Home Blog Page 3347

Mulai Desember Kesawan Ditata, Desain Kembali ke Zaman Belanda

GEDUNG LONSUM: Bangunan bersejarah, Gedung Lonsum di kawasan Kesawan. Mulai Desember tahun ini kawasan Kesawan akan ditata dengan desain kembali ke zaman Belanda. istimewa/sumut pos.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Pemerintah Kota (Pemko) Medan memastikan akan memulai penataan kawasan Kota Lama Kesawan secara fisik pada tahun ini juga, tepatnya pada Desember 2021 mendatang. Langkah itu dilakukan sebagai bentuk keseriusan Pemko Medan dalam menata kawasan Heritage di Kota Medan.

GEDUNG LONSUM: Bangunan bersejarah, Gedung Lonsum di kawasan Kesawan. Mulai Desember tahun ini kawasan Kesawan akan ditata dengan desain kembali ke zaman Belanda. istimewa/sumut pos.

Selain itu, melalui revitalisasi yang akan dilakukan tersebut, Wali Kota Medan Bobby Nasution juga ingin mengembalikan kawasan Kesawan sebagai ruang pedestrian. Itu sebabnya, revitalisasi yang nantinya dilakukan akan diikuti dengan penataan jalan, arcade, hingga pembenahan kabel jaringan (ducting utility). Dengan demikan, akan membuat siapa saja, termasuk wisatawan yang melintasi kawasan tersebut merasa tenang dan nyaman.

Kepala Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Penataan Ruang (PKPPR) Kota Medan, Benny Iskandar ST MT mengatakan, Wali Kota Medan Bobby Nasution memang ingin mengembalikan kawasan Kesawan pada desainnya terdahulu di zaman Belanda, salah satunya memperhatikan fungsi pejalan kaki dengan membuat selasar-selasar atau arcade pertokoan di kawasan tersebut.

Sebab, kata Person In Charge (PIC) Kesawan City Walk (KCW) itu, kawasan Kota Lama Kesawan yang dipenuhi dengan bangunan tua bergaya campuran arsitektur Eropa, Melayu dan Cina serta kaya aka  nilai artistik dan sejarah tersebut akan dijadikan sebagai ikon baru bagi Kota Medan.

Daya tarik ini tentunya akan berdampak positif bagi para pelaku UMKM yang diberikan ruang oleh Bobby Nasution untuk memasarkan produknya di kawasan tersebut. Sebab melalui revitalisasi yang dilakukan, Bobby Nasution juga berkeinginan memberikan dan manfaat kepada masyarakat, terutama kepada para pelaku UMKM untuk terus berkembang. “Kita akan tata dulu arcade atau selasar yang berada di depan pertokoan yang ada di kawasan Kesawan,” ucap Benny.

Namun Benny mengungkapkan, tidak sedikit selasar ataupun arcade yang ditutup oleh para pemilik bangunan. Untuk itu, melalui revitalisasi yang dilakukan, Wali Kota Medan ingin mengembalikan fungsi pedestriannya, termasuk diikuti pembenahan kabel jaringan (ducting utility) serta alih fungsi drainase.

“Semua kabel jaringan yang ada di kawasan Kesawan akan kita upayakan masuk ke dalam tanah, dalam bentuk ducting. Rencananya, ducting utility serta alih fungsi drainase akan dilakukan bersamaan dengan penataan secara fisik kawasan Kesawan pada Desember 2021. Sekarang sedang dikaji tim dari Kementrian PUPR, kemungkinan September baru selesai,” ujarnya seraya menambahkan bahwa alih fungsi drainase, pengerjaan yang dilakukan hanya mengembalikan yang sesuai pada desain zaman Belanda.

Dalam rangka mendukung kelancaran revitalisasi kawasan Kesawan, Benny mengaku telah melakukan sosialisasi kepada warga sekitar, terutama pemilik bangunan tua sejak Mei 2021. Direncanakan pada awal Juli ini, Pemko Medan akan melakukan sosialisasi.

“Alhamdulillah sejauh ini masyarakat mendukung. Sebab mereka menginginkan melalui revitalisasi, kotanya menjadi lebih baik lagi. Sedangkan Lonsum (London Sumatera), sudah menyatakan langsung kepada Wali Kota untuk kesediaannya membuka arcade, tinggal kapan direalisasikan. Berhubung menyangkut keamanan, mereka nanti yang akan membukanya sendiri,” ungkapnya.

