ommel Simanjuntak Kepala Sekolah SDN 122363 Kec. Siantar Utara, sedang mengikuti pelatihan Persiapan sekolah menghadapi Pembelajaran Tatap Muka terbatas secara daring.
PEMATANGSIANTAR, SUMUTPOS.CO – Dorongan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) agar pembelajaran tatap muka (PTM) mulai digelar secara terbatas pada satuan pendidikan yang berada daerah PPKM level 3,2,1 –dengan protokol kesehatan ketat–, disambut Rosmayana, Plt. Kepala Dinas Pendidikan Kota Pematangsiantar.
“Untuk mendukung persiapan sekolah dalam melaksanakan PTM terbatas pada masa transisi pandemic covid-19, Disdik Kota Pematangsiantar melalui Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) Kota bekerjasama dengan Tanoto Foundation menyelenggarakan pembekalan guru dan kepala sekolah dalam pengetahuan dan keterampilan memfasilitasi persiapan PTM secara efektif,” ungkap Rosmayana, kemarin.
Pelatihan, kata dia, ditujukan kepada 183 orang kepala sekolah SD dan SMP, dan 444 orang guru, yang dipersiapkan untuk melaksanakan PTM terbatas, dengan mempersiapkan asesmen siswa. “Tetu dengan menyesuaikan pembelajaran sesuai dengan kemampuan siswa, dan fokus pemetaan Kognitif pada siswa serta pembuatan RPP berdiferensiasi,” lanjutnya.
Pelatihan Persiapan Sekolah menghadapi Pembelajaran Tatap Muka Terbatas kepada 183 orang kepala sekolah SD dan SMP, dan 444 orang guru, di kota pematangsiantar 6 hingga 10 september lalu.
Ketua K3S Kota Pematangsiantar, Sopar Aritonang mengungkapkan, setiap kepala sekolah harus mempersiapkan daftar periksa persiapan sekolah menghadapi PTM, serta rencana kebijakan dan program sesuai dengan kondisi sekolah.
“Diharapkan semua sekolah mempersiapkan apa yang sudah disepakati dalam kegiatan ini, baik daftar periksa maupun rencana program nantinya, acara yang dilaksanakan bertahap 6-7 dan 9-10 september 2021 yang difasilitasi oleh 2 orang Fasilitator kepala sekolah dan 8 orang fasilitator pembelajaran yang sebelumnya telah dilatih oleh Tanoto Foundation,” jelas Sopar Aritoang.
Sementara itu Koordinator Tanoto Foundation Sumatera Utara, Yusri Nasution menyampaikan, penyebarluasan program persiapan sekolah menghadapi pembelajaran tatap muka merupakan kebutuhan sekolah pada saat ini. “Saya menyambut baik inisiatif Dinas Pendidikan melalui K3S kota pematangsiantar dalam penyebarluasan program persiapan sekolah menghadapi PTM diseluruh jenjang SD dan SMP di Kota Pematangsiantar. Kami juga telah mempersiapkan sumber belajar ePintar platform pelatihan guru dan kepala sekolah berbasis digital, yang akan kita luncurkan Selasa,14/9 yang bisa dimanfaatkan oleh guru di seluruh Indonesia,” terang Yusri Nasution. (rel)
Pendistribusian ke kota dan kabupaten di Indonesia melalui Pemerintah Daerah,30 Unit ke Pemprov Sumatera Utara, Pemerintah Kota Medan dan Universitas Sumatera Utara
GoTo, melalui organisasi nirlaba Yayasan Anak Bangsa Bisa yang didirikan Gojek, menyerahkan 10 unit konsentrator oksigen untuk Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dan secara simbolis diterima oleh Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi pada tanggal 13 September 2021
MEDAN, SUMUTPOS.CO – GoTo, grup teknologi terbesar di Indonesia yang menaungi Gojek, Tokopedia, dan GoTo Financial, kembali mendukung Pemerintah dalam penanganan COVID-19 dengan mendonasikan lebih dari 1.000 konsentrator oksigen. Melalui kolaborasi dan gotong royong, konsentrator oksigen akan disalurkan secara bertahap ke berbagai rumah sakit maupun fasilitas kesehatan (faskes) untuk memenuhi kebutuhan pasokan oksigen.
Konsentrator oksigen sendiri adalah perangkat untuk menghilangkan kandungan nitrogen yang ada di udara sehingga menghasilkan oksigen murni hingga 96%.
GoTo, melalui organisasi nirlaba Yayasan Anak Bangsa Bisa yang didirikan Gojek untuk membangun kesejahteraan masyarakat melalui inovasi teknologi, Gojek menyerahkan 10 unit konsentrator oksigen untuk Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dan secara simbolis diterima oleh Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi pada tanggal 13 September 2021 dan sebelumnya 2 unit untuk Universitas Sumatera Utara pada hari Jumat 10 September 2021 yang diterima oleh Rektor USU, Dr. Muryanto Amin, S.Sos., M.Si. Selanjutnya 18 unit diberikan untuk pemerintah kota Medan. Pemprov dan Pemkot terkait akan langsung mengkoordinasikan penyaluran alat-alat tersebut ke rumah sakit dan faskes yang membutuhkan.
Pada tahap sebelumnya, GoTo telah menyerahkan 200 unit konsentrator oksigen kepada Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes) serta lebih dari 400 unit ke Pemerintah Daerah yaitu Pemprov Jabar, Pemkot Bandung, Pemkot di Bodetabek, Pemkot dan Pemkab di DI Yogyakarta, Pemkot dan Pemkab di Jawa Timur dan Pemprov Kaltim. Penyerahan bantuan ini merupakan bagian dari semangat gerakan #BangkitBersama, yang diinisiasi oleh GoTo, sebuah gerakan yang bertujuan untuk membantu masyarakat Indonesia dalam penanganan COVID-19 melalui ekosistem GoTo, dan mendukung masyarakat, termasuk UMKM dan Pekerja Sektor Informal, untuk dapat bangkit kembali seusai pandemi COVID-19, sekaligus membantu mempercepat pertumbuhan ekonomi lokal.Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi mengapresiasi dan berterima kasih atas bantuan konsentrator oksigen yang diberikan oleh pihak GoTo dalam penanganan pandemi COVID-19. “Kami menyampaikan apresiasi kepada pihak GoTo atas perhatiannya kepada Provinsi Sumatera Utara melalui pemberian konsentrator oksigen ni. Tentu hal ini sangat bermanfaat bagi upaya penanganan pandemi Covid-19 di Provinsi Sumatera Utara. Harapannya, peran serta swasta seperti ini akan
memberikan sumbangsih yang signifikan bagi percepatan penanganan pandemi dan bisa mengembalikan perputaran roda perekonomian bagi Provinsi Sumatera Utara,” ungkap Edy.
