25 C
Medan
Friday, April 3, 2026
Home Blog Page 320

Zakiyuddin Harahap Pastikan Pemko Medan Lakukan Penggabungan SD Negeri di Tahun Ini

Wakil Wali Kota Medan, Zakiyuddin Harahap
Wakil Wali Kota Medan, Zakiyuddin Harahap

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Wakil Wali Kota Medan, Zakiyuddin Harahap, memastikan bahwa Pemerintah Kota (Pemko) Medan akan segera melakukan regrouping atau penggabungan sejumlah SD Negeri di Kota Medan pada tahun ini. Hal itu dilakukan sebagai bentuk keseriusan Pemko Medan yang ingin fokus dalam meningkatkan mutu pendidikan.

“Tahun ini juga, dalam waktu dekat kita akan melakukan penggabungan sejumlah SD Negeri di Kota Medan. Segera kita tuntaskan penggabungan sekolah-sekolah tersebut, supaya nantinya sekolah-sekolah SD Negeri yang sudah digabungkan itu bisa langsung berjalan di tahun ajaran yang baru (2025/2026),” ucap Zakiyuddin Harahap kepada Sumut Pos, Selasa (25/2/2025).

Dikatakan Zakiyuddin, Wali Kota Medan, Rico Waas dan dirinya juga telah mengikuti pembahasan terkait penggabungan sekolah SD Negeri di Kota Medan bersama Wali Kota Medan sebelumnya, Bobby Nasution. Pada rapat itu diketahui, bahwa saat ini terdapat 382 SD Negeri di Kota Medan. Dari jumlah tersebut, sebanyak 142 sekolah digabungkan menjadi 57 sekolah. Atau dengan kata lain, ada 85 SD Negeri yang bergabung.

“Sebelum kita (Rico Waas – Zakiyuddin Harahap) dilantik, itu kita sudah ada rapat di masa Pak Bobby menjadi Wali Kota Medan. Dalam waktu dekat kita akan rapatkan lagi, tunggu setelah Pak Wali (Rico Waas) selesai mengikuti retret di Magelang. Pasti akan kita rapatkan lagi, kita mau melihat sudah sejauh mana persiapannya berjalan,” ujarnya.

Dijelaskan Zakiyuddin, manfaat penggabungan sekolah tersebut ialah untuk meningkatkan efisiensi penyelenggaraan pendidikan, dan meningkatkan efektivitas pengawasan.

“Sebab sebenarnya sekolah-sekolah yang digabungkan ini adalah sekolah-sekolah yang jumlah muridnya sangat minim, yaitu dibawah 60 orang per sekolah. Tentunya sangat tidak layak kalau di satu sekolah itu jumlah siswanya hanya ada 60 orang, bahkan dibawahnya,” katanya.

Namun, ditegaskan Zakiyuddin, penggabungan sekolah tersebut bukan hanya untuk efisiensi penyelenggaraan dan efektivitas pengawasan pendidikan. Akan tetapi, penggabungan sekolah tersebut justru dilakukan sebagai upaya nyata dalam meningkatkan konsentrasi dalam peningkatan mutu pendidikan.

“Jadi disini kita tidak bicara soal kuantitas, melainkan soal kualitas ataupun mutu pendidikannya. Bergabungnya sekolah-sekolah ini akan membuat kita fokus dalam melakukan pengawasan juga, sehingga mutu pendidikannya bisa terjaga. Kita ingin mutu pendidikan di sekolah SD Negeri bisa setara atau setidaknya mampu bersaing dengan sekolah-sekolah SD swasta,” pungkasnya.
(map)

Pastikan Masyarakat Mendapatkan Pelayanan Kesehatan yang Baik, Wakil Wali Kota Medan Tinjau Puskesmas Sentosa Baru

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Sektor kesehatan menjadi salah satu fokus visi misi dari Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas dan Wakil Wali Kota Medan H. Zakiyuddin Harahap.

Oleh sebab itu, guna memastikan masyarakat mendapatkan pelayanan kesehatan yang baik, Wakil Wali Kota Medan Zakiyuddin meninjau pelayanan di UPT Puskesmas Sentosa Baru, jalan Sentosa Baru, Kec. Medan Perjuangan, Selasa (25/2/2025).

