27 C
Medan
Tuesday, January 13, 2026
Home Blog Page 3053

Sampaikan Amanah Almarhum Ayahnya, Musa Rajekshah Serahkan 2 Unit Ambulance dan 1 Mobil Usaha Gratis

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Ketua Yayasan Haji Anif, Musa Rajekshah serahkan satu unit ambulance kepada Prof Hasballah Thaib, Ketua Yayasan Pondok Pesantren Al-Manar dan satu unit ambulance kepada Tuan Guru Besilam, DR Zikmal Fuad. Satu unit mobil usaha juga ikut diserahkan kepada Syahrul, pedagang pakaian dan perlengkapan muslim yang telah 3 tahun berjualan di pelataran Masjid Al-Musannif Cemara Asri, Sabtu (2/10/2021).

SERAHKAN: Ketua Yayasan Haji Anif, Musa Rajekshah serahkan satu unit ambulance kepada Yayasan Pondok Pesantren Al-Manar dan satu unit ambulance kepada Tuan Guru Besilam, Sabtu (2/10/2021). (IST)

Ketiga mobil ini, disampaikan Ijeck sapaan akrab Musa Rajekshah, merupakan amanah dari almarhum ayahnya H Anif Bin H Gulrang Shah. “Dua ambulance ini amanah sebelum almarhum berpulang termasuk rumah ibadah yang beberapa diantaranya sudah kami serahkan. Satu mobil lagi untuk usaha kepada Pak Syahrul yang sudah lama berjualan di pelataran masjid. Waktu itu almarhum masih hidup menyampaikan ke kami anak-anaknya untuk kasih satu unit mobil biar Pak Syahrul gak nyewa-nyewa lagi,” ujar Ijeck.

Amanah yang dikerjakan oleh keluarga, lanjut Ijeck yang juga menjabat Wakil Gubernur Sumut ini diharap mampu menjadi amal jariyah bagi almarhum ayahandanya. “Semoga amanah-amanah yang kami berikan ini jadi amal jariyah. Kami anak, cucu dan cicit keluarga yang ditinggal berusaha melanjutkan apa-apa niat, sedekah dan infaq almarhum,” ujarnya.

Sementara itu, Prof Hasballah Thaib, Ketua Yayasan Pondok Pesantren Al-Manar mengaku sangat terbantu dengan adanya ambulance tersebut. Pihaknya tidak lagi bingung atau harus memakai becak saat membawa anak-anak pondok berobat bila sakit dan butuh perawatan ke rumah sakit.

“Ini jadi hadiah yang luar biasa untuk kami. Ambulance ini sangat dibutuhkan karena kadang malam hari ada anak kita yang sakit biasa dibawa naik becak. Saya menyampaikan salam dan ucapan terima kasih dari seluruh keluarga Pesantren Al-Manar, sekitar sebanyak 1200 orang kepada bapak Musa Rajekshah dan tentunya kepada almarhum H Anif semoga menjadi amal jariyah,” ujarnya.

Kesan mendalam juga disampaikan oleh Syahrul, pedagang perlengkapan muslim yang selama ini berjualan di pelataran Masjid Al-Musannif Cemara Asri dengan menggunakan mobil sewaan. “Dulu almarhum sering bertanya sama saya, modalnya gimana, untungnya gimana, apa ada yang beli jualannya di sini. Beliau pesan ke saya, kalau ada yang ganggu jualan di sini bilang sama saya,” kisah Syahrul.

Tambah Syahrul, Ia bahkan sempat malu karena saat ditanyai mobilnya masih menyewa. “Mendengar itu, almarhum Dadak berjanji mau bantu dan alhamdulilah dipenuhi sama anak-anaknya melalui Bapak Musa Rajekshah. Untuk itu saya sangat bersyukur sekali, dan semoga bantuan ini membantu kami dalam mencari nafkah. Banyak sekali orang kaya tapi sedikit yang dermawan, dari yang dermawan sedikit yang ikhlas. Saya melihat itu ada di Dadak,” ujarnya.

Penyerahan ambulance dan mobil usaha berikut surat-suratnya dilakukan secara sederhana di halaman Masjid Al-Musannif, dan acara ditutup dengan doa yang penuh hikmat oleh Tuan Guru Besilam, DR Zikmal Fuad. (rel/dek)

Komitmen Telkomsel Orbit Akselerasikan Adopsi Gaya Hidup Digital untuk Segmen Keluarga di Indonesia

JAKARTA, SUMUTPOA.CO – Telkomsel konsisten untuk berupaya membuka peluang dan kesempatan dengan mendorong pemanfaatan konektivitas digital bagi seluruh masyarakat Indonesia, terutama segmen keluarga.  Komitmen tersebut terus diwujudkan salah satunya dengan mengakselerasi adopsi layanan nirkabel rumahan unggulan, Telkomsel Orbit, yang dihadirkan untuk mengakselerasi adopsi gaya hidup digital bagi segmen keluarga, dengan mengandalkan cakupan jaringan 4G LTE terluas berkualitas prima dari Telkomsel yang telah menjangkau hampir 95 persen wilayah populasi Indonesia.