Chief Public Policy and Government Relations, GoTo, Shinto Nugroho menyampaikan, “Penanganan COVID-19 membutuhkan semangat gotong royong yang telah menjadi jati diri bangsa Indonesia. Kami berharap dukungan kami dapat meringankan upaya Pemerintah dalam menanggulangi COVID-19. Donasi konsentrator oksigen ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan kami sejak awal pandemi terhadap kesiapan dalam penanganan COVID-19 melalui pendekatan yang sistematis dalam mendukung Pemerintah, tenaga medis, mitra, dan karyawan.”
Shinto menambahkan, “Konsentrator oksigen merupakan salah satu dukungan kami dalam aspek perawatan (treatment), setelah sebelumnya kami telah meluncurkan Rumah Oksigen Gotong Royong” yang menyuplai oksigen bagi warga terpapar COVID-19 dengan gejala ringan.”
Upaya gotong royong GoTo lainnya dalam gerakan #BangkitBersama adalah mendirikan Rumah Oksigen Gotong Royong pertama dibangun di Pulogadung, Jakarta Timur, yang merupakan inisiasi dari GoTo, KADIN Indonesia, PT Aneka Gas Industri Tbk (Samator Grup), Master Steel, dan didukung oleh Tripatra Engineers and Constructors, Halodoc dan Yayasan Anak Bangsa Bisa. Fasilitas ini memiliki 500 tempat tidur perawatan, dan masing-masing tempat tidur perawatan mendapat akses oksigen lewat pipanisasi yang langsung disuplai dari pabrik gas PT Aneka Gas Industri Tbk..
Presiden Joko Widodo pada tanggal 24 Juli meninjau langsung Rumah Oksigen Gotong Royong dan menyampaikan apresiasi atas kolaborasi dan gotong royong pelaku usaha dalam menghadirkan fasilitas ini guna mendukung penanganan COVID-19. (rel)
MEDAN, SUMUTPOS.CO – PT Alfa Scorpii selaku main dealer sepeda motor Yamaha area Medan dan Sumatera Utara menghadirkan promo tipe sport, melalui pameran yang dilangsungkan di Brastagi Supermaket, Jalan Gatot Subroto, Medan. Promo ini menyediakan hadiah menarik untuk setiap pengambilan unit Yamaha tipe sport yakni Vixion series, XSR 155, dan WR 155R.
PENAMPILAN: Yamaha Sport Black Edition mendukung penampilan berkendara sepeda motor. (IST).
SPV Promotion and Motorsport PT Alfa Scorpii, Saiful Bait dalam pers rilisnya Selasa (14/9/2021) mengatakan, promo berlaku pada periode September 2021 dengan mengambil tema September Ceria. Kesempatan menarik ini bisa konsumen dapatkan untuk pembelian cash maupun kredit.
“Promo hanya berlaku khusus area Medan dan Sumut. Segera kunjungi website alfascorpii.co.id untuk melakukan pembelian secara online atau kunjungi dealer resmi Yamaha terdekat di Kota Anda,” kata Bait.
Bait menyebutkan, setiap pembelian Yamaha Vixion series dan XSR 155 selama periode September 2021, konsumen akan mendapatkan jaket kulit yang sporty secara gratis. Promo menarik lainnya yang dihadirkan PT Alfa Scorpii yakni, setiap pembelian 1 unit motor Yamaha XSR diberikan voucher Rp 1,2 juta. Promo tersebut dikhususkan untuk kredit Yamaha XSR dengan jangka waktu angsuran 36 bulan.
Sedangkan untuk konsumen yang menyukai motor tipe sport adventure, PT Alfa Scorpii menyediakan paket spesial senilai Rp 1 juta. Paket lengkap untuk setiap pembelian Yamaha WR 155R terdiri atas helm, jersey WR 155R, dan juga sarung tangan.
“Paket hadiah untuk pembelian motor sport trail ini membuat konsumen langsung bisa ber-adventure ria karena sudah didukung dengan perlengkapan yang lengkap,” kata Bait.
Bait menyebutkan, Yamaha WR 155R muncul sebagai alternatif pilihan bagi penyuka petualangan bermotor. Memberi kesempatan bisa lebih menikmati keindahan alam dengan berbagai tantangannya. Yamaha WR 155R hadir dengan mengusung beragam keunggulan dari segi desain, fitur, dan performa yang menjadikannya sebagai motor sport adventure terbaik di kelasnya.
Dengan segenap kelebihan dan kemampuannya tersebut, WR 155R menjadi mitra berpetualang sejati yang mampu memenuhi keinginan dan mendukung aktivitas hobi berpetualang si pengendaranya. Sebagai motor dengan fungsi dual-purpose yakni untuk medan on-road an off-road, mampu mewujudkan keinginan si pengendaranya untuk mengeksplorasi beragam destinasi alam yang indah lewat perjalanan menantang dan menyenangkan.
Sebagai modal utama menerabas medan jalan sulit penuh rintangan, WR 155R dibekali mesin 4-langkah berteknologi Variable Valve Actuating (VVA) dan berkapasitas 155 cc, berpendingin cairan, serta mampu menghasilkan daya maksimal 16,5 hp/10.000 rpm dan torsi maksimum 14,3 Nm/6.500 rpm. Dengan besaran torsi tersebut, WR 155R bakal galak di tiap bukaan gas melewati medan ekstrem.
Guna memudahkan pengoperasian, WR 155R dilengkapi dengan starter elektrik. Radiator pendingin mesin berada diposisikan lebih ke sisi kanan motor yang menjamin pendinginan mesin berlangsung optimal. Mesin yang responsif, diimbangi aplikasi transmisi 6-percepatan dengan tipe kopling basah multi-plate.
