough Sea) masih perlu diwaspadai di beberapa wilayah perairan,” tutur Dwikorita.
Di antaranya, lanjut dia, Perairan Utara Kepulauan Anambas, Perairan Barat Kepulauan Natuna, Perairan Kepulauan Subi Serasan, Perairan utara Kepulauan Sangihe, Perairan utara Kepulauan Talaud, Laut Maluku bagian Utara, Perairan Utara Halmahera, Laut Halmahera, Samudera Pasifik utara Halmahera hingga Papua. Sedangkan potensi gelombang tinggi mencapai 4.0 – 6.0 meter (Very Rough Sea) di wilayah perairan Laut Natuna Utara dan Perairan Utara Natuna.
Dengan semakin menjauhnya sistem Siklon Nyatoh dan Bibit 94W dari wilayah Indonesia, lanjut Dwikorita, maka kondisi tersebut membuka peluang terhadap peningkatan fenomena dinamika atmosfer lainnya, yaitu meningkatnya aliran massa udara yang cukup intens dari wilayah Laut China Selatan ke arah selatan memasuki wilayah atmosfer Indonesia.
Kondisi tersebut dapat meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan yang dapat menimbulkan kejadian curah hujan tinggi di wilayah Indonesia.”Waspada bencana hidrometeorologi yang kemungkinan menyertainya hampir seluruh wilayah Indonesia. Mulai dari banjir, tanah longsor, banjir bandang, angin kencang, puting beliung dan sebagainya,” paparnya.
Sementara itu, Deputi Bidang Meteorologi BMKG Guswanto menyampaikan, fenomena lain yang meningkatkan curah hujan yaitu dengan masih aktifnya fenomena gelombang atmosfer (gelombang Kelvin, Rossby Ekuatorial, dan MJO) di wilayah Indonesia terutama bagian tengah dan timur yang dapat turut memperkuat peningkatan potensi cuaca ekstrem dalam periode sepekan kedepan.
MJO, gelombang Rossby Ekuatorial, dan gelombang Kelvin, kata Guswanto adalah fenomena dinamika atmosfer yang mengindikasikan adanya potensi pertumbuhan awan hujan dalam skala yang luas di sekitar wilayah fase aktif yang dilewatinya.
Fenomena MJO dan gelombang Kelvin ini, lanjutnya, bergerak dari arah Samudra Hindia ke arah Samudra Pasifik melewati wilayah Indonesia dengan siklus 30-40 hari pada MJO, sedangkan pada Kelvin skala harian. Sebaliknya, Fenomena Gelombang Rossby bergerak dari arah Samudra Pasifik ke arah Samudra Hindia dengan melewati wilayah Indonesia
Sama halnya seperti MJO maupun Kelvin, ketika Gelombang Rossby aktif di wilayah Indonesia maka dapat berkontribusi pada peningkatan pertumbuhan awan hujan di beberapa wilayah Indonesia.”Kondisi ini merata di seluruh wilayah Indonesia. Mulai dari Aceh, Sumatera Utara, Sumatra Barat, KepulauanRiau, Bengkulu, Sumatera Selatan, Kep. Bangka Belitung, dan Lampung. Lalu, Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, D.I. Jogjakarta, Jawa Timur, dan Bali,” terangnya.
“Provinsi lain yang juga mengalami yaitu Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Barat, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, Maluku Utara, Maluku, Papua Barat, dan Papua,” tambah Guswanto.
Menurut Guswanto, masyarakat perlu melakukan sejumlah langkah antisipasi seperti memastikan kapasitas dan tata kelola air siap untuk menampung peningkatan curah hujan dan memastikan saluran air/drainase tidak tersumbat/lancar. Selain itu, melakukan penataan lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan, tidak melakukan pemotongan lereng atau penebangan pohon dengan tidak terkontrol. “Lakukan juga pemangkasan dahan dan ranting pohon yang rapuh, dan menguatkan tegakan/tiang agar tidak roboh tertiup angin kencang, serta melakukan penghijauan secara lebih masif. Jangan lupa, terus memonitor informasi perkembangan cuaca dan Peringatan Dini Cuaca Ekstrem dari BMKG, secara lebih rinci dan detail untuk tiap kecamatan di seluruh wilayah Indonesia,” pungkasnya.