Ketika disinggung mengenai konsep pedestrian, Benny mengatakan pihaknya ingin mengembalikan seperti bentuk semula, yaitu dengan mengganti aspal di Jalan Ahmad Yani Medan saat ini menjadi batu alam seperti pola-pola jalan yang ada di Eropa. “Yang sudah dikerjakan seperti di kawasan Kota Lama Semarang dan Braga Bandung. Kemungkinan (pengerjaannya) juga mengarah ke kondisi itu,” jelasnya.

Khusus untuk arcade, kata Benny, dikarenakan material yang ada saat ini tidak seragam, maka pihaknya akan melakukan pergantian sehingga menjadi seragam secara menyeluruh. Selanjutnya mengenai parkir, Benny juga menambahkan Pemko Medan akan melakukan penataan. Untuk kawasan parkir, akan dipusatkan di Jalan Kereta Api.

“Untuk pastinya kita tunggu hasil focus group discussion (FGD). Sebab kita juga akan mendata berapa kendaraan masyarakat sekitar yang akan ditampung,” pungkasnya. (map/ila)

Pemko Medan Imbau Pelaku Usaha Restoran dan Cafe, Jangan Sediakan Mamin di Atas Pukul 20.00 WIB

BUBARKAN: Satgas Covid-19 Kota Medan saat membubarkan pengunjung di kafe Bandrek Sorbat, Sambel Pecak Mas Bray di Jalan Gatot Subroto dan beberapa kafe karena melanggar PPKM Mikro. Satgas Covid-19 mengimbau pelaku usaha restoran untuk taak menyediakan makanan dan minuman di atas pukul 20.00 WIB.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Pemko Medan mengimbau kepada para pelaku usaha restoran dan cafe untuk tidak lagi menyediakan layanan makan dan minum (mamin) di tempat di atas pukul 20.00 WIB.

BUBARKAN: Satgas Covid-19 Kota Medan saat membubarkan pengunjung di kafe Bandrek Sorbat, Sambel Pecak Mas Bray di Jalan Gatot Subroto dan beberapa kafe karena melanggar PPKM Mikro. Satgas Covid-19 mengimbau pelaku usaha restoran untuk taak menyediakan makanan dan minuman di atas pukul 20.00 WIB.

Hal tersebut bersarkan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan No 440/5352 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Berbasis Mikro dan Mengoptimalkan Posko Penanganan Covid-19 Ditingkat Kelurahan untuk Pengendalian Penyebaran Covid-19 di Kota Medan.

Imbauan tersebut disampaikan petugas gabungan dari Pemko Medan dibantu aparatur TNI dan Polri pada saat melakukan patroli PPKM Mikro di jalan Gatot Subroto, jalan Abadi dan Jalan Gagak Hitam, Jumat (25/6).

Dalam SE Wali Kota Medan tersebut salah satu point menyebutkan untuk layanan makan/minum ditempat pembatasan jam operasional sampai dengan pukul 20.00 WIB. Sedangkan untuk layanan pesan antar (take away) masih tetap diizinkan sampai batas jam operasional restoran ataupun cafe tersebut. Karena itulah petugas mengimbau kepada para pelaku usaha untuk mematuhi Surat Edaran yang telah dikeluarkan Pemko Medan.

Adapun sejumlah restoran dan cafe yang diimbau pada saat itu ialah Bandrek Sorbat dan Sambel Pecak Mas Bray yang berlokasi di Jalan Gatot Subroto. Selanjutnya Ring Road Point dan Samudrah Kuphi di Jalan Gagak Hitam, serta Lontong Malam Insomnia di Jalan Abadi.

Sementara itu, sebelum menggelar patroli seluruh petugas terlebih dahulu melakukan apel bersama di halaman depan Kantor Wali Kota Medan. Apel di pimpin langsung oleh Kepala Dinas P3A&PM, Khairunisa.

Dalam arahanya dirinya mengajak seluruh petugas untuk tetap semangat dan serius dalam menjalankan tugas patroli ini

“Laksanakan tugas ini dengan penuh semangat dan serius, karena ini merupakan tugas amal untuk mencegah penyebaran covid-19 di Kota Medan,” katanya. (rel/ila)

Wali Kota Tebingtinggi Sampaikan Pertanggungjawaban APBD

SERAHKAN : Wali Kota Tebingtinggi, Umar Zunaidi Hasibuan menyerahkan dokumen Ranperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah kepada Ketua DPRD Basyaruddin Nasution.