Saat tiba di Puskesmas, Zakiyuddin langsung berdialog dengan masyarakat yang sedang berobat. Tidak hanya itu saja, Zakiyuddin juga melihat langsung pelayanan kesehatan yang diberikan petugas Puskesmas beserta fasilitas pendukung seperti ruang tunggu, ruang poli, kamar mandi pasien, ruang administrasi serta area parkir kendaraan.

“Alhamdulillah di Puskesmas ini sangat baik dan bersih. Selain itu, pasien disini cukup banyak satu hari bisa mencapai sekitar 150 orang sampai 200 orang,” kata Zakiyuddin didampingi Kepala UPT Puskesmas Sentosa Baru dr Hari Putra Dermawan.

Zakiyuddin menilai pelayanan yang diberikan Puskesmas Sentosa Baru ini sudah cukup baik ditambah lagi dengan kebersihannya  juga terjaga dengan baik.

“Saya lihat kamar mandinya juga bersih, tadi saya bertanya kepada masyarakat mereka merasa nyaman berobat kesini. Hanya saja memang area Puskesmas harus diperluas lagi agar masyarakat merasa lebih nyaman lagi, kita akan upayakan itu” ungkap Zakiyuddin.

Dalam peninjauan tersebut, Zakiyuddin sempat mendapat informasi adanya pasien yang mengidap HIV. Pasien yang tergolong masih berusia muda itu merupakan anak-anak yang tinggal ngekos disekitar lokasi.

“Tadi saya juga dapat info kalau ada beberapa pasien yang terkena HIV. Setelah di cek mereka bukan orang sini melainkan anak-anak muda yang kos di Kecamatan Medan Perjuangan. Untuk itu saya himbau agar semua yang punya kos di Kota Medan ini memperhatikan anak kosnya, sedangkan kepada para orangtua agar menjaga anak-anaknya,” pesannya. (ila)

Dinas Lingkungan Hidup Sergai Tinjau Sungai Tercemar Limbah

TINJAU: Kabid Pencemaran dan Limbah Dimas Lingkungan Hidup kabupaten Serdang Bedagai Roy R.Sihombing bersama salah satu warga sedang mengambil sampel air sungai yang diduga terdampak limbah. ( FADLY/SUMUT POS)
TINJAU: Kabid Pencemaran dan Limbah Dimas Lingkungan Hidup kabupaten Serdang Bedagai Roy R.Sihombing bersama salah satu warga sedang mengambil sampel air sungai yang diduga terdampak limbah. ( FADLY/SUMUT POS)

SERGAI, SUMUTPOS.CO – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Serdang Bedagai mengambil tindakan cepat menanggapi laporan masyarakat terkait sungai yang tercemar limbah yang diduga berasal dari salah satu perusahaan, Senin ( 24/2/2025 ).

DLH melakukan inspeksi langsung ke lokasi dengan mengambil sampel air untuk diuji di laboratorium. Proses analisis ini diperkirakan memakan waktu sekitar 14 hari kerja sebelum hasilnya dapat diketahui.

Kabid Pengendali Pencemaran dan Perusakan Lingkungan, Roy R. Sihombing, yang turun langsung ke lokasi, menyatakan pihaknya menduga limbah tersebut berasal dari pabrik tepung tapioka di Desa Pergulaan.

“Kami melihat langsung air dari bak penampungan limbah dibuang ke sungai, namun masih menunggu hasil uji laboratorium,” jelasnya.

DLH menegaskan akan memberikan sanksi tegas jika hasil uji laboratorium membuktikan pencemaran melampaui baku mutu lingkungan.

“Jika terbukti bersalah, kami akan melakukan pemanggilan dan memberikan sanksi sesuai hukum yang berlaku,” tegas Sihombing.

Sementara itu, warga di Dusun 1, Desa Cempedak Lobang, mengalami gatal-gatal setelah terpapar air sungai.

“Sejak Sabtu, air sungai berwarna hitam, dan banyak ikan mati mengambang,” ungkap Rendi (39), warga cempedak lobang yang tinggal tak jauh dari bantaran sungai.

Ia menduga, tercemarnya air sungai Rampah ini berdampak pada ekosistem sungai, dengan sejumlah ikan ditemukan mati mengambang di permukaan air.