Sementara itu, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Wilayah I Medan juga mengimbau kepada kepada masyarakat maupun instansi terkait untuk tetap waspada terhadap terjadinya bencana hidrometeorologi di Sumut yang disebabkan oleh cuaca ekstrem, yang masih dapat terjadi pada bulan ini. Imbauan ini disampaikan Prakirawan BBMKG Wilayah 1 Medan, Defri Mandoza.
Sebab, lanjut Defri, pihaknya memprediksi, bahwa La Nina dengan intensitas lemah dengan indeks -0,89 masih berpeluang terjadi di Indonesia, terutama di Sumatera Utara (Sumut) hingga awal tahun 2022.”Hal ini merupakan hasil analisis kondisi dinamika atmosfer global,” ujar Defri Mandoza kepada Sumut Pos di Medan, Minggu (5/12).
Potensi La Nina yang terjadi, lanjutnya, berpeluang mengakibatkan peningkatan curah hujan. Monitoring musim hujan Tahun 2021 menunjukan bahwa secara umum musim hujan masih terjadi di seluruh Provinsi Sumut dengan peluang intensitas hujan ringan hingga tinggi pada Desember 2021.”Aktivitas monsoon Asia (monsoon Timur Laut) yang bersifat basah diprakirakan akan semakin menguat dan meningkatkan suplai uap air ke wilayah Sumatera Bagian Utara,” katanya.
Dijelaskannya, wilayah konvergensi berada di Laut Jawa hingga Laut Papua. Gangguan tropis diprakirakan akan terbentuk di wilayah Laut Filipina dan Samudera Hindia Barat Daya Sumatera. “Suhu muka Laut diprediksi masih hangat di wilayah Teluk Benggala, Selatan Jawa, Utara Papua, Timur Indonesia,” jelasnya.
Berdasarkan hal tersebut, kata Defri, maka diprakirakan jumlah curah hujan pada Desember 2021 masih cukup tinggi di Sumut.”Maka dengan ini kami mengimbau kepada masyarakat dan instansi terkait untuk waspada terjadinya bencana hidrometeorologi di Sumut yang disebabkan oleh cuaca ekstrem,” ujarnya. (jpg/dwi)
BINJAI, SUMUTPOS.CO – Wali Kota Binjai, H Amir Hamzah menghadirkan sekaligus membuka dan meresmikan badan usaha milik Masjid Baiturrahman di Jalan Samanhudi, Binjai Kota, Sabtu (4/12).
Amir mengapresiasi pengurus Masjid Baiturrahman atas terbentuknya badan usaha mereka. “Hadirnya badan usaha milik Masjid Baiturrahman ini kiranya dapat menjadi solusi yang tepat untuk meningkatkan kemakmuran umat,” seru Amir.
Dia menambahkan, masjid sebagai tempat ibadah umat muslim, juga memiliki peran strategis dalam pertumbuhan peradaban umat. Juga pertumbuhan ekonomi. Karenanya, dia berharap, badan usaha Masjid Baiturrahman dapat meningkatkan perekonomian masyarakat dengan cara memberdayakan masyarakat sekitar tempat ibadah untuk turut mengembangkan unit usaha dan memasarkan produk yang dimiliki.
Semoga hadirnya badan usaha Masjid Baiturrahman dapat menjadi percontohan oleh masjid lain di Kota Binjai. “Terlebih di masa pandemi seperti saat ini, terobosan-terobosan sangat dibutuhkan sehingga masyarakat di sekitar masjid dapat merasakan manfaat dari kehadiran masjid itu sendiri,” pungkasnya. (ted/han)