29 C
Medan
Tuesday, April 14, 2026
Home Blog Page 3013

Ini 7 Gerakan Workout dan Rekomendasi Alat Olahraga di Rumah

Gerakan workout-Ilustrasi.

SUMUTPOS.CO – Workout di rumah di rumah adalah pilihan yang bijak di saat gym dan pusat kebugaran dibatasi karena pandemi. Apalagi, peneliti mengatakan bahwa pusat kebugaran adalah tempat yang rentan untuk penyebaran virus COVID-19. Sambil menunggu gym favorit Anda buka kembali, menjaga kebugaran tubuh dengan olahraga di rumah adalah salah satu cara supaya virus COVID-19 tidak berani mendekat. Mari kenali beberapa macam workout di rumah, yang bisa Anda lakukan.

1. Jumping Jack

Gerakan ini sangat cocok untuk membakar lemak, kalau biasanya kita melakukan olahraga kardio dengan berenang atau berlari, jumping jack adalah olahraga rumahan yang murah meriah untuk meningkatkan kebugaran jantung dan paru, sekaligus melatih kekuatan otot kaki. Agar dapat melakukan workout ini secara maksimal, Anda pastinya memerlukan tali skipping yang bisa didapatkan dengan Shopee Cash on Delivery.

2. Push-Up

Saat workout di rumah rasanya tidak lengkap kalau Anda belum memiliki perlengkapan yang satu ini. Ya, matras yoga merupakan salah satu alat olahraga penting bagi Anda yang rutin yoga atau meditasi. Untuk melakukan gerakan push up ini juga membutuhkan matras yoga, lho! Melakukan gerakan push up akan melatih otot lengan, bahu, dada, juga otot perut. Punya lengan bergelambir atau kekuatan bahu yang tergolong lemah? Nah, push up adalah salah satu gerakan yang bisa Anda lakukan guna melunturkan lemak-lemak yang ada di pergelangan tangan dan bahu.

3. Crunch

Crunch adalah gerakan senam lantai yang cocok dilakukan ketika sedang workout di rumah,  gerakannya bisa melatih otot perut Anda, sehingga otot perut lebih terbentuk dan lemak di sekitar perut berkurang. Gerakan crunch ini mirip dengan sit up. Anda cukup berbaring dengan lutut yang tertekuk, lalu angkat tubuh bagian atas sekitar 45 derajat. Tak perlu mengangkat tubuh hingga mencium lutut. Untuk melakukan gerakan ini, Anda dapat menggunakan alat sit up stand.

4. Squat

Gerakan squat akan melatih otot paha, perut, dan juga lengan. Dengan gerakan ini, 3 titik yang sering menjadi tempat bertumpuknya lemak menjadi berkurang dan lebih terbentuk. Untuk lebih maksimal, coba lakukan squat di sebelah cermin dan menggunakan resistance band yang dapat Anda dapatkan dengan Shopee Cash on Delivery  Gerakan yang benar akan membentuk sudut siku 90 derajat di lutut.

5. Dumbbell Rows

Gerakan Ini tidak hanya akan membuat punggung Anda terlihat lebih indah, tetapi juga  memperkuat banyak otot di tubuh bagian atas Anda. Untuk melakukan gerakkan ini Anda membutuhkan bantuan barbel.

6. Single-Leg Deadlifts

Gerakan ini merupakan latihan yang dapat melatih keseimbangan Anda. Deadlift satu kaki membutuhkan stabilitas dan kekuatan kaki. Gunakan yoga blocks untuk menyelesaikan gerakan ini.

7. Lunges

Gerakkan ini dapat meningkatkan gerakan fungsional, sekaligus meningkatkan kekuatan di kaki dan bokong Anda. Gerakan ini dapat dimulai dengan berdiri dengan kaki terbuka selebar bahu, dan lengan di bawah di sisi tubuh. Kemudian ambil langkah ke depan dengan kaki kanan dan tekuk lutut kanan saat melakukannya, berhenti saat paha sejajar dengan lantai. Pastikan lutut kanan tidak melebihi kaki kanan Anda. Dorong kaki kanan Anda dan kembali ke posisi awal, kemudian ulangi dengan kaki kiri Anda. Ulangi gerakan ini sebanyak 3 kali. Untuk hasil yang maksimal, gunakan sepatu olahraga yang nyaman jika melakukan gerakan ini.

Melakukan workout di rumah dapat menjadi salah satu alternatif bagi Anda untuk tetap melakukan olahraga dirumah selama masa pandemi, gerakan di atas juga dapat menjadi salah satu alternatif bagi Anda yang tidak begitu menyukai olahraga berat atau baru saja ingin memulai berolahraga. Dan yang lebih menariknya lagi Anda dapat melakukan berbagai macam jenis workout dirumah. Untuk melakukannya secara maksimal, Anda bisa mendapatkan semua peralatan olahraga ini di Shopee dan dapatkan promo Shopee Cash on Delivery (rel)

Isuzu Kerjasama dengan Kemenhub dan APTRINDO Fokus Soal Keselamatan Berkendara

JAKARATA, SUMUTPOS.CO – Komitmen PT Isuzu Astra Motor Indonesia (IAMI) sebagai partner bisnis, tidak hanya memberikan kenyaman dan keamanan dari sisi produk tetapi juga pada setiap aktivitas customer dalam menjalankan bisnis, terutama memastikan keamanan & keselamatan kepada para pengemudi dalam berkendara.

