EVAKUASI: Proses evakuasi korban hanyut di Sungai Sirahar, Desa Pusuk 2, Kecamatan Parlilitan, Kabupaten Humbanghasundutan.
HUMBAHAS, SUMUTPOS.CO – Koordinator Pos SAR Parapat, Danau Toba, Hisar Turnip mengatakan, pihaknya berhasil menemukan korban hanyut yang terbawa arus Sungai Sirahar, di Desa Pusuk 2, Kecamatan Parlilitan, Kabupaten Humbanghasundutan (Humbahas).
EVAKUASI: Proses evakuasi korban hanyut di Sungai Sirahar, Desa Pusuk 2, Kecamatan Parlilitan, Kabupaten Humbanghasundutan.
“Benar. Korban sudah terlihat dari atas pinggiran sungai. Namun kondisi medan di lapangan, sedikit menyulitkan tim untuk mengevakuasi korban,” ungkap Hisar, Senin (13/9).
Kondisi medan yang sulit mengharuskan tim untuk membuat sistem tali temali, agar mempermudah recuer malkukan proses evakuasi korban dari dalam sungai di kedalaman jurang sekitar 100 meter. Disebutkan, posisi jasad korban ditemukan tim sekira pukul 09.30 WIB, tak jauh dari lokasi awal korban hanyut, yang berjarak sekitar 50 meter.
“Namun akhirnya sekitar pukul 13.30 WIB, korban baru berhasil diangkat dan dievakuasi. Selanjutnya jenazah korban kami serahkan kepada pihak keluarga, untuk disemayamkan di rumah duka,” tutur Hisar lagi.
Peristiwa hanyutnya korban diketahui terjadi Minggu (12/9) sore, sekira pukul 16.30 WIB. Korban merupakan mahasiswi Unimed, bernama Rahul boru Siringo-ringo (18), warga Dusun 5, Sosor Natam Pusuk, Kecamatan Parlilitan, Kabupaten Humbahas.
Saat kejadian, korban bersama 5 temannya sedang berwisata ke wilayah tersebut di tengah kondisi cuaca buruk. Di sekitar lokasi turun hujan cukup deras, yang menyebabkan air sungai meluap dan menyeret korban dan teman-temannya. Meski mereka sama-sama terjebak di pinggiran sungai, namun kelima temannya mampu menyelamatkan diri. Sementara korban nahas, terbawa arus sungai.
Teman korban yang selamat, pun langsung melaporkan kejadian tersebut kepada warga sekitar dan BPBD Kabupaten Humbahas. Yang selanjutnya dilakukan pencarian, namun korban tidak ditemukan, hingga akhirnya dilaporkan kepada petugas siaga Pos SAR Parapat, Danau Toba. (ant/saz)
OLAH TKP: Personel Unit Laka Satlantas Polres Binjai saat melakukan olah TKP kecelakaan di Simpang Kwalabegumit, Kecamatan Binjai, Kabupaten Langkat, Senin (13/9).TEDDY AKBARI/SUMUT POS.
BINJAI, SUMUTPOS.CO – Sejumlah warga di Jalan Ahmad Yani, Dusun 3, Kelurahan Kwala Begumit, Kecamatan Binjai, Kabupaten Langkat, heboh atas peristiwa kecelakaan yang dialami Kemino (73). Warga Dusun 4 Sidodadi, Desa Paya Tusam, Kecamatan Wampu, Kabupaten Langkat itu, tewas mengenaskan, Senin (13/9) pagi.
OLAH TKP: Personel Unit Laka Satlantas Polres Binjai saat melakukan olah TKP kecelakaan di Simpang Kwalabegumit, Kecamatan Binjai, Kabupaten Langkat, Senin (13/9).TEDDY AKBARI/SUMUT POS.
Kepala dan badan korban, terpisah setelah dilindas ban kanan dam truk dengan nomor polisi BK 8316 CD, yang dikemudikan Azwar Ariadi (49), warga Dusun 3, Desa Bekulap, Kecamatan Selesai, Kabupaten Langkat. Kasat Lantas Polres Binjai, AKP Djoko Lelono menjelaskan, korban yang mengendarai sepeda motor jenis bebek dengan nomor polisi BK 5303 XI, awalnya berada di belakang dam truk, atau datang dari arah Kwala Air Hitam, menuju Simpang Kwala Begumit. Niat ingin mendahului, berujung duka.
