26 C
Medan
Saturday, April 4, 2026
Home Blog Page 3142

Polres Tebingtinggi Gelar Operasi Patuh Toba, 51 Personel Diturunkan

TEBINGTINGGI- Polres Tebingtinggi menggelar Operasi Patuh Toba 2021 mulai hari ini, Senin (20/9/2021), hingga 3 Oktober mendatang. Kapolres Tebingtinggi AKBP Agus Sugiyarso langsung memimpin apel sekaligus melepas 51 personel dari halaman Mapolres Tebingtinggi.

SEMATKAN: Kapolres Tebingtinggi AKBP Agus Sugiyarso menyematkan pita kepada salah seorang personil tanda dimulainya Operasi Patuh Toba tahun 2021.

Apel pelepasan personel Operasi Patuh Toba 2021 ini turut dihadiri Sekdako Tebingtinggi Muhammad Dimiyathi dan gabungan tim dari Satpol PP, Dinas Perhubungan Kota Tebingtinggi dan Koramil 13 Tebingtinggi, Brimob Detasemen B Tebingtinggi serta steakholder yang terlibat dalam operasi ini.

Kapolres Tebingtinggi AKBP Agus Sugiyarso menyampaikan, Polres Tebingtinggi membawahi dua wilayah yaitu Kota Tebingtinggi dan Kabupaten Serdang Bedagai. “Operasi Patuh Toba melibatkan unsur-unsur di dalamnya dan saat ini kita masih melaksanakan PPKM di wilayah kita,” ujarnya.

Dijelaskan Agus Sugiyarso, akhir-akhir ini cuaca di wilayah Kota Tebingtinggi dan Kabupaten Serdang Bedagai dengan curah hujan yang tinggi, untuk itu diperlukan kerjasama yang baik antar unsur steakholder yang terlibat. “Operasi Patuh Toba ini mengedepankan preemtif dan preventif dengan mengedukasi masyarakat agar tetap mematuhi peraturan berlalu lintas dan bukan represif. Saat ini Kota Tebingtinggi berada di level 3 untuk itu kita harus menurunkan level tersebut dengan cara mengadakan vaksinasi di setiap tempat,” papar AKBP Agus Sugiyarso.

Adapun sasaran Operasi Patuh Toba ini, kata Agus, yakni mengurangi angka laka lantas dan tempat-tempat keramaian untuk penanganan pandemi Covid-19. Dalam pelaksanaan operasi patuh toba ini agar kiranya menghindari kesalahan sekecil apapun, misalnya pungli. Karenanya, kegiatan ini juga diawasi oleh Propam. (ian)

Program Peremajaan Sawit Dorong Penyerapan Tenaga Kerja

LUAS: Kebun sawit yang ada di Sumatera Utara.

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) merupakan salah satu Program Strategis Nasional sebagai upaya Pemerintah meningkatkan produktivitas tanaman perkebunan kelapa sawit, dengan menjaga luasan lahan. Ini bertujuan agar perkebunan kelapa sawit dapat dimanfaatkan secara optimal, sekaligus menyelesaikan masalah legalitas lahan yang terjadi.

LUAS: Kebun sawit yang ada di Sumatera Utara.

Pemerintah menargetkan Program PSR dari 2020 sampai 2022 dapat terealisasi sebesar 540 ribu hektare yang tersebar di berbagai wilayah di Indonesia. Di antaranya wilayah Sumatera sebanyak 397.200 hektare, Jawa 6.000 hektare, Kalimantan 86.300 hektare, Sulawesi 44.500 hektare, dan Papua 600 hektare.

Target pemerintah dalam Program PSR pada 2021 seluas 180 ribu ha dan dapat didukung dengan pembiayaan dari Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit sebesar Rp 30 juta per hektare dengan maksimal lahan seluas 4 hektare per pekebun. Deputi Bidang Koordinasi Pangan dan Agribisnis Kemenko Perekonomian Musdhalifah Machmud melakukan peninjauan atas pelaksanaan Program PSR atau replanting pada KUD Gajah Mada di Desa Telaga Sari, Kecamatan Kelumpang Hilir, Kota Baru, Provinsi Kalimantan Selatan, Jumat (17/09).

Luasannya mencapai 7.200 ha yang tersebar di 13 desa pada tiga kecamatan, dengan jumlah pekebun sebanyak 5.274 orang. Bibit yang digunakan merupakan jenis DXP Dami Mas dengan produksi mencapai 25 sampai 30ton TBS per ha.