Kali ini, Isuzu Indonesia melakukan kerjasama dengan Kementerian Perhubungan dan Asosiasi Pengusaha Truk Indonesia (Aprtindo) untuk menjalin komitmen bersama menggarap soal keselamatan berkendara.

Heri Wasesa, Customer & Product Service Division Head Astra Isuzu mengatakan, bahwa Isuzu tahu bahwa kecelakaan kendaraan niaga saat ini masih menjadi kontributor terbesar kecelakaan di Indonesia, dan penyebab utamanya adalah faktor internal atau person yang kurang memiliki kemampuan atau kompetensi dalam mengendari kendaraaan niaga. 

Kedua, Astra Isuzu sebagai partner bisnis ingin hadir, tidak hanya dalam memberikan kenyaman dan keamanan dari sisi produk tetapi juga pada setiap aktivitas customer dalam menjalankan bisnisnya, terutama memastikan keamanan & keselamatan driver sebagai stakeholder selama berkendara.

“Kami siap berkontribusi menjaga kendaraan dan perilaku pengemudi untuk berkendara aman. Kita berharap para pengemudi bisa berkendara dengan benar, hemat bahan bakar, menjaga keawetan kendaraan agar bisa tahan lama dan aman di jalan,” ujar Heri di GIIAS, Jumat (12/11/2021).

Sementara itu, Budi Setiyadi, Dirjen Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan menjelaskan, Isuzu sangat berkomitmen dengan pemerintah dan Aprtindo meningkatkan keselamatan di jalan.

“Terima kasih Isuzu dan Aptrindo, semoga ini jadi kontribusi besar mengurangi kecelakaan. Banyak kasus kecelakaan kendaraan niaga disebabkan oleh pengemudi yang kurang terampil, dengan ini bisa mengurangi,” kata Budi.

Selanjutnya, Gemilang Tarigan, Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Truk Indonesia (Aptrindo) menjelaskan, Isuzu punya program untuk kontribusi pengendalian angka kecelakaan, yakni training driver untuk berkendara secara aman.

“Kita kolaborasi faktor human dengan kendaraan. Jadi kualitas kendaraan terjaga begitu juga dengan pengemudinya. Ini tersedia di seluruh cabang kami dan tanpa biaya, jadi bisa kontribusi untuk mengurangi angka kecelakaan,” ujar Gemilang.

Tentunya dengan adanya kerjasama ini, Aptrindo mengucapkan terimakasih, dan harapannya agar sama-sama melaksanakan keselamatan berkendara untuk para pengemudi truk di Indonesia. (rel/sih)

Cegah Kepunahan, Suaka Badak Sumatra Dibangun di Aceh Timur

Peletakan batu pertama oleh Bupati Hasballah HM Thaib, menandai awal mula pembangunan Suaka Badak Sumatra atau Sumatran Rhino Sanctuary (SRS) di Desa Rantau Panjang, Kecamatan Simpang Jernih, Kabupaten Aceh Timur, Kamis (12/11) petang. Sumut Pos/Istimewa.

ACEH TIMUR,SUMUTPOS.CO – Peletakan batu pertama oleh Bupati Hasballah HM Thaib, menandai awal mula pembangunan Suaka Badak Sumatra atau Sumatran Rhino Sanctuary (SRS) di Desa Rantau Panjang, Kecamatan Simpang Jernih, Kabupaten Aceh Timur, Kamis (12/11) petang. 

Peletakan batu pertama oleh Bupati Hasballah HM Thaib, menandai awal mula pembangunan Suaka Badak Sumatra atau Sumatran Rhino Sanctuary (SRS) di Desa Rantau Panjang, Kecamatan Simpang Jernih, Kabupaten Aceh Timur, Kamis (12/11) petang. Sumut Pos/Istimewa.

Sebelumnya, konsorsium Badak Sumatra yang dimotori oleh Forum Konservasi Leuser (FKL), sudah melakukan penelitian panjang terkait lokasi pembangunan itu.

Kawasan tempat SRS dibangun berstatus Areal Penggunaan Lain (APL) yang berbatasan langsung Cagar Alam Serbajadi serta tidak jauh dari Taman Nasional Gunung Leuser (TNGL). SRS akan dibangun di atas lahan seluas 120 Ha. Di atas lahan itu nantinya akan dibangun sekitar 11 kandang dengan rata-rata luas 11 hektare. Kemudian ditambah dengan areal perkantoran pengelola kawasan.

Badak Sumatra (Dicerorhinus sumatrensis) menjadi salah satu satwa yang masuk dalam daftar merah Uni Internasional untuk Konservasi Alam (IUCN). Populasinya terus berkurang karena banyak faktor.

“Pembangunan SRS ini adalah langkah penting. Ini masa terakhir kita melakukan penyelamatan badak dari ancaman kepunahan. Karena populasinya kurang dari 100 individu,” ujar Dedi Yansyah, Koordinator Forum Konservasi Leuser (FKL), Minggu (13/11).

