27 C
Medan
Sunday, January 18, 2026
Home Blog Page 3007

Beri Atensi Serius Soal Kelangkaan BBM, Besok Gubsu Panggil Pertamina

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi beri atensi serius atas persoalan kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) di sejumlah kabupaten dan kota. Karenanya pada Jumat, 22 Oktober besok, Pemprov Sumut melalui leading sector Biro Perekonomian, memanggil PT Pertamina Sumbagut dan pemangku kepentingan terkait lainnya guna meminta klarifikasi sekaligus solusi konkret atas persoalan tersebut.

Menurut Kepala Biro Perekonomian Setdaprovsu, Naslindo Sirait, Gubernur Edy Rahmayadi memang memberi atensi serius soal kelangkaan BBM yang telah membuat sulit rakyat dalam beberapa waktu belakangan ini. “Betul. Kita akan panggil mereka. Kita juga undang dari Polda, Kodam I/BB, dari BIN (Badan Intelijen Negara), lalu dari instansi kita seperti Dinas ESDM, Dinas Perindag, Hiswana Migas Sumut, Pelindo I, dan stakeholder terkait lainnya,” katanya menjawab Sumut Pos, Rabu (20/10).

Naslindo Sirait mengatakan, pertemuan akan digelar di lantai II Kantor Gubernur Sumut, Jalan Pangeran Diponegoro Medan, pukul 14.00 WIB. Mengingat pentingnya kegiatan dimaksud, pihaknya meminta kepada para pemangku kepentingan membawa bahan atau data sesuai dengan materi rapat. “Tujuan rapat nanti untuk mengatasi kelangkaan BBM di Sumut. Solusi apa yang dapat kita lakukan agar masalah tersebut tidak berkepanjangan dan diatasi secepatnya,” pungkas dia.

Sedangkan Wakil Ketua Komisi B DPRD Sumut, Zeira Salim Ritonga mengatakan, pihaknya telah usulkan pemanggilan terhadap Pertamina dan stakeholder terkait masalah ini ke Badan Musyawarah (Banmus). “Iya. Besok (hari ini) Banmus yang akan menentukan,” katanya.

Sebelum ini, kata dia dia, pihaknya sudah mewanti-wanti PT Pertamina agar kelangkaan BBM ini tidak dijadikan alasan untuk menaikkan harga BBM. “Kita akan panggil, klarifikasi kelangkaan BBM. Kelangkaan BBM jangan dibuat alasan untuk misi menaikkan harga BBM,” tegas politisi PKB itu.

Ia pun meminta agar kelangkaan BBM ini secepatnya diatasi oleh PT. Pertamina MOR I Sumut. Sebab dikhawatirkan, hal ini akan membuat mobilitas masyarakat akan terhambat dan mengganggu perekonomian.

Sebelumnya, pemanggilan terhadap jajaran Pertamina, sebelumnya telah direncanakan DPRD Sumut melalui Komisi B. Mengingat banyaknya keluhan masyarakat yang sampai kepada anggota legislatif, atas kesusahan dampak kelangkaan BBM ini.

Sementara itu, seperti yang diberitakan koran ini, PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) melalui Fuel Terminal (FT) memastikan pendistribusian Bahan Bakar Minyak (BBM) ke Sarana Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Sumut aman dan lancar. Hal itu diungkapkan oleh Area Manager Communication Relation & CSR Sumbagut PT Pertamina Patra Niaga, Taufikurachman, saat dikonfirmasi Sumut Pos, Senin (18/10).

Taufikurachman menjelaskan, tiga kapal tanker pengangkut BBM tersebut, sudah tiba dan menyandarkan di Pelabuhan Belawan, Kota Medan, Senin (18/10) dini hari, sekitar pukul 02.00 WIB. “Tadi pagi (kemarin), jam 2 sudah tiba di Belawan. Sudah merapat, Bull Flores kapasitas 15,9 ribu Kiloliter (per kapal tanker),” kata Taufikurachman.

Taufikurachman mengungkapkan, untuk kebutuhan Gasoline di Sumut per hari capai 5 ribu kiloliter dan Gasoil 3.600 kiloliter. “Tiga kapal tanker, untuk memenuhi kebutuhan 7 hari ke depan. Sebelum 7 hari, sudah kembali masuk,” ujar Taufikurachman.

Taufikurachman mengimbau kepada masyarakat agar melakukan pembelian BBM di SPBU dengan sesuai kebutuhan. Taufikurachman mengatakan tidak perlu takut kekurangan pasokan. “Kita berharap, pembelian BBM sesuai dengan kebutuhan. Insha Allah, BBM distribusi berjalan dengan lancar dan aman,” pungkasnya. (prn/gus/ila)

Tindak Tegas Pinjol Ilegal di Sumut, OJK Minta Masyarakat Cek Legalitas

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sudah melakukan tindakan tegas dengan melakukan penutupan dan pemblokiran aplikasi atau website pinjaman online (Pinjol) ilegal. Namun OJK meminta masyarakat untuk tetap berhati-hati dengan melakukan cek legalitas pinjol.