“Hal ini merupakan contoh konkrit multipihak dalam menyukseskan Program PSR dan diharapkan ke depannya kepedulian para Bupati atau Kepala Daerah di wilayah lain yang menjadi sentra produksi kelapa sawit dapat terpacu mencapai target Program PSR,” ujar Musdhalifah. Program PSR telah berkontribusi terhadap pemulihan perekonomian nasional pada masa pandemi Covid-19 dengan menyerap banyak tenaga kerja dan memutar roda perekonomian atau menciptakan multiplier effect.

Sebagai produsen sekaligus eksportir terbesar minyak sawit di dunia, Indonesia telah memproduksi 47,18 juta ton pada 2020. Sekitar 37,3 juta ton di antaranya terserap di pasar ekspor. Nilai ekspor tersebut menunjukkan, kelapa sawit merupakan komoditas penting bagi perekonomian Indonesia dan berperan dalam menyumbang devisa terbesar bagi negara.

Berdasarkan Keputusan Menteri Pertanian Nomor 833 Tahun 2019, luas lahan tutupan kelapa sawit nasional mencapai 16,38 juta hektare yang didominasi oleh perkebunan rakyat sebesar 42 persen atau sebesar 6,94 juta hektare. Dengan demikian peran perkebunan rakyat dalam industri sawit nasional tidak bisa lagi dipandang sebelah mata.

Pemerintah juga telah mengeluarkan regulasi terkait penyelesaian lahan seperti Peraturan Pemerintah Nomor 43 Tahun 2021 tentang Penyelesaian Tata Ruang, Kawasan Hutan, Izin dan/atau Hak atas tanah, dan berbagai kebijakan lainnya. (rol/ram)

Suplai Listrik ke Pabrik Baterai EV Terbesar di ASEAN, PLN Jamin Keandalan tanpa Kedip

BERSAMA: Manajemen PT PLN (Persero) bersama Presiden Jokowi saat mengunjungi PT HKML Battery Indonesia, pabrik baterai kendaraan listrik (electrical vehicle/EV) pertama di Asia Tenggara, yang berlokasi di Karawang, Jawa Barat.

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – PT PLN (Persero) siap menjamin keandalan pasokan daya listrik kepada PT HKML Battery Indonesia, pabrik baterai kendaraan listrik (electrical vehicle/EV) pertama di Asia Tenggara, yang berlokasi di Karawang, Jawa Barat. Apalagi saat ini pasokan listrik di sistem Jawa Bali melimpah.

BERSAMA: Manajemen PT PLN (Persero) bersama Presiden Jokowi saat mengunjungi PT HKML Battery Indonesia, pabrik baterai kendaraan listrik (electrical vehicle/EV) pertama di Asia Tenggara, yang berlokasi di Karawang, Jawa Barat.

Executive Vice President Komunikasi Korporat dan TJSL PLN, Agung Murdifi menjelaskan, cadangan kapasitas listrik di Jawa dan Bali saat ini sebesar 12 GW.

Cadangan daya tersebut dapat dimanfaatkan untuk pengembangan bisnis dan industri, salah satunya industri baterai.

“PLN optimistis dapat memenuhi kebutuhan listrik untuk industri, apalagi khususnya industri baterai. Saat ini PLN memiliki cadangan daya cukup besar, khususnya pada sistem kelistrikan Jawa-Bali,” ujar Agung.

Dirinya menjelaskan bahwa saat ini PLN aktif melakukan komunikasi dengan calon pelanggan terkait pasokan listrik. Lokasi HKML Battery sendiri lokasinya berada di sekitar Kawasan Industri Karawang New Industry City (KNIC). 

“PLN siap menyediakan pasokan daya listrik yang berkelanjutan, aman, dan andal sesuai dengan timeline dan kebutuhan investasi bagi Kawasan Industri Karawang New Industry City (KNIC) pada umumnya dan HKML Battery Indonesia pada khususnya,” ujar Agung.

PLN siap memasok kebutuhan listrik di KNIC dan HKML Baterai Indonesia melalui dua tahap. Rencananya, tahap pertama sebesar 20,7 MegaVolt Ampere (MVA) dan 27,7 MVA. Sedangkan pada tahap kedua sebesar 110 MVA.

Untuk bisa memastikan pasokan listrik aman, kata Agung, PLN sedang mempersiapkan Gardu Induk Mekarsari berkapasitas 4×60 Mega Volt Ampere (MVA), Gardu Induk Transheksa 2×60 MVA dan Gardu Induk di dalam Kawasan Industri KNIC.

PLN juga memiliki berbagai jenis layanan yang memiliki tingkat keandalan sesuai kebutuhan pelanggan dengan harga bersaing, termasuk listrik premium dengan layanan listrik tanpa kedip. 

Sampai dengan saat ini, PLN masih terus melakukan pembahasan terkait rencana Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan KNIC.

