29 C
Medan
Sunday, January 18, 2026
Home Blog Page 3001

Pelantikan Taruna/I Angkatan II & III SMK Nusantara Angkasa Maritim Tahun 2021

SUMUTPOS.CO – Acara Pelantikan Taruna/I Angkatan II & III SMK Nusantara Angkasa Maritim Tahun 2021, Dengan Tema Membangun Generasi Muda Berprestasi, Kreatif, dan Berkomitmen Tinggi.

Penyematan Tanda Tingkat Angkatan II dan III SMK Nusantara Angkasa Maritim, diberikan oleh Bapak Drs. Yedi Efendi Sipayung, M.Pd selaku Kepala Cabang Dinas Sei Rampah Provinsi Sumatera Utara

Acara yang berlangsung dengan khidmat dan dipimpin langsung oleh Ibu Dra. Tyas Dewi Kristiningsih selaku kepala sekolah SMK Nusantara Angkasa Maritim, serta dihadiri oleh Bapak Dr. R. Mursid, ST, M.Pd Selaku Pendiri Yayasan Pendidikan Nusantara Angkasa Maritim, Bapak Drs. Yedi Efendi Sipayung, MPd selaku Pimpinan Kantor Cabang Dinas Sei Rampah Provinsi Sumatera Utara, Aipu Hendra Saputra selaku Kanit Dikyasa Polres Serdang Bedagai, Kapten Inv Ishak Iskandar selaku Danramil 07 Perbaungan, Dinas Ketenagakerjaan, Kesyahbandaran Utama Belawan, KSOP Kuala Tanjung, PT Prathita Titian Nusantara Bandara Kualanamu, Politeknik Negeri Batam, dan PT. Albrasa Internasional Sertifikasi.

Foto Bersama Ibu Dra. Tyas Dewi Kristiningsih selaku kepala sekolah SMK Nusantara Angkasa Maritim, serta dihadiri oleh Bapak Dr. R. Mursid, ST, M.Pd Selaku Pendiri Yayasan Pendidikan Nusantara Angkasa Maritim, Bapak Drs. Yedi Efendi Sipayung, MPd selaku Pimpinan Kantor Cabang Dinas Sei Rampah Provinsi Sumatera Utara, Aipu Hendra Saputra selaku Kanit Dikyasa Polres Serdang Bedagai, Kapten Inv Ishak Iskandar selaku Danramil 07 Perbaungan, Dinas Ketenagakerjaan, Kesyahbandaran Utama Belawan, KSOP Kuala Tanjung, PT Prathita Titian Nusantara Bandara Kualanamu, Politeknik Negeri Batam, dan PT. Albrasa Internasional Sertifikasi.

Kegiatan Pelantikan ini adalah puncak dari kegiatan Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa (LDKS) yang bekerjasama dengan Kepolisian Resor Serdang Bedagai, dan “Pelatihan Militer Dasar Yang bekerjasama dengan Komando Rayon Militer (Koramil) 07 Perbaungan. Kegiatan ini salah satu kegiatan program sekolah yang dilaksanakan setiap satu tahun sekali, Dengan Harapan Taruna Taruni SMK Nusantara Angkasa Maritim dapat lebih Disiplin, Mandiri, Kreatif, Inovatif dan Religius.

Walaupun dalam keadaan pandemi kegiatan ini berjalan dengan lancar dan tetap mematuhi protokol kesehatan yaitu dengan menjaga jarak memakai masker dan mencuci tangan.(Humas SMK Nusantara Angkasa Maritim).

PT Inalum (Persero) Telah Salurkan Pajak Sebesar Rp1 Triliun Lebih di Sumatera Utara

MEDAN, SUMUTPOS.CO – PT Indonesia Asahan Aluminium (Persero) atau Inalum terus berkomitmen membantu pengembangan daerah di Sumatra Utara.

Khususnya 10 kabupaten/kota yang berada di sekitar perusahaan. Caranya lewat kontribusi pajak dan program-program kemitraan-tanggung jawab sosial dan lingkungan.

Hal ini terus meningkat sejak tahun 2014 dengan perubahan status Inalum dari Penanaman Modal Asing (PMA) menjadi Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Kontribusi pajak daerah dari tahun 2014 hingga 2021 lebih dari Rp1,03 triliun di Sumatera Utara. Termasuk kelebihan pembayaran pajak kepada Pemprov Sumatra Utara.

