31 C
Medan
Saturday, April 11, 2026
Home Blog Page 3213

BRI Kanwil Medan Berikan Bantuan Kepada 100 Anak Tenaga Medis di Sumut

Bantuan: BRI Kanwil Medan diwakili Pemimpin Cabang BRI Pematangsiantar, Ishak Luthfian saat memberikan bantuan kepada salah seorang tenaga kesehatan di RSUD Pematangsiantar, di Pematangsiantar, Selasa (17/8). Sumut Pos/ ist.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Merujuk kegiatan BRI Pusat, dalam rangka memeriahkan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) yang ke-76, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI Kanwil Medan juga melakukan beragam program yang mengusung semangat bangkit di tengah pandemi dengan berbagi.

Bantuan: BRI Kanwil Medan diwakili Pemimpin Cabang BRI Pematangsiantar, Ishak Luthfian saat memberikan bantuan kepada salah seorang tenaga kesehatan di RSUD Pematangsiantar, di Pematangsiantar, Selasa (17/8). Sumut Pos/ ist.

Pemimpin Wilayah BRI Medan, Ariesta Krisnawan mengatakan, bahwa spirit itu ditunjukkan melalui kegiatan Corporate Social Responsibility (CSR), BRI Peduli berupa pemberian Dana Bantuan Pendidikan (Beasiswa) kepada 1.800 anak tenaga pendukung kesehatan/medis di berbagai daerah di Indonesia.

“Para penerima manfaat merupakan para pelajar (anak sekolah) dari SD/sederajat, SMP/sederajat hingga pelajar SMA/sederajat dan merupakan anak-anak tenaga pendukung kesehatan/medis seperti supir Ambulans, tenaga kebersihan, petugas pemulasaran Rumah Sakit (RS), tenaga administrasi RS, pekerja dasar RS, dan non pekerja tetap lain yang masuk dalam kategori tidak mampu,” ujarnya kepada wartawan di Medan, Selasa (17/8).

Ariesta menambahkan, pemberian bantuan ini merupakan bentuk kepedulian BRI kepada para pelajar yang merupakan anak-anak dari tenaga pendukung kesehatan/medis yang selama masa pandemi ini telah bekerja keras dengan penuh tanggung jawab melaksanakan tugasnya.

“Dalam pelaksanaanya, BRI Kanwil Medan memberikan bantuan kepada anak-anak tenaga pendukung kesehatan dari 5 Rumah Sakit, yakni RSUD Dr Pirngadi Medan sebanyak 20 orang, RSUP H Adam Malik Medan 20 orang, RSUD Sidikalang 20 orang, RSU Kabanjahe 20 orang dan RSUD di Pematangsiantar juga 20 orang. Setiap penerima bantuan mendapatkan apresiasi dana Pendidikan sebesar Rp5 juta untuk 100 anak dengan nilai total bantuan tersebut sebesar Rp500 juta,” jelasnya.

Dikatakannya, HUT Kemerdekaan RI ke-76 dijadikan sebagai ajang memetik pembelajaran dari spirit dan teladan para pendiri bangsa, yang telah mewariskan spirit kebersamaan, gotong royong, gigih berjuang, ketangguhan dalam menggapai cita-cita kemerdekaan, serta upaya membangun kemandirian dalam menggapai kehidupan yang lebih baik di tengah keterbatasan dan tantangan yang dihadapi.

“Selama pandemi Covid-19, BRI melalui program CSR BRI Peduli telah menyalurkan berbagai bantuan dalam rangka membantu pemerintah menekan penyebaran pandemi Covid-19 di Indonesia,” imbuhnya.

Bantuan disalurkan kepada masyarakat, sebut Ariesta, terutama untuk membantu dalam pelaksanaan protokol kesehatan (Prokes), berupa bantuan masker, handsanitizer, tempat cuci tangan portable, bantuan penyediaan fasilitas kesehatan dan pelayanan di RS seperti APD, Respirator, HNFC, Emergency Bed Transfer, dan Pulse Oxymeter.

“BRI juga terus berperan aktif menyalurkan bantuan-bantuan bagi masyarakat yang terdampak secara ekonomi akibat pandemi Covid-19,” pungkasnya. (Mag-1)

Telkomsel Maknai Hari Kemerdekaan ke-76 RI dengan Semangat Tetap Tangguh dan Terus #BukaPeluangTumbuh untuk Indonesia

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Telkomsel terus berkomitmen untuk selalu relevan di setiap perubahan dalam kehidupan masyarakat dengan menghadirkan berbagai inovasi layanan, produk, dan teknologi yang dapat mendukung gaya hidup sekaligus mengakselerasi kemajuan bangsa. Memaknai Hari Kemerdekaan ke-76 Republik Indonesia, Telkomsel konsisten mewujudkan komitmen tersebut dengan mengusung semangat Tangguh di setiap perubahan demi memperkuat tujuannya dalam membuka dunia penuh peluang dan kesempatan. Dengan begitu, Telkomsel memastikan agar setiap langkah, inovasi, dan kontribusi nyata dari #YangKitaBisa berikan akan membuka lebih banyak peluang bagi seluruh lapisan masyarakat melewati berbagai tantangan di setiap situasi yang penuh tantangan  guna mewujudkan semangat Indonesia Tumbuh Indonesia Tangguh.

Telkomsel maknai Hari Kemerdekaan ke-76 Republik Indonesia dengan mengajak masyarakat untuk menghidupkan semangat Indonesia Tangguh Indonesia Tumbuh dengan bersama-sama #BukaPeluangUntukTumbuh yang diwujudkan Telkomsel melalui penguatan trifecta digital, meliputi Digital Connectivity, Digital Platform, dan Digital Service.

Direktur Utama Telkomsel Hendri Mulya Syam mengatakan, “Hari kemerdekaan merupakan momen tepat bagi kita bersama untuk kembali memaknai perjalanan panjang yang sudah dilalui oleh bangsa ini. Para pendahulu kita telah menunjukkan ketangguhannya dalam melalui berbagai tantangan di tiap fase kehidupan. Maka dari itu, Telkomsel sebagai leading digital telco company berupaya melanjutkan perjuangan tersebut dengan turut mengiringi perjalanan bangsa menghadapi berbagai tantangan di era modern melalui pemanfaatan keunggulan teknologi serta inovasi layanan yang menegaskan ketangguhan kita bersama sebagai bangsa untuk dapat terus tumbuh dari waktu ke waktu.”

Hingga saat ini, Telkomsel selalu mengambil peran terdepan untuk berkontribusi membangun bangsa yang tangguh dalam mengoptimalkan segala peluang melalui penguatan trifecta digital Telkomsel yang meliputi keunggulan sebagai penyedia Digital ConnectivityDigital Platform, dan Digital Services. Trifecta digital tersebut akan selalu hadir dalam memperkuat ekosistem digital Telkomsel yang komprehensif, terintegrasi, dan inklusif, dengan ragam inovasi produk dan layanan yang customer-centric, pengembangan jaringan berteknologi terkini yang berkelanjutan, serta kolaborasi yang kuat dengan seluruh pemangku kepentingan untuk dapat memaksimalkan potensi di segala aspek kehidupan yang akan terus membuka kemungkinan dan kesempatan tanpa batas.