“Intinya kami pastikan, PLN siap. Bagi industri yang ingin lebih efisien, pakai saja listrik PLN. Anda fokus bisnisnya, biar kami urus listriknya. Sudah banyak bukti industri yang tadinya mengoperasikan sumber listrik sendiri sekarang beralih ke PLN karena lebih andal dan efisien,” pungkas Agung. (ila)

Harga Pertamax Turbo Naik

NAIK: Harga Pertamax Turbo dan Pertamina Dex naik.

SUMUTPOS.CO – PT Pertamina (Persero) melalui Patra Niaga, Sub Holding Commercial & Trading menaikkan dua produk BBM non subsidi yakni Pertamax Turbo dan Pertamina Dex. Pertamax Turbo (RON 98) naik dari semula Rp9.850 per liter menjadi Rp12.300 per liter, lalu Pertamina Dex (CN 53) dari semula Rp10.200 per liter menjadi Rp11.150 per liter.

NAIK: Harga Pertamax Turbo dan Pertamina Dex naik.

Corporate Secretary PT Pertamina Patra Niaga, SH C&T Pertamina, Putut Andriatno menjelaskan penyesuaian ini dilakukan dengan mengikuti perkembangan dari industri minyak dan gas. Dia mengatakan, untuk produk lain tidak mengalami penyesuaian.

“Betul, telah disesuaikan harga hanya untuk Pertamax Turbo dan Pertamina Dex, produk lain tidak mengalami perubahan harga,” ujar Putut dalam keterangan tertulis, Minggu (19/9).

Dia mengatakan, meski dua produk tersebut mengalami penyesuaian, harganya masih kompetitif dibanding dengan produk lain yang setara.

“Meski mengalami penyesuaian, harga Pertamax Turbo dan Pertamina Dex ini masih paling kompetitif jika dibandingkan dengan produk setara. Penyesuaian harga ini juga sudah sesuai dengan ketentuan yang berlaku, bahkan masih di bawah batas yang ditetapkan,” terangnya.

Selain Pertamina, Shell juga menjual produk serupa. Dikutip dari laman resminya, Minggu (19/9), Shell telah merilis harga BBM terbarunya pada 3 September 2021 lalu. Shell memiliki BBM dengan RON 98 yakni Shell V-Power Nitro+.

Saat ini, Sheel V-Power Nitro+ dibandrol dengan harga Rp 12.310. Artinya, selisih tipis lebih mahal Rp 10 dibanding Pertama Turbo yang kini dijual dengan harga Rp 12.300 per liter.

Berikut daftar harga terbaru BBM Pertamina dan Shell:

Pertamina

  1. Pertalite (RON 90) Rp 7.650 per liter
  2. Pertamax (RON 92) Rp 9.000 per liter
  3. Pertamax Turbo (RON 98) Rp 12.300 per liter
  4. Dexlite (CN 51) Rp 9.500 per liter
  5. Pertamina Dex (CN 53) Rp 11.150 per liter.

Shell

  1. Shell Super (RON 92) Rp 11.570 per liter
  2. Shell V-Power (RON 95) Rp 12.070 per liter
  3. Shell Diesel (CN 51) Rp 11.190 per liter
  4. Shell V-Power Nitro+ (RON 98) Rp 12.310 per liter. (dtc/ram)

Sekat Perlintasan Manual Dibuka, Pemko Pasang Pintu Perlintasan KA di Jalan Ayahanda

JELASKAN: Petugas lintasan palang kereta api (KA) menjelaskan kepada Wali Kota Medan Bobby Nasution, di sela-sela peresmian pemasangan pintu perlintasan di Jalan Ayahanda, Medan Petisah.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Setelah sekian lama tak bisa dilintasi kendaraan roda empat, pembatas atau sekat manual rel kereta api yang menjadi akses dari Jalan Ayahanda menuju Jalan Danau Singkarak, kini telah dibuka.

JELASKAN: Petugas lintasan palang kereta api (KA) menjelaskan kepada Wali Kota Medan Bobby Nasution, di sela-sela peresmian pemasangan pintu perlintasan di Jalan Ayahanda, Medan Petisah.

Sebagai gantinya, Pemerintah Kota (Pemko) melalui Dinas Perhubungan yang berkolaborasi dengan PT KAI, Balai Teknik Perkeretaapian, dan RS Royal Prima, memasang pintu perlintasan di Jalan Ayahanda, Kecamatan Medan Petisah tersebut.

Peresmian pintu perlintasan yang kini dilengkapi dengan palang otomatis itu dilakukan langsung oleh Wali Kota Medan Bobby Nasution, Jumat (17/9) sore. Didampingi langsung Kepala Dinas Perhubungan Kota Medan Iswar Lubis S.SiT MT, peresmian pun ditandai dengan membunyikan sirene tanda lewat kereta, sekaligus menekan tombol penutupan palang.

