JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Di tengah pandemi COVID-19 yang masih berlangsung, BRI terus menorehkan prestasi tingkat dunia. Yang terbaru, BRI dinobatkan oleh Forbes 2021 Global 2000 World’s Largest Public Companies sebagai perusahaan publik paling bernilai di Indonesia. Secara keseluruhan, BRI menempati peringkat ke-362 diantara 2000 perusahan publik terbaik di dunia. Selain itu bank yang saat ini di nahkodai Sunarso juga masuk ke dalam daftar World Best Banks 2021 versi Forbes.
Bp Sunarso, Dirut BRI.
Mengutip laman resmi Forbes, terdapat 6 perusahaan publik di Indonesia yang masuk dalam daftar tersebut, dan BRI menempati peringkat tertinggi diantaranya. Ini menjadikan BRI menempati posisi tertinggi untuk 7 (tujuh) tahun berturut-turut.
Direktur Utama BRI Sunarso mengungkapkan pencapaian ini merupakan bukti komitmen BRI yang dapat menjaga kinerja yang sustain dengan fokus pada penyelamatan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) serta menjadi partner strategis Pemerintah dalam program pemulihan ekonomi nasional.
Daftar Global 2000: The World’s Largest Public Companies bersumber dari sistem FactSet Research yang melakukan seleksi terhadap 2000 perusahaan publik terbesar di dunia dalam empat aspek: sales, profit, assets dan market value. Meskipun kondisi pasar kurang menguntungkan dan sangat menantang dikarenakan adanya pandemi Covid-19, BRI sendiri masih mampu mencatatkan kinerja yang baik. Dari sisi penjualan, BRI berada di peringkat 1.007 dan profitabilitas berada diurutan 529, sedangkan aset di peringkat 354, dan nilai pasar berada di urutan 505. Bank yang fokus di segmen UMKM dan berkode BBRI ini mencatatkan pendapatan sekitar USD10 miliar, aset mencapai USD107,6 miliar dan keuntungan sebesar USD1,3 miliar. Secara keseluruhan, dari 2000 perusahaan yang masuk dalam daftar Forbes Global 2000 ini mengalami kenaikan kapitalisasi pasar sebesar 47 persen menjadi USD79,8 triliun, dengan pendapatanturun 6 persen menjadi USD39,8 triliun dengan keuntungan turun 24 persen menjadi USD2,5 triliun.(*)
TAPUT, SUMUTPOS.CO – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tapanuli Utara (Taput) mengusulkan ke Kemenpan/RB penerimaan CPNS dan PPPK tahun 2021. Usulan itu disampaikan melalui aplikasi e-formasi Kemenpan/RB, lewat surat Bupati Taput Nomor 800/424/5-3,2,1/V/2021 Perihal Usul Formasi ASN Lingkup Pemkab Taput Tahun 2021.
Kepala BKD Taput, Erikson Siagian.
Kepala BKD Taput, Erikson Siagian, mengatakan usulan itu masih harus menunggu konfirmasi dan persetujuan pemerintah pusat. “Sudah kita usulkan, namun masih harus menunggu persetujuan pemerintah pusat. Untuk data lengkapnya silakan ke Bidang Pengadaan,” kata Kepala BKD Taput, Erikson Siagian di Tarutung, Senin (7/5).
Kabid Pengadaan BKD Taput, Shinta Samosir menyampaikan, sebanyak 198 CPNS yang diusulkan terdiri dari 56 tenaga kesehatan dan 142 tenaga teknis. Selain itu Pemkab Taput juga mengusulkan penerimaan PPPK Guru sebanyak 1967.
Ia menjelaskan, perekrutan PPPK Guru yang cukup banyak sesuai dengan arahan Kemenpan/RB, bahwa untuk tahun 2021, diprioritaskan bagi tenaga PPPK Guru. “Sesuai arahan pemerintah pusat (Kemenpan/RB), untuk tahun 2021 diprioritaskan untuk perekrutan tenaga honor guru untuk diangkat menjadi PPPK,” kata Shinta.
Namun kata Shinta, usulan penerimaan CPNS dan PPPK Guru, masih sebatas usulan kepada pemerintah pusat. Termasuk soal kapan dimulai pendaftaran, juga masih harus menunggu kepastian dari Kemenpan/RB. “Belum ada kepastian (pendaftaran), namun direncanakan mulai 31-Mei,” kata Shinta. (mbc)
LABUHANBATU, SUMUTPOS.CO – Bupati Labuhanbatu Utara Hendriyanto Sitorus melakukan inspeksi mendadak (Sidak) terkait dengan hari pertama masuk kerja usai libur Lebaran Idul Fitri 1442 Hijriah, Senin (17/5) pagi. Sidak tersebut bersama Wakil Bupati Samsul Tanjung untuk memantau tingkat kehadiran aparatur sipil negara (ASN) dan non-ASN pada kantor-kantor Organisasi Perangkat Daerah (OPD) serta melakukan tes urin kepada ASN dan Non-ASN sebagai upaya memberantas narkoba di Kabupaten Labuhanbatu Utara.
