Home Blog Page 3274

Tantangan Orangtua di Era Digital: Pahami Kebutuhan Anak, Ajarkan Kemampuan Sosial

ASAHAN, SUMUTPOS.CO—Menjadi orangtua atau parenting di zaman milenial dewasa ini, sungguh berat. Tantangannya juga begitu kompleks. Karenanya dibutuhkan kemampuan untuk memahami kebutuhan anak, sembari selalu mengajarkan pentingnya berinteraksi sosial di tengah-tengah masyarakat.

WEBINAR: Webinar Literasi Digital diinisiasi Kementerian Komunikasi dan Informatika di Kabupaten Asahan, Provinsi Sumatera Utara, 16 Juli 2021. IST

Salah satu poin ini terungkap dalam Webinar Literasi Digital yang diinisiasi Kementerian Komunikasi dan Informatika di Kabupaten Asahan, 16 Juli 2021. Adalah Tiarma Intan Marpuang, Dosen Prodi Pendidikan Bahasa Inggris FKIP Universitas HKBP Nommensen Medan, pada sesi Kecakapan Digital memaparkan tema “Welcoming Gen Alpha: Change and Challenge in Digital Skills”.

Dalam pemaparannya, Tiarma menjabarkan karakteristik gen alpha antara lain dikelilingi oleh teknologi khususnya internet, keturunan dari generasi milenial, cenderung bersifat pengambil keputusan, serta berkembangnya teknologi artificial intelligency.

“Karakter yang harus dimiliki anak generasi alpha meliputi eksplorasi, berjiwa kritis, jiwa kepemimpinan, serta memiliki empati. Tantangan generasi alpha ialah terbiasa dengan teknologi, memiliki kecerdasan tinggi, perilaku bermain yang berubah, jauh dari buku dan majalah, serta menciptakan teknologi sendiri,” katanya.

Menyikapi karakter generasi alpha, menurut dia, dapat dilakukan dengan cara akrab dengan sesuatu yang instan, berarti orangtua harus menekankan pentingnya proses dalam mencapai tujuan. Generasi yang suka bersosialisasi namun kurang suka berbagi, orangtua harus mengajarkan konsep bersyukur dan memberi contoh keterlibatan dalam bersosialisasi.

“Serta mudah beradaptasi sehingga kurang konsisten, maka penekanan bahwa sesuatu yang dimulai harus diselesaikan terlebih dahulu diperlukan. Solusi dari semuanya ialah, pahami kebutuhan anak, mengajarkan kemampuan sosial, dan sadari potensi anak,” pungkasnya.

Sesi Keamanan Digital disampaikan I Gede Putu Krisna Juliharta. Ketua Relawan TIK Provinsi Bali dan Wakil Ketua III STMIK Primakara ini, mengangkat tema “Main Aman Saat Belanja Online” Dalam paparannya.

Putu menjabarkan risiko dalam belanja online antara lain, kiriman salah alamat, kualitas barang yang tidak sesuai, barang rusak saat perjalanan pengiriman, data konsumen disalahgunakan, barang dikirim terlalu lama, permainan harga, dan penipuan.

“Ciri-ciri toko penipuan pada online shop ialah, tidak memiliki lambang star di pojok kiri atas, tidak memiliki review positif, biasanya menghubungi melalui jaringan pribadi, serta pelaku meminta dana awal atau DP sebelum barang dikirim atau meminta bayaran penuh setelah menunjukan resi pengiriman palsu,” katanya.

Tips belanja online dengan aman, sebut Putu, diantaranya cari tau reputasi penjual, cek ulasan produk, baca deskripsi produk, cermati syarat dan ketentuan, hindari transfer langsung, simpan bukti pembayaran, pastikan keamanan perangkat, serta cek paket dan hilangkan jejak data.

“Jika masih terkena penipuan belanja online, diharapkan untuk melapor melalui email cybercrime@polri.go.id, blokir rekening penipu online, serta lewat SMS dengan cara ketik penipuan#nomorpenipu#keterangan penipuan, kirim ke 1116,” pungkasnya.

M Rizky Ramadhan Rambe, Dewan Penasihat Kam Rabbani Fakultas Psikologi Universitas Sumatera Utara, menyampaikan masyarakat Indonesia lebih memanfaatkan internet untuk mengunjungi situs jejaring sosial dibandingkan menggunakan mesin pencari dan mengunjungi situs portal untuk melihat email.

“Perilaku berbagi masyarakat dunia di media sosial meliputi, 6% masyarakat dunia melakukan perilaku berbagai semua hal, 18% hal-hal penting, 57% melakukan perilaku berbagai beberapa hal saja, serta 19% tidak melakukan berbagi sama sekali di media sosial. Indonesia berada diperingkat keempat negara yang paling banyak melakukan berbagai semua hal di media sosial,” katanya dalam Sesi Etika Digital dengan materi bertema “Bijak Sebelum Mengunggah di Media Sosial”.

Menurutnya, bijak sebelum mengunggah di media sosial dengan menerapkan, unggah tidak sekadar memeroleh berapa banyak likes, tetap menjaga kehormatan diri, tidak mengunggah data pribadi, pastikan berita yang diunggah valid kebenarannya, unggah bermanfaat bagi orang lain, serta tidak menghina dan menjatuhkan pihak lain.

Narasumber terakhir pada sesi Budaya Digital dibawakan Jhonson Efendi Hutagalung. Dosen STMIK Royal Kisaran ini mengangkat tema “Literasi Digital Bagi Tenaga Pendidik dan Anak Didik di Era Digital”.

Jhonson membahas literasi digital merupakan memiliki keterampilan yang seseorang butuhkan untuk hidup, belajar, dan bekerja dalam masyarakat, di mana komunikasi dan akses informasi semakin meningkat melalui teknologi digital seperti platform internet, media sosial, dan perangkat seluler.

“Tenaga pendidik harus memberikan materi sebaik mungkin sehingga nanti anak didik dapat mencerna dari pelajaran yang telah diberikan. Materi yang mudah dipahami ini merupakan tanggungjawab moral yang dituntut bagi tenaga pendidik terhadap tujuan dari pendidikan untuk mencerdaskan kehidupan bangsa,” ujarnya.

