JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Pemerintah kembali membuka pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) pada 2021. Pendaftaran akan dibuka mulai 31 Mei hingga 21 Juni.
Ilustrasi
Pemerintah pun memberikan sejumlah syarat dan ketentuan bagi masyarakat yang ingin mendaftar sebagaimana telah diatur oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB).
“Sahabat Muda, pembukaan pendaftaran CPNS dan CPPPK 2021 semakin dekat. Sudahkah kalian mempersiapkan diri? Berikut admin rangkum formasi terbanyak CPNS dan CPPPK 2021. Untuk formasi lainnya silakan ditunggu di laman resmi instansi maupun SSCASN ya,” bunyi keterangan Kemenpan-RB dalam akun Instagram @kemenpanrb sebagaimana dikutip Senin (17/5).
Menpan-RB Tjahjo Kumolo sendiri pernah menyampaikan bahwa pemerintah tahun ini akan membuka 105.777 formasi dari 189.102 yang dibutuhkan.
Dari jumlah formasi yang dibuka, sebanyak 84.282 dibuka untuk CPNS dan 84.282 untuk PPPK Non-Guru. “Pendaftaran dilakukan pada bulan Mei 2021 hingga bulan Juni 2021,” ujar Tjahjo dalam jumlah pers daring di YouTube Kemenpan-RB, Jumat (9/4).
Dia mengatakan pendaftaran CPNS dan PPPK Non Guru dilakukan melalui Sistem Seleksi Calon ASN (SSCASN) Badan Kepegawaian Negara (BKN).
Sementara itu, berkas yang harus disiapkan bagi calon pendaftar yakni pas foto, kartu tanda penduduk (KTP), kartu keluarga (KK), ijazah, dan persyaratan lain yang akan diatur kemudian.
Berdasarkan informasi yang disampaikan Kemenpan-RB formasi yang banyak dibuka untuk CPNS di instansi pusat adalah penjaga tahanan, analisis perkara peradilan, pemeriksa, analis hukum pertanahan, serta perawat.
Untuk tingkat provinsi, formasi CPNS 2021 dibagi menjadi dua kategori yakni tenaga kesehatan dan tenaga teknis.
Tenaga kesehatan yaitu perawat, dokter, asisten apoteker, perekam medis, dan bidan. Sedangkan tenaga teknis yakni polisi kehutanan, pengelola keuangan, pranata komputer, pengelola perpustakaan, dan penyuluh pertanian.
Kemudian di tingkat kabupaten atau kota juga dibagi menjadi dua kategori kesehatan dan teknis.
Tenaga kesehatan meliputi perawat, bidan, dokter, apoteker, serta pranata laboratorium kesehatan. Sedangkan tenaga teknis meliputi auditor, penyuluh pertanian, pengelola keuangan, pengelola pengadaan barang atau jasa, serta polisi pamong praja.
Kemenpan RB juga merilis beberapa formasi terbanyak yang dibuka untuk calon pegawai PPPK. Di instansi pusat formasi yang akan banyak dibuka adalah sebagai berikut penyuluh KB, penyuluh perikanan, penyuluh kehutanan, perawat, dan perencana
Untuk institusi daerah di tingkat provinsi, formasi CPPPK dibagi dalam tiga kategori. Mulai dari tenaga guru, kesehatan, dan teknis.
Untuk tenaga guru meliputi Guru BK, Guru TIK, Guru Matematika, Guru Penjaskes, dan Guru Seni Budaya. Kemudian tenaga kesehatan meliputi perawat, asisten apoteker, pranata laboratorium kesehatan, apoteker, dan bidan. Lalu tenaga teknis meliputi pranata komputer, teknik jalan dan jembatan, infrastruktur pengelola pengadaan barang dan jasa, serta penyuluh kehutanan.
Berikutnya, di institusi tingkat kabupaten/kota, formasi juga dibagi dalam tiga kategori.
Untuk tenaga guru meliputi guru kelas Guru Penjaskes, Guru BK, Guru TIK, Guru Agama Islam. Kemudian tenaga kesehatan meliputi perawat, asisten apoteker, pranata laboratorium kesehatan, perekam medis, dan bidan. Sementara tenaga teknis meliputi penyuluh pertanian, arsiparis, pranata komputer, pengelolaan barang dan jasa, serta pamong belajar. (cnn)
KM KELUD: Kemarin, KMP Kelud tiba dari Batam di Pelabuhan Belawan, dengan hanya membawa 4 penumpang. Hari ini, KMP Kelud kembali beroperasi normal.fachril/sumut pos.
BELAWAN, SUMUTPOS.CO – Dilarang membawa penumpang selama larangan mudik Idul Fitri 2021, Kapal Motor Penumpang (KMP) Kelud Senin (17/5) kemarin pukul 11.00 WIB, tiba di Terminal Bandar Deli, Pelabuhan Belawan, Kota Medan, dengan hanya membawa sebanyak 4 penumpang dan logistik dari Batam.
KM KELUD: Kemarin, KMP Kelud tiba dari Batam di Pelabuhan Belawan, dengan hanya membawa 4 penumpang. Hari ini, KMP Kelud kembali beroperasi normal.fachril/sumut pos.
“Empat penumpang yang diangkut dengan KM Kelud merupakan penumpang satu keluarga, yang sedang pindah tugas dinas ke Medan,” kata Kepala Cabang PT Pelni Medan, Agus Nugroho, kemarinn
Ia mengatakan, selama libur Idul Fitri, KMP Kelud tetap beroperasi membawa logistik tanpa membawa penumpang yang akan melakukan mudik. Namun pihaknya memperbolehkan penumpang menggunakan KMP Kelud selama libur lebaran, apabila tujuannya dinas dan keperluan sakit atau duka cita.
“Hari ini, kapal kita dari Batam membawa 4 penumpang satu keluarga tujuan pindah dinas di Medan. Mereka diberangkatkan dari Batam ke Belawan setelah memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan,” katanya didampingi Kasi Operasionalnya, Harpin Simamora.
