27 C
Medan
Sunday, January 18, 2026
Home Blog Page 3008

Tujuh Perusahaan Stone Crusher Beroperasi tanpa Izin

Ilustrasi.

HUMBAHAS, SUMUTPOS.CO – Ada tujuh perusahaan industri pemecah batu (stone crusher) yang sudah beroperasi di wilayah Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas), ternyata belum mengantongi izin usaha industri.

Ilustrasi.

Salah satunya, perusahaan crusher milik anak anggota DPRD Kabupaten Humbang Hasundutan CV Bukit Tjahaya yang berlokasi di Jalan Batuharang Baniara Desa Nagasaribu I Lintong Nihuta.

Kepala Dinas Penanaman Modal, dan Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMP2TSP) Rudolf Manalu, didampingi Kepala Bidang Perizinan Sunaryo Sinaga mengungkapkan, dari 15 perusahaan industri pemecah batu, sebanyak 7 perusahaan yang belum mengantongi izin usaha industri.

Di antaranya, CV Bukit Tjahaya milik anak anggota DPRD Kabupaten Humbang Hasundutan. Yang berlokasi, di Jalan Batuharang Baniara Desa Nagasaribu I Lintong Nihuta, dengan bidang usahanya disebutkan pembangunan industri pemecah batu kapasitas 5.000 m³/tahun.

Selain CV Bukit Tjahaya, di antaranya CV Sumber Makmur Utama beralamat di Lobi Gambiri Desa Sosorgonting Dolok Sanggul dengan bidang usahanya sebagai industri pemecah batu kapasitas 12.000 m³/tahun.

Selanjutnya, CV Sumber Batu, berlokasi di Jalan Dolok Sanggul-Siborongborong Desa Sosorgoting Dolok Sanggul. Dengan bidang usahanya, industri pemecah batu kapasitas 12.000 m³/tahun.

PT Martel Karya Sumatra, bertempat di Jalan Pancing Baniara Desa Nagasaribu I Lintong Nihuta. Dengan bidang usahanya, industri pemecah batu kapasitas 5000 m³/tahun , dan aspal mix kapasitas 4000 m³/tahun.

Kemudian, CV Sipalaki yang berlokasi di Pakkat Dolok Desa Pakkat Dolok Sanggul dengan bidang usaha sebagai industri pemecah batu kapasitas 10.000 m³/tahun , dan penyaringan pasir kapasitas 1000 m³/tahun.

CV Bangkit Jaya, bertempat di Banjar Tongatonga Desa Nagasaribu I Lintong Nihuta. Bidang usaha industri barang dari batu untuk keperluan rumah tangga.

Terakhir, CV Cahaya Tambang di Jalan Sidikalang km 14 Desa Hutajulu Pollung, dengan bidang usaha industri barang dari batu untuk keperluan rumah tangga.

Menurut Sunaryo lagi, dari perusahaan itu yang belum mengantongi izin sudah beroperasi sejak beberapa tahun.

Pihaknya berharap agar pengusaha crusher untuk segera mengurus izin sebagai syarat utama bisa beroperasi.

“ Kita tiap tahun terus menyurati mereka (pemilik perusahaan stone crusher), agar segera menaati kewajiban dalam kepemilikan seluruh izin, seperti izin usaha industri (IUI),” ungkap Sunaryo.

Namun, sampai saat ini pihak perusahaan ogah mengurus. Dan, masalah penindakan, lanjut Sunaryo, pihaknya menyerahkan kepada petugas, terutama satuan polisi pamong praja.

“Terkait penindakan tak berizin merupakan wewenang petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), dan Dinas Kopedagin sebagai bidang industri,” tegasnya.

Disinggung, hasil produksi dijual sementara belum memiliki izin usaha industri, apa tidak ilegal.

Menurut Sunaryo, hasil produksi berupa penjualan batu tak berizin industri masuk kategori ilegal.

Disamping itu, setiap hasil produksinya yang tidak memiliki izin usaha industri itu, hasilnya tidak dapat dijual.

Terpisah, Kepala Bidang Perindustrian Dinas Kopedagin Dasmeanus Lumbantoruan membenarkan ada perusahaan stone crusher belum mengantongi izin usaha industri, dan sudah beroperasi.

Ia mengatakan, pihaknya bersama tim koordinasi antara lain Dinas Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu (PMP2TSP), Satpol sudah berulang kali mendatangi, dengan menghimbau untuk mengurus izin usaha industri.

“Jadi terkait penindakan, itu bukan dari kami sebagai bidang tehnis (industri-red), tetapi PPNS di Satpol,” ucapnya saat dihubungi.