Penguatan Kapabilitas Digital untuk Konektivitas yang Prima

Sebagai connectivity enabler, Telkomsel berkomitmen untuk terus bergerak maju dalam memperluas cakupan jaringan broadband terdepan di seluruh penjuru negeri melalui upaya penguatan dan pemerataan jaringan bagi tiap lapisan masyarakat. Komitmen tersebut telah diaktualisasikan Telkomsel dengan menggelar infrastruktur jaringan berupa lebih dari 234.000 Base Transceiver Station (BTS) sampai dengan Maret 2021 yang menjangkau 95% wilayah populasi Indonesia. Selain itu, secara khusus Telkomsel telah menggelar lebih dari 400 unit BTS Merah Putih dan memastikan seluruh BTS Universal Service Obligation (USO) untuk menjangkau wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T) serta perbatasan negara yang seluruhnya telah tehubung dengan teknologi 4G/LTE Telkomsel, serta berkomitmen untuk membangun jaringan broadband di sekira 1500 desa di wilayah non-3T secara bertahap hingga 2022, guna mendukung kedaulatan bangsa Indonesia.

Hingga Juli 2021, Telkomsel juga terus memperluas cakupan akses layanan VoLTE hingga di 132 kabupaten/kota di Indonesia dari 230 kabupaten/kota yang ditargetkan hingga akhir tahun ini. Sebagai upaya mengakselerasi transformasi digital lifestyle masyarakat, Telkomsel sebagai the first 5G operator di Indonesia konsisten mengembangkan komersialisasi jaringan teknologi 5G secara bertahap dan terukur, yang hingga kini telah telah terjangkau di sejumlah titik tertentu di sembilan kota di Indonesia. Upaya penggelaran konektivitas digital terdepan ini diharapkan dapat lebih mendorong pemanfaatan teknologi yang lebih mudah diakses bagi tiap elemen bangsa.

Dengan pembangunan infrastruktur jaringan broadband yang lebih merata dan setara, Telkomsel juga terus berupaya menghadirkan produk dan layanan broadband sebagai penunjang pengalaman konektivitas digital yang dapat memenuhi kebutuhan pelanggan di era kenormalan baru, melalui Paket Darurat, Paket Kuota Ketengan, Paket Kuota Belajar, Paket Keluarga, dan banyak lagi, termasuk mendukung penyaluran program bantuan kuota internet dari pemerintah untuk para pelajar dan pengajar yang juga dilengkapi dengan program Merdeka Belajar Jarak Jauh dari Telkomsel.

Penguatan Kapabilitas Digital melalui Layanan dan Platform Digital

Dalam rangka memperkuat ekosistem digital nasional, Telkomsel juga turut melakukan penguatan kapabilitas digital dengan mengembangkan beragam platform digital. Salah satunya dengan menghadirkan aplikasi MyTelkomsel. Sebagai one-stop digital customer touch point, MyTelkomsel hadir untuk memberikan kemudahan lebih bagi pelanggan dalam mengakses berbagai layanan cukup di dalam satu aplikasi.

Selain itu, Telkomsel terus mengembangkan berbagai platform digital melalui kolaborasi dengan berbagai pihak sebagai upaya memenuhi kebutuhan digital lifestyle masyarakat. Hal tersebut diwujudkan Telkomsel dengan menghadirkan layanan dan platform digital seperti MAXstream, Dunia Games, dan yang terbaru Kuncie. Melalui ketiganya, Telkomsel berupaya untuk meningkatkan pemberdayaan stakeholder dalam mengembangkan ekosistem gaya hidup digital di Indonesia, seperti kolaborasi dengan para sineas dengan menghadirkan film lokal berkualitas, meluncurkan platform games bersama para developer lokal, hingga mengajak para praktisi dan ahli berbagi ilmu untuk memberikan wadah ‘reskilling’ dan ‘upskilling’ masyarakat menjadi entrepreneur yang tangguh di era digital.

Lebih lanjut, Telkomsel juga berupaya menghadirkan solusi nyata di berbagai sektor bisnis yang memberikan nilai tambah bagi para pelaku untuk tetap bersikap tangguh dalam menumbuhkan usahanya walau harus menghadapi masa penuh tantangan akibat pandemi.  Bagi para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), Telkomsel menyediakan 99% Usahaku yang memberikan akses pasar yang lebih luas, berbagai ilmu dan tips yang dapat diterapkan langsung, serta komunitas untuk saling berbagi dan tumbuh di dalamnya. Bagi para pelaku usaha di sektor industri media dan periklanan, Telkomsel juga memiliki TADEX yang mampu menghubungkan media dan brand dengan lebih baik sekaligus membantu mendorong kemajuan industri media secara berkelanjutan. Sedangkan melalui Telkomsel IoT, Telkomsel berkomitmen untuk menghadirkan solusi inovatif yang mampu membantu  mengakselerasi transformasi digital di berbagai lintas sector industri.

Hendri lebih lanjut menambahkan, melalui anak perusahaan Telkomsel Mitra Inovasi (TMI), Telkomsel juga mulai fokus dalam pemberdayaan digitalpreneurs dengan aksi investasi dan kolaborasi yang mengedepankan synergy value. Telkomsel turut membuka diri dalam berbagai peluang kolaborasi sebagai salah satu upaya untuk dapat mengembangkan pemanfaatan layanan teknologi terkini. Seperti aksi kolaborasi yang dilakukan bersama Gojek dengan mengintegrasikan layanan iklan digital, mendigitalisasi mitra outlet Telkomsel, hingga memperluas akses mitra UMKM Gojek untuk menjadi mitra reseller Telkomsel.

Telkomsel juga menghadirkan berbagai program khusus bagi pengembangan talenta digital Indonesia, diantaranya seperti program Tinc yang fokus mengakselerasi startup Tanah Air di tahap seed funding dan memperkuat nilai yang dapat diberikannya bagi target sasaran, The NextDev yang hadir sebagai wadah bagi talenta digital Indonesia dalam menghadirkan solusi berbasis aplikasi yang mampu memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan bangsa, program IndonesiaNEXT untuk mendukung pertumbuhan semangat siap kerja dan kewirausahaan demi meningkatkan daya saing generasi muda kita hingga ke tingkat global. Tak ketinggalan, Telkomsel membuka lab inovasi Inno[X]tion untuk meningkatkan kapabilitas SDM Telkomsel sehingga mampu memberi nilai tambah yang mampu membantu pertumbuhan negeri di setiap produk, layanan, dan inovasi yang dirancang.

Mendorong #YangKitaBisa untuk Bersama Hadapi Pandemi

Sebagai bagian dari bangsa Indonesia yang sedang berjuang menghadapi pandemi, Telkomsel senantiasa mendampingi masyarakat melalui pengoptimalan potensi perusahaan. Langkah terbaru yang dilakukan Telkomsel yaitu dengan mengajak masyarakat memanfaatkan ekosistem digital Telkomsel untuk dapat saling menolong dimulai dari langkah sederhana #YangKitaBisa lakukan bersama. Beberapa inisiatif yang telah dilakukan di antaranya memberikan akses untuk mendapatkan bantuan melalui Peduli Sesama, akses layanan kesehatan melalui Peduli Sehat, dan dukungan pembelajaran jarak jauh melalui Peduli Belajar.