“Tindakan tegas dilakukan dengan melakukan cyber patrol dan sejak 2018 telah memblokir/menutup 3.516 aplikasi/website Pinjol ilegal,” ucap Anggota Tim Satgas Waspada Investasi (SWI) OJK KR5 Sumatera Bagian Utara, Setia Jaya saat dikonfirmasi Sumut Pos, Rabu (20/10).

Setia menjelaskan, OJK melalui Satgas Waspada Investasi telah mengambil langkah cepat dan tegas bersama dengan Kepolisian Republik Indonesia dan Kementerian Komunikasi dan Informatika menindak pinjaman online ilegal atau rentenir online yang berpotensi melanggar hukum.

Dengan itu, Setia meminta masyarakat waspada pinjaman online melalui SMS atau WhatsApp. Karena penawaran tersebut merupakan pinjol ilegal. Kemudian, jangan tergiur dengan iming-iming dijanjikan. “OJK mengimbau masyarakat hanya menggunakan pinjaman online resmi terdaftar/berizin OJK serta selalu untuk cek legalitas pinjol ke Kontak 157/ WhatsApp 081157157157,” kata Setia.

Setia mengungkapkan OJK akan menindak tegas perusahaan pinjaman online legal yang melakukan tindakan penagihan atau debt collector secara tidak beretika.

“Sampai dengan saat ini OJK Regional 5 Sumatera Bagian Utara belum pernah menerima laporan pinjaman online ilegal di Sumatera Utara. Namun, apabila ada laporan terkait permasalahan tersebut. OJK akan selalu berkoordinasi dengan pihak Kepolisian Daerah Sumatera Utara,” ucap Setia.

Sebelumnya, Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Utara berkordinasi dengan OJK KR5 Sumatera Bagian Utara untuk melakukan penyelidikan dan penangan Pinjol ilegal yang beroperasi di Provinsi ini. “Ya, kita sedang menyelidikinya. Untuk itu, kita telah berkoordinasi dengan OJK,” ungkap Kepala Bidang Humas Polda Sumut, Kombes Pol. Hadi Wahyudi kepada wartawan, Selasa 19 Oktober 2021.

Hadi mengatakan, pihaknya tengah melakukan penyelidikan tujuh kasus terkait Pinjol tersebut. “Ada tujuh kasus tengah kita lakukan penyelidikan. 6 kasus ada di Kota Medan, satu kasus ada di Kota Tanjung Balai,” kata Hadi.

Hadi mengimbau kepada masyarakat untuk tidak tergiur dengan pinjaman online tersebut. Termasuk dengan apa dijanjikan oleh perusahaan Pinjol ilegal itu. “Kita berharap masyarakat jangan muda diiming-imingikan pinjaman-pinjaman diberikan melalui media online. Pastikan dulu legalitas pihak pemberi pinjaman tersebut,” bilang Hadi.

Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri), Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo telah menindaklanjuti arahan Presiden Joko Widodo terkait maraknya pinjaman online ilegal yang meresahkan masyarakat dengan menginstruksikan kepada seluruh jajaran kepolisian untuk menindak tegas kejahatan fintech peer to peer (p2p) lending.(gus/ila)

Sumut Dilanda Gangguan Cuaca, Waspada Banjir di Daerah

HUJAN: Pengendara motor menerobos hujan di kawasan Jalan Sisingamangaraja Medan. Dalam beberapa hari ke depan, Kota Medan hingga Sumut masih dilanda hujan.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Provinsi Sumatera Utara (Sumut) saat ini sedang dilanda gangguan cuaca. Setelah minggu lalu Kota Medan hingga Sumut diterpa cuaca panas, kini diprediksi terjadi hujan hingga beberapa hari ke depan. Karenanya, Badan Meteorologi Klimatologi Geofisika (BMKG) Wilayah I Medan mengimbau kepada masyarakat agar mewaspadai potensi banjir, khususnya di sejumlah daerah di Sumatera Utara.

HUJAN: Pengendara motor menerobos hujan di kawasan Jalan Sisingamangaraja Medan. Dalam beberapa hari ke depan, Kota Medan hingga Sumut masih dilanda hujan.

Koordinator Bidang Data dan Informasi BMKG Wilayah I Medan, Eridawati menuturkan, cuaca hujan terjadi disebabkan angin di wilayah Sumut umumnya bertiup dari arah barat laut hingga tenggara. Potensi gangguan cuaca berupa di sirkulasi Eddy masih terjadi di Samudera Hindia Barat Sumatera.

