BERIKAN: Kapolres Tebingtinggi, AKBP Agus Sugiyarso saat memberikan penghargaan kepada 20 personel Satreskrim yang berhasil mengungkap kasus pembunuhan dalam waktu yang singkat.Sopian/sumut pos.
TEBINGTINGGI, SUMUTPOS.CO – Kapolres AKBP Agus Sugiyarso memberikan apresiasi dan reward kepada 20 personel Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Tebingtinggi yang berhasil mengungkap kasus pembunuhan dengan waktu yang singkat.
BERIKAN: Kapolres Tebingtinggi, AKBP Agus Sugiyarso saat memberikan penghargaan kepada 20 personel Satreskrim yang berhasil mengungkap kasus pembunuhan dalam waktu yang singkat.Sopian/sumut pos.
Pemberian reward dan penghargaan yang dilaksanakan di sela kegiatan apel pagi Gabungan di Lapangan Apel Polres Tebingtinggi, Senin (12/7/) pagi.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolres Tebingtinggi AKBP Agus Sugiyarso didampingi Wakapolres AKBP Sarponi menyampaikan agar para personel yang telah menerima penghargaan dapat semakin meningkatkan kinerjanya, dan jangan bersombong diri dengan apa yang telah diraih.
Kapolres AKBP Agus Sugiyarso juga meminta agar Operasi Yustisi tetap dilaksanakan dan ditingkatkan, serta personil agar selalu mengingatkan kepada warga masyarakat agar tetap mematuhi protokol kesehatan dan jangan berkerumun di tempat umum.
“Para Kapolsek agar mengontrol puskesmas untuk pelaksanaan vaksinasi, yang menjadi program prioritas penanggulangan Covid-19. Bhabinkamtibmas agar berperan aktif terhadap pasien Covid-19 yang sedang melaksanakan isolasi mandiri, berikan mereka arahan dan kontrol perkembangannya,” pinta Kapolres AKBP Agus Sugiyarso.
Kapolres turut menegaskan kepada personel yang berpakaian dinas lengkap dilapangan berani menegur masyarakat yang tidak menggunakan masker serta memberikan tindakan tegas namun humanis.
Sebelum pelaksanaan apel pagi gabungan, seluruh personel wajib memeriksakan suhu tubuh dan melaksanakan pencucian tangan dengan hand sanitizer yang dilakukan oleh team kesehatan Poliklinik Polres Tebingtinggi. (ian/han)
SIDAK: Bupati Nias Barat, Khenoki Waruhu saat melakukan sidak di Kantor BKD untuk melihat kesiapan pelaksanaan ujian P3K dan CPNS.
NIAS BARAT, SUMUTPOS.CO – Bupati Nias Barat Khenoki Waruwu, melakukan sidak di Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Nias Barat, Senin (12/7).
SIDAK: Bupati Nias Barat, Khenoki Waruhu saat melakukan sidak di Kantor BKD untuk melihat kesiapan pelaksanaan ujian P3K dan CPNS.
Sidak ini dilakukan untuk mengecek tingkat kehadiran pegawai serta memastikan persiapan penerimaan pendaftaran P3K dan CPNS di Kabupaten Nias Barat. Karena informasi yang didapatkan ada kendala saat peserta hendak melakukan pendaftaran.
“Harap tetap melaporkan perkembangan persiapan penerimaan pendaftaran P3K dan formasi CPNS termasuk persiapan lokasi tempat pelaksanaan ujian. Jangan sampai gagal seperti tahun lalu”tegas Bupati Nias Barat kepada Kepala BKD.
Plt. Kepala BKD Nehemia Daeli, S.AP mengatakan, Nias Barat sudah siap menerima pendaftaraan P3K dan CPNS, termasuk soal lokasi pelaksanaan ujian. Ia melaporkan hingga hari ini sudah 200 orang yang mendaftar CPNS.
Hal senada Kabid Perencanaan BKD Nias Barat, menyatakan telah siap menerima pendaftaran P3K dan CPNS di Kabupaten Nias Barat termasuk lokasi ujian. Direncakan pelaksanaan ujian dilakukan di Hall Tokosa .(mag-11/han)
VIRTUAL: Bupati Asahan, H. Surya, BSc didampingi Sekdakab Asahan menjalin kerja sama dengan Bakamla RI terkait rencana pembangunan sistem komunikasi maritime stasiun peringatan dini, secara virtual di Aula Mawar Kantor Bupati Asahan, Senin (12/7).