Djoko juga menuturkan, saat sepeda motor korban mendahului dam truk, bersenggolan dengan setang sepeda motor lain yang datang dari arah berlawanan, serta tak diketahui nomor kendarannya. Tak ayal, korban hilang keseimbangan dan oleng terjatuh ke kiri, persis di bawah kolong dam truk. Sang sopir diduga tak mengetahui korban masuk ke kolong dam truk, dan melindasnya.
“Korban tewas di tempat. Jenazah korban sudah dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah Djoelham,” tutur Djoko.
Djoko menjelaskan, sepeda motor yang tidak diketahui nomor kendaraannya itu, melarikan diri setelah bersenggolan dengan korban. “Sopir memiliki SIM B-1 Umum. Kendaraan yang terlibat kecelakaan dan mengalami kerusakan, sudah dibawa ke Kantor Unit Laka Satlantas Polres Binjai, guna kepentingan penyelidikan lebih lanjut,” pungkasnya. (ted/saz)
SIANTAR, SUMUTPOS.CO – Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) mendorong penyelenggaraan pembelajaran tatap muka (PTM) secara terbatas pada satuan pendidikan yang berada daerah PPKM level 3,2,1dengan protokol kesehatan yang ketat.
Pelatihan Persiapan Sekolah menghadapi Pembelajaran Tatap Muka Terbatas kepada 183 orang kepala sekolah SD dan SMP, dan 444 orang guru, di kota pematangsiantar 6 hingga 10 september lalu. Ist/Sumut Pos.
Tentu, hal itu tidak mudah karena di masa pandemi, pembelajaran tatap muka harus menjamin keamanan siswa dan guru. Seperti yang di ungkapkan Rosmayana, Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Kota Pematangsiantar.
“Untuk mendukung persiapan sekolah dalam melaksanakan PTM terbatas pada masa transisi pandemic covid-19, Disdik Kota Pematang siantar melalui Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) Kota bekerjasama dengan Tanoto Foundation menyelenggarakan pembekalan guru dan kepala sekolah dalam pengetahuan dan keterampilan memfasilitasi persiapan PTM secara efektif,” ungkap Rosmayana.
“Pelatihan ini di tujukan kepada183 orang kepala sekolah SD dan SMP, dan 444 orang guru, yang di persiapkan untuk melaksanakan PTM terbatas,dengan mempersiapkan asesmen siswa, menyesuaikan pembelajaran sesuai dengan kemampuan siswa, dan fokus pemetaan Kognitif pada siswa serta pembuatan RPP berdiferensiasi,” lanjutnya.
Ketua K3S Kota Pematangsiantar, Sopar Aritonang mengungkapkan bahwa setiap kepala sekolah harus mempersiapkan daftar periksa persiapan sekolah mengahadapi PTM, serta rencana kebijakan dan program sesuai dengan kondisi sekolah.
“Diharapkan semua sekolah mempersiapkan apa yang sudah di sepakati dalam kegiatan ini, baik daftar periksa maupun rencana program nantinya, acara yang di laksanakan bertahap 6-7 dan 9-10 september 2021 yang difasilitasi oleh 2 orang Fasilitator kepala sekolah dan 8 orang fasilitator pembelajaran yang sebelumnya telah dilatih oleh Tanoto Foundation,” jelas Sopar Aritoang.
Sementara itu KoordinatorTanoto Foundation Sumatera Utara, Yusri Nasution menyampaikan bahwa penyebarluasan program persiapan sekolah menghadapi pembelajaran tatap muka merupakan kebutuhan sekolah pada saat ini.
“saya menyambut baik inisiatif Dinas Pendidikan melalui K3S kota pematang siantar dalam penyebar luasan program persiapan sekolah menghadapi PTM di seluruh jenjang SD dan SMP di Kota Pematangsiantar, kami juga telah mempersiapkan sumber belajar e Pintar platform pelatihan guru dan kepala sekolah berbasis digital, yang akan kita luncurkan Selasa,14/9 yang bisa di manfaatkan oleh guru diseluruh Indonesia,” terang Yusri Nasution.(rel/azw)
MEDAN, SUMUTPOS.CO – Program Studi Magister Ilmu Komunikasi (MIKOM) Program Pasca Sarjana Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) memberikan kemudahan dan keringanan biaya kuliah bagi para jurnalis dan pekerja media yang ingin melanjutkan jenjang pendidikan Strata 2 (S-2) di Magister Ilmu Komunikasi UMSU.
