Home Blog Page 3664

Kasus Man Batak Dikembangkan

LABUHANBATU, SUMUT POS – Penyidik Satres Narkoba Polres Labuhanbatu melakukan pemeriksaan terhadap tersangka Irman Pasaribu alias Man Batak (41) warga Lingkungan Padang Matinggi Kecamatan Rantau Utara Kabupaten Labuhanbatu, Kamis (25/2) di bertempat di Direktorat Narkoba Polisi Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut).

Penyidik Satres Narkoba Polres Labuhanbatu periksaan Man Batak di Direktorat Narkoba Polisi Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) (ist).

Pemeriksaan dipimpin Kasat AKP Martualesi Sitepu melakukan pengembangan kasus dari 3 orang anak buah Man Batak yang berhasil ditangkap Sat Narkoba Polres Labuhanbatu sebelumnya. Yaitu Rizal Efendi Rambe alias Penden Mata Kero (41) yang ditangkap pada 5 Januari 2021, Hayat alias Ogut (45) ditangkap pada 7 Februari 2021 dan Muhammad Zunaidi alias Zuned (30) ditangkap 7 Februari 2021.

“Dimana ke dua tersangka Ogut dan Zuned dilakukan tindakan tegas dan terukur karena mencoba melakukan perlawanan dan membahayakan jiwa personel saat pengembangan kasus di lapangan,” kata Kasat Res Narkoba, AKP Martualesi Sitepu.

Secara kooperatif Man Batak menerangkan ke 3 orang tersangka adalah anggotanya yang dipekerjakannya dalam bisnis haram narkotika yang dimulainya sejak tahun 2010, sebut AKP Martulesi Sitepu.

Menurut Kasat, Man Batak juga mengaku kepada penyidik ketika dirinya merasa diincar Polisi memerintahkan anggota.

Martualesi juga menambahakan, terhadap Man Batak dipersangkakan dengan pasal 114 Ayat 2 Sub Pasal 112 Ayat 2 UU RI NO.35 Tahun 2009 Tentang Narkotika dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara.(fdh)

Lagi, Fery Wijaya Pimpin KONI Labuhanbatu, Cabor Kritik Anggaran

LABUHANBATU, SUMUT POS. Fery Wijaya kembali dipercaya mempimpin Dewan Pimpinan Daerah Komite Olahraga Nasional Indonesia (DPD KONI) Kabupaten Labuhanbatu periode 2021-2025. Dia dipilih secara aklamasi melalui Musyawarah Olahraga Kabupaten (Musorkab) KONI Labuhanbatu 2021, Kamis (25/2) di Rantauprapat.

Musyawarah Olahraga Kabupaten (Musorkab) KONI Labuhanbatu 2021 mempercayai Fery Wijaya mempimpin Dewan Pimpinan Daerah Komite Olahraga Nasional Indonesia (DPD KONI) Kabupaten Labuhanbatu periode 2021-2025. (fajar)

Ketua Majelis Sidang Musorkab KONI Labuhanbatu, Muhammad Rusli mengatakan jumlah cabang olahraga (cabor) peserta sidang yang memiliki hak suara sebanyak 26 cabor. Sedangkan, cabor mendukung Fery Wijaya sebanyak 22 cabor. Sementara, sebanyak 4 cabor mendukung kandidat lain.

“Sedangkan syarat pencalonan sebagai kandidat ketua mesti minimal mendapat dukungan 30 persen suara. Atau sebanyak 8 dukungan cabor,” jelasnya.

Pelaksanaan Musorkab KONI Labuhanbatu ini dibuka secara resmi oleh Plh Bupati Labuhanbatu yang diwakili Asisten administrasi pemerintahan Sarimpunan Ritonga.

Acara pembukaan Musorkab KONI Labuhanbatu tersebut juga turut dihadiri ketua KONI Provinsi Sumatera Utara John Ismadi Lubis beserta pengurus lainnya bahkan kegiatan itu juga dihadiri Dandim 0209/LB Letkol Asrul Kurniawan Harahap (Han), sejumlah kepala OPD di jajaran Pemkab Labuhanbatu, dewan Pembina Koni Labuhanbatu Andi Suhaimi Dalimunthe dan seluruh perwakilan cabor se-Labuhanbatu.