“Fungsi utama pintu perlintasan ini adalah untuk keselamatan. Untuk memberitahu pengguna jalan, bahwa kereta api akan melintasi jalan ini,” ucap Bobby Nasution didampingi Kadis Perhubungan Medan Iswar Lubis S.SiT MT.

Sebelumnya, kata Bobby, perlintasan kereta api tersebut tidak mempunyai palang, melainkan hanya dipacakkan besi di tengah jalan agar mobil tidak bisa melintas. Adapun kendaraan yang dapat melintas saat itu, hanya sepeda motor dan kendaraan roda dua lainnya.”Sekarang sudah ada sirene tanda lewat kereta dan palangnya, mobil pun sudah bisa melintas,” ujarnya.

Selain untuk keselamatan, terang Bobby, dibukanya perlintasan tersebut juga sekaligus membuka akses jalan bagi kendaraan roda 4. Pasalnya, di kawasan Jalan Ayahanda terdapat Rumah Sakit Royal Prima dan masyarakat yang ingin lebih mudah dalam mengakses jalan menuju Jalan Danau Singkarak.

“Di sekitar jalan ini ada rumah sakit. Ambulans yang membawa pasien tidak bisa lewat sini. Sampai di sini sudah mentok, harus memutar mencari jalan lain,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Kota Medan Iswar Lubis, menjelaskan bahwa sebelumnya perlintasan kereta di Jalan Ayahanda hanya ditutup secara manual. Namun saat ini, pintu perlintasan telah dibuat secara resmi. Selain itu, pintu perlintasan juga akan selalu dijaga oleh petugas dari Dinas Perhubungan Kota Medan pada pos perlintasan yang telah disediakan.

“Sekarang kita buat pintu perlintasan resmi. Perlengkapan, peralatan, dan segala macam, termasuk petugas pos jaga resmi dari Dinas Perhubungan Medan,” jelas Iswar kepada Sumut Pos, Minggu (19/9).

Iswar menerangkan, dengan adanya pintu perlintasan kereta api tersebut, masyarakat diharapkan dapat menjaga keselamatan pengguna jalan. Selain itu, dibukanya sekat perlintasan manual selama ini, diharapkan dapat memenuhi aksesibilitas masyarakat yang selama ini dibilang terbambat.

“Pertimbangannya, di sekitar sini kan ada rumah sakit, ada kampus, dan semua itu harus kita support. Dengan dibukanya akses ini, kita harapkan pihak RS dan pihak lainnya dapat lebih cepat dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” pungkasnya. (map/ila)

Afri Rizki Lubis: Jangan Lagi Tak Percaya Covid-19

SOSIALISASI: M Afri Rizki saat sosialisasi Perda No.4 Tahun 2012 di Kelurahan Pangkalan Masyhur, Medan Johor.markus/sumutpos.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Medan, M Afri Rizki Lubis SM M.IP mengimbau masyarakat Kota Medan harus selalu mewaspadai penularan Covid-19 yang sampai kini belum teratasi selain dengan menerapkan prokes dan vaksinasi. Untuk itu, Rizki meminta agar jangan ada lagi masyarakat yang tidak percaya akan keberadaan virus berbahaya ini. Apalagi, sambung Rizki, dirinya pernah merasakan sakit ketika dirinya terpapar Covid-19.

SOSIALISASI: M Afri Rizki saat sosialisasi Perda No.4 Tahun 2012 di Kelurahan Pangkalan Masyhur, Medan Johor.markus/sumutpos.

“Saya juga dulu sempat tidak yakin dengan virus ini. Tapi setelah saya terpapar, akhirnya jadi percaya. Jadi warga jangan lagi bersikap tidak perduli, jangan lagi bilang tidak percaya. Buktinya sudah banyak, bahkan yang meninggal pun sudah banyak. Mari tingkatkan kewaspadaan dengan selalu mentaati protokol kesehatan 5M,” ujar Komisi III DPRD Medan.

Rizki Lubis meminta Kelurahan Pangkalan Masyhur untuk terus memantau kondisi penyebaran Covid-19 di wilayahnya. Sebab, meskipun penyebaran Covid-19 di Kota Medan diklaim terus menurun beberapa waktu terakhir, tetapi Kelurahan Pangkalan Masyhur merupakan salah satu Kelurahan di Kecamatan Medan Johor. Sedangkan Kecamatan Medan Johor kerap masuk ke dalam 1 dari 5 Kecamatan dengan penyebaran Covid-19 tertinggi di Kota Medan.