ASAHAN, SUMUTPOS.CO – Pemerintah Kabupaten Asahan bersama Badan Keamanan Laut (Bakamla) berencana membangun sistem komunikasi maritim stasiun peringatan dini di Desa Silau Baru, Kecamatan Silau Laut, Kabupaten Asahan.
VIRTUAL: Bupati Asahan, H. Surya, BSc didampingi Sekdakab Asahan menjalin kerja sama dengan Bakamla RI terkait rencana pembangunan sistem komunikasi maritime stasiun peringatan dini, secara virtual di Aula Mawar Kantor Bupati Asahan, Senin (12/7).
Hal ini disampaikan oleh Bupati Asahan, H. Surya, BSc pada sambutannya kepada Bakamla RI secara virtual di Aula Mawar Kantor Bupati Asahan, Senin (12/7).
Bupati Asahan juga mengucapkan terima kasih kepada Bakamla RI yang telah mempercayakan Kabupaten Asahan menjadi lokasi stasiun Bakamla RI.
Pemerintah Kabupaten Asahan juga telah menyiapkan lahan aset desa seluas 5.000-6.000 meter bujur sangkar, untuk mendukung perencanaan pembangunan stasiun tersebut.
Sementara Dirjak Bakamla mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Asahan, yang telah menanggapi serius perencanaan pembangunan sistem komunikasi maritim stasiun peringatan dini Bakamla RI di Kabupaten Asahan.
Beliau juga mengatakan sistem yang akan dibangun ini bukan hanya untuk keamanan laut saja, tetapi juga untuk mengintegrasikan permasalahan tentang administrasi kelautan.
Tampak hadir yang mengikuti kegiatan virtual ini adalah Bupati Asahan, Wakil Bupati Asahan, Sekretaris Daerah Kabupaten Asahan, OPD terkait, Camat Silau Laut dan Kades Silau Baru. (mag-9/han)
Wakil Bupati Dairi, Jimmy Andrea Lukita Sihombing SH. RUDY SITANGGANG/SUMUT POS.
DAIRI, SUMUTPOS.CO – Wakil Bupati (Wabup) Dairi, Jimmy Andrea Lukita Sihombing menegaskan, siapapun tidak bisa mengintervensi unit kerja penyedia pengadaan barang dan jasa (UKPPBJ) dan panitia pelaksana kegiatan (PPK), pada proses pelaksanaan tender proyek yang sedang berlangsung saat ini bersumber dari dana alokasi khusus tahun anggaran 2021 lebih kurang sebesar Rp130 miliar.
Wakil Bupati Dairi, Jimmy Andrea Lukita Sihombing SH. RUDY SITANGGANG/SUMUT POS.
Hal itu ditegaskan Wabup, Jimmy AL Sihombing menjawab pertanyaan wartawan, terkait isu bahwa tender proyek DAK dilakukan Pemkab Dairi tahun 2021, hanya formalitas. Sebab, proyek yang ditenderkan itu diduga sudah dibagi-bagi atau sudah ada pemenang ditemui di ruang kerjanya, Senin (12/7).
Jimmy mengaku, ada mendengar dari lapangan maupun dari media terkait dugaan informasi tersebut. Jimmy mengungkapkan, jika benar ada dugaan persekongkolan jahat seperti itu, pihak aparat penegak hukum (APH) bisa masuk menyelidiki. Kita mendorong APH, segera melakukan penyelidikan jika ada dugaan kecurangan atau intervensi pihak lain dalam proses tender proyek DAK dimaksud, ucap Jimmy.
Wabup mengatakan, UKPPBJ harus bekerja sesuai undang-undang dan peraturan yang berlaku dalam proses lelang. Tidak boleh ada yang intervensi, terangnya. Ia mengatakan, akan melakukan monitoring dan pengawasan terhadap pelaksanaan proses tender yang sedang berlangsung saat ini maupun pada pelaksanaan pekerjaan nanti, sebutnya.
UKPPBJ harus bebas dari intervensi, sehingga proses berjalan benar, supaya yang menang yang punya kompetensi. Karena yang menang bukan berkompetensi, mutu pekerjaan akan buruk. Sehingga kita harapkan, penyedia barang jasa yang punya kompetensilah yang menjadi pemenang dalam setiap kegiatan / proyek milik Pemkab Dairi, tandasnya. (rud).
