SEMPROT AIR: Petugas pemadam kebakaran menyemprotkan air untuk memadamkan api yang membakar salah satu bengkel di Jalan Ayahanda, Medan Petisah, Rabu (13/10) malam. idris/sumutpos.
MEDAN, SUMUTPOS.CO – Bengkel sepeda motor di Jalan Ayahanda, Kelurahan Sei Putih Tengah, Medan Petisah, ludes terbakar, Rabu (13/10) malam. Kuat dugaan penyebab kebakaran tersebut akibat lampu darurat atau emergency jatuh ke tempat tidur dan kemudian membakar seisi bengkel. Bahkan, 15 sepeda motor dan 1 unit mobil Suzuki Katana juga hangus terbakar.
SEMPROT AIR: Petugas pemadam kebakaran menyemprotkan air untuk memadamkan api yang membakar salah satu bengkel di Jalan Ayahanda, Medan Petisah, Rabu (13/10) malam. idris/sumutpos.
Informasi dihimpun peristiwa kebakaran terjadi sekira pukul 20.00 WIB. Awalnya, pemilik bengkel, Sofyan (63), baru saja melaksanakan Salat Isya. Setelah selesai salat, yang bersangkutan merasa sesak karena menghirup asap.
Sofyan lalu terkejut melihat bengkelnya dipenuhi kepulan asap. Karena curiga ada sesuatu yang tak beres, dia bersama istri memutuskan keluar dari bengkel. Benar saja, saat keluar ternyata warga sudah ramai berkumpul di depan bengkelnya sambil berteriak kebakaran karena melihat kepulan asap.
Warga pun berusaha memadamkan api dengan peralatan seadanya. Namun, upaya warga tak berhasil karena api terus berkobar lantaran di dalam bengkel terdapat bensin.
Saat api membesar, warga terkejut karena mendengar suara ledakan cukup kuat. Spontan, kepanikan pun terjadi karena khawatir api merembet ke rumah penduduk di sekitarnya. Tak lama kemudian, petugas pemadam kebakaran yang mendapat kabar tiba di lokasi. Petugas langsung berjibaku memadamkan api.
Komandan Regu Pemadam Kebakaran, M Jumin mengatakan, hanya satu objek yang terbakar yaitu bengkel yang sekaligus dijadikan tempat tinggal oleh pemiliknya. “Objek terbakar 1 unit bangunan tempat usaha bengkel dengan persentase yang terbakar sekitar 60 persen. Namun, tidak ada korban jiwa dalam kebakaran tersebut,” kata Jumin.
Dia mengatakan, penyebab kebakaran diduga akibat hubungan arus pendek. Namun masih diselidiki oleh pihak kepolisian. “Api berhasil dipadamkan sekira satu jam kemudian, dengan mengerahkan 6 unit mobil pemadam kebakaran,” tukasnya.
Sementara, Plt Kapolsek Medan Baru AKP Ully Lubis mengatakan, pihaknya telah memasang police line di lokasi yang terbakar untuk proses penyelidikan. Menurutnya, peristiwa kebakaran tersebut terjadi diduga disebabkan dari jatuhnya bola lampu emergency ke tempat tidur.
“Dari keterangan kepala lingkungan setempat, si pemilik bengkel hanya berdua dengan istrinya di rumah. Saat itu, korban sedang melaksanakan Salat Isya. Kemudian, korban merasakan sesak karena kepulan asap. Korban lalu ke kamar dan melihat api sudah membesar membakar tempat tidur mereka. Selanjutnya, korban bersama istrinya langsung keluar dari bengkel,” jelas Ully.
Ia memperkirakan kerugian materiil akibat kebakaran tersebut mencapai sekitar Rp200 juta. Sebab, ada 15 unit sepeda motor dan 1 unit mobil yang juga ikut terbakar. “Penyebab pasti kebakaran masih diselidiki Tim Labfor. Untuk korban jiwa nihil,” pungkasnya. (ris/ila)
SINGGAH: KRI Bima Suci saat singgah di Pelabuhan Baru, Kecamatan Teluk Dalam, Kabupaten Nias Selatan. Rabu, (13/10).
NIAS SELATAN, SUMUTPOS.CO – Kapal Republik Indonesia (KRI) Bima Suci tiba dan berlabuh di Pelabuhan Baru Teluk Dalam, Kecamatan Teluk Dalam, Kabupaten Nias Selatan. Rabu, (13/10).
SINGGAH: KRI Bima Suci saat singgah di Pelabuhan Baru, Kecamatan Teluk Dalam, Kabupaten Nias Selatan. Rabu, (13/10).
Kedatangan Kapal Latih Taruna AAL itu disambut langsung oleh Komandan Lanal Nias (Danlanal) Kolonel Laut P Antonius Hendro Prasetyo bersama Forkopimda, Ketua DPRD, Kapolres Nias, dan Masyarakat Nias Selatan.
Danlanal Nias, Kolonel Laut P Antonius Hendro Prasetyo kepada wartawan menyampaikan terkait kunjungan kedatangan KRI Bima Suci memasuki Nias memang sudah dikordinasikan dan komunikasikan sebelumnya dengan komandan KRI maupun palaksa KRI Bima Suci, bahwa ada rencana kerjasama memasuki Nias.
“KRI Bima Suci ini berlayar dari tanggal 27 Juli keliling di wilayah timur dan ada rencana ada 14 kota yang dikunjungi. Kepulauan Nias adalah ke 11 yang dikunjungi oleh KRI Bima Suci, saya berterima kasih dan bangga dengan adanya kedatangan KRI Bima Suci, ini merupakan momentum yang sangat penting dan berharga bagi masyarakat Kepulauan Nias karena selama di kepulauan Nias sendiri sangat jarang sekali kunjungan dari kapal perang KRI,” beber Danlanal Nias.
Ditambahkannya, kehadiran Kapal aktif Taruna ini merupakan kesempatan bagi masyarakat Nias terutama Nias Selatan. Karena, dengan adanya kapal ini masyarakat bisa tahu bahwasanya di TNI AL ada akademik angkatan laut (AAL) yang nantinya akan mendidik dan melatih pemuda hingga bisa terpanggil menjadi perwira TNI AL.
