28 C
Medan
Wednesday, January 14, 2026
Home Blog Page 3052

Setelah Wushu, Sumut Berharap Kepada Atletik dan Biliar

MIMIKA, SUMUTPOS.CO – Kontingen Sumatera Utara berharap medali emas cabang olahraga atletik dan biliar dari Klaster Mimika pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua.

SAKSIKAN: Ketua Umum KONI Sumut John Ismadi Lubis usai menyaksikan pertandingan cabor biliar yang baru dimulai di Timika, Papua, Minggu (3/10/2021). (IST)

Harapan demikian disampaikan Ketua Umum KONI Sumut John Ismadi Lubis saat menyaksikan pertandingan cabor biliar yang baru dimulai di Timika, Papua, Minggu (3/10/2021).

“Di Klaster Mimika ini kita berharap mendapat medali emas dari atletik dan biliar. Khusus atletik sudah lama sekali tidak menyumbangkan emas bagi Sumut,” jelas John Lubis yang baru tiba dari Jayapura.

Didampingi Waketum II KONI Sumut Sakiruddin, Waketum III Yanto Pasaribu beserta unsur pengurus Dr Budi Valianto, Jonny Ramadhan Silalahi, Pujianto dan Saiful Edrian, dia yakin kali ini atletik bakal mampu berbuat.

“Saya yakin atletik bisa, terutama dari atlet kita yang berada di pelatnas seperti Pretty Sihite, Agustina Manik, Abdul Hafiz dan Welman Pasaribu. Tapi kita tidak tahu pasti di mana posisi mereka sekarang,” ujarnya lagi.

“Sebab sudah hampir dua tahun tidak ada kompetisi akibat pandemi virus corona. Hafiz terkadang lemparannya sangat bagus, bahkan melewati rekor nasional, tetapi kan kondisi di Timika beda mungkin,” tambah John Lubis.

Dia pun tidak berani membebankan secara pasti berapa medali emas yang bisa didulang tim atletik yang dimanajeri AKBP Parlautan Siregar. Begitu pula dengan tim biliar pimpinan Achmad Fadil Nasution.

“Biliar kabarnya ditargetkan empat emas. Karena mereka komit, saya optimis mereka dapat memenuhinya, bahkan melampaui target,” papar John Lubis.

Menurutnya, PON XX Papua banyak sekali memberikan pelajaran dan pengalaman, karena hampir semua provinsi tidak ada melakukan try-out ataupun training camp.

“Kita bahkan tidak bisa memprediksi kondisi atlet kita karena kevakuman kompetisi. Tapi ada beberapa cabang yang pembinaannya bagus tetap bisa menghasilkan prestasi, contohnya wushu,” tegas John Lubis.

“Begitu juga dengan sepatu roda sebagai cabor baru penghasil medali (2 perak) bagi kita. Ini semuanya juga nanti akan kita poles lagi untuk PON 2024,” tambahnya. (rel/dek)

Skuad PSMS Tak Dilaunching

MEDAN, SUMUTPOS.CO – PSMS bakal memulai persaingan di penyisihan Grup A Liga 2 musim ini dengan menghadapi KS Tiga Naga, Kamis (7/10) mendatang. Skuad Ayam Kinantan direncanakan berangkat ke Palembang, Selasa (5/10) besok.

TAK DIKENALKAN: Para pemain PSMS tidak akan diperkenalkan kepada masyarakat Kota Medan. (IST)

Namun, bukan seperti tim profesional umumnya, skuad PSMS tidak akan dilaunching. Tidak ada pengenalan pemain kepada masyarakat.

Sekretaris PSMS Medan Julius Raja mengakui skuad asuhan Ansyari Lubis itu memang tidak dilanching. “Betul, kita tidak ada melakukan pengenalan tim,” kata Julius Raja, Minggu (3/10/2021). 

Pria yang akrab dipanggil King ini menjelaskan tidak adanya pengenalan tim PSMS Medan kepada masyarakat karena waktunya mepet. Dia beralasan, jadwal Grup A yang lama diumumkan, membuat semuanya serba mendadak.

“Kita lama mendapat jadwal dari PT LIB terkait jadwal untuk kompetisi. Makanya begitu dapat jadwal, kita langsung mempersiapkan tim. Sehingga kita tidak bisa melakukan pengenalan tim, termasuk jersey PSMS Medan,” ujarnya. 