TEMUI: Balon Wakil Wali Kota Binjai H Rizky Yunanda Sitepu, saat menemui Ketua DPD Partai Golkar Kota Binjai, untuk menyerahkan berkas kepada Panitia Pemilihan di Gedung Sementara DPRD Binjai, Senin (12/7).TEDDY AKBARi/SUMUT POS.
BINJAI, SUMUTPOS.CO – Kota Binjai sebentar lagi akan memiliki Wakil Wali Kota. Panitia Pemilihan Bakal Calon Wakil Wali Kota Binjai, sudah menerima berkas 2 bakal calon (balon), yakni Rizky Yunanda Sitepu dan Hamdani Syahputra.
TEMUI: Balon Wakil Wali Kota Binjai H Rizky Yunanda Sitepu, saat menemui Ketua DPD Partai Golkar Kota Binjai, untuk menyerahkan berkas kepada Panitia Pemilihan di Gedung Sementara DPRD Binjai, Senin (12/7).TEDDY AKBARi/SUMUT POS.
Bahkan, keduanya yang menyerahkan berkas langsung ke Gedung Sementara DPRD Binjai di Jalan T Amir Hamzah, Kelurahan Nangka, Binjai Utara, Senin (12/7). Keduanya menyerahkan berkas melalui Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kota Binjai, H Noor Sri Syah Alam Putra.
Menurut Noor, kedatangan kedua balon Wakil Wali Kota Binjai itu, merupakan tindak lanjut penyerahan berkas yang telah ditetapkan oleh partai pengusung.
“Sudah lengkap berkas keduanya. Sudah dilaporkan ke DPRD. Jika tidak ada halangan, Senin (19/7) depan akan dilakukan paripurna penetapan calon,” ungkap Noor yang juga Ketua DPRD Binjai tersebut.
Pria yang karib disapa Haji Kires ini, menilai, kekosongan pendamping Wali Kota Binjai H Amir Hamzah, tidak sampai pada 2022. Pasca kepanitian menerima berkas, lanjutnya, mereka akan membaca dan mempelajari visi dan misi dari masing-masing balon. Setelahnya, panitia akan menetapkan mereka sebagai calon. Rencananya, DPRD Binjai akan menggelar pembacaan visi dan misi dari masing-masing calon Wakil Wali Kota Binjai pada pekan depan.
Noor juga menjelaskan, masyarakat Kota Binjai akan mengetahui sosok siapa orang yang akan mengisi kursi Wakil Wali Kota Binjai pada Juli 2021 ini.
“Bulan ini kami akan mengeluarkan rekomendasi, satu calon sudah muncul,” katanya.
Seperti diketahui, Rizky merupakan Anggota DPRD Sumut, dan anak dari mantan Bupati Kabupaten Langkat Ngogesa Sitepu. Sementara Hamdani, merupakan kerabat dekat dari Ketua Partai Golkar Sumut yang juga Wakil Gubernur Sumut, Musa Rajekshah. (ted/saz)
LANGKAT, SUMUTPOS.CO – Polsek Pangkalanbrandan, Kabupaten Langkat, mengamankan Budi (35), warga Klambir V Kota Medan. Budi ditangkap karena berpura-pura minta diantar, namun merampas sepeda motor korbannya, Honda Beat BK 2906 PBI, dan membawa lari menuju Besitang.
Hal itu disampaikan Kapolsek Pangkalanbrandan AKP P S Simbolon, melalui Kanit Reskrim Iptu Relapang Sitepu di Pangkalanbrandan, Minggu (11/7) lalu.
Relapang menjelaskan, korban Adinda Anggraini (19), warga Desa Securai Selatan, Kecamatan Babalan, sedang melintas di Jalan Sumatera, Kelurahan Brandan Timur Baru, Kecamatan Babalan, Sabtu (10/7), sekira pukul 13.00 WIB. Saat itu, korban dihentikan pelaku, yang minta diantar ke Jalan Sumatera, dan meminta agar pelaku yang membawa sepeda motornya.
Lalu sampai di Jalan Sumatera, pelaku menurunkan korban, dan membawa lari sepada motor tersebut.
Korban pun lalu datang melapor ke penjagaan Mapolsek Pangkalanbrandan untuk membuat pengaduan.