Disinggung, hasil produksi dijual sementara belum memiliki izin usaha industri, apa tidak ilegal.

Menurut Dasmeanus, telah menyalahi aturan yang berlaku, bukan berarti bisa seenaknya beroperasi. Mengingat ini negara hukum, segala sesuatu yang sudah berdasarkan peraturan perundang-undangan harus dipatuhi.”Karena itu tupoksi mereka penegak Perda,” kata Dasmeanus.

Dikatakannya, pihaknya sifatnya sebagai penerbitan kelayakkan industri untuk dilanjutkan kepengurusan izin usaha industri dari dinas PMP2TSP.

“Survei dengan sesuai kelengkapan industri dengan beberapa indikator sesuai dengan izin industrinya. Dan, setelah lengkap, dan layak, kami membuat surat kelayakkan,” ungkapnya.

Disinggung, rugi tidak pemerintah, jika perusahaan tidak memiliki izin usaha industri sementara sudah beroperasi. Menurutnya, pemerintah pasti rugi.

Dikatakannya, hal itu dikarenakan izin usaha industrinya atau kontraknya, akan diketahui berapa kapasitasnya/produksi dan berapa kewajiban kepada pajak daerah.

“Jelas rugilah. Jelas di izin industrinya, kontraknya berapa kapasitasnya/produksinya, dan berapa kewajibannya kepada pajak daerah, kan ada itu. Baru dari segi transparansinya. Karena dari kontraknya jelas itu, kalau segini kontraknya berapa segini kewajiban pajaknya, sementara kalau tidak ada itu, kan tidak transparansi itu,” katanya.

Untuk itu, ia berharap bagi perusahaan itu untuk sadar mematuhi peraturan. “ Kalau kita dari tehnis menghimbau untuk pihak perusahaan tentunya harus sadarlah sebagai warga yang baik. Karena, mereka mencari untung dari situ (usaha stone crusher) sebenarnya,” pungkasnya. (des/azw)

Pemerintah Bahas Kerja Sama dengan Uni Eropa soal Penanganan Dampak Perubahan Iklim

JAKARTA . SUMUTPOS.CO – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, mengatakan Indonesia berkomitmen untuk mendorong kerja sama dengan Uni Eropa dalam memperkuat ambisi penanganan dampak perubahan iklim di Indonesia. Kerja sama global penting dilakukan untuk memastikan aspek ketersediaan dan keterjangkauan dalam pengembangan energi baru dan terbarukan. Hal ini disampaikan Airlangga dalam pertemuan dengan Executive Vice-President of the European Commission, H.E. Mr. Frans Timmermans di Jakarta (19/10) dalam rangka membahas prioritas dan posisi/kebijakan Indonesia di COP26 Glasgow.

“Indonesia sebagai negara kepulauan memiliki sumber daya yang mampu memberikan banyak kontribusi pada penanganan dampak perubahan iklim global. Peningkatan kemitraan dan kerja sama global penting dilakukan untuk meningkatkan kapasitas adaptasi dan ketahanan, terutama bagi negara yang rentan terhadap dampak perubahan iklim,” ujar Airlangga.

Indonesia menjadi Co-Chair pada COP26 Fact Dialogue bersama Inggris sejak April 2021. Pertemuan COP26 akan membahas isu-isu prioritas seperti penguatan komitmen pengurangan emisi, adaptasi terhadap dampak perubahan iklim, dan meningkatkan kolaborasi internasional dalam kampanye COP26 terkait transisi energi, aksi iklim berbasis alam, dan transportasi bersih.

Terkait penggunaan teknologi, Menko Airlangga juga menyampaikan Indonesia sudah siap untuk melangkah lebih dari energi baterai. “Indonesia siap untuk mengembangkan tekonologi hydrogan sebagai bentuk komitmen pengurangan emisi serta adaptasi terhadap dampak perubahan iklim. Oleh karena itu, diperlukan kolaborasi global yang konkrit untuk mencapai tujuan ini,” papar Airlangga.

Selain itu, pada pertemuan ini juga membahas peluang kerja sama Uni Eropa – Indonesia di bawah Green Deal. EU Green Deal menetapkan target pengurangan emisi 55% pada 2030, dan Net Zero pada 2050. Pemerintah indonesia berkomitmen untuk mendukung rencana Uni Eropa di bawah Green Deal. “Pemerintah Indonesia telah menyiapkan regulasi mekanisme perdagangan karbon di dalam negeri. Indonesia juga telah mengumumkan dan menyampaikan ambisi Net Zero tahun 2060 sesuai submisi Updated NDC dan Long-Term Strategy for Low Carbon and Climate Resilience 2050 (LTS-LCCR 2050),” ujar Airlangga.