AUDIENSI: Ketua Prodi Mikom UMSU Hj Rahmanita Ginting MSc PhD didampingi Sekretaris Prodi Dr Muhammad Thariq S.Sos ,M.I.Kom saat audiensi ke Redaksi Sumut Pos, diterima Pemimpin Redaksi Sumut Pos, Asih Astuti, Jumat (10/9).
MIKOM UMSU membuka kelas Reguler A yang menawarkan berbagai kelebihan. Antara lain, diskon biaya kuliah dan uang pendaftaran serta bebas masuk tanpa testing. Kelebihan lain, jadwal perkuliahan juga fleksibel, dapat disesuaikan dengan kebutuhan atau waktu yang disepakati bersama calon mahasiswa.
Untuk biaya kuliah, tak tanggungtanggung, UMSU memberikan potongan hingga 50 persen lebih kepada calon mahasiswa di kelas reguler A ini atau biaya kuliah yang dibebankan hanya Rp.4 juta untuk satu semester. Hal itu disampaikan Ketua Program Studi (Prodi) Mikom UMSU Hj Rahmanita Ginting MSc PhD didampingi Sekretaris Prodi Dr Muhammad Thariq S.Sos ,M.I.Kom saat beraudiensi ke Redaksi Sumut Pos, Jumat (10/9).
”Biaya kuliah sudah sangat murah. Paket hemat,”ujar Rahmanita. Rahmanita menjelaskan, fasilitas diskon buaya kuliah ini sebagai bentuk dukungan dari UMSU untuk peningkatakan Sumber Daya Manusia (SDM) para jurnalis atau pekerja di media.
Selama ini media merupakan mitra UMSU yang ikut kontribusi bagi perkembangan UMSU. ”Karena itu kolaborasi tetap kita bangun. Salah satunya dengan fasilitas ini. Kita memberi kesempatan kepada para jurnalis yang ingin melanjutkan studi S-2 dengan biaya kuliah yang lebih terjangkau.
Ini juga upaya kita untuk memotovasi para jurnalis agar dapat meningkatkan kemampuan diri melalui jenjang pendidikan pascasarjana,”ujarnya. Dikatakan Rahmanita, pada era Globalisasi ini, para jurnalis tentunya dituntut dapat lebih mengembangkan diri. Salah satunya lewat pendidikan.
Karena menurutnya, skiil jurnalis di lapangan akan semakin berkembang jika didukung dengan jenjang pendidikan yang lebih tinggi. Muhammad Thariq menambahkan, kelas reguler A ini memang utamanya disiapkan untuk para jurnalis dan pekerja media. Namun tidak menutup kemungkinan bagi kalangan umum.
Dan mahasiswa yang diterima tidak hanya dari S-1 jurusan komunikasi, tetapi juga terbuka bagi semua disiplin ilmu. Untuk pendaftaran, sebut Thariq sudah dibuka dan masih ada kesempatan mendaftar. Mikom UMSU, lanjutnya, selama ini selalu bekerjasama dengan para jurnalis.
Termasuk lewat even even seperti webinar dan sebagainya. Thariq juga berharap, Mikom UMSU bisa bekerjasama dengan Sumut Pos sebagai salah satu media yang peduli dengan dunia pendidikan. Kehadiran Prodi Mikom UMSU diterima Pemimpin Redaksi Sumut Pos, Asih Astuti, M.I Kom yang juga alumni Mikom UMSU. (man)
MEDAN, SUMUTPOS.CO – Biznet, perusahaan infrastruktur digital terintegrasi di Indonesia, berkomitmen dalam menghadirkan layanan internet yang cepat dan stabil untuk warga Medan. Komitmen Biznet ditunjukkan melalui langkah perluasan jaringan yang terus dijalankan ke lebih banyak area di Kota Medan, yang diharapkan dapat menjadi pilihan layanan Internet terbaik dengan harga yang kompetitif untuk mendukung aktivitas digital warga yang semakin berkembang.
GATHERING: Tim Biznet saat menggelar Media Gathering, di Biznet Branch Medan Sidodadi, Jalan HM Yamin Medan, Jumat (10/9).
