28 C
Medan
Saturday, April 11, 2026
Home Blog Page 3837

Tambang Emas Martabe Bantu Pemugaran Rumah Sejarah Simago-mago

Juga Dukung Pemadam Kebakaran

Senior Manager Community Pramana Triwahjudi, Community Development Manager Christine Pepah dan Community Relations Manager Endra Hermawan berfoto bersama Bupati Tapanuli Selatan Syahrul Pasaribu usai menyerahkan dukungan penguatan pemadam kebakaran dan pemugaran Rumah Sejarah Simago-Mago.

BATANGTORU, SUMUTPOS.CO – PT Agincourt Resources (PTAR), pengelola Tambang Emas Martabe memberikan bantuan perlengkapan dasar bagi personil satuan pemadam kebakaran Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan Zona 3 yang meliputi beberapa kecamatan yakni Batangtoru, Muara Batangtoru, Marancar, Angkola Barat dan Angkola Sangkunur.

Tak hanya itu, sebagai bentuk kepedulian pada penanganan COVID-19, PTAR juga memberikan bantuan pemugaran untuk Rumah Sejarah Simago-mago di Desa Sialagundi untuk dijadikan kantor Gugus Tugas COVID-19 Tapanuli Selatan.

Pramana mengemukakan, Rumah Simago-mago ditetapkan sebagai salah satu situs bersejarah oleh Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan, karena sejak 1950 areal rumah ini telah digunakan untuk lahan pembibitan pertanian dan perkantoran seperti Gedung Badan Pelaksana Penyuluhan dan Ketahanan Pangan tapanuli Selatan/Mess UPDT Simago-mago, Balai Penyuluhan Pertanian (BPP), Aula Badan Pelaksana Penyuluhan dan Ketahanan Pangan, Bangunan Kantor Pertanian (Lambou) serta rumah jaga.

Pada 1953, Wakil Presiden RI Mohammad Hatta meresmikan, sekaligus bermalam di rumah tersebut.  PTAR memberikan dukungan dalam bentuk pemugaran/restorasi Rumah Sejarah Simago-mago juga termasuk kelengkapan kantor Gugus Tugas COVID-19 Tapanuli Selatan seperti meja dan kursi kerja, serta komputer dan printer dimana proses pemugaran memakan waktu selama 2 bulan.   

Adapun, untuk bantuan perlengkapan pemadam kebakaran, berupa lima set lengkap baju dan celana pemadam anti panas Nomex III A termasuk sarung tangan, helm dan sepatu, fire hose rubber zulu 1,5″x30 m machino coupling sebanyak 4 unit, fire house rubber zulu 2,5″x20 m machino coupling sebanyak 4 unit, kapak pemadam kebakaran 90 cm 1 unit dan nozzle protek 368 size 2.5″ machino coupling 1 unit.

Pemberian bantuan diserahkan oleh Senior Manager Community PTAR Pramana Triwahjudi dan diterima langsung oleh Bupati Tapanuli Selatan Syahrul Pasaribu, di kompleks perkantoran Pemkab Tapsel, pada Jumat, 27 November 2020.

“Keseluruhan bantuan ini merupakan bentuk kepedulian PTAR terhadap kondisi keselamatan masyarakat di wilayah sekitar Tambang Emas Martabe terutama apabila terjadi kebakaran. Kontribusi ini merupakan kelanjutan dari rangkaian kerjasama dalam meningkatkan kapasitas dan kesiap-siagaan para personil satuan pemadam kebakaran agar lebih optimal dengan peralatan memadai sesuai standar dalam penanggulangan bencana kebakaran. Pada 2016, PTAR juga telah memberikan unit truk pemadam kebakaran,” jelas Pramana.

Lebih lanjut, Pramana mengemukakan, pemberian bantuan ini juga merupakan rangkaian dari peningkatan kapasitas para personil satuan pemadam kebakaran Zona 3 Tapanuli Selatan. Sebelumnya, PTAR telah merancang serangkaian pelatihan penggulangan kebakaran bagi personil satuan tugas bersama-sama dengan Emergency Response Team (ERT) PTAR, namun sedikit terkendala karena COVID-19, sehingga beberapa pelatihan masih tertunda.