“Jadi sudah kita siapkan jauh-jauh hari termasuk kanon kegiatan apasaja kegiatan mereka selama tiga hari kedepan sudah direncanakan dengan baik, dan KRI Bima Suci ini datang kepulauan Nias dari tanggal 13 sampai dengan 16 Oktober,” ucapnya.
Kapal KRI Bima Suci merupakan kapal aktif Taruna AAL dimana difungsikan memang berpergian untuk berlayar untuk melatih taruna-taruni TNI AAL, kemudian mereka akan mempraktekkan apa yang mereka terima selama di akademi TNI AAL.
Lanjutnya, di kapal ini ada berbagai korps ditaruna, ada korps taruna top laut teknik elektro, top satelit semuanya mereka belajar sambil berlayar dan mempraktekkan selama di akademik di TNI AAL.
Kapal KRI Bima Suci ini adalah kapal latih baru yang dimiliki oleh TNI AL yang sebelumnya dulu kapal latih Dewaruci dan ini sebagai pengganti KRI Dewaruci.
“Dengan kedatangan kapal KRI Bima Suci ini dapat menarik minat masyarakat yang ada di Kabupaten Nias Selatan dengan melakukan promosi terutama para pemuda pemudi lulusan SMA yang nantinya mereka bisa mendaftarkan diri bergabung dengan kita di TNI melalui akademik TNI AAL”, harapnya.
Ditempat yang sama, Komandan KRI Bima Suci, Letkol Laut P Waluyo menjelaskan bahwa KRI Bima Suci melaksanakan pelayaran pada tahun 2021 ini dalam rangka operasi ‘Kartika Jalarida’ dengan melewati 14 titik singgah dan salah satunya adalah Nias.
“Kita berangkat dari Surabaya mulai pada tanggal 26 Juli kemudian kita berlayar ke Labuan Bajo, Tual, Papua Nugini, Jaya pura, Raja Empat, Morotae, Sebatik perbatasan dengan Malaysia, Tarakan, Natuna, Sabang dan akhir kita singgah di Nias”, ucap Komandan KRI Bima Suci, Letkol Laut P Waluyo.
Setelah dari Nias Kapal KRI Bima Suci akan melanjutkan ke Cilacap, Bali dan kembali ke Surabaya.
“Ada 197 ondot personil, 89 adalah Taruna AAL, 18 staf TNI AL, kemudian 90 kru kapal KRI Bima Suci. Dari 89 Taruna ini ada 12 Taruna perempuan. Mereka terdiri 4 korps saat ini ada pelaut, teknik, elektronik, dan shape. Kemudian kita mempunyai satu korps lagi adalah marinir yang nanti rencananya onbud di Cilacap, jadi total keseluruhan taruna adalah 112 dan 23 marinir belum bisa berlayar mereka masih melakukan pelatihan pendidikan komando sehingga nanti mereka akan bergabung ketika berada di Cilacap,” imbuhnya.
Letkol Laut P Waluyo pun mengucapkan terimakasih kepada Komandan Lanal Nias (Danlanal Nias) yang telah melaksanakan persiapan penyambutan KRI Bima Suci. Dirinya mengakui ada maksud dengan kedatangan pihaknya, yaitu Indonesia sebagai negara kepulauan yang memiliki laut yang sangat luas dan dapat membangun maritim yang lebih luas lagi, akan menciptakan budaya maritim dan lebih mencintai laut.
“Dengan harapan ke depannya para pemuda pemudi yang ada di Pulau Nias ini tertarik mau tidak mau kita hidup di antara laut harus menjaga dengan sebaik-baiknya,” harapnya. (mag-10/ram)
PESERTA: Bupati Dairi, Eddy KA Berutu (2kanan) berfoto dengan peserta Konferensi Internasional Heritage Toba di museum TB Silalahi Center, Rabu (13/10).KOMIMFO DAIRI/SUMUT POS.
DAIRI, SUMUTPOS.CO – Bupati Dairi, Eddy Keleng Ate Berutu perkenalkan ulos Silalahi, pada Konferensi Internasional Heritage Toba yang diselenggarakan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif di museum TB Silalahi Center, Kabupaten Toba, Rabu (13/10).
PESERTA: Bupati Dairi, Eddy KA Berutu (2kanan) berfoto dengan peserta Konferensi Internasional Heritage Toba di museum TB Silalahi Center, Rabu (13/10).KOMIMFO DAIRI/SUMUT POS.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Dairi, Rahmatsyah Munthe mengutip pernyataan Bupati Eddy, Rabu (13/10) mengatakan, siap mendukung program Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. Dalam kegiatan itu, Eddy mengenakan kain tenun ulos dan memperkenalkannya kepada peserta.
“Baju yang saya pakai Ini adalah berbahan kain tenun ulos Silalahi, ucap Eddy. Kain ini merupakan produk pengrajin/penenun ulos dipinggiran kawasan Danau Toba Silalahi, Kecamatan Silahisabungan,” ujarnya.
Dijelaskan Eddy, kain tenun ini sudah di produksi menjadi echo fashion. Bahan pewarna yang dibuat untuk tenun, dari bahan alami yakni tumbuh-tumbuhan yang ada di Silalah.
Rahmatsyah menambahkan, kegiatan itu dibuka Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahudin Uno secara virtual. (rud)
PERBAIKAN: SDN 200218 di Kota Padangsidimpuan sempat viral, kini sudah diperbaiki.
PADANGSIDIMPUAN, SUMUTPOS.CO – Gedung Sekolah Dasar Negeri (SDN) 200218, di Jalan Melati di Kelurahan Ujung Padang, Kecamatan Padangsidimpuan Selatan, Kota Padangsidimpuan sempat viral di media sosial. Setelah menjadi sorotan media dan Ombudsman Perwakilan Sumatera Utara, sekolah ini akhirnya diperbaiki oleh Pemerintah Kota Padangsidimpuan.
PERBAIKAN: SDN 200218 di Kota Padangsidimpuan sempat viral, kini sudah diperbaiki.