Operasional KMP Kelud akan kembali normal pada Selasa (18/5) hari ini, dengan membawa penumpang dari Belawan menuju Batam. Adapun larangan membawa penumpang mudik selama lebaran Idul Fitri telah habis per 17 Mei 2021.
“Rencananya, besok (hari ini, Red), kita sudah membawa penumpang seperti biasa. Data yang kita terima, ada sekitar 200-an calon penumpang yang akan berangkat dari Belawan ke Batam,” jelasnya.
Kemarin, KMP Kelud yang hanya membawa 4 penumpang itu, melakukan bongkar muat logistik di Terminal Bandar Deli Pelabuhan Belawan. (fac)
MEDAN, SUMUTPOS.CO – Rumah Sakit Umum Pusat Haji Adam Malik (RSUP HAM) merawat satu jenazah pasien tanpa identitas akhirnya meninggal. Hingga saat ini, pasien berjenis kelamin perempuan yang diperkirakan berusia 53 tahun tersebut masih berada di ruangan Instalasi Forensik dan Pemulasaran Jenazah RSUP HAM.
Jenazah-Ilustrasi
Kasubbag Humas RSUP HAM Rosario Dorothy Simanjuntak (Rosa) mengatakan, berdasarkan data pendaftaran, pasien diketahui bernama Sari. Pasien perempuan ini masuk melalui IGD pada 12 Mei yang diantar oleh teman kosnya. “Belum ada satu pun pihak keluarga yang menjemput atau menghubungi untuk mengurus jenazah tersebut agar bisa segera dikebumikan. Namun, kami tetap merawat pasien ini walaupun tanpa keluarga dan tidak punya berkas jaminan pelayanan,” kata Rosa, Senin (17/5). Dijelaskan Rosa, saat diantarkan ternyata pasien mengalami penurunan kesadaran. Karena itu, petugas IGD langsung melakukan upaya tindakan medis. Kemudian, pasien sempat dirawat di Ruang Isolasi Tekanan Negatif (RITN) karena diduga terinfeksi virus Covid-19 berdasarkan hasil foto toraks.
“Pasien ini juga sempat dipindahkan ke Ruang ICU Dewasa setelah hasil swab PCR negatif dua kali berturut-turut. Namun, karena kondisi kesehatannya terus menurun, dokter tidak bisa lagi menyelamatkannya,” terang Rosa. Dia menyebutkan, pasien tersebut meninggal di Ruang ICU Dewasa pada 16 Mei 2021 sekitar pukul 16.10 WIB. Sampai sekarang, jenazah masih disimpan di lemari pendingin Instalasi Forensik dan Pemulasaran Jenazah.
“Melalui pemberitaan di media, kami berharap ada pihak keluarga atau masyarakat yang mengenal pasien tersebut untuk segera mengurus pemakamannya. Bagi pihak keluarga dapat menghubungi nomor telepon 061-8364581 ext 164, atau datang langsung ke lokasi rumah sakit,” pungkasnya. (ris/azw)
SIDANG: H Habib Nasution terdakwa penyerobot tanah, menjalani sidang putusan di PN Medan, Senin (17/5).agusman/sumut pos.
MEDAN, SUMUTPOS.CO – Majelis hakim diketuai M Ali Tarigan menghukum H Habib Nasution (81) dengan pidana selama 1 bulan. Warga Komplek Taman Setiabudi Indah, Medan Selayang ini terbukti bersalah melakukan penyerobotan tanah milik orang lain, dalam sidang di Ruang Cakra 3 Pengadilan Negeri (PN) Medan, Senin (17/5). Dalam amar putusannya, terdakwa Habib telah memenuhi unsur bersalah sebagaimana dalam Pasal 385 ayat (1) KUHPidana.
SIDANG: H Habib Nasution terdakwa penyerobot tanah, menjalani sidang putusan di PN Medan, Senin (17/5).agusman/sumut pos.
“Yakni, dengan maksud menguntungkan diri sendiri atau orang lain secara melawan hukum menjual, menukarkan atau membebani dengan credietverband sesuatu hak tanah yang belum bersertifikat, sesuatu gedung, bangunan, penanaman atau pembenihan diatas tanah yang belum bersertifikat, padahal diketahui bahwa yang mempunyai atau turut mempunyai hak diatasnya adalah orang lain,” ujar Ali Tarigan.
“Menjatuhkan terdakwa H Habib Nasution oleh karena itu dengan pidana penjara selama 1 bulan, dikurangi selama terdakwa berada dalam tahanan,” tegasnya.
Atas putusan tersebut, terdakwa maupun JPU Novalita kompak menyatakan pikir-pikir. Vonis tersebut lebih ringan dari tuntutan JPU, yang semula menuntut terdakwa selama 2 bulan penjara.
Mengutip surat dakwaa, terdakwa H Habib Nasution dan saksi korban DR TA King Ho saling mengenal. Terdakwa merupakan anak kandung dari almarhumah Sapinah sedangkan saksi korban merupakan anak kandung dari Almarhum TA Sing Heng yang mana terdakwa adalah ahli waris dari Almarhumah Sapinah dan saksi korban adalah ahli waris dari Alm TA Sing Heng.
“Almarumah Sapinah dan almarhum TA Sing Heng merupakan pemilik 1 unit ruko yang terletak di Jalan Mesjid No 43 Medan, Kelurahan Kesawan Kecamatan Medan Barat, sesuai dengan alas hak berupa surat Grant C No 142,” ujarnya JPU.
Lebih lanjut, ruko tersebut disewakan kepada alm Tiang Siang Ming sejak tahun 1992. Setelah alm Tiang Siang Ming meninggal dunia, maka sejak bulan Maret 1996 pembayaran sewa ruko dilakukan oleh anak kandungnya yaitu saksi Ting Lie Hong (dilakukan penuntutan secara terpisah), dan uang pembayaran ruko diserahkan oleh alm Tiang Sing Ming semasa hidupnya kepada saksi korban.
Begitu pula saksi Ting Lie Hong setelah ayahnya meninggal dunia juga melakukan pembayaran sewa ruko kepada saksi korban.