TEBINGTINGGI, SUMUTPOS.CO – Wali Kota Tebingtinggi Umar Zunaidi Hasibuan memaparkan realisasi pelaksanaan dana APBD tahun 2020 Tebingtinggi sebesar 650 miliar atau 95 persen.

SERAHKAN : Wali Kota Tebingtinggi, Umar Zunaidi Hasibuan menyerahkan dokumen Ranperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah kepada Ketua DPRD Basyaruddin Nasution.

Hal itu diungkapkan Umar Zunaidi dalam sidang paripurna DPRD dengan agenda Penyampaian Nota Pengantar Wali Kota Tebingtinggi terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Pemerintah Kota Tebingtinggi Tahun Anggaran 2020, di ruang sidang DPRD Jalan Sutomo Kota Tebingtinggi, Jumat (25/6).

Disebutkan Umar Zunaidi, pelaksanaan dana APBD tahun 2020 di antaranya pendapatan anggaran sebesar Rp694 miliar, dengan realisasi Rp659 miliar atau 95 persen.

“Sedangkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) ditargetkan sebesar Rp 110 miliar, terealisasi Rp 90 Miliar atau 82,11 persen dari target yang telah ditetapkan,” papar Umar.

Selain itu, Umar Zunaidi juga memaparkan 7 komponen yang tercatat dalam laporan keuangan Pemerintah Kota Tebingtinggi di antaranya laporan realisasi anggaran, laporan perubahan saldo anggaran lebih, neraca, laporan operasional, laporan arus kas, laporan perubahan ekuitas dan catatan atas laporan keuangan serta dilampiri dengan laporan keuangan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yaitu Perusahaan Daerah Air Minum Tirta Bulian Kota Tebingtinggi.

Di hadapan Ketua DPRD Basyaruddin Nasution dan Wakil Ketua Muhammad Azwar serta anggota DPRD lainnya, Umar Zunaidi Hasibuan menyampaikan 10 keberhasilan Pemko dalam pengelolaan keuangan daerah, 4 di antaranya Pemerintah Kota Tebingtinggi telah mendapat penghargaan atas keberhasilan menyusun dan menyajikan laporan keuangan tahun 2020 dengan capaian opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) yang ke-5 kali.

“Penghargaan Siddhakarya dari Provinsi Sumatera Utara, penghargaan atas penyelenggaraan Pemerintah Daerah dengan skor 3,1851 dan status kinerja sangat tinggi, penghargaan Kota Peduli Hak Azasi Manusia (HAM) dari Kemenkum Ham,” bilang Umar.

Rapat diakhiri dengan penyerahan dokumen Ranperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Pemerintah Kota Tebingtinggi Tahun Anggaran 2020, dari Wali Kota Tebingtinggi kepada Ketua DPRD. Tampak hadir Kajari Mustaqpirin, Kasat Intelkam AKP Sarifudin mewakili Kapolres, Danramil 13 Tebingtinggi Kapt Budiono mewakili Dandim 0204 DS, Hakim Pengadilan Negeri (PN) Muhammad Ikhsan mewakili Ketua PN, Asisten, Kepala OPD, Camat. (ian/han)

Terima Kunjungan Dua Menteri: Sergai Butuh Infrastruktur dan Sarana Transportasi

BERSAMA: Menteri BUMN Erick Thohir dan Menteri Perdagangan M Lutfi serta Wakil Gubernur Sumut Musa Rajekshah dan Bupati Sergai Darma Wijaya dalam kegiatan soft opening Taman Socfindo Conservation.sopian/sumut pos.

SEIRAMPAH, SUMUTPOS.CO – Bupati Serdang Bedagai (Sergai) Darma Wijaya menerima kunjungan kerja Menteri BUMN Erick Thohir dan Menteri Perdagangan M Lutfi serta Wakil Gubernur Sumut Musa Rajekshah dalam kegiatan soft opening Taman Socfindo Conservation di Desa Martebing Kecamatan Dolok Masihul Kabupaten Sergai, Jumat (25/6).