Pembangunan ditarget rampung pada Maret 2022. Bupati Hasballah mendukung penuh upaya penyelamatan Badak Sumatra. Di SRS nantinya, akan dilakukan upaya pengembangbiakan. Badak-badak yang ada di sejumlah habitat akan di evakuasi dan dikawinkan di sana.

“Kita harapkan, paling tidak lima tahun ke depan, ada individu badak yang lahir di SRS Aceh,” kata Dedi.

Kata Dedi, pihaknya tidak hanya membangun SRS. Mereka akan melakukan pengembangan masyarakat untuk meningkatkan taraf perekonomian. Selama ini, penerimaan masyarakat cukup baik terkait pembangunan SRS. Konsorsium penyelamatan badak terus melakukan upaya sosialisasi supaya masyarakat paham pentingnya upaya konservasi.

“Salah satu inti dari program kita ini adalah pelibatan masyarakat. Mulai dari terlibat dalam pembangunan, hingga pengelolaan SRS ke depan. Program pemberdayaan masyarakat juga akan dilakuan. Ke depan masyarakat bisa terlibat dalam penyediaan pakan badak hingga program pertanian intensif,” katanya.

Pembangunan suaka badak disokong penuh oleh Aksi Nyata Konservasi Hutan Tropis (TFCA) Sumatera. Dana Hibah ini mendukung upaya penyelamatan melalui SRS di Aceh Timur dan Lampung Timur. Jika ditotal, hibah dana yang dikucurkan mencapai Rp100 miliar untuk mendukung keduanya.

Program penyelamatan Badak Sumatra menjadi salah satu prioritas TFCA-Sumatera dalam upaya konservasi. “TFCA-Sumatera sangat bersyukur bisa berkontribusi untuk menylamatkan badak Sumatra. Ini merupakan bagian dari rencana besar. TFCA-Sumatera, memberikan porsi pendanaan yang besar untuk konservasi badak. Kami sangat berharap ini bisa berhasil. Karena kondisi badak sumatra ini sangat menghawatirkan,” kata Direktur TFCA Samedi.

Bagi Samedi, upaya penyelamatan Badak ini harus dilakukan secara keroyokan. Andil pemerintah, organisasi non pemerintah, akademisi dan masyarakat sangat dilakukan untuk mencegah kepunahan.

“Ini merupakan bagian dari rencana besar Pemerintah Indonesia untuk menyelamatkan spesies terancam punah sekaligus sebagai upaya untuk meningkatkan populasi satwa kunci di alam,” kata Samedi. 

“Kita berusaha. Kalau kita tidak melakukan sesuatu, maka akan habis. Seperti yang terjadi di Malaysia. Dengan kita melakukan sesuatu maka pasti ada peluang. Jangan sampai di ulang tahun ke 100 Indonesia, kita mengumumkan bahwa badak Sumatra sudah punah,” imbuhnya.

Bupati Hasballah juga mendukung program pemberdayaan masyarakat yang akan dilakukannya. Sebelumnya, Hasballah mengakui jika masyarakat belum memahami betul soal suaka badak yang akan dibangun. Namun pihaknya bersama konsorsium terus melakukan sosialisasi.

“Kenapa kami mendukung, kami ingin masyarakat Simpang Jernih, masyarakat ekonominya bangkit dengan kehadiran suaka badak. Dan yang paling penting satwa juga selamat. Kita berjuang penuh dan kita dukung penuh supaya supaya masyarakat bisa berdampingan,” ungkap laki-laki yang akrab disapa Rocky itu.

Direktur Pengelolaan Kawasan Konservasi -Direktorat Jenderal KSDAE Kementerian LHK Jefry Susyafrianto mengatakan, pembangunan SRS di Aceh Timur adalah bagian dari Rencana Aksi Darurat penyelamatan Badak Sumatera 2018-2021.

“Kita melihat ini merupakan peluang yang luar biasa. Ada keterlibatan banyak unsur. Bertanggung jawab menyelamatkan keberadaan Badak Sumatra,” ujar Jefry

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Balai Besar Taman Nasional Gunung Leuser Adhi Nurul Hadi mengatakan, selama ini pihaknya terus melakukan patroli dan monitoring. Hadi pun mengatakan, populasi Badak Sumatra di TNGL berada di kawasan habitat yang terisolir. Kondisi ini justru akan memperbesar potensi inbreeding (kawin sedarah) tinggi. Kondisi ini sangat tidak baik bagi keberlangsungan hidup badak.

“Dengan SRS ini harapannya, ada koneksi antara habitat badak di TNGL dengan habitat di  luar TNGL. Sehingga ada persilangan. Mudah-mudahan nanti apa yang dihasilkan, bisa menyehatkan kembali struktur genetika dari Badak yang ada di alam,” ungkap Hadi.

Dalam pemaparan FKL disebutkan, dahulu Badak Sumatra tersebar luas di Asia, mulai dari kaki himalaya di Bhutan, India timur-laut (Assam), Tiongkok, Thailand dan lainnya.

Pada 1974, Badak Sumatra ditemukan di Sumatra, Sabah dan Peninsular Malaysia hingga Kalimantan (Borneo). Sejak 1994 hingga 2007, populasi di kawasan semenanjung Malaysia sudah lama tidak terkonfirmasi. Hingga akhirnya pada 2013, Badak Sumatra hanya ditemukan di lampung, Aceh dan Kalimantan Timur.

