25 C
Medan
Sunday, January 18, 2026
Home Blog Page 3012

Polres Dairi Petakan Pengamanan Pilkades Serentak 106 Desa

TERANGKAN: Kapolres Dairi, AKBP Wahyudi Rahman bersama Bupati Eddy KA Berutu menerangkan rencana pengamanan Pilkades serentak di 106 Desa, 25 November 2021.

DAIRI, SUMUTPOS.CO – Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Dairi AKBP Wahyudi Rahman menegaskan, jelang Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak 106 desa pada 25 November mendatang, sudah mulai dilakukan pemetaan pengamanan.

TERANGKAN: Kapolres Dairi, AKBP Wahyudi Rahman bersama Bupati Eddy KA Berutu menerangkan rencana pengamanan Pilkades serentak di 106 Desa, 25 November 2021.

Hal itu dikatakan Kapolres AKBP Wahyudi Rahman bersama Bupati Dairi, Eddy Keleng Ate Berutu di sela-sela memantau pelaksanaan vaksinasi Covid-19 digelar Projo dan DPC PDIP di Aula Gereja Khatolik Paroki Sidikalang, Sabtu (16/10).

AKBP Wahyudi menyebut, sampai sejauh ini yakni masuk tahapan pendaftaran bakal calon (Balon) Kades, kondisi situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Sitkamtibmas) masih kondusif.

“Kita harapkan, kondisi ini terus berlanjut hingga hari H maupun setelah pencoblosan,” ucapnya.

Wahyudi pun belum meminta penambahan personel ke Poldasu, untuk melakukan pengamanan Pilkades di 16 desa di Kabupaten Dairi.

“Kami masih mengoptimalkan personel yang ada. Diharapkan dimasa pandemi Covid-19, masyarakat saling menahan diri dan mematuhi protokol kesehatan (Prokes) serta tidak berkerumun,”pintanya.

Hal senada disampaikan Bupati Dairi, eddy KA Berutu, bahwa pelaksanaan Pilkades di 106 desa nantinya dapat berjalan dengan baik dan sukses. (rud/han)

Polsek Bilah Hulu Sediakan 300 Vaksin Gratis

IKUTI: Warga Desa Perbaungan saat mengikuti vaksinasi. fajar/sumut pos.

LABUHANBATU, SUMUTPOS.CO – Polsek Bilah Hulu bekerjasama dengan gerakan Indonesia pasti Bisa (IPB) menggelar vaksinasi massal untuk masyarakat, di Balai Desa Perbaungan, Kecamatan Bilah Hulu, Kabupaten Labuhanbatu, Senin (18/10).

IKUTI: Warga Desa Perbaungan saat mengikuti vaksinasi. fajar/sumut pos.

Kapolsek Bilah Hulu AKP Ramses P Panjaitan, mengatakan vaksinasi massaldigelar di Desa Perbaungan, dengan menyediakan 300 dosis.

“Hal ini dilakukan, untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19,” Kata Ramses.

Kapolsek juga mengajak masyarakat khususnya di Kecamatan Bilah Hulu, agar jangan ragu untuk mengikuti vaksin Covid-19.

“Meski telah divaksin, kami mengimbau masyarakat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan dengan menerapkan 5M. Mari bersama kita lawan Covid-19,” tandas Ramses. (fdh/han)

Bupati Dairi Harapkan Regenerasi Penenun Ulos Silalahi

DIABADIKAN: Bupati Dairi, Eddy KA Berutu didampingi Ketua Dekranasda, Romy Mariani Simarmata bersama penenun ulos Silalahi diabadiikan menggunakan ulos saat memperingati hari ulos. KOMIMFO DAIRI/SUMUT POS.

DAIRI, SUMUTPOS.CO – Bupati Dairi Eddy Keleng Ate Berutu didampingi Ketua Dekranasda Romy Mariani mengharapkan regenerasi penenun ulos Silalahi. Harapan itu disampaikan Eddy disela peringatan hari ulos nasional, Minggu (17/10).

DIABADIKAN: Bupati Dairi, Eddy KA Berutu didampingi Ketua Dekranasda, Romy Mariani Simarmata bersama penenun ulos Silalahi diabadiikan menggunakan ulos saat memperingati hari ulos. KOMIMFO DAIRI/SUMUT POS.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Rahmatsyah Munthe mengutip pernyataan Bupati Eddy KA Berutu, Minggu (17/10) menyampaikan, ada sejumlah kendala dialami para penenun ulos di Silalahi, selain masalah kesejahteraan juga masalah regenerasi penenun.

Problem berikutnya pembiayaan dan pemasaran. “Tetapi lanjut Eddy, Pemkab Dairi bersama Dekranasda hadir untuk terus berupaya mengatasi masalah dimaksud”, katanya. Untuk pengembangan ulos, Eddy mengatakan, pemerintah mendiversifikasi produk ulos.

Kita membuat desain baru yang berasal dari kearifan lokal dengan mengundang desainer ternama Merdi Sihombing dalam pembuatan desain. Selanjutnya, bahan baku benang digunakan berbeda dengan bahan benang ulos.

Begitu pewarna, menggunakan pewarna alami yang diperoleh dari tumbuhan-tumbuhan di Silalahi. Ditambahkan Eddy, hasil tenun ulos Silalahi sudah dipamerkan ke pasar nasional dan internasional. Didukung pembiayaan melalui dana CSR perusahaan.