SIDAK: Bupati Labura saat sidak kehadiran ASN.
“Hari ini kita melakukan sidak di beberapa kantor OPD, sebagai upaya untuk meningkatkan kedisiplinan ASN usai libur lebran,” ucap Bupati Labura, Hendriyanto Sitorus.
Hendriyanto juga menyampaikan, selain meningkatkan kedisiplinan, sidak ini yang dibarengi dengan tes urine bagi ASN laki-laki untuk meningkatkan tali silaturahmi dengan aparatur sipil negera pada OPD Kabupaten Labuhanbatu Utara. “Ada sanksi kedisiplinan bagi ASN dan Non ASN yang ditemukan tidak hadir, dan positif menggunakan narkoba,” cetusnya.
Terlihat Bupati bersama Wakil Bupati menyambangi kantor Dinas Komunikasi dan Informatika Labura, serta mengecek langsung absesni dan kehadhiran staf disaksikan Kadis Kominfo Sugeng.
“Tetap semangat saat bekerja, dan selalu patuhi protokol kesehatan, serta saya harapkan, kominfo selalu update menginformasikan berita pemerintah kepada masyarakat bumi basimpul kuat babontuk elok,” pungkas Hendriyanto. (fdh)
BANJIR: Banjir menggenangi sejumlah wilayah di Nias Barat.
NIAS BARAT, SUMUTPOS.CO – Akibat hujan deras disertai angin sejak tadi malam hingga pagi ini, sejumlah ruas jalan di Kabupaten Nias Barat, Kepulauan Nias, Sumatra Utara terendam banjir. Senin (17/5).
BANJIR: Banjir menggenangi sejumlah wilayah di Nias Barat.
Ruas jalan provinsi yang terendam banjir dan tidak dapat dilayani kendaraan, di antaranya daerah Sisobambowo, Iraonogeba, Lolohia, Togi Mbuaya. ASN yang hendak berkantor ke Onolimbu dari Kecamatan Mandrehe Barat dan Kecamatan Sirombu terpaksa melewati daerah Lahomi, walaupun ada beberapa genangan banjir seperti di Awa’ai namun lebih cepat surut.
Beberapa rumah di Kecamatan Sirombu juga tergenang banjir karena Irigasi Semboa tidak berfungsi normal dan juga parit yang mengalami penyempitan. Kepala BPBD Nias Barat, Filifo Daeli menyampaikan imbauan agar masyarakat di daerah yang berpotensi diterjang banjir selalu waspada.
“Persiapan sangat terbatas, perahu karet sangat terbatas, manakala ada yang perlu dievakuasi tim BPBD Nias Barat siap turun ke lapangan. Harapannya kita banyak banyak berdoa,” sebut Filifo Daeli.
Terpisah, Balai Besar Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BBMKG) Wilayah I Medan mengingatkan potensi bencana hidrometeorologi terkait cuaca ekstrem yang melanda kawasan Sumatera Utara (Sumut). Kondisi cuaca buruk tersebut diprediksi akan melanda Sumut selama dua hari yakni Senin (17/5) dan Selasa (18/5).
Kepala BBMKG Wilayah I Medan, Hartanto mengatakan, dampak dari cuaca ekstrem tersebut berpotensi menyebabkan banjir dan tanah longsor di Sumut. Cuaca ekstrem tersebut diperkirakan bisa berlangsung mulai dari pagi hingga malam hari.
Hartanto mengatakan, sejumlah wialayah yang terdampak cuaca ekstrem seperti Kepulauan Nias, Deliserdang, Langkat, Karo, Samosir Toba, Dairi, Pakpak Bharat, Simalungun, Tapanuli Utara, Tapanuli Tengah, Tapanuli Selatan, dan Mandaliling Natal. “Kawasan ini berpotensi dilanda hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang disertai petir dan angin kencang,” ucapnya.
Selain itu, kondisi tersebut juga berpotensi memicu gelombang tinggi di kawasan Samudera Hindia. Ketinggian gelombang diperkirakan mencapai 2,5 meter hingga 4 meter. “Untuk itu kami mengimbau kepada masyaarakat agar mewaspadai terhadap kondisi tersebut termasuk gelombang tinggi di Samudera Hindia barat Nias, yang dapat mencapai 2.5 meter hingga 4 meter,” katanya. (bbs)
BERJAGA: Personel gabungan Polsek Simpang Empat dan Koramil Kabupaten Karo, menjaga pintu masuk ke wisata Danau Lau Kawar, Senin (17/5).
KARO, SUMUTPOS.CO – Kodim 0205/TK dan Polres Tanah Karo yang di Wakil Koramil 04/SE dan Polsek Simpang Empat, ahirnya menutup pintu masuk ke kawasan wisata danau Lau Kawar. Penutupan yang dilakukan mulai Sabtu (15/5) pekan lalu itu, karena sampai saat ini Gunung Sinabung terus menunjukkan aktivitasnya. Sementara danau Lau Kawar masuk ke wilayah zona merah.