“Selain itu, terdapat belokan angin di wilayah Sumut khususnya wilayah lereng timur, pantai timur, lereng barat, pantai barat, dan pegunungan. Ini dapat menyebabkan aktivitas pertumbuhan awan cukup tinggi, sehingga masih memicu terjadinya hujan dengan intensitas sedang-lebat,” kata Eridawati, Rabu (20/10).

Menurut dia, suhu muka laut di sekitar wilayah Sumut masih hangat berkisar antara 29-31 derajat celsius, dengan anomali +1°C-+3 derajat celsius. Hal tersebut mengindikasikan adanya supply uap air yang cukup tinggi di wilayah perairan tersebut, yang mendukung pertumbuhan awan-awan hujan di wilayah Sumut.

“Selanjutnya, dipole mode indeks bernilai negatif yang artinya suplai uap air di wilayah Samudera Hindia ke wilayah Indonesia bagian barat signifikan (aktivitas pembentukan awan di wilayah Indonesia bagian barat signifikan),” ungkap Eridawati.

Lebih lanjut dikatakannya, kelembaban udara di Sumut cukup tinggi memasuki dasarian III Oktober yaitu mencapai 90 persen. Kondisi ini cukup mendukung potensi munculnya awan-awan hujan di Sumut. Proses konveksi (pembentukan awan) skala lokal masih cukup intensif mendukung pembentukan awan-awan hujan di Sumut, yang berpotensi terjadi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat.

Karena itu, potensi tingkat bahaya banjir di wilayah Sumut menengah hingga tinggi. Untuk daerah yang mempunyai potensi menengah terdapat di Asahan, Batubara, Deliserdang, Karo, Medan, Padang Sidempuan, Pematangsiantar, Tanjung Balai, Tebing Tinggi, Labuhanbatu. Kemudian, Labuhanbatu Selatan, Labuhanbatu Utara, Langkat, Mandailing Natal, Nias, Nias Barat, Nias Selatan, Nias Utara, Padang Lawas, Padang Lawas Utara, Samosir, Serdang Bedagai, Simalungun, Tapanuli Selatan, Tapanuli Tengah, dan Tapanuli Utara.

Sementara itu, prakiraan banjir kategori tinggi berpotensi terjadi di Gunungsitoli (Kecamatan Gunungsitoli, Gunungsitoli Alo’oa, Gunungsitoli Idanoi), Nias Barat (Kecamatan Lolofitu Moi), Nias Utara (Kecamatan Alasa, Lahewa, Lotu, Sitolu Ori, Tuhemberua), Mandailing Natal (Kecamatan Batahan, Batang Natal, Kotanopan, Lingga Bayu, Muara Batang Gadis, Natal, Ranto Baek, Sinunukan, Ulupungkut), Tapanuli Tengah (Kecamatan Andam Dewi, Barus, Kolang, Sorkam), dan Tapanuli Utara (Kecamatan Sipoholon, Tarutung). (ris/ila)

DPD Golkar Medan Siap Dukung Golkar Sumut Kejar Target 2 Juta Kader

SAMBUTAN: Ketua DPD II Partai Golkar Medan H.M Syaf Lubis memberikan kata sambutan di HUT Golkar.markusA/SUMUTPOS.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Tepat pada 20 Oktober 2021 kemarin, Partai Golongan Karya (Golkar) memperingati Hari Jadi nya yang ke-57. Tak cuma di tingkat Pusat dan Provinsi, DPD II Partai Golkar Kota Medan juga turut memperingati HUT partai berlambang pohon beringin tersebut.

SAMBUTAN: Ketua DPD II Partai Golkar Medan H.M Syaf Lubis memberikan kata sambutan di HUT Golkar.markusA/SUMUTPOS.

Bertempat di kantor DPD II Partai Golkar Kota Medan di Jalan Gatot Subroto, Kelurahan Sei Putih Barat, Kecamatan Medan Petisah, para pengurus dan kader memperingati HUT ke-75 Partai Golkar dengan cukup sederhana.

Dalam kata sambutannya, Ketua DPD II Partai Golkar Medan H.M Syaf Lubis SE mengatakan, pihaknya bersyukur atas nikmat yang diberikan Allah SWT yang masih memberikan eksistensi kepada Partai Golkar untuk terus berkarya dan selalu bersama dengan masyarakat.

“Hari ini adalah HUT Partai Golkar ke-57. Kita masih dipercaya masyarakat, kita masih bersama masyarakat, dan kita selalu ada untuk masyarakat. Ini lah Partai Golkar, dari masyarakat dan untuk masyarakat,” ucap Syaf di hadapan Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Medan M Afri Rizki Lubis, Ketua Panitia HUT Golkar 2021 DPD Golkar Medan M Rizki Nugraha, dan segenap pengurus Partai Golkar Kota Medan.

Syaf pun bertekad, bahwa Partai Golkar Medan akan mendukung DPD I Golkar Sumut dalam mengejar target 2 juta kader Partai Golkar di Sumatera Utara.