Senada dengan Bupati, Ketua Dekranasda Romy Mariani menyampaikan, tantangan dihadapi penenun adalah bahan pewarnaan ulos yang alami seperti warna merah yang masih sulit diperoleh.

Tantangan lainnya, regenerasi penenun, anak muda tidak tertarik menjadi pepenun karena tidak memiliki penghasilan yang menarik. Kami harapkan juga dukungan dari pihak terkait sehingga para penenun ulos Silalahi tetap dapat berproduksi, sebut Romy.(rud)

Atletico Madrid vs Liverpool: Panggung Suarez – Salah

ADU TAJAM: Suarez dan Salah bakal adu tajam saat Atletico Madrid dan Liverpool bersua, Rabu (20/10) dini hari WIB.

SUMUTPOS.CO – Big match Atletico Madrid vs Liverpool dalam lanjutan UEFA Champions League 2021/2022 berlangsung pada Rabu (20/10/2021) pukul 02.00 WIB. Duel di Wanda Metropolitano yang tayang melalui siaran langsung SCTV dan live streaming Vidio (Champions TV 1) ini akan jadi momen reuni bagi Luis Suarez.

ADU TAJAM: Suarez dan Salah bakal adu tajam saat Atletico Madrid dan Liverpool bersua, Rabu (20/10) dini hari WIB.

El Pistolero, julukan Suarez, memperkuat Liverpool selama 3,5 musim. Sepanjang kurun waktu tersebut, ia mencetak 82 gol dalam 133 pertandingan. Suarez pernah berhadapan dengan The Reds ketika berseragam Barcelona, dengan hasil kemenangan 3-0 di Camp Nou dibalas 4-0 di Anfield.

Kini, dengan seragam Atletico Madrid, sang penyerang Uruguay akan melawan mantan klubnya kembali. Di sisi lain, Liverpool memiliki Trio MSF (Sadio Mane, Mohamed Salah, Roberto Firmino). Mohamed Salah jadi pencetak gol ulung The Reds musim ini dengan 10 gol dari 10 laga. Karenanya, laga di Wanda Metropolitano bukan tidak mungkin bajal jadi panggung Suarez vs Salah.

Liverpool tengah dalam tren bagus. The Reds belum tumbang dalam 11 laga awal musim ini dengan 8 menang, 3 imbang, dan mencetak total 33 gol. Teraktual, pelatih Jürgen Klopp mengantarkan anak asuhnya menang telak 5 gol tanpa balas atas Watford di Premier League, Sabtu (16/10). Sektor depan yang dihuni Mohamed Salah, Roberto Firmino, dan Sadio Mane memborong seluruh gol The Reds.

“Performa Salah, Firmino, dan Mane sangat bagus, sangat penting bagi kami dan itulah alasan kami bisa memenangkan pertandingan sepak bola,” kata Klopp dikutip laman resmi klub.

Ketajaman Liverpool, terutama trio MSF, cocok diadu dengan Atletico Madrid yang terkenal punya pertahanan baja. Dalam 10 partai musim ini, ATM menjalani clean sheet 4 kali, termasuk dalam laga perdana Grup B lawan Porto (0-0).

Performa Atletico Madrid juga tak kalah on fire dibandingkan Liverpool. Dalam partai termutakhir, Atletico menang 2-0 dari Barcelona sebelum jeda internasional. Pasukan Diego Simeone sendiri tidak memainkan laga akhir pekan lalu karena pengunduran jadwal. Kiper utama Jan Oblak menyatakan siap mengamankan angka penuh di kandang. Kejadian kala tumpul di depan Porto tentu tak ingin diulangi jika melihat ketajaman The Reds.

“Liverpool dalam kondisi yang bagus dan kami juga. Pertandingan yang menarik sudah menanti. Kami wajib bermain apik demi mengamankan angka,” kata Oblak dikutip situs web klub. Mengandalkan Luis Suarez untuk merobek gawang mantan klubnya bisa dijadikan opsi oleh Atletico Madrid. Namun, jika melihat statistik dan gaya permainan, Atletico akan condong bermain defensif seperti yang terjadi tiap kali mereka bertemu dengan tim elite Eropa.

Dalam statistik WhoScored, Atletico Madrid punya penguasaan bola hingga 60,2 persen tetapi hanya punya rata-rata menembak 14 kali setiap laga. Sementara itu, ball possessions The Reds mencapai 63,9 persen dengan jumlah tembakan 22 per partai.

Stefan Savic absen membela Atletico Madrid akibat akumulasi kartu, sedangkan Jose Gimenez dilaporkan mengalami cedera. Untuk posisi 3 bek sejajar yang selama ini menjadi pola pakem Atletico, Geoffrey Kondogbia berpeluang masuk mengisi salah satu tempat bersama Mario Hermoso dan Felipe.

Sedangkan Liverpool berpotensi kembali memasang Virgil van Dijk dan Joel Matip sebagai duet bek sentral. Catatan clean sheet saat melawan Watford bisa menjadi garansi bagi pertahanan The Reds. (trt)

Pemerintah Kembali Perpanjang PPKM Hingga 8 November 2021, Sumut Kini Level 1

PENYEKATAN: Personel Polantas berjaga di lokasi penyekatan di persimpangan Jalan Juanda dan Jalan Brigjen Katamso dalam rangka PPKM Level 4 di Kota Medan.Triadi Wibowo/Sumut Pos .