BERSAMA: Menteri BUMN Erick Thohir dan Menteri Perdagangan M Lutfi serta Wakil Gubernur Sumut Musa Rajekshah dan Bupati Sergai Darma Wijaya dalam kegiatan soft opening Taman Socfindo Conservation.sopian/sumut pos.

Darma Wijaya mengatakan, taman konservasi milik PT Socfindo Bangun Bandar ini merupakan bentuk inovasi pengembangan komoditas yang berbasis wisata alam di daerah. Selain pengembangan komoditas, katanya lagi, taman konservasi ini juga sebagai taman edukasi dan pemberdayaan masyarakat, khususnya yang tinggal di sekitar areal perkebunan PT Socfindo Bangun Bandar.

Lebih lanjut Darma mengatakan, dengan berdirinya taman tersebut, pengembangan usaha di bidang pertanian, baik tanaman pangan, hortikultura maupun perkebunan memiliki potensi yang cukup besar. Pasalnya, potensi tersebut didukung oleh areal yang memadai.

“Apabila sumber daya lahan atau taman konservasi ini terus dikelola dengan baik dan ditambah dengan masukan teknologi budidaya yang sempurna, maka pemerintah akan mampu meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat sekitar,” ucapnya.

Kembali Darma menambahkan, saat ini PT Socfindo adalah perusahaan perkebunan yang dianggap memiliki kreativitas dalam merancang pengembangan usaha. Hal ini ditunjukkan dari sisi pengembangan kawasan perkebunan yang kini terkoneksi dengan agroindustri, pengembangan komoditas perkebunan berbasis agrowisata ataupun pendekatan lain yang dapat memberikan nilai tambah perusahaan.

“Oleh karenanya, melalui soft opening taman konservasi, edukasi dan pemberdayaan masyarakat di Kebun Socfindo Bangun Bandar Dolok Masihul ini diharapkan mampu secara terus menerus mengembangkan inovasi usahanya demi mendongkrak kesejahteraan masyarakat,” ungkap Darma.

Darma juga berharap keberadaan taman tersebut mendapat dukungan oleh berbagai pihak, terutama terkait peningkatan infrastruktur seperti jalan dan sarana transportasi. Dalam kesempatan yang sama, Menteri BUMN Erick Thohir mengapresiasi keberadaan taman konservasi, edukasi dan pemberdayaan masyarakat milik PT Socfindo Bangun Bandar tersebut. Hal tersebut karena taman itu dinilai memiliki potensi besar dalam mengelola segala sumber daya yang ada.

“Saya yakin dari taman konservasi ini ke depannya memiliki komoditas unggulan yang bisa diekspor ke luar negeri,” katanya. Usai menandatangani prasasti taman konservasi, edukasi dan pemberdayaan masyarakat itu, Menteri BUMN bersama Menteri Perdagangan, Wagubsu dan Bupati Sergai berkesempatan untuk mengelilingi taman serta melihat-lihat berbagai hasil komoditas kearifan lokal masyarakat yang tinggal di sekitar areal perkebunan PT Socfindo Bangun Bandar. (ian)

Menteri BUMN & Mendag Kunjungi Madina, Salurkan Bantuan CSR ke Ponpes Musthafawiyah

BANTUAN: Menteri BUMN RI, Erick Thohir bersama Menteri Perdagangan (Mendag) RI Muhammad Luthfi didampingi Wagubsu Musa Rajekshah memberikan bantuan CSR senilai Rp500 juta kepada Pondok Pesantren Musthafawiyah, Purba Baru, Mandailing Natal, Sabtu (26/6).DISKOMINFO SUMUT/sumutpos.

MADINA, SUMUTPOS.CO – Menteri BUMN RI Erick Thohir bersama Menteri Perdagangan (Mendag) RI Muhammad Luthfi didampingi Wakil Gubernur (Wagub) Sumatera Utara (Sumut) Musa Rajekshah memberikan bantuan senilai Rp500 juta kepada Pondok Pesantren Musthafawiyah, Purba Baru, Mandailing Natal (Madina), Sabtu (26/6).

BANTUAN: Menteri BUMN RI, Erick Thohir bersama Menteri Perdagangan (Mendag) RI Muhammad Luthfi didampingi Wagubsu Musa Rajekshah memberikan bantuan CSR senilai Rp500 juta kepada Pondok Pesantren Musthafawiyah, Purba Baru, Mandailing Natal, Sabtu (26/6).DISKOMINFO SUMUT/sumutpos.