Ia menyebut, dibutuhkan pihak manajemen di sekolah atau di kampus untuk berperan aktif dalam mengevaluasi dan memonitoring kegiatan yang dicapai oleh tenaga pendidik tersebut. Serta perlu adanya perubahan kurikulum yang menunjang pembelajaran secara daring.

“Sistem kurikulum yang berbasis tatap muka sebelum dikerjakan secara daring, maka kompetensi tidak akan tercapai,” imbuhnya.

Webinar diakhiri Rifqy Alfiyahsari, selaku Beauty Enthusiast, Duta Wisata Belitung, dan Influencer, yakni menyimpulkan hasil webinar dari tema yang sudah diangkat para narasumber.

Menurutnya, menyikapi karakter generasi alpha dapat dilakukan dengan cara akrab dengan sesuatu yang instan, berarti orang tua harus menekankan pentingnya proses dalam mencapai tujuan. Tips belanja online dengan aman diantaranya, cari tau reputasi penjual, cek ulasan produk, baca deskripsi produk, cermati syarat dan ketentuan, hindari transfer langsung, simpan bukti pembayaran, pastikan keamanan perangkat, serta cek paket dan hilangkan jejak data.

Adapun bijak sebelum mengunggah di media sosial dengan menerapkan, unggah tidak sekadar memeroleh berapa banyak likes, tetap menjaga kehormatan diri, tidak mengunggah data pribadi, dan pastikan berita yang diunggah valid kebenarannya. Serta, Tenaga pendidik harus memberikan materi sebaik mungkin sehingga nanti anak didik dapat mencerna dari pelajaran yang telah diberikan. Materi yang mudah dipahami ini merupakan tanggungjawab moral yang dituntut bagi tenaga pendidik terhadap tujuan dari pendidikan untuk mencerdaskan kehidupan bangsa.

Program ini bertujuan mewujudkan untuk mengedukasi dan mewujudkan masyarakat agar paham akan literasi digital lebih dalam dan menyikapi secara bijaksana dalam menggunakan digital platform di 77 kota/kabupaten area Sumatera II, mulai dari Aceh sampai Lampung dengan jumlah peserta sebanyak 600 orang di setiap kegiatan yang ditujukan kepada PNS, TNI/Polri, orangtua, pelajar, penggiat usaha, pendakwah dan sebagainya.

Empat kerangka digital yang diberikan dalam kegiatan tersebut, antara lain Digital Skill, Digital Safety, Digital Ethic dan Digital Culture dimana masing masing kerangka mempunyai beragam tema.

Sebagai pembicara kehormatan atau keynote speaker, Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi, menyambut positif tentang program dimaksud. Literasi digital ini menurutnya sangat penting agar masyarakat cakap dalam menggunakan teknologi digital, bermanfaat dalam membangun daerahnya masing-masing oleh putra putri daerah melalui digital platform. (rel/dek)

Danyonif 8 Marinir Pantau Pencarian Nelayan Hilang

LANGKAT, SUMUTPOS.CO – Memasuki hari keempat, Prajurit 08 Marinir masih melakukan pencarian terhadap korban yang jilang di Perairan Laut Kwala Lepan, Langkat, sejak Sabtu (24/7). Komandan Batalyion Infantri 08 Marinir, Letkol Mar Farick  M Tr Opsla hadir meninjau dan memantau pencarian korban, Senin (26/7).

ARAHAN: Danyon 08 Marinir Letkol Mar. Farick M.Tr.Opsla memberikan aragan kepada tim yang melakukan pencarian nelayan hilang di Perairan Laut Kwala Lepan, Langkat. (ist)

Korban yang tenggelam tersebut bernama gafaruddin Nasution (55) warga Jalan Pompa Air  Lingkungan VII Desa Sei Bilah Timur kecamatan Sei Lepan, Langkat yang berprofesi sebagai nelayan.

Kehadiran Danyonif 8 Marinir tersebut didampingi  Kasat Pol Airut P.Brandan Iptu Heru Ediyanto, tim Rupanpur Yonif 8 Marinir, dan tim SAR Badan Penanggulangan Bencana Daerah ( BPBD ) Kabupaten Langkat. Tim terus melakukan pencaharian maksimal  dengan mengerahkan seluruh potensi dan kemampuan yang ada.

Dayon atas nama pribadi dan Bataliyon 08 Marinir mengaku sangat prihatin dan merasakan duka yang sedalam-dalam atas musibah yang menimpa keluarga korban tersebut.  Dan Yon juga berpesan, kepada keluarga yang ditinggalkan, kiranya tabah dalam menghadapi musibah dari Allah SWT.

“Saya minta kejadian seperti ini tidak akan pernah terulang kembali dan kepada para petugas yang hingga kini terus melakukan pencarian korban, semoga menemukan hasil yang maksimal. Yang perlu diperhatikan, jagalah keselamatan kalian semua” pinta Danyonif 8 Marinir. (yas)

Hati-hati Klikbait, Bisa Buang Waktu dan Buat Emosi

MANDAILINGNATAL, SUMUTPOS.CO—Masyarakat sangat perlu memahami sejumlah etika dalam dunia digital. Terutama saat berselancar di dunia maya yang telah menjadi gaya hidup era milenial.

WEBINAR: Webinar Kegiatan Literasi Digital yang diinisiasi Kementerian Komunikasi dan Informatika di Kabupaten Mandailing Natal, Jumat, 16 Juli 2021. IST

Demikian disampaikan Founder Kayabhumu Institute, Bobby Nopandry, kala menjadi narasumber sesi digital dengan mengangkat tema “Jangan Asal Klik di Internet” melalui Webinar Kegiatan Literasi Digital yang diinisiasi Kementerian Komunikasi dan Informatika di Kabupaten Mandailing Natal, Jumat, 16 Juli 2021.

“Tidak asal klik di internet dengan memerhatikan sebagai berikut, hati-hati dengan klikbait, ketentuan yang harus disadari dapat merugikan waktu dan membuat emosi, waspada phishing dengan memerhatikan nama domain, kelola rasa penasaran dengan memahami tautan yang benar-benar penting, serta selalu cek dan ricek,” katanya.