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Pemerintah pusat kembali memperpanjang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) untuk menangani pandemi Covid-19 di sejumlah daerah luar Pulau Jawa dan Bali, mulai 19 Oktober sampai 8 November 2021. Pada masa perpanjangan PPKM ini, Provinsi Sumatera Utara (Sumut) turun ke level 1 dari sebelumnya di level 2.

PENYEKATAN: Personel Polantas berjaga di lokasi penyekatan di persimpangan Jalan Juanda dan Jalan Brigjen Katamso dalam rangka PPKM Level 4 di Kota Medan.Triadi Wibowo/Sumut Pos .

SEJAUH ini, pemerintah telah memberlakukan PPKM level 4, 3, dan 2 sebanyak 11 kali perpanjangan sejak awal penanganan pandemi Covid-19. Namun, masa perpanjangan kali ini terbilang lebih lama dibandingkan sebelumnya. Jika pada sebelumnya, perpanjangan hanya berlaku selama dua pekan, tapi kali ini tiga pekan. Meski begitu, penerapan kebijakan itu satu minggu lebih lama dibandingkan masa berlaku PPKM Jawa-Bali.

“Perpanjangan PPKM tadi disampaikan kepada bapak Presiden dan disetujui untuk di luar Jawa diberlakukan 19 Oktober sampai 8 November dalam 3 minggu dengan evaluasi tetap dilakukan setiap minggu,” kata Menko Perekonomian yang juga Koordinator PPKM Luar Jawa-Bali, Airlangga Hartarto lewat konferensi pers, Senin (18/10).

Airlangga mengatakan, kondisi di luar Jawa-Bali kian membaik dari hari ke hari. Sudah tidak ada provinsi di luar Jawa-Bali yang menerapkan PPKM level 4. “PPKM level 3 hanya satu di Kaltara,” sebutnya. Kemudian ada 23 provinsi menerapkan level 2. Provinsi yang menerapkan PPKM level 1 antara lain Sumut, NTB dan Kepulauan Riau.

Pemerintah mengaku akan terus mengevaluasi pelaksanaan PPKM di seluruh wilayah Indonesia setiap dua pekan sekali. PPKM berlevel di seluruh kabupaten/kota akan ditetapkan ulang oleh pemerintah berdasarkan hasil evaluasi dari sejumlah indikator penilaian yang ada.

Indikator penilaian tersebut mencakup jumlah kasus positif Covid-19, kasus kematian, kasus kesembuhan, tingkat testing dan tracing, tingkat keterisian tempat tidur rumah sakit, hingga capaian vaksinasi di wilayah masing-masing tersebut.

Belakangan ini pertambahan kasus Covid-19 mulai mengalami tren penurunan. Terhitung sejak 29 September sampat saat ini, pertambahan kasus positif tak pernah di atas 2.000 per hari. Kasus aktif Covid-19 memang cenderung turun, namun ancaman gelombang tiga Covid-19 di Indonesia diprediksi terjadi pada akhir 2021 berkenaan dengan momen libur Natal dan Tahun baru.

Pemerintah tengah mempersiapkan diri guna mencegah lonjakan kasus terjadi lagi. Vaksinasi pun terus digencarkan guna menciptakan kekebalan kelompok dari penularan virus corona.

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mendorong percepatan vaksinasi Covid-19 untuk mengejar target 100 juta penduduk lagi. Hal itu perlu dilakukan untuk segera membentuk kekebalan kelompok dan mencegah penularan mutasi baru virus Sars-CoV-2 penyebab Covid-19.

“Dengan vaksinasi dosis pertama yang sudah mencakup 70 persen di suatu daerah, termasuk lansia sebanyak 60 persen, maka daerah tersebut dapat mendorong penurunan status level PPKM,” kata Juru Bicara Vaksinasi Kemenkes dr Siti Nadia Tarmizi, dalam keterangannya,  Senin (18/10).

Upaya yang dilakukan untuk mengejar target tambahan 100 juta masyarakat divaksinasi Covid-19 adalah bekerja sama dengan dengan TNI-Polri dan BKKBN, juga lintas kementerian terkait untuk menjangkau daerah yang sulit terjangkau vaksinasi.

Kementerian Kesehatan juga berupaya memperbanyak pos vaksinasi di desa, sumber daya manusia, dan menggerakkan orang-orang dengan pendekatan lokal agar masyarakat mau divaksinasi. “Vaksinasi adalah cara untuk membentuk kekebalan kelompok di masyarakat. Vaksinasi memungkinkan tubuh membangun imun sehingga tubuh lebih siap jika terinfeksi virus,” urai Nadia. 

Anak-anak Sudah Boleh Main Playgrond

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengumumkan tempat permainan anak atau playground di mal atau pusat perbelanjaan dapat dibuka kembali. Penyesuaian tersebut seiring dengan membaiknya kondisi situasi Covid-19. ’’Tempat permainan anak di mal atau pusat perbelanjaan boleh dibuka untuk kabupaten atau kota di level 2,” ujarnya secara virtual, Senin (18/10).

Namun, Luhut menegaskan, terdapat syarat dalam pelaksanaan aktivitas anak di tempat permainan seperti pihak playground harus mencatat nomor telepon dan alamat orangtua, serta durasi bermain anak. ’’Kami mensyarakatkan tempat permainan anak harus mencatat nomor telepon dan alamat orang tua, serta waktu anak bermain untuk kebutuhan tracing,” tuturnya.