Sebelumnya, Telkomsel juga telah menghadirkan berbagai upaya nyata  dalam mendukung kebijakan penanggulangan COVID-19 oleh pemerintah sekaligus menunjukkan konsistensi dalam mendampingi masyarakat dalam melewati masa penuh tantangan ini. Sejumlah inisiatif yang telah dilakukan sebelumnya meliputi pengamanan standar Quality of Service (QoS), dan berbagai program corporate social responsibility (CSR) yang turut menggandeng pihak-pihak terkait dengan kesamaan visi dalam memulihkan negeri, di antaranya pemberian donasi berupa alat ventilator dan alat pelindung diri (APD) untuk tenaga medis di seluruh Indonesia yang dilakukan di awal pandemi, menyalurkan donasi dari karyawan maupun jajaran Direksi Telkomsel, hingga memberikan paket data khusus bagi tenaga medis di rumah sakit rujukan dan darurat penanganan COVID-19.

“Untuk dapat melalui masa sulit ini, bangsa Indonesia haruslah tangguh. Dan ketangguhan dapat diperoleh apabila kita bisa bergerak bersama mulai dari #YangKitaBisa. Karena itu, Telkomsel memaknai Hari Kemerdekaan ke-76 Republik Indonesia dengan semangat perubahan, yaitu semangat yang mendorong komitmen Telkomsel untuk terus mempertahankan ketangguhan di masa perubahan dan terus berinovasi demi mengakselerasi bangsa. Kami pun mengajak setiap masyarakat untuk memupuk semangat ini, menjadikan Indonesia Tangguh Indonesia Tumbuh nyata adanya, sehingga kita semua bisa bersama-sama menegaskan tetap selalu tangguh dengan tujuan untuk #BukaPeluangUntukTumbuh lebih jauh,” kata Hendri menutup.

Sifat Gotong Royong jadi Garda Terdepan Bentengi Pancasila dan NKRI

PALUTA, SUMUTPOS.CO —Radikalisme adalah paham yang bisa memengaruhi kondisi sosial politik suatu negara. Radikalisme kini sangat erat kaitannya dengan konsep ekstremisme dan terorisme.

WEBINAR: Keynote Speaker, Gubernur Sumut Edy Rahmayadi dan narasumber Webinar Literasi Digital di Kabupaten Paluta, Provinsi Sumatera Utara pada 29 Juli 2021. (IST)

“Separatisme adalah suatu paham atau gerakan yang perlu dipahami dengan baik. Istilah separatisme ini mengacu pada orang-orang atau suatu golongan yang ingin memisahkan diri dari suatu kelompok, dalam hal ini adalah negara,” kata Muhammad Zen Ajrai, sebagai pemateri Webinar Literasi Digital yang diinisiasi Kementerian Komunikasi dan Informatika RI di Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta), Provinsi Sumatera Utara pada 29 Juli 2021.

Menurutnya, target terorisme bersifat random atau indiscriminate yang cenderung mengorbankan orang-orang tidak bersalah. Kemungkinan digunakannya senjata-senjata pemusnah massal dengan memanfaatkan teknologi modern.

“Ciri-ciri gerakan radikalisme meliputi mengklaim kebenaran tunggal, menggunakan cara-cara kekerasan, mudah mengkafirkan orang lain, serta tertutup terhadap masyarakat,” ujar Ketua Ikatan Pustakawan Labuhanbatu dan Pengurus Komunitas Literasi dan Penulis Sejarah Sumut, yang mengangkat materi bertema “Literasi Digital Dalam Menangkal Terorisme, Radikalisme, dan Separatisme”.

Adapun untuk merawat Indonesia dari perilaku tak terpuji dimaksud, menurutnya dengan cara mengembangkan gotong royong dan kerjasama, menjadi garda terdepan benteng pancasila dan penegak NKRI seutuhnya, serta sinergi melawan terorisme, radikalisme, separatisme, narkoba, intoleransi, kemiskinan, kesenjangan dan tantangan bangsa lainnya.

Dani Susetiawan, Direktur PT. Royal Berkah Jacatra dan Vice Chairman Sobat Cyber Indonesia, memaparkan tema “Positif, Kreatif, dan Aman di Internet “.

Dijelaskannya, internet merupakan suatu jaringan komunikasi yang memiliki fungsi untuk menghubungkan antara satu media elektronik dengan media elektronik yang lain dengan cepat dan tepat.

Dampak positif internet, antara lain sebut dia memudahkan komunikasi, memudahkan pencarian informasi, serta memudahkan transaksi bisnis. Dampak negatif internet, meliputi timbulnya cybercrime, penyebaran ujaran kebencian, serta pembuatan dan penyebaran konten ilegal.

“Kreatif di internet dengan cara menjadi blogger atau video blogger, membuka toko online, youtuber, desain grafis, dropshipper, penyedia konten, dan web developer. Aman di internet, antara lain validasi link mencurigakan, perbarui software, password yang kuat, gunakan verifikasi dua langkah, pastikan jaringan internet aman, waspadai peniru identitas, tidak unduh aplikasi sembarangan, serta pegang kendali terhadap data di akun google,” katanya yang berbicara di sesi Kecakapan Digital.

Virna Lim, Charlwoman os Sobat Cyber Indonesia, mengangkat tema “Main Aman Saat Belanja Online”. Kata dia, kemajuan teknologi jika tidak dibarengi dengan literasi digital yang baik, maka akan berdampak buruk bagi masyarakat, bangsa, dan negara.

“Transformasi digital saat pandemi Covid-19 mendorong terjadinya perubahan struktural yang sangat cepat pada bidang pendidikan, pekerjaan, kesehatan, dan belanja,” katanya.

Secara spesifik, Virna menyampaikan cara aman saat belanja online antara lain, pastikan online shop dapat dipercaya, baca dengan cermat kebijakan yang dilakukan oleh situs tempat belanja, waspada dengan barang sangat murah, baca deskripsi produk yang akan dibeli, pilih cara pembayaran yang paling aman atau gunakan rekening bersama, simpan bukti transaksi, serta selalu gunakan perangkat pribadi.

Sementara Joko Gunawan, Reporter Gatra.com/Gatra Media Group Wilayah Labuhanbatu Raya, menjelaskan hoaks merupakan berita palsu atau informasi yang tidak benar, tetapi dibuat seolah-olah benar. Berita palsu tidak dapat diverifikasi kebenaranya, baik secara fakta maupun ilmiah.

“Faktor penyebaran hoaks meliputi bentuk partisipasi, pengakuan atau eksistensi, provit, provokasi, dan propaganda. Berita hoaks dapat berdampak buruk bagi generasi muda karena dapat memicu perpecahan, baik antar individu maupun antar kelompok tertentu serta dapat menurunkan reputasi korban dan menguntungkan pihak tertentu,” urainya di sesi Etika Digital melalui materi bertema “Sudah Taukah Kamu Dampak Penyebaran Hoaks?”.

Dunia internet, lanjut Joko sangat pesat perkembangannya, sehingga menyebabkan bisnis media online bertumbuh cepat. Kondisi ini mungkin menimbulkan masalah, diantaranya minimnya kualitas dan kredibilitas informasi yang sampai ke masyarakat apalagi terkadang masih kurang memerhatikan etika.