Kapolsek Pangkalanbandan AKP PS Simbolon, begitu menerima laporan pelaku menuju arah Besitang, lalu menelpon Kapolsek Besitang untuk menyetop dan mengamankan pelaku yang membawa sepeda motor Honda Beat BK 2905 PBI, bila melintas di depan Polsek Besitang.
Beberapa saat kemudian diinformasikan, Polsek Besitang sudah mengamankan pelaku dan barang bukti telah diamankan. Guna pemeriksaan lebih lanjut, kini pelaku diamankan di Polsek Pangkalanbrandan. (ant/saz)
PENYEKATAN: Pos penyekatan yang didirikan Sat Lantas Polres Binjai di pintu Tol Medan-Binjai.
BINJAI, SUMUTPOS.CO – Polres Binjai membangun 2 sekat di perbatasan. Ini dilakukan seiring ketetapan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut), yang menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro terhadap 12 daerah di Sumut, satu di antaranya Kota Binjai.
PENYEKATAN: Pos penyekatan yang didirikan Sat Lantas Polres Binjai di pintu Tol Medan-Binjai.
Terlebih lagi, Kota Binjai juga berbatasan dengan Kota Medan, yang saat ini sudah menerapkan PPKM Darurat. Adapun 2 pos penyekatan yang didirikan oleh Satuan Lalu Lintas Polres Binjai, yakni di Simpang Megawati, Jalan Lintas Medan-Binjai, dan Pintu Keluar Tol Medan-Binjai.
“Penyekatan dilakukan di akses masuk dan keluar dari Binjai,” ungkap Kepala Sat Lantas Polres Binjai AKP Djoko Lelono, Senin (12/9).
Sejauh ini, Djoko menjelaskan, pihaknya tengah melakukan sosialisasi sekaligus imbauan kepada masyarakat terkait PPKM Mikro. Setiap masyarakat yang keluar dan masuk Kota Binjai, akan diberitahukan mengenai pentingnya menerapkan protokol kesehatan (prokes).
“Hari ini (kemarin, red) dimulai. Kami mengimbau dan menyosialisaikan kepada penguna jalan mengenai PPKM Mikro,” imbuhnya.
Pos ini akan beroperasi sampai dengan 20 Juli 2021 mendatang. Menurut Djoko, dia belum dapat menjelaskan secara detil, apakah akan ada perpanjangan atau tidak.
“Sampai 20 Juli ini pos akan beroperasi,” tuturnya.
Saat ini, lanjutnya, belum ada perintah terkait dengan larangan masuk pengendara dari luar Kota Binjai.
“Kalau untuk itu (larangan masuk), kita belum ada. Hanya saja bersifat imbauan,” kata Djoko lagi.
Djoko juga mengatakan, nantinya petugas di 2 pos tersebut, akan memeriksa seluruh pengendara yang melintas. Setiap orang wajib menggunakan masker dalam perjalanan, dan tidak duduk berdempetan.
“Untuk pengendara yang datang dari Aceh, wajib menunjukan surat bebas Covid-19, jika mau masuk ke Binjai,” pungkasnya. (ted/saz)
MEDAN, SUMUTPOS.CO – Untuk terus menambah semangat dan inspirasi di masa-masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) darurat, pionir Online Travel Agent (OTA) di Indonesia, tiket com menggelar sebuah webinar interaktif seru untuk berdiskusi dan berbagi beberapa kiat perencanaan liburan di masa mendatang bagi keluarga.
Market Manager Attraction, tiket.com, Danny Wilson Peraji, mengatakan, perencanaan matang menjadi kunci lancarnya liburan keluarga. “Beberapa aspek yang perlu diperhatikan adalah durasi total liburan, karena hal tersebut menentukan durasi perjalanan, jadwal dan jenis transportasi ideal, akomodasi yang cocok, serta kegiatan dan aktivitas selama berlibur,” ujarnya dalam siaran pers yang diterima wartawan di Medan, Selasa (13/7).
Salah satu cara mudah merencanakan segala aktivitas dan kepentingan pendukung liburan adalah dengan memanfaatkan tiket TO DO – sebuah produk yang melengkapi ekosistem cerdas tiket.com sebagai OTA paling customer-centric, sehingga makin memperkaya pilihan produk unggulan bagi pengguna.