“Kemarin pagi, saya dikirim pak Wakil Wali Kota foto-foto gedung SD Negeri sudah diperbaiki ya. Foto-foto itu, menunjukkan sudah diperbaiki,” sebut Kepala Ombudsman Perwakilan Sumut, Abyadi Siregar saat dikonfirmasi Sumut Pos, Kamis (14/10).
Abyadi mengungakapkan foto-foto sekolah sudah diperbaiki itu, dikirim langsung oleh Wakil Wali Kota Padangsidimpuan, Arwin Siregar melalui WhatsApp. Ia menyampaikan apresiasi kepada Pemkot Padangsidimpuan yang dinilai merespon cepat apa disampaikan Ombudsman terkait sekolah itu, beberapa waktu lalu.
“Artinya, gedung sekolah yang disoroti Ombudsman dan teman-teman media sudah diperbaiki. Sudah diperbaiki adinda, ternyata sudah direspon pak Wakil Wali Kota dan diperbaiki. Ombudsman menyampaikan apresiasi dan terimakasih atas respon cepat dilakukan Pemko Padangsidimpuan,” jelasnya.
Abyadi mengingatkan kepada Pemkot Padangsidimpuan untuk dapat melakukan pengawasan terhadap aset-aset mereka, terutama di bidang pendidikan. Sehingga jangan terulang kembali hal serupa dikemudian hari.
“Pak Wali Kota dan Pak Wakil Wali Kota untuk melakukan pengawasan terhadap OPD terhadap aset-asetnya. Terutama di sektor pendidikan, jangan sampai ada sekolah-sekolah tidak beratap lagi. Akhirnya, menanggung aktivitas belajar dan mengajar,” ucap Abyadi.
Berdasarkan pengakuan Wakil Wali Kota Padangsidimpuan, atap sekolah bukan tidak terurus. Namun, atap gedung sekolah tersebut hilang dicuri orang saat aktivitas belajar-mengajar ditiadakan sementara akibat pandemi Covid-19.
“Menurutnya (Pak Wakil Walikota), saya tidak tanya. Katanya dicuri orang atapnya. Selama Pandemi tidak sekolah kan. Sehingga kosong dan curi orang,” ucap Abyadi.
Dari buramnya potret pendidikan di Kota Padangsidimpuan ini, Abyadi menyayangkan tidak ada tindaklanjut dari kepolisian. Meski sudah dilaporkan sebanyak 5 kali kasus pencurian di sekolah tersebut.
“Berdasarkan keterangan Kepala sekolah dan Kadis sudah membuat laporan sebanyak 5 kali ke polisi. Kalau mereka ada buktinya, saya mau menindaklanjuti itu. Mana bukti laporannya, biar Ombudsman bisa menindaklanjuti. Kenapa polisi tidak menindaklanjuti, ini sekolah soal pendidikan,” ucap Abyadi.
Abyadi mengatakan meski atap gedung sekolah hilang dicuri orang. Namun, Dinas Pendidikan Kota Padangsidimpuan harus cepat tanggap melakukan perbaikan. Jangan sampai mengganggu aktivitas belajar-mengajar sekolah tersebut.
Kemudian, Abyadi mengatakan jangan dulu viral di media sosial, menjadi sorotan khusus Ombudsman dan media, baru diperbaiki gedung atap yang hilang itu.”Ini sekolah, harus mendapatkan pengawasan dan pengawalan lah,” tandas Abyadi.(gus)
Rangkaian kegiatan Acting CEO Telkomsel Putri dimulai dengan memimpin jalannya rapat bersama Direktur Sales, Marketing, dan Network Telkomsel yang dilanjutkan dengan diskusi bersama karyawan-karyawan perempuan Telkomsel dalam sesi berbagi ‘Woman in Tech Telkomsel’. Putri juga berkesempatan menyambut Menteri BUMN Erick Tohir dan Acting Menteri BUMN Sharon Florencia yang berkunjung ke Integrated Operation Center (IOC) Telkomsel.
JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Dalam rangka memperingati Hari Anak Perempuan Internasional sekaligus mendukung pemberdayaan peran perempuan untuk berkembang di industri teknologi, Telkomsel sebagai bagian dari TelkomGroup yang merupakan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di bidang teknologi telekomunikasi, turut berpartisipasi dan mendukung kampanye #GirlsTakeOver 2021. Partisipasi Telkomsel ditunjukkan dengan membuka peluang bagi perempuan muda terpilih untuk menggantikan Hendri Mulya Syam selaku Direktur Utama (Dirut) Telkomsel selama satu hari pada Kamis (30/9).
Rangkaian kegiatan Acting CEO Telkomsel Putri dimulai dengan memimpin jalannya rapat bersama Direktur Sales, Marketing, dan Network Telkomsel yang dilanjutkan dengan diskusi bersama karyawan-karyawan perempuan Telkomsel dalam sesi berbagi ‘Woman in Tech Telkomsel’. Putri juga berkesempatan menyambut Menteri BUMN Erick Tohir dan Acting Menteri BUMN Sharon Florencia yang berkunjung ke Integrated Operation Center (IOC) Telkomsel.
Direktur Utama Telkomsel, Hendri Mulya Syam mengatakan, “Partisipasi dalam perhelatan #GirlsTakeOver 2021 merupakan wujud nyata dari komitmen Telkomsel sebagai leading digital telco yang mendukung kesetaraan karir dan kepemimpinan perempuan di industri teknologi, khususnya di lingkungan kerja Telkomsel. Selama ini, Telkomsel secara konsisten terus membuka kesempatan yang sama dan setara bagi setiap individu untuk dapat mengoptimalkan berbagai potensi yang dimiliki, tanpa memandang gender. Kami pun terus mengambil peran terdepan dalam mendorong lebih banyak talenta perempuan untuk berani ambil bagian dalam memajukan industri teknologi di Indonesia sebagai upaya memperkuat kedaulatan ekosistem digital nasional yang inklusif dan berkelanjutan.”
