Home Blog Page 3278

Reses di Gunungsitoli, Sihar Sitorus Mendapat Keluhan Mahalnya Daging Babi di Nias

NIAS, SUMUTPOS.CO – Anggota DPR RI dari PDI Perjuangan Dapil II Sumatera Utara, Sihar P. H. Sitorus melaksanakan reses masa sidang V Tahun 2021 secara virtual dengan Jajaran Pemerintah Kota Gunungsitoli, Senin 26 Juli 2021.

Reses virtual yang dilakukan secara online tersebut mengagendakan sosialisasi tugas dan ruang lingkup kerja Komisi XI dan membahas permasalahan ekonomi kekinian terkait dampak Covid-19 sekaligus menyerap aspirasi dan permasalahan perekonomian terutama aspirasi dari pelaku UMKM dan BUMDes di sekitar Kota Gunungsitoli.

Walikota Gunungsitoli yang diwakilkan kepada Kepala Dinas Pendidikan Kota Gunungsitoli Kurnia Zebua, menyampaikan terimakasih atas kegiatan Reses yang dilakukan di Kota Gunungsitoli, “Kami merasa senang sekali bisa bertemu dan mendengar hal-hal yang bermanfaat untuk pengembangan Kota Gunungsitoli dari Bapak Sihar Sitorus.” ungkapnya.

Sementara itu Kadis Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Gunung Sitoli, Oumolala Telaumbanua menyampaikan mengenai permasalah mahalnya daging babi karena sulitnya perijinan masuknya babi ke Nias. “Kami menghadapi masalah pemasukan ternak babi, kami kesulitan pemasukan dari luar berhubung karena regulasi dari kementerian akibat penyakit ASF (African Swine Fever) sehingga harga babi di kota Gunungsitoli mencapai 130rb/Kilo dan dapat menimbulkan inflasi di kota Gunungsitoli sehinggga kami meminta bantuan untuk mempermudah perijinan masuknya babi ke Nias.” ungkapnya.

Sementara itu Yurisman selaku pelaku UMKM mengeluhkan penurunan akibat dampak Pandemi Cocid 19 di Gunungsitoli.

“Kondisi saat ini adalah kondisi yang parah sekali pada pelaku UMKM, seperti produk kami yang dititipkan ke toko dikembalikan. Bahkan produksi saat ini sedikit sekali, biasanya kami produksi 26 tandan pisang setiap minggu, sekarang hanya bisa produksi 3 tanda pisang setiap minggu. Sejauh ini, tetap berjalan meski penurunan omset terjun bebas. Tapi saya mengakali dengan membuka pelatihan pembuatan kripik pisang kepada masyarakat lain sehingga mendapatkan penghasilan tambahan “ungkap” Yurisman.

Anggota DPR RI Sihar P.H. Sitorus menyatakan akan mencoba menindaklanjuti aspirasi-aspirasi yang didapatkan dari Pemerintah Kota Gunungsitoli dan pelaku UMKM ke tingkat pusat dan berusaha untuk memperjuangkannya.

Ia juga akan mencoba melakukan koordinasi dengan rekan rekannya di Komisi lain di DPR RI yang masing-masing menangani bidang khusus.

“Saya sebagai anggota Komisi XI yang membidangi Ekonomi dan Keuangan juga senang untuk membantu, tinggal kita berkomunikasi dan siap menjadi kepanjangan tangan menyampaikan ke kawan-kawan Komisi lainnya untuk mendukung aspirasi bapak ibu sekalian.” tutup Sihar Sitorus. (HS)

Ternyata Begini Rasanya Pakai Smartphone Flagship yang Affordable dari Samsung

JAKARTA, SUMUTPOS.CO- Jika melihat tren masa kini, smartphone menjadi salah satu barang esensial untuk dimiliki. Tidak hanya digunakan menjadi alat komunikasi antara satu sama lain, smartphone dianggap menjadi inovasi teknologi yang melengkapi kebutuhan para penggunanya. 

Smartphone telah berevolusi menjadi ‘benda yang serba bisa’; sebuah smartphone mampu mengakomodir kebutuhan pekerjaan dengan berbagai fitur, kamera yang mampu membidik momen dan menjadikannya konten ready to share di media sosial, bermain berbagai tipe mobile gaming, hingga menunjang kegiatan olahraga yang terintegrasi dengan ekosistem teknologi sekitarnya.

Berangkat dari kebutuhan konsumen tersebut, Samsung Electronics Indonesia menghadirkan teknologi smartphone yang mampu memenuhi berbagai aktivitas sehari-hari. Pada kesempatan ini, Samsung Electronics Indonesia kembali memasarkan Galaxy S20 FE dengan varian prosesor berbeda, yakni Snapdragon 865 di kuartal II 2021.