“Mudah-mudahan pelatihan ini bisa terus kita lanjutnya dengan cara-cara baru menyesuaikan dengan protokol kesehatan COVID-19,” tambah Pramana.                                                                                                                                         

Bupati Tapanuli Selatan Syahrul Pasaribu mengucapkan terima kasih atas donasi yang diberikan PTAR.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada manajemen PTAR karena bantuan ini sangat bermanfaat khususnya untuk menyempurnakan perlengkapan pemadam kebakaran di sekitar tambang, karena kebakaran di Pasar Batangtoru pada tahun lalu menyebabkan beberapa peralatan rusak terbakar. Selain itu, kami juga berterima kasih atas pemugaran Rumah Sejarah Simago-mago, karena sekarang dapat digunakan sebagai kantor Gugus Tugas COVID-19 Tapanuli Selatan. Seluruh bantuan akan kami manfaatkan dengan maksimal,” tutup Syahrul. (rel)

Aliansi Wirausaha Mahasiswa Gelar Ekspo dan Talkshow Wirausaha

Mengembalikan Semangat Mahasiswa dan Pelaku UMKM

WIRAUSAHA: Suasana Ekspo Kewirausahaan dan Talkshow Wirausaha yang digelar Aliansi Wirausaha Mahasiswa di Medan, Selasa (1/12).

MEDAN, SUMUTPOS.CO- Aliansi Wirausaha Mahasiswa menggelar “Ekspo Kewirausahaan dan Talkshow Wirausaha” di Atrium Mall Focal Point, Medan, beberapa waktu yang lalu. Acara ini bertujuan untuk kembali meningkatkan semangat para mahasiswa dan pelaku UMKM di masa pandemi.

Ketua Unum Aliansi Wirausaha Mahasiswa, 

T. Hafiz Riansyah menyatakan 80 persen dari seluruh anggota Aliansi Wirausaha Mahasiswa merupakan pelaku UMKM. Sedangkan sisanya masih belajar untuk menjadi pengusaha.

“Dengan adanya acara ini, berbincang dengan semua para senior dapat mengembalikan semangat para anggota dan UMKM untuk menjadi pengusaha,” ujarnya.

Hafiz menyatakan, acara ini mengangkat tema “Kolaborasi Pengusaha Kota Medan Maju” ini menghadirkan ada tiga narasumber yang berkompeten di bidangnya, seperti Ikrimah Hamidy selaku Ketua Bidang Komunikasi Pemenangan Bobby Nasution-Aulia Rahcman, Palacheta Subies Subianto (Pengusaha/Pemilik Mall Focal Point) dan T. Hafiz Riansyah (Ketua Umum Aliansi Wirausaha Mahasiswa).

Dalam paparannya, ketiga pemateri menyatakan, keberadaan dunia usaha, khususnya usaha mirko, kecil dan menengah (UMKM), sangat berperan besar dalam kebangkitan ekonomi Indonesia di tengah pandemi virus Corona 2019 (Covid-19), tak terkecuali Medan, yang tengah melanda.

Melalui kerja sama dengan pemerintah, para pengusaha ini akan mampu berkontribusi besar bagi kemajuan ibukota Sumut yang kini terkesan tertinggal dibandingkan kota-kota besar lain di Indonesia.

Ikrimah Hamidy mengutarakan, strategi bisnis atau perdagangan menjadi kunci bagi percepatan pemulihan ekonomi, khususnya bagi UMKM. Tanpa strategi yang kreatif dan inovatif, UMKM tak akan mampu mengoptimalkan potensinya.

Sebaliknya, dengan cara-cara yang jitu, termasuk memanfaatkan perkembangan teknologi yang ada serta berkolaborasi dengan semua pihak, kemajuan sekaligus pemulihan ekonomi akan terwujud.

“Kolaborasi antara pemerintah dan pengusaha juga penting untuk memajukan para pelaku UMKM,” ujarnya.

Sementara Palacheta membahas sisi investasi untuk UMKM dan legalitas usaha. Dikatakannya, kedua hal ini menjadi persoalan penting dan mendasar bagi dunia usaha. Kedua hal ini harus menjadi perhatian dan persoalan yang terkait dengan investasi dan legalitas usaha itu harus diatasi.

