30 C
Medan
Monday, April 13, 2026
Home Blog Page 3246

Tender Proyek Pemko Medan Sudah Selesai, Bulan Ini Pembagunan Fisik Dilakukan

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Sesuai target yang ditetapkan Pemerintah Kota (Pemko) Medan, proses tender sejumlah proyek pembangunan fisik Pemko Medan telah selesai pada akhir Juli 2021 yang lalu.

Benny Iskandar ST MT.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Kota Medan, Benny Iskandar ST MT, mengatakan jika saat ini, Pemko Medan sedang bersiap untuk masuk dalam tahap pengerjaan fisik. “Kalau lelang alhamdulillah hampir semua sudah selesai, saat ini semua sudah masuk dalam tahap persiapan untuk pengerjaan. Bulan Agustus ini juga mulai dikerjakan pembangunannya,” ucap Benny kepada Sumut Pos, Selasa (3/8).

Dikatakan Benny, begitupun ada sebagian kecil tender proyek yang terlambat atau belum selesai dilakukan, di antaranya Penyelesaian RS Tipe C Medan Labuhan yang memakan anggaran Rp24 miliar, Pemagaran Lahan RTH milik Pemko Medan di Jalan Tunggul Hitam dengan anggaran sekitar Rp400 juta, dan Revitalisasi Kawasan Kumuh di kawasan Timur Kota Medan dengan anggaran Rp2 miliar.

“Tapi Isya Allah dalam minggu ini juga yang terlambat itu sudan harus selesai, supaya nanti bisa sama-sama dikerjakan yang sudah selesai di tenderkan. Nanti semua yang sudah selesai ditenderkan itu akan mulai dikerjakan di pertengahan Bulan Agustus ini,” ujarnya.

Dijelaskan mantan Kadis Perumahan Kawasan Permukiman dan Penataan Ruang (PKPPR) Kota Medan itu, adapun beberapa contoh tender proyek yang telah selesai dilakukan dan akan segera dimulai pengerjaannya, yakni seperti pembangunan Panti Sosial Kota Medan dengan anggaran Rp5 miliar.

Selain itu, ada perluasan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah di Kelurahan Terjun dengan anggaran Rp8 miliar. Dilanjut dengan Revitalisasi Skybridge Lapangan Merdeka dengan anggaran Rp2,5 miliar, dan sejumlah revitalisasi kantor Camat, seperti Kantor Camat Medan Helvetia dan Kantor Camat Medan Timur.

“Yang paling besar anggarannya itu pembangunan kantor Dinas Pariwisata sebesar Rp8 Miliar. Tapi kita juga ada pembangunan Kantor Dispora kurang lebih Rp4 Miliar. Lalu ada pembangunan Puskesmas seperti Puskesmas di Kemudahan Terjun dan Simpang Limun, serta pembangunan Kantor Lurah Kemenangan Tani,” jelasnya.

Saat ini, kata Benny, pihaknya di Pemko Medan tengah berfokus menyusun rencana kerja agar pembangunan dapat segera dikerjakan dan proses pekerjaan dapat dirampungkan sebelum bulan Desember 2021. “Target kita sebelum bulan Desember sudaj selesai semua pengerjaan pembangunan fisik,” pungkasnya. (map/ila)

Selamat, 316.554 Pelamar Lulus Seleksi Administrasi CPNS Kemenkumham

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) secara resmi telah mengumumkan daftar nama para pelamar yang telah lulus tahapan seleksi administrasi penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Tahun Anggaran 2021.

Para Pelamar Yang Lulus Seleksi Administrasi CPNS Kemenkumham.(ist).

Kementerian yang dipimpin Yasona Laoly ini adalah kementerian yang paling banyak dilamar masyarakat yang mau jadi CPNS. Total seluruh pelamar adalah 627.113 orang.