“Saat ini, jaringan Biznet di Kota Medan telah menjangkau lebih dari 65 kelurahan di Kota Medan, yakni kelurahan Sei Kera, Pandau Hilir, Sidorejo, Sukaramai, Helvetia Timur, Sei Sikambing D, Cinta Damai, Indra Kasih dan kelurahan lainnya,” ujar Senior Manager Regional Biznet, Endra Leonardy, yang merupakan sebagai pemateri, di acara Biznet Media Gathering yang diselenggarakan di Biznet Branch Medan Sidodadi, Jalan HM Yamin Medan, Jumat (10/9).
Turut hadir sebagai Pemateri lainnya, Senior Manager Marketing Biznet Adrianto Sulistyo dan Corporate Communication Manager Biznet Renya Nuringtyas. Dalam kegiatan tersebut, selain secara luar jaringan (Luring/ langsung), juga dilaksanakan secara dalam jaringan (Daring/ virtual).
Dalam hal ini, katanya, pihaknya memberikan pelayanan terbaik bagi pelanggannya dalam tiga kategori jaringan, yakni Biznet Metronet (Small Medium Enterprise), Biznet Hospitality (Perhotelan), dan Biznet Dedicated. “Biznet Hospitality adalah layanan internet dedicated, khusus untuk perhotelan dan Biznet Metronet, layanan internet untuk small medium enterprise, untuk warnet, coffee shop, dan UMKM.
Sedangkan Biznet Dedicated adalah layanan internet dedicated 1:1, dengan service level agreement 99,8 persen,” sebutnya. Dijelaskannya, Medan adalah salah satu kota yang menjadi fokus Biznet dalam melakukan perluasan jaringan di Pulau Sumatra. “Kami melihat perkembangan kegiatan digital masyarakat di kota ini bertambah pesat dalam beberapa tahun terakhir, dan hal itu menjadi motivasi Biznet untuk terus memperluas jaringan kami di kota ini,” jelasnya.
Hal ini, lanjutnya, semakin penting semenjak pandemi, di mana banyak kegiatan dilakukan secara online dari rumah seperti bekerja dan belajar, yang tentunya membutuhkan koneksi Internet yang memadai. “Karena itulah kami hadir di lebih banyak area di Medan,” ucapnya.
Dikatakannya, saat ini, Biznet telah resmi membuka dua kantor cabang di Kota Medan, yakni Biznet Branch Medan Sidodadi yang berlokasi di Jalan Prof HM Yamin, dan Biznet Branch Medan Simpang Tanjung, yang berlokasi di Ruko Tomang Elok, Jalan Gatot Subroto Medan.
Kedua kantor cabang ini, sebut Endra, beroperasi pada pukul 08.30-17.30 WIB setiap harinya dengan tetap membuka layanan pelanggan secara online melalui live chat di Website biznetnetworks.com dan biznethome.net, serta melalui telp ke, Customer Care 1500988/ Biznet Home Care 1500933, atau melalui email ke, customer_care@biznetnetworks.com / home_care@biznetnetworks.com yang tersedia selama 24 jam setiap hari.
“Hingga saat ini proses perluasan jaringan terus berjalan untuk dapat menjangkau lebih banyak area di kota ini (Medan, red), dan dapat memberikan akses Internet WiFi terbaik dari Biznet untuk mendukung berbagai aktivitas digital warga Medan yang semakin berkembang di era digital ini,” ungkapnya.
Dia menambahkan, untuk warga Medan, Biznet menghadirkan banyak pilihan paket layanan yang dapat dijadikan pilihan warga Medan sesuai dengan kebutuhan. Untuk pengguna perumahan atau individual, pelanggan dapat memilih paket layanan Biznet Home Internet yang hadir dengan kapasitas mulai 50 Mbps dengan harga Rp350,000/bulan.
Sedangkan untuk pengguna bisnis atau UKM, Biznet menawarkan paket layanan Biznet Metronet yang tersedia mulai dari 50 Mbps dengan harga Rp1,150,000/bulan. “Dengan banyaknya pilihan paket layanan internet yang khusus dirancang untuk menjawab kebutuhan berbagai segmen pengguna, harapan kami semoga masyarakat Medan semakin memiliki pilihan layanan Internet yang pas untuk kebutuhan sehari-hari dengan harga bersaing,” bebernya.
Selain itu, papar Endra, dalam rangka merayakan hari jadi Biznet yang ke-21 yang jatuh pada 1 Oktober 2021, Biznet meluncurkan promo menarik khusus untuk warga Medan, yaitu promo Biznet 21st Anniversary ‘Beli 6 Bulan Gratis 6 Bulan’, yang berlaku sepanjang September- Oktober 2021.