Hal itu diungkapkan Rizki saat menggelar Sosialisasi Peraturan Daerah (Perda) No.4 Tahun 2012 Tentang Sistem Kesehatan Kota Medan di Jalan Karya Bersama Simpang Karya Bersama Dalam, Kelurahan Pangkalan Masyhur, Kecamatan Medan Johor, Sabtu (18/9). Kegiatan tersebut turut dihadiri Lurah Pangkalan Mahsyur, perwakilan Dinas Kesehatan Kota Medan, para Kepling dan warga sekitar.

Sementara itu, masih dalam kegiatan Sosialisasi Perda No.4/2012 yang digelar Rizki Lubis, Lurah Pangkalan Masyhur Milwan, juga meminta kepada warga yang hadir agar selalu mematuhi Prokes 5M sebagai salah satu upaya meminimalisir peredaran Virus Covid-19.

Disebutkannya, penularan virus ini di Kota Medan memang sudah menurun, namun warga harus tetap waspada dan tetap mematuhi prokes. Karenanya, Milwan merasa bersyukur digelarnya Sosialisasi Perda Kesehatan di wilayahnya, sehingga warga dapat lebih memahami masalah kesehatan terutama penularan virus Covid.

Sedangkan perwakilan Dinas Kesehatan Kota Medan, Ferdinand Ginting juga mengimbau agar warga mematuhi betul prokes dengan selalu menerapkan 5M secara disiplin.”Karena virus ini sudah banyak mengambil korban, termasuk keluarga kita sendiri, jadi warga harus tetap waspada,” imbaunya.

Ferdinand juga menyebutkan, untuk membantu penanganan warga yang terpapar Covid, Wali Kota Medan telah menyediakan beberapa tempat isolasi terpadu (isoter) yang bisa dipergunakan warga Kota Medan yang terpapar covid dengan gejala ringan dan OTG, yakni eks Hotel Soechi Internasional di Jalan Cirebon, Gedung P4TK Jalan Setia Budi Medan Helvetia, dan KM Bukit Raya di Dermaga 007 Belawan.

“Jangan takut di isolasi. Justru dengan diisolasi, kondisi kesehatan orang yang diisolasi dapat dipantau secara intens oleh tenaga kesehatan. Selain itu, keluarga dan orang-orang disekitar kita dapat terhindar dari penularan virus ini,” pungkasnya. (map/ila)

Warga Komat III Mengeluh Belum Divaksin

SOSIALISASI: Dedy Aksyari saat sosialisasi Perda No.4 Tahun 2012 di Kantor Lurah Kota Matsum (Komat) III, Sabtu (18/9).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Warga Kelurahan Komat III, Syamsuddin, mengaku masih banyak warga di kawasan tersebut yang belum divaksin. Bukan karena tak ingin divaksin, tetapi karena memang tidak ada stok vaksin yang tersedia hingga mereka belum berkesempatan untuk divaksin. Padahal, mereka mengaku telah mendaftarkan diri agar bisa divaksin.

SOSIALISASI: Dedy Aksyari saat sosialisasi Perda No.4 Tahun 2012 di Kantor Lurah Kota Matsum (Komat) III, Sabtu (18/9).

Menanggapi keluhan tersebut, Anggota DPRD Medan Fraksi Partai Gerindra Dedy Aksyari Nasution ST, meminta Pemerintah Kota (Pemko) Medan untuk turut menggandeng pihaknya di DPRD dalam menyalurkan vaksinasi Covid-19 di Kota Medan. Pasalnya, selain dapat meringankan bebam pemerintah dalam memvaksinasi masyarakat, penyaluran vaksinasi melalui anggota dewan juga dapat mengurangi potensi berkumpulnya massa di puskesmas sebagai tempat vaksinasi Covid-19.

Hal itu ungkapkan Dedy Aksyari saat menggelar Sosialisasi Peraturan Daerah (Perda) No.4 Tahun 2012 di depan Kantor Lurah Kota Matsum (Komat) III, Kecamatan Medan Kota, Sabtu (18/9).

“Saya nanti akan minta bantuan ke Pemko Medan, supaya para anggota dewan dapat ikut menyalurkan (vaksin) kepada masyarakat, itu supaya membantu pemerintah untuk proses vaksinasi ke masyarakat, termasuk kepada konstituen kami,” ucap Dedy menjawab keluhan warga yang belum divaksin saat menghadiri kegiatan yang mematuhi prokes tersebut.

Di hadapan Lurah Komat III Mirna, Dedy juga meminta agar setiap kepala lingkungan dibawah koordinasi Kelurahan segera merampungkan proses pendataan. Dari pendataan itu akan diketahui, siapa saja warga yang belum divaksin dan segera mendaftarkannya sebagai warga penerima vaksinasi.