BERJAGA: Personel gabungan Polsek Simpang Empat dan Koramil Kabupaten Karo, menjaga pintu masuk ke wisata Danau Lau Kawar, Senin (17/5).
Hal tersebut diungkapkan Kapolsek Simpang Empat AKP Ahmad Ridwan Harahap di dampingi Danramil 04/SE Kapten Inf S Karosekali. Dia mengatakan kita Polsek Simpang Empat dan Koramil 04/SE, sepakat menutup kawasan wisata yang jelas-jelas berada di daerah bahaya dari Gunung Api Sinabung.
“Prinsipnya kita mengutamakan kepentingan dan keselamatan masyarakat dari ancaman erupsi vulkanik Gunung Sinabung maupun dari bahaya potensi terpapar dari Covid-19,” kata Ridwan.
Karena itu, pihaknya mengimbau kepada pengunjung dan wisatawan tidak lagi masuk ke objek wisata Danau Lau Kawar yang terletak di kaki Gunung Sinabung.
“Ini jelas sekali berbahaya kalau memaksakan diri. Karena merupakan kawasan zona merah, dari Gunung Sinabung. Terlebih lagi beberapa hari terkahir aktivitas Gunung Api Sinabung terus meningkat dengan meluncurkan debu vulkanik dan guguran awan panas yang sangat membahayakan terhadap siapa saja yang berada di sekitarnya,” imbaunya.
Ditambahkan Ridwan, pihak Polsek Simpang Empat dan Koramil 04/SE dengan tegas melarang pemuda setempat dari desa yang berada di sekitar Danau Lau Kawar agar tidak melakukan pengutipan lagi serta menghimbau kepada pemuda – pemuda tersebut untuk ikut melarang siapa saja yang ingin memasuki Danau Lau Kawar.“Perlu dipahami status Gunung Sinabung hingga hari ini masih Siaga,” ucapnya.
Setelah kordinasi tadi bersama Koramil 04/SE, pihaknya akan menempatkan personel di gerbang masuk ke Danau Lau Kawar. Sebelumnya dikabarkan satu keluarga wisatawan menjadi bulan-bulanan puluhan pemuda di lokasi wisata Danau Lau Kawar, Kamis (13/5). Kejadian nahas itu bermula dari protes mahalnya kutipan uang masuk dan tanpa karcis. Aksi brutal preman kampung itu telah dilaporkan ke Polsek Simpang Empat, yang tertuang dalam STPL/398/V/2021/Simpang Empat.
Dalam laporan tersebut diterangkan telah terjadi tindakan penganiayaan oleh Nefra Sitepu (25) dan kawan-kawan terhadap Ade Chandra (44) warga Jalan Mesjid, Kelurahan TL Mulgap, Berastagi. Kasus itu sempat viral di media sosial dan sekarang sudah ditangani Polsek Simpang Empat. Saat ini para pelaku telah berhasil ditangkap dan diproses secara hukum. (deo)
SUMUTPOS.CO – Ini saat yang tepat bagi Chelsea untuk balas dendam kepada Leicester City, usai kalah 1-0 pada partai puncak Piala FA 2020/2021 di Wembley Stadium, Minggu (16/5) lalu. Dan kini, The Blues akan kembali menghadapi The Foxes pada laga pekan 37 Premier League 2020/2021 di Stamford Bridge, Rabu (19/5) dini hari WIB.
Pelatih Chelsea, Thomas Tuchel.
Kekalahan dari Leicester, membuat kesempatan tim besutan Thomas Tuchel untuk meraih gelar ganda musim ini, kandas. Satu-satunya gelar yang bisa dimenangi The Blues tinggal Liga Champions.
Saat menghadapi The Foxes akhir pekan lalu, kendati mendominasi permainan dengan 64 persen penguasaan bola berbanding 36 persen, Chelsea gagal mencetak gol. Malah Leicester yang berhasil memecah kebuntuan melalui Youri Tielemans pada menit 63. Upaya The Blues sempat membuahkan hasil, ketika Wes Morgan melakukan gol bunuh diri pada menit 89. Namun, gol itu tidak disahkan wasit, sehingga The Blues tumbang.
“Anda harus bertahan dengan baik ketika unggul 1-0 dengan 15 sampai 20 menit terakhir yang tersisa. Anda harus mencoba dan menutup permainan,” ungkap Pelatih The Foxes, Brendan Rodgers.
Gelar Piala FA musim ini, sekaligus menjadi yang pertama kalinya diraih Leicester, sejak tim ini didirikan pada 1884 silam. Sebelumnya, The Foxes paling mentok hanya mampu keluar sebagai runner up, yakni pada musim 1962/1963 dan 1968/1969.
Pada bentrokan pekan 37 Premier League ini, menjadi kesempatan bagi The Blues untuk balas dendam. Selain itu, mereka juga sedang dalam upaya mempertahankan posisi di 4 besar klasemen, demi satu tiket Liga Champions musim depan.