Selanjutnya, pada tahun 2016 saksi Ting Lie Hong tidak lagi membayar sewa ruko kepada saksi korban, karena terdakwa sudah menjual 1 unit ruko yang terletak di Jalan Mesjid No 43 Medan Kelurahan Kesawan Kecamatan Medan Barat Kota Medan kepada saksi Ting Lie Hong seharga Rp200 juta, sesuai Akte Pemindahan dan Pelepasan Hak No 06 tanggal 07 Juli 2014 yang dibuat di kantor Notaris Rohmawaty S Saragih SH.
Kemudian, lanjutnya, saksi korban yang mengetahui bahwa terdakwa sudah menjual ruko tersebut kepada saksi Ting Lie Hong tanpa sepengetahuan dan seijin dari saksi korban. Padahal terdakwa mengetahui, bahwa yang berhak atas kepemilikan ruko tersebut, bukan hanya terdakwa dan ahli waris Alm Sapinah saja, melainkan juga saksi korban dan ahli waris Alm TA Sing Heng.
Kemudian saksi korban yang mengetahui hal itu lalu menemui terdakwa dan mengatakan kepada saksi korban untuk pergi ke Notaris Rohmawaty Saragih di Jalan Perdana Medan.
Pada tanggal 16 Oktober 2017 Notaris Rohmawaty memperlihatkan focotopy Akta Pemindahan dan Pelepasan Hak Nomor 06 tanggal 7 Juli 2014. Disebutkan dalam akte tersebut, bahwa pemegang hak atas tanah dan bangunan ruko tersebut, milik Almh Sapinah. Serta tanah dan bangunan yang dimaksudkan dalam Grant C yang telah hilang tercecer sebagaimana yang dimaksudkan dalam berita tercecer. Bahwa akibat perbuatan terdakwa maka saksi korban mengalami kerugian kurang lebih sebesar Rp1.615.000.000. (man/azw)
KETERANGAN: Kasat Narkoba AKP Rissad Manalu memberi keterangan pers terkait jaringan narkoba Rutan Humbahas, di Mapolres Humbahas, Senin (17/5) . gamael/sumut pos.
HUMBAHAS, SUMUTPOS.CO – Satuan Reserse Narkoba Polres Humbang Hasundutan, mengungkap jaringan narkoba yang dikendalikan dari dalam Rutan Kelas II b Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas). Tersangkanya, Mikael Agustinus Marbun (52) warga Pahieme Kecamatan Sorkam Barat Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) yang mengendalikan peredaran sabu dari balik jeruji itu dengan bantuan dua kroni, Gulman Simamora (52) dan Alexander Tanto Pakpahaan (37).
KETERANGAN: Kasat Narkoba AKP Rissad Manalu memberi keterangan pers terkait jaringan narkoba Rutan Humbahas, di Mapolres Humbahas, Senin (17/5) . gamael/sumut pos.
Kapolres Humbang Hasundutan AKBP Ronny Nicolas Sidabutar melalui Kepala Satuan Narkoba AKP Rissad Manalu mengungkapkan, awalnya pihaknya meringkus dua kroninya yang hendak menjual sabu ke daerah Humbahas.
“Anggota sudah lama melakukan penyelidikan dengan melakukan penyamaran sebagai pembeli terhadap kedua kroninya itu. Dan, akhirnya ini yang ketiga kalinya dari penyelidikan mereka berhasil ditangkap di Dusun II Arbaan Desa Aek Godang Arbaan Desa Onan Ganjang Kecamatan Humbang Hasundutan belum lama ini. Dan kita menemukan 1 bungkus plastik jenis sabu dengan berat 13 gram yang terbungkus dalam plastik warna biru dan selembar tisu warna putih dari tangan kedua tersangka,” jelas Rissad dalam keterangan persnya, Senin (17/5).
Dikatakan Rissad, saat diinterogasi kedua kroni itu mengaku bahwa sabu yang hendak dijual itu milik Mikael yang berada dibalik jeruji besi Rutan Kelas IIb.
“Kedua orang ini disuruh oleh Mikael untuk mengantarkan yang diduga narkotika jenis sabu tersebut melalui ponsel,” kata Rissad.
Mendengar pengakuan kedua tersangka, anggota langsung bergerak cepat menuju Rutan Kelas IIb. Dan langsung mengamankan tersangka yang kemudian memboyong ke Polres Humbang Hasundutan untuk dimintai keterangan lebih lanjut.
“Dan, pada saat dilakukan interogasi tersangka Mikael mengakui perbuatannya. Dan, dari Mikael disita dua unit ponsel sebagai alat komunikasi yang digunakan Mikael ke Gulman,” terang Rissad.
Rissad menambahkan, dalam kasus ini tersangka Gulman dan Alexander mengaku bahwa mereka setiap berhasil menjual sabu-sabu dengan berat 13 gram diiming-imingi dikasih uang satu juta. “ Dan, perbuatan mereka ini baru pertama kali dilakukan dan atas ajakan Mikael dengan diimingi uang sejuta,” tambah Rissad.
Atas perbuatan tersangka, Gulman dan Alexander dikenakan Pasal 114 Ayat (2) Yo Pasal 112 Ayat (2) UU RI No.35 tahun 2009 tentang Narkotika. “ Sedangkan, Mikael dikenakan Pasal 114 Ayat (2) Yo Pasal 132 Ayat (1) UU RI No.35 tahun 2009 tentang Narkotika,” pungkasnya.
Sementara itu, Kepala Rutan Kelas II bb Revanda membenarkan warga binaannya dari pindahaan Lapas Sibolga ditangkap.” Benar, satu orang warga binaan kita ada ditangkap oleh Sat Narkoba Polres Humbahas,” ucap Revanda saat dihubungi.
Revanda menambahkan, bahwa warga binaannya ini yang ditangkap merupakan juga kasus narkoba. “Di ini terlibat narkoba juga, tapi untuk lebih jelasnya, kita akan melakukan konferensi pers,” pungkasnya. (des/azw)
DiGIRING: Tersangka begal saat digiring polisi usai dihajar massa di Medan Labuhan, Minggu (16/5).fachril/sumut pos.