Kritik Anggaran

Namun, di tengah acara Muskorcab KONI Labuhanbatu itu, sempat memunculkan polemik. Sebab, laporan pertanggungjawaban (Lpj) Keuangan DPD KONI Labuhanbatu terkesan kurang transparan. Alhasil, sejumlah cabor menuntut kepengurusan KONI Labuhanbatu untuk akuntabel dan transparan dalam penggunaan keuangan daerah.

“Tidak terperinci laporan serapan anggarannya. Padahal, KONI memakai dana APBD Pemkab Labuhanbatu,” ujar Sekretaris Cabor Ikatan Sepeda Sport Indonesia (ISSI) Labuhanbatu.

Kata dia, ada beberapa cabor yang merasa kurang puas dengan ketidak terbukaan manajemen keuangan di KONI Labuhanbatu. Muklis menyebutkan, pada tahun anggaran (TA) 2019 dan TA 2020, KONI menyerap dana APBD Labuhanbatu masing-masing senilai Rp800 juta.

“Kita meminta laporan penggunaan dan pengalokasian dana itu. Kita menuntut pengurus agar bersedia merincikannya. Jika tidak mampu, maka publik akan memberikan penilaian tersendiri dari kinerja KONI,” tandasnya.

Dukung KONI Labuhanbatu

Muskorcab KONI Labuhanbatu dihadiri ketua KONI Sumut, Jhon Ismadi Lubis dan rombongan. Dalam kesempatan arahannya, Ismadi menyebutkan Olahraga itu menjunjung tinggi sportivitas. Sehingga apapun hasil muskorcab harus diakui sebagai produk dari para tokoh olahraga di suatu kabupaten.

Dia menilai kepengurusan lalu yang dipimpin Ferry Wijaya sangat berhasil sukses menyatukan seluruh stakeholder olahraga di Kabupaten. Kesuksesan itu tidak lepas dari seorang pembina.

Dia menilai pembinaan mantan Bupati Labuhanbatu dinilainya mampu mengarahkan kepengurusan KONI menjadi lebih baik.

“Andi Suhaimi dari awal terbentuknya kepengurusan Labuhanbatu langsung terjun. Andi Ini tokoh baik di dunia olahraga. Saya sangat mengharapkan semua urusan yang akan datang tetap melakukan kerjasama dengan pemerintah. Karena tugas KONI adalah membantu pemerintah menurut undang-undang sehingga siapapun jadi ketua KONI kalau tidak bisa bekerjasama dengan pimpinan daerah dengan seluruh OPDnya lebih baik mundur,” jelasnya. (fdh)

DPD PAN Batubara Gelar Musda IV

BATUBARA, SUMUTPOS.CO – DPD Partai Amanat Nasional (PAN) Kabupaten Batubara menggelar Musyawarah Daerah (Musda) IV di Aula RM Buffet Mangga, Jalan Lintas Sumatera Utara, Kecamatan Sei Suka, Kabupaten Batubara, Rabu (24/2).

Musda yang digelar secara virtual dipimpin langsung Ketua Umum PAN, Dr. H Zulkifli Hasan didampingi Sekjen, Eddy Soeparno. Kegiatan musda pada gelombang kedua ini diikuti 28 DPD Kab/Kota se-Sumatera Utara.

Mereka yang hadir adalah para pengurus dan anggota PAN tingkat DPD maupun PAC se-Kabupapaten Batubara, selain itu hadir juga lima formatur.

Dari lima formatur musda DPD PAN IV yang sudah ditetapkan, yakni, Fahmi SH, Abdul Muaz, S.Ag, Khairul Bariah, Suprayitno, Hamdani. Menurut informasi yang didapati di sela sela acara tersebut, ada dua nama bakal calon ketua DPD PAN masa Periode 2020-2025, diantaranya, Fahmi, SH dan Khairul Bariah.

Fahmi SH mengatakan, apabila dirinya terpilih kembali diperiode berikutnya, Insyaallah ke depannya PAN Batubara akan menjadi lebih baik lagi. “Saya optimis di pemilu legislatif tahun 2024 bisa meraih 6 kursi di kursi DPRD Batubara,”katanya.