#GirlsTakeover sendiri merupakan kampanye global yang diinisiasi oleh Plan International dan diselenggarakan setiap tahunnya secara serentak di 75 negara, dalam rangka Hari Anak Perempuan Internasional (International Day of the Girls) yang diperingati setiap 11 Oktober. Untuk 2021, kampanye ini menjadi bagian dari program #RaiseTheBar serta mengambil tema kesetaraan gender dan kepemimpinan perempuan di dunia kerja. Diselenggarakan secara kolaboratif antara Yayasan Plan International Indonesia (Plan Indonesia) dengan Kementerian BUMN dan Srikandi BUMN sejak 17 Agustus hingga Oktober 2021, program ini turut melibatkan perwakilan perusahaan BUMN dan anak perusahaan BUMN, termasuk salah satunya Telkomsel sebagai bagian dari TelkomGroup.
Melalui kampanye #GirlsTakeOver ini, enam perempuan muda dari berbagai provinsi telah terpilih sebagai finalis untuk mengambil alih (take over) Menteri Badan Usaha Milik Negara dan lima Direktur Utama BUMN selama sehari. Salah satu di antaranya adalah Putri, seorang Mojang Priangan berusia 20 tahun, yang berkesempatan duduk di kursi kepemimpinan tertinggi Telkomsel selama sehari pada 30 September 2021.
Putri mengatakan, “Saya takeover Direktur Utama Telkomsel, Bapak Hendri Mulya Syam, selama sehari. Menurut saya Telkomsel memiliki kemampuan mengidentifikasi dan membina talent-talent muda yang berpotensi untuk memberikan kontribusi nyata dalam pengembangan ekosistem digital di Indonesia. Telkomsel juga berkomitmen untuk membina lebih banyak talenta perempuan muda untuk dapat mengembangkan skill nya dalam bidang teknologi digital, sehingga diharapkan komposisi perempuan yang bekerja di Telkomsel akan terus meningkat di masa mendatang.”
Latar belakangnya yang aktif di kegiatan sosial sejak berkuliah di salah satu perguruan tinggi pertanian kenamaan nasional, menjadikan Putri kandidat yang tepat dalam merepresentasikan semangat #YangKitaBisa di tengah masyarakat. Ia tergabung dalam Forum Anak Daerah sebagai konselor sebaya di kampung halamannya, yang berfokus pada upaya pengentasan tradisi pernikahan dini pada perempuan muda, sekaligus mendukung pemberdayaan kaumnya yang putus sekolah. Ia percaya bahwa dapur, sumur, dan kasur bukanlah pilihan terakhir bagi perempuan.
Adapun terkait perannya sebagai Acting CEO Telkomsel selama sehari, Putri terlebih dulu dibekali dengan motivasi serta sekilas pengetahuan di industri teknologi melalui sesi mentoring bersama Dirut Telkomsel Hendri Mulya Syam, Direktur Marketing Telkomsel Rachel Goh, dan Direktur Human Capital Management Telkomsel R. Muharam Perbawamukti.
Sebagai bagian dari upaya mendorong pemberdayaan talenta unggul, saat menjalankan perannya sebagai Acting CEO Telkomsel, ia mendapatkan pengalaman langsung untuk memimpin jalannya rapat bersama direktur sales, marketing, dan network Telkomsel dengan memberikan arahan serta strategi ke depan. Selain memimpin rapat, sarjana pertanian tersebut juga berkesempatan untuk berdiskusi langsung dengan karyawan-karyawan perempuan Telkomsel melalui sesi berbagi “Women in Tech Telkomsel”.
Salah satu peserta yang turut mengisi sesi diskusi tersebut, yaitu Vice President IT Business Intelligence and Analytics Telkomsel, Tina Lusiana mengaku sangat bangga bisa berpartisipasi untuk memberi inspirasi kepada Acting CEO Telkomsel terpilih. “Telkomsel sendiri telah membuka kesempatan yang setara bagi perempuan untuk mengembangkan keahlian di industri teknologi telekomunikasi, terutama di sejumlah bidang yang umumnya memiliki stigma didominasi oleh pria. Kesempatan tersebut tak terbatas pada pengembangan diri, namun juga potensi peningkatan jenjang karier yang setara apabila kita sebagai perempuan juga memiliki semangat dan keseriusan dalam menjalankan pekerjaan dengan baik,” ujarnya.
Agenda penting lainnya yang dilakukan Putri sebagai CEO Telkomsel yakni menyambut Menteri BUMN Erick Thohir dan Sharon Florencia sebagai Acting Menteri BUMN sehari yang berkunjung ke Integrated Operation Center (IOC) Telkomsel. Pada kesempatan tersebut, Putri memaparkan mengenai IOC sebagai pusat pemantauan interaksi digital pelanggan yang akan menjadi acuan bagi Telkomsel dalam mengembangkan berbagai produk dan layanan agar bersifat customer-centric.
“#GirlsTakeOver merupakan kampanye yang sejalan dengan komitmen Telkomsel di mana kami akan terus #BukaSemuaPeluang bagi seluruh elemen masyarakat untuk berkembang. Salah satunya melalui pengembangan talenta digital melalui pemberdayaan SDM yang dimiliki Telkomsel. Tak terkecuali untuk terus mendorong peran aktif karyawan perempuan untuk terus mengasah kemampuan dan potensi diri, serta mengambil bagian dalam mengembangkan perusahaan secara optimal,” ujar Hendri.
Hendri memastikan, Telkomsel terus berupaya menghadirkan lingkungan kerja yang kondusif bagi karyawan perempuan, mulai dari memastikan ketersediaan fasilitas yang dapat mendukung aktivitas khusus kewanitaan hingga terbuka untuk merancang kebijakan khusus dalam hal kesempatan berkarir di Telkomsel.
“Kami terus mendorong talenta perusahaan untuk upskill dan reskill melalui berbagai program. Salah satunya program Transformational Expert Development yang memberikan kesempatan bagi para talenta untuk menjadi ‘expert’ di bidang-bidang digital seperti Data Science, UI/UX, Back End Developer, Cybersecurity dan lainnya. Kami percaya, dengan kesempatan yang selalu terbuka, dan didukung berbagai kebijakan yang sesuai dengan kebutuhan, Telkomsel akan terus menginspirasi dan memberdayakan lebih banyak talenta, terutama perempuan di industri teknologi, untuk terus mengembangkan kemampuan dan keahlian dalam membangun Indonesia melalui pemanfaatan inovasi teknologi terkini,” tutup Hendri.