Tuchel layak segera melupakan 2 kekalahan beruntunnya. Sebelum kalah di final Piala FA melawan Leicester, The Blues juga kalah di tangan Arsenal di ajang liga pekan 36 lalu, dengan skor identik.
Saat ini, posisi Chelsea di peringkat 4 klasemen sementara dengan 64 poin, belum sepenuhnya aman. Mereka masih dibayang-bayangi Liverpool di urutan 5, dengan selisih satu angka. The Blues wajib menang di 2 laga tersisa, untuk mengamankan posisi tersebut.
“Kami punya cukup banyak pekerjaan, kami tidak bisa menyesali (kekalahan) terlalu lama,” tutur Tuchel, seperti dilansir laman resmi klub.
Hal sama berlaku bagi kubu tim tamu, Leicester. Jika Jamie Vardy dan kolega terlalu terlena dengan trofi yang baru mereka raih, bisa-bisa mereka tersingkir dari zona Liga Champions. Saat ini, The Foxes duduk di urutan 3 klasemen sementara dengan 66 poin, berjarak 2 angka dari The Blues dan 3 angka dari The Reds. (tid/saz)
Jubir Satgas Penanganan Covid-19 Sumut, dr Aris Yudhariansyah.
MEDAN, SUMUTPOS.CO – Minggu ini, wilayah Kabupaten Deliserdang masih berstatus zona merah (risiko tinggi) Covid-19 seperti pada minggu sebelumnya. Sementara itu, Kota Medan bertahan pada zona oranye, juga seperti pada minggu sebelumnya.
Jubir Satgas Penanganan Covid-19 Sumut, dr Aris Yudhariansyah.
Status zonasi itu berdasarkan hasil pembobotan skor dan zonasi risiko seluruh daerah di Indonesia tertanggal 9 Mei, yang disampaikan pada website covid19.go.id.
Selain Kota Medan, zona oranye juga terdapat di 14 daerah lainnya, yaitu Samosir, Tanjungbalai, Tebingtinggi, Pakpak Bharat, Dairi, Sibolga, Binjai, Simalungun, Labuhanbatu Utara, Karo, Sergai, Batu Bara, Gunungsitoli, dan Langkat.
Peta zonasi risiko daerah dihitung berdasarkan indikator-indikator kesehatan masyarakat dengan menggunakan skoring dan pembobotan. Indikator yang digunakan adalah epidemiologi, yaitu penurunan jumlah kasus positif, suspek dan sebagainya. Kemudian, indikator surveilans kesehatan masyarakat, seperti jumlah pemeriksaan sampel diagnosis meningkat selama 2 minggu terakhir.
Selanjutnya, indikator pelayanan kesehatan, yakni jumlah tempat tidur di ruang isolasi rumah sakit rujukan mampu menampung sampai dengan lebih dari 20% jumlah pasien positif Covid-19 yang dirawat.
Sedangkan zona kuning ada 15 daerah, masing-masing Tapteng, Nias, Toba, Padang Lawas Utara, Labuhanbatu Selatan, Padang Sidimpuan, Humbang Hasundutan, Tapanuli Selatan, Labuhanbatu, Mandailing Natal, Padang Lawas, Tapanuli Utara, Asahan, dan Pematangsiantar.
Untuk zona hijau, tetap tiga daerah yaitu Nias Barat, Nias Utara dan Nias Selatan.
Jubir Satgas Penanganan Covid-19 Sumut, dr Aris Yudhariansyah menyebutkan, saat ini untuk Deliserdang terdapat sebanyak 725 kasus aktif Covid-19. Jumlah ini didapatkan dari total kasus konfirmasi sebanyak 4.698 orang, dengan 3.813 orang di antaranya sembuh dan 160 orang meninggal dunia. “Kasus baru positif di Deli Serdang saat ini bertambah 23 kasus, sembuh 17 kasus, angka kematian 1 kasus dan suspek nol kasus,” ungkap Aris, Senin (17/5).
Aris melanjutkan, untuk Kota Medan kini terdapat 838 kasus aktif Covid-19. Angka ini didapatkan dari total kasus konfirmasi sebanyak 15.986 orang, dengan 14.667 orang di antaranya sembuh dan 481 orang meninggal dunia. “Kasus baru positif di Kota Medan bertambah 38 kasus, sembuh 38 kasus, angka kematian 1 kasus dan suspek berkurang 4 kasus,” sebutnya.
Akumulasi positif corona di Sumut saat ini berjumlah 30.723 orang dengan penambahan 91 kasus baru dari 7 kabupaten/kota. Sedangkan angka kesembuhan, akumulasinya 27.302 orang, setelah bertambah 63 kasus baru dari 3 kabupaten/kota. “Untuk angka kematian akumulasinya 1.009 orang, bertambah 2 kasus baru dari Medan dan Deliserdang. Sementara suspek 907 orang, bertambah 1 kasus baru,” pungkasnya.