Menurutnya, dengan pengalaman menjadi anggota DPRD tahun 2013-2019, dan lima tahun menjabat Ketua DPD. “Ini menjadi bekal untuk lebih meningkatkan kepengurusan partai PAN di Batubara untuk menjadi lebih baik lagi,”pungkasnya.

Sementara itu, Khairul Bariah siapaun nantinya terpilih menjadi Ketua PAN Kabupaten Batubara diharapkan bisa membawa PAN kearah yang lebih baik, dan bisa membawa struktural di intern partai melaju cepat dalam mempersiapkan Pemilu 2024 dan bisa meraih 6 kursi di legislatif nantinya.

“Mudah-mudahan Musda IV PAN Batubara ini, sesuai dengan apa yang kita semua harapkan, dan bisa membawa PAN sebagai partai yang terbaik, khususnya untuk masyarakat Batubara, begitu juga pada umumnya di seluruh Indonesia,” pungkasnya.(mag-14)

150 Nakes RS Setio Husodo Kisaran Divaksin

vaksinasi: RSSetio Husodo Kisaran melakukan vaksinasi terhadap 300 tenaga kesehatannya.

ASAHAN, SUMUTPOS.CO – Rumah Sakit Setio Husodo Kisaran melakukan penyuntikan vaksinasi terhadap 300 tenaga kesehatannya, di Aula RS. Setio Husodo, Jalan Sisingamangaraja, Kelurahan Kisaran Timur, Kecamatan Kisaran Timur, Kabupaten Asahan, Rabu (24/2) sekitar Pukul 09.00 WIB.

vaksinasi: RSSetio Husodo Kisaran melakukan vaksinasi terhadap 300 tenaga kesehatannya.

Kabid P2P (Pencegahan dan Pengendalian Penyakit), Safrin Sanza menjelaskan, RS Setio Husodo meminta vaksin ke Kantor Dinas Kesehatan sebanyak 300 dosis pada Senin (22/2). Sebanyak 300 vaksin tersebut akan disuntikkan kepada 150 orang nakes, sisanya non kesehatan, apoteker, tenaga kebersihan dan lainnya. Pelaksanaan vaksinasi tersebut dilaksanakan selama 2 hari, yakni tanggal 24-25 Februari 2021.

Sementara itu, Kapolres Asahan, AKBP Nugroho Dwi Karyanto melalui Kapolsek Kota Kisaran, Iptu I. R Sitompul menyesalkan RS Setio Husodo Kisaran dan Dinas Kesehatan tidak melakukan koordinasi dalam pendistribusian vaksin dan penyuntikannya.

Dikatakan Kapolsek Kota Kisaran, saat melakukan konfirmasi kepihak Dinkes Asahan yang diwakilkan Kabid P2P dan pihak RS. Setio Husodo, bahwa tidak adanya pemberitahuan akan pelaksanaan vaksinasi tersebut dengan alasan mis komunikasi.

“Terdapat juga perbedaan jumlah Tenaga Kesehatan Setio Husodo yang akan divaksin dengan Surat Ketetapan Kadis Kesehatan Asahan dengan nomor 018/dinkes AS 2021 tgl 28 januari 2021 nakes Setio Husodo ditentukan 20 orang. Ternyata surat dari direktur RS Setio Husodo yang akan divaksin sejumlah 30 orang,” ujar Sitompul. (mag-9/han)

Penerima Vaksin Tahap II Dapat Sertifikat

VAKSINASI: Sejumlah forkopimda Labuhanbatu menerima suntikan vaksin Covid-19 tahap dua.fajardame/sumut pos.

LABUHANBATU, SUMUTPOS.CO – Sejumlah tokoh Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Labuhanbatu menerima suntikan vaksin Covid-19 fase ke-2, di kompek kantor Dinas Kesehatan Kabupaten Labuhanbatu jalan KH Dewantara, Rantauprapat, Rabu (24/2).

VAKSINASI: Sejumlah forkopimda Labuhanbatu menerima suntikan vaksin Covid-19 tahap dua.fajardame/sumut pos.

Ini merupakan vaksinasi Covid-19 lanjutan setelah pelaksanaan pertama dilakukan pada tanggal 10 Februari lalu.