“Pelanggan yang berlangganan Biznet Home dengan langsung membayar 6 bulan di muka akan mendapatkan gratis masa berlangganan selama 6 bulan. Jadi untuk berlangganan Biznet Home selama satu tahun, pelanggan hanya perlu membayar 6 bulan saja,” ungkapnya.
Menurutnya, dengan mengikuti promo ini, pelanggan bisa mendapat diskon hingga 51 persen dan hanya perlu membayar biaya rata-rata berlangganan sebesar Rp216,000/ bulan saja, dengan bandwidth sebesar 50 Mbps.
“Biznet juga menghadirkan promo khusus dalam rangka perayaan Mooncake Festival khusus untuk warga Medan, yaitu promo ‘Beli 3 Bulan Gratis 3 Bulan’, yang berlaku pada 20-27 September 2021,” pungkasnya. (dwi/ram)
MEDAN, SUMUTPOS.CO – Berat rasanya bagi Silvia, remaja putri asal Medan, untuk melangkah, melanjutkan hidup tanpa kehadiran seorang ibu di sisinya. Silvia masih ingat betul bagaimana sang Ibu wafat karena musibah pada Juni 2021, lalu. Dimana sebelumnya sang Ibu selalu berjuang mengurus dan mencari nafkah utama untuk keluarga dengan menjadi mitra pengemudi GrabCar.
Silvia mendapatkan apresiasi berupa bantuan dana pendidikan dari Grab.(ist).
Meski berat, Silvia tak ingin larut dalam duka yang berkepanjangan. Dari mendiang ibunya, ia belajar banyak hal tentang hidup yang harus diperjuangkan, tentang mimpi yang ingin diwujudkan, mengejar cita-citanya, menempuh pendidikan di luar negeri dan menjadi dokter gigi.
Saat ini Silvia tengah menempuh pendidikan kelas satu di SMA Cinta Budaya Medan. Perjalanannya masih panjang, namun semangatnya tinggi. Meski masih menjalani pembelajaran jarak jauh, ia mampu mengikuti pelajaran dan menyelesaikan tugas dari guru.
Tidak hanya itu, Silvia juga mengikuti sederet kegiatan ekstrakurikuler untuk mengasah bakat dan kreativitasnya, mulai dari basket, bulu tangkis dan membatik. Ia juga mengambil pelajaran tambahan Bahasa Mandarin untuk memuluskan langkahnya meraih beasiswa di luar negeri.
Silvia memiliki minat yang sangat besar dalam menekuni jurusan IPA (Ilmu Pengetahuan Alam), Biologi dan Kimia merupakan mata pelajaran favoritnya. “Aku ingin sekali mewujudkan cita-cita menjadi dokter gigi. Meskipun ibu sudah tidak ada, aku ingin membuatnya bangga,” tutur Silvia, Senin (13/9).
Richard Aditya, Director of West Indonesia, Grab Indonesia, menyampaikan Doa segenap keluarga besar Grab Indonesia senantiasa mengiringi almarhumah serta keluarga yang ditinggalkan.
“Mendiang ibu Silvia merupakan salah satu mitra pengemudi perempuan terbaik GrabCar. Kegigihan mendiang dalam berjuang untuk keluarganya patut kita teladani,” sebut Aditya.
Sebagai penghormatan dan apresiasi atas kontribusi mendiang, dengan segala kerendahan hati. Aditya mengatakan bahwa Grab memberikan penghargaan berupa biaya pendidikan kepada Silvia, putri mendiang.
“Kami menyadari kehilangan orang yang kita cintai tak bisa terukur dengan angka. Namun, kami berharap penghargaan ini dapat membantu adik Silvia dalam menempuh pendidikan akademis,” sebut Aditya.
Silvia bersyukur atas penghargaan dari Grab Indonesia. Ia mengucapkan terima kasih Grab Indonesia atas bantuan dana pendidikan bagi anak Indonesia yang memiliki banyak mimpi untuk berhasil dalam membanggakan orang tua seperti aku ini.