King mengatakan, skuad PSMS akan terbang ke Palembang pada Selasa (5/10/2021). “Kita berangkat Selasa pagi. Karena kita akan lakukan laga perdana pada Kamis (7/10/2021) melawan KS Tiga Naga. Dan itu sesuai jadwal yang diberikan oleh PSSI dan PT LIB sebagai operator liga,” katanya. 

Masih dikatakan King, jelang keberangkatan pemain, pihak manajemen kemarin sudah membawa para pemain untuk refreshing. “Ya, kita bawa mereka untuk liburan menikmati alam dengan membawa mereka ke Sembahe. Di sana juga kita ada buat sedikit kegiatan yang bertujuan untuk lebih saling mendekatkan diri antar para pemain,” paparnya.

Sebelumnya, Manajer PSMS Mulyadi Simatupang mengatakan, tidak ada pengenalan atau pelepasan karena sebelumnya sudah dilepas Pembina PSMS Medan Edy Rahmayadi di Stadion Teladan, Jumat (1/10/2021).

“Sudah dilepas sama pembina kita pak Edy kemarin. Yang penting sekarang Liga sudah bergulir dan bagaimana kita bisa menatap kompetisi ini biar keinginan kita tercapai,” katanya. (dek)

Butuh Kecakapan Digital Buka Toko Online di Marketplace

DELISERDANG, SUMUTPOS.CO—Belanja online atau online shop memang sudah menjadi gaya hidup anak milenial. Begitupun perlu selalu waspada sebelum berbelanja bahkan bertransaksi secara online. Baik via media sosial, internet maupun platform digital.

WEBINAR: Webinar Gerakan Nasional Literasi Digital yang diinisiasi Kementerian Kominfo RI diselenggarakan di Kabupaten Deli Serdang, Sumut, membahas tentang aman saat belanja online pada 31 Agustus 2021. (IST)

Hal ini mengemuka dalam Webinar Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 yang diinisiasi Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia, di Kabupaten Deliserdang, Sumatera Utara pada 31 Agustus lalu.

Terdapat empat aspek materi yang disampaikan, yakni tentang budaya digital, etika digital, kecakapan digital, dan keamanan digital oleh para pemateri yang mempunyai kompetensi di bidangnya serta seorang key opinion leader yang memberikan sharing session.

Masing-masing aspek itu disampaikan; Abidzar Alghifari Sembiring (Wakil Sekretaris Gerakan Pemuda Al-Washliyah Sumut); Putra Andica Siagian (Entrepreneur, Motivator, dan Komedian); Dr Pitoyo (Ketua Ikatan Doktor Komunikasi Ilmu Komunikasi UNPAD); Raseno Arya (Asdep Personal Kemenpar 2015-2018 dan Pemerhati Pariwisata). Turut hadir Tya Yustia selaku Content Creator& TV Presenter, dan Iqbal Tanjung selaku Professional MC for Wedding & Event.

Adapun tema besar webinar kali ini; Aman Saat Belanja Online. Kelebihan belanja online antara lain praktis dan efisien, pilihan yang bervariasi, banyak promo atau diskon, dan cashback, serta sistem pembayaran lebih mudah. Kekurangan belanja online, meliputi bisa mengganggu manajemen keuangan, barang yang diterima tidak sesuai ekspektasi, rawan penipuan, serta konsumtif.

Tips main aman belanja online dengan cara buat daftar kebutuhan, pastikan online shop terpercaya, baca dengan teliti tentang produk, waspadai barang yang murah, simpan bukti transaksi, pastikan keamanan perangkat, serta pilih pembayaran yang aman.

Di sisi lain, turut disampaikan soal pertumbuhan e-Commerce di Indonesia yang sengat pesat apalagi selama pandemi sekarang ini. Oleh karenanya membuka toko online di marketplace harus mempunyai kecakapan digital yang baik, jika tak ingin tertinggal oleh yang lain.

Selain itu, pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah atau UMKM didorong perlu memahami berbagai etika digital. Di era keterbukaan informasi, tanggungjawab UMKM tidak hanya sebatas menciptakan produk yang sesuai kebutuhan pasar, tetapi j juga kejujuran demi menjaga reputasi serta harus dibarengi dengan pelayanan yang baik untuk para konsumen. Misalnya, membalas setiap chat dengan sopan dan responsif.