Taufiqul Furqan, Product Marketing Manager Samsung Mobile, Samsung Electronics Indonesia menyatakan, kehadiran Samsung Galaxy S20 FE dengan prosesor Snapdragon 865 menjadi salah satu bentuk komitmen Samsung dalam menyajikan pilihan teknologi smartphone flagship yang dibanderol dengan harga terjangkau. Konsumen Samsung memperoleh pengalaman berbeda dari Samsung Galaxy S20 FE yang memiliki kinerja terbaik layaknya sebuah smartphone flagship pada umumnya. “Selain itu, Samsung Galaxy S20 FE hadir dengan warna desain yang beragam, cocok untuk melengkapi gaya hidup konsumen Samsung.

Tidak ketinggalan, Samsung S20 FE juga sudah dilengkapi IP68 sehingga pengguna tak perlu khawatir akan percikan air maupun debu yang mengenai smartphone ini,” kata Taufiqul Furqan dalam keterangan tertulidnya yang diterima SumutPos.co, Senin (26/7/2021).

Menurutnya, Samsung Galaxy S20 FE menjadi smartphone yang bisa diandalkan dalam berbagai kebutuhan pengguna bahkan dapat digunakan dengan mudah karena saling terkoneksi dengan ekosistem Samsung lainnya. Hadir dengan fitur-fitur lengkap, Samsung Galaxy S20 FE dirasa cocok untuk digunakan para konsumen yang ingin merasakan pengalaman menyenangkan dengan fitur khusus dari Samsung pada seri flagship-nya.

Wireless Powershare
Samsung Galaxy S20 FE telah dilengkapi fitur Wireless Powershare. Dengan fitur canggih ini, pengguna tak perlu kebingungan mencari charger ketika wireless earphone kehabisan daya saat melakukan presentasi kepada tim kerja, atau smartwatch tiba-tiba redup ketika melakukan olahraga cardio. Galaxy S20 FE mampu membagikan daya kepada perangkat wireless Samsung lainnya tanpa harus menyambungkan langsung ke aliran listrik konvensional. Wireless Powershare akan beraksi sebagai wireless charging pad setelah pengguna mengaktifkan fitur ini dalam satu sentuhan.

Samsung DeX
Sekarang sudah waktunya melakukan aktivitas dan bekerja secara multitasking kapanpun dan dimanapun. Sudah diperkenalkan sejak tahun 2017 pada seri Galaxy S8 dan S8+, Samsung DeX berfungsi sebagai fitur yang dapat menyambungkan tampilan smartphone dengan laptop, PC, maupun smart monitor secara bersamaan. Setelah melakukan inovasi dari tahun ke tahun, kini Samsung DeX hadir dengan kemudahan untuk mengakses serta kemampuannya yang terus meningkat.
Samsung DeX menggunakan teknologi Wi-Fi direct sehingga pengguna cukup mengaktifkan koneksi Wi-Fi dan menyambungkan Galaxy S20 FE miliknya dengan perangkat yang dituju. Setelah terkoneksi dengan baik, pengguna dapat memanfaatkan Galaxy S20 FE dalam melakukan kegiatan kerja ataupun hiburan, seperti presentasi dengan smart monitor, menikmati film box office di Netflix melalui smart TV bersama keluarga, atau bahkan menonton video tutorial masak di YouTube sembari menulis resep di Samsung Notes.

Super Fast Charging Battery
Katakan tidak pada durasi pengisian daya baterai yang terlalu lama. Samsung Galaxy S20 FE telah ditenagai oleh baterai 4.500 mAh yang bisa menemani berbagai kegiatan seharian. Di saat baterai perlu melakukan isi ulang, pengguna hanya butuh waktu singkat hingga baterai dapat terisi secara penuh.
Fitur ini secara otomatis akan aktif ketika smartphone Samsung tersambung dengan kabel charger, namun juga bisa diatur secara manual. Super Fast Charging Battery memudahkan pengguna yang kerap kali lupa mengisi daya baterai Samsung Galaxy S20 FE miliknya sebelum tidur. Pasalnya, dalam kurun waktu 30 menit saja, baterai Samsung Galaxy S20 FE mampu terisi sebanyak 50%. Durasi tersebut sama dengan waktu yang dapat Anda gunakan untuk mandi dan bersiap-siap memulai aktivitas di pagi hari tanpa perlu khawatir baterai akan lowbatt.

Pro-Grade Camera
Fitur ini menjadi salah satu daya tarik terbesar pada Samsung Galaxy S20 FE. Diperkuat dengan Triple Rear Camera andalan, Samsung Galaxy S20 FE siap jadi daily-driver hasilkan konten foto dan video epic, tanpa perlu mengocek kantong terlalu dalam.

Tak kalah hebat dari seri pendahulunya, ketiga Rear Camera Galaxy S20 FE dilengkapi dengan 12 MP Wide Angle Camera yang mampu menghasilkan foto berkualitas profesional, lalu kamera Ultra-Wide untuk menangkap gambar dengan bidang pandang yang lebih luas seperti momen sunset di pantai saat liburan, serta 8MP Telephoto Camera yang dapat mengoptimalkan hasil foto zoom rentetan gedung pencakar langit.
Kamera depan 32MP yang disematkan pada Galaxy S20 FE juga tak ketinggalan untuk memudahkan pengguna dapatkan konten selfie yang ready to share di postingan media sosial.