Dari jumlah tersebut Rp 264 miliar untuk Kabupaten Batubara yang terdiri dari Pajak Bumi Bangunan (PBB), Pajak Penerangan Jalan (PPJ), dan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB).

Sedangkan untuk program kemitraan-tanggung jawab sosial dan lingkungan di Sumatera Utara, Inalum telah memberikan nilai manfaat lebih dari Rp199 miliar. Sebanyak Rp 68 miliar di antaranya adalah kontribusi untuk Kabupaten Batubara.

Lewat kontribusi tersebut, Inalum berharap dapat memberikan andil dalam pembangunan dan pengembangan daerah Sumatra Utara secara umum, khususnya Kabupaten Batubara. Diharapkan optimalisasi peraturan pajak dan retribusi daerah untuk mendukung peningkatan kinerja perusahaan.

Inalum juga mendukung Batubara kabupaten muda yang diresmikan sejak tahun 2006 ini dengan menyediakan sementara fasilitas perumahan bagi perangkat Pemkab Batubara sesuai dengan peraturan yang berlaku dengan tetap mengedepankan pengelolaan aset BUMN.

Pemkab saat ini tengah membangun fasilitas perumahan secara mandiri sesuai rencana beberapa tahun lalu.

Inalum juga berencana menambah kapasitas serta mengembangkan integrasi rantai pasok dan aluminium remelt. Ini akan memaksimalkan pemanfaatan lahan milik perusahaan dan meningkatnya kebutuhan perumahan di lingkungan perusahaan.

Sinergitas dengan pemerintah daerah merupakan hal krusial dalam mewujudkan rencana tersebut yang akan berdampak positif pada perusahaan.(rel)

PLN UIW Sumut Salurkan Bantuan TJSL Rp720 Juta di Dua Kabupaten

TAPUT, SUMUTPOS.CO – Sebagai salah satu perusahaan BUMN, PLN UIW Sumatera Utara tidak lepas dari kepedulian terhadap lingkungan sekitarnya dalam bentuk program Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL), bantuan tersebut di terima langsung oleh masyarakat yang berada di Kabupaten Tapanuli Utara dan Kabupaten Samosir, Sumatera Utara.
“Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian PLN UIW Sumatera Utara terhadap kenyamanan masyarakat dalam melakukan kegiatan beribadah serta kenyamanan anak- anak dalam menuntut ilmu pendidikan,” ujar General Manager, melalui Manajer Komunikasi dan TJSL, Yasmir Lukman.

Program renovasi ini dilaksanakan dengan memberikan dana bantuan langsung sebesar Rp200 juta di Desa Hutaraja, Pagarsinondi dan Desa Pagarbatu,Sipaholon. Bantuan tersebut akan dipergunakan untuk melakukan renovasi gereja dan Sekolah Dasar (SD) dalam meningkatkan sarana dan prasarana pendukung kegiatan tersebut sehingga secara fisik nyaman digunakan untuk menjalankan ibadah serta kegiatan belajar mengajar yang memenuhi syarat.
Penyerahan bantuan ini di hadiri Wakil Menteri Perdagangan DR Jerry Sambuaga di sela kunjungan kerjanya ke Sumatera Utara.

“Saya ucapkan Terima kasih dan apresiasi setinggi- tingginya atas kepedulian PLN UIW Sumatera Utara terhadap sosial lingkungan dengan memberikan bantuan yang dibutuhkan oleh desa ini,” tuturnya.
Pentingnya kenyamanan masyarakat dalam menjalankan kegiatan ibadah, agar para jamaat dapat menjalankan ibadah dengan hikmat. Selain itu sejalan dengan tujuan pemerintah untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia sebagai modal pokok bangsa Indonesia agar mampu bersaing dengan bangsa lain.

Di tempat berbeda, PLN UIW Sumatera Utara juga memberikan dana bantuan langsung sebesar Rp520 juta untuk pembangunan sarana dan prasarana fasilitas umum yang berada di Desa Sitio-tio dan Desa Simanindo, Kabupaten Samosir, Sumatera Utara.

Bantuan tersebut diberikan untuk pembukaan jalan untuk masyarakat umum, pembukaan jalan usaha tani untuk mempermudah distribusi hasil pertanian, pembangunan rumah ibadah dan pembangunan tembok penahan luapan air sungai untuk menjaga lahan pertanian dan pemukiman masyarakat.