Indonesia akan terus berkomitmen untuk melakukan kerja sama global dalam menghadapi masalah perubahan iklim. Pemerintah Indonesia juga akan mulai menerapkan pajak karbon atas emisi karbon pada tahun 2022 seiring dengan disahkannya UU Harmonisasi Peraturan Pajak (UU HPP). Airlangga mengatakan, penerapan pajak karbon ini juga merupakan komitmen Indonesia untuk menangani perubahan iklim global.

Pemerintah Indonesia juga menunjukkan keseriusannya dalam penanganan iklim dengan mendorong pembahasan ini di berbagai pertemuan internasional lainnya, termasuk G20. “Indonesia akan mendorong pembahasan perubahan iklim ini dalam presidensi G20 tahun 2022 di dua working group dengan pembahasan terkait isu perubahan iklim dan energi,” kata Airlangga. (ekon/fsr/*)

BKKBN Sumut Sosialisasi Pendataan Keluarga di Hinai

SOSIALISASI: Kepala Perwakilan BKKBN Sumut, Dra. Rabiatun Adawiyah, MPHR bersama Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, H. Ansory Siregar, Lc pada kegiatan sosialisasi pendataan keluarga di Kecamatan Hinai, Langkat.

LANGKAT, SUMUTPOS.CO – Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Sumtera Utara melakukan Sosialisasi Pendataan Keluarga, sekaligus mengedukasi masyarakat tentang stunting, di Desa Baru Pasar 8, Kecamatan Hinai, Kabupaten Langkat, baru baru ini.

SOSIALISASI: Kepala Perwakilan BKKBN Sumut, Dra. Rabiatun Adawiyah, MPHR bersama Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, H. Ansory Siregar, Lc pada kegiatan sosialisasi pendataan keluarga di Kecamatan Hinai, Langkat.

Kepala Perwakilan BKKBN Sumut, Dra. Rabiatun Adawiyah, MPHR mengatakan kegiatan sosialisasi pendataan keluarga merupakan program dalam menekan angka stunting di Indonesia.

“Kami melakaukan Pengumpulan dan Pengolahan Data mengunakan formulir F/I/PK/21 dilakukan di tingkat kecamatan dengan memanfaatkan Balai Penyuluhan, lalu Data yang sudah diterima akan diinput langsung menggunakan perogram berbasis smartphone”, ujar Rabiatun.

Dijelaskan Rabiatun, stunting adalah kondisi dimana anak mengalami gangguan pertumbuhan sehingga menyebabkan tubuhnya lebih pendek ketimbang teman-teman seusianya, dikarenakan kekurangan nutrisi.

Sementara itu, pelaksanaan kegiatan Sosialiasi Pendataan Keluarga ini juga mendapat perhatian dari Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, H. Ansory Siregar, Lc.(rel/han)

Komisi VIII DPR RI Sosialisasi Masalah Haji di Labuhanbatu

SOSIALISASI: Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI, Marwan Dasopang saat melakukan sosialisasi masalah Haji dan Umroh di Labuhanbatu.fajar/Sumut Pos.

LABUHANBATU, SUMUTPOS.CO – Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI, Marwan Dasopang mengimbau masyarakat tidak memberikan informasi hoax mengenai terkait pembatalan haji dan umroh.

SOSIALISASI: Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI, Marwan Dasopang saat melakukan sosialisasi masalah Haji dan Umroh di Labuhanbatu.fajar/Sumut Pos.

Itu dikatakannya saat sosialisasi masalah Haji dan Umroh tahun 2021, di Rantauprapat, Kamis(20/10).

Dalam sambutannya di hadapan Kepala Kemenag Labuhanbatu, Safiruddin, menyampaikan Pemerintah sudah berusaha mencari jalan keluar pembatalan keberangkatan haji Indonesia 2021.

Dia berharap masyarakat tidak ikut-ikutan menciptakan isu masalah keberangkatan Haji dan Umroh. Akan tetapi harus memberikan informasi yang membuat masyarakat tenang. Karena, kata dia, Pemerintah sudah berusaha mencari jalan keluar pengurusan keberangkatan haji Indonesia 2021 di saat masa pandemi Covid-19.

Dia juga membahas masalah dana haji yang sempat diisukan untuk pembangunan infrastruktur. Sedangkan untuk pelaksanaan Haji & Umroh, lanjutnya sudah dibuka aksesnya ke Indonesia dengan syarat setelah menerima vaksin Sinovac dan harus sudah booster.

Diakhir sosialisasi, Marwan Dasopang berpesan agar masyarakat semua tetap tenang dan terpenting jaga kesehatan. Karena pemerintah selalu berusaha mengatasi setiap masalah Haji & Umroh.