Tidak semua pelamar upload dokumen persyaratan dan tidak semua yang upload dinyatakan memenuhi persyaratan. Dari total jumlah pelamar itu, hanya 316.554 orang yang dinyatakan memenuhi syarat (MS) dan dapat melaju ke tahap selanjutnya. Sisanya dinyatakan tidak memenuhi syarat (TMS) atau tidak upload dokumen.

Kepala Biro Kepegawaian Kemenkumham, Sutrisno mengatakan jumlah total yang lulus administrasi, untuk pelamar kualifikasi pendidikan non-SLTA sebanyak 35.878 orang, dan pelamar untuk kualifikasi pendidikan SLTA sejumlah 280.676 orang.

“Adapun pelamar yang tidak memenuhi syarat untuk kualifikasi pendidikan non-SLTA sebanyak 11.304 orang, dan untuk kualifikasi pendidikan SLTA sebanyak 159.191 orang,” ujar Sutrisno dalam keterangan tertulisnya, Rabu (4/8).

Ada sejumlah alasan mengapa seorang pelamar dapat dinyatakan TMS. Beberapa sebab diantaranya terkait dengan surat lamaran, akta kelahiran, e-KTP, surat pernyataan, dokumen akreditasi, ijazah, transkrip nilai, surat tanda registrasi (STR) tenaga kesehatan, pas foto, surat keterangan sehat, dokumen tidak asli, dan lainnya.

“Setelah dilakukan seleksi administrasi dan verifikasi dokumen unggah CPNS, jika dokumen memenuhi syarat maka akan ditetapkan lulus seleksi administrasi dan selanjutnya bisa mencetak kartu ujian,” ujar Sutrisno. “Namun jika dokumen TMS, maka bisa mengajukan keberatan atau sanggahan mulai 4 hingga 6 Agustus 2021,” sambungnya lagi.

Masa sanggah adalah kesempatan yang diberikan kepada pelamar untuk mengajukan keberatan terhadap hasil verifikasi yang disebabkan bukan karena kesalahan pelamar, namun adanya kesalahan dari verifikator instansi. Sanggahan sendiri dimaksudkan bukan untuk memperbaiki, mengubah, ataupun menambah informasi terhadap dokumen yang sudah di unggah.

Sebelumnya, Sekretaris Jenderal Kemenkumham, Komjen Pol. Andap Budhi Revianto sudah mengingatkan kepada para calon pelamar, untuk membaca secara detail dan seksama terkait berbagai syarat dan ketentuan yang diperlukan di laman cpns.kemenkumham.go.id.

Hal tersebut dimaksudkan untuk menghindari permasalahan dalam masa pendaftaran dan seleksi administrasi, bahkan untuk menghindari calon peserta gugur dalam proses seleksi administrasi.

“Kita memberikan waktu sanggah kepada para pendaftar selama proses seleksi administrasi ini. Hal ini dilakukan untuk menjembatani jika ada peserta komplain karena tidak diluluskan sementara dia merasa persyaratan yang diberikan sudah lengkap semua,” ujar Andap.

“Persyaratan yang disampaikan dalam laman BKN adalah persyaratan secara umum. Bagi para pelamar CPNS Kemenkumham, secara spesifik persyaratan ada dalam laman kami yaitu cpns.kemenkumham.go.id. Apabila tidak teliti, calon peserta bisa gugur dalam tahap seleksi administrasi,” tutup Andap.(gus)

Kajatisu Sertijab Wakajati dan 6 Kajari

SERTIJAB: Kajati Sumut, IBN Wiswantanu, foto bersama usai melantik dan serah terima jabatan Wakajati Sumut, Kajari dan Koordinator di wilayah hukum Kejati Sumut, Selasa (3/8).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kajati Sumut), IBN Wiswantanu, melantik dan serah terima jabatan Wakajati Sumut, Kajari dan Koordinator di wilayah hukum Kejati Sumut, Selasa (3/8).

SERTIJAB: Kajati Sumut, IBN Wiswantanu, foto bersama usai melantik dan serah terima jabatan Wakajati Sumut, Kajari dan Koordinator di wilayah hukum Kejati Sumut, Selasa (3/8).