Bobby menjelaskan komoditas di internet meliputi komoditas tradisonal produk maupun jasa, data, hiburan, dan jasa digital. “Konten krator dapat dikatakan sebagai produsen, penjual, ada yang beretika dan ada yang tidak beretika, ada scamer atau penipu berkedok penjual, serta bias digital,” ujarnya.

Dr Marlina, Ketua Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam STAIN Mandailing Natal, dalam sesi budaya digital,
menjabarkan jenis-jenis media sosial antara lain, media jejaring sosial, jurnal online, jurnal online sederhana, media berbagi, penanda sosial, dan media konten bersama atau wiki.

“Fungsi media sosial meliputi individual, budaya, dan sosial. Individual meliputi, branding diri, pengakuan, ekonomi, dan silaturahmi. Budaya meliputi, pelestarian, penguatan, dan pertukaran nilai. Sosial meliputi, politik, pemerintahan, informasi publik, kebijaksanaan, dan pelayanan,” terangnya memberikan materi dengan tema “Memahami Batasan Dalam Kebebasan Berekspresi di Dunia Digital”.

Adapun respon masyarakat terhadap media sosial, sebut Marlina, meliputi keranjingan, lupa diri, abnormal, dan ketergantungan. Hal yang mesti diperbuat dalam beraktivitas di media sosial mencakup, meredam ego, tabayyun, stop provokasi, rawat toleransi, pluralitas warganet, dan siberkreasi.

“Hal yang tidak boleh sembarang unggah di media sosial antara lain, semua data yang bersifat pribadi, foto, pernyataan terhadap topik sensitif, sebuah berita yang belum tentu benar, serta tidak unggah masalah keuangan,” jelasnya.

Pengurus Wilayah RTIK Indonesia, Dwi Wahyudi, pada sesi Kecakapan Digital menyampaikan beberapa jenis pekerjaan yang banyak dibutuhkan di era digital antara lain, content writer, social media specialist, desain grafis, data analyst, video creator, dan desain website.

“Sumber penghasilan baru seperti blogger, youtuber, podcaster, influencer, KOL, dan selebgram,” sebutnya memaparkan tema “Tren Pekerjaan dan Usaha di Era Digital”.

Karennaya ia beri tips anti nganggur di era digital. Yakni dengan cara tingkatkan niat dan selalu berdoa, belajar dan berlatih mengembangkan diri sesuai keahlian dasar dan hobi, memelajari potensi dari berbagai referensi dan literasi, belajar bahasa asing minimal pasif, memelajari keterampilan public speaking, membangun personal branding, serta rajin bersosialisasi dan mencari jejaring atau relasi.

Sementara di sesi Keamanan Digital, Muhammad Ridwan Arif selaku praktisi Digital Parenting dan RTIK Indonesia, membahas manfaat media digital untuk anak mencakup memudahkan komunikasi, membangun jejaring sosial, media untuk belajar dan mencari sarana informasi dan memudahkan transaksi atau pembayaran.

“Ancaman media digital dan internet untuk anak meliputi kesehatan dan perkembangan fisik anak, perkembangan bahasa dan sosial anak, cyber bullying, konsentrasi dan perilaku anak, serta peretasan dan pencurian data pribadi,” katanya mengangkat tema “Menjaga Keamanan Digital Bagi Anak-anak di Dunia Maya”.

Hal yang harus dilakukan orangtua saat anak menggunakan internet, menurut dia, seperti melakukan kerjasama yang baik dalam mendidik anak, pinjamkan sesuai kebutuhan, jaga komunikasi yang baik dengan anak, pilihkan aplikasi yang sesuai dengan usia anak ajak anak untuk berinteraksi di dunia nyata dan buatlah kesepakatan dengan anak terkait penggunaan perangkat dan media digital.

Webinar diakhiri Nathasya Esterita selaku Ketua PKK Sobat Cyber Indonesia dan Influencer, dengan menyimpulkan hasil webinar dari tema yang sudah diangkat para narasumber. Bahwa masyarakat semakin mengalami keresahan akibat maraknya pelanggaran di dunia siber, mulai dari ancaman berita palsu, ujaran kebencian, perundungan.

“Potensi kerugian pun semakin besar karena tidak seluruh lapisan masyarakat memiliki proteksi yang baik dan pengetahuan yang sama mengenai perlindungan data pribadi dan privasi. Pemaparan kali ini sangat berkaitan satu dengan yang lain, karena secara kompleks menjabarkan pentingnya pembentukan budaya cakap digital sebagai upaya pencegahan kerugian akibat perilaku tidak bertanggungjawab di sosial media,” terang dia.

Kegiatan ini dalam rangka mewujudkan masyarakat Indonesia agar paham akan Literasi Digital lebih dalam dan menyikapi secara bijaksana dalam menggunakan digital platform di 77 kota/kabupaten area Sumatera II, mulai dari Aceh sampai Lampung dengan jumlah peserta sebanyak 600 orang di setiap kegiatan yang ditujukan kepada PNS, TNI/Polri, orangtua, pelajar, penggiat usaha, pendakwah dan sebagainya.

Empat kerangka digital yang diberikan dalam kegiatan tersebut, antara lain Digital Skill, Digital Safety, Digital Ethic dan Digital Culture di mana masing masing kerangka mempunyai beragam tema.

Sebagai pembicara kehormatan atau keynote speaker, Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi memberikan sambutan tujuan literasi digital agar masyarakat cakap dalam menggunakan teknologi digital, bermanfaat dalam membangun daerahnya masing-masing oleh putra putri daerah melalui digital platform. (rel/dek)

Jembatan Harapan, dari Komunitas Kobarkan Asa untuk Rakyat Sipitu Huta

HUMBAHAS, SUMUTPOS.CO—Masyarakat Desa Sipitu Huta, Kecamatan Pollung, Kabupaten Humbang Hasundutan, Provinsi Sumatera Utara, bersyukur menjadi desa yang mendapat bantuan dari Komunitas Kibarkan Asa.