“Jurnalis sangat berperan dalam menangkal hoaks. Untuk memastikan informasi itu benar diperlukan landasan moral dan etika. Maka, guna menghasilkan berita baik dan benar, jurnalis wajib menaati kode etik jurnalistik serta memahami Undang-undang Pers,” pungkasnya.

Webinar diakhiri Grace Amalianty, seorang influencer berfollowers 65,8 ribu, dengan menyimpulkan hasil webinar dari tema yang sudah diangkat oleh para narasumber.

Sebagai keynote speaker, Gubernur Sumut Edy Rahmayadi sebelumnya memberikan sambutan tujuan Literasi Digital agar masyarakat cakap dalam menggunakan teknologi digital, bermanfaat dalam membangun daerahnya masing-masing oleh putra putri daerah melalui digital platform.

Diketahui, program ini bertujuan mewujudkan masyarakat Indonesia yang paham akan literasi digital lebih dalam dan menyikapi secara bijaksana dalam menggunakan digital platform di 77 kota/kabupaten area Sumatera II, mulai dari Aceh sampai Lampung dengan jumlah peserta sebanyak 600 orang di setiap kegiatan yang ditujukan kepada PNS, TNI/Polri, orangtua, pelajar, penggiat usaha, pendakwah dan sebagainya.

Empat kerangka digital yang diberikan dalam kegiatan tersebut, antara lain Digital Skill, Digital Safety, Digital Ethic dan Digital Culture di mana masing-masing kerangka mempunyai beragam tema. (rel/dek)

Kobarkan Nilai Patriotisme untuk Generasi Muda, MAXstream Rilis Film Orisinal Serigala Langit di Momen HUT Kemerdekaan RI

Telkomsel melalui MAXstream berkolaborasi dengan TNI AU dan E-Motion Entertainment merilis film orisinal ‘Serigala Langit’ sebagai hadiah istimewa HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-76 yang dibintangi oleh Deva Mahenra, Yoshi Sudarso, Anya Geraldine, dan Bunga Jelitha. Direktur Utama Telkomsel : Direktur Utama Telkomsel Hendri Mulya Syam dalam sambutannya menyampaikan bahwa film Serigala Langit hasil kolaborasi dengan TNI AU dan E-Motion Entertainment yang dihadirkan melalui MAXstream merupakan salah satu upaya Telkomsel untuk membuka peluang lebih luas bagi sineas lokal agar dapat berkarya secara totalitas, serta mendukung kreativitas anak bangsa dan kemajuan industri perfilman Indonesia.

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – MAXstream, aplikasi streaming video dari Telkomsel terus berupaya memberikan pilihan lebih luas bagi pelanggan dalam mendapatkan konten hiburan yang berkualitas. Bertepatan dengan momen HUT Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-76, MAXstream bersama TNI Angkatan Udara (AU) dan E-Motion Entertainment merilis konten orisinal ‘Serigala Langit’. Dibintangi oleh Deva Mahenra, Yoshi Sudarso, Anya Geraldine, Bunga Jelitha, Donny Damara, Dede Yusuf, Wanda Hamidah dan Randy Pangalila, film bergenre drama action tersebut resmi diperkenalkan melalui acara grand launching di Wing 1 Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Minggu (15/8). Serigala Langit sudah dapat dinikmati  secara eksklusif di aplikasi MAXstream.

Telkomsel melalui MAXstream berkolaborasi dengan TNI AU dan E-Motion Entertainment merilis film orisinal ‘Serigala Langit’ sebagai hadiah istimewa HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-76 yang dibintangi oleh Deva Mahenra, Yoshi Sudarso, Anya Geraldine, dan Bunga Jelitha. Direktur Utama Telkomsel : Direktur Utama Telkomsel Hendri Mulya Syam dalam sambutannya menyampaikan bahwa film Serigala Langit hasil kolaborasi dengan TNI AU dan E-Motion Entertainment yang dihadirkan melalui MAXstream merupakan salah satu upaya Telkomsel untuk membuka peluang lebih luas bagi sineas lokal agar dapat berkarya secara totalitas, serta mendukung kreativitas anak bangsa dan kemajuan industri perfilman Indonesia.

Direktur Utama Telkomsel, Hendri Mulya Syam mengatakan, “Serigala Langit merupakan film drama action yang dihadirkan oleh MAXstream sebagai upaya Telkomsel untuk membuka peluang lebih luas bagi sineas lokal agar dapat berkarya secara totalitas, sekaligus mendukung kreativitas anak bangsa dan kemajuan industri perfilman Indonesia. Melalui film ‘Serigala Langit’, MAXstream bersama TNI AU dan E-Motion Entertainment tak hanya ingin menyuguhkan hiburan semata, melainkan ingin mengedukasi dan menanamkan nilai-nilai patriotisme yang dapat membangkitkan semangat generasi muda kita agar selalu optimal dalam memberikan yang terbaik bagi bangsa dan negara di setiap aspek kehidupan.”

Executive Producer film Serigala Langit dan Direktur Utama PT. E-Motion Entertainment,  Arnold J. Limasnax, mengatakan, “Indonesia membutuhkan tayangan yang punya konten bervariasi dan memiliki daya tarik yang kuat. Maka, film Serigala Langit memberikan warna dan pengalaman lain yang dirasakan penonton film Indonesia dengan menikmati drama aksi pilot pesawat tempur.  Kami berterima kasih mendapat kesempatan istimewa berkolaborasi dengan TNI AU dalam kegiatan produksi film yang melibatkan para prajurit TNI AU dan penggunaan alutista sehingga hal ini mendapat perhatian luas dan menjadi kebanggaan masyarakat. Kami juga bergembira dan bahagia, dengan dukungan penayangan di MAXstream, sehingga film Serigala Langit mencapai masyarakat lebih luas dengan inovasi digital langsung ke penonton. Karya film Serigala Langit adalah bentuk nyata perjuangan dan sumbangsih kami dari industri kreatif dan perfilman. Film ini menghibur sebagai tontonan sekaligus memberikan motivasi untuk makin mencintai Indonesia.”

Serigala Langit bercerita tentang Gading Baskara (Deva Mahenra) sebagai seorang pilot pesawat tempur baru yang ingin menjadi pilot terbaik di Skadron elit TNI Angkatan Udara (AU) Serigala Langit. Namun sifat arogannya justru merusak kariernya. Tekanan demi tekanan membuat Gading Baskara harus bangkit untuk menjadi anggota tim yang tangguh di Skadron Serigala Langit, sang penjaga angkasa Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Serigala Langit diproduksi oleh E-Motion Entertainment dan diproduseri oleh Avesina Soebli yang telah mendapatkan ragam penghargaan di kancah perfilman Indonesia. Proses pembuatan film Serigala Langit turut didukung dan melibatkan langsung TNI AU melalui berbagai penggunaan alutista seperti pesawat F-16 dan Sukhoi, penyediaan lokasi syuting di Landasan Udara (Lanud) Iswahyudi Madiun, Runaway Yogyakarta, dan Paragliding Parangtritis Yogyakarta.

MAXstream terus memperkuat eksistensinya di industri hiburan digital dalam memenuhi berbagai kebutuhan dan minat pelanggan. Kehadiran film Serigala Langit sekaligus mempertegas komitmen Telkomsel untuk menjadi The Home of Entertainment bagi para pelanggan melalui konsistensi dalam menghadirkan berbagai konten berkualitas dengan beragam genre. Keseruan menikmati hiburan digital di MAXstream juga akan semakin lengkap dengan dukungan jaringan broadband Telkomsel berteknologi terkini yang hadir hingga pelosok negeri.