Penasaran bagaimana pengalaman seru pakai Samsung Galaxy S20 FE? Kini konsumen di seluruh Indonesia bisa mendapatkan Galaxy S20 FE varian Snapdragon 865 dengan harga Rp8.999.000 untuk varian 8GB/128GB, sedangkan varian 8GB/256GB dijual dengan harga Rp9.999.000. Untuk penjualan perdana Galaxy S20 FE versi Snapdragon konsumen akan mendapatkan cashback hingga Rp1.000.000 dan photocard BTS selama periode promo berlangsung sampai 31 Juli 2021.

Untuk informasi lebih lanjut tentang Samsung Galaxy S20 FE, silakan kunjungi HYPERLINK “http://www.samsung.com/id/”   HYPERLINK “http://www.samsung.com/id/” www.samsung.com/id. (rel)

Medan Dilanda Musim Panas, Suhu Udara Capai 34,4 Derajat Celcius

TERIK MATAHARI: Seorang warga menggunakan payung sebagai pelindung dari teriknya panas matahari di Jalan Jamin Ginting Medan, baru-baru ini. Saat ini Kota Medan memasuki musim kemarau hingga Maret mendatang. DANIL SIREGAR/SUMUT POS
TERIK MATAHARI: Seorang warga menggunakan payung sebagai pelindung dari teriknya panas matahari di Jalan Jamin Ginting Medan, baru-baru ini. Saat ini Kota Medan memasuki musim kemarau hingga Maret mendatang. DANIL SIREGAR/SUMUT POS

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Wilayah 1 Medan mengatakan, Kota Medan dilanda musim kemarau. Namun, potensi hujan ringan pada sore hingga malam hari masih kemungkinan terjadi. Hal itu dikatakan Prakirawan BBMKG Wilayah 1 Medan, Utami Al Khairiyah kepada Sumut Pos di Medan, Minggu (25/7). “Untuk tiga hari ke depan kondisi cuaca di Kota Medan dan sekitarnya diprakirakan cerah berawan dan masih berpotensi terjadi hujan ringan yang terjadi pada sore hingga malam hari,” ujarnya.

TERIK MATAHARI: Seorang warga menggunakan payung sebagai pelindung dari teriknya panas matahari di Jalan Jamin Ginting Medan, baru-baru ini. Saat ini Kota Medan memasuki musim kemarau hingga Maret mendatang. DANIL SIREGAR/SUMUT POS
TERIK MATAHARI: Seorang warga menggunakan payung sebagai pelindung dari teriknya panas matahari di Jalan Jamin Ginting Medan, baru-baru ini. Saat ini Kota Medan memasuki musim kemarau hingga Maret mendatang. DANIL SIREGAR/SUMUT POS

Dia menjelaskan, saat ini wilayah Kota Medan sudah memasuki musim kemarau, untuk suhu maksimum yang terjadi pada 24 Juli 2021 di Stasiun Balai 1 Medan 34,4 derajat celcius dan untuk 23 Juli 2021 di Stasiun Balai 1, suhunya maksimun 36,4 derajat celcius.

Sehingga, Utami membantah adanya isu dari masyarakat yang menyatakan suhu panas di Kota Medan mencapai 38 derajat celcius. “Belum ada suhu di Kota Medan yang mencapai hingga 38 derajat celcius,” ucapnya.

Kabid Data dan Informasi BBMKG Wilayah I Medan, Eridawati mengatakan, Suhu udara rata-rata di wilayah Sumut diprediksi cukup panas, khususnya di wilayah dataran rendah, pantai dan perkotaan dengan suhu berkisar 26-36 derajat celcius. (mag-1/ris/ila)

Soal Kemerdekaan Lapangan Merdeka Medan, Wali Kota Diminta Segera Eksekusi Putusan Pengadilan

DIABADIKAN: Prof Usman Pelly (tengah), sebagai penasehat diabadikan bersama sejumlah tokoh dari berbagai latar belakang yang tergabung di KMS, sembari memegang buku LMM dengan satu misi meminta Pemko Medan mengembalikan fungsi LMM seperti sedia kala dan ditetapkan sebagai cagar budaya, di kediamannya Jalan Pelajar Ujung Medan, Jumat (9/4) lalu. PRAN HASIBUAN/SUMUT POS.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Putusan Pengadilan Negeri Medan atas kemerdekaan Lapangan Merdeka Medan (LMM), merupakan momentum yang sudah sangat lama dinanti seluruh warga kota. Pemko Medan di bawah kepemimpinan Wali Kota Muhammad Bobby Afif Nasution dan Aulia Rachman, diharap segera mengeksekusi terkait Lapangan Merdeka Medan tersebut. 

DIABADIKAN: Prof Usman Pelly (tengah), sebagai penasehat diabadikan bersama sejumlah tokoh dari berbagai latar belakang yang tergabung di KMS, sembari memegang buku LMM dengan satu misi meminta Pemko Medan mengembalikan fungsi LMM seperti sedia kala dan ditetapkan sebagai cagar budaya, di kediamannya Jalan Pelajar Ujung Medan, Jumat (9/4) lalu. PRAN HASIBUAN/SUMUT POS.