“Nilai-nilai kehidupan yang diajarkan oleh ayah dan almarhumah ibuku seperti rajin menabung, pandai dalam memilih pergaulan dan berani mengungkapkan pendapat, inilah yang menjadi bekal buatku hingga dewasa. Semoga dengan adanya bantuan dana pendidikan ini dapat terus memotivasi aku untuk lebih giat lagi belajar dan mengejar mimpi mendapatkan beasiswa di luar negeri dan menjadi dokter,” ujar Silvia.(gus)
PUING:
Salah satu sel di Lapas Kelas 1 Tangerang tinggal puing usai terbakar. Polisi menemukan ada unsur kelalaian dalam peristiwa kebakaran Lapas Kelas 1 Tangerang.
JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Polda Metro Jaya telah menaikkan status hukum kasus kebakaran Lapas Kelas I Tangerang, Banten ke tahap penyidikan. Polisi menemukan adanya dugaan tindak pidana dalam peristiwa tersebut.
PUING:
Salah satu sel di Lapas Kelas 1 Tangerang tinggal puing usai terbakar. Polisi menemukan ada unsur kelalaian dalam peristiwa kebakaran Lapas Kelas 1 Tangerang.
Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Pol Ahmad Ramadhan mengatakan, penyidik akan melakukan pemanggilan kepada 28 orang saksi. Pemeriksaan ini untuk melengkapi berkas perkara sebelum dilakukan penetapan tersangka.
“Penyidik Polda Metro Jaya telah mengambil langkah-langkah setelah dinaikkannya kasus ke tahap penyidikan maka penyidik telah membuat surat panggilan,” kata Ramadhan.
Adapun 28 saksi yang akan dipanggil terdiri dari 14 orang pegawai Lapas yang melaksanakan piket pada saat kebakaran terjadi, 7 orang warga binaan Lapas, dan 3 orang anggota Damkar.”Kemudian tiga orang saksi dari PLN dan pemeriksaan saksi kepada Kalapas Kelas 1 Tangerang,” ujar Ramadhan.
Pemeriksaan kepada mereka dijadwalkan pada Senin (13/9) mendatang. Di sisi lain, Ramadhan memastikan belum ada penetapan tersangka dalam kasus kebakaran ini.
“Nantinya tentu akan ada tersangka. Tapi saat ini belum menyimpulkan, kasus tersebut bisa merupakan kelalaian akibat kebakaran tersebut. Cuma saat ini penyidik sedang mendalami siapa yang lalai sehingga terjadi kebakaran tersebut,” pungkasnya.
Sebelumnya, Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya resmi menaikkan kasus kebakaran Lapas Kelas I Tangerang, Banten ke tahap penyidikan dari penyelidikan. Penyidik menemukan adanya dugaan tindak pidana dalam kebakaran ini.
“Semalam gelar perkara oleh penyidik dan pagi tadi dari penyelidikan ditingkatkan menjadi penyidikan. Ada dugaan pidana di sini,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus di Rumah Sakit Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur, Jumat (10/9).
Yusri menjelaskan, kebakaran Lapas ini diduga memenuhi unsur Pasal 187 dan 188 KUHP dan atau Pasal 359 KUHP. Diduga telah terjadi kelalaian yang membuat terjadinya kebakaran hebat.
Kebakaran melanda Lapas Kelas I Tangerang pada Rabu (8/9) dini hari sekitar pukul 01.30 WIB. Sejauh ini korban tewas berjumlah 41 orang. Jumlah tersebut bertambah 3 orang menjadi 44 orang. Kemudian luka berat 8 orang, dan 72 orang luka ringan. Para korban telah dibawa ke RSUD Kabupaten Tangerang, Rumah Sakit Sitanala dan Poliklinik Lapas Tangerang. (jpg/ila)
AMGKUT: Truk pengangkut barang saat melintasdipelabuhan Kuala Tanjung.
MEDAN, SUMUTPOS.CO – Sebagai upaya memperkuat kelancaran logistik nasional, Pelindo 1 terus mendorong implementasi National Logistic Ecosystem (NLE) di pelabuhan-pelabuhan besar yang dikelolanya, khususnya yang berada di wilayah Medan dan sekitarnya.
AMGKUT: Truk pengangkut barang saat melintasdipelabuhan Kuala Tanjung.
NLE menjadi logistic digital collaboration platform yang mampu menyediakan layanan logistik dari hulu ke hilir yang menjadi ekosistem logistik yang menyelaraskan arus lalu lintas barang dan dokumen baik internasional maupun domestik sejak kedatangan sarana pengangkut hingga barang tiba di gudang.
