Home Blog Page 330

Safari Ramadan PLN UID Sumut: Merajut Kebersamaan, Menebar Kebaikan di Bukit Barisan

Foto bersama Manajemen PLN UID Sumut, YBM PLN bersama anak-anak penerima santunan.
Foto bersama Manajemen PLN UID Sumut, YBM PLN bersama anak-anak penerima santunan.

KARO, SUMUTPOS.CO – Dalam semangat kebersamaan di bulan suci Ramadan, manajemen PLN Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Utara melaksanakan Safari Ramadan di PLN UP3 Bukit Barisan.

Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang mempererat silaturahmi dengan insan PLN di daerah, tetapi juga memastikan kesiapan layanan kelistrikan agar masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan nyaman.

Tak hanya itu, Safari Ramadan ini juga diwarnai dengan aksi kepedulian sosial melalui pemberian santunan kepada anak yatim dan kaum dhuafa yang diinisiasi oleh Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN Bukit Barisan. Langkah ini menjadi wujud nyata komitmen PLN dalam berbagi kebahagiaan dengan masyarakat yang membutuhkan.

Hadir dalam kegiatan ini, General Manager PLN UID Sumatera Utara Agus Kuswardoyo, didampingi oleh jajaran manajemen, yakni Efi Ziarman (Senior Manager Perencanaan), Efron Lumban Gaol (Senior Manager Keuangan, Komunikasi, dan Umum), Donny Adriansyah (Senior Manager Niaga dan Manajemen Pelanggan), serta Manager UP3 Bukit Barisan, Ramses Hutajulu.

Dalam sambutannya, Agus Kuswardoyo menekankan bahwa Safari Ramadan bukan hanya sekadar tradisi, tetapi juga menjadi momen penting bagi PLN untuk semakin mendekatkan diri dengan insan PLN di daerah serta memastikan layanan kelistrikan tetap prima selama Ramadan dan Idulfitri.

“Safari Ramadan ini adalah wujud kebersamaan dan kepedulian. Kami ingin memastikan bahwa seluruh unit siap melayani masyarakat dengan listrik yang andal, sekaligus berbagi kebahagiaan dengan mereka yang membutuhkan melalui program sosial,” ungkap Agus Kuswardoyo.

Manager PLN UP3 Bukit Barisan, Ramses Hutajulu, menyambut baik kunjungan jajaran manajemen PLN UID Sumut.

Ia mengungkapkan bahwa kehadiran pimpinan PLN memberikan semangat bagi tim di PLN UP3 Bukit Barisan untuk terus meningkatkan pelayanan kepada pelanggan.

“Dukungan dari manajemen PLN UID Sumut menjadi motivasi bagi kami untuk terus memberikan pelayanan terbaik. Selain itu, kegiatan santunan ini mencerminkan kepedulian PLN terhadap masyarakat di sekitar wilayah kerja kami,” ujar Ramses Hutajulu.

Acara semakin khidmat dengan tausiyah keagamaan yang memberikan inspirasi dan motivasi spiritual bagi pegawai serta masyarakat yang hadir.

Melalui Safari Ramadan ini, PLN tidak hanya berfokus pada keandalan listrik, tetapi juga terus berkontribusi bagi masyarakat dengan menghadirkan program sosial yang membawa manfaat nyata.

Semangat kebersamaan dan kepedulian ini menjadi penggerak bagi PLN untuk terus melayani dengan sepenuh hati. (ila)

Polsek Pantai Cermin Tangkap Pelaku Pencurian 7 Pintu Besi

DIAMANKAN: Pelaku Joko saat diamankan. ( FADLY/SUMUT POS)
DIAMANKAN: Pelaku Joko saat diamankan. ( FADLY/SUMUT POS)

PANTAI CERMIN, SUMUTPOS.CO – Polsek Pantai Cermai berhasil tangkap pelaku pencurian 7 Pintu Besi berinisial J alias Joko warga Dusun I Desa Besar II Terjun Kec.Pantai Cermin, Kab.Serdang Bedagai. Penangkapan pelaku terjadi di Desa celawan Pantai cermin, Sabtu ( 8/3/2025 ).