Kegiatan sosialiasi masalah Umroh dan Haji tahun 2021 angkatan V ini dihadiri Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Marwan Dasopang, Kabid Haji Kakanwil Sumatera Utara Muslim Lubis, Kemenag Labuhanbatu Safiruddin dan masyarakat jamaah Haji dan umroh Labuhanbatu. (fdh/han)

Bandrek Joeli Jajal Konsep Angkringan, Suguhkan BST Segar

SUMUTPOS.CO- Bandrek Joeli (UD Sinar Baru) yang memproduksi minuman kesehatan kemasan Bandrek Jahe Merah dan Kunyit Asam, menjajal Bandrek Susu Telur (BST) dengan konsep pasar angkringan di perempatan Limapuluh, Kecamatan Limapuluh, Batubara, Sumatera Utara.

Jika sebelumnya sukses dengan konsep kemasan botol 200 gram hingga 80 gram dengan harga terjangkau yang menyasar pelanggan rumah tangga dan pasar modern, kali ini Bari selaku owner Bandrek Joeli, siap menjajal pasar remaja dengan menyuguhkan minuman Bandrek Susu Telur (BST) panas.

“Bandrek Susu Telur (BST) merupakan minuman tradisional yang khasiatnya sudah teruji. Tanpa pengawet, karena kita menggunakan rempah-rempah tradisional yang dipadu susu dan telur bebek,” kata Bari kepada wartawan di Limapuluh, Rabu (20/10/2021).

Selain pasar remaja, sambung Bari, Bandrek Joeli juga ingin menyapa para konsumen yang melintas di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum). Apalagi, sejak berdiri awal tahun 2021 lalu, minuman tradisional Bandrek Jahe Merah dan Kunyit Asam yang sudah mengantongi izin PIRT Dinas Kesehatan Pemkab Batubara tersebut sudah menembus pasar nusantara, bahkan kini sedang menjajaki kerjasama ke negeri jiran Malaysia.

Setelah beberapa hari dibuka, BST Bandrek Joeli sangat direspon pasar. Sejumlah pelintas yang menyambangi angkiran sangat puas, pedas dan khas Jahe Merah begitu terasa menghangatkan tubuh selama dalam perjalanan.

Selain diolah secara higenis, suami dari Ayu Armiati (Joeli) ini juga membuka lahan kebun Jahe dan Kunyit untuk menutupi bahan baku dan harga jual. “Selain membeli langsung dari petani, kita juga membuat kebun sendiri agar harganya bisa sesuai dengan jangkauan masyarakat,” katanya.

UMKM Anak Negeri
Krisis ekonomi di tengah pandemi Covid-19, tak menyurutkan langkah para pelaku Usaha Kecil Menengah (UKM) untuk lebih eksis ke depan. Selain dituntut kegigihan dalam berwirausaha, juga harus kreatif dan inovatif dalam mengemas serta memasarkan produk yang dihasilkan.
Hal inilah yang ditekuni UD Sinar Baru asal Limapuluh, Kabupaten Batubara, Sumatera Utara (Sumut) yang memproduksi minuman herbal merek “Joeli”.

Sejak berdiri awal tahun 2021, “Joeli” sudah memproduksi dua produk unggulan, Kunyit Asam dan Banddrek Jahe. Owner “Joeli” Bari didampingi istrinya Ayu Armiati mengatakan, membangun UKM di tengah Covid-19 merupakan salah satu tantangan yang harus dijalani. “Sebenarnya usaha ini sudah dijalani sejak tahun 2020, namun karena harus mengikuti pengujian dan perizinan dari instansi terkait sehingga harus beredar awal Januari 2021,” kata Bari.

Ide usaha Bandrek Jahe dan Kunyit Asam, sambung Bari, tak lepas dari banyaknya bahan baku di desa-desa di Kabupaten Batubara. “Untuk bahan baku sendiri kami tidak kesulitan, semua ada di sekeliling kita. Yang penting kita mau bekerja,” kata Bari, sembari tersenyum.

Walaupun masih pemula di UKM, lulusan Sarjana Ilmu Politik ini tak mau kalah dengan hal higienis. Kedua produknya bahkan sudah diuji di Balai Riset dan Standardisasi Industri Medan (Baristand Industri Medan) serta mendapatkan izin PIRT Dinas Kesehatan (Dinkes) Batubara.
“Walaupun produk kita masih kecil, namun perizinan ini sangat penting dalam bidang usaha. Dengan adanya izin ini, produk Joeli semakin matang menembus pasar modern,” katanya.