Kajati Sumut melantik Edyward Kaban sebagai Wakil Kepala Kejati Sumut (Wakajati Sumut) menggantikan Agus Salim. Edyward Kaban sebelumnya menjabat Wakajati Lampung.

Sementara, Agus Salim menduduki jabatan baru sebagai Direktur Eksekusi, Upaya Hukum Luar Biasa dan Eksaminasi pada Jampidmil Kejagung RI.

Dalam amanatnya, Kajati Sumut, IBN Wiswantanu menyampaikan, pengangkatan, penempatan dan alih tugas pejabat di lingkungan kejaksaan merupakan sebuah kebijakan organisasi yang senantiasa dilakukan secara berkesinambungan.

“Dalam rangka meningkatkan kinerja yang optimal dan memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat di daerah lingkungan Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara, saya meminta kepada saudara agar selalu ikhlas, profesionalitas, berintegritas dan disiplin dalam melaksanakan tugas serta menjadi contoh yang baik bagi jajaran saudara dan masyarakat dalam kehidupan sehari-hari,” kata Wiswantanu.

Dikatakannya, pelaksanaan penegakan hukum, harus disesuaikan dengan dinamika masyarakat. “Oleh karena itu saudara-saudara harus memahami bagaimana menyelaraskan kepentingan masyarakat dan penegakan hukum yang adil,” ujarnya.

Selain pelantikan Wakajati Sumut, juga dilantik Kajari Labuhanbatu Kumaedi menjadi Asisten Perdata dan Tata Usaha pada Kejaksaan Tinggi Sulawesi Barat digantikan Jefri Penanging Makapedua, yang sebelumnya menjabat Kajari Tana Toraja di Rantepao.

Kemudian, Kajari Nias Selatan Rindang Onasis menjadi Kepala Kejaksaan Negeri Ponorogo di Ponorogo digantikan oleh Mukharom yang sebelumnya Koordinator di Kajati Papua. Kajari Sibolga Henri Nainggolan menjadi Inspektur Muda Intelijen dan Tindak Pidana Khusus pada Inspektorat I pada Jamwas Kejagung RI digantikan oleh Irvan Paham PD Samosir, sebelumnya Asintel Kejati Sulawesi Barat di Mamuju.

Lalu, Kajari Tebingtinggi Mustaqpirin menjadi Asintel di Kejati Sumbar digantikan Sundoro Adi, yang sebelumnya Kajari Sumba Barat di Waikabubak. Kajari Dairi Syahrul Juaksha Subuki, menjadi Kajari Rembang digantikan oleh Chandra Purnama yang sebelumnya menjabat Kajari Buol.

Selain itu, Kajari Tapsel Ardian menduduki jabatan baru sebagai Kajari Kudus dan digantikan oleh Antoni Setiawan, yang sebelumnya menjabat Kajari Mempawah. Turut juga dilantik dua Koordinator yakni, Hendra Anthonius Ginting dan Hendra Jaya Atmaja. (man/ila)

Wali Kota Pulangkan Warga Aceh ke Asalnya, Sempat Menghuni di Kolong Jembatan Sungai Deli Selama 3 Tahun

KUNJUNGI: Wali Kota Medan, Bobby Nasution mengunjungi seorang warga Aceh, ditemani Kadis Sosial Endar Lubis di rumah singgah Dinsos Medan.markus/sumu tpos.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Warga Aceh yang sempat tinggal di bawah jembatan Sungai Deli, dan kini sudah dipindahkan ke rumah singgah milik Dinas Sosial Kota Medan, rencananya hari ini, Rabu (4/8), akan dipulangkan ke daerah asalnya.

KUNJUNGI: Wali Kota Medan, Bobby Nasution mengunjungi seorang warga Aceh, ditemani Kadis Sosial Endar Lubis di rumah singgah Dinsos Medan.markus/sumu tpos.

Hal itu terungkap saat Wali Kota Medan, Bobby Nasution melakukan kunjungan ke rumah singgah milik Dinas Sosial Kota Medan di Komplek Griya Pinang Mas, Blok C No.1, Medan Sunggal, Senin (2/8) malam.