Adapun barang yang dicuri pelaku yaitu 7 (tujuh) buah Pintu Besi,1 Buah Jet Pam Air Merek Sinall, 2 Buah Tong tempat makanan Babi,1 buah Kepala Kompresor.

Akibat pencurian yang dilakukan pelaku ,korban mengalami kerugian materi sekitar Rp 10.000.000 juta.

Terpisah,PS. Kasi Humas Polres Sergai Iptu Zulfan Ahmadi, SH, MH, membenarkan penangkapan tersebut pada Minggu (09/03) d MaPolres Sergai dan menjelaskan bahwasanya ,”tersangka “J” mengakui telah melakukan pencurian berupa
7 Pintu Besi , 1 set Jet Pam Air Merek Sinall, 2 Tong tempat makanan Babi dan 1 Kepala Kompresor milik korban Adi ,dan pada saat penangkapan berhasil diamankan dari tangan Pelaku barang bukti berupa 1 Kepala Kompresor sedangkan barang bukti yang lain masih dalam pencarian oleh Unit Reskrim Polsek Pantai Cermin,”ujarnya.

Atas kejahatan yang dilakukan ,pelaku dapat dijerat pasal tindak pidana Pencurian, Pasal 363 KUHPidana (pencurian dengan pemberatan) Diancam dengan pidana kurungan penjara paling lama 7 tahun.  (fad/han )

Penuntasan Banjir Jakarta Diusulkan Masuk PSN

JALAN DAN PERUMAHAN TERGENANG: Tim BPBD Jawa Timur mengevakuasi warga terdampak banjir di Pepelegi, Waru, Sidoarjo, kemarin (7/2). (DITE SUHENDRA/JAWA POS)
JALAN DAN PERUMAHAN TERGENANG: Tim BPBD Jawa Timur mengevakuasi warga terdampak banjir di Pepelegi, Waru, Sidoarjo, kemarin (7/2). (DITE SUHENDRA/JAWA POS)

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) berusaha mencari terobosan untuk menangani banjir Jakarta dan Bekasi. Mereka mengusulkan penanganan banjir Jakarta masuk dalam daftar proyek strategis nasional (PSN).

’’Insya Allah.Tadi Pak Wagub (Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno) mengatakan ada pengendalian banjir DKI. Maksudnya, pemprov juga akan mengusulkan,’’ kata Menteri PU Dody Hanggodo, Sabtu(8/3/2025).

Dia menyatakan telah mengutus sejumlah direktur jenderal untuk membahas rencana tersebut dengan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. Diharapkan, pembahasan berjalan lancar sehingga penanganan banjir bisa lebih cepat.

Adapun soal banjir di Bekasi, Dody menilai salah satu penyebabnya adalah proyek pembangunan tanggul 32 kilometer yang belum selesai. Pembangunan itu terhambat pembebasan lahan.
’’Biasanya pembebasan lahan ditangani pemerintah daerah,’’ ujarnya.

Dia menegaskan segera berkomunikasi dengan Pemkab Bekasi untuk membahas kelanjutan proyek tanggul tersebut. Diyakini, tanggul itu bisa meredam potensi banjir di seputar Bekasi.

’’Ini merujuk banjir Jakarta Timur yang berkurang karena pembangunan tanggul serupa,’’ ungkap Dodi.(jpg/han)

Pemkab Labuhanbatu Berkomitmen Wujudkan Kolaborasi dengan Pemerintah Sumatera Utara

SAMBUTAN: Bupati Labuhanbatu, Maya Hasmita saat memberikan sambutannya di Regale Convention Hall, Medan, Sabtu (8/3/2025). IKHSAN/SUMUT POS
SAMBUTAN: Bupati Labuhanbatu, Maya Hasmita saat memberikan sambutannya di Regale Convention Hall, Medan, Sabtu (8/3/2025). IKHSAN/SUMUT POS

MEDAN, SUMUTPOS.CO- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Labuhanbatu akan berkomitmen untuk terus mendukung dan berkolaborasi dengan Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Utara dalam upaya memajukan daerah.