Telkomsel Orbit yang memiliki pertumbuhan pelanggan sebesar 450% sejak Januari hingga September 2021 terus menambah varian produk, jangkauan, dan layanan yang lebih mudah bagi segmen keluarga Indonesia. Telah hadir juga Orbit Star A1 dengan harga Rp479 ribu dengan paket data 150 GB untuk 6 bulan. Informasi lebih lanjut mengenai produk dan layanan Telkomsel Orbit dapat diakses melalui www.myorbit.id.

Head of Home LTE Project Telkomsel Arief Pradetya mengatakan, “Indonesia sejak lama telah memiliki koneksi internet berbasis fiber. Namun hingga kini tingkat adopsi layanan tersebut baru menjangkau 15 persen segmen keluarga di Indonesia. Di saat yang sama kebutuhan konektivitas digital di kawasan residensial semakin meningkat, terutama sejak adanya peningkatan aktivitas digital di rumah sebagai dampak penyesuaian kebiasaan baru di masa pandemi COVID-19 yang masih berlangsung.  Dengan mengandalkan cakupan jaringan 4G LTE Telkomsel yang telah menjangkau hampir 95% wilayah populasi di Tanah Air, kami terus menghadirkan berbagai kemudahan dan keunggulan dari perangkat modem internet rumahan Telkomsel Orbit guna mendorong adopsi konektivitas digital berkualitas bagi seluruh segmen keluarga Indonesia.”

“Telkomsel Orbit terus berinovasi dengan menghadirkan ragam produk, memperluas titik penjualan, serta menambah opsi saluran pembayaran yang lebih memberikan kemudahan bagi segmen keluarga Indonesia. Upaya tersebut kami lakukan untuk terus mendukung aktivitas dan meningkatkan produktivitas gaya hidup digital anggota keluarga di rumah yang tentunya didukung konektivitas digital andal dari Telkomsel,” tambah Arief.

Telkomsel Orbit kini menghadirkan varian produk yang lebih terjangkau melalui Orbit Star A1.  Orbit Star A1 tersedia dengan harga Rp479 ribu, yang sudah dilengkapi paket data sebesar 150GB yang berlaku selama enam bulan. Telkomsel Orbit juga semakin mempermudah akses pembelian produk dengan memperluas saluran penjualan yang mencakup official website Orbit, MyOrbit Official Store di sejumlah e-commerce ternama seperti JD.ID, Tokopedia, Bukalapak, Shopee, Akulaku, Lazada dan Blibli.com.  Produk Telkomsel Orbit juga dapat diperoleh di GraPARI Telkomsel, Klik Indomaret, Erafone, Eraspace, outlet retail kebutuhan teknologi (gadget, handphone, SIM card dan voucher), serta melalui sales force terintegrasi dari Telkom Indihome dan Telkomsel. Selain itu, Telkomsel Orbit juga menyediakan opsi pembayaran cicilan melalui Akulaku dan skema cicilan 0% dengan menggunakan kartu kredit BCA, BNI dan Mandiri.

Sejak awal tahun hingga September 2021, jumlah pelanggan Telkomsel Orbit tumbuh sekira 450 persen. Pertumbuhan tersebut turut mendorong peningkatan trafik layanan data dari pengguna Telkomsel Orbit yang juga melonjak sekitar 314 persen. Kini, Telkomsel Orbit telah digunakan sekira 250.000 pelanggan yang tersebar di seluruh Indonesia sehingga menjadikan Telkomsel Orbit sebagai Internet Service Provider Home Broadband peringkat ke-4 di Indonesia. Berbagai inisiatif dan keseriusan Telkomsel Orbit dalam mempermudah dan menghadirkan akses layanan internet rumahan berkualitas bagi keluarga Indonesia tersebut juga turut mengantarkan Telkomsel Orbit sebagai Champion Indonesia Customer Experience 2020 dari majalah SWA dan Outstanding Omni Performance for Home Internet 2021 dari majalah Marketeers.

Arief kemudian menambahkan, “Salah satu keunggulan lain dari Telkomsel Orbit adalah layanan yang tersedia dengan sistem paket data prabayar.  Sistem prabayar memberikan pilihan efisiensi yang nyata bagi pelanggan, karena pelanggan dapat melakukan isi ulang sesuai kebutuhan dan kebiasaan penggunaan internet tanpa terbebani komitmen maupun tambahan biaya bulanan atau langganan.”