Lebih lanjut Yasmir Lukman menyampaikan bahwa PLN UIW Sumatera Utara akan terus melanjutkan program serupa di seluruh wilayah kerja dengan mengedepankan aspek peningkatan kualitas sarana dan prasarana pendukung kegiatan masyarakat umum, kegiatan sosial dan pendidikan bagi peserta didik agar dapat menjalankan kegiatan tersebut secara layak. (ila)

PDI Perjuangan Ajak PW Al Jam’iyatul Washliyah Bersama Bangun Sumut

MEDAN, SUMUTPOS.CO – DPD PDI Perjuangan dan PW Jam’iyatul Washliyah Sumut berkomitmen untuk terus menjalin komunikasi demi kemaslahatan masyarakat Sumut ke depan. Komitmen ini disampaikan dalam silaturahim Ketua DPD PDI Perjuangan Sumut Rapidin Simbolon dan pengurus lainnya ke Kantor PW Jam’iyatul Washliyah Sumut di Jalan SM Raja pada Jumat Sore (22/10/2021).

Silaturrahim yang dipandu Sekretaris PW Al Wasliyah Sumut Alim Nur Nasution ini berlangsung dengan suasana keakraban, hangat , dan penuh rasa kekeluargaan. “Kedatangan kami ke Al Wasliyah Sumut bertujuan ingin menjalin hubungan silaturrahim yang lebih erat antara partai politik dan ormas Islam, selain itu dalam rangka Hari Santri Nasional kami juga ingin berbagi dengan memberikan sejumlah bantuan untuk para santri, terutama kepada mereka yang sudah yatim piatu di bawah binaan Al Washliyah Sumut” kata Rapidin Simbolon didampingi Ketua DPRD Sumut Baskami Ginting dan beberapa pengurus DPD PDI Perjuangan antara lain Jumiran Abdi, Brilian Moktar, Aswan Jaya, Dermawan Sembiring, Tavip Ginting, Meinarti Bangun dan Bima Nusa.

Rapidin secara terbuka mengajak kader-kader Al Washliyah, terkhusus kepada Ketua PW Al Washliyah Sumut Dedi Iskandar Batubara untuk bersama PDI Perjuangan membangun Sumut ke depan demi kebaikan dan kemaslahatan rakyat Sumut. “Tentunya PDI Perjuangan sangat senang sekali bila kader-kader Al Washliyah, terutama Pak Ketua, Pak Dedi Iskandar mau bersama kami membangun Sumut ke depan, kami membuka pintu selebar-lebarnya kepada Pak Dedi Iskandar,” lanjut Rapidin.

Ketua PW AL Washliyah Sumut Dedi Iskandar Batubara menyampaikan terimakasih atas kunjungan dan silaturrahim dari PDI Perjuangan Sumut. Menurutnya, hal ini merupakan momentum sejarah bagi Al Washliyah dan ajakan untuk bersama membangun Sumut ke depan yang lebih baik tentu sebuah ajakan yang sangat terhormat bagi PW Al Jam’iyatul Washliyah.

“Al Jam’iyatul Washliyah itu artinya perkumpulan atau perhimpunan yang menghubungkan, baik yang menghubungkan manusia dengan Allah dan yang menghubungkan manusia dengan manusia. Memaknai pengertian ini tentu menjalin hubungan dengan PDI Perjuangan maupun yang lainnya adalah bagian dari pelaksanaan titah organisasi,” ungkap Dedi Iskandar yang juga sebagai Anggota DPD RI.

Terkait ajakan Ketua DPD PDI Perjuangan Sumut untuk bersama membangun Sumut, Dedi menyambutnya dengan positif. Menurutnya, ajakan ini merupakan kehormatan besar dan akan terus menjalin komunikasi dan silaturrahim bersama PDI Perjuangan. Selanjutnya, Dedi Iskandar mengucapkan terimakasih atas bantuan PDI Perjuangan terhadap beberapa panti asuhan di bawah binaan Al Jam’iyatul Washliyah, seperti yang telah dilakukan di Kota Gunung Sitoli dan ke depan untuk beberapa panti asuhan.