Di Batubara sendiri, Banderk Jahe dan Kunyit Asam “Joeli” kemasan botol 200 gr sudah menembus pasar-pasar tradisionil maupun warung-warung melalui sales-sales roda dua. “Untuk 200 gr harga jual pasaran Rp30 ribu untuk takaran 9 hingga 10 gelas,” ujarnya.

Untuk rasa, “Joeli” berani jamin. “Silahkan dicoba sendiri….Yang pasti, harga sesuai rasa,” kata Ayu Armiati yang akrab dipanggil Joeli alumni Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) menimpali perbincangan.

Optimistis ini ternyata sudah diakui beberapa kafe resto di luar Batubara, seperti Jakarta, Batam, Tebingtinggi dan Kota Medan. “Mereka yang pesan sebelumnya sudah menjual produk yang sama dengan merek yang berbeda. Mereka akui produk Batubara pedas jahenya begitu terasa, termasuk juga kunyitnya,” katanya.

Selain memasarkan produk, UD Sinar Baru juga mengedukasi warga desa untuk gemar menanam jahe, kunyit dan temu lawak. “Kita siapkan bibitnya, warga hanya memanfaatkan lahan perkarangan rumah dan hasilnya nanti kita beli kembali,” katanya.

Dengan begitu maka pihaknya secara tak langsung mengajak warga meningkatkan ketahanan pangan dengan memanfaatkan perkarangan rumah dengan bercocok tanam bahan baku. Bagi yang ingin merasakan kehangatan produk “Joeli” bisa menghubungi langsung via WhatsAap di 0851-5966-8171 atau email ukm50batubara@gmail,com atau FB SinarBaru Joeli dan pesanan dikirim dengan aman hingga ke tujuan. (adz)

Tebingtinggi Kembali Raih Penghargaan WTP

TERIMA: Wali Kota Tebingtinggi, Umar Zunaidi Hasibuan menerima penghargaan WTP dari Kementerian Keuangan RI atas pelaporan keuangan tahun 2020.

TEBINGTINGGI, SUMUTPOS.CO – Untuk keempat kalinya, Pemerintah Kota Tebingtinggi menerima penghargaan Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Kementerian Keuangan (Kemenkeu) RI atas pelaporan keuangan tahun 2020.

TERIMA: Wali Kota Tebingtinggi, Umar Zunaidi Hasibuan menerima penghargaan WTP dari Kementerian Keuangan RI atas pelaporan keuangan tahun 2020.

Penghargaan WTP tersebut diberikan oleh Kepala Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara Tebingtinggi, Anonom Cony Fetti Sitinjak didampingi Kepala Seksi Bank Bakti Rafles, dan staff Yizrahya Donovan yang diterima langsung Wali Kota Tebingtinggi Umar Zunaidi Hasibuan di ruang kerjanya Gedung Balai Kota, Jalan Sutomo Kota Tebingtinggi, Selasa (19/10).

Umar Zunaidi menyampaikan terimakasih atas capaian penghargaan WTP yang diterima Pemko Tebingtinggi, dan menjadikannya sebagai motivasi untuk meningkatkan kinerja.

“Terima kasih, kami nyatakan ini sebagai salah satu menambah motivasi kami untuk meningkatkan kinerja kami. Continue improvement akan dilakukan terus menerus dengan support pemerintah pusat,” papar Umar Zunaidi.

Menurut Umar, walaupun Kota Tebingtinggi sudah mendapat WTP, bukan berarti kita Clean and Clear, maka kami selalu melakukan penelahaan dan introspeksi dan kepada internal dilakukan pengawasan dan pengendali dari Inspektorat.

Sementara Kepala Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara Tebingtinggi Kemenkeu RI, Anonom Cony Fetti Sitinjak mengucapkan terima kasih kepada Pemko Tebingtinggi yang sudah mendapat WTP untuk keempat kali berturut-turut.

“Pada kesempatan ini, atas kerja keras Wali Kota dan OPD, mendapat penghargaan dimana saat penyampaian laporan keuangan Kota Tebingtinggi telah sesuai dalam peraturan perundang undangan yang berlaku. Opini WTP yang sudah disampaikan harus bisa dipertahankan, bahkan lebih baik lagi pada tahun-tahun berikutnya,” ucap Cony Fetti Sitinjak.

Namun, Cony juga menjelaskan bahwa WTP bukan sebuah jaminan bahwa sebuah daerah sudah bersih ataupun terbebas dari korupsi. Anggaran yang besar pastinya juga membutuhkan pertanggungjawaban yang besar.

“Opini WTP bukan menjamin bahwa kita sudah bersih dari namanya korupsi karena di dalam opini WTP, tidak ada ketentuan sudah bersih atau tidak melakukan korupsi, Maka kita juga harus menjauhi korupsi,” bilangnya.