LOMBOK, SUMUTPOS.CO – Dalam rangka persiapan menuju penyelenggaraan event World Superbike (WSBK) Mandalika 2021, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto meninjau langsung kesiapan sarana dan prasarana di Mandalika International Street Circuit.
Sebelum ke Sirkuit Mandalika, Menko Airlangga telah melihat kesiapan infrastruktur di Bandara Internasional Lombok. Proyek pengembangan fasilitas bandara ini termasuk dalam Proyek Strategis Nasional (PSN). Yang dibangun dalam proyek tersebut adalah fasilitas Terminal dan Landside, termasuk perluasan terminal dan fasilitas penunjangnya, renovasi terminal eksisting, pengembangan fasilitas kargo, dan pembangunan Waving Gallery dan perluasan parkir penumpang. Kemudian, dibangun juga fasilitas Airside yang terdiri atas perpanjangan runway, dan pengembangan fasilitas sisi udara (apron dan RET).
“Semoga semua proses renovasi tersebut dapat selesai sebelum penyelenggaraan World Superbike 2021 di Mandalika. Sebab, bandara merupakan salah satu pintu masuk utama bagi semua pihak yang terlibat, termasuk para penonton event megah tersebut. Kapasitas bandara ini bisa menerima 7 juta penumpang per tahun,” ujar Menko Airlangga.
Akses dari Bandara menuju KEK Mandalika juga akan semakin cepat dan nyaman, hanya membutuhkan waktu sekitar 20 menit dengan kesiapan Bypass BIL-Mandalika sepanjang 17,3 kilometer yang pembangunan fisiknya sudah mencapai 97% dan ditargetkan selesai dalam waktu dekat. Selain bypass BIL-Mandalika yang sudah hampir selesai dibangun, jalan Provinsi Kuta-Kruak juga berencana ditingkatkan kapasitasnya.
Sirkuit Mandalika sendiri memiliki panjang 4,3 km dengan 17 tikungan, ditambah dengan pemandangan alam perbukitan dan panorama laut biru yang spektakuler. Pembangunan sirkuit tersebut menggunakan teknologi aspal terbaru yakni Stone Mastic Asphalt (SMA), sehingga menjadikannya sebagai salah satu sirkuit yang bisa menawarkan kecepatan 330 KM per jam dengan tetap memiliki tingkat keamanan tinggi bagi pembalap.
Sirkuit ini telah siap 100% dan saat ini Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) tengah fokus menyelesaikan pembangunan fasilitas pendukung sirkuit, antara lain Pit Building, Paddock, medical facility dan Race Control Building. Pembangunan fasilitas pendukung tersebut ditargetkan akan rampung pada akhir Oktober 2021.
Selain bandara, disiapkan pula Pelabuhan Lembar untuk menjadi pintu akses masuk orang dan barang dari Jawa dan Bali. Pelabuhan Gili Mas disiapkan untuk mendukung aksesibilitas penumpang dari laut baik dengan cruise atau kapal pribadi dan dapat menampung akses kapal besar. PT Pelindo 3 telah sepakat untuk menggabungkan pelabuhan Lembar dan Gili Mas menjadi satu kepabeanan KEK Mandalika.
Pengembangan Sarana Pendukung Lainnya Sebuah gelaran internasional tentu saja membutuhkan berbagai sarana pendukung lainnya yang tidak bisa dikesampingkan. Untuk itu, KEK Mandalika bersama dengan Pemerintah Provinsi NTB juga terus menggenjot persiapan fasilitas pendukung, seperti penginapan, rumah sakit, pelabuhan, dan peningkatan kapasitas jalan. Di Kawasan Mandalika sendiri saat ini terdapat sekitar 700 kamar hotel, dan jika ditambahkan dengan hotel di sekitar Kawasan, tersedia sekitar 11.162 kamar.
Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Provinsi NTB juga akan menjadi rumah sakit rujukan pertama untuk mendukung pelaksanaan WSBK, saat ini sedang melakukan persiapan pembangunan helipad sebagai prasyarat WSBK 2021. Selain RSUD Provinsi NTB, rumah sakit internasional Mandalika juga terus dipercepat penyelesaiannya untuk dapat mendukung pelaksanaan acara.
Rekayasa Lalu Lintas dan Penerapan Prokes Untuk mengantisipasi besarnya jumlah masyarakat yang akan hadir, Pemerintah Daerah melalui Dinas Perhubungan Provinsi NTB akan melakukan rekayasa lalu lintas dengan penutupan beberapa ruas jalan dan manajemen transportasi dengan penambahan shuttle bus. Shuttle bus disiapkan di pelabuhan dan bandara untuk masyarakat yang menuju kawasan WSBK. Demikian pula dengan kantong parkir yang disediakan baik di sekitar kawasan WSBK seperti di area Masjid Nurul Bilad, parkir Hotel Novotel, Hub II parkir area sirkuit, maupun di bandara dan Pelabuhan.
Seluruh gelaran acara WSBK juga akan diselenggarakan dengan protokol kesehatan (prokes) ketat, di mana jumlah penonton akan dibatasi maksimal 25 ribu orang dengan syarat telah menjalani vaksin dosis lengkap. Kru dan tim yang terlibat dalam WSBK pun diharuskan menjalankan karantina terlebih dahulu saat masuk ke Indonesia, dan pada saat acara seluruh peserta (Pembalap, Crew, Mekanik, Official, Media, dan Konsultan) hanya diperbolehkan beraktivitas di venue latihan/pertandingan sesuai dengan lokasi yang ditentukan. Untuk melengkapi kesemua hal tersebut, akan dibentuk pula Satgas Protokol Kesehatan di lokasi acara, serta tenda-tenda masker untuk penyediaan secara gratis.
“Gelaran WSBK di KEK Mandalika tentu saja akan memberikan eksposur yang luar biasa terhadap pariwisata dalam negeri. Ini proyek kedua terbesar setelah Nusa Dua, land bank yang sudah dikuasai ITDC sebesar 1175 Ha,” ucap Menko Airlangga.