Populasi Badak kian tergerus. Aktifitas perambahan kawasan hingga perburuan menjadi ancaman nyata. Belum lagi, lambatnya siklus reproduksi dan singkatnya masa birahi badak berpengaruh pada perkembangan jumlah populasi badak.

Melansir kehati.or.id, data Population and Viability Analysis (PVA) 2015 menunjukkan di Kawasan Ekosistem Leuser masih ada empat kantung populasi Badak Sumatera yang sebagian besar diantaranya tidak viable (layak). Survei okupansi yang telah dilaksanakan Forum Konservasi Leuser (FKL) 2017/2018, memantau data terkini kondisi habitat dan populasi habitat Badak Sumatera di 4 kantung populasi tersebut.

Hasil survei ini dijadikan dasar untuk memastikan langkah intervensi yang diambil untuk penyelamatan populasi Badak Sumatera di masing-masing kantung populasi. Bila kantung yang tidak viable ini tidak diselamatkan, dalam beberapa tahun mendatang populasi badak dipastikan akan punah walaupun tanpa ada perburuan.(rel)

Pemko Binjai Terima 5 Sertifikat Aset Baru

TERIMA: Wali Kota Binjai, H Amir Hamzah (kiri) saat menerima sertifikat lima aset tanah dari Kepala BPN Binjai, belum lama ini.

BINJAI, SUMUTPOS.CO – Sebanyak lima titik fasilitas umum yang dimiliki pemerintah kota (Pemko) tercacat dalam aset baru. Wali Kota Binjai, H Amir Hamzah menerima sertifikat tanah dari Badan Pertanahan Nasional Kota Binjai yang di Aula Lantai II Gedung Kejari Binjai, belum lama ini.

TERIMA: Wali Kota Binjai, H Amir Hamzah (kiri) saat menerima sertifikat lima aset tanah dari Kepala BPN Binjai, belum lama ini.

Kelima sertifikat tanah yang tercatat aset Pemko Binjai baru adalah, Kantor Lurah Pujidadi, Pasar Kebun Lada, Taman Terbuka Publik, Kantor BPBD (Pemadam Kebakaran), dan Dinas Pertanian (Lahan Bibit). Penyerahan ini dilakukan berdasarkan surat kuasa khusus dari Pemerintah Kota Binjai kepada Kejaksaan Negeri (Kejari) Binjai.

Wali Kota Binjai menyatakan, pihaknya melakukan sertifikat terhadap aset daerah ini merupakan salah satu upaya koordinasi dan supervisi pencegahan (korsugah) dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Pemerintah Daerah dalam rangka melindungi aset daerah. Selain itu, kegiatan ini dilakukan dalam rangka menertibkan administrasi sekaligus perbaikan tata kelola aset daerah, dan merupakan dasar legalitas aset, sehingga tidak mudah berpindah kepemilikannya.

“Lebih lanjut kami sampaikan bahwa pada tahun 2021 untuk upaya pensertifikatan tanah milik Pemerintah Kota Binjai, kami telah membuat Surat Kuasa Khusus (SKK) kepada Kejaksaan Negeri Binjai sebanyak 24 persil tanah. Dan Alhamdulillah pada hari ini kami akan menerima sebanyak 5 persil tanah yang sudah terbit sertifikatnya,” jelas Wali Kota Binjai.

“Nantinya kita akan meninjau langsung lokasi tanah yang diusulkan sertifikatnya melalui SKK. Di mana ada delapan bidang tanah yang berbatasan langsung dengan tanah PTPN II,” tambahnya.

Amir menyatakan bahwa ke depannya Pemerintah Kota Binjai akan terus membangun komitmen untuk terus bekerjasama dengan Kejarj Binjai dan bersinergi dengan Badan Pertanahan Nasional Kota Binjai. Ini dilakukan guna membawa kesejahteraan bagi masyarakat Kota Binjai.

Penyerahan sertifikat ini dihadiri Kajari Binjai, M Husein Admaja dan Kepala BPN, Nur Khadijah Lubis serta Kepala Badan Pengelolaan Keuangan, Pendapatan, dan Aset Daerah (BPKPAD) Kota Binjai, Affan Siregar. Kajari menyatakan, SKK yang dilakukan Pemko kepada Korps Adhyaksa untuk memberi kuasa kepada 24 persil aset milik daerah dengan berbagai macam latar belakang masalahnya.

“Dari SKK antara Pemko Binjai dengan Kejari Binjai, terdapat 24 persil yang terdiri dari berbagai macam jenis bangunan yang peruntukkannya dan masalahnya berbeda-beda. Ada yang berdiri di atas lahan HGU ataupun eks HGU, serta termasuk juga yang masih bersengketa dengan masyarakat,” pungkas Kajari Binjai. (ted/azw)

Wakil Wali Kota Binjai Buka BMM

PEMBUKAAN: Wakil Wali Kota Binjai, H Rizky Yunanda Sitepu (dua kiri) dan Penyelenggara, Jimmy (kanan) saat membuka BMM, kemarin.