Komposisi tenaga dan torsi mesin ini memang sengaja dirancang Yamaha agar WR 155R mampu melibas segala medan, tanpa kesulitan mengendalikannya. Dimensi jarak sumbu roda 1.430 mm dan ground clearance 245 mm, serta tinggi jok 888 mm, membuat WR 155R masih cocok dikendarai seorang berpostur Asia, kaki masih menapak sempurna saat berhenti, serta memudahkan saat bermanuver, dan melewati berbagai model rintangan berkat posisi ground clearance tinggi.
Memudahkan pemantauan saat berkendara, WR 155R dilengkapi panel speedometer layar LCD multifungsi yang informatif. Dilengkapi pula hazard lamp yang berfungsi sebagai tanda ketika pengendara mengalami kondisi darurat. Rem cakram depan-belakang dengan sisi bergelombang (wavy double disc brake) semakin meningkatkan daya pengeremannya. (rel/dek)
SUMUTPOS.CO – DALAM rangka mendukung upaya pemerintah terkait percepatan pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di Indonesia, sebagai oli motor terbaik Evalube berkontribusi dalam mengadakan program vaksinasi untuk masyarakat sekitar dan karyawan Evalube yang belum mendapatkan vaksinasi, bertempat di area operasional atau pabrik Evalube.
Kegiatan yang merupakan salah satu upaya untuk mempercepat terbentuknya kekebalan kelompok (herd immunity), dan membantu mengurangi jumlah lonjakan kasus serta memutus rantai penyebaran Covid-19 ini, dilakukan oleh Evalube bekerja sama dengan Kadin (Kamar Dagang dan Industri Indonesia) Kabupaten Bekasi, dan Polres Metro Kabupaten Bekasi.
Rangkaian pelaksanaan kegiatan vaksinasi ini dimulai sejak pukul 08.00 hingga 16.00 WIB, dengan kerja sama masyarakat sekitar yang terlebih dahulu sudah mendaftarkan diri melalui online atau melalui ketua rukun tetangga masing-masing wilayah. Adapun suntikan yang diberikan merupakan dosis pertama dengan jenis Sinovac.
Commercial Director Yomie Harlin mengungkapkan, “Sebagai oli motor terbaik, dengan bangga Evalube berinisiatif mendukung penuh program pemerintah untuk mencapai target vaksinasi masyarakat Indonesia dan berharap banyak pihak dapat tergerak melakukan kegiatan vaksinasi ini.” ujarnya.
Sebelum melakukan vaksinasi, peserta harus selalu dalam kondisi sehat dan tidak dalam pengobatan apapun. Peserta terdaftar juga melakukan pemeriksaan medis singkat (screening) melalui wawancara dengan petugas kesehatan, dan melakukan pemeriksaan fisik yang meliputi tensi darah serta suhu tubuh.
Selama memasuki area operasional Evalube dan proses vaksinasi, peserta wajib menjalankan protokol kesehatan sesuai dengan anjuran pemerintah.
Seluruh tenaga kesehatan dan panitia yang sedang bertugas, juga dipastikan dalam keadaan sehat dan tetap mengikuti protokol kesehatan, seperti menjaga jarak dan menggunakan masker.
Selanjutnya pelaksanaan vaksinasi dosis kedua akan dilanjutkan kembali di pabrik Evalube pada hari Jumat (1 Oktober 2021) mulai pukul 08.00 hingga selesai.
Marketing Manager Ivan Rastianto menambahkan, “Kami percaya bahwa dengan kolaborasi pelaksanaan vaksinasi ini dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat sekitar dan marilah bersama kita memanfaatkan momentum untuk kembali bangkit melawan pandemi,” katanya mengakhiri.
Tentang Evalube Lubricants
Evalube merupakan brand pelumas asli Indonesia dengan daya tahan, performa dan mutu tinggi yang sudah memenuhi spesifikasi resmi internasional dan nasional.
Selain itu, Evalube menyediakan beraneka ragam produk pelumas mobil, motor dan industri yang telah dikembangkan secara khusus di sektor retail otomotif dan commercial industry. (rel/sih)
SUMUTPOS.CO – Big match langsung tersaji di laga pembuka Grup E Liga Champions 2021-2022. Barcelona bakal menjamu Bayern Munchen di Stadion Camp Nou, Rabu (15/9) dini hari pukul 02.00 WIB.
Memori kemenangan 8-2 yang diraih Die Roten atas El Barca pada perempat final UCL 2019/2020 bakal mewarnai laga ini. Hanya dalam waktu 1 tahun lebih 1 bulan, kedua tim bertemu kembali dengan wajah yang cukup berbeda, terutama di kubu Barca.
Parade 8 gol yang ditorehkan Bayern dalam laga di Estadio Da Luz, Lisbon kala itu lahir oleh Thomas Muller (brace) ditambah Ivan Perišiæ, Serge Gnabry, Joshua Kimmich, serta Robert Lewandowski. Philippe Coutinho yang kala itu memperkuat Die Roten dengan status pinjaman dari Barcelona, melesakkan 2 gol ke klub induknya.
Musim ini, Bayern Munchen dan Barcelona sama-sama tergabung di Grup E Liga Champions 2021/2022. Mereka masuk di grup yang sama dengan Benfica (Portugal) dan Dynamo Kyiv (Ukraina). Jika melirik barisan penyerang Barca, sejumlah bintang memang telah hengkang sejak tragedi 8-2. Seperti Lionel Messi (ke PSG) hingga Antoine Griezmann (dipinjam ATM). Namun demikian, Barca tidak lantas kehilangan tokoh penting. Musim ini, Memphis Deay masuk untuk menjadi andalan baru bagi pasukan Ronald Koeman.
Total 2 gol selama 3 partai pembuka LaLiga 2021/2022 merupakan bukti ketajaman Depay. Eks striker PSV Eindhoven, Manchester United, dan Lyon tersebut juga baru saja melesakkan 5 gol dalam 3 laga di babak kualifikasi Piala Dunia 2022 saat memperkuat Timnas Belanda.
Bomber lain yang berpeluang menjadi pembeda ialah Luuk de Jong. Eks Sevilla yang baru saja didatangkan ini bahkan disebut lebih berbahaya daripada Neymar oleh sang arsitek Barca soal tandukan menyambut umpan silang. “Ketika berada di tengah, Luuk (de Jong) lebih berbahaya dari Neymar,” ujar Ronald Koeman terkait rekrutan anyarnya tersebut, dikutip laman Marca.