“Sesuai arahan Pak Musa Rajeckshah, kita akan ikut membantu Golkar Sumut mengejar target 2 jura kader di Sumut. Dengan kerja keras, Partai Golkar pasti bisa meraihnya,” ujarnya.

Syaf pun memberikan nasihat kepada para kader Partai Golkar di tingkat Kota Medan untuk terus bersatu dan bersahabat. Sebab dengan kebersamaan, Partai Golkar akan terus lebih maju kedepannya. “Yang namanya jabatan itu hanya sementara, tapi kalau persahabatan, itu segala-segalanya, itu selamanya. Persahabatan lah yang membuat ini besar sejak dulu dan itu harus kita pertahankan,” katanya.

Di puncak acara, Syaf Lubis pun memotong nasi tumpeng yang telah disiapkan dan membagi-bagikannya serta menyuapkannya kepada sejumlah kader yang hadir saat itu. Hal itu dilakukan sebagai bentuk syukur, kebersamaan, kasih sayang, dan rasa kekeluargaan antara satu kader dengan kader lainnya.

Usai acara, kepada Sumut Pos, Syaf Lubis mengatakan bahwa pihaknya akan bekerja keras dalam membantu Golkar Sumut dalam mengejar target 2 juta kader di Sumatera Utara. “Ini kita sedang bekerja keras untuk itu, kita bersemangat dan kita siap menjalankan arahan dari Ketua Golkar Sumut,” jawabnya.

Sementara itu, Ketua Panitia HUT Golkar 2021 DPD Golkar Medan M Rizki Nugraha, mengatakan dari target 2 juta kader di Sumut, DPD Golkar Medan diberi target 310 ribu kader. Anggota Komisi IV DPRD Medan itu pun meyakini, Partai Golkar Medan akan mampu meraihnya. “Saat ini kita sedang mendata ulang berapa jumlah kader Golkar di Kota Medan, supaya kita tahu berapa banyak lagi kader yang harus kita siapkan,” katanya.

Dijelaskan Rizki, rangkaian HUT ke-57 Partai Golkar telah dilakukan Partai Golkar Medan sejak jauh-jauh hari dengan berbagai agenda. Mulai dari pelaksanaan donor darah, peringatan Maulid Nabi hingga kepada pembagian paket sembako yang dibagikan ke 21 Kecamatan yang ada di Kota Medan.

“Total sembako yang kita bagikan ke 21 Kecamatan di Kota Medan ada sebanyak 6 ton beras, 2 ton minyak goreng, dan 2 ton gula pasir. Itu bukti kepedulian Partai Golkar kepada masyarakat Kota Medan, dan bukti bahwa Partai Golkar selalu ada bersama masyarakat,” pungkasnya. (map/ila)

Pegawai Lapas Kelas I Medan Ikuti Simulasi Kebakaran

ARAHAN: Kalapas Kelas Insecta Medan Erwedi Supriyatno memberikan pengarahan kepada pegawai pada simulasi kebakaran.agusman/SUMUTPOS.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Dinas Pencegah dan Pemadam Kebakaran (P2K) Pemko Medan memberikan pelatihan dan simulasi kebakaran. Hal ini untuk meningkatkan dan mengantisipasi terjadinya kebakaran di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Medan, Senin (18/10).

ARAHAN: Kalapas Kelas Insecta Medan Erwedi Supriyatno memberikan pengarahan kepada pegawai pada simulasi kebakaran.agusman/SUMUTPOS.

Kepala Lapas (Kalapas) Kelas I Medan, Erwedi Supriyatno dalam arahannya mengatakan, meminta kepada pegawai Lapas untuk menyerap pelatihan kebakaran yang diberikan Dinas P2K Pemko Medan tersebut.

“Ini sebagai antisipasi untuk penanganan dan pencegahan terjadinya kebakaran di Lapas Kelas I Medan,” ujarnya. Menurut Erwedi, ia tidak ingin peristiwa kebakaran di Lapas Tangerang terjadi di Lapas Kelas I Medan.

Dalam pelatihan itu, para petugas diberikan pengetahuan tentang penanganan api yang tidak dikendalikan. Selanjutnya, diberikan pengarahan penggunaan APAR yang bisa digunakan di gedung perkantoran.

Di akhir kegiatan, diadakan simulasi penanganan kebakaran dengan alat APAR, dan mengendalikan api menggunakan kain basah. Hadir dalam kegiatan ini, Kepala Dinas P2K Albon Sidauruk, pejabat struktural, staf fungsional, staf pengamanan, regu pengamanan, Pramuka Gudep 14.1387 serta perwakilan dari WBP. (man/ila)

Gubsu Ingatkan Generasi Milenial Jangan Abaikan Nilai-nilai Pancasila

DIABADIKAN: Kabid Layanan Kepemudaan Dispora Sumut, Budi Syahputra (tiga dari kanan) diabadikan bersama panitia dan narasumber, usai seminar. Nasional Duta Pancasila yang diinisiasi PPI Sumut di Raz Hotel Medan, Jumat (15/10). prans hasibuanISTIMEWA/SUMUTPOS.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi, meyakini generasi muda atau kaum milenial yang mengamalkan kitab suci dan memiliki kepribadian Pancasila akan menjadikan Indonesia menjadi bangsa yang lebih baik ke depan.