Sebagai bentuk nyata dampak langsung terhadap masyarakat maupun UMKM di sekitar Mandalika, diusulkan system bundling tiket penonton WSBK dengan paket wisata lokal dan merchandise produksi UMKM setempat. Di sekitar lokasi sirkuit juga telah direncanakan kegiatan pendamping berupa penyediaan lokasi bazar UMKM, pameran produk, festival kuliner, pertunjukan musik dalam skala kecil, dan pameran komunitas sebagai acara pendamping.
Kegiatan pendamping dibuat untuk mengisi waktu para penonton di antara sesi balap dan mengurangi tekanan beban lalu lintas orang dan kendaraan yang meninggalkan venue pada saat acara utama selesai “Tentunya gelaran ini diharapkan mendatangkan semakin banyak wisatawan lokal dan internasional, serta menarik devisa untuk negara. Di saat yang bersamaan juga menggeliatkan kembali aktivitas perekonomian masyarakat Lombok, karena potensi ekonomi (multiplier effect) diperkirakan mencapai Rp500 miliar per tahun (event balap),” tutup Menko Airlangga yang melanjutkan kegiatan meninjau sirkuit dengan menyetir sendiri buggy car.
Selain itu, Menko Airlangga juga telah mengunjungi Desa Wisata Sasak Sade yang menjadi partner ITDC dan Pemda sebagai tempat produksi merchandise WSBK Mandalika 2021. Hal ini menunjukkan bahwa kegiatan internasional akan menggerakkan perekonomian lokal. Di sana, Menko Airlangga meninjau proses pembuatan berbagai souvenir dan kain tenun etnik yang diawali dengan sambutan tarian tradisional.
Turut hadir dalam kegiatan ini antara lain adalah Menteri Perindustrian, Kepala BNPB, Gubernur NTB, Kapolda NTB, Danrem 162/Wirabhakti, Sekretaris Kemenko Perekonomian, Deputi Bidang Koordinasi Pengembangan Wilayah dan Tata Ruang Kemenko Perekonomian, Staf Ahli Bidang Regulasi, Penegakan Hukum, dan Ketahanan Ekonomi Kemenko Perekonomian, Deputi Bidang Koordinasi Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kemenko Marves, Dirjen Perhubungan Darat Kemenhub, Dirijen Adwil Kemendagri, Anggota DPR, dan Direktur Utama ITDC. (rep//hls/*)
MEDAN, SUMUTPOS.CO- Direktur Utama (Dirut) PT Angkasa Pura (AP) II, Dr Ir Muhammad Awaluddin MBA melihat secara langsung kesiapan pembangunan Gedung Retail & SPBU PT Petrol Niaga di area Bandara Kualanamu, Deliserdang, Selasa (12/10). Kunjungan Dirut PT Angkasa Pura II itu semakin memacu semangat Hendrik Halomoan Sitompul selaku pemilik PT Petrol Niaga untuk melakukan percepatan pembangunan.
Dirut PT Angkasa Pura II, Dr Ir Muhammad Awaluddin MBA didampingi Direktur PT Angkasa Pura Aviasi Haris, EGM Bandara Kuala Namu Heriyanto Wibowo dan lainnya berbincang dengan pemilik PT Petrol Niaga, Hendrik Sitompul di lokasi pembangunan Gedung Retail dan SPBU di Area Bandara Kualanamu, Deli Serdang.
“Beliau senang melihat progres pembangunan SPBU dan gedung retail. Pak Dirut AP II Awaluddin juga berharap, jika nanti gedung retail beroperasi ada produk khusus lokal di jual,” kata Hendrik Sitompul kepada wartawan, Kamis (14/10). Dalam kunjungan itu, Awaluddin yang menjabat Dirut PT Angkasa Pura II sejak dari 9 September 2016 itu, turut didampingi Direktur PT Angkasa Pura Aviasi, Haris, EGM Bandara Kualanamu Heriyanto Wibowo dan disambut langsung oleh Hendrik Sitompul.
Menurut Hendrik, dirinya sudah lama mengenal Awaludin, yakni saat Awaluddin masih menjabat sebagai Kadivre Telkom Sumatera. “Karena sudah lama kenal, jadi pembicaraan kami berlangsung akrab. Bahkan Dirut AP II Awaluddin mendukung untuk kelancaran pembangunan serta penataan di sekitar SPBU dan gedung retail,” sebut Hendrik.
Lebih lanjut diakui Hendrik, kunjungan Dirut PT Angkasa Pura II itu memberi motivasi bagi dirinya untuk melakukan percepatan pembangunan. “Kunjungan Dirut PT AP II ini, tentu semakin memberikan semangat kepada kami, untuk melakukan percepatan Pembangunan dan Operasional Gedung Retail & SPBU PT Petrol Niaga, di awal Tahun 2022,” kata Hendrik optimis.
Diketahui, ground breaking atau peletakan batu pertama pembangunan SPBU dan Gedung Retail PT Petrol Niaga milik Hendrik Sitompul ini dilaksanakan pada 21 Agustus 2021 lalu.
Hadir dalam ground breaking ini Kepala Staff Angkatan Laut (KASAL) Laksamana TNI Yudo Margono diwakili Komandan Lantamal I Laksamana Pertama TNI Achmad Wibisono, Direktur Utama Angkasa Pura Aviasi diwakili Head of Legal & Procurement PT Angkasa Pura Aviasi, Dedi Al Subur, Executive General Manager Angkasa Pura II Bandara Kualanamu, diwakili Riyanto, Pjs Executive General Manager Pertamina MOR I Medan Jefry Afandi, Kapolsek Bandara Kualanamu JH Damanik, Uskup Agung Medan, Orangtua dan keluarga Hendrik Sitompul, Yayasan Don Bosco, Pastor Paroki Batang Kuis, Pastor Uli Sihombing, dan Panti Asuhan (Susteran). (adz)
MEDAN, SUMUTPOS.CO—PAC Ikatan Pemuda Karya (IPK) Medan Deli melakukan kegiatan gotong royong (gotroy) bersama Muspika Kecamatan Medan Deli di Jalan Kayu Putih, Kelurahan Tanjung Mulia Hilir, Kamis (14/10/2021) pagi.