Sebagai wujud komitmen untuk memberikan keuntungan lebih bagi para pengguna Telkomsel Orbit, Telkomsel juga menghadirkan program FantaSix. Melalui program ini, Telkomsel memberikan paket data bundling Telkomsel Orbit sejumlah 150 GB yang berlaku selama enam bulan. Program FantaSix khusus diberikan kepada pelanggan yang sudah membeli dan mengaktifkan modem Telkomsel Orbit sejak tanggal 18 Agustus 2021 dan seterusnya. Informasi lebih lanjut mengenai produk dan layanan Telkomsel Orbit dapat diakses melalui: www.myorbit.id.

“Kami meyakini Telkomsel Orbit akan terus menjadi pilihan utama bagi keluarga Indonesia yang akan mendukung aktivitas keseharian dalam membuka lebih banyak peluang kemajuan di tiap fase kehidupan. Telkomsel Orbit juga akan semakin menempatkan diri sebagai ‘new engine growth’ yang terus berkontribusi dalam memperkuat Telkomsel sebagai perusahaan telekomunikasi digital terdepan di Indonesia,” pungkas Arief.

Rapidin Simbolon ‘Tantang’ Jurnalis Medan Gowes di Samosir

MEDAN, SUMUTPOS- DPD PDI Perjuangan menggelar “Gowes Merdeka PDI Perjuangan bersama Jurnalis Medan”, Sabtu (2/10). Acara Gowes Merdeka ini dimulai dari Taman Ahmad Yani, keliling lapangan merdeka dan berakhir di Gampong Geutanyo Café Jalan Sei Batanghari Medan.

Gowes Merdeka ini turut dihadiri Ketua DPD PDI Perjuangan Sumut, Rapidin Simbolon, Sekretaris Soetarto, Bendahara Meriahta Sitepu dan pengurus lain diantaranya Jumiran Abdi, Alamsyah Hamdani, Aswan Jaya, Brilian Mokhtar, Penyabar Nakhe, Bima dan lainnya. Sedangkan dari kalangan jurnalis terlihat wartawan senior Choking Susilo Sakeh, Amrizal, David Susanto, Chairum Lubis, Anto Geng, Harizal, Wiku Sapta, Jonris Purba, Valdez Junianto, Lilik Riadi, dan lainnya.

“Saya bersyukur kita bisa gowes bersama dan ngobrol santai. Ini menjadi kegiatan pertama saya bersama jurnalis sejak mendapat amanah dari Ketua Umum DPP Ibu Megawati Soekarnoputri menjadi Ketua DPD PDIP Sumut,” kata Rapidin Simbolon.

Rapidin menyebutkan, keberadaan jurnalis menjadi penting dalam perjuangan untuk membawa kesejahteraan masyarakat. “Pertama sekali saya dipanggil ibu Ketum, Megawati Soekarnoputri ke Jakarta hal yang disampaikan adalah bersahabatlah dengan jurnalis. Karena itu saya senang acara ini bisa berlangsung hari ini, di samping kita olah raga sehat, bisa bersilaturahmi juga,” ucapnya.

Di akhir sambutannya Rapidin Simbolon juga menantang para Jurnalis untuk berani gowes ke Samosir. “Kalo gowes di jalan datar, itu cemen. Kalo berani, ayo kita gowes ke Samosir. Ada 45 tanjakan di Samosir, dan saya siap menfasilitasinya,” tantang Rapidin, yang disambut teriakan dan semangat para wartawan menerima tantangan itu.

Mewakili wartawan, Choking Susilo Sakeh mengatakan, hubungan kemitraan antara partai politik dengan kalangan jurnalis sangat dibutuhkan. “Sinergitas keduanya diyakininya mampu menciptakan pengaruh besar dalam perjalanan sejarah. Partai politik harus menjadikan jurnalis sebagai mitra untuk selalu memberi kritikan konstruktif bagi kehidupan berbangsa yang lebih baik,” ungkap Choking.

Kegiatan ‘Gowes Merdeka’ PDI Perjuangan Sumut dengan Jurnalis Medan ini, juga diikuti oleh beberapa diantaranya, komunitas ICC (Independent Cycling Club), sebuah komunitas gowes dari kalangan pengusaha, komunitas ‘Gowes Cantik’ yang merupakan komunitas gowes perempuan dengan latar belakangan pendidikan hukum namun dari beragam profesi. Gowes Merdeka ini diakhiri dengan penarikan lucky draw dan foto bersama. (adz)

Pembobol Ruko di Jalan Wajir Dibekuk Polisi

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Seorang pelaku pencurian dengan modus membobol ruko di Jalan Wajir No 10, Medan Maimun, dibekuk petugas Polsek Medan Kota, belum lama ini. Dari pelaku, polisi menyita sejumlah barang bukti yang dicurinya di ruko tersebut.