DIABADIKAN: Kabid Layanan Kepemudaan Dispora Sumut, Budi Syahputra (tiga dari kanan) diabadikan bersama panitia dan narasumber, usai seminar. Nasional Duta Pancasila yang diinisiasi PPI Sumut di Raz Hotel Medan, Jumat (15/10). prans hasibuanISTIMEWA/SUMUTPOS.

“Yakni generasi yang bersendikan nilai-nilai ketuhanan, kemanusiaan, keadilan mau bermusyawarah untuk kebajikan dan mengamalkan nilai-nilai keadilan sosial,” ujarnya melalui sambutan yang dibacakan Kepala Bidang Layanan Kepemudaan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Sumut, Budi Syahputra, dalam Seminar Nasional Duta Pancasila di Raz Hotel Medan, Jumat (15/10) lalu. “Melalui seminar ini saya berharap dapat melahirkan konsep yang solutif tentang bagaimana membudayakan Pancasila di kalangan milenial. Konsep yang akan melahirkan aksi strategis untuk menghidupkan nilai-nilai Pancasila di kalangan generasi milenial,” sambungnya.

Gubsu mengapresiasi Purna Paskibraka Indonesia (PPI) Sumut selaku penggagas seminar, sehingga kegiatan bisa terlaksana sebagai upaya untuk menanamkan nilai-nilai Pancasila bagi generasi masa depan.

“Bapak gubernur menyampaikan salam hangat kepada semua yang hadir. Beliau saat ini sedang berada di Papua untuk menerima tongkat estafet pelaksanaan PON 2024 yang Insyaallah akan diadakan di Sumut dan Aceh. Begitu juga dengan Bapak Kadispora, Pak Ardan Noor, yang turut mendampingi pak gubernur ke Papua,” kata Budi.

Lebih jauh amanat Gubsu dalam seminar ini, mengingatkan generasi muda tentang ancaman dari luar yang bisa merusak tatanan persatuan dan kesatuan.

“Bila generasi milenial menjadikan ideologi impor sebagai panutan yang belum tentu cocok dengan budaya bangsa kemudian mengabaikan Pancasila, maka bangsa dan negara kita sedang menghadapi potensi ancaman dan kerusakan yang serius,” tegasnya.

Dicontohkannya potensi ancaman dan kerusakan itu adalah liberalisme yang membuat beberapa generasi muda tak menghargai orang tua dan orang lain sehingga memunculkan sikap individual yang jauh dari nilai-nilai gotong royong.

Ketua Purna Paskibra Sumut, Hendra Rizki Nasution, mengatakan pihaknya sengaja mengangkat tema tentang membumikan nilai-nilai luhur Pancasila sebagai pemersatu generasi penerus bangsa agar anak-anak muda, terkhusus para Purna Paskibra, tetap konsisten dalam mengamalkannya dalam sendi kehidupan.

“Kami mengucapkan terimakasih kepada Pemprovsu dalam hal ini Dispora yang telah mendukung terlaksananya seminar Duta Pancasila. Di sini saya kembali menegaskan bawah Pancasila merupakan satu-satunya ideologi yang terbukti ampuh dalam melewati segala keadaan. Itu tidak perlu diragukan lagi,” katanya.

Sementara Ketua Purna Paskibraka Indonesia, Goesta Feriza yang turut hadir, terus menekankan bahwa para Purna Paskibra memiliki tanggungjawab untuk melakukan pembinaan kepada masyarakat, terkhusus generasi muda dalam pengamalan Pancasila.

“Bapak presiden sudah mengeluarkan Perpres Nomor 13 tahun 2021. Di dalamnya jelas tertulis bahwa untuk menegakkan dan mengamalkan nilai Pancasila dalam wadah Negara Kesatuan Republik Indonesia, perlu dilakukan pembinaan ideologi Pancasila sejak dini kepada generasi muda melalui program pasukan pengibar bendera pusaka,” ujar Goesta.