“Semoga ‘Serigala Langit’ dapat menjadi film yang semakin memperkaya konten berkualitas di MAXstream sekaligus dapat menginspirasi masyarakat dengan nilai-nilai positif yang terkandung di dalamnya. Telkomsel akan terus berkomitmen mendukung dan membuka lebih banyak peluang untuk kemajuan industri perfilman lokal di Indonesia,” tutup Hendri.

Dalam rangka menyambut Hari Kemerdekaan RI yang ke-76, MAXstream turut menayangkan dua film lainnya yang tak kalah menarik, di antaranya ‘Proud to be Indonesian’ dan ‘Sultan Agung’ yang akan tayang perdana pada 16 Agustus 2021. ‘Proud to be Indonesian’ merupakan sebuah film dokumenter yang terbagi ke dalam 30 episode. Setiap episodenya mengungkap keberagaman budaya dan kekayaan alam di berbagai wilayah Indonesia. Sementara ‘Sultan Agung’ merupakan film yang mengingatkan kita kembali kepada kebijaksanaan dan keberanian Sultan Agung dalam melawan penjajahan saat memimpin kerajaan Mataram.

Hingga saat ini, aplikasi MAXstream telah diunduh lebih dari 30 juta kali, baik melalui Google Play Store maupun App Store. Informasi lebih lanjut mengenai berbagai pilihan paket khusus untuk mengakses konten MAXstream dan cara aktivasinya bisa diakses pada tsel.me/maxstream.

Masyarakat Mesti Pahami Etika Pelayanan Dalam Berbisnis Digital

LABUHANBATU, SUMUTPOS.CO—Sebelum membuka jejaring bisnis dalam platform digital, masyarakat mesti memahami etika pelayanan dalam berbisnis di dunia maya. Dengan begitu, bisnis yang dibangun berpeluang untuk maju dan punya kebermanfaatan.

WEBINAR: Gubsu Edy Rahmayadi dan narasumber Webinar Literasi Digital di Kabupaten Labuhanbatu, Provinsi Sumatera Utara pada 29 Juli 2021. (IST)

“Etika pelayanan bisnis di media digital itu antara lain komunikatif dalam pemasaran, jujur dengan memberikan foto asli produk yang dijual, sesuaikan estimasi waktu dalam deskripsi dengan situasi stok barang, bersikap rendah hati dan membuka diri untuk dikritik dan dipuji,” kata Pengamat Komunikasi Pendidikan, Zulfikar MIKom sebagai pemateri dalam Webinar Literasi Digital yang diinisiasi Kementerian Komunikasi dan Informatika RI, di Kabupaten Labuhanbatu, Provinsi Sumatera Utara pada 29 Juli 2021. “Serta bertanggungjawab dengan memberikan pelayanan yang terbaik terhadap komplain konsumen dengan mengganti produk atau pengembalian uang,” sambungnya.

Mengangkat tema “Etika Pelayanan Dalam Berbisnis Digital” di sesi Etika Digital, Zulfikar menjelaskan perkembangan teknologi informasi berbasis digital yang semakin pesat turut memengaruhi cara pandang dan perilaku kehidupan manusia manjadi malas, apatis, konsumtif, dan hedon.

“Korelasi media digital dengan bisnis meliputi promosi, membangun jejaring, dan customer service. Promosi, sebuah konten promosi harus menarik urntuk dilihat karena elemen visual merupakan hal pertama yang dilihat oleh konsumen,” katanya.

Guna membangun jejaring, lanjut dia, lingkaran pertemanan dapat melalui jejaring sosial untuk menemukan partner bisnis. Layanan konsumen atau customer service, juga akan sangat berperan dalam mempertahankan loyalitas konsumen kepada brand.

Siti Nabilah pada sesi Kecakapan Digital menyampaikan, literasi digital merupakan pengetahuan serta kecakapan pengguna dalam memanfaatkan media digital. Karakteristik generasi alpha mencakup, bergantung pada teknologi, akrab dengan internet, pola komunikasi terbuka, sangat aktif dalam media sosial, dan memiliki daya kreatifitas tinggi.

“Guru memiliki tantangan untuk bisa mengoptimalisasikan dan mengembangkan potensi peserta didiknya menjadi lebih produktif dan konstruktif kearah yang lebih positif. Kompetensi literasi digital mencakup menyeleksi, mengakses, memahami, menganalisa, memverifikasi, mengevalusi, berpartisipasi, memproduksi, dan berkolaborasi,” ujar praktisi pendidikan yang mengusung tema “Kemampuan Literasi Digital yang Wajib Dimiliki Guru Generasi Alpha”.

Guru saat ini, sebut dia dituntut untuk dapat membuat, berkolaborasi, dan berbagi konten digital secara bertanggungjawab.
Beberapa manfaat literasi digital dalam pembelajaran antara lain, menghemat waktu dan biaya, memeroleh informasi terkini, membuat keputusan yang tepat, serta belajar menjadi lebih cepat.

Kompetensi literasi digital yang perlu dimiliki guru, menurutnya seperti manajemen informasi, kolaborasi, komunikasi dan berbagi pengetahuan dan etika, serta evaluasi dan penyelesaian masalah.

“Contoh kegiatan literasi digital di sekolah berupa penyediaan kelas virtual dan berkomunikasi dengan warga sekolah menggunakan teknologi digital. Strategi mendampingi anak menggunakan teknologi digital meliputi, membuat kesepakatan dengan anak menggunakan gawai, menjalin komunikasi positif, mendampingi dan memantau aktivitas anak dalam menggunakan media sosial, serta menunjukan teladan yang baik dan positif,” pungkasnya.

Dr Virienia Puspita di sesi Keamanan Digital, membahas jejak digital adalah data yang tertinggal setiap kali seseorang menggunakan layanan digital, atau seseorang memposting informasi tentang orang itu ke forum digital, seperti jejaring sosial.

“Setiap orang cenderung memiliki jejak digital, dan ini normal. Aktivitas online seperti berbagi foto, perbankan, belanja, bermain game, jejaring profesional, dan jejaring sosial semuanya menambah jejak digital seseorang,” ujar senior lecturer Binus University tersebut.

Ia menyebut jejak digital dengan dua cara, yaitu jejak digital pasif dan aktif. Jejak pasif adalah jejak yang dibuat saat data dikumpulkan, biasanya tanpa disadari. Jejak digital aktif adalah jejak yang tercipta saat berbagi informasi secara sukarela melalui online.

“Langkah-langkah praktis dapat dilakukan untuk meminimalkan risiko keamanan online sambil tetap memanfaatkan sepenuhnya banyak layanan digital yang tersedia. Cara mengelola jejak digital yang tertinggal, antara lain ketahui seperti apa jejak digitalnya, menjadi proaktif dan bentuk jejak digital menjadi sesuatu yang seseorang dan organisasi inginkan, serta selalu monitor jejak digital pribadi,” ujarnya yang mengusung tema materi tentang “Dunia Maya dan Rekam Jejak Digital”.