Di sisi lain, kepercayaan diri tinggi diusung Bayern Munchen menuju Camp Nou. Selain faktor skor 8-2 pada Agustus 2020 lalu, Die Roten tengah impresif. Total 9 gol dalam 2 partai teraktual di Liga Jerman 2021/2022 menunjukkan tingginya produktivitas Bayern.
Tim asuhan Julian Nagelsmann pada awal musim ini juga mencetak kemenangan 12 gol tanpa balas saat bersua Bremer SV dalam DFB Pokal. Laga termutakhir, kala menggasak RB Leipzig 1-4 pada Sabtu (11/9) lalu, menunjukkan kapasitas jawara Bundesliga. “Setelah jeda internasional, kami telah melakoni fase terbaik. Kami menang 1-4, itu yang terpenting. Ini sebuah capaian yang ideal lantaran kami tidak memiliki banyak waktu untuk menggelar latihan,” ujar Nagelsmann, dikutip situs web klub.
Die Roten dalam kondisi prima dalam partai di Camp Nou. Meskipun Barcelona bakal punya motivasi ekstra membalas kekalahan 8-2, juga melakukan perombakan skuad, diprediksi Bayern masih bisa dominan atas sang peringkat 3 Liga Spanyol musim lalu. (trt)
LANTIK: Gubsu Edy Rahmayadi menyematkan lencana tanda jabatan kepada Bupati Labuhanbatu Erik Atrada Ritonga saat pelantikan di rumah dinas Gubsu, Senin (13/9).
MEDAN, SUMUTPOS.CO – Bupati dan Wakil Bupati Labuhanbatu periode 2021-2024, Erik Atrada Ritonga dan Ellya Rosa Siregar diminta segera memerhatikan soal penyerapan APBD Tahun Anggaran (TA) 2021 Kabupaten Labuhanbatu. Pasalnya, hingga saat ini baru sekitar 38,5 persen APBD 2021 yang terserap. Hal ini ditenggarai karena proses Pilkada yang cukup panjang.
LANTIK: Gubsu Edy Rahmayadi menyematkan lencana tanda jabatan kepada Bupati Labuhanbatu Erik Atrada Ritonga saat pelantikan di rumah dinas Gubsu, Senin (13/9).
“Bupati dan wakil bupati yang baru dilantik, baru 38 persen penyerapan anggaran APBD 2021 ini. Tinggal 4 bulan lagi efektif Anda bekerja. Saya tidak tahu, apakah ini wajar atau tidak. Tidak ada persoalan, apakah Anda baru dilantik atau tidak. Tuntutannya adalah sama,” kata Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi dalam amanatnya saat melantik pasangan ERA di Aula Tengku Rizal Nurdin, Jalan Sudirman Medan, Senin (13/9).
Penyerapan anggaran, kata Edy, akan berdampak terhadap inflasi di suatu daerah. Apalagi selama pandemi Covid-19, pemerintah praktis hanya mengandalkan dana APBD dan APBN untuk pembangunan. “Artinya, anggaran yang harusnya 100 persen diserap nanti hingga di akhir 2021 ini, Anda baru mampu 38 persen. Sehingga dana penyerapan di tengah masyarakat ini, bila dianalogikan, Anda punya 100 rupiah berarti 38 persennya baru Anda berikan kepada rakyat,” ucapnya.
Terlebih, proses demokrasi di Labuhanbatu memakan waktu hampir setahun, akibat dua kali dilaksanakan pemungutan suara ulang (PSU) sebanyak dua kali. Perjuangan untuk menjadi kepala daerah tak mudah.
Maka, Gubsu meminta kepada pasangan ERA yang baru dilantik untuk tidak menyiakan-nyiakan kesempatan sebagai pemimpin untuk menyejahterahkan rakyat. Hal itu tentunya sesuai dengan sumpah jabatan yang diucapkan kedua pasangan kepala daerah tersebut.
“Hampir setahun pelantikan ditunda dengan menjalankan proses demokrasi. Tetapi pada akhirnya dilantik juga sebagai bupati dan wakil bupati. Begitu sulit hidup ini, kata orang rakyat sulit itu karena pemimpinnya. Ini yang harus kita evaluasi karena kita adalah pemimpin,” ujar mantan Pangkostrad itu.
“Kita sudah bertekad untuk ini. Bahkan Anda sudah berjuang berkeringat untuk jadi pemimpin. Ini Anda lakukan demi rasa sayang pada rakyat yang kita cintai, khususnya di Labuhanbatu,” sambungnya.
Selain itu, pihaknya dalam jangka waktu enam bulan ke depan akan meminta Rancangan Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Labuhanbatu untuk kemudian diserahkan kepada Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian untuk selanjutnya disahkan. “Enam bulan mendatang, saya akan tagih kembali soal RPJMD Anda untuk dikirim ke nasional dan disahkan Mendagri. Ini mudah diucapkan tapi sulit dilaksanakan. Dia harus ada ketersambungan antara RPJMN dan RPJMD Provinsi Sumut dengan RPJMD kabupaten,” ujarnya.
Terakhir, Edy meminta Erik dan Ellya agar selama menjabat untuk tidak melakukan perbuatan yang melanggar hukum dan merugikan masyarakat banyak. Pun kepada seluruh masyarakat Labuhanbatu, diminta untuk bersatu padu. “Rakyat bersatu padu percayakan pada pimpinannya. Pimpinan yang adil Insya Allah rakyat sejahtera,” tegasnya.
Bupati Erik Atrada menekankan, ia dan Ellya siap menjalankan amanat rakyat Labuhanbatu. Persoalan penyerapan anggaran yang disinggung Gubsu, akan jadi salah satu fokus mereka. “Saya akan mengumpulkan semua SKPD dan juga harapan saya seluruh SKPD bersinergi untuk membangun Labuhanbatu,” ujarnya.
Ia berjanji akan mengonsolidasikan seluruh potensi termasuk dengan lawan politiknya di Pilkada, Andi Suhaimi Dalimunte, untuk merancang pembangunan daerah mereka. “Sudah pasti tentu kita juga kepingin berdiskusi dengan beliau apapun itu kita menganggap beliau saudara kita,” pungkasnya.