Kanit Reskrim Polsek Medan Kota Iptu Asrul Rambe menyebutkan, pelaku yang diringkus berinisial H (28) warga Jalan Mangkubumi, Medan Maimun. “Barang bukti yang disita dari pelaku, yaitu saringan AC, gulungan kabel serta peralatan untuk membobol ruko seperti, palu, gergaji besi, pahat, obeng, dan pisau cutter,” sebut Asrul, Jumat (1/10).

Dijelaskan Asrul, pelaku dibekuk berdasarkan pengaduan korbannya dengan Laporan Polisi Nomor : LP /382 / IX/ 2021 / SPKT / Polsek Medan Kota / Polrestabes Medan / Polda Sumatera Utara pada 28 September 2021 lalu. Dari laporan korban, selanjutnya dilakukan penyelidikan hingga akhirnya mengetahui siapa pelakunya. “Berdasarkan hasil penyidikan sementara, pencurian itu dilakukan tersangka seorang diri pada siang hari,” bebernya.

Asrul mengatakan, pelaku ditangkap dari tempat persembunyiannya di sebuah rumah kawasan Jalan Mangkubumi tanpa perlawanan. “Pelaku tak berkutik saat petugas menangkapnya. Kemudian, didapatkan barang bukti yang dicuri pelaku dari ruko korbannya,” kata dia. (ris/ila)

Warga Perumahan Timor Baru Curhat ke Kantor BMI, Keluhkan Penutupan Gang Kebakaran

DITUTUP: Gang kebakaran yang ditutup oleh pemilik gudang di Perumahan Timor Baru.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Puluhan warga Perumahan Timor Baru, Medan Timur melapor ke Kantor Banteng Muda Indonesia (BMI) Kota Medan, Jumat (1/10). Mereka mengeluhkan penutupan gang kebakaran secara permanen oleh pemilik gudang di dalam komplek perumahaan tersebut. 

DITUTUP: Gang kebakaran yang ditutup oleh pemilik gudang di Perumahan Timor Baru.

“Selain itu, kami merasa terganggu dengan aktivitas kendaraan pemilik gudang, termasuk angkutannya dan parkir berlapis,” kata warga setempat Edi Juandi kepada wartawan.

Menurut Edi, dampak aktivitas pergudagangan dengan frekuensi bongkar muat barang yang diangkut dengan truk, pikap, dan mobil boks di seputar Jalan Timor Baru menjadi rusak. Selain itu, sering terjadi kemacetan. “Ini akibat angkutananya berhenti di sembarang tempat,” terangnya.

Masalah gang kebakaran yang ditutup, kata Edi, ini seharusnya menjadi Ruang Terbuka Hijau (RTH). “Harapan kita maunya daerah itu jangan ramai, karena ini daerah pemukiman, kalau area pemukiman terdapat perdagangan dan pergudangan maka kami warga merasa sangat terganggu,” ujarnya.  Edi berharap Wali Kota Medan untuk segera menindak permasalahan ini dan memasang kembali portal di lingkungannya. 

Menanggapi hal ini, Ketua Banteng Muda Indonesia (BMI) Kota Medan, Joko Suhartono mengatakan bahwa pihaknya siap membantu menyelesaikan keluhan warga Jalan Timor Baru, Timor Baru I dan II Kelurahan Gang Buntu, Kecamatan Medan Timur.  “Kita akan segera menindaklanjuti keluhan masyarakat tersebut, Senin kita akan turun langsung mempertanyakan hal ini kepada pihak Kelurahan dan Kecamatan,” ujar Ketua BMI Kota Medan, Joko Suhartono. 

Joko menambahkan, kejadian di Jalan Timor Baru, Timor Baru I Dan II ini merupakan keresahan masyarakat yang sangat terganggu dengan aktivitas mobil angkut barang seperti truk, pikap dan mobil boks yang kerap melakukan bongkar muat dan memarkirkan kendaraannya sembarangan tempat, sehingga membuat 256 KK kesulitan untuk keluar masuk rumah dan mengganggu kenyamanan masyarakat komplek. 

“Gang kebakaran yang ditutup pemilik gudang dan digunakan untuk kepentingan pribadi. Mengapa didiamkan? Seharusnya sebagai aparatur wilayah setempat harus tindakan,” tegasnya. (azw/ila)

Dukung Terbentuknya Forwakum Sumut, Kejatisu Siap Terima Masukan dan Kritikan

cenderamata: Forwakum Sumut menyerahkan cenderamata baju kepada Kajati Sumut, IBN Wiswantanu, Jumat (1/10).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Kepala Kejaksaan Tinggi Suma-tera Utara (Kajati Sumut) Ida Bagus Nyoman (IBN) Wiswantanu mendukung terbentuknya Forum Wartawan Hukum (Forwakum) Sumut. Iapun siap menerima masukan dan kritikan dari masyarakat, untuk kemajuan Kejati Sumut.