Selain itu, anak-anak juga sudah diperbolehkan masuk kedalam bioskop seiring dengan peningkatan kapasitas bioskop yang diperlonggar menjadi 70 persen untuk kota level 2 dan level 1. Selain pelonggaran aktivitas anak-anak di pusat perbelanjaan, anak-anak dibawah usia 12 tahun juga sudah dapat diperbolehkan masuk tempat wisata di level 2 yang sudah menggunakan Peduli Lindungi, dengan didampingi orang tua. ’’Uji coba tempat wisata di kabupaten atau kota level 3 akan ditambah sesuai dengan izin Kemenparekraf. Wisata air dapat dibuka pada kabupaten atat kota level 2 dan 1,” tegas dia.

Kasus Aktif di Sumut Tersisa 635 Orang

Kasus aktif atau penderita Covid-19 di Provinsi Sumatera Utara (Sumut) terus mengalami penurunan. Bahkan saat ini, jumlah pasiennya kini tinggal 635 orang.

Berdasarkan data yang dimiliki Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI yang disampaikan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Senin (18/10), Sumut memang disebutkan masih memperoleh penambahan 35 kasus baru konfirmasi positif, sehingga akumulasinya menjadi 105.571 orang.

Selanjutnya untuk kasus sembuh, mengalami penambahan 49 orang menjadi 102.064 orang. Kemudian untuk kasus kematian, bertambah satu orang menjadi 2.872 orang.

Karena itu, berdasarkan data tersebut, maka kasus aktif Covid-19 Sumut kini menjadi 635 orang. Jumlahnya berkurang 15 poin bila dibandingkan hari sebelumnya yang masih sebanyak 650 orang.

Tingkat keterisian tempat tidur atau Bed Occupancy Rate (BOR) Covid-19 di rumah sakit kawasan Sumatera Utara (Sumut) juga terus menurun. Berdasarkan data Dinas Kesehatan Sumut, saat ini angkanya tak sampai 5 persen.

Kepala Dinas Kesehatan Sumut drg Ismail Lubis melalui Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan dr Nelly Fitriani menyebutkan, angka BOR ICU Covid-19 Sumut yaitu 4,26 persen. “Pada awal bulan Oktober ini, BOR ICU mencapai 11,78 persen. Namun, saat ini turun menjadi 4,26 persen. Penurunan terjadi sejak sekitar dua minggu terakhir,” ungkap Nelly, Senin (18/10).

Nelly melanjutkan, penurunan juga terjadi pada BOR Isolasi Covid-19 Sumut. Sebelumnya pada awal bulan ini mencapai 6,13 persen, kini turun menjadi 2,53 persen. “Begitu juga untuk BOR Isolasi Covid-19 Medan, saat ini di angka 3,47 persen dari sebelumnya 8,05 persen dan BOR ICU 5,24 persen dari 15,3 persen,” sebutnya.

Lebih lanjut Nelly mengatakan, berdasarkan peta risiko BOR Covid-19 rumah sakit di Sumut, kini kondisinya sudah ‘hijau’ (dipantau). “Berdasarkan rumah sakit yang melaporkan data secara online, rata-rata sudah hijau semua,” tandasnya.

Sementara itu, berdasarkan data kondisi tempat tidur Covid-19 tersedia dan terpakai di rumah sakit rujukan/non rujukan Covid-19 per 18 Oktober 2021, di RSUP H Adam Malik, tempat tidur ICU Covid-19 hanya terpakai 4 dari 62 yang tersedia. Sedangkan tempat tidur isolasi Covid-19 hanya terpakai 11 dari 216 tersedia. Tak jauh beda di RSUD dr Pirngadi Medan, tempat tidur ICU dan Isolasi Covid-19 hanya terpakai 2 dari 80 yang tersedia. (ris/jpg)

Berada di Maluku Utara Saksikan STQN, Edy Rahmayadi Jadi Obat Rindu Perantau Sumut

SILATURAHMI: Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi bersama Ketua TP PKK Sumut, Nawal Lubis bersilaturahmi dengan Kerukunan Warga Sumatera Utara (KWSU) Maluku Utara, di Ballroom Gamalama, Hotel Bela Sahid, Ternate, Maluku Utara, Minggu (17/10). DISKOMINFO SUMUT FOR SUMUT POS.

SUMUTPOS.CO – Kehadiran Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi di Ternate, Maluku Utara, seolah menjadi obat rindu pada perantau asal Sumut yang bermukim di sana. Demikian disampaikan Ketua Kerukunan Warga Sumatera Utara (KWSU) Maluku Utara, Zubair Situmorang pada acara Ramah Tamah Kerukunan Warga Sumut Bersama Gubernur Edy Rahmayadi di Hotel Bela Sahid, Minggu (17/10).

SILATURAHMI: Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi bersama Ketua TP PKK Sumut, Nawal Lubis bersilaturahmi dengan Kerukunan Warga Sumatera Utara (KWSU) Maluku Utara, di Ballroom Gamalama, Hotel Bela Sahid, Ternate, Maluku Utara, Minggu (17/10). DISKOMINFO SUMUT FOR SUMUT POS.

“Selamat datang di Ternate, kota para raja dan sultan, semoga memberi keberkahan bagi kami. Tiada kata yang bisa kami sampaikan kecuali rasa bangga dan haru, karena izin dan rida Allah melalui STQ Nasional, Allah mengatur pertemuan ini,” kata Zubair.