“Kami mendukung penuh inisiasi pemerintah dalam implementasi NLE sebagai upaya untuk melakukan simplifikasi proses bisnis layanan, kolaborasi sistem logistik, dan kemudahan transaksi pembayaran,” terang Direktur Transformasi dan Pengembangan Bisnis Pelindo 1, Joko Noerhudha.
Di wilayah Sumatra Utara, tiga pelabuhan Pelindo 1 sudah melakukan implementasi NLE yakni Terminal Peti Kemas (TPK) dan pelabuhan yang dikelola anak perusahaan Pelindo 1 TPK Belawan Fase 2 yang dioperasikan PT Prima Terminal Petikemas, serta Kuala Tanjung Multipurpose Terminal (KTMT) yang dioperasikan PT Prima Multi Terminal.
“Untuk mendukung implementasi NLE, di TPK Belawan dan TPK Belawan Fase 2 sudah mengintegrasikan layanan dengan Single Submission Quarantine Custom (SSm – QC), Surat Penyerahan Petikemas (SP2) online, Delivery Order (DO) online dan autogate. Sementara untuk Kuala Tanjung Multipurpose Terminal sudah diterapkan autogate dan sedang terus kami kembangkan untuk diintegrasikan dengan layanan lainnya sebagai upaya dukungan implementasi NLE di pelabuhan,” jelas Joko.
Selain itu, Pelindo 1 tengah mengembangkan Port Operation Command Center (POCC) untuk memudahkan implementasi NLE di pelabuhan. POCC digunakan sebagai pusat kendali dan koordinasi pelayanan kapal dan terminal serta monitoring antrean kapal. POCC ini bertujuan untuk meningkatkan pelayanan dalam kegiatan kepelabuhanan demi kenyamanan pengguna jasa seiring semakin meningkatknya aktivitas kapal dan bongkar muat barang di sejumlah pelabuhan.
“Saat ini kami sedang mengembangkan POCC yang bermanfaat untuk memaksimalkan ketepatan perencanaan, meningkatkan kinerja operasional, kecepatan dalam koordinasi dan pengambilan keputusan, serta memastikan tercapainya one day billing,” terang Joko.
Joko menambahkan bahwa pada awal Oktober tahun ini pemerintah akan menggabungkan BUMN Pelabuhan, Pelindo 1, 2, 3, dan 4 akan berintegrasi menjadi satu Pelindo. Harapannya, dengan integrasi Pelindo ini akan mempercepat proses pengembangan POCC di pelabuhan yang berada di bagian barat Indonesia disebabkan transfer knowledge dari pelabuhan yang sudah berhasil membangun POCC menjadi semakin mudah dan cepat.
“NLE menjadi salah satu bentuk nyata pemerintah untuk mendorong kelancaran logistik nasional serta menekan biaya logistik. Implementasi NLE ini diharapkan dapat menghadirkan layanan yang efisien, sederhana, dan terpadu yang tentunya akan mendukung kinerja layanan kepelabuhanan yang dikelola Pelindo 1,” tutup Joko. (rel/ram)
PENGHARGAAN: Direktur Utama Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirtanadi Kabir Bedi saat menerima penghargaan.
MEDAN, SUMUTPOS.CO – Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi dinobatkan sebagai TOP Pembina Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Awards, sedangkan Direktur Utama Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirtanadi Kabir Bedi menyabet TOP CEO BUMD Awards dan PDAM Tirtanadi berhasil meraih predikat TOP BUMD Awards 2021 dengan kategori bintang lima.
PENGHARGAAN: Direktur Utama Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirtanadi Kabir Bedi saat menerima penghargaan.
Penghargaan Gubsu sebagai TOP Pembina BUMD diterima oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekdaprovsu Ir Arief S Trinugroho MT sedangkan penghargaan Dirut Kabir Bedi sebagai TOP CEO BUMD berikut penghargaan PDAM Tirtanadi TOP BUMD Awards 2021 diterima oleh Staf Ahli Direksi PDAM Tirtanadi Indar Muda Dongoran, Kepala Divisi (Kadiv) Sekretaris Perusahaan Humarkar Ritonga dan Kadiv Litbang Ewin Putra yang diserahkan pada malam acara puncak TOP BUMD Awards yang dilaksanakan oleh majalah Top Business bekerjasama dengan Institut Otonomi Daerah, Lembaga Kajian Nawacita Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Padjadjaran Bandung, acara puncak tersebut digelar di Hotel Rafless Jakarta, Jumat (10/9).