Turut hadir Kepala Kepala Inspektur Kota Kamlan Mursyid, Kepala BPKPD Sri Imbang Jaya Putra, Kepala Bappeda Erwin Suheri Damanik, Kadis Kominfo Dedi Parulian Siagian. (ian/han)

Panitia HSN ke-6 Asahan Siap Wujudkan Visi Misi Bupati

FOTO BERSAMA: Bupati Asahan foto bersama usai menerima audiensi LADN Tabagsel Asahan di Ruang Kerja Bupati Asahan, Selasa (12/10).

ASAHAN, SUMUTPOS.CO – Panitia Hari Santri Nasional (HSN) ke-6 Kabupaten Asahan mengaku siap mewujudkan Visi-Misi Pemkab Asahan, Sejahtera, Religius da Berkarakter.

FOTO BERSAMA: Bupati Asahan foto bersama usai menerima audiensi LADN Tabagsel Asahan di Ruang Kerja Bupati Asahan, Selasa (12/10).

Hal itu disampaikan Ketua Panitia HSN ke-6 Asahan, Al Ustadz Drs. H. Edi Sucipno, M. Pd saat audiensi dengan Bupati Asahan di Rumah Dinas Bupati Asahan, Selasa (19/10).

Bupati Asahan H. Surya, BSc mengatakan, atas nama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Asahan, mengucapkan terimakasih kepada Panitia HSN ke-6 Kabupaten Asahan yang telah membantu Pemerintah Kabupaten Asahan mensukseskan visi dan misinya, wujudkan Asahan Sejahtera, Religius dan Berkarakter.

“Pemerintah Kabupaten Asahan akan mendukung setiap kegiatan positif yang dilaksanakan, selama kegiatan tersebut sesuai dengan aturan yang berlaku,” ucap Bupati Asahan.

Lebih lanjut Bupati Asahan mengatakan, terkait menjadi pembina upacara pada HSN ke-6 Kabupaten Asahan, Insyaallah akan datang untuk menjadi pembina upacara tersebut.

Bupati Asahan berharap pelaksanaan HSN ke-6 Kabupaten Asahan dapat berjalan dengan sukses tanpa ada hambatan.

Dalam audiensinya Pembina Panitia HSN ke-6 Kabupaten Asahan Dr. H. Hayatsyah, M. Pd yang juga Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Asahan mengucapkan terimakasih kepada Bupati Asahan yang telah menerima Panitia HSN ke-6 Kabupaten Asahan.

“Kami meminta kepada Bupati Asahan untuk dapat hadir pada saat Upacara HSN ke-6 Kabupaten Asahan, dan berharap Bupati Asahan dapat menjadi pembina upacara tersebut yang akan dilaksanakan pada tanggal 22 Oktober 2021 di Pondok Pesantren Daar Uluum Kisaran,” ucap Pembina HSN ke-6 Kabupaten Asahan.

Hal senada juga disampaikan oleh Ketua Panitia Pelaksana HSN ke-6 Kabupaten Asahan, Al Ustadz Drs. H. Edi Sucipno, M. Pd kepada Bupati Asahan yang didampingi oleh Kadis Kominfo Kabupaten Asahan, Kabag Kesra Setdakab Asahan dan Kabag Protokol Setdakab Asahan.

Ketua Panitia juga menyampaikan, untuk memperingati HSN ke-6 Kabupaten Asahan kami telah melaksanakan kegiatan Pekan Olahraga dan Seni Pondok Pesantren (Pospekab) Tingkat Kabupaten Asahan yang diikuti oleh Pondok Pesantren se-Kabupaten Asahan.(dat/han)

Peringati Maulid Nabi Muhammad, Pemko Tebingtinggi Gelar Tabliq Akbar

TEBINGTINGGI, SUMUTPOS.CO – Dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW Tahun 1443 Hijriyah, Pemerintah Kota (Pemko) Tebingtinggi menggelar Tabliq Akbar, di Masjid Agung, Jalan KL Yos Sudarso Kota Tebingtinggi, Selasa (19/10).

Maulid Nabi merupakan hari kelahiran Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam, yakni pada tanggal 12 Robiul awal. Hari tersebut kerap diperingati oleh sebagian umat muslim dengan berbagai acara keagamaan, seperti doa bersama, kajian Islam hingga kegiatan amal.

Peringatan tersebut bertujuan untuk memuliakan serta menghayati hari kelahiran Rasulullah Muhammad SAW. Dalam bimbingan dan arahan Wali Kota Tebingtinggi, Umar Zunaidi Hasibuan mengatakan melalui peringatan hari kelahiran Rasulullah Muhammad SAW, mengajak umat muslim untuk dapat mentauladani Muhammad SAW.