Dia menyambut baik berbagai program yang diusung Bobby-Aulia untuk dunia usaha, khususnya dalam hal legalitas usaha. Program, kebijakan dan tekad untuk memudahkan persoalan perizinan usaha, termasuk bagi UMKM dan perintis usaha, harus didukung sehingga bisa diwujudkan.

Hafiz Riansyah sendiri memaparkan tentang kebutuhan dan pentingnya bagi UMKM pemula untuk bisa melakukan kolaborasi dengan pemerintah.

“Menu kerja sama seperti ini merupakan hubungan saling menguntungkan. Bukan hanya akan memajukan UMKM, tapi juga Kota Medan dan masyarakat umumnya,” tutupnya.

Selain talkshow, acara ini juga mengadakan pameran yang diikuti oleh para pelaku usaha, terutama anggota Aliansi Mahasiswa Pengusaha. (ram)

Sabu 15 Kg Dimusnahkan Kepolisian Resort Labuhanbatu

MUSNAHKAN: Polres Labuhanbatu memusnahkan barang bukti sabu seberat 15 kilogram atau senilai Rp15 miliar di Mako Polres Labuhanbatu, Selasa (2/11).fajar/sumut pos.
MUSNAHKAN: Polres Labuhanbatu memusnahkan barang bukti sabu seberat 15 kilogram atau senilai Rp15 miliar di Mako Polres Labuhanbatu, Selasa (2/11).fajar/sumut pos.

LABUHANBATU, SUMUTPOS.CO – Kepolisian Resort Labuhanbatu memusnahkan barang bukti narkotika jenis sabu seberat 15 kilogram, atau setara dengan nilai Rp15 miliar, di Gedung Serba Guna Satmika Mapolres Labuhanbatu, Rabu (2/12).

MUSNAHKAN: Polres Labuhanbatu memusnahkan barang bukti sabu seberat 15 kilogram atau senilai Rp15 miliar di Mako Polres Labuhanbatu, Selasa (2/11).fajar/sumut pos.
MUSNAHKAN: Polres Labuhanbatu memusnahkan barang bukti sabu seberat 15 kilogram atau senilai Rp15 miliar di Mako Polres Labuhanbatu, Selasa (2/11).fajar/sumut pos.

Pemusnahan barang bukti sabu yang digelar Satresnarkoba Polres Labuhanbatu, merupakan hasil pengungkapan kasus periode Oktober-November 2020 dengan dua orang tersangka. Pengungkapan kasus tersebut hasil kerjasama Polres Labuhanbatu dengan Ditnarkoba Polda Sumatera Utara.

Acara pemusnahan sabu tersebut dihadiri Labfor Poldasu dan seluruh Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompimda) Labuhanbatu, juga organisasi penggiat anti narkoba Labuhanbatu Raya.

Kapolres Labuhanbatu, AKBP Deni Kurniawan mengatakan, dari jumlah narkoba yang disita, pihaknya berhasil menyelamatkan 150.000 jiwa. Ia juga mengatakan, nominal sabu seberat 15 kg tersebut senilai Rp15 miliar.

“Kita musnahkan sabu seberat 15 Kg dengan 2 orang tersangka.Untuk diketahui bahwa dengan terpaksa kita memberikan tindak tegas keras terukur kepada 2 orang tersangka tersebut karena melawan dan melukai petugas,” paparnya.

Kata dia, Polres Labuhanbatu tidak kompromi terkait narkoba. Selain itu, pihaknya berharap kerja sama dengan semua unsur elemen masyarakat dalam pemberantasan narkoba. (fdh/han)

Warga Harus Patuhi Prokes saat Nongkrong di Kafe

OPERASI: Jajaran Polsek Tebingtinggi dan TNI ketika melakukan Operasi Yustisi di kafe Desa Paya Bagas, Kecamatan Tebingtinggi.
OPERASI: Jajaran Polsek Tebingtinggi dan TNI ketika melakukan Operasi Yustisi di kafe Desa Paya Bagas, Kecamatan Tebingtinggi.