“Pada awal mulanya, tiket TO DO hanya melayani pemesanan tiket atraksi dan wahana. Tetapi, saat ini, tiket TO DO telah menaungi 10 kategori pelengkap perjalanan, dengan lebih dari 10.200 pilihan kegiatan online dan offline, 386 event yang tersebar di 62 negara. Khusus di Indonesia, tersedia lebih dari 2.000 pilihan kegiatan dan 380 event yang dapat dipilih sesuai keinginan hati orang tua dan anak-anak,” ungkapnya.
Danny merekomendasikan tiket TO DO sebagai sarana untuk mencari berbagai kategori atraksi yang sesuai dengan hobi yang tetap memenuhi rasa penasaran serta menambah pengetahuan anak-anak. “Menyusun rencana kegiatan liburan juga dapat melibatkan anak-anak, sehingga mereka dapat belajar manajemen waktu sedari muda. Tidak hanya itu saja, merencanakan liburan dapat membantu melepas rasa jenuh sejenak sehingga anak-anak kembali bersemangat karena ada reward liburan di depan mata yang akan mereka nikmati nantinya,” ucapnya.
Beberapa contoh atraksi edukatif dan menghibur di dalam jajaran kegiatan wisata yang dapat dipilih di tiket TO DO adalah seperti kunjungan ke Taman Safari Indonesia Bogor, Waterbom Bali, Dunia Fantasi Ancol, Amanzi Waterpark Palembang, dan masih banyak lagi. Lalu, kreativitas edukatif tidak berhenti di situ saja, pengalaman otentik edukatif juga bisa dikemas dengan kreatif, seperti Dokar Tour Experience Borobudur Magelang by Arowisata dimana anak-anak bisa belajar mengenai warisan budaya Candi Borobudur sembari naik delman.
Kemudian, anak-anak juga dapat belajar keanekaragaman budaya melalui kegiatan wisata kuliner, salah satu contoh kegiatannya seperti Education and Activity Tour by Pod Chocolate dan Cooking Class Balinese Menu di Bali, kemudian juga ada pengalaman Piknik di Dagi Abhinaya Borobudur.
Merencanakan liburan dengan buah hati memang perlu perhatian ekstra. Terutama merencanakan untuk traveling di masa mendatang. Kehadiran tiket TO DO bermanfaat bagi parents agar dapat mengambil alih peran dalam merancang kegiatan sesuai dengan keinginan seluruh anggota keluarga dalam satu aplikasi yang multi-produk. Mulai dari swab test, layanan pemesanan penyewaan mobil, pembelian tiket masuk ke berbagai destinasi wisata, hingga reservasi hotel atau akomodasi non-hotel. tiket.com menyederhanakan semua proses tersebut melalui tiket TO DO sehingga liburan ideal pun bisa terwujud,” tutup Danny.
Menanggapi diskusi perihal penyusunan rencana, seorang Travel Influencer yang juga adalah Founder Travel Sparks, Nila Tanzil, membagikan tips berdasarkan pengalaman pribadi. “Ketika liburan bersama anak-anak, kita perlu mempertimbangkan jumlah kegiatan per hari. Idealnya adalah 2 hingga 3 aktivitas, karena anak-anak butuh waktu lebih lama untuk menyesuaikan diri dengan sebuah destinasi. Jika terlalu banyak acara atau lokasi kunjungan, maka anak-anak akan gampang lelah dan rewel. Itulah sebabnya, merencanakan kegiatan bersama anak-anak harus lebih santai,” katanya.
Kemudian, menjawab pertanyaan dari salah satu peserta webinar, Nila membagikan protokol jalan-jalan yang dia patuhi, “Setelah PPKM Darurat selesai dan waktunya jalan-jalan tiba, beberapa kiat ini perlu dipatuhi adalah menjalankan protokol kesehatan disiplin, membawa masker ekstra dan cadangan, membawa tempat menyimpan masker wajah, siapkan hand sanitizer dan disinfectant spray untuk anak-anak, kemudian bisa juga membawa peralatan makan sendiri,” imbuhnya.