“Dinas Sosial Kota Medan telah berkoordinasi dengan Dinas Sosial Kabupaten Bireuen, terkait dengan adanya warga yang tinggal di bawah jembatan Sungai Deli, untuk . Besok (hari ini,Red) rencananya akan kita kembalikan ke daerah asalnya di Kabupaten Bireun, Aceh,” ujar Bobby Nasution.

Kedatangan Bobby, untuk meninjau langsung warga yang sempat menjadi penghuni kolong jembatan Sungai Deli di Jalan Kapten Maulana Lubis, Kota Medan. Saat ini, warga asal Aceh yang mengaku sudah tiga tahun tinggal di bawah jembatan telah ditampung di Rumah Singgah Dinas Sosial.

Saat tiba di lokasi sekitar pukul 22.00 WIB, Bobby Nasution yang masih mengenakan seragam dinas, langsung menyapa warga asal Aceh itu di kamarnya. Bobby didampingi Kadis Sosial, Endar Sutan Lubis dan Camat Medan Sunggal Indra Mulia.

Bobby Nasution menjelaskan, informasi adanya warga yang tinggal di bawah jembatan diperoleh dari Wakil Gubernur Sumut Musa Rajekshah yang saat itu sedang berkeliling di seputaran Kota Medan untuk membagikan sembako kepada warga. Begitu mendengar informasi tersebut, Bobby Nasution langsung menginstruksikan Dinas Sosial untuk menangani warga asal Aceh tersebut.

“Kemarin saya dihubungi Wakil Gubernur setelah beliau meninjau langsung ke lapangan. Begitu mendengar informasi, saya langsung meminta Dinas Sosial menanganinya. Memang ada warga yang tinggal di Kota Medan tapi tinggal di bawah jembatan. Setelah di cek warga asal Aceh tersebut dibawa ke rumah singgah,” ujar Bobby.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kota Medan, Endar Sutan Lubis mengatakan, begitu mendapat instruksi Wali Kota Medan, pihaknya langsung mengecek ke lokasi dan membawa warga tersebut ke Rumah Singgah.

Terkait dengan permintaan warga asal Aceh untuk dipulangkan ke daerah asalnya, Endar mengaku pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan Dinas Sosial Kabupaten Bireuen.”Kita sudah berkoordinasi dengan Dinas Sosial Kabupaten Bireuen terkait dengan pemulangan warga tersebut. Kami sudah melacak warganya dan sudah menemukan lokasinya di Desa Matang, Kecamatan Samalanga, Bireuen. Mereka juga siap membantu untuk pemulangan,” pungkasnya. (map/ila)

1.276 Pelamar CPNS Binjai Lulus Berkas

BINJAI, SUMUTPOS.CO – Dari 1.469 pelamar Calon Pegawai Negeri Sipil di Pemko Binjai, hanya 1.276 pelamar dinyatakan memenuhi syarat berkas.

Demikian disampaikan Pelaksana Tugas Kepala BKD Binjai, Rahmad Fauzi didampingi Kepala Bidang Mutasi dan Kepegawaian, Hendra Januar. “Ada 1.276 pelamar dinyatakan memenuhi syarat berkas dari jumlah pelamar sebanyak 1.469,” ujarnya, Selasa (3/8).

Pria hang akrab disapa Fauzi ini bilang, ada 193 pelamar yang dinyatakan tidak memenuhi syarat atau tidak lulus verifikasi. Kepada pelamar yang tidak memenuhi syarat ini, diperbolehkan melayangkan sanggahan atau bantahan melalui situs sscasn.bkn.go.id.

“Jangan menyanggah ke nomor WhatsApp. Tapi langsung situs yang sudah tertera,” ujar dia.

Umumnya masa sanggah dibuka tiga hari oleh BKN. Pelamar yang melakukan sanggahan dapat melengkapi berkas yang belum masuk ketika mendaftar.