Kehadiran Gubernur Edy Rahmayadi beserta istri Nawal Lubis dalam rangka memberikan dukungan kepada kafilah Sumut yang mengikuti Seleksi Tilawatil Quran Nasional (STQ) Nasional XXVI pada 16-25 Oktober 2021 di Maluku Utara.

Menurut Zubair, selama ini warga perantau hanya bisa mengetahui kabar Sumut lewat berita di media. Sehingga ketika ada kesempatan bertemu dengan mantan Pangkostrad tentu merupakan kesempatan yang patut disyukuri. Kehadiran Gubsu pun, menurutnya sungguh menjadi obat rindu akan kampung halaman.

Adapun Gubsu Edy dalam kunjungan tersebut hadir bersama Ketua LPTQ Sumut, Asren Nasution, Kepala Biro Kesejahteraan Sosial, Rita Tavip Megawati, dan Kepala Biro Administrasi Pimpinan, Basarin Yunus Tanjung.

Edy mengungkapkan rasa bangga dan bahagia atas sambutan yang diterimanya. “Sebagai gubernur saya bangga, karena bukan saja dihormati di Sumut namun juga selalu disambut hangat oleh seluruh warga asal Sumut di mana pun berada,” tuturnya.

Ia lantas mengimbau kepada warga asal Sumut untuk tidak lupa akan kampung halaman. “Berkaryalah di mana pun kita berada. Namun jangan hilangkan asal kita dari mana,” katanya.

Edy pun meminta warga asal Sumut menyempatkan pulang kampung agar anak- anak mereka mengetahui asal usul daerahnya. Diharapnya agar anggota KWSU yang saat ini berjumlah 175 orang menjadi contoh toleransi dan keberagaman di Maluku Utara.

Pertemuan tersebut berlangsung penuh kehangatan. Suasana semakin meriah saat Edy bernyanyi bersama warga. Lagu-lagu asal Sumut yang dipilih semakin menghangatkan suasana dan mengobati kerinduan warga perantau akan tanah kelahirannya. (prn)

Kemenag Siapkan 8 Skema Perjalanan Umrah, 18 Ribu Jamaah Siap Berangkat ke Tanah Suci

RAMAI: Jamaah kembali merapatkan saf di Masjidil Haram setelah pemerintah Arab Saudi memberi kelonggaran aturan Covid-19.

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Agama, Hilman Latief mengatakan, pihaknya telah menyusun delapan skema penyelenggaraan perjalanan ibadah umrah 1443 Hijriah bagi calon jemaah asal Indonesia di tengah pandemi virus corona. Hal itu sebagai langkah persiapan pemerintah usai pemerintah Arab Saudi telah mengeluarkan nota diplomatik mengizinkan pelaksanaan ibadah umrah bagi jemaah Indonesia.

RAMAI: Jamaah kembali merapatkan saf di Masjidil Haram setelah pemerintah Arab Saudi memberi kelonggaran aturan Covid-19.

Skema pertama, kata Hilman, jamaah umrah asal Indonesia tetap mengikuti persyaratan atau ketentuan dari pemerintah Kerajaan Arab Saudi. Skema kedua, ia mengatakan jemaah wajib mengikuti protokol kesehatan secara ketat. “Baik sebelum keberangkatan, saat perjalanan ibadah umrah hingga kembali ke tanah air,” kata Hilman saat ditemui di Hotel Orchardz, Kemayoran, Jakarta, Senin (18/10).

Skema ketiga, Hilman memastikan pemberangkatan/kepulangan jemaah akan dilaksanakan secara terpadu melalui satu pintu, yakni melalui Bandara Soekarno-Hatta Cengkareng. Hal itu bertujuan untuk pengendalian dan pengawasan penyelenggaraan perjalanan ibadah umrah. “Skema keempat yakni penerbangan yang diizinkan untuk mengangkut jemaah umrah beserta barang bawaannya diusulkan menggunakan penerbangan langsung atau (direct flight) Indonesia-Arab Saudi PP,” kata dia.

Skema kelima, Hilman mengatakan para calon jemaah wajib melaksanakan tes swab PCR sebelum keberangkatan secara terpadu. Para jemaah juga akan dikarantina di Asrama Haji sebelum keberangkatan dan sesampainya di Tanah Air.

Skema keenam yakni aplikasi PeduliLindungi Kemenkes akan terintegrasi dengan aplikasi Tawakalna milik Arab Saudi dan Siskopatuh milik Kemenag. “Ini sudah bisa didaftar dan mereka bisa dicek kesehatannya. Hal ini guna memudahkan penyelenggaraan perjalanan ibadah umrah,” kata dia.

Skema ketujuh, Hilman memastikan barcode sertifikat vaksin akan dicetak dan dibagikan kepada jemaah umrah. Upaya itu dilakukan agar barcode atau kode batang vaksin milik calon jemaah umrah nantinya bisa terbaca oleh mesin pindai yang ada di Arab Saudi saat penyelenggaraan ibadah umrah nanti. “Skema terakhir terkait perubahan biaya referensi perjalanan ibadah umrah mengikuti perkembangan dan biaya protokol kesehatan di kedua negara,” kata dia.

Lebih lanjut, Hilman mengatakan delapan skema tersebut telah disampaikan kepada para perwakilan Panitia Penyelenggara Ibadah Umrah (PPIU). Hal itu untuk mendapatkan masukan positif untuk melaksanakan implementasinya di lapangan.