Sebagai keynote speaker, Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi sebelumnya memberikan sambutan tujuan Literasi Digital agar masyarakat cakap dalam menggunakan teknologi digital, bermanfaat dalam membangun daerahnya masing-masing oleh putra putri daerah melalui digital platform.

Diketahui, kegiatan ini sesuai arahan Presiden Joko Widodo tentang pentingnya SDM yang memiliki talenta digital. Berkenaan dengan itu, Kemkominfo melalui Direktorat Jenderal Aplikasi Informatika menyelenggarakan kegiatan Webinar Indonesia Makin Cakap Digital di Wilayah Sumatera pada 77 kabupaten/kota dari Aceh hingga Lampung.

Ditjen Aptika memiliki target hingga 2024 untuk menjangkau 50 juta masyarakat agar mendapatkan literasi di bidang digital, yakni secara spesifik dimulai pada 2021.
Target yang telah dicanangkan adalah 12,5 juta masyarakat dari berbagai kalangan untuk mendapatkan literasi di bidang digital.

Hal ini menjadi sangat penting untuk dilakukan mengingat penggunaan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) serta internet yang semakin masif oleh masyarakat, sehingga implementasi program literasi digital di daerah perlu terus digalakkan. (rel/dek)

Presiden Jokowi dan Airlangga Nonton Bareng PON Wushu

PAPUA, SUMUTPOS.CO – Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) meninjau arena cabang olahraga (cabor) wushu PON XX Papua klaster Merauke, di GOR Head Sai, Minggu (03/10/2021).

Pada kesempatan itu, Kepala Negara yang terlihat mengenakan jaket putih juga menyempatkan diri menyaksikan laga final yang tengah mempertandingkan berbagai nomor sanda putri.

Tampak mendampingi Presiden antara lain Ketua DPR RI Puan Maharani, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto yang juga merupakan Ketua Umum Pengurus Besar Wushu Indonesia (PBWI), serta Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono.

Pertandingan pertama yang disaksikan Kepala Negara adalah kelas sanda 52kg putri antara Amanda L.A Loupatty dari DKI Jakarta berhadapan dengan Rosalia Simanjuntak dari Sumatra Utara. Pertandingan yang berlangsung dalam tiga ronde ini dimenangkan oleh Rosalia.

Pertandingan selanjutnya yang disaksikan Presiden adalah laga sanda 56kg putri antara Melisa Try Andani dari Jambi berhadapan dengan Diandra A. Pieter dari DKI Jakarta. Melisa berhasil mengatasi Diandra lewat pertandingan dua ronde langsung.

Terakhir, Presiden menyaksikan laga di kelas sanda 60kg putri antara atlet andalan tuan rumah Moria Monalu berhadapan dengan Thania Kusumaningtyas, atlet asal Jawa Tengah. Moria berhasil memenangkan nomor wushu tarung yang berlangsung dua ronde tersebut.

Sebelumnya, dalam kunjungan kerja ke Merauke hari ini, Presiden Joko Widodo telah meresmikan terminal baru Bandar Udara Mopah. Kemudian, Presiden juga meresmikan Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Terpadu Sota serta meninjau Pasar Sota. (FID/UN/*)

Simpan Sabu dalam Loudspeker, Tiga Lelaki Ditangkap

TEBINGTINGGI, SUMUTPOS.CO- Sat Narkoba Polres Tebingtinggi meringkus tiga lelaki karena memiliki narkoba jenis sabu. Ketiganya diitangkap ketika asyik menggunakan barang haram tersebut di sebuah rumah di Jalan Sepakat Lingkungan III, Kelurahan Teluk Karang , Kecamatan Bajenis, Kota Tebingtinggi.

Kapolres Tebingtinggi melalui Kasi Humas Polres Tebingtinggi, Iptu Agus Arianto mengatakan, ketiga pelaku yang dirungkus Sat Narkoba, masing masing Hendra Sanin (37), warga Desa Pinang Dame, Kecamatan Torgamba, Kabupaten Labuhanbatu Selatan. Marah Rhidopito (22), warga Jalan Badak Lingkungan I Kelurahan Badak Bejuang, Kecamatan Tebingtnggi Kota, Kota Tebingtinggi. Dan Ahmad Efendi (56), warga Jalan Darmo Sari Dusun IV Desa Tanjung Baru, Kecamatan Tanjungmorawa, Kabupaten Deliserdang.