Menurut Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Labuhanbatu, Kamal Ilham, seluruh penerima suntikan vaksin tidak merasakan efek negatif yang ditimbulkan setelah melakukan vaksinasi tahap pertama yang dilakukan dua pekan lalu.

Kamal mengimbau seluruh warga Labuhanbatu, agar lebih rasional dan tidak mudah menanggapi atau membagikan isu hoaks terkait dampak vaksinasi.

Di lokasi penyuntikan vaksin, terlihat hadir para unsur Forkopimda Labuhanbatu di antaranya Wakapolres Labuhanbatu Kompol HM Taufik, Kasipidum Bani Imanuel Ginting.

Kemudian, Wakil ketua Nengadilan Negeri Rantauprapat Fauzi Isra, Kakanmenag Labuhanbatu Safiruddin, Kasdim 0209/LB Mayor Muji Santoso.

Selain itu, juga hadir Asisten I Sarimpunan Ritonga, Asisten III Zaid Harahap, Kaban BPBD Atiya Muktar, Kadiskes Kamal Ilham. Vaksinasi Covid-19 itu juga diikuti mantan Bupati Labuhanbatu Andi Suhaimi Dalimunthe.

Proses vaksinasi Covid-19, para penerima suntikan terlihat mesti menjalani sejumlah proses screning. Diantaranya, pemeriksaan suhu tubuh, tensi darah dan kelengkapan administrasi. Diakhir vaksinasi, para penerima suntikan mendapat sertifikasi. (fdh)

Penyintas Covid-19 Bukan Prioritas Penerima Vaksin

VAKSIN: Vaksin Covid-19 jenis Sinovac-Ilustrasi. Vaksin ini mesti cepat dihabiskan, karena ada masa kedaluwarsanya.

LABUHANBATU, SUMUTPOS.CO – Penyintas Covid-19 di Kabupaten Labuhanbatu tidak diprioritaskan sebagai penerima vaksin Covid-19. Namun diharapkan sebagai pendonor plasma kepada pasien yang terpapar Covid-19.

VAKSIN: Vaksin Covid-19 jenis Sinovac-Ilustrasi. Vaksin ini mesti cepat dihabiskan, karena ada masa kedaluwarsanya.

“Masyarakat yang telah sembuh dari Covid-19 (penyintas), tidak menjadi prioritas menerima vaksin. Malah kita menginginkan mereka membagikan plasma kepada penderita Covid-19,” ujar mantan Bupati Labuhanbatu, Andi Suhaimi Dalimunthe,  di kompleks kantor Dinas Kesehatan Kabupaten Labuhanbatu, Jalan KH Dewantara, Rantauprapat, Rabu (24/2).

Disela acara suntikan vaksin Covid-19 fase ke-2 kepada sejumlah tokoh Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Labuhanbatu, Andi mengatakan, ke depan harapannya warga yang menerima vaksin Covid-19 adalah orang yang berinteraksi langsung dengan masyarakat umum.

“Ke depannya sesuai aturan pemerintah, prioritas penerima vaksin adalah masyarakat yang bersinggungan langsung dengan publik. Masyarakat yang sering berpergian dan keluar daerah,” ujarnya.

Kepala Dinas Kesehatan Labuhanbatu, Kamal Ilham mengaku hanya memiliki data penyintas Covid-19 di Kabupaten Labuhanbatu yang terdaftar dalam penanganan medis. Sedangkan warga yang OTG dan diduga sembuh tanpa penanganan medis tidak terdata secara pasti.

“Hanya penyintas Covid-19 yang ditangani medis terdata. Untuk yang tidak ditangani medis, tak terdata,” paparnya.

Dalam petunjuk teknis (juknis) pelaksanaan vaksinasi Covid-19 dalam Keputusan Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit No. HK.02.02/4/1/2021, penyintas Covid-19 merupakan kriteria eksklusi. Yakni, yang pernah terpapar Covid-19, tidak termasuk dalam sasaran vaksinasi Sinovac. (fdh)

BPKPAD Tebingtinggi-Kejaksaan Kerja Sama Bidang Datun

DATUN: Wali Kota Tebingtinggi, Umar Zunaidi Hasibuan saksikan penandatanganan kerja sama BPKPAD dengan Kejari Tebingtinggi dalam bidang Datun.