BINJAI, SUMUTPOS.CO – Wakil Wali Kota Binjai, H Rizky Yunanda Sitepu menghadiri sekaligus membuka gelaran grand opening atau pembukaan Binjai Milenial Market (BMM) di Lapangan Asrama 121, Kelurahan Pahlawan, Binjai Utara, kemarin. Wawako Binjai mengapresiasi penyelenggara BMM.

PEMBUKAAN: Wakil Wali Kota Binjai, H Rizky Yunanda Sitepu (dua kiri) dan Penyelenggara, Jimmy (kanan) saat membuka BMM, kemarin.

Dia menilai, kegiatan seperti ini dapat meningkatkan laju perekonomian Kota Binjai dan juga membantu membuka lapangan kerja bagi masyarakat. “Binjai dikenal dengan wisata kulinernya, dan semoga dengan adanya Binjai Milenial Market ini, Kota Binjai makin dikenal lagi,” harapnya.

Dia juga menerangkan bahwa giat dari BMM ini selaras dengan visi misi Wali Kota Binjai. “Tujuh puluh persen dari stan yang ada adalah stan yang dikelola oleh anak Binjai. Semoga hal ini dapat meningkatkan minat anak muda Binjai berwirausaha,” ujarnya.

Tak lupa, Wakil Wali Kota Binjai juga berpesan kepada penyelenggara dan pengunjung untuk tetap menjalankan protokol kesehatan yaitu dengan tetap menjaga jarak dan menggunakan masker. Sementara, Penyelenggara Binjai Milenial Market, Jimmy Mulyawan Vincent dalam kesempatan yang sama juga mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kota Binjai yang telah memberikan dukungan dalam mengembangkan Binjai Milenial Market.

“Semoga dengan dibukanya Binjai Milenial Market ini, dapat menyerap tenaga kerja di Kota Binjai,” tandasnya. Jimmy pun berharap melalui BMM ini, Kota Binjai akan dikenal dengan banyaknya pengusaha muda di dalamnya.

Rangkaian Pembukaan Binjai Milenial Market dilakukan dengan pemotongan tumpeng, pelepasan balon, dan pemotongan pita oleh Wakil Wali Kota Binjai, Penyelenggara Binjai Milenial Market, dan para undangan. (ted/azw)

Kapolda Sumut Peduli Anak Yatim Terdampak Covid-19

SALURKAN : Kapolres Tebingtinggi AKBP Mochammad Kunto Wibisono ketika menyalurkan bantuan dari Kapolda Sumut kepada anak yatim di Aula Kamtibmas Polres, Jumat (12/11) .sopian/sumut pos.

TEBINGTINGGI, SUMUTPOS.CO – Kapolres Tebingtinggi AKBP Mochammad Kunto Wibisono didampingi Kabag Sumda Kompol Baidawi melaksanakan kegiatan bantuan sosial dari Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Kapolda Sumut) kepada anak yatim dan piatu yang berdampak Covid-19 di wilayah hukum Polres Tebingtinggi.

SALURKAN : Kapolres Tebingtinggi AKBP Mochammad Kunto Wibisono ketika menyalurkan bantuan dari Kapolda Sumut kepada anak yatim di Aula Kamtibmas Polres, Jumat (12/11) .sopian/sumut pos.

Kegiatan penyerahan bantuan sosial diberikan kepada perwakilan anak yang orangtua mereka meninggal karena Covid-19 dan menyebabkan anak menjadi yatim atau piatu di Aula Khamtibmas Polres Jalan Pahlawan Kota Tebingtinggi, Jumat (12/11).

Kapolres Tebingtinggi AKBP Mochammad Kunto Wibisono mengatakan bahwa ini menjadi suatu kebanggan bagi adik adik sekalian karena bisa berada disini tepatnya di Mapolres Tebingtinggi.

“Mudah-mudahan adik pada USIA 20 tahun ke depan bisa menjadi anggota Polri,” jelasnya.

Dijelaskan AKBP Mochammad Kunto Wibisono bahwa sengaja adik adik di undang ke sini sebagai bentuk empatik kami (Polri) terhadap anak yatim. Kami terus melakukan operasi peduli terhadap anak yatim sesuai dengan program Bapak Kapolda Sumut.

“Kami berpesan agar anak anak mematuhi protokol kesehatan, karena TNI dan Polri tidak bisa berdiri sendiri untuk menghadapi pandemi Covid 19 ini. Terkait bantuan ini, kiranya bantuan dapat bermanfaat bagi anak anak dan dipergunakan sesuai keperluan,” bilangnya.

Kapolres Tebingtinggi AKBP Mochammad Kunto memberikan bantuan sosial kepada anak yatim piatu berupa uang tunai secara simbolis dengan mematuhi protokol kesehatan.

Seorang anak, Rudi mengaku sangat terharu bisa datang memenuhi undangan Kapolres Tebingtinggi untuk menerima bantuan. Anak tersebut merupakan anak yatim yang ditinggal orang tua laki laki karena terkonfirmasi positif Covid-19 dan meninggal dunia. Rudi mengaku punya cita cita menjadi seorang polisi.