Penyerahan dana bantuan program tanggung jawab sosial (Corporate Social Responsibility/CSR) dari PTPN III dan PT Inalum tersebut diterima langsung oleh Pimpinan Pondok Pesantren Musthafawiyah Tuan Guru Bakri Musthafa Nasution.

Menteri BUMN Erick Thohir mengatakan, program bantuan CSR merupakan komitmen Kementerian BUMN untuk membantu masyarakat secara luas. Bahkan, saat ini Kementerian BUMN juga sudah merevisi kebijakan penyaluran CSR agar semakin berpihak kepada masyarakat. “Ada dua kebijakan CSR kita saat ini. Pertama bagaimana kita kembali merawat alam kita. Sehingga sangat besar CSR yang akan kita lakukan untuk merawat alam. Kedua, merawat manusianya, sehingga kita salurkan CSR untuk program pendidikan atau bantuan pendidikan. Insya Allah, kami yang hadir di sini ingin membantu dengan segala upaya,” ujar Erick.

Mendag Muhammad Luthfi mengatakan, tantangan umat ke depan merupakan tantangan yang luar biasa, generasi muda harus bisa berkompetisi di era 4.0. Oleh karena itu, merawat kekuatan ekonomi umat termasuk penyaluran CSR yang diberikan kepada Pondok Pesantren ini menjadi upaya untuk membangun santri-santri tangguh di masa yang akan datang.

Wagub Musa Rajekshah mengapresiasi kehadiran Menteri BUMN RI Erick Thohir dan Menteri Perdagangan RI Muhammad Luthfi yang hadir ke Rumah Pendiri Ponpes Musthafawiyah. “Kita apresiasi, Menteri BUMN RI Erick Thohir dan Mendag RI Muhammad Luthfi mau menyempatkan diri bersilaturahmi ke Rumah Ibunda Tuan Guru Bakri Musthafa Nasution, Hj Zahara Hanum Lubis,” ujar Wagub.

Mengenai bantuan CSR yang diberikan, Wagub menyampaikan apresiasinya dan berharap bantuan ini bisa semakin meningkatkan pendidikan di Pondok Pesantren Musthafawiyah Purba Baru, Madina. “Dengan bantuan dana ini, kita harapkan bisa membantu pembangunan di Ponpes dan meningkatkan pendidikan,” katanya.

Sementara itu, Pimpinan Ponpes Musthafawiyah Purba Baru Tuan Guru Bakri Musthafa Nasution menyambut baik kehadiran Menteri BUMN dan Mendag ke Pondok Pesantren Musthafawiyah. Dirinya mengucapkan terima kasih atas Bantuan Program Tanggung Jawab Sosial Perusahaan yang diserahkan oleh Menteri BUMN.

“Terima kasih atas bantuan CSR hari ini. Semoga Pak Erick Thohir bisa membawa BUMN di negeri semakin maju dan sukses, dan semoga Mendag bisa tingkatkan sektor perdaganagn di Indonesia, serta keduanya dianugeragi Allah SWT kesehatan dan kekuatan agar dapat melaksanakan tugas negara,” ujar Tuan Guru Bakri.

Tuan Guru Bakri dalam kesempatan itu menjelaskan, saat ini jumlah santri Ponpes Musthafawiyah berjumlah 11 ribu orang dari pendidikan Madrasah Tsanawiyah dan Aliyah setara SMP dan SMA. Adapun jumlah kelas sebanyak 110 pagi dan sore. Sumber dana Ponpes berasal dari uang SPP santri Rp75.000 per bulan untuk anak pertama dan Rp50.000 untuk anak kedua, sementara untuk anak guru, anak yatim dan mualaf diberikan biaya pendidikan gratis.

Lebih lanjut, dikatakannya, Ponpes Musthafawiyah juga sedang membangun asrama putra. Presiden RI Joko Widodo juga sempat berkunjung melihat Ponpes dan meninjau pembangunan. Namun pembangunan sempat tertunda dikarenakan terjadinya peristiwa kebakaran. “Kalau pembangunan sudah siap, Bapak Presiden Jokowi akan meresmikan gedung asrama santri di Musthafawiyah,” kata Tuan Guru Bakri.

Hadir dalam pemberian bantuan tersebut di antaranya Wakil Ketua DPRD Sumut Harun Musthafa Nasution, Dirut PTPN 3 Abdul Ghani, Direktur Pelaksanan PT Inalum, Direktur Pelaksana PTPN I, Senior Executive Vice President PTPN II,III, dan IV.