18 Ribu Jamaah Siap Berangkat

Sebanyak 18 ribu jamaah umrah Indonesia siap berangkat ke Tanah Suci. Mereka adalah jamaah umrah yang telah terdata dalam Sistem Komputerisasi Pengelolaan Terpadu Umrah dan Haji Khusus (Siskopatuh). Kasubdit Pemantauan dan Pengawasan Umrah dan Haji Khusus Noer Aliya Fitra mengatakan, hingga hari ini, sebanyak 59.757 jamaah yang telah mendaftar di Siskopatuh.

Kemudian, sekitar 41 lebih jamaah telah melakukan pembayaran setoran ke masing-masing Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU). “Yang sudah siap diberangkatkan, sudah punya tiket dan visa 18 ribu orang sudah siap berangkat,” ujar Noer kepada wartawan di Jakarta, Senin (18/10).

Pendataan tersebut sebagai tindak lanjut usai Indonesia menerima nota diplomatik yang dikeluarkan pada Jumat 8 Oktober 2021 oleh Kedutaan Besar Arab Saudi di Jakarta. Kementerian Agama (Kemenag) RI dalam hal ini Ditjen PHU telah meminta para PPIU untuk melakukan langkah-langkah persiapan yakni melakukan pendataan terhadap jamaah tertunda.

Lalu, ia menambahkan, ada sebanyak 1.628 jamaah yang pada saat itu sudah berangkat dan namun ditolak oleh pemerintah Arab Saudi. “Transit dulu ke negara ketiga tapi di Arab Saudi menolak karena menutup keberangkatan,” jelasnya. Kemudian untuk update PPIU, lanjutnya sudah ada 100 PPIU yang telah mengirimkan data ke Ditjen PHU. “PPIU sudah menyiapkan kepada kami data jamaah yang dosis lengkap, siap diberangkatkan dan lain-lain. Kami akan siapkan perkembangannya,” ucapnya.

Koordinasi dengan Menteri Haji Arab Saudi

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan, dirinya telah berkoordinasi dengan Menteri Haji dan Umrah Arab Saudi, Tawfiq bin Fawzan al-Rabiah, terkait pelaksanaan umrah bagi jamaah Indonesia. Budi mengaku berteman baik dengan Tawfiq bin Fawzan al-Rabiah yang merupakan mantan menteri kesehatan.

“Jadi teman saya baru dipromosikan dari Menteri Kesehatan jadi Menteri Haji dan saya sudah beberapa kali melakukan pembicaraan via telepon dan meeting sekali di Roma dengan beliau dan beliau janji membantu (umrah),” kata Budi, dalam konferensi pers secara virtual terkait perpanjangan PPKM level 1-4, Senin (18/10).

Budi juga mengatakan, otoritas Arab Saudi akan mengizinkan calon jamaah umrah yang disuntik vaksin Sinovac untuk melaksanakan ibadah. Namun, jemaah harus melakukan karantina selama 5 hari. “Buat teman-teman kalau memang merasa ingin ke Arab Saudi ada caranya, cuma memang lebih lama lima hari (karantina) di sana,” ujar Budi.

Sebelumnya diberitakan, Kementerian Agama (Kemenag) membentuk Tim Manajemen Krisis Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Perjalanan Ibadah Umrah. Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenag Hilman Latief mengatakan, pembentukan tim tersebut merupakan bagian dari akselerasi persiapan penyelenggaraan haji dan umrah pada masa pandemi Covid-19. “Kita akan segera menghadapi kemungkinan dibukanya penyelenggaraan umrah di masa pandemi,” kata Hilman, melalui keterangan tertulis, Rabu (13/10) lalu.

“Bersamaan itu, persiapan penyelenggaraan ibadah haji 1443 Hijriah juga harus dilakukan dan diperkirakan masih berlangsung dalam suasana pandemi,” tutur dia.

Hilman mengatakan, pemerintah berupaya memfasilitasi jemaah secara lebih baik. Adapun tim yang dibentuk melalui Keputusan Menteri Agama Nomor 936 Tahun 2021 ini beranggotakan 57 orang, terdiri atas pengarah, ketua, wakil ketua. Kemudian sekretaris, dan anggota yang berasal dari berbagai unsur yakni Kementerian Agama, Kementerian Kesehatan, Kementerian Perhubungan, dan Kementerian Luar Negeri. “Tim ini bertugas merancang, menyiapkan, dan mengoordinasikan kebijakan dan rencana mitigasi krisis pada penyelenggaraan ibadah haji dan perjalanan ibadah umrah tahun 1443 Hijriah,” ujarnya.

Terkait persiapan penyelenggaraan ibadah umrah, Hilman meminta jajarannya untuk melakukan sejumlah upaya, antara lain berkoordinasi dengan Pemerintah Arab Saudi. Selanjutnya, penyiapan vaksinasi dan pemeriksaan kesehatan jemaah umrah, pembukaan akses data vaksinasi jemaah umrah, dan penyiapan skema keberangkatan dan kepulangan jamaah umrah.(jpc/cnn/kps)

Mobil Terperosok ke Jalan Longsor, Sopir Selamat, Dua Penumpang Alami Luka-luka

SIMALUNGUN, SUMUTPOS.CO – Longsor di jalan Provinsi Pematangsiantar-Saribudolok, Desa Marjandi Embong, Kecamatan Panombean Panombean Panei, Kabupaten Simalungun memakan korban.