“Sehingga dengan putusan ini, menjadi landasan hukum yang kuat bagi wali kota untuk melakukan tugas sesuai kewenangannya. Sebab hukum itu perlu kepastian. Kemenangan kita ini adalah kemenangan semua pihak,” kata Koordinator Tim Tujuh Medan Menggugat, Prof Usman Pelly menjawab Sumut Pos, Minggu (25/7). 

 Sebenarnya, menurut Pelly, putusan tersebut merupakan kemenangan semua pihak yang menanti kemerdekaan LMM termasuk untuk wali kota. Pemko harusnya tinggal mengeksekusi saja putusan tersebut. Kalau ada alasan investasi yang menyebabkan LMM tidak kunjung ‘dibersihkan’ atau dikembalikan bentuknya seperti semula, putusan PN Medan sudah dapat dijadikan landasan hukumnya.

“Penantian ini sudah sangat lama sekali. Dalam perjalanan perjuangan tersebut pula, koalisi mengalami berbagai macam masalah. Semestinya pemko yang dalam hal ini wali kota, menurut kami tidak perlu melakukan upaya banding lagi. Jadikanlah produk hukum yang sudah ada sebagai pedoman untuk mengeksekusinya. Walaupun upaya banding itu sah berdasarkan konstitusi kita,” ungkap penasehat Koalisi Masyarakat Sipil Medan-Sumatera Utara (KMS M-SU) Peduli Lapangan Merdeka itu. 

 Soal investasi, Pelly sarankan masih banyak lokasi lain di Kota Medan yang dapat dijadikan tempat berinvestasi. Kenapa mesti di area Lapangan Merdeka, yang bukan tempatnya dan merusak yang sudah menjadi ikon kota. “Jangan sampai gara-gara melempangkan investasi, semua aturan ditabrak oleh pemko,” pungkasnya. 

 Diketahui, PN Medan memenangkan permohonan gugatan warga negara atau citizen lawsuit  (CLs) atas kemerdekaan LMM, terhadap wali Kota Medan.

“Mengabulkan gugatan Para Penggugat untuk sebahagian; Menyatakan Tindakan Tergugat telah melakukan perbuatan melawan hukum (onrechtmatige overheidsdaad); Memerintahkan Tergugat untuk menerbitkan Peraturan Wali kota untuk menetapkan Tanah Lapang Merdeka Medan (TLM) sebagai Cagar Budaya melalui: Peraturan Walikota Medan yang menetapkan secara tegas TLM Medan, sebagai Cagar Budaya (CB),” tulis isi putusan melalui sistem e-Court yang disiarkan PN Medan dalam sidang pembacaan putusan atas gugatan dengan Pokok Perdata Nomor 756/Pdt.G/2020/PN Medan tersebut, Rabu (14/7) lalu. (prn/ila) 

Cegah Penyebaran Covid-19, PN Medan Kembali WFH

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat, Pengadilan Negeri Medan kembali menerapkan work from home (WFH) selama sepekan kedepan. Hal dilakukan dalam rangka pencegahan penyebaran Covid-19.

“PN Medan akan mengurangi jadwal persidangan mulai 26 Juli hingga 2 Agustus 2021. Ini dilakukan dalam rangka upaya pencegahan penyebaran Covid-19,” kata Humas PN Medan Immanuel Tarigan kepada wartawan, Minggu (24/7).

Menurutnya, keputusan ini diambil berdasarkan hasil rapat pimpinan karena pemerintah saat ini tengah menerapkan PPKM Darurat diberbagai wilayah di Indonesia, termasuk Medan. 

Namun demikian, kata Immanuel, persidangan yang sifatnya penting dan tidak bisa ditunda, pihaknya akan tetap melaksanakannya. “Hanya sidang yang urgent saja yang dilaksanakan. Tetapi untuk pelayanan publik tetap berjalan seperti biasa,” ungkapnya. 

Ia menambahkan, sebagian hakim dan Panitera Pengganti (PP) di Pengadilan Negeri Kelas IA Khusus itu juga bekerja dari rumah alias WFH.

Sebelumnya mayoritas perkara tindak pidana umum (pidum) maupun khusus (pidsus) sudah menerapkan persidangan secara online, sebagaimana dituangkan dalam Peraturan Mahkama Agung (Perma RI) Nomor 4 Tahun 2020, guna memutus mata rantai penyebaran Covid-19. 