TEBINGTINGGI, SUMUTPOS.CO – Jajaran Polsek Tebingtinggi melakukan razia Operasi Yustisi dan penegakan protokol kesehatan percepatan penanganan Covid-19 di wilayah Kafe yang berada di daerah Desa Paya Bagas, Kecamatan Tebingtinggi, Kabupaten Sergai, Selasa (2/12)malam.

OPERASI: Jajaran Polsek Tebingtinggi dan TNI ketika melakukan Operasi Yustisi di kafe Desa Paya Bagas, Kecamatan Tebingtinggi.
OPERASI: Jajaran Polsek Tebingtinggi dan TNI ketika melakukan Operasi Yustisi di kafe Desa Paya Bagas, Kecamatan Tebingtinggi.

Kapolsek Tebingtinggi, Iptu Doraria Simanjuntak, mengatakan Operasi Yustisi dilakukan di kafe-kafe yang ada di wilayah Desa Paya Bagas, Kecamatan Tebingtinggi, mereka para pengunjung kafe yang terutama kaum laki laki banyak tidak menggunakan masker, jadi sebagai cara memutus mata rantai penyebaran Covid-19, mereka yang tidak memakai masker di kenai sanksi sosial seperti tindakan pushup dan menanda tangani surat pernyataan tidak mengulangi perbuatan tidak memakai masker dan tetap mematuhi Protokol Kesehatan (Prokes).

“Mereka yang tidak memakai masker kebanyakan pengunjung kafe, mereka diberikan sanksi sosial dan tindakan membuat surat pernyataan,” bilang Iptu Doraria.

Bukan itu saja, selain melakukan penegakan disiplin di kafe, pihak Polsek Tebingtinggi dibantu TNI dan pihak desa melakukan operasi di wilayah Desa Paya Lombang, Kecamatan Tebingtinggi. Pada malam hari, masih ada ditemukan masyarakat tidak menggunakan masker saat melakukan aktivitas diluar rumah.

“Kepada masyarakat tetap kita berikan pemahaman terkait pandemi Covid-19, kita harus membudidayakan tatanan baru dengan mematuhi 3M, memakai masker, mencuci tangan menggunakan sabun dan menjaga jarak,” paparnya. (ian/han)

Ketua PKK Sumut Bantu Korban Banjir di Tebingtinggi

SERAHKAN: Ketua Penggerak Tim PKK Sumut, Nyonya Nawal Lubis memberikan bantuan sembako bagi korban banjir Tebingtinggi.Sopian/sumut pos.
SERAHKAN: Ketua Penggerak Tim PKK Sumut, Nyonya Nawal Lubis memberikan bantuan sembako bagi korban banjir Tebingtinggi.Sopian/sumut pos.

TEBINGTINGGI, SUMUTPOS.CO – Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Sumatera Utara (Sumut), Nyonya Nawal Lubis memberikan bantuan paket sembako dan makanan siap saji kepada Pemerintah Kota Tebing tinggi, Rabu (2/12).

SERAHKAN: Ketua Penggerak Tim PKK Sumut, Nyonya Nawal Lubis memberikan bantuan sembako bagi korban banjir Tebingtinggi.Sopian/sumut pos.
SERAHKAN: Ketua Penggerak Tim PKK Sumut, Nyonya Nawal Lubis memberikan bantuan sembako bagi korban banjir Tebingtinggi.Sopian/sumut pos.

Bantuan tersebut langsung diterima oleh Sekdako Tebingtinggi, Muhammad Dimiyathi di Rumah Dinas Wali Kota, Jalan Sutomo Kota Tebingtinggi, Rabu (2/12).

Ketua PKK Sumut, Nyonya Nawal Lubis mengatakan bantuan sembako dan makanan siap saji untuk meringankan beban korban banjir yang ada di Tebingtinggi. Sebanyak 100 paket bantuan berupa minyak goreng, gula dan beras.

“Kita ikut berkontribusi membantu meringankan beban masyarakat yang terdampak banjir. Semoga dengan bantuan ini, beban masyarakat yang terdampak banjir bisa berkurang, apalagi saat ini masa pandemi Covid-19,” kata Nawal.