TEBINGTINGGI, SUMUTPOS.CO – Wali Kota Tebingtinggi Umar Zunaidi Hasibuan menghadiri dan menyaksikan Penandatangan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dan Penandatanganan Komitmen Bersama antara Badan Pengelola Keuangan, Pendapatan dan Aset Daerah (BPKPAD) Kota Tebingtinggi dengan Kejaksaan Negeri Kota Tebingtinggi bidang Datun, di Pondok Bagelen Tebingtinggi, Selasa (23/2).

DATUN: Wali Kota Tebingtinggi, Umar Zunaidi Hasibuan saksikan penandatanganan kerja sama BPKPAD dengan Kejari Tebingtinggi dalam bidang Datun.

Wali Kota Tebingtinggi, Umar Zunaidi Hasibuan mengucapkan terimakasih kepada Kejari Tebingtinggi yang mau bekerjasama dalam hal memberikan pertimbangan hukum, pengamatan hukum dan juga melakukan pengawasan. Semua menginginkan pemerintah good goverment dan clean goverment harus diwujudkan dengan sistem yang bersih.

“Bagaimana pun membentuk suatu sistem tata kelola yang bersih, harus dimulai dari awal. Sebaik apapun pekerjaan kita, sebaik apapun hasilnya tapi kalau prosesnya tidak baik dan tidak benar, maka itu tidak benar juga,” kata Umar.

Umar kembali menegaskan, seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) menguasai hukum tentang apa yang dikerjakan dan dikelola, berubah sesuai dengan kondisi dan apa yang dilakukan. Di dalam perjanjian jangka menengah tahun 2020 tidak akan ada Covid-19, tiba tiba muncul Covid-19 yang harus ditangani. “Kajari menyatakan Covid-19 bagian yang harus kita tangani, tapi ada rambu rambu yang harus kita patuhi dan pedomani, dilakukan dengan prinsip transparansi dan akuntabel yang kuat,” ujar Umar.

Sementara itu, Kepala Kejaksaan Negeri Mustaqpirin mengatakan, harus terus menerus sinergitas dalam rangka menghadapi Covid-19. “Ada 2 fungsi yang Kejari yang harus diketahui, pertama terkait penindakan hukum, namun apabila tidak diminta, kami melakukan fungsi pengawasan,” ujarnya.

Mustaqpirin sangat mengapresiasi program program yang sudah dilaksanakan, dalam pelaporannya semua melaporkan. “Kita menerima beberapa hasil pekerjaan secara berjenjang, sehingga kami bisa membuat kesimpulan ke pusat dengan cepat, terakhir, tidak lupa terhadap perolehan penghargaan penilaian dari KPK, ini ada suatu penilaian objektif. Ini suatu pijakan yang lebih baik lagi nantinya,”pungkasnya.

Sebelumnya Sekretris BPKAPAD selaku panitia kegiatan Sri Imbang melaporkan, tujuan perjanjian kerja sama untuk penanganan masalah hukum bidang perdata dan tata usaha Negara di DPPKAD Kota Tebingtinggi, tata cara penerimaan PAD dari sektor pajak serta peningkatan pengamanan aset aset publik Pemerintah Kota Tebingtinggi. (ian)

Plh Bupati Buka Festival Seni Nasyid Asahan 2021

RESMI: Pelaksanaan Festival Seni Nasyid Tingkat Kabupaten Asahan Tahun 2021 secara resmi dibuka Plh Bupati, Drs. H. John Hardi Nasution, Msi

ASAHAN, SUMUTPOS.CO – Pelaksanaan Festival Seni Nasyid Tingkat Kabupaten Asahan Tahun 2021 secara resmi dibuka Plh Bupati, Drs. H. John Hardi Nasution, Msi di gedung Tahfidz Masjid Agung H. Ahmad Bakrie Kisaran, Rabu (24/2).

RESMI: Pelaksanaan Festival Seni Nasyid Tingkat Kabupaten Asahan Tahun 2021 secara resmi dibuka Plh Bupati, Drs. H. John Hardi Nasution, Msi

Festival Seni Nasyid ini merupakan program Pemerintah secara Nasional, dilaksanakan secara berjenjang mulai dari tingkat Desa/Kelurahan, Kecamatan, Kabupaten, Provinsi sampai dengan tingkat Nasional.