“Dari pelaku berhasil diamankan barang bukti berupa satu buah loudspeker portable warna hitam biru yang didalamnya berisikan 7 bungkus plastik berklip transparan yang berisikan serbuk kristal diduga narkotika jenis sabu dengan berat kotor 22,29 gram, 3 bungkus plastik berklip yang berisikan pastik klip kosong, 1 unit timbangan digital dan 1 buah sekop yang terbuat dari sedotan plastik warna hitam,” jelas Iptu Agus Arianto, melalui via whatapps, Minggu (3/10/2021).

Dijelaskan Iptu Agus Arianto, berdasarkan laporan masyarakat, di Jalan Sepakat Kota Tebingtinggi sering terjadi peredaran narkoba jenis sabu. Mendapat laporan tersebut, personel Sat Narkoba melakukan penyelidikan lebih lanjut di kawasan Jalan Sepakat. “Benar saja, saat digerebek pelaku tidak melawan petugas kepolisian. Setelah menjalani pemeriksaan di lokasi, pelaku menyimpan narkoba jenis sabu di dalam loudspeker di dalam rumahnya,” bilang Iptu Agus Arianto.

Dua pelaku, mengaku barang haram tersebut diperoleh dari Hendra yang dibawahnya dari Kabupaten Deliserdang. “Untuk pemeriksaan lebih lanjut, tiga pelaku bersama barang bukti narkoba diamankan ke Mapolres Tebingtinggi bagian Sat Narkoba,” pungkasnya. (ian)

November, HMI Sumut Gelar Musda XXIV

MEDAN, SUMUT POS.CO—Badan Koordinasi Himpunan Mahasiswa Islam (Badko HMI) Sumatera Utara akan menggelar Musyawarah Daerah (Musda) XXIV di Kota Medan, pada 25 November 2021.

“Regenerasi kepemimpinan di Badko HMI Sumut akan secepatnya kita laksanakan November ini, untuk keberlangsungan organisasi,” kata Ketua Badko HMI Sumut, Alwi Hasbi Silalahi melalui pernyataan tertulisnya kepada sumutpos.co, Minggu (3/10/2021).

Pihaknya telah memilih ketua panitia musda, atas nama Fairuz Zein Hasibuan pada rapat harian Badko HMI Sumut.

“Menjelang musda, Badko HMI Sumut melaksanakan pemilihan ketua panita dalam rapat harian, yang menetapkan terpilihnya Fairuz Zein Hasibuan sebagai ketua panitia,” sebut Hasbi.

Menurutnya, ketua panita telah mempersiapan kebutuhan awal untuk mengonsolidasikan dengan cabang-cabang menuju musda 25 November mendatang. (rel/prn)

Raker Ikatan Alumni SMAN 11/10 Medan Sepakati Pembentukan Unit Usaha

DIABADIKAN: Segenap Pengurus Keluarga Besar Ikatan Alumni SMAN 11/10 Medan, diabadikan usai raker yang digelar di Berastagi, 25-26 September 2021.

MEDAN, SUMUTPOS.CO—Rapat kerja (raker) Pengurus Keluarga Besar Ikatan Alumni (KB ILUNI) SMAN 11/10 Medan menghasilkan sejumlah agenda kerja. Salah satu program yang berhasil dirumuskan adalah pembentukan unit usaha (koperasi) alumni.

Ketua Umum KB ILUNI SMAN 10/11 Medan, Dr dr Johny Marpaung, MKed (OG), Sp.OG (K) (Alumni 1989), mengatakan pembentukan unit usaha (koperasi) ini merupakan program unggulan kepengurusan periode 2021-2026.

“Unit usaha ini akan dijalankan untuk membuat organisasi lebih mandiri dan lebih jauh lagi mendukung perekonomian dan memperkuat silaturahim alumni SMAN 10/11 Medan,” kata Johny, Sabtu (2/10/2021).

Didampingi Ketua Harian KB ILUNI SMAN 10/11 Medan, Muhammad Yunus Nasution (Alumni 1992), Yohny mengatakan, organisasi alumni perlu didorong juga untuk menyejahterakan anggotanya. Karena itulah, kebersamaan yang sudah terbangun di dalam organisasi dianggap dapat membangun kekompakan yang lebih produktif.

Raker yang digelar di Berastagi, 25-26 September 2021 itu juga menghasilkan sejumlah keputusan. Di antaranya, menerima semua program kerja yang diusulkan oleh departemen kepengurusan di bidang Kesekretariatan, Keagamaan, Olahraga, Sosial, Kewirausahaan, Ketenagakerjaan, Pemberdayaan Perempuan, dan lainnya.