Menteri BUMN RI Erick Thohir bersama Mendag RI Muhammad Luthfi sebelumnya tiba di Madina dengan menunpang heli dari Bandara Pinangsori dan mendarat di Kompi Senapan B Yonif 123 Rajawali, Penyabungan sekitar 12.30 WIB. Rombongan kemudian melanjutkan perjalanan ziarah ke makam Tuan Guru Syekh Musthafa Husein Nasution Pendiri Ponpes Mustafawiyah Purba Baru dan makan siang bersama dengan hidangan menu khas Madina.(prn)

Deteksi Dini Gangguan Kamtib di Lapas Binjai, Petugas Geledah Kamar Warga Binaan

GELEDAH: Kepala KPLP Binjai, Rinaldo Tarigan (dua dari kanan) saat melakukan penyisiran ke blok atau hunian wargabinaan.TEDDY AKBARI/SUMUT POS.

BINJAI, SUMUTPOS.CO – Anggota jajaran Kesatuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan Kelas II A Binjai melakukan razia mendadak kamar wargabinaan, Sabtu (26/6). Ini dilakukan dalam rangka deteksi dini dan mendukung P4GN.

GELEDAH: Kepala KPLP Binjai, Rinaldo Tarigan (dua dari kanan) saat melakukan penyisiran ke blok atau hunian wargabinaan.TEDDY AKBARI/SUMUT POS.

“Kita juga sudah melakukan tindaklanjut terkait hasil deteksi dini gangguan kamtib seperti melakukan penyitaan benda-benda yang tidak sesuai dengan Permenkumham Nomor 6 Tahun 2013 Tentang Tata Tertib Lapas dan Rutan. Hasil temuan dikumpulkan, dicatat, dan dilaporkan untuk dilakukan pemusnahan,” kata Kepala KPLP Binjai, Rinaldo Tarigan, Minggu (27/6).

Adapun hasil razia mendadak ini ditemukan charger hp, Hp, handsfree dan mancis. Dia menambahkan, razia dilakukan sebagai bentuk percepatan terkait pengarahan Direktur Jenderal Pemasyarakatan dalam Penanganan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) di Lapas maupun Rutan.

“Pada giat penggeledahan kemarin, kami melakukan penyisiran pada sel hunian meliputi sel admisi dan orientasi (mapenaling). Baik pada Blok A dan B. Sementara narkoba tidak ada ditemukan,” jelasnya.

Dia menambahkan, jajaran pengamanan rutin melakukan razia penggeledahan pada kamar hunian dan kontrol keliling kondisi fisik bangunan. Baik dinding kamar, teralis besi hingga branggang setiap blok.

“Pelaksanaan razia kamar hunian pun berjalan tertib tanpa menimbulkan gejolak dari wargabinaan pemasyarakatan,” pungkasnya. (ted)

Tiorita Jadi Ketua YKI Langkat

DILANTIK:Tiorita Terbit Rencana PA beserta Pengurus YKI Langkat dilantik oleh Ketua YKI Sumut, di ruang LCC Kantor Bupati Langkat. ILYAS EFFENDY/ SUMUT POS.

LANGKAT, SUMUTPOS.CO – Ketua TP PKK Langkat, Tiorita Terbit Rencana dilantik sebagai Ketua PC Yayasan Kanker Indonesia (YKI) Kabupaten Langkat masa bakti 2021-2025, secara virtual dari Ruang LCC Kantor Bupati Langkat, Stabat, Jumat (25/6) Pelantikan ini langsung dilakukan Ketua YKI Cabang Sumatra Utara, Nawal Edi Ramayadi, secara serantak di Kabupaten/Kota se-Sumatera Utara.

DILANTIK:Tiorita Terbit Rencana PA beserta Pengurus YKI Langkat dilantik oleh Ketua YKI Sumut, di ruang LCC Kantor Bupati Langkat. ILYAS EFFENDY/ SUMUT POS.

Usai dilantik, Tiorita mengucapkan terimakasih atas kepercayaan yang diberikan. Serta mengaku siap melaksanakan program kerja YKI dengan maksimal.

“Salah satu program itu, banyak memberikan sosialisasi dan edukasi tentang cara deteksi dini pencegahan penyakit kangker yang berkembang di masyarakat,” katanya.