Cenderamata: Forwakum Sumut menyerahkan cenderamata baju kepada Kajati Sumut, IBN Wiswantanu, Jumat (1/10).

Dalam sambutannya, IBN Wiswantanu menyampaikan terimakasih atas kunjungan silaturahmi dari teman-teman jurnalis yang menamakan diri dari Forwakum Sumut. “Kejati Sumut sangat mendukung terbentuknya Forwakum Sumut, dan tentunya hubungan Kejatisu dan Forwakum Sumut semangkin bersinergi dan selalu berkoordinasi terkait pemberitaan-pemberitaan di kejaksaan khususnya di Kejati Sumut,” katanya didampingi Kasi Penkum Kejati Sumut Yos Arnold Tarigan, saat menerima audiensi Forwakum, Jumat (1/10) siang.

Karena itu, mantan Direktur Penuntutan Jampidsus Kejagung RI ini berharap agar Forwakum bisa memberitakan secara faktual dan selalu berkoordinasi dalam mempublikasikan kegiatan-kegiatan kami. “Dan jika ada yang masih ada yang kurang, kami perlu masukan dari kawan-kawan Forwakum, agar bisa lebih baik kedepannya dan kami siap menerima kritikan membangun dari rekan-rekan Forwakum Sumut,” ujar IBN Wiswantanu.

Sementara itu, Ketua Forwakum Sumut Aris Rinaldi Nasution mengapresiasi atas dukungan dan kesediaan Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara yang telah menerima audiensi dari Forwakum Sumut.

“Terima kasih atas dukungan dari Kajati Sumut bapak IBN Wiswantanu dan jajaranya yang mana sudah bersedia menyambut kami. Forwakum siap bersinergi dengan Kejati Sumut dan mempublikasikan kinerja kejaksaan khususnya Kejati Sumut kepada masyarakat,” kata Aris.

Di akhir pertemuan, Ketua Forwakum Sumut Aris Rinaldi Nasution memberikan cenderamata kepada Kajati Sumut IBN Wiswantanu berupa baju seragam Forwakum Sumut.

Dalam pertemuan itu, Forwakum Sumut dihadiri langsung oleh, Ketua Aris Rinaldi Nasution, Sekretaris Ansah Tarigan, Bendahara Reza Daeng, Bidang Sosial M M Agusman dan Rama Adriawan, Bidang Olahraga Zulfadli Siregar, Humas Ryan Pranata, Anggota Forwakum Hafnizar Sagala beserta tiga orang penasehat yakni Tuah Armady Tarigan, Ahmad Fuad Siregar dan Elin Syahputra. (man/ila)

Layanan Kardiovaskular di Sumut, RSUP HAM Luncurkan Program One-Heart

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Rumah Sakit Umum Pusat Haji Adam Malik (RSUP HAM) meluncurkan program inovasi ‘One-Heart’ untuk pelayanan kardiovaskular di Sumatera Utara (Sumut) secara virtual baru-baru ini. Inovasi tersebut merupakan program pelayanan dan pengampuan di bidang kardiovaskular untuk seluruh rumah sakit di Sumut.

Direktur Utama RSUP HAM dr Zainal Safri SpPD-KKV SpJP (K) menjelaskan, ada beberapa layanan yang bisa dicapai dengan layanan One-Heart. Pertama, secara telemedicine, online, rekan-rekan di daerah bisa melakukan telekonsultasi. “Misalnya, ada case (kasus) di Nias yang potensi darurat, langsung saja menggunakan ini dan 24 jam akan di-handle n (ditangani) oleh tim dokter spesialis di RSUP HAM,” kata Zainal.

Selain fitur telekonsultasi, lanjut Zainal, aplikasi One-Heart ini juga menyediakan fitur pelatihan dan pendidikan, serta konsultasi manajemen dalam pelayanan kardiovaskular yang dapat diakses setiap rumah sakit di Sumut. “Konsep One-Heart yang berjalan 24 jam dalam 7 hari ini adalah konsultasi antar fasyankes (fasilitas pelayanan kesehatan). Begitu juga, bisa langsung antar dokter, dari IGD, dari rawat inap bisa langsung menggunakan program ini,” sebutnya.

Zainal memaparkan, sejumlah permasalahan dalam pelayanan kardiovaskular di Sumut saat ini, salah satunya sebaran dokter spesialis kardiologi yang belum merata. Berdasarkan data, dari total 33 rumah sakit pemerintah yang ada di Sumut saat ini, sebanyak 15 rumah sakit belum memiliki dokter spesialis kardiologi. Sedangkan rumah sakit yang sudah memiliki layanan pusat jantung terpadu hanya satu, yaitu RSUP HAM.