Sementara itu, pihak PT Plorindo Makmur, perusahaan yang diduga sebagai sumber pencemaran, belum memberikan tanggapan resmi.

Petugas keamanan perusahaan, Suriadi, menyebut pimpinan sedang tidak berada di tempat karena merawat orang tua yang sakit.

Warga berharap pemerintah bertindak cepat menangani pencemaran ini demi menjaga lingkungan dan kesehatan masyarakat. (fad/han)

Komitmen Agincourt Resources Membina UMKM (2): Buka Lapangan Kerja Bagi Warga Lainnya

PT Agincourt Resouces (PTAR) menggelar Martabe Young Creative Entrepreneur Award Tahun 2024 untuk merangsang para wirausaha muda di Tapsel. (Dok PTAR)
PT Agincourt Resouces (PTAR) menggelar Martabe Young Creative Entrepreneur Award Tahun 2024 untuk merangsang para wirausaha muda di Tapsel. (Dok PTAR)

Berawal dari usaha dapur sederhana, kini menjelma menjadi pengusaha membantu ekonomi keluarga. Berawal dari hanya ibu rumah tangga, kini bisa membantu ekonomi keluarga. Bahkan mereka kini bisa membuka lapangan kerja.

KOMITMEN dan peran PT Agincourt Resouces (PTAR), pengelola Tambang Emas Martabe, dalam membina Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) tidak diragukan lagi. Program ini memberikan banyak manfaat bagi masyarakat sekitar tambang, khususnya meningkatkan ekonomi keluarga.

Banyak yang semula hanya sebagai ibu rumah tangga, kini justru menjadi pengusaha. Ada juga yang sebelumnya hanya usaha kecil-kecilan, kini bisa membuka lapangan kerja.
“Saya sebenarnya tidak menyangka. Awalnya hanya mengandalkan penghasilan suami, kini bisa lebih produktif. Bahkan, saya sering ajak tetangga buat bantu bekerja,” ujar Elina Safutri, salah satu peserta Program UMKM Agincourt Resouces bidang makeup artist (MUA).

Elina Safutri merupakan salah satu ibu rumah tangga yang bergabung dengan Program UMKM Agincourt Resouces pada tahun 2023. Meski sudah menekuni bidang kecantikan sejak tahun 2014, namun dia baru bisa menghasilkan lebih banyak setelah ikut Program UMKM Agincourt Resouces.

“Dulu saya dianggap hanya makeup artist kampung-kampung. Tapi sejak bergabung dan mengikuti program latihan yang dilakukan PTAR, saya semakin percaya diri. Klien pun semakin banyak, bahkan ada pejabat,” ujar Elina.

Berbagai pelatihan yang diberikan oleh Agincourt Resources memberikan dampak sangat berarti pada hasil riasannya. Kini, Elina merasa jauh lebih percaya diri dengan kemampuannya yang juga berimplikasi pada kliennya yang telah merambah ke kalangan menengah ke atas.

“Kini klien saya semakin banyak. Sekarang banyak pejabat minta saya merias mereka. Saya merasa sangat beruntung bisa mengikuti program ini,” ungkapnya.

Elina menungkapkan, PTAR tidak hanya memberikan para binaannya pelatihan intensif, tetapi juga menyediakan alat-alat makeup dan salon..Kini, Elina bisa bisa merias sekitar 15 sampai 20 klien dalam sebulan dan meraup penghasilan hingga Rp2 juta.

Dia juga membuka lapangan kerja bagi tetangganya. “Saya terkadang mengajak tetangga untuk ikut membantu saat bekerja,” tambahnya.

Hal sama juga dialami Budi Widia Wati, warga Desa Telo, Batangtoru, Tapanuli Selatan. Berkat bergabung dengan UMKM binaan Agincourt Resources, usaha jajanan tradisionalnya kini menjadi ladang uang yang menjanjikan. “Saya tidak menyangka bisa seperti sekarang ini,” ujar Budi Widia Wati.

Wanita yang sering dipanggil Ibu Budi ini mengakui perjuangannya hingga ke titik saat ini tidak mudah. Sebelumnya dia menghadapi banyak tantangan, karena kurang paham mengenai manajemen usaha hingga kesulitan dalam memasarkan produk.