Khusus masalah vaksin, kata Dedy, tak cuma di Kelurahan Komat III, tapi akhir-akhir ini memang sangat banyak warga Kota Medan yang ingin divaksin, akan tetapi stok vaksin memang tidak mencukupi. “Tapi dari Wali Kota (Medan), infonya akhir bulan 9 ini sudah ada stok vaksinnya. Saya kembali menghimbau kepada bapak/ibu, supaya pandemi ini bisa kita lewati bersama, salah satu caranya adalah vaksinasi. Kalau memang nanti sudan bisa vaksinasi, maka laksanakan lah vaksinasi itu,” imbaunya.

Dalam menyosialisasikan Perda Kota Medan No.4/2012 itu, Dedy juga menerangkan bahwa pemerintah punya tanggungjawab untuk memberikan jaminan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Khusus untuk warga kurang mampu, pemerintah wajib memfasilitasinya dengan BPJS Kesehatan yang iurannya ditanggung oleh pemerintah atau Penerima Bantuan Iuran (PBI).

Untuk itu saat ini, di bawah kepemimpinan Wali Kota Medan Bobby Nasution, Pemko Medan tengah meminta penambahan ‘jatah’ kepada Kementerian Sosial agar warga Medan yang mendapatkan BPJS PBI dapat ditambah.”Pemko sedang mengupayakan agar semakin banyak masyarakat di Kota Medan yang bisa mendapatkan PBI ini. Makanya saat ini, Dinsos Kota Medan sedang mendata agar masyarakat bisa mendapatkan BPJS PBI. Kita minta disini, Kelurahan dan Kepling mengambil perannya,” tegasnya. (map/ila)

PMI Medan Gelar Disinfektan dan Sosialisasi di Rutan dan Lapas Klas 1 Medan

DISINFEKTAN: Suasana apel sebelum penyemprotan disinfektan oleh relawan PMI Kota Medan di Lapas Klas 1 Medan, Kecamatan Medan Helvetia, Sabtu (18/9). prans hasibuan/sumutpos.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Puluhan relawan Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Medan menyambangi Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Medan di Jalan Lembaga Pemasyarakatan, Kelurahan Tanjunggusta, Kecamatan Medan Helvetia, Sabtu (18/9) Pantauan di lapangan, tepat pukul 08.30 WIB, rombongan PMI Kota Medan langsung berbaris melaksanakan apel bersama Kepala Lapas Klas 1 Medan, Erwedi Supriyatno diwakili Kabid Pembinaan Lapas Klas 1 Medan, Peristiwa Bru Sembiring.

DISINFEKTAN: Suasana apel sebelum penyemprotan disinfektan oleh relawan PMI Kota Medan di Lapas Klas 1 Medan, Kecamatan Medan Helvetia, Sabtu (18/9). prans hasibuan/sumutpos.

Kepada peserta, Peristiwa Bru Sembiring menyampaikan beberapa peraturan untuk masuk ke dalam Lapas. Selanjutnya, para relawan dibagi menjadi empat kelompok yang akan melaksanakan sejumlah kegiatan di dalam Lapas.

Ketua PMI Medan, H Musa Rajekshah MHum melalui Kabid Relawan dan Anggota Esti Pibrianto menjelaskan, kehadiran mereka dalam rangka peringatan HUT ke-76 PMI. Dimotori oleh Forum Relawan (Korps Sukarewan Unit Markas dan Perguruan Tinggi) PMI Kota Medan, ada sejumlah kegiatan yang akan dilaksanakan. Yaitu disinfektan di Lapas Klas 1 Dewasa, Rutan Perempuan, Lapas Perempuan dan Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA). Kegiatan ini untuk membantu pihak Lapas dalam menghambat penyebaran Covid-19 ke warga binaannya.

Selain disinfektan, PMI Medan menggelar lokalatih pertolongan pertama (PP) yang dibawakan Hendra, Erwin, Cyntia dan Wilda. Melalui kegiatan ini diharapkan pihak lapas dan warga binaan dapat sigap dan tanggap bila terjadi bencana maupun kecelakaan. Ada juga sosialisasi pemulihan hubungan keluarga (Restoring Family Links/PSP) yang dibawakan oleh Zulhamsyah, kesehatan reproduksi (Kespro) di Lapas Perempuan oleh dr Ira dan dr Afina serta Psychosocial Support Program (PSP) untuk anak yang dibawakan oleh Rahma dan Cristine.