MERESMIKAN: Wakil Bupati Humbang Hasundutan, Oloan P Nababan, beserta EVP Telkom Regional 1, Semly Saalino meresmikan Jembatan Harapan di Desa Sipitu Huta, Kecamatan Pollung, Humbahas pada Minggu (25/7/2021). IST

Kini, masyarakat Sipitu Huta dapat menikmati jembatan sepanjang 90 meter yang dinamai Jembatan Asa itu. Adalah Komunitas Kibarkan Asa yang menghadirkan jembatan itu.

Adapun komunitas itu merupakan komunitas yang bergerak di bidang sosial kemasyarakatan di Medan, Sumut. Ketuanya Atmaka Arif Pratama, diinisiasi Mutia Tri Ramadhian dan Taufani Kurniawan.

Komunitas itu merupakan lanjutan dari proyek Ayo Bikin Nyata pada 2019 yang merupakan program dari Human Capital Management PT Telekomunikasi Indonesia Tbk melalui pitching beberapa proposal projek sosial antar karyawan Telkom Group.

Peresmian jembatan itu akhirnya dilakukan pada Minggu (25/7/2021) oleh EVP Telkom Regional 1, Semly Saalino, dan Wakil Bupati Humbang Hasundutan, Oloan Paniaran Nababan.

Turut menyakiskan diantaranya Perwakilan Vertical Rescue Indonesia (VRI), Kang Arief Budiman, Deputy EVP Marketing Telkom Regional 1, Dwi Pratomo Juniarto, dan GM Wilayah Telekomunikasi Sumatera Utara, Remigius Adam Widodo.

Peresmian ditandai dengan peletakan prasasti batu pertama dan uji coba Jembatan Harapan oleh wakil bupati, EVP Telkom Regional 1, Ketua Kibarkan Asa, dan perwakilan VRI.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Oloan Paniaran Nababan berharap warga Desa Sipitu Huta merawat dan menjaga jembatan itu. Ia berterimakasih atas kepedulian dari komunitas Kibarkan Asa dan kolaborasi dari tim yang lain atas terbentangnya jembatan itu.

Sementara Semly Saalino, mengucap haru dan apresiasi kepada seluruh tim yang terlibat. “Memang bukan saya dan warga yang akan membalas kebaikan teman-teman semua. Namun, lewat Tuhan nanti yang akan membalas teman-teman semua,” ujarnya.

“Dengan niat tulus dan ikhlas, teman-teman dapat membantu warga membangun Jembatan Harapan yang akan digunakan warga setempat yang mayoritas berprofesi sebagai petani dan juga anak-anak sekolah di Desa Sipitu Huta,” sambung Semly.

Kisah pembangunan Jembatan Harapan itu, bermula dari viralnya Mak Purba, sosok Inang yang viral dalam Video sedang menyeberangi jembatan gantung yang memprihatinkan, yang diunggah oleh akun Instagram @walter_mongonsidi.

Kejadian itu diunggah kembali oleh salah satu media online lokal di Medan pada Mei 2020. Dan itu membuat tekad Kibarkan Asa untuk membantu membangun kembali jembatan tersebut.

Dengan penuh semangat, Ketua Kibarkan Asa, Atmaka dan tim berhasil mengumpulkan donasi melalui penggalangan dana sebesar Rp150 juta. Penggalangan dana yang dikumpulkan sebesar Rp 75 juta berasal dari Komunitas Jembatan Kasih dan sisa dari Rp75 juta merupakan crowd funding komunitas Kibarkan Asa.

Pembangunan jembatan itu menjadi sorotan Direktur Human Capital Management Telkom Indonesia, Afriandi, yang turut andil dalam pemberian donasi melalui Kibarkan Asa.

Setelah dana terkumpul, Komunitas Kibarkan Asa yang berkolaborasi dengan Jembatan Kasih, Vertical Rescue Indonesia dan Kodim setempat berhasil membangun jembatan yang ditargetkan selesai dalam dua minggu, namun realisasinya menjadi empat minggu dikarenakan kendala cuaca. (rel/prn)

Sadis! Ketua MUI Labura Dibunuh Pencuri Sawit

LABUHANBATU, SUMUTPOS.CO – Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Labuhanbatu Utara Ustadz Drs Aminurrasyid Aruan tewas dianiaya dan dibacok orang tak dikenal (OTK), Selasa (27/7) sore di Panjang Bidang Kec. Kualuh Hulu.

PEMBUNUH: Polisi mengamankan terduga pelaku pembunuh Ketua MUI Kabupaten Labuhanbatu Utara Ustadz Drs Aminurrasyid Aruan, Selasa )27/7). Fajar Dame/Sumut Pos

Korban tewas setelah dianiaya dan dibacoki tersangka A, merupakan seorang warga Desa Gunting Saga. “Ya, korban tewas dianiaya tersanga A warga Gunting Saga,” ujar Kapolres Labuhanbatu AKBP Deny Kurniawan melalui ponsel.

Mengenai motifnya, Deny bilang masih dalam penyelidikan pihaknya. “Masih didalami,” papar Kapolres.

Dia juga membenarkan, tersangka sudah berhasil diamankan. Dan saat ini sedang dalam penanganan pihaknya. “Sudah diamankan anggota,” tegasnya.

Sedangkan, Kapolsek Kualuh Hulu AKP Sahrial Sirait mengatakan korban tewas dalam perjalanan menuju rumah sakit. “Meninggal dalam perjalanan,” kata Sahrial.

Berdasarkan informasi, pembacokan terjadi karena tersangka diduga tersinggung teguran Ustaz Aminnur Rasyid kepada A. Tersangka dicurigai telah mencuri buah sawit dari kebun milik korban.

Teguran ini diduga membuat A tidak terima hingga akhirnya menyerang Ustaz Aminnur Rasyid saat sedang berkendara pulang dari kebun sawitnya.

Sementara Bupati Labura Hendriyanto Sitorus dalam akun facebooknya mengucapkan rasa duka dan belasungkawa.