Ny. Nawal berharap para pengurus cabang (PC) YKI yang telah dilantik, agar mampu memfasilitasi masyarakat dalam pencegahan dan mengatasi kanker di daerah masing-masing. “Saya harap semuanya tekun untuk menjalankan program YKI di Kabupaten/Kota masing-masing,”harapnya.

Diketahui susunan kepengurusan YKI Kabupaten Langkat, Ketua Triorita Terbit Rencana, Sekertaris Endang Setia Fatma Nurtini, Wakil Sekertaris Arlina Prihesti, dan Bendahara Suryawati.(yas)

Lomba Desa dan Kelurahan Terbaik Tingkat Sumut: Kelurahan Sei Bilah dan Desa Aman Damai Maju ke Final

BERSAMA: Lurah Sei Bilah bersama produk unggulanya.ILYAS EFFENDY/ SUMUT POs.

LANGKAT, SUMUTPOS.CO – Kelurahan Sei Bilah Kecamatan Sei Lepan dan Desa Aman Damai Kecamatan Sirapit perwakilan Kabupaten Langkat, maju ke babak final lomba Desa dan Kelurahan terbaik tingkat Provinsi Sumatera Utara yang digelar di Hotel Prime Plaza Kualanamu, Deliserdang, Selasa(22/6).

BERSAMA: Lurah Sei Bilah bersama produk unggulanya.ILYAS EFFENDY/ SUMUT POs.

Acara penilaian yang dibuka langsung Ketua TP PKK Sumut, Ny. Nawal Edi Rahmayadi ini. Kelurahan Sei Bilah mendapatkan nomer urut 7, sedang Desa Aman Damai dapat nomer urut 9 untuk memaparkan ekspos wilayahnya.

Ekspos yang disampaikan Desa Aman Damai, menyampaikan potensi dan inovasi yang dibuat, yakni TTG dan E-Govermen pada pelayanan. Sedangkan Kelurahan Sei Bilah menyampaikan potensi dan inovasi Program Kotaku. Stabilitas keamanan dan ketertiban yang ditandai dengan berkurangnya konflik di antara masyarakat, serta berkurangnya tindak kejahatan.

Kadis PMD Langkat, Sutriswanto mengatakan, pihaknya sudah membina dan membantu dengan maksimal pada semua persiapan desa. Serta berusaha melakukan yang terbaik pada Lomba Desa dan Kelurahan Terbaik Tingkat Sumut. “Biar tim penilai yang menentukan. Semoga Desa Aman Damai dan Kelurahan Sei Bilah mampu membawa nama Langkat mewakili Sumatera Utara ke ajang lomba desa tingkat regional,”

Sutriswanto.

Sementara Camat Sirapit, Endamia, mengatakan Desa Aman Damai sudah melakukan persiapan matang, dalam menghadapi penilaian lomba tersebut. Pada ekspos yang ditampilkan, baik potensi maupun inovasinya sudah layak dan bisa membawa nama besar Sumut sebagai desa terbaik.

“Kita sudah melaksanakan semua ini maksimal mungkin, Insya Allah usaha kita diridhoi Allah dan bisa membawa nama Langkat berkumandang di Sumut,”timpal Camat Sei Lepan, Ikbal.

Turut hadir dalam acara tersebut, Kabid Potensi Desa Dinas PMD, Kasubag Tapem, Kades Aman Damai dan Lurah Sei Bilah. (yas)

Amir akan Tata Tugu Binjai

CEK: Wali Kota Binjai, H Amir Hamzah didampingi Pj Sekda, Irwansyah Nasution mengecek kondisi ruas jalan di seputaran bundaran tugu.TEDDY AKBARI/SUMUT POS.

BINJAI, SUMUTPOS.CO – Pemerintah Kota Binjai berencana akan melakukan pelebaran ruas jalan di seputaran tugu. Itu diketahui saat Wali Kota Binjai, H Amir Hamzah saat meninjau Bundaran Tugu, Sabtu (26/6).

CEK: Wali Kota Binjai, H Amir Hamzah didampingi Pj Sekda, Irwansyah Nasution mengecek kondisi ruas jalan di seputaran bundaran tugu.TEDDY AKBARI/SUMUT POS.

“Banyak harapan dan tujuan saya untuk memajukan kota ini,” kata Amir.