Hingga saat ini, Fauzi belum dapat memastikan berapa jumlah peserta yang sudah menyanggah pada pendaftaran kali ini. Menurut dia, BKD akan berkoordinasi dengan BKN terkait jumlah pesertanya yang menyanggah untuk CPNS 2021 Kota Binjai.

Setelah masa sanggahan, kata Fauzi, pihaknya akan mengumumkan ulang berapa peserta yang dinyatakan lulus sanggah. “Nantinya akan diumumkan ulang, berapa jumlah yang lulus pada proses sanggahan,” beber dia.

Setelah tahapan ini, peserta akan mengikuti tahap selanjutnya, yakni ujian Seleksi Kompetensi Dasar (SKD). Namun demikian, Fauzi belum mengetahui kapan ujian SKD diberlangsungkan.

Sebab, pihaknya masih menunggu pengumuman dari BKN. “Untuk jumlah pelamar tahun ini dibanding tahun lalu, terjadi peningkatan yang mendaftar,” tandas Kepala Bidang Pendidikan Kilat BKD Binjai ini. (ted/han)

Anggota Paskibra HUT ke-76 RI Langkat Dapat Pembekalan

KALUNGKAN:Wabub Langkat, Syah Afandin mengalungkan tanda peserta Paskibra. Ilyas Effendy/ Sumut Pos.

LANGKAT, SUMUTPOS.CO – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Langkat melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) menggelar upacara pembekalan dan pelatihan calon anggota pasukan pengibar bendera (Paskibra) HUT ke-76 RI Kabupaten Langkat, di Aula Gedung Akper PAL Stabat, Selasa (3/8).

KALUNGKAN:Wabub Langkat, Syah Afandin mengalungkan tanda peserta Paskibra. Ilyas Effendy/ Sumut Pos.

Upacara ini, dipimpin Bupati Langkat Terbit Rencana PA melalui Wabup Langkat H. Syah Affandin.

Wabup Langkat H. Syah Affandin megharapkan keseriusan yang lebih kepada anggota Paskibra dikarenakan bertugas mengibarkan duplikat sang Merah Putih pada upacara HUT ke-76 RI di Alun – Alun T. Amir Hamzah Stabat, pada 17 Agustus 2021.

Sementara penanggung jawab kegiatan, Ede Audia Helmi sekaligus Kabid Bina Kepemudaan Dispora Langkat, mengatakan bahwa peserta Paskibra adalah siswa-siswi terbaik dari SMA/SMK/MA Sederajat Langkat, dan dipilih melalui seleksi yang ketat.

Dijelaskannya, penjaringan dan penyaringan diambil dari 4 wilayah pelaksanaan. Hingga akhir seleksi tingkat Kabupaten, sebut Ade, hanya menyisakan peserta sebanyak 60 orang, terdiri dari 27 putra dan 31 putri yang berasal dari 25 sekolah di 16 Kecamatan yang ada di Langkat. Selanjutnya, Ade menyampaikan, para peserta yang lolos akan dikarantina untuk pelatihan dan pembekalan. (yas/han)

Anggota Paskibra HUT ke-76 RI Binjai Dapat Sepatu Rusak, Dikabarkan Dapat Rp30 Ribu untuk Perbaikan

RUSAK: Seorang anggota paskibra Binjai 2021 menunjukkan sepatunya yang rusak.

BINJAI, SUMUTPOS.CO – Pengadaan sepatu bagi anggota pasukan pengibar bendera (Paskibra) HUT ke-76 RI, Kota Binjai yang belakangan ada yang rusak, menjadi perbincangan hangat di tengah-tengah masyarakat. Dinas Pemuda dan Olahraga dan Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah yang bertanggungjawab terkait pengadaan sepatu tersebut, serasa enggan memberikan penjelasan.

RUSAK: Seorang anggota paskibra Binjai 2021 menunjukkan sepatunya yang rusak.

Apakah sepatu merek Adidas warna merah ini sudah dibayarkan atau belum. Namun jika mengacu kepada pernyataan Kadispora, pengadaan 100 buah pasang sepatu ini belum dibayar kepada penyedia jasa.