“Cita cita saya ingin menjadi polisi. Menjadi polisi bisa membantu masayarakat yang memerlukan bantuan. Itu yang mendasari cita cita saya,” tutur Rudi pelajar tingkat sekolah dasar ini. (ian/azw)

Irlandia vs Italia: Lolos atau Play-off

SUMUTPOS.CO – Laga di Stadion Windsor Park, Belfast, Irlandia Utara nanti, menjadi kesempatan terakhir bagi Italia untuk lolos otomatis ke Piala Dunia 2022. Skuad besutan Roberto Mancini wajib menang atas Irlandia Utara jika ingin otomatis lolos ke Qatar tahun depan.

Pasalnya, posisi Gli Azzurri di papan klasemen masih dalam bayang-bayang Swiss. Ciro Immobile dan kawan-kawan kini memimpin Grup C Kualifikasi Piala Dunia 2022 dengan 15 poin, hasil dari 4 kemenangan dan 3 seri. Swiss yang ada di posisi runner-up punya poin yang sama, hanya kalah selisih 2 gol saja.

Pada pertandingan terakhir, Italia akan melawan Irlandia Utara, sementara Swiss akan berhadapan dengan Bulgaria. Oleh sebab itu, penentuan lolos otomatis ke Piala Dunia 2022 akan ditentukan pekan ini. Hanya juara grup yang dipastikan langsung melaju. Adapun runner-up mesti melewati laga play-off untuk lolos ke Qatar. Irlandia Utara akan menjamu Italia dengan bekal kemenangan di laga terakhir. Tim berjuluk Norn Iron itu baru saja menahan imang Swiss 0-0, lalu menang 1-0 atas Estonia. Tambahan 4 poin menaikkan skuad Ian Baraclough ke peringkat 3.

Meskipun sudah dipastikan tak lolos Piala Dunia 2022, Stuart Dallas dan kolega tetap mengincar kemenangan demi melanjutkan tern positif. Selain itu, menumbangkan juara Piala Eropa 2020 akan jadi gengsi tersendiri bagi tuan rumah.

Di kubu lawan, Italia tengah berupaya membangun ulang rekor tak terkalahkan. Selepas kalah 1-2 dari Spanyol dalam semifinal UEFA Nations League, Gli Azzurri bangkit menekuk Belgia 2-1, menang 5-1 atas Lithuania, lalu imbang 1-1 lawan Swiss.

Roberto Mancini merasa yakin timnya mampu lolos ke Qatar dengan melewati hadangan Irlandia Utara nanti. Di sisi lain, mantan pelatih Manchester City dan Inter Milan ini mengharapkan Bulgaria mampu menghambat Swiss. “Kami harus pergi ke sana (Irlandia Utara), berusaha memainkan permainan kami dan menang, serta berharap Bulgaria akan memiliki pertandingan yang hebat (melawan Siwss),” ucap Roberto Mancini dikutip dari Goal.

“Kami harus memainkan permainan kami dan menang. Ini adalah tugas kami. Tim selalu berusaha melakukan yang terbaik, di beberapa momen musim ini, para pemain lebih berjuang dan banyak cedera adalah buktinya,” tambahnya. (trt)

Namun, ada satu hal yang juga perlu diingat. Jika nanti Italia dan Swiss finis dengan poin sama, dan selisih golnya juga sama, termasuk gol yang dicetak (misalnya, Italia menang 1-0, Swiss menang 3-0), maka Swiss yang akan jadi juara grup dan lolos otomatis ke Qatar. Sebab, dalam situasi seperti itu, Swiss unggul head-to-head gol tandang atas Italia (0-0 di Basel, 1-1 di Roma). Situasi itu bisa membuat memori kelam Italia yang gagal lolos ke Piala Dunia 2018 setelah kalah di play-off lawan Swedia kembali muncul ke permukaan. Italia tentu tak menginginkannya. (trt)

Ada Sinyal UMP 2022 Naik, Pemprovsu Diminta Sesuaikan

Ilustrasi UMP

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Pemerintah pusat memberi sinyal kuat bakal ada kenaikan Upah Minimum Provinsi (UMP) tahun 2022. Komisi E DPRD Sumut meminta pemprov menyesuaikan kenaikan itu sesuai regulasi yang berlaku.

Ilustrasi UMP

“Sebagai perwakilan masyarakat, kami tentu berharap ada peningkatan UMP. Kemudian apa yang menjadi komitmen pusat, diikutilah oleh Pemprov Sumut,” kata Anggota Komisi E DPRD Sumut, Dr Hariyanto menjawab Sumut Pos, Minggu (14/11)n

Pihaknya sangat mendukung pemerintah jika komitmen kenaikan UMP tersebut benar-benar diimplementasikan. Mengingat sampai hari ini, kehidupan masyarakat masih begitu sulit dampak pandemi Covid-19. “Banyak kebutuhan yang mesti dipenuhi masyarakat kita, meski Alhamdulillah Covid sudah mulai melandai,” ujarnya.

Kepada kalangan serikat pekerja atau buruh, politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini berharap agar mereka bekerja lebih profesional lagi, sehingga geliat perekonomian semakin membaik secara nasional.

Terlebih ungkap dia, pada prinsipnya penetapan UMP bertujuan mewujudkan sistem pengupahan yang berkeadilan bagi seluruh pihak dalam konteks mencapai kesejahteraan pekerja/buruh, namun tetap memerhatikan kemampuan perusahaan dan kondisi perekonomian nasional. “Untuk pemerintah kiranya tetapkanlah upah buruh ini sesuai kebutuhan hidup layak mereka,” pungkasnya.