Ditambahkan Nila, tugas sebagai orang tua adalah mengarahkan anak agar menikmati proses belajar mereka, apapun pilihan gaya belajar anak. “Misalnya seperti anak saya yang seorang visual learner, pengalaman melihat langsung binatang di kebun binatang, yang tadinya hanya dia lihat di buku, akan berkesan di benak anak-anak, sehingga mereka lebih mudah dalam menyerap ilmu pengetahuan yang bermanfaat dan bernilai,” pungkasnya. (map)
BERSAMA: Kapolres Langkat AKBP Danu Pamungkas Totok, didampingi Asisten II Ekbang Pemkab Langkat H Hermansyah, diabadikan bersama sembari menunjukkan spanduk pembagian 5.000 masker.ILYAS EFFENDY/SUMUT POS.
LANGKAT, SUMUTPOS.CO – Polres Langkat membagikan 5.000 masker untuk masyarakat, pedagang, dan pengguna jalan di Simpang Bupati Stabat dan Pajak Baru Stabat, Jumat (9/7) lalu.
BERSAMA: Kapolres Langkat AKBP Danu Pamungkas Totok, didampingi Asisten II Ekbang Pemkab Langkat H Hermansyah, diabadikan bersama sembari menunjukkan spanduk pembagian 5.000 masker.ILYAS EFFENDY/SUMUT POS.
Pembagian langsung dipimpin Kapolres Langkat AKBP Danu Pamungkas Totok, didampingi Asisten II Ekbang Pemkab Langkat H Hermansyah, mewakili Bupati Langkat Terbit Rencana Perangin-angin.
Menurut Hermansyah, pembagian masker ini bertujuan untuk menghambat laju penyembaran Covid-19, khususnya di Kabupaten Langkat. Untuk itu, dia pun berharap, masker yang dibagikan tersebut dapat dipakai, demi membantu menerapkan protokol kesehatan (prokes) untuk menumbuhkan disiplin hidup sehat dalam prilaku keseharian.
“Ini merupakan upaya untuk mengedukasi masyarakat, agar tidak pernah bosan menerapkan prokes sebelum pandemi berakhir,” ungkap Hermansyah.
Ikut serta melakukan pembagian masker, Junio perwakilan Kajari Langkat, Danramil 07 Kapten Arh Irohman mewakili Dandim 0203/Lkt, Wakapolres Langkat AKBP Khairil Sani, Kabag Ops Polres Langkat Kompol M Arif Batubara, Ketua MUI Kabupaten Langkat H Zulkifli Ahmad Dian, Ketua Bhayangkari Kabupaten Langkat, dan lainnya. (yas/saz)
RAPAT: Sekda Kota Medan Wiriya Alrahman memimpin rapat koordinasi pengaktifan kembali Posko Covid-19 di Gedung Dharma Wanita Kota Medan, Senin (12/7).
MEDAN, SUMUTPOS.CO – POSKO Covid-19 akan kembali diaktifkan untuk gerak cepat dalam merespon masyarakat selama PPKM Darurat di Kota Medan, Posko Covid-19 ini akan melibatkan seluruh OPD agar proaktif dalam menindaklanjuti laporan masyarakat.
RAPAT: Sekda Kota Medan Wiriya Alrahman memimpin rapat koordinasi pengaktifan kembali Posko Covid-19 di Gedung Dharma Wanita Kota Medan, Senin (12/7).
Demikian disampaikan Sekda Wiriya Alrahman mewakili Wali Kota Medan, saat memimpin rapat koordinasi pengaktifan kembali Posko Covid-19 di Gedung Dharma Wanita Kota Medan, Senin (12/7). Dalam rapat yang diikuti Ketua MUI, Ketua FKUB dan Kakankemenag Medan serta Pimpinan OPD dan camat ini, juga dibahas tindak lanjut PPKM terhadap kegiatan ibadah salat Ied dan kurban pada Hari Raya Idul Adha 1442 Hijriah.
Dijelaskan Sekda, Selain Posko Covid-19 Kota Medan yang berada di Gedung Dharma Wanita ini, Posko Covid-19 Kecamatan juga akan lebih aktif untuk mensosialisasikan Surat Edaran Wali Kota Medan Nomor 4432/6134 tentang PPKM Darurat dan mengoptimalkan Posko Penanganan Covid-19 di tingkat Kelurahan untuk pengendalian penyebaran Covid-19 di Kota Medan mulai 12 Juli 2021.