Setelah menjadi UMKM binaan Agincourt Resources, Ibu Budi mendapatkan dukungan yang sangat komperhensif dari pengelola Tambang Emas Martabe itu. Mulai dari pelatihan peningkatan kualitas prouk, manajeman usaha, pemasaran, bahkan Agincourt Resources juga membantu dalam urusan perizinan serta penyediaan alat produksi yang lebih modern.

Sekarang usahanya telah berkembang sangat pesat. Produk-produknya kini telah merambah ke pasar yang lebih luas. Dalam sebulan Ibu budi mampu memproduksi hingga 3.000 snack box dengan omzet hingga puluhan juta rupiah setiap bulannya.

“Dulu produk-produk saya itu banyak diragukan, setelah saya mendapatkan perizinan, pelatihan dan juga bantuan promosi pemasaran dari PTAR, kiniproduk saya semakin mendapat kepercayaan dari konsumen,” ujarnya.

Bukan hanya membantu ekonomi keluarga, tapi Ibu Budi juga telah mampu mambuka lapangan pekerjaan bagi warga sekitar. “Saya tidak pernah berpikir akan sejauh ini bisa membuka lapangan pekerjaan,” tegasnya.

Selain Elina dan Ibu Budi, Agincourt Resources masih banyak membina UMKM lainnya yang bergerak di bidang menjahit, Ulos Tapsel, MUA, hingga kuliner. “PTAR sangat berperan dalam membantu penjahit lokal. Bukan hanya mendampingi kami untuk menciptakan produk berkualitas, tapi juga ikut membantu dalam pemasaran,” ungkap Pengurus Kelompok Menjahit Desa Batuhoring, Ledis Hutabarat.

Tidak hanya sampai di sana. Untuk merangsang pelaku UMKM binaan, Agincourt Resources menggelar Martabe Young Creative Entrepreneur Award Tahun 2024. Melalui program itu, PTAR memilih pelaku UMKM muda yang telah menciptakan lapangan kerja.

Manager Development Community Agincourt Resources Rohani Simbolon, menyebutkan kegiatan Martabe Young Creative Entrepreneur Award Tahun 2024 ini, masih agenda pertama untuk penjaringan para wirausaha muda di Tapsel. “Kita sudah mendapatkan sebanyak 15 orang pelaku UMKM yang sebelumnya sudah dilakukan tahap seleksi,” ujar Rohani Simbolon.

Rohani menjelaskan, kalau pelaku UMKM tersebut adalah mitra kerja dari Agincourt Resources guna menciptakan lapangan kerja dan kesempatan untuk berusaha di masyarakat. “Yah harapnnya semoga pelaku UMKM ini bisa maju dan berkembang usahanya setelah kita kapasitasi dengan pengembangan, sehingga bisa menciptakan lapangan kerja baru sebagai mitra Agincourt Resources,” jelasnya. (*/bersambung)

Panglong BUMDes Ratusan Juta di Halaban Langkat Lenyap, Kades Salahkan Masyarakat

BUMDes Panglong seharga ratusan juta di Halaban Kecamatan Besitang, Langkat yang sudah lenyap.(Istimewa/Sumut Pos)
BUMDes Panglong seharga ratusan juta di Halaban Kecamatan Besitang, Langkat yang sudah lenyap.(Istimewa/Sumut Pos)

STABAT, SUMUTPOS.CO – Pengelolaan dana desa di Halaban, Kecamatan Besitang, Langkat, masih terus menjadi perbincangan. Pasalnya, penggunaan anggaran dana desa itu diduga tidak becus.

Kali ini, penggunaan anggaran dana desa untuk berdirinya panglong sebagai Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) menjadi polemik. Anggaran yang dikucurkan diduga ratusan juta untuk panglong itu, kini sudah lenyap alias tidak beroperasi.

Panglong itu merupakan BUMDes yang menyediakan kebutuhan bangunan. Masyarakat Desa Halaban, Rabial menjelaskan, anggaran untuk BUMDes Panglong dikucurkan 2 tahap senilai Rp200 juta.

“Tahap pertama tahun anggaran 2019 Rp 100 juta dan tahap kedua Rp 2020 Rp 100 juta lagi,” ujar Rabial, Senin (24/2/2025).