Sekadar pengingat, diawal-awal Covid-19 melanda, PN Medan sempat memberlakukan WFH. Pertama pada 28 Agustus 2020, kedua pada 18 September 2020. Hal itu sehubungan dengan terpaparnya sebanyak 37 hakim, pegawai dan panitera. Bahkan pada 2 September 2020, seorang hakim meninggal terpapar Covid-19. (man/ila)

Kapoldasu Tinjau Vaksi Tahap 2 di Medan

TINJAU: Kapolda Sumut, Irjen Pol RZ Panca Putra Simanjuntak meninjau langsung pelaksanaan vaksin tahap 2, di GOR Mini Pancing Medan, Sabtu (24/7).dewi/sumutpos.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Kapolda Sumut) Irjen Pol RZ Panca Putra Simanjuntak meninjau langsung pelaksanaan Vaksinasi Tahap 2 yang dilaksanakan oleh Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Medan, di GOR Mini Pancing Medan, Sabtu (24/7).

TINJAU: Kapolda Sumut, Irjen Pol RZ Panca Putra Simanjuntak meninjau langsung pelaksanaan vaksin tahap 2, di GOR Mini Pancing Medan, Sabtu (24/7).dewi/sumutpos.

Dalam peninjauan tersebut, Panca didampingi Kabid Dokkes Kombes Pol Agustinus dan Kabid Propam Polda Sumut Kombes Pol Donal Simanjuntak. Vaksinasi tahap 2 ini dilaksanakan sebagai lanjutan dari Vaksinasi Tahap 1 yang sudah dilaksanakan sebelumnyan

Antusias Masyarakat yang hadir terlihat tetap mematuhi protokol kesehatan (Prokes) dengan menggunakan masker dan saling menjaga jarak yang diatur oleh Bhabinkamtibmas dan Babinsa serta petugas medis. “Vaksinasi massal tahap 2  ini juga serentak dilaksanakan di seluruh Polres  jajaran Polda Sumut,” ujar Panca.

Dia juga menyampaikan kepada masyarakat yang hadir selesai pelaksanaan vaksinasi agar tetap mematuhi Prokes 5M saat beraktivitas di luar rumah. “Meski sudah di vaksin, diharapkan bagi masyarakat agar tetap mematuhi Prokes 5M saat beraktivitas di luar rumah,” pungkasnya. (mag-1/ila)

Sisi Kiri Cafe Peduli Warga Terdampak PPKM, Bagikan 500 Paket Makan Siang Gratis

BERBAGI: Pengurus Sisi Kiri Cafe membagikan nasi kepada pengemudi ojek online, Sabtu (24/7) siang.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Sulitnya menjalankan roda perekonomian pada masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat yang dilanjutkan dengan PPKM Level 4, sangat dirasakan sebagian besar masyarakat, tak terkecuali di Kota Medan. Dampak PPKM sangat dirasakan seluruh masyarakat.

BERBAGI: Pengurus Sisi Kiri Cafe membagikan nasi kepada pengemudi ojek online, Sabtu (24/7) siang.

Tak cuma masyarakat kecil, para pelaku usaha di Kota Medan pun sangat merasakan kesulitan tersebut, terkhusus para pelaku usaha kuliner yang tak lagi diizinkan beroperasi dengan menyediakan fasilitas makan/minum di tempat (Dine-In).

Selama masa PPKM Level 4 ini, mereka para pelaku usaha kuliner di Kota Medan hanya diperbolehkan menjual produk makanan dan minumannya secara take a way. Tak cuma itu, jam operasional nya pun dibatasi hingga Pukul 20.00 WIB. Namun bagi sebagian orang, keadaan itu tidak menjadi alasan untuk saling berbagi kepada mereka yang membutuhkan.

Salah satunya Novandi Nasty Sandya. Dibantu rekannya M.Fauzan pemilik Sisi Kiri Cafe di Jalan Tritura (Simpang Jalan STM) Kota Medan ini justru memilih untuk tidak mengeluhkan kondisi tersebut. Bukan karena tidak merasakan dampaknya, tetapi karena anak muda yang kerap disapa Vandi tersebut ingin mendukung langkah pemerintah dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

Dengan rasa kepeduliannya kepada masyarakat yang terdampak aturan PPKM di Kota Medan, Vandi yang merupakan mahasiswa jurusan Bussines Administration di University Kebangsaan Malaysia ini, justru menjadikan momen PPKM yang saat ini sedang berlangsung sebagai waktu yang tepat untuk berbagi lebih banyak kepada masyarakat.

Dibantu para pegawainya di Sisi Kiri Cafe, Sabtu (24/7) siang, Vandi pun membagikan paket makan/minum siang gratis bagi masyarakat yang beraktifitas di seputaran Cafe miliknya, maupun bagi para pengendara yang melintas.

Tak tanggung-tanggung, Sisi Kiri Cafe yang dikenal dengan slogan ‘Alam Menyatukan, Akal Menentukan, Kopi Menyetarakan’ itu, membagikan tak kurang dari 500 paket makan siang secara cuma-cuma kepada masyarakat.

Bukan karena ingin promosi, tapi Cafe yang memilih berhenti beroperasi sementara sejak digelarnya PPKM Darurat itu memang ingin berbagi sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat yang terdampak di masa pandemi Covid-19 yang belum kunjung berakhir.

“Hari ini kami membagikan 500 paket makan siang gratis bagi masyarakat yang terkena dampak PPKM Darurat ini,” ungkap Vandi didampingi rekannya Fauzan, kepada Sumut Pos disela-sela pembagian paket makan siang gratis tersebut.