“Kegiatan ini merupakan implementasi dari tema besar perayaan HUT ke-76 PMI, Bergerak Bersama untuk Sesama. Karena PMI tidak hanya soal donor darah, juga bertanggungjawab dalam penanggulangan permasalahan sosial dan kemanusiaan di tengah-tengah masyarakat. Kita berharap kegiatan ini dapat membantu pihak Lapas Klas 1 Medan dalam menghentikan penyebaran Covid-19 serta pembinaan terhadap warga binaannya,” tutur Esti Pibrianto didampingi Kepala Markas PMI Kota Medan, Zulhamsyah dan Ketua PMI Kecamatan Medan Helvetia, Rospita Br Manalu.

Kehadiran relawan PMI Kota Medan tersebut mendapat apresiasi. “Kami sangat berterimakasih atas kehadiran PMI Kota Medan hari ini. Kegiatan ini sangat dibutuhkan untuk menambah ilmu bagi kami dalam penanggulangan permasalahan di tengah-tengah warga binaan Lapas Klas 1 Medan. Begitu juga penyemprotan cairan disinfektan sangat membantu kami dalam penanganan Covid-19,” ucap Sembiring. (rel/prn/ila)

Ops Patuh Toba 2021 Kembali Digelar, Hari Ini Polisi Razia Kendaraan

DITILANG: Seorang pengendara saat mendapat sanksi tilang dalam Operasi Patuh Toba tahun lalu. Mulai hari ini hingga 14 hari ke depan, Operasi Patuh Toba 2021 digelar.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Hadi Wahyudi mengatakan, Operasi Patuh Toba 2021 akan digelar selama 14 hari untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tertib dalam berlalu lintas dan meningkatkan kedisiplinan mematuhi protokol kesehatan (Prokes) dalam mencegah penyebaran Covid-19.

DITILANG: Seorang pengendara saat mendapat sanksi tilang dalam Operasi Patuh Toba tahun lalu. Mulai hari ini hingga 14 hari ke depan, Operasi Patuh Toba 2021 digelar.

Hadi mengungkapkan, selama digelarnya Operasi Patuh Toba 2021 personel harus mengedepankan sikap humanis, simpatik, edukatif, guna meningkatkan simpati masyarakat.”Karena situasi masih dalam penyebaran Covid-19, pelaksanaan Operasi Patuh Toba 2021 berfokus dalam upaya penanganan memutus mata rantai pandemi Covid-19, serta mencegah terjadinya kerumunan massal,” ungkapnya, Minggu (19/9).

Hadi menegaskan, selama Operasi Patuh Toba 2021, Polda Sumut dan jajaran tetap memberikan sanksi tegas kepada setiap pelanggar yang terbukti melanggar lalu lintas. Seperti, tidak memakai helm, tidak membawa dokumen kendaraan, kendaraan tidak sesuai spesifikasi teknis dan melaggar rambu-rambu lalu lintas.

Juru bicara Polda Sumut ini menambahkan, pos-pos penyekatan yang ada di PPKM level 4 tetap beroperasi dalam menekan mobilitas kendaraan dan masyarakat di masa pandemi Covid-19 saat ini.

“Diharapkan selama Operasi Patuh Toba 2021, kecelakaan lalu lintas di Sumut menurun dan terpenting adalah kesadaran masayarakat berlalulintas semakin tinggi serta upaya Pemerintah dalam menekan penyebaran Covid-19 dapat membuahkan hasil,” pungkasnya.

Sementara itu, dalam razia Operasi Patuh Toba 2020 tahun yang digelar pada 23 Juli hingga 5 Agustus 2020 melibatkan 1.295 personel. Saat itu, operasi yang berlangsung selama dua pekan atau 14 hari terhitung sejak tanggal 23 Juli sampai 5 Agustus 2020 berhasil menindak ribuan pengguna jalan dengan surat tilang.

Berdasarkan data tahun lalu itu, yakni di hari ke-14 Patuh Toba 2020, atau pada Rabu (5/8/2020), terjadi pelanggaran sebanyak 2.839 perkara. Dari jumlah pelanggaran itu, sebanyak 633 perkara dilakukan penilangan. Dan, beragam jenis pelanggaran terjadi salah satunya pelanggaran mayoritas pengendara tidak menggunakan helm SNI yakni 254 perkara merupakan tertinggi dari jenis pelanggaran.

Kemudian, diikuti jenis pelanggaran melawan arus lalu lintas. Sebanyak 85 perkara, muatan lebih 37 perkara, pengendara di bawah umur 25 perkara menggunakan handpone saat mengendara sebanyak 3 perkara, dan pelanggaran lain-lain 57 perkara.