“Program yang diusulkan diterima dan akan dijalankan dengan skala prioritas sepanjang periode 2021-2026. Kami berharap dukungan semua alumni SMAN 11/10 Medan,” ujar Yusuf.

Pihaknya juga berterimakasih pada Ketua Panitia Pelaksana Raker, Dedi Iskandar Azhari Siregar, SPdi (alumni 1997), dan seluruh panitia yang sudah berhasil menggelar kegiatan raker hingga akhir dengan persiapan yang cukup cepat. “Terimakasih untuk semua panitia,” kata Yusuf.

Sekretaris Umum KB ILUNI SMAN 11/10, M Teguh Syuhada Lubis, SH MH (Alumni 2006) menambahkan raker ini menjadi bentuk komitmen bersama untuk sepakat mengupayakan dan mengoptimalkan keberadaan ikatan alumni tidak hanya untuk sekolah tapi juga untuk masyarakat. “Segala sesuatu yang dihasilkan akan segera ditindaklanjuti pengurus,” pungkasnya. (rel/prn)

Bijak Bermedsos, Hindari Risiko Terjebak Kasus Pidana

DELISERDANG, SUMUTPOS.CO—Masyarakat diminta bijak dalam bermedia sosial (medsos). Hal itu berguna demi menghindari risiko terjebak dalam kasus pidana.

WEBINAR: Webinar Gerakan Nasional Literasi Digital yang diinisiasi Kementerian Kominfo RI diselenggarakan di Kabupaten Deliserdang Sumut, membahas pentingnya internet untuk pengenalan budaya pada 30 Agustus 2021. (IST)

Hal ini mengemuka dalam Webinar Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 yang diinisiasi Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia, di Kabupaten Deliserdang, Sumatera Utara pada 30 Agustus lalu.

Terdapat empat aspek materi yang disampaikan, yakni tentang budaya digital, etika digital, kecakapan digital, dan kemanan digital oleh para pemateri yang mempunyai kompetensi di bidangnya serta seorang key opinion leader yang memberikan sharing session.

Masing-masing aspek itu disampaikan Ismail MA (Direktur PILAR Indonesia); Meli Supiyati (Station Manager Ganie Radio Simalungun); Uli Herdi (aktor, MC, host); dan Rina Agustini (Guru SMK ICB Cinta Wisata Bandung). Turut hadir Desisca seorang professional dancer, serta Riandi Rizky selaku professional MC.

Adapun tema besar webinar kali ini; Pentingnya Internet untuk Pengenalan Budaya. Diterangkan bahwa, hal positif yang dapat dilakukan saat bermedsos, antara lain miliki kemampuan memilih hal-hal bermanfaat dan fokus dengan menjadikannya indikator untuk memberdayakan diri dan perbaikan kualitas hidup.

Selanjutnya gunakan medsos secara sadar sebagai kontrol diri dan untuk menumbuhkan empati, serta konsisten menciptakan karya kreatif, inovatif, edukatif dan menyebarkan energi positif.

Sementara pembahasan mengenai pelestarian budaya tradisional berbasis digital, antara lain aplikasi permainan tradisional, serta lagu daerah atau nasional. Transformasi digital merubah banyak perilaku, interaksi, dan budaya. Milenial memiliki budaya kerja yang kreatif, karena ingin bekerja dari pekerja kantor yang formal, ingin mencari pekerjaan yang lebih membutuhkan kreativitas, serta ingin bekerja dengan rekan kerja yang kreatif.

Tak kalah penting, masyarakat diharap mampu mengatur segala informasi dan teknologi secara umum, sebagai pengingat terkait batasan dan regulasi pengguna medsos di Indonesia.

Kemudian menjadikan internet sebagai tempat yang aman bagi semua, di antaranya pikirkan dahulu sebelum menerima sebuah permintaan, pikirkan dulu sebelum mengirimkan dan membagikan sesuatu. Lalu membatasi penggunaan internet dan komputer agar tidak membahayakan anak, dengan cara buatlah aturan penggunaan komputer, awasi dan dampingi anak saat menggunakan internet, cari tau kebijakan layanan penggunaan internet, berikan anak ruang untuk berekreasi dan mengekspresikan diri, serta dorong anak untuk melapor jika melihat atau mengalami masalah di dunia maya.