Wartawan coba melakukan upaya konfirmasi kepada BPKAD di Jalan Jambi, Binjai Selatan. Sayangnya, Kepala BPKAD Binjai, Affan Siregar tak bersedia ditemui.

Alasannya, pucuk pimpinan di BPKAD Binjai tersebut tengah banyak kesibukan. “Harus buat janji, dijadwalkan dulu kalau mau ketemu bapak,” kata seorang staf yang menjaga pintu Kepala BPKAD Binjai, Selasa (3/8).

Wartawan menjelaskan tujuan kedatangannya terkait pengadaan sepatu rusak yang dilakukan oleh Dispora. Apakah sudah dibayar atau belum.

“Silahkan ke dinas langsung. Bapak enggak bisa diganggu, banyak kesibukannya. Maaf ya,” tambah staf pria tersebut.

Sementara, wartawan memperoleh informasi bahwa sepatu yang rusak ini sudah dilakukan perbaikan. Kadispora, Nani Sundari memerintahkan kepada Kepala Bidang Pemuda, Sri Mustika untuk memberikan uang kepada anak-anak Paskibra sebesar Rp30 ribu.

Baca juga : Anggota Paskibra Binjai Dapat Sepatu Rusak

Uang tersebut digunakan untuk menjahit sol atau tapak sepatu yang terlepas. Dikonfirmasi, Kabid malah buang badan.

“Tanya ibu Kadis langsung saja ya. Saya enggak tahu,” ujar Sri Mustika ketika dikonfirmasi dari seberang telepon.

Sri lebih banyak menjawab tidak tahu. Bahkan saat disinggung soal sepatu anak-anak Paskibra yang rusak, pun dia menjawab tidak tahu.

Apalagi soal belum dibayarkan sepatu tersebut kepada penyedia jasa, dia juga tidak tahu. “Saya cuma panitia yang mengawasi anak-anak latihan saja. Tanya sama yang foto saja langsung,” ujar dia.

Sri menambahkan, sepatu rusak tersebut diberikan kepada anak-anak Paskibra Kota Binjai yang rencananya akan mengibarkan bendera merah putih pada Hari Ulang Tahun ke-76 Republik Indonesia. Meski mendapat sepatu rusak, menurut dia, anak-anak Paskibra tetap latihan. “Mereka tetap latihan untuk persiapan di kota nanti. Latihan pagi. Kalau yang ke provinsi, sudah dikirim tanggal 31 Juli 2021,” tukasnya.

Sebelumnya, Dispora Binjai diduga tak teliti dalam pengadaan 100 buah pasang sepatu olahraga bagi anggota Paskibra. Bahkan diduga, sepatu tersebut tak sesuai spesifikasi karena terdapat kerusakan berupa terlepasnya punggung sepatu dari tapak. Ironisnya, seluruh sepatu yang mengalami kerusakan. Harga sepatu sepasangnya dianggarkan Rp320.700, termasuk pajak. (ted/han)

DPRD Labuhanbatu Paripurnakan Bupati dan Wabup Terpilih, Erik Ajak Masyarakat Bersatu Membangun Labuhanbatu

DIABADIKAN: Bupati dan Wakil Bupati Labuhanbatu terpilih Erik Adtrada Ritonga–Ellya Rosa Siregar diabadikan usai menghadiri sidang paripurna di DPRD Labuhanbatu. fajar/sumut pos.

LABUHANBATU, SUMUTPOS.CO – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Labuhanbatu menggelar Rapat Paripurna Pengumuman hasil penetapan Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Labuhanbatu terpilih Erik Adtrada Ritonga–Ellya Rosa Siregar, di Gedung Paripurna DPRD Labuhanbatu, Selasa (3/8).

DIABADIKAN: Bupati dan Wakil Bupati Labuhanbatu terpilih Erik Adtrada Ritonga–Ellya Rosa Siregar diabadikan usai menghadiri sidang paripurna di DPRD Labuhanbatu. fajar/sumut pos.