BELAWAN, SUMUTPOS.CO – Seorang pelaku begal, Abdul Sahad (32) menjadi amukan massa di Jalan KL Yos Sudarso, Kelurahan Pekan Labuhan, Kecamatan Medan Labuhan, Minggu (16/5) malam. Amukan massa berhenti setelah ibu pelaku berada di lokasi minta tolong sambil menangis memohon agar anaknya (pelaku) tidak dipukuli.
DiGIRING: Tersangka begal saat digiring polisi usai dihajar massa di Medan Labuhan, Minggu (16/5).fachril/sumut pos.
Mendengar tangisan ibu itu, warga menahan emosi tidak memukuli pria yang menetap di Kelurahan Sei Mati, Kecamatan Medan Labuhan tersebut. Kemudian, pelaku diamankan polisi dibawa ke Polsek Medan Labuhan.
Peristiwa itu terjadi, berawal dari saat korban bernama Adi. Kakek berusia 56 tahun ini mengendarai sepeda motor jenis matik BK 3932 AIQ dengan kecepatan rendah. Tiba-tiba pelaku langsung naik ke sepeda motor korban. Ketika berada di atas kendaraan korban, pelaku meminta di antarkan ke suatu tempat. Curiga dengan aksi pelaku, kakek tersebut langsung menjatuhkan dirinya bersama sepeda motor yang ditungganginya.
Kakek tersebut langsung berteriak rampok. Warga sekitar mendengar jeritan itu mengejar dan menangkap pelaku. Massa yang emosi mengintrogasi sambil curi-curi pukul ke arah pelaku.
Tak berapa lama, di tengah-tengah emosi warga, seorang wanita mengaku ibu dari pelaku. Wanita menangis memohon kepada warga agar pelaku tidak dipukuli. Warga pun menghentikan meluapkan emosinya setelah melihat ibu itu menangis.
“Untung aja tadi ibunya mohon menangis, kalau tidak sudah habis babak belur dipukuli warga. Tadi waktu kami tanyai, kakek yang jadi korban tiba-tiba saja pelaku naik ke sepeda motornya. Makanya kakek itu langsung jatuhi diriny ke jalan sambil teriak rampok. Jadi, warga langsung menolong kakek itu,” ungkap salah satu warga di lokasi. Pihak kepolisian tiba di lokasi, langsung mengamankan pelaku yang sempat diamuk massa dengan membawanya ke Mapolsek Medan Labuhan. (fac/azw)
Wisnu Kumoro saat memaparkan cara membuat konten podcast dengan Samsung Galaxy A12.
JAKARTA, SUMUTPOS.CO — Saat ini, konten podcast semakin banyak diminati oleh masyarakat. Kategori konten dan creator-nya pun semakin beragam. Menurut riset Edison Research and Triton Digital, saat ini ada lebih dari 800.000 podcast aktif dan 54 juta episode di seluruh dunia. Jumlah pendengar podcast di Indonesia didominasi oleh anak muda, yaitu 22,1% pendengar podcast berusia 15-19 tahun, dan sebanyak 22,2% pendengar podcast lainnya berusia 20-24 tahun . Selain itu, berdasarkan sebuah survey JakPat Mobile Survey Platform terhadap 2.023 pengguna smartphone, 80,82% responden mendengarkan konten podcast dalam enam bulan terakhir. Dengan tingginya minat akan produksi konten podcast, mulai banyak orang tertarik untuk mencoba membuat konten podcast, termasuk YouTuber dan Influencer. Seiring dengan hal tersebut, Samsung Electronics Indonesia (SEIN) menghadirkan smartphone Galaxy A12 dengan pilihan RAM 4GB dan 6GB serta memori internal 128 GB, dan baterai besar 5.000 mAh sebagai perangkat yang mendukung penggunanya dalam berkreasi konten di media sosial, salah satunya podcast. Melalui program Tetap Semangat Indonesia, SEIN juga berkomitmen untuk terus mendukung passion para pengguna Galaxy A, khususnya di bidang kreasi konten. “Apa yang dibutuhkan oleh konsumen selalu ada dalam benak kami di setiap terobosan yang Samsung hadirkan. Sejalan dengan semakin tingginya minat masyarakat menikmati konten-konten podcast, Samsung mendorong siapa pun yang passionate dalam hal kreasi konten untuk turut ambil bagian supaya semakin banyak lagi konten-konten berfaedah. Melalui kampanye Tetap Semangat Indonesia, didukung oleh Samsung Galaxy A12 yang fiturnya sangat mumpuni untuk bikin podcast dengan mudah dan terjangkau, kami berharap generasi muda bisa tetap semangat berkreasi di masa-masa penuh tantangan ini, pantang menyerah untuk terus menginspirasi di kala pandemi,” ujar Irfan Rinaldi, Product Marketing Manager, Samsung Electronics Indonesia. Wisnu Kumoro, seorang Tech Reviewer dengan jumlah subscriber 326 ribu di akun YouTube-nya ini memberikan tips tentang bagaimana kita dapat membuat kreasi konten podcast di rumah hanya dengan memanfaatkan Samsung Galaxy A12. “Dengan harga dua jutaan, Samsung Galaxy A12 ini cukup banget untuk jadi studio podcastportable kamu, soalnya baterai, storage dan memorinya menurut gue cukup banget untuk bikin konten podcast di mana pun. Smartphone ini menggunakan processor Mediatek Helio P35 dengan pilihan RAM 4GB dan 6GB serta memori internal 128GB, jadi nggak perlu takut memori kepenuhan saat bikin konten. Baterai yang besar 5.000 mAh juga mendukung perekaman konten podcast yang durasinya panjang. Aplikasi voice recorder bawaannya juga kualitasnya nggak kalah bagus dengan aplikasi-aplikasi premium yang lain,” ujar Wisnu Kumoro.
Selain memanfaatkan fitur yang ada dari Samsung Galaxy A12, yuk simak tips Wisnu Kumoro supaya konten podcast yang kamu buat bisa lebih maksimal!
“Dengan harga dua jutaan, Samsung Galaxy A12 ini cukup banget untuk jadi studio podcastportable kamu, soalnya baterai, storage dan memorinya menurut gue cukup banget untuk bikin konten podcast di mana pun,” kata Wisnu Kumoro.