Vandi menjelaskan, pihaknya di Sisi Kiri Cafe selalu mengikuti langkah, program, maupun kebijakan yang diambil pemerintah, baik Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi Sumut, maupun Pemerintah Kota Medan, khususnya dalam penanganan Covid-19.

Vandi percaya, kebijakan pemerintah diambil bukan bertujuan untuk menyulitkan masyarakat termasuk pihaknya sebagai pelaku usaha, namun bertujuan untuk mengendalikan penyebaran virus, demi keselamatan masyarakat. “InsyaAllah, selagi masih ada rezeki, kami (Sisi Kiri Cafe) akan selalu membantu masyarakat yang terdampak Covid-19 ini,” jelasnya.

Vandi pun turut mengimbau masyarakat agar selalu mengikuti protokol kesehatan (prokes) yang ditetapkan pemerintah dengan menerapkan 5M, yakni memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, mengurangi mobilitas, serta menghindari kerumunan.

“Dalam pembagian makan siang gratis hari ini, kami tetap mengedepankan protokol kesehatan. Kami mengaturnya sedemikian rupa agar tidak menimbulkan kerumunan. Setiap masyarakat yang ingin mengambil makanan gratis di Sisi Kiri Cafe, wajib memakai masker dan menjaga jarak,” jelasnya.

Vandi pun mengaku sangat bahagia, sebab masyarakat berkenan untuk mematuhi protokol kesehatan saat mengantri dalam mengambil paket makan siang gratis yang mereka sediakan.

Tak cuma itu, antusias masyarakat juga tampak sangat tinggi. 500 paket makanan/minuman siang gratis yang terdiri dari berbagai jenis makanan seperti nasi lengkap, mie hun, kebab, dan aneka minuman segar, habis dalam waktu yang relatif singkat.

“Semoga ini dapat membantu serta meringankan beban saudara-saudara kita yang terdampak PPKM. Sekali lagi, tetap patuhi protokol kesehatan agar pandemi ini bisa segera berakhir dan kita bisa beraktifitas kembali seperti sedia kala,” pungkasnya.

Berdasarkan amatan Sumut Pos, ratusan masyarakat hadir secara bertahap dan tertib serta mematuhi prokes saat mengambil paket makan siang gratis yang dibagikan tepat di halaman parkir ‘Sisi Kiri Cafe’. Mulai dari pedagang asongan, pemulung, driver ojol, penarik becak, serta masyarakat lainnya tampak dengan sangat senang menerima paket makan siang gratis tersebut.

Salah satu pedagang asongan yang sehari-hari berdagang di simpang empat lampu merah Jalan Tritura/Simpang Jl.STM, Amat, mengaku sangat senang dan merasa terbantu dengan adanya paket makan siang gratis tersebut.

“Terbantu kami makan siang hari ini, Alhamdulillah. Semoga sehat-sehat kita semua, terutama lah yang membagi-bagikan makan siang untuk kami hari ini. Banyak lah rezeki mereka (yang membagikan) ini, supaya nanti lebih banyak yang terbantu seperti kami,” pungkasnya. (map/ila)

RSI Gandeng Kodam I/BB dan Pemkab Sergai Gelar Vaksinasi Covid-19 untuk 1.000 Orang

Regal Spring Indonesia bermitra dengan Kodam I/Bukit Barisan Kodim 0204/Deli Serdang dan Pemkab Serdang Bedagai, menggelar program vaksinasi untuk 1.000 orang di Kecamatan Pantai Cermin dan Perbaungan, Serdang Bedagai.

PANTAI CERMIN, SUMUTPOS.CO – Melanjutkan Program Keberlanjutan dan Tanggung Jawab Sosial KAMI PEDULI, Regal Springs Indonesia menjalin kemitraan dengan Komando Daerah Militer (Kodam) I/Bukit Barisan, Komando Distrik Militer (Kodim) 0204/Deli Serdang dan Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai dalam program vaksinasi COVID-19 untuk 1.000 orang di Pantai Cermin, Serdang Bedagai, Sumatera Utara, Senin (26/7).

“Vaksinasi sangatlah penting untuk mengendalikan infeksi COVID-19. Dan kami sangat senang dan bersyukur mendapatkan kesempatan untuk bermitra dengan Kodam I/Bukit Barisan, Komando Distrik Militer (Kodim) 0204/Deli Serdang sebagai tim pelaksana Gugus Tugas COVID-19 dan Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai, untuk melaksanakan program vaksinasi untuk 1.000 orang yang tinggal di Kecamatan Pantai Cermin dan Perbaungan, Serdang Bedagai, dekat dengan fasilitas pengolahan tilapia kami,” kata Dian Octavia, Senior Manager Corporate & Community Affairs, Regal Springs Indonesia

Dian mengatakan, tujuan program ini adalah untuk mendukung percepatan program vaksinasi pemerintah bagi masyarakat. “Perusahaan telah melaksanakan rencana penanganan risiko COVID-19 sejak Februari 2020. Prioritas utama kami adalah kesehatan dan keselamatan karyawan dan masyarakat setempat,” tambah Dian.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Sumber Daya Manusia, Agus Kafid mengatakan, kegiatan ini juga merupakan upaya untuk menciptakan lingkungan yang aman dari COVID-19. “Kalau masyarakat aman, maka kelangsungan
operasi perusahaan juga menjadi lebih terjamin,” jelas Agus Kafid.