Wakil Ketua DPRD Labuhanbatu, Juraidah Harahap membacakan hasil pengumuman penetapan Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Labuhanbatu terpilih yang tertuang dengan Nomor 170/909/DPRD/2021 pasca Putusan Mahkamah Konstitusi (MK) Perselisihan Hasil Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Labuhanbatu Tahun 2020.

“Kami mengucapkan selamat kepada pasangan ERA. Semoga, pasangan terpilih dapat memimpin Labuhanbatu dan membawa Labuhanbatu semakin berjaya,”Pj Bupati Labuhanbatu, Mulyadi Simatupang melalui Sekdakab M.Yusuf Siagian. katanya.

Sekedar informasi, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Labuhanbatu memutuskan dan menetapkan Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Nomor Urut 02 Erik Adtrada Ritonga – Ellya Rosa Siregar sebagai Bupati dan Wakil Bupati Labuhanbatu terpilih pada Pilkada Labuhanbatu Tahun 2020, dengan perolehan suara sebanyak 88.381 atau 37,24 Persen dari total suara sah.

Pada kesempatan itu, Bupati dan Wakil Bupati Labuhanbatu terpilih Erik Adtrada Ritonga – Ellya Rosa Siregar mengucap syukur semua tahapan berjalan lancar. “”Perjalanan Pilkada Labuhanbatu cukup panjang, gesekan yang terjadi di masyarakat pasti ada. Untuk itu, kami mengajak seluruh lapisan masyarakat bergandeng tangan untuk membawa Labuhanbatu yang lebih baik,”ajaknya.(fdh/han)

Bantuan Sosial Belum Dicairkan, Warga KPM-PKH Serbu Dinsos Karo

DATANGI: Warga PKH dan PKM saat mendatangi Dinas Sosial Karo menuntut pencairan bantuan sosial.

KARO, SUMUTPOS.CO – Puluhan Keluarga yang terdaftar sebagai Penerima Manfaat (KPM), Bantuan Langsung Tunai (BST) , Penerima Keluarga Harapan dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) berbondong-bondong mendatangi kantor Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Karo, di Jalan Jamin Ginting No Desa Ketaren Kabupaten Karo, Senin (2/8).

DATANGI: Warga PKH dan PKM saat mendatangi Dinas Sosial Karo menuntut pencairan bantuan sosial.

Salah satu KPM, Herlina Br Tarigan (53) warga Desa Tigapanah Kecamatan Tigapanah, mengatakan kalau dia sudah lama tidak menerima bantuan ,dan saat dia cek ke Dinas Sosial ternyata dia punya saldo Rp 1 juta bantuan untuk lima bulan, tapi tidak bisa diambil.

“Menurut Pegawai Dinas Sosial bantuan itu masih terkunci, ada perbaikan data, kata mereka, kalau memang sudah tidak dapat ya tidak apa-apa yang penting ada kepastian, jangan dibuat kita berharap-harap, “ katanya.

Lain lagi keluhan Keluarga Penerima Maanfaat (KPM) Septari Br Barus (30), kalau bantuan sembako yang diambil ke warung dia masih dapat tiap bulan. Namun dia menanyakan kenapa uang untuk anak sekolah dikurangi.

“Tadi saya tanya petugas di sini, mereka bilang kalau kebijakan Kemensos telah menetapkan hanya satu anak yang dapat bantuan,” katanya.

Mabid Pemberdayaan Sosial Dan Penanggulangan Kemiskinan, Risma menjelaskan, kalau saat ini adanya perbaikan data, dan banyak data yang tidak sinkron. “Satu huruf saja beda antara Kartu Keluarga dan KTP, harus dicocokkan ke Dinas Kependudukan, jadi setelah ini semua sinkron, pasti bantuan itu keluar, “ ujarnya.