Bantuan juga diharapkan menjadi penyemangat para warga yang terdampak banjir dalam menghadapi bencana alam ini, serta terus berusaha untuk bangkit kembali. “Semoga bantuan ini segera disalurkan, sehingga dapat dimanfaatkan warga yang menerimanya, serta menjadi penyemangat bagi para korban,” jelas Nawal.

Sedangkan Sekdako Tebingtinggi Muhammad Dimiyathi, menyampaikan apresiasinya atas bantuan tersebut. Dikatakannya, bantuan tersebut sangat berarti lantaran masih ada warga yang membutuhkannya. Karena itu bantuan akan segera disalurkan kepada warga yang membutuhkan.

“Terima kasih Pemprov Sumut, kami berterima kasih karena masih ada warga yang membutuhkan bantuan. Karena mereka belum bisa beraktivitas penuh memenuhi kebutuhan hidupnya, karena masih membersihkan rumah dari sisa banjir,” ungkap Dimiyathi.

Sekedar mengingatkan, banjir terjadi mulai Jumat (27/11) dan berangsur surut pada Minggu (29/11) siang. Saat ini, status penanggulangan banjir Kota Tebingtinggi adalah pasca penanggulangan. Sudah tidak ada lagi warga yang berada di pengungsian. Warga sudah kembali ke rumah masing-ma sing membersihkan rumahnya.

“Hari ini di tempat terparah, mereka ada yang meminta bantuan untuk pengangkutan sampah-sampah sisa banjir. Semoga banjir tidak terulang lagi,” kata Dimiyathi.

Pada kesempatan tersebut, TP PKK Sumut yang bekerja sama dengan Grab Food Medan juga menyerahkan bantuan sebanyak 1.000 makanan kepada Pemerintah Kota Tebingtinggi untuk disalurkan kepada korban banjir. Makanan yang diberikan merupakan makanan siap saji. (ian/prn/han)

Kabaharkam Polri Bantu Korban Banjir Tebingtinggi

SIMBOLIS: Kapolres Tebingtinggi, AKBP James P Hutagaol didampingi Kabag Ops Kompol Burju Siahaan memberikan bantuan beras secara simbolis kepada para Kapolsek se sewilayah jajaran hukum Polres Tebingtinggi.Sopian/sumut pos.
SIMBOLIS: Kapolres Tebingtinggi, AKBP James P Hutagaol didampingi Kabag Ops Kompol Burju Siahaan memberikan bantuan beras secara simbolis kepada para Kapolsek se sewilayah jajaran hukum Polres Tebingtinggi.Sopian/sumut pos.

TEBINGTINGGI, SUMUTPOS.CO – Wujud kepedulian Polri terhadap warga Kota Tebingtinggi yang berdampak banjir, Kabaharkam Komjen Pol Drs Agus Andrianto melalui Polres Tebingtinggi memberikan bantuan beras sebanyak 5 ton untuk disalurkan kepada warga berdampak banjir melalui Polsek, Koramil, AMTT, Muhammadiyah dan Ibtidaiyah yang ada di wilayah jajaran hukum Polres Tebingtinggi.

SIMBOLIS: Kapolres Tebingtinggi, AKBP James P Hutagaol didampingi Kabag Ops Kompol Burju Siahaan memberikan bantuan beras secara simbolis kepada para Kapolsek se sewilayah jajaran hukum Polres Tebingtinggi.Sopian/sumut pos.
SIMBOLIS: Kapolres Tebingtinggi, AKBP James P Hutagaol didampingi Kabag Ops Kompol Burju Siahaan memberikan bantuan beras secara simbolis kepada para Kapolsek se sewilayah jajaran hukum Polres Tebingtinggi.Sopian/sumut pos.

Pemberian secara simbolis dilakukan oleh Kapolres Tebingtinggi, AKBP James P Hutagaol didampingi Kabag Ops Kompol Burju Siahaan, di Jalan Pahlawan Kota Tebingtinggj, Rabu (2/12).