“Karena itu, kita meluncurkan program terintegrasi layanan telekonsultasi penanganan kardiovaskuler secara multidisiplin, dan pengembangan kompetensi SDM jarak jauh bagi seluruh rumah sakit umum daerah di Sumut. Semua akan kami libatkan dalam program ini, sehingga standarisasi pelayanan kardiologi nantinya akan tercapai. Inovasi tersebut kami namakan One-Heart, biar gampang mengingatnya,” pungkas Zainal.

Program One-Heart untuk pelayanan kardiovaskular di Sumut ini pun mendapatkan apresiasi dari Gubernur Sumut Edy Rahmayadi yang hadir dalam acara peluncuran secara daring tersebut. “Saya mendukung program One-Heart dari RSUP HAM sebagai media yang dapat memfasilitasi meratanya pelayanan jantung dan pembuluh darah di Sumut. Mari kita dukung bersama program ini demi kesehatan masyarakat Sumut yang lebih baik,” kata Edy.

Peluncuran program ‘One-Heart’ ini sendiri turut dihadiri oleh Direktur Jenderal Pelayanan Kesehatan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI Prof dr Abdul Kadir PhD SpTHT-KL(K) MARS yang memberikan kata sambutan. Sedangkan sebagai narasumber, selain dr Zainal, ada pula Kepala Instalasi Pusat Jantung Terpadu RSUP HAM dr Anggia Chairuddin Lubis SpJP (K) yang menjelaskan tentang layanan kardiovaskular di RSUP HAM. (ris/ila)

Penaggulangan Wilayah Kumuh, Pemko Medan Bebaskan Lahan di Tiga Kecamatan

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Wali Kota Medan Bobby Nasution melaksanakan kunjungan kerja ke Dirjen Cipta Karya Kementerian PUPR Rabu (29/9) lalu. Pada pertemuan tersebut, Bobby disambut langsung Direktur Jendral Dirjen Cipta Karya Ir Diana Kusumastuti, MT.

Yang menarik dalam pertemuan itu, saat Bobby menyampaikan program penanggulangan kawasan kumuh di sejumlah kecamatan. Pemko Medan telah melaksanakan pembebasan lahan senilai Rp50 miliar di Medan Timur, Medan Area dan Medan Denai. Permintaan Bobby adalah agar dana Kementerian PUPR tahun 2021 senilai Rp10 miliar dapat dilanjutkan pada tahun 2022 dan 2023 sehingga tuntas masalah lingkungan kumuh di Kota Medan.

Selain itu, Bobby juga menyampaikan sejumlah program untuk mengembalikan identitas Kota Medan. Bobby menjabarkan niatan membenahi kawasan Kesawan atau Kota Lama yang akan dikembalikan menjadi bernilai estetika dan fungsinya yang bisa dinikmati langsung oleh masyarakat. Begitu juga dengan rencana revitalisasi Lapangan Merdeka Medan sebagai Ikon atau Landmark Kota Medan.

“Saya kemarin rapat dengan Dirjen Cipta Karya. Alhamdulillah mereka mendukung program kita untuk revitalisasi kawasan Kesawan dan Lapangan Merdeka. Akhir Oktober draft desain kita akan selesai dan langsung ditenderkan pada November dan awal 2022 langsung pekerjaan fisik,” kata Bobby Jumat (1/10).

Desain untuk revitalisasi Lapangan Merdeka kata Bobby akan mencakup keseluruhan n

wilayah perencanaan, dengan disertai perencanaan detail infrastruktur pedestrian, drainase, air limbah dan lainnya termasuk pemindahan jaringan kabel ke bawah tanah. “Sedangkan penataan dan pembangunan sisi dalam Lapangan Merdeka akan dilakukan oleh Pemko Medan,” terang Bobby.

Untuk memuluskan program tersebut, Pemko Medan akan diberikan guideline atau pedoman oleh konsultan. Dan diharapkan Pemko Medan dapat melakukan sosialisasi dan penertiban selubung bangunan yang menutupi bentuk bangunan asli cagar budaya di kawasan Kesawan atau Kota Lama.

“Pemko Medan juga akan membantu proses meditasi dengan pengelola atau pengusaha, agar infrastruktur kabel yang akan pindahkan ke saluran utilitas terpadu bawah tanah berjalan lancar,” beber Menantu Presiden Jokowi itu.

Bobby juga meminta kepada Dirjen Cipta Karya agar melanjutkan rencana pembangunan tahap dua Koridor Jalan Pemuda sampai Istana Maimun dan Masjid Raya pada 2022 dan alokasi pembangunan pada 2023.