Dalam kesempatan ini juga, Ketua DPRD Sumut Baskami Ginting akan menyumbang alat pendingin ruangan (AC) yang akan dipasang di ruang rapat PW Al Jam’iyatul Washliyah, juga Baskami Ginting berkomitmen untuk memperjuangkan anggaran di APBD Sumut tahun anggaran 2022 untuk keperluan pembangunan Al Washliyah ke depan. (adz)

Berkali-kali Ditelepon Istri tak Mengangkat, Akbar Ditemukan Tewas di Kamar

TEBINGTINGGI, SUMUTPOS.CO – Warga Perumahan Jalan Gelatik, Lingkungan I, Kelurahan Pinang Mancung, Kecamatan Bajenis, Kota Tebingtinggi, digegerkan dengan penemuan mayat di sebuah rumah, Jumat (22/10/2021) malam. Tim Inafis Polres Tebingtinggi dan Polsek Rambutan yang mendapat informasi langsung turun ke lokasi guna melakukan pemeriksaan lebih lanjut serta mengevakuasi jasad korban ke rumah sakit dr Kumpulan Pane Kota Tebingtinggi untuk divisum.

EVAKUASI : Tim Inafis Polres Tebingtinggi bersama Polsek Rambutan melakukan evakuasi dengan penemuan mayat laki laki di rumahnya. (Sopian/Sumut Pos).

Kasat Reskrim Polres Tebingtinggi AKP Wirhan Arif didampingi Kapolsek Rambutan AKP H Samosir membenarkan penemuan mayat di dalam kamar sebuah rumah di Perumahan Jalan Gelatik, Lingkungan I, Kelurahan Pinang Mancung, Kecamatan Bajenis. Berdasarkan informasi warga sekitar, korban bernama Akbar Sukmin (35).

Menurut AKP Wirhan Arif, dari hasil visum sementara, tidak ditemukan bekas bekas tanda penganiayaan ditubuh korban. “Hasil keterangan beberapa saksi dan keluarga, korban punya riwayat penyakit jantung,” jelas AKP Wirhan Arif.

Ibra Hidayatullah, yang masih kerabat korban mengatakan, malam itu dirinya menerima telpon dari istri korban yang sedang berada di Kota Sibolga. Istri korban memintanya untuk melihat korban yang tinggal sendirian di rumah.
“Kata istrinya, sudah beberapa kali ditelepon, abang kami ini tidak mengangkat telepon. Makanya aku disuruh untuk melihat Abang itu di rumahnya,” jelas Ibra.

Bersama temannya, Ibra langsung menuju rumah korban. Beberapa kali dipanggil dan diketuk pintu depan tidak menjawab, tapi kondisi lampu menyala. Karena curiga, Ibra dan temannya mengintip lewat jendela kamar. Terlihat korban dalam kondisi tergelatak di kamarnya. Namun beberapa kali dipanggil, tapi korban diam saja.

“Karena curiga, kami mengabari tetangga dan keluarga, setelah datang semua kami mendobrak pintu dan mendapati Akbar Sumin sudah tidak bernyawa,” jelasnya.

Karena pihak keluarga tidak mau jasad Akbar Sumin diotopsi ke rumah sakit, pihak kepolisian menyerahkan korban kepada pihak keluarga untuk dimakamkan. (ian)

Rutan Kelas IIB Sidikalang Bhakti Sosial Sambut Hari Dharma Karya Dhika 2021

DAIRI, SUMUTPOS.CO – Kementerian Hukum dan Hak Azasi Manusia (Kemenkumham) Republik Indonesia, melalui Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Sidikalang Kanwil Sumatera Utara, menggelar bakti sosial menyemarakkan Hari Jadi Dharma Karya Dhika tahun 2021.

PANTI ASUHAN. Ka Rutan Kelas IIB Sidikalang, Japaham Sinaga (3kanan) bersama staf foto bersama dengan pengasuh Panti Asuhan Perpulungen Sidikalang saat gelar bhakti sosial sambut Hari Jadi Dharma Karya Dhika 2021. (ist).

Kepala Rutan Kelas IIB Sidikalang, Japaham Sinaga kepada wartawan, Kamis (21/10) mengatakan, kegiatan bakti sosial yang digelar berupa, aksi donor darah pegawai Rutan bekerjasama dengan PMI Kabupaten Dairi. 

Selanjutnya, pembagian sembako kepada warga kurang mampu serta kepada Panti Asuhan Perpulungen Sidikalang, kegiatan itu juga merupakan program Kemenkumham Peduli dan Berbagi. 

Japaham menambahkan, acara puncak peringatan Hari Jadi Dharma Karya Dhika sendiri pada, 30 Oktober 2021 mendatang, ungkapnya. (rud). 