Sebagai keynote speaker, Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi sebelumnya memberikan sambutan tujuan Literasi Digital agar masyarakat cakap dalam menggunakan teknologi digital, bermanfaat dalam membangun daerahnya masing-masing oleh putra putri daerah melalui digital platform.

Diketahui, kegiatan ini sesuai arahan Presiden Joko Widodo tentang pentingnya SDM yang memiliki talenta digital. Berkenaan dengan itu, Kemkominfo melalui Direktorat Jenderal Aplikasi Informatika menyelenggarakan kegiatan Webinar Indonesia Makin Cakap Digital di Wilayah Sumatera pada 77 kabupaten/kota dari Aceh hingga Lampung.

Ditjen Aptika memiliki target hingga 2024 untuk menjangkau 50 juta masyarakat agar mendapatkan literasi di bidang digital, yakni secara spesifik dimulai pada 2021. Target yang telah dicanangkan adalah 12,5 juta masyarakat dari berbagai kalangan untuk mendapatkan literasi di bidang digital.

Hal ini menjadi sangat penting untuk dilakukan mengingat penggunaan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) serta internet yang semakin masif oleh masyarakat, sehingga implementasi program literasi digital di daerah perlu terus digalakkan. (rel/dek

Pensiun, Juwita Niza Akhiri Karir dengan Manis

MERAUKE, SUMUTPOS.CO – Bola matanya tampak berkaca-kaca. Ia berdiri sambil melambaikan tangan ke arah para penonton yang memenuhi GOR Futsal Dispora Merauke, Papua. Ia pun kemudian memberi salam hormat dengan sedikit membungkukan badannya.

EMAS: Penampilan Juwita Niza Wasni berbuah medali emas di PON XX Papua 2021. (IST)

Ya, itulah aksi yang dilakukan Niza usai bertanding dan menjadi yang terbaik di nomor kombinasi Nanquan dan Nan Dao PON XX/2021 Papua Jumat kemarin. Ia berhak mendapat medali emas setelah meraih total poin tertinggi, 19.37. Emas yang dipersembahkan Niza adalah yang kedua bagi Sumut di pesta olahraga empat tahunan paling bergengsi di tanah air ini.

Niza saat ditemui mengakui aksinya di PON Papua punya arti dan kenangan tersendiri. “Ini adalah penampilan terakhir saya setelah empatbelas tahun
sebagai atlet bang. Saya bersyukur sekali, mengakhiri karir dengan manis, menyumbangkan medali emas bagi Sumut di PON Papua,” jelas anak bungsu dari lima bersaudara buah hati pasangan Wasit Amin dan Zainab ini.

Selama menjadi atlet Niza mempersembahkan tiga emas dan satu perak di tiga SEA Games yakni Myanmar Tahun 2013, Singapura 2015 dan Malaysia 2017. Selain itu ia juga mempersembahkan medali emas di Asian Games Incheon 2014 dan juara Dunia Wushu 2015.

“Saya berharap, raihan medali emas ini bisa membahagiakan semua pihak, baik keluarga, Pengprov WI Sumut, KONI Sumut dan juga Master Supandi Kusuma yang sangat baik dan berjasa padanya,” ujar Niza.

Alumni Fakultas Ekonomi UMSU ini lebih lanjut mengatakan, perjuangannya untuk mendapatkan emas PON Papua sangat berat. Ia bahkan sempat khawatir, bisa atau tidak turun bertanding. “Sesungguhnya saya masih merasakan sakit pasca operasi lutut di Australia 2019 lalu.Bahkan dua bulan sebelum ini saya masih belum kuat untuk melakukan lompatan,” ujar Niza seyara menyebutkan kalau PON tidak ditunda ke 2021, mungkin ia tidak bisa turun bertanding.

“Karena ini memang penampilan terakhir, saya tepikan semua rasa sakit. Saya tampil habis habisan.Saya ingin memberi yang terbaik.Alhamdulillah doa kita semua dikabulkan Allah.

Meski pensiun sebagai atlet, tapi Niza menyebutkan bukan berarti ia total meninggalkan wushu. Ia berharap ke depannya bisa berkarir sebagai pelatih sembari menjalankan profesinya sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN).