Turut hadir Kepala Staf Kepresidenan, Moeldoko diwakili Wasekjen Pujanusa, Riky Kamandoko. Sementara narasumber terdiri dari Deputi Bidang Hubungan Antar Lembaga, Sosialisasi, Komunikasi, dan Jaringan Badan Pembinaan Ideologi Pancasila, Prakoso. Sekretaris Kesbangpol Sumut Alfian Hutauruk, dan mantan Deputi Bidang Pengembangan Pemuda sekaligus Ketua Kelompok Ahli Dispora Sumut, Sakhyan Asmara. (prn/ila)

Terpilih secara Aklamasi, Muhammad Heri Bolon Pimpin LPM Kota Medan

KATA SAMBUTAN: Wali Kota Medan Bobby Nasution memberikan kata sambutan di acara Musda ke-IV LPM Kota Medan di Hotel Grand Inna Medan, Selasa (19/10).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kota Medan melakukan Musyawarah Daerah (Musda) ke-IV yang berlangsung di Hotel Grand Inna Medan, Selasa (19/10). Kegiatan yang menerapkan protokol kesehatan secara ketat tersebut, turut dihadiri Wali Kota Medan Bobby Nasution beserta jajaran dan dua bakal calon ketua LPM. Dalam kegiatan Musda tersebut, Muhammad Heri Bolon terpilih secara aklamasi sebagai Ketua LPM Kota Medan.

KATA SAMBUTAN: Wali Kota Medan Bobby Nasution memberikan kata sambutan di acara Musda ke-IV LPM Kota Medan di Hotel Grand Inna Medan, Selasa (19/10).

Usai terpilih sebagai Ketua LPM Kota Medan, Muhammad Heri Bolon mengatakan, dirinya berkomitmen untuk memegang teguh amanah yang dipercayakan kepadanya sebagai Ketua LPM. Pria yang akrab di sapa Bolon ini juga menegaskan, siap menjalankan instruksi Wali Kota Medan Bobby Nasution agar LPM dapat menjadi mitra Pemko Medan yang berkoordinasi dengan Dinas P3APM Kota Medan.

“Sesuai apa yang disampaikan Pak Wali tadi, LPM Kota Medan siap menjadi mitra Pemko Medan yang akan memberdayakan masyarakat mulai dari tingkat Kecamatan hingga Kelurahan yang ada di Kota Medan,” ucap Bolon, Selasa (20/10).

Dikatakan Bolon, LPM tak hanya akan memberdayakan masyarakat Kota Medan dari sisi sosial, tetapi juga memberdayakan masyarakat Kota Medan dari sisi ekonomi. “LPM bukan hanya sebagai lembaga di atas kertas, tetapi akan betul-betul memaksimalkan fungsi kelembagaan itu sendiri dalam memberdayakan masyarakat sehingga masyarakat Kota Medan bisa lebih sejahtera. Kedepannya, kami akan bekerja lebih keras agar LPM dapat lebih maksimal dalam memberdayakan masyarakat,” pungkasnya.

Sebelumnya, dalam sambutannya pada kegiatan tersebut, Wali Kota Medan Bobby Nasution berharap, Pemko Medan dapat terus berkolaborasi dengan LPM kota Medan, artinya LPM dapat benar-benar menjadi mitra aparat Pemko Medan hingga ketingkat Kelurahan.“Hari ini tidak zaman nya lagi kita berjalan sendiri, akan tetapi semua unsur harus saling berkolaborasi dan bekerjasama, apalagi ditengah masa pandemi Covid-19 yang sangat mempengaruhi kesehatan dan perekonomian. Oleh sebab itu, kita harus bersama-sama memperbaiki apa yang sudah terdampak akibat Covid-19,” ucap Bobby.

Bobby Nasution menilai, dalam sebuah organisasi sangat diperlukan Musda guna mengevaluasi dan melihat kinerja organisasi dari beberapa tahun belakangan yang telah dilaksanakan. Dengan begitu dapat diketahui, apakah organisasi masih berjalan sesuai visi dan misi awal terbentuknya organisasi.

Bobby juga berpesan, agar Musda dapat melihat perkembangan zaman baik dari sisi kehidupan sosial, keagamaan, maupun sisi perekonomian yang saat ini di dorong ke arah digitalisasi.”Saya ingin hasil Musda ini menghasilkan pemikiran yang dapat membantu kinerja Pemko Medan serta mampu mengedukasi masyarakat dalam sendi-sendi kehidupan,” pungkasnya.

Masih dalam kegiatan yang sama, sebelum tepilihnya Muhammad Heri Bolon, Ketua Panitia Pelaksana Musda ke-IV LPM Kota Medan Tahun 2021, M Rasyid Siregar, menjelaskan bahwa pada Musda tersebut ada 23 hak suara yang akan diberikan pada pemilihan calon ketua LPM Kota Medan. Suara-suara tersebut berasal dari 21 kecamatan, dan masing-masing 1 suara dari DPD serta DPW.

“Sampai dengan hari ini hanya 2 calon yang maju. Pertama incumben Muhammad Faisal Nasution dan kedua Muhammad Heri Bolon,” ungkapnya.