Hal itu dikatakan Bupati Labuhanbatu, Maya Hasmita, ketika memberikan sambutannya mewakili Kepala Daerah se-Sumut di acara buka puasa bersama dengan Gubsu Bobby Nasution, Kepala Daerah Se Sumut, Ratusan Tim Relawan Bobby Nasution, di Regale Convention Hall, Jalan Adam Malik, Medan, Sabtu (8/3/2025).

Bupati yang juga dokter spesialis kandungan itu mengatakan, bahwa moment Ramadan 1446 hijriah akan dimanfaatkan untuk terus mempererat silaturahmi dan meningkatkan kolaborasi yang dibentuk oleh Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution dengan Tagline “Bulan Penuh Berkah Untuk Kolaborasi Sumut Berkah” sangat relevan dengan semangat membangun Sumatera Utara.

“Bulan Ramadan adalah bulan yang penuh berkah, menjadi momentum yang tepat bagi kita untuk mempererat tali silaturahmi, memperkuat persaudaraan, dan meningkatkan kolaborasi demi kemajuan Sumut,” ucap Maya diiringi tepuk tangan dari peserta yang hadir.

Maya yang merupakan satu-satunya perempuan yang berhasil menduduki Kepala Daerah (KDH) se-Sumatera Utara itu akan bekerja keras untuk mewujudkan misi pembangunan.

“Kami percaya bahwa dengan semangat kebersamaan dan keras, kita dapat mewujudkan misi pembangunan daerah Sumatera Utara yang mencakup peningkatan kualitas SDM, menjaga stabilitas makro ekonomi daerah, tata kelola pemerintahan, infrastruktur yang berkualitas, estetik dan rama lingkungan,” ucapnya.

Diakhir sambutan, Maya Hasmita memberikan tiga buah pantun sebagai semangat suka cita dalam menjalankan ibadah ramadhan dan kolaborasi dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, dan juga Kepala Daerah Kab/Kota dalam mewujudkan Sumut yang Berkah.

Seperti diketahui Bobby Nasution-Surya menggelar buka puasa bersama dengan beberapa kepala daerah dan tim relawan yang sama-sama berjuang pada Pilkada serentak November lalu.

Hadir pada acara tersebut Walikota Medan Rico Waas, Walikota Binjai Amir Hamzah, Bupati Langkat Syah Afandin, Walikota Pematang Siantar, Wesley Silalahi, Bupati Samosir Vandiko Gultom, Bupati Taput Jopinus Hutabarat.(san/han)

Pesawat Macet, Runway Ditutup Sementara

foto: planetpoters.net
foto: planetpoters.net

BALI, SUMUTPOS.CO – Sebuah pesawat Airfast dengan nomor registrasi DH PK OAM 6 dari Benete, Sumbawa Barat, mengalami kendala teknis saat mendarat di Bandara I Gusti Ngurah Rai. Peristiwa itu terjadi Sabtu (8/3) sekitar pukul 09.26 Wita.

Belum dipastikan penyebab macetnya pesawat tersebut. General Manager Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Ahmad Syaugi Shahab menjelaskan, pesawat tersebut mengangkut tujuh penumpang.

’’Semuanya telah dievakuasi dan tidak mengalami cedera serius,” bebernya kemarin (8/3) dilansir dari Jawa Pos Radar Bali.

Karena terkendala teknis, pesawat sempat berada di runway beberapa saat. Akibatnya, untuk sementara runway ditutup. Hal itu berdasarkan NOTAM Nomor A0668/25 NOTAMN perihal penutupan runway dari pukul 10.15 Wita sampai 12.10 Wita.
”Hal ini dilakukan untuk mengevakuasi penumpang dan pesawat ke apron serta memeriksa dan memastikan tidak ada objek asing yang tertinggal di runway,” imbuhnya.