“Mulai hari ini saya minta camat dan lurah maupun Kepling untuk mensosialisasikan Surat Edaran Wali Kota ini agar masyarakat Kota Medan lebih memahami PPKM Darurat. Untuk Posko Covid-19 Kota Medan atas arahan Wali Kota Medan agar diaktifkan lagi dengan menempatkan Personel dari OPD terkait yang berkompeten. Hal ini dilakukan untuk efektivitas Posko Covid-19. Selain itu Dinas Kominfo dan Prokopim juga lakukan sosialisasi kepada masyarakat melalui media” kata Wiriya.
Selanjutnya dia mengungkapkan, di masa PPKM Darurat, Pemko Medan juga akan memberikan bantuan untuk warga yang benar-benar terdampak dan tidak terdaftar dalam program PKH atau bantuan Pemerintah Pusat lainnya. Untuk itu diminta Dinas Sosial dan Camat memastikan masyarakat mana yang berhak menerima bantuan berupa sembako dari Pemko Medan.
“Sebelum diberikan bantuan, arahan Wali Kota Medan agar data masyarakat yang mendapatkan bantuan harus jelas dan benar-benar yang terdampak,” Jelas Sekda.
Kemudian Sekda juga meminta dalam penyekatan dan pengalihan arus lalu lintas selama PPKM Mikro, Dinas Perhubungan dan Dinas Kesehatan agar benar-benar mengecek masyarakat yang masuk ke kota Medan terutama para pekerja yang akan masuk ke kota Medan. Artinya setiap posko harus dilengkapi dengan Thermo Gun dan tenaga kesehatan untuk melakukan Swab Antigen. Selain Dinas Ketenagakerjaan, Dinas Perindustrian dan Perdagangan maupun Dinas Koperasi dan UMKM diminta untuk melakukan pemetaan mana perusahaan yang esensial, non esensial dan kritikal.
“PPKM Darurat berlaku mulai hari ini, namun tiga hari kedepan kita masih lakukan sosialisasi. Untuk itu kita sampaikan kepada masyarakat bahwa PPKM Darurat ini dilakukan untuk kebaikan kita bersama dana menekan penyebaran Virus Covid-19,” ungkapnya.
Terkait dengan ibadah Salat Ied dan penyembelihan hewan kurban, Sekda Kota Medan mengungkapkan, Pemko Medan pada dasarnya tidak melarang masyarakat untuk beribadah, namun dianjurkan untuk melakukan salat Ied di rumah masing-masing. Artinya, masjid tidak ditutup namun tidak diperkenankan untuk ibadah berjamaah. Selain itu, ibadah Salat Jumat dan Ibadah Minggu juga dianjurkan di rumah masing-masing selama PPKM Darurat.
“Untuk pelaksanaan pemotongan hewan kurban, diperbolehkan di masjid-masjid, namun pembagian daging kurban harus dilakukan secara door to door atau diantar langsung ke masyarakat yang melaksanakan kurban. Artinya masyarakat tidak ambil daging kurban langsung ke masjid, panitia yang akan antar daging ke rumah masyarakat. Untuk ini Lurah dan Kepling harus dapat mensosialisasikan hal ini kepada panitia kurban,” ungkap Sekda.
Diungkapkannya, dalam mensosialisasikan PPKM Darurat khususnya terkait pelaksanaan salat Idul Adha dan pemotongan hewan kurban kepada masyarakat, Pemko Medan berkolaborasi dan meminta saran dan dukungan dari MUI Kota Medan, FKUB dan Kakankemenag Medan. Diharapkan dukungan ini masyarakat kota Medan akan lebih mengerti dan mengikuti aturan yang telah ditetapkan dalam peraturan PPKM Darurat.
Sementara itu, Ketua Kakankemenag Medan Medan, Impun Siregar mengungkapkan, pihaknya siap mendukung dan melakukan sosialisasi kepada masyarakat terkait dengan PPKM Darurat di Kota Medan. Namun dirinya menyarankan kepada petugas dilapangan agar tetap Humanis dalam melakukan tugas.
Sedangkan Kepala BPBD Arjuna Sembiring mengungkapkan, dalam Posko Covid-19 ini nantinya setiap OPD dan Kecamatan memberikan nomor telepon yang aktif untuk lebih memudahkan komunikasi. Selain itu nantinya setiap hari pukul 16:00 di Posko Covid-19 akan ada press release untuk memberitahukan kepada masyarakat terkait aktifitas posko Covid-19.(map)