Satu unit mobil minibus dengan nomor polisi BK 1821 CAA terperosok ke lokasi longsor pada Minggu (17/20) tengah malam. Beruntung tidak ada korban jiwa.

Informasi di lapangan, Senin (18/10), mobil berpenumpang dua orang yang dikemudikan Darwin (41), warga kota Pematangsiantar, datang dari arah Saribudolok menuju Kota Pematangsiantar. Setibanya di lokasi kejadian, minibus itu terjun bebas ke lubang jalan akibat tergerus longsor di badan jalan sedalam lebih kurang 10 meter. Diduga, sopir tidak mengetahui adanya jalan longsor.

Dua penumpang mobil yang mengalami luka-luka adalah Lokek Hong (65), warga Kota Tebingtinggi dan Novita Sari (31), warga Pematangsiantar. Keduanya langsung dilarikan ke Rumah Sakit Pematangsiantar untuk menjalani perawatan.

Kepala Unit Kecelakaan Lalu Lintas (Kanit Lakalantas) Satuan Lalu Lintas Polres Simalungun, Iptu Jonni FH Sinaga membenarkan peristiwa kecelakaan lalu lintas di jalan Provinsi Pematangsiantar-Saribudolok. “Benar 2 korban penumpang mobil mengalami luka-luka dan dirawat di rumah sakit. Sedangkan kerugian materi diperkirakan Rp20 juta,” sebut Jonni.

Jonni Sinaga juga menerangkan, diduga sebelum kejadian mobil minibus wuling BK 1821 CAA yang dikemudikan Darwin melaju dari arah Saribudolok menuju Pematangsiantar dengan laju kecepatan sedang. Setibanya di lokasi kejadian, ia tidak memperhatikan tanda yang diberikan tepat di badan jalan yang amblas akibat abrasi, sehingga Mobil Minibus Wuling BK-1821-CAA terperosok dan masuk kedalam lubang tanah yang mengalami abrasi tersebut dan akibat terjadinya laka lantas tunggal. Dalam kejadian tersebut, Darwin tidak mengalami cedera sedangkan penumpangnya mengalami luka ringan,dan mendapat perawatan di rumah sakit. 

Kejadian itu juga diposting Wakil Bupati Simalungun, Zonny Waldi, dalam akun facebook-nya, Senin (18/10). Ia mengetahui kejadian itu saat melintas menuju Kantor Bupati Simalungun di Pematang Raya.

“Pagi ini diperjalanan Saya menuju Kantor Bupati Simalungun di Pematang Raya, Saya meninjau laka lantas di daerah Kecamatan Panombeian Panei yaitu sebuah mobil yang terperosok di jalan yang longsor. Berdasarkan keterangan saksi yang ada di lokasi, tidak ada korban jiwa namun kami masih menunggu keterangan lengkap dari kepolisian terkait olah TKP dilapangan,” tulis Zonny Waldi.

Dan ia meminta Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi, segera memperbaiki jalan longsor itu. Ia mengatakan tidak ingin ada lagi korban kecelakaan di sana. “Kepada yang terhormat Bapak Gubernur Sumatera Utara, kami memohon bantuan agar jalan tersebut segera di perbaiki. Karena jalan tersebut merupakan jalan provinsi. Kami sangat berharap segera adanya tindakan untuk perbaikan karena kami tidak ingin ada lagi korban bahkan korban jiwa ditempat tersebut,” tulis Zonny Waldi lagi.

Sementara itu, Kadis Bina Marga Sumut, Bambang Pardede, mengatakan segera menangani jalan longsor tersebut. “Karena ini force major, kita masih mengupayakan (perbaikan) melalui Perubahan APBD Sumut tahun anggaran 2021. Ini kan longsoran. Kejadiannya akibat longsoran ini,” sebut Bambang.

Langkah awal, Dinas Bina Marga Sumut melalui UPT Jalan dan Jembatan Pematangsiantar, kata Bambang Pardede, memasang tanda pengamanan di lokasi jalan longsor. (mbc/bbs)

Pemerintah Dorong agar Masyarakat Menggunakan Produk Dalam Negeri

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Program Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN) adalah salah satu upaya Pemerintah untuk mendorong masyarakat agar lebih menggunakan produk dalam negeri dibandingkan produk impor.

P3DN perlu senantiasa didorong dalam rangka pemulihan ekonomi nasional. Optimalisasi program P3DN diharapkan dapat menjamin kemandirian dan stabilitas perekonomian nasional.

Sebagai instrumen pelaksanaan P3DN, Pemerintah telah menerbitkan PP 29 Tahun 2018 tentang Pemberdayaan Industri yang didalamnya mengatur mengenai kebijakan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN). Sektor industri menjadi penggerak perekonomian yang menjadikan Indonesia sebagai negara produsen bukan importir, sehingga dapat membuka kesempatan berusaha dan bekerja, serta memiliki daya kekuatan untuk mempercepat pemerataan pembangunan dan ketahanan nasional.

Dengan TKDN, produk dalam negeri yang memiliki nilai penjumlahan TKDN dan nilai Bobot Manfaat Perusahaan (BMP) minimal 40% wajib digunakan dalam pengadaan barang dan jasa Pemerintah. Produsen dalam negeri ataupun pejabat pengadaan barang dan jasa didorong untuk mengikuti ketentuan TKDN tersebut.