Pada kesempatan itu Rasyid berpesan kepada siapapun yang nantinya menjadi ketua terpilih, agar bisa bersinergi dan berkolaborasi dengan Pemko Medan. Sebab, tindak tanduk LPM Kota Medan tidak terlepas dari pemerintah. “Berdasarkan pengalaman yang sudah-sudah, Ketua LPM Kota Medan ini harus punya kedekatan dengan Wali Kota supaya ke depannya bisa berkolaborasi. Seperti yang dikatakan Pak Wali, Ketua LPM harus bisa menunjukkan kinerja. Bukan karya kata, tapi karya nyata,” ujarnyanya. (map/ila)

Kades Sosorlontung Dituding Ganti Penerima BPNT

WARGA PROTES: Nurdin Malau (dua kiri) dan kawan-kawan warga Desa Sosorlontung, Kecamatan Siempat Nempu, Kabupaten Dairi yang protes penerima BPNT.RUDY SITANGGANG/SUMUT POS.

DAIRI, SUMUTPOS.CO – Kepala Desa (Kades) Sosorlontung, Kecamatan Siempat Nempu, Kabupaten Dairi, Budi Manullang, dituding melakukan tindakan semena-mena pengusulan pergantian penerima bantuan pangan nontunai (BPNT) dari pemerintah.

WARGA PROTES: Nurdin Malau (dua kiri) dan kawan-kawan warga Desa Sosorlontung, Kecamatan Siempat Nempu, Kabupaten Dairi yang protes penerima BPNT.RUDY SITANGGANG/SUMUT POS.

Tudiingan itu disampaikan sejumlah warga Desa Sosorlontung antaralain, Nurdin Malau (51) warga Dusun 8, Samsudin Munthe (63) mewakili istrinya Sintauli Purba sebagai penerima seperti tertera dalam dokumen daftar penerima bantuan warga Dusun 9, Sinar Berutu (42) mewakili istri Rennawati Tumanggor warga Dusun 9, Ramot Rajagukguk (49) mewakili istri Lismawan Hutasoit warga Dusun 4.

Selanjutnya, Juniarto Sitanggang (45) mewakili istrinya, Aslin Mawar Siburian warga Dusun 1, Sodugaaon Sigalingging mewakili istrijya Esrana Gurning wrga Dusun 1, Alpin Simanullang mewakili istrinya Resta Sinaga, Rusdorlina Sinambela (42) wrga Dusun 8 serta lainya yang diklaim mereka yqngbdisulkanndigantinsebagai penerima BPNT berjumlah 34.

Kepada wartawan, Selasa (19/10) masyarakat Desa Sosorlontung yang namanya diusulkan diganti sebagain penerima BPNTmengaku, sangat keberatan terhadap kebijakan semenamena oleh Kades.

Menurut warga, mereka masih layak mendapat bantuan dengan berbagai tolak ukur kemampuan ekonomi dan kebutuhan sehari-hari keluarga.

Rusdorlina dan kawan-kawan mengatakan, warga yang diusulkan diganti sebagain penerima BPNT tidak tepat, karena mereka masih sangat layak mendapatkan bantuan pangan dimaksud. Menurut warga, usulan pergantian nama penerima BPNT tidak pernah diberitahu kepada warga.

“Kami mengetahui, nama kami mau diganti sebagai penerima BPNT baru minggu lalu dan tidak ada pemberitahuan resmi dari kantor kades,” jelas mereka. Rusdorlina mengaku, seorang janda punya 4 anak. Dia honorer SD di desa itu.

Ia juga mengaku, sebagai penggantinya dialihkan kepada salah satu keluarga yang tergolong mapan yakni memiliki bengkel. Bahkan lanjut Rusdorlina, ada lagi warga yang diusulkan diganti oleh kades yakni, Nurita Sinambela anaknya lagi dirawat dirumah sakit ikut diganti.

Menurut warga, pergantian penerima BPNT dilakukan kades, katanya, karena mereka sudah menolak bantuan itu.

“Dapat kami sampaikan, bahwa kami sebanyak 34 orang yang sudah didata untuk diganti, tidak pernah menolak bantuan itu. Dan kami tidak pernah membuat pernyataan, menolak BPNT,” ujar Nurdin dan lainya.

Kami menuding, nama kami diganti sebagai penerima BPNT diduga ada unsur politik. Karena desa kami juga ikut melaksanakan pemilihan kepala desa (pilkades) serentak, 25 November 2021 mendatang. “Tetapi, kami sangat keberatan diganti sebagai penerima BPNT,” imbuh warga.

Terpisah, Kepala Desa Sosorlontung, Budi Manullang dikonfirmasi, Selasa (19/10) mengakui, ada mengusulkan 19 nama penerima BPNT ke Dinas Sosial supaya diganti. Menurut Budi, nama-nama yang diusulkan diganti itu sudah lama sebagai penerima BPNT.”Itu masih sebatas pengusulan,” katanya.