Ketua panitia melalui Sekretaris Panitia Festival Nasyid Tingkat Kabupaten Asahan Tahun 2021, Ali Muqhofar saat menyampaikan pelaksanaan kegiatan ini sesuai dengan Keputusan Bupati Asahan Nomor : 22-BAG-KESRA-TAHUN 2021 tanggal 10 Februari 2021 tentang pembentukan Panitia Penyelenggara, Dewan Pengawas dan Dewan Juri Festival Nasyid Tingkat Kabupaten Tahun 2021.

Disampaikan Ali Muqhofar, Festival Seni Nasyid dilaksanakan sejak tanggal 24-27 Februari 2021 yang diikuti 48 grup dari 25 Kecamatan se-Kabupaten Asahan. Terdiri dari 23 grup putra, dan 25 grup putri. Sedangkan kecamatan yang tidak mengirimkan group nasyid putra, yakni Kecamatan Bandar Pulau dan Kecamatan Silau Laut.

Disebutkannya, nantinya peserta terbaik mendapat penghargaan dari Pemerintah Kabupaten Asaha berupa trophy dan uang tunai.

Sebelum memberikan pengarahan, Plh Bupati Asahan, Drs. H. John Hardi Nasution, MSi melantik dewan juri yang diketuai oleh Dra. Hj. Rita Nurai Nasution dan sekretaris, Drs. Damanhuri Lubis, M. Pd.

Plh Bupati Asahan, John Hardi Nasution, mengatakan Pemkab Asahan secara penuh melimpahkan tugas dan tanggung jawab penilaian kepada para dewan juri. “Kami berkeyakinan dewan juri memiliki pengetahuan yang mapan dibidangnya. Karena itu, para dewan juri tidak akan diintervensi oleh siapapun dan pihak manapun dalam melakukan penilaian,”kata Plh Bupati Asahan.

Beliau juga mengatakan, pada hakekatnya penilaian yang dilakukan dewan juri menilai penampilan 1 grup nasyid. Namun prinsipnya kemampuan para personel itu yang dinilai. Jika semua personel itu baik, maka baiklah 1 group nasyid tersebut. Oleh karena itu, tidak mutlak group nasyid terbaik menjadi duta Asahan ke Provinsi. Nantinya akan dilakukan pemusatan latihan (TC) untuk mendapatkan group yang lebih baik.

Plh Bupati Asahan memberikan pesan kepada peserta untuk menampilkan bakat dan penampilan terbaik yang dimiliki. “Manfaatkanlah kesempatan ini untuk saling mengenal dan menjalin hubungan dengan sesama peserta yang memiliki minat dan bakat yang sama,”kata Jhon Hardi.

Masih kata Jhon Hardi, festival nasyid merupakan sarana evaluasi dengan tujuan peningkatan minat generasi muda dalam melestarikan budaya dan kesenian Islam, serta pengetahuan masyarakat akan pentingnya seni nasyid dalam upaya membangun mental spritual masyarakat.(mag-9/han)

Masih kata Jhon Hardi, festival nasyid merupakan sarana evaluasi dengan tujuan peningkatan minat generasi muda dalam melestarikan budaya dan kesenian Islam, serta pengetahuan masyarakat akan pentingnya seni nasyid dalam upaya membangun mental spritual masyarakat.(mag-9/han)

KONI Sumut Usulkan Pembangunan 4 Tartan Atletik

LABUHANBATU, SUMUT POS. Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sumatera Utara mengharapkan Pemerintah Propinsi Sumut membangun Lintasan Sirkuit Tartan Atletik di empat kabupaten/kota di Sumut. Konon halnya, persiapan Sumatera Utara sebagai tuan rumah Pekan Olahraga nasional (PON) 2024.

Ketua KONI Sumut usulkan pembangunan empat lintasan Tartan atletik (fajar).

“Saya yakin kalau ini nanti jadi dibangun akan muncul atlet atletik dari wilayah sekitar kabupaten yang di bangun Tartan tersebut,” ungkap Ketua KONI Sumut, Jhon Ismadi Lubis, Kamis (25/2) di Rantauprapat.