Tak lupa gedung Warenhuis juga akan kembali dijajaki agar proses revitalisasinya dibantu penuh oleh Kemen PUPR.”Untuk kawasan Kesawan itu harus mempertahankan keaslian dan seluruh material kita pastikan dari dalam negeri,” pungkas Bobby. (rel/ila)

Merdekakan Lapangan Merdeka, Bobby Menyatukan Aspirasi Warga Medan

LAPANGAN MERDEKA MEDAN: Sejumlah warga bermain di Lapangan Merdeka Medan. Tahun depan Lapangan Merdeka akan direvitalisasi.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Revitalisasi Lapangan Merdeka yang akan dilakukan Wali Kota Medan Bobby Nasution guna menjadikan lapangan bersejarah itu menjadi  cagar budaya dan ruang terbuka hijau (RTH) mendapat dukungan dan apresiasi dari masyarakat. Sebab, masyarakat sudah sejak lama ingin agar lapangan yang dulunya bernama de Esplande itu dikembalikan fungsi awalnya sebagai RTH. 

LAPANGAN MERDEKA MEDAN: Sejumlah warga bermain di Lapangan Merdeka Medan. Tahun depan Lapangan Merdeka akan direvitalisasi.

Namun setelah Bobby Nasution menjadi orang nomor satu di Pemko Medan itu, barulah aspirasi masyarakat tersebut disahuti dengan “memerdekakan” Lapangan Merdeka. Direncanakan, revitalissi  lapangan yang memiliki lahan seluas sekitar 4,88 hektar itu akan dilakukan tahun depan. Saat memimpin rapat Pemaparan Desain Revitalisasi.

Lapangan Merdeka di Balai Kota beberapa hari lalu, Bobby Nasution mengungkapkan,  revitalisasi yang dilakukan nantinya tidak hanya menjadikan Lapangan Merdeka sebagai RTH, tapi juga sebagai cagar budaya karena masuk dalam aspek yang dibutuhkan masyarakat.

“Jadi  Lapangan Merdeka nantinya akan kita buat RTH untuk menampung segala kegiatan masyarakat di dalamnya, serta sebagai cagar budaya. Kita berharap agar desain yang sudah direncanakan ini  dapat segera terwujud.  Semoga tahun depan (revitalisasi) bisa kita laksanakan,” harap Bobby Nasution dalam rapat tersebut.

Langkah Bobby Nasution dalam memperjuangkan aspirasi masyarakat untuk membebaskan Lapangan Merdeka dan mengembalikan fungsinya seperti semula mendapat dukungan penuh dari akademisi Universitas Medan Area (UMA) Yurial Arief Lubis SSos MIP.

Menurut Yurial, langkah yang dilakukan Bobby Nasution sudah sangat tepat, sebab banyak sejarah yang sudah terukir di lapangan tersebut. Di samping itu ia juga menilai penempatan dunia bisnis di Lapangan Merdeka tidak tepat.

“Sebagai akademisi, saya sangat  mendukung kebijakan yang dilakukan Wali Kota. Revitalisasi itu kita harapkan dapat berjalan dengan baik dan lancar sehingga mengembalikan Lapangan Merdeka kepada fungsi yang sebenarnya. Dengan demikian masyarakat  yang melakukan aktifitas di tempat tersebut, seperti berolahraga maupun kegiatan-kegiatan lain yang sifatnya mengembangkan kreatifitas merasa lebih tenng dan nyaman,” ungkap Yurial.

Yang paling penting lagi, lanjut Yusrial, bagaimana Pemko Medan bukan hanya berbicara tentang regulasi saja tetapi juga berbicara tentang empowerment atau memperdayakan masyarakat. Di beberapa kota, paparnya, lapangan menjadi pusat kegiatan masyarakat baik aktivitas budaya maupun  anak-anak muda. Dengan demikian peletakaan fungsi Lapangan Merdeka sebagai tempat aktivitas masyarakat dapat terjawab.

Selain public service, regulasi dan empowerment, jelas Yurial, satu lagi yang perlu diingat adalah logika development atau pengembangan dan pembangunan itu harus berjalan dengan baik, sehingga kebutuhan dasar  dan pelayanan yang diberikan dapat dirasakan masyarakat dengan optimal.

“Saya berharap formalasi ini dapat direalisasikan secepatnya. Kemudian harus mematuhi regulasi untuk menjaga ketertiban agar tidak disalahgunakan. Kemudian revitalisasi yang dilakukan harus transfaran, efektif dan efisien. Yang paling penting lagi, pemberdayaan masyarakat harus tetap dilakukan,” harapnya.