Belum Bisa
Pada kesempatan itu, Gubsu Edy mengaku belum bisa melantik Wakil Wali Kota Siantar terpilih, Susanti Dewayani dikarenakan sampai saat ini surat keputusan (SK) pelantikan belum diterimanya. Dia mengatakan, masih ada persoalan menyangkut akhir masa jabatan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Siantar saat ini, Hefriansyah-Togar Sitorus yang belum berakhir. “Masih ada persoalan Siantar waktunya itu dia sampai Mei 2022. Walaupun sudah diatur harusnya itu sudah keluar surat (keputusan pelantikannya),” katanya.
Karena belum adanya SK pelantikan sampai saat ini, ia selaku gubernur atas nama presiden belum bisa melantik Susanti sebagai Wakil Wali Kota Siantar. “Gubernur atas nama presiden tidak bisa melantik kalau SK tidak dikeluarin. SK dari mana? Dari Menteri Dalam Negeri,” pungkasnya. (prn)
MEDAN, SUMUTPOS.CO – Pemerintah Kota (Pemko) Medan menggelar Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) yang akan diikuti 7.698 orang calon pegawai negeri sipil (CPNS), dan 288 orang calon Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Non-guru mulai hari ini, Selasa (14/9) hingga 22 September mendatang. Pelaksanaan ujian akan digelar di Balai Prajurit Kodam I/BB.
Kepala Badan Kepegawaian Daerah dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKDPSDM) Kota Medan, Zain Noval mengatakan, dipilihnya Balai Prajurit Kodam I/BB sebagai lokasi pelaksanaan ujian bagi CPNS dan PPPK Non-guru dilingkungan Pemko Medan ini merupakan penetapan dari BKN. “Kalau lokasinya, dari BKN itu di Balai Prajurit, di Kodam I Bukit Barisan,” kata Zain Noval kepada Sumut Pos, Senin (13/9).
Sementara, untuk seleksi penerimaan PPPK Guru di lingkungan Pemko Medan telah digelar mulai kemarin, Senin (13/9). Sebanyak 2.277 guru honorer yang mengikuti ujian yang akan berlangsung selama 4 hari itu, mulai Senin hingga Kamis (16/9). Menurut Kepala Dinas Pendidikan Kota Medan, Dr Adlan SPd MM ujian digelar di 3 lokasi yang berbeda, yakni di SMK Negeri 2, SMK Negeri 9 dan SMK Negeri 10 Medan.
“Jadi setiap sekolah itu hanya menggelar ujian sebanyak 2 gelombang dalam 1 hari. Total jadi ada 8 gelombang dalam 4 hari di tiap-tiap sekolah itu. Itu kita lakukan untuk mengurai jumlah peserta agar dapat menjaga jarak dan menghindari kerumunan sebagai bagian dari protokop kesehatan,” ujarnya.
Dijelaskan Adlan, tidak ada kendala selama ujian berlangsung di hari pertama kemarin. Namun begitu, memang ada peserta yang tidak hadir saat pelaksanaan ujian dan langsung dinyatakan gugur.
“Untuk hari ini peserta di SMKN 9 Medan ada 200 orang yang ujian, masing-masing gelombang 100 orang. Di SMKN 10 Medan peserta hari ini ada 160, masing-masing gelombang 80 orang. Sedangkan untuk SMKN 2 Medan peserta hari ini ada 254 orang, masing-masing gelombang 127 orang. Hari ini yang tidak datang di SMKN 9 ada 7 orang dari 2 gelombang itu, sedangkan jumlah yang tidak hadir di SMKN 10 dan SMKN 2, saya belum dapat datanya,” jelasnya.
Adlan menerangkan, Pemko Medan telah mengajukan 2.276 formasi untuk PPPK Guru di lingkungan Pemko Medan. Namun begitu, setiap peserta yang mengikuti Ujian PPPK Guru tetap harus mengikuti ketentuan atau penilaian yang ditentukan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud). “Kebutuhan kita 2.276, tapi kan kita menunggu hasilnya dari BKN dan Kemendikbud. Mereka kan ada ketentuan penilaian juga, Kementerian yang tahu, apaoamh pakai Passing Grade atau tidak, makanya kita menunggu keputusan saja,” pungkasnya.
Sebelumnya diberitakan, berdasarkan data dari BKDPSDM Kota Medan, total pelamar untuk CPNS dan PPPK Guru dan Non Guru ada sebanyak 13.649 orang. Dari jumlah itu, 7.698 orang melamar CPNS untuk mengisi 203 formasi yang ada. Namun dari 7.698 orang tersebut, hanya 7.282 orang yang dinyatakan lulus seleksi administrasi, termasuk dua penyandang disabilitas.
Sedangkan untuk formasi PPPK Non Guru, tercatat ada sebanyak 288 pelamar untuk 48 formasi. Sedangkan untuk PPPK guru, tercatat ada sebanyak 5.663 pelamar untuk mengisi 2.276 formasi yang dibuka.
594 Guru Honorer Dairi Seleksi PPPK
Sementara di Kabupaten Dairi, ada 594 guru honorer yang mengabdi di sejumlah sekolah negeri di kabupaten Dairi mengikuti ujian kompetensi PPPK Guru tahap 1. Menurut Kepala Dinas Pendidikan Dairi, Jonny Waslin Purba , dalam satu hari dilaksanakan 2 sesi dibagi tiga ruangan yakni masing-masing ruangan sebanyak 25 orang. “Di hari pertama ini ada dua orang peserta yang tidak hadir dan tanpa ada pemberitahuan,” kata Jonny kepada Sumut Pos, Senin (13/9).
Menurut Jonny, panitia seleksi daerah (Panselda) hanya memfasilitasi, penyiapan ruangan tempat pelaksanaan dan sarana prasarana serta mengatur protokol kesehatan (Prokes). Sedangkan teknis pelaksanaannya, telah diatur oleh pemerintah pusat.
Sementara pengawasan dihadiri dari Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan (LPMP) Sumut selaku perwakilan Kemendikbudristek. “Sedangkan peserta merupakan guru honor yang sudah terdaftar di data pokok pendidikan (Dapodik). Sesuai persyaratan, mereka adalah starata pendidikan S1,” ungkapnya.