Menanggapi pandemi COVID-19, Regal Springs Indonesia telah menerapkan upaya-upaya khusus dalam program KAMI PEDULI Melawan COVID-19 untuk mendorong karyawan dan masyarakat untuk mengikuti panduan pemerintah untuk mengurangi infeksi dan mengatasi kekuatiran terkait vaksinasi.

Regal Springs Indonesia mengoperasikan usaha budidaya dan pengolahan tilapia bertanggung jawab dan bersertifikasi di Sumatera Utara dan mempekerjakan 2.300 karyawan. (rel)

Mimpi Julaiha Bertemu Gubsu Edy Akhirnya Tercapai, Hari Ini Rencana Ditangani RS Haji Medan

DIABADIKAN: Julaiha (hijab merah) dan kedua orangtuanya diabadikan bersama Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi di kediaman pribadinya Jalan Karya Bakti, Kecamatan Medan Johor, Sabtu (24/7) pagi. Julaiha rencana akan mulai ditangani hari ini oleh pihak RS Haji Medan.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Mimpi Julaiha bertemu Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi, akhirnya kesampaian. Wanita berusia 19 tahun yang mengalami penyakit syaraf itu, diterima hangat Gubsu Edy dan keluarga di kediaman pribadinya, Jalan Karya Bakti, Kecamatan Medan Johor, Sabtu (24/7) sekitar pukul 10.00 WIB. 

DIABADIKAN: Julaiha (hijab merah) dan kedua orangtuanya diabadikan bersama Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi di kediaman pribadinya Jalan Karya Bakti, Kecamatan Medan Johor, Sabtu (24/7) pagi. Julaiha rencana akan mulai ditangani hari ini oleh pihak RS Haji Medan.

Julaiha mengaku sakit saraf yang dideritanya sejak umur 6 tahun dan berharap ketemu orang nomor satu di Pemprov Sumut tersebut. Julaiha sudah mengidolakan mantan Pangkostrad dan Pangdam I Bukit Barisan itu, sejak zaman pencalonan gubernur pada 2018 lalu. 

Wanita asal Perbaungan, Kabupaten Serdang Bedagai ini, bahkan sampai menangis-menangis ingin bertemu dengan Gubsu Edy. Hal itu diketahui tatkala anak kedua dari empat bersaudara ini pernah diwawancarai seorang wartawan media online, setelah menulis ‘surat cinta’ kepada suami Nawal Lubis tersebut. Melalui ibundanya, Susianti, Julaiha kerap menyampaikan keinginan kuatnya bertemu sang gubernur. 

Informasi yang diperoleh Sumut Pos, dalam pertemuan tersebut, Gubsu Edy juga siap membantu penyembuhan anak dari pasangan Susianti dan Iyus Efendi tersebut. Edy diketahui langsung menghubungi Direktur Rumah Sakit Haji Medan, Rehulina Ginting. Gubsu meminta agar Julaiha ditangani dengan baik sehingga kondisinya dapat normal layaknya anak seusia dia. 

Sudah Dijadwal

 Direktur RS Haji Medan, dr Rehulina Ginting melalui Wakil Direktur Administrasi dan Umum, Redisman, mengamini informasi dimaksud. Kata Redisman, pihaknya sudah menjadwal pelayanan terhadap Julaiha pada Senin (26/7).  “Kami telah diskusi dengan direktur untuk dijadwalkan hari Senin besok. Langsung dibawa ke RS Haji untuk dikonsultasikan dengan dokter syarafnya,” katanya saat dikonfirmasi, Sabtu siang. 

Pihaknya siap memberikan pelayanan terbaik kepada Julaiha. “Tentu kami akan melayani dengan baik, dan tidak boleh ada jika masyarakat Sumut sakit dan berobat di RS Haji Medan, tidak dilayani dengan baik. Prinsipnya kami akan melayaninya dulu,” katanya. 

Paling terpenting Julaiha diperiksa awal dulu oleh dokter syaraf, guna memudahkan penanganan medis selanjutnya.  “Senin akan kita konsultasikan dulu ke dokter syaraf atau neurologis. Hasil pemeriksanannya nanti, apakah bisa dilanjutkan perawatan di RS Haji atau perlu dokter konsultan. Karena kita di RS Haji ini tidak memiliki dokter konsultan. Artinya kami hanya punya dokter syaraf secara umum. Bahkan jika dibutuhkan penanganan lex specialist, kita nanti akan berkoordinasi dengan RSUP H Adam Malik atau RS USU. Alternatifnya begitu,” terang Redisman. 