Selain akademisi, dukungan juga disampaikan Dr  Safwan Hadi Umry, budayawan dan sastrawan Kota Medan. Menurut Safwan, langkah yang dilakukan Bobby Nasution sudah tepat. Dikatakannya, ada 3 faktor pendukung dalam melakukan revitalisasi Lapangan Merdeka ini. Pertama, ungkapnya, Kota Medan memiliki budaya dan kultur kebersamaan. Sebab, di zaman modern saat  ini jarang sekali dilakukan semacam pertemuan kultur budaya karena masing-masing bersosialisasi di rumah bersama kelaurga.

“Jadi Lapangan Merdeka ini dapat dijadikan suatu ruang pertemuan. Kedua, Lapangan Merdeka ini juga merupakan kultur budaya yang dimiliki Kota Medan. Di mana secara historisnya, Lapangan Merdeka merupakan tempat dilakukannya peringatan Kemerdekaan setiap tahunnya,” ujarnya.

Terakhir, lanjutnya, Lapangan Merdeka yang nantinya dijadikan sebagai RTH ini bisa dijadikan sebagai tempat pesta budaya. “Jadi segala suku bisa berkumpul dan menggelar pertunjukan seni dan budaya, sehingga tidak ada pemisahan. Dengan adanya wilayah terbuka ini kiranya bisa menyatukan aspirasi kita bersama, menyatukan kembali kecintaan terhadap budaya lokal yang kita miliki,” ungkap Safwan.

Menurut Safwan, kebijakan yang dilakukan Wali Kota ini harus didukung seluruh masyarakat Kota Medan. Bagaimana pun, ungkapnya, kebijakan rvitalisasi  yang dilakukan ini dari masyarakat Kota Medan untuk masyarakat Kota Medan itu sendiri. Dikatakannya, tidak selamanya pemimpin itu abadi dn menilai Bobby Nasution  setidaknya ingin meninggalkan jejak yang bagus untuk masyarakat Kota Medan ini.

Disamping itu, harapnya, revitalisasi Lapangan Merdeka sebagai tata ruang dan Kesawan sebagai pusat kuliner ASIA jangan hanya sekedar pernyataan saja. “Jadi  langkah yang dilakukan Pak Wali  untuk merevitalisasi Lapangan Merdeka harus kita bantu dan dukung. Sebagai masyarakat Kota Medan yang terkenal dengan sebutan Paris van Sumatera, kita harus bersatu membangun Paris budaya, sosial, dan masyarakat dengan menampilkan suatu wajah Kota Medan.  Jika ini dapat terwujud, kita bisa menikmati kembali permainan tradisional di Lapangan Merdeka, bisa pagi maupun malam hari, sambil bentang tikar, makan makanan tradisonal serta mendengarkan alunan musik akustik. Tentunya kebijakan Pak Wali Kota perlu kita dukung,” harap Safwan. (rel/ila)

Penutupan FSQ XVIII Tahun 2021, Bupati Dukung Politeknik Negeri Medan Berdiri di Sergai

SERGAI, SUMUTPOS.CO – Bupati Sergai Darma Wijaya secara reami menutup pelakaanaan Festival Seni Qasidah (FSQ) XVIII Tingkat Kabupaten Serdangbedagaidi halaman Masjid Agung Sergai, Kamis (30/9) sore.

Dalam arahannya, Bupati Darma Wijaya mengemukakan bahwa Kabupaten Sergai sangat mendukung kegiatan yang bersifat keagamaan. Hal ini tentu sebagai perwujudan salah satu visi Kabupaten Sergai yang Religius. “Sebagai warga Sergai kita patut berbangga karena baru saja kedatangan tamu yang luar biasa dari jajaran Politeknik Negeri Medan,” jelas Darma Wijaya.

Dikatakan Darma, rencananya Politeknik Negeri Medan sangat serius mendirikan Kampus di Kabupaten Sergai. Hal ini sangat kita dukung, agar putera puteri kita bisa mengenyam pendidikan di sini, dan pastinya membuat pertumbuhan ekonomi di Sergai meningkat,” imbuhnya.

Terkait dengan pandemi yang belum berakhir, Darma berharap kepada seluruh masyarakat Sergai agar melaksanakan vaksinasi. Vaksin ini gratis, aman dan halal. Marilah kita sosialisasikan bersama vaksinasi ini. Kepada Camat agar mencari sasaran vaksinasi bagi warganya yang belum divaksin sehingga akan menciptakan herd immunity.

Sambung Darma, apalagi terhadap dunia pendidikan, kita semua sudah kangen belajar tatap muka seperti dulu lagi. Oleh karenanya sinergitas bersama perlu kita tingkatkan khususnya dalam penerapan protokol kesehatan sehingga dapat memutus mata rantai pandemi.(ian/han).