Kepala Dinas Ketenagakerjaan Sumut, Baharuddin Siagian mengatakan, dalam waktu dekat akan dibahas ihwal UMP Sumut 2022 secara tripartit, antara unsur pemerintah, asosiasi pengusaha, dan asosiasi serikat pekerja. “Nanti kami informasikan lagi lebih lanjut perkembangannya,” ujarnya.

Belum lama ini diketahui, menjelang penetapan Upah Minimum (UM) Tahun 2022, Kementerian Ketenagakerjaan menggelar dialog bersama Dewan Pengupahan Nasional (Depenas) dan Badan Pekerja Lembaga Kerja Sama Tripartit Nasional (BP LKS Tripnas) di Jakarta. Dialog selama dua hari, 21-22 Oktober 2021, digelar sebagai persiapan dan penyamaan pandangan khususnya mengenai mekanisme penetapan upah minimum, sejalan dengan berlakunya Undang-Undang (UU) Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja dan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 36 tahun 2021 tentang Pengupahan.

“Dalam pertemuan ini dibahas mengenai hal-hal strategis yang perlu disiapkan untuk penetapan Upah Minimum dan isu-isu yang berkembang terkait penetapan Upah Minimum,” ujar kata Dirjen PHI dan Jamsos Kemnaker, Indah Anggoro Putri, Senin (25/10). Dalam pertemuan tersebut, Depenas dan LKS Tripnas sepakat untuk mendorong penetapan UM yang sesuai dengan ketentuan PP Nomor 36 Tahun 2021 tentang Pengupahan. “Bagi para pihak yang tidak puas, mereka bisa menggunakan mekanisme gugatan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan,” katanya. (prn)

Aturan Terbaru Sistem Kerja ASN di Masa Pandemi, WFO Prioritas yang Sudah Divaksin

KERJA: Dua orang pegawai di kantor pemerintahan sedang melaksanakan pekerjaan di kantornya. Dery Ridwansah/JawaPos.com.

SUMUTPOS.CO – Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) mengeluarkan aturan sistem kerja aparatur sipil negara (ASN), seiring Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 1 di sejumlah daerah.

KERJA: Dua orang pegawai di kantor pemerintahan sedang melaksanakan pekerjaan di kantornya. Dery Ridwansah/JawaPos.com.

Sistem kerja tersebut tercantum dalam Surat Edaran (SE) Menteri PANRB No. 25/2021 tentang Perubahan Atas SE Menteri PANRB No. 23/2021 tentang Penyesuaian Sistem Kerja Pegawai ASN Selama Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Pada Masa Pandemi Covid-19.

Dikutip dari laman Kementerian PANRB, Minggu (14/11), pelaksanaan tugas kedinasan di kantor (work from office/WFO) diprioritaskan bagi pegawai yang telah divaksin. Adapun rincian lengkap aturan kerja ASN dalam SE MenPAN-RB 25/2021 tersebut; bagi Kantor Pemerintahan Sektor Non-esensial di Pulau Jawa dan Bali, PPKM Level 1, sebanyak 75 persen pegawai work from office (WFO).

PPKM Level 2, sebanyak 50 persen pegawai WFO. PPKM Level 3, sebanyak 25 persen pegawai WFO.

PPKM Level 4, 100 persen pegawai work from home (WFH).

Sedangkan bagi Kantor Pemerintahan Sektor Non-esensial di luar Pulau Jawa dan Bali, PPKM Level 1 dan 2 dibagi dalam beberapa zona. Kabupaten atau kota zona hijau diberlakukan 75 persen pegawai WFO. Sementara kabupaten atau kota zona kuning dan zona oranye diberlakukan 50 persen WFO. Untuk kabupaten atau kota zona merah diberlakukan 25 persen WFO.

PPKM Level 3, sebanyak 50 persen WFO. Jika ditemukan klaster Covid-19, maka akan ditutup selama lima hari. Kemudian PPKM Level 4, sebanyak 25 persen WFO. Jika ditemukan klaster Covid-19, maka akan ditutup selama lima hari.

Sementara, Kantor Pemerintahan Sektor Esensial di Pulau Jawa dan Bali, PPKM Level 1, maksimal 100 persen WFO. PPKM Level 2, maksimal 75 persen WFO. Dan PPKM Level 3 dan 4, maksimal 50 persen WFO. Sedangkan di luar Jawa dan Bali, PPKM Level 1 dan 2, maksimal 100 persen WFO.

PPKM Level 3, maksimal 100 persen WFO. PPKM Level 4, maksimal 50 persen WFO.

Kemudian untuk Kantor Pemerintahan Sektor Kritikal di Jawa dan Bali, PPKM Level 1, maksimal 100 persen pegawai WFO. PPKM Level 2, maksimal 100 persen pegawai WFO. PPKM Level 3 dan 4, maksimal 100 persen pegawai WFO. Sedangkan di luar Pulau Jawa dan Bali, PPKM Level 4, maksimal 100 persen pegawai WFO. (jpc)

Sumut Bentuk Tim Percepatan Vaksinasi Anak

Ismail Lubis, Kepala Dinas Kesehatan Sumatera Utara.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Kepala Dinas Kesehatan Sumatera Utara, Ismail Lubis mengatakan, saat ini pihaknya tengah mempersiapkan pembentukan tim vaksinasi anak usia 6-11 tahun. Baik tim untuk tingkat provinsi maupun kabupaten dan kota, guna menghitung sasaran penerima secara tepat.