GOTROY: Suasana gotroy antara PAC IPK Medan Deli, Kecamatan Medan Deli, dan masyarakat sekitar membersihkan lingkungan mereka di Jalan Kayu Putih, Kelurahan Tanjung Mulia Hilir, Kamis (14/10/2021) pagi. IST.
Kegiatan gotroy dihadiri Camat Medan Deli, Ferry Suheri, Sekretaris IPK Medan Deli, Wahyu Permana, pengurus LPM, pengurus PKK, pengurus Karang Taruna, Bhabinkamtibmas, dan Babinsa,
Sejumlah kepala lingkungan (kepling) juga terlihat berpartisipasi dalam kegiatan sosial tersebut.
Mereka memulai bergotong royong dengan membersihkan saluran pembuangan air (parit PJKA) dan mencabuti rumput yang tumbuh di trotoar jalan. Keakraban juga terlihat di lokasi, di mana masyarakat sekitar begitu antusias ikut serta dalam kegiatan tersebut.
Menurut Wahyu Permana, sesuai arahan Ketua IPK Medan Deli, Umar Dani, kegiatan seperti ini akan rutin dilakukan bersama dengan masyarakat dan unsur pemerintahan di Kecamatan Medan Deli.
“IPK Medan Deli pimpinan ketua Umar Dani akan terus membantu masyarakat melalui gotong royong,” katanya.
Selain itu, melalui kegiatan ini diharapkan semakin mendekatkan IPK Kota Medan terkhusus PAC IPK Medan Deli kepada masyarakat. bahwa IPK Medan Deli adalah ormas yang selalu dekat dengan masyarakat.
“Saya berharap kegiatan ini dapat menjadi satu di antara program kerja IPK Medan Deli ke depannya,” pungkasnya.
Camat Medan Deli, Ferry Suheri mengatakan kegiatan gotong royong massal ini merupakan wujud visi dan misi Wali Kota Medan, Muhammad Bobby Afif Nasution, menciptakan Medan yang berkah dan bersih. Di mana setiap seminggu sekali seluruh jajaran Kecamatan Medan Deli dan pihak Kelurahan menggelar gotroy bersama masyarakat.
Pihaknya berharap kepada masyarakat agar bersama-sama ikut serta bergotong royong dan menjaga kebersihan lingkungannya masing-masing. (rel/prn)
KETERANGAN: Ketua Komisi A DPRD Sumut, Hendro Susanto berikan keterangan pers di ruang kerjanya, baru-baru ini. PRAN HASIBUAN/SUMUT POS.
MEDAN, SUMUTPOS.CO – Komisi A DPRD Sumatera Utara gerak cepat menindaklanjuti surat Gubernur Edy Rahmayadi ihwal 15 nama calon Anggota Komisi Informasi (KI) Sumut periode 2021-2025. Selain sudah menerima disposisi dari ketua dewan, Baskami Ginting, Komisi A telah membentuk tim ad hoc untuk itu.
KETERANGAN: Ketua Komisi A DPRD Sumut, Hendro Susanto berikan keterangan pers di ruang kerjanya, baru-baru ini. PRAN HASIBUAN/SUMUT POS.
“Perihal seleksi calon anggota KI Sumut ini, Komisi A sudah lakukan ‘gercep’ (gerak cepat, Red). Ketua dewan sudah disposisi ke Komisi A, lalu kami telah rapat internal membentuk tim ad hoc,” kata Ketua Komisi A DPRD Sumut, Hendro Susanto menjawab Sumut Pos, Rabu (13/10).
Dikatakannya, tim ad hoc yang dibentuk terdiri dari perwakilan masing-masing fraksi yang bertugas di Komisi A. Mereka bertugas untuk membuat penilaian berdasarkan rekam jejak, penyusunan makalah para calon, sikap, dan aspek lainnya. “Tim ad hoc akan bekerja 3×24 jam, setelah itu mereka akan sampaikan ke Komisi A pada rapat internal tentang scoring semua calon komisioner. Harapan kita Kamis atau Jumat ini, itu sudah bisa kita presentasi,” ujarnya.
Selanjutnya, kata politisi PKS itu, pihaknya akan mengundang ke-15 calon komisioner guna memaparkan mekanisme uji kelaikan dan kepatuhan. Pihaknya juga berkomitmen semua calon akan mendapat informasi penting ini, serta terbuka untuk umum.
“Ya, mereka akan kita kumpulkan pada waktunya untuk berikutnya mengikuti fit and proper test. Saat ini kita beri kesempatan untuk tim ad hoc bekerja. Harapannya, dari 15 calon ini, nanti terpilih 10 orang terbaik untuk berikutnya diputuskan lima komisioner baru,” katanya.
Mengenai surat dari Gubsu Edy perihal seleksi ini, diakui Hendro bahwa ada satu nama calon usulan dari Pemprov Sumut. Hal itu menurutnya sudah sesuai regulasi dan proporsional.
“Langkah pertama sejak kami menerima surat itu dari pansel tertanggal 7 Oktober 2021, kami cek 15 nama calon sebagaimana pengumuman timsel pada 3 September lalu. Ternyata benar dan pas. Cek data ini penting sebelum kita ke tahapan selanjutnya,” pungkasnya.
Diketahui, Gubsu Edy Rahmayadi sebelumnya telah mengirimkan 15 nama calon anggota KI Provinsi Sumut periode 2021-2025 kepada DPRD Sumut. Demikian diamini Pelaksana Tugas Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Sumut, Abdul Aziz Batubara, Senin (11/10).
“Sudah kami kirimkan nama-namanya. Dalam dokumen itu juga terlampir surat pengantar dari bapak gubernur kita. Kita tunggulah proses selanjutnya di Komisi A DPRD Sumut,” katanya.
Setelah tahapan di legislatif, pihaknya baru melakukan persiapan untuk surat keputusan (SK) dari gubernur Sumut terhadap lima nama yang lulus nantinya. Pihaknya berharap, kelima nama yang lulus dan bakal menjadi anggota KI untuk periode mendatang tersebut, merupakan putra dan putri daerah terbaik.