Pemprovsu Gelar Maulid Nabi, Gubsu Ajak Teladani Nabi Muhammad SAW

BERSAMA: Gubsu Edy Rahmayadi bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkompinda) Provinsi Sumut saat akan menghadiri Peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW 1443 H di Aula Tengku Rizal Nurdin, Rumah Dinas Gubernur Sumut, Jalan Sudirman Medan, Jumat (22/10). Dinas Kominfo Provinsi Sumut : Veri Ardian.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW di Aula Tengku Rizal Nurdin, Rumah Dinas Gubernur, Jalan Sudirman, Medan, Jumat (22/10). Acara diisi ceramah agama oleh ustad Hasbi Mawardi.

BERSAMA: Gubsu Edy Rahmayadi bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkompinda) Provinsi Sumut saat akan menghadiri Peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW 1443 H di Aula Tengku Rizal Nurdin, Rumah Dinas Gubernur Sumut, Jalan Sudirman Medan, Jumat (22/10). Dinas Kominfo Provinsi Sumut : Veri Ardian.

Dengan mengenakan sarung dan pakaian koko putih, Gubernur Sumut Edy Rahmayadi hadir bersama Ketua Tim Penggerak PKK Sumut Nawal Lubis. Juga hadir Kepala Kepolisian Daerah Sumut RZ Panca Putra, Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Sumut Harun Nasution, dan perwakilan unsur Forkopimda lainnya, serta Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat M Fitriyus dan para ASN lingkungan Pemprov Sumut.

Pada kesempatan itu, Gubernur Edy Rahmayadi mengajak masyarakat untuk senantiasa meneladani Nabi Muhammad SAW dalam kehidupan sehari-hari. Hal itu akan menjadikan manusia yang baik. “Kita diharapkan mengikuti dan meneladani kepribadian Nabi Muhammad SAW, itulah Islam,” katanya.

Edy Rahmayadi juga menyampaikan, merayakan kelahiran Nabi juga menunjukan ketaatan seseorang pada Allah SWT. “Kita merayakan hari lahir beliau (Nabi Muhammad SAW), berarti kita menunjukan ketaatan pada Allah SWT,” katanya.

Para hadirin yang mengenakan pakaian serba putih, juga diajak untuk senantiasa berselawat, yakni memohonkan doa kepada Allah untuk Nabi Muhammad SAW, beserta keluarga dan sahabatnya. Menurut Edy, selawat juga merupakan bentuk ibadah kepada Allah SWT dan memiliki banyak keutamaan.

Sementara itu, Ustad Hasbi Mawardi dalam ceramahnya menyampaikan, ada beberapa inti peringatan Maulid Nabi. Pertama dengan maulid, umat bisa bersilaturahmi dengan berkumpul. Kedua, penyampaian tentang keteladanan Nabi Muhammad SAW. Ketiga, memakan makanan yang dihidangkan bersama-sama.”Dari ketiga inti kegiatan maulid tersebut, semuanya berpahala. Mulai dari pahala bersilaturahmi, pahala mendengarkan majelis ilmu, pahala memberi makan orang lain dan banyak lagi,” ungkapnya.

Hasbi juga menyebut Nabi SAW adalah rahmat bagi seluruh alam. Ia mencontohkan, Nabi adalah rahmat bagi kaum perempuan. Karena sebelum Islam datang, bayi-bayi perempuan di Arab dibunuh dengan alasan tertentu. Namun setelah Islam datang, kondisi tersebut berubah drastis. Nabi menganggap semua manusia sama di hadapan Allah SWT, baik laki-laki dan perempuan. “Pas Islam datang, laki-laki dan perempuan sama di hadapan Allah SWT, tergantung tingkat ketaatannya,” kata Hasbi. (prn/ila)

Poldasu Gagalkan Peredaran 21,65 Kg Sabu-sabu

GEREBEK: Poldasu, Polrestabes Medan dan Polsek Medan Barat menggerebek Kampung Narkoba, di Jalan Pertempuran, Medan Barat.dewi/sumutpos.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Personel Direktorat Reserse Narkoba Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Ditresnarkoba Polda Sumut) menggagalkan peredaran 21,65 kilogram (Kg) Narkoba jenis sabu-sabu, di Sumut.

GEREBEK: Poldasu, Polrestabes Medan dan Polsek Medan Barat menggerebek Kampung Narkoba, di Jalan Pertempuran, Medan Barat.dewi/sumutpos.

Hal itu berawal dari penangkapan dua tersangka di dua lokasi berbeda, yakni di Jalan Lembaga Permasyarakatan, Desa Kampung Lalang, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deliserdang dan di Jalan Sei Mencirim, Desa Medan Krio, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deliserdang. Penangkapan tersebut, dibenarkan Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Hadi Wahyudi, Kamis (21/10) malam.