Rabial juga mengakui, BUMDes itu kini sudah tutup. Alhasil, anggaran ratusan juta itu terbuang sia-sia.

Muncul dugaan, BUMDes Panglong itu tutup diduga karena tidak ada keseriusan pengurus mengelolanya. “Memang ada utang warga kalau saya tak salah sekitar Rp29 juta, itupun sudah dikembalikan oleh masyarakat,” ujar Rabial.

Kata dia, BUMDes Panglong milik Desa Halaban lenyap sejak tahun 2021. “Soal unit air bersih itu tak jelas. Karena apa, belum ada pengukuhannya. Tapi desa mengatakan itu Bumdesnya,” ujar eks ketua unit air bersih ini.

Rabial beserta masyarakat lain hingga kini tidak tau induk BUMDes di Halaban itu yang mana. “Karena yang diklaim desa itu unitnya. Dan pengurus Bumdes orangnya itu-itu saja. Kades tidak berani memecat orang-orang yang ada di Bumdes itu,” bebernya.

Terpisah, Kepala Desa Halaban, Tamaruddin malah menyalahkan masyarakat saat dikonfirmasi BUMDes Panglong itu lenyap. Menurut Tamaruddin, BUMDes Panglong lenyap karena masyarakat ambil barang dengan berutang.

“Awal berhentinya BUMDes yaitu usaha pembangunan atau panglong di Desa Halaban ini, salah satu kendalanya banyak masyarakat yang mengambil tapi diutangkan sehingga habisnya modal,” ujar Tamaruddin.

Kendala lain, kata Tamaruddin, juga ada panglong lain hadir di Desa Halaban. “Kendala berikutnya seiring berdirinya panglong BUMDes itu, muncul pula panglong-panglong baru yang lebih lengkap lagi alat-alatnya dengan segala macamnya, dan harganya mengalahkan harga BUMDes. Akhirnya tutuplah BUMDes Panglong Desa Halaban,” ujar Tamaruddin.

“Sekarang Bumdes kita pengembangan air bersih. Dan sampai hari ini berjalan dengan baik,” tukasnya.

Sebelumnya, dugaan penyelewengan Anggaran Dana Desa atau ADD Halaban, Kecamatan Besitang, Langkat, tahun anggaran 2024, kembali ke permukaan. Kali ini, dugaan penyelewengan itu diduga terjadi pada mata anggaran peningkatan produksi peternakan (alat produksi dan pengelolaan peternakan, kandang, dll) pada tahap 1 senilai Rp200.077.600.

Dugaan penyelewengan itu modusnya diduga dengan cara mark-up anggaran. (ted/han)

Grand Mercure Medan Angkasa Sambut Bulan Ramadan Dengan Penawaran Eksklusif Ramadan Kareem

MEDAN, SUMUTPOS.CO  – Grand Mercure Medan Angkasa merupakan salah satu hotel Accor, grup perhotelan terkemuka di Indonesia, dalam rangka menyambut bulan suci Ramadan, mengajak para tamu untuk merayakan kebersamaan melalui penawaran Ramadan Kareem yang menghadirkan hidangan buffet buka puasa serta pengalaman menginap yang menyenangkan.

Ramadan Kareem Iftar Buffet, hidangan buka puasa prasmanan dengan ragam menu nusantara dan pilihan makanan andalan khas Timur Tengah yang dapat dinikmati di Kisah Kafe Poolside hanya dengan Rp 275 ribu per orang dan harga khusus Rp 158 ribu per orang jika pesan dan bersantap mulai tanggal 1 – 8 Maret. Suguhan lantunan musik islami yang semakin menambah hangatnya kebersamaan dan undian hadiah setiap harinya. Tamu juga dapat memenangkan 1 unit sepeda motor sebagai hadiah utama. Pemesanan Ramadan Kareem Iftar Buffet dapat dilakukan melalui Whatsapp resmi 081375593275.

Penawaran menarik dengan mendaftar menjadi keanggotaan ALL – Accor Live Limitless secara gratis berupa diskon 10% + 2x reward poin ALL dan potongan harga 20% khusus keanggotaan Accor Plus, yang dapat dinikmati pada saat pembelian Ramadan Kareem Iftar Buffet.