Apriyanto, Kepala Seksi Pembina SMK Cabang Dinas Pendidikan Rantauprapat, menjabarkan alasan dan saran menabung penting untuk kehidupan. Diantaranya menabung untuk kondisi darurat, menabung untuk liburan, menabung demi masa depan, menabung untuk menghasilkan banyak uang, serta menabung agar tidak stress di kemudian hari.

“Masyarakat sekarang memiliki gaya hidup baru yaitu seluruh aktifitasnya menggunakan gawai yang berbasis online dan masyarakat membeli keperluan sehari-hari berbasis online,” katanya.

Sisi positif dari belanja online, menurutnya, belanja lebih mudah karena banyak pilihan serta mempermudah akses pembelian barang secara global. Sisi negatif dari belanja online salah satunya ialah barang yang diterima tidak sesuai dengan keinginan perilaku konsumtif.

“Belanja online dapat menumbuhkan sikap konsumtif dan menuntut ketelitian dalam berbelanja agar tidak dirugikan. Untuk itu sebagai warga masyarakat harus berhati-hati untuk membeli barang secara online dan harus selektif, sehingga dapat mengatur skala prioritas dalam diri sesuai dengan kebutuhan,” katanya di sesi Budaya Digital, dengan mengangkat tema “Pilih Mana: Nabung atau Belanja Online?”.

Webinar diakhiri Gabby Mahalani, Owner Sukakopi dan Influencer, yang menyimpulkan hasil webinar dari tema yang sudah diangkat oleh para narasumber.

Sebagai keynote speaker, Gubernur Sumut Edy Rahmayadi sebelumnya memberikan sambutan tujuan Literasi Digital agar masyarakat cakap dalam menggunakan teknologi digital, bermanfaat dalam membangun daerahnya masing-masing oleh putra putri daerah melalui digital platform.

Diketahui, program ini bertujuan mewujudkan masyarakat Indonesia yang paham akan literasi digital lebih dalam dan menyikapi secara bijaksana dalam menggunakan digital platform di 77 kota/kabupaten area Sumatera II, mulai dari Aceh sampai Lampung dengan jumlah peserta sebanyak 600 orang di setiap kegiatan yang ditujukan kepada PNS, TNI/Polri, orangtua, pelajar, penggiat usaha, pendakwah dan sebagainya.

Empat kerangka digital yang diberikan dalam kegiatan tersebut, antara lain Digital Skill, Digital Safety, Digital Ethic dan Digital Culture di mana masing-masing kerangka mempunyai beragam tema. (rel/dek)

Plt Ketua Demokrat Sumut Dikabarkan Mundur dari Musda

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Dalam waktu dekat, DPD Partai Demokrat Sumut bakal mengelar Musyawarah Daerah (Musda). Bursa calon ketua pun mulai ramai dibahas. Plt Ketua DPD Partai Demokrat Sumut Herri Zulkarnain Hutajulu yang digadang-gadang bakal maju sebagai bakal calon ketua, dikabarkan mundur.

Fungsionaris DPP Partai Demokmat Syahrial Nasution saat dikonfirmasi wartawan mengatakan, kemungkinan Herri mundur bisa saja terjadi. Mengingat jabatannya saat ini adalah pelaksana tugas (Plt). “Barangkali masa jabatan Plt-nya tidak diperpanjang oleh DPP. Nanti saya pastikan lagi ke BPOKK (Badan Pembinaan Organisasi, Keanggotaan dan Kaderisasi),” tegasnya.

Menurut Syahrial Nasution, Musda Partai Demokrat memang akan digelar di Sumut dan DPD lainnya seluruh Indonesia. Hajatan tersebut dipersiapkan dan dilaksanakan BPOKK. “Untuk Musda di Sumut, setahu saya, Wabendum (Wakil Bendahara Umum) Lokot Nasution sudah berkomunikasi dan dihubungi banyak ketua DPC di Sumut untuk bersedia maju sebagai kandidat Ketua DPD Demokrat Sumut. Begitupun saudara Lokot sudah berkomunikasi dengan unsur pimpinan di DPP terkait Musda Sumut,” ujar Deputi Balitbang DPP Partai Demokrat tersebut.

Ditanya siapa saja kandidat yang akan bersaing, Syahrial merupakan putera daerah Sumut ini menjelaskan, banyak kader potensial dari Sumut untuk memimpin. Semua sangat demokratis, tidak ada tekan-menekan pengurus di tingkat bawah dan tidak ada juga kandidat titipan.

“Ada Herri Zulkarnain, Armyn Simatupang, Parlinsyah Harahap dan beberapa nama lainnya. Hanya, di DPP sendiri nama Lokot Nasution cukup santer meraup dukungan dari DPC maupun legislatif DPRD kabupaten/kota hingga yang duduk di DPR RI,” jelasnya.

Sementara, Plt Ketua DPD Partai Demokrat Sumut, Herri Zulkarnain Hutajulu yang dikonfirmasi SumutPos.co, mengaku akan tetap maju dalam pemilihan Ketua DPD Partai Demokrat Sumut pada Musda yang bakal digelar dalam waktu dekat. “Saya cinta Partai Demokrat, saya tetap maju untuk membesarkan partai ini,” kata Herri lewat sambungan telepon, Senin (16/8).

Meski begitu, lanjut Herri, jika ada kader yang lebih baik dan dapat membesarkan partai ini, mantan Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Medan dua periode ini legowo. “Jadi kita lihat saja nanti. Kalau ada yang lebih baik, misalnya gubernur, wali kota, bupati atau anggota legislatif dari Demokrat yang bisa membesarkan partai ini, saya akan legowo. Silahkan saja. Tapi jika tidak, saya tetap maju,” ungkapnya. (adz)

Belum Kantongi Rekomendasi Tim Gugus Tugas Covid-19, Tes CPNS 2021 dan PPPK Terancam Molor

Tes CPNS: Peserta saat mengikuti ujian tes CPNS, tahun lalu.

SUMUTPOS.CO – Badan Kepegawaian Negara (BKN) menjadwalkan pelaksanaan tes CPNS 2021 dimulai 25 Agustus sampai 4 Oktober. Selanjutnya, tes PPPK nonguru dilaksanakan setelah pelaksanaan seleksi kompetensi dasar (SKD) CPNS 2021 selesai di masing-masing titik lokasi. Untuk pengumuman hasil SKD CPNS 2021dilakukan 17 sampai 18 Oktober.

Tes CPNS: Peserta saat mengikuti ujian tes CPNS, tahun lalu.

Namun, jadwal tersebut sepertinya terancam molor. Pasalnya, sampai saat ini BKN sebagai ketua panitia seleksi nasional (Panselnas) calon aparatur sipil negara (CASN) belum mengantongi rekomendasi Tim Gugus Tugas Covid-19. “Sejauh ini rencana SKD masih tetap sesuai jadwal. Yang dimulai adalah instansi yang sudah siap duluan,” kata Deputi Bidang Sistem Informasi Kepegawaian BKN Suharmen, Minggu (15/8).

Suharmen mengatakan, satu-satunya yang bisa membuat jadwal tes CPNS 2021 dan PPPK mundur atau tidak adalah rekomendasi Tim Gugus Tugas Covid-19. Namun, sampai sekarang pihaknya belum mendapatkan rekomendasi tersebut. Padahal BKN sudah bersurat dua minggu lalu dan telah dirapatkan juga. “Sebenarnya kami sudah mengingatkan mereka (Tim Gugus Tugas Covid-19) tetapi sampai sekarang masih belum dijawab surat saya,” ungkap Suharmen.