Dia menjelaskan, pengungkapan kasus ini berawal dari penangkapan tersangka pertama AI (36) yang dilakukan pada 12 Oktober 2021, di Jalan Lembaga Permasyarakatan, Desa Kampung Lalang, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deliserdang. “Petugas menangkap tersangka pertama kemudian dilakukan pengembangan untuk menangkap tersangka-tersangka lainnya,” ujarnya.

Setelah dilakukan pengembangan, lanjutnya, petugas bergerak cepat menangkap tersangka lainnya, yaitu RR (29), di Jalan Sei Mencirim, Desa Medan Krio, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deliserdang. “Kemudian petugas melakukan penggeledahan dan ditemukan serta disita barang bukti berupa 1 buah koper warna kuning di dalamnya terdapat 11 bungkus plastik teh warna kuning yang bertuliskan tulisan cina yang berisikan sabu-sabu seberat 11 kg dan 1 buah tas warna hitam di dalamnya terdapat 9 bungkus plastik teh warna hijau, yang bertuliskan tulisan Cina di dalamnya berisikan sabu seberat 9 kg,” jelasnya.

Selanjutnya, kata Hadi, petugas turut memeriksa isi lemari pakaian tersangka RR dan ditemukan 1 bungkus plastik teh warna hijau dengan tulisan Cina berisikan sabu-sabu seberat 950 gram dan 1 bungkus plastik klip tembus pandang yang di dalamnya berisikan sabu-sabu seberat 700 gram.”Jadi total barang bukti sabu yang disita petugas seberat 21,65 Kg,” ungkapnya.

Dikatakannya, kedua tersangka dijanjikan upah masing-masing sebesar Rp2 juta per Kg, oleh salah satu tersangka lainnya dengan inisial H yang saat ini berstatus daftar pencarian orang (DPO).

Gerebek Kampung Narkoba

Ditresnarkoba Polda Sumut bersama Satuan Reserse Narkoba Kepolisian Resor Kota Besar (Satresnarkoba Polrestabes) Medan dan Kepolisian Sektor (Polsek) Medan Barat menggerebek Kampung Narkoba (GKN), di Jalan Pertempuran, Lorong 7, Kecamatan Medan Barat, pada Kamis (21/10) kemarin. Dari tempat kejadian perkara (TKP), petugas mengamankan delapan orang pemakai Narkoba berinisial, RE (34), MK (23), H (25), A (27), AS (35), HK (52), EL (28) dan N (30). “Dari tangan para pemakai narkoba, disita barang bukti sabu-sabu, seberat 5,01 gram, 11 kaca pirex dan 11 klip plastik kecil,” ujar Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Hadi Wahyudi, Jumat (22/10).

Hadi menambahkan ke delapan orang yang diamankan dinyatakan positif mengonsumsi narkoba setelah dilakukan pemeriksaan tes urine. “Terhadap delapan orang yang diamankan sudah dibawa ke Satresnarkoba Polrestabes Medan untuk menjalani pemeriksaan,” ungkapnya. (dwi/ila)

Tak Terbukti Gelapkan Mobil, Pengemudi Grab Divonis Bebas

VONIS BEBAS: Terdakwa Febri Sihombing saat menjalani sidang putusan di PN Medan, Jumat (22/10).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Majelis hakim diketuai Saidin Bagariang membebaskan terdakwa Febri Sihombing (44) dari segala tuntutan jaksa. Pengemudi Grab warga Jalan Setiabudi, Medan Selayang ini, tidak terbukti bersalah melakukan penggelapan mobil, dalam sidang di Ruang Cakra 3 Pengadilan Negeri (PN) Medan, Jumat (22/10).

VONIS BEBAS: Terdakwa Febri Sihombing saat menjalani sidang putusan di PN Medan, Jumat (22/10).

Dalam amar putusannya, majelis hakim menyatakan terdakwa tidak bersalah sebagaimana dakwaan tunggal penuntut umum, Pasal 372 KUHPidana. “Mengadili, melepaskan terdakwa Febri Sihombing oleh karena itu dari segala tuntutan hukum, atau onslag. Memerintahkan penuntut umum, untuk memulihkan atau merehabilitasi harkat dan martabat terdakwa,” tegas Bagariang.