Untuk kecelakaan lalu lintas yang terjadi di akhir Ops Patuh Toba 2020, terjadi 13 kasus. Dengan rincian korban meninggal dunia 1 orang, luka berat 5 orang dan luka ringan 13 orang. Kerugian materi mencapai Rp9 juta.

Sedangkan secara total data selama dua pekan berlangsung Operasi Patuh Toba 2020, Polda Sumut mencatat sebanyak 26.698 perkara.Sedangkan pelanggaran yang ditilang sebanyak 8.127 perkara dan teguran sebanyak 18.571 perkara.

Untuk jumlah kecelakaan lalu lintas selama Ops Patuh Toba 2020, sebanyak 127 kasus dengan rincian meninggal dunia sebanyak 30 orang, luka berat 64 orang, luka ringan 141 orang. Kerugian materi Rp302.600.000. (dwi/ila)

Cegah Tangkal Radikalisme/Separatisme, Kodim 0213/Nias Gelar Komunikasi Sosial BersamaKomponen Masyarakat

BERSAMA: Pabung Kodim 0213/Nias Mayor Inf Hezaro Gulo foto bersama usai kegiatan dengan perwakilan peserta Komsos dari berbagai organisasi kemasyarakatan, ASN hingga Perguruan Tinggi.adi laoli/sumut pos.

NIAS, SUMUTPOS.CO – Komando Distrik Militer (Kodim) 0213/Nias melaksanakan kegiatan pembinaan Komunikasi Sosial (Komsos) cegah tangkal radikalisme/separatisme tahun 2021 dengan mengusung tema : Meneguhkan Toleransi Mencegah radikalisme /separatisme, di Aula Makodim 0213/Nias, Kamis (16/9).

BERSAMA: Pabung Kodim 0213/Nias Mayor Inf Hezaro Gulo foto bersama usai kegiatan dengan perwakilan peserta Komsos dari berbagai organisasi kemasyarakatan, ASN hingga Perguruan Tinggi.adi laoli/sumut pos.

Dandim 0213/Nias Letkol Inf Martky Jaya Perangin Angin, pada pidatonya yang dibacakan oleh Perwira Penghubung (Pabung) Kodim 0213/Nias Mayor Inf Hezaro Gulo, menjelaskan bahwa tujuan kegiatan tersebut guna menumbuhkan kesadaran tentang arti pentingnya pemahaman terhadap bahaya radikalisme/separatisme bagi segenap komponen Bangsa.

Selain itu, kegiatan tersebut diharapkan dapat terwujudnya kerjasama antara TNI-AD dengan segenap komponen bangsa, khusunya semangat mempertahankan ideologi Pancasila melalui peningkatan pemahaman wawasan kebangsaan bela Negara dan ke-Agamaan demi menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Pembinaan komsos cegah tangkal radikalisme/separatisme ini, perlu dijaga dan terus ditingkatkan di masa yang akan datang. Sehingga diharapkan mampu menumbuhkan kepedulian dan kepekaan kita terhadap bahaya yang akan ditimbulkan oleh terorisme separatisme,” ujarnya.

“Pertemuan ini kami harapkan dapat mencapai kesepahaman dan persepsi yang sama dalam menjaga keutuhan NKRI serta mempertahankan Pancasila sebagai ideologi Negara,” sambungnya.

Di tempat yang sama, Kepala Badan Kesatuan Bangsa Politik (Kesbangpol) Kota Gunungsitoli Abdul Majid Chaniago SE MSi menyampaikan apresiasi sekaligus ucapan terimakasih kepada Kodim 0213/Nias, atas terselenggaranya kegiatan tersebut sebagai wujud komitmen seluruh komponen masyarakat dalam memerangi berkembangnya faham radikal di daerah.

Dirinya menyampaikan penghargaan yang setinggi-tingginya dan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada yang telah menyelenggarakan kegiatan ini.

Ia mengungkapkan, dewasa ini gerakan radikalisme dan terorisme telah merebak diberbagai penjuru dunia termasuk di Indonesia, yang menimbulkan keprihatinan dan kekhawatiran mengingat gerakan tersebut dilakukan dengan cara-cara kekerasan dan kebrutalan untuk menunjukkan eksistensi mereka.

“Bagi kita bangsa Indonesia, gerakan tersebut tentu saja sangat bertentangan dengan ideologi Pancasila. Sehingga diperlukan upaya serius dalam memerangi faham tersebut untuk dapat tertangani secara efektif,” pungkasnya.

Kepala Kesbangpol Kota Gunungsitoli berharap melalui kegiatan tersebut, seluruh elemen masyarakat dapat menyatukan langkah dan komitmen dalam memerangi gerakan radikalisme/separatisme yang dapat timbul didaerah khususnya kepulauan Nias. (adl/ram)