Kapolres Tebingtinggi, AKBP James P Hutagaol meminta kepada yang akan menyalurkan bantuan berdampak banjir di wilayah hukum Polres Tebingtinggi agar menyalurkannya dengan ikhlas dan benar-benar sampai ketangan masyarakat yang berdampak banjir.

Dimintakan juga kepada tim yang akan menyalurkan bantuan beras agar selalu mematuhi protokol kesehatan percepatan penangan Covid-19, selalu menggunakan masker, mencuci tangan menggunakan air mengalir, menjauhi kerumunan dan tetap jaga stamina. “Penyaluran bantuan ini harus mematuhi Prokes. Pakai masker dan jaga jarak. Bantuan harus tepat sasaran kepada warga berdampak banjir,” pintanya.

Sembako berupa beras sebanyak 5 ton (1000 karung) ukuran 5 Kg yang diberikan secara simbolis kepada, Kapolsek Rambutan 80 karung, Kapolsek Padang Hulu 80 karung, Kapolsek Padang Hilir 75 karung, Kapolsek Tebingtinggi 75 karung, Kapolsek Bandar Khalifah 70 karung, Kapolsek Dolok Merawan 70 karung.

Kapolsek Sipispis 70 karung, Brimob Detasmen B Tebingtinggi 100 karung, Koramil 13 Tebingtinggi 100 karung, Koramil 24 Tebing Syahbandar 80 karung, AMTT (Aliansi Mahasiswa Tebingtinggi) 100 karung, organisasi Muhamadiyah 50 karung dan Ibtidaiyah sebanyak 50 karung. (ian/han)

UMK Binjai 2021 Tetap Rp2,6 Juta

BINJAI, SUMUTPOS.CO – Pemerintah Kota Binjai melalui Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian Perdagangan sudah menetapkan Upah Minimum Kota pada tahun 2021 sebesar Rp2.614.781. Besaran UMK Binjai 2021 yang ditetapkan Pemko ini sama dengan tahun sebelumnya.

“Sudah kami usulkan besaran UMK tahun 2021 ini ke Gubernur Sumut,” jelas Kadisnakerperindag Kota Binjai, Hedi Novria, Rabu (2/12).

Penetapan UMK dilakukan karena adanya Surat Edaran dari Direktorat Jenderal Pembinaan Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial Tenaga Kerja Kementerian Ketenagakerjaan pada Oktober 2020. “Penetapan UMK Binjai 2021 ini memperhatikan kondisi perekonomian dan ketenagakerjaan pada masa Pandemi Covid-19. Selain itu, juga dalam rangka melindungi keberlangsungan kerja bagi pekerja/buruh dan menjaga keberlangsungan usaha,” beber mantan Kepala Bagian Perekonomian Sekretariat Daerah Kota Binjai ini.

Karena memperhatikan kondisi perekonomian dan pemulihan ekonomi nasional ini, tambah dia, makanya besaran UMK Binjai 2021 tetap. Terlebih, Menaker, Ida Fauziyah pun menyarankan agar besaran UMK tidak berubah.

“Kepada pengusaha diimbau agar memberikan upah untuk pekerjanya sesuai dengan besaran UMK yang telah ditetapkan,” pungkasnya. (ted/han)

Bobby Nasution: Kita Perbanyak Doa, Coblos Nomor Dua!

MEDAN, SUMUTPOS.CO — Jelang kontestasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 9 Desember 2020, semakin banyak dukungan yang diberikan masyarakat untuk pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Medan, Muhammad Bobby Afif Nasution dan Aulia Rachman. Teranyar, dukungan diberikan ibu-ibu Majelis Taklim di Kecamatan Medan Selayang.

“Alhamdulillah, semakin dekat tanggal 9 Desember 2020, semakin banyak dukungan yang diberikan. Bukan hanya terkhusus buat saya dan Bang Aulia Rachman pribadi, tapi dukungan untuk perubahan di Kota Medan,” ucap Bobby usai mengikuti kegiatan Zikir dan Doa Pemenangan Paslon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Medan, Muhammad Bobby Afif Nasution dan Aulia Rachman bersama Majelis Taklim DPC PDIP Kota Medan di Villa Asoka Jalan Pasar I, Medan Selayang, Kamis (3/12) siang.