Sebelumnya, Kepala Badan Kepegawaian Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), Dapot Hasudungan Tamba melalui Kepala Bidang (Kabid) Pengadaan Mutasi dan Informasi, Martua Simarmata mengatakan, jumlah guru honorer yang memenuhi syarat mengikuti seleksi PPPK sebanyak 856 orang. (map/rud).
SIAP SIAGA:
Gubsu Edy Rahmayadi bersama Pangdam I/BB Mayjen TNI T Hasanuddin dan Wakapolda Sumut Brigjen Dadang Hartanto meninjau personel saat apel kesiapsiagaan penanggulangan bencana dan gelar peralatan bencana Provinsi Sumut, di Lanud Soewondo, Medan, Senin (13/9).
MEDAN, SUMUTPOS.CO – Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Edy Rahmayadi meminta semua elemen masyarakat siap siaga terhadap kemungkinan terjadinya bencana alam. Ini perlu menjadi perhatian, karena dalam beberapa hari terakhir Sumut dilanda cuaca ekstrem.
SIAP SIAGA:
Gubsu Edy Rahmayadi bersama Pangdam I/BB Mayjen TNI T Hasanuddin dan Wakapolda Sumut Brigjen Dadang Hartanto meninjau personel saat apel kesiapsiagaan penanggulangan bencana dan gelar peralatan bencana Provinsi Sumut, di Lanud Soewondo, Medan, Senin (13/9).
Berdasarkan prediksi Tim Reaksi dan Analisis Kebencanaan (TReAK) di Organisasi Riset Penerbangan dan Antariksa Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), curah hujan akan meningkat di bagian utara Indonesia pada September 2021. Hujan maksimum September terkonsentrasi di pesisir barat Sumatera bagian Utara, Kalimantan Utara, Sulawesi Utara dan Timur serta Papua bagian utara.
Senada dengan hal tersebut, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) juga telah mengingatkan potensi hujan lebat disertai petir/kilat dan angin kencang di sebagian wilayah Indonesia, termasuk Sumut. Karena itu, Gubsu Edy Rahmayadi berharap semua pihak termasuk masyarakat waspada dan berupaya mencegah terjadinya bencana.
“Cuaca ekstrem sedang berlangsung, itu menuntut kita selalu waspada menghadapi bencana yang mungkin terjadi. Seluruh elemen baik pemerintah maupun non-pemerintah harus bisa bekerja sama dan memiliki koordinasi yang kuat untuk mengantisipasi terjadi bencana, sehingga kita bisa merespons dengan cepat dan tepat,” kata Edy Rahmayadi, usai Apel Kesiapsiagaan Bencana dan Gelar Peralatan Bencana di Apron Charlie Lapangan Udara Soewondo Medan, Senin (13/9).
Berdasarkan Indeks Risiko Bencana Indonesia (IRBI) 2020, Sumut berada di urutan ke-16 dari 19 provinsi yang masuk kelompok berisiko tinggi. Bila dipersempit lagi, ada 13 Kabupaten/Kota yang masuk ke dalam kelas risiko tinggi yaitu Gunungsitoli, Mandailingnatal, Nias, Nias Utara, Nias Barat, Nias Selatan, Tapanuli Tengah, Tapanuli Selatan, Asahan, Sibolga, Labuhanbatu Utara, Padanglawas dan Labuhanbatu. Sementara 20 Kabupaten/kota lainnya berisiko sedang.
“Ada 13 daerah kita yang bila curah hujan tinggi rawan terjadi banjir dan tanah longsor. Karena itu, kita siapkan sekarang personel dan peralatan kita masing-masing. Bukan hanya di sini, saat apel, tetapi ditindaklanjuti ke chek point-chek point melihat kesiapan daerah masing-masing,” terang Edy Rahmayadi.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumut Abdul Aris Lubis mengatakan, pada Apel Kesiapsiagaan Bencana dan Gelar Peralatan Bencana ini diperlihatkan berbagai peralatan untuk menghadap bencana seperti dapur bergerak, alat-alat berat seperti ekskavator, perahu karet, pendeteksi suara, pemotong besi dan baja, alat komunikasi dan lainnya. Ada juga alat pendeteksi kedalaman dari relawan serta kendaraan-kendaraan taktis untuk bencana.
“Apel ini bukan hanya sekadar memperlihatkan personel dan peralatan, tetapi mengingatkan kita akan kewaspadaan terhadap bencana terutama pada daerah-daerah yang rawan. Kemudian kita akan tindaklanjuti ke daerah-daerah dan menyosialisasikannya ke masyarakat,” kata Aris.
Sementara itu, Pangdam I/BB Mayjen TNI Hassanudin mengatakan TNI telah mempersiapkan peralatan, personel dan tim reaksi cepat untuk penanggulangan bencana di Sumut. Dia berharap semua pihak siap ketika terjadi bencana. “Kita tentu tidak ingin terjadi bencana, tetapi ketika terjadi kita harus siap. Kami dari TNI sudah mempersiapkan personel terbaik kami, peralatan dan juga tim reaksi cepat,” terang Hassanudin.
Wakapolda Sumut Brigjen Dadang Hartanto menambahkan, kerja sama adalah kunci dalam menanggulangi bencana karena setiap elemen memiliki kelebihan masing-masing. “Kerja sama yang utama, baru kita petakan daerah rawan sehingga kita sudah stanby pada titik-titik rawan terbut, itu yang membuat respon kita bisa cepat bila terjadi bencana,” katanya.
Apel Kesiapsiagaan Bencana dan Gelar Peralatan Bencana ini dihadiri oleh Pangkosekhanudnas III Marsma TNI Mohammad Nurdin, Danlantamal I Belawan Laksamana Pertama TNI Achmad Wibisono dan Danlanud Soewondo Kol Pnb JH Ginting. Hadir juga OPD terkait Pemprov Sumut, SAR Medan, relawan bencana dan organisasi-organisasi non-pemerintah. (prn)
JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin menyebut, banyak masyarakat yang terpapar Covid-19 namun masih melakukan mobilitas di ruang publik. Budi mengatakan, sebanyak 3.830 orang positif Covid-19 terdeteksi masih melakukan aktivitas di luar rumah atau fasilitas kesehatan atau tempat isolasi. Pergerakan mereka terekam dalam aplikasi PeduliLindungi.
Budi Gunadi Sadikin.