BKN berharap, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk segera memberikan kepastian pelaksanaan seleksi CPNS 2021 dan PPPK. Sebab, BKN akan salah kalau tetap melaksanakan seleksi tanpa ada rekomendasi dari Tim Gugus Tugas Covid-19. Apalagi sekarang masih dalam kondisi PPKM Level 4.

Suharmen menuturkan, pekan lalu BKN sudah membahas bersama Kemenkes, KemenPAN-RB, BPKP dan BNPB. Dalam rapat tersebut BKN sekaligus meminta kepastian pelaksanaan seleksi CASN 2021 ini.  “Namun, jawabannya yang berwenang memberikan rekomendasi adalah Tim Ahli Covid-19 makanya kami menunggu itu sekarang,” terangnya.

Deputi Suharmen berharap beputusan dari Tim Gugus Tugas Covid-19 segera turun. Mengingat waktu pelaksanaan seleksi tinggal 10 hari lagi. Dia menambahkan banyak agenda nasional yang tidak bisa dieksekusi dan tergantung Tim Gugus Tugas Covid-19. “Jadi meski BKN sudah mengeluarkan jadwal tetapi harus ada rekomendasi Tim Gugus Tugas Covid-19 karena situasi sekarang masih PPKM Level 4,” pungkas Deputi Suharmen. (esy/jpnn/ila)

Operasi 3 Hari di 10 Provinsi, Densus 88 Tangkap 41 Terduga Teroris

TANGKAP: Densus 88 menangkap tersangka terduga teroris. Selama 3 hari operasi di 10 Provinsi, Densus 88 berhasil menangkap 41 terduga teroris.

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Densus 88 Antiteror Polri melakukan operasi penangkapan terduga teroris. Selama tiga hari, Kamis (12/8) hingga Sabtu (14/8), di 10 provinsi, detasemen khusus itu berhasil meringkus 41 terduga teroris.

TANGKAP: Densus 88 menangkap tersangka terduga teroris. Selama 3 hari operasi di 10 Provinsi, Densus 88 berhasil menangkap 41 terduga teroris.

Kabagpenum Divisi Humas Polri Kombes Pol Ahmad Ramadhan mengatakan, sebelumnya terdapat 37 orang terduga teroris yang ditangkap. Lantas bertambah empat orang dari Banten dan Jawa Barat.”Tambahan baru ditangkap Banten satu dan Jawa Barat tiga. Total 41,” kata Ramadhan dikonfirmasi, Minggu (15/8).

Ramadhan menyebut, untuk empat terduga teroris yang baru yang ditangkap diduga terafiliasi dengan kelompok teroris Jamaah Islamiyah (JI). Mereka diamankan pada Sabtu (14/8) kemarin. “Ditangkap kemarin hari Sabtu (14/8/2021) kemarin. Jaringan JI,” ucap Ramadhan.

Adapun Densus 88 melakukan operasi penangkapan di 10 provinsi. Rinciannya, di Sumatera Utara (6 orang), Jambi (3), Lampung (7), Banten (5). Kemudian, Jawa Barat (5), Jawa Tengah (10), Sulawesi Selatan (1), Maluku (1), Kalimantan Barat (1), dan Kalimantan Timur (2). (jpg/ila)

AP II Tetap Optimis Hadapi Pandemi Covid-19

MODERN: Bandar Kualanmu yang memiliki fasilitas modern.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – PT Angkasa Pura II (Persero) menginjak usia ke-37 tahun. Sejarah lahirnya AP II ini, diawali dari dibentuknya Perum Pelabuhan Udara Jakarta Cengkareng pada 1984.

MODERN: Bandar Kualanmu yang memiliki fasilitas modern.

Pelabuhan Udara Jakarta Cengkareng kemudian berganti nama menjadi Bandara Soekarno-Hatta yang pada 1985 membuka satu terminal yakni Terminal 1. Lalu, pada 1992 bandara terbesar di Indonesia ini membuka Terminal 2.

Pada 2016, Terminal 3 dibuka di mana, ini adalah terminal penumpang pesawat terbesar dan termodern di Indonesia dengan luas lebih dari 400.000 meter persegi dan berkapasitas 25 juta penumpang/ tahun.

Adapun pada 2015, jumlah bandara yang dikelola AP II sebanyak 13 bandara dan kemudian hanya dalam waktu 5 tahun bertambah 7, sehingga pada 2021 di usia yang ke-37 ini perseroan mengelola total 20 bandara yang ada di Sumatera (12 bandara), lalu Jawa (6 bandara) dan Kalimantan (2 bandara).

“Bermula dari mengelola Bandara Soekarno-Hatta, AP II melalui sejumlah perjalanan transformasi, mempertahankan konsistensi untuk terus tumbuh dengan semangat kolaborasi dan kerja keras hingga kini mengelola 20 bandara dengan terus menunjukkan kemajuan dan peningkatan usaha yang pesat dalam bisnis jasa kebandarudaraan,” ungkap Direktur Utama PT Angkasa Pura II, Muhammad Awaluddin, melalui siaran persnya yang diterima Sumut Pos di Medan, Minggu (15/8).

Dia menambahkan, peningkatan usaha AP II tidak lepas dari implementasi konsep Adjacent Business, yang dapat diartikan ??perseroan menciptakan pasar baru melalui lini bisnis baru. Misalnya, di bidang properti, digital business, hingga strategic partnership.

“Melalui perluasan usaha, AP II tidak hanya bergantung bisnis aeronautika saja tetapi juga memiliki bisnis non-aeronautika yang dapat diandalkan,” jelasnya.

“Sejalan dengan berkembangnya bisnis, infrastruktur, dan layanan, bandara-bandara AP II mendapat berbagai pengakuan. Salah satunya terus membaiknya peringkat Bandara Soekarno-Hatta di daftar Top 100 World’s Best Airport dari Skytrax,” paparnya.

Pada 2016, jelasnya, Bandara Soekarno-Hatta berada di peringkat 63, lalu naik ke peringkat 44 (2017), peringkat 45 (2018), peringkat 40 (2019), peringkat 35 (2020), dan pada 2021 naik ke peringkat 34.

“Dibutuhkan hanya dalam waktu 5 tahun, Bandara Soekarno-Hatta dapat melompat sekitar 30 peringkat hingga kini ada di posisi 34. Kami yakin pada tahun-tahun mendatang peringkat ini akan terus membaik seiring dengan transformasi yang dijalani,” sebutnya.

Adapun AP II, terang Awaluddin, kini tengah menjalani transformasi digital yaitu Transformation 1.0 (2016-2020) dan saat ini Transformation 2.0 (2020-2024) yang mengambil tema The Great SHIFT 2024 guna fokus membuat perusahaan semakin adaptif terhadap global megatrends.

Di tengah transformasi yang sedang dijalani, lanjutnya, AP II menghadapi tantangan terberat sepanjang masa bagi sektor penerbangan global, yakni pandemi Covid-19.