“Ramadan adalah waktu yang istimewa untuk kebersamaan dan refleksi. Di Grand Mercure Medan Angkasa, kami berkomitmen untuk memberikan pengalaman yang hangat dan penuh makna bagi para tamu kami. Dengan penawaran spesial Ramadan ini, kami berharap para tamu dapat menikmati sajian buka puasa dan kenyamanan menginap yang luar biasa, sambil tetap menjalankan ibadah puasa dengan tenang dan nyaman. Kami bangga dapat menjadi bagian dari momen berharga ini.” kata Rachmad Suwardi, General Manager Grand Mercure Medan Angkasa.

Tinera Siburian, Marketing Communications, mengatakan bahwa selama bulan Ramadan Grand Mercure Medan Angkasa aktif menjalankan program CSR melalui buka puasa dan doa bersama anak-anak yayasan panti asuhan dan rutin mendistribusikan takjil untuk masyarakat sekitar hotel serta Rp 5.000 dari setiap pembelian paket Ramadan Kareem Iftar Buffet akan didonasikan ke Yayasan Peduli Tunas Bangsa – A Trust for A Child.

Tamu yang ingin merencanakan buka puasa bersama di ruangan khusus dapat membeli Paket Iftar Ramadan Kareem, Rp 225 ribu per orang dengan minimum reservasi 30 orang. Selain itu, selama bulan Ramadan, Grand Mercure Medan Angkasa juga menawarkan paket Takjil Ramadan di Lobby Lounge hanya dengan Rp 75 ribu per orang para tamu sudah dapat menikmati aneka jajanan pasar, kurma, sajian bubur, dan teh.

Tidak hanya penawaran bersantap buka puasa, Grand Mercure Medan Angkasa juga menghadirkan paket menginap Ramadan Kareem dengan manfaat eksklusif, yaitu fasilitas kamar Deluxe yang luas, akses ke kolam renang dan pusat kebugaran serta komplimen Takjil Ramadan untuk dua orang. Fasilitas ini dapat dinikmati dengan harga Rp 840 ribu net per malam selama bulan Ramadan. Para tamu dapat melakukan reservasi untuk penawaran ini melalui Whatsapp resmi 082283358400.

Accor Hotels mengajak Anda untuk bergabung menjadi anggota ALL – Accor Live Limitless. ALL adalah program loyalitas gaya hidup Accor yang memungkinkan Anda memperoleh poin reward dan mengakses manfaat eksklusif yang dapat dinikmati diseluruh jaringan hotel Accor diseluruh dunia. Menjadi anggota ALL sangatlah mudah dan gratis dengan mengunjungi www.all.accor.com. atau  https://BIT.LY/3xLNHM8 . (rel)

Sidak RSUD Dr Pirngadi, Wakil Wali Kota Medan Komitmen Benahi Kebersihan dan Fasilitas

SIDAK: Wakil Wali Kota Medan H Zakiyuddin Harahap saat sidak ke RSUD Pirngadi Medan.
SIDAK: Wakil Wali Kota Medan H Zakiyuddin Harahap saat sidak ke RSUD Pirngadi Medan.

MEDAN, SUMUTPOS.CO -Wakil Wali Kota Medan H Zakiyuddin Harahap, melakukan inspeksi mendadak ke RSUD Dr. Pirngadi Medan pada Senin (24/2/2025) siang.

Dalam kunjungannya, Zaki menegaskan komitmennya untuk membenahi rumah sakit milik pemerintah daerah tersebut agar masyarakat bisa mendapatkan layanan kesehatan yang lebih baik.

“Ini sesuai dengan visi dan misi saya tentang kesehatan dan pendidikan. Saya juga pernah menyampaikan saat kampanye bahwa saya akan berkantor di Pirngadi. Insyaallah kita akan berbenah, bukan berarti rumah sakit ini tidak baik, tetapi akan kita buat lebih baik lagi,” ujar Zakiyuddin.

Dalam sidaknya, ia menyoroti beberapa aspek yang membutuhkan perhatian, terutama kebersihan dan kondisi fasilitas rumah sakit.

Menurutnya, kebersihan adalah tanggung jawab bersama, bukan hanya bergantung pada anggaran, tetapi juga pada kesadaran tenaga medis dan masyarakat.