Memang terkadang, diakui dia, penanganan terhadap pasien tertentu di luar kemampuan RS Haji. Sebab ada dokter-dokter tertentu di mana RS Haji Medan belum punya.  “Seperti misalnya dokter untuk kanker, belum ada. Jika ada pasien yang memerlukan penanganan tersebut, kami akan rujuk ke Adam Malik. Yang pasti kami akan layani dulu. Adakalanya tidak kami rujuk, seperti sebelumnya ada pasien yang dikirim Pak Gubernur kepada kami yakni anak asal Kabupaten Mandailing Natal, kami tangani dan konsultasikan dengan dokter dari Adam Malik dan RS USU, kami buatkan timnya dan ditangani di RS Haji,” ujarnya. 

Namun sayangnya pihak keluarga atau orangtua si anak, minta pulang. Ibu dari anak itu sudah tidak mau lagi anaknya dilakukan tindakan. Seperti pengambilan darah dan sebagainya sehingga dokter tidak bisa bekerja untuk pemeriksaan awal. 

“Jadi keluarganya yang tidak kooperatif. Bahkan kita sampai buat surat pernyataan, bahwa itu atas kehendak mereka sendiri lalu kami juga terangkan, risiko-risiko dan lainnya,” pungkasnya. (prn/ila) 

Tingkatkan Pemahaman Beneficial Ownership, KUSUMA Gelar Diseminasi Kebijakan

KARO, SUMUTPOS.CO – Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Sumatera Utara (KUSUMA) gelar Diseminasi Kebijakan Terkait Pelaporan Pemilik Manfaat atau Beneficial Ownership (BO) kepada korporasi di Sumut. Kegiatan ini, bertujuan untuk meningkatkan pemahaman mengenai Beneficial Ownership.

Kepala Kantor Wilayah KUSUMA, Imam Suyudi dan jajarannya foto bersama pada Diseminasi Kebijakan Terkait Pelaporan Pemilik Manfaat (Beneficial Ownership).(Ist).

Kegiatan ini, digelar di Mikie Holiday Resort & Hotel, Berastagi, Rabu (21/7) kemarin. Acara tersebut, dihadiri langsung oleh Kepala Kantor Wilayah KUSUMA, Imam Suyudi. Dalam arahan dan bimbinganya, Imam menjelaskan dalam rangka upaya pencegahan dan pemberantasan Tindak Pidana Pencucian uang dan Tindak Pidana Pendanaan Terorisme terutama dalam korporasi, dunia internasional.

“Hal itu, memiliki Standar pencegahan dan pemberantasan pencucian uang dan/atau pendanaan terorisme yang dikeluarkan oleh Financial Action Task Force (FATF) dimana Indonesia termasuk anggotanya,” ucap Imam.

Imam mengungkapka berdasarkan hasil penelitian FATF terhadap pengaturan dan penerapan transparansi informasi pemilik manfaat, rendahnya informasi pemilik manfaat yang cepat, mudah, dan akurat di Indonesia telah dimanfaatkan oleh para pelaku tindak pidana untuk menyembunyikan identitas pelaku usaha dan menyamarkan hasil dari tindak pidananya.

Berdasarkan hal tersebut, maka Presiden telah menetapkan Peraturan Presiden Nomor 13 Tahun 2018 tentang Penerapan Prinsip Mengenali Pemilik Manfaat dari Korporasi Dalam Rangka Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang dan Tindak Pidana Pendanaan Terorisme, yang menegaskan korporasi wajib melaporkan siapa yang bertindak sebagai pemilik manfaat.

“Saya sangat mengapresiasi acara diseminasi terkait Pelaporan Pemilik Manfaat (Beneficial Ownership) kepada korporasi ini. Dengan kegiatan ini diharapkan kita dapat saling silaturahmi, bertukar informasi serta merefleksi apakah Perpres Nomor 13 Tahun 2018 ini sudah cukup menjadi dasar bagi pelaksanaan prinsip mengenali pemilik manfaat suatu korporasi dalam pencegahan tindak pidana pencucian uang dan terorisme, dan juga diharapkan adanya peningkatan jumlah pelapor Pemilik Manfaat (Beneficial Ownership) di Sumut,” ujar Kakanwil.

Turut hadir pada kegiatan tersebut Kepala Divisi Pelayanan Hukum dan HAM Purwanto, Kepala Divisi Administrasi Betni Humiras Purba, Kepala Divisi Keimigrasian Anggiat Napitupulu, dan Kepala Divisi Pemasyarakatan, Anak Agung Gde Krisna.

Kegiatan tersebut juga diikuti peserta yang terdiri dari Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu Provinsi Sumatera Utara, Dinas Koperasi Provinsi Sumatera Utara, DPD Asosiasi Kontraktor Nasional (ASKONAS) Wilayah Sumatera Utara, Pemilik/Pengurus Korporasi (PT, Yayasan, CV) dan Notaris. Seluruh rangkaian kegiatan tetap mematuhi protokol kesehatan dan izin dari gugus tugas.(gus)