Pemerintah pun terus mendukung program P3DN dalam pengadaan barang dan jasa yang menjadi kebutuhan Kementerian/Lembaga. “Sebagai contoh, saat ini sedang didorong penggunaan produk Teknologi Informasi Komunikasi (TIK) dalam negeri antara lain laptop dan produk elektronik perkantoran lainnya yang dilakukan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, Kementerian Agama, dan Kementerian Ketenagakerjaan,” ujar Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto pada rapat koordinasi kelompok kerja Tim Nasional P3DN secara virtual, Senin (18/10).

Badan Usaha Milik Negara (BUMN) sebagai salah satu pilar perekonomian nasional juga telah menunjukkan komitmen yang besar dalam mendukung program peningkatan penggunaan produk dalam negeri seperti yang ditunjukkan oleh PT Pertamina (Persero) dan PT PLN (Persero).

PT Pertamina (Persero) berhasil mencatatkan pencapaian TKDN sebesar 55,6% di tahun 2020 dan menargetkan capaian TKDN sebesar 59,45% di 2021. Sedangkan PT PLN (Persero) yang berhasil mencapai nilai TKDN sebesar 40,1% di tahun 2020, dan menargetkan capaian TKDN sebesar 45% di 2021 dan selanjutnya sebesar 60% di 2025.

Selain PT Pertamina (Persero) dan PT PLN (Persero), komitmen untuk mendukung program P3DN juga ditunjukkan oleh 32 (tiga puluh dua) BUMN lainnya yang dapat mencatatkan realisasi TKDN rata-rata diatas 50% dengan total nilai Rp115,2 triliun di tahun 2020.

“Melalui rapat koordinasi ini, diharapkan setiap Kementerian/Lembaga memberikan gambaran Rencana Aksi P3DN untuk mengoptimalkan penggunaan produk dalam negeri dan meningkatkan komitmen pelaksanaan P3DN pada instansi masing-masing,” tutur Menko Airlangga.

Rakor timnas P3DN juga mengevaluasi hasil kerja setiap Pokja sampai saat ini, membahas penyusunan agenda kerja/roadmap timnas P3DN, dan mereview penggantian/perubahan nomenklatur anggota Pokja Timnas P3DN (Lembaga/Jabatan atau pribadi).

Turut hadir dalam webinar tersebut diantaranya Menteri Koordinator Bidang Kemartiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita, Ketua Pokja TKDN yang juga menjabat sebagai Sekretaris Jenderal Kementerian Perindustrian Dody Widodo, Ketua Pokja Pemantauan yang dijabat oleh Plt. Deputi Bidang Koordinasi Infrastruktur dan Transportasi Kemenko Marinvest Ayodhia G.L. Kalake, dan Ketua Pokja Sosialisasi yang dijabat oleh Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Perdagangan Oke Nurwan. (frh/ag/fsr/*)

Kasus Wartawan Disiram Air Keras, PWI Sumut Tak Tolerir Oknum Wartawan Memeras

ilustrasi.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Persatuan Wartawan Indonesia Sumatera Utara (PWI Sumut) menegaskan, bahwa wartawan tidak ada bedanya dengan masyarakat lainnya dan sama kedudukannya di mata hukum.

ilustrasi.

terkait adanya laporan terhadap oknum wartawan bernama Persada Sembiring (25) karena diduga melakukan tindak pemerasan.

Dalam kasus Persada yang disiram air keras, menurutnya, polisi harus membuktikan laporan pemerasan yang dilakukan oknum wartawan terhadap warga dengan modus pemberitaan.

“Sah-sah saja apabila ada masyarakat melapor ke pihak kepolisian karena mengalami tindak pemerasan. Namun begitu, polisi harus bisa membuktikan apa benar oknum wartawan itu melakukan pemerasan atau tidak,” katanya.

Dia mengingatkan, apabila oknum wartawan itu benar melakukan tindak pemerasan maka PWI Sumut maupun Dewan Pers tidak akan menolerir perbuatan tersebut. “Maka dari itu kita dari PWI Sumut dan Dewan Pera masih menunggu hasil penyidikan terhadap laporan pemerasan terhadap oknum wartawan tersebut,” ujarnya.

Rizal mengungkapkan, PWI Sumut akan memberikan pembelaan terhadap wartawan apabila menjalankan tugasnya sesuai Kode Etik Jurnalistik (KEJ) Dewan Pers. “Kalau wartawan sudah bekerja dengan profesional dan sesuai kode etik jika terjadi adanya aduan maka akan kita dampingi. Namun jika ada wartawan terbukti melakukan pemerasan sudah jelas itu melanggar,” tandasnya.

Diketahui, Persada Sembiring (25) wartawan yang menjadi korban penyiraman air keras dilaporkan atas kasus dugaan pemerasan. “Iya dia (Persada) dilaporkan balik,” kata Plt Kasat Reskrim Polrestabes Medan, Kompol Rafles Marpaung.

Dijelaskannya, Persada dilaporkan oleh salah seorang tersangka bernama Heri Sanjaya Tarigan yang sebelumnya berperan mengondisikan aksi penyiraman air keras terhadap korban tersebut. “Namun kita belum bisa untuk memulai pemeriksaan karena Persada masih dalam proses penyembuhan. Tunggu yang bersangkutan sembuh baru bisa kami mintai keterangan,” pungkasnya. (dwi/ila)