“Bertepatan dengan HUT ke-37 ini, AP II menggelorakan semangat ‘Sinergi Aviasi Bakti Negeri’, memberikan semangat bersinergi yang telah dilakukan selama ini kepada seluruh ekosistem aviasi agar tetap optimis dalam menghadapi pandemi untuk berbakti kepada negeri,” tukasnya. (mag-1/ram)

Tiga Inovasi di Perangkat Foldable Bikin Samsung Galaxy Z Fold3 Makin Serbaguna

Layar yang lebih immersive dengan Under Display Camera Technology untuk pengalaman menonton tanpa interupsi.

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Samsung Galaxy Z Fold3 5G telah resmi diperkenalkan, mengusung berbagai perkembangan teknologi terkini yang membuka babak baru inovasi perangkat foldable. Tidak hanya memberikan layar lipat dan form factor terbarukan yang semakin tangguh, Galaxy Z Fold3 juga menawarkan terobosan penting lainnya yang bahkan baru pertama kali hadir di sejarah perangkat foldable. Hal tersebut membuat Galaxy Z Fold3 mampu menghadirkan pengalaman multitasking menggunakan perangkat foldable di tingkat yang lebih tinggi bagi pengguna di setiap produktivitasnya.

“Samsung merancang Galaxy Z Fold3 sebagai powerhouse bagi konsumen yang mengharapkan cara-cara baru dalam menjalani produktivitas dan menikmati hiburan. Hal tersebut diwujudkan melalui fitur-fitur pertama di perangkat foldable yang dihadirkan Galaxy Z Fold3, mulai dari under display camera, sertifikasi IPX8 untuk ketahanan air, hingga S Pen. Galaxy Z Fold3 benar-benar menjadi jawaban akan perangkat foldable yang lebih immersive, lebih tangguh, dan lebih serba guna yang selama ini telah dinanti-nanti oleh konsumen,” ujarSelvia Gofar, Head of Product Marketing IT&Mobile, Samsung Electronics Indonesia.

Layar yang Lebih Immersive

Galaxy Z Fold3 hadir dengan layar utama Infinity Flex Display berukuran 7,6 inci. Kata “infinity” yang digunakan di sini pun bukan isapan jempol semata. Pasalnya, Samsung benar-benar menghadirkan layar penuh tanpa interupsi notch maupun punch hole. Hal tersebut menjadi mungkin berkat teknologi under display camera dari Samsung yang pertama kali hadir di perangkat foldable.

Samsung telah merancang teknologi under display camera sedemikian rupa dengan mengurangi jumlah piksel yang berada tepat di atas kamera. Selain itu, jarak piksel yang berada di bagian atas kamera pun telah dioptimalkan untuk memungkinkan cahaya melewati celah kamera. Dengan begitu, pengguna tidak hanya bisa mendapatkan area tampilan yang lebih luas untuk menonton, bermain game, hingga melakukan panggilan video, namun juga bisa menggunakan facial recognition dengan lebih seamless.

Layar immersive dengan under display camera di Galaxy Z Fold3 pun semakin komplet dengan pemanfaatan teknologi layar Eco² terbaru yang membuat tingkat kecerahan layar meningkat 29% dibanding Galaxy Z Fold2, namun dengan konsumsi energi yang lebih rendah. Pengguna pun bisa menikmati layar yang lebih responsif dan scrolling yang lebih mulus dengan Super Smooth 120Hz.Adaptive refresh rate 120Hz pun bisa dinikmati di Cover Screen yang telah dikembangkan.

Tahan terhadap Paparan Air

Untuk pertama kali, sertifikasi IPX8 hadir di smartphone foldable, dan hal tersebut bisa ditemukan di Galaxy Z Fold3. Dengan level ketahanan air yang sama baiknya dengan Galaxy S, Galaxy Z Fold3 akan memberikan rasa aman bagi pengguna akan kondisi smartphone saat tiba-tiba terkena hujan atau ketika harus basah kuyup saat memandikan hewan peliharaan kesayangan. Sertifikasi IPX8 sendiri diberikan melalui uji coba perendaman di air tawar dengan kedalaman sampai 1,5 meter selama hingga 30 menit.

Samsung pun benar-benar teliti untuk menghadirkan manfaat ini secara maksimal bagi pelanggan. Samsung menyadari bahwa perangkat foldable memiliki kompleksitas tersendiri, mulai dari banyaknya bagian yang bergerak hingga celah yang tak terhindari dalam mendukung perangkat agar dapat dilipat. Maka dari itu, Samsung menjaga celah antara bodi dan engsel agar dapat sekecil mungkin. Samsung juga memberikan lapisan karet khusus terhadap komponen elektronik supaya terlindungi dari air yang mungkin masuk. Engsel perangkat pun diberi lapisan anti karat untuk melindunginya dari potensi korosi. Sebuah inovasi yang Samsung hadirkan dengan mempersiapkan banyak hal dan membuat sesuatu yang dianggap tidak mungkin menjadi sesuatu yang bisa dirasakan orang banyak.

S Pen untuk Z Fold3 hadir dalam dua varian, S Pen Fold Edition dan S Pen Pro, memberikan pilihan lebih bagi pengguna dalam memenuhi kebutuhannya.

Makin Produktif dan Kreatif dengan S Pen

Bermodalkan layar lapang yang immersive dan tak terinterupsi, Galaxy Z Fold3 dapat diibaratkan sebagai perangkat layaknya tablet yang lebih mobile yang bisa dibawa pengguna ke mana pun dengan nyaman. Namun, tak lengkap rasanya jika kemampuan layaknya tablet tidak didukung dengan kemampuan produktivitas yang lengkap yang sudah sangat dicintai oleh konsumen flagship Samsung yaitu S Pen.Memahami hal tersebut, untuk pertama kalinya di seri Galaxy Z, Samsung menghadirkan fungsi S Pen yang mampu membuat layar besar Z Fold3 lebih powerful.

Ada begitu banyak hal yang bisa digunakan pengguna dengan S Pen di Galaxy Z Fold3 di tengah produktivitasnya maupun ketika menuangkan kreativitas, lebih-lebih dalam mendukung kesukaannya menjalani multitasking. Menulis catatan sambil melakukan panggilan video hingga memeriksa to-do list saat membaca email menjadi semakin mudah. Ditambah dengan kehadiran fitur S Pen to text, pengguna bisa menyempurnakan tulisannya hanya dengan melakukan gerakan-gerakan sederhana saat harus melakukan catatan dalam waktu yang sangat cepat.

S Pen untuk Z Fold3 hadir dalam dua varian, yaitu S Pen Fold Edition dan S Pen Pro, untuk memberikan pilihan lebih bagi pengguna dalam memenuhi kebutuhannya. Samsung memastikan bahwa ini adalah pengalaman S Pen terdepan sampai saat ini, membuat pengalaman menulis, menggambar, mengedit dokumen, maupun berkirim pesan menjadi lebih seamless dan intuitif. Hal tersebut menjadi mungkin karena, kedua versi dari S Pen tersebut telah dibekali dengan Pro tip yang lebihlembut dan force limit technology untuk melindungi layar dari tekanan berlebih serta latensi yang begitu rendah.

Dapatkan Galaxy Z Fold3 beserta pengalaman foldable terbarukan dan segala inovasinya dengan harga Rp24.999.000 (12GB/256GB) dan Rp26.999.000 (12GB/512GB). Galaxy Z Fold3 tersedia dengan pilihan warna Phantom Black, Phantom Green, dan Phantom Silver. (rel)