Perpanjangan Penyekatan
Sementara itu, Kepolisian RI memutuskan untuk memperpanjang penyekatan arus balik mudik tahun hingga 24 Mei 2021. Penyekatan ini menjadi lebih panjang dari sebelumnya yang berlaku dari tanggal 6-17 Mei 2021.
Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sumut, Irjen Pol Panca Putra Simanjuntak, menegaskan kepada seluruh masyarakat untuk menyiapkan dokumen hasil tes negatif Covid-19, bila ingin melakukan perjalanan antarkabupaten/kota atau yang ingin masuk Sumut.
“Operasi Ketupat Toba berakhir hari ini, tetapi kita akan melanjutkannya dengan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) hingga 24 Mei. Jadi, kepada seluruh masyarakat yang ingin masuk ke Sumut atau keluar Sumut, melakukan perjalanan antarkabupaten/kota menyiapkan dokumen hasil tes negatif Covid-19. Misalnya rapid tes antigen, ini berlaku hanya satu hari,” kata Kapolda usai rapat virtual dengan Presiden RI di Aula Tengku Rizal Nurdin.
Polda Sumut ingin memastikan masyarakat yang masuk/keluar Sumut, perjalanan antar kabupaten/kota dalam keadaan sehat. “Kita hanya ingin memastikan orang yang masuk, keluar Sumut atau pelaku perjalanan antar kabupaten/kota sehat, tidak terpapar Covid-19,” tegas Kapolda.
Terpisah, Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Hadi Wahyudi mengatakan, dalam KRYD, Polda tetap menempatkan personil bersiaga di pos pengamanan mudik dan pos check point perbatasan antar provinsi serta kabupaten/kota di Sumatera Utara sampai 24 Mei.
“Kita memprediksi, usai pelaksanaan Ops Ketupat Toba 2021 atau setelah Perayaan Lebaran Idul Fitri 1442 H, masyarakat akan melakukan perjalanan mudik dan balik. Karena itu, Polda Sumut meningkatkan kegiatan rutin kepolisian untuk mengantisipasi masyarakat melakukan perjalanan mudik maupun balik dalam mencegah penyebaran Covid-19,” ungkapnya.
Khusus pada hari libur sesuai perintah Kapolda Sumut, para Kasatwil diminta menempatkan personil pengamanan dan gugus tugas di setiap lokasi obyek wisata, serta memastikan kepatuhan protokol kesehatan, baik oleh pengunjung maupun pengelola tempat wisata.
“Diingatkan kepada seluruh personil yang bertugas tetap mengedepankan sikap humanis saat melakukan pemeriksaan maupun menyampaikan imbauan kepada masyarakat,” pungkasnya. (ris/mag-01/mea)
JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Menyusul adanya dua orang penerima vaksin yang meninggal dunia pascavaksinasi, pemerintah pusat telah memutuskan untuk menghentikan sementara distribusi dan penggunaan vaksin Astrazeneca batch (kumpulan produksi) CTMAV547. Selama penghentian, Badan POM akan melakukan pengujian toksisitas dan sterilitas guna memastikan keamanan dari jenis vaksin tersebut.
Vaksin AstraZeneca-Ilustrasi.
MESKI demikian, Jubir Satgas Covid-19 Sumut dr Aris Yudhariansyah mengimbau agar masyarakat Sumatera Utara tidak usah panik. Sebab, vaksinasi Covid-19 di Sumut tidak ada menerima atau memakai jenis vaksin Astrazeneca batch CTMAV547 tersebut. “Batch yang masuk ke kita itu CTMAC516 dan CTMAC539. Kita tidak pakai batch CTMAV547,” ujar Aris yang juga Plt Kepala Dinas Kesehatan Sumut, Senin (17/5).
Aris menegaskan, Sumut terbebas dari vaksin Astrazeneca CTMAV547. Sedangkan penggunaan vaksin Astrazeneca jenis kode lain, sampai saat ini masih diperbolehkan. “Selama bukan CTMAV547, vaksin Astrazeneca dengan kode yang lain tidak apa-apa,” ucapnya.
Diakui Aris, vaksin Astrazeneca di Sumut selain batch CTMAV547 memang telah masuk pada bulan April 2021. Di sisi lain, untuk vaksin Sinovac stoknya masih tersedia. “Sejauh ini belum ditemukan adanya kasus KIPI (Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi),” tukasnya.
Diketahui, penghentian sementara distribusi dan penggunaan vaksin Astrazeneca batch CTMAV547 dilakukan sebagai langkah kehati-hatian, sembari menunggu hasil investigasi dan pengujian Badan POM. Penghentian sementara ini tidak berkaitan dengan kejadian pembekuan darah yang diduga dialami oleh salahsatu penerima vaksin AstraZeneca beberapa waktu lalu.