Akibat penutupan itu, setidaknya terdapat 10 keberangkatan yang tertunda. Terdiri atas 5 penerbangan domestik dan 5 internasional. Selain itu, terdapat 21 kedatangan yang terdampak, terdiri atas 9 penerbangan domestik dan 12 internasional. Penerbangan kedatangan mengalami pengalihan pendaratan atau divert ke beberapa bandara alternatif seperti Lombok (6 penerbangan), Surabaya (5), Makassar (3), Semarang (2), Jakarta (1), dan Banyuwangi (1). Lalu, terdapat 3 penerbangan kedatangan yang kembali ke bandara asal atau return to base (RTB). Yakni, di bandara Lombok, Jakarta, dan Singapura. (jpg/han)

Wakil Wali Kota Medan Apresiasi Kedubes Arab Saudi Gelar Buka Puasa Bersama di Masjid Agung

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Mewakili Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas, Wakil Wali Kota H. Zakiyuddin Harahap menghadiri kegiatan Buka Puasa Bersama Atase Agama dan Pendidikan Kedubes Arab Saudi di Masjid Agung, Minggu (9/3/2025).

Dalam kegiatan yang dihadiri antara lain Ketua Atase Keagamaan Dubes Arab Saudi di Jakarta Fadhilatusy Syaikh Ahmad Essa L. Al Hazmi, Ketua BKM Masjid Agung Impun Siregar, dan segenap masyarakat itu, Zakiyuddin mengucapkan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Kedutaan besar Arab Saudi di Indonesia melalui Atase Agama dan Pendidikan, yang setiap tahunnya secara konsisten menyelenggarakan program buka puasa bersama di Masjid Agung Medan ini.

Dia menilai program ini bukan sekadar bentuk kepedulian terhadap umat Islam, tetapi juga mencerminkan eratnya hubungan persaudaraan yang baik.

Zakiyuddin berharap, kehadiran Atase Keagamaan Kedubes Arab Saudi ini juga membawa angin segar dalam pembangunan Masjid Agung yang saat ini masih terus berlangsung.

“Besar harapan kami kehadiran ini dapat memberikan angin segar untuk penyelesaian pembangunan Masjid Agung,” ucapnya.

Zakiyuddin mengatakan, tentu pembangunan Masjid Agung membutuhkan dukungan yang besar, termasuk dari jamaah dan masyarakat.

“Ini Ramadan, bulan berbagi.Mari sama kita pikirkan Masjid Agung ini,” ungkapnya.

Dalam acara ini Wakil Wali Kota dan Ketua Atase Keagamaan Kedubes Arab Saudi pun saling beri cendera mata. (map/ila)

Deep Learning: Transformasi Pendidikan Menuju Pembelajaran Mendalam

PEMBELAJARAN: Contoh pembelajaran dengan video. (ISTIMEWA/SUMUT POS)
PEMBELAJARAN: Contoh pembelajaran dengan video. (ISTIMEWA/SUMUT POS)

Oleh: Restio Sidebang, Panni Ance Lumbantobing dan Sri Dewi
(Mahasiswa Pendidikan Dasar S3 Unimed)

Wacana pergantian kurikulum merdeka dengan model deep learning semakin santer diperbincangkan oleh publik. Perubahan ini memunculkan berbagai pertanyaan, terutama terkait konsep deep learning itu sendiri.

Gagasan perubahan ini diisyaratkan oleh Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti yang memberi sinyal akan mengkaji ulang kurikulum merdeka dan mengarahkannya ke model pembelajaran berbasis deep learning pada rapat kerja Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah bersama Komisi X DPR RI membahas peningkatan kualitas pendidikan dengan menggunakan pendekatan pembelajaran deep learning.

Dalam era pendidikan modern, pendekatan pembelajaran tidak lagi hanya berfokus pada hafalan dan transfer ilmu secara satu arah. Salah satu metode yang kini semakin dikembangkan adalah deep learning atau pembelajaran mendalam. Pendekatan ini menekankan pada penciptaan suasana belajar yang berkesadaran (mindful), bermakna (meaningful), dan menggembirakan (joyful) sehingga peserta didik dapat memahami konsep secara lebih mendalam dan holistik.

Deep learning bukan sekadar metode untuk meningkatkan pemahaman siswa, melainkan sebuah pendekatan yang mengubah cara belajar menjadi lebih aktif, kolaboratif dan mendalam. Berbeda dengan pembelajaran tradisional yang lebih menekankan pada hafalan dan pengulangan informasi, deep learning mengajak siswa untuk menggali lebih dalam tentang materi pelajaran, mengaitkan konsep-konsep yang dipelajari dan menerapkannya dalam situasi nyata.