Atur jarak mic dengan sumber suara Konten podcast adalah soal kejernihan suara. Saat merekam konten podcast, perhatikan jarak antara microphone dengan mulut atau sumber suara. Kenali juga posisi yang paling menghasilkan suara terbaik dari segi volume dan daya tangkap. Posisi ideal microphone adalah yang tidak horizontal dengan mulut, tetapi sedikit di bawah mulut. Dengan demikian microphone tidak akan terganggu oleh suara hembusan angin atau suara lainnya yang tidak nyaman didengar. Menurut Wisnu Kumoro, jarak paling ideal antara microphone dengan sumber suara adalah lima hingga tujuh jari. Aspek ini juga bertujuan agar suara kalian tidak terdistorsi jika jaraknya terlalu dekat.
Matikan notifikasi saat merekam Tentunya kamu perlu konsentrasi penuh saat membuat konten podcast, apalagi jika harus ngobrol dengan orang lain. Sebaiknya, kamu mematikan terlebih dulu notifikasi di smartphone-mu agar kamu tidak terganggu. Lebih baik lagi jika kamu menyalakan fitur airplane mode. Selain tidak terganggu notifikasi, kamu juga dapat menghemat baterai dengan lebih baik. Setelah merekam, kamu dapat menyimpan file rekamanmu dengan memanfaatkan fitur KNOX Security yang dimiliki oleh Samsung Galaxy A12. Samsung Galaxy A12 ini menarik karena termasuk dalam jajaran perangkat baru yang mengusung antarmuka pengguna atau sistem operasi modifikasi One UI Core. KNOX Security berfungsi untuk menjaga data-data penting kamu serta mengamankan perangkat dari serangan siber dan virus yang berpotensi merugikan pengguna.
Perhatikan kenyamanan dalam mendengarkan kontenmu Jika sudah selesai merekam kontenmu, kamu harus memposisikan diri sebagai pendengar dari kontenmu. Dengarkan kontenmu dari awal sampai selesai. Apakah kamu sudah cukup nyaman mendengarkannya? Atau masih ada suara-suara yang mengganggu? Nah, jika dirasa sudah cukup nyaman untuk didengar, kamu bisa lanjut ke proses editing! Menurut Wisnu Kumoro, terdapat beberapa aplikasi editing yang cukup baik untuk mengedit konten podcast, seperti Wave Editor, Dolby-On, dan N Track. Melalui aplikasi-aplikasi ini, kamu dapat mengedit dengan lebih leluasa seperti melakukan trimming dan menambahkan efek-efek tertentu. Samsung A12 juga sudah dilengkapi dengan teknologi Dolby Atmos yang mampu menghasilkan kualitas suara lebih baik dengan 1 speaker yang terletak di bagian bawah ponsel.
Samsung Galaxy A12 dengan memori RAM 4/128GB bisa dipesan seharga Rp2.499.000, dan yang RAM 6/128GB di harga Rp2.799.000. Supaya kamu lebih semangat bikin konten podcast dengan Galaxy A12, Samsung Parsel (Pasti Ramadan Sale) menawarkan direct cashback Rp100.000, atau tukar tambah smartphone lama kamu dan dapatkan cashback hingga Rp150.000. Dapatkan juga diskon 25% Samsung Care+ untuk melindungi smartphone Galaxy A12 kamu. (rel)
The Best CEO BUMN Kategori Public Company Non-Financial
Hendi Prio Santoso, Direktur Utama atau CEO di PT Semen Indonesia Perseroan Tbk (Sumber gambar: voi.id)
JAKARTA, SUMUTPOS.CO – November 2020 lalu, PT Semen Indonesia Perseroan Tbk (PT SIG) berhasil memenangkan penghargaan The Most Resilient BUMN untuk kategori Public Company Non-Financial Sector with Asset Above 15 T. Artinya, PT SIG menjadi pemenang untuk kategori perusahaan publik non keuangan yang punya aset lebih dari Rp 15 triliun. Pencapaian ini tidak lepas dari peran seseorang bernama Hendi Prio Santoso.
Sebenarnya siapa pria bernama Hendi Prio Santoso ini? Hendi Prio merupakan orang paling berjasa dalam membawa PT SIG ke arah pertumbuhan ekonomi yang lebih baik. Tidak banyak perusahaan baik negeri maupun swasta yang mampu bertahan di tengah kondisi ekonomi yang bisa dikatakan buruk ini. Hal ini disebabkan karena pandemi Covid-19 yang membawa efek negatif pada sektor ekonomi.
Hendi Prio Santoso saat ini menjabat sebagai Direktur Utama atau CEO di PT Semen Indonesia Perseroan Tbk. Kecerdasan manajemen bisnisnya membuat PT SIG tetap berada dalam kondisi finansial yang stabil, meskipun di tengah iklim ekonomi yang kurang bersahabat akibat pandemi. Atas keberhasilannya tersebut, maka pada 30 November 2020, ia dianugerahi sebuah penghargaan sebagai The Best CEO BUMN kategori Public Company Non-Financial Sector with Asset Above 15 T.
Melihat ke belakang tentang profil Hendi Prio Santoso, ia merupakan alumni dari University of Houston, AS. Ia berhasil lulus dengan gelar Bachelor of Business and Administration. Hendi juga mendapat gelar master dari studinya di University of Texas System. Dari latar belakang pendidikannya tersebut kita langsung tahu bahwa Hendi adalah seorang yang sangat kompeten di bidang bisnis dan ekonomi.
Pria kelahiran Jakarta, 6 Februari 1967 ini sebelum memimpin 2 perusahaan BUMN yaitu PT PGN dan PT SIG, ternyata pernah berkarir di beberapa perusahaan swasta di Indonesia. Beberapa diantaranya yaitu PT Bank Niaga, Citibank NA, PT Perdana Multi Finance, PT Perdana Inti Investama, PT Bahana Securities, PT Anugra Cipta Investama, dan PT JP Morgan Securities Indonesia.