Inna lillahi wa inna ilaihi raji’un. Saya dan Bang H. Samsul Tanjung turut berduka cita sebesar-besarnya, atas kepergian H. Aminurrasyid Aruan Ketua MUI Kab. Labura. Mari kita do’akan bersama, semoga segala amal ibadah beliau semasa hidup di terima Allah SWT. Dan mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT,” tulisnya di laman media sosial miliknya. (fdh)

Kapasitas Baterai Besar Bikin Latihan Tanding Esports Lebih Aman

JAKARTA, SUMUTPOS.CO– Bukan sekadar hobi, gaming telah berkembang menjadi industri besar dengan kehadiran berbagai macam turnamen esports, mulai dari kancah nasional sampai internasional. Bahkan, Indonesia sendiri merupakan negara dengan potensi gaming terbesar di Asia Tenggara melalui industri yang telah menyumbang pendapatan negara sebesar Rp25,1 triliun dengan kenaikan 32,7% setiap tahunnya.

Dapat diakui, pesatnya perkembangan industri gaming di Indonesia berkat hadirnya berbagai macam pilihan smartphone yang mumpuni dengan inovasi teknologi yang terus ditingkatkan untuk memberikan pengalaman gaming terdepan. “Samsung percaya semua bermula dan berakhir pada konsumen. Dalam hal ini, kami melihat adanya pertumbuhan dalam industri gaming dan peran smartphone sangat penting untuk mendukung minat masyarakat dalam bermain game. Maka dari itu, kami menghadirkan Samsung Galaxy S20 FE sebagai solusi bagi masyarakat yang membutuhkan perangkat berkualitas untuk menunjang setiap rutinitas dan aktivitas kesehariannya, termasuk dalam bermain game, dengan fitur-fitur esensial seperti kapasitas baterai yang besar, chipset mumpuni, dan layar yang lapang. Ini adalah bentuk komitmen Samsung untuk memenuhi kebutuhan masyarakat seiring berjalannya perkembangan industri,” kata Taufiqul Furqan, Product Marketing Manager Samsung Mobile, Samsung Electronics Indonesia.

Samsung resmi memasarkan varian baru dari Galaxy S20 FE pada awal Juli 2021. Smartphone yang ditenagai chipset Snapdragon 865 ini turut dibekali sejumlah fitur menarik untuk bermain game, salah satunya adalah baterai besar 4.500 mAh yang dapat tahan seharian. Kapasitas baterai yang besar dapat menjadi keuntungan tersendiri bagi para gamer untuk bermain game lebih lama. Selain itu, Galaxy S20 FE juga sudah dilengkapi dengan teknologi fast charging, sehingga saat sewaktu-waktu baterainya akan habis, pengisian daya bisa dilakukan dengan cepat.

Kemampuan ini bisa menjadi bekal bagi para gamer untuk melakukan persiapan yang lebih matang dalam menghadapi berbagai turnamen esports. Saat ini, Indonesia memiliki berbagai kompetisi esports kenamaan seperti Mobile Legends Professional League (MPL) dengan tingkat kompetisi yang semakin tinggi, sejalan dengan kemampuan gamer Tanah Air yang terus berkembang. Maka dari itu, kapasitas baterai yang besar pada Galaxy S20 FE dapat mendukung totalitas para gamer untuk menghabiskan waktu yang lebih lama dalam mengasah skill gaming dan memberikan kemampuan terbaik di setiap kompetisi esports yang diikuti.

Tak hanya dari segi baterai, chipset yang kuat juga menjadi spesifikasi wajib bagi para atlet esports, apalagi dalam bermain mobile game kelas berat seperti PUBG. Untuk itu, Samsung telah menyematkan Snapdragon 865 pada Galaxy S20 FE dan kapasitas RAM 8GB yang memberikan performa terbaik untuk gaming. Berkat chipset mumpuni dan kapasitas RAM besar, sentuhan layar menjadi lebih responsive dengan grafis yang mulus. Pengguna pun tidak perlu mengkhawatirkan perangkat akan mengalami lag di tengah-tengah pertandingan dan dapat menikmati pengalaman gaming yang seutuhnya. 

Lebih lanjut, layar lapang yang dimiliki Galaxy S20 FE varian terbaru ini juga dapat memanjakan mata para gamer. Galaxy S20 FE mengusung layar ukuran 6,5 inci dengan teknologi Super AMOLED Infinity-O dan resolusi FHD+ yang mampu memberikan visual yang begitu jernih dan vivid yang membuat karakter dalam game menjadi lebih hidup, seakan-akan sedang bertarung di depan mata secara nyata. Bezel minim pada pada sekitar layar juga menguatkan kesan sangat lapang pada layar sehingga pengalaman bermain game menjadi lebih menyenangkan. 

Maksimalkan pengalaman bermain game Anda dengan Galaxy S20 FE varian Snapdragon 865 dimulai dari harga Rp8.999.000 untuk varian 8GB/128GB, sedangkan varian 8GB/256GB dijual dengan harga Rp9.999.000. Untuk penjualan perdana Galaxy S20 FE versi Snapdragon konsumen akan mendapatkan cashback hingga Rp1.000.000 dan photocard BTS selama periode promo sampai 31 Juli 2021.(rel)

Center Point Harus Tetap Ditindak Terkait IMB yang Belum Jelas

Center Point

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (F-PKS) DPRD Kota Medan mengapresiasi langkah Wali Kota Medan yang telah bertindak tegas dengan melakukan penyegelan terhadap Centre Point Medan (CPM) yang tidak membayar Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) hingga Rp56 miliar. Namun, F-PKS juga mengingatkan Wali Kota Medan Muhammad Bobby Afif Nasution untuk menindak tegas CPM dari sisi lain, yakni terkait Izin Mendirikan Bangunan (IMB) yang hingga kini belum menemui kejelasan.

Center Point

Juru Bicara F-PKS DPRD Kota Medan Irwansyah, menyampaikan hal tersebut dalam sidang paripurna yang beragendakan Pandangan Fraksi Partai Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Medan terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Randerda) Kota Medan tentang Penetapan Zonasi Aktivitas PKL di Kota Medan, Senin (26/7).

“Kami mengapresiasi Pemko Medan yang telah bertindak tegas melakukan penyegelan terhadap Centre Point Mall yang tidak membayar pajak bumi dan bangunan (PBB) selama beberapa tahun. Namun kami berharap Pemko Medan juga melakukan tindakan tegas kepada Center Point Mall karena mendirikan bangunan tanpa adanya IMB,” ucap Irwansyah.