“Saya mohon maaf kepada semua pihak kalau ada salah-salah, dan saya juga berterima kasih atas semua atensi dan dukungan yang diberikan selama ini,” kata Niza. (rel/dek)

Jaga Marwah Partai, Kader Demokrat Medan Siap Turun ke Jakarta

MEDAN, SUMUTPOS.CO- Seluruh kader Partai Demokrat Kota Medan mendukung sepenuhnya kepemimpinan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) sebagai Ketua Umum DPP Partai Demokrat Kota Medan. Bahkan, kader Demokrat Kota Medan siap turun ke Jakarta demi mempertahankan dan menjaga marwah serta kehormatan partai jika terjadi upaya pengambilan paksa kepemimpinan DPP Partai Demokrat.

Pernyataan sikap ini disampaikan kader-kader Partai Demokrat se-Kota Medan menyikapi adanya upaya ‘menggoyang’ kembali soliditas Partai Demokrat oleh oknum-oknum yang ingin mengambil alih kepemimpinan DPP Partai Demokrat. “Kami kader Demokrat Kota Medan juga secara tegas menolak upaya pengambil alihan kepemimpinan DPP Partai Demokrat dan menentang pihak-pihak yang terus mencoba mengobok-obok soliditas partai,” kata Muhammad Dayan, kader Demokrat Kota Medan pada silaturahim para kader dan simpatisan yang digelar di Sekretariat DPC Partai Demokrat Kota Medan, Jalan DI Panjaitan Medan, Sabtu (2/10/2021).

Hadir dalam kesempatan itu Ketua DPC Partai Demokrat Kota Medan Burhanuddin Sitepu, Sekretaris Parlindungan Sipahutar, Anggota DPRD Sumut dari Fraksi Partai Demokrat Armyn Simatupang, Ketua Bappilu DPC Partai Demokrat Kota Medan Subanto, dan lainnya. Dalam silaturahim ini, juga dilakukan penyematan atribut kepada kader yang baru bergabung ke Partai Demokrat Kota Medan. Ada enam elemen masyarakat yang telah menyatakan bergabung ke Partai Demokrat Kota Medan, yakni Aliansi Pemuda Indonesia, Lembaga Komando Pemberantasan Korupsi, Gerakan Medan Berkarakter, Mahkota Serumpun, aktivis pekerja, dan mantan pengurus Partai Persatuan Republik Indonesia (PPRI).

Ketua DPC Partai Demokrat Kota Medan, Burhanuddin Sitepu menyambut baik bergabungnya enam elemen masyarakat ini ke Partai Demokrat Kota Medan. Dengan bergabungnya keenam elemen ini, dia optimis Partai Demokrat akan semakin besar dan berkembang. “Bergabungnya enam elemen masyarakat ini tak lepas dari kharisma Ketua Umum AHY dan Ketua Dewan Pembina SBY. Melalui silaturahim ini Partai Kota Medan menjemput masyarakat yang ingin bergabung. Ini akan menambah spirit Demokrat menghadapi Pemilu 2024,” katanya.

Disebut Burhanuddin, pada Pemilu 2024 nanti, Partai Demokrat harus mampu ambil bagian dalam pemerintahan dan mengusung Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), menginstruksikan seluruh pengurus, kader dan simpatisan selalu dekat dengan rakyat. “Lakukan sekecil apapun yang terbaik untuk masyarakat. Mari sama-sama kita melaksanakan amanah DPP ini,” ajaknya.

Anggota DPRD Sumut, Armyn Simatupang juga menyambut dengan suka cita bergabungnya enam elemen masyarakat ke Partai Demokrat Kota Medan. Bahkan dia berharap, bergabungnya enam elemen ini akan diikuti oleh elemen-elemen masyarakat lainnya. “Ini sangat berkesan bagi kami. Semoga apa yang sama-sama kita cita-citakan dapat tercapai,” kata Armyn Simatupang yang berencana mencalonkan diri sebagai calon Ketua DPD Partai Demokrat Sumut.

Agar silaturahmi yang terjalin lebih erat lagi, Armyn berjanji akan mendatangi keenam elemen masyarakat ini satu persatu bersama Burhanuddin Sitepu. “Mudah-mudahan akan ada keterwakilan dari masing-masing keenam elemen ini di lembaga legislatif. Kalau ada keterwakilan kita di situ, maka apa yang kita inginkan akan lebih mudah diperjuangkan. Karenanya, mari kita rapatkan barisan, mari sama-sama kita besarkan partai ini dengan selalu berbuat untum masyarakat,” tandasnya. (adz)