Vaksin Bacth CTMAV547 saat ini berjumlah 448.480 dosis, dan termasuk dalam 3.853.000 dosis vaksin AstraZeneca yang diterima Indonesia pada 26 April 2021 melalui COVAX Facility. Batch ini sudah didistribusikan untuk TNI dan sebagian ke DKI Jakarta dan Sulawesi Utara.
“Ini adalah bentuk kehati-hatian pemerintah untuk memastikan keamanan vaksin ini. Kementerian Kesehatan menghimbau masyarakat untuk tenang dan tidak termakan oleh hoax yang beredar. Masyarakat diharapkan selalu mengakses informasi dari sumber terpercaya,” kata Jubir Vaksinasi Covid-19 Kemenkes dr Siti Nadia Tarmizi dalam siaran pers Minggu (16/5).
Dua Meninggal Dunia Usai Disuntik
Terpisah, Juru Bicara vaksin Covid-19, Siti Nadia Tarmizi, menyampaikan dua orang peserta vaksinasi yang meninggal dunia usai disuntik vaksin AstraZeneca.
Pertama, seorang pemuda 22 tahun asal Jakarta, Trio Fauqi Virdaus dikabarkan meninggal dunia 24 jam setelah menerima vaksin AstraZeneca dengan gejala sakit kepala berat. Kedua, seorang peserta lainnya juga dilaporkan meninggal, namun Nadia tidak menjelaskan jenis kelamin dan usia peserta tersebut, karena menurutnya data mendalam soal peserta meninggal ada di Komnas KIPI.
Walau demikian, ia menyampaikan bahwa gejala yang terjadi cenderung sama dengan kasus kematian pertama yakni sakit kepala.
Saat dikonfirmasi terkait kebenaran kasus baru ini, Nadia mengatakan bahwa kabar meninggalnya peserta vaksinasi kedua tercantum dalam surat Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). “Ini ada di surat BPOM dua kasus KIPI berat, data lengkap ada di komnas KIPI,” katanya melalui pesan singkat, Senin (17/5).
Ia menambahkan, walau ada kasus KIPI berat yang menyebabkan kematian, peserta yang sebelumnya telah mendapatkan vaksin AstraZeneca tahap satu tetap akan menerima vaksinasi tahap dua 3 bulan kemudian. “Iya tetap vaksin AstraZeneca 3 bulan kemudian,” katanya.
Nadia mengimbau masyarakat untuk tidak khawatir dan meyakinkan bahwa vaksin ini aman. Hal tersebut dibuktikan dengan 160 juta orang yang mendapatkan vaksin AstraZeneca tanpa KIPI berat.
“Tidak perlu khawatir vaksin ini aman, sudah lebih dari 160 juta orang mendapatkan vaksin AstraZeneca dan vaksin ini sudah mendapatkan emergency use listing (EUL) dari WHO.”
Terakhir, Nadia mengimbau masyarakat untuk tidak perlu pilih-pilih vaksin. Pasalnya semua vaksin aman dan jumlahnya terbatas. “Tidak perlu pilih vaksin karena vaksin semua aman dan bermanfaat ingat ketersediaan vaksin juga terbatas,” tutupnya.
Pasien Kedua Lansia
Informasi dari Ada dua kasus meninggal dunia usai vaksinasi AstraZeneca di DKI Jakarta. Selain pria 22 tahun di Jakarta Timur, Trio Fauqi Virdaus, ada lagi satu kasus Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) fatal usai disuntik vaksin Corona AstraZeneca yang dialami seorang lansia.
“Satu kasus Trio, satu lagi kasusnya sepertinya tidak terkait dengan vaksin AstraZeneca, lansia, tapi saya detailnya lupa,” kata Ketua Komnas KIPI Prof Hindra Irawan Satari, dikutip dari CNNIndonesia, Senin (17/5).
Kedua laporan tersebut kemudian menjadi catatan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) untuk meninjau kembali keamanan vaksin Corona AstraZeneca, khususnya batch CTMAV547. Kini, uji toksisitas dan uji sterilitas terkait vaksin AstraZeneca batch CTMAV547 tengah berlangsung dan diharapkan rampung akhir Mei 2021.
Sejauh ini, Prof Hindra mengklaim tak ada kasus yang meninggal akibat vaksin COVID-19 di Indonesia. Maka dari itu, seluruh vaksin Corona yang tiba di Indonesia, di luar batch terkait, disebutnya aman.
Penghentian sementara vaksin Corona AstraZeneca juga berdasarkan pedoman Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Menurutnya, bilamana didapati efek samping serius hingga meninggal dunia pasca divaksin, perlu pemantauan lebih lanjut sebelum sejumlah dosis vaksin Corona diberikan.
“Sesuai pedoman WHO, kalau misal ada sampai yang meninggal, kemudian batch yang dipakai sama. Maka batch tersebut harus diuji toksisitas dan sterilitas oleh laboratorium yang certified dalam hal ini Indonesia punya BPOM,” ujarnya.
Berapa banyak dosis yang dihentikan sementara?