“Pertama, kelahiran Rasulullah Muhammad SAW pada 12 Rabiul awal. Sebuah titik baru anak manusia di atas bumi ini, dilahirkan untuk memperbaiki akhlak manusia,” bilang Umar Zunaidi.

Menurut Umar, kedua, Rasulullah Muhammad SAW dilahirkan menjadi pemimpin dengan 4 karakter kepemimpinan, Siddiq (bersikap jujur), Amanah (dapat dipercaya trust), tabliq (mengkomunikasikan pesan kebenaran) dan Fathonah (intelek dan cerdas).

Ketiga, kehadiran Rasulullah Muhammad SAW sangat kita harapkan, ajaran Rasulullah SAW memberikan syafaat bagi ummat-ummatnya dan ini sangat kita harapkan.

“Mudah-mudahan kita mencontohnya, ini adalah bagian dari pada kita, dan Insya Allah anak-anak di Kota Tebingtinggi ini, anak-anak yang mau berbakti dan mengabdi kepada orang tua dan berbuat baik kepada kotanya. Mudah mudahan Allah SWT selalu meridhoi apa yang kita kerjakan,” tutup Umar Zunaidi.

Sedangkan tausiah yang dibawakan oleh Zamaksyari bin Hasballah Thaib, yang juga merupakan Rektor Universitas Dharmawangsa berharap di momen Maulid Nabi Muhammad ini kita dapat mengevaluasi diri untuk peduli kepada sesama, khususnya anak-anak yatim piatu, terlebih dimasa pandemi Covid-19.

“Memperingati Maulid Nabi Muhammad, berarti momen dimana kita semua di gugah untuk mengevaluasi, sejauh mana kepedulian kita kepada anak-anak yatim piatu. Pandemi mengajarkan pada kita sesulit apapun masalah, kalau kita saling membantu, maka sesungguhnya tak ada permasalahan yang tak terselesaikan,” bilang Zamaksyari.

Dalam rangkaian acara, Pemko Tebingtinggi memberikan tali asih kepada 175 anak yatim piatu, yang dilakukan secara simbolis kepada 10 anak yatim piatu. Kegiatan tablik akbar dilakukan dengan menerapkan protokol kesehatan. Langkah ini dilakukan dalam rangka mencegah penyebaran Covid-19.(ian/han)

HUT ke-57, Golkar Labuhanbatu Bagikan Masker & Sembako

HUT: Pengurus DPR Partai Golkar Labuhanbatu merayakan HUT ke-57 dengan aksi sosial membagikan sembako dan masker. fajar/SUMUT POS.

LABUHANBATU, SUMUTPOS.CO – Pengurus DPD Partai Golkar Labuhanbatu membagikan ribuan masker dan sembako ke warga Kota Rantauprapat, Selasa (19/10) . Aksi sosial itu rangkaian perayaan hari ulang tahun (HUT) ke-57 Partai berlambang pohon beringin tersebut.

HUT: Pengurus DPR Partai Golkar Labuhanbatu merayakan HUT ke-57 dengan aksi sosial membagikan sembako dan masker. fajar/SUMUT POS.

Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Labuhanbatu, Haryanto Ritonga mengutarakan perayaan HUT Golkar Labuhanbatu diawali dengan bagi-bagi sembako dan masker sebanyak 500 kotak dari Partai Golkar kepada masyarakat Labuhanbatu.

“Seluruh kader Partai Golkar memberikan sembako kepada masyarakat Labuhanbatu, khususnya yang terdampak Pandemi Covid-19. Misalkan, para penarik becak,” jelasnya.

Pembagian masker merupakan dari upaya membantu program Pemerintah dalam menekan dan meminimalisir penyebaran Covid-19 di tengah tengah masyarakat.

Sedangkan Sekretaris Golkar Labuhanbatu, Masri Salim Ritonga memberikan motivasi kepada seluruh kader yang hadir, agar tidak putus asa atas kekalahan kampanye politik yang menimpa Partai Golkar tahun 2021. Menurutnya partai Golkar bukan kalah, melainkan kurang beruntung.

“Golkar hari ini harus bangkit, karena diluar kita bukan kalah tapi kurang beruntung. Dengan semangat baru, kita bisa lebih maju untuk kedepannya. Mudah-mudahan tahun 2024 kita tetap bertempur,” tambahnya.

Sesepuh Partai Golkar, Parinsal Siregar menyampaikan hari jadi ke-57 semoga Golkar bisa tumbuh kembali di Kabupaten Labuhanbatu.