Metode ini berfokus pada pengembangan keterampilan berpikir kritis, kemampuan analisis dan kreativitas dengan tujuan menciptakan pemahaman yang lebih holistik. Dalam pendekatan ini, siswa tidak hanya menerima informasi, tetapi juga aktif dalam membangun pengetahuan melalui berbagai pengalaman belajar yang memacu mereka untuk berpikir secara mandiri dan bekerja sama.

Apa itu deep learning?
Istilah deep learning yang dipakai oleh Mendikdasmen tidak sama dengan istilah deep learning yang lazim digunakan dalam ranah Artificial Intelligence (AI). Dalam konteks pendidikan, deep learning adalah pendekatan pembelajaran yang menekankan pemahaman konsep dan penguasaan kompetensi secara mendalam dalam cakupan materi yang lebih sempit.

Deep learning dalam pendidikan bukan sekadar memahami materi secara permukaan, tetapi lebih kepada membangun hubungan yang kuat antara ilmu yang dipelajari dengan pengalaman nyata dalam kehidupan. Konsep ini mengintegrasikan empat aspek utama dalam pembelajaran yaitu olah pikir (intelektual) yang mendorong daya kritis, analitis dan pemecahan masalah yang lebih dalam serta olah hati (etika) yang membentuk karakter dan sikap moral yang baik dalam belajar.

Kemudian olah rasa (estetika) yang mengembangkan apresiasi terhadap keindahan, seni dan kreativitas dalam pembelajaran serta olah raga (kinestetik) yang meningkatkan kesadaran akan pentingnya gerak dan aktivitas fisik dalam proses belajar.

Dengan menerapkan pendekatan ini, peserta didik tidak hanya memperoleh pengetahuan, tetapi juga memiliki pemahaman yang lebih dalam, relevan dan aplikatif dalam kehidupan sehari-hari.

Bagaimana memanusiakan manusia dalam mindful, meaningful dan joyful learning? Pendekatan mindful learning, meaningful learning dan joyful learning berakar pada prinsip bahwa pendidikan harus memperlakukan peserta didik sebagai manusia seutuhnya, bukan sekadar objek transfer ilmu pengetahuan.

Pendekatan mindful learning, meaningful learning dan joyful learning memiliki peran penting dalam membentuk manusia yang tidak hanya cerdas secara intelektual tetapi juga memiliki kesadaran, makna dan kebahagiaan dalam proses belajar. Dengan menerapkan ketiga konsep ini, pendidikan tidak hanya menjadi sarana mentransfer ilmu, tetapi juga menjadi wadah untuk membangun manusia yang lebih manusiawi-memiliki empati, kebijaksanaan, dan keterampilan hidup yang mendukung perkembangan mereka di masyarakat.

Mindful learning adalah proses belajar yang dilakukan dengan penuh kesadaran dan perhatian terhadap apa yang sedang dipelajari. Dalam konteks ini, peserta didik diajak untuk lebih hadir secara mental, emosional dan fisik dalam setiap proses belajar.

Meaningful learning atau pembelajaran bermakna menekankan pada keterhubungan antara pengetahuan baru dengan pengalaman atau pengetahuan yang sudah dimiliki sebelumnya. Joyful learning adalah pendekatan yang menekankan bahwa belajar harus menjadi pengalaman yang menyenangkan dan memotivasi.

Kesimpulan
Dalam konteks deep learning, pendekatan ini selaras dengan prinsip pembelajaran mendalam yang menekankan pemahaman konsep secara komprehensif, koneksi antara berbagai disiplin ilmu serta kemampuan berpikir kritis dan analitis.

Mindful learning mendukung kesadaran dan fokus dalam proses belajar. Meaningful learning memastikan bahwa informasi diolah dengan baik dan dikaitkan dengan pengalaman nyata. Sedangkan joyful learning menciptakan kondisi optimal bagi otak untuk belajar secara efektif.