Ada 448.480 dosis vaksin AstraZeneca yang dihentikan sementara, dari total 3.853.000 dosis vaksin yang tiba di Indonesia. Di luar dosis tersebut, Kementerian Kesehatan memastikan vaksin AstraZeneca tetap diberikan.
Hal serupa dikonfirmasi juru bicara vaksinasi COVID-19 Badan Pengawas Obat dan Makanan Lucia Rizka Andalusia. Batch vaksin AstraZeneca selain CTMAV547 tetap aman digunakan. (ris/lp6/dtc)
Ringsek: Kondisi mobil mini bus Kijang BK 1090 OZ kondisi ringsek setelah terbalik akibat pecah ban di Jalan Tol Tebingtinggi Kualanamu KM 53,4 dengan penumpang yang luka luka.
SEI RAMPAH, SUMUTPOS.CO – Mobil minibus Toyota Kijang Grand Extra BK 1090 OZ mengalami laka tunggal di jalan Tol Kuala Namu, Medan Tebingtinggi (KMTT) tepatnya di KM 53.400 Adolina, Kelurahan Simpang Tiga Pekan Kecamatan Perbaungan, Kabupaten Sergai Senin (17/5) mengakibatkan 5 orang penumpang mengalami luka luka dan harus dilarikan ke rumah sakit di Grand Medistra Lubuk Pakam.
Ringsek: Kondisi mobil mini bus Kijang BK 1090 OZ kondisi ringsek setelah terbalik akibat pecah ban di Jalan Tol Tebingtinggi Kualanamu KM 53,4 dengan penumpang yang luka luka.
Mobil Kijang yang dikemudikan Saliman (62) warga Dusun I Desa Naga Kesiangan Kecamatan Tebintinggi Kabupaten Sergai membawa sembilan penumpang yakni Siti Aminah Purba (58), Mawar Purba (46), Rahma Sakinah Zein (12) ketiganya warga Jalan Gatot Subroto Kota Tebingtinggi, Rosmaida (52) warga Jalan Pulau Sumatra, Linkungan VI Tualang Kecamatan Padang Hulu Kota Tebingtinggi dan Suhana Purba (49), Anggia Elfira Hani (23) keduanya warga Dusun I Desa Naga Kesiangan, Kecamatan Tebingtinggi Kabupaten Sergai serta Hasmita Dewi Saragih (37), Muhammad Dafa Abeo (12), Sabiq El Fatin (5) ketiganya warga Dusun V Gang Kembar Desa Bandar Labuhan, Kecamatan Tanjung Morawa Kabupaten Deliserdang. Rombongan keluarga tersebut datang dari Kota Tebingtinggi menuju Kota Medan, tepat dilokasi, ban mobil bagian belakang meletus dan mobil terbalik.
Ke sembilan penumpang yang berada di dalam mobil sempat berhimpitan. Beruntung dalam peristiwa itu tidak ada luka serius hanya lima penumpang yakni Siti Aminah Purba, Rosmaida, Mawar Purba, Suhana Purba dan Anggia Elfira Hani mengalami luka ringan dan dibawa ke Rumah Sakit Grand Medistra Lubuk Pakam.
Supir mini bus, Saliman mengatakan rombongannya dari Tebingtinggi hendak menuju Medan, rombongan merupakan satu keluarga hendak menghadiri acara di Medan, namun naas. Sesampainya dilokasi ban belakang pecah dan oleng ke kanan lalu mobil terbalik. “Ban belakang pecah lalu oleng dan terbalik, saya masih beruntung tidak ada luka yang cukup serius, di dalam mobil juga merupakan satu keluarga,” papar Saliman.
Pihak Jasa Marga dan Sat Lantas Polres Sergai tiba dilokasi kejadian mengevakuasi kendaraan mobil ke Pos Sei Sejenggi, sedangkan korban luka di bawa ke Rumah Sakit Grand Medistra Lubuk Pakam. Kasat Lantas Polres Sergai AKP Agung Basuni, Selasa (18/5) mengatakan membenarkan kejadian lakalantas tunggal mobil mini bus di Jalan Tol Tebingtinggi Kualanamu tepatnya di KM 53,4, Perkebunan Adolina, akibat kejadian itu lima penumpang mengalami luka ringan dan mobil kijang ringsek.
“Kendaraan mobil Kijang sudah di amankan ke Pos Lantas Sei Sejenggi dan kelima korban luka juga sudah mendapat perawatan medis, dari penyelidikan mobil kijang melebihi muatan dan mengalami pecah ban lalu terbalik. Kasus lakalantas tunggal ini sudah di tangani pihak Satlantas Polres Sergai,” papar AKP Agung. (ian)
RAKOR: Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi, bersama Wagubsu Musa Rajekshah, dan Forkopimda Sumut, mengikuti rapat koordinasi secara virtual bersama Presiden RI Joko Widodo, terkait pengawasan pascamudik dan pemulihan ekonomi nasional di Rumah Dinas Gubernur Sumut, Medan, Senin (17/5). Foto: Dinas Kominfo Provinsi Sumut/Veri Ardian .