Disampaikan Irwansyah, dengan tidak memiliki IMB, CPM jelas tidak memiliki analisis dampak lingkungan (Amdal) dan tidak melakukan pembayaran retribusi IMB yang bisa menjadi pendapatan asli daerah (PAD) Kota Medan.

“Dengan tidak memiliki IMB, itu artinya bangunan Center Point Mall Tidak memiliki amdal dan juga tidak melakukan pembayaran retribusi IMB,” ujarnya.

Tak cuma itu, Fraksi PKS DPRD juga mengharapkan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Kota Medan Tentang Penetapan Zonasi Aktivitas PKL di Kota Medan yang nantinya ditetapkan menjadi Perda bisa menjadi solusi penanganan Pedagang Kaki Lima (PKL) di Kota Medan.

“Karena itu Fraksi PKS mendorong agar semangat membuat Ranperda Ini benar-benar menjadi solusi dari persoalan penanganan PKL di Kota Medan,” jelasnya Irwansyah.

Disampaikan Irwansyah, Pemerintah Kota (Pemko) Medan juga harus mampu memberi tempat kepada masyarakat yang mencari nafkah dengan berjualan di Kota Medan.

Dilanjutkannya, sempitnya lapangan pekerjaan dan ketatnya persaingan sumber daya manusia (SDM) untuk mendapatkan pekerjaan membuat sebahagian masyarakat beralih profesi menjadi pedagang. Yang menjadi persoalan kemudian adalah, tidak adanya ketersedian tempat berjualan yang disiapkan oleh Pemerintah Kota Medan. “Sehingga masyarakat berjualan di tempat-tempat yang menurut mereka strategis, ramai orang dan menguntungkan. Sayangnya tempat-tempat berjualan yang mereka gunakan adalah lokasi-lokasi yang secara regulasi dilarang oleh Pemerintah Kota Medan,” lanjutnya.

Dalam menetapkan ranperda ini yang kemudian akan disahkan menjadi Perda, F-PKS meminta Pemko Medan tidak menjadikan kegiatan berdagang para pedagang kaki lima menjadi sumber PAD.

“Dalam penataan dan pemberdayaan PKL serta dalam menetapkan Zonasi Niaga Pemko Medan harus mempertimbangkan berbagai aspek sosial ekonomi, jangan sampai setelah dilakukan penataan dan penetapan Zonasi Niaga dagangan para PKL jadi tidak laku atau omsetnya jadi menurun secara drastis sehingga membuat para PKL tersebut mencari tempat-tempat baru, “ pungkasnya.

Sebelumnya, Fraksi Pertai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) yang disampaikan oleh Roby Barus. PDIP menilai keberadaan PKL yang ada di Kota Medan perlu dikelolah dengan baik agar tercipta kondusifitas di Kota Medan, oleh karena itu PKL wajib mendapat perhatian. Ranperda ini juga dimaksudkan untuk menciptakan Kota Medan yang aman, bersih, dan tertib, serta membantu PKL tumbuh sebagai bentuk usaha mikro yang mandiri.

“Atas dasar itu kami dari PDIP mengapresiasi pengajuan Ranperda ini untuk dibahas bersama antara DPRD dengan Pemko Medan serta berbagai pihak.”kata Roby Barus sembari menanyakan kepada Pemko Medan daerah mana saja yang dijadikan zonasi PKL.

Fraksi selanjutnya yang menyampaikan pandangannya ialah Fraksi Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) yang disampaikan oleh Netty Yuniati Siregar. Menurutnya penetapan zonasi aktivitas PKL di Medan sangat perlu guna memberikan payung hukum atas upaya penyelenggaraan penataan dan pemberdayaan PKL.

“Pemberdayaan itu sangat selaras dengan kondisi faktual serta perkembangan kebutuhan Kota Medan serta mewujudkan Kota Medan sebagai kota yang aman, bersih dan tertib serta amanah dalam mewujudkan kota wisata yang bermartabat.”sebutnya.

Selain ketiga fraksi DPRD tersebut, fraksi-fraksi yang lain juga menyampaikan pandangannya secara bergantian. Hasil pandangan fraksi selanjutnya di serahkan kepada Wakil Wali Kota Medan.

Dalam sidang paripurna DPRD Medan yang dipimpin oleh Ketua DPRD Medan, Hasyim ini juga turut dihadiri oleh wakil ketua dan para anggota dewan serta pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) baik yang hadir secara langsung maupun yang mengikutinya secara virtual.(map/azw)

FWP Bagi-bagi Sembako kepada Abang Becak

BAGI SEMBAKO: Sembako Ketua FWP Zulkifli Tanjung memberikan sembako kepada abang becak, di Pondok Mengaji Martuani Berkarya, Jalan Sempurna, Kecamatan Medan Kota, Senin (26/7).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Forum Wartawan Polda Sumut (FWP) berkerja sama dengan Bhineka Grup berbagi sembako kepada tukang becak se-Kota Medan, Senin (26/7). Hal ini bertujuan untuk meringankan beban ekonomi warga terdampak Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4.

BAGI SEMBAKO: Sembako Ketua FWP Zulkifli Tanjung memberikan sembako kepada abang becak, di Pondok Mengaji Martuani Berkarya, Jalan Sempurna, Kecamatan Medan Kota, Senin (26/7).

Penyerahan sembako tersebut dilakukan langsung oleh Ketua FWP Zulkifli Tanjung di Pondok Mengaji Martuani Berkarya, Jalan Sempurna, Kecamatan Medan Kota. “Sembako ini merupakan bantuan dari teman-teman Bhineka Grup, mereka adalah para pengusaha dari etnis Tionghoa di Medan,” kata Zulkifli.

Dia mengatakan, bantuan sembako ini rencananya akan dilakukan setiap hari. Pasalnya, banyak warga di Medan yang benar-benar mengalami kesusahan di masa pandemi saat ini. “Berapa yang kita bagi, belum tahu jumlahnya. Hari ini saja sudah puluhan tukang becak yang kita beri sembako. Rencananya akan kita bagi setiap hari,” ujarnya.