Prestasi di BUMN
Awal sepak terjang Hendi Prio di lingkungan BUMN adalah saat dirinya menggantikan posisi Karen Agustiawan sebagai Dirut PT PGN (Perusahaan Gas Nusantara). Ia mulai dikenal oleh kalangan pejabat BUMN saat berhasil membawa PT PGN mendapat keuntungan bersih sebesar Rp 5,93 T pada tahun 2011.
Keberhasilannya di PT PGN, membawa Hendi ke tampuk jabatan sebagai Direktur Utama di PT Semen Indonesia Perseroan Tbk, (PT SGI). Puncak karirnya adalah saat berhasil membuat PT SGI sebagai perusahaan yang mempunyai aset lebih dari 15 T di masa pertumbuhan ekonomi yang sulit karena pandemi Covid-19.
PT SGI di bawah kepemimpinan Hendi Prio Santoso juga berperan aktif dalam upaya pengelolaan sampah untuk dijadikan bahan bakar alternatif. Penggunaan sampah sebagai bahan bakar alternatif adalah upaya agar sampah dapat dikelola secara tepat sehingga tidak merusak lingkungan.
Dalam mendukung program pengelolaan sampah menjadi bahan bakar alternatif menggantikan batu bara, PT SIG terus melakukan inovasi. Hal ini selaras salah satu misi PT SIG yaitu menciptakan perlindungan terhadap lingkungan serta tanggung jawab sosial yang berkelanjutan.
PT SIG selalu mencari cara terbaik untuk mengatasi persoalan sampah di Indonesia. Hendi Prio Santoso dan PT SIG akan mendukung inovasi dan pengembangan teknologi agar dapat memberi pengaruh yang positif bagi lingkungan dan masyarakat secara berkelanjutan.
Demikian mengenai profil Hendi Prio Santoso serta sepak terjang dan prestasinya di dunia BUMN. Semoga segala hal yang positif dari beliau dapat kita jadikan pelajaran berharga. (rel)
GoTo menyatukan kekuatan dua perusahaan teknologi terdepan di Indonesia yang menciptakan ekosistem unik dan saling melengkapi secara global. Dengan mengombinasikan layanan e-commerce, pengiriman barang dan makanan, transportasi serta keuangan, Grup GoTo akan menciptakan platform konsumen digital terbesar di Indonesia, melayani sebagian besar kebutuhan konsumsi rumah tangga.
JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Gojek, platform layanan on-demand dan pembayaran serta finansial terkemuka di Asia Tenggara, dan Tokopedia, perusahaan teknologi dengan marketplace terdepan di Indonesia, hari ini secara resmi mengumumkan pembentukan Grup GoTo, yaitu grup teknologi terbesar di Indonesia yang menjadi ekosistem andalan masyarakat dengan menyediakan berbagai solusi untuk menjalani keseharian (“go to” ecosystem for daily life). Pembentukan Grup GoTo ini merupakan kolaborasi usaha terbesar di Indonesia, sekaligus kolaborasi terbesar antara dua perusahaan internet dan layanan media di Asia hingga saat ini.
GoTo menyatukan kekuatan dua perusahaan teknologi terdepan di Indonesia yang menciptakan ekosistem unik dan saling melengkapi secara global. Dengan mengombinasikan layanan e-commerce, pengiriman barang dan makanan, transportasi serta keuangan, Grup GoTo akan menciptakan platform konsumen digital terbesar di Indonesia, melayani sebagian besar kebutuhan konsumsi rumah tangga. Jaringan mitra usaha serta mitra driver di dalam Grup GoTo yang saling melengkapi akan menghadirkan pilihan barang dan jasa yang tak tertandingi, didukung oleh layanan pembayaran digital dan keuangan yang akan semakin mempermudah kehidupan masyarakat sekaligus meningkatkan inklusi keuangan secara signifikan.
Grup GoTo memiliki:
● Total Gross Transaction Value (GTV) secara Grup lebih dari US $22 miliar pada tahun 2020
● Lebih dari 1,8 miliar transaksi pada tahun 2020
● Lebih dari dua juta mitra driver yang terdaftar per Desember 2020
● Lebih dari 11 juta mitra usaha (merchant) per Desember 2020
● Lebih dari 100 juta pengguna aktif bulanan (Monthly Active User/MAU)
● Kontribusi sebesar 2% kepada total PDB Indonesia
Hadirnya Grup GoTo, yang memberikan layanan pengiriman cepat dengan jangkauan luas untuk berbagai layanan digital, akan menjadikan pengiriman di hari yang sama untuk layanan e-commerce (same-day-ecommerce delivery) menjadi sebuah standar praktik sehari-hari di Indonesia.
Indonesia memiliki PDB lebih dari USD 1 triliun, serta merupakan negara dengan populasi terbesar ke-empat di dunia dengan total penduduk 270 juta. Grup GoTo akan menggarap potensi besar pertumbuhan ekonomi Indonesia – terbesar di Asia Tenggara – yang memiliki segmen kelas menengah yang terus bertumbuh pesat serta populasi muda yang sangat tanggap teknologi.
Grup GoTo juga akan terus mengembangkan bisnisnya di pasar non-Indonesia yang tumbuh pesat di mana Gojek beroperasi. Hadirnya Grup GoTo, yang memberikan layanan pengiriman cepat dengan jangkauan luas untuk berbagai layanan digital, akan menjadikan pengiriman di hari yang sama untuk layanan e-commerce (same-day-ecommerce delivery) menjadi sebuah standar praktik sehari-hari di Indonesia. GoTo juga akan semakin meningkatkan layanan pembayaran dan keuangannya untuk dapat menjangkau sekitar 140 juta masyarakat yang memiliki keterbatasan dalam mengakses sistem keuangan di Indonesia (underserved segments).
Gojek dan Tokopedia didirikan lebih dari satu dekade yang lalu dan telah membuka manfaat ekonomi digital bagi jutaan masyarakat di Indonesia dan Asia Tenggara – termasuk konsumen, mitra driver, dan penjual (merchant) di semua skala bisnis. Kedua perusahaan ini pertama kali bekerja sama pada tahun 2015 untuk mempercepat layanan pengiriman e-commerce menggunakan jaringan mitra driver Gojek. Kedepannya, Gojek dan Tokopedia akan tetap beroperasi sebagai entitas yang berdiri sendiri, di dalam ekosistem Grup GoTo.