“Informasi dari Komisi A, mereka langsung meneruskan kepada ketua DPRD surat pengantar dari Gubsu itu. Dan memang di surat pengantar gubernur itu, ditujukan kepada ketua DPRD. Harapan kita hanya itu, didapatkan lima orang calon komisioner KI yang terbaik. DPRD akan pilih lima orang dari 15 nama yang sudah kami kirimkan itu,” pungkasnya.
Adapun 15 nama calon peserta Seleksi KI Sumut periode 2021-2025 yang dinyatakan lulus tahap wawancara yakni; Abd Haris; Ahmad Yasir Lubis; Amrizal; Chairil Huda; Cut Alma Nurafiah; Dedy Ardiansyah; Eddy Syahputra; Endang Junaidi; Galumbang Hutagalung; Harun Ismail Sitompul; Herry Dani; Masrul; Mayjen Simanungkalit; Muhammad Safii Sitorus; Sakhira Zandi. (prn/ila)
TINJAU:
Wali kota Medan Bobby Nasution mengendarai motor bersama rombongan, saat meninjau salah satu jalan rusak di Kota Medan.
MEDAN, SUMUTPOS.CO – Wali Kota Medan Bobby Nasution berkoordiasi dengan Dirjen Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kementerian PUPR) untuk memperbaiki jalan nasional di Kota Medan. Totalnya, sekitar 70.572 meter. Koordinasi ini dilakukan Bobby saat Dirjen Bina Marga Kementerian PUPR melakukan kunjungan kerja (kunker), baru-baru ini.
TINJAU:
Wali kota Medan Bobby Nasution mengendarai motor bersama rombongan, saat meninjau salah satu jalan rusak di Kota Medan.
Adapun ruas jalan nasional yang berada di Kota Medan yakni Jalan Gagak Hitam/Jalan Setia Budi, Jalan Binjai Raya/Jalan Gatot Subroto dan Jalan AH Nasution. Kemudian, Jalan Ngumban Surbakti/Jalan Letjend Jamin Ginting, Jalan Pertahanan, Jalan Asrama, Jalan Krakatau, Jalan Pertempuran/Fly Over Brayan, Jalan KL Yos Sudarso/Jalan Veteran-Marelan Sp Kantor serta Jalan Sisingamangaraja.
Lalu, Jalan Helvetia/Jalan Pertempuran, Jalan Kapten Sumarsono, Jalan Krakatau Ujung, Jalan Kolonel Bejon, Jalan Letda Sudjono juga Jalan Medan-Belawan. Total panjang jalan nasional yang ada di Kota Medan tersebut sekitar 70.572 meter.
Bobby memastikan, bahwa jalan-jalan nasional tersebut akan diperbaiki 100 persen oleh Dirjen Bina Marga Kementerian PUPR. Bahkan, bukan hanya perbaikan, perawatan berkala juga akan dilakukan pada jalan nasional guna menjaga kondisinya.
“Jalan nasional yang ada di Kota Medan telah dipastikan akan diperbaiki 100 persen oleh Dirjen Bina Marga Kementerian PUPR. Alhamdulillah, bukan cuma diperbaiki tapi juga akan dirawat berkala, karena banyak yang mudah rusak walau sudah dibenahi. Untuk itu, nanti dikaji juga apa masalahnya. Kalau drainasenya bermasalah, itu juga akan diperbaiki,” kata Bobby Nasution.
Tak hanya itu, Bobby menyampaikan program dan keinginannya untuk membangun dua underpass guna mengurangi kemacetan di kota terbesar ketiga di Indonesia ini. Adapun lokasinya yakni di Jalan Gagak Hitam dan Simpang Dobi, Kecamatan Medan Deli.
“Insya Allah kita akan bangun dua underpass di 2023. Pertama di Jalan Gagak Hitam. Namun, nanti harus melewati kajian terlebih dahulu agar rencana tersebut berjalan maksimal. Pengkajian juga dilakukan untuk mengetahui kemungkinan terjadinya banjir. Untuk itu perlu kajian agar ada alur air ke Sungai Bedera sehingga akan kolaborasi penuh dengan BWS. Kedua, di Simpang Dobi akan kita bangun juga underpass dan sudah disetujui dengan tahapan pelebaran jalan pada tahun 2022 karena sifatnya mengatasi bottle neck atau penyempitan,” paparnya.
Sementara itu, rencana perbaikan 100 persen jalan nasional dan pembangunan dua underpass mendapat apresiasi dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Medan Area (FISIP UMA), Dadang Darmawan Pasaribu MSi. Sebab, persoalan infrastruktur, terutama jalan memang menjadi prioritas yang dibutuhkan warga untuk ditangani Bobby Nasution. “Melihat upaya yang telah dilakukan Pak Wali, tampaknya semua itu akan terealisasi,” ujar.
Bahkan, kata Dadang, sejak awal semua orang yakin betul bahwa kekuatan Bobby Nasution yang terlihat adalah komunikasi yang baik dengan pemerintah pusat. “Kemampuan berkomunikasinya dengan baik memberikan hasil. Banyak komitmen yang diperoleh Kota Medan dari pemerintah pusat, terutama perbaikan infrastruktur jalan, termasuk perbaikan jalan nasional di Kota Medan,” tambahnya.
Dadang berharap, khusus untuk jalan provinsi maupun jalan kota yang menjadi tanggung jawab Pemko Medan, Bobby Nasution diharapkan dapat bekerjasama dengan Pemprov Sumut dengan mengkonsolidasi APBD Kota Medan untuk perawatan jalan di ibukota Provinsi Sumut tersebut. “Banyak masyarakat yang menantikan dilakukannya perawatan jalan,” pungkasnya.
Sedangkan Dosen Prodi Ilmu Politik, FISIP, USU, Indra Fauzan, SHI. M.Soc.Sc.PhD, sependapat Menurutnya, salah satu yang terpenting dari seorang pemimpin adalah kemampuan berkomunikasi sehingga aspek diplomasi dan lobbying ini sangat penting dimiliki oleh setiap pemimpin.
“Ibarat kata kepala daerah juga adalah seorang marketing, saya rasa Wali Kota Medan memiliki nilai itu, karena hasil komunikasi dan tentunya bagaimana meyakinkan pihak pusat untuk bisa melakukan pembenahan jalan nasional yang ada di kota Medan,” kata Indra Fauzan. (map/ila)