“Kami sangat bersyukur dan bangga atas penghargaan ini, serta sangat berterimaksih kepada Bapak Gubsu Edy Rahmayadi dan Wagubsu Bapak Musa Rajekshah atas pembinaan yang diberikan kepada manajemen Tirtanadi selama ini,”kata Dirut PDAM Tirtanadi Kabir Bedi didampingi Kepala Divisi (Kadiv) Sekretaris Perusahaan Humarkar Ritonga, Kadiv Penelitian Pengembangan Ewin Putra, Staf Ahli Direksi Indar Muda Dongoran, Minggu (12/9).
Untuk itu lanjut Kabir Bedi manajemen akan bertekad berbuat yang lebih baik lagi untuk pelayanan yang prima kepada masyarakat pelanggan, dengan percepatan program kerja 11.000 liter/detik untuk kebutuhan air di Kota Medan sekitarnya.
Menurut Kabir Bedi saat ini PDAM Tirtanadi masih mengelola air bersih sekitar 7000 liter/detik. “Oleh karena itu pada awal tahun 2023 nanti diharapkan tidak ada lagi kekurangan air terhadap masyarakat pelanggan karena kita sudah melakukan kerjasama – kerjasama untuk memenuhi 11.000 liter/detik tersebut, maka dari itu kami mohon doa dan kerjasamanya dari seluruh masyarakat baik eksekutif, legislatif maupun yudikatif agar program ini dapat berjalan sesuai ketentuan yang berlaku,” ujar Kabir Bedi.
Seperti diketahui penilaian TOP BUMD Awards 2021 dilaksanakan sejak Bulan Juni 2021 sebagai Ketua Dewan Juri Prof Dr Djohermansyah Djohan MA, Prof Dr R Siti Zuhro, Prof Dr Laode M Kamaluddin MSc Meng, Prof Dr Hj Ernie Tisnawati Sule SE Msi, Prof Dr Ina Primiana SE MT, Prof Dr Sucherly SE MS, Prof Dr Bramantyo Djohanputro, Prof Dr H M Wahyudin Zarkasyi CPA, serta tim penilai lainnya dari praktisi ekonomi keseluruhannya berjumlah 36 orang. (adz/ram)
BERSAMA: Karyawan PLN UIW Sumut saat launching Gundala14, belum lama ini.
SUMUTPOS.CO – PT PLN (Persero) UIW Sumatera utara melalui PT PLN (Persero) UP3 Medan melakukan launching program Gundala14 (Grebek tUNtas penggAntian kWh meter berkaLA). Program Gundala14 ini merupakan program penggantian kWh meter periodik dengan usia kWh meter diatas 14 tahun (kWh >14th) juga kondisi kWh meter macet/rusak maupun kWh meter kondisi kaca buram.
BERSAMA: Karyawan PLN UIW Sumut saat launching Gundala14, belum lama ini.
Hal ini bertujuan untuk meningkatkan Pelayanan Pelanggan. Diharapkan dengan penggantian kWh meter ini pembacaan meter listrik yang terpakai menjadi lebih akurat, sehingga tidak ada lagi pihak yang merasa dirugikan. Program yang dilakukan oleh PLN UP3 MEDAN ini memiliki target penyelesaian sebanyak 7.548 pelanggan dan dijadwalkan selesai di bulan November 2021.
“PLN terus berupaya meningkatkan pelayanan pelanggan dengan program ganti kWh meter periodik tersebut. Selanjutnya kami pastikan petugas kami dalam melaksanakan pekerjaan tetap menerapkan prokes dan petugas juga sudah divaksinasi,” ujar Manajer UP3 Medan, Hariadi Fitrianto.
Lauching program Gundala14 ini juga turut dihadiri oleh manajemen PLN Unit Induk Wilayah Sumatera Utara diwakili oleh Bapak Achmad Maulidainy selaku PLT Manajer Efisiensi Pengukuran dan Mutu Sistem Distribusi
PLN juga menyampaikan bahwa dalam kegiatan ini tidak ada pemungutan biaya kepada pelanggan. Dan apabila terdapat keluhan dimohon kepada pelanggan untuk melaporkan melalui PLN MOBILE yang diunduh melalui Playstore maupun Appstore, atau bisa juga lapor melalui telepon CC PLN 123. (ila)