Ismail Lubis, Kepala Dinas Kesehatan Sumatera Utara.

“Sambil kita tunggu petunjuk teknisnya, kita siapkan hal-hal yang perlu untuk nantinya pas pelaksanaan vaksinasi anak, kita enggak buru-buru,” katanya menjawab wartawan, Minggu (14/11).

Menurut dia, pembentukan tim ini sebagai langkah awal untuk percepatan program vaksinasi anak usia 6-11 tahun di Sumut pada 2022 nanti. “Koordinasi kita perkuat dalam hal ini,” ujar mantan kepala Dinas Kesehatan Mandailing Natal ini.

Sebelumnya ia mengakui, terkait hal ini pihaknya tengah gencar melaksanakan sosialisasi. Terlebih setelah mendapat informasi bahwa Balai Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) telah mengizinkan vaksinasi untuk kelompok umur tersebut.

Ismail menambahkan, adapun teknis pelaksanaan vaksin usia 12 tahun ke bawah ini, nantinya juga akan disampaikan pada petunjuk teknis dimaksud. “Nanti ada prosedur dan bagaimana teknisnya,” katanya.

Jenis vaksin yang dipakai untuk usia 6 hingga 11 tahun ini adalah Sinovac. Akan tetapi, untuk jenis vaksin tersebut saat ini sedang kosong di Sumut, karena telah digunakan untuk program percepatan vaksinasi. “Sekarang vaksin Sinovac kita kosong karena kita melakukan percepatan vaksinasi,” ujarnya.

Pihaknya berharap, vaksinasi Covid-19 bagi kelompok usia anak tersebut secepatnya dilaksanakan guna membentuk herd immunity. Meski begitu, ia minta masyarakat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan (prokes) guna memutus mata rantai penyebaran Covid-19. “Bagi anak-anak (usia 6-11 tahun) yang sudah divaksin nantinya, orang tua atau keluarga tetap harus menjaga protokol kesehatan. Tetap pakai masker, rajin cuci tangan, hindari kerumunan, dan jaga jarak,” pungkasnya.

Paling Lama Awal Tahun Depan

Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kementerian Kesehatan, Siti Nadia Tarmizi mengatakan, hingga saat ini pemerintah belum memberikan vaksinasi kepada anak berusia 6 sampai 11 tahun. Pemberian vaksin diperkirakan paling lambat mulai pada awal tahun depan. “Sampai saat ini belum ya,” ujar Nadia, Minggu (14/11).

Menurut Nadia, kemungkinan besar pemberian vaksinasi untuk anak usia 6-11 tahun akan bekerja sama dengan pihak sekolah. “Ini kan anak-anak sekolah, kami akan kerja sama dengan sekolah masing-masing. Kita tahu terdapat ‘bulan imunisasi anak’ di sekolah setiap tahun, jadi kami nanti akan gunakan mekanisme ini,” kata Nadia.

Karena, berdasarkan diskusi dengan para pakar seperti Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), anak-anak lebih berani untuk divaksin setelah melihat teman-temannya tidak menangis saat disuntik. Karena itu, penyuntikan vaksin Covid-19 diperkirakan akan lebih efisien jika dilaksanakan di sekolah.

“Untuk anak dengan disabilitas, kami akan bekerja sama dengan SLB (Sekolah Luar Biasa) maupun komunitas. Untuk anak yang tidak berada di bangku sekolah, misalnya anak jalanan, kami akan bekerja sama dengan Dinas Sosial,” terangnya.

Nadia melanjutkan , vaksinasi Covid-19 untuk anak berusia 6-11 menggunakan sistem vaksinasi satu data. Karena itu, pemerintah akan membutuhkan Nomor Induk Kependudukan (NIK) anak sehingga orang tua diminta mempersiapkan sejak saat ini.

“Para orang tua, mumpung proses vaksinasi belum dimulai, saat ini dicek kembali apakah NIK anak masing-masing sudah diketahui. Biasanya, NIK ada pula di kartu keluarga dan sekolah sebetulnya sudah mendata juga nomor ini,” kata dia. Nadia menambahkan, bila orang tua belum memiliki NIK anak, orang tua bisa melapor kepada kecamatan atau kelurahan setempat.

Dikonfirmasi perihal pelaksanaan vaksinasi untuk anak-anak usia 6-11 tahun telah mulai dilakukan di Papua, Nadia mengaku akan mengeceknya lebih lanjut. “Akan kami cek,” ucapnya. Informasi pelaksanaan vaksinasi anak usia 6-11 tahun di Kota Jayapura, Provinsi Papua, sebelumnya disampaikan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy pada Sabtu (13/11) lalu. Menurut Muhadjir, pelaksanaan vaksinasi di Provinsi Papua, khususnya Kota Jayapura secara umum telah mencapai kemajuan pesat. “Sekarang juga sudah mulai memvaksin anak-anak. 11 tahun ke bawah,” kata Muhadjir. (prn/rol)