Dia hadir di kabupaten Labuhanbatu serangkaian acara Musyawarah Olahraga Kabupaten Komite Olahraga Nasional Indonesia (Musorkab KONI) Labuhanbatu 2021.

Kata dia, pembangunan fasilitas tersebut sangat diharapkan di kabupaten Labuhanbatu, Karo, Asahan dan Padang Sidimpuan untuk menjaring atlet potensial.

“Ini sebagai upaya pembinaan olahraga atletik di 4 kabupaten,” imbuhnya.

Menurutnya, pembangunan Tartan tersebut, idealnya 6-8 line. Sehingga, memenuhi standar.

Dihadapan para peserta Musorkab KONI Labuhanbatu, mantan Bupati Labuhanbatu Andi Suhaimi Dalimunthe, Asisten I Pemkab Labuhanbatu Sarimpunan Siregar, Dandim 0209/LB Letkol Asrul Kurniawan Harahap, Jhon Ismadi mengatakan usulan pembangunan sudah dianggarkan. Tapi akhirnya dilepas lagi berhubung adanya Pandemi Covid-19.

Di Sumatera Utara, katanya fasilitas Tartan yang ideal hanya ada satu di Unimed, di Kodam Bukit Barisan. Sehingga kalau terealisasi pembangunannya di 4 Kabupaten tersebut, akan SUMUT sebagai tuan rumah pada PON 2024. (fdh)

Besok Bobby-Aulia Dilantik, Meryl Ucapkan Selamat dan Sampaikan Harapan untuk Medan

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Anggota Komisi A DPRD Sumut yang juga Kepala Sekreariat Bersama Relawan Kolaborasi Bobby-Aulia, Meryl Rouli Saragih menyampaikan selamat kepada Bobby-Aulia yang akan dilantik menjadi wali kota dan wakil wali kota Medan besok, Jumat (26/2).

“Selamat atas pelantikan Bobby-Aulia menjadi walikota dan wakil walikota Medan,” kata Meryl dalam keterangan persnya, Kamis (25/2/2021).

Meryl juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh warga Medan yang percaya dan memilih pasangan Bobby–Aulia dalam pilkada yang gelar pada Desember lalu.

“Menjadi kebanggaan tesendiri, akhirnya calon yang diusung PDI perjuangan dan kader partai mampu memenangkan hati rakyat dengan demikian 3 pilar di kota Medan diharapkan bisa berkolaborasi dalam memajukan kota Medan untuk melompat lebih tinggi,” ungkap Wakil Sekretaris DPD PDI Perjuangan Sumut tersebut.

Politisi yang dekat dengan kalangan milenial tersebut juga menyampaikan bahwa Bobby-Aulia tidak mungkin bisa kerja sendiri maka dari itu perlu kolaborasi dan sinergitas seluruh elemen masyarakat. “Kita berharap ada harmonisasi antara warga Medan dan pemerintah untuk memajukan kota ini,  sebab kemajuan hanya menjadi mimpi jika tidak melibatkan seluruh elemen masyarakat untuk ambil bagian dan bergotong royong demi Medan tercinta,” lanjut Meryl yang merupakan Juru Bicara Tim Pemenangan Bobby-Aulia pada Pilkada Lalu.

Selain itu Meryl juga menyampaikan bahwa sudah saatnya anak muda mulai berkiprah di Kota Medan untuk memberikan kontribusinya untuk kemajuan Kota Medan. “Kalangan anak muda atau kalangan milenial tidak boleh diam atau didiamkan karena kalangan milenial memiliki Potensi yang luar biasa jika mampu di kolaborasikan dengan elemen masyarakat lain dan tentu kita menginginkan Bobby-Aulia nantinya mampu mengkolaborasikan hal tersebut,” terang Meryl dengan semangat.

Terakhir Meryl melanjutkan, ada pekerjaan rumah (PR) besar yang harus segera diselesaiakan, misalnya masalah kebersihan, drainase yang buruk penyebabkan banjir, infrastruktur yang kurang baik, dan carut marutnya birokrasi di Pemko Medan. “Termasuk menekan penyebaran Covid-19 harus menjadi skala perioritas kebijakan kedepan,” pungkas politisi perempuan yang dikenal supel tersebut. (adz)