Wartawan senior Kota Medan ini pun mengungkapkan alasan di balik aksi sosial FWP dan Bhineka Grup. Zulkifli mengatakan, ia sangat miris saat ada warga yang mengadu penghasilannya tak cukup lagi untuk memberi makan keluarganya.

“Kemarin ada dua orang yang datang ke saya. Mereka mengadu, saat ini hanya makan nasi putih dan garam saja. Ini sungguh sangat miris. Mereka saudara-saudara kita, wajib kita bantu. Mudah-mudahan banyak warga Kota Medan lain yang memiliki kelapangan, mau berbagi kepada saudara-saudara kita yang terdampak PPKM ini,” sebutnya.

Pada kesempatan tersebut, Zulkifli Tanjung sempat bertanya kepada salah seorang tukang becak, Albert Silaban. “Bagaimana penghasilan abang sebagai tukang becak saat ini?” tanyanya. “Berat kali, terkadang sama sekali tak ada sewa (penumpang, Red), sehingga tak ada uang belanja yang bisa dibawa pulang, kadang paling banyak cuma Rp25 ribu yang dibawa pulang,” ujar Silaban.

Zulkifli berpesan kepada Silaban untuk tetap semangat dalam mencari nafkah, dan banyak berdoa semoga pandemi segera berakhir. “Banyak berdoa ya bang, semoga rezeki kita selalu lancar dan bisa terus berbagi. Sampaikan juga kepada abang-abang tukang becak yang lain, agar mereka juga bisa mendapatkan sembako yang kita bagi,” tambahnya.

Pantauan wartawan, pembagian sembako tersebut dilakukan dengan protokol kesehatan (prokes) ketat. Selain memakai masker dan jaga jarak, para tukang becak digilir hanya 5 orang per termin pembagian. Ini dilakukan untuk menghindari kerumunan. (mag-1/azw)

Hari Ini, Ada Samsung Brand Day 2021 Bareng Shopee, Ada Promo Harga Loh

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Samsung Electronics Co., Ltd berpartner dengan Shopee, platform e-commerce terdepan di Asia Tenggara dan Taiwan, untuk Brand Day edisi ketiga pada 27 Juli 2021 di Indonesia. Bertema ‘Be Dazzled Today’, konsumen dapat menikmati promo potongan harga menarik untuk produk Samsung favorit mereka, dan juga berinteraksi dengan influencer seperti Aiman Ricky di livestream sambil menikmati diskon khusus di Shopee Live.

Saat Asia Tenggara terus mengalami peningkatan volume pembelian online dan belanja konsumen yang lebih tinggi, e-commerce tetap merupakan sebuah channel yang penting bagi Samsung untuk memperluas jangkauan dan pertumbuhannya.

Samsung Brand Day tahun ini memanfaatkan tren tersebut untuk menjawab peningkatan kebutuhan konsumen akan keuntungan dan kenyamanan. Kampanye belanja ini menawarkan penawaran yang sulit dilewatkan untuk berbagai produk Samsung seperti smartphone, tablet, wearable, TV, dan elektronik rumah tangga kepada konsumen di seluruh area Asia Tenggara.

Memanfaatkan semakin populernya live commerce, Samsung Brand Day juga akan menampilkan sesi Shopee Live yang interaktif untuk meningkatkan interaksi dengan konsumen. Sementara itu, seri smartphone Galaxy M yang online-exclusive, menyajikan fitur luar biasa dengan harga terjangkau, akan tetap menjadi sorotan dalam promosi tahun ini.

“Kami sangat antusias untuk melanjutkan kemitraan yang sukses dengan Shopee di tahun ketiga ini, untuk memperluas jangkauan kami ke dalam komunitas konsumen online-first yang terus berkembang, yang menyukai inovasi Samsung. Pembeli online di wilayah ini semakin mencari pengalaman ritel virtual baru dan kreatif yang juga dapat memenuhi kebutuhan mereka akan akses yang mudah ke pembelian yang menguntungkan. Samsung Brand Day di Shopee tetap menjadi arena penting bagi kami untuk memberikan apa yang diinginkan konsumen sekaligus memperkuat kehadiran online kami,” kata Grace Yi, Regional Head of Online Business, Samsung Electronics, Southeast Asia, and Oceania.

 “Banyak konsumen yang masih mencari produk yang dapat meningkatkan pengalaman mereka stay at home dan bekerja dari rumah. Oleh karena itu, kami telah bekerja sama dengan Shopee untuk menghadirkan penawaran menarik untuk berbagai produk Samsung yang sesuai dengan beragam gaya hidup. Kami berharap konsumen kami akan menikmati penawaran menarik dan pengalaman pembelian online yang memikat di Brand Day ini.”

Ian Ho, Regional Managing Director at Shopee, mengatakan, “Shopee terus melihat permintaan yang tinggi untuk kategori elektronik, dimana brand seperti Samsung terus menjadi brand populer di tengah pengguna kami. Kami senang dapat membangun kemitraan dengan Samsung untuk memperkuat promosi yang kami hadirkan dan rangkaian produk elektronik berkualitas tinggi. Pengguna tidak hanya dapat menikmati beberapa penawaran terbaik, mereka juga dapat mempelajari kiat dan tips yang berguna untuk memaksimalkan gadget Samsung mereka di Shopee Live. Kami menantikan kampanye yang sukses dengan Samsung dan akan terus bekerja sama dengan mitra brand kami untuk memberikan pengalaman lebih bagi pengguna.”

Melalui kemitraan ini, Samsung akan memanfaatkan jangkauan luas Shopee di kawasan ini dan seller tools yang sangat interaktif seperti Shopee Live untuk meraih konsumen online di Asia

Highlight Samsung Brand Day di Indonesia meliputi:

  • Nikmati penawaran dan voucher menarik:
  • Exclusive Launch Samsung Galaxy Note20 Ultra 5G, Galaxy Tab S7 FE 5G Mystic Pink, dan Galaxy Tab A7 Wifi.
  • Discount hingga 45%.
  • Dapatkan extra deal setiap 3 jam.
  • Bergabunglah dengan Aiman Ricky di Shopee Live pada 27 Juli 2021 pukul 10.00 WIB: ikut serta dalam livestream interaktif dan menangkan giveaway berupa Samsung Galaxy M62 dan voucher menarik.