Saat ditanya, apakah pergantian nama penerima ada kaitan dukung mendukung dalam gelaran [ilkades nanti?. Budi membantah, tidak ada hubungan Pilkades dengan usulan pergantian penerima BPNT. (rud/azw)

Bunda PAUD Taput Tekankan Penyeragaman Lembaga PAUD

RAPAT: Bunda PAUD Tapanuli Utara Ny Satika Nikson Nababan saat memimpin rapat membahas PAUD, kemarin.

SUMUTPOS.CO – Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Tapanuli Utara (Taput) Ny Satika Nikson Nababan didampingi Kabid Pembinaan PAUD Martua Lumban Gaol dan Ketua Kelompok Kerja (Pokja) Bunda PAUD Ny Murtiana Kijo Sinaga memimpin rapat koordinasi (rakor) bersama para Bunda PAUD kecamatan, di Pendopo Rumah Dinas Bupati Taput, Tarutung. (Jumat, 15/10).

RAPAT: Bunda PAUD Tapanuli Utara Ny Satika Nikson Nababan saat memimpin rapat membahas PAUD, kemarin.

Rakor dihadiri Pemerhati Pendidikan Martua Situmorang, para pengurus Himpaudi Taput dan IGTKI Taput serta Pokja PAUD, dan pengurus Bunda PAUD.

“Saya tidak bisa bekerja sendiri, ibu-ibu Bunda kecamatan dan desa juga harus memberikan perhatian yang serius serta selalu berkoordinasi dengan Pokja Kabupaten dan Dinas terkait agar permasalahan dapat terselesaikan dengan baik. Setiap tahunnya kita perlu menetapkan program kerja yang lebih terarah,” kata Satika Simamora.

Bunda PAUD juga menekankan perlunya penyeragaman program kurikulum, sistem, dan program kerja, fasilitas APE.

“Bunda kecamatan dan desa bersama lembaga PAUD perlu penyeragaman persepsi. Penyeragaman ini sangat perlu sehingga kita lebih mudah mencapai target terutama dalam penilaian capaiannya. Kita akan memberikan apresiasi bagi kecamatan dan desa yang memberikan progres terbaik. Kita semua yang terkait dalam peningkatan PAUD ini harus bersama-sama menunjukkan kinerja, harus kreatif dan lakukan improvisasi sehingga ada peningkatan ke depannya,: ujarnya.

Satika Simamora juga siap menyuport apapun kalau memang untuk kebaikan termasuk memfasilitasi kelayakan dalam mendirikan PAUD hingga memperoleh ijin.

Kabid Pembinaan PAUD Martua Lumbangaol mengatakan sebanyak 301 lembaga PAUD yang telah terdata di Dapodik dan menjelaskan tujuan utama pendidikan anak usia dini adalah pembinaan karakter. “PAUD belum mengajarkan membaca, menulis, dan menghitung, masih hanya sebatas pengenalan saja”, paparnya. (rel/des/azw)

Lima Rumah di Tigalingga Dairi Terbakar

KEBAKARAN: Camat Tigalingga, Timbul Tamba (tiga kanan) di lokasi kebakaran lima unit rumah di Dusun Kampung Baru, Desa Palding Jaya Sumbul, Kecamatan Tigalingga, Dairi, Selasa (19/10).

DAIRI, SUMUTPOS.CO – Sebanyak lima unit rumah di Dusun Kampung Baru Desa Palding Jaya Sumbul, Kecamatan Tigalingga, Kabupaten Dairi terbakar. Musibah itu terjadi, Selasa (19/10) sore. Tidak ada korban jiwa dalam petistiwa dimaksud, namun kerugian ratusan juta rupiah.

KEBAKARAN: Camat Tigalingga, Timbul Tamba (tiga kanan) di lokasi kebakaran lima unit rumah di Dusun Kampung Baru, Desa Palding Jaya Sumbul, Kecamatan Tigalingga, Dairi, Selasa (19/10).

Camat Tigalingga, Timbul Tamba dikonfirmasi menerangkan, kelima unit rumah yang terbakar dihuni keluarga, Septa Ginting (33), Sentosa Sinulingga (67), Abdul Ginting (50).

Untuk memadamkan api, tim Damkar Pemkab Dairi diterjun ke lokasi bersama-sama dengan pemerintah kecamatan dan Polsek Tigalingga dibantu warga.

Camat mengatakan, kasus kebakaran masih diselidiki pihak berwajib. Para korban untuk sementara ditampung di rumah keluarganya.

Kepala Unit Pelaksana Teknis Pemadam Kebakaran (UPT Damkar) Dairi, Amudi Situmeang mengatakan, sumber api diduga korsleting listrik.

Amudi menyebut, sebanyak dua unit mobil pemadam kebakaran dari Pos Jaga Sidikalang diterjun ke lokasi untuk memadamkan api.

“Butuh waktu satu jam untuk menjinakkan sijago merah,” ujar Amudi. (rud/azw)