Andre Soelistyo dari Gojek akan memimpin GoTo sebagai CEO Group, dengan Patrick Cao dari Tokopedia sebagai Presiden GoTo. Sedangkan, Kevin Aluwi akan tetap menjabat sebagai CEO Gojek dan William Tanuwijaya akan tetap menjadi CEO Tokopedia. Selain tanggung jawab di tingkat grup, Andre juga akan terus memimpin bisnis pembayaran dan layanan keuangan yang dinamakan GoTo Financial. GoTo Financial mencakup layanan GoPay serta layanan keuangan dan solusi bisnis mitra usaha.
Andre Soelistyo, CEO GoTo, mengatakan, “Hari ini adalah hari yang sangat bersejarah dengan dibentuknya Grup GoTo serta menandai fase pertumbuhan selanjutnya bagi Gojek, Tokopedia dan GoTo Financial. Mitra driver Gojek akan memiliki peluang pendapatan yang lebih besar antara lain dengan mengirimkan lebih banyak pesanan dari pengguna Tokopedia, sementara penjual dan mitra merchant dari berbagai skala bisnis akan mendapatkan berbagai manfaat dan kesempatan untuk meningkatkan usahanya. Hadirnya Grup GoTo juga akan memungkinkan kami untuk semakin mendorong inklusi keuangan di Indonesia dan Asia Tenggara.”
“Bagi konsumen, Grup GoTo akan hadir semakin dekat untuk memberikan lebih banyak solusi dan kemudahan dalam keseharian mereka. Ini adalah langkah selanjutnya dari perjalanan yang luar biasa Gojek dan Tokopedia, dan saya berterima kasih telah diberikan kepercayaan untuk memimpin Grup GoTo,” tambah Andre.
GoTo mengombinasikan transaksi platform Gojek yang memiliki volume dan frekuensi yang tinggi, dengan platform e-commerce Tokopedia yang memiliki frekuensi medium, namun dengan nilai transaksi tinggi.
Patrick Cao, Presiden GoTo, mengungkapkan, “Model bisnis Grup GoTo menjadi semakin beragam, stabil dan berkelanjutan. GoTo mengombinasikan transaksi platform Gojek yang memiliki volume dan frekuensi yang tinggi, dengan platform e-commerce Tokopedia yang memiliki frekuensi medium, namun dengan nilai transaksi tinggi. Ke depannya, Grup GoTo akan berkontribusi lebih dari 2% kepada total PDB Indonesia dan akan menciptakan lebih banyak lapangan kerja serta peluang penghasilan seiring dengan berkembangnya bisnis kami dan bertumbuhnya ekonomi. Kami sangat bersemangat untuk memulai babak berikutnya dari sejarah bisnis kami dan akan terus berinovasi untuk mendorong pertumbuhan yang lebih inklusif di setiap sektor yang tersentuh teknologi kami.”
Co-founder dan CEO Tokopedia, William Tanuwijaya, menyatakan, “Berdirinya Grup GoTo membuktikan bahwa bangsa Indonesia dapat bermimpi dan mewujudkannya. Misi kami sejak awal adalah untuk selalu menciptakan dampak sosial dalam skala besar, termasuk memberikan kesempatan yang setara bagi pegiat UMKM lokal mengembangkan bisnisnya, dan di saat yang sama, memberi pengguna akses yang sama kepada barang dan jasa di seluruh penjuru negeri. Selain mempercepat pertumbuhan ekonomi digital Indonesia, Grup GoTo akan memberikan kemudahan kepada seluruh lapisan masyarakat untuk memperoleh akses terhadap produk dan layanan berkualitas, kapan pun dan di mana pun. Perjalanan untuk mencapai tujuan kami masih panjang, tetapi hari ini adalah tentang dimulainya langkah bersama.”
Kevin Aluwi, CEO dan Co-founder Gojek, berkata, “Ini adalah kombinasi dari dua perusahaan yang memiliki prinsip, pemikiran dan etos kerja yang sama. Melahirkan kesepakatan dengan ukuran dan skala bisnis seperti Gojek dan Tokopedia dalam waktu yang relatif singkat dan lancar, hanya dapat tercapai karena kami sama-sama memiliki tujuan yang sama, yaitu selalu memberikan pengalaman terbaik bagi konsumen didukung oleh jaringan mobilitas tercepat dan terbesar dari para mitra driver dan merchants kami. Grup GoTo berada dalam posisi kuat untuk memenuhi lebih banyak lagi kebutuhan sehari-hari konsumen.”
Grup GoTo memiliki daftar investor blue-chip termasuk (sesuai abjad) Alibaba Group, Astra International, BlackRock, Capital Group, DST, Facebook, Google, JD.com, KKR, Northstar, Pacific Century Group, PayPal, Provident, Sequoia Capital, SoftBank Vision Fund 1, Telkomsel, Temasek, Tencent, Visa dan Warburg Pincus.
GoTo mengombinasikan kapabilitas Gojek dan Tokopedia yang saling melengkapi di layanan e-commerce, layanan pengiriman dan pembayaran on-demand, serta membangun tim yang kuat untuk mendorong inovasi internet di tingkat regional dan global dari Indonesia.
Michael Yao, salah satu perwakilan pemegang saham Tokopedia dan Senior Vice President, Alibaba Group, berkata, “Tokopedia, di bawah kepemimpinan yang kuat dari William dan timnya, telah mendorong pertumbuhan yang pesat dan kuat dalam empat tahun terakhir sejak investasi kami. Dengan percepatan digitalisasi di Asia Tenggara, kami melihat peluang yang luar biasa di wilayah ini. Kami yakin bahwa dengan kolaborasi dua perusahaan terkemuka ini, mereka memiliki posisi yang kuat untuk menciptakan nilai tambah bagi karyawan, konsumen dan industri secara keseluruhan.”