Samsung Brand Day akan diluncurkan di enam pasar, dimulai dengan peluncuran di Singapura pada 15 Juli. Vietnam pada 20 Juli; Malaysia, Thailand dan Filipina pada 22 Juli; dan Indonesia pada 27 Juli. (rel)

Tambang Emas Martabe Gelar Vaksinasi Gotong Royong Tahap Pertama

Salah seorang karyawan PTAR tengah mendapatkan penyuntikan vaksin disaksikan sejumlah karyawan dan juga Kapolres Tapanuli Selatan, AKBP Roman Smaradhana Elhaj, SIK, yang memantau langsung pelaksanaan Vaksinasi Gotong Royong di Tambang Emas Martabe, Minggu 25 Juli 2021.

BATANGTORU, SUMUTPOS.CO – PT Agincourt Resources (PTAR), pengelola Tambang Emas Martabe menggelar program Vaksinasi Gotong Royong tahap pertama yang dilaksanakan pada Minggu 25 Juli 2021 sampai dengan Selasa 27 Juli 2021, di Tambang Emas Martabe, Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatra Utara. Program penyuntikan vaksin jenis Sinopharm ini menargetkan 900 karyawan PTAR dan kontraktor beserta keluarganya yang digelar di area Terminal Gate dan Shelter Permata di site Tambang Emas Martabe. Sebanyak 226 orang berhasil mendapatkan suntikan vaksin di hari pertama program Vaksinasi Gotong Royong ini, Minggu (25/7).

Rahmat Lubis, General Manager Operations PTAR menyatakan, kegiatan vaksinasi itu merupakan bagian dari program Vaksinasi Gotong Royong yang diresmikan Presiden Joko Widodo pada 18 Mei 2021. Menurut Rahmat, penyelenggaraan program Vaksinasi Gotong Royong ini merupakan wujud komitmen PTAR untuk mengutamakan perlindungan bagi seluruh karyawan dan keluarganya dari paparan virus Covid-19.

“Tentunya kami berharap melalui penyelenggaraan Vaksinasi Gotong Royong ini, selain turut serta menyukseskan program pemerintah, produktivitas seluruh karyawan PTAR dan karyawan kontraktor bisa ditingkatkan untuk mendukung pemulihan ekonomi nasional melalui industri pertambangan ini,” kata Rahmat. Rahmat menyatakan program Vaksinasi Gotong Royong di Tambang Emas Martabe digelar dengan menggandeng PT Kimia Farma Diagnostika (KFD), yang merupakan cucu perusahaan PT Kimia Farma Tbk (KAEF). Sejauh ini Kimia Farma merupakan perusahaan yang melakukan distribusi dan penyuntikan Vaksinasi Gotong Royong di sektor pertambangan.

Sebelumnya, kata Rahmat, sebanyak 599 Karyawan terdiri dari 329 karyawan PTAR dan 270 karyawan kontraktor di site Tambang Emas Martabe sudah mendapatkan vaksin dosis kedua pada 16 Juli 2021 melalui program vaksinasiberkolaborasi dengan Dinas Kesehatan Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan dan Kepolisian Resor (Polres) Kabupaten Tapanuli Selatan. Vaksin yang digunakan berjenis Sinovac di mana penyuntikan dosis pertama pada 18 Juni 2021. Sehingga per 25 Juli 2021, total karyawan PTAR (karyawan FIFO, lokal dan kantor Jakarta) serta karyawan kontraktor yang telah mendapatkan vaksin dosis pertama sebanyak 1,228 orang, sementara yang telah mendapatkan suntikan vaksin dosis kedua sebanyak 642 orang.

Karyawan PTAR yang telah mendapatkan penyuntikan vaksin

Di tempat terpisah, Senior Manager Corporate Communications PTAR, Katarina Siburian Hardono menyatakan terima kasih serta apresiasi kepada Pemerintah Indonesia yang telah menyelenggarakan program Vaksinasi Gotong Royong sehingga pihak swasta diperkenankan untuk ikut serta, khususnya perusahaan pertambangan seperti PTAR yang merupakan Obyek Vital Nasional. Katarina berharap program vaksinasi ini bisa memberikan kenyamanan dan ketenangan bekerja bagi seluruh karyawan PTAR dan kontraktor di Tambang Emas Martabe. “Kami berharap tentunya herd immunity di Tambang Emas Martabe bisa tercapai,” kata Katarina. Di tengah masa pandemi Covid-19 ini menurut Katarina, Tambang Emas Martabe tetap berkomitmen mengupayakan kesehatan dan keselamatan karyawan sekaligus

mempertahankan produksi emas yang aman serta bermanfaat bagi seluruh pemangku kepentingan. PTAR bekerja sama dengan berbagai pihak seperti kontraktor kesehatan International SOS dan PT Prodia Widyahusada Tbk, juga dengan Dinas Kesehatan Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan, serta Satuan tugas Penanganan dan Percepatan Covid-19 Tapanuli Selatan telah merancang proses protokol kesehatan bagi seluruh karyawan untuk tetap menjaga keberlanjutan produksi Tambang Emas Martabe.

Katarina menegaskan, PTAR telah dan akan terus menjalankan pengecekan rutin suhu tubuh seluruh karyawan, pengujian kesehatan melalui swab antigen dan PCR, pemeriksaan kesehatan fisik, serta isolasi/karantina. Seluruh prosedur tersebut dilakukan bagi seluruh karyawan sebelum memulai bekerja di lokasi tambang. Perusahaan berkomitmen untuk menjaga lokasi kerja di Tambang Emas Martabe terbebas dari penularan virus Covid-19.

Perusahaan secara terus menerus melakukan sosialisasi baik untuk karyawan maupun masyarakat di sekitar lokasi tambang untuk tetap menjaga kesehatan diri dan keluarga serta mematuhi protokol kesehatan dari pemerintah setempat dan satuan tugas Covid-19. Tak hanya itu, Perusahaan juga terus mendorong para karyawan dan kontraktor untuk mendapatkan vaksinasi. (rel)