Dengan demikian, ketika pendidikan menerapkan pendekatan ini, peserta didik tidak hanya sekadar menghafal informasi, tetapi mampu memahami, mengolah, dan menerapkan pengetahuan secara lebih mendalam serta kreatif dalam berbagai konteks kehidupan. (*)

Ramadan Penuh Berkah, PLN ULP Aek Nabara dan YBM Santuni 75 Anak Panti Asuhan Pondok Pesantren Raudhatul Ulum

Penyerahan paket berkah Ramadan yang disampaikan oleh Manajer ULP Aek Nabara kepada Ketua Yayasan Raudhatul Ulum.
Penyerahan paket berkah Ramadan yang disampaikan oleh Manajer ULP Aek Nabara kepada Ketua Yayasan Raudhatul Ulum.

RANTAUPRAPAT, SUMUTPOS.CO – Di tengah bulan suci Ramadan yang penuh berkah, PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) Aek Nabara bersama dengan Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN UP3 Rantauprapat memberikan santunan kepada 75 anak-anak panti asuhan Pondok Pesantren Raudhatul Ulum.

Kegiatan ini berlangsung pada Jumat (7/3/2025), sebagai wujud nyata kepedulian PLN terhadap sesama, terutama pada bulan yang penuh berkah ini.

Sebanyak 75 paket sembako diserahkan langsung kepada anak-anak panti asuhan yang bermukim di Pondok Pesantren Raudhatul Ulum.

Dalam acara tersebut, hadir Manajer ULP Aek Nabara Agus Hasibuan, bersama jajaran manajemen PLN dan para pengurus yayasan Pondok Pesantren Raudhatul Ulum. Tampak juga anak-anak panti asuhan sangat antusias dengan kehadiran tim PLN yang memberikan bantuan ini.

General Manager PLN UID Sumatera Utara Agus Kuswardoyo dalam kesempatannya menyampaikan bahwa Ramadan adalah bulan yang penuh dengan kasih sayang dan berkah. Karenanya, PLN merasa sangat diberkahi dapat berpartisipasi dalam kegiatan berbagi.
“Kami tidak hanya memberikan bantuan material, tetapi juga berbagi kebahagiaan dengan anak-anak yang membutuhkan. Kami berharap, melalui kegiatan ini, kami bisa memberi sedikit cahaya dan semangat bagi mereka agar dapat menjalani hidup dengan penuh harapan. Semoga Allah memberkahi setiap langkah kita dan setiap rezeki yang kita bagikan,” ucap Agus.

Ketua Yayasan Pondok Pesantren Raudhatul Ulum, Dr Bukhari Fasha Marfin mengucapkan rasa terima kasihnya. “Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada YBM PLN UP3 Rantauprapat dan ULP Aek Nabara. Bantuan yang diberikan sangat berarti bagi anak-anak panti kami. Semoga ini menjadi ladang pahala dan berkah bagi semua pihak yang terlibat dalam kegiatan yang penuh makna ini,” ujarnya.

Manager PLN UP3 Rantauprapat, Dwita Aswiyanti Syafitri memberikan apresiasi atas kolaborasi yang telah terjalin antara YBM PLN UP3 Rantauprapat dan ULP Aek Nabara.

“Kami berharap santunan ini bisa sedikit membantu anak-anak panti, baik dalam kebutuhan sehari-hari maupun memberikan semangat baru di bulan yang penuh berkah ini. Selain itu, kami juga ingin mengingatkan anak-anak dan masyarakat di sekitar Pondok Pesantren Raudhatul Ulum untuk selalu menjaga keselamatan dalam penggunaan listrik. Keamanan adalah prioritas kami, dan semoga kita semua dapat bersama-sama menjaga dan memanfaatkan energi ini dengan bijak,” kata Dwita.

Dalam rangka meningkatkan kesadaran akan keselamatan ketenagalistrikan, PLN ULP Aek Nabara juga menyampaikan edukasi kepada anak-anak panti asuhan tentang cara-cara aman dalam menggunakan listrik. Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih baik mengenai pentingnya keselamatan listrik bagi kehidupan sehari-hari.

Kegiatan ini merupakan bukti komitmen PLN dalam memperkuat peran sosial perusahaan, tidak hanya sebagai penyedia energi, tetapi juga sebagai bagian dari masyarakat yang peduli dan berbagi di setiap kesempatan.

PLN berharap agar setiap langkah yang diambil dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat, serta menjadi bagian dari upaya menjaga keharmonisan dan kebaikan bersama. (ila)