“Kita bisa lihat surprisingly tetap saja ada 3.830 orang yang masuk kategori hitam, hitam itu artinya positif Covid-19 tapi masih jalan-jalan,” kata Budi dalam rapat kerja dengan Komisi IX DPR, Senin (13/9).
Mantan Wakil Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) ini menjelaskan, dari 3.830 orang tersebut, setidaknya 3.000 orang masih berjalan-jalan di mal. Kemudian, 43 orang masuk bandara, 63 orang bepergian dengan kereta, dan 55 orang berkunjung ke restoran. “Padahal orang-orang ini adalah orang-orang yang sudah teridentifikasi positif Covid-19 yang harusnya stay di rumah atau isolasi terpusat,” katanya.
Budi mengatakan, pihaknya akan terus melakukan pelacakan kepada masyarakat yang terpapar Covid-19, namun masih melakukan mobilitasnya. Nantinya pemerintah akan mengambil tindakan, meminta agar orang tersebut menjalani isolasi. “Dengan demikian, kita bisa melacak mereka dan memastikan mereka segera kita ambil untuk kita lakukan isolasi,” tegasnya.
Sementara terkait masuknya Covid-19 varian Delta ke Indonesia, Budi Gunadi Sadikin mengakui bahwa pemerintah kebobolan. Hal itu mengakibatkan tingginya angka kasus penularan.
Budi mengatakan, Covid-19 varian Delta masuk ke Indonesia lewat pintu masuk di jalur laut. Sehingga pemerintah mengaku kecolongan akibat lemahnya pengawasan di pintu masuk tersebut.
“Kemarin kita agak kebobolan karena kita lupa menjaga dari sisi lautnya banyak kapal-kapal pengangkut barang dari India krunya saat mendarat diizinkan turun. Sehingga menular,” ujar Budi.
Oleh sebab itu, Budi mengaku, pemerintah tidak ingin lagi kecolongan dengan varian baru Covid-19 tersebut. Karena itu pintu-pintu masuk di Indonesia diperketat. “Kita sudah lihat masuknya varian baru. Kalau ini tidak terjaga dengan baik di awal maka akan bisa sangat cepat menguasai landscape varian-varian yang ada,” katanya.
“Dari laut banyak yang harus kita perbaiki khususnya di Batam,” tambahnya.
Budi menuturkan, upaya penjagaan di pintu-pintu masuk Indonesia salah satunya adalah dengan pemerintah menerapkan karantina bagi orang yang datang dari luar negeri. “Oleh karena itu penting bagi kita untuk menjaga border kita. Perbatasan kita pintu-pintu masuk kita, memperketat namanya entry dan exit test dan termasuk mendisplinkan proses karantina,” tegasnya.
Siapkan 2 Skenario
Menkes Budi Gunadi mengatakan, pemerintah sudah menyiapkan skenario terkait transisi dari pandemi ke endemi Covid-19. Menurutnya, terdapat dua skenario yang disiapkan. Misalnya skenario A di mana status endemi bisa dilakukan jika tak ada lagi lonjakan kasus Covid-19 di dalam negeri.
“Jadi skenario kondisi endemi. Kita memperkirakan bahwa kasus setahun itu 1,9 juta. Untuk informasi sekarang kasus kita sudah berjalan sejak Maret 2020 itu sudah ada 4 juta kasus,” ujar Budi.
“Jadi kita untuk skenario A bahwa ini kondisinya membaik terus atau rata dengan kondisi sekarang ada 1,9 juta kasus,” tambahnya.
Kemudian, lanjutnya, kedua adalah skenario B, jika terjadi lonjakan kasus Covid-19 akibat dari varian baru. Adapun skenario ini disiapkan untuk melakukan antisipasi adanya varian baru akibat Covid-19.
“Skenario B jika terjadi lonjakan varian baru mengakibatkan adanya lonjakan kasus kita mengestimasikan ada 3,9 kasus atau 2 juta kasus lebih tinggi dibandingkan skenario normal, skenario tidak ada lonjakan,” katanya.
Budi menuturkan, jika skenario B diterapkan maka akan ditingkatkan testing hinggak 58 juta tes sepanjang 2022. Kemudian vaksinasi juga terus dilakukan pemerintah. “Misalnya skenario A, testing 28 juta, kalau skenario B 58 juta testing,” ungkapnya.
Selanjutnya Budi juga menuturkan, pihaknya memperkirakan 80 persen dari total kasus akan membutuhkan tempat isolasi. Untuk itu pemerintah akan menyiapkan tempat isolasi bagi pasien Covid-19. “Isolasi terpusat dan isolasi mandiri kami akan persiapkan strateginya,” ungkapnya.
Selain itu, Budi mengaku pemerintah juga akan membenahi laboratorium, sehingga jumlah kapasitas seluruh laboratorium di Indonesia bisa merilis hasil pengetesan kurang dari 2 hari. Serta mempersiapkan jaringan whole genome sequence untuk memastikan seluruh Indonesia kita bisa terlacak jika ada Covid-19 varian baru.
“Testingnya juga akan kita rapikan, seluruh Puskesmas akan kita latih kembali akan kita pastikan sistemnya diserdaharakan agar pelaporan bisa lengkap. Kemudian, juga tracingnya yang sekarang sudah mulai membaik akan kita pastikan terus kita jalankan, termasuk juga aplikasi yang akan kita sederhanakan,” pungkasnya.
Sebelumnya, Juru Bicara Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito menjelaskan perihal pandemi virus korona yang diprediksi menjadi endemi. Ia menyebutkan, pandemi akan berubah menjadi endemi ketika situasi sudah lebih terkendali. “Endemi dapat digambarkan sebagai sebuah situasi di mana kondisi kasus lebih terkendali. Namun, bukan berarti virusnya hilang sepenuhnya,” kata Wiku.
Menurut Wiku, ada sejumlah hal yang mengindikasikan bahwa pandemi bertransisi menjadi endemi. Misalnya, meningkatnya kekebalan masyarakat terhadap virus. Kemudian, menurunnya angka infeksi alamiah sehingga jumlah pasien yang dirawat dan angka kematian akibat virus menurun.
Wiku mengatakan, hal itu dapat dicapai dengan instrumen pengendalian pandemi yang tengah diupayakan pemerintah saat ini.
Upaya tersebut mulai dari Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), 3M (memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak), 3T (testing, tracing, treatment), hingga vaksinasi di tiap kabupaten/kota di Indonesia.