Menurut hakim, terdakwa terbukti melakukan pidana, akan tetapi bukan merupakan tindak pidana melainkan perdata (onslag). Atas putusan tersebut, terdakwa menyatakan terima. Sementara, jaksa penuntut umum (JPU) Haslinda Hasan menyatakan kasasi. Sebelumnya, JPU menuntut terdakwa selama 6 bulan penjara. Usai persidangan, terdakwa langsung memeluk istrinya yang berada di bangku pengunjung. Sementara rekan-rekan terdakwa yang mendampingi selama persidangan, turut memberikan ucapan selamat kepada terdakwa.

Diketahui, pada 21 November 2019 terdakwa datang ke Kantor PT Teknologi Pengangkutan Indonesia (TPI) cabang Medan, di Komplek CBD Polonia Medan, untuk menyewa satu unit mobil Toyota Calya. Lalu, dibuatkan Surat Perjanjian Penyewaan Kendaraan untuk Penyedia Layanan Kendaraan Berpengemudi tertanggal 21 November 2017 untuk menjadi pengemudi mobil layanan transportasi milik PT TPI.

Terdakwa sebagai pengemudi PT TPI, berkewajiban membayar uang sewa mingguan untuk mobil tersebut sebesar Rp1.235.000, termasuk biaya servis mobil kepada PT TPI. Bahwa apabila pengemudi terlambat membayar selama 2 minggu maka pengemudi wajib mengembalikan mobil kepada PT TPI.

Terdakwa terhitung dari Desember 2017 sampai dengan Februari 2020, masih membayar sewa mingguan sebesar Rp.1.235.000 kepada PT TPI. Namun pada 18 Februari 2020 terdakwa tidak membayar sewa PT TPI sampai sekarang.

Diketahui dari layanan aplikasi grab, bahwa terdakwa tidak melaksanakan layanan transportasi lagi, sehingga pada tanggal 16 Maret 2020 aplikasi layanan Grab dihentikan oleh PT TPI dan kepada terdakwa diminta untuk mengembalikan mobil milik PT TPI. Namun, terdakwa tidak mau mengembalikan mobil tersebut sampai dilakukan penyitaan mobil tersebut oleh Polda Sumut dari terdakwa pada 17 Juni 2020. (man/ila)

Ongkos Umrah Ditaksir di Atas Rp30 Juta, Kemenag Bakal Kembali Revisi Referensi Biaya

PENGECEKAN: Calon jamaah umrah dari mengantre di Bandara Internasional Juanda tahun lalu. Tahun ini pemerintah Arab Saudi membuka kembali ibadah umrah.

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Kementerian Agama (Kemenag) berencana melakukan revisi biaya pelaksanaan penyelenggaraan ibadah umrah. Hal ini dilakukan atas penyesuaian sejumlah kebijakan yang ditetapkan oleh Pemerintah Arab Saudi.

PENGECEKAN: Calon jamaah umrah dari mengantre di Bandara Internasional Juanda tahun lalu. Tahun ini pemerintah Arab Saudi membuka kembali ibadah umrah.

Direktur Bina Haji dan Umrah, Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah (Ditjen PHU) Kemenag, Nur Arifin menjelaskan, saat ini, perihal biaya masih merujuk pada Keputusan Menteri Agama (KMA) Nomor 777 Tahun 2020 tentang Biaya Penyelenggaraan Perjalanan Ibadah Umroh Referensi Masa Pandemi Covid-19.

“Kami juga rencanakan setelah teknis selesai, kami juga melakukan pembahasan revisi KMA Nomor 777 Tahun 2021 tentang biaya referensi jamaah umrah era pandemi,” ungkap dia dalam acara daring, Jumat (22/10).

Adapun, biaya referensi yang ditetapkan adalah sebesar Rp26 juta atau naik sekitar 30 persen dari biaya pada masa sebelum pandemi. Keputusan tersebut mempertimbangkan biaya operasional pemberangkatan calon jamaah, seperti jumlah tempat duduk pesawat yang dikurangi yang menyebabkan penambahan biaya. “Kita kemarin memiliki KMA itu biaya Rp26 juta, kalau biaya normal Rp20 juta, karena pandemi naik 30 persen jadi Rp26 juta minimal,” jelasnya.

Kata dia, revisi ini diperlukan mengingat adanya kebutuhan tambahan akibat penyesuaian kebijakan penyelenggaraan umrah dari pihak Saudi dan Indonesia. Mulai dari kewajiban karantina hingga tes PCR. “Tahun 2021 ini kita akan revisi, sebenarnya real kebutuhannya berapa, apakah masih sama Rp 26 juta atau naik, kami sedang mengumpulkan tahapan-tahapan teknis yang menjadi pertimbangannya,” pungkas Arifin.