MEDAN, SUMUTPOS.CO – Saat ini, Bed Occupancy Rate (BOR) atau tingkat pemanfaatan tempat tidur rumah sakit di Sumatera Utara telah mencapai angka 56%. Menyikapi data itu, Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi meminta Rumah Sakit (RS) khususnya di Kota Medan, agar mengalokasikan 30% tempat tidurnya untuk merawat pasien Covid-19.
RAKOR: Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi, bersama Wagubsu Musa Rajekshah, dan Forkopimda Sumut, mengikuti rapat koordinasi secara virtual bersama Presiden RI Joko Widodo, terkait pengawasan pascamudik dan pemulihan ekonomi nasional di Rumah Dinas Gubernur Sumut, Medan, Senin (17/5). Foto: Dinas Kominfo Provinsi Sumut/Veri Ardian .
Usai rapat perkembangan Covid-19 pasca-Lebaran secara virtual dengan Presiden RI Joko Widodo, Senin (17/5), Edy Rahmayadi mengatakan, angka tersebut masih di atas BOR nasional yang sebesar 29%. Bila setiap RS di Medan mengalokasikan tempat tidurnya sebesar 30%, diyakini ketersediaan tempat tidur untuk perawatan pasien Covid-19 di Sumut mencukupi.
“Ini terus menjadi perhatian kita. Karena itu kita ingin RS khususnya di Medan mengalokasikan 30%n
tempat tidurnya untuk merawat pasien Covid-19. Ada sekitar 76 RS yang ada di Medan. Dengan begitu, BOR kita akan mencukupi, di bawah nasional,” kata Edy Rahmayadi didampingi Wakil Gubernur Sumut Musa Rajekshah di Aula Tengku Rizal Nurdin, Jalan Sudirman Nomor 41.
BOR menjadi perhatian khusus Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut, karena dalam 14 hari (3-16 Mei) terakhir rata-rata kasus per hari Covid-19 di Sumut meningkat yaitu di angka 79,3. Sedangkan 14 hari sebelumnya (19 April-2 Mei) rata-rata kasus per hari di Sumut diangka 65,71.
“Intinya saat ini kasus Covid-19 di Sumut itu meningkat. Kita sempat di angka 40 dan sekarang 80 per hari, peningkatannya cukup signifikan. Jadi, kita perlu mengambil langkah-langkah tertentu untuk menurunkan kembali kasus Covid-19 di Sumut dengan meningkatkan kedisiplinan protokol kesehatan,” tambah Edy Rahmayadi didampingi Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Irman Oemar.
Sementara itu, dalam rapat virtual, Presiden RI Joko Widodo meminta Sumut dan 14 provinsi lain (Aceh, Sumbar, Riau, Jambi, Babel, DKI Jakarta, Maluku, Banten, NTB, Maluku Utara, Kalteng, Sulteng, Sulsel dan Gorontalo) yang tren kasus Covid-19 nya meningkat untuk waspada. Diingatkan agar provinsi-provinsi ini segera mengambil langkah-langkah yang tepat untuk menurunkan kasus Covid-19 di daerahnya.
“Ada 15 provinsi yang trennya meningkat pekan terakhir, provinsi ini harus hati-hati. Ambil langkah yang tepat untuk menurunkan kasus Covid-19 di daerahnya masing-masing. Kita tidak ingin perkembangan kasus Covid-19 di Indonesia sampai sulit ditangani seperti India,” kata Joko Widodo melalui teleconference.
Selain itu, Joko Widodo juga meminta setiap daerah untuk bisa menyelaraskan antara ekonomi dan protokol kesehatan. Dengan begitu perekonomian di Indonesia tetap tumbuh karena pada Q1 2021 pertumbuhan ekonomi Indonesia masih di angka -0,74%. Namun, angka ini menunjukkan peningkatan bila dibandingkan dengan Q4 (-2,19), Q3 (-3,49) dan Q2 (-5,32) tahun 2020.
“Target kita itu di Q2 tahun 2021 pertumbuhan ekonomi diatas 7%, arah ke sana sudah terlihat, tetapi kita butuh kerja lebih keras lagi untuk mencapai itu. Tetapi, ingat perketat protokol kesehatan. Untuk zona orange dan merah saya minta tempat wisata ditutup,” pungkas Joko Widodo.
Turut hadir pada rapat ini di Aula Tengku Rizal Nurdin, di antaranya Sekdaprov Sumut R Sabrina, Kapolda Sumut Irjen Pol Panca Putra Simanjuntak, Wakil Ketua DPRD Sumut Harun Mustafa, Pangdam I/BB Hassanudin dan Kepala Kejaksaan Tinggi Sumut Ida Bagus Nyoman Wiswantanu. Sedangkan secara virtual rapat ini dihadiri Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Menteri Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin dan Menteri Kabinet lainnya. Selain itu, rapat juga diikuti Gubernur, Walikota/Bupati se-Indonesia. (rel/mea)