BOR Sumut Turun
Terpisah, Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi mengklaim bahwa kondisi bed occupancy rate (BOR) rumah sakit yang menangani Covid-19 di Sumut kini berada di angka 19 persen. Hal itu jauh menurun bila dibandingkan dengan enam pekan lalu, kondisi BOR di Sumut sempat tembus di angka 80 persen.
Menurut Edy, angka 19 persen tersebut menunjukkan bahwa kasus penularan Covid-19 di Sumut kian hari semakin menurun. “Perlu saya sampaikan kepada kalian. Kita sekarang bahwa BOR kita itu sudah berada di angka 19 persen. Enam minggu lalu berada di angka 80 persen. Sekarang sudah 19 persen. Untuk ICU berada di 28 persen per hari ini. Itu tandanya rakyat kita yang sakit semakin berkurang,” katanya menjawab wartawan, Senin (13/9). Terkait adanya perbedaan data kasus Covid-19 di Sumut dengan Kementerian Kesehatan, Edy pun mengungkapkan salah satu penyebabnya. “Jadi begini, dari pusat masih pakai swab antigen reaktif, swab PCR positif, dimasukkan ke data. Tetapi lebih cenderung di kabupaten/kota di provinsi ini adalah, dicatat hanya yang hasil swab PCR untuk laboratorium, buka antigen. Jadi dia berbeda,” kata mantan Pangkostrad itu.
“Orang-orang di daerah, saya sudah panggil ini. Kalau sudah antigen dia reaktif, dia ditindaklanjuti dengan swab PCR. Kalau hasil swab reaktif dilaporkan, lalu dilanjutkan swab PCR orang yang sama dilaporkan. Ini double, inilah yang berbeda. Tak jadi persoalan, yang lebih penting kalian bisa rasakan sekarang ini dibandingkan dua atau tiga minggu lalu. Kita berharap dari hari ke hari semakin berubah semakin sedikit,” sambung Edy.
Sementara update data Covid-19 di Sumut per 13 September 2021 yang bersumber dari Pusat Data dan Informasi Kementerian Kesehatan RI, bahwa kasus konfirmasi positif Covid-19 di Sumut bertambah 128 kasus. Dengan penambahan itu, total sementara kasus positif Covid-19 Sumut naik tipis dari 101.749 menjadi 101.877 orang.
Untuk kasus kesembuhan, Sumut masih mempertahankan tren yang tinggi dengan penambahan 647 orang. Dengan demikian, akumulasinya naik dari 89.570 menjadi 90.217 orang. Selanjutnya, untuk kasus kematian diperoleh penambahan 23 orang, sehingga jumlahnya naik dari 2.592 menjadi 2.615 orang. Karenanya, berdasarkan data tersebut, maka kasus aktif Covid-19 Sumut kembali turun jumlahnya sebanyak 539 poin yaitu 9.587 menjadi 9.048 orang. (jpc/prn/ris)
PENGHARGAAN: Bupati Deliserdang Ashari Tambunan (kiri) saat menerima penghargaan Abdi Bakti Tani 2021 dari Kementerian Pertanian di Jakarta.
LUBUKPAKAM, SUMUTPOS.CO – Bupati Deliserdang H Ashari Tambunan menerima penghargaan Abdi Bakti Tani 2021 dari Kementerian Pertanian, yang diserahkan langsung Wakil Presiden (Wapres) KH Ma’ruf Amin, didampingi Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo di Istana Wapres, Jakarta, Senin (13/9).
PENGHARGAAN: Bupati Deliserdang Ashari Tambunan (kiri) saat menerima penghargaan Abdi Bakti Tani 2021 dari Kementerian Pertanian di Jakarta.
Ashari menjadi satu dari 10 bupati dan 9 gubernur yang mendapatkan penghargaan dari Kementerian Pertanian. Pemkab Deliserdang mendapatkan penghargaan untuk kategori Nilai Ekspor Komoditas Pertanian Tertinggi Periode Januari 2020-Juni 2021.
Atas upaya tersebut, pemerintah pusat mengapresiasi kinerja dan prestasi pemerintah daerah yang telah berkontribusi dalam upaya memenuhi kebutuhan pangan bagi 273 juta penduduk Indonesia, serta meningkatkan ekspor produk pertanian. Penganugerahan tersebut juga sebagai rangkaian peringatan Hari Tani Nasional 2021, yang jatuh pada 24 September mendatang.
“Anda telah bekerja keras dan menginspirasi kepala daerah lain untuk juga bekerja keras, berpacu meningkatkan pembangunan sektor pertanian, dan meningkatkan kesejahteraan petani,” ungkap Ma’ruf usai menyerahkan penghargaan di Istana Wapres.
Ma’ruf berharap, Abdi Bakti Tani tersebut menjadi semangat bagi para peraih penghargaan dan jajaran pemda lain, untuk berkomitmen menggerakkan roda pembangunan pertanian di daerah. Sebab, tanpa komitmen dan pemikiran kreatif mereka, roda pembangunan pertanian tak akan bisa berputar cepat dan memberikan hasil membanggakan.
Sementara itu, Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo mengatakan, Abdi Bakti Tani bertujuan untuk mengapresiasi kinerja pemda yang telah berkontribusi dalam upaya memenuhi kebutuhan pangan masyarakat, dan meningkatkan ekspor pertanian. Terlebih bagi 273 juta penduduk Indonesia dalam rangka meningkatkan kebutuhan pangan dan juga melakukan ekspor produksi pertanian.
Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Deliserdang Kamaluddin Ginting, dan Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Deliserdang Miska Gewasari, serta Kabag Tupim Ary Mulyawan, saat mendampingi Bupati Deliserdang, mengatakan, Pemkab Deliserdang terus berusaha memajukan sektor pertanian. Seperti berbagai subsektor, baik pangan, hortikultura, peternakan, serta perkebunan dengan mensukseskan program nasional.
“Dengan demikian, terlaksana peningkatan produksi dan produktivitas juga mutu produk pertanian. Yang akan memiliki nilai tambah juga berdaya saing, guna memperoleh peluang pasar internasional, modern, dan lokal, yang nantinya dapat meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan petani,” tutur Miska, yang diaminkan Kamaluddin dan Ary. (rel/saz)