“Ini merupakan langkah kita untuk kembali tumbuh lebih maju di Kabupaten Labuhanbatu,” ucapnya

Tambahnya juga, ia mengajak seluruh kader untuk senantiasa mengevaluasi kesalahan dan kekeliruan yang pernah terjadi. Karena anggapnya partai Golkar dari regenerasi selalu menang.

“Dihari ulang tahun ini, mari kita evaluasi apa penyebab kekalahan kita ditahun ini. Partai Golkar dari tahun-ketahun tidak pernah gagal, Karena kegagalan adalah kunci kesuksesan,” ajaknya

Menutup kegiatan, Ketua DPD Partai Golkar Labuhanbatu, Andi Suhaimi Dalimunthe memaparkan penyebab kekalahan partai Golkar tidak beruntung di tahun 2021. Dia juga mengajak seluruh kader untuk selalu semangat dan terus intropeksi diri atas kekalahan lampau.

Andi juga menyebutkan terdapat 10 kursi dari Fraksi Partai Golkar di DPRD Labuhanbatu adalah sebagai tolak ukur untuk lebih semangat lagi bertempur di tahun 2024.

“Kita harus semangat, kita harus bersatu. Hampir 2 bulan saya tidak kemana-kemana. Saya intropeksi diri, maka dihari ulang tahun ini kita harus bangkit bersama-sama. Kita banyak kursi di DPRD Labuhanbatu ada 10 kursi. Ini menjadi motivasi kita agar lebih bangkit di pemilihan berikutnya,” tutupnya.(fdh/han)

Hadiri Peresmian Menara Jubelium 125 Tahun GBKP, Cory: Jadi Pengingat Sejarah Perjalanan Injil di Karo

GUNTING PITA: Bupati Karo Cory Sriwaty Sebayang, saat menggunting pita peresmian Menara Jubelium 125 Tahun GBKP di Halaman Gereja GBKP Kabanjahe Kota, Selasa (19/10).

KARO, SUMUTPOS.CO – Bupati Karo Cory Sriwaty Sebayang, bersama Wakil Bupati Karo Theopilus Ginting, dan Ketua DPRD Karo Iriani Tarigan, menghadiri acara peresmian Menara Jubelium 125 Tahun GBKP, yang dilaksanakan di Halaman Gereja GBKP Kabanjahe Kota, Selasa (19/10) lalu.

GUNTING PITA: Bupati Karo Cory Sriwaty Sebayang, saat menggunting pita peresmian Menara Jubelium 125 Tahun GBKP di Halaman Gereja GBKP Kabanjahe Kota, Selasa (19/10).

Peresmian Menara Jubelium 125 Tahun GBKP ini, ditandai dengan pengguntingan pita oleh Ketua Moderamen GBKP Pdt Krismas Imanta Barus, dan Bupati Karo, yang kemudian dilanjutkan dengan ibadah peresmian menara di Gereja GBKP Kabanjahe Kota.

“Selamat atas peresmian menara Jubelium 125 Tahun GBKP. Kita berharap dengan adanya menara ini dapat menjadi pengingat akan sejarah perjalanan Injil di Tanah Karo, serta sebagai pengingat akan para pahlawan Injil, yang membentuk GBKP seperti saat sekarang,” ungkap Cory.

Cory juga berharap, kiranya pembangunan menara ini bukan hanya sebagai bentuk bangunan semata, tapi dapat menjadi pusat misi yang menjelaskan keberadaan GBKP dan sebagai tempat pembinaan umat dan meningkatkan semangat spiritual jemaat GBKP. Selain itu, keberadaan Menara Jubelium 125 Tahun GBKP ini, diharapkannya, dapat memberi warna baru bagi Kabupaten Karo, khususnya sebagai satu icon Kota Kabanjahe.

“Terima kasih dan apresiasi yang yang tinggi kepada Moderamen GBKP, panitia pembangunan, dan panitia peresmian, serta semua pihak yang ikut berkontribusi nyata, sehingga kita dapat hadir bersama-sama menyaksikan peresmian menara Jubelium 125 Tahun GBKP ini,” tuturnya.

Rangkain acara ini dilaksanakan dengan tetap mematuhi protokol kesehatan (prokes) dengan mencuci tangan/hand sanitizer, memakai masker dan menjaga jarak. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Ketua DPRD Karo Sadarta Bukit, perwakilan unsur Forkopimda Kabupaten Karo, Asisten Pemerintahan Caprilus Barus, Kabag Prokopim F Leonardo Surbakti, Camat Kabanjahe Leonard B Girsang, Lurah Kampung Dalam Deni Saragih, serta Ketua Panitia Pembangunan Menara Budi D Sinulingga. (deo/saz)