“Kebersihan bukan soal uang, tetapi kemauan. Perawat, dokter, dan semua pihak harus memiliki kesadaran untuk menjaga kebersihan. Ini harus diajarkan kepada masyarakat. Walaupun kelas tiga, bukan berarti bisa seenaknya. Kebersihan wajib di semua kelas,” tegasnya.

Zakiyuddin juga mencatat beberapa masalah mendesak yang perlu segera diperbaiki, seperti kebocoran dan kamar mandi yang tidak layak.

“Yang paling penting itu kebersihan. Masalah anggaran kita pelajari dulu bagaimana cara membenahinya secara bertahap, tapi minimal kebersihan harus segera kita tangani, terutama kamar mandi,” tuturnya.

Terkait target perbaikan RSUD Dr. Pirngadi, ia mengakui bahwa prosesnya tidak mudah dan membutuhkan waktu. Namun, ia berharap sebelum masa jabatannya berakhir, rumah sakit ini dapat memberikan pelayanan yang lebih baik bagi masyarakat Medan.

Saat ditanya soal kemungkinan evaluasi terhadap jajaran rumah sakit, Zakiyuddin menegaskan, sidaknya bukan bertujuan untuk mengevaluasi pimpinan rumah sakit, melainkan untuk mencari solusi dan melakukan pembenahan bersama.

“Niat saya datang ke sini bukan untuk mengevaluasi pimpinan, tetapi untuk membangun dan berbenah bersama. Fokus kami adalah perbaikan layanan kesehatan di Kota Medan,” pungkasnya.(ila)

Wawako Binjai Ajak OPD Lebih Inovatif Capai Target PAD

Diskominfo Binjai/Sumut Pos APEL: Wakil Wali Kota Binjai, Hasanul Jihadi saat memimpin apel gabungan perdana.
Diskominfo Binjai/Sumut Pos APEL: Wakil Wali Kota Binjai, Hasanul Jihadi saat memimpin apel gabungan perdana.

BINJAI, SUMUTPOS.CO – Wakil Wali Kota Binjai, Hasanul Jihadi memimpin apel gabungan perdana yang diikuti jajaran ASN maupun Non ASN hingga pejabat, Senin (24/2/2025). Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kota Binjai menjadi pelaksana dalam apel tersebut.

Wawako Binjai yang akrab disapa Jiji itu memperkenalkan diri dalam kesempatan apel perdana yang dipimpinnya. Pria berkacamata itu juga meminta doa dan restu untuk menjalankan amanah sebagai orang nomor 2 di Pemerintah Kota Binjai.

Sejalan dengan komitmen wali kota untuk membangun Binjai, Jiji mengajak kepada seluruh jajaran organisasi perangkat daerah untuk mengobarkan semangat kebersamaan dan bergerak bersama demi mewujudkan visi-misi pembangunan. Bagi Jiji, sinergitas OPD adalah hal yang paling utama.

“Hilangkan egosektoral, tidak ada yang bisa bekerja sendirian, karena itulah semangat kebersamaan. Ini harus terus kita bangun, agar masyarakat dapat terus terlayani dan terpenuhi kebutuhan-kebutuhannya secara optimal. Kita harus bergerak bersama dan bersinergi memberikan yang terbaik untuk Kota Binjai,” imbuhnya.

Di tengah tantangan kebijakan efisiensi anggaran, Jiji menilai, diperlukan solusi yang tepat. Karenanya sesuai dengan arahan wali kota, Jiji meminta agar seluruh OPD mampu berinovasi dan menghindari kegiatan yang sifatnya seremonial.

“Efisiensi bukanlah hal yang menakutkan, justru disinilah kita harus mampu berinovasi menjadikan anggaran tersebut tepat sasaran,” ucapnya.

Ia juga menambahkan, agar setiap OPD dapat lebih adaptif dengan kondisi saat ini. Selain itu, OPD dituntut untuk lebih inovatif dalam mencapai target Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Pada kesempatan ini, ia juga meminta kepada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemko Binjai untuk terus berkoordinasi memantau kebutuhan dan pasokan pangan di pasar-pasar tradisional untuk mengendalikan potensi lonjakan inflasi pada saat periode Lebaran. (ted/han)