Hal yang sama juga diungkapkan pihak Bank Mandiri Kabupaten Karo. Kordinator Vika Br Bangun mengatakan, kalau memang dana bantuan ada yang dibekukan. Pencairannya tergantung Kemensos. “Kalau dicairkan kita cairkan, kalau dikembalikan ya kita kembalikan, memang sekarang ada perbaikan data, jawaban kita sama kok seperti yang diungkapkan dari pihak Dinas Sosial,”pungkasnya. (deo/han)

Final Olimpiade Tokyo 2020, Spanyol Tantang Brasil

PANAS: Kylian Mbappe dan Toni Kroos bakal kembali terlibat dalam duel panas antara Prancis vs Jerman di laga pembuka grup F Euro 2020, Rabu (16/6) dini hari WIB.

SUMUTPOS.CO – Spanyol berhasil melaju ke final Olimpiade Tokyo 2020 cabang sepakbola putra, usai mengalahkan Jepang 1-0 lewat ekstra time di Saitama Stadium, Selasa (3/8) malam WIB. La Rojita selanjutnya akan menantang Brasil di partai final.

PANAS: Kylian Mbappe dan Toni Kroos bakal kembali terlibat dalam duel panas antara Prancis vs Jerman di laga pembuka grup F Euro 2020, Rabu (16/6) dini hari WIB.

Spanyol mampu mendominasi permainan di babak pertama. Tim asuhan Jose Luis de La Fuente memainkan umpan-umpan pendek untuk menggedor pertahanan Jepang. Percobaan pertama Spanyol datang di menit ke-10. Mikel Merino melepaskan tembakan dari dalam kotak penalti, tapi bola masih bisa diblok pemain Jepang.

Jepang kesulitan keluar dari tekanan. Tim tuan rumah terpaksa harus bertahan lebih dalam untuk meredam serangan Spanyol, sambil sesekali berusaha melancarkan serangan balik. Tembakan kedua Spanyol baru tercipta di menit ke-32. Umpan lambung Pedri diteruskan Oscar Gil ke Mikel Oyarzabal, yang gagal menembak bola mengarah ke gawang.

Jepang baru bisa melepaskan percobaan di menit ke-34. Takefusa Kubo menusuk ke kotak penalti Spanyol dari sisi kiri dan melepaskan tembakan, tapi bola diblok lawan. Spanyol masih belum bisa menciptakan ancaman berarti selama 45 menit. Babap pertama pun ditutup dengan skor kacamata, 0-0.

Wasit sempat memberikan hadiah penalti untuk Spanyol di babak kedua, tepatnya pada menit ke-55 setelah Merino dijatuhkan Maya Yoshida. Petugas VAR kemudian menyarankan agar wasit melihat tayangan ulang dan keputusan itu akhirnya dianulir beserta kartu kuning untuk Yoshida dicabut. Spanyol terus berusaha keras melancarkan serangan dari berbagai sisi. Peluang emas didapat pada menit ke-86 lewat tembakan Martin Zubimendi, namun bola dengan cepat diblok lawan.

Rafa Mir membuang peluang emas di menit ke-90. Dari jarak dekat, bola tembakan pemain Wolverhampton Wanderers berhasil ditangkap Kosei Tani. Skor kacamata bertahan sampai waktu normal tuntas dan laga berlanjut ke extra time 2×15 menit.

La Rojita masih belum bisa merobek gawang Jepang di babak pertama tambahan waktu. Di paruh babak kedua tambahan waktu, Jepang tampil lebih menggigit. Ancaman dibuat Jepang pada menit ke-110 setelah terjadi kemelut dari hasil tembakan bebas, tapi bola yang dilepaskan pemain tuan rumah masih membentur lawan.

Spanyol akhirnya sukses memecah kebuntuan di menit ke-116. Marco Asensio berhasil merobek gawang Jepang setelah bola tembakan kaki kirinya meluncur ke tiang jauh. 1-0 Spanyol kini memimpin.

Jepang mencoba bereaksi untuk mencari gol balasan. Namun, hingga laga tuntas skor 1-0 tetap bertahan untuk kemenangan Spanyol.(dtc)