Kedatangan dia dalam rangka melihat langsung situasi dan kondisi ruas jalan dan lingkungan di kawasan Bundaran Tugu Kota Binjai. Amir merasa kesal melihat banyaknya billboard yang tak tertata mengelililing Bundaran Tugu.

Karenanya, dia akan menatanya demi memperindah kota yang dikenal sebagai kota rambutan. “Insya Allah dengan niat dan kerja yang ikhlas, kita bisa mewujdkannya,” kata Amir.

Begitu juga dengan billboard yang terpasang, akan ditata. “Besar harapan saya memajukan kota ini. Saya harap kerja sama ini semakin kompak demi kota yang kita cintai ini,” pungkasnya. (ted)

HUT ke-75 Bhayangkara, Polres-INTI Labuhanbatu Gelar Baksos, Salurkan Alat Bantu Korban Laka dan Sunat Massal

LABUHANBATU, SUMUTPOS.CO – Pengurus Perhimpunan Indonesia Tionghoa (PC INTI) Labuhanbatu, Yayasan Sosial Budi Agung Rantauprapat dan Lions Club D307A2 Indonesia bekerjasama dengan Markas Polisi Resor (Mapolres) Labuhanbatu menyerahkan puluhan alat bantu bagi korban kecelakaan serta sunat massal, Sabtu (26/6).

Kapolres Labuhanbatu, PC INTI, Yayasan Sosial Budi Agung Rantauprapat foto bersama dengan penerima kursi roda tongkat. (fajar).

Bakti sosial (Baksos) itu bahagian dari rangkaian penyambutan HUT ke-75 Bhayangkara tahun 2021. Penyerahan 30-an alat bantu berupa 15 kursi roda dan 15 tongkat serta 60 anak disunat massal yang digelar di sejumlah ruangan di Mapolres setempat jalan MH Thamrin Rantauprapat.

Kapolres Labuhanbatu, AKBP Deni Kurniawan di sela penyerahan mengucapkan terima kasih kepada PC INTI, Yayasan Sosial Budi Agung maupun Lions Club’ atas partisipasinya dalam keikutsertaan penyambutan HUT ke-75 Bhayangkara.

Alat bantu korban lakalantas sekaligus pemberian tali asih, ujarnya, merupakan bentuk kepedulian pada korban kecelakaan lalulintas sekaligus wujud sinergitas kemitraan pihak Polres Labuhanbatu dengan berbagai komunitas dan organisasi.

“Semoga ini menjadi amal ibadah buat kita semua, kita berharap sinergitas ini terus terjalin. Kolaborasi ini sangat positif dan terima kasih karena telah berbagi terhadap warga yang mengalami musibah,” ujar AKBP Deni Kurniawan.

Dilanjutkannya, berbagai kegiatan bakti sosial menyambut HUT Bhayangkara tersebut, telah dilakukan kedua kalinya sejak dia memimpin di wilayah hukum Polres Labuhanbatu itu.

Sementara, Ketua PC INTI Labuhanbatu, DR HC Sujian/Acan didampingi Ketua Harian Yayasan Sosial Budi Agung Rantauprapat, Ir Johny SE DipCim dan anggota Aguan serta Presiden LC D307A2 Indonesia, Dipo mengutarakan, pihaknya menyambut baik kegiatan sosial yang dilaksanakan dalam rangka HUT Bhayangkara itu.

Sesuai tema HUT Bhayangkara yaitu, transformasi Polri yang presisi mendukung percepatan penanganan Covid-19 untuk masyarakat sehat dan pemulihan ekonomi nasional menuju Indonesia maju.

Pihaknya, ujar Acan siap bersinergi dengan Polres Labuhanbatu maupun elemen lainnya. Dengan digelarnya berbagai kegiatan sosial oleh Polri, mereka berharap hubungan baik dengan masyarakat maupun Kamtibmas tetap terjaga.

“Semoga kedepannya Polri semakin baik dan kita siap mendukungnya. Apa yang kami berikan merupakan bentuk perduli sekaligus menjaga kekondusifan,” papar Acan.

Mewakili penerima bantuan kursi roda dan tongkat, Yetno mengutarakan, semoga apa yang mereka terima menjadi amal jariah dan kesuksesan kepada Polres maupun pemberi sekaligus tetap dilakukan hingga pada tahun-tahun kedepannya. (fdh)