“Merupakan sebuah kehormatan bagi Sequoia India untuk menjadi bagian dari perjalanan Gojek dan Tokopedia selama 6-7 tahun terakhir,” kata Shailendra Singh, Managing Director, Sequoia Capital (India) Singapura, investor awal di kedua perusahaan. “GoTo itu unik, strategis dan kuat – tidak ada perusahaan internet modern, di mana pun di dunia yang saya ketahui, yang mempunyai kepemilikan mendalam atas begitu banyak kategori di saat yang bersamaan. Setelah bekerja sama dengan masing-masing dari Andre, Kevin, William dan Patrick selama beberapa tahun terakhir, saya sangat senang mereka bersatu untuk membentuk salah satu perusahaan internet paling menarik di era ini,” tambah Shailendra.
James Mitchell, Chief Strategy Officer dan Senior Executive Vice President of Tencent, berkata, “Kami sangat senang dengan peluang yang diciptakan oleh GoTo, yang mengombinasikan kapabilitas Gojek dan Tokopedia yang saling melengkapi di layanan e-commerce, layanan pengiriman dan pembayaran on-demand, serta membangun tim yang kuat untuk mendorong inovasi internet di tingkat regional dan global dari Indonesia. Kami berharap dapat terus mendukung kombinasi usaha GoTo secara grup di Indonesia dan di seluruh Asia Tenggara pada tahun-tahun mendatang.”
Goldman Sachs bertindak sebagai penasihat keuangan Gojek. Davis Polk & Wardwell LLP dan Assegaf Hamzah & Partners bertindak sebagai penasihat hukum Gojek.
Citi bertindak sebagai penasihat keuangan Tokopedia. Allen & Overy LLP bertindak sebagai penasihat hukum Tokopedia. (rel)
JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Kebutuhan asuransi jiwa di kalangan kaum milenial terus meningkat. Untuk memenuhinya, diperlukan produk dan layanan asuransi sesuai dengan karakteristik generasi muda saat ini yang menginginkan semua hal bisa dilakukan secara cepat dan digital.
Produk dan layanan cepat serta digital ini sudah dimiliki salah satunya oleh BRI Life. Anak perusahaan BRI (BRI Group) ini berupaya mendorong generasi muda untuk mulai mempersiapkan masa depan, dengan salah satunya membangun kesadaran untuk menggunakan produk asuransi kesehatan sejak dini.
Pada program Ramadan BRICuap-Cuap Cuan Berkah beberapa waktu lalu, Direktur Utama BRI Life Iwan Pasila mengatakan, kebutuhan generasi milenial mengubah strategi perseroan terkait dengan pelayanan nasabah. Keberadaan generasi muda membuat BRI Life sadar bahwa transformasi digital serta pelayanan yang cepat merupakan kunci untuk memenangkan persaingan di industri asuransi nasional ke depannya.
“Nah ini yang kita coba terus dikembangkan supaya teman-teman dimudahkan. Memang unsur akurasi dari klaim itu kita sangat berharap ketika teman-teman mau mengklaim, sudah disertai dengan dokumen-dokumen pendukung sehingga pelayanan pun bisa cepat,” kata Iwan.
Saat ini, BRI Life telah memperluas kerjasama dengan berbagai layanan penyedia jasa kesehatan dan rumah sakit. Kerjasama ini membuat integrasi data nasabah BRI Life dan pasien di rumah sakit bisa dilakukan secara cepat. Dengan adanya integrasi data, maka verifikasi identitas nasabah BRI Life bisa dilakukan lebih cepat, dan berujung pada semakin mudahnya proses klaim asuransi yang harus ditempuh pengguna jasa perusahaan.
Menurut Iwan, asuransi kesehatan dan penyakit kritis saat ini merupakan kebutuhan yang harus dipenuhi masyarakat untuk menjamin masa depannya. Alasannya, asuransi penyakit kritis memberikan jaminan proteksi terhadap masyarakat jika sewaktu-waktu membutuhkan pengobatan berbiaya mahal.
Karena urgensinya tersebut, maka saat ini BRI Life tengah gencar mendorong agar generasi muda mulai membiasakan diri menyisihkan pendapatan demi tabungan kesehatannya sendiri. Sebagai perusahaan asuransi, BRI Life saat ini memiliki produk dengan premi terjangkau namun menawarkan proteksi maksimal. Produk ini bisa menjadi solusi bagi generasi muda yang kerap sulit menyisihkan pendapatannya.
Iwan menambahkan bahwa BRI life menawarkan premi yang cukup terjangkau sehingga membuat permintaan asuransi bisa meningkat. Misalnya produk Lentera di mana pemegang polis cukup membayar selama 5 tahun, tetapi jangka waktu pertanggungan (untuk perlindungan penyakit kritis) dapat mencapai sampai 8 tahun. “Jadi teman-teman milenial bisa mencoba menyisihkan pendapatannya untuk membayar premi setiap bulan. Preminya sangat bervariasi dan sangat murah, mulai dari sekitar Rp150 ribu sampai sekitar Rp450 ribu per bulan,” ungkapnya.
BRI Life juga menjamin setiap produknya memberi kepastian pengembalian premi sebesar 110 persen di akhir masa tanggungan, apabila selama itu nasabah terkait tidak pernah menggunakan fasilitas asuransi.
“Kebutuhan asuransi ini semakin meningkat terutama masa pandemi. Kita melihat cukup banyak permintaan apalagi dengan premi yang cukup terjangkau ini membuat permintaan asuransi meningkat. Di kami sendiri, sampai akhir triwulan pertama dari sisi jumlah peserta meningkat dengan baik. Jadi memang yang perlu dilakukan oleh teman-teman milenial ini adalah dengan mulai mempersiapkan masa depan, khususnya dengan cara mulai disiplin untuk menabung, terutama menabung untuk proteksi kalau terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” tutupnya.
Hingga akhir Desember 2020 tercatat BRI Life telah melayani lebih dari 9,2 juta nasabah melalui program-program asuransi unggulan yang bermanfaat dan menguntungkan. BRI Life juga didukung dengan beragam produk asuransi BRI Life yang dapat memenuhi kebutuhan masyarakat, meliputi produk: AJK, Individu, Korporasi, Syariah, Bancassurance dan Mikro.