Ketua Umum Himpunan Penyelenggara Umrah dan Haji (Himpuh) Budi Darmawan mengamini, kemungkinan biaya umrah mengalami kenaikan. Sebab, ada ketentuan seperti kewajiban tes PCR dan karantina yang tentunya menambah biaya.

Dijelaskan bahwa sebelum pandemi, referensi biaya umrah adalah sebesar Rp20 juta dan pada masa pandemi Covid-19 menjadi Rp26 juta. Lalu, karena ada penyesuaian lagi, diperkirakan akan ada penambahan sebesar 30 persen. “Kemungkinan akan menjadi kenaikan lagi kurang lebih 30 persen lagi. Jadi bisa jadi diatas Rp30 juta-an, itu hanya sekedar gambaran,” ungkapnya.

Hal ini sebenarnya dilema juga bagi pihak Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU). Pasalnya, ada calon jamaah yang sudah membayar, perlu menambah biaya lagi. “Karena kasus ini terjadi dengan adanya harus berkarantina dan di sana juga harus cover asuransi, jelas akan terjadi peningkatan harga lagi,” tutur dia.

Dia mengharapkan dari sisi para calon jamaah memahami kondisi tersebut. Ditekankan juga bahwa kenaikan ini bukan dari segi paket biaya umrah, namun karena kebijakan tambahan dari Saudi.

“Ini juga menjadi pemberitahuan atau informasi yang harus dimengerti oleh kondisi jamaah harga-harga yang akan terjadi kenaikan, bukan dari harga paketnya, tetapi karena aturan-aturan yang dibuat baik itu dari karantinanya PCR di Indonesia maupun asuransi yang harus diterapkan oleh pemerintah Saudi,” ucapnya.

Para PPIU pun diminta untuk menghitung kembali biaya yang harus ditambakan untuk memberangkatkan calon jamaah umrah. “Kepada pihak PPIU juga harus berhitung kembali tentang kondisinya atas kenaikan yang terjadi, karena memang situasi dan kondisinya dan aturan aturan dari pemerintah Indonesia maupun Saudi tentang kesehatan,” pungkas dia.

Berharap Jaminan dari Garuda

Dari pertemuan antara asosiasi travel dengan Arif Rahman selaku staf khusus Wakil Presiden pada Kamis (21/10), terungkap keresahan pihak tavel akan nasib para jamaahnya. Pasalnya, di tengah ancaman kebangkrutan maskapai Garuda, ada potensi persoalan lain. Yaitu nasib calon jamaah yang sudah telanjur memegang tiket.

Jamaah tetap harus diberangkatkan, bagaimanapun masa depan Garuda kelak. “Tadi ada pembahasan tiket-tiket yang sudah mereka (jamaah umrah) bayar itu apa jaminannya,” kata Arif Rahman kepada wartawan.

Dia mengatakan, sampai saat ini yang sudah memberikan jaminan pasti berangkat baru maskapai Saudi Arabia Airlines. Untuk maskapai lain belum ada yang berani memberikan jaminan. “Bahkan Garuda sendiri belum ada jaminan,” ungkap Arif.

Untuk itu Arif mengatakan, dalam pertemuan itu juga dihadiri dari unsur Kementerian Perhubungan (Kemenhub). Harapannya Kemenhub bisa memfasilitasi pertemuan dengan maskapai-maskapai tersebut. Khususnya maskapai Garuda. Apalagi saat ini maskapai Garuda diselimuti isu kebangkrutan.

Kondisi keuangan Garuda dan kaitannya dengan nasib jamaah umrah juga menjadi perhatian Kemenag. Data dari Kemenag ada lebih dari 18 ribu calon jamaah umrah sudah pegang tiket penerbangan dari berbagai maskapai. Termasuk di dalamnya maskapai Garuda yang terancam bangkrut.

Direktur Bina Umrah dan Haji Khusus Kemenag Nur Arifin menyatakan, pihaknya memperhatikan urusan tiket pesawat dan kepastian pemberangkatan tersebut. “Kami bukan hanya mengecek, tapi kami sudah mengundang semua maskapai,” terang Nur Arifin.

Kemenag menegaskan ketentuan teknis soal penerbangan merupakan domain dari Kemenhub. Untuk itu mereka juga berkoordinasi dengan Kemenhub.(jpc)