Menurut Bobby, dirinya sudah mengupayakan bersosialisasi seoptimal mungkin untuk menarik perhatian warga Medan dalam menggunakan hak pilihnya, dengan datang ke tempat pemungutan suara (TPS) pada 9 Desember nanti. “Di detik-detik terakhir ini, kita perbanyak doa, memohon doa kepada seluruh alim ulama di Kota Medan, tokoh-tokoh agama yang ada di Kota Medan bagaimana agar masyarakat Kota Medan datang ke TPS untuk menentukan pilihan. Apapun hasilnya, ke depannya mudah-mudahan bisa membawa Kota Medan yang berkah,” ungkap suami Kahiyang Ayu itu.

Menjawab wartawan terkait solusi masalah jalan rusak, menantu Presiden Jokowi menuturkan untuk menyelesaikan permasalahan infrastruktur Kota Medan seperti jalan rusak adalah bagaimana manajemen keuangan pemimpin Kota Medan. “Saya yakin, kalau manajemen keuangan dikelola dengan baik, tidak ada pungli, tidak ada korupsi, maka dalam dua tahun jalan Kota Medan ini akan mulus,” tukasnya.

Kedatangan Bobby dalam kegiatan ini sebelumnya disambut dengan nasyid dan salawat. Menurut Ustaz Fuad Akbar, zikir dan doa ini merupakan kegiatan penutup majelis taklim DPC PDIP, yang sudah sosialisasi Bobby-Aulia di 50 titik Kota Medan.

Tuan rumah kegiatan, Lis menuturkan zikir dilakukan dalam rangka doa untuk pemenangan Bobby Nasution. “Kita cari pemimpin yang muda, yang segar yang gress ibu-ibu. Biar bisa bekerja dan tak ada lagi jalan berlubang di Kota Medan. Makanya tanggal 9 Desember jangan lupa datang ke TPS, pilih nomor 2,” pungkasnya. (rel)

Ketua IMM Sumut: Jangan Ada yang Merasa Paling Agamais

MEDAN, SUMUTPOS.CO — DPD Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Sumatera Utara menggelar Deklarasi Pilkada Damai di Gedung Dakwah Muhammadiyah Sumut, Jalan Sisingamangaraja Medan, Kamis (3/12/2020).

Deklarasi Pilkada Damai bertemakan “Songsong Pilkada di Sumut, ciptakan damai tanpa politisasi agama, demi kerukunan masyarakat Sumatera Utara”.

Dalam sambutannya, Ketua DPD IMM Sumut, Zulham Hidayah mengatakan dalam menjalankan roda politik, harus mengedepankan persatuan.

“Makanya, kurang tepat kalau isu agama dipakai oleh kelompok tertentu. Karena bisa merongrong persatuan,” katanya.

Atas dasar itu, Zulham meminta agar jangan ada kelompok tertentu yang merasa paling agamais. Begitu juga sebaliknya, jangan ada juga kelompok tertentu yang merasa paling nasionalis.

“Karena Indonesia ini merdeka karena persatuan masyarakatnya. Jadi, jangan lagi dipecah belah,” pinta dia.

Ia pun mengajak para kader IMM Sumut untuk menggunakan hak pilih di Pilkada serentak 2020.

“Siapapun kader IMM yang memiliki hak pilih, gunakanlah dengan sebaik-baiknya untuk memilih pemimpin kita,” pungkasnya.

Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sumut, Prof Hasyimsyah mengapresiasi acara tersebut. Ia menambahkan acara tersebut murni inisiatif dari DPD IMM Sumut.

“Ini acara yang tepat. Saya kira ini acara yang bagus. Sebab, Sumut merupakan provinsi yang sangat majemuk. Jadi, Pilkada damai itu harus bisa diwujudkan,” katanya.

Sebagai generasi muda, ia minta kader IMM Sumut ikut meramaikan Pilkada serentak 2020.

“Kalian generasi muda punya tanggungjawab untuk memilih pemimpin yang berkualitas dan yang punya visioner. Kalian sebagai generasi muda punya tanggungjawab. Karena bisa memajukan, baik di bidang hukum, ekonomi dan lainnya. Karena pemimpin itu orang yang akan buat keputusan. Walaupun dia hebat, tapi berpulang ke orangnya. Pemimpin harus visioner, menjelaskan apa adanya,” paparnya.

Komisioner KPU Sumut, Syafrialsyah yang hadir di acara itu mengatakan sebanyak 23 kabupaten/kota di Sumut akan menggelar Pilkada serentak 2020. Ia menambahkan dari total 23 kabupaten/kota itu, sebanyak 8 kabupaten/kota yang memiliki pasangan calon perseorangan atau tanpa didukung partai politik.

“Jadi, Pilkada ini hanya diikuti dua peserta, yakni peserta dari partai politik dan peserta dari pasangan calon perseorangan,” pungkasnya. (rel)

Diskominfo Langkat Over Target RPMT

Kadis Kominfo Langkat, H Syahmadi.
Kadis Kominfo Langkat, H Syahmadi.

LANGKAT, SUMUTPOS.CO – Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Langkat tiga tahun berturut dari 2018 sampai 2020 berhasil over target PAD sektor Retribusi Pengendalian Menara Telekomunikasi (RPMT). Pencapaian ini, bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan serta mendukung Kabupaten Langkat meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).

Kadis Kominfo Langkat, H Syahmadi.
Kadis Kominfo Langkat, H Syahmadi.

“Alhamdulillah, over target tersebut mendukung Langkat meraih opini WTP atas laporan keuangan TA 2019 dari BPK RI Perwakilan Sumatera Utara. Insya Allah Langkat kembali raih WTP 2020,” sebut Kadis Kominfo H.Syahmadi di Ruang Kerjanya, Rabu (2/12)

Syahmadi menjelaskan, target dari PAD sektor RPMT ditahun 2018 sebesar Rp1 Milyar dengan over target Rp1.217.504.500 atau senilai 121,7 persen. Lalu ditahun 2019, target Rp1,1 Milyar dengan over target sebesar Rp1.203.214.500 atau senilai 109 persen.

Untuk tahun 2020, target Rp1,1 miliar dengan over target Rp1.214.647.100 atau senilai 110,4 persen. RPMT dapat dikutip mulai 2018, semenjak itu Diskominfo Langkat selalu over target,” ungkapnya.

Syahmadi juga mengatakan, sebelumnya sektor RPMT ini dikelola Dishub Kabupaten Langkat. Namun pada 2015, Perda pengutipan sektor RPMT ini dibatalkan oleh Mahkamah Konstitusi RI. Sehingga pengutipan RPMT tidak dapat dilanjutkan sampai tahun 2017,

Pembatalan tersebut, sambung Syahmadi, tertuang dalam putusan Mahkamah Konstitusi RI No:46/PUU-XII/2014, dengan menjatuhkan putusan dalam permohonan pengujian UU No 28 tahun 2009 tentang pajak daerah dan retribusi daerah terhadap UUD Negara RI tahun 1945. Serta keputusan Menteri Dalam Negeri No.188.34-6483 tahun 2016, maka peraturan daerah nomor 1 tahun 2012 tentang retribusi jasa umum perlu direvisi.

Kemudian, setelah berdirinya Diskominfo Langkat pada Januari 2017. Perda retribusi RPMT ini kembali diperjuangkan. “Saya melihat ada peluang besar untuk peningkatan PAD dari sektor RPMT ini. Sehingga kami berjuang mencari celah untuk medapatkan dasar hukumnya,” sebutnya.

Hingga akhirnya, lanjut Syahmadi, Pemkab Langkat melalui Diskominfo dapat melahirkan Perda No 3 tahun 2018, tentang perubahan atas peraturan daerah nomor 1 tahun 2012, tentang retribusi jasa umum, yang kini menjadi dasar hukum pemungutan retribusi menara telekomunikasi.

“Melalui Perda tersebut, saat ini Diskomifo Langkat telah dapat melakukan pemungutan retribusi RPMT, sesuai dengan yang tertuang pada pasal 5 jenis retribusi jasa umum huruf c retribusi pengendalian menara telekomunikasi,” ungkapnya.(yas/han)